Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan

Jika Dikelola Profesional, Dadaha Kota Tasikmalaya Berotensi Jadi Pusat UMKM

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dadaha yang selama ini dikenal sebagai kawasan publik andalan Kota Tasikmalaya ternyata menyimpan potensi jauh lebih besar daripada sekadar tempat berolahraga atau jalur lari pagi, di balik keramaiannya setiap hari kawasan ini menjadi pusat perputaran uang yang berpeluang untuk menggerakkan roda perekonomian warga asal dikelola dengan sistem yang tepat dan profesional.

Demikian disampaikan salah seorang pengunjung, Burhan, saat berbincang dengan Pangandaran News di lokasi.(17/05/2026)

Dadaha itu bukan sekadar tempat olahraga atau jalur lari semata, menurutnya, Dadaha Kota sudah menjelma menjadi tempat berkumpul favorit, tempat ngopi santai dan sebuah ruang publik dari berbagai kalangan. 

Kalau tata kelolanya diperbaiki, kata Burhan, komplek Dadaha yang ditata rapi dan tertata indah ini bisa diangkat menjadi ikon kebanggaan Kota Tasikmalaya.

"Asa aktivitas ekonomi yang berputar di kawasan ini, dan sangat luar biasa besarnya," ungkapnya.

Kalau dikelola dengan benar dan profesional, ia menyebut, tempat ini bisa benar-benar menumbuhkan dan memperkuat perekonomian masyarakat Kota Tasikmalaya secara nyata dan berkelanjutan.

Untuk mewujudkan potensi emas tersebut, ia pun mengusulkan sejumlah langkah strategis. Diantaranya dengan menerapkan sistem pengelolaan retribusi yang lebih rapi dan terpusat, sebaiknya dikelola satu pintu langsung oleh pemerintah daerah. 

"Kalau sudah terpusat, pengawasannya jadi lebih mudah dan tidak ada tumpang tindih serta hasilnya bisa dikembalikan untuk memajukan kawasan ini sendiri,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan bagi para pelaku usaha yang menjadi tulang punggung di Dadaha, UMKM yang berjualan di sini sebaiknya dikelola dan dibina langsung oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan atau Koporindag. Dengan begitu, kualitas barang, ketertiban, hingga kenyamanan bertransaksi pun bisa terjaga dengan baik.


“Dadaha ini aset berharga milik daerah, jika dirawat, ditata rapi dan dikelola dengan sungguh-sungguh, dampaknya pun pasti akan terasa besar bagi kemajuan ekonomi dan citra kota Tasik,” pungkasnya.(@nwarwaluyo)

 

 

 


Jembatan Cirahong, Kini Menjelma Jadi Ikon Kebanggaan Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Berada tepat di perbatasan dua wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis, jembatan Cirahong kini tak lagi sekadar sarana penghubung jalan biasa. Tempat ini telah menjelma menjadi ikon baru yang membanggakan sekaligus daya tarik istimewa bagi warga Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis, khususnya saat akhir pekan tiba.

Seperti terlihat jelas pada hari Sabtu ini, suasana di sekitar jembatan terasa begitu hidup, ramai, dan penuh semangat. 

Jalannya yang mulus tak pernah sepi dari lalu-lalang kendaraan yang melintas, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan penumpang yang mengantar warga datang berkunjung. 

Di sepanjang sisi jalan, berderet rapi pedagang yang menjajakan aneka makanan dan jajanan di bawah payung-payung warna-warni yang mempercantik pemandangan.

Warga tampak berjalan santai berkeliling, atau berhenti sejenak untuk menikmati suasana sambil mencicipi beragam kuliner yang tersedia. 

Salah seorang pengunjung asal Tasikmalaya, Risma, mengungkapkan, udara sejuk ditemani rindangnya pepohonan di sekitar lokasi membuat siapa pun betah berlama-lama di tempat ini. 

Menurutnya, jembatan Cirahong kini telah berubah menjadi ruang interaksi sosial yang hangat, tempat berkumpul, melepas penat, serta mempererat silaturahmi antarwarga dari dua kabupaten bertetangga ini.

"Letaknya yang sangat strategis membuat jembatan ini memiliki makna jauh lebih dalam daripada sekadar menghubungkan dua tempat," ujarnya.(16/05/2026)

Kata Risma, jembatan Cirahong sudah menjadi simbol persatuan, kedekatan dan kebersamaan antara masyarakat Tasikmalaya dan Ciamis. Sehingga tak heran jika setiap hari Sabtu dan Minggu, lokasi ini selalu dipenuhi pengunjung yang ingin merasakan suasana khasnya.

Dulu hanya jembatan biasa, sekarang jadi tempat yang sangat dicari. Warga dari mana saja rela datang ke sini, bukan cuma untuk lewat tapi untuk berwisata kuliner dan bersantai. 

"Rasanya bangga sekali punya ikon seindah ini yang dimiliki bersama,” kata Risma.

Ia menuturkan, sering kali Risma menyempatkan diri berhenti sejenak hanya untuk melepas lelah setelah beraktivitas seharian. Atau sekadar duduk sejenak, hirup udara segar, lihat keramaian sekitar, rasanya lelah dan penat langsung hilang begitu saja.

Ia juga mengatakan, semakin hari jembatan Cirahong terus berkembang menjadi wajah baru yang mempercantik citra kedua daerah.

"Ia menjadi bukti nyata bagaimana sebuah tempat sederhana dapat tumbuh menjadi pusat kegiatan masyarakat, menggerakkan perekonomian warga sekitar, serta menjadi kebanggaan bersama yang akan terus dijaga kelestarian dan kenyamanannya untuk generasi mendatang," ucapnya.(@nwarwaluyo)

 

 

 


SMA Negeri 1 Salopa Kembali Raih Prestasi, Juara 2 MTQ Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kabar membanggakan kembali datang dari SMA Negeri 1 Salopa Kabupaten Tasikmalaya usai berhasil menorehkan prestasi gemilang lewat salah satu siswa berprestasinya, meraih peringkat ke-2 dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat SMA se-Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Wakil Kepala SMA Negeri 1 Salopa, Teri Sugiantoro, S.Pd, pencapaian ini tentu mendapat apresiasi besar dari pihak sekolah. 

Ia mengaku bersyukur karena tahun ini AMAN 1 Salopa berhasil meraih peringkat ke-2, yang sebelumnya juga pernah menempati posisi pertama. 

"Kini kami terus berjuang dan berprestasi kembali di peringkat kedua, dan harapan ke depannya kami bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi banyak pihak,” ujar Teri. (13/05/2026)

Ia juga berharap agar ke depan jumlah siswa baru yang mendaftar terus meningkat, karena semakin banyak peserta didik yang bergabung akan semakin besar pula harapan agar keberadaan sekolah ini dapat dirasakan manfaatnya dan dimanfaatkan seluas-luasnya oleh seluruh masyarakat sekitar.

Tak hanya unggul di bidang prestasi keagamaan, imbuh Teri, SMA Negeri 1 Salopa juga aktif berperan serta dalam berbagai kegiatan pendidikan. Seperti peringatan Hari Pendidikan Nasional beberapa waktu lalu, siswa-siswi sekolah ini turut berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan pendidikan yang digelar di tingkat Kecamatan Salopa.

Teri mengatakan, dalam setiap kegiatan pembentukan karakter siswa selalu menjadi prioritas utama. Hal ini sejalan dengan anjuran Gubernur Jawa Barat untuk mengamalkan nilai-nilai Panca Waluya, yaitu cageur, bageur, bener, pinter, tur singer.

Menurutnya, pendidikan karakter harus benar-benar diamalkan oleh seluruh warga sekolah. 

"Insya Allah, kami berusaha sekuat tenaga agar seluruh siswa dapat memahami, menghayati, dan menerapkan kelima nilai utama tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.(@nwarwaluyo)

Sabet Juara Umum Kecamatan & Juara 2 Tingkat Kabupaten, Jadi Prestasi Gemilang SDN 3 Cikatomas

 

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya kembali menorehkan sejarah kebanggaan setelah berhasil meraih deretan piala di ajang kompetisi pendidikan dan seni, mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten. Dan ini, membuktikan kualitas pembinaan serta bakat luar biasa yang dimiliki siswanya.

Seperti disampaikan Kepala SDN 3 Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd., saat ditemui pangandaran News di ruang kerjanya,(11/05/2926). 

Menurutnya, pada gelaran kompetisi tahun 2026 SDN 3 Cikatomas tampil mendominasi dan keluar sebagai Juara Umum di dua ajang bergengsi tingkat Kecamatan Cikatomas dengan meraih predikat jjuara Umum Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI).

Keberhasilan ini, kata Nana, tentu bisa menunjukkan keunggulan siswa dalam pemahaman materi agama, kemampuan baca tulis Al-Qur’an, hingga penampilan seni keagamaan yang memukau dan berkesan di mata para juri.

Tak hanya itu, imbuhnya, sekolahnya pun berhasil menjadi juara Umum Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N). SDN 3 Cikatomas mampu mendominasi di bidang seni, mulai dari seni suara, seni tari, hingga seni rupa.

"Semuanya ditampilkan dengan kreativitas tinggi, keterampilan mumpuni, dan penghayatan yang sangat apik," ungkapnya.

Tak berhenti di tingkat kecamatan, Nana menyebut, nama SDN 3 Cikatomas kembali harum berkat keberhasilan dua siswa andalan bernama Raihan dan Rifki Ramdhani Hidayat. Dengan prestasi, Rifki Ramdhani Hidayat PAI pada lomba kaligrafi dan Raihan sukses menyabet Juara 2 Lomba Kaligrafi Putera yang mampu mengalahkan ratusan peserta dari berbagai sekolah dasar se-Kabupaten. 

"Prestasi ini menjadi bukti nyata keahlian luar biasa siswa dalam seni tulis indah Al-Qur’an," ucapnya bangga.

Nana juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam, karena capaian dalam berbagai lomba ini bukan sekadar kemenangan biasa melainkan sebagai bukti nyata bahwa SDN 3 Cikatomas memiliki siswa-siswi berprestasi luar biasa. 

Menurutnya, dan Lebih prestasi ini menjadi bukti kongkret keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh para guru baik di bidang akademik maupun bakat minat siswa.

Ia menambahkan, orestasi ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi warga sekolah tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kecamatan Cikatomas. 

"Kami berharap keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri, dan sekolah pun bertekad meningkatkan kualitas bimbingan lebih jauh lagi demi mencetak generasi muda yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia, serta siap menorehkan prestasi lebih tinggi lagi di masa mendatang," tegas Nana. (@nwarwaluyo)

Antusiasme Pendukung Persib Penuhi Kota Tasikmalaya, Kemacetan, Kebisingan & Aksi Ugal-ugalan Dikeluhkan Warga

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Eforia kemenangan Persib Bandung kembali mewarnai suasana malam di Kota Tasikmalaya, namun disayangkan semangat dan kegembiraan yang meluap-luap itu justru berubah menjadi gangguan parah di jalanan sekaligus memicu gelombang protes keras dari warga sekitar. 

Tampak konvoi besar-besaran ribuan kendaraan pun memadati sejumlah ruas jalan utama kota, mulai dari Jalan Nagawangi, Padayungan, Jalan Swaka, hingga HZ Mustofa, membuat arus lalu lintas lumpuh total berjam-jam, bahkan berlanjut hingga larut malam.

Berdasarkan pantauan langsung tim Pangandarannews, di sejumlah titik lokasi ratusan sepeda motor bergerak beriringan dan sepenuhnya menguasai badan jalan dan tak menyisakan ruang sedikit pun bagi kendaraan lain untuk melintas. 

Tak hanya itu, bising suara knalpot modifikasi yang melengking keras bergema ke segala penjuru memecah keheningan malam dan sangat mengganggu ketenangan warga yang sedang beristirahat atau beraktivitas. Suasana makin ricuh dan mencekam saat terlihat asap warna-warni serta kembang api yang dinyalakan tepat di tengah jalan membahayakan keselamatan semua pengguna jalan. Jalur yang biasanya lancar dan bebas hambatan kini mendadak tersendat parah, banyak kendaraan menumpuk panjang dari ujung ke ujung dan sejumlah pengendara pun terpaksa terjebak diam berjam-jam di tengah kemacetan yang sangat padat.

Salah satu pengguna jalan yang ditemui di lokasi, Risna (27),  mengungkapkan kekesalannya harus menunggu lama akibat terjebak macet. 

Menurutnya, pemandangan seperti ini sudah menjadi hal rutin dan tentu sangat merugikan masyarakat luas. 

Setiap kali Persib juara, kata Rina, kelompok pendukung atau atau bobotoh Persib ini selalu bertindak ugal-ugalan. Mereka seolah merasa punya jalan sendiri, sama sekali tak peduli ada orang lain yang lewat. 

"Jelas sekali tindakan ini mengganggu dan merugikan kami yang menggunakan fasilitas umum," Ungkap Risna dengan nada kesal.(10/05/2026) malam.

Dampak langsung yang dirasakannya, ia harus rela berjam-jam terjebak macet saat pulang dari kerjanya.

"Padahal kondisi tubuh saya sudah sangat lelah setelah bekerja seharian penuh," ujarnya.

Kata Rina, fenomena seperti ini memang terus berulang setiap kali Persib mengalahhkan lawannya. Namun di sisi lain, cara berekspresi yang tidak tertib dan ugal-ugalan serta mengabaikan aturan lalu lintas justru menimbulkan polusi suara, kemacetan parah, ketidaknyamanan, hingga risiko kecelakaan yang nyata bagi warga yang sama sekali tidak terlibat.

Ia pun berharap, ke depannya semangat dukungan ini bisa disalurkan lewat cara yang lebih tertib, aman, dan tetap menghargai ketertiban umum serta hak orang lain. 

"Sehingga kemenangan tim kesayangan tetap menjadi kebahagiaan yang dirasakan bersama, tanpa ada satu pun pihak yang merasa dirugikan atau haknya terganggu," imbuhnya. (@nwarwaluyo)

Gebyar Pentas PAI Tingkat Kabupaten Ciamis, Lahirkan Pelajar Cerdas Berkarakter Islami

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Suasana semangat dan ceria mewarnai pelaksanaan Gebyar Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kabupaten Ciamis untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), yang digelar di lingkungan SDN 1 Cijengjing, Kabupaten Ciamis. (09/05/2026). 

Kegiatan yang dihadiri dihadiri langsung Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Muharam Ahmad Zajuli, S.IP., M.Pd., Ketua KKG PAI Kabupaten Ciamis, Usep Mubarok, S.Pd.I, Ketua Panitia Penyelenggara Ana Suryana, M.Pd.I, serta seluruh jajaran Kelompok Kerja Guru (K3S), kepala sekolah, dan guru PAI se-Kabupaten Ciamis ini menjadi ajang unjuk bakat serta kompetisi sekaligus penguatan karakter keislaman bagi ribuan peserta didik se-Kabupaten Ciamis.

Antusiasme para peserta lomba pun terlihat tampak penuh semangat, para siswa tampil percaya diri berjuang memberikan penampilan terbaik di berbagai cabang lomba dengan cita-cita meraih juara tingkat kabupaten dan berhak melaju ke ajang tingkat provinsi sekaligus mengangkat nama baik sekolah dan kecamatan masing-masing. 

Semangat kompetitif juga diperlihatkan para siswa sekaligus dibarengi dengan sikap santun dan sportivitas, cerminan pendidikan karakter yang telah tertanam.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Muharam Ahmad Zajuli, S.IP., M,Pd, menyampaikan, Pentas PAI ini merupakan agenda rutin yang digagas dan dilaksanakan sepenuhnya oleh para guru PAI SD se-Kabupaten Ciamis. 

Bukan sekadar lomba, kata Muharam, kegiatan ini juga bisa menjadi wadah kreativitas untuk menampung bakat seni keagamaan siswa serta sarana strategis memaksimalkan pendidikan karakter.

"Sehingga anak-anak tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki moral dan akhlak Islami yang kuat," ujarnya.

Menurut Muharam, pendidikan Agama Islam merupakan fondasi dalam pembentukan jati diri. Lewat kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak tidak hanya paham teori agama tapi mampu mengamalkannya dalam perilaku sehari-hari. 

"Juga bisa lebih kreatif dan berprestasi, ini bukti nyata dedikasi para guru dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Ana Suryana, M.Pd.I, secara rinci menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini diikuti perwakilan dari seluruh SD se-Kabupaten Ciamis. Dan setiap kecamatan mengirimkan 20 peserta yang terbagi dalam 7 mata lomba putra-putri, dan tersebar ke dalam 12 rangkaian kegiatan berbeda. Dan juga cabang lomba yang mencakup seni baca Al-Qur’an, kaligrafi, pidato keagamaan, nyanyian religi, hingga lomba kepribadian dan budi pekerti.

Arah kegiatan ini kata Ana, sangat jelas, yakni untuk mencari bibit unggul sekaligus memotivasi seluruh siswa mencintai nilai-nilai agama.

"Kami berharap seluruh peserta bisa tampil maksimal dan meraih hasil terbaik, karena pemenang tingkat kabupaten akan mewakili Ciamis ke tingkat Provinsi Jawa Barat yang rencananya digelar di Kota Bekasi pada 17 Juni 2026 mendatang,” jelasnya.

Namun Ana menyebut, target utama dari kegiatan ini bukan hanya kemenangan semata. Namun bagaimana peserta tumbuh menjadi anak yang berkarakter, berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab.

 “Bagi yang nantinya lolos ke provinsi, kami doakan bisa meraih hasil memuaskan dan mengharumkan nama Kabupaten Ciamis. Yang terpenting, semangat belajar dan beribadah harus tetap dijaga,” pungkas Ana.

Selain sebagai ajang kompetisi, Ana mengatakan, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antar guru dan sekolah serta evaluasi bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di wilayah Ciamis. 

"Semua pihak sepakat dan berharap agar kegiatan ini terus dikembangkan, semakin meriah dan menjadi inspirasi bagi kegiatan serupa di masa depan demi kemajuan pendidikan agama dan karakter anak bangsa," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Ketua PC PGRI Panumbangan, Guru Tulang Punggung Kemajuan Pendidikan Dengan Jasa Tak Terukur

Arif Hidayat
PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Memasuki bulan Mei bangsa Indonesia, kembali memperingati Hari Pendidikan Nasional. Sebuah momen istimewa untuk meninjau kembali makna pendidikan dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi peran besar para pendidik, termasuk tenaga guru honorer yang menjadi pilar utama berjalannya kegiatan belajar mengajar di setiap sekolah. 

Demikian Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Arif Hidayat, saat ditemui Pangandaran News di ruang kerjanya. (09/05/2026)

Sarif menyampaikan, doa tulus dan harapan besar bagi seluruh peserta didik di wilayahnya maupun seluruh Indonesia. 

Di Hari Pendidikan Nasional ini, Arif berharap seluruh siswa dan siswi tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berkarakter kuat, berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab serta memiliki sopan santun yang luhur. 

"Perlu kita sadari, pendidikan bukan sekadar kegiatan memberi pelajaran atau mentransfer materi, melainkan tugas mulia untuk membentuk jati diri dan masa depan anak bangsa,” tegasnya.

Ia pun menyoroti peran krusial para guru, terutama tenaga pendidik honorer yang selama ini berdedikasi dan mengabdi dengan tulus. Meski kerap berjuang di tengah keterbatasan fasilitas sekolah maupun kesejahteraan yang belum sepenuhnya terjamin. Namun tanpa kehadiran para rekan-rekan guru honorer yang tetap setia dan ikhlas mengabdi, sudah pasti sekolah-sekolah akan kekurangan tenaga pengajar dan kegiatan belajar mengajar akan terganggu. Mereka merupakan tenaga yang jasa-jasanya tak terukur dengan angka atau materi, namun peranannya sangat besar dan nyata dalam mencetak kecerdasan serta membentuk karakter anak didik. 

"Kalau tidak ada guru, dimana kita bisa mendapatkan ilmu dan bisakah proses pembelajaran itu berlangsung?,” ungkapnya.

Menurutnya, guru adalah ujung tombak sekaligus tulang punggung dunia pendidikan. Dan sekolah pun dapat berjalan dengan baik sehingga tujuan pendidikan bisa tercapai berkat kesabaran, ketulusan, serta semangat juang para pendidik yang terus berdedikasi meski bekerja dalam berbagai keterbatasan. 

Oleh karena itu ia juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah, hingga pemangku kebijakan untuk lebih peduli, menghargai, dan serius memperhatikan nasib serta kesejahteraan para guru khususnya tenaga honorer yang menjadi garda terdepan di lapangan. Tetaplah semangat mengabdi wahai para pendidik, karena pengorbanan dan ketulusan yang kalian berikan adalah bekal emas yang sangat berharga bagi masa depan negeri ini.

"Dan ingatlah, tanpa guru tidak akan ada kecerdasan, kemajuan, dan tidak akan lahir generasi yang berakhlak mulia,” kata Arif.

Ia jiga kembali mengingatkan bahwa bulan Mei adalah bulan peringatan pendidikan nasional, waktu yang paling tepat untuk merenung dan menghargai segala jasa besar para pendidik.

Arif menyampaikan selamat Hari Pendidikan Nasional, guru adalah cahaya yang senantiasa menerangi jalan masa depan bangsa.

"Jasa mereka takkan pernah terbalas sepenuhnya, namun akan terus hidup dan terpatri dalam setiap kesuksesan anak didik serta kemajuan bangsa ini,” tutup Arif. (@nwarwaluyo)

Persiapkan Maju Ke Tingkat Kabupaten, Pendidikan Komisariat 1 Ciamis Gelar O2SN dan Pentas PAI Secara Bersamaan

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Lingkungan Pendidikan wilayah Komisariat 01 Kabupaten Ciamis kembali menggelar dua ajang secara bersamaan, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dilaksanakan selama dua hari.(5-6/05/2026)

Kepada Pangandarannews, Ketua komisariat I, H. Edi Supriyadi, S.Pd., M.Pd, menyampaikan, melalui O2SN para siswa diharapkan dapat mengembangkan bakat olahraga, menjaga kesehatan jasmani, serta menumbuhkan semangat sportivitas. 

"Sementara melalui Pentas PAI, siswa dapat menampilkan kemampuan dan pemahaman mereka dalam bidang keagamaan," terang Edi.(05/05/2026)

Edi mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan siswa yang punya potensi baik di bidang olahraga, seni maupun agama, untuk bisa bersaing di tingkat kabupaten.

"Semoga pasca mengikuti lomba-lomba ini bisa melahirkan generasi yang lebih kompeten, berprestasi, dan tentu saja punya karakter yang mulia," ujarnya.

Edi juga menekankan terkait pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kesehatan fisik, dan kekuatan spiritual.

Dan melalui O2SN ini diharapkan mampu membentuk fisik yang sehat dan mental yang kuat. Sedangkan melalui Pentas PAI, para siswa ditanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia Sehingga tercipta generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga sehat jasmani dan kuat rohaninya.

"Kegiatan ini juga menjadi wadah yang sangat baik bagi siswa untuk berkompetisi secara sehat dan menampilkan kemampuan terbaik mereka di berbagai bidang," ucapnya.(@nwarwaluyo)

 

 

 


Ikut Meriahkan Hari Jadi ke-44, Ribuan Warga Desa Cimanuk-Cikalong Ikuti Jalan Santai

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dengan wajah gembira dan penuh semangat, ribuan warga Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, mendatangi halaman kantor desa untuk mengikuti jalan santai dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Desa yang ke-44 tahun.

Kegiatan yang ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Cimanuk, Bapak Anhar, didampingi oleh para tokoh masyarakat dan perangkat desa, disambut antusiasme warga yang hadir memadati area kantor desa hingga sepanjang rute yang dilalui.

Panitia penyelenggara pun sudah menyiapkan berbagai macam doorprize menarik yang siap dibagikan kepada para peserta yang beruntung, hal ini tentu menambah keseruan dan semangat warga untuk ikut serta dalam kegiatan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Cimanuk, Anhar, menyampaikan harapannya agar desa ini terus berkembang khususnya di bidang sektor pertanian dan UMKM.

"Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, Desa Cimanuk semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera khususnya di bidang sektor pertanian dan UMKM," ujar Anhar.(02/05/26)

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para sponsor dan seluruh masyarakat Desa Cimanuk yang telah turut serta, berpartisipasi aktif dalam memeriahkan acara ini.

"Semoga di usia yang ke-44 tahun ini Desa Cimanuk semakin maju, sejahtera, dan terus membangun kebersamaan," tegasnya. (@nwarwaluyo).

 

 

Bertahun-tahun Warga Ciranca Dambakan Perbaikan Jalan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kondisi jalan di Dusun Ciranca, Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, saat ini masih menjadi sorotan dan keluhan masyarakat. Jalan yang menjadi akses utama ini masih berupa tanah dan becek, sehingga sangat menyulitkan aktivitas warga sehari-hari.

Seperti foto yang diterima tim Pangandaran News, memperlihatkan kondisi jalan yang berlumpur dan berbatu, bahkan terlihat seorang warga harus berjuang mengendarai sepeda motor melewati jalan tersebut dengan susah payah.

Kondisi ini tentu sangat mengganggu mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan bekerja, mengantar anak sekolah maupun mengangkut hasil bumi. 

Menurut salah seorang warga, Encep (32), ia berharap adanya perhatian khusus dari Pemda Tasikmalaya agar jalan ini segera mendapatkan perbaikan dan peningkatan kualitas.

"Semoga secepatnya ada perubahan," ungkapnya.(02/05/26)

Padahal, kata Encep, Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari Al-Ayubi, sering muncul di media sosial seperti Facebook, TikTok, dan Instagram. Tapi kenapa kondisi jalan di sini seolah tak dilihat sama sekali, atau beepura-pura buta dan tuli

Ia juga mengatakan, pembangunan jalan ini sudah menjadi harapan masyarakat sejak zaman Bupati sebelumnya. Sudah sekitar 5 tahun lamanya, namun hingga saat ini masyarakat Desa Nagrog belum juga merasakan manfaat dan perubahan yang nyata.

"Kami berharap Gubernur Jawa Barat atau Pemkab Tasikmalaya dapat segera turun tangan dan merealisasikan pembangunan jalan ini demi kesejahteraan bersama," ucapnya.(@nwarwaluyo)

 

 

 


Yeyen Hidayat, Hardiknas Bukan Sekedar Seremonial Tapi Komitmen Kolaborasi Guru & Orang Tua Bentuk Siswa Berkarakter

Yeyen Hidayat
PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 SD Negeri 1 Panumbangan Kabupaten Ciamis, menjadi momen penting untuk kembali meneguhkan komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara bendera yang dilaksanakan bersama para siswa, yang sekaligus menjadi bukti nyata semangat untuk terus memajukan dunia pendidikan di Indonesia.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala SD Negeri 1 Panumbangan Kabupaten Ciamis, Yeyen Hidayat, S.Pd, menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal mencetak angka atau nilai akademis sematan tapi untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan berakhlak mulia.

Pendidikan itu sangatlah penting, khususnya bagi siswa. Dan seperti diketahui, berkat jasa para pahlawan pendidikan bangsa ini bisa maju. 

"Oleh karena itu, kita harus terus berupaya agar pendidikan di Indonesia semakin maju, khususnya dalam pembentukan karakter anak dan kedisiplinan," ujar Yeyen. (02/05/26).

Ia juga menekankan, ditengah arus digitalisasi dan perkembangan zaman yang semakin modern tentunya peran orang tua menjadi kunci utama. Dukungan dan pengawasan dari keluarga sangat dibutuhkan, sehingga anak-anak tidak salah arah dalam memanfaatkan teknologi.

Menurut Yeyen, di zaman digitalisasi seperti sekarang ini tantangan semakin besar. Sehingga arahan dan bimbingan dari kedua pihak, yaitu orang tua dan guru sangatlah diperlukan. 

Namun, imbuh Yeyen, tentu orang tua yang lebih berperan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian anak-anaknya.

"Selain tentunya peran kita sebagai guru dan sekolah dalam dunia pendidikan," tegasnya.

Ia juga berharap, melalui momen Hardiknas ini visi untuk membangun siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter yang kuat dapat terus terwujud.

Pesan ini, ungkap Yeyen, bisa menjadi pengingat bersama bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya tanggung jawab sekolah. 

"Tapi hasil kolaborasi yang kuat antara pendidik dan keluarga demi terciptanya generasi penerus yang unggul," pungkasnya.(@nwarwaluyo)

 

 

 


 

Dengan Motto Sauyunan Ngajaga Lembur, Leuwibudah Wujudkan Jadi Desa yang Istimewa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan serta pertanian terus digelorakan warga di Desa Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya. 

Puluhan warga dan perangkat desa, tampak bahu-membahu membersihkan dan memperbaiki saluran irigasi yang menjadi urat nadi kehidupan para petani. 

Menurut Kepala Desa Leuwibudah, Eep Udi, kegiatan Jum'at bersih (jumsih) ini dilakukan untuk mengatasi pendangkalan dan penyumbatan yang selama ini menghambat aliran air menuju lahan pertanian.

Dengan alat sederhana, kata Eep, seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu-ibu—saling bahu-membahu membersihkan lingkungan di setiap RT dan RW, bekerja bersama-sama membersihkan lumpur, memotong rumput liar, dan memperlebar saluran. Karena bagi petani, kelancaran irigasi adalah kunci keberhasilan panen. 

"Oleh karena itu, inisiatif ini sangat diapresiasi karena selain menghemat biaya serta bisa menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan baik antara warga satu dengan lainnya atau pun dengan pemerintahan desa," ungkap Eep.(01/05/26)

Ia juga berharap, setelah dibersihkan air bisa sampai dengan baik ke sawah sehingga padi tumbuh subur dan panen nanti maksimal.

Eep menambahkan, dalam jumat opsih ini juga semua fasilitas umum akan dibersihkan untuk meujudkan 'Sauyunan Ngajaga Lembur'.

Tidak hanya di bidang pertanian, imbuhnya, komitmen menjaga lingkungan juga terlihat melalui program rutin "Jumat Opsih".

Eep menyebut, kegiatan ini bukan sekadar agenda biasa melainkan program unggulan yang bahkan sering dilaporkan hingga tingkat provinsi. Dan pembersihan lingkungan ini dilakukan secara menyeluruh, meliputi lingkungan perumahan, masjid, madrasah, saluran air, hingga perapian jalan desa.

Ia mengaku, pihaknya melaksanakan ini sesuai arahan dari kecamatan hingga pemerintah pusat demi memastikan lingkungan bersih dan sehat.

"Dan kegiatan ini juga sejalan dengan motto desa,  'Leuwibudah Maju, Leuwibudah Bersatu", jelas Eep.

Ia menegaskan harapannya agar semangat kebersamaan ini terus terjaga, sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat, "Sauyunan Ngajaga Lembur" (bersama-sama menjaga desa).

Jabar Istimewa, Kabupaten juga harus istimewa, maka, menurut Eep, Desa Leuwibudah pun harus istimewa. 

"Dan kedua kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan persatuan dan kerja sama, desa bisa terus maju, sehat, dan sejahtera," pungkasnya.(@nwarwaluyo)

Koyimah Sebut Kegiatan PAI Cibalong Bukan Hanya Sekadar Cari Juara Tapi Bangun Karakter Mulia Siswa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai pelaksanaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang SD se-Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya.(29/04/26)

Acara yang bertema "Mewujudkan Generasi Islami yang Berprestasi" ini dilaksanakan ini, menjadi wadah strategis bagi siswa-siswi untuk menampilkan bakat, kreativitas serta pemahaman keagamaan mereka.

Di lokasi acara, tampak deretan piala dan penghargaan tampak berjejer rapi, siap diperebutkan. Namun, di balik semarak kompetisi tersebut, terdapat tujuan yang jauh lebih besar dan mulia.

Seperti disampaikan Ketua Panitia PAI tingkat Kecamatan Cibalong, Koyimah Nurhayati, S.Pd.I, visi dan misi utama kegiatan ini bukan semata-mata mencari siapa yang menjadi juara tetapi lebih kepada menumbuhkan dan membangun karakter siswa-siswi agar lebih baik. 

"Kami ingin melahirkan anak-anak yang tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia," tegas Koyimah.

Koyimah juga menyampaikan kesiapan pihaknya untuk melaju ke babak selanjutnya yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2026 mendatang.

"Kami optimis akan masuk ke tingkat Kabupaten Tasikmalaya, dan bisa meraih prestasi untuk mengharumkan nama Kecamatan Cibalong di kancah yang lebih luas," ungkapnya.

Menurut Koyimah, Pentas PAI ini terbukti mampu menjadi sarana yang sangat efektif dalam membentuk kepribadian anak didik agar semakin mencintai ajaran agama, berakhlak santun, dan tentunya berprestasi.

"Kami berharap semoga kegiatan positif seperti ini terus dilaksanakan sehingga bisa terus melahirkan generasi muda yang kuat imannya, mulia akhlaknya, dan kaya prestasi," kata Koyimah.(@nwarwaluyo)

 

 

Semarak FLS3N 2026 Karangnunggal, 54 Sekolah Ikuti 7 Mata Lomba

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Suasana penuh semangat dan antusiasme tinggi mewarnai pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026 tingkat Kecamatan Karangnunggal, ajang bergengsi ini menjadi wadah luar biasa bagi para siswa untuk menampilkan bakat, kreativitas, dan kemampuan terbaik mereka di bidang seni dan sastra.

Tidak kurang dari 54 sekolah turut meramaikan kegiatan ini dengan mengirimkan perwakilan siswa terbaiknya, dan ratusan siswa tampak memenuhi lokasi acara untuk menyaksikan dan mengikuti serangkaian perlombaan

Dalam wawancaranya dengan Pangandaran News, panitia pelaksana, Yuyu, S.Pd, menyampaikan kegembiraannya melihat partisipasi peserta.

Kata Yuyu, kegiatan ini dirancang untuk menggali potensi maksimal dari setiap anak didik. 

Ia menjelaskan, ada 7 mata lomba yang diperlombakan pada hari ini. Antara lain, Menyanyi Solo, Menulis Cerpen, Tari Kreasi, Pantomim, Menggambar, Bercerita dan Seni Kriya.

Yuyu mengaku bersyukur, Karena antusiasme anak-anak sangat luar biasa dan hampir 90% dari seluruh siswa yang mendaftar mengikuti kegiatan ini.

"Target kami tentu besar, kami berharap bisa melahirkan juara-juara yang mampu masuk 3 besar hingga 4 besar," ungkap Yuyu.(29/04/26)

Terpisah, Eli Romli, S.Pd, yang juga terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan kesiapannya untuk mengantar para siswa bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

"Kami siap melaju ke tingkat Kabupaten Tasikmalaya, karena pengalaman tahun lalu pernah menjadi juara tingkat kabupaten menjadi modal dan motivasi tersendiri bagi kami untuk kembali berprestasi," tutur Eli.

Hal senada disampaikan Ketua PGRI PC Karangnunggal, Bambang, pihaknya memberikan semangat dan dukungan penuh bagi seluruh peserta.

Ia mengatakan, teruslah berjuang dan raih prestasi setinggi mungkin. Tingkatkan terus prestasi di tingkat kecamatan, dan optimis Karangnunggal akan mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah hingga tingkat kabupaten bahkan sampai tingkat provinsi.

"Semoga kegiatan positif ini terus digelar, sehingga semakin banyak bibit-bibit unggul yang ditemukan dan mampu berprestasi di kancah yang lebih luas," ucapnya. (@nwarwaluyo)

 

Seharusnya Pemkot Tasik Bangun Fasilitas Bagi Penyandang Disabilitas

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sebuah pemandangan sangat memprihatinkan dan menyayat hati tertangkap kamera di salah satu ruas jalan utama Kota Tasikmalaya pada malam hari, dalam foto terlihat jelas seorang penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda sedang berjuang keras menyeberang jalan. (28/04/26)

Tanpa adanya fasilitas khusus yang memadai maupun bantuan dari pihak manapun, pria tersebut harus berhadapan langsung dengan arus kendaraan yang padat dan cahaya lampu kendaraan yang menyilaukan mata.

Kondisi trotoar yang rusak dan minimnya penerangan yang baik semakin menambah kesulitan baginya untuk bergerak, namun ia tampak tetap mengayuh roda dengan susah payah demi bisa sampai ke seberang jalan dengan selamat.

Kondisi ini tentu menjadi sontak jadi sorotan tajam dan perbincangan warga yang menyaksikan kejadian tersebut, bagaimana nasib saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik jika harus beraktivitas di jalan raya.

Seharusnya ada fasilitas khusus untuk para disabilitas, seperti jalur khusus yang rata, tempat penyebrangan, penerangan yang memadai dan ini semua seharusnya menjadi prioritas demi keselamatan dan kenyamanan mereka.

Semoga kondisi ini bisa menjadi perhatian khusus bagi pihak terkait agar segera melakukan perbaikan dan penyediaan infrastruktur yang layak, tidak seharusnya ada warga yang harus berjuang sendirian demi keselamatan dirinya. (@nwarwaluyo)

 


Menyusuri Kawasan Dadaha Tasik, Antara Track Jogging Dan Penampakan Kumuh Lokasi PKL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sore hari di kawasan Dadaha Kota Tasikmalaya, terlihat hidup dan penuh semangat. Sejumlah warga terlihat memadati area lintasan olahraga atau jogging track untuk melakukan kegiatan lari sore dan jalan santai, menjadikan aktivitas fisik sebagai gaya hidup sehat sehari-hari.

Sejumlah warga dari berbagai kalangan ada yang berjalan santai atau berlari menyusuri lintasan, suasana sore yang sejuk dengan lingkungan yang asri membuat tempat ini selalu menjadi pilihan utama warga untuk berolahraga atau sekedar melepas penat setelah seharian beraktivitas.

Menurut salah seorang warga Reni (31), ia berharap agar kawasan Dadaha bisa dikelola dengan lebih baik lagi.

Seandainya tata kelolanya lebih rapi, ungkapnya, tentu akan semakin nyaman. Seperti ada penambahan atau perbaikan penerangan sekeliling, terutama lampu PJU (Penerangan Jalan Umum) yang lebih terang. Karena dengan adanya penerangan yang memadai, kegiatan olahraga tidak hanya bisa dilakukan di sore hari tetapi juga aman dan nyaman jika dilakukan hingga menjelang malam hari.

"Semoga Pemkot Tasik bisa memperhatikan hal ini, supaya fasilitas umum yang ada disini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan semakin layak serta nyaman digunakan," katanya.(26/04/26)

Namun sangat disayangkan, saat Pangandaran news mencoba berkeliling melihat kondisi di sekitar Dadaha ini. Tampak lokasi tempat para pedagang kaki lima (PKL) tampak terbengkalai dan tampaknya sudah tidak difungsikan lagi.

Fasilitas yang seharusnya menjadi tempat berjualan dan berkumpulnya masyarakat, terlihat terbengkalai, kumuh, dan tidak terurus.

Terlihat juga kondisi atap yang bocor hingga air menetes ke lantai, ditambah tumpukan sampah dan barang bekas yang berserakan. Beberapa gerobak dagangan terlihat tertutup debu tebal dibiarkan begitu saja tanpa ada kegiatan jual beli yang berjalan optimal, seolah tempat ini sudah ditinggalkan.

Melihat kondisi tersebut, Rendi, salah satu warga yang sedang beraktivitas di kawasan Dadaha, menyampaikan kekecewaannya kepada Pangandaran News.

Ia menyayangkan, fasilitas umum yang seharusnya bermanfaat justru kondisinya seperti ini. Sangat mubazir dan terlihat sangat tidak terurus.

"Sayang ya, aset daerah yang seharusnya bisa dimanfaatkan dengan baik justru terbuang sia-sia," ujarnya.

Rendi berharap ada perhatian khusus dan tindakan nyata untuk memperbaiki tempat ini sehingga segera bisa difungsikan kembali, supaya kembali bersih, rapi, dan bisa beroperasi sebagaimana mestinya untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

"Kondisi ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Tasik agar aset dan fasilitas publik bisa terjaga dengan baik, terawat, dan memberikan manfaat maksimal bagi warga," imbuhnya.(@nwarwaluyo)

 

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Buka Semarak FORMASKAB 2026

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Suasana penuh semangat, kegembiraan dan kekompakan tampak di halaman Gedung Kabupaten Tasikmalaya, berbagai rangkaian kegiatan Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten (FORMASKAB) tahun 2026 yang digelar oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tasikmalaya berjalan lancar dan meriah.

Bupati Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.A.O, tampil gagah dan bersemangat dengan qseragam resmi KORMI berwarna biru-putih lengkap dengan topi dan kacamata hitam, berkenan membuka acara ini.

Suasana yang penuh tawa dan senyum terlihat jelas di wajah seluruh pihak yang hadir, mencerminkan semangat "Sehat, Bugar, dan Bahagia" yang menjadi moto utama KORMI.

Turut hadir mendampingi dalam acara tersebut, Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, H. Eri Purwanto, serta para pengurus dan atlet dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan terkait pentingnya kegiatan ini bagi masyarakat.

Acara ini, ujar Bupati, mmmenjadi wadah bagi masyarakat untuk berkompetisi sekaligus mempererat tali persaudaraan. 

"Ada 12 cabang olahraga yang dipertandingkan dengan konsep Murah, Massal, dan Meriah serta terbuka untuk semua, baik kalangan usia mulai dari anak-anak hingga lansia," ujarnya.(26/04/26)

Tidak hanya mencari juara, tetapi, kata bupati, kegiatan ini juga untuk meningkatkan angka partisipasi olahraga yang berdampak langsung pada peningkatan kebugaran jasmani dan indeks kebahagiaan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Salah satu momen paling ditunggu dan sangat meriah terjadi saat Bupati didampingi jajaran pejabat serta pengurus KORMI melakukan pengetikan kupon undian berhadiah utama berupa Motor Listrik, hadiah motor listrik ini menjadi bentuk apresiasi besar Pemerintah Daerah kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif.

Hadiah ini, ungkap bupari, sebagai bentuk apresiasi pemda kepada masyarakat yang sudah menyempatkan waktu untuk berolahraga dan bersilaturahmi. 

"Semoga keberuntungan menyertai rekan-rekan semua," ucapnya.

Sementara dalam kesempatannya, Ketua Umum KORMI menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Tasikmalaya yang telah memberikan dukungan penuh, fasilitas, dan perhatian yang luar biasa terhadap dunia olahraga masyarakat di daerah ini.

"Visi kami, olahraga untuk seluruh kalangan," tegasnya.

Ia mengatakan, jika KONI lebih fokus kepada atlet yang berprestasi dengan usia tertentu. Tapi kalau KORMI ini olahraga untuk semua kalangan masyarakat, dengan tingkat usia yang tidak dibatasi. Mulai dari anak usia dini, remaja, sampai yang sudah tua pun bisa ikut. Di sini kita semua adalah pegiat olahraga.

Ia menyampaikan, KORMI memiliki tugas mulia yaitu meningkatkan partisipasi masyarakat dan melestarikan olahraga tradisional.

Ia juga berharap, dengan ada kegiatan seperti ini angka partisipasi meningkat, otomatis angka kebugaran, kebahagiaan, dan ekonomi juga Insya Allah meningkat. 

"Moto kita kan Sehat, Bugar, Bahagia dan luar biasa," pungkasnya. (@nwarwaluyo)

 

 

Upaya Jaga Ketertiban dan Kelancaran Lalu-Lintas, Dishub Kota Tasik Gelar Pengamanan Malam Hari

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam upaya menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya kembali melakukan pengamanan dan penertiban di kawasan Jalan Cimulu tempatnya dekat Stasiun Kereta Api pada.(25/04/26 malam) 

Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Parkir Kota Tasikmalaya, yang dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Parkir, Uen Haeruman.

Kepada Pangandaran News, saat diwawancarai, Uen menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus hadir di lapangan demi kenyamanan masyarakat.

Ia juga akan turun langsung memimpin pengamanan ini agar arus lalu lintas tetap lancar dan tertib, terutama di akhir pekan yang biasanya padat. 

"Kami ingin memastikan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujarnya.

Uen mengatakan, keberadaan personel Dishub yang terlihat kompak dan sigap di lokasi mendapat apresiasi dari warga yang melintas. Salah satu personel, Muhtarom, meskipun berstatus sebagai tenaga P3K paruh waktu, tetap menunjukkan semangat yang tinggi dalam menjaga ketertiban lalu lintas di sekitar kawasan tersebut.

Menurutnya, kehadiran mereka dinilai sangat membantu mengurai kemacetan serta menciptakan suasana yang lebih aman dan terkendali. 

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Dishub Kota Tasikmalaya dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan parkir di seluruh wilayah kota," ungkapnya.(@nwarwaluyo)

 

 

Dalam Monitoring TKA, Dinas Pendidikan Kabupaten Tasik Kaji Pembelajaran Digital Di SDN 3 Cikatomas

PANGANDARANNEWS.COM/TASIK NEWS – Transformasi dunia pendidikan kini semangat nyata dalam kegiatan Monitoring TKA yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, terlihat penerapan metode belajar yang sangat modern dan interaktif di SDN 3 Cikatomas, Kecamatan Cikatomas.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 22 April 2026 di SDN 3 Cikatomas, Kecamatan Cikatomaa, proses belajar mengajar tidak lagi konvensional melainkan telah bertransformasi memanfaatkan teknologi digital secara maksimal.

Terlihat, para siswa pun duduk dengan tertib di depan perangkat laptop masing-masing. Mereka tidak hanya membaca buku teks, melainkan langsung berinteraksi aktif dengan materi digital yang ditampilkan di layar.

Salah satu sorotan utama adalah penggunaan sistem Video Conference melalui layar besar yang dipasang di depan kelas, komunikasi menjadi tanpa batas. Guru dan siswa dapat berdialog langsung secara dua arah, juga dengan pengawas maupun narasumber dari lokasi berbeda secara real-time.

Suasana kelas pun tampak menjadi jauh lebih hidup, visual, dan tidak membosankan karena para siswa terlihat sangat antusias dan fokus menyimak materi.

Menurut Ketua PC PGRI Kecamatan Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd, kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. 

"Ternyata inovasi ini membuktikan bahwa pendidikan di daerah terus berbenah," ungkapnya.

Kegiatan ini juga, kata Nana, menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di daerah terus berbenah dan berinovasi. 

"Tujuannya jelas, yakni untuk mempersiapkan generasi muda agar tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga melek teknologi sejak dini," imbuhnya.

Sementara Kabid GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, H. Dudi Rodinulhaq, menegaskan harapannya agar metode ini dapat meningkatkan prestasi siswa. Dan pemanfaatan teknologi seperti ini, tentu sangat ia dukung. 

Dalam kegiatan Tes Kemampuan Akhir (TKA) program kemendikbud ini, SDN 3 Cikatomas masuk ka gelombang 2 yang diikuti siswa kelas 6.

"Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan prestasi siswa agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi," tegasnya.

Dudi mengatakan, dengan dukungan penuh dan semangat inovasi seperti ini diharapkan kualitas pendidikan di wilayah Cikatomas dan Kabupaten Tasikmalaya umumnya dapat terus melaju ke arah yang lebih gemilang.(@nwarwaluyo)

Dengan Persiapan Yang Matang, 49 Siswa Asal Kadipaten Optimis Tembus Ke Tingkat Provinsi

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Semangat kompetisi dan keilmuan kembali terasa di lingkungan pendidikan Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya pada saat dilaksanakan seleksi putra-putri terbaik, ada 8 mata lomba yang dipertandingkan dalam event tersebut.

Kegiatan ini berhasil menyaring talenta terbaik, dan ditetapkan sebanyak 49 siswa peserta didik berprestasi yang akan menjadi duta untuk mewakili Kecamatan Kadipaten pada ajang tingkat Kabupaten.

Seperti disampaikan Panitia Lomba Kecamatan Kadipaten, Hasan Nurzaman, S.Pd.I, berbagai bidang keahlian, baik di bidang keagamaan maupun akademik diperlombakan untuk menggali potensi siswa.

Seperti diketahui, ungkap Hasan, kedelapan mata tersebut antara lain 

 1. MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran)

2. Pildacil (Pemilihan Dai Cilik)

3. Praktek Shalat Berjamaah

4. Tahfidz (Hafalan Al-Qur'an)

5. Kaligrafi

6. Cerdas Cermat

7. Adzan

"Para juara dan peserta terbaik yang terpilih ini rencananya akan bertanding pada ajang puncak yang dilaksanakan pada tanggal 4 Mei mendatang," terang Hasan.(22/04/26)

Hasan mengatakan, panitia dan pembina memiliki harapan besar agar para duta dari Kecamatan Kadipaten ini dapat memberikan hasil yang maksimal. Mengingat sejarah gemilang pada tahun 2018 lalu, Kecamatan Kadipaten pernah berhasil meloloskan perwakilannya hingga ke tingkat Provinsi.

Hasan berharap, tahun ini Kadipaten bisa kembali mengulang kesuksesan tersebut karena dalam beberapa tahun terakhir ini belum ada yang berhasil mewakili hingga ke jenjang provinsi. 

"Semoga tahun ini menjadi kebangkitan kembali dan anak-anak bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya," ujarnya. 

Hasan menyebut, dengan bekal persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi seluruh elemen berharap agar perwakilan Kecamatan Kadipaten dapat membawa pulang prestasi membanggakan dan mengharumkan nama daerah di tingkat Kabupaten maupun Provinsi.(@nwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN