BUPATI-WAKIL BUPATI DAN FORKOPINDA TASIKMALAYA IKUTI RAKOR KEPALA DAERAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Melalui video conference Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengikuti kegiatan pengarahan yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang juga diikuti oleh Gubernur dan Bupati/Walikota se-Indonesia, bertempat di Ruang Desk Pilkada Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya.(28/04)

Pengarahan kepala negara ini juga turut dihadiri Wakil Bupati,  Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda dan Asisten Daerah Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam pengarahannya kepada seluruh Kepala Daerah Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, berharap agar seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dapat memberikan kinerja terbaik, karena salah satu kunci pertumbuhan ekonomi nasional adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang baik.

“Untuk itu, jabatan ini tentunya memiliki tanggung jawab yang besar, “ujar Presiden.

Presiden juga menyampaikan beberapa hal terkait pemulihan kesehatan dan ekonomi di masa pandemi ini serta pencegahan atau penanganan pasien Covid-19 yang harus terus dilakukan sehingga kasus aktif Covid-19 dapat berkurang. 

Untuk itu, kata Presiden, pemerintah daerah harus selalu melakukan sosialisasi protokol kesehatan, dan program vaksinasi juga diharapkan terus berjalan dengan baik dan sasarannya jelas.

“Termasuk pelayanan vaksin kepada lansia yang saat ini sudah mulai berjalan, “imbuh Presiden. (ANWARWALUYO-AMIRSARIUDIN)

-


UNTUK OPTIMALISASI, PEMKAB PANGANDARAN USULKAN PENAMBAHAN OPD KE KEMENDAGRI

Sekda Pangandarann, Kusdiana
PANGANDARANBEWS.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran tahun ini akan  mengusulkan penambahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran Kusdiana, menurutnya usulan penambahaan OPD tersebut saat ini sudah sampai di Pemprov Jabar dan setelah dibahas di pemprov selanjutnya akan diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Nantinya oleh Pemprov Jabar akan dibahas dan selanjutnya diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Dan setelah dibahas di Kemendagri nantinya dikembalikan lagi ke Pemkab Pangandaran untuk dibahas lalu diterbitkan Perdanya, “kata Kusdiana (28/4)

Kusdiana menambahkan, dalam penambahan OPD tersebut rencananya untuk memekarkan Badan Pendapatan Keuangan Aset Daerah (BPKAD). Sehingga dengan dimekarkannya OPD tersebut kedepan akan terpisah antara penanganan pendapatan dengan pengelolaan aset daerah. Dan jika OPD nya sudah terpisah, ia berharap target pendapatan pun akan lebih maksimal.

“Rencananya kedua OPD hasil pemekaran tersebut bakal berstatus tipe B, “terangnya.

Terkait belanja modal dan belanja pegawai jika terjadi pemekaran OPD, menurutnya  masih imbang dengan kondisi keuangan daerah saat ini. (PNews)


HASIL EVALUASI, PEMKAB TASIKMALAYA RAIH PERINGKAT SAKIP “B” DAN RB “CC” PADA KEMENTERIAN PANRB SAKIP-RB AWARD 2020

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya beberpa hari lalu mengikuti acara penyerahan hasil evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah provinsi/kabupaten/kota tahun 2020  yang dilaksanakan secara virtual langsung dari Auditorium Kementerian PANRB di Jakarta, yang diikuti oleh Plh Bupati Mohamad Zen, Plt Kepala Bappeda, dan Inspektur Daerah Agus Bachtiar. (22/04)

Seperti diketahui dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP)-Reformasi Birokrasi (RB) Award 2020 ini Kabupaten Tasikmalaya meraih predikat “B” untuk SAKIP dan “CC” untuk RB.

Usai kegiatan tersebut, kepada media Plh Bupati Mohamad Zen menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh seluruh pegawai Pemkab Tasikmalaya. 

“Tapi saya minta semua jajaran tidak boleh puas dan harus melakukan upaya-upaya yang lebih keras lagi, “kata Zein.

Prestasi yang telah dicapai ini, kata Zein, merupakan hal yang harus terus diperjuangkan, karena target yang sebenarnya bisa lebih baik dari pada apa yang di dapat kali ini, dan kedepan tentu harus bisa lebih membangun sinergitas yang utuh.

Sementara itu, Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PANRB M. Yusuf Ateh mengungkapkan, predikat “AA” diberikan kepada Pemerintah Daerah yang meraih nilai 90 – 100, sedangkan A dengan nilai 80 – 90, “BB” dengan nilai 70 – 80, “B” untuk yang nilainya 60 – 70, “CC” dengan nilai 50 – 60, sementara “C’ untuk yang nilainya 30 – 50.

“Dan untuk yang nilainya kurang dari 30 mendapat predikatnya D, “terang Yusuf. (ANWARWALUYO)


BEBAN APBD UNTUK GAJI NON ASN TERUS MENINGKAT, PEMKAB PANGANDARAN AKAN CIUTKAN PEGAWAI NON PNS ?

PANGANDARANNEWS.COM – Hingga tahun 2020 beban APBD tahun 2021 Pemkab Pangandaran yang harus dibayaekan pada pegawai non Aparatus Sipil Negara (ASN) dengan Surat Perintah Kontrak (SPK) mencapai Rp 114.925.372.000.

Seperti ditutukan Kepala Bidang Anggaran di Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKD Kabupaten Pangandaran,  Idi Kurniadi, jumlah tersebut dari tahun 2020 beban untuk pembayaran pegawai non ASN tersebut sebesar Rp62.105.204.380.

“Dan dari tahun 2020 ke 2021 selisih kenaikan angka untuk pembayaran pegawai non ASN sejumlah Rp 52.820.167.620, “ kata Idi (28/4)

Di tempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani mengatakan, berdasarkan data hinggasaat ii jumlah pegawai non ASN tercatat 4.863 orang, dengan rincian yang sudah SPK sebanyak 4.471 dan yang belum SPK sebanyak 392 orang.

“Kami mendapat arahan dari Bapa Bupati, untuk OPD yang terlalu banyak pegawai non ASN agar melakukan evaluasi karena idealnya rata-rata setiap OPD maksimal 12 orang non ASN,” jelas Dani. (PNews)


INI HASIL PERTEMUAN SAAT KUNJUNGAN WAMEN ATR KE PEMKAB PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) hari kemarin melakukan kunjungan kerjanya sejumlah wilayah di Pulau Jawa bagian selatan salahsatunya kunjungannya ke Kabupaten Pangandaran.(28/04)

Di Kabupaten Pangandaran sebelum menemui Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata beserta jajarannya, Wamen ATR Surya Tjandra yang didampingi Kepala Kantor BPN Pangandaran berkesempatan meninjau beberapa lokasi, seperti ke pantai Madasari di Kecamatan Cimerak.

Usai menggelar pertemuan dengan Buapti dan Wakil Bupati Pangandaran, kepada media Surya Tjandra mengatakan, hasil kunjungan ke beberapa lokasi ada niat kuat Pemkab Pangandaran untuk melakukan pengembangan, khususnya di sektor pariwisata.

Untuk niat tersebut, kata Surya Pemkab Pangandaran sudah berupaya memanfaatkan secara optimal 91 kilo meter garis pantai yang dimilki. Tentu ini memelukan pemahaman tata ruang yang baik, karena potensi rawan bencana juga besar. 

“Artinya, boleh dibangun tetapi harus terbatas dan mitigasi bencananya juga harus kuat,” kata Surya.

Dan menurut Surya, BPN juga harus bekerja yang lebih pro aktif karena jika dulu hanya BPN saja namun sekarang sudah ditambah dengan Tata Ruang nya.

Surya mengatakan, pihaknya merekomendasikan antara perencanaan hingga pemberian hak serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, sehingga invetor pun nanti bisa melakukan investasi lebih banyak lagi dan cara sepertiitulah ekonomi akan bergerak.

“Saya berharap kolaborasi ini bisa dituntaskan juga diperlukan strategi dengan melaui program PTSL di sepanjang pantai Pangandaran agar hak kepemilikannya tidak simpang siur, “imbuhnya.

Pihaknya juga mndorong pelepasan kawasan hutan dari lahan Perhutani yang sudah dikuasai  masyarakat serta puluhan tahun telah memberikan manfaat pada masyarakat, dan ini tentu selaras dengan apa yang disampaikan presiden, ingin ada peneyelasaian buat kepastian hak bagi masyarakat yang berada dekat dengan kawasan hutan.

Sudah ada 13 kabupaten-kota di Jawa Barat yang sudah terdeteksi sejak tahun 2009, sedangkan untuk wilayah Priangan Timur, kata Surya, pihanya fokus di wilayah Kabupaten Ciamis dan Pangandaran juga Kabuoaten Cilacap Jawa Tengah, karena Kementerian ATR sudah membuat MoU dengan dua gubernur.

Sementara untuk wilayah Kabupaten Garut dan Sukabumi, terang Surya, sudah ada program kawasan strategis nasional juga untuk tiga daerah, Ciamis, Pangandaran dan Cilacap sudah ada kawasan strategis nasional. 

“Untuk wilayah Yogyakarta ada tiga kabupaten yaitu Gunung Kidul, Wonogiri dan Pacitan,” jelas Surya.

Sementara saat diminta komentarnya usai bertemu Wamen ATR, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, sebenarnya banyak persoalan terkait pertanahan yang menjadi kendala dalam melakukan pembangunan ketika diusulkan ke pemerintah pusat mau pun provinsi.

Lahan Perhutani yang produktif di Pangandaran, kata Jeje sangat luas, bahkan hamparan sawah hingga puluhan hektar berada di kawasan Perhutani.

“Hal lainnya yaitu permasalahn lahan berstatus HGU yang sudah habis masanya,” kata Jeje.

Sebagai kabupaten baru yang baru berjalan 8 tahun ini, kata Jeje, tentunya ia juga harus kerja keras untuk membangun infrastruktur jalan, rumah sakit, peningkatan gedung puskesmas serta pelayanan masyarakat seperti meningkatkan pendidikan dengan mengratiskan pendidikan serta pelayanan kesehatan gratis.  (PNews)



WABUP PANGANDARAN IKUTI KEGIATAN SISWA BERBAGI DI ACARA BUBOS 5

PANGANDARANNEWS.COM – Diikuti 27 kabupaten-kota, nenerapa hari lalu Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar BUBOS 5 kali ini bertajuk Buka Puasa On The Screen (Bubos) 2021 yang dihadiri langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (24/04)

Kabupaten Pangandaran salah satu daerah yang melaksanakan kegta tersebut, Buka Puasa On The Screen dipusatkan di Aula Setda yang dihadiri Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, Wakil Ketua Penggerak PKK dan beberapa pejabat lingkup Setda Pangandaran.

Dalam paparan Gubernur Jawa Barat menyampaikan, kegiatan yang diselenggarakan secara daring dan luring (hybrid) ini diharapkan dapat menjalin silaturahmi warga Jawa Barat.

Acara Buka Bersama On the Screen kata Gubernur merupakan proses adaptasi yang bertujuan ingin menjangkau kebaikan – kebaikan selama ramadhan di 27 kabupaten/ kota tanpa harus terlalu ramai.

“Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan”, ujar Gubernur.

Gubernur juga berharap dengan pelaksanaankegiatan ini Pemkab agar mempersiapkan diri dalam menghadapi libur Idul Fitri mendatang. 

“Saya titip menjelang idul fitri,karena masyarakat jabar pasti akan berwisata ke Pangandaran, jadi manajemen pengendalian kerumunan dan lain lain agar semaksimal mungkin, ”ungkapnya. 

Seperti diketahui dalam pelaksanaan BUBOS kali ini diadakan program berbagi makanan oleh SKPD dan organisasi mitra pemerintah untuk Rumah Yatim/Rumah Jompo/rumah singgah di masing masing kabupaten/kota, berbagi rantang cinta dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk warga prasejahtera di masing-masing kab/kota dan program berbagi makanan oleh siswa/rantang siswa.

Saat diminta komentar Wakil Bupati pangandaran,  Ujang Endin Indrawan mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian, dan mudah-mudahan mendapat berkah serta bisa memberikan motivasi bagi.

“Berbagi itu suatu berkah yang baik”, ucapnya.

Ujang Endin pun tidak lupa berdoa’ agar seluruh warga Pangandaran khususnya siswa siswi yang telah berbagi dengan siswa atau dengan tetangga seputar rumahnya mendapat pahala dan berkah dati Tuhan YME.

“ Ade-ade yang hadir disini khususnya, saya doakan semoga sekolahnya suskses dapat menempuh pendidikan dengan baik dan menjadi orang yang berguna terutama dapat berbakti pada orangtua dan pada negara, ”tutur Wabup. (PNews)


BUPATI BERHARAP 90 PERSEN KUOTA CPNS DI PANGANDARAN TAHUN INI BISA DIRAIH WARGA PRIBUMI

PANGANDARANNEWS.COM – Pemkab Pangandaran secara gratis menyelenggarakan pelatihan tes CPNS, hal ini dimaksudkan agar dalam penerimaan CPNS di Kabupaten Pangandaran bisa 90 persen bisa diisi oleh warga pribumi.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, hal ini merupakan wujud realisasi janji politiknya saat kampanye pada Pilkada tahun 2020 lalu.

“Saat ini Pemkab  Pangandaran telah menggelar pelatihan tes CPNS bagi 1.045 orang warga Kabupaten Pangandaran,” kata Jeje.(27/04)

Jeje merasa prihati karena saat penerimaan CPNS beberapa tahun terakhir warga asli Pangandaran yang lolostes CPNS hanya 20 persen saja, hal ini tentu tidak mau terulang pada tes CPNS yang akan datang menjadikan warga Pangandaran bakal menjadi penonton lagi.

Jeje menjelaskan, pada pelatihan tes CPNS bulan April ini dari 1.045 peserta, 150 pesertanya dari tenaga honorer daerah, sisanya masyarakat umum.

“Semuanya sudah mendapatkan pelatihan dengan cara mengisi soal, termasuk simulasinya serta paparan testimoni dari CPNS yang telah PNS 100 persen,”jelas Jeje.

Selain target kuota CPNS di Pangandaran harus 90 persen diraih warga pribumi, Jeje juga mengaku ia kerap terkendala ketika melakukan pemetaan pegawai khususnya yang akan ditugaskan menjadi camat dan staf Kantor Kecamatan, pasalnya jabatan Camat tentunya harus sesuai dengan ilmu yang dimiliki serta mampu memahami karakteristik kultur masyarakat. 

“Untuk seorang caat jelas harus figur yang bisa diterima sepenuhnya oleh masyarakat, ini dimaksudkan agar terjalin komunikasi dua arah yang sejalan antara masyarakat dengan pemerintah, “jelasnya lagi.

Saat ini, menurutnya strategi birokrasi yang dilakukan Pemkab Pangandaran salah satunya menempatkan pegawai putra daerah, tapi hal ini bukan persoalan yang mudah. (PNews)




HARI INI GUBERNUR JAWA BARAT LANTIK BUPATI-WAKIL BUPATI TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bupati dan Wakil  Bupati Tasikmalaya terpilih pada pilkada Kabupaten Tasikmalaya pasangan H Ade Sugianto dan H Cecep Nurul Yakin hari ini resmi dilantik gubernur Jawa barat Ridwan Kamil di gedung sate Bandung.(26/4)

Prosesi pelantikan tersebut dilakukan sekitar 10.00 Wib berjalan lancar  dan aman  dengan  penerapan protokol kesehatan (prokes) seperti pembatasan jumlah  peserta yang bisa hadir di dalam lokasi. Selain melntik Bupati-Wakil Bupati Tasik gubernur juga melantik Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung.

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan, pihaknya meminta bupati dan wakil bupati tetap kompak sampai akhir masa jabatan nanti dalam memimpin daerahnya masing-masing.

Bupati dan wakil bupatim kata Emil harus  mampu menghindari miskomunikasi serta selalu mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menjalankan tugas memimpin daerahnya dan masyarakatnya.

Emil mengatakan ia tidak ingin  pimpinan daerah ada yang kurang harmonis dan tolng jaga keharmonisan dan kebersamaan serta sinegritas yang baik.

“Kami minta tetap jaga koordinasi dan komunikasi dengan provinsi guna mewujudkan sinergitas dan kemajuan di daerah sekaligus di tingkat provinsi,” kata Emil. 

Sementara Wakil Bupati Tasikmalaya  H Cecep Nurul Yakin usai dilantik menyampaikan, ia bersama bupati Ade Sugianto akan langsung fokus bekerja untuk mewujudkan sejumlah target dalam kerangka memajukan Kabupaten Tasikmalaya. 

“Kami memohon doa dan dukungan semua pihak dalam  melaksanakan dan mengemban amanah warga untuk mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya lebih maju dan sejahtera,”ungkap Cecep.  (ANWARWALUYO)


MENYIMAK PAPARAN WAPRES, MELALUI VIRTUAAL PEMKAB PANGANDARAN IKUTI PERINGATAN HARI OTDA KE-25

PANGANDARANNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Pangandaran, bertempat di aula setda peringati Hari Otonomi Daerah ke-25 Tahun 2021 yang digelar secara virtual.  (26/4)

Selain dihadiri Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata,kegiatan ini juga turut dihadiri Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Sekda Kabupaten Pangandaran, Drs. H. Kusdiana MM, Dandim 0613/Ciamis di wakili oleh Kapten Chb Sujono (Danramil 1323/Cigugur), Kapolres Ciamis di wakili oleh Kompol Suyadi (Kapolsek Pangandaran) dan Kasubsi sospol Kejaksaan Negri Ciamis, Hendar.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam sambutan secara virtual, mengatakan, agar berkualitas dalam menjalankan otonomi daerah (otda) dibutuhan kepemimpinan yang adaptif, artinya dibutuhkan seorang pemimpin yang mampu menghadapi berbagai situasi serta cepat dan tepat dalam bertindak serta mampu berorientasi pada pemecahan masalah dengan selalu menyesuaikan dirinya terhadap perubahan dan keadaan baru.

“Penyelenggaraan otda merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat pada kemandirian daerah untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat,” kata Ma’ruf.

Otonomi daerah juga, menurut Ma’ruf untuk meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena melalui kebijakan otda pemerintah daerah memiliki keleluasaan menyelenggarakan pemerintahan sendiri atas dasar prakarsa, kreativitas serta peran serta masyarakat.

“Intinya semua itu dalam rangka mengembangkan dan memajukan daerahnya.”jeas Ma’ruf.

Peringatan Hari Otonomi Daerah saat ini, imbuh Ma’ruf menjadi momentum yang tepat untuk melihat kembali dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintahan daerah di masa yang akan datang, dan Hari Otonomi Daerah ini digelar sesuai Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996 tentang Hari Otonomi Daerah.

Dan secara filosofis, kebijakan otonomi daerah ini dimaknai sebagai mekanisme penyelenggaraan pemerintahan dengan memindahkan lokus pemerintahan dari pusat ke pemerintah daerah.

“Pemindahan lokus ini tentu disertai dengan pemberian kewenangan khusus untuk mengurus dan mengatur urusan-urusan tertentu secara mandiri, “jelas Ma’ruf. (PNews)



UPDATE DATA COVID -19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 26 APRIL 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Senin  26 April 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.


*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total            :  1849 org

Sembuh :  1664 org

Aktif :      28 org  isolasi RSU,115 Isolasi Mandiri)

Meninggal :      42 org

WNI              :  1849 org

Laki2            :   755 org

Perem :  1094 org

Usia

<5         :      33 org

5 - 19          :    191 org

20 - 29         :    240 org

30 - 39         :    230 org

40 - 49         :   200 org

50 - 59         :   197 org

60 - 69         :   112 org

70 - 79         :     35 org

80-                :      7 org


*SUSPEK*

1. Total         :   804 org

2. Discardid :   778 org

    - Meninggal :     16 org

3. Aktif         :     10 org

4  Laki-Laki :   489 org

5. Perempuan :   315 org

6. WNI :    797 org

7. WNA :        5 org

8. Usia :

< 5 th :     23 org

6-19    :     78 org

20-29 :    242 org

30-39 :    102 org

40-49 :     90 org

50-59 :     89 org

60-69 :     59 org

70-79 :     25 org

>80    :      4 org


*PROBABLE*

1. TOTAL.                  : 9

2. MENINGGAL : 5

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI         : 4


*KONTAK ERAT*

TOTAL :    2010 org

Discarded :    2010 org

Aktif :          0 org


*HASIL LAB. SWAB*

Positif            :    1849 org

Negatif          :    8979 org

Menunggu hasil :          0 org

Jumlah          : 10.828 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :        70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total              : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 26 April 2021 :















BUMDES HARUS BERPERAN DAN BANTU TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA

PANGANDARANNEWS.COM - Desa merupakan ujung tombak pembangunan dalam upaya mensejahterakan masyarakat sehingga pemerintah pun terus mendorong pengembangan ekonomi di desa, salahsatunya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). 

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Pangandaran H Ujang Endin Indrawan dalam acara Launching Program Business Center Bumdes Kabupaten Pangandaran,yang digelar di Ballroom Hotel Laut Biru Pangandaran.(22/4) 

Dalam acara yang tirit dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Barat, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Ketua APDESI Provinsi Jawa Barat, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung, perwakilan Kepala Desa dari 18 Kabupaten-Kota di Jabar, Ujang Endin juga mengatakan desa merupakan ujung tombak pembangunan, jika desanya kuat maka kabupaten-kotanya kuat, dan untuk tujuan tersebut di desa di bentuk BUMDES.

“Melalui BUMDES ini pemerintah desa bisa mengupayakan peningkatan kesejahteraan warganya, “kata Ujang Endin.

Dan melalui BUMDES ini juga, menurut Ujang Endin, bisa dilakukan upaya-upaya bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, karena BUMDES sebagai badan usaha sebagaimana diamanatkan Pemerintah Pusat melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri, dapat  membantu masyarakat untuk tidak terjerat kepada rentenir.

Namun diakui Ujang Endin, dalam menjalankan BUMDES perlu kehati-hatian agar sesuai program yang ditentukan.

Ia menambahkan, Bumdes juga dapat bekerjasama dengan pihak ketiga atau pihak swasta lainnya, walau dalam plaksanaannya tetap harus hati-hati, dan prinsip kehati-hatian ini penting pasalya Kepala Desa dan Bumdes memegang amanah ada uang masyarakat.

“Di Kabupaten Pangandaran sendiri sudah banyak desa yang memiliki BUMDES secara formal walau pun ada beberapa BUMDES yang belum menjalankan roda usahanya, “imbuhnya.

Sementara menurut Ketua APDESI Provinsi Jawa Barat, Dede Kusdinar, salah satu fungsi usaha BUMDES untuk meningkatkan PAD Desa yaitu pemasangan BTS Internet.

BTS internet ini, kata Dede merupakan salah satu gerbang untuk menuju salah satu usaha desa yaitu lewat internet ini dan kerjasamanya dengan BUMDES.

“Selain itu tentu pihak APDESI dan Pemerintah Provinsi juga berperan untuk memfasilitasi kerjasama tersebut pada perbankan, “jelas Dede. (PNews)









WABUP PANGANDARAN: “KINI SAATNYA PEMUDA MENGAMBIL ALIH PERAN UNTUK PANGANDARAN”

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari lalu, bertempat di aula setda Wakil Bupati Pangandaran H Ujang Endin Indrawan menghadiri disukusi publik yang diselenggarakan oleh MASIKA ICMI Kabupaten Pangandaran.(22/04)

Dalam acara diskusi yang turut dihadiri Ketua KPU Muhtadin, S.H.I., Ketua Karang Taruna Kabupaten Pangandaran Dede Supratman, Ketua KNPI yang diwakili oleh Rizal (Sekjen) dan Rizky Fazri Gunawan, S.H, wakil bupati menyampaikan, seorang pemuda harus memiliki idealisme, kemauan, keberanian dan yang paling utama harus beriman juga hormat kepada kedua orang tua, oleh karena itu dalam diskusi ini wakil bupati berharap saran-saran dari para pemuda untuk program pemerintah daerah.

 “Saat ini program untuk pemuda dari pemerintah daerah sedang dirancang dalam RPJM Pemkab Pangandaran., “ujar wabup.

Menurut wabup, maju atau tidak suatu daerah ini bisa juga ditentukan sistem politiknya, karena sistem politik merupakan salah satu cara untuk memilih pemimpin yang baik atau tidak. 

Sistem politik yang berada di Pangandaran saat ini, imbuh wabup,  merupakan sistem politik yang sangat mahal dan akhirnya menjadi penyakit terhadap pembangunan dan lainnya.

“Oleh sebab itu saya berharap pemuda harus mengambil alih peran ini,”kata wabup. (PNews) 


POLRES CIAMIS LAKUKAN PATROLI CIPTAKAN KONDUSIFITAS DI BULAN RAMADHAN

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Dalam rangka untuk menyampaikan himbauan dan merazia pengendaran yang menggunakan knalpot bronx, petugas Polres Ciamis Polda Jabar melakukan patroli ke sejumlah titik keramaian yang diindikasi dijadikan lokasi ngabuburit warga Ciamis selama bulan Ramadan. 

Patroli sekaligus razia ini dilakukan karena hal ini sudah meresahkan warga lantaran suara bising yang ditimbulkan dari knalpot tidak sesuai standar, sehingga selama bulan Ramadan petugas pun  berpatroli ke sejumlah titik lokasi ngabuburit.

Demikian disampaiakan anggota Polres Ciamis, Iptu Dasino Gustiana yang didampingi Ipda Wawan Ridwan disela-sela kegiatan patroli di kawasan Islamic Center Ciamis. (25/04)

“Patroli ini dilakukan oleh seluruh satuan fungsi Polres Ciamis Polda Jabar  meliputi Sat Sabhara, Narkoba, Lantas, Intelkam, dan Reskrim, “jelas Dasino.

Saat patroli di kawasan Islamic Center Ciamis, BMX dan Lokasana, ujar Dasino, ia pun menyampaikan himbauan tentang Kamseltibcar Lantas serta protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta agar susana selama bulan Ramadhan tetap kondusif sehingga warga pun dapat menjalankan kegiatan ibadah di bulan suci Ramadan dengan tenang dan nyaman.

“Alhamdulillah saat ini tidak ditmukan pengendaran dengan berknalpot brong dan gangguan kamtibmas lainnya, tapi patoli ini akan kami tingkatkan dan diperketat untuk mengantisipasi segala kemungkinan dan kerawanan yang dapat terjadi kapan saja,” tandasnya. (ANWARWALUYO)


PA BPD KABUPATEN TASIKMALAYA:” BPD JANGAN TERKESAN SEBAGAI PELENGKAP DESA SAJA”

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam acara ramah-tamah dan silaturahmi Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PA BPD) Kabupaten Tasikmalaya, dibahas juga terkait fungsi dan Marwah BPD di dalam pemerintahan di tiap-tiap desa.

Seperti dikatakan satu pengurus PA BPD Se. Kab. Tasikmalaya, Hilman, keberadaan BPD sampai saat ini umumnya hanya sebagai lembaga yang terkesan hanya dibutuhkan sebagai pelengkap adminstrasi desa saja, karena hampir umumnya BPD itu marwahnya seolah di bawah Kepala Desa sehingga hasilnya hanya cukup dibtuhkan ketika menyetujui dan menanda tangani  legalitas adminstrasi desa saja.

Dengan hal tersebut, lanjut Hilman, perlu adanya penguatan dan peningkatan kapasitas “keBPDan” dengan dilakukannya Bimtek khusus secara berkelanjutan seperti halnya Bimteka terhadap Perades dan Kepala desa.

“Dalam satu tahun ini saja saya perhatikan tidak pernah ada bimtek peningkatan kapasitas khusus untuk BPD,,” tegas Hilman. (24/04)

Hilman menambahkan, jika saja kapasitas BPDnya lebih baik, maka ia akan menjalankan fungsinya dengan baik pula, dan tentunya pihak Pemerintah Desa dan Kepala Desa pun akan membuka diri dan tidak banyak yang akan ditutupi.

Ia juga berharap dengan adanya PA BPD yang telah resmi dibentuk memalui musyawarah nasional (Munas) yang dilanjutkan dengan Musda, Muscam kemudian telah dibukanya “Sekolah Desa Terpadu” sebagai kawah Candra Dimuka desa, BPD akan lebih berfungsi dan Marwahnya paling tidak sejajar dengan Pemerintah Desa dan Desa pun akan lebih maju.

“Saya juga berharap semoga acara siraturahmi BPD se-Kabupaten Tasikmalaya mampu menjalin sinegritas yang baik, “pungkasnya. (ANWARWALUYO-AMIRSARIPUDIN)


MUSPIKA DAN SLURUH ELEMEN KECAMATAN KARANGNUNGGAL SAKSIKAN PELANTIKAN BUPATI-WAKIL BUPATI TASIK SECARA VIRUAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Mengingat masih dalam suasana Pandemi Covid-19 pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya terpilih hasil Pilkada srentak tahun 2020, pasangan Ade Sugianto-Cecep N Yakin pun dilakukan secara Virtual yang disebarkan ke seluruh kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya. (26/4)

Seperti di Kecamatan Karangnunggal, dalam acara pelantikan muspika, lintas lembaga, lintas Instansi dan lintas tokoh se-Kecamatan Karangnunggal, bersama-sama mengikuti prosesi pelantikan tersebut dengan khidmat.

Usai menyaksikan pelatikan tersebut, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STp., M.M menyampaikan, dengan dilaksnakannya acara pelantikan Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya ia berharap  dengan dilantkannya Ade Sugianto-Cecep NY ini mudah-mudahan Kabupaten Tasikmalaya akan lebih maju dengan warna kepemimpinan yang baru pula walaupun buptinya terpilihnya masih Incumbent.

Untuk Tasik Selatan (Tasela) hususnya, Asep mengatakan dengan kepemimpinan baru ini diharapkan dapat meningkatkan sinkronisasi serta terselesaikannya pembangunan yang sempat tertunda seperti, inptastruktur jalan, Rumah Sakit, Perguruan Tinggi dalam rangka persiapan CDOB. Dan seiring dengan terpilihnya pasangan Ade Sugianto-Cecep NY sebagai Bupati dan Wakil Bupati, Kabupaten Tasikmalaya akan lebih maju dan lebih tertata lagi sesuai dengan harapan masyarakat.

“Akhirnya saya atas nama muspika dan seluruh kom[onen yang ada di Kecamatan Karangnunggal mengucapkan selamat atas dilantiknya kembali Pak H Ade Sugianto dan H Cecep Nurul Yakin sebagai Bupati dan Wk. Bupati Tasikmalaya, “ucapnya. (ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI



UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 25 APRIL 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Minggu  25 April 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    :  1849 org

Sembuh         :  1656 org

Aktif :       27 org  isolasi RSU,124 Isolasi Mandiri)

Meninggal :      42 org

WNI      :  1849 org

Laki2    :   755 org

Perem :  1094 org

Usia

<5 :    33 org

5 - 19  :   191 org

20 - 29 :   240 org

30 - 39 :   230 org

40 - 49 :   200 org

50 - 59 :   197 org

60 - 69 :   112 org

70 - 79 :     35 org

80-        :       7 org

*SUSPEK*

1. Total :   802 org

2. Discardid :   778 org

    - Meninggal :     16 org

3. Aktif :       8 org

4  Laki-Laki :   489 org

5. Perempuan :   313 org

6. WNI :   795 org

7. WNA :       5 org

8. Usia :

< 5 th :     23 org

6-19    :     78 org

20-29 :   242 org

30-39 :   102 org

40-49 :     90 org

50-59 :     89 org

60-69 :     59 org

70-79 :     25 org

>80    :       4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 9

2. MENINGGAL : 5

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

*Kontak Erat*

TOTAL :   2010 org

Discarded :   2010 org

Aktif :          0 org

*Hasil Lab. Swab*

Positif    :   1849 org

Negatif  :   8979 org

Menunggu hasil :           0 org

Jumlah  : 10.828 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif    :         70 org

Invalid    :           0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 25 April 2021 :















WARNAI KEGIATAN RAMADHAN, PMII PANGANDARAN GELAR DOA BERSAMA DAN DISKUSI TERKAIT DUNIA PENDIDIKAN

PANGANDARANNEWS.COM – Mengisi kegiatan di bulan ramdhan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pangandaran menggelar do'a bersama yang dilanjutkan dengan diskusi terkait Hari Lahir (harlah) PMII dengan mengangkat tema "PMII dan Pendidikan karakter untuk membangun bangsa"  yang diikuti seluruh kader dan anggota, bertempat di graha sahabat PMII. (24/04)

Kegiatan dimulai setelah shalat ashar dengan do'a bersama untuk para pendiri dan pejuang PMII yang telah wafat serta berharap mudah-mudahan PMII yang lahir dari rahim NU ini  bisa terus berada dalam kemajuan.

Kepada media ketua pelaksana Najmul umam mengatakan, walaupun harlah saat ini dilaksakan dengan sederhana namun tidak mengurangi esensi dengan merefleksikan perjalan PMII di Kabupaten Pangandaran hingga saat ini serta harapan harapan di masa yang akan datang.

“Setelah shalat tarawih acara kami lanjutkan dengan melingkar seluruh alumni, kader dan anggota yang hadir dan saling berbagi pengalaman, motivasi dan ilmu pengetahuan, “terang Najmul.

Sementara Ketua PMII Pangandaran Yusup Sidik menyampaikan, PMII sebuah organisasi yang lahir pada 17 April 1960, yang berideologin Ahlussunnah waljamaah dan pancasila sebagai asasnya sertan nilai dasar pergerakan sebagai landasan gerakan organisasi yang kritis dan transformatif  dengan  paradigmanya Dzikir, Fkir dan amal soleh menjadi Mottonya.

Yusuf menabahkan, taqwa, intelektualitas dan profesionalitas sebagai tri khidmatnya kemudian kebenaran, kejujuran dan keadilan sebagai tri komitmennya. Dan dengan berbagai jenjang kaderisasi baik formal, non formal dan informal di dalamnya, kata Yusuf, dalam berbagai kegiatan organisasi selalu  mengedepankan intelektualitas.

“PMII tentu sudah banyak melahirkan orang-orang hebat yang mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa ini  termasuk pembangun di kabupaten pangandaran, kata Yusuf.

Menurut Yasuf, ransformasi ilmu pengetahuan terus dilakukan di tubuh PMII untuk membentuk kader-kader yang tangguh elaras dengan tujuan PMII, yaitu terbentuknya pribadi muslim indonesia yang bertaqwa kepada alloh SWT, berbudi luhur, berilmu, cakap dan bertanggung jawab dalam mengamalkan ilmunya serta komitmen memperjuangkan cita cita kemerdekaan indonesia.

Jadi jelas, lanjut Yusuf, lewat pngkaderannya PMII terus konsisten menamakan pendidikan karakter bagi seluruh warga pergerakan pada khususnya, karena pada sederhananya pendidikan merupakan proses transfer ilmu pengetahuan begitu juga yang dilakukan PMII. Karena sejatinya pendidikan merupakan hal mendasar bagi kehidupan bangsa ini, dan lewat pendidikan bangsa ini bisa tangguh, maju, berdaya saing dan yang paling penting menjadi insan yang beradabm sehingga sektor pendidikan tidak bisa dipandang sebelah mata jika sebuah bangsa ingin maju dan beradab termasuk di kabupaten pangandaran.

Dengan program Pangandaran Hebat yusuf juga berharap tidak ada lagi kata tidak mampu untuk melanjutkan sekolah dengan alasan  tidak mampu membayar biaya pendidikan sehingga tidak ada lagi ketimpangan pendidikan di kabupaten pangandaran. 

“Pendidikan merupakan sumber dari segala sumber kemajuan bangsa, maka jika ada permasalahan di sektor pendidikan semoga hal tersebut cepat diselesaikan, “pungkasnya. (PNews)

INDAHNYA BERBAGI, DPRD PANGANDARAN GELAR KEGIATAN BUKA PUASA ON THE SCREEN

PANGANDARANNEWS.COM – Ada car tersendiri yang dilakukan  pimpinan dn anggota DPRD Kabupaten Pangandaran untuk saling berbagi di bulan ramadhan dengan membagikan sekitar 300 b sesuai himbauan yang diterbitkan Pemprov Jabar, seluruh wakil raoks nasi untuk warga sekitar komplek DPRD dalam kegiatan  buka puasa on the sceeen.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehtan (Prokes) salah seorang anggota DPRD Pangandaran dari fraksi PDI Perjuanagan, Rd.Tata Sutari menyerahkan sejumlah nasi boks yang diterima Kepala Desa Parigi dan sejumlah warga, bertempat di halaman gedung DPRD Pangandaran. .(24/04)

Usai menyerahkan beberapa nasi boks tersebut, Tata mmenyampaikan, pada momen kebersamaan ini semua bisa saling mambantu,mencintai dan saling berbagi.

“Bulan ramadhan merupakan bulan penuh berkah, saatnya untuk kita semua meningkatkan amal ibadah, “ungkapnya.

Hal ini tentu disambut gembira warga yang kebetulan bertempat tinggal di sekitar komplek DPRD, seperti dituturkan Aep (55), ia sangat mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama on the screen yang.dilaksanakan DPRD kabupaten Pangandaran.

Aep berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun tidak hanya oleh DPRD yapi seluruh kantor pemerintah dilingkup Pemkab Pangandaran.

“Walau hanya nasi boks tapi ini sungguh sangat berarti bagi kami karena inilah indahnya saat kita bisa antara sesama, “kata Aep. (AGE)



UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 24 APRIL 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Sabtu  24 April 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.


*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total            :1845 org

Sembuh : 1641 org

Aktif :     31 org  isolasi RSU,131 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     42 org

WNI              : 1845 org

Laki2            :   755 org

Perem : 1090 org

Usia

<5         :    33 org

5 - 19          :  191 org

20 - 29         :  240 org

30 - 39         :  230 org

40 - 49         :   200 org

50 - 59         :   197 org

60 - 69         :   112 org

70 - 79         :     35 org

80-                :       7 org

*SUSPEK*

1. Total         :   802 org

2. Discardid :   778 org

    - Meninggal :     16 org

3. Aktif         :      8 org

4  Laki-Laki :  489 org

5. Perempuan :  313 org

6. WNI :  795 org

7. WNA :      5 org

8. Usia :

< 5 th :   23 org

6-19    :  78 org

20-29 : 242 org

30-39 : 102 org

40-49 :   90 org

50-59 :   89 org

60-69 :   59 org

70-79 :   25 org

>80    :   4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 9

2. MENINGGAL : 5

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

*KONTAK ERAT*

TOTAL : 2010 org

Discarded : 2010 org

Aktif :       0 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif            :   1845 org

Negatif          :   8979 org

Menunggu hasil :         0 org

Jumlah          :10.824 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :        70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total              : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 24 April 2021 :
















 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN