Sebagian Pengunjung Tak Percaya Berita Hoaks Tetap Nikmati Malam Pergantian Tahun di Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM - Pengunjung dari luar daerah merasa ketagihan merayakan pergantian tahun di pantai pangandaran, pasalnya pantai Pangandaran memiliki sejumlah tempat nyaman untuk tempat merayakan malam tahun baru.

Anwar (40) salah satu wisatawan dari Tasik Kota mengaku sering berkunjung ketika pergantian tahun bahkan hampir setiap tahun ia berkunjung bersama rekan-rekan dan saudaranya.

"Sudah menjadi agenda rutin saya dan kawan-kawan merayakan tahun baru di pantai pangandaran," katanya.(31/12)

Anwar menuturkan, ia bersama rekan-rekannya berangkat dari Tasik sekitar jam 12 siang dan sampai ke Pangandaran sekitar jam 15.00, kebetulan arus lalu-lintas menuju Pangandaran tidak terlalu padat sehingga perjalanan pun sedikit lebih cepat.

Terkait berita hoak yang sekarang beredar di sejumalh sosial media, ia mengatakan sama sekali tidak berpengaruh dengan berita tersebut dan menghalangi niatnya untuk merayakan malam pergantian tahun di Pangandaran.

"itu mah berita enggak bener yang belum tentu kebenaran sumber beritana, saya lebih percaya informasi dari pemerintah dalam hal ini BMKG, " ujarnya.(bill)

Libur Tahun Baru 2023 Kunjungan Wisatawan Ke Pangandaran Alami penurunan Drastis


PANGANDARANNEWS.COM - Menjelang malam pergantian tahun objek wisata di Kabupaten Pangandaran terpantau masih sepi pengunjung, bahkan menurun hingga 30% dibanding tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, kepada PNews saat ditemui di sela-sela kesibuknnya.

Ia menyampaikan pendapatan dari kelima obyek Wisata, seperti pantai Pangandaran, Batuhiu, Karapyak, Pantai Batukaras dan Green Canyon, hingga saat ini baru mencapai Rp1,6M dan sangat jauh jika  dibanding dengan tahun lalu.

"Bulan Desember kemarin kita mendapatkan sekitar Rp 2,6M,  padahal tahun lalu masih kondisi PPKM tapi tahun sekarang hingga saat ini baru mendapatkan Rp1,6M," kata tonton. (31/12)

Bila dibandingkan dengan tahun lalu, ujar Tonton,  hilang sekitar  Rp 1 milyar, padahal harga tiket sudah mengalami kenaikan, dan diperkirakan pengunjung tahun ini sekitar 4 juta pengunjung yang datang di lima destinasi.

Dalam pantauannya hingga saat ini menjelang malam tahun baru pengunjung mulai berdatangan, khususnya ke obyek wisata pantai Pangandaran.

Tonton menyebut salah satu penghambat berkurangnya pendapatan daerah karena terdapat calo kamar nakal yang standby di depan hingga menggiring para wisatawan masuk tanpa bayar tiket.

"Seperti tadi saya menyaksikan langsung ada dua sepeda motor lalu saya menghalau wisatawanya dan calonya langsung kabur, " ujarnya.

Menurut tonton hal tersebut sering terjadi di wilayah wisata Kabupaten pangandaran dan ia menghimbau kepada calo kamar jangan melanggar karena ini menghambat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Saya berharap ini tidak terjadi lagi, silahkan saja yang mau usaha untuk menjual kamar asal jangan membawa wisatawan kearah jalan yang tidak bertiket, "ucapnya. (bill)

Hingga Sore Hari Ini Obyek Wisata Pangandaran Belum Tampak Ada Lonjakan Wisatawan


PANGANDARANNEWS.COM -Hingga jam 15 hari sabtu tanggal 31 Desember 2022, tampak arus kunjungan wisatawan ke obyek wisata pantai Pangandaran belum terlihat membludak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Suasana di pantai pun masih belum ramai, padahal pada tahun-tahun sebelumnya suasan pergantian tahun di sejumlah tempat wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran ini selalu diserbu wiisatawan.

Para pedagang pun mengaku kondisi akhir tahun ini sungguh sangat berbeda dengan tahun lalu.

"Biasanya wisatawan sudah ramai sejak kemarin tanggal 27 Desember, tapi sekarang hingga tanggal 31 pun belum terlihat lonjakan pengunjung, "ungkap salah seorang penyewa selancar di kawasan pantai barat.(31/12)

Sementara menurut wisatawan asal Soreang, Astri (27) yang datang bersama anak dan suaminya mengungkapkan, mungkin ini karena banyak berita-berita di media sosial yang mengatakan akan terjadi gempa besar dan lainnya. 

Padahal menurut Astri saat ditemui PNews di kawasan pantai barat, walau pun cuaca mendung tapi kondisi di pantai tampak tenang dengan ketinggian ombak sekitar 1/2-1 meter saja.

"Memang saya pun sempat mendengar berita yang ada di medsos tersebut, tapi kenyataannya saya sangat nyaman menikmati suasana pantai Pangandaran hari ini, "ujar Astri. (hiek)







MUI Kabupaten Pangandaran GelarAcara Silaturahmi Bersama Tokoh dan MUI Desa se-Kabupten


Pangandrannews.com - Menjelang awal tahun 2023 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangandaran gelar silaturahmi dengan seluruh ketua MUI dan perwakilan tokoh masyarakat se-Kabupaten Pangandaran, dengan tema Multaqo Ulama Kabupaten Pangandaran yang dilaksanakan dari tanggal 24 hingga 30 Desember 2022 bertempat di aula Desa Pananjung Kecamatan Pangndaran. (31/12)

Dihadapan para peserta yang hadir ketua MUI Kabupaten Pangandaran KH. Otong Aminudin memaparkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak mulia sehingga jangan sampai memanfaatkan umat untuk kepentingan pribadi dan hawa nafsunya.

"Orang yang mengajak simpati kepada dirinya untuk kepentingan hawa nafsunya adalah lebih buruk dari sekedar seorang pencuri," ujarnya.

Ia juga menjelaskan pentingnya untuk paham tentang perkembangan jaman, karena jika tidak mengerti perkembangan jaman tentu akan tertinggal.

Dalam konteks Pangandaran sebagai salah satu tujuan wisata dunia, kata Otong, hendaknya semua paham perkembangan sehingga bisa melakukan tindakan yang tepat.

Terkait maraknya kemaksiatan, ia mengungkapkan pentingnya menjaga umat sampai kapan pun, namun juga harus disadari bahwa hidayah mutlak wewenang Allah SWT.

Ia juga mengingatkan akan krisis etika yang terjadi belakangan ini, khususnya etika terhadap para ahli ilmu dan orang-orang soleh yang hari ini kondisi seperti itu makin terkikis.

"Orang justru lebih memuliakan seseorang karena kekayaannya, padahal hal itu mengurangi dua pertiga agamanya, "ucapnya. (harisfirdaus)

Terkait Layanan Bagian Adminstrasi RSUD Pandega Yang Dikeluhkan Pasien, Kadis Kesehatan Pangandaran Angkat Bicara

Kadis Kesehatan Pangandaran, Yadi Sukmayadi

PANGANDARANNEWS.COM
- Terkait layanan administrasi di RSUD Pandega yang dikeluhkan salah seorang keluarga pasien asal Kecamatan Padaherang,  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi, S.Kep. MM, sangat disayangkan, padahal menurut Yadi itu bisa dikomunikasikan secara baik-baik.

"Saya menduga ini hanya miss komunikasi antara petugas administrasi dan keluarga pasien tersebut, "ungkap Yadi, saat dihubungi lewat telepon celullernya.(30/12)

Yadi meyakini ini terjadi karena ada komunikasi yang kurang baik antara manajemen dengan staf di bawahanya, khususnya dengan bagian administrasi RSUD Pandega.

Padahal kata Yadi, sebelum ada kejadian ini ia mengaku sudah menyampaikan berulang kali pada pihak RSUD Pandega terkait pesan Bupati Pangandaran agar RSUD mendahulukan pelayanan daripada administrasi.

Intinya, imbuh Yadi, jangan sampai pasien atau keluarga pasien merasa tidak nyaman karena pelayanan RSUD yang kurang baik.

Yadi juga mengatakan, persoalan administrasi itu bisa diselesaikan belakangan. Artinya tidak perlu tergesa-gesa, karena bupati pernah berpesan agar melayani dulu pasien, berikan yang terbaik untuk pasien dan terkait urusan administrasi bisa di selesaikan dengan musyawarah yang.

"Saya telah menegur kepada pihak RSUD agar lebih meningkatkan kembali pelayanan dan komunikasi antara manajemen dengan para stafnya di RSUD pangandaran, "ujar Yadi.

Yadi menambahkan, tolong tingkatan lagi koordinasi dan komunikasi antara manajemen denga seluruh stafnya yang ada di RSUD Pandega. Dan ia juga berharap kepada bagian pelayanan RSUD Pandega agar kejadian seperti ini untuk yang terahir dan tidak ada kejadian serupa terulang lagi.

Disoal terkait BPJS, Yadi mengatakan, BPJS yang sudah tidak aktif atau tidak memiliki kartu BPJS masyarakat bisa berkomunikasi dengan pihak Dinkes dan BPJS.

Sekarang Pangandaran sudah UHC (Universal Health Coverge), jadi kalau ada kartu BPJS yang tidak aktif itu bisa dialihkan ke kartu Pangandaran Kartawaluya, dan dalam waktu sehari langsung bisa aktif.

Atas nama Dinas Kesehatan dan RSUD Pandega Pangandaran, Yadi juga meminta maaf kepada keluarga pasien, dan ia berjanji siap membantu masyarakat yang tidak memiliki kartu BPJS atau kartu BPJS nya tidak aktif, dan terkait kejadian yang menimpa keluarga pasien asal Kecamatan Pasaherang ini tentu menjadi pelajaran yang sangat berharga.

"Dan mudah-mudahan pasien yang telah menjalani perawatan di RSUD Pandega ini biasa cepat sembuh, "pungkasnya.
(bill)

32 KK di Desa Bangunjaya Terima Bantuan Program Ketahanan Pangan Bidang Peternakan

PANGANDARANNEWS/COM - Pemerintahan Desa (Pemdes) Bangunjaya Kecamatan Langkap Lancar Kabupaten Pangandaran mulai salurkan bantuan Domba kepada 32 Kepala Keluarga (KK), bantuan pemerintah tersebut diberikan sebagai upaya ketahanan pangan di bidang peternakan.

Kepala Desa Bangunjaya Oteng Dakik Solehudi kepada sejumlah awak media mengatakan, bantuan ini  merupakan bukti dari komitmen pemerintahan Desa Bangunjaya untuk memberikan bantuan kepada kelompok masyarakat yang diberi nama Stasiun Domba Desa Bangunjaya.

Di sini Desa Bangunjaya, kata Oteng, kelompok ternak yang terdiri 5 dusun, semuanya telah menerima bantuan domba sebanyak 70 ekor Betina dan 8 Pejantan Jenis Domba Teksel untuk ketahanan pangan bidang peternakan.

“Program Ketahanan pangan di bidang peternakan Desa Bangun bersumber dari 20% Anggaran Dana Desa Sebesar Kurang lebih Rp. 214.200.000 dari Total Dana Desa Rp. 1.071.000.000, “terang Oteng. (30/12)

Oteng mengatakan, pihaknya berupaya untuk mempercepat realisasi pemulihan ekonomi warga dengan 70 ekor Betina dan 8 Pejantan ini, dan ini dimaksudkan agar dapat terus berkembang dan menjadi program berkelanjutan dan dapat dirasakan seluruhnya oleh masyarakat.

Menurutnya, saat ini pemerintahan Desa Bangunjaya terus mendorong warga untuk beternak dengan memanfaatkan program yang ada saat ini.

Selain itu, imbuhnya, Pemdes Bangunjaya juga berharap pada instansi dapat membantu dalam akses Jalan Usaha Tani Ternak di Stasiun Domba yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat dan para peternak yang terletak di Dusun Limusnunggal Desa Bangunjaya. (isiskoswara)


Wabup Pangandaran : "Obyek wisata Pangandaran aman Dikunjungi Pada Libur Tahun Baru"


PANGANDARANNEWS.COM - Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan tampak hadir di tengah-tengah wisatawan yang sedang berlibur saat mendampingi kunjungan kerja Wakapolda Jawa Barat Brigjen. Pol. Bariza Sulfi, dan turut dihadiriTurut hadir pada kesempatan tersebut Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, S.H., S.I.K., Kepala BPBD Kabupaten Pangandaran Kustiman, S.Sos., MM., Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari, S.H., Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Irwansyah, S.Sos., serta petugas dari BMKG Stasiun Geofisika Bandung, bertempat di Pantai Barat. (29/12)

Seperti diketahui, sekarang banyak beredar berita-berita yang menyampaikan terkait cuaca dan keadaan gelombang di pantai selatan terkesan tak aman untuk dikunjungi, namun berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak BMKG terkait isu wilayah Pangandaran terkini, Wakil Bupati Pangandaran meyakinkan bahwa Pantai Pangandaran aman dan nyaman untuk dijadikan tujuan wisata.


Kata Wabup, kondisi Pangandaran saat ini aman dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan, gelombang yang ada tidak sampai 1 meter.

"Dengan kondisi ombak demikian tentu aman untuk berenang seperti biasanya di Pantai Pangandaran, "jelas wabup.

Wabup juga mengapresiasi Polda Jawa Barat yang telah memberikan dukungan dan atensi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran, yang memberikan jaminan dari sisi keamanan serta turut menjaga kondusifitas di wilayah Pangandaran.

Wabup menhimbauan langsung agar masyarakat tidak mudah terpengaruh berita hoax yang beredar di media sosial yang belum tentu kebenarannya. Masyarat diminta untuk tetap percaya yang dikeluarkan oleh institusi resmi pemerintah, seperti BMKG, BPBD dan lembaga pemerintah lainnya.

Sekarang kunjungan wisata sudah meningkat, kata wabup ini menandakan masyarakat sudah mulai percaya diri dan tidak percaya lagi berita hoax.

"Mari kita lawan berita hoax untuk kepentingan masyarakat agar perekonomian masyarakat semakin baik, "ucapnya.

Wabup menambahkan, untuk keamanan dan kenyamanan bersama, masyarakat diharapkan dapat selalu mengikuti petunjuk dan arahan dari petugas berwenang saat berada di kawasan wisata.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran, imbuh Wabup siap untuk menerima wisatawan yang datang dari berbagai daerah termasuk dari mancanegara.

"Kami juga bersama TNI, Polri dan stake holder lainnya, menjamin kemananan para wisatawan selama berwisata di Pangandaran, "tegas wabup.(PNews)

Obyek Wisata Pangandaran Aman Dikunjungi Wisatawan, ini penjelasan BMKG Wilayah Jawa Barat

PANGANDARANNEWS.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Jawa Barat saat didampingi Wakil Bupati Pangandaran Ujang Edin Indrawan dan Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Bariza Sulfi bersama BMKG mengunjungi pantai Pangandaran, menyampaikan, obyek wisata pantai Pangandaran aman dikunjungi wisatawan. 

Petugas Prakirawan BMKG Bandung Jawa Barat Yan Firdaus Permadhi lebih jauh menuturkan, walau saat ini berpotensi terjadi curah hujan tinggi dan angin kencang yang akan menimbulkan gelombang tinggi, namun BMKG memastikan Pantai Pangandaran aman untuk dikunjungi selama liburan Tahun Baru 2023.

"Gelombang akan terjadi 4 hingga 6 meter, dan merupakan hal biasa terjadi di saat musim pergantian tahun, "jelas Yan.(29/12)

Kondisi ini akan terjadi hingga awal Januari 2023, namun gelombang seperti ini kata Yan, malah disukai para wisatawan untuk bermain selancar, karena peselancar profesional gelombang seperti sangat disukai.

Berdasarkan peninjauan di lokasi pantai, Yan mengatakan, di Pangandaran pemerintah daerah sudah memasang rambu-rambu di setiap lokasi khususnya di daerah zona larangan berenang. Maka wisatawan dihimbau untuk mematuhi rambu-rambu tersebut agar aman saat melakukan aktivitas di pantai. 

“Sama , di objek wisata daerah lain pun dipasang rambu-rambu atau petunjuk arah, "terangnya.

Ia mengaku saat ini banyak berita-berita bohong atau hoaks terkait bencana alam gempa dan tsunami yang beredar di media social, sehingga dia menghimbau agar masyarakat selalu mengikuti informasi tentang kebencanaan yang dikeluarkan instansi terkait. 

“Masayarakat jangan gampang percaya dengan berita-berita hoaks, pastikan informasi bersumber dari pemerintah maupun dari instansi terkait seperti BMKG, BPBD dan lainnya, “ujar Yan.

Hal senada dikatakan Wakil Bupati Pangandaran Ujang Edin Indrawan, dengan beredarnya berita-berita hoaks di media sosial baru-baru, ini sangat berpengaruh pada tingkat kunjungan wisata ke Pangandaran.

Wakil bupati juga mengucapkan terimakasih kepada BMKG dan Polda Jabar yang telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, karena dengan adanya berita hoaks tersebut dapat berpengaruh langsung pada perekonomian masyarakat. Dan setelah hari ini mendapatkan penjelasan langsung dari BMKG, ia pun mengajak kepada masyarakat luas untuk berwisata ke Pangandaran.

"Mari berwisata, Insalloh Pangandaran aman untuk dikunjungi dan sekarang bisa kita lihat bersama ketinggian ombak sekitar setengah meter, "ucap wabup.

Sementara Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Bariza Sulfi menegaskan, setelah mendengar penjelasan yang disampaikan BMKG hingga libur pergantian tahun 2023 objek wisata di Kabupaten Pangandaran aman untuk dikunjungi wisatawan.

Dan untukl memberikan kenyamanan bagi wisatawan, kata Bariza,  Polda Jabar telah menerjunkan bantuan personil sebanyak satu pleton anggota Samapta, Brimob dan Direktorat Polairud.

“Saya sampaikan pesan dari Pak Kapolda Jawa Barat, Pangandaran merupakan bagian dari Jawa Barat yang menjadi detinasi wisata kebanggaan warga Jabar, “kata Bariza. (PNews)


Karena Terlambat Klaim Asuransi Pasien Kecelakaan Harus Lunasi Dulu Biaya Adminisrasi, Ini Penjelasan Pihak RSUD Pandega

PANGANDARANNEWS.COM – Salah seorang keluarga pasien mengeluhkan pelayanan yang ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Kabupaten Pangandaran, mereka merasa jengkel atas pelayanan administrasi yang dinilai tidak memberi toleransi kepada keluarga korban.

Seperti disampaikan keluarga pasien, Saptono warga Desa Sindangwangi Kecamatan Padaherang, saat itu anaknya (Yana) mengalami kecelakaan lalu lintas tertabrak sepeda motor yang terjadi pada hari rabu 14 Desember 2022 di wilayah Desa Sindangwangi yang mengakibatkan patah dibagian tulang kaki.

Saptono menuturkan, setelah dilakukan pertolongan pertama ia pun langsung membawa anaknya ke Puskesmas Sindangwangi untuk mendapatkan perawatan, namun karena luka yang di derita cukup serius korban pun diarahkan untuk dirujuk ke RSUD Pandega. 

Waktu itu, kata Saptono ia sempat panik melihat kaki anaknya patah, sehingga ia pun memutuskan membawanya ke RSUD Pandega. 

“Saya berpikir saat itu pasti biayanya mahal sedangkan saya tidak bawa uang" Kata saptono saat ditemui rekan PNews di kediamanya. (20/12)

Ia juga mengaku membutuhkan waktu cukup lama untuk berunding bersama keluarga karena keterbatasan biaya sehingga tidak langsung membawa anaknya ke RSUD Pandega, sementara dari pihak puskesmas sudah mengarahkan agar anaknya segera dirujuk ke Pandega. 

“Saat itu ia hanya punya uang Rp100 ribu, takutnya pas datang ke rumah sakit disuruh langsung bayar, " terangnya. 

Namun walau dalam situasi masih bingung karena mempunyai uang cukup besar ahirnya Saptono pun menyetujui arahan dari Puskesmas Sindangwangi, membawa anaknya ke RSUD Pandega. 

Sesampainya di Pandega, kata Saptono, ia pun ditanya petugas bagian administrasi,m apakah ia akan menggunakan BPJS atau umum, namun karena ia tidak punya BPJS ahirnya Saptono pun menyampaikan akan menggunakan umum. 

Kepada PNews Saptono sempat menuturkan bahwa sebelumnya pernah memiliki BPJS prabayar kelas tiga, namun karena terkendala faktor ekonomi ahirnya menunggak dan tidak membayar tagihan BPJS. 

Setelah mendapati perawatan di RSUD Pandega, Saptono pun mengaku diberi arahan dari salah satu petugas Pandega terkait biaya korban kecelakan lalu lintas bisa di klaim dari pihak asuransi Jasaraharja, namun sayang Saptono mengaku tidak mengerti cara mengurusnya. 

Pada hari jumat 14 Desember Saptono pun memnita salah seorang kerabatnya, Hendra, untuk mengurusi surat-surat atau persyaratan yang di butuhkan Jasaraharja unutk klaim biaya rumah sakit. 

Dan setelah empat hari di rawat ahirnya anaknya pun dipebolehkan untuk dibawa pulang.

Namun Saptono mengaku kaget saat mengetahu biaya pengonatan anaknya dari pihak administrasi Pandega, biayanya perawatan anaknya sebesar Rp 23.202.000.

Saat itu, ujar Saptono, ia sempat meminta keringanan sama pihak administrasi soalnya surat-surat ke Jasaraharja sedang diurus, malah Kepala Desa Sindangwangi, Pak Kursin mau dijadikan jaminanya.

“Namun tetep tidak bisa, harus dilunasi dulu atau ada uang jaminan dulu baru anak saya bisa pulang" ungkap saptono. 

Saptono pun mengaku merasa jengkel kepada pihak RSUD Pandega karena tidak memberinya toleransi, padahal ia sudah menjaminkan kepala desanya menunggu klaim Jasaraharja.

Dan setelah ada asuransi dari Jasaraharja untuk biaya anaknya selama pengobatan di rumah sakit sebesar Rp20 juta, totoal biaya yang dibayar Sapyono pun hanya Rp3.202.000. dan setelah dilakukan pencairan dari pihak Jasaraharja akhirnya Saptono yang didampingi Kepala Desa sindangwangi pun melunasi semua administrasi. 

Menanggapi perihal tersebut PNews pun mencari keterangan lebih lanjut untuk meminta konfirmasi dari pihak RSUD Pandega dengan membuat janji pertemuan pada hari rabu (28/12)karena pihak RSUD mengaku sedang sibuk. 

Akhirnya melalui kepala bidang pelayanan RSUD Pandega dr Lisa yang di dampingi petugas medis pun 

menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga pasien, ia mengatakan ini hanya miss komunikasi saja karena sebenarnya RSUD tidak pernah mempersulit pasien. 

Lisa mengatakan sebelum pasien pulang harus membereskan dulu administrasi, namun sebenernya ada kebijakan meskipun pasien tidak bisa membayar secara full. 


"JIka memang pasien belum mempunyai uang, kami suruh membuat surat pernyataan bahwa keluarga pasien belum bisa membayar dan akan membayar sisanya di hari apa tanggal berapa, “terang Lisa di ruangan rapat RSUD Pandega. (28/12)

Lisa menjelaskan, pasien ini mengalami kecelakaan dan pihak asuransi Jasaraharja yang menanggung biata pengonatannya, namun untuk mendapat kalim asuransi ini prosesnya tidak cepat, harus membuat Laporan Polisi (LP) dan lainya hingga klaim asuransi bisa cair. 

“Mungkin kasir kami saat itu bingung, kejadian seperti ini kan banyak, namun ada juga kejadian katanya sedang diproses tapi ternyata LP engga jadi pasiennya sudah keburu pulang dan ahirnya tidak bayar" jelas Lisa. 

Mungkin pada waktu itu, kata lisa, kelurga pasien belum lapor ke pihak jasaraharja sehingga RSUD merasa khawatir.

“Bukan tidak percaya dan Alhamdulillah hari seni kemarin sudah ada klaim asuransi dari Jasaraharja,  mungkin waktu itu kasir takut katempuhan (terbebani), "tambahnya. 

Kendati demikian atas nama RSUD Pandega dr Lisa pum meminta maaf atas ketidaknyamanan dalam pelayananya serta berterima kasih atas masukan-masukannya supaya bisa menjadi lebih baik lagi untuk kedepanya. 

"Insya Alloh kita tetap lebih mengutamakan pelayanan, “pungkasnya. (bill)


Wakil Wali Kota Banjar: "Pungli Bisa Bebankan Masyarakat dan Menurunkan Kepercayaan Rakyat Pada Pemerintah"


pangandarannews.com/banjarnews - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Banjar terus bersinergi dengan elemen lain dalam upaya pemberantasan pungli,  sehingga Kota Banjar bebas pungli pun bisa segera terwujud. 

Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Banjar H. Nana Suryana Spd MH, sat menghadiri acara pembukaan Rapat Rakor  Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Saber Pungli Kota Banjar, bertempat di wahana Situmustika Kelurahan Purwaharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar.(27/12)

Turut hadir pada kesempatan tersebut,  Sekretaris Daerah (Sekda) sejumlah kepala OPD, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat dan organisasi pemuda.

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana menegaskan, keberhasilan satgas anti pungli ini bukan keberhasilan perorangan atau satu kelompok kerja saja, melainkan keberhasilan bersama.

Praktik pungli, imbuh Nana, harus dihapuskan Karena pungli dapat membenani masyarakat serta menurunkan kepercayaan publik pada pemerintah yang sedang berjalan saat ini. 

“Kondisi tersebut tentu dapat merusak sendi kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara, serta perlu penanganan serius, "tegasnya lagi.

Sementara menurut Waka Polres Kota Banjar, Kompol Toni Arief Amd SH yang sekaligus ketua UPP Saber Pungli Kota Banjar saat di kompermasi awak media, pihaknya berharapkan rakor ini dapat mendorong dan memberi semangat kepada tim anti pungli agar dapat bekerja sungguh-sungguh. 

"Ini tersebut bertujuan untuk masa depan bangsa yang bebas dari pungutan liar,” ujarnya. 

Toni menjelaskan, hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 tahun 2016 mengenai Satgas Saber Pungli, baik di tingkat pusat maupun daerah. 

“Perpres tersebut diharapkan dapat memberantas pungli secara tepat, efektif, efisien serta mampu menimbulkan efek jera,”ucapnya.

Dalam rakor ini, imbuhnya, untuk mengkoordinasikan dengan masing-masing Pokja tim saber pungli dalam menjalankan tugasnya, sehingga diharapkan dapat membangun sinergitas sistem kerja saber pungli antar pokja.

"Dalam kegiatan ini juiga diisi kegiatan focus group discussion bertema,

Sunergisitas membangun Kota Banjar bersih dari Pungli, "pungkasnya. (tito)

Untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkab Pangandaran Tandatangani Kerjasama Dengan Unsil Tasikmalaya


PANGANDARANNEWS.COM - Untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan pemerintah Kabupaten Pangandaran melakukan kerjasama dengan Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya yang ditandai dengan penandatanganan kesepakatan naskah kerjasama.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata usai acara penandatangan tersebut, bertempat di aula setda.(26/12)

Jika menarik sedikit kebelakang, kata Jeje, esensi dari pemekaran Kabupaten Pangandaran dari Kabupaten Cimis salah satunya adalah untuk lebih baik serta agar masyarakat lebih sejahtera. Maka dari hal-hal yang fundamen seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pengelolaan wisata harus terus dikembangkan agar Pangandaran yang lebih baik daripada sebelumnya, sebelum pemekaran.

*Untuk mewujudkan impian tersebut salah satunya pendidikan, "ungkap Jeje.
beragam upaya telah dilakukan

Dan dengan adanya jalinan kerjasama bersama dengan Universitas Siliwangi Tasikmalaya ini, menurut Jeje, menjadi salah satu kemajuan positif di Kabupaten Pangandaran, khususnya pada dunia pendidikan.

Jeje menegaskan, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ini bukan pekerjaan yang mudah jika dibandingkan dengan membangun teknologi seperti mesin, sehingga model-model study banding menjadi hal penting untuk mencapai tujuan tersebut.

Jeje juga berharap, mudah-mudahn dengan terjalinnya kerjasama ini bisa memberikan dampak yang positif bagi kedua pihak.

"Dan tentu sedikit demi sedikit harapan dari pemekaran pun segera tercapai, "imbuh Jeje. (PNews)

Sigab Pusat Lantik Dan Kukuhkan Pengurus Sigab Persis Korda Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Siaga Bencana (Sigab) merupakan bentuk pergerakan dakwah Persatuan Islam (Persis) di bidang kemanusiaan, dan untuk lebih mengoptimalkan gerakan kemanusaiaan ini Persis Kabupaten Pangandaran, bertempat di di aula Desa Bungur Raya Kecamatan Langkaplancar Sigap Persis Pusat melantik kepengurusannya yang turut dihadiri Polres Kabupaten Pangandaran diwakili KBO Pol Airut Anang Tri SH, kanit Badan SAR Nasional Edwin, pimpinan wilayah persatuan islam Bandung dan Ketua Harian Sigab Persis Pusat. (28/12)

Usai melantik ketua dan pengurus Sigab Kordinator Daerah (Korda) Pangandaran, Ketua Sigab Persis pusat melalui ketua hariannya, Rizal menjelaskan, Sigab merupakan wadah kemanusiaan di bawah pengawasan PERSIS Pusat, tentunya ini merupakan sarana dakwah di segmen kemanusiaan

Rizal mengakui, walaupun sudah lama berkiprah pada kebencanaan namun di Kabupaten Pangandaran beserta tim Basarnas baru hari ini resmi diLantik,

Ia yang mewakili Ketua Umum Sigab Pusat Sonny Ramdani yang tak bisa hadir, berharap setelah dilantik Sigap Persis Korda Pangandaran bisa  lebih maju bisa lebih eksis kemanfaatannya karena di tahun-tahun ini intensitas bencana semakin tinggi dan ini tentu menjadi sebuah pekerjaan besar.

Penanggulangan bencana, menurut Rizal, tidak hanya tugas dari pemerintah saja tetapi merupakan  tugas masyarakat terlebih Persis sebagai organisasi  islam yang modern sudah bertransformasi menjadi ormas yang tidak hanya berkecimpung di dunia pendidikan dan dakwah namun harus berperan aktif dalam sosial kemasyarakatan. 

Tentu hal ini kata Rizal, tidak bisa hanya dengan retorika saja, sehingga pada tanggal 25 agustus tahun 2006 lalu  Persis pun membentuk tim Sigab dengan merekrut alumni-alumni relawan persis yang pernah terlibat dalam penagangan bencana di tsunami aceh, gempa jogja dan tsunami Pangandaran. Dan pada tahun 2017 di masa kepemimpinan Al Ustadz Aceng Zakaria, Sigab direvitalisasi dari sebuah tim menjadi lembaga yang menuntut untuk memenuhi kebutuhan tangtangan kondisi Indonesia yang berada dalam zona ring of fire sebagai super marketnya bencana.

“Untuk maka perlu dibentuk Korwil di tiap provinsi serta korda untuk tingkat pimpinan kabupaten-kota, “ungkapnya.

Rizal mengatakan, Sigab di Pangandaran ini bukan sesuatu yang baru, karena jika diperhatikan upaya upaya untuk membentuk korda Pangandaran ini sudah dilakukan sejak tahun2018 saat SBT Tasik dan beberapa peserta mengikuti pelatihan tersebut. Tak hanya itu, juga terdengar kabar bahwa relawan Sigab Pangandaran walaupun saat itu belum terbentuk atau disahkan, tetapi selalu aktif dalam penanganan bencana baik  di daerahnya maupuan diluar daerah Pangandaran.

“Seperti yang baru-baru ini, terlihat antusiasme relawan Sigab Pangandaran saat ikut sera pada kejadian penanggulangan gempa Cianjur, “kata Rizal.

Rizal juga berharap, kedepan Korda Sigab Persis Pangandaran ini bisa lebih aktif serta melahirkan relawan-relawan yang tangguh bukan hanya secara skill dalam penanganan bencana namun ilmu dan akhlakul karimah yang menjadi ciri dan unggulan relawan Sigab Persis.

Dan tentu hal ini bisa terwujud ucap Rizal, dengan pelatihan dan bimbingan para asatidz serta peran serta lembaga lembaga baik di internal mau pun eksternal jamiyyah.

Sementara Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Bandung dalam sambutanya menjelaskan, pimpinan pusat tidak hanya berharap sajian instan tentunya, namun ia harapan kedepan setelah dilantik ini ada proses yang membanggakan dengan keterbatasan SDM yang di Sigab Korda Kabupaten Pangandaran.

“Dan tentu setelah nanti ke depan tantangannya pun akan semakin banyak, “ucapnya.

Masih di tempat yang sama, Kasatpol Airut melalui KBO Anang Tri SH, menjelaskan, tim Sigab Persis sudah banyak berkiprah tentunya di wilayah kabupaten Pangandaran walau pun sebelumnya kepengurusaany belum terbentuk. 

“Sejumlah kegiatan yang dilakukan Tim Sigab seperti pencarian korban laka laut, dan denga terbentuknay Sigab Persis Korda Pangandaran ini tentu akan lebih bisa memberikan sumbangsih amal pertolongan kemanusiaan khususnya di Kabupaten Pangandaran, “ungkp Anang. (TnT)


10 Atlit Kota Banjar Peraih Medali Di Ajang POPROV XIV 2022, Terima Penghargaan


pangandarannews.com/banjarnews
- Sebagai bentuk perhatian sekaligus pembinaan, Pemerintah Kota Banjar memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi peraih mendali di ajang porprov XIV Jabar 2022. Acara pemberian penghargaan ini dalam acara anugrah prestasi, bertempat  di Aula Somahna Bagja di Buana Setda Kota Banjar.(27/12)

Penghargaan ini juga merupakan bentuk dukungan moral terhadap para atlet yang telah mengharumkan nama Kota Banjar yang berhasil meraih 7 mendali oleh 10 atlet dari 4 cabang olahraga yang di pertandingkan, diantaranya 1 mendali emas, 5 mendali perak dan 1 mendali Perunggu. Perolehan medali ini 3 diantaranya dari cabang olahraga  Gatebal, 2 dari cabang Gasstrack, 1 dari cabang olahraga gulat dan 1 dari cabang olahraga balap motor. 

Dalam acara pemberian penghargaan ini langsung dihadiri Wakil Walikota Banjar H. Nana Suryana, S.Pd., M.H., Ketua DPRD Kota Banjar Dadang R. Kalyubi, Ketua Koni Kota Banjar Soedrajat Argadireja, Kepala OPD dilingkungan Pemkot Banjar dan para Atlet Kota Banjar yang ikut bertanding dalam Porprov XIV Jabar 2022 serta para Ketua Cabor di Kota Banjar. 

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana  menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada para atlet yang telah berjuang mengharumkan daerah walau dalam kondisi penuh keterbatasan namun para atlit masih mampu menorehkan prestasi.

Nana berharap prestasi yang telah berhasil diraih ini dapat terus dipertahankan sehingga atlit Kota Bnjar mampu sejajar dengan kabupaten/kota lain di Jawa Barat. 

Hal senada diungkapkan Ketua Koni Kota Banjar Ir. Soedrajat Argadireja, menurutnya walau berangkat dari keprihatinan namun semua patut bersukur karena para atlit masih mampu memberikan yang terbaik.

Kata Soedrajat atau biasa disapa Ajat Doglo, ia berharap kebangkitan dunia olahraga di Kota Banjar dapat diikuti kebangkitan pada sektor lainnya sesuai dengan apa yang telah dicanangkan bersama, yakni bangkit. 

Ia juga mengatakan, kalimat Banjar Bangkit itu betul betul mampu diimplementasikan.

"Kami di dunia olahraga sudah bertekad, ayo kita bangkit, "tegasnya.

Ajat menambahkan, Koni Banjar akan terus melakukan pembinaan lebih inten pada para atlet, terutama atlit yang meraih medali pembinaannya akan lebih diintensifkan.

"Untuk atlet peraih emas kita dorong menjadi atlet Jabar untuk mewakili PON di Aceh, "pungkas Soedrajat. (tito)

Bupati Jeje Wiradinata Lantik 119 Jafung di Lingkup Pemkab Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM - Bertempat di aula kantor Bappeda di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi, Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan, Sekretaris Daerah DR Kusdiana, MM, para Kepala SKPD dan anggota DPRD, melantik 119 pejabat fungsional (jafung). Pelantikan ini berdasarkan nomor SK 821.2/KPTS. 1590/BKPSDM.2/2022 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam jabatan fungsional. (26/12)

Usai pelantikan tersebut, di depan pejabat funfsional yang baru dilantik, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, reformasi birokrasi hakekatnya untuk mengembalikan atau mempertajam keberadaan ASN sebagai abdi negara yang tugasnya untuk melayani masyarakat dan melaksanakan tugas sebaik-baiknya.

"Itulah hakikat dari undang-undang tentang ASN ini, "ujar bupati.

Dengan berada di posisi fungsional ini, kata bupati, ASN akan lebih mempunyai gerak yang luar biasa serta tidak kaku hanya persoalan rutinitas saja.


Tapi tentu inovasi dan langkah-langkah kreatifitas ini, imbuh bupati, perlu didorong dan dikembangkan dimanapun ASN ini ditempatkan dan ditugaskan. Seperti halnya mutiara dimanapun mereka tetap akan menjadi mutiara, walau ditempatkan dimanapun, artinya dengan kerja yang sungguh-sungguh tentu akan sampai kepada pimpinan.

Bupati menambahkan, regenerasi ini tentu akan selalu terus berjalan sehingga kelak siapa pun yang menjadi pimpinan di Kabupaten Pangandaran ini. Maka dari itu para pejabat harus mempersiapkan itu agar Pangandaran terus berkembang.

Semua proses ini, ucap bupati, semuanya tentu melewati seleksi dan disaring dengan proses tidak mudah.

"Artinya yang terpilih ini tentu mampu dan berkompeten, tinggal bagaimana kesempatan ini dilakukan dan dikerjakan dengan sebaik-baiknya, "pungkas bupati.(PNews)

Petenis Meja PTM Cahyani Banjarsari Rebut Juara Pada Even PTM TPJ CUP 2


p
angandarannews.com/ciamisnews - Dengan skor cukup telak akhirnya petenis asal club PTM Banjarsari, Rian berhasil raih juara pertama pada pertandingan persahabatan yang digelar PTM TPJ (Tiga Putra Jaya) Banjarsari, yang diikuti ratusan atlit tenis meja dari berbagai wilayah, seperti Jawa tengah, Kabupaten Cirebon, Kuningan, Tasik dan Kota Banjar.(25/12)

Pada Pertandingan Event persahabatan PTM TPJ CUP 2
yang digelar di lapangan PTM TPJ Banjarsari, Desa Ciherang Kecamatan Banjarsari -Ciamis, petenis meja asal PTM Cahyani, Rian pun berhasil membawa medali dan sejumlah uang pembinaan

Ketua panitia pertandingan, Erik, kepada PNews menyampaikan, pertandingan persahabatan tenis meja PTM TPJ CUP 2 Banjarsari ini merupakan event tahunan, dan sebelumnya pada tahun 2021 sudah di gelar di PTM ini.

"Pada even ini juga bisa jadi ajang pencarian potensi atlit tenis meja yang ada di daerah, "ucapnya.

Sementara menurut pemilik klub tenis meja PTM Cahyani Banjarsari, Tian Gumilar Seftiana, usai pertandingan mengatakan pihaknya sangat senang karena timnya berhasil meraih juara Pertama.

"Insya Alloh predikat juara ni akan kami pertahankan sampai nanti Pada pertandingan 2023 yang akan datang, "ungkap Tian.

Ia juga merasa senang karena  bisa berhadapan dengan petenis meja asal luar wilayah yang punya kemapun bermain sangat bagus.


"Saya juga sangat berterimakasih pada PTM TPJ Banjarsari yang telah mengundangan kami, karena selain bertanding kami juga bisa bersilaturahmi, "kata Tian.(TnT)

Menutup Program Tahun 2022, DPD AWP Tasikmalaya Sukses Gelar Rakerda Dan Diklat Jurnalistik


pangandarannews.com/tasiknews - Bertempat di Mess PSDA Pemprov Jawa Barat di kawasan pantai barat  Kabupaten Pangandaran,

Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Wartawan Pasundan (DPD AWP) Tasikmalaya menggelar kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Diklat Jurnalistik. (24/12)

Menurut Ketua DPD AWP Tasik, Ade Hara Hermawan, Rakerda ini untuk mengevaluasi  program-program yang sudah dilakukan dan untuk mempersiapkan pelaksanaan program kerja tahun 2023 serta merumuskan usulan program ke depan.

"Alhamdulillah hasil rakerda kemarin kita sudah menyepakati beberapa program kerja untuk tahun 2023, "ujar Ade.
Selain Rakerda AWP DPD Tasikmalaya, kata Ade, juga dilaksanakan Diklat Jurnalistik yang bertujuan untuk meningkatkan SDM wartawan saat liputan agar lebih berkualitas dalam memberikan informasi dan berita kepada masyarakat luas.

Sementara Ketua Umum DPP AWP, DR, Heri Susanto Boas, M.H, menyampaikn apresiasi dengan penyelenggaraan Rakerda AWP Tasik ini.

Menurutnya, kegiatan ini sangat luar biasa, karena diakhir tahun 2022 ini DPD AWP Tasikmalaya sudah berhasil menyelenggarakan Rakerda dan Diklat Jurnalistik.

Heri mengaku bangga dengan kekompakan dan kebersamaan AWP DPD Tasikmalaya.

"Ini tanda bahwa AWP Tasikmalaya akan berkembang karena mau belajar, dan rekan-rekan AWP Tasik ini mau menggunakan profesinya sebagai wartawan untuk menjadikan ladang ibadah,"  ungkapnya.

Heri berharap agar rekan-rekan tetap lanjutkan tetap menjaga hati dan saling asah, saling asih dan saling asuh. Karena dengan kekompakan KSB yang ada ini, AWP Tasikmalaya akan semakin maju.

Wartawan, menurut Heri  memang bukan profesi sembarangan, dan wartawan merupakan pekerjaan yang menuntut idealisme. Banyak syarat yang harus dipenuhi oleh seorang wartawan yang baik, bukan sekedar bisa mengumpulkan dan mencari berita atau bukan hanya mampu menulis, tetapi lebih dari itu mesti punya motipasi untuk mencerdaskan bangsa,menegakan kebenaran,dan keadilan juga mengharumkan nama bangsa.

"Kita akan sela mengedepan kode etik jurnalis untuk  membangun paradigma jurnalis lebih baik lagi, "tandasnya. (anwarwaluyo)

Sehari Jelang Perayaan Natal, Kunjungan Wisatawan Ke Pangandaran Belum Terlihat Ramai


PANGANDARANNEWS.COM - Sehari menjelang perayaan natal tampak arus kunjungan wisatawan ke obyek wisata pantai Pangandaran belum terlihat padat, padahal wisatawan yang akan merayakan natal ini biasanya akan terjadi peningkatan 2-3 hari jelang perayaan natal tanggal 25 desember.

Seperti disampaikan salah seorang pedagang di kawasan pantai barat, kunjungan wisatawan natal tahun ini memang menurun.

Ia menyebut, entah ini akibat beberapa berita hoaks yang ada di sejumlah media sosial yang kurang berpihak pada dunia pariwisata.

"Mungkin masyarakat termakan hoaks tersebut sehingga membatalkan kunjungannya ke Pangandaran, "ungkapnya.(24/12)

Hal senada disampaikan pemilik rental motor, biasanya wisatawan yang akan merayakan hari natal ini datang ke Pangandaran 2-3 hari menjelang hari perayaan. Dan setelah natal, tanggal 26 desember hingga tahun baru diganti oleh wisatawan yang berlibur menikmati liburan tahun baru.

"Dan kunjungan ini biasanya berlanjut hingga malam pergantian tahun, "jelasnya.

Kunjungan ahir pekan yang kebetulan juga jelang perayaan natal ini, imbuhnya, arus wisatawan tidak lebih ramai dari akhir pekan biasa.

"Saya berharap kunjungan di akhir tahun ada peningkatan, "imbuhnya.

Sementara saat dihubungi lewat telepon celullernya, Ketua PHRI Pangandaran Agus Mulyana menyampaikan, menghadapi libur Nataru pihaknya sudah melakukan persiapan serta melakukan berkoordinasi dengan sejumlah steak holder.

Agus mengatakan, PHRI Pangandaran juga sudah  berkoordinasi dengan sejumlah pihak, sepeeti Dinas Perhubungan provinsi, Kapolres, TNI/POLRI dan steak holder lainnya, terutama untuk rekayasa jalan agar tidak terjadi kemacetan di lokasi obwis, sehingga wisatawan pun akan merasa nyaman saat berlibur di Pangandaran.

"Menjelang Nataru ini PHRI sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari, ini untuk kenyamanan wisatawan, "kata Agus

Disoal beredarnya berita hoaks tentang Pangandaran, Agus memastikan bahwa itu tidak benar.

"Kami juga sudah melakukan kegiatan digitalisasi kepariwisataan, dan ini rangka penangkalan berita hoax, "pungkasnya (hiek)


Jelang Tahun Baru, Bupati Pangandaran Pantau Ketersediaan Barang dan Harga di Pasar Tradisional


PANGANDARANNEWS.COM - Untuk memastikan kondisi di lapangan menjelang Natal dan Tahun Baru terkait ketersediaan komoditas sembako, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata melakukan pengecekan langsung ke Pasar Pananjung Kecamatan Pangandaran.(24/12) 

Di sela-sela kunjungannya ke pasar tradisional tersebut, kepada awak media bupati menyampaikan, kunjungajungan ke pasar ini dimaksudkan untuk memantau ketersediaan barang  dan juga pergerakan harga-harga sembako.

"Memang ada kenaikan harga khususnya komoditas cabai dan beras, "ucapnya.

Kenaikan harga ini, kata Jeje,  disebabkan beberapa faktor, salah satunya karena menjelang natal dan tahun baru, biasanya pada kesempatan tersebut permintaan tinggi, padahal ternyata masih standar, dan pasokan barang pun menurutnya masih cukup bagus.


Jeje menjelaskan, selama ini komoditi di Pangandaran hampir semuanya dipasok dari luar daerah, seperti sayuran, daging dan telur. 

Ia juga menambahkan, ke depan ia akan bicara serius dengan Kepala Desa Pananjung terkait pasokan barang di sesion (waktu) tertentu, terutama menjelang hari raya dan lain-lain.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida menambahkan, kenaikan yang terjadi pada sejumlah komoditas ini dinilai tidak terlalu signifikan, karena terbukti  ini ada beberapa pedagang yang menaikan harga dan ternyata ada juga yang tidak.

Kata Tedi, kenaikan hanya terjadi di kisaran Rp 5 ratus hingga Rp 5 ribu, khususnya di komoiditi bumbu dapur dan beras.

"Yang terpenting ketersediaan barang aman karena percuma juga harga barang murah tapi ketersediaanya tidak ada, "kata Tedi. (hiek)



Capaian Nilai Tertinggi Semester 1 Tahun Ini Di SMAN 1 Pangandaran Didominasi Siswa Putri

PANGANDARANNEWS.COM – Pada rapat Orangtua Siswa dan kenaikan SMAN 1 Pangandaran yang dilaksanakan di hangar kampus sekolah, panitia berkesempatan mengumumkan sejumlah siswa yang mendapat nilai tertinggi di masing-masing kelas. Dan entah kebetulan, siswa peraih nilai tertinggi tersebut didominasi diraih oleh siswa putri.

Menurut Kepala SMAN 1 Pangandaran, Drs. H Sukirman, S.T,M.Si, ia membenarkan capaian nilai tertinggi hasil belajar hampir seluruhnya siswa perempuan.

“Siswa SMAN 1 Pangandaran sendiri dari 1287 seluruh jumlah, 60 % lebih adalah siswa putri, “terangnya kepada PNews usai mengikuti acara rapat orangtua siswa.(22/12)

Sukirman mengatakan, ini terjadi karena biasanya siswa putri ini lebih rajin dibanding siswa putra begitu pun dalam membangun karakter, siswa putri terlihat akan lebih santun.

“Jadi ketika karakter seorang siswa tersebut itu, maka prestasinya pun akan baik, “ujar Sukirman.

Padahal jika menurut teori laki-laki akan lebih pintar, namun kata Sukirman, siswa putri mempunyai kelebihan dalam tingkat kerajinan belajar, begitu juga dalam literasi membaca.

Saat disoal hasil rapat dengan orangtua siswa, Sukirman mengatakan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat khususnya orangtua siswa SMAN 1 Pangandaran untuk membangun kebersamaan agar tetap bersama-sama mengawal dan selalu mengawasi siswa.

Jika siswa sedang belajar di sekolah, maka sudah menjadi kewajiban penuh pihak sekolah selain bertugas memberikan pelajaran juga membangun karakter siswa yang handal, cerdas serta berahlak mulia.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh institusi atau lembaga lain yang telah berkontribusi langsung mencetak siswa-siswi SMAN 1 Pangandaran meraih prestasi bik itu di bidang edukasi, seni atau pun olahraga.

“Berkat latihan dan bimbingannya, banyak siswa kami yang menjadi juara baik itu di tingkat provinsi hingga ke tingkat nasional, “ungkapnya.(hiek) 


Ketua DPP SWI Serahkan SK Pengurus DPD SWI Tasik Raya periode tahun 2022-2027

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS  - Untuk sebuah perubahan paradigma jurnalistik yang sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-undang Pokok Pers No 40 Tahun 1999, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Indonesia (SWI) Tasikmalaya Raya, gelar acara Konsolidasi dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengurus DPD SWI Tasikmalaya Raya Periode 2022-2027, bertempat di gedung Bale Morosono, Jln Raya Morosono - Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.(21/12)

Kegiatan ini turut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya Kota, Dandim 0612 Tasikmalaya yang diwakili Danramil Rajapolah serta sejumlah KSB Organisasi Pers dan juga KSB Ormas/LSM dan pengurus Padepokan dari berbagai tokoh pegiat seni budaya. 

Penyerahan SK Pengurus DPD SWI Tasikmalaya Raya pun diserahkan langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SWI, dengan melibatkan Agus Prabowo Selaku Kabid OKK, M.Hendra Gunawan Kabid. Humas, Aldimas Pramudia dan juga Yusdiansyah, diserahkan langsung oleh M.Hendra Gunawan Kabid. Humas DPP SWI kepada Deden Deni, Ketua definitif DPD SWI Tasikmalaya Raya yang didampingi Sekretaris nya Yandi Wardiana S. Sos dan Bendahara nya, Cucu Darmawati

Selain penyerahan SK, kegiatan DPD SWI Tasikmalaya Raya yang didukung oleh PT. PLN persero, Palang Merah Indonesia (PMI) Tasikmalaya, Dinar Optik, Apdesi dan Organda Kabupaten Tasikmalaya itu, juga dilaksanakan bakti social seperti pembagian santunan dalam bentuk Sembako kepada masyarakat dan aksi Donor Darah. 

Ketua DPD SWI Tasikmalaya Deden Deni dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada seluruh elemen baik itu pemerintahan, TNI - Polri, masyarakat, rekan-rekan wartawan dan pihak lainnya yang telah hadir dan ikut mensukseskan acara ini.

"Semoga kedepannya kita semua bisa lebih bersinergi, saling membantu demi membangun bangsa ini kedepan," Ungkap Deni.

Deni juga berharap hadirnya SWI di Tasikmalaya Kota dan Kabupaten ini mudah-mudahan bisa membawa perubahan positif khususnya di profesi kewartawanan yang lebih profesional, bertanggungjawab dan konsekwen terhadap marwah profesi. (anwarwaluyo)


Diskominfo Pangandaran, Kejari Ciamis dan Insan Pers Gelar Diskusi Terkait Peran Kejaksaan Dalam Keterbukaan Informasi Publik

PANGANDARANNEWS.COM - Dinas komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Pangandaran bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis mengadakan silaturahmi dengan sejumlah untuk membahas terkait Peran Kejaksaan Dalam Keterbukaan Informasi Publik, bertempat di Hotel Rahayu 3 Pangandaran. (21/12)

Dalam pertemuan tersebut beberapa narasumber baik dari Kejari Ciamis atau pun dari Dinas Kominfo Pangandaran memberikan edukasi terkait peran kejaksaan dalam keterbukaan informasi publik lengkap dengan peraturan undang-undang yang berhubungan dengan pers dan beberapa pembahasan lainya, salah satunya terkait berita hoak yang sekarang sering beredar di media social (medsos) khususnya di Kabupaten pangandaran. Selain mendengarkan paparan, dalam acara tersebut juga ada sesi tanya-jawab yang disampaikan para insan pers pada nara sumber.

Menurut kepala bidang informasi, komunikasi publik dan statistik, Dudung, pihaknya merasa prihatin dengan banyaknya berita hoak yang disebar oleh akun yang tidak bertanggung jawab, dan tentu menjadi keresahan di  masyarakat.

Dudung mengatakan, pihaknya sudah diarahkan oleh kominfo Provinsi Jawa Barat membuat satuan tugas (Satgas) untuk  menangani hoak, kalau di Pemprovinsi ada #jabarSabarHoak dan di Kabupaten Pangandaran #PangandaranSabarHoak". 

Sementara menurut Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Ciamis, Andi Manapang, ia mengaku hingga saat ini menjabat belum pernah menangani kasus berita bohong atau hoak. Namun menurutnya berita bohong atau hoak ini sangat berbahaya dan perbuatannya bisa dipidanakan hingga berlaku untuk semuanya termasuk jurnalis karena bisa merugikan pihak lain.

"kami sampai saat ini belum pernah tapi untuk jeratan hukumnya Pasal 26 27 undang-undang ITE dan itu perlu pembuktian yang khusus dari IT dan semuanya dan mungkin untuk saat ini di ciamis dan pangandaran belum ada, "terangnya. 

Andi memnambahkan, semua orang berpotensi untuk membuat berita hoaks termasuk jurnalis, apalagi jurnalis ini berhubungan langsung dengan informasi media. Contohnya, jika mempublikasikan data rahasia dari seseorang namun data pribadi tersebur belum tentu kebenarannya, itu bisa dikatakan berita bohong atau hoaks. Tapi kejaksaan tidak bisa langsung menanganinya karena harus melalui dewan pers dulu, dilihat dari kode etiknya seperti apa dan kalau pidanya dari pihak kepolisian. 

Dalam pelaksanaan tugas jurnalis tetap harus mengedepankan kode etik jurnalistik karena kehidupan pribadi seseorang walaupun seorang pejabat publik, tetap harus dihargai privasinya. Namun dalam berita hiburan seringkali terdapat pelanggaran kode etik jurnalistik dimana jurnalis menulis berita bukan berdasarkan berita faktual dan narasumber terpercaya, melainkan menggabungkan antara opini dan fakta yang seringkali menimbulkan fitnah dan merugikan orang lain.

“Kami berharap Kegiatan seperti saat ini terus dilaksanakan dalam rangka keterbukaan informasi public, karena jurnalis mempunyai peran sangat penting namun tetap harus dalam batas yang ditentukan, tidak berlebihan dan memberitakan berita yang akurat sudah terbukti kebenarannya bukan berita hoak, tegasnya. (bill-TnT) 


RINGs Gandeng BI Tasik Buka Seminar Nasional Ekonomi dan Keuangan Digital di Mangunjaya


PANGANDARANNEWS.COM - Sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya para pelaku usaha UMKM  dalam penggunaan kanal pembayaran digital di Kabupaten Pangandaran, Yayasan Rumah Insfirasi Bangsa Ciamis ( RINGs ) bersama perwakilan Bank Indonesia (BI)  Tasikmalaya beberapa hari lalu melaksanakan seminar nasional ekonomi dan keuangan digital dengan tema 

“Implementasi Sistem Pembayaran Quick Response Indonesia Standard Bagi Perkembangan UMKM Menuju Masyarakat Cashless di Kabupaten Pangandaran”, bertempat di gedung PUSDAI ALITTIHAD Mangunjaya.(18/12)

Hadir dalam tersebut Deputi Perwakilan BI Tasikmalaya, Nurcahyo, Sekretaris Diskopdain Kabupaten Pangandaran, dra Nani Rusyani MSI, Danramil Padaherang, Perwakilan dari Polsek Padaherang  ketua AMS Kabupaten Pangandaran, Wama yogiswara dan Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP.,M.Si yang menjadi nara sumber dalam kegiatan tersebut.

Di depan para peserta seminar, Agun Gunanjar memaparkan,  kegiatan dalam rangka tugas pribadinya yang didesain dan direncanakan sendiri, karena sebagai wakil rakyat setelah selesai melaksanakan rapat-rapat di gedung DPR di Jakarta, dia harus kembali ke raja dan ratunya.

Siapa raja dan ratu tersebut, kata Agun, tentu rakyat yang memilihnya dan sekarang ia hadir sekarang pun dalam rangka menjalankan salah satu tugas wakil rakyat.

"Kedepannya bukan hanya BI yang akan saya bawa, bisa saja nanti saya ajak OJK (Otoritas Jasa Keuangan-red) untuk membubarkan bank emok atau pinjaman pinjaman online, "tegas Agun.

Semantara Sekdis Kopdain Pangandara, Nani Rusyani menyampaikan, dampak dari pandemi covid pada tahun 2019 lalu sangat berdampak pada 10.822 pelaku UMKM di Kabupaten Pangandaran, sehingga harus didukung oleh semua elemen untuk pemulihannya.

"Dan dengan sistem ekonomi digital seperti dalam kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan perekonomian rakyat, "katanya.(TnT)

KPU Pangandaran Buka Pendaftaran PPS, Ini Saratnya


PANGANDARANNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran membuka seleksi penerimaan Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau penyelenggara Pemilu tingkat desa.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Pangandaran Muhtadin, menurutnya pendaftaran dibuka mulai tanggal 18 sampai samai dengan 27 Desember 2022, dan dilakukan secara online.

Ia menambakan, pendaftaran PPS Pemilu 2024 dilakukan melalui sistem teknologi informasi berbasis web atau Informasi Anggota KPU dan badan Ad Hoc  (SIAKBA).

"Mekanismenya sama dengan seleksi penerimaan calon PPK, penerimaan calon PPS pendaftarannya juga dilakukan secara online lewat web SIAKBA, "jelasnya.(20/12)

Muhtadin menyebut, pendaftaran dapat dilakukan melalui situs https://siakba.kpu.go.id, dn bagi yang berminat dan tidak terakomodir di PPK silahkan mendaftar di PPS tingkat desa.

Hal senada disampaikan Anggota KPU Divisi SDM Sosparmas Maskuri Sudrajat, bagi masyarakat yang kesulitan dapat mendatangi langsung kantor KPU Pangandaran di Jl.Raya Cikembulan No.97 Cikembulan Kecamatan Sidamulih.

Menurut Maskuri pihaknya juga menyediakan help desk untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam pendaftaran secara online.

"Pendaptar bisa berkonsultasi ke petugas di help desk jika menemukan kendala," ungkap Maskuri.

"PPS ini akan ditempatkan di 93 desa dengan total kebutuhan PPS di Pangnadaran sebanyak 279 orang, masing-masing 3 orang tiap desa lalu disiapkan 3 orang  calon PAW, "ucapnya.

Berikut persyaratan yang diperlukan sebagai PPS:

1. Warga Negara Indonesia

2. Berusia Paling Rendah 17 Tahun

3. Setia Kepada Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945, NKRI, Bineka tunggal ika, dan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945

4. Mempunyai Integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil

5. Tidak menjadi anggota partai politik, yang dinyatakan dengan surat penyataan yang sah, atau paling singkat 5 tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus partai politik yang bersangkutan.

6. Berdomisili dalam wilayah kerja PPS

7. Mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

8. Berpendidikan paling rendah SMA atau sederajat

9. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan keputusan pengakdilan yang telah memperoleh kekuasaan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih. (PNews)

Polres Pangandaran Terjunkan 255 Personil Dalam Pengamanan Nataru


PANGANDARANNEWS.COM -Dalam rapat kordinasi lintas sektoral yang digelar di aula Polres Polres, Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, SIK, SH menyampaikan, pengamanan Natal dan tahun baru (Nataru) kali merupakan pertamakalinya dilaksanakan langsung oleh Polres Pangandaran, karena sebelumnya dilaksanakan oleh Polres Ciamis.

Hidayat mengatakan, kalau seluruh Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Pangandaran tugas pengamanan nataru ini sudah biasa.

"Tapi karena keberadaan Polres  Pangandaran, sehingga ini untuk yang pertama kalinya pengamanan nataru tidal lagi oleh Polres Ciamis, "ungkap Hidayat.(20/12)

Dalam pelaksanaan pengamanan Nataru nanti, kata Hidayata, harus ada pelayanan vaksin terutama di sejumlah obyek wisata.

Kata Hidayat, kendala yang ada sekarang di lapangan diantaranya ada beberapa ruas jalan dengan kondisi kurang baik, seperti jalan longsor yang ada di lokasi KM6 Kalipucang menuju Pangandaran. Ini jelas akan menghambat jalur lalu-lintas baik yang menuju ke Pangandaran atau sebaliknya.

Dalam pengamanan nataru nanti, ucap Hidayat, Polres Pangandaran akan menurunkan anggota sebanyak 225 personil.

"Walau pun Polres Pangandaran masih baru tapi kami akan maksimal dalam pengamanan nataru nanti, "tegasnya.

Wakil Bupati Pangandaran H Ujang Endin Indrawan yang turut hadir dalam rapat tersebut, meminta agar di jalan yang akan menjadi potensi kemacetan, disimpan petugas yang akan mengatur atau mengurai kemacetan.

"Kalau melihat pengalaman yang sudah-sudah biasanya kemacetan ini akan terjadi pada malam tahun baru, "ucapnya.

Sementara Wakil Dandim 0265 Pangandaran Mayor Budi Aryanato menambahkan, semua pihak harus mempunyai visi yang sama, yaitu  bersama-saman untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

"Seluruh petugas dan masyarakat harus satu visi dalam menciptakan rasa ini, "ungkapnya.(hiek)

Petani Kapolaga Di Lima Kecamatan Kabupaten Pangandaran Terima Bantuan Sejumlah Alat Pertanian

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di Sekretariat Nasional Badan Usaha Milik Petani Korwil Provinsi Jawa Barat Dusun Sidahurip RT - 02 / RW - 05 Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Kelompok Petani Kapolaga menerima empat jenis bantuan dari pemerintah yang akan disebar di 16  Desa di 5 kecamatan. Dari lima kecamatan tersebut, diantaranya Kecamatan Cimerak,  Cijulang, Parigi, Cigugur dan Kecamatan Langkaplancar. Bantuan yang terdiri dari 4 jenis, diantaranya Mesin Potong rumput, Mesin Spayer, Pupuk Organik Cair, NPK non Subsidi, bersumber dari APBD Tahun anggaran 2022. 

Dalam acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri Hj. Ida Nurlaela Wiradinata mewakili Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Kepala Dinas Pertanian Sutriaman beserta jajaranya dan ratusan petani kapolaga se-Kabupaten pangandaran. 

Usai menyerahkan bantuan, Kepala Dinas Kabupaten Pangandaran Sutriaman menyampaikan, bantuan-bantuan seperti ini memang sudah ditunggu petani, dan walaupun belum maksimal tapi tentu sangat membantu untuk kebutuhan di lapangan" ungkapnya.

Menurutnya pola budidaya kapolaga di Kabupaten Pangandaran sudah muncul pada kegiatan-kegiatan budidaya kapol sehingga diharapkan sektor ini pemasaran hasil panennya bisa lebih di kuatkan. 

"Mungkin BUMP atau koperasi diharapakn bisa menjadi fasilitator kesulitan atau menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan, "ungkapnya. (19/12)

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tirta Galih, Suryadi, menurutnya ia sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran atas perhatian khususnya pada petani kapol. 

"Mudah-mudahan bantuan ini bisa menjadi motivasi agar ke depannya petanbi Kapol Pangandaran  lebih maju. " katanya. (bill)


Geliat Pembangunan Di Desa Margalaksana Disambut Antusias Warga

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya yang berlokasi Jalan Tambakbaya - Cipicung Dusun Tambakbaya dan Dusun Pasangrahan merupakan jalan yang menghubungkan antara Desa Margalaksana Kabupaten Tasikmalaya dan Kelurahan Tanjung Kota Tasikmalaya, sehingga jalan tersebut menjadi jalan alternatif bagi warga yang hendak ke Kota Tasikmalaya, begitu sebaliknya. Pembangunan jalan ini memang sudah diprogramkan untuk pembangunan infrastruktur jalan semi hotmix oleh Pemerintah Desa karena jalan tersebut sangat dibutuhkan warga. 

Perbaikan jalan ini tentu disambut antusias warga, pasalnya jalan tersebut sering dilalui dan tidak sedikit warga meluapkan kegembiraannya dengan memposting poto jalan tersebut di beberapa sosial media. 

Saat dijumpai PNews di ruang kerjanya, Kepala Desa Margalaksana Jaja Hidayat S.Pd.i mengatakan,  program pembangunan infrastruktur jalan yang saat ini dalam tahap pengerjaan memang sangat dibutuhkan warga karena ini untuk menunjang semua sektor mulai dari perekonomian, pertanian serta kelancaran beraktivitas warga yang menjadi pengguna jalan tersebut.

“Semua pembangunan yang kami laksanakan ini dapat dicapai dan diwujudkan berkat peran serta semua warga dan Pemerintah Desa, "ungkap Jaja. (18/12)

Jaja mengatakan, pembangunan ini juga untuk mewujudkan program yang telah ditentukan pemerintah pusat serta sesuai komitmen pemerintah agar mengalokasikan Dana Desa (DD) yang dikucurkan ke Desa Margalaksana tepat sasaran dan penerapan secara baik dan maksimal sesuai anggaran yang ada.

Dan semua, kata Jaja juga selaras dengan apa yang diamanatkan Undang-Udang Desa No 6 Tahun 2014 dan PP No 60 Tahun 2014, yang mengamanatkan DD ini diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. 

“Dua hal ini harus seimbang karena pembangunan infrastruktur dapat juga mendukung pembangunan apa saja di masyarakat, "imbuhnya.

Jaja menambahkan, dan untuk tahun ini Pemerintah Desa Margalaksana mengalokasikan DD tahap 3 tahun 2022 ke infrastruktur jalan,  untuk memaksimalkan volume pengerjaan ini juga anggarannya ditambah dari Penghasilan Asli Desa (PADes).

Selain jalan yang dibangun dengan perbaikan, menurut Jaja Pemdes Margalaksana juga membangun sarana pendidikan untuk meningkatkan sumberdaya manusia, DD ini sudah dialokasikan yang direalisasikan dengan kegiatan yang dalam tahap pengerjaan dan sudah sesuai perencanaan yang terurai dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Jaja juga berharap, mudah-mudahan Desa Margalaksana bisa lebih maju sesuai komitmen baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya agar tahun ke tahun semakin lebih baik.

“Dalam hal pembangunan ini tentu kami juga butuh kerjasama semua aparatur desa, Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh masyarakat, Para Alim Ulama, Kepemudaan, ormas dan media agar semua bisa bekerja dengan baik tanpa kendala, “pungkasnya. (amirsaripudin)


Syukuran dan Doa Bersama Awali Pembukaan Akuarium Indonesia Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM - Menjelang masa liburan sekolah, natal dan tahun baru, Aquarium Indonesia Pangandaran yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Cikidan Desa Babakan Kabupaten pangandaran adakan soft louncing.(17/12)

Bangunan PIAMARI akuarium Indonesia pangandaran diketahui belum 100% rampung pengerjaan, namun atas tuntutan dari masyarakat kini akuarium raksasa sudah di buka dan mulai bisa di nikmati para wisatawan.

Terlihat dari beberapa bangunan yang masih dalam proses pengerjaan hingga akses jalan menuju lokasi masih belum layak di gunakan para pengunjung.

Seperti disampaikan Kepala Badan Riset dan SDM kelautan Perikanan Kementrian KKP Indonesia, ia mengakui saat ini belum ada perubahan yang signifikan namun karena tuntutan masyarakat yang ingin berkunjung kesini, maka akuarium pun mulai dibuka.

Dikatakan Nyoman, untuk grand louncing diperkirakan akhir bulan maret 2023 atau awal bulan april mendatang yang akan dihadiri langsun oleh Mentri Kelautan dan Perikanan beserta Susi Pudjiastuti selaku inisiator pembangun PIAMARI pada waktu itu.

"Saat grand louncing nanti,  bapak-bapak dan ibu-ibu akan melihat perubahan-perubahan yang benar-benar akan menyajikan nuansa akuarium laut terbesar di Indonesia" katanya.

Untuk saat ini, kata Nyoman, memang belum ada perubahan yang, dan baru ada kolam sentuh, akuarium air tawar yang begitu panjang dan akuarium air laut.

Ia menambahkab, misi dari pembangunan akuarium PIAMARI masih tetap sama, memberikan edukasi dan menjadi daerah wisata dan daerah konservasi untuk masyarakat.

"saya kira ini masih tetap sama sesuai dengan misi yang direncanakan awal, " jelas Nyoman.

Nyoman mengatakan, dan untuk oprasianalisai akuarium ini tentu memerlukan dukungan semua pihak, seperti dukungan dari Pemda Pangandaran serta semua kementerian diharapkan juga turut berperan sehingga nantinya akuarium ini bisa menjadi penggerak ekonomi bagi kemajuan pariwisata di Pangandaran.

Nyoman juga mengatakan, untuk kedepanya Akuarium Indonesia Pangandaran akan dilengkapi dengan digitalisasi yang menyajikan informasi ikan atau ekosistem yang semuanya berbasis touch screen. Sehingga pengunjung yang datang tinggal menyentuh layar yang ada di sini.

"Dan pengunjung pun langsung dapat memperoleh informasi lengkap terkait ikan-ikan yang disajikan di akuarium ini, "jelas Nyoman.

Dilokasi yang sama Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, namun saat ini sebelum grand louncing semua sudah bisa dinikmati.

Jeje menjelaskan, biaya untuk tiket berpariatif yaitu pada hari sabtu dan minggu sebesar Rp 50ribu.

"Tapi khusus untuk warga Pangandaranalau saya minta subsidi, "ucap Jeje. (Bill)

Aquarium Indonesia Pangandaran Gelar Acara Sukuran dan Doa Bersama

Jeje Wiradinata: "Untuk pengunjung Asal Pangandaran, Ada Subsidi Untuk Pembelian Tiket"


PANGANDARANNEWS.COM
- Setelah terhenti sejak pembangunanya di tahun 2018  kini aquarium piamari yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Cikidang di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, telah bertranspormasi menjadi Aquarium Indonesia Pangandaran yang sekarang mulai dibuka untuk umum.

Pembukaan atau soft opening Aquarium Indonesia Pangandaran ini ditandai dengan digelarnya acara sukuran dan doa' bersama tanggal 16 sesember 2022 yang dihadiri perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian PUPR, Bupati Pangandaran bersama Forkopinda Kabupaten Pangandaran serta sejumlah anak yatim.

Dalam sambutannya Kepala Badan Riset dan SDM kelautan perikanan Kementrian KKP Indonesia, doktor i Nyoman Radiarta, menyampaikan,  pengelolaan aset Piamari menjadi Aquarium Indonesia Pangandaran ini diserahkelolakan sepenuhnya kepada pihak ke 3, perusahaan bernama Tridaksa Banyu Raksa yang berkedudukan di jakarta.

"Perusahan ini nantinya yang akan menjadi pengelola aquarium terbesar se Indonesia ini, "ujar Nyoman.

Diakui Nyoman, saat ini jenis ikan yang ada di akuarium memang belum kumplit, tapi pihak pengelola terus akan menata serta melengkapinya hingga nanti pada bulan Maret 2023 dilakukan grand opening yang akan dihadiri langsung Menteri Kalautan dan Perikanan.

Selain menyediakan aneka sepesies satwa laut, ucapnya, dengan membeli tiket seharga Rp 50 ribu, di Aquarium Indonesia Pangandaran pengunjung bisa bersantai bersama keluarga.

Tak hanya aquarium, disini juga dilengkapi ini dengan sarana hotel yang terletak di bangunan lainnya.

"Tentu ini akan menambah kenyamanan pengunjung, karena selain bisa melihat aneka satwa laut juga menikmati suasana alam pantai Pangandaran, "imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan, keberadaan Aquarium Indonesia Pangandaran ini tentunya bisa melengkapi destinasi wisata yang ada di pangandaran.

Akuarium ini juga diharapkan bisa menjadi wahana hiburan masyarakat serta bisa menjadi khasanah ilmu pengetahuan bagi para pelajar untuk menambah wawasan terkait kemaritiman, karena Aquarium ini akan menjadi obyek wisata edukasi.

"Dan husus untuk pengunjung asal Pangandaran pemda berjanji akan memberi subsidi sehingga tiket tanda masuk pun bisa terjangkau masarakat, " kata Jeje. (hiek)

Ketua Divisi KPU Pangandaran Ikuti Bintek Penggunaan Aplikasi SILON


PANGANDARANNEWS.COM - Beberapa hari lalu Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Andis Dedi, Kasubbag Teknis Parhumas, Waluyo beserta Operator menghadiri Bimbingan Teknis penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (SILON) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilihan Umum tahun 2024 yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Barat bersama KPU kabupaten/Kota di Jawa Barat. (15/12). 

Kegiatan ini dibuka langsung Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Rifgi Alimubarok dan dipandu Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi Jawa Barat, Endun Abdul Hag. Turut hadir Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, Reza Alwan Sovnidar, Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Barat, Undang Suryatna Anwar, Ketua Divisi Perencanaan, Nina Yuningsih, dan Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Achmad Syaifudin Rahadhian beserta jajaran sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya Rifgi berpesan, diharapkan para Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat, dan Operator Sistem Informasi Pencalonan (SILON) KPU Kabupaten/Kota yang hadir untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan dalam proses tahapan verifikasi administrasi bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilihan Umum tahun 2024. (PNews/KPUPND)


STITNU Al-Farabi Pangandaran Lepas Wisudawan Ke 4 tahun 2022


pangandarannews.com - Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al-Farabi Kabupaten Pangandaran melaksanakan kegiatan pelepasan wisudawan dan wisudawati Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) di Aula Kampus STITNU Al-Farabi.(14/12)

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua STITNU, Drs. Asep Saepurrohman S.Pd.,M.M, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Ahmad Hapidin, S.H., M.Pd, Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Yayat Hidayat, S.Pd.I., M.Pd.I, Ketua Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Imas Masitoh, S.Pd.I., M.Pd, Ketua Ikatan Alumni STITNU Al-Farabi Pangandaran, Soleh Hidayat, S.Pd, seluruh ketua Organisasi STITNU Al-Farabi Pangandaran, dan seluruh wisudawan tahun 2022. 

Menurut Ketua BEM STITNU Ujang Sirojul Fauzi, Kegiatan ini merupakan bentuk wadah silaturahim mahasiswa dengan kampus setelah selesai melakukan kewajibannya. 

Kegiatan ini juga, kata Ujang, merupakan momentum istimewa bagi sahabat-sahabat mahasiswa akhir yang akan diwisuda, karena merupakan akhir dari proses selama 4 tahun lamanya.

"Pasca lulus bukan berarti putus hubungan dengan kampus, tapi harus memiliki kecintaan lebih terhadap almamater dengan menjaga nama baik lulusan” Ujarnya.

Ditempat yang sama Ketua IKA STITNU Soleh Hidayat, S.Pd, menyaampaikan, antara alumni STITNU tidak boleh memutuskan komunikasi dengan kampus, dan ini harus dijadikan sebagai jembatan awal untuk mensosialisasikan kampus dan menjadikan STITNU sebagai kawah candradimuka untuk terciptanya ilmuwan-ilmuwan yang mampu menyongsong kemajuan khususnya di Kabupaten Pangandaran. 

Soleh mengatakan, ada ratusan alumni STITNU Al Farabi Pangandaran yang tersebar di tiap desa di Kabupaten Pangandaran, dan ini tentu menjadi salah satu kekuatan untuk menciptakan tata peradaban Kabupaten Pangandaran yang lebih maju.

"Saya berharap lembaga berkenan memberikan spirit, arahan dan memberikan perintah kepada alumni tentang apa yang harus kita lakukan untuk kampus STITNU Al-Farabi dan Kabupaten Pngandaran ini, " ungkapnya.

Sementara dalam sambutannya Ketua STITNU Al-Farabi Pangandaran Drs. Asep Saepurrohman menyampaikan, lulusan STITNU harus ikut serta dalam sosial kemasyarakatan dan bisa menjadi agen sekaligus leader dalam membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitar dan mampu tumbuh walaupun ditanam ditanah yang tandus.

Soleh menegaskan, kedepan STITNU memasuki tahapan akreditasi dan akan melakukan penambahan prodi baru, target 2024 akreditasi B  dan penambahan prodi baru bisa terealisasi, dan 2027  menjadi universitas.

"Sekarang kalian sudah bukan mahasiswa lagi tapi sudah menjadi sarjana, semoga ilmu yang kalian dapat dari STITNU bisa bermanfaat karna selama 4 tahun tidaklah mudah untuk mencapai titik ini, "pungkasnya.(yusupsidik)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN