PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan serta pertanian terus digelorakan warga di Desa Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya.
Puluhan warga dan perangkat desa, tampak bahu-membahu membersihkan dan memperbaiki saluran irigasi yang menjadi urat nadi kehidupan para petani.
Menurut Kepala Desa Leuwibudah, Eep Udi, kegiatan Jum'at bersih (jumsih) ini dilakukan untuk mengatasi pendangkalan dan penyumbatan yang selama ini menghambat aliran air menuju lahan pertanian.
Dengan alat sederhana, kata Eep, seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu-ibu—saling bahu-membahu membersihkan lingkungan di setiap RT dan RW, bekerja bersama-sama membersihkan lumpur, memotong rumput liar, dan memperlebar saluran. Karena bagi petani, kelancaran irigasi adalah kunci keberhasilan panen.
"Oleh karena itu, inisiatif ini sangat diapresiasi karena selain menghemat biaya serta bisa menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan baik antara warga satu dengan lainnya atau pun dengan pemerintahan desa," ungkap Eep.(01/05/26)
Ia juga berharap, setelah dibersihkan air bisa sampai dengan baik ke sawah sehingga padi tumbuh subur dan panen nanti maksimal.
Eep menambahkan, dalam jumat opsih ini juga semua fasilitas umum akan dibersihkan untuk meujudkan 'Sauyunan Ngajaga Lembur'.
Tidak hanya di bidang pertanian, imbuhnya, komitmen menjaga lingkungan juga terlihat melalui program rutin "Jumat Opsih".
Eep menyebut, kegiatan ini bukan sekadar agenda biasa melainkan program unggulan yang bahkan sering dilaporkan hingga tingkat provinsi. Dan pembersihan lingkungan ini dilakukan secara menyeluruh, meliputi lingkungan perumahan, masjid, madrasah, saluran air, hingga perapian jalan desa.
Ia mengaku, pihaknya melaksanakan ini sesuai arahan dari kecamatan hingga pemerintah pusat demi memastikan lingkungan bersih dan sehat.
"Dan kegiatan ini juga sejalan dengan motto desa, 'Leuwibudah Maju, Leuwibudah Bersatu", jelas Eep.
Ia menegaskan harapannya agar semangat kebersamaan ini terus terjaga, sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat, "Sauyunan Ngajaga Lembur" (bersama-sama menjaga desa).
Jabar Istimewa, Kabupaten juga harus istimewa, maka, menurut Eep, Desa Leuwibudah pun harus istimewa.
"Dan kedua kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan persatuan dan kerja sama, desa bisa terus maju, sehat, dan sejahtera," pungkasnya.(@nwarwaluyo)


















