PANGANDARANNEWS.COM – Bupati Citra Pitriyami, beberapa waktu lalu melantik empat pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Kamis (01/10/2026).
Keempat pejabat yang dilantik, antara lain Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dan Jabatan Administrator. Titi Sutiamah sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Asep Suhendar sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Syarief Hidayat sebagai Inspektur, serta Tedi sebagai Camat Cimerak.
Sebelumnya, Titi Sutiamah diketahui sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan. Sementara Asep Suhendar sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Bappeda dan Syarief Hidayat merupakan Sekretaris Inspektorat.
Di depan pejabat yang dilantik, bupati menyampaikan agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai tanggung jawab masing-masing.
Ia juga berharap, mereka bisa bekerja dengan baik. Bekerja dengan baik.
Salah satunya Inspektur, ia tugasnya auditor, memeriksa dan mengawasi para pejabat di lingkup pemerintah Pangandaran.
"Saya juga berpesan khusus kepada Kepala Dinas Kesehatan agar memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan terjamin," ujarnya.
Sementara kepada Kepala BKPSDM, ia meminta agar dapat mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pangandaran bekerja secara optimal.
Selain itu, Citra juga menyoroti pentingnya penempatan ASN sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta latar belakang keilmuan yang dimiliki.
Menurutnya, penempatan ASN harus dilakukan secara tepat agar tugas yang diberikan sesuai dengan kompetensi masing-masing.
Bupati meminta agar persoalan tersebut menjadi perhatian dan segera dievaluasi, sehingga penempatan ASN di lingkungan Pemkab Pangandaran lebih sesuai dengan bidang tugas dan kompetensinya.
Disoal isu rotasi dan mutasi pejabat eselon II yang disebut akan kembali dilakukan dalam waktu dekat, bupati membantah kabar tersebut.
"Saya tenegaskan bahwa belum ada agenda rotasi dan mutasi eselon II, seperti isu yang beredar," tegasnya. (@nton AS).
















