PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Harapan besar dunia pendidikan, khususnya di wilayah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Pasalnya tahun ini akhirnya SMP Negeri 5 Cipatujah resmi ditetapkan sebagai salah satu penerima bantuan pemerintah dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal PAUD Dasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Berdasarkan data resmi yang tercantum dalam papan kegiatan, anggaran pembangunan ini senilai Rp2.489.934.000, bersumber murni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 dengan peruntukan revitalisasi total sarana dan prasarana sekolah agar memenuhi standar pelayanan pendidikan nasional.
Saat wawancara dengan Pangandaran News, Kepala SMPN 5 Cipatujah, Kepala SMP Negeri 5 Cipatujah, Andika Nurholis Aziz, S.Pd., M.Pd, menyampaikan, kegiatan pekerjaan yang akan dilakukan meliputi perbaikan menyeluruh, pemugaran, hingga pembangunan ulang bagian-bagian gedung yang rusak parah dan tidak layak pakai, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, dan berstandar nasional.
Proyek ini, kata Andika, direncanakan berjalan selama 120 hari kalender atau sekitar empat bulan ke depan dan akan dilaksanakan langsung oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan SMP Negeri 5 Cipatujah yang akan bertanggung jawab penuh mulai dari tahap pengelolaan teknis, pelaksanaan fisik, hingga pengawasan kualitas hasil akhir pekerjaan.
![]() |
| Andika Nurholis Aziz |
Menurutnya, program revitalisasi ini adalah bukti nyata kehadiran negara yang benar-benar turun ke daerah di saat kondisi bangunan sekolahnya memang sudah lama membutuhkan penanganan serius dan mendasar.
"Alhamdulillah tahun ini kami dipercaya mendapatkan bantuan lebih dari 2,4 miliar rupiah, dan ini akan mengubah total wajah pendidikan di sekolah kami menjadi jauh lebih baik, layak, dan membanggakan,” ujar Andika. (21/05/2026)
Ia juga menegaskan bahwa fasilitas yang memadai, aman, dan nyaman ini merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan yang tidak bisa ditawar. Sebagus apa pun kualitas guru dan sehebat apa pun potensi siswa yang dimiliki, proses belajar mengajar tidak akan berjalan maksimal dan optimal jika tidak ditunjang sarana prasarana yang layak.
Ia menambahkan bahwa program ini juga sejalan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, yang selalu mengingatkan terkait kemajuan bangsa berawal dari kemajuan kualitas pendidikannya.
Selain pendidikan itu harus menyeluruh, holistik, terang Andika, juga ada guru yang berkualitas, ada siswa yang berprestasi serta wajib ada sarana pendukung yang memadai.
"Ketiganya harus berjalan beriringan, dan dengan adanya program revitalisasi ini kami berkomitmen menjaga amanah besar ini, melaksanakan pekerjaan dengan transparan, berkualitas terbaik, dan tepat waktu sesuai jadwal," tegasnya.
Dan tujuan dari semua itu, diantaranya agar nanti siswa bisa belajar dengan tenang, nyaman, aman, dan semangat belajarnya semakin meningkat tajam.
Tak hanya pihak sekolah, masyarakat pun menyampaikan harapan besar pada pembangunan SMP Negeri 5 Cipatujah yang bertransformasi menjadi sekolah yang representatif dan nantinya tentu bisa menjadi kebanggaan warga. Yang pada gilirannya, diharapkan akan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter serta berprestasi gemilang.
Menurut salah seorang warga, program Revitalisasi Satuan Pendidikan ini tentunya menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia serta memastikan tidak ada satupun sekolah yang tertinggal atau dibiarkan rusak tanpa penanganan serius termasuk di daerah-daerah pelosok.(@nwarwaluyo)


