Sinergi Berbagai Elemen Gelar Kerja Bakti Bersama, Wujudkan Pantai Padabumi Desa Cimanuk Asri

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Semangat kebersamaan dalam kepedulian pada lingkungan, tercermin dalam kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan yang digelar di Pantai Padabumi, Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan yang melibatkan partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat, membuktikan bahwa kepedulian terhadap kebersihan alam mampu menyatukan semua pihak dalam satu tujuan mulia.

Di lokasi kegiatan tampak terlihat semuanya bersemangat, ada yang menyapu, membersihkan sampah, mengumpulkan ranting dan daun kering, serta memungut sampah yang berserakan di sepanjang area pantai. Anak-anak Pramuka dari MA Mathla'ul Ulum tampil penuh semangat dan disiplin, menjadi teladan bahwa kepedulian lingkungan harus ditanamkan sejak usia muda. Pihak swasta melalui CV Imanku Cikalong juga turut berkontribusi, membuktikan bahwa pelaku usaha pun peduli terhadap kelestarian lingkungan sekitarnya.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anhar Haerudin, kegiatan bersih-bersih hasil kerja bareng, diantaranya Pemerintah Desa Cimanuk, BPD, mahasiswa KKN Internasional Desa Cimanuk, Pramuka dari MA Mathla'ul Ulum, serta CV Imanku Cikalong.

"Semua bergerak bahu-membahu tanpa memandang status dan latar belakang dengan satu semangat, menjaga keindahan pantai kita," kata Anhar.(08/08/2026)

Kehadiran mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN Internasional Tahun 2026 yang terlibat pun berasal dari berbagai universitas, dan tentu ini mencerminkan keragaman yang justru memperkuat persatuan. Karena meski berasal dari kampus yang berbeda tapi mereka bersatu dalam satu tujuan, menjaga kebersihan dan keindahan Pantai Padabumi.

Kegiatan ini, terang Anhar, bukan sekadar membersihkan sampah yang terlihat di permukaan melainkan menanamkan kesadaran bahwa lingkungan yang bersih dan asri adalah tanggung jawab bersama.

"Semakin banyak yang terlibat, semakin cepat kita wujudkan Desa Cimanuk yang bersih, asri, dan nyaman ditinggali serta dikunjungi," ujar Anhar.

Warga pun merespon positif serta berharap semangat kerja bakti ini terus berlanjut secara berkelanjutan, tidak hanya saat ada kegiatan besar tetapi menjadikan kegiatan ini jadi budaya sehari-hari. Dan tujuan akhirnya, menciptakan Desa Cimanuk yang bersih, tertata, dan asri. Dan ini adalah cerminan warganya yang peduli, beradab, dan saling menyayangi.

"Bersih desa kita, sehat tubuh kita, rukun warga kita, maju bersama kita. Semoga Desa Cimanuk tetap bersih, asri, dan terjaga keindahannya untuk generasi mendatang," ungkapnya. (@nwarwaluyo)

Warga Dusun Bojong Desa Pakalongan Sodong Tunjukkan Semangat Gotong Royong Sambut HUT RI ke-81

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Semangat kebersamaan dan gotong royong luar biasa terlihat dari warga Dusun Bojong, Desa Pakalongan, Kecamatan Sodong, Kabupaten Tasikmalaya, yang kompak membersihkan lingkungan untuk menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kegiatan dipusatkan di Jalan Cicadas, wilayah DKM Cicadas RW 007 yang mencakup Kp. Bojong Bungur, Kp. Sukahurip, Kp. Kadudampit dan Kp. Cicadas.

Sejumlah ibu-ibu, bapak-bapak, pemuda, hingga tokoh masyarakat pun turun langsung ke jalan bergotong royong menyapu, membersihkan rumput liar, merapikan selokan, dan memasang bendera Merah Putih di sepanjang jalan utama.

Suasana penuh kekeluargaan terlihat, antara warga satu dengan lainnya saling bantu, berbantu dan bekerja bahu-membahu tanpa pamrih. Jalan pun kini tertata rapi dengan dihiasi deretan bendera Merah Putih yang berkibar megah di pinggir jalan, siap menyambut hari bersejarah bagi bangsa ini.

Ketua RW, Reni serta Ketua DKM, Ansorudin, turun langsung menjadi penggerak utama sekaligus teladan bagi warga.

Salah seorang warga, Rina Masturoh, mengaku senang dan bangga melihat kekompakan warga dalam rangka menyambut hari kemerdekaan tahun ini.

Rina juga mengaku, ia sangat tersentuh saat melihat seluruh warga bergerak kompak seperti ini.
"Inilah wajah desa yang sebenarnya, rukun, bersatu, dan saling peduli terhadap lingkungan serta sesama warga," ungkapnya. (08/08/2026)

Ia mengatakan, semangat gotong royong ini merupakan cerminan jiwa kemerdekaan yang sesungguhnya. Kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan pesta dan perayaan, tetapi dengan kerja nyata menjaga lingkungan dan mempererat persaudaraan antarwarga.

Semoga semangat ini terus terjaga, tidak hanya saat mendekati 17 Agustus tetapi setiap hari sepanjang tahun," imbuhnya.

Aksi gotong-royong yang melibatkan empat kampung ini sekaligus membuktikan, kebersamaan mampu menyatukan beragam wilayah dalam satu semangat yang sama.

Rina juga berharap, semangat kebersamaan ini terus diwariskan dan menjadi teladan bagi generasi muda. Lingkungan yang bersih dan tertata rapi bukan sekadar persiapan menyambut hari besar, melainkan wujud cinta tanah air yang paling nyata.

"Bersih lingkungannya, suci hatinya, merdeka jiwanya," tegasnya. (@nwarwaluyo)

Lewat Sebuah Surat, Keluarga Pasien Sampaikan Apresiasi untuk Tim Perinatologi RSUD Pandega Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Pelayanan dan dedikasi tenaga kesehatan di ruang Perinatologi RSUD Pandega Pangandaran, mendapat apresiasi dari keluarga pasien.

Lewat sebuah surat ucapan terima kasih yang kemudian dibagikan melalui media sosial resmi rumah sakit @rsud_pangandaran, keluarga pasien menyampaikan rasa syukur atas pelayanan yang diberikan selama proses perawatan bayi mereka.

Tulisan dalam surat tersebut menggambarkan perjuangan tim Perinatologi yang dinilai tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga menghadirkan perhatian, doa, serta semangat bagi keluarga pasien yang tengah menghadapi masa-masa sulit.

Masih dalam unggahannya, RSUD Pandega Pangandaran menyebut setiap malam yang dilalui di ruang Perinatologi menyimpan kisah pengabdian saat para tenaga kesehatan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi setiap bayi yang dirawat.

"Surat ini tentu merupakan salah satu pengingat paling berharga tentang arti sebuah pengabdian," tulis RSUD Pandega Pangandaran dalam unggahannya.

Saat diminta komentarnya, Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah mengatakan, penghargaan dari keluarga pasien merupakan bentuk kepercayaan yang sangat berarti bagi seluruh jajaran rumah sakit dan khususnya Tim Perinatologi yang setiap hari menangani bayi dengan berbagai kondisi medis.

Apresiasi seperti ini, ungkap Titi, pastinya akan menjadi penyemangat bagi seluruh tenaga kesehatan kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

"Dan kami juga berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya mengutamakan aspek medis tetapi juga mengedepankan empati dan pendampingan kepada pasien serta keluarganya," kata Titi, Jumat, (07/08/2026).

Ia menyebut, pelayanan di ruang Perinatologi membutuhkan kerja sama tim yang solid karena menangani bayi baru lahir termasuk bayi dengan kondisi khusus yang memerlukan pemantauan intensif.

Dan kkepercayaan masyarakat ini, menurutnya, menjadi amanah yang harus dijaga dengan terus meningkatkan mutu pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, serta keselamatan pasien.

Atas nama RSUD Pandega Pangandaran, Titi juga menyampaikan harapan agar seluruh bayi yang telah mendapatkan perawatan dapat tumbuh sehat, kuat, dan menjadi kebanggaan bagi keluarganya. Dan RSUD Pandega, akan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang humanis sebagai bagian dari komitmen melayani masyarakat Kabupaten Pangandaran.

"Apresiasi dari keluarga pasien ini tentu akan menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan," ucapnya. (hiek)

Dokter RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Bahaya Anemia pada Anak

dr. Jenni Mutiara Saragih
PANGANDARANNEWS.COM
– Anemia pada anak saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat mengganggu tumbuh kembang dan menurunkan daya tahan tubuh, sehingga dapat memengaruhi kemampuan belajar.

Demikian disampaikan Dokter Umum RSUD Pandega Pangandaran, dr. Jenni Mutiara Saragih, saat menjelaskan terkait bahaya anemia pada Anak.

Jeni mengingatkan para orang tua, agar lebih peka mengenali tanda dan gejala anemia sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Menurutnya, anemia merupakan kondisi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam darah berada di bawah nilai normal sehingga kemampuan darah dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh menjadi berkurang.

Anemia pada anak, kata Jeni, jangan dianggap sepele. Sehingga jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan otak, serta kualitas hidup anak di masa depan.

"Penyebab anemia pada anak cukup beragam, mulai dari kekurangan zat besi akibat asupan gizi yang tidak mencukupi, infeksi tertentu, hingga penyakit yang memengaruhi pembentukan sel darah merah," jelas Jeni.(04/08/2026)

Ia juga mengimbau, orang tua untuk memastikan anak mendapatkan makanan bergizi seimbang yang kaya zat besi. Diantaranya, daging, hati, ikan, telur, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C juga dianjurkan, karena dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Selain menjaga pola makan, terang Jeni, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting dilakukan terutama apabila anak menunjukkan gejala yang mengarah pada anemia.

"Jadi semakin cepat anemia terdeteksi, semakin besar peluang untuk ditangani dengan baik sehingga tidak menimbulkan komplikasi yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak," imbuhnya.

Jeni menambahkan, saat ok ini RSUD Pandega Pangandaran juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan anemia pada anak melalui edukasi kesehatan.

"Sehingga orang tua dapat mengenali faktor risiko dan melakukan langkah pencegahan sedini mungkin," pungkasnya.(hiek)

Pekan ASI Sedunia 2026, RSUD Pandega Pangandaran Dorong Sinergi Ekosistem Ramah Menyusui

4 Agustus 2026

PANGANDARANNEWS.COM – Selain sekadar asupan gizi pertama bagi anak, Air Susu Ibu (ASI) juga menjadi fondasi investasi jangka panjang bagi tumbuh kembang dan masa depannya.

Dalam remperingati Pekan ASI Sedunia 2026, RSUD Pandega Pangandaran kembali menyerukan pentingnya membangun lingkungan yang kondusif agar setiap ibu dapat memberikan ASI secara optimal.

Dengan mengusung tema global Menyusui untuk Awal Kehidupan yang Berkelanjutian: Perkuat Upaya yang Telah Terbukti Efektif, peringatan tahun ini menyoroti bahwa keberhasilan proses menyusui tidak dapat hanya dibebankan pada pundak seorang ibu

Investasi Terbaik untuk Anak dan Lingkungan

Pemberian ASI memiliki peran vital yang melampaui pemenuhan nutrisi harian. Karena selain memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi dan mendukung tumbuh kembang yang optimal, ASI juga memberikan dampak positif jangka panjang yang mencakup kesehatan ibu, ketahanan keluarga, hingga kelestarian lingkungan.

Walau berbagai tantangan dalam proses menyusui sering kali membuat banyak ibu kesulitan memenuhi masa ASI eksklusif, kehadiran ekosistem yang ramah menyusui menjadi syarat mutlak.

Pada momen ini, RSUD Pandega Pangandaran menekankan bahwa keberhasilan menyusui membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak.

Keluarga, memberikan bantuan moral serta menciptakan lingkungan rumah yang minim stres.

Tenaga Kesehatan, menyediakan edukasi dan pendampingan teknik menyusui yang tepat sejak masa kehamilan.

Tempat kerja, menyediakan fasilitas ruang laktasi yang memadai serta memberikan fleksibilitas waktu bagi ibu bekerja.

Masyarakat, menciptakan norma sosial yang mendukung dan menghargai ibu yang menyusui di ruang publik.

Komitmen ASI Eksklusif hingga 2 Tahun

Melalui momentum Pekan ASI Sedunia 2026, RSUD Pandega Pangandaran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap berkomitmen mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Langkah ini dapat dimulai dengan mendukung pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) bergizi seimbang serta meneruskan pemberian ASI hingga anak berusia 2 tahun atau lebih.***

Ada Miskomunikasi ? Bupati Pangandaran Minta Evakuasi Kapal Tongkang Batubara Segera Dituntaskan

PANGANDARANNEWS.COM - Seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan tumpahan batubara sepakat, proses evakuasi batubara di perairan Pangandaran segera diselesaikan.

Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Pangandaran Citra Pitriyami, pada rapat koordinasi bersama pihak perusahaan, asuransi, dan pihak terkait untuk membahas percepatan penyelesaian permasalahan tersebut di pendopo, Kamis (06/08/2026).

Bupati mengatakan, ada dua fokus utama yang menjadi perhatian. Antara lain, percepatan pengangkatan batubara dan penyelesaian ganti rugi bagi pihak yang terdampak.

"Namun untuk proses ganti rugi dari pihak asuransi, saat ini masih menunggu hasil perhitungan dari kementerian sebelum besaran kompensasi dapat ditentukan," jelasnya.

Bupati menyebut, kerugian yang bersifat langsung seperti kerusakan jaring milik nelayan telah mendapat penggantian dari pihak terkait.

Dan kendala utama yang ditemukan dalam penanganan selama ini, katanya, bukan pada proses evakuasi melainkan kurangnya koordinasi dan penyampaian informasi kepada pemerintah daerah. Dan akibatnya muncul berbagai informasi yang simpang siur di masyarakat, termasuk anggapan bahwa yang diangkat hanya tongkang tanpa melakukan evakuasi batubara.

Padahal berdasarkan hasil rapat koordinasi, proses evakuasi yang dilakukan selama ini telah berjalan sesuai prosedur. Sehingga bupati meminta pihak perusahaan maupun asuransi meningkatkan komunikasi dengan Pemkab Pangandaran, sehingga informasi yang diterima masyarakat lebih jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Koordinasi informasi kepada pemerintah daerah, menurutnya, harus lebih baik agar tidak menjadi bola liar.

"Hasil rapat terkait proses yang dilakukan sebenarnya sudah benar, hanya koordinasinya yang perlu diperbaiki,” katanya.

Disoal target penyelesaian evakuasi, bupati mengatakan, belum dapat memastikan waktu pelaksanaannya karena sangat bergantung pada kondisi cuaca di perairan selatan Pangandaran yang dinilai memiliki karakteristik berbeda dengan wilayah lain.

Menurutnya, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam proses evakuasi. Ia menegaskan, jangan sampai upaya penyelamatan justru menimbulkan korban baru.

Namun meski belum ada kepastian waktu penyelesaian, bupati pastikan proses pengangkatan batubara akan terus dilanjutkan hingga tuntas.

"Dan tentunya dengan tetap mengutamakan keselamatan para petugas di lapangan," ucapnya. (hiek)

Tim FC U-13 Hegarwangi Ukir Sejarah, Sabet Piala Soeratin 2026 Kabupaten Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Tim sepakbola Hegarwangi FC U-13, berhasil menaklukkan lawan-lawan tangguh dan mengukir prestasi gemilang sebagai juara Piala Soeratin U-13 Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Torehan prestasi ini tentu menjadi kebanggaan luar biasa warga Desa Hegarwangi, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Kemenangan ini menjadi bukti nyata kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain serta pelatih selama bertanding. Prestasi ini bukan sekadar trofi yang diraih, melainkan kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat Hegarwangi yang telah mendukung penuh tim kesayangannya.

Seperti disampaikan Kepala Desa Hegarwangi, Taufan Firmansyah, ia sangat menapresiasi dan bangga atas pencapaian luar biasa ini.

Prestasi ini, menurutnya, adalah kebanggaan semua! Maka teruslah berlatih, berjuang, dan harumkan nama Desa Hegarwangi serta Kabupaten Tasikmalaya.

"Raih mimpi dan harumkan nama daerah," ungkapnya. (06/08/2026)

Ia mengaku sejak awal pihaknya mendukung penuh semangat timnya, serta selalu memotivasi para pemain untuk melangkah lebih semangat.

"Semoga Hegarwangi FC mampu bersaing di kancah yang lebih luas dan membawa nama baik daerah ke tingkat yang lebih tinggi," ujarnya penuh semangat.

Seperti diketahui, piala Soeratin merupakan ajang bergengsi yang menjadi wadah pembinaan sepakbola usia muda di Indonesia. Dan kemenangan Hegarwangi FC U-13 di tingkat Kabupaten Tasikmalaya membuktikan bahwa bibit-bibit berbakat lahir dari pelosok desa, dan dengan dukungan yang tepat mereka mampu bersinar terang.

Semangat Sportivitas, Kerja Keras, Disiplin, Kebersamaan, menurutnya, merupakan bekal dalam meraih prestasi.

"Dan Hegarwangi FC telah membuktikan bahwa kerja keras berbuah manis, dan kebersamaan menciptakan kekuatan yang tak tergoyahkan," ucapnya. (@nwarwaluyo)

98 Pramuka Garuda Kwarran Cikatomas 2026 Ikuti Uji Kemampuan Tingkat Penggalang & Penegak

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Bertempat di Lapang indoor PGRI, Pramuka Garuda Kwartir Ranting (Kwarran) Cikatomas Tahun 2026 melaksanakan pengujian pada 98 peserta dari jenjang Penggalang dan Penegak. (06/08/2026)

Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, Ketua Kwarran Cikatomas, Indrawan, S.Pd, berkenan memimpin jalannya acara

Turut hadir Mabiran sekaligus Camat Cikatomas serta Ketua PC PGRI Cikatomas Nana Sukmana S.Pd, dan kehadiran sejumlah tokoh masyarakat dan pendidikan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pembentukan karakter generasi muda melalui gerakan kepanduan.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan, Ketua Kwarran Cikatomas, Indrawan, S.Pd, mengatakan,  kegiatan ini digelar untuk menguji kelayakan calon penerima tanda tertinggi dalam Gerakan Pramuka.

Indrawan menyampaikan, Pramuka Garuda ini bukan sekadar gelar melainkan bukti kemampuan, tanggung jawab, dan kepemimpinan yang harus dimiliki seorang pramuka.

Para kegiatan ini, kata Indrawan, seluruh peserta mengikuti serangkaian ujian yang menguji kemampuan fisik, mental, keterampilan praktis, serta wawasan kepramukaan.

Ia juga berharap, dari kegiatan ini lahir pramuka-pramuka Garuda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan tetapi juga menjadi teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat karena Pramuka Garuda merupakan bukti kesungguhan dan kemampuan yang luar biasa.

"Semoga para peserta yang lulus nanti dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan Kecamatan Cikatomas," ujar Indrawan.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Kwarran Cikatomas, pemerintah kecamatan, dan dunia pendidikan dalam membina generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan berbakti kepada bangsa.

"Sejatinya pramuka ini untuk membangun siswa siswi berkakter, berakhlak dan disiplin," tegasnya. (@nwarwaluyo)

Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,4 Guncang Pangandaran, Sejumlah Warga Berhamburan Keluar Rumah

PANGANDARANNEWS.COM - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5.3 yang terjadi jam 21.55 WIB, dirasakan masyarakat Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (05/08/2026) malam.

Dari data yang dikirim di media sosial Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi, guncangan gempa terdeteksi berada di laut, berjarak 79 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran pada kedalaman 18 km. Dan BMKG memastikan, gempa ini tidak berpotensi memicu tsunami.

Dalam pemutakhiran data selanjutnya BMKG juga mencatat titik episentrum berada pada koordinat 8.23 LS dan 107.89 BT, tepatnya 89 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 25 km.

Saat guncangan gempa, banyak warga Berhamburan keluar rumah.

Salah seorang warga Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran, Bardan (52) mengatakan, guncangannya sangat terasa sekali.

"Saat saya sedang duduk di rumah, tiba-tiba saja lantai diinjak seperti bergoyang dengan diawali suara seperti mobil besar lewat," ungkapnya. (05/08/2026)

Tak hanya Bardan, sejumlah warga pun sempat berhamburan keluar dari dalam rumah berkumpul di pinggir jalan untuk mengantisipasi bahaya reruntuhan.

Namun hingga saat ini, pihak berwenang belum menerima laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa berkekuatan Magnitudo 5.3 yang terjadi tadi malam.

Dalam rilisannya, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak terpengaruh oleh isu-isu liar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Dan informasi gempa ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data ini belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.  (hiek)

Kapolres Pangandaran Sebut, Tidak Akan Toleransi Anggota yang Membekingi Penjualan Miras

AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K
PANGANDARANNEWS.COM –  Bagi anggota kepolisian yang terbukti menjadi pelindung atau pembeking praktik kemaksiatan, khususnya peredaran dan penjualan minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., saat menghadiri kegiatan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Al-Furqon Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, Selasa (04/08/2026)

Di hadapan para jamaah yang hadir ia menegaskan, tidak ada toleransi bagi oknum anggota yang terlibat dalam aktivitas yang meresahkan masyarakat.

“Saya akan tindak tegas siapa pun anggota saya yang menjadi backing penjualan miras di Pangandaran,” tegasnya.

Langkah ini, menurutnya, merupakan respons keluhan masyarakat yang merasa resah dengan semakin maraknya penjualan minuman keras terutama di kawasan wisata.

"Sekali lagi saya tegaskan, kepolisian akan terus berupaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat serta menindak setiap pelanggaran hukum yang ditemukan," ujarnya.

Kapolres mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat melalui program Shalat Subuh berjamaah yang rutin dilaksanakan di masjid-masjid jami di wilayah Pangandaran, dan program ini dinilai menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.

Sementara, imam Masjid Al-Furqon yang enggan ditulis namanya menyambut baik kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran Kapolres di tengah masyarakat merupakan langkah positif dalam membangun sinergi antara aparat kepolisian dan warga.

Ini, katanya, merupakan upaya amar makruf yang patut diapresiasi demi terciptanya masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif.

"Salah satu tugas kepolisian memang menjaga keamanan serta ketertiban di tengah masyarakat,” ujarnya. (harisfirdaus)

Aksi Subur Bojong, KKN UIN Saizu Purwokerto Wujudkan Ketahanan Pangan dan Konservasi Air Di Pangandaran

Sudah Tiga Hari PJU Di Jalan Utama Mati, Warga Desak Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya Segera Bertindak

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sejumlah titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan HZ Mustofa dan jalur hijau jalur dua  jalan swaka / Letjen Mashudi Kota Tasikmalayasudah padam total selama tiga hari berturut-turut, namun hingga kini belum ada tindak lanjut maupun perbaikan dari Instansi terkait untuk memperbaikinya.

Menurut salah satu warga yang rutin melintas di lokasi, Kosim (47) menyampaikan kekhawatirannya yang mendalam. Kondisi jalan yang gelap gulita tidak hanya mengganggu kenyamanan beraktivitas di malam hari, melainkan juga sangat mengancam keselamatan pengendara serta berpotensi memicu tindak kejahatan dan kecelakaan lalu lintas.

Kata Kosim, sudah tiga hari lampu mati terus belum ada tanda-tanda perbaikan. 

"Kami berharap Dinas Perhubungan segera turun ke lapangan untuk mengecek kerusakan dan memperbaikinya secepat mungkin,” ungkap Kosim. (31/07/2026)

Tak hanya Kosim, warga juga berharap instansi terkait tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat namun harus rutin melakukan pemantauan dan pemeliharaan agar fasilitas umum dapat berfungsi maksimal demi keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya. (@nwarwaluyo)

 

 

Petugas Parkir Kota Tasik Berharap Pengelolaan Parkir Dikembalikan Ke UPTD Parkir Dishub

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Keluhan para petugas parkir tepi jalan umum Kota Tasikmalaya, kali ini disampaikan petugas parkir jalan Nagarawangi, Yayat (42).

Melalui Pangandaran News, Yayat menyampaikan agar pengelolaan retribusi parkir segera dikembalikan sepenuhnya kepada Dinas Perhubungan melalui UPTD Parkir Ko tanpa perantara pihak ketiga.

Yayat berharap pengelolaan parkir ini ke UPTD Parkir, dan kalau memang ada yang kurang lebih baik dubenahi saja birokrasi di lingkungan UPTD.

"Bukan malah lepas tangan lalu serahkan ke pihak lain,” ungkapnya. (29/07/2026)

Ia juga menyayangkan jika para pemangku kepentingan, mulai dari DPRD hingga Wali Kota Tasikmalaya yang terkesan hanya sibuk seremonial semata namun mengabaikan realitas pahit yang dirasakan petugas di lapangan.

Ia mengaku bekerja di bawah panas terik maupun hujan, berjuang untuk memenuhi target setoran. Tiap hari dikejar setoran, sementara hak-hak, perlindungan, dan kesejahteraan petugas justru terkesan diabaikan.

Namun Yayat yakin jika parkir kembali dikelola langsung oleh instansi resmi, pengawasan akan jauh lebih ketat dan hak petugas pun akan lebih terjamin.

"Bukan hanya itu, pendapatan daerah juga dapat dimaksimalkan tanpa ada pihak yang mengambil keuntungan di tengah jalan," katanya.

Sayang saat Pangandaran News mencoba mengonfirmasi hal ini kepada pihak UPTD Parkir, tidak ada pejabat yang bisa minta tanggapannya.

Menurut salah seorang pegawai, pejabat yang dihubungi sedang berhalangan hadir karena sedang menjenguk kerabat yang sakit di rumah sakit dan menyepakati pertemuan pada besok hari.

Yayat juga berharap, jangan biarkan kebijakan yang seharusnya tertib dan adil justru memberatkan mereka yang bekerja paling keras di garis depan. Dan Dinas Perhubungan serta seluruh pemangku kepentingan segera duduk bersama, meninjau ulang skema pengelolaan untuk memastikan kerja keras petugas diimbangi dengan perlindungan serta kesejahteraan yang layak.

“Kembalikan lagi ke Dishub, kalau memang ingin diperbaiki, benahi birokrasinya, bukan melempar tanggung jawab,” pungkas Yayat. (@nwarwaluyo)

 

Fakultas Peternakan PSDKU UNPAD Pangandaran Pilih Desa Kertayasa, Luncurkan Program Pendampingan Agrokompleks

PANGANDARANNEWS.COM - Dalam rangka mengembangkan sektor peternakan sekaligus memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pemerintah Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran

menjalin kerja sama dengan Program Studi Peternakan PSDKU Universitas Padjadjaran (Unpad) Pangandaran.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) 2026, yang berorientasi pada pengembangan potensi desa berbasis agrokompleks. Dan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Aula Desa Kertayasa.Selasa, (28/07/2026)

Dalam kegiatan tersebut tim dosen dan mahasiswa memperkenalkan teknologi Direct Fed Microbial (DFM), dan probiotik ini untuk meningkatkan produktivitas ternak ruminansia, sekaligus menyerahkan alat fermentor probiotik kepada kelompok peternak setempat. 

Kepada awak media, Kepala Desa Kertayasa, Abdul Rochman, menyampaikan, pihaknya menyambut baik kerja sama tersebut.

Menurutnya, pendampingan dari Unpad ini tentu akan membuka peluang bagi desa untuk mengoptimalkan potensi peternakan, pertanian, perikanan, dan perkebunan yang dimiliki karena program ini sangat bermanfaat karena sejalan dengan potensi Desa Kertayasa.

"Kami berharap berbagai sektor unggulan desa dapat berkembang melalui pendampingan dari Unpad," ungkapnya.

Melalui kesepakatan ini, kata Abdul Rohman, kedua pihak akan melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat, pelatihan, serta pendampingan usaha berbasis komoditas unggulan desa. 

Dan menggerakan Perekonomian Masyarakat Penguatan kapasitas BUMDes, imbuhnya, tentu menjadi salah satu fokus agar mampu berperan lebih besar dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

Abdul Rochman mengatakan, selain mengembangkan sektor peternakan tim pengabdian turut mengidentifikasi potensi lain di Desa Kertayasa.

"Salah satunya adalah keberadaan gua yang dihuni kelelawar, dengan limbah kotorannya yang dinilai berpotensi diolah menjadi pupuk organik bernilai ekonomi," jelasnya. (hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN