wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

Pedagang Mengaku Senang, Penataan PKL Kompleks Dadaha Tasikmalaya Mulai Berjalan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Saat ini pedagang kaki lima di kawasan Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya sudah menempati tempat  yang nyaman (shelter), dan tempat ini telah disediakan pihak pengelola.

Meskipun baru dua hari berjalan dan jumlah pengunjung belum terlihat ramai, para pedagang sudah merasa terbantu dengan adanya penataan tersebut.

Seperti disampaikan oleh salah seorang pedagang, Udin, pengunjung baik yang jalan‑jalan atau jogging di trek ini sudah pada tahu lokasi ini.

"Sekarang tempat jualan kami jadi teduh, lebih nyaman dan tidak kepanasan lagi,” ungkap Udin. (24/10/2026)

Keramaian pembeli, menurutnya, tidak bisa didapat secara instan namun memerlukan proses.

Udin mengatakan, penataan ini merupakan bagian dari program penataan kawasan Kompleks Dadaha yang dikerjakan secara bersama‑sama oleh UPTD Dadaha dan instansi terkait.

Atas nama para pedagang, ia berharap seluruh lapak PKL nantinya dapat tertata dengan baik di tempat berteduh yang sudah disiapkan.

"Dan seiring berjalannya waktu, diharapkan semakin banyak pengunjung sehingga para pedagang semakin sejahtera," ucapnya. (@mirsaripudin)

Satu Lagi Sarana Pelayanan RSUD Pandega Pangandaran, Telah Dibuka Klinik THT-BKL

PANGANDARANNEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran saat ini terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan, salah satunya saat ini secara resmi telah dibuka layanan Klinik THT-BKL (Telinga, Hidung, Tenggorokan, Bedah Kepala dan Leher). di RSUD Pandega Pangandaran. (24/10/2026)

Tentu saja peresmian klinik spesialis ini juga dikhususkan sebagai kado terindah bagi masyarakat, karena saat ini bertepatan dengan momentum Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.

Dalam sambutannya,  Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami mengatakan, pembangunan sektor kesehatan adalah prioritas utama pemerintah daerah. Dan pihaknya berharap ke depannya, tidak ada lagi masyarakat Pangandaran yang harus mencari pelayanan kesehatan ke luar daerah.

​Selama ini, kata bupati, banyak warga yang membutuhkan penanganan THT dan seringkali harus pergi ke luar kota.

Hal ini, menurut bupati, tentu memakan biaya transportasi dan akomodasi untuk keluarga yang mendampingi meskipun biaya perawatannya digratiskan karena ditanggung BPJS.

"Dan sekarang dengan hadirnya fasilitas ini, kami berharap minimal ada satu dokter spesialis baru yang melengkapi RSUD setiap tahunnya," ungkapnya.

Bupati juga memberikan edukasi singkat terkait istilah medis THT-BKL, ia juga mengklarifikasi agar masyarakat tidak perlu takut dengan istilah Bedah Kepala karena tindakan ini hanya mencakup bedah area luar dan bukan bedah saraf otak.

​Melengkapi kebahagiaan momen peresmian ini, Kabupaten Pangandaran juga mendapatkan hibah satu unit mobil ambulans dari Panglima TNI, Agus Subiyanto.

Tambahan ambulan ini, tentu diharapkan bisa bermanfaat untuk mendukung mobilitas sektor kesehatan.

​Bupati menitip pesan kepada jajaran dokter, perawat, dan staf RSUD Pandega, agar setiap pasien dilayani dengan ramah, senyum, dan penuh keikhlasan.

​Kesembuhan pasien, ucapnya, tidak hanya bergantung pada obat medis. Karena pelayanan yang penuh kasih sayang, juga dorongan psikologis positif dari tenaga kesehatan justru sangat ampuh memotivasi pasien untuk kembali sehat.

"Saya berharap fasilitas baru ini dapat bisa dimanfaatkan sepenuhnya, khususnya oleh masyarakat Pangandaran," imbuhnya. (hiek)

Upacara Milangkala Kabupaten Pangandaran Ke 14, Ngahiji Dina Rasa, Ngawujud Dina Karya, Mawa Pangandaran Melesat Nepi Ka Jaya

PANGANDARANNEWS.COM - Bertempat di alun-alun Parigi, Bupati Kabupaten Pangandaran, Citra Pitriyami, memimpin upacara peringatan Milangkala/Ulang Tahun Kabupaten Pangandaran ke 14 sekaligus menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan Milangkala tahun 2926. (24/10/2026)

Upacara dengan tema ngahiji Dina rasa, ngawujud dina karya, mawa Pangandaran melesat nepi ka jaya, turut dihadiri seluruh Forum Komunikasi Daerah (Forkopinda), Pimpinan dan anggota DPRD, mantan Pejabat Bupati Pangandaran tahun 2013-2015, Endjang Naffandi, Pejabat Bupati tahun tahun 2020 H. Dani Ramdani, Pejabat Bupati tahun 2024 Benni Bachtiar, Jajaran Presidium Pemekaran Kabupaten Pangandaran dan ratusan tamu serta peserta upacara lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, menyampaikan bahwa 14 tahun perjalanan Kabupaten PANGANDARAN ini bukan sekedar tentang bertambahnya usia. Namun ini merupakan momentum bagi semua untuk melihat kembali bagaimana perjalanan yang telah dilalui, sekaligus mensyukuri sejumlah kemajuan yang telah dicapai.

Karena pada akhirnya, kata bupati, cita-cita Pemekaran bukan sekedar menghadirkan pemerintah yang lebih dekat tetapi harus mampu memberikan pelayanan yang lebih baik pada masyarakat.

"Dan sejarah merupakan tauladan lengkap, kaca benggala besar bagi kita untuk merumuskan dan menentukan sikap hari ini sekaligus untuk menata masa depan," tegas bupati.

Dan setiap masa kepemimpinan, menurutnya, merupakan sebuah perjalanan sejarah pembangunan daerah ini.

"Apa yang telah dirintis dan dilakukan pendahulu beberapa waktu lalu, telah menginspirasi kita untuk terus melangkah serta menyempurnakannya," kata bupati.

Bupati mengatakan, Pangandaran memiliki potensi luar biasa. Bukan hanya keindahan alamnya dan pariwisata saja, tetapi kekayaan budaya, pertanian, perikanan serta berbagai usaha yang tumbuh di masyarakat.

Kata bupati, semua potensi ini tentu harus dikembangkan agar memberi manfaat yang luas bagi masyarakat.

"Karena bagi kami, kemajuan Pangandaran bukan hanya tentang seberapa orang yang datang berkunjung tetapi juga seberapa besar manfaat yang bisa dirasakan masyarakat," ujarnya.

Dalam melanjutkan pembangunan, menurutnya, semua harus jujur melihat kondisi yang saat ini tengah dihadapi. Kemampuan keuangan daerah saat ini masih terbatas, sementara kebutuhan pembangunan dan harapan masyarakat terus meningkat. Kondisi ini tentu menuntut pemerintah daerah untuk lebih cermat dalam menentukan perioritas serta memastikan setiap angggaran yang digunakan benar-benar sepenuhnya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bupati mengaku menyadari, masih ada sejumlah program yang belum bisa dilaksanakan malahan ada yang harus ditunda dan dan disesuaikan. Tentu ini bukan keputusan yang mudah, karena setiap harapan masyarakat tentu memiliki arti penting bagi pemerintah daerah.

Bupati juga bersyukur, karena di tengah keterbatasan anggaran pihaknya terus berupaya membenahi kondisi keuangan daerah.

"Tentu ini belum bisa menyelesaikan seluruh persoalan, namun ini akan tetap menjadi upaya kami untuk terus memperbaikinya," terangnya. (hiek)

 

Rawat Semangat Perjuangan Pemekaran, Bupati Pangandaran Sowan Ke Tokoh Presidium

PANGANDARANNEWS.COM – Menjelang puncak perayaan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, beberapa hari lalu Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, S.H, bersama jajaran pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersilaturahmi dengan tokoh Presidium Pemekaran Kabupaten Pangandaran, H. Supratman, Selasa (20/10/2026).

Menariknya, Bupati dan rombongan berangkat bersama menggunakan bus Dinas Perhubungan (Dishub), dan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Pangandaran.

Kunjungan ini tentu menjadi momentum untuk menjalin silaturahmi, sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para tokoh yang telah berjuang mewujudkan pemekaran Kabupaten Pangandaran hingga resmi menjadi daerah otonom pada tahun 2012.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati  dan rombongan dukungan agar pembangunan daerah terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati juga berkesempatan mengundang H. Supratman secara langsung untuk menghadiri acara puncak Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran pada 25 Oktober 2026 mendatang.

Bupati berharap melalui momentum Milangkala, Pemerintah Kabupaten Pangandaran juga ingin mempererat hubungan dengan para tokoh pendiri serta melanjutkan semangat perjuangan untuk mewujudkan Pangandaran yang semakin maju dan sejahtera.

Seperti diketahui, presidium pemekaran Kabupaten Pangandaran merupakan kumpulan tokoh masyarakat yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah berdirinya kabupaten ini. (@nton AS)

Aksi Mahasiswa PSDKU Unpad Di DPRD, Kapolres Pangandaran Sambut Dengan Suasana Humanis

PANGANDARANNEWS.COM — Aksi unjuk rasa dan audiensi yang digelar oleh ratusan mahasiswa dari Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Padjadjaran (Unpad) Pangandaran berlangsung aman, damai, dan tertib. (23/10/2026)

Dalam aksi tersebut, ratusan mahasiswa menyampaikan berbagai poin aspirasi serta evaluasi kritis terkait 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Kedatangan para demonstran pun disambut langsung oleh Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari bersama Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, dan suasana humanis pun terasa saat Kapolres memberikan sambutan dan apresiasi kepada para mahasiswa yang hadir.

Kapolres menyampaikan selamat datang para pejuang aspirasi, pihaknya siap melayani dan menjaga.

"Mari kita bersama-sama menjaga Harkamtibmas serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang bermartabat secara intelektual," ujar Kapolres.

Selama penyampaian aspirasi dan proses audiensi berlangsung, sempat terjadi aksi mahasiswa yang hendak membakar ban bekas menggunakan bensin. Namun aksi tersebut berhasil dicegah secara persuasif oleh kapolres, sehingga aksi dilanjutkan dengan audiensi dengan Ketua DPRD bertempat di ruang Paripurna DPRD.

Di luar tampak jajaran Kepolisian Resor Pangandaran, tetap memberikan pengawalan dan pelayanan secara ketat namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Dan aksi yang melibatkan ratusan mahasiswa ini pun berakhir dengan tertib tanpa ada insiden yang mengganggu ketertiban umum.

Di akhir kegiatan, pihak Polres Pangandaran berkempata menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan pendapat di muka umum dengan bijak, santun, dan kondusif. (@nton AS)

Gelar Peringatan Hari Santri Nasional, SDN 3 Cikatomas Tanamkan Akhlak Mulia & Cinta Tanah Air

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - SDN 3 Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya mengadakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026 yang diikuti seluruh siswa dan guru, bertempat di lingkungan sekolah.

Dalam amanatnya Pembina Upacara, Andi Suandi, S.Pd, menyampaikan, semangat santri merupakan semangat belajar yang tekun, berakhlak mulia, dan cinta tanah air, harus diteladankan oleh seluruh siswa sejak usia dini.

Meski SDN 3 Cikatomas merupakan sekolah negeri, namun ia mengaku, ingin menanamkan nilai‑nilai luhur seperti yang dimiliki para santri.

"Antara lain rajin belajar, sopan santun, dan bertanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa,” ucap Andi. (22/10/2026)

Pihaknya juga berharap, peringatan ini dapat memotivasi anak‑anak untuk lebih semangat belajar dan membangun karakter yang baik. (@mirsaripudin)

Penataan Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya Harus Libatkan Sejumlah Pihak

Dadang
.               penulis, @nwarwaluyo

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Penataan kawasan Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya tidak dapat dilaksanakan hanya oleh UPTD Dadaha secara mandiri, tapi memerlukan sinergi seluruh instansi terkait.

Seperti disampaikan Kepala UPTD Dadaha Kota Tasikmalaya, Dadang, penataan kompleks Dadaha harus dikerjakan bersama‑sama oleh UPTD, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup.

"Kita sudah mulai melakukan penataan secara bertahap, meskipun belum seluruh bagian kawasan selesai dikerjakan,” ucap Dadang.(22/10/2026)

Ia menjelaskan, saat ini pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar kompleks sudah mulai ditata dan ditempatkan pada lokasi yang telah disiapkan.

"Kebersihan lingkungan Dadaha ini bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat," tegasnya.

Pihaknya berharap, masyarakat semakin sadar menjaga kebersihan agar Kompleks Dadaha menjadi asri dan menarik untuk dikunjungi.

"Bagi warga yang berolahraga di sini, ungkap Dadang, mereka bisa mampir membeli air minum atau kopi di tempat PKL yang sudah tertata," ujarnya.

Festival Lampu Lumiland Dadaha Tasikmalaya, Akan Berlangsung Hingga 15 November

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Festival lampu skala besar Lumiland Dadaha pertama kali di Kota Tasikmalaya,  menjadi hiburan baru yang digelar secara luas  dan wilayah Priangan Timur. Sebelumnya konsep serupa sudah ada, namun hanya berukuran lebih kecil di kawasan hutan kota. Dan kali ini, acara menggunakan lahan seluas sekitar satu hektar dengan konsep yang juga diterapkan di kota‑kota besar lain seperti Solo. Festival ini dibuka sejak 9 Oktober 2026, dan akan berakhir pada 15 November mendatang.

Even ini mendapat antusiasme pengunjung cukup tinggi, terlihat dari padatnya kendaraan dan kemacetan di kawasan Dadaha terutama pada akhir pekan. Meskipun pada hari kerja, jumlah pengunjung relatif lebih sedikit. Lokasi yang dulunya kurang produktif kini menjadi lebih hidup dan bernilai ekonomi.

Menurut UPTD Dadaha, Dadang, penataan kawasan Kompleks Dadaha bukan hanya untuk festival ini saja karena UPTD hanya menyiapkan lokasi penyelenggaraan acara. Sedangkan pengelolaan teknis, dikelola oleh pihak penyewa kawasan.

Kepada Pangandaran News, Alexander Sukamto selaku pengelola menyampaikan, tiket masuk gratis bagi guru (dengan menunjukkan kartu identitas guru) dan siswa yang memiliki voucher masuk.

Sementara untuk umum, harga tiket Rp 35.000 untuk dewasa dan Rp 25.000 untuk anak‑anak.

"Pada akhir pekan jumlah pengunjung bisa mencapai sekitar 8.000 orang," terangnya. (22/10/2026)

Pihak penyelenggara juga, kata Alexand, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya untuk membagikan sekitar 50.000 tiket gratis bagi siswa SD kelas I‑VI.

Terkait perawatan lampu, ia menjelaskan bahwa lampu yang mati akan segera diganti dan rangkaian lampu akan dipadamkan apabila turun hujan demi keamanan pengunjung.

"Mengenai keluhan beberapa pengunjung yang merasa lokasi agak jauh hal itu hanya pendapat oknum saja, karena secara umum pelaksanaan festival berjalan lancar," imbuhnya.

Ia berharap warga Kota Tasikmalaya dapat menjaga kebersihan lingkungan sekitar lokasi festival, mengingat masih banyak sampah yang berserakan di kawasan Dadaha menjelang peringatan Hari Jadi ke‑25 Kota Tasikmalaya.

"Kami akan melakukan evaluasi pasca‑pelaksanaan untuk melihat dampak positif bagi perekonomian sekitar serta menyusun rekomendasi untuk kegiatan serupa ke depannya," katanya. (@nwarwaluyo).

Pangandaran Berbagi, Bersumber Dari Infak ASN Sebesar Rp105,8 Juta Disalurkan Pada Fakir Miskin Dan Yatim Piatu

PANGANDARANNEWS.COM - Masih dalam rangkaian memperingati Milangkala ke-14 K, Pemerintah Kabupaten Pangandaran mempunyai cara tersendiri untuk berbagi kepada ratusan fakir miskin.

Nilai sumbangan yang berasal dari infak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran ini terkumpul sebesar Rp105,8 juta, dan masing-masing penerima mendapatkan Rp.500 ribu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menyampaikan, penerima bantuan tersebar di 93 desa.

"Dengan demikian, seluruh desa di Kabupaten Pangandaran mendapat alokasi penerima manfaat," jelasnya.(21/10/2026)

Ia mengatakan, seluruh jumlah yang didapat dari infak ASN ini Akan dibagikan kepada 200 orang yang ada di 93 desa.

Selain menjadi bentuk kepedulian ASN terhadap warga yang membutuhkan, Citra berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima.

Ia juga memohon dukungan dan doa masyarakat agar kondisi fiskal Kabupaten Pangandaran semakin membaik, sehingga semangat ASN untuk berinfak dan berbagi dapat terus meningkat.

“Insyaallah kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan kami, pada setiap peringatan Milangkala ada acara Infak Pangandaran Berbagi," ucapnya.

Citra menjelaskan, penyalurannya infak ini dilakukan secara bertahap dengan menyasar warga kurang mampu termasuk lansia atau jompo dari setiap desa. Dan penyalurannya dilakukan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan pemerintah kecamatan.

Selain bantuan bagi 200 penerima tersebut, Citra menyebut, masih terdapat sekitar Rp5 juta yang akan dialokasikan untuk anak yatim.

"Artinya, sisa bantuan ini akan diberikan kepada anak yatim dan masyarakat lain yang berhak menerima bantuan," imbunya. (hiek)

PGRI Cabang Karangnunggal Peringati Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

penulis, @mirsaripudin

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, turut memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026 dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Kepada Pangandaran News, Ketua PGRI Cabang Karangnunggal, Bambang SN., S.Pd., M.Pd., menyampaikan, guru dan santri memiliki peran bersinergi untuk membangun generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing di era globalisasi digital saat ini.

Guru sebagai pendidik dan santri sebagai generasi penerus bangsa, terang Bambang, harus berjalan beriringan untuk mewujudkan Indonesia Emas.

"Kita tanamkan nilai‑nilai keagamaan dan kebangsaan sejak dini agar generasi muda tetap kokoh dalam keyakinan dan cinta tanah air,” ucap Bambang. (22/10/2026)

Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, jelasnya, santri tidak hanya belajar ilmu agama saja tetapi juga membangun karakter dan akhlak mulia agar mampu menjadi generasi yang hebat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Bambang mengatakan, PGRI akan terus mendukung program‑program pembinaan santri dan peningkatan mutu pendidikan khususnya di wilayah Kecamatan Karangnunggal dan sekitarnya.

Musprof XVIII PMI Jawa Barat Tahun Ini Berpotensi Panas, Petahana Dihadapkan pada Penantang Kuat

PANGANDARANNEWS.COM - Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Barat yang berlangsung hari ini tanggal 22 Oktober 2026, berpotensi berlangsung panas dan menjadi ajang persaingan kepemimpinan yang menyita perhatian.

Berdasarkan surat pemberitahuan dan undangan Pengurus PMI Provinsi Jawa Barat Nomor 241/02.03.00/ORG/X/2026 tertanggal 19 Oktober 2026, Musprov akan dilaksanakan di Markas PMI Provinsi Jawa Barat, Jalan Ir. H. Juanda Nomor 426A, Kota Bandung 22 Oktober 2026
mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Seperti disampaikan Ketua PMI Kota Bandung, H. Ade Koesjanto, saat dihubungi lewat telepon selulernya, dinamika menjelang forum tersebut diperkirakan semakin menghangat apabila petahana harus menghadapi kandidat penantang yang disebut memperoleh dukungan dari sejumlah ketua PMI kabupaten/kota di Jawa Barat.

Konfigurasi dukungan antardaerah pun, menurut Ade, menjadi salah satu faktor yang patut dicermati dalam proses pemilihan kepemimpinan organisasi kemanusiaan tersebut.

Musprov ini bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan, kata Ade, merupakan forum strategis untuk menentukan arah kebijakan, penguatan organisasi serta peningkatan kualitas pelayanan kemanusiaan PMI di Jawa Barat.

Apabila terdapat dua kekuatan yang bersaing dengan dukungan dari berbagai daerah, imbuhnya, dinamika musyawarah berpotensi berlangsung ketat bahkan panas.

"Setiap kandidat akan diuji melalui gagasan, rekam jejak pengabdian, kemampuan membangun konsolidasi organisasi, serta visi pengembangan PMI untuk periode mendatang," kata Ade. (21/10/2026)

Di sisi lain, masih kata Ade, dukungan dari ketua PMI kabupaten/kota perlu dilihat dalam kerangka mekanisme organisasi. Karena keputusan akhir tetap bergantung pada tata tertib Musprov, ketentuan AD/ART PMI, serta hak dan keabsahan peserta yang memiliki kewenangan dalam proses pengambilan keputusan.

Di tengah potensi memanasnya persaingan, Ade menyebut, seluruh pihak diharapkan tetap mengedepankan persaudaraan, musyawarah, dan penghormatan terhadap aturan organisasi.

"Karena perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi yang seharusnya tidak mengganggu pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat," imbuhnya.

Ia menambahkan, PMI memiliki mandat kemanusiaan yang melampaui kepentingan personal maupun kelompok. Sehingga siapa pun yang memperoleh amanah kepemimpinan diharapkan mampu memperkuat solidaritas antarpengurus, meningkatkan kapasitas relawan, serta memastikan pelayanan kepalangmerahan berjalan semakin profesional dan responsif.

Kata Ade, Musprov XVIII PMI Provinsi Jawa Barat kini menjadi momentum penting bagi seluruh peserta untuk menentukan arah organisasi ke depan.

Potensi panasnya persaingan, dinamika dukungan, dan pertarungan gagasan, menurutnya, ini akan menjadi bagian dari proses tersebut.

"Dengan hasil akhir ditentukan melalui mekanisme Musprov yang sah," ucapnya. (@nton AS).

Pemdes Karanganyar, Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026

penulis, @nwarwaluyo

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintah Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar Kabupaten Tasikmalaya, turut memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026 dengan tema Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.

Saat diminta pesannya, Kepala Desa Karanganyar, Yanto Agus Sonjaya, menyampaikan, santri memiliki peran penting dalam menjaga nilai‑nilai keagamaan sekaligus mendorong kemajuan bangsa di tengah era globalisasi digital.

“Santri bukan hanya penerus ilmu agama, tetapi juga garda terdepan yang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ucapnya. (22/10/2026)

Ia juyberharap, generasi santri saat ini dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Ia menyebut, akan terus memantau rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Yonif 939 Sukaraja Tasikmalaya, Salurkan Bantuan Air Bersih Di Desa Margalaksan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Menanggapi keinginan warga terdampak musim kemarau panjang yang melanda wilayahnya, Kesatuan Yonif 939 Sukaraja menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Kampung Pasanggrahan RT 03/01 Desa Margalaksana kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya. Wilayah tersebut dihuni 159 Kepala Keluarga, dengan total 270 jiwa.

Penyaluran bantuan yang dipimpin perwakilan Yonif 939 Sukaraja, Riswana Nerid, disambut oleh Sekretaris Desa Margalaksana, Asep Cahyana.

Atas nama masyarakat, Pemerintah Desa Margalaksana pun menyampaikan terimakasih bantuan air yang dibawa menggunakan tangki air milik Yonif 939 Sukaraja ini.

Pemdes Margalaksana juga berharap, bantuan ini dapat meringankan beban warga serta kerja sama yang baik dengan pihak TNI pun bisa terus berlanjut di masa mendatang. (@mirsaripudin)

Lindungi Sumber Mata Air dan Habitat Satwa, Pemdes Selasari Pasang Papan Kawasan Perlindungan

PANGANDARANNEWS.COM —Di tengah pentingnya kelestarian lingkungan dan keberadaan sumber mata air, Pemerintah Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, mengambil langkah nyata dengan memasang papan himbauan Kawasan Perlindungan untuk melindungi flora dan fauna di kawasan hutan pangkuan desa Selasari.

Seperti disampaikan Kepala Desa Selasari, Udin Tugaswara, A.Md, yang akrab disapa Ugas,  pemasangan papan himbauan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga kawasan sumber mata air dari aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

Pesan yang terpampang pada papan tersebut dengan tegas menyampaikan, siapa pun tidak boleh mengganggu flora dan fauna di kawasan sumber mata air yang berada di hutan pangkuan Desa Selasari.

HImbauan ini, menurutnya, bukan sekadar tulisan di atas papan. Tapi pesan tersebut menjadi pengingat bahwa hutan, tumbuhan, satwa liar dan sumber mata air merupakan bagian dari ekosistem yang saling berkaitan dan harus dijaga kelestariannya.

"Keberadaan sumber mata air memiliki arti penting bagi kehidupan," tegasnya.(19/10/2026)

Sementara itu, masih kata Ugas, hutan berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mendukung tata air, serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan satwa. Oleh karena itu, kerusakan kawasan hutan dan gangguan terhadap habitat satwa berpotensi menimbulkan dampak ekologis yang lebih luas.

Ia menambahkan, kesadaran untuk menjaga lingkungan pun perlu dibangun. Tidak hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga melalui kepedulian masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pemasangan papan himbauan tersebut, Pemdes Selasari mengajak masyarakat maupun pengunjung untuk menghormati kawasan perlindungan setempat. Setiap orang diharapkan tidak merusak tumbuhan, mengganggu satwa liarn ataupun melakukan aktivitas yang dapat mengancam kelestarian sumber mata air.

Dan ipaya perlindungan ini, kata Ugas, juga menjadi bagian dari pentingnya menjaga kawasan hutan pangkuan desa agar tetap memiliki fungsi ekologis yang baik.

"Dengan lingkungan yang terpelihara, manfaat sumber daya alam diharapkan dapat terus dirasakan oleh masyarakat hingga generasi mendatang," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dan pemerintah desa memiliki peran dalam memberikan edukasi dan imbauan, sedangkan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan pesan tersebut benar-benar diterapkan di lapangan.

Ia menyebut, papan himbauan Kawasan Perlindungan Setempat yang dipasang Pemdes Selasari diharapkan tidak berhenti sebagai simbol atau penanda kawasan. Namun keberadaannya, diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga hutan dan sumber mata air.

"Sebab ketika hutan terjaga, sumber mata air terlindungi, dan habitat satwa tetap lestari, artinya masyarakat turut menjaga masa depan khususnya di lingkungan Desa Selasari," pungkasnya. (@nton AS)

 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN