PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Wajah pelayanan publik di Kota Tasikmalaya semakin modern dan memanjakan masyarakat, pemerintah melalui Dinas Perhubungan dan UPTD Parkir kini menerapkan sistem pembayaran parkir non-tunai atau digital menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Langkah inovatif ini terlihat jelas dari pemasangan ID card berisi kode QR yang dikenakan langsung oleh petugas parkir, serta spanduk informasi yang terpampang di lokasi-lokasi strategis termasuk di sepanjang jalan HZ Mustofa.
Dengan sistem baru ini masyarakat pengguna jasa parkir tidak perlu lagi repot mencari uang kembalian atau membawa uang tunai dalam jumlah kecil, cukup dengan melakukan scan kode QR menggunakan aplikasi mobile banking atau e-wallet transaksi selesai dalam hitungan detik.
Sistem ini berlaku untuk kategori Mobil dengan tarif total Rp 3.000 (rincian: biaya parkir Rp 2.500 dan biaya penerbitan tiket Rp 500), serta tarif khusus untuk Motor yang telah ditetapkan. Semua transaksi tercatat secara digital, transparan dan aman.
Kepada pangandarannews.com di lokasi jalan HZ Mustofa, Kepala UPTD Parkir Kota Tasikmalaya, Uen Haeruman, menjelaskan, penerapan sistem QRIS ini merupakan langkah maju dan inovatif yang kami lakukan.
"Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, aman, dan transparan," ujar Uen.(13/04/26)
Sselain memudahkan pengguna jasa, terang Uen, sistem ini juga meminimalisir potensi kesalahan atau kekurangan dalam penarikan uang parkir serta mendukung program pemerintah menuju masyarakat non-tunai (cashless society)
Ia menambahkan, kemudahan yang ditawarkan ini tentu disambut sangat antusias oleh masyarakat Tasikmalaya karena selain praktis transaksi non-tunai ini juga dinilai lebih menjaga kebersihan dan keamanan saat bertransaksi di jalanan.
"Penerapan teknologi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk terus berinovasi, menciptakan manajemen retribusi yang lebih akuntabel serta mendukung visi kota menuju Smart City yang modern dan maju," jelasnya lagi.(@nwarwaluyo)

















