wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

RATUSAN SISWA SMK NEGERI RAJAPOLAH IKUTI GERAI VAKSIN PRESISI POLRES TASIKMALAYA KOTA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -Kapolsek Rajapolah, AKP Dede Darmawan, SH sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan atas kerjasama Polres Tasikmalaya Kota dan SMKN Rajapolah.

"Saya sangat senang melihat antusias siswa dalam mengikti vaksinasi ini, saya juga tidak upa mengucapkan terima kasih atas  dukungan Kepala Sekolah dan seluruh jajaran di SMKN Rajapolah sehingga kegiatan ini bisa berjalan lancar, "ungkap Dede. (30/9)

Sementara Kepala Sekolah SMKN Rajapolah Dr Hj Sri Nurhayati, S.Pd., M.SI mengatakan, vaksinasi ini sudah yang ke-4 kalinya dilaksanakan di sekolah yang dipimpinnya, dan untuk pelaknaan vaksin kali ini diikuti 976 siswa-siswi untuk dosis pertama dan kedua.

Sri  juga sangat berimakasih dukunganya dari Polres Tasikmalaya Kota yang telah membantu Vaksinasi dalam rangka menyambut pembelajaran secara tatap muka.

“Sayajuga menghimbau kepada seluruh peserta didik agar tidak ada alasan lain serta wajib melakukan vaksinasi untuk meningkatkan imunitas dan Herd Imunity atau (kekebalan komunal, “ucapnya.

Salah seorang Siswi pesertavaksinasi, Erlina Nur berharap kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan normal kembali.

"Saya sangat berharap kegiatan belajar tatap muka secara normal bisa segera terwujud, oleh karena itu saya juga mengajak teman teman untuk melaksanakan vaksin agar pandemi ini cepat hilang." Ujarnya. (ANWARWALUYO)


PMII PANGANDARAN GELAR AKSI KE KANTOR DPRD DAN BUPATI SAMPAIKAN 4 TUNTUTAN

PANGANDARANNEWS.COM - Ada empat tuntutan yang disampaikan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pangandaran dalam aksinya di depan gedung DPRD Pangandaran.(30/9)

Seperti disampaikan Ketua PMII Pangandaran, Yusup Sidik kepada sejumlah wartawan, kedatangannya ke DPRD dan Bupati Pangandaran dengan tujuan untuk menyampaikan aspirasi, berawal dari beredarnya tangkapan layar (Scren Shoot) dalam sebuah whatsapp group milik Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Ciamis yang berisi percakapan, komentar-komentar atau ujaran-ujaran kebencian dengan kalimat-kalimat yang merendahkan dan menghina salah seorang kiyai Nahdlatul Ulama, KH. Yayan Bunyamin, S.Th., M.Phil (Tasikmalaya).

Menurut Yusup, terkait potongan ceramah KH. Yayan Bunyamin, S.Th., M.Phil pada Kegiatan Musyawarah Cabang Nahdlatul Ulama & Pelantikan Lembaga PCNU, yang berisi tentang fakta sejarah perjuangan Nahdlatul Ulama (NU) dalam penumpasan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada bulan September beberapa tahun lalu.

“Terlapor menuduh bahwa KH. Yayan Bunyamin, S.Th., M.Phil adalah NASAKOM dan PKI yang berbaju Tokoh Agama Islam, ”terang Yusup.(30/9)

berangkat dari kejadian tersebut, lanjut Yusup, sebagai kader PMII yang lahir dari rahim NU jelas merasa geram dan menyayangkan kejadian tersebut, apalagi dalam sejarah sudah jelas NU berperan dalam memberantas PKI.

Dalam aksi ini, kata Yusup, ada empat tuntutan yang disampiakan PMII kepada Bupati dan DPRD Kabupaten Paganran, pertama, PMII Pangandaran menuntut DPRD dan Bupati kabupaten Pangandaran mendukung pernyataan sikap Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pangandaran nomor 054/PC/A.1/D-27/IX/2021 tentang ujaran-ujaran dengan kalimat-kalimat yang merendahkan dan menghina salah seorang kiyai NU atas nama KH. Yanyan Bunyamin, S.Th., M.

Kedua, menuntut Bupati dan DPRD untuk memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pangandaran agar menggunakan sosial media dengan bijak dan tidak membuat pernyataan-pernyataan atau komentar-komentar yang dapat menimbulkan gejolak di masyarakat.

Ketiga, menuntut Bupati dan DPRD Pangandaran mendesak pihak penegak hukum agar dapat melakukan pengusutan secara tuntas sehingga dapat mencegah timbulnya gejolak dari masyarakat yang tidak menerima kiyai nya diperlakukan demikian.

Dan keempat, PMII Pangandaran juga menuntut Bupati dan DPRD pangandaran mendorong kepada kantor wilayah kementrian agama provinsi Jawa barat kepada korwil kementrian hukum dan HAM Jawa Barat untuk dapat melakukan pembinaan penataan serta evaluasi terhadap organisasi FPP  agar keberadaanya lebih baik dan bermartabat untuk kemaslahatan pondok pesantren dan umat.

“Dengan empat tuntutan ini kami harap Pemkab Pangandaran menyatakan sikap agar tidak terjadi kejadian yang dapat meresahkan dan menimbulkan gejolak di masyarakat, “ucap Yusup.

Yusup juga mengatakan pihaknya khawatir hal seperti di kabupaten Ciamis akan terjadi juga  di kabupaten pangandaran sehingga pemerintah dan masyarakat  harus cepat mengantisipasinya agar hal tersebut tidak terjadi.

“Kami juga dengan tegas menolak PKI dan bentuk lainnya seperti sekularisme dan ateisme karena jelas PKI sudah menjadi musuh NU dan musuh kita bersama, “pungkasnya. (PNews)


GIBAS RESORT KOTA BANJAR KINI MILIKI KANTOR BARU DI KELURAHAN MEKARSARI

PANGANDARANNEWS/ BANJARNEWS - Organisasi Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Resort Kota Banjar kini memiliki kantor baru yang berlokasi di jalan Gerilya, Kecamatan Banjar, Kota Banjar.

Peresmian kantor baru ini dihadiri pihak Polres Kanit 4 Bripka Andri Priana Idris SiP, Polsek dan Binsa Serma Edison Kelurahan Mekarsari.

Usai melakukan acara gunting pita peresmian kantor baru Ketua Gibas Resort Kota Banjar, Ginting mengatakan kepindahan kantor baru ini tentunya akan mempermudah dalam mewujudkan pelayanan pada masyarakat dan meningkatkan kinerja organisasi untuk membantu menciptakan suasana kondusifitas di wilayah Mekarsari dan Kota Banjar pada umumnya.

Dengan pindahnya kantor GIBAS ke  Pamongkoran Jalan Gerilya ini, kata Ginting salah satunya untuk lebih mendekatkan diri pada masyarakat  sehingga diharapkan kehadiran Gibas disini dapat membawa banyak manfaat bagi warga sekitar. 

“Setidaknya dengan banyaknya anggota kami dapat mengurangi tingkat kriminalitas di wilayah Mekarsari, ” kata Ginting.(29/10)

Ginting mengatakan, dengan keberadaan kantor yang lebih strategis saat ini, diharapkan dapat meningkatkan kekompakan dan soliditas antar sesama anggota dan pengurus, juga bisa lebih dekat dengan masyarakat serta diharapkan bisa lebih mengenal Gibas yang akan selalu menjadi wadah penyampian permasalahan yang ada di khususnya warga yang kurang mampu.

”Sekarang ini kami sedang berupaya untuk mengenalkan kepada masyarakat. Jika dulu orang melihat aggota GIBAS itu serem, sekarang sudah tidak lagi bahkan saat ini GIBAS sudah ada Srikandi GIBAS serta memiliki divisi salah satunya devisi hukum serta keluhan konsumen, ” paparnya.

Jika ada warga yang merasa dirugikan, dizholimi atau mendapat perlakuan tidak adil baik oleh perusahaan ataupun sebuah lembaga, institusi, Ginting mengatakan Gibas dengan senang hati dan terbuka akan mambantu warga.

“saat ini Gibas Resort Banjar juga sudah memilki Lembaga Bantuan Hukum LBH yang diisi oleh para ada advokat sehingga masyarakat bisa dengan mudah melakukan konsultasi hukum kepada kami, “jelas Ginting.

Sementara dalam sambutannya Anggota Dan Ramil 1313 Banjar Serma Edison mengatakan Gibas harus bisa  bersinergi dengan masyarakat dalam menciptakan kondusipitas di wilayah Mekarsari Kota Banjar. (TITO S)







 

HARI INI BUPATI ROTASI DELAPAN PEJABATA ESELON II LINGKUP PEMKAB PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata hari ini merotasi delapan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II, bertempat di aula kantor bupati.(29/9)

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dani Hamdani, pejabat eselon II yang dirotasi sebelumnya sudah mengikuti assessment atau uji kompetensi terlebih dahulu. Para pejabat tersebut diantaranya Untung Saeful Rokhman, yang tadinya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dipindahkan menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan hukum dan politik, Tonton Guntari sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, dipindahkan menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Trisno, sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Trisno dialih tugaskan menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, sementara sebagai penggantinya Irwansyah yang sebelummnya menjabat  Staf Ahli Bupati, Kepala Kesbangpol Dedih Rakhmat dipindah tugaskan menjadi Kasatpol PP, sementara Kepala Kesbangpol diisi drg. Yani Achmad Marzuki, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan, kemudaian Undang Sohabrudin dari Kasat Pol PP dipindah tugaskan menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, yang ditinggal oleh Sobirin dan Kepala Dinas PUPR Dadang Dimyati dirotasi menjadi Asisten Perekonomian Pembangunan.

“Dengan rotasi hari ini Dani berarti ada lima SKPD saat ini mengalami kekosongan jabatan eselon II, diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil." Terang Dani.

Dani mengatakan, untuk empat SKPD nantinya akan dilakukan open bidding, dan sekarang untuk Plt di empat SKPD tersebut akan segera ditunjuk, sementara untuk Dinas Tenaga Kerja sudah ada Plt nya.

Dani menambahkan untuk pelaksanaan open bidding, prosesnya akan lebih cepat karena tidak harus minta izin ke Kemendagri lagi.

“Saat ini bupati sudah memiliki kewenangan untuk melantik dan melakukan rotasi mutasi pejabatnya," jelasnya.

Masih di tempat yang sama Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan pihaknya juga akan melakukan rotasi mutasi di tingkat eselon III setelah rotasi  pejabat eselon II ini selesau.

“Kami menargetkan untuk penguatan kelembagaan dan PNS bisa mudah-mudahan bisa selesai akhir tahun ini, "ungkapnya. (PNews)


JELANG HUT ABRI KE 76 KODIM 0612/TASIKMALAYA SALURKAN BANTUAN KE PANTI JOMPO

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Jelang peringatan Hari ABRI ke 76 Kodim 0612/Tasikmalaya lakasanakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan 260 paket sembako dan 500 kg beras ke tiga  Yayasan yang ada di Kabupaten-Kota Tasikmalaya.(28/9)

Dandim 0612/Tsm, Letkol Inf Ary Sutrisno didampingi Kasdim mayor inf Candra Suhendra, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXlll Dim 0612 Korcab Rem 062 PD III/Siliwangi Ny Fitri Ary Sutrisno saat langsung menyalurkan bantuan tersebut mengatakan, sasaran penyaluran 260 paket sembako kepada 3 Yayasan tersebut diantaranya Yayasan Panti Jompo Welas Asih, Yayasan Arta Nita, Yayasan LKSA. 

“Dalam rangka bakti HUT TNI ke-76 selain menyalurkan sembako kami juga berkesempatan menjalin silaturahmi pada ketiga yayasan tersebut, “ucap Letkol Ary.

Letkol Inf Ary Sutrisno mengatakan, hari ini pihaknya telah menyalurkan sebanyak 260 paket sembako di 2 Yayasan dan 500 Kg beras untuk satu titik di Yayasan Artanita Al Khairyah.

Diharapkan menurut Ary bantuan ini bisa membantu meringankan beban yayasan yang mengasuh para jompo, anak yatim dan yatim piatu, apalagi di situasi saat ini pandemi Covid-19 yang masih berlanjut tentunya sangat semua mengalami kesulitan terutama masalah ekonomi.

 “Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini bisa membantu meringankan beban mereka, ada pun terkait usulan yang disampaikan pihak yayasan trkait NIK untuk kepentingan , melalui koramil saya minta untuk berkordinasi dengan pihak terkait, “jelasnya.

Sementara saat menerima kunjungan rombongan Kodim 0612/Tasikmalaya, Ketua Yayasan Arta Nita Hj Tutu Choeriah dan Yayasan Panti Jompo, Eka Sukmawati mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Kodim 0612 Tasikmalaya yang telah peduli kepada anak anak yatim dan jompo.

“Ada 55 anak asuh terdiri anak yatim, yatim piatu dan fakir miskin yang ada di panti kami “terang Tutu.

Ketua Yayasan Panti Jompo Welas Asih, Eka Sukmawati menambahkan, kendala selama pandemi Covid-19 pihaknya tidak mendapat bantuan dari pemerintah dan hanya mendapat bantuan dari donatur saja.

Eka menjelaskan, pantinya bisa mendapat bantuan dari pemerintah dengan persaratan harus ada NIK, sementara selama ini mayoritas penghuni panti jomponya tidak dilengkapi dokumen kependudukn tersebut,

Eka juga menyayangkan, para jompo yang tidak berdokumen ini sebenarnya titipan dari pemerintah sehingga seharusnya kewajiban pemerintah untuk melengkapi dokumen para jompo agar ketika ada bantuan tidak kesulitan dengan segala persaratan administrasi.

“Kami berharap kedepan selain dari Kodim 0612 bantuan yang sama bisa ada datang dari pemerintah daerahatau paling tidak Pemda bisa melihat kondisi di sini dan menampung keluhan serta memberika solusi pada kami, “ungkapnya.(ANWARWALUYO- PENDIM 0612/TASIKMALAYA/ PRAKA RISVANI)

 



AKIBAT DITAGIH TUKANG KREDIT, DIDUGA SUAMI TEGA ANIAYA ISTERINYA HINGGA MENINGGAL

PANGANDARANNEWS.COM – Seorang ibu rumah tangga bernama  warga Dusun Cipari Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kiki Karwi tewas akibat tindakan kekerasan yang diduga dilakukan suaminya sendiri AA.(28/9)

Persoalan sepele soal kredit alat rumahtangga diduga yang jadi penyebab tersebut cekcoknya pasangan suami isteri (pasutri) hingga mengakibatkan tewasnya Kiki Karwi.

Kepada wartawan AA membenarkan pemicu cekcok dengan isterinya tersbut karena masalah cicilan panci pada tukang kredit.

“Tanpa sepengetahuan saya isteri saya mengambil panci dari tukang kredit, dan tahu-tahu ada tukang kredit datang ke rumah untuk nagih cicilan, ”terangnya. (28/9).

Karena penasaran, terang AA, ia pun lantas menannyakan soal cicilan panci itu kepada istrinya, dan ia katakan kalau akan beli apa-apa sebaiknya dirundingkan dulu dengan suami.

“”Tapi isteri saya rupanya tidak terima ketika saya katakan begitu,  “imbuhnya.

Masih menurut keterangan AA, saat kejadian sebenarnya ia tidak melakukan tindakan kekerasan dengan menggunakan senjata apapun dan hanya bicara dengan nada keras. Tapi saat istirnya akan pergi kabur ke rumah adiknya, AA menarik tubuh isterinya hingga jatuh dan kepalanya membentur lutut higga tak sadarkan diri. 

”Dan saat itu saya bawa istri kedalam rumah lalu dibaringkan di tempat tidur, ” jelasnya.

Menurutnya, saat itu AA pun langsung berlari mencari saudaranya yang sedang berjualan bakso untuk melihat kondisi isterinya, tapi saat itu ia tidak bahwa istrinya sudah meninggal karena awalnya dikira hanya pingsan.

Sementara saat dikonfirmasi Plt Kapolsek Sidamulih Ipda M Anang Tri Sodikin mengatakan, kasus ini sudah dan AA terduga pelaku dalam kejadin ini sudah dilimpahkan ke Polres Ciamis.

”Diduga karena masalah ekonomi sebelum kejadian pun pasangan suami isteri ini sering cekcok, “ucap Anang.

Masih kata Anang, untuk sementara AA diduga telah melakukan tindak kekerasan atau penganiyayaan, karena menurut beberapa keterangan AA sangat tempramental sehingga sering terjadi keributan dalam rumagtangganya.

Untuk memastikan penyebab kematia korban, kata Anang saat ini jenazah korban sudah dikirim ke RSUD Ciamis.

“Visum luar memang ada luka di bagian kepala, tangan, kaki dan punggung,” pungkasnya. (PNews)


PADA LAGA PERTAMA KOMPETISI ASKAB KABUPATEN TASIKMALAYA 2021, TASELA U-15 KALAHKAN DIJI FF CIBALONG 2-0

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kemenangan berhasil diraih kesebelasan Tasela U-15 dalam pertandingan perdana kompetisi Askab  Kabupaten Tasikmalaya 2021. Tim pertama yang berhasil dikalahkan tim Tasela muda adalah kesebelasan Diji FF Cibalong dengan Skor 2-0 dalam pertandingan yang digelar di lapangan sepakbola Desa/Kecamatan Tanjungjaya.(25/9)

Berbekal sejumlah pemain muda berpotensi, Tim Tasela U-15 dibawah asuhan pelatih Hilman Khoeril Umam mampu mendominasi berjalannya  pertandingan pada semua lini,  gol Tasela  U- 15 sendiri berhasil dicetak Ramdani pada menit 25 babak pertama dan gol pengunci kemenangan dicetak Tata Ramdani menit ke 43.

Usai pertadingan manager Tasela U-15 Dedi Rohmatandi Sag, menjelaskan kemenangan dalam laga perdana ini jelas berdampak positif untuk meningkatkan semangat dan mental pemain dalam menghadapi laga- laga berikutnya. 

Dan untuk pesiapan selanjutnya apada laga berikutnya, imbunnya ia bersama jajaran kepelatihan terus menggelar latihan untuk memperkuat teknis dan kekompakan tim.

“Selain kemampuan pemain yang bagus, kekompakan tim akan menjadi modal utama Tasela U-15 memperoleh hasil terbaik dalam kompetisi Askab 2021 ini,”ucapnya. (ANWARWALUYO)


TNI-POLRI BARENG UPT PUSKESMAS GELAR GEBYAR VAKSINASI PELAJAR KECAMATAN CIPATUJAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Jajaran Polsek Cipatujah  Polres Tasikmalaya bekerjasama dengan UPT Puskesmas Cipatujah, Dinas Pendidikan dan SLBN Cipatujah kemarin melaksanakan "Gebyar Vaksinasi Pelajar di Gerai Vaksin Presisi” yang diikuti siswa-siswi dari  SLB, SMP, SMA dan SMK se-Kecamatan Cipatujah dengan sasaran target sebanyak 700 dosis, untuk pelaksanaan Vaksin ke1 dan yang ke 2 dengan memakai vaksin jenis Sinovac. (26/9)

Dalam kegiatan vaksinasi yang juga dihadiri Camat Kecamatan Cipatujah, Darja, S.Ip. Danramil Cipatujah Kapt. Inf. Abdul Soleh, Kesos Kecamtan Kuswanto, S.Ip.,  Kasek SLB Ibu Endang Subiandini.S.Pd, menurut Kapolsek Cipatujah Iptu Rokhmadi, SH, kegiatan vaksinasi ini dalam rangka menyikapi Surat telegram Kapolres Tasikmalaya, No. Str/171/OPS.2/2021, tentang percepatan penanganan Covid -19 dan dan Program Vaksinasi di wilayah hukum Polres Tasikmalaya.

Sementara ketua Tim Vaksinator Puskesmas Cipatujah  Bidan Si Sriyanti, Am.Keb, Sekaligus Sebagai pelaksana dalam kegiatan, mengatakan supervisor "Gebyar Vaksinasi Pelajar di Gerai Vaksin Presisi”dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Aep. Dan Kepala Cabang  Dinas wilayah XII Disdik Provinsi  Jabar DR. Abur Mustikawanto, M.Ed, Pengawas Pembina SLV Wil XII Disdik Propinsi Jabar  Dr. Irsatis Arwianti, MM.Pd.

Sedangkan personil yang terlibat meliputi dari Polri sebanyak 2 orang, tenaga kesehatan 35 orang, dari TNI 1 orang dan dari kecamatan 2 orang.

“Sasaran Vaksinasi pada vaksin Dosis ke 1 sebanyak 95 orang, dosis ke 2 sebanyak 219 Orang dengan jumlah 314 Orang dengan 314 vial dan untuk Dosis 2 sebanyak 188 0rang dengan jenis Vaksin Shinopharm, dengan 94 Vial. Serta tersisa 66 Vial dari vaksin jenis  Sinopaharm untuk 132 Orang. “jelas Sriyanti. (ANWARWALUYO)


SEBAGAI WUJUD RASA SYUKUR, KELUARGA BESAR SDN 2 CACABAN DESA SARIMANGGU GELAR DOA’ BERSAMA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Keluarga besar SDN 2 Cacaban Desa Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya menggelar acara doa’ bersama sebagai wujud rasa syukur dengan selesainya pengerjaan rehab ruang kelas, yang dihadiri Kepala Desa Sarimanggu Indra Nuryana S.Ip, Kepala SDN 2 Cacaban Eli Romli S.Pd MPd, ketua komite sekolah Aj Amirudin Baharsyah dan perwakilan orang tua dan warga sekitar sekolah.(26/9)

Dalam sambutannya Kepala SDN 2 Cacaban Eli Romli S.Pd MPd menyampaikan, dalam syukuran yang dilaksanakan secara sederhana pihaknya tetap dengan penerapan protokol kesehatan. 

Rehab sekolah ini, kata Eli, anggarannya dari bantuan Kementerian PUPR dengan alokasi rehab sejumlah  7 lokal ruang kelas, 1 lokal ruang kepala sekolah, WC 4 lokal, 1 ruang gudang, rabat lapang voli, tempat parkir dan pagar sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan alokasi anggaran untuk perbaikan sekolah kami ini,”ungkapnya.

Ketua komite SDN 2 Cacaban Apip menambahkan, atas komite sekolah dan orangtua siswa sangat bersyukur dengan telah selesaianya proses pembangunan rehab di SDN 2 Cacaban ini.

“Kami berharap keberadaan bangunan dan sejumlah fasilitas yang baru menjadi penyemangat para pendidik, peserta didik serta orang tua untuk bersama- sama beriktiar memajukan pendidikan di sekolah ini, “kata Apip.

Sementara Kepala Desa Sarimanggu Indra Nuryana S.Ip memberikan apresiasi kepada pendidik dan seluruh orang tua siswa serta masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh kepada sekolah sehingga berhasil mendapatkan alokasi anggaran dari pemerintah yang pada gilirannya bisa membuat kondisi bangunan yang dulunya rusak kini menjadi bagus.

Indra juga berharap dengan kondisi  bangunan dan fasilitas lainnya yang baru akan mampu mendongkrak dan memberi semangat belajar kepada siswa untuk lebih  menikatkan prestasi.

“Para siswa akan lebih semangat dalam menuntut ilmu sehingga bisa melahirkan sejumlah prestasi, “ucapnya. (ANWARWALUYO)


STOK VAKSIN HABIS, HARI INI TIDAK ADA PELAKSANAAN VAKSINASI

Bupati Pangandaran: “Kita Sudah Melapaui Target 50 % Capaiannya Sudah 51,23 %”

PANGANDARANNEWS.COM -  Usai rapat evaluasi percepatan pelaksanaan vaksinasi di aula setda yang dihadiri seluruh camat dan kepal puskesmas, kepada wartawan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menympaikan, hingga tanggal 27 sepetember 2021 target capaian vaksinasi 50 persen sudah terpenuhi, tepatnya sudah mencapai 51,23 persen, atau sudah lebih 1,23 persen dengan rincian untuk angka vaksinasi lansia sudah 48,93 persen

“Dari pesentase ini Kabupaten Pangandaran sudah mencapai target dan untuk di daerah selatan Jawa Barat ini kita masih berada di level 2 PPKM, “ungkapnya.(27/9)

Jeje menjelaskan, dari persentase tersebut warga yang sudah di vaksin dosis 1 mencapai 176,316 orang (dosis) atau 51,23 persen, dosis 2 sebanyak 73,876 orang atau 21,46 persen dan untuk dosis 3 ada 1.012 orang atau 0,29 persen, jadi total keseluruhan sebanyak 251,204 orang yang sudah divaksin.

Untuk assessment kesehatan, jelas jeje Pangandaran sebenarnya sudah di level 1, namun soal vaksinasi masih di level 2, dan selanjutnya Pemkab akan terus kebut vaksinasi ini hingga mencapai  70 persen.

Disoal ketersediaan vaksin, Jeje mengataan, saat ini stok vaksin habis dan sedang mencari sehingga hari ini tidak ada kegiatan vaksinasi.

“Mudah-mudahan besok sudah ada sehingga kita bisa laksanakan lagi vaksinasi, “jelasnya,

Jeje juga mengatakan, phaknya kini sedang mencari pasokan vaksin ke beberapa tempat, mulai dari kementrian, polres, pemprov dan lainnya, diharpakan dapat terpenuhi 30 ribu dosis, walaupun untuk mencapai 70 persen Pemkab Pangandaran masih kekurangan 60 ribu dosis.

Jeje mngakui, di beberapa desa yang capaian vaksinasinya masih rendah, seperti di Desa Kertajaya dan Cempaka Kecamatan Cigugur,  capaianya masih dibawah 30 persen. (PNews)




AKSI PDULI ACT CIAMIS, GELAR BERSIH PANTAI DAN BERIKAN SANTUNAN PADA NELAYAN PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Tidak hanya dilakukan warga Pangandaran saja yang peduli, ternyata kepedulian juga datang dari warga di luar Pangandaran, seperti yang dilakukan komunitas 

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ciamis, siang tadi bersama masyarakat menggelar ‘’Aksi Peduli Pantai dan Nelayan Pangandaran’’.

Bukan hanya bersih pantai saja ACT juga menggekar serangkaian seperti memberikan santunan yatim dan dhuafa, Operasi Pangan Gratis Selain paket nasi, paket pangan berupa beras wakaf jaring eret kepada nelayan tradisional serta tidak lupa membagikan masker kepada sejumlah pengunjung di obyek wisata pantai Pangandaran.

Branch Manager ACT Ciamis, Herdiana menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi serta menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat pada lingkungan.

Kegiatan ini juga menurutnya diharapkan menjadi ajang  silaturahim dan penyamaan persepsi bahwa pantai dan segala isu sosial yang ada di dalamnya merupakan tanggung jawab bersama.

Herdiana menjelaskan, ada beberapa unsur yang terlibat dalam kegiatan ini, diantaranya Kodim 0613, Koramil Pangandaran, Polsek Pangandaran, Polairud, TNI AL, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, IAID Darussalaam, Biker Subuhan dan PWI Peduli

Masih di tempat yang sama, Danramil Pangandaran, Mayor Nirca Z meberikan apresiasi dengan kegiatan yang digagas oleh ACT, sehingga diharapkan kegiatan ini bisa menyadarkan warga tentang kepeduliannya pada pantai dan masyarakat nelayan prasejahtera.

“Apalagi ini merupakan aksi sosial, maka wajib untuk kita ikut andil di dalamnya,” tegas Nirca.

Hal senda dikatakan Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran Wawan, pihaknya menyampaikan apresiasi pada penyelenggara dan unsur lainnya dalam kegiatan ini.

“Untuk mewujudkan Pangandaran bebas sampah dan nelayananya sejahtera perlu sinergitas antara masyarakat itu sendiri dan pemerintah, ” kata Wawa. (PNews)


KECELAKAAN ANGKUTAN UMUM DI CISAYONG RENGGUT 1 ORANG MENINGGAL 3 LUKA BERAT

PANGANDARANNEW.COM/TASIKNEWS – Sebuah mobil angkutan umum trayek Pasar Cikurubuk-Indihyang Kota Tasikmalaya tadi siang alami kecelakaan di Kp.Sukamaju DS Sukamukti Kec.Cisayong hingga mengakibatkan 1 orang meninggal dan 3 luka berat. (25/9)

Menurut keterangan Danramil 1207/Cisayong Kapten Inf Herlan Ramdani, yang diterima dari Serka Deni Ramdani Babinsa Desa Sukamukti Kecamatan Cisayong Kabupaten, seperti yang dituturkan saksi mata Ayi (40) warga warga Sukamaju RT 01/03 Desa Sukamukti Cisayong, kronologis kejadian tersebut saat angkutan umum tersebut mengantarkan empat orang penumpang sedang melewati jalan yang menurun tajam dan licin di Kampung  Sukamaju Kecamatan  Cisayong tiba-tiba kendaraan tidak bisa dikendalikan sehinggal terjungkal dan menabrak pohon, kemudian langsung terbakar.

“Dalam kejadian tersebut 1 orang meninggal dan 3 luka berat, “terang Herlan.

Belakang diketahui korban yang meninggal adalah sopir angkutan tersebut, dn 3 orang luka berat, dengan identitas Ade Mulyadi (45), Jojo Z.a (40), dan Taswiyah (55) samuanya pedagang.

“Ketiga korban luka berat pun langsung dibawa ke  Puskesmas Cisayong, sedangkan korban meninggal dunia langsung di bawa ke RSUD Soekarjo untuk divisum, “jelas Herlan lagi.(ANWARWALUYO)


SEJAK DIBANGUN TAHUN 1965 BELUM MENDAPAT PERBAIKAN, SATU RUANGAN SDN SINDANGJAYA AMBRUK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Akibat kayu atap yang sudah lapuk serta tembok yang retak-retak, satu ruangan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sindangjaya Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat beberapa hari lalu ambruk,(23/9)

Menurut penjaga sekolah sekaligus Kepala Dusun Sindangjaya, Dede Suherman, kejadian ambruknya bangunan SD tersebut terjadi sekitar pukul 6.30 pagi, diduga akibat keadaan tembok yang sudah retak ditambah kayu penyangga sudah tidak kuat menahan beban atap bangunan.

“Ambruknya ruangan kelas tersebut jga mengakibatkan kerusakan warung milik istri saya dan sepeda motor saya akibat tertimpa puing - puing bangunan, “terangnya.

Ded mengatakan,  dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka karena saat kejjadian  murid-murid belum datang.

Ditemui secara terpisah Kepala SDN Sindanjaya Haesih S. Pd. membenarkan satu ruangan di sekolahnya ambruk diakibatkan kondisi kayu atap yang sudah lapuk, dan pihanya pun  langsung melaporkan hal tersebut ke UPTD Pendidikan Pancatengah dan meminta ijin untuk dilakukan pembukaan atap sekolah karena akan diperbaiki secara gotong royong oleh warga.

"Dengan ijin Kepala UPTD warga pun bergotong-royong melakukan perbaikan, “ungkap Haesih.

Sebenarnya, kata Haesih pada hari selasa sudah dilakukan peninjauan oleh Dinas PUPR, dan mengatakan akan secepatnya dibangun.

Haesih juga mengatakan, sejak dibangun ada tahun 1965 SDN Sindangjaya ini belum dilakukan rehab atau perbaikan, sehingga ia pun berharap agar Pemkab Tasikmalaya segera melakukan perbaikan, dan rencananya ruangan tersebut akan digunakan untuk ruangan kantor dan ruangan Kepala Sekolah.

Sementara saat dihubungi melalui sambungan telepon, Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya melalui Kasi Sapras H. Daris, mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan terkait ambruknya ruangan SDN Sindangjaya dan ia pun langsung melakukan pemantauan ke lokasi.

" untuk melakukan pembangunan atau rehab pihaknya akan memeriksa dulu di Dapodik, “terangnya.(24/9) *ANWARWALUYO*



KECEWA AKIBAT HARGA YANG TERUS ANJLOK, SEORANG PETERNAK TELOR AYAM DI CIAWI BAGIKAN 1 TON TELOR KE JEMAAH JUMAT

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Akibat harganya yang anjlok di pasaran, salah seorang peternak telor di Ciawi Kabupaten Tasikmalaya membagikan sekitar 1 ton telor ayam kepada jemaah jumat dan warga sekitar di masjid besar Ciawi, dan langkah pengusaha telor ini didukung langsung oleh Wakil Bupati Tasikmalaya, H Cecep Nurul Yakin dan sejumlah Muspika Kecamatan Ciawi yang turut hadir dalam pembagian telor tersebut. (24/9)

Kang Cecep sapaan akrab wakil bupati, mengatakan, kondisi peternak telur ayam di Tasikmalaya saat ini terus terpuruk menyusul harga telor di pasaran anjlok sementara harga pakan terus mengalami kenaikan.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa berbagi telor terhadap sesama, kita ambil keberkahan di hari jumat ini, “ungkap Kang Cecep.

Dan kenapa hanya telor saja, menurutnya ini sebagai upaya untuk menyuarakan kondisi harga telor yang semakin anjlok, untuk itu ia berharap pemerintah pusat untuk melakukan intervensi terhadap para pelaku usaha tani yang terkait di bidang tersebut agar bisa menstabilkan lagi harga telor di pasaran.

Pihaknya juga meminta pemerintah pusat turun tangan kondisinya ini serta memberi solusi untuk kesejahteraan pelaku usaha tani telor ayam ini.

Disoal tindakan yang dilakukan pemda, Cecep mengatakan, pihaknya harus bisa menciptakan keadilan sosial bagi seluruh masyarakatnya sehingga ia mengaku mendukung upaya protes para pengusaha tersebut.

“Tentunya ini langkah yang baik, menyuarakan suara rakyat tapi tidak menghilangkan kebarokahan dengan berbagi dengan sesama,”ucapnya. (ANWARWALUYO)


UNTUK KEDUA KALINYA, PEDAGANG PASAR PANANJUNG ANTUSIAS IKUTI VAKSINASI

PANGANDARANNEWS – Untuk mencapai target Pemkab Pangandaran terus gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19 disejumlah lokasi, seperti pada hari jumat (24/9), kegiatan vaksinasi yang digelar di pasar tradisonal Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran yang dilaksanakan Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kab Pangandaran bekerja sama dengan Himpunan Pedagang Pasar Pangandaran (HP2P), Perumda BPR BKPD Pangandaran dan tenaga kesehatan Puskesmas, yang disambut antusias oleh ratusan pedagang di Pasar Pananjung.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kab Pangandaran Tedi Garnida, kegitan vaksinasi ini untuk yang kedua kalinya  dilaksanakan di pasar tradisonal yang dikelola pemerintah daerah, antara lain pasar Kalipucang, pasar Pananjung dan pasar Parigi.

“Alhamdulillah sudah  583 jumlah pedagang di pasar Pananjung yang sudah divaksin dengan rincian  pada pelaksanaan pertama 247 dan sekarang yang kedua 336 pedagang, “terang Tedi.

Tedi menjelaskan, seentara capaian vaksinasi untuk pedagang di pasar Kalipucang sudah mencapai 90 persen dari jumlah keseluruhan 222 orang dan untuk pasar Parigi sudah mencapai 91 persen dari jumlah sasaran 335 pedagang, diharapkan vaksinasi dosis 1 untuk para pedagang pasar bisa tercapai sesuai yang ditargetkan.

Sementara menurut Ketua HP2P Arifin secara terpisah mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi pada pedagang pasar yang juga anggota HP2P sejak tiga hari sebelum pelaksanaan vaksinasi yang pertama.

Ia juga memberlakukan kepada pedagang pasar bahwa kartu vaksinasi ini bisa dijadikan syarat untuk memperpanjang ijin jongko dan urusan lainnya.

"Kami bersukur karena ternyata pedagang pasar Pananjung sangat antusias mengikuti vaksinasi ini," imbuh Arifin.

Seperti diketahui, vaksinasi di pasar Pananjung ini tidak hanya diperuntukan bagi pedagang pasar saja, vaksinasi juga diperuntukkan bagi para pengunjung pasar. (PNews)


TIDAK SINKRON, ADA PERBEDAAN 3 % ANTARA MANUAL DAN ON LINE DATA VAKSINASI KABUPATEN PANGANDARAN

Wakil Bupati Pangandaran, H Ujang Endin Indrawan
PANGANDARANNEWS.COM - Data vaksinasi Kabupaten Pangandaran antara data manual dan online di aplikasi P-Care tidak sinkron, di data manual capaian vaksinasi sudah 46 % sedang di data on line tercatat baru 43 % sehingga terdapat perbedaan 3 %.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Pangandaran H UjangEndin Indrawan usai menghadiri pelaksanaan vaksinasi para pedagang di Pasar Pananjung Kecamatan Pangandaran.(24/9)

Menurutnya, mungkin ini ada kesalahan menejmen terkait pencatatan data vaksinasi antara Puskesmas dan desa.

“Awalnya manajemen di Puskesmas dan desa tidak memasukkan data vaksinasi ke dalam P-Care, sehingga data yang tersaji secara manual dan online pun tidak sinkron” ungkapnya.

Naun, kata Ujang, walau pun demkian Pemkab Pangandaran saat ini tetap gencar memobilisasi masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi serta melakukan tracing kontak pada kasus-kasus Covid-19.

Untuk lebih mempercepat pelaksanaan vaksinasi, kata wabup, pihaknya juga berencana akan menambah tim, sekarang satu Puskesmas memiliki tiga orang petugas vaksin dan nantinya petugas ini akan ditambah sehingga target vaksinasi bisa segera tercapai.

“Dari data rekap, kata wabup capaian vaksinasi di beberapa wilayah seperti Kecamatan Cimerak, Pangandaran, Parigi dan Mangunjaya saat ini masih rendah masih di bawah 40 persen.

Wabup menyebut, saat ini Pemkab sedang menelusuri kendala yang terjadi di lapangan yang menyebabkan menghambat vaksinasi.

“Untuk mendongkrak capaian vaksinasi ini, saya sendiri akan langsung terjun ke masyarakat sehingga tahu kendala di lapangan, “tegas wabup. (PNews)



 



DUA ATLET ASAL PANGANDARAN MASUK TIM JABAR YANG AKAN BERLAGA PADA PON XX 2021 DI PAPUA

PANGANDARANNEWS.COM – Mungkin tak banyak orang yang tahu  seorang atlet dayung asal Pangandaran,  Rendy Maulana berhail  menjadi perwakilan Provinsi Jawa Barat pada PON XX mendatang di Papua.

Seperti disampaikan Ketua Pesatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Pangandaran Peltu Laut Dayat Sudrajat, Rendy merupakan putra daerah anak dari seorang nelayan  Pangandaran berhasil bergabung dengan tim dayung Jawa Barat  yang ikut berlaga pada PON XX tahun 2021.

Semula Rendy bersama dua temannya satu orang putri dan dua orang putra telah mengikuti Pelatda PON untuk Cabang Olahraga Dayung Jawa Barat di Cipule, Karawang, tapi kata Dayat hasil seleksi Tim Pelatnas dan Pelatda yang lolos hanya 1 orang.

“Dan satu orang itu adalah Rendy Maulana sedangkan yang 2 orang temennnya akan kembali dipanggil untuk mengikuti kejuaraan padaeven lainnya, “terang Dayat.(23/9)

Dikataka Dayat, Rendi Maulana memiliki talenta dan keahlian yang bagus bahkan bisa menyusul para seniornya saat berada diarena.

Tak hanya Regi, atlit lainnya Regi Mulya Ramdhani dari Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Pangandaran juga terpilih bergabung dengan tim Jawa Barat untuk atlet cabang olahraga Polo Air untuk kejuaran PON XX tahun ini di Papua.

Menurut ketua PRSI) Kabupaten Pangandaran H Undang Sohbarudin, semula ada dua atlet polo yang berasal dari Kabupaten Pangandaran, Regi Mulya Ramdhani dan Faisal.

“Mudah-mudahan Regi bersama tim polo Jabar mampu meraih medali emas, saya minta doa dari masyarakat dan Pemerintah daerah Kab Pangandaran, “ucap Undang

Undang mengatakan, Pangandaran merupakan daerah pantai sehingga sudah sepantasnya mayoritas warganya pandai berenang, dan tentunya kondisi alam Pangandaran ini bisa dijadikan modal untuk mencetak atlet, terutama atlet cabang olahraga renang.

“Mungkin sudah saat kita mempunyai kolam renang yang representatif yang bisa dijadikan tempat berlatih atlit renang, polo dan olahraga air lainnya, “kata Undang. (PNews)

 

KINI KESADARAN PELAKU WISATA PANGANDARAN DALAM PATUHI PROKES SANGAT TINGGI DAN TARGET VAKSINASI PUN CAPAI 90 %

PANGANDARANNEWS.COM – Usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada sejumlah wartawan mengatakan, capaian vaksinasi untuk para pelaku wisata sudah mencapai 90%, dan angka ini di atas target yang direcanakan.

“Pelaku usaha wisata benar-benar sudah sadar pada protokol kesehatan dan melaksaanakan vaksinasi,” ucap Jeje. (22/9)

Menurut Jeje pada minggu pihaknya sempat menutup dua objek wisata, Pantai Batukaras dan Pantai Madasari, karena di kedua obyek wisata tersebut masih rendah capaian vaksinasi para pelaku usaha wiata, namun keesokharinya Batukaras dibuka lagi target vaksinasi sudah tercapai.

Namun untuk Pantai Madasari, jelas Jeje masih belum mencapai target sehingga dikeluarkan kebijakan tetap ditutup, saat itu karena ada sejumlah pelaku usaha yang menolak divaksin.

“saat itu kami sempat memberikan pilihan, wisata bisa dibuka tapi yang tidak divaksin dilarang untuk melakukan usaha di obyek wsiata, “kata Jeje.

Jeje menatakan, jika melihat capaian vaksinasi Kabupaten angandaran seharusnya saat ini ada di posisi PPKM Level I, namun ternyata ada kekeliruan dalam menyajikan data dari pihak Kementerian Kesehat

“Dan Kementrian Kesehatan pun sudah meminta maaf ke Pemkab Pangandaran terkait kesalahan penyajian data tersebut, “terang Jeje.

Jeje menjelaskan, kesalahan penyajian data ini terjadi pada data tracing, dan Pemkab Pangandaran dianggap tidak melakukan tracing. Padahal jika ada warga datang ke Puskesmas atau Rumah Sakit juga ke Laboratorium Labkesda, karena ada gejala sakit. 

“Mereka pun langsung di PCR, tapi kalau ke Puskesmas atau Rumah Sakit dites rapid antigen, “terang Jeje lagi. (PNews)


MELALUI PPL DAN PPS KADIS PERTANIAN PANGANDARAN AJAK PETANI IKUTI VAKSINASI

PANGANDARANNEWS.COM – 50 % pencapaian target vaksinasi di Kabupaten Pangandaran untk tetap berada pada PPKM level 2 terus dikebut, salah satunya dengan melibatkan seluruh sektor untuk terlibat langsung dalam sosialisasi ke mayarakat. 

Seperti yang dilakukan Dinas Pertanian dengan memberayakan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) untuk mengajak masarakat khususnya para petani melaksanakan vaksinasi, bahkan Dinas Pertanian berjanji akan memberi hadiah bagi PPL dan PPS yang berhasil mengajak petani ikut vaksinasi.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pertanian Pangandaran Sutriaman beberapa hari lalu, pemberian hadiah ini dimaksudkan bentuk dukungan percepatan vaksinasi khususnya di kalangan petani.

“Dengan gerakan Petani Sadar Vaksin kami perintahkan agar PPL dan PPS bisa mengajak petani di desanya masing-masing capaian vaksinasinya harus lebih dari target yang ditentukan, “ungkap Sutriamia. (21/9)

Gerakan Petani Sadar Vaksin yang dilaksanakan hingga tanggal 4 oktobe 2021, kata Sutriaman Dinas Pertanian targetnya dalam waktu satu minggu ke depan 250 petani sudah melaksanakan vaksinasi di tiap-tiap desanya.

“Kami sudah menyiapkan hadiah untuk tiga besar untuk PPL atau PPS di desa yang capaian vaksinasinya tertinggi, juara satu mendapatkan Rp 5 juta, juara dua Rp 3 juta dan juara tiga Rp 2 juta, “jelasnya.

Tidak hanya itu, masihkata Sutriaman, pihaknya juga berjanji akan memberikan prioritas bantuan alat-alat pertanian untuk wilayah pertanian dengan capaian vaksinasi yang tinggi.

Dan berdasarkan data pada Sistem Informasi penyuluh (SIMLUH), jumlah petani di Kabupaten Pangandaran tercatat ada 70.000 orang, sementara yang sudah memiliki kartu tani berjumlah 60.000 orang dan jumlah ini akan menjadi fokus sasaran gerakan petani sadar vaksinasi yang digagas Dinas Pertanian Pangandaran.

Tapi Sutriaman mengakui, sejauh ini pihaknya belum mengetahui pasti berapa persentase petani yang sudah vaksinasi.

Ia juga mengatakan agar para petani jangan ketinggalan iktu mensukseskan program vaksinasi ini karena walaupun kesehariannya berada di sawah atau kebun potensi terpapar tetap ada. 

“Makanya ayo divaksin, ini untuk menekan resiko terpapar covid-19, "imbuhnya.(PNEWS)


WAKIL BUPATI TASIK HADIRI RAPAT PARIPURNA BAHAS RANPERDA USUL PRAKARSA DPRD

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Wakil Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin menghadiri Rapat Paripurna tentang Penyampaian Penjelasan Ranperda Usul Prakarsa DPRD Kabupaten Tasikmalaya tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal dan Penyampaian Penjelasan Ranperda Usul Prakarsa DPRD Kabupaten Tasikmalaya tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren yang dihadiri Dihadiri oleh 30 anggota DPRD secara luring dan 20 anggota secara daring. Acara dihadiri pula Forkopimda Kab. Tasikmalaya, para Kepala SKPD, dan undangan lainnya., bertempat di ruang Paripurna DPRD. (21/09).

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan dukungan sebesar-besarnya mengenai Ranperda yang dibahas.

Menurutnya, peran investasi dapat meningkatkan pelayanan publik serta mengembangkan usaha makro kecil dan koperasi.

Insentif dalam bentuk pengurangan pajak daerah dan pengurangan retribusi daerah, kata bupati  harus dipastikan dapat dikonversi menjadi dampak yang lebih baik.

“Fasilitasi pesantren untuk menunjang fungsi pendidikan,i dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat, " ungkapnya. (ANWARWALUYO)



BAKTI SOSIAL DAN DONOR DARAH WARNAI HARI JADI POLANTAS KE 66 POLRES TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS  - Ratusan anggota Polres Tasikmalaya ikut mendonorkan darah dalam kegiatan bakti sosial di Hari Ulang Tahun Polisi Lalu Lintas ke-66 bertempat di Gedung Pertemuan Warga (GPW) Mako Polres Tasikmalaya.(21/9)

Dalam Bakti sosial donor darah dengan tema Polantas yang presisi, tangguh dan tumbuh di era kenormalan baru, terkumpul puluhan labu yang dikumpulkan dan difasilitasi oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tasikmalaya, yang nantinya akan disalurkan ke rumah sakit atau pasien yang membutuhkan darah baik karena melahirkan, kecelakaan dan lainnya.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Ryan Faisal SIK mengatakan kegiatan bakti sosial donor darah ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hut Lalu Lintas ke-66.

Menurutnya ia sangat senang karena antusias anggota sangat bagus hingga mencapai 100 orang yang melakukan donor darah. 

“PMI juga mengapresiasi karena banyak labu darah yang terkumpul, dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan stok darah," jelasnya.

Riyan berharap puluhan labu hasil donor  darah ini bisa memenuhi kekurangan di PMI sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM CPHR menambahkan antusias anggota dalam mengikuti donor sangat besar sehingga bisa terkumpul banyak labu darah di PMI.

“Dalam bakti sosial ini kami bekerja sama dengan PMI  Kabupaten Tasikmalaya, “kata Kapolres. (UDIRUSTANDI)


WARGA KELUHKAN BURUKNYA KONDISI JALAN LINTAS KECAMATAN JATIWARAS - CIKTOMAS

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS –  Rusaknya kondisi jalan di Desa Mandalamekar, Mandalahurip dan Desa Tanjungbarang Kecamatan Jatiwaras - Kecamatan Ciktomas Kabupaten Tasikmalaya dikeluhkan warga, pasalnya jalan sekitar 7 kilo meter tersebut hampir 10 tahun belum mendapat perbaikan.

Melewati jalan yang sudah tidak beraspal ini  para pengendara pun harus ekstra hati-hati, apalagi saat hujan turun karena dikhawatirkan kendaraan bisa terpeleset saat melintas batu-batu di sepanjang jalan.

Menurut salah seorang warga, sudah lama sekali masyarakat berharap pemerintah daerah membrikan perhatian karena jika semakin lama dibiarkan dikhawatirkan kondisinya akan semakin parah.

“Saya masih ingat saat kampanye yang lalu bupati pernah menjanjikan akan memperbaiki jalan ini, “ungkapnya.(21/9) *UDIRUSTANDI*


HARI INI CAPAI 41,58 %, JUMLAH MASYARAKAT PANGANDARAN IKUTI VAKSINASI TERUS MENINGKAT

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Hingga saat ini capaian program vakisnasi di Kabupaten Pangandaran sudah 41,58 persen, dan sapai akhir bulan september ini diperkirakan akan mencapai 50 persen.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, secara keseluruhan setiap harinya angka persentase plaksanaan vaksinasi covid-19 semakin bagus.

“Angka vaksinasi harian rata-rata mencapai 3.000 orang bahkan pada sabtu kemarin mencapai 4.500, itu melebihi target vaksinasi kita, “terang bupati.(21/9)

Padahal sebelumnya, jelas bupati,  angka rata-rata  vaksinasi hanya mencapai 1.000 per harinya, artinya sekarang ini sudah bagus partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi.

Bupai menyayangkan ada beberapa pelaku usaha di obyek wisata pantai Madasari Kecamatan Cimerak yang tidak mau divaksin, tapi pedagang yang usaha Madasari itu terpaksa tidak boleh jualan kalau masih belum divaksin.

Bupati menambahkan, sampai akhir bulan ini kemungkinan angka vaksinasi bisa mencapai 50 persen untuk dosis 1, dan hingga bulan oktober kemungkinan bisa mencapai 70 persen.

Sementara Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Pangandaran Suheryana menambahkan untuk vaksinasi di kawasan wisata hampir semua mencapai 90 persen karena saat penutupan beberapa hari lalu banyak pelaku usaha wisata kemudian melakukan vaksinasi.

“Kami optimisi Pangandaran bisa mencapai target vaksinasi hingga 70 persen agar herd immunity masyarakat bisa terbentuk untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Suheryana. (PNews)


CEGAH ABRASI PANTAI KARANGTIRTA, TAGANA DIBANTU SEJUMLAH KOMONITAS DAN PEMDA PANGANDARAN TANAM 2000 POHON MANGROVE

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari lalu Taruna Siaga Bencana (Tagana) Pangandaran dibantu sejumlah komunitas dan kelompok masyarakat mulai dari pelajar, komunitas sepeda, kalangan ibu-ibu dan lainnya termasuk pemerintah daerah, dalam rangka mengisi kegiatan world clean up day selain melakukan aksi bersih-bersih pantai Ragana juga melaksanakan penanaman 2000 pohon mangrove di pantai Karangtirta Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran.(18/9)

Menurut Ketua Tagana Pangandaran, Nay, pohon mangrove ini bisa menjadi tameng abrasi serta berfungsi untuk memperbaiki kondisi ekosistem di sekitar pantai.

Selian itu, sebut Nay, tanaman mangrove juga bisa menjadi green belt (sabuk hijau) bagi pantaikarena jika sudah besar dan membentuk rumpun, pohon ini bisa mencegah abrasi pantai yang efektif.

 "Pohon mangrove juga menjadi tempat berkumpulnya atau ekosistem binatang laut, dan keberadaan mangrove juga bisa mempercantik pantai sehingga akan menjadi salah-satu  daya tarik wisatawan, “ujar Nay.

Hal senada disampaikan pembina Tagana Pangandaran yang juga Kepala Dinas Sosial Pangandaran Wawan Kustiawan,  penanaman kali ini merupakan lanjutan dari penanaman yang sudah dilakukan beberapa bulan sebelumnya sebanyak 20 ribu pohon.

"Sekarnag ditambah sekitar 2 ribu untuk menambal sulam pohon yang gagal tumbuh," jelas Wawan.

Gerakan penanaman mangrove ini enurutnya harus dibarengi perawatan yang dilakukan secara berkala, karena bisa saja rusak sehingga gagal tumbuh, tapi Tagana berkomitmen paling tidak akan dilakukan perawatan  seminggu sekali dan dilakukan secara bergiliran oleh anggota Tagana.

Gagal tumbuhnya mangrove selain disebabkan alam, kata Wawan bisa juga diakibatkan ulah manusia, dan untuk tumbuh menjadi besar dan kuat mangrove membutuhkan waktu sekitar 5 tahun.

Seremonial acara juga dihadiri Bupati Pangandaran, Waki Bupati, Ketua DPRD, Kapolres Ciamis serta sejumlah pejabat lainnya, yang juga turun melakukan penanaman pohon mangrove tersebut.

Kepada sejumlah wartawan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, ia sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Tagana ini.

Menurut bupati mangrove memang sangat penting untuk mencegah abrasi panati karena hutan mangrove bisa membawa manfaat bagi masyarakat, bisa menjadi tempat bertelur udang dan hewan laut lain. 

“Makanya saya berharap masyarakat juga harus ikut merawatnya, "ungkap bupati.

Dan terkait potensi wisata pantai Karangtirta yang hingga saat ini belum tergarap, bupati mengatakan, langkah awal pengembangan wisata pantai Karangtirta diawali dengan pembangunan akses jalan lintas pantai. Tahun depan diharapkan jembatan penghubung pantai Pangandaran dan  Karangtirta bisa selesai sehingga akses menuju Karangtirta bisa langsung dari pantai barat. 

“Insya Allah setelah jembatan ini selesai bisa membantu perkembangan wisata disini," katanya.

Pembangunan jembatan yang ada di Pantai Pamugaran Desa Cikembulan menuju Karangtirta di DesaSukaresik ini saat ini baru selesai setengahnya, dan pembangunan terpaksa tertunda akibat kondisi pandemi COVID-19. 

“Tapi walau belum selesai, jembatan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan dan warga sekitar karena posisi jembatan memiliki pemandangan yang bagus apalagi saat senja hari untuk melhat sunset, “ungkap bupati. (PNEWS)


TARGET VAKSINASI CAPAI 90 PERSEN OBYEK WISATA PANTAI BATUKARAS DAN MADASARI DIBUKA LAGI

PANGANDARANNEWS.COM – Akhirnya dua obyek wisata di Kabupaten Pangandaran, Pantai Batukaras di Kecamatan ijulang dan Pantai Madasari di Kecamatan Cimerak dibuka kembali hari minggu tanggal 19 september setelah beberapa hari ditutup akibat pelaku wisata di kedua destinasi wisata tersebut banyak yang tidak melaksanakan vaksinas dan target Pemkab Pangandaran vaksinasi 90 persen bagi pelaku wisata tidak digubris hingga berujung penutupan.

Bupati Pangandaran Jeje wiradinata membenarkan, karena saat ini sudah 90 persen capaian vaksinasi yang sebelumnya 57 persen, Batukaras sekarng sudah dibuka lagi.

“Walau pun sekarang sudah dibuka tapi jangan lupa tetap harus menerapkan prokes, “ kata Jeje.(19/9)

Sementara sempat terjadi kegaduhan di obyek Pantai Madasari karena ada sejumlah pemilik warung yang tetap enggan untuk divaksin, hingga para pelaku usaha wisata lainnya mengambil langkah objek wisata boleh dibuka tapi warung yang pemiliknya belum divaksinasi tidak boleh buka.

"Kalau pemilik warung bersikukuh tetap tidak mau divaksinasi, ya sudah warungnya harus tutup tidakboleh jualan, dan Ini untuk memberikan rasa keadilan untuk pelaku wisata lain yang sudah divaksinasi," kata Jeje.

Kebijakan yang terkesan pemaksaan pada pelaku wisata untuk menjalani vaksinasi ini, menurut Jeje karena  didasari pertimbangan kesehatan bagi para pelaku wisata itu sendiri, karena nantinya pasti akan melayani pembeli dan terjadi kontak dengan wisatawan. Sementara wisatawan yang datang dari luar daerah itu belum diketahui kondisi kesehatnnya apakah sehat atau tidak, dan untuk menekan risiko tertular dan sakit parah  makanya diharuskan pelaku usaha agar  divaksinasi dulu. 

Disoal evaluasi aktivitas pariwisata di akhir pekan ini, Jeje menilai secara keseluruhan sudah ada perbaikan signifikan.  Pada liburan akhir pekan ini lebih baik dan tertata. 

“Rekayasa serta pengaturan arus wisatawan dan pengawasan prokes pun terus dilakukan sehingga kini ada peningkatan dan semuanya lebih patuh, “ujar Jeje.

Jika ada hal-hal yang masih perlu dievaluasi, Jeje mengatakan pihaknya bersama Forkofinda akan terus melakukan perbaikan-perbaikan dan monitoring

“Yang masih kurang kita lakukan evaluasi, mudah-mudahn kesadaran pelaku wisata dan wisatawan tersu meningkat, karena berulang kali saya katakan, ini semata-mata demi kebaikan kita semua," ungkapnya. (PNews)


SATNARKOBA TASIKMALAYA BEKUK LIMA PENGEDAR NARKOBA, SALAH SEORANG PELAKU BERPROFESI PENJUAL ES KELAPA MUDA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan lima pelaku pengedar narkoba jenis Hexymer dan tembakau sintetis yang diedarkan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Salah seorang dari kelima pelaku ada satu orang yang berprofesi sebagai penjual es kelapa muda di Kecamatan Mangkubumi. 

Modus yang dilakukan para pelaku dalam bisnis haram ini dengan cara memesan lewat jasa pengiriman online untuk mengelabui kepolisian.

Kelima tersangka tersebut diantaranya Eripandi alias Bucek asal Kampung Tenjosari Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal, darinya berhasil diamankan 98 butir Hexymer dan uang hasil penjualan Rp 200 ribu. Sandi Muhammad Ansor asal Kampung Kahuripan Keluruhan Cigantang Kecamatan Mangkubumi diamankan 129 butir Hexymer. Jihad Hakiki alias Cacing asal Kampung Babakan Gintung, Desa Karangmekar Kecamatan Karangnunggal diamankan 5,56 gram narkotika jenis Tembakau Sintetis. Dan Izal Pahmi asal Kampung Cigorowong Desa Cintajaya Kecamatan Tanjungjaya, diamankan 5,07 gram tembakau sintetis. Dan Dika Riswara asal Kampung Nangreu Desa Sirnagalih Kecamatan Bantarkalong diamankan 1.000 butir Hexymer dan 100 butir tramadol.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM CPHR dalam konfrensi pers mengatakan dala penangkapan ini pihaknya berhasil mengamankan barang bukti dari kelima pelaku, ribuan Hexymer dan tembakau sintetis atau gorila.

“Menariknya, ada salah seorang pelaku berprofesi sehari-harinya menjual kelapa sekaligus sambil mengedarkan narkoba," terang Rimsyah.(20/9)

Kapolres menyebut, kini pihaknya akan mendalami ksus ini bekerjasama dengan pihak pengiriman online, minimal ada yang mengantar atau kurirnya. Dan penyelidikan akan dilakukan ada yang mencurigakan untuk menelusuri siapa orang atau kelompok yang menjual narkotika ini.

“Sasaaran pengedaran atau penjualan narkoba ini adalah remaja dan sebagian ada yang sudah berkeluarga, dengan harga  Rp 10 ribu per pil Hexymer, “terang Kapolres lagi.

Sementara Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya AKP Dedih Dipraja SH, menambakan, barang bukti yang diamankan dari kelima pelaku adalah 98 butir Hexymer, uang hasil penjualan Rp 200 ribu, 129 butir Hexymer, 5,56 gram narkotika jenis Tembakau Sintetis, 5,07 gram tembakau sintetis, 1.000 butir Hexymer dan 100 butir tramadol.

Kelima pelaku, kata Dedih dijerat pasal 196 Jo 198 Undang-undang RI, Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dan pasal 114 ayat (1) Jo 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. Dan untuk pelanggaran  Undang-undang tentang Narkotika dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 empat tahun dan paling lama 12 tahun,

Dedih juga menyebut modus para pelaku dengan cara memesan lewat jasa pengiriman online kemudian pelaku menggunakan nomor handphone yang teregister bukan atas nama sendiri dan alamatnya bukan di wilayah Tasikmalaya.

"Bahkan ada nama kontak dari Kupang, pelaku beli kartu yang sudah teregistrasi atas nama orang lain, bukan orang sini dan ini motif untuk menghindari kepolisian," paparnya.

Dalam pemeriksaan, kata Dedih salah seorang pelaku bernama Sandi Ansor mengaku lebih besar keuntungannya menjual es kelapa muda sehari bisa sampai Rp 100 ribu. Sementara kalau jualan obat narkoba sehari hanya Rp 50 ribu.

"Ia sehari-hari memang penjual es kelapa muda,  tapi nyambi jualan narkoba, “kata Dedih. (ANWARWALUYO)


HARI INI POLRES TASIKMALAYA GELAR APEL BERSAMA OPERSI PATUH LODAYA – 2021

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas serta menurunkan titik lokasi kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas guna terciptanya kamseltibcar lantas yang aman dan kondusif, Polres Tasikmalaya hari ini menggelar Apel Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, S.PD., M.AP, Kepala Kejaksaan Negeri Kab Tasikmalaya Ramadi Agus, S.H., MH, Kadishub Kab Tasikmalaya Drs. Asep Darisman, M.M, Komandan Sub Denpom III/2-2 Tasikmalaya Lettu CPM Abdul Salam, Pasi Ops Kodim 0612 Tasikmalaya Letda Inf Mirhamdi, Kabid Trantibum Sat Pol PP Kab Tasikmalaya Dindin, M.Si, Perwakilan Jasa Raharja Tasikmalaya Kevin H Wiraharja, PJU Polres Tasikmalaya, Para Kasatfung Polres Tasikmalaya dan Para Kasie Jajaran Polres Tasikmalaya dengan peserta apel sebanyak 200 orang, bertempat di lapangan Upacara Mapolres Tasikmalaya Jl Raya Mangunreja No 01 Ds. Mangunreja Kecamatan Mangunreja. (20/9)

Kapolres Tasikmalaya Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono, S.I.K., M.M,CPHR, bertindak sebagai Pimpinan Apel Gabungan Ops Lodaya 2021 yang akan digelar mulai tanggal 20 September 2021 dengan tema ” Melalui Operasi Patuh Lodaya 2021 Kita Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan Dan Tertib Berlalulintas Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) Serta Mewujudkan Kamseptibcarlantas Yang Mantap”.

Dalam sambutannya Kapolres Tasikmalaya menyampaikan, sesuai amanat undang – undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Polri bersama pemerintah yang didukung instansi terkait dan pemangku jalan lainnya memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas serta menurunkan titik lokasi kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas guna terciptanya kamseltibcar lantas yang aman dan kondusif.

Dan kondisi saat ini yang masih dihadapkan pada situasi pandemi covid-19, pemerintah sudah berupaya menyusun berbagai kebijakan dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 seperti pembatasan sosial berskala besar, pemberlakuan pembatasan kelompok masyarakat, kampung tangguh nusantara dan serbuan vaksin kepada seluruh masyarakat.

“Polri dalam hal ini polantas bersama pemerintah dan instansi terkait memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap undang-undang nomor 22 tahun 2009 tersebut, “tegas Kapolres.

Oleh karena itu, Kapolres menyebut perlu dilakukan operasi kepolisian bidang lalu lintas dengan sandi ops “patuh lodaya – 2021”, dan saat ini beberapa hal yang menjadi perahatian Polda Jabar, diantaranya meningkatkan disiplin masyarakat dalam protkol kesehatan, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan mencegah penyebaran covid-19 serta mewujudkan kamseltibcarlantas yang mantap.

Kapolres mengatakan, sasaran operasi “patuh lodaya-2021” polda jabar meliputi segala bentuk Potensi Gangguan (PG), ambang gangguan (AG) dan gangguan nyata (GN) terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti yang masih berkerumun dan yang tidak disiplin dalam berlalu lintas sehingga menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan laka lantas serta rawan kerumunan.

Target operasi yang harus dicapai dalam operasi patuh lodaya 2021 ini, imbuh Kapolres,  memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan mencegah terjadinya kerumunan massa, terciptanya kamseltibcarlantas pada jalur tol, alteri dan tempat wisata serta menurunkan level PPKM di wilayah hukum polda jabar.

Dalam pelaksanaan Ops Patuh Lodaya 2021 ini, Kapolres berharap laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab demi terciptanya kondusifitas, keamanan dan kenyamanan serta ketertiban untuk Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya di dalam masa Pandemi Covid-19 sekarang ini.

“Dan bagi para petugas di lapangan agar selalu mengutamakan keselamatan diri serta hindari sekecil apapun tindakan Pungli dan Arogansi, “tegasnya. (ANWARWALUYO)



SAMBUT HARI JADI KE 66, POLANTAS TASIKMALAYA GELAR BAKTI SOSIAL SALURKAN SEJUMLAH BANTUAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Jelang peringatan Hari jadi Polisi lalu-linas (Polantas) ke 66, Satlantas Polres Tasikmalaya, sebagai wujud rasa suku telah melaksanakan tugasnya, gelar kegiatan bakkti sosial dengan memberikan puluhan paket bingkisan sembako berupa beras kepada anak-anak yatim dan yatim Piatu, bertempat di sekitar Mapolres Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya.(19/9)

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono, S.Ik,.MM,.  C.PH.R,. melalui Kasat Lantas AKP, Ryan, mengatakan, dalam baksos ini banyuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya.

“Sebanyak 25 kami salurkan pada 25 anak, dan mereka merupakan anak-anak dari keluarga yang kurang beruntung dalam ekonomi sehingga sangat membutuhkan sekali uluran tangan dan  bantuan dari kita,  "ucap Ryan.

Riyan menyampaikan pesan atau himbauan terkait ketertiban berkendaraan, diantaranya sebelum berangkat kendaraan wajib dicek mulai lampu lampu, rem dan lain sebagainya, kemudian surat suratnya, seperti SIM, STNK wajib dibawa, memakai maskerdan helm serta memasang sabuk pengaman bagi pengendara R4.

Hal ini, kata Riyan harus dilaksanakan dengan patuh dan harus timbul dari kesadaran sendiri karena keselamatan merupakan hal mutlak yang harus dijaga diri sendiri, serta jangan lipa menjaga ketertiban keamanan kendaraan dengan membawa kunci pengaman kendaraan dan alangkah baiknya jika ditambah dengan kunci ganda agar keamanan lebih terjamin.

“Kami menghimbau agar berkendaraan pun tetap beretika, misalnya knal pot tidak bising, tetap patuh pada aturan petugas dan rambu rambu di jalan serta tidak menjalankan kendaraan dengan ugal ugalan, ini sangat penting demi untuk keselamatan kita semua, "papar Riyan. (ANWARWALUYO)




WARGA DESA SARIMANGGU GOTONG-ROYONG BANGUN JEMBATAN DARURAT CINYEPET

PANGANDRANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pasca ambruknya pondasi jembatan Cinyepet yang terjadi beberapa hari lalu, puluhan warga Desa Sarimanggu bergotong-royong dan berswadaya membuat jembatan sementara dari bambu di lokasi jembatam tersebut untuk akses penyeberangan bagi warga Desa Sarimanggu menuju wilayah Desa Karangmekar, pasar dan pusat keramaian lainnya.(19/9)

Dengan semangat kekompakan dan kebersamaan sejumlah warga terlihat antusias menyumbang baik tenaga hingga menyediakan ratusan batang bambu hingga pengerjaan jembatan bisa selesai dalam satu hari dan langsung dapat dimanfaatkan masyarakat.

Di tengah-tengah kesibukan dengan warga, Kepala Desa Sarimanggu Indra Nuryana S.Ip menyampaikan, ambruknya jembatan Cinyepet ini telah membuat akses transportasi warga terganggu karena harus mengambil jalur memutar yang jaraknya lebih jauh untuk menuju pasar Rancabakung dan sekitarnya, sehingga warga pun sangat antusias membuat jembatan penyeberangan sementara ini.

“Kami sangat bersukur dan berterimakasih melihat bagaimana aparat desa dengan warga begitu kompak dalam pembuatan jembatan penyeberangan darurat ini sehingga bisa selesai dengan cepat dan langsung bisa dilalui pejalan kaki dan sepeda motor, “kata Indra.

Indra menmabahkan, sekarang pihaknya sedang melakukan pembahasan dan perencanaan serta pengusulan untuk pembangunan kembali jembatan cinyepet tersebut, mudah- mudahan dapat secepatnya terealisasi. (ANWARWALUYO)


SOSOK BRIPKA DODITA DIKENAL RAMAH DAN DEKAT DENGAN MASYARAKAT DESA PADAKEMBANG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Salah seorang anggota Polsek Leuwisari Polres Tasikmalaya, Bripka Dodita yang bertugas menjadi Bhabinkamtibmas di Desa Padakembang Kecamatan Padakembang dikenal warga seorang yang ramah dan memahami adat istiadat masyarakat  Padakembang.

Seperti disampaikan Kepala Desa Padakembang Aep Saepudin, Bripka Dodita dikenal ramah dan mudah bergaul dengan warga bahkan ia tidak segan-segan membantu dalam berbagai hal,  seperti menyelesaikan masalah atau membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat, baik siang atau malam Bripka Dodita selalu ada saat masyarakat membutuhkan.

“Atas nama warga Desa Padakembng saya mengucapkan terimakasih atas segala pengabdian yang telah diberikan Polsek Leuwisari, khususnya Bripka Dodita, “kata Aep.(19/9)

Kata Aep, Bripka Dodita ini bisa menjadi contoh untuk para Bhabinkamtibmas yang ditugaskan di desa karena ia tahu bagaimana upaya pendekatan yang dilakukan pada masyarakat binaannya, seperti memahami adat istiadat masyarakat karena Bhabinkamtibmas petugas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan cara yang dilakukan Bripka Dodita ini dapat menjadi contoh bagi Bhabinkamtibmas lainnya.

Sekarang Bripka Dodita dipindah tgaskan ke tempat lain, karena ini sudah menjadi keajiban seorang Anggota Kepolisian harus siap dan patuh pada perintah atasan.

“Masyarakat merasa kehilangan, tapi mari kita doakan semoga Bripka Dodita bisa lebih sukses dalam kariernya di tempat tugas barunya." Pungkas Kades. (ANWARWALUYO)


PETUGAS TERUS HIMBAU PENERAPAN PROKES DAN URAI KERUMUNAN WISATAWAN DI OBJEK WISATA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Liburan akhir pekan kemarin obyek wisata di Kabupaten Pangandaran kembali diserbu wisatawan kecuali Pantai Madasari. Kedua obyek wisata ini ditutup capaian vaksinasinya masih di bawah 50 persen.

Di lokasi wisata petugas gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub, Satgas Jaga Lembur, Tagana, dan stakeholder lainnya tidak hanya mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes) dengan membagika masker baik kepada wisatawan atau pun para pedagang yang ada di obyek wisata, petugas pun melakukan himbauan agar jaga jarak melalui pengeras suara atau langsung ke lapangan. (19/9)

Bupati Pangandaran Jejej Wiradinata di tegah-tengah pantauannya pun terus menghimbau masyarakat harus selalu menggunakan masker dan mematuhi prokes serta  mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir. 

“Vaksinasi dan penerapan prokes ini merupakan upaya kita dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19, ” ungkap bupati. (19/9)

Berdasarkan hasil pantauannya selama tiga hari di objek wisata pantai Pangandaran hingga hari minggu tanggal  19 september pagi, bupati mengatakan, tidak ditemukan penumpukan pengunjung wisata pada satu titik lokasi.

Sejak pagi hari berkeliling di objek wisata pantai Pangandaran, imbuhnya ia tidak terlihat ada penumpukan pengunjung di pantai barat, semua berjalan normal dan lancar. Kendaraan pengunjung sudah menyebar mulai dari lokasi Pangandaran Sunset hingga ke sebelah barat, wisatawan tidak terkonsentrasi di pantai barat saja.

Hal senada dikatakan Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, berdasarkan kajiannya di  pantai barat yang biasa menjadi pusat keramaian hingga kerap terjadi penumpukan, dan untuk menghindari kerumunan kendaraan pengunjung masuk melalui pintu toll gate utama pun diberlakukan sistem satu arah.

“Sehingga kendaraan wisatawan pun menyebar mulai dari lokasi Pangandaran Sunset sampai ke sebelah barat, “jelas Kapolres. (PNews)






ADA PERBAIKAN JALAN, HINDARI KEMACETAN DI SEKITAR PEREMPATAN CISINGA - CIPASUNG PETUGAS LAKUKAN REKAYASA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk waktu 1 bulan kedepan akses lalulintas kendaraan dari arah Kota Tasikmalaya menju Singaparna maupun sebaliknya dipastikan akan sedikit terganggu, pasalnya di jalur tersebut sedang dilakukannya proses pelebaran dan pengecoran badan Jl. Raya Timur Singaparna, tepatnya disekitaran perempatan Jl. Cisinga - Jl. Muktamar Cipasung.

Demikian disampaikan Penanggung jawab teknis pengerjaan perbaikan jalan dari PT Trisaya Putra Bungsu, Haris Susanto. Menurutnya proses pengecoran jalan ini membutuhkan waktu dan penanganan khusus sehingga membuat arus lalulintas kendaraan disekitar lokasi pengerjaan proyek ini dialihkan ke jalur alternatif, dan saat arus lalulintas padat kemungkinann terjadi kemacetan di jalur tersebut.

“Proses pelebaran jalan ini sepanjang 2.400 meter, tepatnya dari Desa Cintaraja - Kudang Singaparna, dan khusus untuk jalan yang dengan pengerjaan beton sepanjang 300 meter dengan lebar 8 meter, yakni dari depan BPR Nusamba hingga dpan MI Borolong, “terang Haris seusai melakukan pemaparan teknis bersama Satlantas di Polres Tasikmalaya.(17/9)

Haris menjelaskan, estimasi lamanya pekerjaan itu sekitar satu bulan, sebenarnya pengerjaanya bisa cepat namun pengeringan jalan yang dicor.

Selain dilakukan peningkatan kualitas jalan dengan dibeton, jelas Haris, lebar seluruh badan jalan pun ditambah, jika sebelumnya lebar badan jalan hanya 6 meter kini menjadi 8 meter.

Haris menyebut, sesuai hasil rapat pihak penanggungjawab proyek dan Satlantas Polres Tasikmalaya, untuk sementara jalur lalulintas bakal dialihkan. saat pengecoran tahap 1 badan jalan sebelah kiri, maka untuk kendaraan dari Cintaraja dialihkan menuju Singaparna dibelokan ke kiri menuju Jl. Muktamar - Cipasung - Kokol - Pemda – Rancamaya, sementara dari Singaparna menuju Kota Tasikmalaya tetap jalur normal. Begitu juga saat pengerjaan pengecoran tahap 2 untuk badan jalan sebelah kanan, nantinya akan dicarikan rekayasa jalur kendaraan untuk memudahkan pengendara dan telah disiapkan puluhan rambu dan petunjuk jalan.

"Untuk mengurai kemacetan, kita lakukan rekayasa lalulintas dengan dibantu anggota Satlantas dan Dinas Perhubungan dengan memasang rambu petunjuk jalur alternatif," jelasnya.

Sementara itu, KBO Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Solihin membenarkan pihaknya telah melakukan rapat kordinasi dengan penanggungjawab teknia proyek dan Dinas Perhubungan untuk membahas teknis pengalihan arus kendaraan dan rekayasa lalulintas dan pada prinsipnya pihaknya akan menyiapkan anggota untuk siap sedia membantu dan melancarkan arus lalulintas.

Kata Solihin, pihaknya bersama-sama Dinas Perhubungan mengupayakan agar laju kendaraan tidak tersendat dan macet, salah satunya dengan rekayasa arus lalulintas serta sistem buka tutup.

“Dan ini kondisional, melihat situasi kepadatan kendaraan, "ucap Solihin. (ANWARWALUYO)


MENTERI KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH LEPAS EKSPOR BRIKET PRODUK TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen beberapa hari lalu menghadiri acara Pelepasan Ekspor Briket oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki yang didampingi anggota DPR-RI Komisi VI Muhammad Husein Fadlulloh, bertempat di sentra UKM Briket TanjungmekarKecamatan Jamanis. (11/09)

Usai acara Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kepada sejumlah wartawan menyapaikan, pihaknya merasa senang dengan pencapaian CV Mandiri Jaya yang mendapatkan pembiayaan LPDB-KUMKM melalui koperasi yang berhasil mengekspor briket ke luar negeri.

Produk briket dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini, kata Teten telah mampu menembus pasar global seiring dengan adanya permintaan ekspor ke negara-negara di Timur Tengah, Asia, dan Eropa. Sejalan dengan program pemerintah, saat ini produk dari koperasi sektor riil maupun produk UMKM berorientasi ekspor tengah ditingkatkan, baik dari sisi produksi, akses pasar, tata kelola, dan pembiayaan.

Dan dari sisi pembiayaan, masih kata Teten pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM juga mendorong peningkatan pembiayaan koperasi sektor riil melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM).

“Kami berharap semakin banyak koperasi sektor riil yang mengakses pembiayaan dari LPDB-KUMKM yang mudah, murah, dan cepat, serta mampu memberikan pembiayaan yang akuntabel dan profesional kepada para anggota dan pelaku UMKM yang tergabung dalam koperasi, “ujar Teten.

Teten menambahkan, CV Mandiri Persada yang merupakan anggota dari Koperasi Makmur Mandiri (KMM) juga mitra LPDB-KUMKM, dan untuk pembiayaan produsen briket ini telah mendapatkan pembiayaan dari KMM sebesar Rp. 2,5 miliar melalui dua tahap, pada tahun 2020 sebesar Rp.1,5 miliar dan tahun 2021 Rp. 1 miliar yang digunakan sebagai modal kerja, mulai dari produksi, proses ekspor dan untuk pembelian bahan baku produksi.

Seperti diketahui, produk dari CV Mandiri Persada ini menggunakan bahan baku batok kelapa dan arang bambu alami yang ramah lingkungan untuk kebutuhan bahan bakar domestik mulai dari memasak, pemanggangan, pengasapan pipa air, serta kebutuhan sisha, hookah, dan argileh. 

Untuk pasar global produk briket dari CV Mandiri Persada ini telah menembus negara-negara Timur Tengah mulai dari Lebanon, Irak, Maroko,Qatar dan Arab Saudi. Benua Amerika yaitu  Brazil dan Los Angeles sedangkan untuk pasar Eropa dan Asia, produk briket dari Tasikmalaya ini telah masuk ke negara Jerman, Spanyol, Turki dan Hongkong.

Pada tanggal 11 September 2021 CV Mandiri Persada siap mengekspor briket dengan negara tujuan Hongkong sebanyak 18 ton atau senilai Rp. 305 juta, dengan asumsi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sebesar Rp14.200 per dollar AS, dan juga ekspor ke Iraq sebanyak 26 ton, dengan nilai Rp. 316 juta. Sedangkan untuk akses logistik, produk briket arang Tasikmalaya ini menggunakan pengiriman jalur laut melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (ANWARWALUYO)


SATPOL AIR POLRES CIAMIS SEDIAKAN 3 RIBU DOSIS VAKSIN UNTUK GERAI VAKSINASI PRESISI

PANGANDARANNEWS.COM – Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Ciamis menyediakan 3 ribu dosis untuk pelaksanaan Gerai Vaksinasi Presisi bagi pelaku wisata dan warga sekitar pantai Pangandaran.

Seperti disampaikan Kepala Satuan (Kasat) Polair Polres Ciamis, AKP Sugianto, vaksinasi ini juga diperuntukan bagi wsiatawan yang belum melaksanakan vaksinasi yang akan dilaksanakan selama dua hari, tanggal 18-19 september 2021 bertempat di mako Polair di Pantai Timur Pangandaran.

“Ketika ada wisatawan belum divaksin kami beri dua opsi, melanjutkan wisata atau divaksin dulu, karena ini untuk kepentingan bersama,”ungkap Sugianto.(18/9)

Dalam gerai vaksinasi ini, kata Sugianto pihaknya menurunkan 15 tenaga kesehatan (nakes) dan 2 dokter dari Polres Ciamis serta melbatkan Linmas dari Desa Pangandaran.

Gerai Vaksinasi Presisi ini, ucapnya, merupakan usaha Polri untuk ikut mensukseskan program vaksinasi, khususnya di obyek wisata Pangandaran hingga nantinya bisa terwujud kekebalan komunal (herd immunity).

Sugianto juga menghimbau khususnya kepada pelaku wisata atau warga lainnya agar melaksanakan vaksinasi baik yang disediakan pemerintah daerah, TNI atau Polri.

“Mudah-mudahan dengan capaian vaksinasi tinggi, obyek wisata Pangandaran bisa tetap dibuka artinya kita pun masih bisa usaha di sektor pariwisata, “pungkasnya. (PNews) 





WUJUDKAN PANTAI BERSIH DAN NYAMAN, HARI INI BUPATI PANGANDARAN BUKA WORLD CLEANUP 2021 DI PANTAI BARAT

PANGANDARANNEWS.COM – Hari ini Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata membuka kegiatan World Clean Day (WCD) 2021, yang turut dihadiri Wakil Bupati H.Ujang Endin Iriawan, Kepala SKPD, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Tagana dan siswa-siswi sekolah yang ada di Kecamatan Pangandaran,  bertempat di Pantai Barat.(18/9)

WDC merupakan salah satu gerakan sosial terbesar di dunia yang menggerakkan masyarakat di beberapa negara untuk membersihkan planet bumi.

Dalam sambutannya Jeje menyampaikan, pantai Pangandaran merupakan destinasi yang menjadi tujuan utama wisatawan sehingga kondisinya harus bersih dari sampah serta lingkungannya pun harus nyaman, masyarakat pun harus dilatih untuk bisa memilah mana sampah organik dan non organik sehingga tidak tercampur dan membuangnya secara terpisah ke tempat yang telah sediakan.

Kebersihan, kata Jeje harus dijadikan kebutuhan bersama dan harus ada kesadaran dalam setiap indipidu sehingga dengan adanya gerakan ini diharapkan tumbuh kesadaran  semua pihak,

Selain itu jeje juga menegaskan kepada para pelaku wisata untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes), memakai masker, jaga jarak sehingga tidak menimbulkan kerumunan serta melaksanakan vaksinasi.

"Khususnya pelaku wisata dan umumnya seluruh masyarakat Pangandaran untuk taat pada aturan pemerintah terkait PPKM, jangan sampai wisata Pangandaran di tutup lagi gara-gara tidak taat prokes, " tegas Jeje.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan dan Kebersiahan Kabupaten Pangandaran Tonton menjelaskan, kegiatan ini serempak dilaksanakan seluruh instansi organisasi profesi dan organisasi masyarakat 

Kata Tonton, pihaknya mengatur cara bagian-bagian penting untuk menjaga keselamatan dunia dan untuk lokasi wisata pantai Pangandaran sendiri dibagi ada dua titik, pantai barat dan pantai timur.

“Untuk objek wisata lain pun kita juga melaksanakan kegiatan ini termasuk di aliran sungai, “terangnya. (Tn)


 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN