MALAM PERGANTIAN TAHUN OBYEK WISATA PANTAI PANGANDARAN DITUTUP, WISATAWAN PUN MENGAKU KECEWA

PANGANDARANNEWS.COM – Keramaian malam penggantian tahun 2021 di obyek wisata pantai Pangandaran sungguh sangat berbeda dari even yang sama di tahun-tahun sebelumnya, pasalnya Pemkab Pangandaran tak mau ambil risiko jika sampai terjadi kerumunan dan berujung terjadi penularan Covid-19 sehingga pemda pun melalui aparat gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan melakukan langkah penutupan akses pintu masuk ke kawasan pantai jelang malam pergantian tahun sejak pukul 20.00 WIB. (31/12) 

Seperti disampaikan Sekretaris Sat Pol PP Pangandaran, Bangi, sebenarnya kebijakan penutupan ini ituasional, jika memang diprediksi pengunjung akan membludak.

“Dan tadi malam karena kondisi di dalam kawasan wisata sudah ramai dan dikhawatirkan terjadi kerumunan massa banyak sehingga ," kata Bangi, Sekretaris Satpol PP Panganlangsung kami tutup, “terangnya.

Akibat penutupan ini tidak sedikit wisatawan yang kecewa karena harus putar balik tidak bisa merayakan malam pergantian tahun baik di kawasan pantai timur atau di pantai barat.

Sementara pantauan PNews di lapangan, walau tidak menimbulkan kepadatan apalagi terjadi kerumunan kondisi di dalam kawasan pantai cukup ramai, tampak sejumlah wisatawan hilir mudik begitu juga di beberapa kafe-kafe juga ramai. 

Salah seorang wisatawan asal Jakarta, Hesti (28) yang ditemui di salah satu resto kafe mengaku merasa kecewa karena malam pergantian tahun baru ini tidak bisa melihat kemeriahan kembang api saat detik-detik pergantian tahun.

“Tapi saya juga maklum karena kondisi kita saat ini memang tidak memungkinkan untuk itu, tapi walau pun demikian saya masih tetap bisa menikmati libur akhir tahun ini, “ujar Hesti.

Hal berbeda disampaikan beberapa pemilik pondok wisata dan hotel, menurutnya banyak wisatawan mengaku sangat kecewa dengan pentupan obyek wisata ini pasalnya untuk datang ke Pangandaran wisatawan sudah dari jauh-juah hari memesan hotel tapi ketika datang ke Pangandaran tidak bisa masuk lokasi wisata karena di pintu masuk (toll gate) sudah ditutup petugas gabungan.

“Sebelumnya kan tidak ada pengumuman akan ditutup, jadi saat wisatawan booking kamar yang kami terima dengan membayar deposit, “terangnya. (PNews)




UPDATE KASUS CORONA DI KABUPATEN PANGANDARAN PER 31 DESEMBER 2020


PANGANDARANNEWS.COM
– Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Minggu tanggal 31 Desember 2020 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

KASUS Konfirmasi  COVID-19

Total            :   213 org

Sembuh :   146 org

Aktif :    27 org  isolasi RSU,  33 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     7 org

WNI              :   213 org

Laki2            :   106 org

Perem :   107 org

Usia

<5 :  6 org

5 - 19  : 14 org

20 - 29 : 42 org

30 - 39 : 47 org

40 - 49 : 32 org

50 - 59 : 17 org

60 - 69 : 15 org

70 - 79 :  4 org

SUSPEK

1. Total         : 708 org

2. Discardid : 679 org

    - Meninggal :   14 org

3. Aktif         :   15 org

4  Laki-Laki : 440 org

5. Perempuan : 268 org

6. WNI : 709 org

7. WNA                 :     5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19    :  78 org

20-29 : 241 org

30-39 : 100 org

40-49 :  84 org

50-59 :  85 org

60-69 :  55 org

70-79 :  25 org

>80            :   4 org

PROBABLE

1. TOTAL.                  : 4

2. MENINGGAL : 3

3. MENUNGGU : 1

KONTAK ERAT

TOTAL : 1586 org

Discarded : 1383 org

Aktif :  203 org


HASIL LAB. SWAB

Positif    :     213 org

Negatif  : 6.708 org

Menunggu hasil         :   203 org

Jumlah  : 7.124 org

HASIL RAPID TEST

Reaktif    :         70 org

Invalid    :           0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.


Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 31 Desember 2020 :
















PEMBANGUNAN BAK SAMPAH DI DESA CIKUKULU BANGUN KESADARAN WARGA TERAPKAN PHBS

Pangandarannews.com/tasiknews – Persoalan sampah biasanya menjadi masalah tersendiri di setiap tempat, karena jika memang tidak ditangani serius selain menjadi pemandangan yang kurang sedap diihat juga bisa menjadi sumber penyebaran penyakit.

Tapi tidak dengan apa yang dilakukan Pemerinatahan Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, pihak desa berupaya menanggulangi permasalahan sampah ini dengan  membangun bak yang berfungsi sebagai salahsatu upaya menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di sembarangan pada  tempat.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cikukulu, Asep Triyana, pembangunan bak sampah di anggarannya diambil dari Dana Desa (DD) tahap 2 tahun 2020, nantinya berfungsi untuk menampung sampah dari warga yang kemudian dibakar.

“Mudahmudahan dengan adanya bak sampah ini warga tidaklagi membuang sampah rumahtangga ke sungai dan sembarngan tempat sehingga keasrian lingkungan pun bisa tetap terjaga, “jelasnya, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(29/12)

Asep menambahkan, pada anggaran tahun 2021 Pemdes Cikukulu juga akan melakukan musyawarah dengan BPD dan lembaga desa lainnya untuk menganggarkan pembuatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus sebagai tempat pembakaran sehingga nantinya tidak ada lagi pesoalan sampah yang menumpuk dan di buang di sembarang tempat.

“Dan tujuan akhirnya, warga pun kan semakin sadar tentang bahayanya akibat membuang sampah sembaragan teruta pada lingkungan di sekitar kita, “ucap Asep. (ANWARWALUYO)


KARENA KESAL SEJUMLAH WARGA TANAMI NANAS DI JALAN JATIWARAS-CIKATOMAS

Pangandarannews.com/tasiknews – Sejumlah warga ramai-ramai menanam pohon nanas di ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Jatiwaras dan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, karena sejak tahun 1970 jalan tersebut belum ada perbaikan.

Menurut salah seorang warga, Ilham, hal ini ia lakukan agar mendapat perhatian pemerintah daerah sehingga secepatnya jalan di wilayahnya pun mendapat kucuran anggaran untuk perbaikan.

“Ayo manfaatkan sepanjang jalan ini kita tanami pohon nanas dan  insayalloh bisa kita bisa memetik hasilnya dikemudian hari, “ujarnya.(29/12)

Kata Ilham, dari beberapa kali pergantian kepala daerah hingga saat ini belum ada yang fokus memperhatikan kondisi jalan pada jalur ini sehingga wajar jika warga pun menjadi kesal dan putus asa, apalagi akibat buruknya sarana tranportasi ini tidak jarang terjadi kecelkaan pada sejumlah pengendara.

Ilham berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang baru saja terpilih agar bisa merealisasikan janji-janji yang sering digembar-gemborkan pada saat kampanye sehingga tidak terkesan kepala daerah pilihan rakyat hanya mengobral janji tanpa bukti.

“Sejak bupati dan wakil bupati Pa Uu dan Pa Ade Sugianto hingga sekarang kondisi jalan disini ya seperti ini, “ungkapnya. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


MASIH BANYAK WARGA ABAIKAN PROKES JADIKAN PANGANDARAN PENGGUNA MASKER TERENDAH DI JAWA BARAT

PANGANDARANNEWS.COM – Operasi yustisi terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) terus dilakukan petugas gabungan kepada sejumlah pengendaran di pusat keramaian atau tempat lainnya oleh Satgas Covid Kabupaten Pangandaran dibantu Sat Pol PP, Dishub, Polri, TNI dan relawan lainnya untuk tetap mengingatkan masyarakat pada kepatuhan penerapan prokes tersebut, salahsatunya memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.  

Menurut salah seorang petugas, biasanya operasi yustisi ini dilakukan di beberapa lokasi, seperti di bunderan marlin depan mesjid Agung, di kawasan jalan depan taman merdeka dan temoat keramaian lainnya.

“Untuk operasi yustisi pada wisatawan kami biasa gelar di sekitar kantor lifeguard di pantau barat, “terangnya. (29/12)

Ia mengatakan, hingga saat ini pelaku pelanggaran prokes lebih sering dilakukan masyarakat Pangandaran sendiri, antara lain lalai tidak menggunakan masker saat berkendara atau beraktivitas diluar rumah.

“Untuk warga atau wisatawan yang tidak menggunakan masker kami beri peringatan serta langsung diberi masker, “imbuhnya. 

Di tempat terpisah, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan, tingkat kesadaran penggunaan masker warga Pangandaran diakui memang paling rendah di Jawa Barat, dan ini tentu akan segera dievaluasi Pemkab Pangandaran.

Jeje menyealkan, banyak warga patuh menggunakan masker saat berada di tempat umum karena takut razia, sementara saat berada di lingkungan rumah seperti ke mesjid, masih banyak yang tak memakai masker.

Mungkin ini karena kasus covid di Pangandaran terbilang renda, sehingga, kata Jeje, mersa aman dan mengabaikan protokol kesehatan. 

Jeje mengatakan, tentu hal ini jadi bahan evaluasi dan akan dipantau ke semua desa serta memberikan punishment pada yang masih abai dan akan diberikan reward yang memang tingkat kepatuhan prokesnya sudah bagus.

“Saya berharap, dengan predikat terendah ini mudah-mudahan tidak menyrutkan semangat petugas gabungan untuk tetap melaksanakan razia di lapangan, “kata Jeje.

Sepeti diketahui sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan tingkat kepatuhan penerapan protokol kesehatan di sejumlah daerah di Jabar dengan tingkat kepatuhan menggunakan masker, diantaranya Kabupaten Subang 86 persen dan paling rendah Pangandaran 55,4 persen. Sementara untuk kepatuhan jaga jarak paling tinggi Kota Cimahi 91 persen paling rendah Kabupaten Tasikmalaya 43 persen.

“Data ini hasil pengamatan di daerah yang dilakukan setiap hari, “ujar Emil, kepada sejumlah media di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung.(28/12)    *PNews*


MEMASUKI AKHIR TAHUN ANGGRAN, PENGERJAAN JALAN LINTAS PANTAI PANGANDARAN TERUS DIKEBUT

PANGANDARANNEWS.COM – Menjelang berakhirnya tahun 2020, pembangunan jalan dan jembatan lintas pesisir dari pantai Pangandaran hingga ke pantai Madasari di Kecamatan Cimerak, pembangunannya terus dikebut.

Pekerjaan tahap pertaman dilakukan 3 paket, pembangunan atau peningkatan Jalan Pamugaran di Desa Cikembulan – pantai Karangtirta Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih, peningkatan Jalan Karangtirta ke pantai Batu Hiu di Desa Ciliang Kecamatan Parigi dan pembangunan Jembatan Karangtirta.

Menurut Kepala Bidang Binamarga Dinas PUPR Kabupaten Pangandaran, Nanang Heriyanto, hingga saat ini pekerjaan dari ketiga proyek tersebut pekerjaannya terus dikebut. Antara lain,  peningkatan Jalan Cikembulan-Karangtirta sudah selesai 100 persen, peningkatan Jalan Karangtirta-Batu Hiu progresnya 90 persen. 

“Sementara untuk pengerjaan Jembatan Karangtirta progresnya sekitar 80 persen,"terang Nanag. (23/12).

Dari  ketiga proyek tersebut yang menelan anggaran sebesar Rp 23 miliar untuk jalan Karangtirta-Batuhiu, Rp 10 miliar untuk Jembatan Karangtirta dan Rp 4,9 miliar untuk Jalan Cikembulan-Karangtirta, menurut Nanang, walau pun ada potensi keterlambatan waktu penyelesaian dari  kontrak yang disepakati akhir tahun ini, tapi secara normatif akan berlaku ketentuan-ketentuan sesuai kesepakatan kerja.

“Jika memang ternyata terlambat, hal ini sudah ada aturannya baik berupa denda keterlambatan atau lainnya, “terang Nanang lagi. (PNews



WAGUB JABAR MINTA AGAR WARGA TIDAK MEMBUAT KERUMUNAN SAAT PERINGATI MALAM TAHUN BARU

PANGANDARANNEWS.COM – Pemprov Jawa Barat ters melakukan kordinasi dengan pemkab-pemkot untuk melakukan himbauan agar warga Jabar tidak membuat kerumunan saat malam pergantian tahun mendatng.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pangandaran.(23/12)

“Jika didapati ada warga yang tetap melakukan kerumunan, maka akan dibubarkan petugas, “tegasnya.

Hingga saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung dan jumlah kasus positif pun terus meningkat, sehingga jika momen libur tahun baru masyarakat tidak mematuhi proyokol kesehatan, maka, kata wagub, dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kluster baru.

“Saya juga meinta agar pengelola wisata tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat kepada pengunjung arena jika melanggar maka sanksinya lokasi wisata tersebut akan kita tutup, “imbuhnya. 

Mnanggapi hal ini Ketua PHRI kabupaten Pangandara,  Agus Mulyana menyampaikan, sebelum  adanya intruksi dari Gubernur Jawa Barat ini  pihak Pemkab Pangandaran pun telah mengeluarkan SK Bupati nomor 082/8108/Setda/2020 yang salah satu poinnya terkait penerapan standar protokol kesehatan di lokasi obyek wisata.

Selain itu, masih kata Agus, masyarakat Pangandaran pada saat pergantian tahun baru nanti dihimbau untuk tidak keluar rumah apalagi membuat kerumunan. Sementara pihak PHRI sendiri saat ini terus memantau seluruh hotel dan restauran terkait disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Dan ini kita lakukan agar para wisatawan merasa nyaman serta aman dari Covid-19,”kata Agus. (PNews)


PANGDAM III SILIWANGI : “PEMBANGNAN KODIM PANGANDARAN AKAN DIMULAI TAHUN 2021”

PANGANDARANNEWS.COM - Pangdam III Siliwangi Mayjen Nugroho Budi Wiryanto siang tadi meninjau lahan untuk pembangunan Markas Kodim (Makodim) Pangandaran, di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi. (24/12)

Menurut Nugroho, lahan yang yang dipersiapkan  tersebut sudah cocok, bagus dan memadai untuk pembangunan Makodim Pangandaran.

Kata Nugroho, pembangunan Makodim sendiri akan dilaksanakan pada tahun 2021 secara bertahap selama tiga tahun ke depan.

“Saya tadi melihat langsung, luas lahan sekitar 2,8 hektare ditambah 1,5 hektare merupakan lahan hibah pemda Pangandaran untuk perumahan prajurit, "kata Nugroho.

Di tempat yang sama, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pihaknya akan segera membentuk tim  menyelesaikan pembebasan tambahan lahan seluas 1,5 hektare yang diperuntukan perumahan prajurit. 

“Kebetulan hak pemilikan lahan tersebut  dimiliki hanya tiga orang jadi saya rasa pembebasan bisa cepat, "ucap Jeje.

Pembangunan fasilitas instansi vertikal ini, menurut Jeje, tentunya akan menjadikan Pangandaran menjadi sebuah pemerintahan daerah yang utuh, karena support dari pihak keamanan akan semakin kokoh. 

Jeje menambahkan, Pangandaran berada pada wilayah perbatasan dengan Jawa Tengah bahkan laut Pangandaran berbatasan langsung dengan pulau Chrismas Australia, sehingga dengan adanya Kodim pertahanan pun semakin terjamin.

Di usianya yang 8 tahun Kabupaten Pangandaran saat ini belum memiliki instansi vertikal yang mandiri, seperti polres, kodim, kejaksaan, pengadilan dan lainnya.

“Hingga saat ini instansi vertikal  tersebut masih menginduk ke Kabupaten Ciamis, “terang Jeje. (PNews)


182 KPM DESA CIPAINGEUN TERIMA BLT-DD TAHAP 9 TAHUN 2020

Pangadarannews.com/tasiknews – Bertempat di aula, hari kemarin (23/12)  Pemdes Cipaingeun Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikamlaya, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap 9. 

Pembagian BLT kepada 182 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) ini dimaksudkan untuk meringankan beban warga miskin dalam pemenuhi   kebutuhan dasar, sehingga seluruh penerima maanfaat  dIharapkan bisa digunakan sesuai kebutuhan di era pandemi Covid-19 karena wabah ini tidak bisa diprediksi kapan berakhir.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cipaingeun,  Jeni Jaelani, berkat penyalurannya yang transparan kini tidak ada lagi isu negatif di masyarakat yang menyatakan bahwa BLT tidak tepat sasaran dalam penentuan data penerima manfaat karena KPM ini merupakan hasil dari Musyawarah Desa Khusus yang dilaksanakan oleh BPD dengan Pemdes serta dampingi  babimsa dan  babimas yang telah dituangkan ke dalam berita acara musyawarah mesa yang menyatakan masing - masing KPM tahap ini menerima Rp 300 ribu.

Jeni berharap penyaluran BLT ini bisa sedikit membantu meringankan beban masyarakat  rentan miskin dan yang mempunyai sakit menahun dalam menghadapi pandemi Covid 19 di Desa cipaingieun.

“Kami juga tetap menerapkan protokol kesehatan seperti Jaga Jarak, cuci tangan dan Memakai masker saat pelaksanaan penyaluran BLT ini, “terangnya.

Hal senada dikatakab Ketua BPD Cipaingen, Dudu Abdullah, menurutnya seluruh penerima maanpat  bisa memanfaatkan BLT ini dengan sebaik-baiknya.

“Mudah-mudahan ini bisa membantu warga dan saya juga menghimbau kepada seluruh warga agar tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti yang telah diajurkan pemerintah, “ujarnya. (ANWARWALUYO-ADEIDRIS)



PEMBANGUNAN MESJID BESAR AL-HASAN JADI KEBANGGAAN SEKALIGUS MONUMEN RELIGIUS WARGA KARANGNUNGGAL

Pangandarannewss.com/tasiknews – Pembangunan msjid Besar Al-Hasan Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dengan rencana biaya yang akan menghabiskan Rp 6,7 milyar ini dipastikan akan menjadi mesjid kebanggaan masyarakat, pasalnya dalam bentuk sketsa tampak bangunanya begitu megah dan artistik dan megah sehingga nantinya mesjid ini akan menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus akan menjadi monumen religius yang memperlihatkan karakter kolektif masyarakatnya Karangnunggal.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana pembangunan Masjid Besar Al-Hasan, DIDI, Spd,I, sektsa pembangunan mesjid ini sengaja  disampaikan ke publik dalam bentuk aslinya memicu semangat semua pihak sehingga pembangunannya pun cepat terlaksana dan cepat selesai.

“Dengan cara inilah diharapkan masyarakat akan terpicu untuk berpartisipasi baik melalui sumbangan tenaga, materi atau pun lainnya, “kata Didi.(23/12)

Selain menjadi kebanggaan masyarakat, kata Didi, nantinya keberadaan Mesjid Besar Al-Hasan ini pun menjadi simbol semangat religius masyarakat Tasik Selatan, khususnya warga Karangnunggal.

Walau sekarang ia sudah tidak lagi bertugas di Kantor Urusana Agama (KUA) Kecamatan Karangnunggal, Didi mengaku ia tetap menjadi bagian dari masyarakat Karangnunggal yang mempunyai tanggungjawab dan kewajiban dalam mengembangkan sarana dan prasarana keagamaan.

“Semoga apa yang menjadi harapan dan cita-cita kita terlaksana dengan lancar, amin. “ ungakapnya. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


WISATAWAN KE PANGANDARAN HARUS JALANI RAPID TEST ANTIGEN ?

PANGANDARANNEWS.COM - Pemkab Pangandaran hingga saat ini masih belum menetapkan kebijakan rapid test antigen untuk wisatawan yang akan berkunjung ke obyek wisata Pangandaran, padahal  seperti yang diketahui Pemprov Jabar telah menginstruksikan untuk wisatawan diwajibkan menyertakan hasil rapid test antigen jika ingin masuk ke Jawa barat.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran, Untung Syaiful Rahman, mengatakan, pihaknya akan segera menggelar rapat koordinasi di tingkat kabupaten untuk membahas hal ini serta persiapan menyambut libur natal dan tahun baru.

 “kami juga akan mengakomodir aspirasi seluruh pelaku usaha pariwisata di Pangandaran, “ujarnya, saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel. (19/12)

Dikutip dari berita yang disiarkan PRFMNews.id, dalam artikelnya,  Pemkab Pangandaran Belum Wajibkan Wisatawan Sertakan Hasil Rapid Antigen karena pelaku usaha pariwisata keberatan dengan kewajiban rapid antigen tersebut sehingga sementara waktu pihaknya hanya melakukan pengetatan protokol kesehatan di beberapa destinasi wisata.

"Jadi protokol kesehatan yang kita perketat terutama di hotel dan restoran yang menjalankan aktivitas," katanya.

Ia menambahkan, pengelola pariwisata wajib menerapkan protokol kesehatan, salahsatunya melakukan pengecekan suhu tubuh dan menyediakan tempat cuci tangan untuk wisatawan, dan jika didapati ada wisatawan dengan suhu tubuh di atas 37 derajat, maka akan dilakukan rapid test di RSUD Pandega atau pos-pos pelayanan kesehatan terdekat.

"Jadi hingga saat ini belum ada ketentuan terkait wisatawan harus bawa surat keterangan rapid,"jelasnya. (PNews)





DIPASTIKAN TAK ADA KONVOY KENDARAAN DAN PESTA KEMBANG API MENYAMBUT MALAM TAHUN BARU DI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM  - Menyambut momen malam tahun baru di Pangandaran kali ini dipastikan tidak ada pesta atau konvoy kendaraan pasalnya Pemkab telah mengeluarkan sejumlah larangan dan imbauan menjelang pergantian tahun. 

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menegaskan, masyarakat terutama anak-anak muda dilarang melakukan konvoi sepeda motor termasuk Hotel dan restoran pun dilarang menggelar pesta kembang api atau pertunjukan musik.

"Untuk mengawal himbauan ini serta mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas yang bisa berujrung kerumunan massa kami sudah sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri, “tegas Jeje.(21/12)

Ia mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada pihak keamanan untuk menghalau apabila ada konvoi kendaraan kecuali wisatawan, karena jika wisatawan dan warga berkumpul di obyek pantai Pangandaran biasanya akan terjadi kerumunan, dan itu akan menimbulkan kemacetan.

Beberapa upaya juga akan dilakukan, kata Jeje, diantaranya pihaknya menginstruksikan kepada seluruh kepala desa untuk mengimbau warganya agar tidak keluar rumah di malam pergantian tahun, apalagi malam pergantian baru kali ini jatuh pada malam jumat, sehingga sebaiknya diisi dengan hal-hal positif dan bukan dengan hura-hura.

“Kami juga sudah melarang pada seluruh hotel dan restoran untuk tidak menggelar acara hiburan dan pesta kembang api yang terbuka untuk umum dan hanya diperbolehkan menggelar live music yang diperuntukan tamu hotel saja, “ tegas Jeje.

Tak hanya itu, menjelang liburan natal dan tahun baru, tim Satgas COVID-19 Kabupaten Pangandaran setiap hari terus intensifkan razia protokol kesehatan (prokes) di beberapa titik strategis, seperti di bundaran Marlin depan mesji agung Pangandaran.

"Razia yustisi ini terus kami lakukan agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan , salahsatunya memakai masker saat berada di luar rumah, "Sekretaris Satpol PP Pangandaran, Bangi. (PNews)


INSUNING BARAYA SUNDA LAKUKAN FATWA ORGANISASI, SUNDA NGAHIJI SUNDA BABAKTI

Pangandarannews.com/tasiknews – Untuk melaksanakan amanat yang tertulis dalam anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), Insuning Baraya Sunda (IBS), sebuah organisasi     kesundaaan di Kabupaten Tasikmalaya, terus melakukan serentetan kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah Pandemi Covid-19. 

Seperti disampaikan Ketua IBS, HLS Galih, S.Kom, organisasi kedaerahan ini dimaksudkan untuk menjunung tinggi budaya sunda dan menjalin erat tali silaturhami baik antar anggota mau pun dengan masyarakat sekitar, selaras dalam motto organisasi, Sunda ngahiji. Sunda babakti.

“Ketiak mendengar ada warga yang terpapar covid, maka kami pun sigap pada saat itu juga melakukan konsolidasi dengan semua jajaran untuk melakukan tindakan sosial kemanusiaan, “kata Galih kepada PNews didampingi bendahara umum, Ambu Hj. Rose S.H beserta jajaran Kepengurusan DPP Paguyuban IBS. (17/12) 

Dalam marwah gerakanya, kata Galih, IBS selalu menyatukan semua komponen dari berbagai seniman dan budayawan sunda sesuai fatwa AD/ART, setiap anggota baraya sunda harus spontan membantu apabila ada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Begitu juga mendengar ada warga yang sedang diisolasi mandiri di kampung Sangengeng, saat itu juga, masih kata Galih, IBS lagsung mengumpulkan pengurus, untuk segera membantu sesuai permintaan warga walau hanya sebatas kemapuan organisasi karena sipatnya spontan.

Sementara bendahara umum IBS. Hj rose SH, menambahkan, setelah mendapat kabar pagi pagi maka saat itu juga langsung menghubungi para baraya, dan dengan hitungan jam salah seorang dermawan muda,Yuki, langsung mengantarkan 2 karung beras ke DPP IBS.

“Bantuan dua karung beras tersebut langsung diserahkan kepada kelurarga korban bernama guruh, “terangnya. (ANWARWALUYO)


Plt WALI KOTA TASIK APRESIASI KEGIATAN MILANGKALA APG TASIKMALAYA KE 2

 

Pangandarannews.com/tasiknews – Acara puncak milangkala ke 2 2 Aliansi Pewarta Giat (APG) Tasikmalaya di gelar di halaman sekretariat APG di Jl Buninagara III Kota Tasikmalaya.(20/12)

Setelah sebelumnya seluruh anggota dan pengurrsu APG menggelar aksi sosial dan menyalurkan santunan untuk anak yatim piatu, pada acara puncak milangkala yang dimeriahkan pagelaran seni budaya calung bobodoran kolaborasi dari Republik Konslet Mang Ocid, mendapat apresiasi dari Plt Walikota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusup, Kabid Komimfo, ketua PK Golkar dan para tamu undangan lainnya.

Muhammad Yusup juga berharap seluruh rangkaian kegiatan milangkala ini bisa meberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selain aktif memberikan informasi kepada masyarakat saya juga bangga karena para pewarta juga ikut peduli kepada anak yatim dan jompo, dan ini sangat kami Apresiasi, ” Kata H Muhammad Yusuf. (PNews biro Tasik)


WARGA PANCATENGAH SENANG KINI JALAN CIWATIN-CIBONGAS NYAMAN DILALUI KENDARAAN

PANGANDARANNEWS.COM/

TASIKNEWS – Masyarakat Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya merasa bersukur karena jalan di lokasi tanjakan Cibongas yang semula kondisinya sangat mengkhawatirkan sehingga para pengendaran kendaraan yang lewat jalur tersebut harus hati-hati, kini mendapat  perbaikan dari Pemkab melalui Dinas PU Kabupaten Tasikmalaya.

 “Beberapa hari lalu tidak jarang di jalur tersebut banyak relawan dadakan dengan alat menangkap ikan meminta sumbangan pada pengendara yang lewat, “ujar salah seorang warga.(20/12)

Pekerjaan perbaikan jalan tesebut langsung disaksikan Kepaka Dinas PU, H. Rahmat dan Camat Pancatengah, H.Jajang, S,Sos,Msi, karena perbaikan jalan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan camat.

Menurut beberapa warga, masyarakat Pancatengah sangat beruntung memiliki Camat H, Jajang, karena walaupun terbilang masih lama tugas di Kecamatan Pancatengah namun sudah bisa menunjukan kecintaanya pada masyarakat. 

Jajang sendiri merupakan putra daerah, putra dari seorang tokoh Pancatengah, AMR JY, yang bertahun-tahun rumahnya  dijadian kantor camat sejak Kecamatan Pancatengah masih merupakan kamantren di era tahun 70an.

“Kini kami pun senang karena jalan raya Ciwatin-Cibongas sudah nyaman dilalui kendaraan, “imbuh warga. (ANWARWALUYO)


WARGA PANCATENGAH KELUHKAN TERKAIT SERINGNYA PEMADAMAN LISTRIK DI WILAYAHNYA


pangandarannews.com-tasiknews
- Sudah sejak lama masyarakat Pelanggan PLN DI  Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, mengeluhkan dengan seringnya padamnya aliran listrik, sehingga untuk mendapatkan kenyamanan serta tidak banyaknya gangguan penerangan,    masyarakat pun hanya bertanya -tanya kapan masalah ini bisa diperbaiki karena sampai saat ini belum ada jawaban dari pihak PLN.

Menurut salah seorang warga menuturkan, jika di musim hujan atau ada angin kencang mungkin wajar jika arus listrik terganggu, namun kadang pemadaman terjadi di siang hari bolong tanpa ada hujan, angin kencang atau gangguan lainnya

“Ini sudah lama terjadi, tiba-tiba listrik padam padahal tidak hujan atau terjadi angin kencang, ujarnya. (19/12)

Warga berharap PLN bisa menjelaskan serta bertanggungjawab terkait seringnya terjadi pepadaman listrik di daerahnya, sesuai motto Perusahaan Listrik Negara,” Listrik Pintar saat ini dan listrik sampai ke pelosok negri”.  Tapi sayang jika jaringan listrik sudah tersedia namun pelayanannya sendiri sangat mengewakan masyarakat pengguna, sehingga tidak jarang warga pun kembali ke penerangan masa lalu dengan menggunakan lampu cempor.

Sebenarnya masyarakat bukan protes ataupun menyudutkan PLN, namun masyarakat hanya ingin agar aliran listrik di daerahnya tidak terjadi gangguan.

“Kami awam tentang listrik dan hanya PLN yang bisa menjelaskannya, “ujarnya lagi.

Ia juga mengatakan, jika konsumen telat membayar tagihan listrik dikenai denda sebaiknya pelayanan juga lebih ditingkatkan.

“”Ini kan terkesan tidak adil, bayar telat didenda tapi listrik sering padam tidak pernah ada perbaikan, “tegasnya. (ANWARWALUYO)


PERINGATI MILANGKALA KEDUA, APG TASIK LAKUKAN BAKTI SOSIAL DAN SANTUNAN YATIM PIATU

pangandarannews.com/tasiknews - Aliansi Pewarta Giat (APG) Tasikmalaya kemarin mengadakan kegiatan milangkaka ke-2, sebuah kegiatan rutin organisasi setiap tahun.(19/12)

Seperti disampaikan Ketua Aliansi Pewarta Giat, Dadang Suhendar, kegiatan milangkala ini diisi dengan aksi sosial Santunan anak yatim piatu di Kampung Nabrak Desa Tenjonagara Kecamatan Cigalontang.

“Ini merupakan bentuk bakti insan jurnalis kepada masyarakat, apalagi dimasa pandemi ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan, mudah-mudah apa yang sudah kami perbuat ini bisa bermanfaat “ungkapnya.

Dalam kegiatan Milangkala ini, imbuh Dadang, diterapkan protokol kesehatan dengan membagikan masker sertahimbaua tetap jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun.

Dadang juga menyampaikan terimakasih kepada para donatur yang telah mendukung dan memberikan bantuan, diantaranya Hj Siti Mufatahah Anggota DPR RI, Bagas Suryono dan Muslim Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya,  H Yanto Aprianto SH, Dwi Friastoto dan Ahmad Safei, sehingga acara pun berjalan sukses.

“Semoga seluruh bantan ini menjadi amal baik di hadapan Alloh SWT, kami juga berdoa” mudaha-mudahan bencana covid 19 bisa cepat hilang, “imbuh Dadang.

Sementara itu Ketua Panitia Milangkala Ke 2 Hendrizal, menambahkan, kegiatan aksi sosial ini dibagi di dua tempat, yang pertama kegiatan santunan anak yatim di Kampung Nagrak Desa Tenjonagara Kecamatan Cigalontang sebanyak 50 Orang anak yatim dan yang kedua merupakan acara puncak akan diadakan di Sekretariat APG Tasikmalaya di Lapangan H. Muhtadin Jalan Buninagara III RT.06/RW 05 Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya.

“Pada acara puncak juga sama akan diisi dengan santunan anak yatim dan Jompo, masing masing 25 orang serta akan diisi dengan acara pagelaran Kreasi Seni Sunda, ”terang Hendrizal. 

(PNews biro Tasik)


MELENGKAPI SEJUMLAH PENGHARGAAN YANG TELAH DITERIMA, DI AKHIR TAHUN PEMKAB PANGANDARAN RAIH IGA

PANGANDARANNEWS.COM – Melengkapi beberapa penghargaan yang telah diterima sebelumnya, di akhir tahun 2020 Pemkab Pangandaran kembali bersama 55 kabupaten lainnya mendapat anugerah Innovative Government Awward  (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri, yang diterima langsung Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata di Jakarta.(18/12)

Penghargaan ini diberikan kepada pemkab karena dinilai daerah tersebut memiliki Indeks Inovasi Daerah (IID) di atas 1.000 dengan skor tertinggi mencapai 2.435.00.

IGA yang digagas Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendagri ini merupakan upaya untuk mendorong pemerintah daerah agar terus berinovasi dalam memberikan pelayanannya kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat dan peranserta masyarakat serta peningkatan daya saing daerah.

Seperti disampaikan Kepala Balitbang Kemendagri Agus Patoni, pemberian anugerah ini merupakan apresiasi untuk langkah besar yang sudah dilakukan pemda dalam peningkatan pelayanan publik, 

reformasi sektor pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

“IGA tahun ini diberikan kepada Pemkab yang sudah membuat terobosan baru serta berbagai inovasi baik di bidang pelayanan publik, tatakelola pemerintahan mau pun dalam penyelenggaraan kewenangan daerah,”terang Agus.

Sementara melalui Press Release kepada media, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kerja cerdas seluruh jajaran Pemkab dan  dukungan penuh dari seluruh masyarakat Pangandaran.

Kata Jeje, ada 32 inovasi yang dilakukan Pemkab Pangandaran, diantaranya Simral Great (Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran dan Pelaporan Terintegrasi Berbasis Elektronik), Asinpeda (Aplikasi Sinkronisasi Pegawai Daerah); Sikakap (Sistem Informasi Kenaikan Pangkat ASN Kabupaten Pangandaran); AMS (Ajengan Masuk Sekolah), Si Muke Hot (Aksi UMKM Masuk Ke Hotel); Lempar Jaring Nelayan (Literasi Pangandaran dengan Kerjasama, Perpustakaan Keliling dan Silang Layan); Tapa (Tanam Padi), Simolek (Sistem Informasi Online Pengantar Kerja); ATM (Anak TK Mitigasi); Webgts (Wisata Edukasi Bencana Goes To School); Spab (Satuan Pendidikan Aman Bencana), Hotana (Hotel Tangguh Bencana); BBM (Bunda Belajar Mitigasi); Jempling (Jemput Pelayanan Keliling); SPA (Sistem Pelayanan Adminduk Pangandaran) Online, D3K (Disdukcapil Delivery Dokumen Kependudukan) Online; Sapu Jagat (Satuan Polisi Pamong Praja Urusan Jaga Perda dan Trantibum), Pelakor (Pemanfaatan Lahan Pekarangan dengan Pupuk Organik) di Kecamatan Mangunjaya; Iket Pangsi (Inovatif, Kompeten, Efektif, Transparan, Gampang dan Singkat) di Kecamatan Cigugur, Di Kecamatan Langkaplancar: Senyuman M’ba Ismik (Selalu Nyaman Untuk Mengurus Perizinan); Siap Komandan (Sistem Akuntabilitas Pembinaan Komunikasi Antar Desa di Kecamatan), Di Puskesmas Padaherang: Bugiza (Lumbung Gizi Desa); Gemalur (Gerakan Makan Telur); Insasi (Instruktur ASI Eksklusif); Semibal (Senin Minum Herbal); Pokmas Pejam (Kelompok Masyarakat Peduli Jamban), Jumpa Fans (Jaringan untuk Membantu Penurunan AKI Fokus Antenatal Care Serentak) di Puskesmas Pangandaran; Caffe Latansa (Lansia Sehat Sejahtera,  Posyandu Lansia di Puskesmas Selasari, Si Cantik (Strategi Informasi Cerita Tentang Jentik) di Puskesmas Cijulang; Petasan (Penjaringan PTM di Pangaosan) di Puskesmas Legokjawa dan Asasi (Ayah Sayang Anak dan Istri) di Puskesmas Cigugur.

“Dengan sejumlah inovasi ini Alhamdulillah Pemkab Pangandaran mandapat penghargaan IGA dengan kategori Kabupaten Sangat Inovatif,” tulis Jeje. (PNews)

 

AKSI SOLIDARITAS UMAT ISLAM TASIK SERUKAN POLRI USUT TUNTAS KASUS MENINGGALNYA 6 ANGGOTA FPI

pangandarannews.com/tasiknews - Umat Muslim di Kota Tasikmalaya dari berbagai daerah siang tadi mendatangi Polres Tasikmalaya Kota, setelah sebelumnya berkumpul di Masjid Agung Kota Tasik yang kemudian bersama-sama melakukan aksi jalan kaki ke mako Polresta.(18/12)

Setiba di Mapolresta, massa pun langsung berkumpul serta melakukan orasi untuk menyampaikan beberapa tuntutan, antara lain usut tuntas pelanggaran HAM atas penembakan 6 syuhada Laskar FPI, bebaskan Imam Besar Habib Rizieq Shihab  (IB HRS) tanpa syarat, stop kriminalisasi ulama, stop diskriminasi hukum, dan kembalikan fungsi Polri untuk melayani dan mengayomi masyarakat, bukan melayani oknum penguasa jahat.

Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya, Ust Muhamad Yanyan Al Bayani menegaskan, pihaknya hingga kini masih menunggu komando dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan para Habaib dalam menyikapi tragedi berdarah serta proses hukum IB HRS.

“Kami menginginkan agar keadilan sesuai Pancasila bisa ditegakan di bumi Indonesia, “ungkpnya.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, S.H., S.I.K., M.Si didampingi  Dandim 0612 Letkol Inf Ari Sutrisno, S.IP, depan masa peserta aksi, menyampiakn, pihaknya akan segera menyampaikan sejumlah tuntutan Umat Muslim Tasikmalaya ke Mabes Polri. 

Dari pantauan PNews.   aksi massa di depan Mapolresta Tssikmalaya berjalan damai dan tertib, dan usai aksi tersebut massa pun langsung membersihkan sampah yang berserakan di depan Mapolresta.  (ANWARWALUYO)


FFPUIP GELAR AKSI DAMAI TINTUT POLRI TUNTASKAN KASUS PENEMBAKAN ANGGOTA FPI

PANGANDARANNEWS.COM - Ratusan massa yang yang tergabung dalam Forum Peduli Umat Islam Pangandaran (FPUIP) menggelar aksi damai di halaman mapolsek Pangandaran. (18/12)

Massa yang bergerak dari mesjid agung Pangandaran berjalan secara teratur dengan dibarengi pembacaan shalawat dan orasi terkait desakan kepada pemerintah agar segera menuntaskan kasus hukum kaitan pembunuhan 6 syuhada di kilometer 50 beberapa hari yang lalu, dan massa juga menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab (HRS) tanpa syarat, serta meminta POLRI kembali kepada fungsinya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

Para peserta aksi pun diterima Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi, serta langsung menerima aspirasi yang disampaikan perwakilan peserta aksi.

Suyadi juga memahami apa yang menjadi aspirasi atau keinginan para wakil pengunjuk rasa, dan ia merasa bangga para pengunjuk rasa datang ke kapolsek bukan ke jakarata.

"Saya akan menyampaikan apa yang menjadi harapan para peserta aksi karena hanya itu yang dapat saya lakukan,"ungkapnya. (HARIS FIRDAUS)

DIDUGA KORBAN PENCURIAN DENGAN KEKERASAN SEORANG IBU DI MANGUNJAYA TERLUKA PARAH

PANGANDARANNEWS.COM – Seorang warga di Rt 21 Rw 06 Desa Jangraga Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, Karnasih, tadi pagi diduga telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan. (18/12)

Menurut saah seorang warga, Darso, saat pulang dari puskesmas mengantarkan korban, menuturkan, berawal dari kecurgiaan warga karena korban tidak ikut dalam pengajian rutin hari jumat, padahal seriap hari jumat korban selalu hadir. Rumah ibu Karningsih yang hidup sendirian lokasinya memang sedikit jauh dari tetangga.

Lalu Darso pun memberanikan diri mengecek ke dalam rumah korban dan mendapati tubuh korban tergeletak di lantai dengan luka di dahi diduga bekas hantaman benda tumpul dan diketahui motor beat milik korban pun hilang.

"Ketika saya pegang tangannya ternyata masih berdenyut, saat itu dengan dibantu warga lainnya membawa korban ke puskesmas Mangunjaya " terang Darso.

Sementara kanit reskrim Polsek Padaherang saat tiba di TKP membenarkan, telah terjadi pencurian dengan kekerasan menimpa Karnasih, dan kasus ini pun langsung ditangani Polsek Padaherang.  (Tn)


58 KPM KEMBALI TERIMA BLT DARI DD CIBONGAS TAHAP III

Pangandarannews.com/tasiknews-Pemdes Cibongas Kecamatan Pancatengah, bertempat di aula desa kembali menyalurkan antuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap 3 dengan nilai Rp 300 ribu untuk tiap-tiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).(14/12)

Pada kegiatan yang dihadiri Camat dan dan anggota Polsek Pancatengah, ada sekitar 58 KPM yang terdampak pandemi covid-19 datang e aua desa dengan tatap menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga jara dan memamki masker, sebelum memasuki aula desa.

“Kami himbau agar warga tetap memantuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, “ujarnya.

Ha senada dikatakan Plt Camat Pancatengah, Jajang,  ia berharap selain LT ini bisa sedikit membantu kebutuhan sehari-hari, masyarakat juga dihimbau agar selalu mematuhi anjuran pemerintah menerapkan protokol kesehatan.

“Tetap menjaga kesehatan  serta tidak luoa berdoa’ agar musibah non alam ini segera berakhir, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


PILKADA KABUPATEN TASIKMALAYA MEMANAS, RELAWAN WANI SAMPAIKAN 8 TUNTUTAN PADA KPU

Pangandarannews.com/tasiknews – Ratusan masa pendukung pasangan calon nomer urut 4, Iwan Saputra dan Iip Miftahul Faoz (Wani),  ramai-ramai mendatangi Kantor KPU Tasikmalaya untuk menolak hasil penghitungan suara Pilkada Kabupaten Tasikmaaya.(15/12)

Para peserta aksi beranggapan telah terjadi kejanggalan dalam proses perhitungan surat suara yang berimbas pada kekalahan pasangan Wani.

Dalam aksi yang melibatkan sejumlah ormas, LSM, OKP serta simpatisan, menyampaikan  tuntutannya terkait kejelasan serta tanggapan dari aksi sebelumnya tangggal 10 Desember 2020 yang hingga saat ini  belum ada tanggapan dari KPU.

Menanggapi para peserta demo, KPU mengambil sikap untuk mengajak perwakilan peserta aksi untuk beraudens dengan memanggil 10 perwakilan dari masing-masing relawan agar segala tuntutan tersebut bisa dipahami dan dimengerti dengan jelas.

Ketua Korlap Aksi dari LSM GAZA Iim Imanuloh mengatakan, pihaknya sangat kecewa dan menyesalkan karena terkean ada pembiaran dari penyelenggara Pilkada, seperti KPU, BAWASLU dan Panwascam terkait adanya pengarahan kepada ASN terutama Camat dan para kepala desa agar memenangkan paslon nomer 02.

“Seperti dengan cara mengarahkan penerima bantuan PKH, BPNT dan program sosial lainnya termasuk Program Rt Siaga, “ujar Iim.

Paling tidak ada 8 tuntutan yang dismpaikan para relawan Iwan Saputra dan Iip Miftahul Faoz, diantaranya,  1. KPU Kab. Tasikmal menyelenggarakan real count sendiri dan tidak terintegrasi dengan sistem KPU pusat tidak berdasarkan hasil penghitungan berjenjang hingga menimbulkan ketidakpastian. 2. Proses rekapitulasi suara yang ditayangkan secara umum dikantor KPU diberhentikan dengan alasan untuk mematuhi Prokes ditengah pandemi covid-19, nyatanya seluruh peserta yang hadir sudah mematuhi prokes, namun demikian KPU yang dibantu aparat kepolisian malah membubarkan masa.

3. Pada pukul 21 : 00 wib saat rekapitulasi suara baru 72, dan 61 % dan selisih paslon No. 02 dengan Paslon No. 04 semakin menipis, yaitu 33 % 32,12 % (hanya selisih 0,88 %), KPU menghentikan penayangan dan membubarkan seluruh peserta yang hadir, dengan memberi alasan ada kegiatan yang berbeda yaitu " kita butuh istirahat" KPU akan menghentikan segala bentuk aktivitas penghitungan, dan akan dilanjutkan pukul 08 : 00 besok paginya.

4. selang beberapa menit (kurang dari satu jam) setelah masa membubarkan diri, real count dilanjutkan secara online tanpa ada pemberitahuan kepada para saksi yang sempat hadir.

5. Pada pukul 00 : 00 malam hari, hasil perolehan suara paslon no. 02 sempat hilang tak ada hasil suara sama sekali, dan tiba-tiba muncul lagi pada pukul 03 : 00 pagi hari, dengan loncatan angka yang pantastis, sementara menurut tabulasi, suara paslon No. 04 sekalipun data belum masuk 100% masih unggul meskipun tipis.

6. berkenaan dengan poin 5, relawan wani menuntut KPU Kab. Tasikmalaya dalam penghitungan tingkat Kecamatan, untuk membuka C1 plano dan absesnsi per TPS, hingga akurasi data yang tercatat benar-benar terverifikasi bersama.

7.  Adanya bantuan Covid-19 yang diturunkan menjelang pemilihan, patut diduga mempengaruhi  pilihan masyarakat atau money politic, yang sebenarnya bantuan covid -19 bisa dikeluarkan jauh-jauh hari sebelum pencoblosan yang tentunya ada kebijakan lain. yang menurut undang-undang tidak diperbolehkan, namun tetap dikeluarkan oleh petahana, atas dasar pelanggaran ini, kami meminta kepada KPU dan mendiskualifikasi paslon No. 02.

8. Memohon kepada KPK RI untuk dapat meneliti terkait bantuan Covid - 19, dengan indikasi untuk pemanfaatan memenangkan paslon No. 02.

“Dari 8 tuntutan ini, jika tidak ada kepastian atau tindak lanjut baik dari KPU, Bawaslu serta pihak KPK, maka kami akan terus menggelar aksinya sampai tuntutan tersebut ditindak lanjuti, “ujarnya. 

Seperti diketahui, pada hasil rekap suara real count KPU Kabupaten Tasikmalaya, pasangan nomor urut 2 Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin unggul tipis dari pasangan Iwan Saputra - Iip Miftahul Faoz. 

Dan ini hasil selengkapnya perolehan suara pada Pilkada Kabupaten Tasikmalaya yang digelar tanggal 9 Desember lalu, pasangan calon nomor urut 1 Azies Rismaya-Haris Sanjaya perolehan suara 221.916  (23,17%), nomor urut 2 Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin 314.924 (32.88%), nomor urut 3 Cep Zamzam-Padil Karsoma 113.561 (11,68%) dan nomor urut 4 Iwan Saputra-Iip Miftahul Paoz dengan perolehan suara 307.512 (32,10%), dari 978.663 suara masuk (73,42 %). (ANWARWALUYO)








SEJUMLAH PENDUKUNG DAN SMPATISAN AMAN LAKUKAN AKSI DEMO DI KANTOR BAWASLU PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Ratusan pendukung dan simpatisan pasangan calon nomer urut 2 Adang Hadari-Supraman (Aman) di Pilkada Kabupaten Pangandaran sore tadi (15/12) melakukan demo di depan sekretariat Kantor Bawaslu Pangandaran di Desa Karangbenda Kecamatan Parigi.

Menurut massa pendemo, aksi ini dilakukan karea diduga ada indikasi pelanggaran pada Pilkada serentak tahun 2020 yang dilaksanakan tanggal 9 desember lalu, dan pihaknya ingin mendorong Bawaslu untuk menegakan keadilan hukum dalam menyikapi dugaan pelanggaran ini.

Seperti disampaikan kordinator aksi, Anton, pihaknya akan mengawal tegaknya demokrasi dalam hal ini proses Pilkada Pangandaran dengan visi Pilkada Pangandaran yang  Bermartabat.

“Dengan kekuatan seadanya ini masyarakat pangandaran ingin mendorong Bawaslu untuk menegakkan keadilan hukum dengan menindak tegas pelanggarayang terjadi pad Pilkada, “ujarnya.

Dalam aksi ini juga, kata Anton, pihaknya ingin merekomendasikan kekuatan hukum pada Bawaslu untuk menanggapi  pelanggaran-pelanggaran Pilkada di Kabupaten Pangandaran, baik itu money politik, kesalahan suara ataupun interpensi serta intimidasi apalagi campur tangan PNS dan kerumunan yang kemeua itu merupakan komitmen Pilkada terlepas dari calon manapun yang melanggarnya harus mendapatkan keadilan yang jelas.

Menanggapi hal tersebut, ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan menyampaikan, Bawaslu menyambut baik aksi ini karena merupakan alat untuk menyampaikan aspirasi terkait dengan adanya situasi dan kondisi pilkada Pangandaran.

“Saya mohon maaf tidak bisa menghadiri langsung demo karena saat demo dilaksanakan saya masih mengawasi proses rekapitulasi tingkat Kabupaten di hotel Pantai Indah,” ungkapnya.

Tapi menanggapi aksi demo ini, ujarnya, Bawaslu pasti akan menangani apabila memang sudah terjadi pelanggaran.

“Untuk ini kami pasti akan tegak lurus, “tegasnya.

Jika memang syarat atau unsur-unsurnya terpenuhi serta fakta hukumnya ada, menurut Iwan, Bawaslu berkomitmen bersama Polri dan kejaksaan untuk tegak lurus dalam penanganan hal tersebut. Tapi sebaliknyajika fakta hukumnya tidak kuat serta tidak terpenuhi maka tidak mungkin memaksakan untuk naik.

“Namun Bawaslu akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga proses demokrasi di Kabupaten Pangandaran tetap berjalan sesuai haraoan bersama, “imbuhnya. (PNews)





KETUA KPU PANGANDARAN: “3 HARI SEJAK PENETAPAN KPU WAKTU PENGAJUAN GUGATAN KE MK”


PANGANDARANNEWS.COM
  –  Usai memimpin Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kabupaten Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran tahun 2020, yang digelar di Hotel Pantai Indah Timur, kepada sejumlah awak media Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin menyampaikan, pada hari ini KPU Pangandaran melaksanakan rapat pleno rekapitulasi perolehan suara dalam tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati untuk tingkat kabupaten,  selanjutnya setelah hasilnya ditetapkan keseluruhan proses tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran dengan kekuatan hukum hasilnya akan dipublikasikan.

“Untuk pasangan calon Jeje Wiradinta-Ujang Endin Indrawan memperoleh 138.152 suara dan untuk pasangan Adang Hadari-Supratman 128.187 suara, “terang Muhtadin. (15/12)

Dikatakan Muhtadin, dan pada tahapan selanjutnya selama 3 hari kedepan pasca penetapan hari ini merupakan waktu untuk pasangan calon (paslon) atau pihak-pihak terkait yang barangkali ada hal-hal yang kurang puas serta ingin melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

“Waktunya 3 hari sejak KPU menetapkan hasil rapat pleno ini, yait sekitar pukul 13.00 tanggal 15Desember 2020, “jelas Mhtadin. 

Disoal aksi walkout dari saksi salahsatu paslon, Muhtadin mengatakan, secara prinsip tidak berpengaruh keabsahan proses rekapitulasi hasil perolehan suara dan dan jalannya proses rekap di tingkat KPU Kabupaten Pangandaran, tetapi hal ini menjadi catatan dalam kejadian khusus bahwa saksi dari pasangan calon nomor urut 2 tidak hadir, tidak menyaksikan proses rekap dari awal sampai akhir. 

“Namun sakali lagi saya katakan, secara prinsip sama sekali tidak berpengaruh terhadap keabsahan hasil daripada proses rekap ini, “jelas Muhtadin lagi.

Sebelum walkout, terang Muhtadin, aksi dari pasangan calon Adang Hadari-Supratman, menyampaikan beberapa catatan setidak-tidaknya ada 6 catatan terkait dugaan informasi adanya money politic dan beberapa catatan kejadian-kejadian yang menurut mereka menjadi sesuatu yang akan dilakukan proses selanjutnya.

Ia menambahkan, saat ini KPU sudah metetapkan rekap suara untuk hasil masing-masing pasangan calon termasuk juga proses bagaimana administrasi pencatatan data pemilih dan lain sebagainya, sedangkan proses penetapan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran terpilih nanti setelah KPU menerima buku register perkara konstitusi dari MK jika memang ada pihak yang melakukan gugatan.

Jadi, lanjut Muhtadin, setelah masa 3 hari pasca penetapan rekapitulasi hasil hari ini, kemudian KPU memeriksa dan mendapatkan informasi dari MK dengan bukti penerimaan Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK).

“Tapi jika tidak ada maka KPU pun akan menggelar rapat untuk menetapkan bupati-wakil bupati terpilih hasil tahapan Pilkada Kabupaten Pangandaran tahun 2020, “ucapnya.

Muhtadin juga mengatakan, tingkat partisipasi pemilih masyarakat pada Pilkada serentak Kabupaten Pangandaran tahun ini mencapai 83,88% di atas target nasional, 77,5 %. Dan merupakan tingkat partisipasi tertinggi dalam pelaksanaan Pilkada serentak di Jawa Barat tahun 2020.

Artinya, kata Muhtadin, antusias masyarakat Pangandaran ternyata sangat tinggi dalam pesta demokrasi ini, walau Pilkada tahun ini dilaksanakan saat situasi pandemi covid-19.

“Data yang ada pada kami jumlah persentase tertinggi di KecamatanSidamulih dan Cijulang, “terangnya.

Sementara msih di tempat yang sama, Divisi Hukum Komisioner KPU Jawa Barat, Reza Alwan Sovnidar, SH, menambahkan, pada prinsipnya, pertama KPU Provinsi Jawa Barat tentu memerintahkan KPU Pangandaran untuk menunggu selama 3 hari sejak diputuskan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten sesuai Peraturan MK nomor 6 tahun 2020 di pasal 7. 

Artinya, kata Reza, 3 hari sejak ditetapkan hasil pleno ini tanggal sekitar pukul 13, silahkan pihak yang mengajukan atau melakukan permohonan ke MK, dan KPU dalam posisi menunggu jika memang ada pihak yang mengajukan permohonan sengketa hasil pleno hari ini ke MK.

“Artinya lagi,  kami pihak KPU segera bersiap-siap untuk bersengketa, kira-kira begitu, “ujar Reza. 

Jadi dalam hal ini yang mengajukan keberatan atau sengketa ini dari paslon yang merasa dirugikan, dan KPU posisinya pasif, karena nanti di MK KPU akan mempertanggungjawabkan hasil kerja pada seluruh tahapan Pilkada. 

“Jadi nanti kami menunggu permohonannya seperti apa, kemudian dalil-dalil yang dimohonkan kepada majelis di mahkamah konstitusi seperti apa, ya nanti akan kami jawab “tegasnya. 

Jika ada ada tuduhan terkait kinerja, maka KPU siap dengan pembuktiannya. Juga saat dibutuhkan klarifikasi KPU pun akan melakukannya. Jadi pada prinsinya, kata Reza, KPU  'wait and see'.

Peraturan MK nomer 6 tahun 2020 merupakan pedoman untuk beracara di mahkamah konstitusi terkait dengan sengketa hasil pada pilkada 2020 ini. 

Terkait dengan selisih, MK membuat terobosan baru bahwa selisih hasil itu tidak menjadi syarat utama terhadap permohonan, tapi majelis tetap akan mempertimbangkan selisih itu sebagai pertimbangan pada saat memberikan keputusan. Artinya para pemohon boleh untuk mengajukan permohonan sengketa itu tidak hanya terkait dengan selisih, tapi bisa dengan variabel-variabel lain yang kemudian bisa disampaikan atau dimohonkan kepada Mahkamah Konstitusi karena prinsipnya MK ingin menjadi garda terakhir untuk para pencari keadilan. 

jadi sekali lagi, imbuh Reza, terkait selisih itu hanya jadi salah satu pertimbangan mahkamah, bukan kemudian menjadi syarat formil dari pengajuan. 

“Tapi pada prinsipnya apa pun itu kami akan menghargai karena itu hak dari siapapun untuk mengajukan sengketa, “ungkap Reza.

Dan apabila memang ada sengketa, maka, menurut Reza, KPU harus siap karena itu akan menjadi pembuktian bahwa kerja KPU sudah on the track, yang dalam bahasa sederhananya itu merupakan sarana pembelaan untuk membuktikan kinerja KPU.

“Jadi kami harus siap dan harus menghormati siapapun yang memang sengketa, karena itu hak, “pungkasnya. (PNews)


INI SELENGKAPNYA HASIL RAPAT PLENO REKAPITULASI PENGHITUNGAN SUARA PILKADA PANGANDARAN 2020






 

RAPAT PLENO TERBUKA KPU TETAPKAN PASLON JEJE WIRADINATA-UJANG ENDIN INDRAWAN MENANGKAN PILKADA PANGANDARAN 2020

PANGANDARANNEWS.COM - Seperti sudah diprediksi sebelumnya dari sejumlah metode hitung cepat (quik count), dalam hasil perhitungan suara dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten KPU Pangandaran dimenangkan pasangan calon (paslon) nomer urut 1 Jeje Wiradinta-Ujang Endin Indrawan.

Pada rapat Pleno yang merupakan tahapan akhir dari seluruh rangkaian proses Pilkada, secara resmi KPU menetapkan  hasil Pilkada serentak tahun 2020 Kabupaten Pangandaran Paslon nomer urut 1 (Juara) meraih suara 138.152 (51,87 %) dan nomer urut 2 (Aman) 128.187 (48,13 %) suara dari total 266.339 surat suara yang sah setelah dikurangi surat suara yang tidak sah sebanyak 3.495.

Dalam pleno yang dilaksanakan di Hotel Pantai Indah Timur (15/12), juga diwarnai dengan aksi walk out saksi dari paslon nomer urut 2, karena menurut mereka dalam Pilkada yang dilaksanakan tanggal 9 desember lalu ini telah terjadi beberapa kecurangan, diantaranya maraknya politik uang.

Namun walau tanpa saksi dari salahsatu paslon, menurut Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, pihaknya tetap melanjutkan rapat pleno ini. 

“Secara prinsip KPU menghormati sikap yang diambil dari tim nomer urut 2, Adang Hadari-Supratman, “ujarnya.

Pada kesempatan lainj Muhtadin juga mengatakan, jumlah partisipasi pemilih di Kabupaten Pangandaran mencapai 83,88 %, dan ini merupakan jumlah tertinggi dalam penyelnggaraan Pilkada serentak di Jawa Barat.

“Ini melebihi dari target nasional sebesr 75 %, “jelasnya. (PNews)


DI PENGHUJUNG TAHUN 2020 DPRD PANGANDARAN TETAPKAN TIGA PERDA

PANGANDARANNEWS.COM – Di penghujung tahun 2020 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran menggelar rapat paripurna untuk menetapan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Seperti disampaikan Ketua DPRDPangandaran, Asep Noordin H.M M, kepada sejumlah wartawan usai memimpin rapat paripurna di gedung DPRD, tiga Raperda tersebut diantaranya raperda tentang perubahan ketiga Perda nomor 31 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Pangandaran. 

“Perda ini menyesuaikan peraturan perundang-undangan diatasnya yang berkaitan dengan tipe dinas, ”jelasnya. (14/12)

Kedua, lanjut Asep, raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), karena raperda ini sudah cukup lama dibahs karena ada materi-materi yang perlu penyesuaian dan pada rapat paripurna hari ini sepakat untuk ditetapkan.

Dengan telah disahkanya Perda KTR ini, kata Asep, diharapkan di seluruh kantor milik pemerintah daerah harus secepatnya membuat area khusus untuk perokok, dan Perda ini juga merupakan bentuk penyempurnaan penetapan Kabupaten sehat.

Ia menambahkan, berkaca dari daerah-daeah lain yang tidak mempunyai area khusus ntkperokok, maka Perda ini harus manusiawi walaupun tjuan dibuat area khusus  merokok ini untuk mengurangi jumlah perokok, dan ini harus dilakukan secara perlahan karena ini menyangkut merubah kebiasaan seseorang, tapi paling tidak dengan adanya Perda ini  minimal dapat mengurangi jumlah perokok.

Dan di kawasan-kawasan bebas rokok, khususu di lingkngan pendidikan dan tempat ibadah,  kata Asep, wajib tanpa rokok. Dan ini akan diatur lebih jauh dengan Peraturan Bupati (Perbup). Seperti  kalau di serambi masjid boleh tidak, itu nanti akan diatur oleh Perbup.

“Dan tujuan dibuat area khusus merokok, ini jelas bukan untuk membuat orang tambah enak merokok,”tegasnya.

Dan raperda yang ketiga, masih kataAsep, terkait penyertaan modal pemerintah daerah pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) serta BPR BKPD Pangandaran dan Cijulang, sehingga diharapkan dengan adanya penyertaan modal dari pemda ini perusahaan daerah ini bisa betul-betul menjad perusahaan yang efektif walau masih cukup berat karena aset ini baru diserahkan dari Kabupaten Ciamis.

“Kita perlu mulai tingkatkan sumber daya manusia dan sarana prasananya, dan mudah-mudahan langkah ini BUMD milik Kabupaten Pangandaran  bisa lebih pesat perkembangannya, “imbuh Asep.

Asep juga mengatakn, DPRD merinci besaran penyertaan modal dua BUMD tersebut berbeda-beda, diantaranya untuk BPR BKPD Pemda memberikan penyertaan modal sebesar RP 2,5 milyar dan untuk PDAM sebesar Rp 1,2 milyar. 

“Nilai ini mungkin masih jauh dengan yang diharapkan tapi mudah-mudahan di tahun kedua APBD kiat bisa memberikan lebih besar sehingga pelayanan pada masyarakatdi sektor perbankan  bisa terlayani dengan baik,”pungkasnya. (PNews)


PENGHITUNGAN SUARA HASIL PILKADA TASIKMALAYA DI KECAMATAN KARANGNUNGGAL BERJALAN TERTIB DAN LANCAR

Pangandarannews.com/tasiknews- Tiga hari setelah pencoblosan PPK Kecamatan Karabgnunggal  melakukan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada Kabupaten Tsikmalaya  tingkat kecamatan, yang dihadiri Ketua Panwas Kecamatan Karangnunggal, Adang Wahyu, jajaran forum pimpinan Kecamatan, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, Stp.,MM, Danramil 1215/Krn Mayor Inf Kurniadi, Kapolsek Karangnnggal, Kompol H Asep Ishak, Sip, serta saksi dari masing-asing Pasangan Calon (Paslon).

Kepada awak media, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, mengatakan, ia berharap semua stakeholder bisa bekerjasama dengan niat tulus dan ikhlas untuk mendapatkan hasil yang baik dari sebah pesta demokrasi, dalam hal ini untuk memilih kepala Daerah Kabupaten Tasikmalaya

“Dari hasil proses yang baik serta memenuhi keadailan bagi sema pihak, Insaalloh dapat menghasilkan yang terbak, “ungkapnya. (12/12) 

Berbeda andangan dan berbeda pilihan, kataAsep,  itu merpakan sebah dinamika dalam berpolitik, karena kesuksesan penyelenggaraan Pilkada merpakan tujuan bersama untuk Kabpaten Tasikmalaya agar lebih maju dan bermartabat.

Sementara Kapolsek Karangnnggal, Kompol H Asep Ishak, Sip, berharap agar kegiatan Pilkada ini bisa berjalan demokratis serta tetap menjaga protokol kesehatan.

“TNI dan Polri siap menjaga keamanan pemilihan kepala daerah ini karena ini merupaan salahsat bkti kepedulian pihak keamanan pada suksesnya penyelenggaraan Pemilukada,”ucap Asep. (ANWARWALYO)


SEJUMLAH KOMUNITAS SEPEDA IKUTI GOWES BARENG TRECK CIPATUJAH-PANGANDARAN

pangandarannews.com/tasiknews - Di tengah pandemi covid-19, olahraga bersepeda makin banyak digemari masyarakat dan bisa menjadi kegiatan di akhir pekan.

Seperti yang dilakukan sekitar 243 pencinta olahraga bersepeda, yang menikmati gowes bareng dengan menyusuri pantai Sindangketa-Ciatujah, Pamayang Tasikmalaya sejauh 95 kilo meter sambi menikmati indahnya sinar matahari dan panorama alam pantai hingga akhir route berakhir di Pangandaran.

Yuli , salah seorang pecinta Gowes sepeda asal cipatujah, mengatakan, ia sangat menikmati sekali perjalanan bersepeda bersama komunitas sambil menikmati pemandangan pantai.

 “Panorama di pantai ini indah, sesekali kami juga berswafoto, kegiatan ini tentunya bisa  menyehatkan badan dan pikiran pun menjadi fresh,” ujarnya. (12/12)

Yuli mengatakan, aktivitas ini selain untuk berolahraga juga bisa sambil berwisata sehingga bisa meningkatkan daya tahan tubuh untuk antisipasi melawan korona, tentunya dengan tetap menjalankan prokoler kesehatan.

Hal senada juga disampaikan salah satu pecinta gowes asal cipatujah Ade Kaca , selain biaya murah, berolahraga sepeda ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi antara komonitas sepeda.

Seperti diketahui, kegiatan gowes ini merupakan acara yang digelar hasilkerja bareng GoBAr CGC, Pessac +Srikandi Pessac Ciawi Tasik, D'virgo Banjar, Kosaci Sindangkerta serta dukungan Dirut Bank CIJ, Imam Dermawan, Ade Kaca, Mandiri Elektro, Hammer, D & N Bike, Avatar Fotocopy, Bos Nurdin Lehor, Bos Chifluk dan semua komunitas gowes yang sudah turut berkontribusi hingga acara bisa berjalan  lancar. (ANWARWALUYO)


HINGA TADI MALAM HASIL HITUNG CEPAT PASANGAN JUARA UNGGULI AMAN DI PILKADA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM- Hingga tadi malam pukul 19.20, (9/12) berdsarkan hasil hitung cepat (quick count) Pilkada serentakKabupaten Pangandaran 2020, pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan (Juara)  unggul atas pasangan Adang Hadari-Supratman (Aman).

Seperti yang dilansir Versi hitung cepat (quick count/QC) LSI Denny JA Rabu 9 Desember 2020 hingga pukul 17.11 WIB, paslon Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan menang dengan rincian perolehan pasangan Jeje-Ujang mengumpulkan 51,90 persen suara, sementara untuk pasangan Adang-Supratman 48,10 persen. Jeje-Ujang meraih 138.464 suara sementara Adang-Supratman 128.227 suara.

Hitung cepat ini sendiri merupakan hasil dari metode verifikasi pemilihan kepala daerah yang dilakukan dengan menghitung persentase hasil pemilu di tempat pemungutan suara (TPS) yang dijadikan sampel, dan dengan perbandingan tersebut, menurut hasil quick count pasangan nomer 1 Jeje-Ujang Indrawan (Juara) memenangi Pilbub Pangandaran tahun 2020.

Namun hasil resmi Pilkada serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2020 secara resmi masih menunggu penghitungan oleh KPU Pangandaran yang dilaksanakan secara manual. 

Berikut data quick count Pilbup Kabupaten Pangandaran versi LSI Denny JA hingga pukul 16.52 WIB (9/12) dengan Data yang sudah masuk 100 %.

Kecamatan Cimerak dengan jumlah TPS 89 dan pengguna hak pilih 8969 orang dimenangkan pasangan Aman dengan 51,12 persen suara, sedangkan pasangan Juara mendapatakan 48,88 persen suara.

Kecamatan Langkap Lancar dengan jumlah TPS 107 dan pengguna hak pilih 7478 dimenangkan oleh pasangan Aman dengan 50,13 persen suara sementara pasangan Juara mendapat 49,87 persen suara.

Kecamatan Parigi dengan jumlah TPS 82 dan pengguna hak pilih 5742 orang dimenangkan oleh pasangan Aman dengan 52,28 persen suara. Sedangkan pasangan Juara mendapatakan 47,72 persen suara.

Kecamatan Cigugur dengan jumlah TPS 44 dan pengguna hak pilih 1673 orang dimenangkan oleh pasangan Aman dengan 55,77 persen suara. Sedangkan pasangan Juara mendapatakan 44,23 persen suara.

Kecamatan Cijulang dengan jumlah TPS 54 dan pengguna hak pilih 3809 orang dimenangkan oleh pasangan Aman dengan 53,50 persen suara. Sedangkan pasangan Juara mendapatakan 46,50 persen suara.

Kecamatan Sidamulih dengan jumlah TPS 56 dan pengguna hak pilih 5013 orang dimenangkan oleh pasangan Juara dengan 51,33 persen suara. Sedangkan pasangan Aman mendapatakan 48,67 persen suara.

Kecamatan Pangandaran dengan jumlah TPS 110 dan pengguna hak pilih 3745 orang dimenangkan oleh pasangan Aman dengan 52,52 persen suara. Sedangkan pasangan Juara mendapatakan 47,48 persen suara.

Kecamatan Kalipucang dengan jumlah TPS 69 dan pengguna hak pilih 4451 orang dimenangkan oleh pasangan Juara dengan 58,17 persen suara. Sedangkan pasangan Aman mendapatakan 41,83 persen suara.

Kecamatan Padaherang dengan jumlah TPS 127 dan pengguna hak pilih 6718 orang dimenangkan oleh pasangan Juara dengan 59,54 persen suara. Sedangkan pasangan Aman mendapatakan 40,46 persen suara.

Kecamatan Mangunjaya dengan jumlah TPS 62 dan pengguna hak pilih 7698 orang dimenangkan oleh pasangan Juara dengan 61,25 persen suara. Sedangkan pasangan Juara mendapatakan 38,75 persen suara. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN