» » Miris, Akibat Jalan Rusak Warga Dusun Ciranca Cipatujah Tandu Pasien Menuju Puskesmas

Miris, Akibat Jalan Rusak Warga Dusun Ciranca Cipatujah Tandu Pasien Menuju Puskesmas

Penulis By on 14/03/26 | No comments

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kondisi jalan di Dusun Ciranca Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, terus menjadi momok mengerikan bagi masyarakat terutama ketika membutuhkan akses ke fasilitas kesehatan. 

Dua kasus menyakitkan hati terjadi secara berurutan, saat warga bernama Iyet dan Asep harus digendong oleh keluarga serta warga menggunakan tiang bambu yang dibalut sarung karena tidak ada jalan layak untuk ambulans atau kendaraan lainnya mengakses lokasi.

Jalan yang masih berupa tanah merah dengan permukaan tidak rata dan penuh retakan, membuat mobilitas sangat sulit. Jarak tempuh menuju Puskesmas Cipatujah cukup jauh, sehingga kondisi jalan yang buruk seringkali menyebabkan penundaan penanganan medis. 

Masyarakat bahkan khawatir, jika terjadi kasus darurat pasien tidak akan mendapatkan pertolongan tepat waktu hingga harus dirawat di rumah sakit.

Menurut salah seorang warga, Asep Encep, sejak masa jabatan mantan Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, masyarakat mengaku belum pernah mendapatkan kunjungan atau perhatian terkait kondisi jalan di wilayah ini. 

Saat ini, kata Asep, harapan tertuju pada Bupati Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi agar memberikan perhatian serius. 

Kritik tajam bahkan dilontarkan oleh salah satu warga, Asep Encep, saat ditemui usai membantu evakuasi pasien,

"Gubernur Jabar Dedi Mulyadi punya slogan ngurus lembur tata kota, tapi aset kesehatan masyarakat desa Nagrog sulit dijangkau. 

Ia menuturkan, Bupati dan Wakil Bupati sering muncul di medsos TikTok, IG, dan FB, tapi kenapa postingan tentang Dusun Ciranca tidak pernah mendapat tanggapan? Apakah pura-pura buta tuli?.

"Jangan-jangan medsos hanya untuk pencitraan aja," ungkapnya. (14/03/26)

Visual yang diunggah akun TikTok @budakangon pada tanggal 28 Januari menunjukkan proses penggendongan pasien dengan menggunakan tiang bambu dan sarung, saat beberapa orang bekerja sama membawanya keluar dari rumah menuju tempat yang dapat dijangkau kendaraan atau langsung menuju fasilitas kesehatan.(@nwarwaluyo)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya