Postingan

PIHAK PESANTREN NURRUDDIN MENYAYANGKAN LAMBATNYA BANTUAN PEMKAB TASIKMALAYA

Gambar
TASIK NEWS -Musibah banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya wilayah selatan beberapa hari lalu tidak hanya  menimpa rumah masyarakat saja, sebuah pesantren di Dusun Cikaraha Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong, Pondok Pesantren Nurruddin ikut menjadi korban. Material longsoran berupa lumpur dan bebatuan masuk ke area pesantren hingga memenuhi sebagian halaman dan bangunan yang ada di pesantren. Menurut Pengasuh pondok pesantren Nurruddin, Ustadz Usep Komarudin, pihaknya menyayangkan lambatnya bantuan pemerintah membantu evakuasi di pesantren miliknya. “Kami para pengasuh dan santri dengan alat seadanya pun terpaksa bekerja sendiri. “ungkapnya.(7/11) Usep menambahkan, bahkan dari pemerintah kecamatan pun belum pernah melakukan kunjungan atau meninjau ke wilayah yang terkena musibah banjir dan longsor di sekitar pesantren. “Saya berharap pemda melalui BPBD segera menurunkan bantuannya, paling tidak pemerintah kecamatan datang untuk sekedar melihat kondisi kami....

JALAN LINTAS KABUPATEN JALUR SELATAN RAWAN TERKIKIS OMBAK LAUT

Gambar
CIMERAK -Dengan lokasi tepat di pinggir pantai, sebaiknya jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Pangandaran-Tasikmalaya-Garut hingga ke Kabupaten Sukabumi ini, di Desa Ciparanti Kecamatan Cimerakj Kabupaten Pangandaran ini ditambah benteng penahan obak atau dipasang batu bolder . Demikian dikatakan salah seorang warga Cimerak, Kostaman. Karena bukan tindak mungkin hantaman ombak pantai selatan ini lama-lama akan menggerus bahu hingga ke badan jalan. Kostaman yang sehari-hari berjualan di pinggir pantai tersebut, juga mengatakan, jika ombak sedang pasang besar sering warung tepat berjualannya pun terkena sapuan air laut. “Mengingat jalan ini sangat vital dan volume kendaraan pun padat, apalagi pada bulan liburan, sehingga perlu juga terpikirkan keselamatan para pengguna jalan ini. “ungkapnya.(7/11) Kostaman meyakini, jika para pejabat di Kementerian PUPR melintasi jalan ini pasti paham pentingnya dibuat penahan di bahu jalan. Karena jika pada musim pancaroba dan laut pa...

LUAPAN SUNGAI PASANGGRAHAN RENDAM BEBERAPA RUMAH WARGA CIPATUJAH

Gambar
TASIK NEWS- Guyuran hujan selama dua hari mengakibatkan banjir di sejumlah Kabupaten Tasikmalaya bagian selatan, seperti di Desa Ciheras Desa Ciandum Kecamatan Cipatujah akibat dari meluapnya sungai Pasanggrahan. Tidak hanya banjir, derasnya air sungai pun merobohkan jembatan sehingga memutuskan jalur Kabupaten Tasikmalaya menuju Garut. Dari pantauan yang dilakukan Kementerian PUPR, direncanakan  secepatnya akan memasang jembatan darurat di beberapa desa wilayah Cipatujah agar masyarakat yang ada di lokasi tersebut tidak terisolir, dan Pemkab Tasikalaya pun langsung melakukan tanggap darurat untuk tiga hari ke depan. Bencana banjir yang terjadi kemarin juga melanda daerah lainnya, seperti di Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal dan desa Ciawi, desa Talagasari Kecamatan culamega. Banjir tersebut juga menelan korban jiwa saat sebuah rumah di Dusun Cikondang terseret banjir. Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya, H, Wawan Ridwan Efendi, SE, MM, kepada sejumlah media mengatakan, pi...

LONGSOR LUMPUHKAN AKSES MENUJU KECAMATAN CULAMEGA-CIPATUJAH

Gambar
TASIK NEWS -Bencana longsor yang terjadi Selasa (6/11)) yang diakibatkan curah hujan di sejumlah wilayah Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya mengakibatkan terputusnya jalan menuju wilayah Culamega dari jalur Desa Darawati Kecamatan Cipatujah. Dari pantauan di lapangan, tercatat ada 8 titik dengan material longsoran; tanah, batu dan pepohonan besar yang menutup hampir seluruh badan jalan. Hingga berita ini diturunkan (7/11), diperoleh keterangan jalur transportasi tersebut masih belum dapat dilewati karena material longsoran belum dibersihkan karena masih menunggu datangnya alat berat. "Untuk mengangkat material longsoran yang menutupi jalan harus menggunakan alat berat, dan mudah-mudahan besok dapat di turunkan alat berat sesuai permintaan kami," jelas Camat Culamega, Kasminto Harjo, SIP. Kasminto menambahkan, sambil menunggu kedatangan alat berat, sekarang pihaknya bersama jajaran polsek, koramil Bantarkalong dan pemerintah desa serta relawan BPBD tetap bersiaga di...

AKIBAT HUJAN DERAS DAN ANGIN KENCANG RUMAH TAR’AN DI DESA LIMUSGEDE AMBRUK

Gambar
CIMERAK – Akibat diguyur hujan sebuah rumah milik Tar’an (68) Warga Dusun Sirnagalih Desa Limusgede Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, sekitar jam 4.00 ambruk.(6/11) Menurut Kepala Desa Limusgede, Koswara Nugraha, saat dihubungi lewat telepon celluerny a, membenarkan kejadian tersebut. Kata Koswara, diperkirakan karena curah hujan begitu deras yang disertai angin kencang yang mengakibatkan rumah salah seorang warganya tersebut roboh. “Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, dan paginya saya ditemani muspika Cimerak pun langsung mendatangi lokasi. “terangnya. Koswara menambahkan, untuk pertolongan pertama pihaknya akan membangun tempat tinggal sementara sebelum ada bantuan dari pemda. “Ini harus disegerakan mengingat diperkirakan hujan masih akan turun pada hari-hari berikutnya. “imbuhnya. ( AGE )

SUNGAI CIBEREUM DI DESA SIMPANG MELUAP TUTUPI BADAN JALAN

Gambar
TASIK NEWS -Diguyur hujan dua berturut-turut telah membuat aliran sungai Cibereum pun di Dusun Cimilintir Desa Simpang pun  meluap setinggi 2 meter dan meluber ke badan jalan, sehingga jalur transportasi pun terputus. Menurut seorang warga, Dede, jelas ini sangat mengganggu kondisi perekonomian masyarakat sekitar kejadian karena jalan yang biasa dilewati warga tergenang air.(6/11) “Akibat luapan air sungai ini semua jenis kedaraan puin tidak bisa melewati jakan tersebut. Ungkap Dede.  ( ANWAR W )

AKIBAT TANAH LONGSOR PUTUSKAN JALUR DUA DESA DI KECAMATAN CULAMEGA

Gambar
TASIK NEWS -Hujan yang mengguyur beberapa hari ini telah mengakibatkan tanah longsor di Kampung Cikondang Desa Talagasari Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya.(6/11) Akibatnya, jalan yang menghubungkan Desa Nagrog ke Desa Talagasari pun putus total, sehingga sangat mengganggu aktivitas warga. Menurut seoarang warga, Encep, dengan kejadian ini diharapkan Pemkab Tasikmalaya cepat tanggap untuk mengevakuasi usibah tanag longsor ini. “Mudah-mudahan secepatnya pemda datang ke lokasi untuk memberikan bantuan pada warga. “ucapnya. ( ANWAR W )