wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan

Dengan Swadaya Dan Gotong-royong Warga Kampung Sukasari Cimanuk, Mampu Bangun Jalan Desa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Sejumlah warga di Kampung Sukasari, RT 003/RW 004, Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, bahu-membahu bergotong royong membangun dan memperbaiki jalan lingkungan desa sepenuhnya dengan swadaya masyarakat.

Tampak pria maupun wanita hingga para lansia turun tangan bersama-sama bekerja dengan penuh semangat, inilah bukti nyata bahwa persatuan masyarakat Desa Cimanuk masih sangat kental dan terjaga.

Kepada Pangandaran News, Kepala Desa Cimanuk, Anhar Haerudin menyampaikan, pihaknya sangat apresiasi keterlibatan masyarakat untuk ikut membangun desa.

"Pembangunan ini, ucap Anhar, tidak harus selalu menunggu anggaran pemerintah. Dengan semangat gotong royong jalan desa ini terbangun berkat swadaya masyarakat, dengan volume 45m × 2,5  meter yang dikerjakan dengan cara gotong royong.

"Dan Alhamdulillah, ini bukti nyata bahwa semangat gotong royong masyarakat Desa Cimanuk masih tinggi, membangun desa, dari desa, oleh masyarakat desa," ungkap Anhar. (21/09/2026).

Warga pun menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Cimanuk yang selalu hadir mengayomi, memotivasi, dan memimpin masyarakat dengan penuh semangat.

"Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi desa-desam lainnya,"ucapnya. (@nwarwaluyo).




Prestasi Membanggakan, MTs Manarul Huda Sabet Juara 1 Putra & Putri Di LT II Penggalang Kwarran Culamega 2026

penulis, Amir Saripudin 
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — MTs Manarul Huda berhasil meraih prestasi dalam ajang Lomba Tingkat II (LT II) Penggalang Gerakan Pramuka Kwarran Culamega Kabupaten Tasikmalaya yang berlangsung Jumat hingga Sabtu (18–19 September 2026), bertempat di Bumi Perkemahan Cibinong.

Sekolah ini sukses menyapu bersih juara pertama untuk regu putra maupun putri, dari
7 pangkalan dengan 112 peserta siswa-siswi SMP/MTs se-Kecamatan Culamega berkompetisi dengan penuh semangat.

Ketua Pelaksana LT II 2026, Aang Hermawan, S.Pd., M.G, kepada Pangandaran News, menyampaikan, Kegiatan rutin ini bukan sekadar ajang adu keterampilan melainkan sebagai wadah untuk membentuk karakter, melatih kebersamaan, dan mempererat persaudaraan antar anggota Pramuka.

"Dalam LT II ini para peserta diuji secara menyeluruh melalui berbagai mata lomba yang edukatif dan menantang," terang Aang.(20/09/2026)

Ia menjelaskan, sejumlah mata lomba utama yang diperlombakan, diantaranya Storytelling kepahlawanan,
LKKB tingkat & formasi barisan,
Tata kelola lingkungan kemah,
Pemetaan, isyarat Morse & Semaphore, sandi keperamukaan, dan pembuatan miniatur jembatan pioneering dari stik bambu.

Sementara untuk mata lomba penunjang, antara lain Kaligrafi Surah Al-Quraisy, drama teater kepahlawanan, parade kepahlawanan, pemeriksaan kelengkapan seragam Pramuka

"Dan untuk mata lomba tambahan, diantaranya teknologi tepat guna, lentera dari bahan bekas, tas ransel kedap air dan
laporan administrasi regu," jelasnya.

Dengan motto kegiatan, "Ber'-AKSI — Bersama Mengabdi Tanpa Batas, Menginspirasi Tanpa Henti", diharapkan peserta tidak hanya cakap dalam keterampilan kepramukaan tetapi juga mampu menjadi inspirasi positif di era digital saat ini.

Sementara itu, Camat Culamega Uu Saepul Uyun, S.Sos., M.Si. yang secara resmi membuka acara, memberikan apresiasi tinggi.

Uu berharap LT II ini mampu mencetak generasi yang berpotensi, berprestasi, cakap, dan berakhlak.

Bumi Perkemahan Cibinong ini, kata Uu, akan terus didukung dan dikembangkan bukan hanya untuk kegiatan kepramukaan, tapi juga untuk berbagai kegiatan positif lainnya.

"Selamat kepada MTs Manarul Huda dan seluruh pemenang, teruslah berprestasi dan menginspirasi teman-teman mu," ungkapnya.

Berikut hasil akhir lomba selengkapnya,

REGU PUTRA:
Juara 1 — MTs Manarul Huda
Juara 2 — SMPN 1 Culamega
Juara 3 — SMPN Satap 1

REGU PUTRI:
Juara 1 — MTs Manarul Huda
Juara 2 — SMPN 1 Culamega
Juara 3 — SMPN Satap

Sebuah Kesempatan Emas, Seorang Pengrajin Pandan Asal Rajapolah Tampil Di Ajang BRICS Bazaar 2026 India

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Seorang pengrajin anyaman pandan asal Kampung Kreatif Sukarauas, Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, H. Intan Timur Badruzaman, mendapat kesempatan memenuhi undangan KBRI New Delhi, India, dalam rangka mengikuti rangkaian kegiatan BRICS Bazaar 2026, yang berlangsung pada 10–15 September 2026 di India.

Baginya tentu perjalanan ini bukan sekadar kunjungan ke luar negeri namun menjadi sebuah pengalaman luar biasa yang penuh kebanggaan membawa nama Indonesia, khususnya memperkenalkan kerajinan anyaman pandan ke kancah internasional.

BRICS sendiri merupakan forum kerja sama negara-negara berkembang yang menjadi wadah penting untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang ekonomi, perdagangan, kebudayaan, pendidikan, dan hubungan antarmasyarakat.

Dalam rangkaian BRICS Bazaar, setiap negara diberi kesempatan memamerkan budaya, kreativitas, serta produk dan kerajinan khas negaranya kepada dunia.

Dan anyaman Pandan Sukaraua pun berhasil tampil memukau di panggung dunia, di stan Indonesia yang berwarna-warni bertuliskan "BRICS India 2026",

Di ajang tersebut, Intan tidak hanya memajang hasil karya tetapi juga melakukan demonstrasi langsung proses menganyam. Mulai dari memilih bahan, menganyam, hingga menjadi produk jadi.

"Saya memperkenalkan berbagai macam produk kerajinan anyaman pandan, seperti tas, topi, sandal, kotak, tikar, dan banyak lagi," terang Intan. (16/09/2026)

Setiap helai pandan yang dianyam, jelasnya, bukan sekadar bahan untuk menghasilkan produk. Di dalamnya tersimpan ketekunan, ketelitian, kreativitas, budaya, serta kehidupan para pengrajin yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Ia menambahkan, dari Sukarauas Rajapolah kami membawa pesan sederhana, kerajinan tangan Indonesia tidak hanya dikenal di daerah sendiri tetapi juga mampu tampil bersaing dan diakui oleh masyarakat dunia.

Intan juga berterimakasih kepada Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, yang telah memberikan kepercayaan, dukungan dan kesempatan kepadanya untuk mengikuti kegiatan berharga ini.

Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dalam perjalanannya membawa nama Kabupaten Tasikmalaya ke kancah internasional.

"Semoga kehadiran kerajinan anyaman pandan dari Sukarauas ini menjadi jembatan budaya untuk mempererat persahabatan antarnegara serta bisa membuka peluang kerja sama yang lebih luas," tegasnya. (@nwarwaluyo)

Pesona Bukit Panyangrayan Sukapura, Potensi Wisata Alam Berharap Sentuhan Pemerintah Daerah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Keindahan alam Kabupaten Tasikmalaya tak pernah habis untuk dijelajahi, salah satunya adalah Bukit Panyangrayan yang terletak di Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja.

Sejak tahun 2017, tempat ini telah dikenal sebagai destinasi wisata alam yang menawarkan suasana sejuk, tenang, dan menyegarkan jiwa. Dari puncak bukit yang berkibar bendera Merah Putih, pengunjung disuguhi pemandangan alam yang luas dan memukau. Dikelilingi pepohonan hijau yang rimbun, udara yang bersih dan kolam renang jernih alami di area bawah, Bukit Panyangrayan menjadi tempat yang sempurna untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kesibukan sehari-hari.

Tak hanya itu, gubuk-gubuk beratap rumbia yang tersebar di sekitar area wisata menambah kesan alami dan tradisional yang kental.

Namun sayang, potensi yang luar biasa ini belum ada perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya untuk mengembangkan dan memfasilitasi kawasan wisata ini agar semakin layak dan nyaman dikunjungi.

Salah seorang warga setempat, Yana, mengatakan, Bukit Panyangrayan ini sudah lama menjadi tempat wisata kebanggakaan masyarakat. Suasananya sejuk, pemandangannya indah, sehingga wisatawan yang datang selalu merasa tenang.

Yana berharap, pemerintah daerah dapat membangun fasilitas yang lebih baik khususnya gazebo-gazebo atau tempat istirahat bagi para wisatawan agar bisa bersantai sepuasnya untuk melepas lelah dan menikmati keindahan alam ini dengan lebih lama dan nyaman," ujar Yana. (15/09/2026)

Yana menambahkan, ada sejumlah keunggulan yang bisa ditawarkan di Bukit Panyangrayan,  diantaranya udara dejuk, jauh dari polusi, pemandangan alam perbukitan, panorama alam yang menenangkan mata, kolam renang alami yang segar dan nyaman untuk semua usia, gubuk tradisional, suasana alami yang menenangkan dan daya tarik alami lainnya.

Yana juga berharap, semoga harapan masyarakat ini segera terwujud sehingga Bukit Panyangrayan semakin dikenal luas dan menjadi kebanggaan wisata alam Kabupaten Tasikmalaya.

"Sehingga nantinya warga pun bisa ikut mengais rejeki disini," imbuhnya. (@mirsaripudin)

Warga Sumringah, Jalan Sirnagalih Desa Kalapagenep Tasikmalaya Kini Beraspal Mulus

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kondisi jalan di Kalapagenep Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Pereng Desa Kalapagenep yang dulunya rusak parah dan menyusahkan puluhan tahun, kini telah mulus beraspal halus, lurus, dan nyaman dilalui.

Warga pun mengaku senang, karena perbaikan jalan ini sudah lama ditunggu masyarakat.

Seperti disampaikan salah seorang warga Kampung Pereng, Ayu (42), ia sangat bersyukur dan kebahagia. Pasalnya sudah puluhan tahun jalan ini warga menunggu, dan  akhirnya jalan ini mulus juga.

Masyarakat juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang kerja bareng, sauyunan membangun Tasikmalaya.

Perbaikan jalan di Sirnagalih ini, kata Ayu, selain memperlancar jalur transportasi juga membuka harapan baru bagi warga. sekitar. Jalan yang mulus akses menuju wisata Pantai Karangtawuan pun tentu akan lebih lancar sehingga peluang ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat pun semakin terbuka lebar.

"Jalan mulus warga pun senang, semoga ekonomi masyarakat Desa Kalapagenep semakin maju," ungkap Ayu. (14/09/2026)

Ia juga berharap kehadiran jalan yang mulus ini membawa berkah, kemudahan dan kemajuan bagi seluruh warga Desa Kalapagenep karena akan semakin ramai arus kunjungan wisatawan ke Pantai Karangtawuan. (@mirsaripudin).

Milangkala Gong Perdamaian Dunia 2026 di Karangkamulyan Ciamis, Saksi Bisu Perdamaian Abadi

Penulis: Udi Rustandi

PANGANDARANNEWS.COM
/CIAMISNEWS — Peringatan Milangkala Gong Perdamaian Dunia Tahun 2026 di Situs Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, tokoh kebudayaan Jawa Barat, Abah H. Anton Carliyan, MPKN, para seniman, budayawan, unsur Muspida dan Muspika, warga masyarakat, serta tamu undangan lainnya yang datang dari berbagai daerah.

Gong raksasa Perdamaian Budaya Dunia yang berdiri megah di situs bersejarah Ciung Wanara Karangkamulyan ini adalah lambang persaudaraan universal, persatuan, keharmonisan, dan seruan perdamaian bagi seluruh umat manusia tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan.

Dan seperti diketahui, pelopor Utama Perdamaian Budaya Dunia 202 Negara, antara lain Mr. Sartria Pasundan (Pencetus Hari Budaya Dunia dan Perdamaian Budaya Dunia), Mr. Juyoto Suntani (Presiden Komite Perdamaian Dunia), Mrs. Karen Merlin Suntani (Direktur Komite Perdamaian Dunia) dan Dr. Sriwahyuni (Pengusul ke PBB, sekaligus pelahir ide Gong Perdamaian Dunia) serta didukung oleh Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono.

Dan sebagai pendukungnya, diantaranya Gubernur Jawa Barat, Kadisparbud Jawa Barat, HPI Jawa Barat, PHRI Jawa Barat, Forum Jawa Barat, Ketua Kompepar Jawa Barat, Bupati Kabupaten Bandung, Disparbud Kabupaten Bandung beserta jajaran hingga titik darah deklarasi Tutugan Sunda,1.500 kelompok generasi milenial pencinta budaya, 5.000 tokoh adat se-Jawa Barat dan 33 provinsi serta dihadiri 10.000 tokoh, seniman, dan budayawan.

Kabupaten Ciamis merupakan satu-satunya kabupaten di Jawa Barat yang memiliki Gong Perdamaian Dunia, yang berdiri sejak 9 September 2009 di Situs Karangkamulyan petilasan Kerajaan Galuh (tahun 600–1300 M) yang juga dikenal sebagai tempat bersejarah Ciung Wanara/Sang Manarah (Prabu Suratama).

Prakarsa penempatan digagas oleh Mantan Kapolda Jawa Barat, Abah Irjen Pol. H. Anton Carliyan, MPKN, yang saat itu menjabat sebagai Kapolwil Priangan. Penempatan di Ciamis bukan tanpa alasan: Tatar Galuh adalah cikal bakal perdamaian di bumi Priangan. Situs ini menjadi ikon untuk memelihara perdamaian, kearifan lokal, dan nilai-nilai luhur leluhur.

Gong Perdamaian Dunia Tersebar di Berbagai Negara, diantaranya di New Delhi India (11 September 2006), Bali Indonesia (31 Desember 2002), Blitar, Jawa Timur, Indonesia +1 Juni 2009), Ciamis, Jawa Barat, Indonesia (9 September 2009), Ambon, Maluku, Indonesia (25 November 2009), Poltaya, Ukraina (21 September 2010), Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia (11 Maret 2013), IPSC Sentul, Bogor, Jawa Barat (19 Agustus 2014) dan di Shandong, China (24 Agustus 2024). ***

 

Untuk Matangkan Rencana KKG On Fest 2026, FK3G Kabupaten Tasikmalaya Gelar Rakor Persiapan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Bertempat di Gedung Guru PGRI Kabupaten Tasikmalaya, FK3G Tasikmalaya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Guru (KKG). (12/09/2026)

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua FK3G, Cevi Setia, S.Pd, dan dihadiri oleh para pengurus serta perwakilan KKG dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya.

Kepada sejumlah awak media yang hadir, Cevi menyampaikan, agenda utama rapat ini adalah mematangkan persiapan pelaksanaan KKG On Fest 2026 yang direncanakan digelar pada bulan Desember tahun ini.

Ia menyebut, kegiatan KKG On Fest 2026 ini bukan sekadar ajang perlombaan melainkan menjadi wadah silaturahmi, berbagi pengalaman, peningkatan kreativitas, dan penguatan solidaritas antar guru di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

"Hasil inovasi dari gebyar ini akan ditampilkan oleh perwakilan dari 39 kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya," ujarnya.

 Ada pun tiga cabang lomba yang dipertandingkan, terang Cevi, KKG terbaik, simphoni dan sayembara desain batik FK3G.

Ia berharap, seluruh persiapan berjalan lancar dan kegiatan KKG On Fest 2026 di bulan Desember nanti menjadi momen yang luar biasa dan mampu membuahkan prestasi dan kebanggaan bagi para pendidik dari 39 Kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya!

"Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar, sukses KKG On Fest 2026, bersama guru pendidikan semakin maju," tegasnya. (@nwarwaluyo)

Jembatan Merah Cirahong, Ikon Sejarah Tasikmalaya-Ciamis yang Mulai Dilirik Wisatawan Mancanegara

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Jembatan Merah Cirahong di perbatasan wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis, saat ini semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di kawasan Priangan Timur. Jembatan peninggalan sejarah dengan struktur besi berwarna merah tersebut, membentang di kawasan perbatasan dan menawarkan pemandangan alam hijau di sekitar aliran Sungai Ciujung.

Dengan arsitektur besi merah yang khas, Jembatan Merah Cirahong tidak hanya memiliki nilai sejarah tetapi juga menyuguhkan panorama alam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Potensi wisata Jembatan Merah Cirahong, bahkan kini mulai menarik perhatian wisatawan mancanegara. Terbaru, dua wisatawan asal Belanda terlihat berjalan santai menikmati suasana dan keindahan jembatan tersebut.

Kehadiran wisatawan asal luar negeri itu, tentu menjadi salah satu indikasi bahwa daya tarik wisata sejarah di wilayah Tasikmalaya dan Ciamis memiliki potensi untuk semakin dikenal lebih luas.

Selain menjadi destinasi wisata, jembatan tersebut juga memiliki fungsi penting sebagai jalur penghubung wilayah selatan Priangan Timur karena keberadaannya turut mendukung mobilitas masyarakat di dua kabupaten.

Bagi masyarakat sekitar, Jembatan Merah Cirahong merupakan kebanggaan bersama yang merepresentasikan keterhubungan antara Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

Salah seorang warga di sekitar jembatan menyampaikan, Jembatan Merah Cirahong merupakan milik bersama dan menjadi kebanggaan Tasikmalaya dan Ciamis.

"Tidak perlu jauh-jauh ke tempat lain, di sini pun kita punya ikon yang indah dan bersejarah," ujarnya. (11/09/2026).

Masyarakat berharap, keberadaan jembatan ini semakin terawat dan mampu menarik lebih banyak wisatawan. Dengan demikian, aktivitas wisata di kawasan tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

"Dengan perpaduan sejarah, arsitektur dan keindahan alam, jembatan ini berpotensi menjadi salah satu ikon wisata bersama Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis," imbuhnya. (@mirsaripudin)

Satu Tujuan Dan Semangat, Ini Gaya Bupati Dan Wakil Bupati Tasikmalaya Saat Penyerahan Becak Listrik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Penyerahan bantuan becak listrik kepada para pengayuh becak di wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, menyita perhatian publik. Pasalnya kedua pemimpin daerah tampil walau dengan gaya yang berbeda, namun sama-sama hangat, membumi, dan dekat dengan rakyat.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, terlihat langsung mengayuh becak listrik sambil membawa tukang becak di kursi penumpang yang tersenyum ramah. Tentu ini menunjukkan, kedekatan yang tulus dengan rakyat kecil yang sehari-hari berjuang mengayuh becak untuk menafkahi keluarga.

Sementara itu, Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, juga tak mau kalah. Ia terlihat duduk berdampingan bersama seorang tukang becak di atas becak listrik yang baru diserahkan. Gaya yang santai dan akrab ini menunjukkan bahwa pemimpin hadir bukan hanya untuk memimpin, tapi juga untuk duduk setara dan berjalan bersama rakyatnya.

Penyerahan becak listrik ini bukan sekadar pemberian kendaraan, melainkan wujud perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para pengayuh becak. Beban fisik yang berat kini berkurang, dan harapan pendapatan yang lebih layak semakin terbuka lebar.

"Beda pemimpin beda gaya, tapi sama-sama menunjukkan hati yang tulus untuk rakyat," gumam salah Risma seorang warga Tasikmalaya, Risma yang menyaksikan momen tersebut. (@mirsaripudin)

9 KPM Desa Sarimanggu Terima BLT-DD Tahap II Tahun 2026, Utuh Tanpa Potongan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Pemerintah Desa Sarimanggu, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap II Tahun 2026, bertempat di aula desa Sarimanggu. (10/09/2026).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sarimanggu, Indra Nuryana, S.I.P,  Babinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa, anggota BPD, Ketua MUI Desa, LPM, seluruh Kepala Diniyah, Ketua TP PKK, Kader Posyandu, dan tokoh masyarakat setempat. Selain BLT-DD, Pemdes juga menyalurkan insentif RT/RW, Kader Posyandu dan Guru Diniyah.

Penyaluran untuk bulan Juli, Agustus, dan September ini diterima  9 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan masing-masing bantuan sebesar Rp 900 ribu untuk satu keluarga. Dengan rincian Rp 300 bulan per bulan ini, diterima langsung oleh para penerima secara utuh tanpa potongan apa pun.

Di depan warganya, Kepala Desa Sarimanggu, Indra Nuryana, S.I.P, menyampaikan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan bijak untuk kebutuhan yang mendesak. Seperti pangan, pendidikan anak, dan kesehatan keluarga.

"Saya pastikan tidak ada potongan sepeser pun. Bantuan ini diterima utuh oleh warga yang berhak," tegasnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh warganya agar tetap waspada dan menjaga keselamatan, serta tetap sigap menghadapi musim kemarau ini.

Sementara Ketua BPD Sarimangu, Eli Romli mengaku bersyukur karena bantuan tersalurkan tepat sasaran. Meskipun jumlah penerima terbatas, karena ini sudah disesuaikan dengan anggaran dan regulasi.

"BPD akan terus bersinergi dengan Pemdes untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sarimanggu," ucapnya. (@nwarwaluyo)

 

Sejumlah Petugas Parkir Jalur Hijau Sejuk Tasikmalaya Mengeluh, Jangan Jadikan Kami Sapi Perah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Para petugas parkir di kawasan Jalur Hijau Sejuk Kota Tasikmalaya, menyampaikan keluhan keras terkait pungutan yang dinilai memberatkan. Mereka meminta perhatian serius DPRD Kota Tasikmalaya Komisi 3 dan Pemerintah Kota Tasikmalaya, khususnya Dinas Perhubungan.

Para petugas menyatakan telah berulang kali menyampaikan keluhan ke Dinas Perhubungan, namun hingga saat ini belum ada respon yang memuaskan.

Mereka mengaku sudah beberapa kali menyampaikan keluhan ke Dinas Perhubungan, namun sampai sekarang belum ada respon yang jelas.

"Tolong, masalah parkir kembalikan lagi ke Dinas Perhubungan, sehingga persoalan kami bisa diselesaikan dengan baik," ucap salah seorang petugas parkir yang enggan menyebutkan namanya.(10/09/2026)

Seperti diketahui, keluhan ini mengemuka di tengah upaya penertiban dan pengelolaan parkir di Kota Tasikmalaya. Dan para petugas parkir berharap ada kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan mereka, bukan justru membebani dengan pungutan yang tidak wajar. (@nwarwaluyo)

 

72 Guru & Kepala Sekolah Gugus 3 Pagerageung Ikuti Pembinaan Evaluasi Kinerja & Refleksi Diri Demi Pendidikan Lebih Maju

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Sebanyak 72 orang guru dan kepala sekolah dari 9 Sekolah Dasar di Gugus 3 Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, berkumpul dalam kegiatan Pembinaan Personal yang digelar untuk memperkuat kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pengawas Pendidikan Kecamatan Pagerageung, Eli Solihat, M.Pd., didampingi Ketua PGRI PC Pagerageung Dian Sudiana, S.Pd., M.Pd, Asep Gunawan, M.Pd.

Dengan mengusung tema, "Melalui Pembinaan, Kita Tingkatkan Kompetensi dan Etos Kerja", pertemuan ini bukan sekadar rapat biasa namun momen ini juga untuk menengok ke dalam diri sendiri. Apa yang sudah baik, apa yang masih kurang, dan apa yang harus diperbaiki.

Dengan membangun kembali semangat dan dedikasi para pendidik di tengah tantangan pendidikan, menjadi refleksi diri untuk mengajak setiap guru bertanya.

Rencana perbaikan serta menyusun langkah konkret, agar kualitas pendidikan di Pagerageung terus meningkat.

Seperti disampaikan Pengawas Pendidikan, Eli Solihat, M.Pd, intinya momentum ini untuk mengevaluasi kinerja guru dan kepala sekolah.

Eli juga bharap, guru dan kepala sekolah bisa berefleksi serta memperbaiki diri untuk kemajuan selanjutnya.

"Apa yang kurang dari mereka dan kinerja mereka, semoga bisa diperbaiki sehingga pendidikan di Kecamatan Pagerageung ini bisa lebih baik lagi, bisa lebih maju lagi," ungkap Eli. (09/09/2026)

Kegiatan ini juga, kata Eli, untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik, memperkuat etos kerja dan kedisiplinan, menumbuhkan kesadaran untuk terus belajar dan berkembang dan membangun sinergi antar sekolah demi kemajuan pendidikan di Pagerageung.

"Guru yang berani mengevaluasi diri, niscaya pendidikan pun akan terus berkembang," tegasnya. (@nwarwaluyo).

Gasantana Gaet Tim Ahli Cagar Budaya, Usut Tuntas Pengrusakan Situs Lingga Yoni Gunung Payung Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Perusakan situs cagar Lingga Yoni di Gunung Payung, Desa Sirnajaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menuai keprihatinan luas. Salah satunya Galunggung Sakti Nusantara Kencana ( Gasantana), sebuah   komunitas independen yang berfokus pada konservasi lingkungan dan pelestarian alam merespons peristiwa ini secara serius dan berkomitmen memastikan pelestarian cagar budaya tidak tergerus di masa depan.

Saat diminta tanggapannya, Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Asep Zaini, S.Pd, mengaku keprihatin dengan tindakan oknum perusakan Lingga Yoni yang diduga kuat sebagai benda cagar budaya. Dinas Kebudayaan pun segera menerjunkan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), tim multidisiplin yang terdiri dari arkeolog, ahli biologi, hingga sejarawan untuk melakukan kajian lapangan secara komprehensif dan identifikasi mendalam guna penyelamatan situs tersebut.

"Kami meminta kerjasama kolektif dari seluruh masyarakat untuk ikut menjaga dan melestarikan alam serta situs bersejarah di Gunung Payung, Karangjaya," tegas Asep. (07/09/2026).

Hal senada disampaikan Ketua Gasantana, Hadi Permana, menurutnya ia merasa juga prihatinan atas perusakan tersebut.

"Oknum pelaku yang merusak situs ini jelas bukan orang berbudaya karena tindakannya tidak beradab," tutur Hadi.

Gasantana dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga tuntass, kelestarian warisan leluhur adalah tanggung jawab kita bersama. Dan siapa pun yang merusaknya, harus dipertanggungjawabkan di jalur hukum.

Sementara pemerhati Budaya dan Situs, Ki Acep Aan, mengingatkan bahwa perusakan ini tidak bisa dibiarkan.

Aturan situs ini diatur undang-undang nomer 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, dan tindakan perusakan di ini diancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.

"Pelaku perusakan cagar budaya diancam pidana minimal penjara 1 tahun dan denda minimal Rp500 juta," jelasnya. (@mirsaripudin).

 

Melalui Yayasan GSN, Presiden RI Prabowo Subianto Bagikan 160 Unit Becak Listrik Di Ciamis

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS — Ratusan penarik becak di Kabupaten Ciamis mendapat bantuan becak listrik dari Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.

Acara penyerahan sejumlah 160 becak listrik ini ditandai dengan pelepasan dan pemberian bendera secara simbolis, yang dihadiri oleh Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan (Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN), Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, jajaran Pemkab Ciamis, serta ratusan pengayuh becak penerima manfaat. (06/09/2026).

Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan dalam sambutannya menjelaskan, program becak listrik ini dirintis oleh Yayasan GSN untuk membantu masyarakat yang menggantungkan hidup dari tenaga fisik, dan program ini juga telah dijalankan di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Program ini bertujuan untuk meringankan beban bapak-bapak pengayuh becak, meningkatkan pendapatan dan dalam menjalankan usahanya lebih ringan," ungkapnya.

Firman menegaskan aturan yang harus dipatuhi para penerima, antara lain becak ini tidak boleh dijual, disewakan maupun dipindahtangankan.

"Rawatlah dan gunakan untuk mencari rezeki," tegas Firman.

Sementara saat mencoba langsung becak listrik tersebut, Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, mengatakan bahwa penggunaannya sangat mudah dan sangat ringan.

"Terima kasih Bapak Presiden, semoga becak ini membawa keberkahan dan kemudahan bagi para pengayuh di Ciamis," ujar Herdiat.

Selain mendapatkan becak listrik, para penerima juga mendapat paket Sembako dan uang Transportasi (Bantuan berkat dukungan Bank BJB dan Baznas)

Salah satu penerima, Elon, mengaku senang serta berterimakasih atas bantuan yang diterimanya ini.

Elon berharap, langkah nyata ini menjadi awal kesejahteraan yang lebih baik bagi para pengayuh becak di Kabupaten Ciamis.

"Semoga rezeki kami bertambah dan kehidupan pun semakin sejahtera," ucapnya. (@nwarwaluyo).

 

Sejumlah Pedagang Sayangkan, Penertiban PKL di Kompleks Dadaha Tasik Terkesan Tebang Pilih

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kebijakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya, kini menuai kritik tajam dari masyarakat. Warga mempertanyakan sikap Pemerintah Kota Tasikmalaya, yang dinilai tidak konsisten dan tebang pilih dalam menertibkan pedagang yang menempati area publik.


Seperti disampaikan salah seorang pengunjung yang enggan menyebutkan namanya, dirinya mengaku kecewa pasalnya beberapa waktu lalu PKL tersebut selalu ditertibkan. Tapi sekarang terkesan dibiarkan begitu saja, padahal di Kompleks Dadaha masih banyak yang berjualan baju dan dagangan lain baik di sepanjang jalan atau pun di bahu jalan bahkan di trotoar.

"Kalau pemerintah mau menertibkan, jangan tebang pilih tertibkan semua, trotoar dan bahu jalan itu bukan tempat berjualan tapi itu hak pejalan kaki," tegasnya. (05/09/2026)

Keluhan warga ini semakin menguat, karena terlihat jelas masih banyaknya pedagang yang menempati area yang seharusnya bebas dari aktivitas jual beli. Sementara di sisi lain, penertiban hanya difokuskan pada area jalur jogging track saja. Para pedagang lainnya pun kini menuntut kesetaraan dalam penegakan peraturan daerah, agar tidak ada kesan pilih kasih dalam penertiban.

Ia juga mempertanyakan, kenapa hanya area jogging track yang ditertibkan sementara pedagang yang di trotoar dan bahu jalan dibiarkan saja.

"Kalau tujuannya ingin menata kota, tata semua dengan rapi dan jangan tebang pilih," ucapnya.

Sayang hingga saat ini belum ada keterangan resmi disampaikan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui UPTD Dadaha, terkait keluhan masyarakat ini. (@mirsaripudin).

Warga Di Wilayah Tasik Selatan Bersyukur, Jalan Cikatomas - Cikalong Kini Telah Mulus

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Rasa syukur disampaikan warga Tasik Selatan atas terealisasinya perbaikan Jalan Lintas Cikatomas–Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Jalan penghubung dua kecamatan itu yang sebelumnya rusak dan berlubang kini telah mulus beraspal, lurus, dan nyaman dilalui.

Perubahan ini pun disambut antusias warga karena menjadi akses utama mobilitas dan perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan.

"Alhamdulillah kini jalan lintas Cikatomas sudah terealisasi, terima kasih Bapak Bupati," ujar seorang warga yang melintas di lokasi. (05/09/2026)

Warga lainnya pun menilai, perbaikan jalan ini membuktikan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam membangun infrastruktur hingga ke pelosok desa.

Jalan wilayah Tasik Selatan Cikatomas–Cikalong, ujarnya, sekarang sudah terwujud. Semoga pembangunan ini terus berlanjut dan semakin merata ke seluruh penjuru Kabupaten Tasikmalaya," ucap salah seorang warga.

Dengan perbaikan jalan ini, warga pun berharap dapat memperlancar arus transportasi, menekan biaya perjalanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Cikatomas dan Cikalong.

"Diharapkan jalan yang baru diperbaiki ini dapat terus dirawat dan menjadi awal dari pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya," ungkapnya. (@mirsaripudin).

Jadi Kado HUT RI Ke 81, Seorang Pengusaha Ayam Bangun Jalan Di Desa Sarimanggu

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Warga Desa Sarimanggu, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya menerima kado istimewa di HUT RI ke-81. Jalan penghubung sepanjang 98 meter yang menghubungkan Desa Sarimanggu dan Desa Karangmekar kini telah mulus beraspal, dilengkapi pintu gerbang dan pagar pembatas bernuansa merah putih.

Pembangunan jalan ini digagas dan didanai sepenuhnya oleh pengusaha ayam asal Kampung Rancapetir, Rohman, bukan asli warga Desa Sarimanggu.

Kepada Pangandaran News, Rohman mengatakan, sesuai keinginan masyarakat sekarang perbaikan jalan ini kini sudah terwujud.

Ia mengungkapkan, sebagai rasa terimakasih dan menitipkan diri karena ikut membuka usaha di sini.

"Semoga dengan terbangunnya jalan ini, perekonomian masyarakat Desa Sarimanggu semakin tumbuh dan berkembang," ujar Rohman. (04/09/2026)

Kepala Desa Sarimanggu, Indra, mewakili pemerintah desa dan warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian tersebut dengan simbolis menyerahkan bingkisan sebagai tanda terima kasih kepada Rohman.

Warga pun, kata Indra, berterimakasih kepada Rohman yang telah membantu membangun jalan sepanjang 98 meter.

"Kepedulian ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dapat menumbuhkan perekonomian desa," kata Indra.

Indra pun berharap oembangunan jalan 98 meter ini bisa memperlancar akses transportasi,  mempermudah distribusi hasil pertanian dan peternakan serta meningkatkan keindahan desa.

"Langkah Pak Rohman ini juga diharapkan dapat menginspirasi pihak lain untuk turut peduli terhadap pembangunan di lingkungan sekitar," imbuhnya.

Sementara menurut salah seorang warga,
sebelumnya jalan tersebut sempit, berlubang, dan sulit dilalui terutama saat musim hujan. Namun kini kondisinya berubah total menjadi mulus dan aman untuk kendaraan, dan ini semua berkat kepedulian Rohman yang notabene bukan warga asli Sarimanggu.

Warga mengaku bersyukur serta berterima kasih kepada Rohman, karena jalan yang dulunya sempit, berlubang, dan sulit dilalui, kini mulus dan nyaman.

"Semoga usaha beliau semakin berkembang, berkah, dan diberi kesehatan," tuturnya. (@nwarwaluyo)

Pencapaian Luar Biasa, 450 Peserta Se-Kecamatan Cikatomas Ikut LT II & Gladi Terampil

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebuah pencapaian prestasi ditorehkan Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Cikatomas, dalam kegiatan Latihan Tingkat II (LT II) dan Gladi Terampil yang berlangsung di Lapang Gebang, Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam kegiatan yang diikuti 450 peserta dari jenjang SD, MI, MTs, hingga SMP Negeri dan Swasta se-kecamatan, gerakan Pramuka Kwartir Ranting Cikatomas mencatat rekor partisipasi luar biasa

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 4–6 September 2026, dan resmi dibuka Mabiran Heru Nooryosana serta dihadiri langsung oleh Ketua Harian Kwarcab Tasikmalaya, E. Koswara serta jajaran unsur pimpinan lainnya.

Dengan mengusung tema "Dengan Semangat Dasa Dharma, Kita Wujudkan Penggalang Cikatomas yang Berkarakter, Terampil, dan Berjiwa Pancasila" ini hasil kerjasama & Kemitraan antara PC PGRI Cikatomas, LJN, BPR Arta Galunggung dan bank BJB.

Dalam sambutannya, Ketua Harian Kwarcab Tasikmalaya, E. Koswara, menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas antusiasme yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Koswara juga merasa bersyukur karena dari sekian banyak kecamatan, Cikatomas kini mencatatkan rekor partisipasi tertinggi dengan 450 sekolah turut berpartisipasi.

Dan Ini, kata Koswara, membuktikan bahwa semangat Pramuka di Cikatomas benar-benar hidup dan menyatu di setiap sekolah.

"Teruslah berprestasi, jadikan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, berakhlak, dan berjiwa Pancasila," ucapnya. (04/09/2026)

Sementara Sekretaris Kwarran Cikatomas, Andi, kepada Pangandaran News menjelaskan tujuan jangka panjang kegiatan ini.

Andi mengatakan, para juara dari tingkat kecamatan ini nantinya akan dibawa untuk berlaga di tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang direncanakan akan digelar pada bulan Desember 2026.

"Semoga persiapan berjalan lancar dan Cikatomas mampu menorehkan prestasi terbaik di tingkat kabupaten," kata Andi

Masih di tempat yang sama, Ketua PGRI Kecamatan Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd,
🎙️ KATA KETUA PC PGRI CIKATOMAS — NANA SUKMANA, S.Pd, menambahkan, pihaknya sangat mendukung kegiatan Pramuka LT II ini.

Melalui kegiatan ini, imbuhnya, siswa tidak hanya belajar keterampilan tetapi juga melatih kedisiplinan, kebersamaan, dan kepemimpinan.

"Semoga sinergi antara sekolah, PGRI, dan Kwarran Cikatomas terus terjalin dengan baik demi kemajuan generasi muda kita," ungkapnya. (@mirsaripudin)

Tanggapi Dugaan Perusakan Situs Gunung Payung Karangjaya, Gasantana Berkodinasi Dengan Disdikbud Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Pelestarian situs dan jejak peradaban Sunda merupakan tanggung jawab kolektif, nilai sejarah, budaya, dan filosofis yang terkandung di dalamnya merupakan identitas yang membentuk karakter masyarakat masa kini dan masa depan.

Namun keprihatinan kini menyelimuti dunia pelestarian budaya Kabupaten Tasikmalaya, menyusul adanya dugaan perusakan situs purbakala Gunung Payung di Desa Karangjaya Kecamatan Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan laporan yang diterima pada Rabu, 2 September 2026, ditemukan dugaan perusakan terhadap situs purbakala berupa Lingga-Yoni di kawasan Gunung Payung Karangjaya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Kamis, 3 September 2026, tim Gasantana yang bergerak di bidang ekspedisi penelitian dan pelestarian alam dengan dipimpin langsung oleh Ketua Gasantana Hadi Permana didampingi Bunda Sumiati, mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya untuk melakukan koordinasi resmi.

Kepada Pangandaran News,
Hadi Permana menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut sekaligus mengingatkan ketentuan hukum yang berlaku.

Tindak pidana perusakan situs di Indonesia, jelas Hadi,  diatur dalam UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Dan berdasarkan KUHP, pelaku perusakan fasilitas umum dapat diancam pidana penjara 2 tahun 8 bulan dan denda. Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Pelaku perusakan sarana dan prasarana kebudayaan diancam pidana maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar," tegas Hadi.

Ia mengaku merasa sangat prihatin atas tindakan oknum yang merusak situs Lingga-Yoni di Gunung Payung, serta menyesalkan tindakan tersebut.

Sementara seorang Pemerhati Situs dan Lingkungan Alam Priangan Timur, Ki Acep Aan menegaskan pentingnya langkah konkret perlindungan situs.

Menurutnya, perawatan dan perlindungan situs/cagar budaya adalah tanggung jawab kolektif bersama pemerintah dan warga masyarakat sekitar. Artinya, perlu pengawasan yang serius oleh pihak Dinas dan Desa untuk mengawasi orang-orang yang masuk ke wilayah Gunung Payung.

"Sebaiknya dibuat petugas khusus untuk mendata identitas siapa saja yang berkunjung ke sana," ujar Ki Acep.

Saat diminta komentarnya, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya menyambut baik laporan dan koordinasi dari Gasantana.

"Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan menyusun langkah-langkah strategis berkelanjutan untuk perlindungan situs tersebut," ucap salah seorang perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tasikmalaya.

Ia mengatakan, fungsi utama Dinas Kebudayaan dalam perawatan situs dan cagar budaya adalah melaksanakan perlindungan, pemeliharaan, pengembangan, dan pemanfaatan warisan budaya bangsa.

Ia menyebut warisan leluhur ini bukan milik perorangan tapi milik seluruh bangsa, dan menjaganya adalah kewajiban kita semua.

"Merusaknya sama dengan merusak identitas kita sendiri," tandasnya. (@mirsaripudin)

Ukir Prestasi di PORSADIN ke-10 & Hazanah ke-3 Tingkat Kabupaten, Desa Sarimanggu Beri Bingkisan Pada 12 Utusan Desa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bertepatan dengan Pengajian Bulanan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Desa Sarimanggu, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, memberikan bingkisan kepada 12 utusan desa yang telah berjuang dan menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Dasar Islam (PORSADIN) ke-10 sekaligus Hazanah ke-3 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula desa ini dihadiri para utusan perwakilan, tokoh masyarakat, dan jamaah dari berbagai kampung. Suasana penuh kebahagiaan, terasa saat bingkisan diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para utusan yang telah mengharumkan nama desa.

Saat dihubungi lewat telepon selulernys, Kepala Desa Sarimanggu, Indra, mengaku bersyukur dan bangga karena para utusan Desa Sarimanggu berhasil mengharumkan nama desa di ajang PORSADIN ke-10 dan Hazanah ke-3 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya.

"Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi, menjaga semangat keagamaan, dan mempererat ukhuwah Islamiyah antarwarga," ungkapnya. (02/09/2026)

Melalui PORSADIN ke 10 ini, kata Indra, pihaknya ingin menumbuhkan semangat berprestasi sekaligus memperkuat akhlak keagamaan.

"Olahraga dan seni yang berlandaskan iman itulah yang kami harapkan tumbuh di Desa Sarimanggu," imbuhnya.

Indra berharap depannya Pemerintah Desa Sarimanggu semakin maju dalam bidang keagamaan, olahraga, maupun seni.

"Dan semoga kebersamaan yang terjalin ini semakin kokoh dan prestasi yang diraih pun menjadi berkah bagi masyarakat," ucapnya. (@nwarwaluyo)

 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN