Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan

Warga Kota Tasikmalaya Sesalkan, Pemandangan Tumpukan Sampah Masih menjadi Pemandangan Di Beberapa Jalan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kondisi sampah yang menumpuk di Jalan S.L. Tobing, Kelurahan Tugu Jaya, Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, tak kunjung diangkat petugas. Tumpukan sampah tersebut telah memenuhi sekeliling wadah sampah hingga meluber ke pinggir jalan, tanpa ada tanda-tanda akan segera diangkut oleh petugas kebersihan.

Padahal, Pemerintah Kota Tasikmalaya telah gencar mengkampanyekan program "Tasik Kota Resik" sebagai komitmen untuk menjaga kebersihan kota. Namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa program tersebut belum mampu menjangkau semua titik, termasuk kawasan yang berdekatan dengan fasilitas publik dan usaha sekitar lokasi tersebut.

Saat Pangandarannews.com mencoba melakukan konfirmasi terkait kondisi ini ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya pada hari kamis (26/3), sayang  tidak bertemu dengan petugas yang dapat memberikan klarifikasi dengan alasan masih suasana pasca-Hari Raya Lebaran.

Tumpukan sampah tersebut, tentu membuat masyarakat sekitar mengungkapkan keluhan yang mendalam terkait kondisi tersebut. .

Risma, salah satu warga yang sering melintas di lokasi tersebut, mengaku sudah lama menunggu sampah diangkut. Ia juga sering melihat kampanye kebersihan dari pemerintah, tapi kenapa di sini saja tidak bisa diurus dengan baik? 

"Apakah karena kekurangan armada, kurangnya petugas, atau hanya slogan belaka?," tanya Risma.(28/03/26)

Risma berharap agar program kebersihan tidak hanya sebatas acara seremonial, tapi harus disertai realisasi di lapangan.

"Tasik Kota Resik jangan cuma slogan aja, butuh bukti nyata," ucapnya.

Padahal, kata Risma, Wali Kota Tasikmalaya aktif di media sosial seperti TikTok, Facebook, dan YouTube, namun sayangnya jarang sekali melihat postingan terkait penanganan sampah.

Permasalahan ini juga mengundang pertanyaan terkait implementasi program GEMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) yang digagas Pemkot, padahal masyarakat menginginkan langkah konkret dan tindakan nyata dari pihak berwenang dan bukan hanya kampanye yang menarik tanpa diimbangi dengan aksi pada lapangan.(@nwarwaluyo)

Forum Sosonoan Alumni MTsN Rarangjani Tasikmalaya Angkatan 2003, Gelar Halal Bihalal Open House

PANGANDARAN NEWS COM/TASIKNEWS - Alumni Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Rarangjami Tasikmalaya angkatan 2003, melalui Forum Sosononoan menggelar acara halal bihalal dengan konsep open house yang penuh keakraban di rumah Neng Rika. 

Dengan tema "Mempererat Tali Silaturahmi Antar Alumni" acara ini berhasil menghadirkan sebagian besar anggota alumni, termasuk mereka yang tinggal jauh dari daerah asal.

Beberapa alumni yang datang dari luar daerah, seperti Bandung dan Sodong Hilir rela menyempatkan waktu untuk bertemu sahabat lama setelah sekian lama tidak bertemu. 

Diantara yang hadir secara langsung adalah Rina, EMI, Desi, Lastri, dan Bu Rina. Seluruh peserta pun dengan tulus mengucapkan terima kasih kepada Neng Rika yang telah dengan senang hati menyediakan tempat serta menciptakan suasana kebahagiaan yang tak akan terlupakan.

Meskipun tidak dapat menghadiri acara secara langsung, sejumlah alumni lainnya juga menyampaikan ucapan serta doa untuk kelompok. 

Seperti diungkapkan salah seorang alumni, Parid Zaelani, ia menyampaikan permintaan maafnya karena memiliki kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan. 

Begitu juga dengan Ivan yang sudah mulai bekerja di LG, sama mengucapkan maaf serta berdoa "Semoga grup Forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami angkatan 2003 sing sarehat sadayana sing ageung rezeki.

Alumnus lainnya, Asep Ridwan memberikan semangat untuk kelompok agar tetap semangat dan grup Forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami Tasikmalaya angkatan 2003 terus tetap menjalin silaturahmi antar alumni.

Sementara i Aji yang berada di Tangerang, menyampaikan ucapan maaf melalui telepon dengan harapan, semoga grup Forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami angkatan 2003 kompak terus dan menjalin silaturahmi antar alumni.(@nwarwaluyo)

 

 

 


Aduh, Tumpukan Sampah Kembali Menumpuk Jalan RE Martadinata Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Gundukan sampah kembali menumpuk di salah satu jalur utama Jalan RE Martadinata

 Kota Tasikmalaya, tumpukan sampah tersebut tidak hanya memenuhi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang tersedia melainkan juga membentang ke pinggir jalan bahkan sebagian menutupi trotoar dan sisi jalan raya yang digunakan untuk lalu lintas.

Dari pantauan di lapangan, jenis sampah yang menumpuk sebagian besar adalah sampah organik, plastik, dan limbah lembaran yang belum sempat terangkut oleh petugas kebersihan. 

Kondisi ini tentu tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bau tidak sedap serta menjadi sarang penyakit jika tidak segera mendapatkan penanganan.

Meskipun Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya telah melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah secara berkala, namun masih ada kesenjangan antara volume sampah yang dihasilkan masyarakat dengan kapasitas pengangkutan serta manajemen limbah yang ada. 

Beberapa warga mengaku, tumpukan sampah in sering muncul kembali hanya beberapa hari setelah pembersihan dilakukan terutama menjelang akhir pekan atau setelah hari libur.

Permasalahan sampah di Kota Tasikmalaya sudah lama menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang terus diperhatikan pemerintah kota, dengan harapan dapat menemukan solusi berkelanjutan melalui kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait.

Salah seorang masyarakat, Reni asal Kota Tasikmalaya, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa kondisi sampah kota Tasikmalaya masih belum teratasi dengan baik. 

"Sejauh mana ketegasan pemerintah kota melalui Dinas Lingkungan Hidup? kebanyakan acara bersih-bersih hanya sebatas seremonial saja, itu kenyataan," ujarnya. (26/0226)

Ia juga mengatakan bahwa masalah serupa terjadi di beberapa titik lain seperti Jalan Swaka, dan hal ini diperkirakan akan semakin parah usai Lebaran Idul Fitri 1447 H.

"Tentang kebersihan, sebaiknyaPemkot Tasikmalaya jangan hanya seremonial," tegasnya.(@nwarwaluyo)

Saat Liburan Lebaran 1447 H, Wisatawan Padati Pantai Padabumi Cimanuk Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pantai Padabumi yang berdekatan dengan Pantai Karangtawulan di Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, kembali menjadi destinasi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan Hari Raya Idul Fitri 1447 H (2026). 

Terlihat wisatawan datang dari berbagai daerah, mulai dari Tasikmalaya hingga Bandung. 

Salah satu pengunjung asal Tasikmalaya, Surahman, mengaku terpukau dengan keindahan karang yang tersebar di sepanjang bibir pantai. 

"Pantai Padabumi sangat bagus, spotnya estetik sekali dengan karang-karang yang ada. Cocok untuk bersantai dan berfoto," ujarnya.(26/03/26)

Tak hanya itu, ungkap Surahman, akses menuju area atas yang menghadap Pantai Karangtawulan kini lebih mudah berkat adanya tangga yang telah dibangun sehingga membuat wisatawan dapat menikmati pemandangan laut yang lebih luas dari ketinggian.

Hal senada disampaikan salah seorang wisatawan rombongan asal Bandung, Eno, yang datang beramai-ramai bersama teman-teman juga memberikan apresiasi positif. 

Menurut Enok, liburan di sini sangat asik karena bisa menikmati pemandangan sambil menikmati segelas kopi. 

Meskipun berbeda dengan Pantai Pangandaran, imbuhnya, keindahan Pantai Padabumi tidak kalah menarik apalagi tiket masuknya murah meriah.

Sayang saat Pengantaran News akan wawancara dengan Ketua Pokdarwis Pantai Padabumi untuk mengetahui lebih dalam tentang pengelolaan dan potensi wisata pantai ini, pihak Pokdarwis wawancara tidak dapat terlaksana sedang sibuk menangani pengunjung yang semakin padat. (@nwarwaluyo)

Tiba Musim Libur Lebaran, Ribuan Wisatawan Padati Pantai Sindangkerta

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pantai Sindangkerta merupqkan salah satu destinasi wisata pantai unggulan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, kembali menunjukkan daya tariknya dengan dikunjungi sekitar seribu wisatawan pada momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H. 

Kondisi pantai yang aman, nyaman dan bersih, tentunya menjadi poin utama yang membuat lokasi ini diminati oleh wisatawan.

Seperti disampaikan Koordinator Wisata Pantai Sindangkerta, Dede, dukungan kolaboratif juga menjadi kekuatan utama dalam pengelolaan wisata di sini agar terus bisa meningkatkan kualitas destinasi.

Dede mengaku, pihaknya pun terus berupaya agar Pantai Sindangkerta menjadi salah satu wisata favorit di Jawa Barat. 

"Dukungan penuh dari Koramil Cipatujah dan Polsek Cipatujah juga menjamin keamanan, sehingga wisatawan yang datang ke sini merasa aman dan nyaman," kata Dede.(24/03/26)

Sementara Ketua Komite Pengembangan Pariwisata (Kompepar) Sindangkerta, Wawan menyampaikan, rasa syukur karena pantai ini terus menjadi pilihan utama wisatawan. 

Ia juga bersyukur karena Pantai Sindangkerta saat ini terus diminati masyarakat yang ingin berlibur.

Namun, Wawan berharap adanya perhatian dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya terkait pembangunan Tempat Penunjang Wisata (TPT) yang sebelumnya roboh akibat abrasi.

Wawan mengatakan, pembangunan sarana dan prasarana diharapkan akan membuat Pantai Sindangkerta semakin rapi dan menarik, bahkan mampu bersaing dengan destinasi wisata pantai ternama di Pangandaran.

"Semoga Pemkab Tasikmalaya segera melengkapi sarana dan prasarana disini," ungkapnya.

Salah satu pengunjung, Oji Koswara (37) menuturkan, Pantai Sindangkerta dengan suasana yang aman, nyaman, dan bersih sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga maupun kerabat.

"Kami sangat terkesan sekali dengan keindahan pantai Sindangkerta ini," ucapnya. (@nwarwaluyo)

 

 

 


Masyarakat Belum Sadar, Sampah Rumahan Numpuk Saat Idul Fitri Di Sebuah Sudut Kota Tasik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kondisi saluran air di salah satu kawasan Kota Tasikmalaya menjadi perhatian serius setelah ditemukan banyak sampah menumpuk dan menghambat aliran air, lokasi tersebut berada di dekat jembatan dengan tulisan iklan "Bubur Ayam Mang Aying" yang terpasang pada bagian atas struktur jembatan.

Tumpukan sampah ini berupa kantong plastik, serta berbagai jenis limbah padat lainnya yang menumpuk di permukaan dan pinggir saluran. 

Kondisi ini jelas tidak hanya mengganggu keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan genangan air, penyumbatan saluran irigasi atau drainase, serta menjadi sumber penyakit bagi masyarakat sekitar.

Hal ini tentu bertentangan dengan larangan tegas yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Sumberdaya Air Wilayah Sungai Citanduy yang tercantum dalam papan petunjuk yang dipasang di lokasi strategis, melarang mendirikan bangunan di sepadan saluran irigasi dan membuang sampah ke saluran air lainnya. 

Berdasakan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum RI Nomor 08/Prtn/2015,.Peraturan Daerah Jawa Barat Nomor 4 Tahun 2008 dan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 15 Tahun 2004. 

Menurut salah seorang warga yang sering melewati kawasan itu, Asep, kepada Pangandaran News menyampaikan, Dalam wawancara dengan Pangandaran News com, Asep – ia mengungkapkan kekhawatirannya yang semakin besar setelah musim liburan Idul Fitri.

Hingga saat ini, kata Asep, kenyataannya masih banyak yang membuang sampah ke aliran sungai.

"Apalagi di hari raya Idul Fitri ini sampah rumahahan semakin banyak numpuk di saluran sungai ini," kata Asep.(23/03/26)

Asep menyebut, sampai saat ini belum ada informasi resmi terkait upaya pembersihan yang akan dilakukan maupun tindakan penegakan hukum terhadap pelanggar. 

"Kondisi ini mengingatkan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam mengelola sampah agar tidak mencemari sumber daya air dan mengganggu kenyamanan hidup warga, terutama pasca-perayaan besar yang biasanya menghasilkan lebih banyak limbah," ujar Asep.(@nwarwaluyo)

Penghapusan Biaya Ojek Odong-Odong dan Spot Baru Dorong Minat Wisatawan Kunjungi Wisata Panjalu

PANGANDARANEWS.COM/CIAMISNEWS – Wisata Situ Lengkong di Panjalu Kabupaten Ciamis, semakin menjelma sebagai destinasi favorit wisatawan di Jawa Barat. 

Pada tahun 2026, tercatat peningkatan jumlah kunjungan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Koordinator Wisata Panjalu, Teteng Supriatna menyampaikan, tahun ini menjadi tahun peningkatan bagi wisata Situ Lengkong.

Peningkatan minat wisatawan tersebut, kata Teteng, didorong oleh dua faktor utama. Pertama, dibukanya spot wisata baru yang memperkaya pilihan aktivitas bagi pengunjung dan kedua, penghapusan biaya untuk ojek odong-odong yang sebelumnya berlaku di kawasan Nusa Pakel membuat akses ke berbagai titik wisata menjadi lebih terjangkau tanpa beban biaya tambahan.

Diakui Teteng, kenaikan jumlah kunjungan tahun ini memang signifikan dan salah satu penyebabnya adalah tidak adanya beban ongkos untuk ojek odong-odong seperti dulu.

"Jadi wisatawan merasa lebih nyaman berkunjung. Ditambah lagi dengan adanya tempat wisata baru yang menarik." jelas Teteng.(23/03/26)

Untuk kedepannya, lanjut Teteng, pihak pengelola dan Koordinator Wisata Panjalu berharap dapat terwujud sinergitas yang lebih erat dan baik antara pemerintah Kabupaten Ciamis dengan pemerintahan desa setempat. 

"Karena dengan kolaborasi yang lebih kuat diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan, pengelolaan kawasan, serta daya tarik wisata Situ Lengkong agar terus berkembang dan menjadi destinasi yang lebih baik bagi wisatawan dari berbagai daerah," ujarnya.(@nwarwaluyo)

Posko Kesehatan Mudik Idul Fitri 1447 H Kabupaten Ciamis, Siap Bantu Pemudik dengan Berbagai Layanan Kesehatan

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Dalam rangka mendukung kelancaran perjalanan mudik dan balik Idul Fitri 1447 H/2026 M, Puskesmas Panjalu bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis membuka Posko Kesehatan Mudik di lokasi Cihaurbeti-Panjalu.

Posko yang berada tepat di persimpangan jalan utama arah mudik ini siap memberikan dukungan kesehatan bagi seluruh pemudik serta menyediakan layanan kesehatan yang cepat dan mudah dijangkau, sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular serta menjaga kondisi kesehatan masyarakat selama perjalanan mudik.

Posko Kesehatan Mudik Puskesmas Panjalu menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, antara lain pemeriksaan kesehatan umum beserta pengukuran tekanan darah, suhu tubuh, dan kadar gula darah, pemberian obat dasar serta pertolongan pertama untuk kasus kecelakaan atau keluhan kesehatan akut

- Konseling kesehatan terkait pola makan sehat, istirahat cukup, dan pencegahan penyakit umum saat mudik seperti diare, flu, dan kelelahan

- Distribusi informasi edukasi kesehatan melalui brosur dan penyuluhan langsung

- Pemberian vitamin dan suplemen dasar untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Lokasinya sendiri berada di jalur strategis, Cihaurbeti-Panjalu atau persimpangan jalan utama arah mudik. Dengan waktu O

operasional, mulai tanggal 21 Maret 2026 setiap hari pukul 08.30 hingga 12.00 WIB.

Menurut salah seorang petugas perwakilan Tim Kesehatan Puskesmas, pihaknya berharap posko ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat yang sedang dalam perjalanan. 

"Tim kami yang terdiri dari dokter, perawat, dan petugas kesehatan siap membantu dengan sepenuh hati agar perjalanan mudik lebih aman dan sehat," ujarnya.(23/03/26)

Selain itu, imbuhnya, posko ini juga menjalin kerja sama dengan Dinas Perhubungan dan relawan untuk mengkoordinir tanggapan cepat jika terjadi kondisi darurat kesehatan di sekitar lokasi. Sehingga masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan atau membutuhkan informasi terkait kesehatan dapat langsung mengunjungi posko tersebut. 

"Hingga saat ini, kondisi lokasi posko berjalan lancar dan kondusif bahkan menjadi tempat istirahat sekaligus mendapatkan edukasi kesehatan bagi para pemudik yang berhenti," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Dua Kegiatan Tahunan Muda-Mudi Cirengkak Meriahkan Desa Sukahurip, Atraksi Berjalan di Bambu dan Tradisi Halal Bihalal Jadi Sorotan

PANGANDARAN NEWS.COM/TASIKNEWS - Kampung Cirengkak, Desa Sukahurip, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya kembali menghadirkan kemeriahan melalui dua agenda tahunan khusus kalangan muda-mudi. 

Selain tradisi Hapal Bihalal yang telah ada sejak 1992, juga menampilkan atraksi unik berjalan di atas bambu melintasi daerah tergenang air.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat, Odong, atraksi berjalan di atas bambu ini tidak hanya menjadi ajang hiburan yang menarik tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar pemuda dan pemudi setempat. 

Selain jadi ajang hiburan, kata Odong, tujuan kegiatan ini sekaligus untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong serta kebersamaan dalam komunitas lokal.

 "Sehingga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan semangat dan kreativitas dalam konteks tradisi daerah," ungkapnya.(22/03/26

Sementara itu, acara tahunan Halal Bihalal yang diprakarsai oleh tokoh masyarakat Odong ini juga sukses digelar dengan suasana hangat di RW 4 RT 01. Setelah lebih dari tiga dekade berjalan. "Kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini tidak hanya fokus pada momen saling memaafkan dan berkumpul," terangnya.

Peserta juga antusias mengikuti berbagai kegiatan positif, seperti lomba kreasi, diskusi tentang perkembangan daerah serta pertukaran ide untuk mendorong kemajuan Desa Sukahurip. 

Dan seperti diketahui, Odong menyebut, Halal Bihalal ini bukan hanya sekadar berkumpul tapi juga menjadi wadah untuk membangun semangat kebersamaan dan membentuk karakter muda-mudi yang peduli dengan lingkungan sekitar.

Atas nama warga, Odong juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diterima dari seluruh masyarakat.

Ia mengaku bersyukur karena acara ini terselenggara meriah berkat dukungan sponsor dari mereka yang merantau ke Jakarta, Bandung, dan Tasikmalaya. 

"Mereka dengan senang hati kembali ke kampung halaman untuk mendukung kegiatan tahunan ini," imbuhnya.

Salah seorang warga, Encep, dari Kampung Ciranca, Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah (kampung tetangga Cirengkak), memberikan apresiasi tinggi pada pelaksanaan kedua kegiatan tersebut. 

Menurutnya, hal ini menunjukkan kreativitas dan inovasi kalangan muda-mudi dalam membangun kebersamaan yang kompak sehingga mampu eratkan silaturahmi.

"Meskipun kita dari kampung yang berbeda, tapi ini bisa jadi tempat akur dan sauyunan antar masyarakat," ucap Encep.

 

Tak hanya Encep, banyak juga peserta yang ikut menyampaikan rasa bangga bisa melestarikan tradisi yang telah ada sejak tahun 90-an. Dan mereka berharap, kedua agenda tahunan ini bisa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menjaga keharmonisan antar warga.(@nwarwaluyo)

 

 

 


Hingga Hari H -1 Lebaran 2026, Tidak Terjadi Kepadatan Di Terminal Tipe A Indihiyang Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebagai terminal terbesar di wilayah Priangan Timur, Terminal Tipe A Indihiang Tasikmalaya, menjelang Hari Raya Lebaran 2026 telah siap siaga melayani jutaan pemudik masyarakat Jawa Barat. Saat ini terminal beroperasi dengan kondisi yang aman, lancar, dan terkendali.(19/03/26)

Berbagai fasilitas pun telah disiapkan untuk kenyamanan perjalanan, termasuk ruang tunggu ber-AC yang nyaman bagi calon penumpang yang sedang menunggu keberangkatan. 

Hingga jam 14.30 WIB, area terminal tampak masih cukup kosong dan belum terjadi lonjakan jumlah penumpang. 

Menurut salah seorang petugas dari Dinas Perhubungan, Zaenal Arifin, puncak arus mudik dan balik diperkirakan akan terjadi setelah Hari Raya, sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk melakukan perjalanan dengan lebih santai.

Zaenal mengatakan, arus lalu lintas di sekitar Terminal Tipe A Indihiang saat ini didominasi oleh kendaraan roda dua. Hingga saat ini, tidak ada laporan kecelakaan atau gangguan signifikan yang mengganggu kelancaran perjalanan.

Satu-satunya titik dengan sedikit kemacetan, jelas Zaenal, berada di kawasan Pasar Lewo Limbangan walaupun kondisi tersebut masih dalam batas wajar dan tidak memerlukan tindakan pengalihan jalur. 

"Jalur utama Tasikmalaya-Gentong yang menghubungkan ke Garut juga tetap bebas hambatan, memudahkan akses bagi para pemudik yang akan menuju berbagai daerah di Priangan," terangnya.(19/03/26)

Dari data yang ada, terang Zaenal, kedatangan sebanyak 13 unit bus dengan total 26 penumpang dan keberangkatan debanyak 171 unit bus dengan total 674 penumpang.

Zaenal juga mengajak seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, untuk bersama-sama mendukung Terminal Tipe A Indihiang sebagai pusat angkutan utama Tasikmalaya dan sebaiknyanaik turun penumpang hanya di terminal resmi.

"Dan kami mohon untuk tidak menggunakan area layanan PO Budiman dan Primajasa sebagai tempat naik turun penumpang, karena lokasi tersebut hanya difungsikan untuk istirahat, perawatan, dan perbaikan kendaraan," tegasnya.(@nwarwaluyo)


Sambut Idul Fitri, Forum Alumni MTSN Rarangjami 2 Angkatan 2003 Tasik Salurkan Bantuan Kepada Sesama

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Forum Sosononoan Alumni Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Rarangjami 2 Tasikmadu angkatan 2003, kembali menunjukkan rasa kekeluargaan yang erat dengan menyelenggarakan bantuan kepada salah satu anggotanya yang mengalami musibah. 

Dalam momen penuh kehangatan yang terjadi menjelang bulan Ramadhan, anggota bernama Desi secara langsung menyerahkan bantuan rezeki kepada penerima bantuan, Epul.

Mendapatkan bantuan tersebut, Epul menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian dan dukungan dari seluruh anggota forum. 

Epul pun menyampaikan terima kasih atas kepedulian terhadapnya, semoga sahabat forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 mendapatkan rezeki yang melimpah, kesehatan yang baik, serta segala kebaikan selalu menyertai semua.

"Semoga sahabat-sahabat kita dilancarkan rezeki, sehat selalu, dan berkah besar menjadi milik kita semua," ungkap Epul.(18/03/26)

Disoal terkait tujuan pemberian bantuan tersebut, salah seorang forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 Desi menjelaskan, ini merupakan bentuk wujud berkah yang ingin dibagikan di bulan Ramadhan. Karena nilai saling membantu dan berbagi menjadi lebih mendalam, apalagi di bulan ramadan.

"Kita sebagai keluarga besar alumni selalu berkomitmen untuk saling support dan berbagi rezeki satu sama lain," ucapnya.

Pada kesempatan lain, seluruh alumni pun bersama-sam Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Dan segenap keluarga besar Forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 mengucapkan selamat menyambut hari kemenangan, semoga seluruh umat muslim diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah dan diberikan ampunan serta berkah dari Allah SWT.(@nwarwaluyo)

 

 V

Diharapkan Para Pemudik Bisa Lancar, Warga Dusun Sodong Kompak Perbaiki Jalan Secara Swadaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam semangat persatuan dan rasa kebersamaan, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 warga Dusun Sodong, Desa Sodong Hilir, Kecamatan Sodong, Kabupaten Tasikmalaya menggelar gotong royong untuk melakukan perbaikan jalan swadaya di Jalan Raya Sodong Hilir. 

Kegiatan yang dilakukan secara murni dari inisiatif ini, masyarakat mendapat dukungan berupa sumbangan sebesar Rp10 juta dari seorang dermawan yang hanya menyebut dirinya sebagai "hamba Allah".

Menurut salah seorang warga saat wawancara dengan Pangandaran News,  Bah Bima menyampaikan, tingkat antusiasme masyarakat sangat tinggi pada kegiatan ini. 

Bah Bima mengaku sangat bersyukur, karena ada hamba Allah yang memberikan sumbangan untuk perbaikan jalan. 

"Kami tidak menyebutkan nama penyumbangnya, namun semoga Allah SWT memberikan kelancaran rezeki yang semakin mengalir baginya," ujarnya.(17/03/26)

Menurut Bah Bima, perbaikan jalan kabupaten ini dilakukan karena menjelang lebaran pasy banyak masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. 

"Kami ingin memastikan kondisi jalan ini baik, sehingga para pengendara dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman," tambahnya.(@nwarwaluyo)

 

 

Miris, Akibat Jalan Rusak Warga Dusun Ciranca Cipatujah Tandu Pasien Menuju Puskesmas

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kondisi jalan di Dusun Ciranca Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, terus menjadi momok mengerikan bagi masyarakat terutama ketika membutuhkan akses ke fasilitas kesehatan. 

Dua kasus menyakitkan hati terjadi secara berurutan, saat warga bernama Iyet dan Asep harus digendong oleh keluarga serta warga menggunakan tiang bambu yang dibalut sarung karena tidak ada jalan layak untuk ambulans atau kendaraan lainnya mengakses lokasi.

Jalan yang masih berupa tanah merah dengan permukaan tidak rata dan penuh retakan, membuat mobilitas sangat sulit. Jarak tempuh menuju Puskesmas Cipatujah cukup jauh, sehingga kondisi jalan yang buruk seringkali menyebabkan penundaan penanganan medis. 

Masyarakat bahkan khawatir, jika terjadi kasus darurat pasien tidak akan mendapatkan pertolongan tepat waktu hingga harus dirawat di rumah sakit.

Menurut salah seorang warga, Asep Encep, sejak masa jabatan mantan Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, masyarakat mengaku belum pernah mendapatkan kunjungan atau perhatian terkait kondisi jalan di wilayah ini. 

Saat ini, kata Asep, harapan tertuju pada Bupati Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi agar memberikan perhatian serius. 

Kritik tajam bahkan dilontarkan oleh salah satu warga, Asep Encep, saat ditemui usai membantu evakuasi pasien,

"Gubernur Jabar Dedi Mulyadi punya slogan ngurus lembur tata kota, tapi aset kesehatan masyarakat desa Nagrog sulit dijangkau. 

Ia menuturkan, Bupati dan Wakil Bupati sering muncul di medsos TikTok, IG, dan FB, tapi kenapa postingan tentang Dusun Ciranca tidak pernah mendapat tanggapan? Apakah pura-pura buta tuli?.

"Jangan-jangan medsos hanya untuk pencitraan aja," ungkapnya. (14/03/26)

Visual yang diunggah akun TikTok @budakangon pada tanggal 28 Januari menunjukkan proses penggendongan pasien dengan menggunakan tiang bambu dan sarung, saat beberapa orang bekerja sama membawanya keluar dari rumah menuju tempat yang dapat dijangkau kendaraan atau langsung menuju fasilitas kesehatan.(@nwarwaluyo)

Wujud Kepedulian Ramadan, FORWAPI Gelar Santunan Anak Yatim di Desa Dawagung Rajapolah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Sebagai wujud memaknai bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah/2026 Masehi Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) menggelar kegiatan santunan anak yatim, bertempat di GOR Desa Dawagung, Kecamatan Rajapolah. (14/03/26).

Acara yang penuh kehangatan dihadiri oleh Ketua Umum FORWAPI Halim Saepudin, Sekretaris Jenderal Ade Global, Pembina Sunaryo, para pengurus DPP FORWAPI, serta Ketua dan jajaran pengurus DPC FORWAPI dari berbagai daerah termasuk Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, dan Pangandaran. 

Turut hadir juga Ketua Umum DPP FORWAPI Forum Wartawan Priangan Timur, Kepala Desa Dawagung Trio Wibowo Budi beserta perangkat desa, BPD, lembaga desa setempat, dan anak yatim yang menjadi penerima santunan.

Ketua Umum FORWAPI Halim Saepudin, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial keluarga besar FORWAPI sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara insan pers dengan masyarakat di wilayah Priangan. 

Halim mengatakan, kegiatan ini bagian dari komitmen FORWAPI untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya melalui karya jurnalistik tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata.

Ramadan harus jadi kesempatan bagi semua untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan anak yatim, dan kegiatan ini merupakan agenda rutin FORWAPI.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh DPC FORWAPI yang telah hadir dan berkontribusi pada keberhasilan acara santunan tersebut," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Trio Wibowo Budi, ia  berterimakasih serta apresiasi kepada FORWAPI yang telah memilih Desa Dawagung sebagai lokasi kegiatan. 

Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan, karena kegiatan semacam ini membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Selain itu, kegiatan ini juga bisa mempererat hubungan antara organisasi wartawan dengan masyarakat desa," ucapnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan santunan yang berlangsung secara akrab dan penuh kebersamaan.(@nwarwaluyo)

 

 

Nikmati Hangat Kebersamaan, Forum Sosonoan Alumni MTsN Rarangjami 2 Tasik Angkatan 2003 Gelar Buka Bersama

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami Tasikmakaya 2 angkatan 2003, kembali menyelenggarakan acara buka bersama (bukber) yang menghadirkan puluhan alumni dari berbagai daerah.

Kegiatan yang digagas pengurus forum yaitu Parid Zaelani, Asep Ridwan, Desi, Neng Rika, Emi, dan  Rina ini mendapatkan sambutan hangat, bahkan beberapa alumni dari Sodong yang jauh juga menyempatkan diri untuk hadir setelah sekian lama tidak bertemu.

salah satu tokoh alumni dan perancang acara, Parid Zaelani,  menyampaikan bahwa bukber bukan hanya sekadar berkumpul makan bersama, namun momen berharga ini juga bertujuan untuk menyambung tali persaudaraan yang sudah ada sejak masa sekolah. 

Dalam sesi bagi hadiah yang diselenggarakan, membuat acara semakin seru dan menjadi yang terbaik.

"Mari kita jadikan momentum ini untuk menjaga silaturahmi antar seluruh alumni kami," ungkap Parid.(13/03/26).

Alumnus lainnya, Asep Ridwan menunjukkan kegembiraannya yang luar biasa saat bisa berkumpul kembali dengan teman-teman seangkatan. 

Menurutnua, acara ini sangat menyenangkan sekali bisa kumpul bareng teman alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003. 

"Setelah sekian lama tidak bertemu, acara ini benar-benar memberikan kebahagiaan yang luar biasa," ujarnya penuh semangat.

Lain lagi ungkapan Astri, ia pun menyampaikan rasa bahagianya terutama saat bertemu kembali dengan teman lamanya.

Hal senada disampaikan Viki, salah satu alumni, disini semua teman sahabat tidak ada perbedaan antara alumni satu dengan yang lain di MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003.

Sementara itu, Desi bersama Emi dan Neng Rika melakukan siaran langsung (live) melalui akun TikTok untuk mengabadikan momen tersebut.

Ini, Desi, merupakan moment terindah sekali saat bisa kumpul bareng alumni setelah sekian lama.

Dan tentu acara pun semakin meriah, ketika salah satu alumni berdiri dan menyampaikan pantun khusus untuk seluruh peserta:

Bukber bersama alumni ini adalah saat rame-rame dengan balutan rasa persaudaraan yang erat meski jauh berbeda tempat.

"MTSN Rarangjami 2 jadi pangkal cinta, Silaturahmi kita terus terjaga sampai tua nanti," ujarnya.

Usai pantun itu disampaikan, seluruh ruangan penuh dengan tepukan dan sorakan kegembiraan. 

Sementara Emi asyik menikmati secangkir kopi hitam yang dinikmati bersama hidangan bukber yang lezat, mulai dari lauk pauk khas daerah hingga makanan penutup yang menyegarkan.

Masih di tempat yang sama, Desi sebagai anggota panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh alumni yang telah meluangkan waktu untuk hadir. 

Ia mengaku sangat mengapresiasi rekan panitia serta seluruh pihak yang mendukung kelancaran acara, diantaranya EMI, Neng Rika, Ita, Mega, Bu Rina, dan Imas.

Di akhir acara, seluruh Forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 juga mengucapkan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026.

Hari Raya tiba dengan suka cita yang penuh, Alumni kita berkumpul meski dulu berbeda kelas. Minal aidzin walfaizin kita ucapkan dengan tulus, Mohon maaf lahir batin, semoga kita selalu diberkati.

"Kita sebagai alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 adalah teman yang tidak pernah ada batasan," tandasnya. (@nwarwaluyo)

Fokuskan Ibadah Dan Pembinaan Karakter Siswa, SD Negeri Margajaya Pagerageung Gelar Rangkaian Kegiatan Ramadhan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan kedisiplinan siswa sejak usia dini, SD Negeri Margajaya Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya menggelar rangkaian kegiatan Ramadhan.

Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa dan guru ini, meliputi tadarus Al-Qur'an berkelompok, sholat Dhuha berjamaah, serta tausiyah Ramadhan.

Menurut Guru PAI di sekolah tersebut, Melinda S.Pd.I, kegiatan yang dilaksanakan di halaman sekolah ini, materi tausiyah difokuskan pada nilai-nilai kebaikan, kesabaran, dan gotong royong. 

"Kegiatan ini tidak hanya memperkuat aspek spiritual, tetapi juga mempererat silaturahmi antara siswa dan guru," terang Melinda.(12/03/26)

Kegiatan Ramadhan ini, kata Melinda, untuk mendekatkan hubungan antar siswa dan guru sekaligus mencerminkan kepribadian siswa yang berkakter berakhlak mulia.

Ia menuturkan, kegiatan ini juga mengajarkan siswa untuk menghormati orang tua, guru, dan teman, serta menjaga kebersihan lingkungan. 

Kebersihan itu bagian dari iman, untuk itu pihaknya pun memberikan edukasi agar siswa tidak hanya baik secara spiritual tetapi juga bisa mencapai prestasi.

"Kegiatan semacam ini sejalan dengan praktik Ramadhan di berbagai sekolah di Kabupaten Tasikmalaya yang juga melaksanakan program seperti pesantren kilat dan kajian agama," terangnya.(@nwarwaluyo)

Gema Ramadhan Kartika Siwi Cipeteh Cipatujah Hadirkan Dua Acara Khusus

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bulan suci Ramadhan menjadi momen penuh berkah bagi komunitas pendidikan dan Pramuka di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, dua acara bertajuk "Gema Ramadhan" dari Kwartir Ranting (Kwarcip) Gerakan Pramuka Kartika Siwi Cipeteuh dan "Karnaval Ramadhan: Renting Ciptajaksa" dari Sekolah Dasar (SD) Fajrussalam sukses digelar dengan penuh kehangatan. 

Dalam dua kegiatan ini, juga dihadirkan berbagai aktivitas yang mempererat tali silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta karakter.

Acara ini pun mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah, yang dibuktikan dengan pembagian konten oleh Kepsek Tatang dengan tagline "Il Fajrussalam Ramadhan Tajalla".

Para peserta yang mengenakan seragam Pramuka berwarna coklat dengan syal khas beragam warna berkumpul di ruangan, suasana ini menghadirkan kehangatan dengan dekorasi sederhana namun meriah. 

Mereka duduk tertib menghadap panggung, di mana sejumlah narasumber dan pengurus Kwarcip memberikan sambutan serta membimbing kegiatan yang berlangsung.

Kegiatan yang diselenggarakan ini meliputi ceramah agama tentang pentingnya ibadah di bulan Ramadhan, dan pembagian takjil untuk mempererat hubungan antar peserta serta sesi diskusi tentang penerapan nilai-nilai Pramuka dalam kehidupan sehari-hari dan ibadah. 

Saat dihubungi lewat sambungan telepon seluler, Tatang berharap agar acara Gema Ramadhan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi semua peserta. 

"Terutama dalam mengisi bulan Ramadhan dengan amalan yang baik dan mempererat hubungan antar sesama," ujar Tatang.(11/03/26)

Sementara itu, SD Fajrussalam yang menggelar "Karnaval Ramadhan: Renting Ciptajaksa" yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi. 

Pada acara yang berlangsung di aula sekolah ini, menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengemas nilai-nilai Islami dan budaya lokal dalam berbagai bentuk kreativitas.

Dari cuplikan aktivitas yang diunggah Tatang salam akunnya tagline "Il, terlihat puluhan siswa mengenakan seragam Pramuka yang dipadukan dengan aksesori khas Ramadhan sehingga menghadiri acara dengan penuh khidmat. 

Beberapa kelompok siswa mempersembahkan pertunjukan yang dinanti-nantikan oleh teman sekelasnya, dengan suasana keakraban yang terasa kental di antara mereka.

"Kegiatan ini, ujar Tatang, tidak hanya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa dan guru tetapi juga untuk mengajarkan pentingnya mengisi bulan Ramadhan dengan amal shaleh serta mengembangkan kreativitas melalui konsep 'renting ciptajaksa'.

"Tujuannya ini untuk mengajak setiap individu untuk menjadi agen kreatif dalam menyebarkan kebaikan," jelas Tatang.

Menurutnya, Ramadhan yang penuh hikmah menjadi momentum tepat untuk menguatkan karakter siswa-siswi.

Pendidikan karakter ini sangat penting, pasalnya,. menurut Tatang, tidak hanya mengajarkan materi pembelajaran tetapi juga nilai-nilai dasar seperti menghormati orang tua dan guru, belajar tatakrama, disiplin, tanggung jawab terhadap lingkungan

"Bahakan menjaga kebersihan dan kesehatan, aebab kebersihan itu bagian dari iman," imbuhnya.

Tatang juga berharap, acara yang berlangsung meriah ini dapat menjadi tradisi tahunan yang semakin memperkaya pengalaman belajar siswa selama bulan suci.

"Sekaligus memperkuat rasa cinta terhadap agama dan budaya lokal," pungkasnya. (@nwarwaluyo)

Menilik Kondisi Sekolah Di Pedesaan, SDN Datar Cipatujah Berharap Tahun Ini Ada Perbaikan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Datar yang terletak di Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, berada dalam kondisi fisik yang memprihatinkan dan dinilai tidak layak untuk proses belajar mengajar. 

Bangunan yang berusia sekitar 76 tahun tersebut memiliki berbagai kerusakan, seperti langit-langit yang retak dan berlubang.serta beberapa jendela kaca yang pecah.

Meskipun pemerintah kabupaten melalui Dinas Pendidikan telah memberikan bantuan revitalisasi sekolah pada tahun 2025 lalu, ternyata bantuan tersebut hanya menyentuh sebagian kecil dari SDN Datar. 

Menurut seorang guru SDN Datar, Tirta Ganda, S.Pd, secara keseluruhan mungkin kondisi sekolah ini masih jauh dari ideal. Walaupun sejak tahun 2013 masyarakat sudah mengeluhkan kurangnya bantuan pembangunan dan kekurangan meja belajar untuk anak-anak, namun siswa selayaknya berhak mendapatkan fasilitas belajar yang aman dan nyaman. 

"Saya hanya bisa memperbaiki yang ringan-ringan saja, dan tidak bisa melakukan banyak hal," ujar Tirta.(09/03/26)

Tirta juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi sekolah-sekolah yang ada di pedesaan lainnya, yang juga membutuhkan perhatian pemerintah daerah, 

Selain itu, ia juga mengaku heran mengapa sekolah yang sudah hampir 30 tahun tidak mendapatkan perbaikan signifikan dan hanya mendapatkan sedikit bantuan revitalisasi tahun lalu. 

Pihaknya pun berharap, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beserta Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin serta Asep Sopari Al-Ayubi bisa langsung melihat kondisi sekolah tersebut dan mengambil langkah nyata untuk memberikan revitalisasi yang merata.

"Sehingga kembali menjadi tempat belajar yang nyaman kondusif bagi seluruh peserta didiknya," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Jadi Lokasi Ngabuburit, Sejumlah Ruas Di Kota Tasikmalaya Macet

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sejumlah ruas jalan utama di Kota Tasikmalaya mengalami kemacetan menjelang waktu ngabuburit, kondisi kemacetan yang terjadi setiap hari ini terjadi menjelang waktu berbuka puasa dan diperparah oleh aktivitas jualan yang menyebar hingga ke bahu dan pinggir jalan.

Seperti yang terjadi di ruas jalan Lanud, biasanya dapat dilalui dengan lancar menjadi sesak total pada sore hari ini. 

Berbagai jenis kendaraan mulai dari sepeda motor hingga mobil pribadi terpaksa bergerak dengan kecepatan sangat lambat, bahkan beberapa titik mengalami hentian total. Banyak pengendara yang terpaksa turun dari kendaraannya untuk berjalan kaki karena kondisi jalan yang semakin padat.

Selain aliran kendaraan yang banyak menjelang waktu ngabuburit, adanya pedagang yang menjajakan barang dagangannya di pinggir jalan menjadi faktor pendorong terjadinya kemacetan dengan mengurangi ruang gerak kendaraan.

Tenda dan kios sementara yang dipasang pedagang menghalangi sebagian lajur jalan, membuat kendaraan sulit untuk bergerak. Dan kondisi ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi menyebabkan insiden kecelakaan karena ruang gerak terbatas dan pandangan pengemudi terganggu.

Seorang pengendara sepeda motor, Risna, menyampaikan keluhannya, boleh saja cari rezeki di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini tapi jangan mengambil bahu jalan. 

"Jalan ini kan untuk kendaraan, bukan untuk jualan," ucap Risna yang mengaku melihat kemacetan serupa setiap sore hari menjelang ngabuburit.(08/03/26)

Risna mengaku khawatir akan terlambat menyambut waktu berbuka puasa serta berharap agar pihak berwenang segera mengambil langkah penanganan yang tepat untuk mengatur lalu lintas dan membatasi aktivitas jualan di area jalan raya terutama pada jam sibuk jelang ibadah puasa.(@nwarwaluyo)

Isi Kegiatan Bulan Ramadhan Penuh Kebaikan, PGRI Cikatomas Berbagi Takjil

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pada hari ke-18 puasa bulan Ramadhan 1447 H, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan (PC) Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kegiatan "Berbagi Takjil" dengan tema "Mari Bersama Menebar Kebaikan dan Berbuka Puasa dengan Penuh Kebahagiaan. 

Kegiatan Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua PC PGRI Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd ini menyasar pengguna jalan lewat dan masyarakat sekitar, termasuk mereka yang sedang dalam perjalanan menuju Cikalong menjelang waktu maghrib.

Kepada Pangandaran News, Nana menyampaikan, berbagi di bulan Ramadhan merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. 

Di bulan Ramadhan yang penuh barokah ini, ia mengajak untuk lebih dekat dengan Allah SWT dan juga dengan sesama manusia. 

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menyebarkan kebahagiaan dan membantu teman-teman yang sedang berpuasa," ungkap Nana.(07/03/26k)

Tak hanya itu, beberapa hari sebelumnya pada malam Nuzulul Qur'an PGRI Cikatomas juga telah menyelenggarakan kegiatan serupa dengan membagikan kebaikan kepada masyarakat dan pengguna jalan yang sedang dalam perjalanan. 

"Alhamdulillah, meskipun dilakukan menjelang maghrib di jalan raya, pembagian takjil gratis ini berjalan lancar dan mendapatkan respon positif dari masyarakat," terang Nana.

Nana mengatakan, kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya digagas oleh PGRI Cikatomas sendiri tapi juga mendapatkan dukungan dari berbagai mitra kerja. Diantara, Baraya Net, CV. Cahaya, CV. Firdaus, R Production, Badan Gizi Nasional, dan Mandala Audio. 

"Kolaborasi ini sekaligus menjadi bukti semangat gotong royong dalam mewujudkan kebaikan bersama di bulan suci," ujarnya.

Atas nama segenap keluarga besar PGRI Cikatomas, ia berharap semoga bulan Ramadhan ini membawa berkah bagi semua.(@nwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN