Arena Pacuan Legokjawa Pangandaran Jadi Saksi Ketatnya Persaingan Kuda-Kuda Pada Ajang Merdeka Cup 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Indonesia's Horse Racing dan Merdeka Cup 2025 kembali digelar, kompetisi kali ini dilaksanakan di gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa Kecamatan Cimeeak Kabupaten Pangandaran.(24/08/25)

Jawa Barat. Sarga.co sebagai penyelenggara berharap kehadiran Indonesia's Horse Racing di Pangandaran ini bisa membantu meningkatkan minat sportstaintment dan pariwisata di Jawa Barat dan sekitarnya.

Ada yang menarik terkait tempat diselenggarakannya Merdeka Cup kali yang digelar di track pesisir menghadap Laut Jawa, selain menyaksikan pertandingan balap kuda yang mendebarkan penonton juga dapat menikmati pemandangan tepi laut yang sangat indah.

Namun lintasan berpasir dengan nuansa angin laut ini, ternyata menjadi tantangan tersendiri bagi kuda yang pertama kali berkompetisi di pesisir.

"Dalam even ini total ada 86 kuda yang ikut terlibat di 16 kelas yang dipertandingkan," terang Ketua Umum PP Pordasi Aryo Djojojadikusumo.

Ia mengatakan, ada sejumlah race yang berlangsung, diantaranya ada race bergengsi tinggi. Di seri ini merupakan kelas 3 tahun calon derby 1.400 meter dan juga kelas terbuka sprint 1.300 m. Masing-masing kelas memperebutkan total hadiah Rp60 juta.

Menurut Aryo, race-race yang digelar hari ini menjadi kesempatan bagi para kuda-kuda debutan untuk naik kelas menuju Indonesia Derby 2026.

Ia menyebut, Indonesia Horse Racing Merdeka Cup 2025 merupakan bagian dari
rangkaian acara pacuan kuda kita tahun ini.

Apabila sebelumnya dibuat di Yogyakarta, Salatiga, maka kali ini dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran.

"Ini merupakan acara PP Pordasi  perdana yang bekerjasama dengan Sarga di Jawa Barat, dan ini akan menjadi bukan hanya yang pertama tapi akan lebih banyak lagi," katanya.

Aryo menambahkan, tace-race hari ini merupakan rangkaian dari kuda-kuda yang mencari pengalaman untuk road menuju Indonesia Dery tahun 2026. k

Lintasan di Legokjawa di Pangandaran ini, dibandingkan dengan trek di GOR Sultan Agung di Bantul atau di Tegal Waton di Salatiga jauh berbeda karena nuansanya hampir menyerupai arena pacuan kuda di luar negeri.

"Selain di Takengon Aceh, ternyata kita punya Legok Jawa di Pangandaran dan Tompaso di Sulawesi Utara tempat yang sangat cocok bagi kuda-kuda yang memang tujuannya adalah speed," imbuhnya.(hiek)

Jelang Ikuti Porprop Jabar 2025, Tim Sepakbola Putri Pangandaran Lakukan Latihan Bersama Akademi Persib

PANGANDARANNEWS.COM - Menjelang persiapan mengikuti ajang Porprop Jabar tahun 2025 para pemain sepakbola putri usia 16-18 Kabupaten Pangandaran melakukan persiapan, bertempat di stadion Asmuljaya Wiradinata di Kecamatan Mngunjaya.(23/08/25)

Dalam latihan yang dilaksanakan. bersama persib akademi ini, disaksikan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga di Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Arman Danismaya, S.Pd.

Kepada Pangandaran News, Arman mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan tim akademi Persib Putri untuk mengukur mental, fisik serta semangat para atlit agar nnantinya mendapatkan hasil maksimal. 

"Semoga para atlit kita ini bisa lebih terpacu dengan latihan bersama tim akademi Persib, sehingga nantinya bisa menghasilkan semangat dan tehnik-tehnik baru dalam bertanding," ungkap Arman, di sela-sela latihan.

Hal senada disampaikan pelatih, Usep, pihaknya mentargetkan bisa masuk 4 besar walau saat ini tim asuhanya hanya bisa berlatih seminggu sekali namun kemampuan para atlit sekarang sudah mulai terlihat.

"Kita siapkan tim sebaik mungkin, semoga kami punya kesempatan memperbaiki segala kekurangan tim," ucapnya (Tn)

Puluhan Kuda Pilihan Siap Adu Kecepatan Di Ajang IHR-Merdeka Cup 2025 di Legokjawa Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Arena Pacuan Kuda Legokjawa yang ada di kawasan pantai Pantai Madasari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, siap menjadi tuan rumah kejuaraan Indonesia’s Horse Racing (IHR)-Merdeka Cup 2025 yang akan diselenggarakan hari Minggu tanggal 24 Agustus 2025.

Seperti diberitakan oleh media on line, ajang bergengsi ini akan mempertandingkan 86 kuda pacu dari tujuh provinsi dengan total hadiah mencapai Rp425 juta.

Event yang digelar oleh SARGA.CO bersama PP PORDASI ini menjadi seri keenam dalam rangkaian IHR 2025 bertema “The Race of Rising Stars”, dan ada 16 kelas akan diperlombakan termasuk dua kelas utama yakni Kelas 3 Tahun Calon Derby 1.400 meter dan Kelas Terbuka Sprint 1.300 meter yang masing-masing memperebutkan hadiah Rp60 juta.

Sejumlah kuda pacu terbaik Indonesia yang siap berlaga di even ini, diantaranya, Kasmaran, Fiona of Khalim, She’s Coming, dan War Kudeta dari Jawa Barat serta Lord Montjeu dan Star Montjeu dari Jawa Tengah. 

Tak hanya itu, bintang lainnya yang akan hadir Romeo Berjaya dari DKI Jakarta yang akan turun di Kelas Terbuka Sprint 1.300 meter serta Kancil Mas TA dari Jawa Tengah di Kelas C 1.600 meter.

Seperti disampaikan CEO dan Co-Founder SARGA.CO, Aseanto Oudang, kejuaraan ini bertujuan membuka akses lebih luas bagi para pemilik kuda untuk mengembangkan prestasi. Pihaknya ingin semakin banyak lahir rising stars dari olahraga pacuan kuda, sehingga pacuan kuda bisa menjadi sportainment yang populer dan diminati masyarakat.

Ia mengatakan, Lapangan Legok Jawa menjadi salah satu gelanggang pacuan kuda unik di dunia karena berlokasi tepat di tepi pantai. 

"Selain menghadirkan nuansa berbeda, lokasinya juga strategis karena hanya satu jam perjalanan dari kawasan wisata Pangandaran," ungkap Aseanto.

Penyelenggaraan IHR-Merdeka Cup di Pangandaran memiliki makna strategis, dan pihaknya ingin arena pacuan kuda ini semakin dikenal dan menjadi destinasi sport tourism baru di Jawa Barat.

SARGA.CO menyediakan tiket masuk dalam dua kategori, seperti regular gratis dan tribun berbayar Rp25 ribu. Penonton dapat membeli tiket langsung di lokasi pada hari penyelenggaraan.

VP Marketing & Operation SARGA.CO, Kevin Jonathan Van Houten mengatakan, penonton bisa menyaksikan pacuan dari tepi lintasan maupun dari tribun yang disiapkan dengan kenyamanan lebih.

"Kami mengundang masyarakat Pangandaran dan sekitar serta wisatawan untuk memeriahkan IHR-Merdeka Cup 2025," katanya.(hiek)


Akibat Ditimpa Hujan Deras, Atap Rumah Milik Marji Warga Desa Batukaras Roboh

PANGANDARANNEWS.COM - Sebuah rumah seorang lanjut usia (Lansia), Marji (81) di Dusun Mandala Desa Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran mendadak roboh akibat diguyur hujan deras.

Kejadian itu terjadi pada hari Senin sekitar pukul 01:30, saat Marji tertidur lelap dan hanya sendirian di rumah.

Ketua Tagana Kabupaten Pangandaran Nana Suryana, membenarkan, atap rumah yang ambruk itu diakibatkan kondisi bangunan yang sudah lapuk, dan akibat ditera hujan deras yang membuat atap rumah tersebut ambruk

Selain itu, kata Nana, kondisi atap ada yang bocor sejak lama dan kemungkinan tidak terkontrol oleh si pemilik rumah.

"Posisi atapnya pun sudah tidak stabil sehingga saat tertimpa hujan deras langsung ambruk, malah sempat menimpa korban," jelas Nana.(19/08/25)

Nana mengTakan, beruntung saja  korban tertahan runtuhan GRC yang jatuh terpalang ke dinding jadi tidak mengalami luka parah.

Nana menyebut, saat ini pihaknya belum bisa memastikan berapa kerugian akibat kejadian itu.

"Namun sementara saat ini Aki Marji diungsikan dulu ke rumah anaknya, karena bangunannya memang rusak parah," imbuhnya.

Ia menambahkan, akhir-akhir ini memang hujan terus mengguyur Kabupaten Pangandaran sehingga diharapkan masyarakat pun terus waspada.

Nana juga mengatakan, pada hari Sabtu (16/8/2025), satu unit rumah milik Dede Maspupah di Kecamatan Cigugur juga mengalami kerusakan karena tertimpa longsoran akibat hujan deras yang mengguyur hingga semalaman.(hiek)

Kades Hegarwangi Pimpin Upacara Bendera HUT Kemerdekaan RI Ke 80

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bertempat di kapan desa, tadi pagi Kepala Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Taufan firmanyah tadi siang menjadi Insfektur upacara pengibaran bendera merah putih dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-80.(17/08/25)

Selain dihadiri perangkat desa, upacara ini juga diikuti para pelajar, baik dari tingkat SD, SMP, SMA, elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, mahasiswa, Majelis Taklim, Tim PKK, tenaga Posyandu, Bhabinkamtibmas Polsek Tigapanah dan tamu undangan lainnya.

‎Kepala Desa Hegarwangi Muhamad Taufan Firmansyah selaku pemimpin upacara menegaskan, ia akan terus berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan di tengah situasi seperti sekarang ini. 

Menurutnya, momentum HUT RI Ke-80 ini bukan sekedar perayaan semata namun juga sebagai momen menjaga persatuan dan kesatuan antar masyarakat Desa Hegarwangi yang terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama.

‎”Tema berdaulat Indonesia sejahtera kita pada perayaan HUT RI Ke-80 ini ialah NKRI Harga Mati, Kami tidak Ingin kita bercerai berai," tegasnya. 

Taufan juga tidak ingin ada perpecahan, khususnya antar masyarakat serta berharap kemerdekaan ini menjadi kemerdekaan yang hakiki. 

‎Taufan mengatakan, usai upacara bendera ini akan dilanjutkan kegiatan berbagai perlombaan yang akan diadakan Pemdes Hegarwangi untuk lebih menyemarakkan Dirgahayu HUT RI Ke-80 ini. 

"Ada turnamen sepak bola, bola voli dan jalan santai," terangnya.

Ia menambahkan, suksesnya upacara dan rangkaian acara peringatan HUT RI Ke-80 ini tidak lepas dari kerja sama yang solid antara pemerintah desa, jajaran panitia, PHBN dan seluruh warga Desa Hegarwangi. 

Segala persiapan yang dilakukan dengan matang, mulai dari dekorasi lapangan hingga koordinasi antar panitia sehingga berhasil menciptakan acara yang berjalan baik dan lancar.

"Kami Pemdes Hegarwangi akan tetap solid dalam membangun desa untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(anwarwaluyo)

Ratusan Warga Desa Karangmekar Ikuti Semarak Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke 80

PANDANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 di Desa Karangmekar Kecamatan Karangnungal Kabupaten Tasikmalaya berlangsung meriah, ribuan masyarakat pun tumpah ruah memenuhi lapangan Rancabakung untuk menyaksikan arak-arakan karnaval yang menampilkan berbagai kreasi kostum lucu dan menarik.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua ikut berpartisipasi dalam pawai karnaval yang menjadi agenda puncak perayaan. 

Beragam penampilan unik dengan kostum warna-warni menambah semarak suasana dan mengundang tawa masyarakat yang menyaksikan.

Dengan penuh semangat, para kepala desa sambil menyapa warga dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang merasa terhibur sekaligus bangga melihat para pemimpinnya ikut larut dalam kegembiraan.

Menurut Ketua Panitia Hari Besar Nasional (PHBN), Ahyar, S,Pd, pihaknya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara puncak peringatan kemerdekaan tahun ini.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan antusias masyarakat yang sudah ikut  berpartisipasi dalam perlombaan dan karnaval," kata Ahyar, melalui pesan whats appsnya.(17/08/25)

Semangat kebersamaan ini, ucap Ahyar, menjadi bukti bahwa peringatan HUT RI bukan sekadar seremonial namun menjadi momentum mempererat persatuan.

Acara puncak peringatan HUT RI ke-80 Desa Karangmekar pun ditutup dengan hiburan rakyat, yang semakin menambah semarak dan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat.

Terpisah, Kepala Urusan (kaur) Keuangan Desa Karangmekar, Windawaty menyampaikan, melalui peringatan Hari Kemerdekaan yang tahun ini mengusung tema, Indonesia berdaulat sejahtera menuju Indonesia emas, masyarakat de lebih maju dan sejahtera. (anwarwaluyo)

Ratusan Kendaraan Hias Meriahkan Peringatan Hari Kemerdekaan Ke 80 Di Desa Wonoharjo

PANGANDARANNEWS.COM - Sejak pagi hari jalanan mulai dipenuhi masyarakat yang akan menghadiri Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke 80, di lapangan Desa Wonoharjo Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.

Segenap petugas sebagai panitia pelaksanaan upacara pun sudah mulai mengatur, menertibkan, dan mengarahkan peserta upacara dengan rapi baik dari barisan maupun kendaraan hias yang dari masingmasing RW.

Kedatangan masyarakat dengan beraneka kendaraan hias dari tiap RW ini tentu mencerminkan, betapa masyarakat Desa Wonoharjo ingin ikut bersama pemdes dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.

Pada upacara HUT Kemerdekaan yang tahun ini mengusung tema, perjuangan, digital elektronik dan ketahanan pangan, Kepala Desa Wonoharjo, dengan mengenakan seragam putih-putih pun tampil menjadi insfektur upacara.

Di bawah cuaca yang cerah,  upacara pengibaran merah putih pun berjalan khidmat serta lancar, mulai dari awal hingga akhir.

Saat ditemui di ruang kerjanya usai upacara, Kepala Desa Wonoharjo Dede Suprapto mengaku merasa senang dan bangga melihat antusias warga yang datang ke lapang mengikuti upacara Hari Kemerdekaan ini.

Dede menyebut, jumlah warga yang datang dari 20 RW untuk mengikuti upacara tahun ini ternyata lebih banyak dibanding tahun lalu.

"Atas nama pemerintahan desa saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Wonoharjo, baik langsung atau pun tidak langsung ikut merayakan hari kemerdekaan ini," ungkapnya.(17/08/25)

Dede mengatakan, selain kegiatan fisik infrastruktur pihaknya juga tahun ini melakukan pemberdayaan masyarakat dengan program bio flok (perikananan) di tiap-tiap RW yang anggarannya bersumber dari Dana Desa (DD) dan ADD.

"Sebelumnya kami juga memberikan ternak 34 ekor domba yang pengelolaan programnya dilaksanakan oleh bumdes," imbuhnya.(hiek)


Tradisi Turun Temurun Warga Girikencana, Jelang Hari Kemerdekaan Lakukan Ziarah Kubur Para Leluhur

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Girikenca Kecamatan Parungpomteng Kabupaten Tasikmalaya menggelar serangkaian kegiatan rutin yang telah menjadi tradisi desa, diantaranya ziarah kubur eyang Jaelani dan malam tirakatan tawasulan yang sarat nilai sejarah dan spiritualitas.

Seperti disampaikan Kepala Desa Girikencan, Robai, ziarah kubur dilaksanakan setiap tanggal 16 Agustus, dan ini tidak hanya sebatas mengunjungi makam tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap para tokoh Desa Girikencana.

Selain itu, ungkap Robai, malam tirakatan juga rutin digelar pada malam 17 Agustus, dan acara ini menjadi momentum reflektif bagi warga untuk mengenang jasa para pahlawan dan tokoh desa yang telah berjasa dalam memperjuangkan serta membangun Desa Girikencana.

Tak hanya itu, sedekah bumi juga tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian kegiatan budaya desa.

"Tradisi ini merupakan warisan turun-temurun yang masih lestari hingga saat ini," jelas Robai.(16/08/25)

Ia menjelaskan, sedekah bumi menjadi simbol rasa syukur warga terhadap berkah dan hasil bumi yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan ini menjadi hal yang penting untuk melestarikan tradisi sebagai bagian dari jati diri warga.

“Kegiatan ini rutin kami laksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu dan kita ini hanya meneruskan perjuangan para sesepuh dan pejuang desa,” ucap  robai.

Menurutnya, kebangsaan dan nilai-nilai gotong royong masyarakat Desa Girikencana yang sudah ditanamkan oleh leluhur ini harus tetap dijaga anak anak muda  zaman sekarang.

Robai tidak mau generasi muda di desanya melupakan sejarah,  justru mereka harus lebih aktif dalam melestarikan budaya dan semangat perjuangan para pendahulu.

"Dan saya bangga serta bersyukur karena semua rangkaian kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga masyarakat," imbuhnya. (anwarwaluyo)


RSUD Pandega Pangandaran Berlakukan Pendaftaran BPJS Online, Pasien Bisa Ambil Antrian Dari Rumah

Titi Sutiamah
Penulis; hiek – 13/08/25

PANGANDARANNEWS.COM – Pasien peserta BPJS Kesehatan yang akan berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Pandega) Kabupaten Pangandaran sekarang sudah bisa melakukan pendaftaran antrean rawat jalan secara online melalui aplikasi Mobile JKN, inovasi ini diharapkan dapat mempermudah akses pelayanan kesehatan serta dapat mengurangi antrean di rumah sakit.

Demikian diaampaikan Direktur RSUD Pandega Kabupaten Pangandaran Titi Sutiamah, saat diwawancar di ruang kerjanya.(13/08/25)

Titi menjelaskan, untuk melakukan pendaftaran online tersebut pasien peserta BPJS cukup mengunduh dan memasang aplikasi Mobile JKN di ponselnya kemudian melakukan registrasi akun menggunakan Nomor Kartu JKN.

“Setelah login, pengguna dapat langsung mengambil nomor antrean rawat jalan secara daring sesuai dengan petunjuk yang tersedia,” terang Titi.

Namun, imbuhnya, sebelum mendaftar secara online, peserta diwajibkan memiliki surat rujukan yang masih aktif dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik, atau praktik dokter.

Dengan adanya layanan ini, menurut Titi, peserta tidak perlu datang sejak pagi hanya untuk mengambil antrean. Artinya, peserta BPJS cukup dari rumah saja karena semua bisa dilakukan dengan beberapa langkah mudah. Dengan sistem antrean online ini, RSUD Pandega menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan ramah pasien. 

"Kami mengimbau kepada pasien peserta BPJS yang akan melakukan rawat jalan untuk memanfaatkan layanan digital ini agar proses berobat menjadi lebih mudah dan nyaman," ucapnya. 

Berikut langkah-langkah pendaftaran online ke RSUD Pandega melalui aplikasi Mobile JKN:

1. Unduh dan Login

Pasang aplikasi Mobile JKN di ponsel. Login dengan Nomor Kartu JKN dan kata sandi. Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu.

2. Pilih Menu Pendaftaran Pelayanan

Setelah masuk, pilih menu “Pendaftaran Pelayanan (Antrean Online)”.

3. Pilih Fasilitas Kesehatan Tujuan

Tentukan RSUD Pandega Pangandaran sebagai fasilitas yang dituju.

4. Pilih Poli dan Jadwal

Pilih poliklinik serta tanggal kunjungan sesuai kebutuhan.

5. Konfirmasi dan Simpan Bukti Pendaftaran

Setelah semua data lengkap, lakukan konfirmasi dan simpan bukti antrean digital.




Bupati Pangandaran Tekankan Pentingnya Peningkatan Pelayanan di RSUD Pandega

penulis: hiek - 11/08/25

PANGANDARANNEWS.COM – Saat diminta komentarnya terkait ada kesan stigma negativ pada pelayanan di Rumah Sakit Uum Daerah (RSUD) Pandega, Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, pun menuuturkan alasan mengapa masih banyak masyarakat yang memilih berobat ke luar daerah  meskipun fasilitas kesehatan sudah tersedia.

Menurutnya masalah ini mungkin ada yang kurang pada pelayanan kesehatan di sini sehingga masyarakat lebih memilih rumah sakit di luar daerah karena mereka merasa pelayanan belum maksimal.

“Salah satu penyebab utama ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit di luar daerah adalah ketersediaan dokter spesialis yang terbatas di RSUD Pandega, rumah sakit utama di Kabupaten Pangandaran,” jelas bupati. (11/08/25) 

Menurutnya, RSUD Pandega menjadi tumpuan utama pelayanan kesehatan, sehingga peningkatan kualitas pelayanan menjadi hal yang krusial. Untuk itu ia pun sudah memberikan instruksi kepada jajaran rumah sakit, terutama Direktur RSUD Pandega agar mutu pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan. 

Bupati juga menyinggung masalah persepsi negatif masyarakat terkait sikap tenaga medis di rumah sakit ini terkait kurangnya keramahan dari tenaga medis, seperti dokter yang dianggap bersikap kurang ramah kepada pasien. Hal ini, menurutnya, tentu akan memengaruhi kenyamanan pasien dan berpotensi mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di daerah.

“Kadang ada keluhan mengenai dokter yang dianggap judes, tentu ini menjadi bagian dari evaluasi kita dalam meningkatkan kualitas SDM tenaga medis," imbuhnya. 

Bupati menyebut, pentingnya kedisiplinan dan keramahan tenaga medis ini juga dengan menegaskan mulai saat ini para dokter harus datang tepat waktu dan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, termasuk kemampuan menjelaskan keluhan pasien dengan rinci dan jelas. 

"Alhamdulillah sekarang sudah mulai disiplin, jam 8 pagi dokter sudah ada di poli,” ungkapnya.(hiek) 


Kades Cimanuk, Mari Rayakan Kemerdekaan Ini Penuh Rasa Syukur Dan Semangat Kebangsaan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia segenap Pemerintah Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-80, 17 Agustus 2025. 

Demikian disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anharudin, serta berharap yang terbaik untuk seluruh masyarakat di moment 17 Agustus tahun ini yang mengusung tema Indonesia berdaulat menuju Indonesia emas.

Anharudin merasa bersyukur dan bangga atas pencapaian bangsa Indonesia selama 80 tahun kemerdekaan, dan saat ini merupakan momentum bersejarah karena selama 80 tahun Indonesia telah banyak mengalami perubahan dan kemajuan. 

"Mari kita bersama-sama merayakan kemerdekaan ini dengan penuh rasa syukur dan semangat kebangsaan,” ujar Anharudin.((15/08/25)

Ia juga tidak lupa mengajak kepada seluruh warga untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan serta berkomitmen dalam pembangunan desa agar lebih maju dan sejahtera, dan diharapkan dengan semangat kemerdekaan ini dapat dirasakan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

Dan jangan lupa, tegasnya, pada hari 17 Agustus pada jatuh hari Minggu masyarakat Desa Cimanuk bisa bersama-sama  mengikuti upacara bendera.

"Kepada adik-adik paskibra saya ucapkan selamat bertugas," imbuhnya.(anwarwaluyo)


Kegiatan Berbagai Lomba Warnai HUT Kemerdekaan RI Ke 80 Di SMPN 1 Baregbeg Ciamis

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 SMP Negeri 1 Barebeg Kabupaten Ciamis menggelar serangkaian kegiatan meriah, mulai dari jalan santai berhadiah hingga berbagai perlombaan untuk siswa.

Dalam kegiatan tersebut yang dimulai hari Jumat tanggal 15 Agustus  2025, Wakil Kepala Sekolah/Bidang Kesiswaan, Ari Asep Irvan S,Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme pihak sekolah dan siswa siswi serta para guru baik yang terlibat langsung atau pun tak langsung bisa ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan tahun ini

Perayaan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi,.menurut Ari, juga jadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan menanamkan semangat kebersamaan di kalangan pelajar dan guru.

"Dan mata lomba jalan santai berhadiah ini ternyata menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh guru dan siswa," ungkap Ari.(15/08/25)

Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih bersemangat dalam belajar sekaligus menjaga sportivitas, sehingga mampu menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus membentuk karakter siswa yang disiplin, sportif, dan saling menghargai.

"Alhamdulillah dalam pelaksanaan kegiatan ini ternyata banyak donasi dari guru-guru, termasuk saat memperingati hari Pramuka tanggal 14 Agustus kemarin," imbuhnya.

Di sisi lain Ari juga berharap, guru-guru honor di sini pada di tahun 2026 nanti bisa keangkat semua.menjadi tenaga P3K atau pun menjadi tenaga kerja paruh waktu.(anwarwaluyo)


 

Ikut Meriahkan Sambut Hari Kemerdekaan, PC PGRI Jamanis Tasik Gelar Turnamen Bulu Tangkis

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Ikut memeriahkan dalam rangka menyambutnya Hari Kemerdekaan RI ke 80 PC PGRI Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya mengadakan Turnamen Bulu Tangkis antar tenaga pendidik se- Kecamatan Jamanis, yang akan diselenggarakan tanggal 14 Agustus 2025 di GOR PGRI Jamanis. 

Menurut Ketua Pelaksana sekaligus pencetus dan penggagas kegiatan, Samsul Spd, turnamen ini akan dilaksanakan selama lima hari.

"Sedangkan jam waktu pelaksanaannya setelah pulang sekolah, sekitar jam 12.30 WIB," terang Samsul.(14/08/25)

Samsul me rangkan, jumlah peserta mengirimkan satu ganda putra, terdiri dari 17 SDN, 1 SMPN, 1 SMA dan 1 SLBN.

Samsul mengatakan, tujuan diadakannya turnamen bulu tangkis ini antara lain untuk mempererat jalinan silaturahmi antar pendidik SD, SMP, SMA, dan SLB PC PGRI jamanis dan sekaligus mengembangkan hobi olah raga khususnya cabang bulu tangkis.

"Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan tentunya bermanfaat khususnya bagi keluarga besar PGRI Jamanis," ucapnya.

Terpisah, ketua PGRI PC Jamanis Dion Rusyadi, S.Pd, mengaku pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan turnamen bulutangkis antar guru dan tenaga kependidikan di Jamanis yang disponsori oleh Airlangga dan difasilitasi oleh rekan-rekan guru warga PGRI yang ada di SLB ini.

Selain ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan, kata Dion, kegiatan ini juga bisa menjadi media untuk silaturahmi sesama pendidik yang ada di Kecamatan Jamanis.

"Kegiatan ini juga tentu bisa jadi ajang penyaluran bakat yang ada di setiap guru dan tenaga pendidik lainnya," imbuhnya.(anwarwaluyo)


Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 80, Kades Kertamukti Sebut Jangan Lupakan Sejarah

Suganda
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke 80, Pemerintah Desa Kertamukti Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya mengucapkan selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025 serta ia pun tidak lupa mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai pengingat jasa para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan.

Demikian disampaikan Kepala Desa Kertamukti, Suganda, saat bincang-bincang dengan Pangandaran News di ruang kerjanya.(14/08/25)

Ia juga mengajak seluruh warganya untuk merayakan Hari Kemerdekaan ini dengan penuh semangat, persatuan, dan rasa cinta tanah air sesuai dengan moto HUT RI ke-80 tahun ini Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

"Kita bersatu dalam kebersamaan, berdaulat dalam menjaga marwah bangsa serta berupaya mewujudkan kesejahteraan rakyat dan melangkah bersama menuju Indonesia yang maju,”ucap Suganda.

Ia menegaskan, peringatan HUT RI bukan hanya sekadar rutinitas melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan gotong royong, dan menyalakan kembali api nasionalisme di hati setiap masyrakat untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan perayaan, mulai dari upacara bendera, lomba rakyat, hingga doa bersama demi kemakmuran bangsa indonesian.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah amanah yang diwariskan oleh pejuang kita, dan tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan kerja nyata, kebersamaan, dan kepedulian,” tegas Suganda. 

Seperti diketahui, menjelang perayaan HUT RI ke 80 ini, sepanjang jalan dan di setiap rumah warga Desa Kertamukti mulai dipenuhi warna merah putih, umbul-umbul berkibar di setiap sudut dan senyum tulus warga menyambut hari bersejarah ini. Dan ini tentu menandakan semangat gotong royong dan cinta tanah air warga desa pun terasa kuat, dan tentu saja siap merayakan kemerdekaan dengan penuh makna dan kebanggaan. Semangat 45. 

"Kata bung Karno, jangan lupakan jas merah, artinya jangan sekali-kali meninggalkan sejarah," ungkapnya. (anwarwaluyo)

Siang Tadi FKP2WP Gelar Deklarasi Tolak KJA di Pantai Timur Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Bertempat di Lapangan Susi Internasional Beach Strip kawasan Pantai Pamugaran Pangandaran, ratusan warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Para Pelaku Wisata Pangandaran (FKP2WP) dan para nelayan siang tadi (13/08/25), menggelar deklarasi penolakan Keramba Jaring Apung (KJA).

.Suasana tak biasa terjadi di Lapangan Susi Internasional Beach Strip Pantai Pangandaran pada Rabu (13/8/2025) siang. Ratusan orang menggelar deklarasi penolakan keramba jaring apung (KJA).

Selain dihadiri Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, Kapolres dan Dandim 0625 Pangandaran, turut hadir mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti dan mantan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.

Dalam pertemuan tersebut, FKP2WP menyampaikan keinginan agar izin KJA di Pantai Timur Pangandaran dicabut. Seperti disampaikan salah seorang koordinator aksi, Iwan Sofa, keberadaan KJA bertentangan dengan visi-misi serta kebijakan makro pemerintah daerah yang menjadikan Pangandaran sebagai daerah tujuan wisata.

Sedangkan dengan keberadaan KJA, imbuh Iwan, hal ini tentu akan menjadi persoalan bagi pengembangan wisata. 

"Keberadaan KJA bertentangan dengan regulasi nasional dan Perda Provinsi Jawa Barat tentang Tata Ruang Laut Sehingga dengan adanya KJA juga akan menimbulkan kerusakan lingkungan dan ekosistem laut," tegas Iwan.

Menurutnya, KJA dapat merugikan nelayan terutama nelayan tradisional karena terhalang aktivitas jaring apung sehingga keberadaan KJA ini akan merusak estetika dan daya tarik pantai timur yang akan merugikan para pelaku wisata dan semua stakeholder pariwisata di Pangandaran.

"KJA juga akan menghalangi berbagai atraksi dan kegiatan wisata bahari serta akan menggangu kegiatan wisata di pantai timur serta akan mengganggu kegiatan pariwisata di Pangandaran," imbuhnya.

Menurutnya, lokasi tersebut merupakan jantung penggerak perekonomian stakeholder pariwisata. "Tentu berdampak terhadap pelaku wisata," ungkapnya.

ernyataan dari FKP2WP ini  disampaikan di hadapan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, dan  diminta untuk segera ditindaklanjuti.

 "Saya harap bupati akan menindaklanjuti pernyataan kami ini," ucapnya.

Masih di tempat yang sama Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, tuntutan FKP2WP ini akan ditindaklanjuti dan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

"Bertemu dengan pak Gubernur juga kami siap untuk menyampaikan tuntutan ini," tegasnya.(hiek)

Jalin Kemitraan Dengan Polri, AWP Lakukan Silaturahmi Ke Polres Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan, S.I.K., M.H berserta Humas Polres Pangandaran jalin kemitraan dengan awak media yang tergabung di Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Wartawan Pasundan (DPD - AWP) Pangandaran, bertempat di kantor Humas polres pangandaran. (13/08/25)

Dalam kesempetan tersebut, Kapolres menyampaikan terima kasih kepada rekan - rekan AWP karena baru bisa bertemu sekarang.

Ia mengatakan, penting bagi Polri selaku Aparat Penegak Hukum (APH) bersinergi dengan rekan - rekan media mengingat media memang merupakan mitra Polri dalam berbagi informasi.

"Hari ini kita perkuat kemitraan ke depan untuk lebih solid lebih kompak dalam mencegah kamtibmas," ungkap Kapolres.

Komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam menangkal berita - berita hoax dan kriminal, kata Kapolres, diharapkan media bisa mengikis isu - isu yang belum jelas kebenarannya terlebih diera digital sekarang seperti sosial media tentu informasi - informasi hanya berupa video yang secara esensinya patut dipertanyakan keabsahan sumber berita tersebut.p

Kapolres menyebut pihaknya sangat terbuka dan tentu menerima masukan - masukan yang bersifat konstruktif sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kami selaku institusi Kepolisian Republik Indonesia dan ke depan.

"Dalam kegiatan yang kami laksanakan rekan - rekan media bisa membantu kami dalam mensosialisasikan," imbuhnya. 

Sementara Wakil Ketua AWP Pangandaran, Kuswanto tak lupa menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada AWP.

"Kami memberikan apresiasinya, karena di sela-sela kesibukannya Kapolres baru di Kabupaten Pangandaran bisa menyepatkan waktu untuk menerima kami," kata  Kuswanto.

Dan sebagai pilar demokrasi, imbuhnya, ke depannya AWP bisa membantu rekan di Kepolisian dalam menjalankan tugasnya. ( Isis. K)

Sebuah Vidio Beredar Di Medsos, Diduga Perundungan Siswa Di Kabupaten Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Aksi tidak terpuji serang anak SMP di Kabupaten Pangandaran dipertontonkan dalam tayangan video yang diduga perundungan, viral media sosial.

Dalam video berdurasi 48 detik itu terlihat seorang anak berhadapan dengan satu anak lainya dengan postur tubuhnya lebih pendek, kemudian satu orang anak yang bertubuh tinggi melayangkan pukulan ke wajah anak yang lebih pendek hingga jatuh tesungkur dan kontan anak yang dipukul tersebut mengerang kesakitan.

Masih di lokasi tersebut, terdengar beberapa anak juga menyaksikan kejadian tersebut, bahkan ada yang tertawa.

Diperoleh informasi, kejadian itu ternyata terjadi pada hari Rabu (09/08/25) di Desa Panyutran Kecamatan Padaherang.

Kepala SMP Negeri 6 Padaherang, Islah Hadiansyah pun membenarkan adanya kejadian kekerasan yang melibatkan anak didiknya. 

Islah menjelaskan, dalam video tersebut korban dan pelaku adalah benar SMP Negeri 6 Padaherang namun kejadiannya di luar pelajaran sekolah dan di luar lingkungan sekolah.

"Kasus ini pun sudah ditangani kepolisian dan kami belum bisa menerangkan lebih jauh terkait kejadian tersebut, mungkin kami tidak ada kapasitas untuk menjawab," terang Islah.(11/08/25)

Namun meski demikian, ia memastikan pihaknya akan mendampingi orang tua untuk datang ke Mapolres Pangandaran.

Sementara saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan melalui Kasi Humas Polres Pangandaran Iptu Yusdiana mengaku memang pihaknya telah menerima laporan tersebut.

Melalui Kanit PPA Kapolres menyampaikan, kejadianya di salah satu sekolah di Kecamatan Padaherang.

"Saat ini kami sedang melakukan pemanggilan saksi-saksi," ujarnya.

Ia menambahkan, keduanya diketahui masih bertetangga dan masih satu kampung.

"Diduga ini kenakalan remaja," ucapnya.(hiek)

Kades Girikencana Sebut Kegiatan Gotong-Royong Bisa Eratkan Silaturahmi Antara Warga Dan Pemdes

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sudah menjadi kegiatan rutin untuk warga Desa Girikencana Kecamatan Parungpomteng Kabupaten Tasikmalaya, setiap hari Minggu melakukan kerja bakti gotong royong untuk membersihkan jalan-jalan dan area sekitarnya.

Dengan dimpimpin langsung kepala desanya, perangkat desa dan masyarakat dengan semangat kebersamaan bahu membahu membersihkan lingkungan kantor desa serta pemukiman serta membabat rumput liar yang membuat tidak indah lingkungan.

Selain membersihkan sepanjang pinggir jalan, untuk Minggu ini kegiatan gotong royong ini difokuskan pada pembersihan saluran air, perbaikan jalan lingkungan, serta penataan area fasilitas umum desa.

Menurut Kepala Desa Girikencana, Robai, kegiatan gotong-royong ini selain untuk untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih sekaligus bisa untuk olahraga serta menjadi pertemuan silaturahmi antara warga satu dengan lainnya.

"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa merasakan langsung manfaat mempunyai lingkungan sehat, bersih dan nyaman," ungkap Robai.(10/08/25)

Robai mengatakan, aksi nyata yang dilaksanakan setiap hari minggu ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan serta untuk memberikan contoh bahwa membangun desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga perlu keterlibatan seluruh masyarakat. 

"Dan hari ini kita bersama-sama turun tangan sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan desa,” ujarnya.

Kehadirannya di tengah kegiatan ini, menurutnya, tidak hanya untuk memotivasi perangkat desa tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat yang hadir dalam jumlah cukup besar.

Sementara menurut salah satu warga, Risma, kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat tetapi juga menciptakan suasana kerja sama yang harmonis dan produktif.

“Kami merasa dihargai karena Pak Kades ikut langsung, dan ini membuat kami lebih semangat bekerja,” kata Risma, 

Risma menambahkan, kegiatan gotong royong ini juga bisa  dimanfaatkan sebagai ajang komunikasi langsung antara perangkat desa dan warga sehingga mampu menyerap aspirasi masyarakat serta mendengarkan masukan terkait pembangunan desa ke depan.

Ia menyebut, untuk membangun desa diperlukan kerja sama, keterbukaan informasi publik dan kepedulian. Dan kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu bagi kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang demi kemajuan desa  secara menyeluruh.

"Dan alhamdulilh kami masyarakat Desa Girikencana masih kompak untuk bersama dalam pembangunan kemajuan desa," ucapnya.(anwarwaluyo)


Warga Desa Nagrog Tagih Janji Bupati Tasikmalaya, Jalan Di Desanya Minta Segera Diperbaikinya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Warga Dusun Ciranca, Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, meluapkan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah maupun provinsi yang dinilai tutup mata dan telinga terhadap kondisi infrastruktur yang rusak parah selama belasan tahun terakhir.

Jalan utama di wilayah tersebut tak kunjung diperbaiki, padahal sudah berkali-kali diajukan masyarakat. Ironisnya, perhatian dari pemerintah kabupaten maupun provinsi hanya muncul saat masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan setelah itu kembali dilupakan.

Salah seorang pengguna jalan yang sehari-hari bekerja sebagai kurir paket, Asep, mengatakan, sudah belasan tahun jalan ini rusak parah tapi belum pernah sekalipun ada perhatian serius dari Pemkab.

"Mereka datang hanya saat kampanye. Habis itu lupa,” ucapnya.(05/08/25)

Kekecewaan warga ini mencapai puncaknya setelah beredarnya video seorang guru yang mengalami kecelakaan saat hendak mengajar di SD Ciranca, dalam video yang viral di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok, tampak sang guru terjatuh dari motornya akibat jalan yang licin dan berlumpur pascahujan deras.

Diketahui, guru tersebut berasal dari Bantarkalong dan tengah menuju tempat tugasnya di SD Ciranca. Insiden ini menjadi simbol dari penderitaan warga atas minimnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur di pelosok.

Dengan nada satir Asep pun melontarkan sindiran tajam, “Pilkada dan pil KB apa bedanya? Kalau pil KB lupa pasti jadi tapi kalau Pilkada, kalau sudah jadi pasti lupa.

Warga Dusun Ciranca berharap program Bupati Cecep dan Wakil Bupati Asep ke depan tidak hanya sekadar obral janji, tetapi benar-benar mampu mewujudkan program “Jalan Kasep Mulus” yang menyentuh hingga pelosok desa.

“Semoga bupati dan wakil bupati yang sekarang tidak seperti sebelumnya, kami tidak butuh janji tapi butuh bukti,” tandas Asep.(anwarwaluyo)

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Sodonghilir Tasikmalaya Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Dusun Carik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam rangka mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, Polsek Sodonghilir bersama unsur Muspika Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III, bertempat di lahan baku Non LBS milik Desa Sodonghilir berlokasi di Dusun Carik Rt 15, Rw 54, Desa Cukangkawung Kecamatan Sodonghilir.(06/08/25)

Kapolsek Sodonghilir  IPTU Caryadi pun  turun langsung mengikuti kegiatan ini bersama jajaran TNI, pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa, Dinas Pertanian, serta kelompok tani setempat. 

Kapolres Tasikmalaya "AKBP Haris Dinzah, S.H., S.I.K., M.H  melalui Kapolsek Sodonghilir menyampaikan, keterlibatan aparat kepolisian dalam program pertanian menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam membangun ketahanan pangan daerah.

Ia mengatakan, pihaknya tidak hanya fokus pada keamanan dan ketertiban tapi juga ikut mendorong kemandirian pangan masyarakat. 

Dengan penanaman jagung serentak ini, kami harap bisa menjadi salah satu solusi dalam menghadapi tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan,” ujar Kapolsek Sodonghilir IPTU Caryadi.

Kegiatan ini juga, kata Caryadi,  menjadi ajang kolaborasi dan semangat gotong royong antara pemerintah, aparat dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kecamatan Sodonghilir.(anwarwaluyo)

Terus Tingkatkan Fasilitas, RSUD Pandega Pangandaran Bangun Sejumlah Sarana Dari Anggaran DAK Tahun 2025

PANGANDARANNqEWS.COM. Bupati Kabupaten Pangandaran Citra Pitriyami siang tadi melaksanakan peletakan batu pertama pembanguanan sejumlah fasilitas tambahan di Rumah Sakut Umum Daerah (RSUD) Pandega, bertempat di area belakang gedung utama RSUD Pandega.(05/08/25)

Pembangunan fasilitas yang pelaksanaanya akan dilakukan bertahap menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK tahun 2025) sebesar rp 17,7 miliar, diantaranya gedung rawat inap khusus jantung (icvcu) senilai rp14,1 miliar, Cath Lab (ruang pemašangan ring jantung) Rp2,35 miliar dan gedung Cytotoxic (ruang pencampuran obat kanker) senilai Rp 1,31 miliar.

Selainpembangunan tiga gedung tersebut, juga meluncurkan dua ambulans baru senilai rp 968 juta untuk meningkatkan pelayanan kesehatan darurat.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengaku bersyukur karena hari ini RSUD Pandega sudah sudah mempunyai dokter spesialis jantung, Dr Nala, yang baru selesai melaksanakan tugas belajar ďi Universitas Indonesia dengan dibiayai oleh pemerintah daerah.

“Dan saat ini Dr Nala masih menunggu proses surat tanda registrasi dan stelah itu diproses surat izin praktek, stelah itu baru bisa memberikan pelayanan di poliklinik jantung untuk melayani masyarakat pangandaran,” ungkap bupati.

Bupati mengatakan, walaupun saat ini pelayaanan masih terbatas hanya sebatas perawatan pasein jantung biasa dan belum  bisa melakukan oprasi, seperti pemasang ring. Karena disamping alatnya belum ada, dokternya juga harus sekolah lagi ngambil intervensi jantung selama 1 tahun dengan sarat dokter yang bersangkutan harus melakukan pelayan selama 1 tahun baru bisa sekolah lagi.

Ia menambahkan, RSUD Pandega Pangandaran saat kini resmi menjadi rumah sakit rujukan utama di pangandaran untuk layanan kisu-kia (kanker, jantung, stroke, uro-nefrologi, dan kesehatan ibu dan anak). Dan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayan ksehatan, dan untuk hal tersebut Pemkab Pangandaran akan terus melengkapi fasilitasnya.

Bupati juga berharap semua proses pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai standar yang ditentukan dengan pendampingan tim kejaksaan negeri ciamis.

“Pemerintah daerah juga akan terus mendukung dengan peningkatan kopetensi tenaga medis dengan menyekolahkan putra-putri daerah menjadi dokter spesialis,” tegasnya.(hiek)















Meriahkan Hari Kemerdekaan Ke 80, Komunitas Pencinta Musik Keroncong Pangandaran Gelar Lomba Karaoke Keroncong

PANGANDARANNEWS.COM - Dalam rangka ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80, Komunitas Pencinta Musik Kroncong Pangandaran menggelar Lomba Karoke Keroncong dengan total hadiah sebesar RP 1,5 juta dan Sertifikat.

Seperti disampaikan salah seorang juri lomba, Dede Koharudin, perlombaan ini terbuka untuk umum dan semua usia. 

Dalam pelaksanaannya, terang Dede, peserta Mengirimkan video menyanyl berdurasi 30 detik - 1 menit dengan menyertakan nama serta asal daerah masing-masing.

"Pada vidio yang dikirimkan tersebut peserta dilarang menggunakan AI," jelas Dede.(03/08/25)

Dede menyampaikan, peserta lomba harus menyanyikan lagu yang telah ditentukan panitia, antara lain Pahlawan Merdeka, Selendang Sutra, Bandung Selatan, Sepasang Mata Bola, Jembatan Merah, Dinda Bestarl, Rangkal Melati, Sapulidi, Gugur Bunga, Di Bawah Sinar Bulan Purnama, Sapu Tangan, Angin Mamiri, Dewi Murnl, Telomoyo, Tanah Airku, Rayuan Pulau Kelapa, Indonesia Pusaka, Juwita, Sumpah Pemuda, Restu Yang Kunantikan.

"Peserta bisa menyerahkan vidio lomba langsung ke Kuliner Sokka di jalan Kldang Pananjung nomer 92 Pangandaran dengan batas waktu mulai tanggal 1 sampai dengan 11 agustus 2025," imbuh Dede.

Dede menambahkan, peserta terpilih akan diumumkan tanggal 11 Agustus 2025 dan akan dipilih 7 peserta yang bisa masuk pada babak final. Kemudian peserta yang masuk final hadir offiline menylapkan file/instrumen musik pribadi untuk membawakan satu lagu yang sudah dikirimkan dan satu mengambl darl daftar lagu yang sudah ada.

"Techlncal Meeting akan dilaksanakan tanggal 13 agustus 2025 jam 13.00 WIB, bertempat di Kuliner Sokka di jalan Kldang Pananjung nomer 92 Pangandaran," tutupnya.(hiek)













 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN