Kades Karang Mekar Terharu, Paskibra HUT RI ke-81 Beli Seragam Sendiri

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Apresiasi mendalam sekaligus keterharuan luar biasa melihat antusias dan kebersamaan yang ditunjukkan seluruh warga dari awal saat mengikuti rangkaian kegiatan hingga puncak perayaan HUT RI ke-81, dan semuanya berjalan murni atas swadaya masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Desa Karang Mekar Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, H. Usup Suhad, usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Senin (17/8/2026).

Suasana haru dan semangat kebangsaan masih membara di Desa Karang Mekar, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya,

Berdiri di ruang kerjanya pasca-upacara, Kepala Desa Karang Mekar, H. Usup Suhad, menyampaikan

Usup juga mengaku terharu, saat tahu bahwa pasukan Paskibra Desa Karang Mekar yang membeli seragamnya sendiri.

"Saya bangga melihat warga bergerak kompak tanpa menunggu perintah, ini bukti nyata semangat '45 masih hidup di hati kita," ungkapnya.

H. Usup Suhad
Usup menyampaikan, pada upacara peringatan HUT RI ke 81 ini komandan upacara dipercayakan kepada Danton dari unsur Linmas, Endir.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak awal hingga puncak perayaan yang diisi berbagai lomba dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Antara lain, lomba ibu-ibu PKK, lomba Asmaul Husna, lomba marawis PKK, lomba senam, lomba cipta menu, lomba balita sehat, hingga pembuatan tumpeng di hari puncak pun tak luput dari partisipasi swadaya warga.

Usup menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat gotong royong, dan bekerja lebih keras demi kemajuan bersama. Dan di usia ke-81 tahun Indonesia, semangat perjuangan harus diwujudkan dalam pembangunan desa, pelayanan yang lebih baik, dan kesejahteraan masyarakat yang meningkat.

Ia pun berharap, kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya maupun Pemerintah Pusat agar lebih memperhatikan masyarakat di tingkat desa hingga ke tingkat RT.

Dan kemajuan Kabupaten Tasikmalaya, menurutnya, harus dilihat dari kemajuan desanya. Kalau desa maju, otomatis kabupaten maju. Kenapa desa sering dipandang sebelah mata seolah bukan bagian dari kemajuan, jangan jadikan desa sebagai pihak yang tersisih karena desa adalah fondasi utama kemajuan bangsa.

"Peringatan HUT RI kali ini terasa jauh lebih bermakna karena kebersamaan yang terjalin begitu erat, melampaui perbedaan dan menyatukan tekad untuk membangun desa tercinta," ungkap Usup. (@nwarwaluyo)

Kepala Desa Hegarwangi Sebut Upacara HUT RI Wujudkan Ekonomi Masyarakat Desa Bangkit

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 di Desa Hegarwangi, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya. Senin (17\/8\/2026).

Kepala Desa Hegarwangi, Muhammad Taufan Firmansyah yang akrab disapa Pan-Pan, Dengan seragam putih yang rapi dan sikap yang tegas pun tampil sebagai Pembina Upacara.

Usai upacara, kepada Pangandaran News, Muhammad Taufan Firmansyah, mengatakan,
kemerdekaan ini adalah amanah.

Ia menambahkan, dan tugas sekarang bukan lagi mengangkat senjata melawan penjajah melainkan bersama-sama semangat untuk memajukan desa, menyejahterakan masyarakat dan menjaga persatuan yang menjadi fondasi kekuatan bangsa.

"Mari kita wujudkan gotong royong membangun Desa Hegarwangi yang sejahtera, ekonomi masyarakat yang sehat, berdaulat, adil, dan makmur," ujarnya.

Taufan berharap, di Hari Kemerdekaan ke-81 ini masyarakat Desa Hegarwangi semakin sejahtera, membangun desa bersama-sama.

Taufan mengaku sangat mengapresiasi antusias warga yang hadir memadati lokasi upacara, mulai dari pelajar, pemuda, hingga tokoh masyarakat dan lansia.

"Semoga kebersamaan ini menjadi bukti bahwa semangat '45 masih hidup dan berkobar di hati setiap warga desa," ungkapnya. (@nwarwaluyo)

Sambut Hari Kemerdekaan, FORWAPI Ucapkan Dirgahayu HUT RI ke-81

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) turut menyampaikan ucapan Dirgahayu  atas peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 yang jatuh pada Senin (17/8/2026), dengan semangat kebangsaan yang membara.

Ketua Umum FORWAPI, Halim Saepudin didampingi Sekretaris, Ade Kurnia Sudrajat, menyampaikan pesan kebangsaan yang menyentuh dan penuh harapan bagi seluruh rakyat Indonesia:

"Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Semoga Indonesia semakin Berdaulat, Adil dan Makmur di tengah kancah perjuangan bangsa yang terus berkembang," ujarnya. (16/08/2026)

Sebagai organisasi yang menaungi insan pers di wilayah Priangan, kata Halim, FORWAPI menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan melainkan tanggung jawab bersama untuk menjaga dan mempertahankan kemerdekaan yang telah diraih dengan tetesan darah dan air mata para pahlawan. Di usia ke-81 tahun kemerdekaan RI, peran pers semakin penting sebagai pilar keempat demokrasi yang kebebasannya dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Pers.

Halim menegaskan, kebebasan pers yang dijamin undang-undang bukan hak istimewa melainkan amanah untuk menjaga kebenaran, menyuarakan aspirasi rakyat, dan mengawal pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

"Pers yang independen, berintegritas, dan bertanggung jawab adalah salah satu fondasi utama agar bangsa ini tetap berdiri tegak, berdaulat, dan adil bagi seluruh rakyatnya," imbuhnya.

Halim dan Ade juga berharap, semangat persatuan dan gotong royong yang menjadi fondasi kemerdekaan ini semakin menguat di tengah masyarakat.

"Melalui kerja keras, kejujuran, dan persatuan, Indonesia akan semakin kokoh berdiri sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur di kancah dunia," ucapnya. (@nwarwaluyo)

PGRI Cikatomas Ucapkan Selamat HUT RI ke-81, Semangat Kemerdekaan untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Dengan mengusung tema, "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju", jajaran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 yang jatuh pada Senin (16/8/2026).

Saat diwawancarai, Ketua PGRI Kecamatan Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd yang tampil kompak bersama seluruh jajaran menyampaikan, semangat kemerdekaan adalah semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Mari kita terus berkarya, berinovasi, dan mengabdi untuk Indonesia yang lebih maju," ujar Nana, melalui pesan WhatsAppnya.

Sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan di pelosok, menurut Nana, PGRI Kecamatan Cikatomas menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan melainkan tanggung jawab besar untuk meneruskan perjuangan para pendahulu melalui pengabdian di dunia pendidikan.

Di usia ke-81 tahun kemerdekaan RI, kata Nana, semangat mencerdaskan kehidupan bangsa harus semakin membara terutama di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

Pihaknya pun berharap, di peringatan HUT RI ke-81 ini semangat persatuan dan gotong royong semakin menguat di kalangan pendidik, tenaga kependidikan, dan seluruh masyarakat.

"Dan melalui pendidikan yang berkualitas, Indonesia akan semakin kokoh berdiri, sejahtera, dan terus melangkah menuju kemajuan yang gemilang," tegasnya. (@nwarwaluyo)

Peringati Hari Pramuka ke-65, Kwarran Karangnunggal Laksanakan Penyematan Tanda Pramuka Garuda

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Ribuan anggota Gerakan Pramuka dari berbagai jenjang berkumpul dalam satu barisan untuk memperingati Hari Pramuka ke-65, sekaligus melaksanakan momen bersejarah Penyematan Tanda Pramuka Garuda Tingkat Penggalang dan Penegak Kwartir Ranting Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. (14/8/2026).

Dengan dihadiri pimpinan serta berbagai elemen pendukung Gerakan Pramuka di Kecamatan Karangnunggal, diantaranya Mabiran dan Ketua Kwarran Karangnunggal Pengawas Bina, Ketua PGRI Kecamatan Karangnunggal, Ketua K3S, Mabigus TK sederajat, SD/MI sederajat, SMP/MTs sederajat, SMA sederajat, Andalan Ranting, Pengurus Kampung Pramuka, Para Pembina Pramuka, upacara pun berlangsung tertib dan khidmat.

Tak hanya itu, Kegiatan dihadiri secara meriah oleh berbagai Satuan Karya Pramuka serta perwakilan anggota dari seluruh jenjang. Diantaranya Satuan Karya Pramuka: Wirakartika, Bayangkara, Bakti Husada, Kencana, Taruna Bumi, Amal Bakti, Perwakilan Anggota Pramuka, Pra Siaga, Siaga, Penggalang, hingga Penegak

Selain peringatan Hari Pramuka, sorotan utama upacara ini adalah penyematan Tanda Pramuka Garuda kepada para anggota yang telah lolos melalui ujian ketat tingkat Penggalang dan Penegak. Tanda ini merupakan pencapaian tertinggi dalam Gerakan Pramuka, simbol ketangguhan, keahlian, dan semangat pengabdian yang patut dibanggakan.

Usai kegiatan, Ketua Kwarran Karangnunggal, Endang, kepada Pangandaran News menyampaikan, hari pramuka ke-65 ini bukan sekadar peringatan tahunan melainkan momen untuk merenungkan kembali peran kita sebagai bagian dari Gerakan Pramuka sebagai pencetak generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kepada para penerima Tanda Pramuka Garuda, Endang berpesan agar menjadi teladan bagi teman-teman yang lainnya.

"Tanggung jawab yang kalian emban bukan hanya sekadar tanda di dada, melainkan bukti bahwa kalian siap menjadi pemimpin yang jujur, berani, dan peduli terhadap sesama," kata Endang.

Kepada seluruh anggota Pramuka Pra Siaga, Siaga, Penggalang, dan Penegak, Endang juga menghimbau agar meneladani kakak-kakak yang saat ini sudah mengenakan Tanda Garuda.

"Itu juga bisa kalian capai, asalkan kalian tekun, disiplin, dan tak pernah menyerah dalam belajar dan berlatih," tegasnya.

Sementara Ketua PGRI Kecamatan Karangnunggal, Bambang Lesmana, S.Pd, menyampaikan selamat kepada para penerima Tanda Pramuka Garuda.

"Maju Pramuka Karangnunggal dn teruslah berprestasi," ucapnya.

Hal senada disampaikan Ketua K3S, Eli Romli, raihlah prestasi setinggi langit.

Eli menyebut, pihaknya juga turut mengucapkan selamat Hari Pramuka.

"Semoga semangat di hati Pramuka terus menyala dan melahirkan generasi yang membanggakan," ujar Eli. (@nwarwaluyo)

Setelah Empat Hari Pencarian, Nelayan yang Hilang di Pantai Barat Pangandaran Ditemukan Mengambang di Laut

PANGANDARANNEWS.COM - Setelah empat hari pencarian Suprianto (40), nelayan Pangandaran Jawa Barat yang sebelumnya dilaporkan hilang, hari ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kamis (13/08/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 14.10 WIB, dan jasadnya terlihat mengambang dalam posisi terlentang di perairan Pantai Barat Pangandaran. Lokasi penemuan berjarak sekitar dua kilometer dari titik kecelakaan, kemudian petugas pun mengevakuasi jasad korban untuk dibawa ke daratan.

Kepada sejumlah awak media, Korpos SAR Pangandaran Edwin Purnama menerangkan bahwa korban ditemukan dalam operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan bersama sejumlah nelayan setempat.

“Korban ditemukan sekitar dua kilometer dari TKP ke arah tengah laut,” jelas Edwin.

Saat ditemukan, jelasnya lagi, kondisi tubuh korban masih utuh. Namun karena telah beberapa hari berada di laut, jenazah mulai mengeluarkan bau.

Ia menambahkan, usai dievakuasi dari laut jenazah Suprianto langsung dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran untuk menjalani proses pemulasaraan. Selanjutnya dan setelah itu jenazah pun diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suprianto warga Dusun Bojongsari RT 01/RW 01, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, mengalami kecelakaan laut terjadi pada hari Senin (10/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB lalu. Perahu nelayan yang membawa tujuh awak, dihantam gelombang tinggi di sekitar Pos 3 Pantai Barat Pangandaran hingga menyebabkan para penumpangnya tercebur dan seorang hilang. Enam nelayan berhasil menyelamatkan diri, dengan berenang menuju daratan.

Setelah empat hari menyisir kawasan perairan, pencarian akhirnya tim gabungan menemukan titik terang dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia. Dengan telah ditemukannya Suprianto, operasi SAR untuk mencari nelayan yang hilang tersebut resmi dihentikan.(hiek)

Kampung Kreatif Kellexer Lahirkan Karya Unik "Kimcirna" Karya Mang Nanang di Sukahurip, Memeriahkan HUT RI ke-81

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Seorang warga di Kampung Sukahurip, RT 013 RW 007, Dusun Bojong, Desa Pakalongan, Kecamatan Sodong, Kabupaten Tasikmalaya, Nanang, yang melahirkan karya unik bernama "Kimcirna". Karya kerajinan tangan ini yang memadukan kearifan lokal dan sentuhan seni khas masyarakat setempat, untuk memeriahkan semangat menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81.

"Kimcirna" buatan Nanang ini merupakan hasil karya asli buatan tangan yang lahir dari ide, ketekunan dan kreativitasnya.  Karyanya ini menampilkan keindahan bentuk dan fungsi yang sederhana diambil dari alam sekitar, lalu diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat sekaligus indah dipandang.

Berada di atap rumah yang berpadu dengan langit biru jernih, perbukitan hijau dan udara yang sejuk, kampung Kreatif Kellecer kini bukan sekadar nama melainkan tempat lahirnya karya-karya seni yang membanggakan warga.

Kehadiran kincirna buatan Nanang ini pun langsung memicu apresiasi dari masyarakat, salah satunya warga Desa Pakalongan, Kecamatan Sodong, Rina.

Rina mengaku kagum dengan karya Kimcir buatan Nanang, karena Ini membuktikan bahwa di Kampung Sukahurip tersimpan potensi kreatif yang luar biasa. Dengan tanpa peralatan mahal dan hanya bermodal tangan terampil, Nanang menciptakan karya yang tidak hanya indah tapi juga mengangkat nama baik tempat tinggalnya.

"Semoga Kampung Kreatif Kellexer terus berkembang dan bisa melahirkan lebih banyak karya," ungkap Rina. (@nwarwaluyo)

Mantap, 4 Peserta Kwarran Cikatomas Masuk Kontingen Kwarcab Tasikmalaya Menuju Jambore Nasional XII 2026

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Sebuah momen bersejarah tercipta, saat 4 peserta terbaik dari Kwartir Ranting (Kwarran) Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya resmi dilepas untuk bergabung bersama kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Tasikmalaya menuju ajang bergengsi Jambore Nasional XII Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada tanggal pada 12–20 Agustus 2026 di Cibubur Jakarta.

Jambore Nasional Pramuka adalah sebuah ajang pertemuan terbesar para anggota Pramuka dari seluruh Indonesia, dan Jambore ke-XII tahun ini mengusung tema yang menekankan persatuan, kepedulian lingkungan, dan pengembangan karakter generasi muda.

Jambore ini akan dilaksanakan selama sembilan hari, dengan ribuan peserta dari berbagai daerah akan berkumpul, berinteraksi, berlatih, dan menciptakan persahabatan lintas pulau dan budaya.

Saat ditemui di Gedung Pramuka Kabupaten Tasikmalaya kepada Pangandaran News, Kepala Kwarran Cikatomas, Indrawan, S.Pd.,  mengaku merasa bangga atas terpilihnya keempat peserta tersebut.

Terpilihnya 4 peserta dari Kwarran Cikatomas untuk mewakili Kabupaten Tasikmalaya di panggung nasional, menurut Indrawan, merupakan kebanggaan luar biasa bagi keluarga besar Pramuka khususnya di Kwarran Cikatomas.

"Mereka adalah putra-putri terbaik yang telah lolos melalui seleksi ketat dan siap membawa nama baik Kecamatan Cikatomas di kancah nasional," ungkapnya. (11/08/2026)

Dalam kesempatan tersebut atas nama para pembina dan pejabat yang hadir, Indrawan juga menyampaikan pesan mendalam kepada para peserta. Antara lain, agar keempat peserta ini menjadi duta yang membanggakan, tetap menjaga nama baik daerah, tunjukkan kedisiplinan, semangat gotong royong, dan kearifan lokal yang dimiliki.

"Di sana nanti kalian bisa belajar dari teman-teman se-Indonesia, persahabat dengan mereka, dan bawa pulang pengalaman berharga untuk dibagikan kembali di Kabupaten Tasikmalaya khususnya di Cikatomas," ujar Indrawan.

Indrawan juga mengingatkan agar keempat peserta ini bukan hanya mewakili diri sendiri, namun mampu mewakili seluruh generasi muda Kabupaten Tasikmalaya. .

"Tunjukkan bahwa Pramuka Tasikmalaya mampu menjadi yang terbaik, tangguh, santun, dan berprestasi," tegasnya.

Indrawan berpesan, jadilah anak-anak yang tidak hanya jago di alamntapi juga jago dalam menjaga nama baik daerah.

"Bawa semangat Cikatomas ke Cibubur, dan tunjukkan bahwa kita mampu bersaing dengan yang terbaik dari seluruh Indonesia," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Fenomena Pancaroba, Gelombang Laut di Pantai Batuhiu Naik ke Jalan

PANGANDARANNEWS.COM - Kondisi pantai di Kabupaten Pangandaran, tepatnya di obyek wisata pantai Batuhiu saat ini mengalami kenaikan air laut (rob) saat memasuki musim pancaroba. (11/08/2026)

Fenomena musim pancaroba ini menyebabkan air laut naik hingga ke jalan, sehingga sampah daun dan rantingpun ikut terbawa hingga ke darat. Sejumlah warga yang kebetulan melintas di jalan pun sempat merekam, dengan telepon genggamnya.

Namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama, karena saat menjelang siang permukaan air laut kembali berangsur normal seperti sebelumnya.

Saat diminta komentarnya, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran Dodo Kusnadi  mengatakan bahwa kondisi seperti ini terjadi seiring wilayah selatan Jawa Barat yang memasuki siklus pancaroba.

Ia mengatakan, untuk saat ini memang prakiraan angin di wilayah selatan Jawa Barat sedang dalam kategori sedang dengan kecepatan 20 sampai 25 knot.

"Kondisi angin tersebut dapat berdampak terhadap kenaikan muka air laut yang mengakibatkan air laut terlihat lebih tinggi dan dapat mencapai daratan atau kawasan pesisir," jelasnya.

Dodo menyebut, fenomena kenaikan muka air laut itu bukan sesuatu yang baru. Karena hal ini dapat terjadi pada setiap musim tertentu, terutama ketika kondisi angin dan gelombang mengalami perubahan.

"Kejadian tersebut adalah hal yang sudah biasa terjadi setiap musim," imbuhnya.

Meskipun demikian, Dodo memastikan bahwa masyarakat tidak mengabaikan kondisi perairan saat terjadi perubahan cuaca dan kenaikan permukaan air laut.

Dan pihaknya pun meminta, masyarakat lebih bijak dalam menyikapi maupun menyebarkan informasi melalui media sosial agar tidak menimbulkan kepanikan.

"Kami berharap masyarakat dengan bijak menggunakan media sosial," ujarnya.

Ia juga mengimbau warga maupun wisatawan, untuk sementara menghindari aktivitas di sekitar pantai ketika kondisi perairan belum kembali normal.

"Saat ini hindari terlebih dahulu aktivitas di sekitar pantai sampai dengan kondisi kembali dengan normal," ujarnya.(hiek)

Upaya Pencarian Awak Tekong Perahu Karya Berkah di Pantai Barat Pangandaran, Terkendala Ombak Besar

PANGANDARANNEWS.COM - Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, Tagana, Relawan Barakuda dan nelayan setempat, terus melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang saat berangkat melaut di pantai barat Pangandaran, Selasa (11/8/2026).

Seperti diketahui korban Supri (40) adalah nahkoda perahu pesiar Karya Berkah yang sehari-harinya melakukan aktifitas sebagai anggota YP3 perahu pesiar Pantai Pangandaran, dan saat kejadian dirinya sedang mengantarkan nelayan mancing ikan layur ke tengah laut.

Ketua YP3 perahu pesiar, Miswan,  kepada sejumlah awak media
menjelaskan bahwa kondisi air laut saat ini terasa dingin dengan arus yang cukup deras.

Saat pencarian kali ini, terang Miswan, dua perahu telah diterjunkan untuk melakukan sweeping dan penyisiran di sepanjang garis pantai dilakukan sejak tadi malam.

"Dan hingga saat ini, tim SAR Gabungan telah menyisir sejumlah titik seperti Karang Luhur dan Cikenong," ujarnya.

Prediksi petugas, menurutnya, posisi korban diperkirakan masih berada di dalam area perairan namun telah keluar dari titik lokasi kejadian awal akibat tingginya gelombang dan kencangnya arus yang mencapai sekitar tiga meter pada saat insiden terjadi.

Miswan menyebut, pihaknya sangat menyayangkan insiden menimpa korban yang diduga tidak mengenakan life jacket (pelampung) saat kejadian.

Padahal, menurut Miswan, standar operasional prosedur (SOP) serta aturan dari instansi terkait telah mewajibkan setiap nahkoda maupun penumpang untuk menggunakan pelampung keselamatan.

Berikut nama-nama korban yang berhasil selamat dalam kejadian tersebut, Warsono (41), laki-laki, Ratiman (31), laki-laki, Saeful Akbar (23), laki-laki, Aep Saepulloh (45), laki-laki, Sukiman (60), laki-laki, Admin (50), laki-laki. (hiek)

Sinergi Berbagai Elemen Gelar Kerja Bakti Bersama, Wujudkan Pantai Padabumi Desa Cimanuk Asri

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Semangat kebersamaan dalam kepedulian pada lingkungan, tercermin dalam kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan yang digelar di Pantai Padabumi, Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan yang melibatkan partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat, membuktikan bahwa kepedulian terhadap kebersihan alam mampu menyatukan semua pihak dalam satu tujuan mulia.

Di lokasi kegiatan tampak terlihat semuanya bersemangat, ada yang menyapu, membersihkan sampah, mengumpulkan ranting dan daun kering, serta memungut sampah yang berserakan di sepanjang area pantai. Anak-anak Pramuka dari MA Mathla'ul Ulum tampil penuh semangat dan disiplin, menjadi teladan bahwa kepedulian lingkungan harus ditanamkan sejak usia muda. Pihak swasta melalui CV Imanku Cikalong juga turut berkontribusi, membuktikan bahwa pelaku usaha pun peduli terhadap kelestarian lingkungan sekitarnya.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anhar Haerudin, kegiatan bersih-bersih hasil kerja bareng, diantaranya Pemerintah Desa Cimanuk, BPD, mahasiswa KKN Internasional Desa Cimanuk, Pramuka dari MA Mathla'ul Ulum, serta CV Imanku Cikalong.

"Semua bergerak bahu-membahu tanpa memandang status dan latar belakang dengan satu semangat, menjaga keindahan pantai kita," kata Anhar.(08/08/2026)

Kehadiran mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN Internasional Tahun 2026 yang terlibat pun berasal dari berbagai universitas, dan tentu ini mencerminkan keragaman yang justru memperkuat persatuan. Karena meski berasal dari kampus yang berbeda tapi mereka bersatu dalam satu tujuan, menjaga kebersihan dan keindahan Pantai Padabumi.

Kegiatan ini, terang Anhar, bukan sekadar membersihkan sampah yang terlihat di permukaan melainkan menanamkan kesadaran bahwa lingkungan yang bersih dan asri adalah tanggung jawab bersama.

"Semakin banyak yang terlibat, semakin cepat kita wujudkan Desa Cimanuk yang bersih, asri, dan nyaman ditinggali serta dikunjungi," ujar Anhar.

Warga pun merespon positif serta berharap semangat kerja bakti ini terus berlanjut secara berkelanjutan, tidak hanya saat ada kegiatan besar tetapi menjadikan kegiatan ini jadi budaya sehari-hari. Dan tujuan akhirnya, menciptakan Desa Cimanuk yang bersih, tertata, dan asri. Dan ini adalah cerminan warganya yang peduli, beradab, dan saling menyayangi.

"Bersih desa kita, sehat tubuh kita, rukun warga kita, maju bersama kita. Semoga Desa Cimanuk tetap bersih, asri, dan terjaga keindahannya untuk generasi mendatang," ungkapnya. (@nwarwaluyo)

Warga Dusun Bojong Desa Pakalongan Sodong Tunjukkan Semangat Gotong Royong Sambut HUT RI ke-81

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Semangat kebersamaan dan gotong royong luar biasa terlihat dari warga Dusun Bojong, Desa Pakalongan, Kecamatan Sodong, Kabupaten Tasikmalaya, yang kompak membersihkan lingkungan untuk menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kegiatan dipusatkan di Jalan Cicadas, wilayah DKM Cicadas RW 007 yang mencakup Kp. Bojong Bungur, Kp. Sukahurip, Kp. Kadudampit dan Kp. Cicadas.

Sejumlah ibu-ibu, bapak-bapak, pemuda, hingga tokoh masyarakat pun turun langsung ke jalan bergotong royong menyapu, membersihkan rumput liar, merapikan selokan, dan memasang bendera Merah Putih di sepanjang jalan utama.

Suasana penuh kekeluargaan terlihat, antara warga satu dengan lainnya saling bantu, berbantu dan bekerja bahu-membahu tanpa pamrih. Jalan pun kini tertata rapi dengan dihiasi deretan bendera Merah Putih yang berkibar megah di pinggir jalan, siap menyambut hari bersejarah bagi bangsa ini.

Ketua RW, Reni serta Ketua DKM, Ansorudin, turun langsung menjadi penggerak utama sekaligus teladan bagi warga.

Salah seorang warga, Rina Masturoh, mengaku senang dan bangga melihat kekompakan warga dalam rangka menyambut hari kemerdekaan tahun ini.

Rina juga mengaku, ia sangat tersentuh saat melihat seluruh warga bergerak kompak seperti ini.
"Inilah wajah desa yang sebenarnya, rukun, bersatu, dan saling peduli terhadap lingkungan serta sesama warga," ungkapnya. (08/08/2026)

Ia mengatakan, semangat gotong royong ini merupakan cerminan jiwa kemerdekaan yang sesungguhnya. Kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan pesta dan perayaan, tetapi dengan kerja nyata menjaga lingkungan dan mempererat persaudaraan antarwarga.

Semoga semangat ini terus terjaga, tidak hanya saat mendekati 17 Agustus tetapi setiap hari sepanjang tahun," imbuhnya.

Aksi gotong-royong yang melibatkan empat kampung ini sekaligus membuktikan, kebersamaan mampu menyatukan beragam wilayah dalam satu semangat yang sama.

Rina juga berharap, semangat kebersamaan ini terus diwariskan dan menjadi teladan bagi generasi muda. Lingkungan yang bersih dan tertata rapi bukan sekadar persiapan menyambut hari besar, melainkan wujud cinta tanah air yang paling nyata.

"Bersih lingkungannya, suci hatinya, merdeka jiwanya," tegasnya. (@nwarwaluyo)

Lewat Sebuah Surat, Keluarga Pasien Sampaikan Apresiasi untuk Tim Perinatologi RSUD Pandega Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Pelayanan dan dedikasi tenaga kesehatan di ruang Perinatologi RSUD Pandega Pangandaran, mendapat apresiasi dari keluarga pasien.

Lewat sebuah surat ucapan terima kasih yang kemudian dibagikan melalui media sosial resmi rumah sakit @rsud_pangandaran, keluarga pasien menyampaikan rasa syukur atas pelayanan yang diberikan selama proses perawatan bayi mereka.

Tulisan dalam surat tersebut menggambarkan perjuangan tim Perinatologi yang dinilai tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga menghadirkan perhatian, doa, serta semangat bagi keluarga pasien yang tengah menghadapi masa-masa sulit.

Masih dalam unggahannya, RSUD Pandega Pangandaran menyebut setiap malam yang dilalui di ruang Perinatologi menyimpan kisah pengabdian saat para tenaga kesehatan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi setiap bayi yang dirawat.

"Surat ini tentu merupakan salah satu pengingat paling berharga tentang arti sebuah pengabdian," tulis RSUD Pandega Pangandaran dalam unggahannya.

Saat diminta komentarnya, Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah mengatakan, penghargaan dari keluarga pasien merupakan bentuk kepercayaan yang sangat berarti bagi seluruh jajaran rumah sakit dan khususnya Tim Perinatologi yang setiap hari menangani bayi dengan berbagai kondisi medis.

Apresiasi seperti ini, ungkap Titi, pastinya akan menjadi penyemangat bagi seluruh tenaga kesehatan kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

"Dan kami juga berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya mengutamakan aspek medis tetapi juga mengedepankan empati dan pendampingan kepada pasien serta keluarganya," kata Titi, Jumat, (07/08/2026).

Ia menyebut, pelayanan di ruang Perinatologi membutuhkan kerja sama tim yang solid karena menangani bayi baru lahir termasuk bayi dengan kondisi khusus yang memerlukan pemantauan intensif.

Dan kkepercayaan masyarakat ini, menurutnya, menjadi amanah yang harus dijaga dengan terus meningkatkan mutu pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, serta keselamatan pasien.

Atas nama RSUD Pandega Pangandaran, Titi juga menyampaikan harapan agar seluruh bayi yang telah mendapatkan perawatan dapat tumbuh sehat, kuat, dan menjadi kebanggaan bagi keluarganya. Dan RSUD Pandega, akan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang humanis sebagai bagian dari komitmen melayani masyarakat Kabupaten Pangandaran.

"Apresiasi dari keluarga pasien ini tentu akan menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan," ucapnya. (hiek)

Dokter RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Bahaya Anemia pada Anak

dr. Jenni Mutiara Saragih
PANGANDARANNEWS.COM
– Anemia pada anak saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat mengganggu tumbuh kembang dan menurunkan daya tahan tubuh, sehingga dapat memengaruhi kemampuan belajar.

Demikian disampaikan Dokter Umum RSUD Pandega Pangandaran, dr. Jenni Mutiara Saragih, saat menjelaskan terkait bahaya anemia pada Anak.

Jeni mengingatkan para orang tua, agar lebih peka mengenali tanda dan gejala anemia sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Menurutnya, anemia merupakan kondisi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam darah berada di bawah nilai normal sehingga kemampuan darah dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh menjadi berkurang.

Anemia pada anak, kata Jeni, jangan dianggap sepele. Sehingga jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan otak, serta kualitas hidup anak di masa depan.

"Penyebab anemia pada anak cukup beragam, mulai dari kekurangan zat besi akibat asupan gizi yang tidak mencukupi, infeksi tertentu, hingga penyakit yang memengaruhi pembentukan sel darah merah," jelas Jeni.(04/08/2026)

Ia juga mengimbau, orang tua untuk memastikan anak mendapatkan makanan bergizi seimbang yang kaya zat besi. Diantaranya, daging, hati, ikan, telur, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C juga dianjurkan, karena dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Selain menjaga pola makan, terang Jeni, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting dilakukan terutama apabila anak menunjukkan gejala yang mengarah pada anemia.

"Jadi semakin cepat anemia terdeteksi, semakin besar peluang untuk ditangani dengan baik sehingga tidak menimbulkan komplikasi yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak," imbuhnya.

Jeni menambahkan, saat ok ini RSUD Pandega Pangandaran juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan anemia pada anak melalui edukasi kesehatan.

"Sehingga orang tua dapat mengenali faktor risiko dan melakukan langkah pencegahan sedini mungkin," pungkasnya.(hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN