SAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1441 H WARGA DESA SINDANGJAYA GELAR PAWAI OBOR

MANGUNJAYA-Ribuan warga dan pelajar di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, berkeliling melakukan pawai obor dalam rangka memperingati tahun baru islam 1441 H.  Pawai yng dimulai usai shalat isya ini diikuti warga perwakilan dari tiap-tiap dusun.

Dengan pakaian muslim, baik wanita atau pria membawa obor yang terbuat dari bambu dengan bahan bakar minyak tanah.

Menurut Ketua Panitia, Drs. KH. Abdurosid, pawai obor ini sudah menjadi kegiatan rutin masyarakat di Mangunjaya pada setiap pergantian tahun baru islam dengan menggelar pawai obor.

“Karena ini memang identik dengan konsep tradisional di daerah kami, “ungkapnya.(31/8)

Sambil mengumandang shalawat dan lagu-lagu religi, kata Abdurosid, peserta pawai akan berkeliling pada rute jalan yang sudah ditentukan panitia.

Abdurosid pun berharap, kegiatan tahun ini bisa lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Dan mudah-mudahan dengan kegiatan ini kegiatan keagamaan di desa kami semakin hidup dan semarak, “imbuhnya. (Tn)

PEMBANGUNAN P3 –TGAI MAMPU TINGKATKAN HASIL PERTANIAN DESA NAGROG

TASIK NEWS-Peningkatan sarana untuk meningkatkan sektor pertanian di pedesaan harus menjadi perioritas pemerintah, karena masyarakat pedesaan mayoritas hidup pada sektor ini. Sektor pertanian yang berperan jadi penyangga bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat, serta mengingat semakin terus bertambahnya kebutuhan akan pangan, maka dalam upaya menanggulangi kemiskinan penting kiranya memberdayakan masyarakat petani, sehingga penunjang pembangunan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) pun menjadi penting.

Seperti yang dilaksanakan di Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, dengan merealisasikan program percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 -TGAI), akan memberikan sebanyak-banyaknya manfaat bagi petani.

Menurut Kepala Desa Nagrog, Enji, pihaknya mengucapkan terimakasih pada pemerintah pusat, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang sudah mendukung serta mengembangkan kawasan pedesaan dalam program membangun infrastruktur di sektor Sumber Daya Air (SDA) di Desa Nagrog.

“Dengan adanya P3-TGAI, petani di Desa Nagrorg sangat terbantu sehingga hasil pemberdayaan pertanian di desa pun jadi meningkat, “ujarnya. (26/8)

Potensi dari sektor pertanian, kata Enji, bisa jadi penyangga perekonomian masyarakat pedesaan, sehingga dalam pengelolaanya pun harus ditunjang dengan sarana-sarana yang dibutuhkan para petani.

Enji menambahkan, atas nama warga pihaknya mengucapkan terimakasih pada anggota DPR RI, H. Subarna dan anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Haris, yang sudah menyampaikan aspirasi warga petani ke pemerintah, sehingga pembangunan P3-TGAI bisa terealisasi di Desa Nagrog.

“Atas nama warga saya menyampaikan apresiasi karena keinginan petani untuk mempunyai sistim pengaira pun dapat terpenuhi, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)

EMPAT TAHUN BELUM ADA PERBAIKAN, KONDISI SDN 1 CIBATU SANGAT MENGKHAWATIRKAN

TASIK NEWS-Adanya program perbaikan (rehab) beberapa sekolah di Kabupaten Tasikmalaya, dirasakan kurang tepat sasaran. Anggran untuk memperbaiki bangunan sekolah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 yang diterima tiap-tiap sekolah tersebut, terkesan tanpa kordinasi dengan pihak sekolah, dan Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan pun tidak melakukan cross cek dulu ke lapangan untuk menentukan sekolah mana yang benar-benar perlu perbaikan.

Demikian diungkapkan Kepala SD Negeri 1 Cibatu Kecamatan Karangnunggal, Ujang Setiawan, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(27/8)

“Seperti sekolah kami, dengan kondisi kerusakan atap jebol, kusen lapuk dan beberapa kaca jendela pecah, sudah sekitar empat tahun belum diperbaiki, “ungkapnya.

Menurut Ujang, SD Ngeri 1 Cibatu juga hingga saat ini belum memiliki ruang perpustakaan, padahal ini penting untuk meningkatkan kapasitas belajar dan minat baca peserta didik. Dan untuk lebih meningkatkan lagi proses kegiatan belajar mengajar (KBM), Ujang berharap segera turun program perbaikan untuk sekolahnya.

“Kami sudah beberapa kali mengajukan proposal ke dinas, tapi hingga saat ini belum ada realisasinya. “tegas Ujang. (ANWARWALUYO)

UNTUK PENINGKATKAN FUNGSI, FK BPD PADAHERANG GELAR LATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS

PADAHERANG-Dalam rangka peningkatan kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD), beberapa hari lalu (22/8), digelar kegiatan pelatihan untuk peningkatan kapasitas BPD se-Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Da’wah Kecamatan Padaherang ini diikuti 104 anggota BPD dari 14 desa.

Seperti dikatakan Ketua Forum Komunikas BPD (FK BPD), Asep Fitri, tujuan kegiatan ini untuk peningkatan kapasitas kinerja BPD serta membangun harmonisasi melalui kordinasi yang baik antara BPD dan pemerintahan desa.

“Dan anggaran kegiatan ini diambil dari masing-masing desa yang dikordinir oleh FK BPD, “terang Asep.

Kegiatan ini juga, kata Asep, dalam rangka untuk mengoptimalkan fungsi BPD, antara lain, legislasi, penganggaran dan pengawasan.

“Ini murni inisiatif BPD. “imbuhnya. (Tn)

DESA WISATA KAMPUNG BAMBU KALAPACIUNG CIKUPA JADI PUSAT PENGEMBANGAN KREATIVITAS

TASIK NEWS-Pohon bambu merupakan salah satu jenis pohon yang sangat mudah ditemui di pedesaan, karena disamping mudah cara menanamnya serta punya nilai ekonomis, bambu juga merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai materi bernilai artistik.

Berawal dari pemikiran itu, Kepala Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Yudha Heryadi, mempunyai gagasan untuk mempersiapkan program inovasi desa wisata Kampung Bambu Kalapaciung di desanya.

“Mudah-mudahan Kampung Bambu Kalapaciung bisa menjadi ikon desa wisata kami serta menjadi pusat pengembangan kreativitas dan inovasi khususnya dalam pengolahan bambu, “ungkap Yudha.

Karena, lanjut Yudha, baik pemerintahan desa atau masyarakat dituntut untuk dinamis dan selalu berpikir kreatif dalam mencari peluang dari pengembagan gagasan dengan bahan-bahan dari komoditas yang ada di sekitar.

Sebab kreatif dan inovatif, kata Yudha, bias diartikan bagaimana bisa mengembangkan ide maupun gagasan lalu membuatnya menjadi sebuah karya yang menarik serta memiliki manfaat untuk orang lain. Apalagi hidup dalam lingkungan yang begitu dinamis yang menuntut sebuah kreativitas untuk selalu adaptif serta mencari terobosan baru.

Kreatif dan inovatif, menurut Yudha, sebenarnya bisa diterapkan secara sederhana, dan kuncinya kepekaan dalam mencium peluang serta kemampuan dalam pengembangan diri, begitupun juga ketika mengembangkan desa, untuk mewujudkan sebuah desa yang mandiri.

“Dan kami sedang lakukan ini bersama  Bumdes Raksakjaya Cikupa. “tegas Yudha. (ANWARWALUYO)

PRAKTEK KEWIRAUSAHAAN SMA 1 PANGANDARAN UNTUK BEKAL SISWA SETELAH LULUS

KOSASIH
PANGANDARAN – Walauterhitung mulai tahun 2017 SMA dan SMK menjadi hak kelola pemerintah provinsi, tapi Pemkab Pangandaran tetap berkomitmen untuk menyalurkan bantuan pendidikan, hingga Wajib Belajar (wajar) 12 tahun pun bisa dilaksanakan dengan gratis.

Seperti dikatakan Kepala SMAN 1 Pangandaran, Kosasih, komitment Pemkab Pangandaran tetap mengambil alih yang selama ini mendi beban dan menjadi tanggung jawab orang tua wali murid dalam pembiayaan pendidikan, baik SD, SMP/MTs hingga SMA/SMK.

Kepada PNews, saat ditemui di ruang kerjanya, Kosasih juga mengatakan, tahapan bantuan biaya pendidikan untuk SMA/SMK, antara lain, Dinas Keuangan Kabupaten Pangandaran menyampaikan ke kas daerah  provinsi dan dari kas daerah terus disalurkan dan diinput masing masing sekolah.

“Jadi tidak bisa langsung dari dinas keuangan kabupaten Pangandaran ke sekolah, tetapi bantuan ini masuk melalui  kas pemprov dulu. "terangnya. (23/8)

Kosasih menambahkan, kalau bantuan berupa barang itu bisa langsung ke tiap-tiap sekolah, tapi nantinya itu akan tercatat menjadi aset dinas pendidikan dan olahraga Kabupaten Pangandaran.

“Biasanya yang paling mudah dengan mekanisme pinjam pakai, artinya jika sekolah membutuhkan sifatnya hanya pinjam kepada dinas pendidikan. “terang Kosasih lagi.

Sementara untuk bantuan permodalan pada kelompok siswa, lebih mudahnya dari Pemkab bisa saja langsung ke rekening siswa seperti PIP atau bisa berupa hibah ke komite sekolah. Dan kata Kosasih, nanti ini akan disampaikan secara rinci teknis kepada siswa,

Disoal bantuan kewirausahaan siswa, kosasih, menyampaikan, program pendidikan kewirausahaan itu merupakan programnya dari direktorat pembinaan SMA Kementrian Pendidikan. Tapi karena ada keterbatasan anggaran dibanding jumlah sekolah penerima secara nasional, sehingga per sekolah pun dapat bantuan Rp.100 juta.


Dikatakan Kosasih, ia pun mengundang Kepala Dinas Parawisata Pangandaran dan alumni telah menjadi pengusaha sukses untuk memberikan pemaparan  agar nantinya siswa memiliki wawasan tentang prospek bussines dan menentukan prospek bussinesny yang ada di Pangandaran.

“Dan tujuan kahir dari program ini agar ke depan mereka bisa lebih terbuka lagi untuk memiliki spirit, kemauan dan semangat untuk berwirsusaha. " Pungkasnya.  (ANTON AS)

WARGA DESA CIKUKULU SEMARAKAN PERINGATAN 1 MUHARAM GELAR LOMBA PIDATO

TASIK NEWS-Tradisi menyambut tanggal 1 Muharam 1441 H masyarakat Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, selain dimeriahkan dengan pawai obor mengililingi jalan desa juga dengan kegiatan lomba pidato, yang digelar di halaman kantor desa.(21/8)

Menurut Ketua Panitia, Ustad Cecep , dalam lomba pidato yang diikuti remaja ini kriteria penilaian lebih ditekankan pada peningkatan kualitas pedagogig, penggunaan bahasa yang baik dan benar dan retorika dalam paparan materi pidato.

“Alhamdulillah, ratusan peserta yang didominasi para siswa pun antusias mengikuti acara ini, “ungkap Cecep.

Nampak para peserta pun berlaga di atas podium gayanya bak seorang pengkhotbah atau diplomat senior dalam menyampaikan pidatonya.

“Sebenarnya rangkaian acara menyambut muharam ini sangat meriah, hingga malam puncaknya tanggal 1 disematakan dengan pawai obor yang diikuti warga desa, “imbuh Cecep. (ANWARWALUYO)

KAPOLSEK KARANGNUNGGAL:”ANDESTO DAN GATURAY, DUA TIM TERBAIK TASELA”

TASIK NEWS-Walau tahun ini tampil menjadi runer up pada laga turnamen bola voli Bhayangkara Cup, Tim Gaturay Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, merupakan tim yang solid dengan materi seluruh pemain yang bagus dan disiplin.

Kalah dari lawannya, Andesto di babak final dengan skor 3-2, Gaturay tetap bisa menampilkan permainan terbaiknya.

“Kami sudah berusaha menampilkan kemapuan kami, tapi inilah pertandingan, harus ada yang kalah dan yang menang, “ungkap pelatih Gaturay, pelatih Miptah Ega  dan Uus.(21/8)

Miptah dan Uus pun mengakui andesto bermain sangat bagus, sehingga anak-anak asuhannya pun bisa dikalahkan.

Di tempat terpisah, Kapolsek Karangnunggal, AKP. H. Asep Ishak S.Ip, mengatakan, kedua tim sebenarnya mempunyai kekuatan yang relatif sama, baik materi atau teknik bermainnya pun bagus.

“Kedua tim memang layak menjadi tim terbaik asal Tasikmalaya selatan, “ungkap Asep. (ANWARWALUYO)

ANDESTO BERHASIL TAKLUKAN GATURAY PADA LAGA FINAL VOLI BALL BHAYANGKARA CUP 2019

TASIK NEWS-Tim voli bal putri Andesto Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya tampil menjuarai ajang Bhayangkara Cup 2019, setelah menalukkan rivalnya, Gaturay Desa Cikukulu di Lapangan Voli Komplek Mapolsek Karangnunggal dengan skor 3-2, sehingga berhasil menyabet tropy kejuaraan dan uang pembinaan yang diserahkan langsung Kapolsek Karangnunggal AKP H Asep Ishak S.Ip (21/8)

Menurut pelatih Andesto, Diki Yulandi, timnya memang pantas memenangkan laga pamungkas melawan Gatruray, karena seluruh pemain asuhannya bermain penuh semangat dan kompak.

“Soliditas dan semangat seluruh pamain meruakankunci kemenangan ini, “ungkapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Desa Tobongjaya, H. Dedi, kemenangan Andesto ini selain bisa mengharumkan nama desa juga bisa menjadi penyemangat tim bola voli lainnya yang ada di Desa Tobongjaya.

“Atas nama warga dan pemerintahan desa, saya mengucapkan terimasih pada seluruh pemain, pelatih dan pengurus Andesto yang sudah berhasil menjuarai turnamen voli bal Bhayangkara Cup tahun ini dan berhasil menerima trophy dan uang pembinaan sebesar Rp. 4 juta, “kata Dedi, saat dihubungi PNews lewat telepon celullernya.

Sementara menurut Ketua Panitia, Usup Supyadi, pihaknya merasa sangat puas dengan penampilan seluruh tim dari masing-masing desa, mulai dari babak penyisihan hingga penampilan dua tim terbaik Tasela pada laga pamungkas, Andesto dan Gaturay.

“Semua tim bermain sangat bagus dan penuh semangat, sehingga seluruh pertandingan mulai dari babak penyisihan hingga laga final pun selalu dipadati penonton.”katanya. (ANWARWALUYO)

DANI HAMDANI:”ATURAN PILKADES DIBUAT HARUS KESEPAKATAN CALON DAN PANITIA”

PARIGI-Pemilihan kepala desa serentak di kabupaten Pangandaran akan diselenggarakan pada tanggal 30 November 2019.

Menurut Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Kabupaten Pangandaran, H. Dani Hamdani, S.Sos, MM, kepala desa itu bukan jabatan politis, artinya dilarang berafiliasi dengan partai politik, walau secara detail tata tertib Pilkades ini belum diatur dan belum ada payung hukumnya.
Jadi untuk tata tertib dan lamanya waktu kampanye, tidak boleh money politik, tidak boleh berafiliasi dengan partai politik dan sanksi pelanggaran Pilkades, kata Dani, semua harus disepakati antara bakal calon kades dengan panitia.

“Termasuk untuk penerapan sanksinya bila pada saatnya ditemukan pelanggaran, “ucap Dani.(22/8)

Dani menambahkan, pembuatan kesepakatan bersama itu harus dituangkan dalam berita acara, contohnya, lama waktu kampanye 60 hari terhitung dari tgl 5 sampai dengan tanggal berapa, calon hanya boleh memberi uang Rp 10.000 untuk uang bensin ketika hadir diundangkan kampanye, bila terbukti memberi lebih, itu masuk katagori money politic, si calon kades  siap didiskualifikasi,calon pemilih yang datang ke TPS lebih dari jam 2.00 siang ditolak karena TPS sudah ditutup, dan lain-lainnya itu harus dituangkan kedalam pernyataan kesepakatan bersama.

"Jadi aturannya dibuat berdasarkan kesepakatan dan ditandatangani bersama, antara calon  dan panitia pilkades dan diketahui muspika. "jelas Dani.

Dani menambahkan, saat ada temuan pelanggaran, karena sudah dibuat fakta integritasnya  (kesepakatan bersama), otomatis disitu sanksinya bisa dikenakan.

Tentunya surat kesepakatan ini, lanjut Dani,  tidak mesti sama desa yang satu dengan desa lainnya, karena kearifan lokalnya masing-masing desa belum tentu sama.

“Kalau harus sama dan diseragamkan itu artinya memang ada payung hukumnya. "jelasnya lagi.  (ANTON AS)

DARI 93 DESA DI KABUPATEN PANGANDARAN, TAHUN INI BARU 7 DESA YANG SUDAH LUNASI PBB

CIJULANG - jika pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) melebihi dari tanggal 30 September 2019, maka wajib pajak akan terkena denda. Oleh karena itu Kepala desa dan camat di kabupaten Pangandaran harus proaktif untuk segera menarik dan melunasi PBB tahun 2019.

Demikian dikatakan Kepala BPKAD kabupaten Pangandaran, Drs. Hendar Suhendar, S, MM,  ketika diwawancarai PNews di ruang kerjanya.(20/8)

Pendapatan pajak bumi dan bangunan, kata Hendar, merupakan sumber keuangan pertama untuk pembangunan di desa melalui BANKEU bagi hasil Alokasi Dana Desa (ADD). Dan jika pembayaran PBB lancar dan maximal, pasti pencairan hak untuk desa akan lancar

“Sampai tanggal 12 Agustus lalu, dari 93 desa yang ada di Pangandaran tercatat baru 7 desa yang sudah melunasi pembayaran PBB, "jelasnya.

Hendar mengatakan, pembayaran PBB tahun ini baru mencapai 63 % dari target sebesar Rp. 16 milyar.

Hendar juga menyebutkan desa mana saja yang sudah melunasi PBB tahun 2019 ini, diantaranya, Desa Kertayasa, Kondangjajar, Parakanmanggu, Bojongsari, Cimindi dan desa pagerbumi.

“Bagi desa-desa yang belumlunas, camat dan kepala desa harus segera melakukan penarikan dan melunasi PBB seceaptnya karena batas waktunya hampir habis, “tegasnya. (ANTON AS).

RATUSAN SISWA DAN PEMUDA SE-KECAMATAN CIMERAK IKUTI JALAN SANTAI HUT RI KE 74

CIMERAK-Sudah jadi agendar rutin setiap menjelang peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan, masyarakat di seluruh pelosok negeri mengadakan berbagai kegiatan. Mulai dari tua, muda bahkan anak-anak pun tidak ketinggalan.

Seperti kegiatan yang dilaksanakan Korwil Pendidikan Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, pada tanggal 8 Agustus 2019  lalu mengadakan jalan santai yang diikuti para siswa perwakilan dari berbagai sekolah. Kegiatan ini yang diprakarsai PGRI, K3S dan pemerintah kecamatan, selain  diikuti para siswa SD, SMPN, MTS dan SLA juga diikuti seluruh pegawai dari berbagai intansi dan pemuda se-Kecamatan Cimerak.

Dengan garis start dimulai dari Kantor Kecamatan Cimerak menuju jalan Cilele dan kembali ke finish di Kantor kecamatan.

“ Kegiatan seperti ini hampir setiap tahun dalam rangka ikut memeriahkan hari kemerdekaan, rutin dilaksanakan, “ujar salah seorang panitia.

Dan tentunya, katanya lagi, kegiatan ini tidak mengganggu kegiatan belajar secara langsung karena karena tidak semua siswa diwajibkan mengikuti tapi sekolah cukup dengan mengirimkan tim perwakilan tiap-tiap sekolah.

Ia menambahkan, seluruh peserta jalan santai ini nampak sangat gembira mengikutinya, karena selain ada hadiah yang diperebutkan juga disemarakan dengan hiburan musik dari irgan tunggal.

Setiap peserta jalan santai, setiap regunya mendapatkan satu kupon hadiah yang nantinya akan diundi setelah kegiatan selesai sehingga hadiah ini menjadi daya tarik untuk para peserta.

“Jadi sambil berolahraga mereka yang beruntung akan mendapat hadiah yang menarik, “terangnya.

Salah seorang guru SDN 2 Mekarsari, Holis, mengatakan, walau pun 20 siswanya yang mewakili sekolahnya tidak beruntung mendapat hadiah, tapi para siswa nampaknya sangat antusias dan senang untuk ikut menjadi perserta.

“Walau tahun ini tidak mendapat hadiah, tapi kegiatan jalan santai ini selain menjadi kegiatan olahraga juga bisa dijadikan ajang silaturahmi siswa antar sekolah. “imbuhnya. (RASIMUN)

DIDUGA SETELAH MENYANTAP MAKANAN PADA HAJATAN, SEJUMLAH WARGA SINDANGJAYA ALAMI KERACUNAN

MANGUNJAYA-Sekitar 30 orang lebih warga Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, alami keracunan.  Beberapa warga mengalami muntah-muntah dan (maaf) mencret-mencret bahkan harus dibawa ke Puskesmas Mangunjaya atau klinik terdekat.

Menurut sala seorang warga, Pawit, ini bermula saat korban keracunan tersebut menyantap makanan pada acara hajatan khitanan salah seorang warga di Rt 40 Rw 09.

Saat dikonfirmasi ke pihak puskesmas, menurut salah seorang petugas, pihaknya belum bisa memastikan, apakah warga yang muntah-muntah tersebut akibat keracunan makanan atau bukan.

“Kami belum bisa pastikan itu karena harus melalui uji labolatorium dulu, “terangnya.(20/8)

Sementara Kepala Desa Sindangjaya, Dadan, membenarkan sebagian warga Rt 35, 36 dan Rt 40 mengalami muntah-muntah setelah menghadiri acara khitanan tetangganya. Namun saat disoal penyebab keracunan, Dadan juga belum bisa memastikn penyebabnya.

“Ini harus dibuktikan dulu secara medis melalui uji lab, “ungkapnya.

Sebagian korban yang dirujuk baik ke Puskesmas Mangunjaya dan klinik, diantaranya, 1. Saryanto,  Pawit, Paiman, Tusiran, H.  Ujang, Tukiman,  Imin, Sarimin, Irin dan Emuh. (Tn)

SYARMADANI: " DI PANGANDARAN PERLU ADANYA PENGUATAN KETAHANAN EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA”

PANGANDARAN-Ditengah-tengah gencarnya isyu perpecahan dan disintregasi bangsa serta maraknya berita hoaks yang beredar, hingga muncul kerusuhan di beberapa daerah termasuk yang paling aktual di Manoukwari Papua, semua kondisi itu tentunya bukan tanpa sebab. Banyak kasus-kasus yang menjadi penyebabkan retaknya ras, suku dan golongan atau malah memudarnya nilai-nilai kesadaran terhadap perekonomian, sosial budaya dan kearipan lokal, maka perlu adanya pemahaman untuk hal itu.

Demikian dikatakan Direktur Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya Kementrian Dalam Negeri,  Syarmadani M.Si,  dalam uraiannya pada acara Komunikasi Sosial dan Pembahasan Isu-isu Strategis Bidang Ekonomi dan Bidaya di Hotel Aquarium Pangandaran.(20/8)


“Di pangandaran ini juga ketahanan ekonomi perlu ditingkatkan agar terus meningkat, “ungkapnya.

Selain itu, lanjut Syarmadani, banyaknya tindak korupsi, peredaran narkoba dan masalah sosial lainnya di masyarakat secara umum yang juga dapat memicu lemahnya ketahanan dan persatuan bangsa.

“Dari sektor ketahanan unit terkecil, keluarga,  juga perlu diperhatikan dan jangan sampai anak terlibat dengan narkoba dan tindak buruk lainnya. “tutur Syarmadani.

Acara yang dihadiri beberapa utusan Kesbangpol dari beberapa Kabupaten di Jawa Barat, antara lain,  Kabupaten Cirebon, Ciamis, Pangandaran dan Kota Banjar, ditutup dengan beberapa saran dan nasehat dari Syarmadani, agar semua yang dikerjakan jadi ladang ibadah.

“Bantulah pemerintah dengan masukan yang positif serta jangan dibiarkan bila ada yang salah karena kebijakan yang tidak tepat akan merugikan semua, “imbunya.

Sementara menurut salah seorang peserta, perlunya kebijakan yang arif dalam perokonomian agar tidak terjadi kesenjangan yang mencolok. Baik pengusaha atau pedagang kecil perlu mendapatkan tempat yang layak karena ini bentuk sosial yang berorientasi ekonomi kerakyatan. (HARIS F)

WARGA ANTUSIAS SAKSIKAN KEMERIAHAN PERINGATAN KEMERDEKAAN KE 74 DESA MEKARSARI

CIMERAK-Bertempat di lapangan sepak bola, Desa Mekarsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran laksanakan kegiatan memperingatan Hari UlangTahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 74. Kegiatan Hari Proklamasi ini berlangsung meriah dengan berbagai macam kreasi warga yang ditampilkan dari masing-masing dusun.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Desa Mekarsai, dengan pemimpin Upacara, salah seorang stap pemerintahan Desa Mekarsari, Ujang.

Upacara pengibaran bendera 17 Agustus 2019 yang diikuti perangkat desa,BPD, MUI, Kader Pos Yandu dan PKK, Karang Taruna, Guru PNS dan Non PNS serta siswa sekolah yang ada di Desa Mekarsari. Sementara beberapa siswa SMPN 3 Cimerak menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dibantu tim Obade siswa-siswi dari MTS Al Hikmah.

Bukan saja peserta upacara, masyarakat desa pun menyambut antusias dengan mendatangi lokasi upacara ingin menyaksikan keseruan aneka tampilan kreasi tiap-tiap dusun yang diarak di tengah lapangan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mekarsari, Rohimat, menyampaikan, kegiatan ini merupakan yang terakhir menjadi insfektur upacara pada peingatan HUT Kemerdekaan. Pasalnya, ia sebentar lagi akan habis masa tugasnya sebagai kepala desa.

“Saya ucapkan terimakasih pada semua yang terlibat dalam kegiatan 17 agustus ini, juga kepada seluruh warga yang sudah penuh semangat mengikuti acara ini, “kata Rohimat.(17/8)

Rohimat mengatakan, kemajuan dari tahun ke tahun selama jadi kepala desa ini merupakan sinergitas antara pemerintahan desa dan warga yang diwujudkan dalam kerja gotong-royong dan kebersamaan.

Tentunya saya tidak punya arti apa-apa tanpa dukungan dari seluruh elemen masarak Mekarsari, “imbuhnya.

Sepeti diketahui, Desa Mekarsari merupakan desa yang letaknya paling barat di Kabupaten Pangandaran, berbatasan dengan Kabupaten Tasiklamaya. Tapi walau lokasinya jauh terpencil,  pembangunannya sangat pesat karena kerja pemerintahan dan warga desa. (RASIMUN)



PENAMPILAN KREASI SISWA SEMARAKAN KENAIKAN DAN PELEPASAN SISWA SDN 2 MEKARSARI

CIMERAK-Dengan memanfaatkan halaman sekolah yang luas dan rindang serta menampilkan kreasi para siswa yang dipandu guru pembimbing, SDN2 Mekarsari Desa Mekarsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, laksanakan kenaikan dan pelepasan siswa kelas VI. (19/8)
Selaian dihadiri keluarga besar SDN 2 Mekarsari, acara yang dimulai sekitar jam 8.00 dihadiri semua orang tua siswa, Pengawas dari Korwil Pendidikan Kecamatan Cimerak, Kepala Desa Mekarsari dan ,Ketua Komite.

Pada kesemptan sambutannya, Kepala Desa Mekarsari, Rohimat, mengajak warganya yang mempunyai anak usia sekolah agar terus melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

”Dengan cara mendatangi ke stiap rumah, kami himbau agar anak-anak Desa Mekarsari untuk bersekolah, “kata Rohimat.

Rohimat juga menyampaikat pentingnya menanamkan rasa disiplin pada anak ini harus dimulai sejak dini, sehingga anak pun bisa menjadi generasi yang cerdas dan santun.

Sementara Kepala SDN 2 Mekarsari Maman, SPd, meyampaikan permohonan maaf pada seluruh orang tua siswa atas segala kekurangannya pihak sekolah dalam mengajar dan mendidik putra putinya, serta menyarankan agar selepas lulus dari Sekolah dasar ini anak-anak bisa terus melanjutkan ke tingkat SLTP, SLTA dan seterusnya.

Menurut Maman, dengan melengkapi fasilitas sekolah yang dibutuhkan siswa, seperti Gedung Perpustakaan lengkap dengan  ratusan buku-buku, lapang voly, basket, sepak bola, alat musik, tempat parkir, tempat cuci tangan, WC, halaman yang luas,  sehingga membuat betah dan nyaman siswa dan guru pun mengikuti proses belajar mengajar. Dan semua sarana dan prsarana ini tentunya bantuan dari pemerintah melalui program Bos dan Pangandaran Hebat (Pahe).

“SDN 2 Mekarsari dengan jumlah siswa sebanyak 121 dengan tenaga pengajar 4 Guru PNS 3 non PNS dan ditambah 1 penjaga sekolah, “terang Maman. (RASIMUN)












HUT RI KE 74 POLSEK PADAHERANG GELAR ISTIGHOSAH DAN YASINAN

Add caption
PADAHERANG-Dalam rangkaian acara penyambutan Hari Kemerdekaan ke 74, beberapa hari lalu Polsek Padaherang melaksanakan istigosah dan yasinan yang dipimpin langsung Kapolsek, AKP. Edih Permana, serta dihadiri seluruh anggota polsek dan masyarakat di sekeliling kantormapolsek Padaherang. (15/8)

Pembacaan doa’ dan dzikir serta pembacaan surat yassin, yang dipimpin Penyuluh Agama Islam(PAI) Padaherang, Ustadz Nana, berjalan hidmat dengan penuh rasa sukur.

 “Selain untuk mendoa’kan para pahlawan, kegiatan istigosah ini untuk memohon barokah, khususnya untuk seluruh masyarakat Padaherang, “ungkap Edih.

Edih berharap, kegiatan doa dan dzikir bersama bisa terus dilakukan pada momen-momen lainnya, karena ini merupakan kegiatan keagamaan yang sangat positif dan bermanfaat.

“Mudah-mudah ini semua bisa menjadi ladang amal kebaikan kita semua, amin. “pungkasnya. (NANA HOERUMAN)

KREASI PAKAIN ADAT SUNDA MERIAHKAN HUT KEMERDEKAAN KE 74 DESA SINDANGSARI

CIMERAK-Upacara Peringatan Hari Proklamasi 17 Agustus 2019  di Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran di pusatkan di lapangan  utama sepak bola.(17/8)

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Camat Kecamatan Cimerak, Atang Kuncara, S.Ip, dengan dikuti peserta upacara, diantaranya, Kepala dan stap Pemerintahan Desa Sindangsari, BPD, MUI desa, Kader  Pos Yandu, Ibu-ibu PKK, Ormas, Karang Taruna dan  RT RW se-Desa Sindangsari.

Usai upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 74 ini juga dilanjutkan dengan berbagai tontonan hasil kreasi masyarakat dari 6 dusun, seperti, upacara adat,membawa dongdang, replika kapalan, robot, kelompok tani dengan hasil pertaniannya, perang-perangan dan kreasi lainnya. Tentu saja kemeriahan ini menjadi hiburan dan tontonan masyarakat yang dengan antusias mengikutinya hingga akhir acara.

Seperti yang ditampilkan Dusun Mekarjaya dengan iring-iringan ibu-ibu memakai pakaian adat daerah hasil karya kepala Dusun, Dani Adiwijaya dan istrinya Ratih.

“Kami bekerja sama dengan seluruh warga dusun, karena tanpa kebersamaan semua ini tidak akan terwujud, “ungkao Dani.

Sementara penampil lain, siswa-siswi SMPN 3 Cimerak, tidak mau ketinggalan untuk menampilkan kreasi pakaian pengantin yang dipergakan dua orang siswa, Neng Rissa Affira Dewi dan Yudi, yang lengkap diiringi dayang-dayangnya dan para ponggawa bak di sebuah kerajaan.

“Ke depan, kami kami akan menampilkan kreasi-kreasi sunda lainnya yang lebih hebat, “ungkap salah seorang tokoh budaya Dusun Mekrarsari, Juseng. (RASIMUN)




PASKIBRA SMKN KARANGJAYA SUKSES BERTUGAS PADA HUT RI KE 74 2019

TASIK NEWS-Hasil panitia seleksi akhirnya memutuskan sejumlah siswa SMK Negeri Karangjaya terpilih mejadi Pasuka Pengibar Bendera (Paskibra) dan korp musik Drum Band pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2019, Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Kepala SMK Karangjaya, Jujun Nugraha S.Pd,MM, ini berkat keseriusan dan kerja keras sehingga bisa sukses bertugas pada hut ri ke 74 tahun 2019.
.
“Tentunya kami sangat bahagia karena ini merupakan sebuah prestasi yang sangat membagakan kami, “ ungkapnya.(17/8)

Jujun yang ditemui usai mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 74, di Kecamatan Karangjaya, mengatakan, dibawah bimbingan guru pembina Abdul Ajiz dan Diki  Anwar serta dengan dukungan semua pihak menjadi penentu keberhasilan ini.

“Dari mulai baris-berbaris hingga pengibaran bendera, anak-anak sangat baik dan disiplin. “kata Jujun.

Begitu juga dengan korp musik drum band, menurut Jujun, semuanya berjalan rapi tanpa sedikit pun kesalahan mengiringi jalannya rangkaian upacara.

Jujun juga mengatakan, selama kurang lebih 2 minggu siswa yang terpilih masuk paskibra ini mendapat latihan dari para senior dan pelatihnya, sehingga dalam pelaksanaannya pun bisa sukses dan berjalan baik.

“Selain bisa menjadi kebanggaan sekolah, semoga ini juga dapat memotivasi siswa yang lainnya di kemudian hari, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)


KODIM 0613 CIAMIS TURUNKAN PULUHAN PERSONIL UNTUK UPACARA HUT RI KE 74 KAB. PANGANDARAN

Letkol Arm Tri Arto Subagio
PARIGI-Ditemui secara terpisah usai mengikuti upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 74 Kabupaten Pangandaran di alun-alun Parigi, saat diminta komentarnya, Komandan Kodim 0613 Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio, kepada awak media, mengatakan, untuk upacara peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini,  kodim 0613 ciamis diberikan kehormatan untuk menjadi tim 45.

“Tahun lalu dari Polres Ciamis, jadi kami bergiliran, “terangnya.(17/8)

Tri mengatakan, tim 45 serta sepuluh orang pelatih yang diambil dari kodim dan anggota koramil di wilayah Kabupaten Pangandaran dengan komadan kompinya dari Danramil Parigi, bersama pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Pangandaran, selama seminggu lebih menggelar latihan dan persiapan untuk upacara bendera ini.

“Dan Alhamdulillah semuanya berjalan baik dan lancar, “kata Tri.

Lebih jauh Tri, mengatakan, dengan hikmah peringatan Hari kemerdekaan ini, diharapkan Kabupaten Pangandaran sebagai kabupaten termuda di Jawa Barat, semakin maju dengan terus menggali berbagai potensi yang ada di daerah.

“Terutama potensi wisata bisa menjadi destinasi wisata dunia, “pungkasnya. (PNews)

DESA CIKUPA LAKSANAKAN UPACARA PERINGATAN 17 AGUSTUS DI TINGKAT DESA

TASIK NEWS-Dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan ke 74 tahun 2019 ini, diharapkan bisa mengingatkan semua pada jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang matian-matian untuk merebut kemerdekaan.

Demikian disampaikan Kepala Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Yudha Heryadhi, dalam sambtannya pada upacara peringatan hari kemerdekaan ke 74 yang digelar di  lapangan sepak bola Cikupa.(17/8)

"Setiap tahun kita peringati hari kemerdekaan ini agar tetap bisa mengenang dan menghargai jasa-jasa pahlawan kita. “ungkapnya.

Selain dihadiri masyarakat, upacara 17 agustus ini juga turut dihadiri unsur pemerintah desa, Lembaga Desa, BPD, Karangtaruna, Babinsa, Babinmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Sekolah TK, PAUD, SD, SMP, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan yang digelar di tingkat desa ini, ditunjuk beberapa pelajar asal Desa Cikupa untuk menjadi petugas pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra).
*ANWARWALUYO*

PIMPINAN UPACARA HUT KEMERDEKAAN RI KE 74, BUPATI PANGANDARAN AJAK MASYARAKAT TAULADANI PAHLAWAN

PARIGI-Bertindak menjadi insfektur upacara, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, pimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 74, yang dilaksanakan di alun-alun Parigi.(17/8)

Upacara 17 agustus ini diikuti ratusan peserta upacara, antara lain, Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari, Wak Polres Ciamis Kompol Lalu Wira Sutriana K, Komandan Kodim 0613 Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio, Kejaksaan Ciamis, Pimpinan dan anggota DPRD Pangandaran, Sekda dan ASN lingkup Pemkab Pangandaran, MUI, tokoh masyarakat dan peserta lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menyampaikan, semua harus mengikuti semangat para pahlawan yang telah rela berkoban dengan ikhlas dan tanpa pamrih. Dan sekarang menjadi tanggungjawab semua untuk mengukir sejarah dalam peradaban baru untuk maju tanpa mengorbankan harga diri dan jati diri.

“Api semangat dalam diri kita tidak boleh padam, karena ini merupakan jati diri sejati kita sebagai bangsa yang tidak pernah gentar dan surut ke belakang, “tegas bupati.

Pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 74 ini, kata bupati, dengan tema Pangandaran Hebat menjuju SDM unggul Indonesia Maju, diperlukan kerja hebat yang penuh dengan keikhlasan untuk memajukan Pangandaran, merupakan kerja nyata dan penghormatan bagi perjuangan para pahlawan.

“Saya dan wakil bupati sudah 3 tahun 6 bulan bersama-sama stake holder dan seluruh masyarakat, kita berjalan on the track menuju Pangandaran hebat dan menjadikan Kabupaten Pangandaran sebagai wisata berkelas dunia. “imbuh bupati.

Bupati juga mengatakan, walau beberapa keberhasilan yang telah diraih tapi ada PR besar yang masih tetap harus dikerjakan, seperti masalah pendidikan, kesehatan, kemiskinan, perbaikan infrastruktur dan persoalan lainnya. Dan ini tentunya menjadi tantangan untuk bekerja lebih keras lagi, karena penanganan semua ini harus berkelanjutan.

Bupati menambahkan, ia merasa bersukur karena rasa persatuan, kebersamaan dan kerja keras warga Pangandaran sangat luar biasa, sehingga hasilnya pun, seperti pertumbuhan ekonomi, masuknya infestai dan sektor positif lainnya berkembang secara masif.

Di akhir sambuatannya, bupati juga berkesempatan mengutip pidato proklamator Bung Karno, yang diucapkan pada peringatan Hari Pahlawan tahun 1961, Apabila di dalam seseorng masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat kebaikan, maka jaminan orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkahpun.  (PNews)

ADA PERBAIKAN JEMBATAN CIKIDANG, BUPATI PANGANDARAN MINTA MAAF PADA MASYARAKAT PENGGUNA JALAN

PARIGI-Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, memohon maaf kepada masyarakat pengguna jalan raya, karena untuk beberapa waktu terganggu dengan proses pengerjaan jembatan Cikidang di Dusun Bojongsari Desa Babakan Kecamatan Pangandaran.

Sebenarnya beberapa antisipasi, kata bupati, sudah dilakukan, dantaranya dengan meminta kepada pihak kontraktor untuk memasang 2 jembatan sementara.

“Tapi kalau dipasang dua jembatan balley, Pmkab Pangandaran harus mengeluarkan anggaran sekitar Rp. 500 juta untuk pembebasan lahan karena pemerintah pusat tidak menyediakan anggaran pembebasan tanah, “terang bupati.(15/8)

Jembatan Cikidang yang di bangun sekitar tahun 1973 ini, kata bupati, memang sudah saatnya diperbaiki, karena selain usianya sudah tua juga untuk antisipasi banjir jika air sungai Cikidang meluap.

Tidak hanya itu, lanjut bupati, turunnya anggaran dari pemerintah pusat untuk perbaikan dua jembatan, jembatan rel kereta api yang ada di Desa Putrapinggan Kecamatan Kalipucang dan jembatan Cikidang ini, sayang jika tidak dimanfaatkan.

“Jika hal ini terjadi, maka anggaran pun akan kembali lagi dan tentunya akan sulit dimohon kembali. “jelasnya lagi.

Kepada awak media di ruang kerjanya, bupati juga mengatakan, untuk antisipasi kemacetan panjang, khususnya pada hari-hari di akhir pekan. Kepada Dinas Perhubungan (dishub), bupati menyarankan agar hari jumat dan sabtu durasi waktu antri lebih lama untuk arus masuk, sedang hari minggu, waktu antri lebih lama untuk arus arah keluar Pangandaran.

Sementara alternatif lain, lanjutnya, tadinya lalu-lintas akan diarahkan ke jalan Desa Sukahurip lalu ke Desa Purbahayu. Tapi karena ada ruas jalan tersebut sekarang sedang dalam pengerjaan perbaikan, maka dikhawatirkan proses perbaikannya akan terganggu, apalagi jika dilewati kendaraan bertonase berat.

“Sekali lagi saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat pengguna jalan karena sudah terganggu kenyamanan, Insaalloh dalam 2 bulan ini perbaikan jembatan Cikidang ini akan selesai. “pungkasnya. (PNews)

SAMBUT HUT KEMERDEKAAN KE 74, WARGA TENJOSARI BAHU MEMBAHU KEMBANGKAN KREATIVITAS

TASIK NEWS-Seperti desa-desa lainnya, Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya pun tidak mau ketinggalan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kenerdekaan RI ke 74 tahun 2019 ini.

Berbagai kreasi dan inovasi seperti yang dilakukan warga RT 03 Kapunduhan Tenjosari, yang dipimpin Unung dan Jajang, dengan membuat replika menara eifel Paris.

Menurut Unung dan Jajang, sebenarnya inovasi bisa dilakukan dengan mudah asalkan berbagai pihak saling mendukung. Karena pada dasarnya kreatif dan inovatif merupakan suatu hal bagaimana caranya anda bisa mengembangkan gagasan atau ide, dan kemudian membuatnya menjadi hal yang bermanfaat dan menarik untuk dilihat orang lain.

Berpikir kreatif dan inovatif dalam membangun desa, ujar mereka berdua, tentunya setiap orang memiliki kemampuan untuk itu, karena kreatifitas dan inovatifasi merupakan karakteristik personal yang sudah terpatri kuat di dalam jiwa kreativitas yang dimilikinya.

“Ketika seseorang memiliki jiwa kreativitas, maka ia telah memiliki kemampuan berpikir ide gagasan  melakukan sebuah kreasi, “ujar mereka.(16/8)

Sementara Kepala Desa Cikukulu, Ateng Hidayat, saat dijumpai PNews, mengatakan, kreatifitas yang ada di masyarakat Cikukulu, bisa menjadi kebanggaan warga desa.

“Saya atas nama pemerintahan desa merasa bersukur dengan ide-ide kreatif yang ada di masyarakat, dan tentunya saya pun sangat berterimakasih, khususnya warga Tenjosari yang sudah bisa ikut berpartisipasi langsung pada pembangunan yang ada di Desa Cikukulu, “kata Ateng. (ANWARWALUYO)

ASYIIK...! BUPATI PANGANDARAN AKAN BERI SEPEDA PADA 40 ANGGOTA PASKIBRA

PARIGI-Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, berjanji akan memberikan sepeda untuk 40 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kabupaten Pangandaran, yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 74 tahun 2019.

Menurut bupati, ini sebagai bentuk apresiastif dan penghargaan pemda kepada seluruh pelajar yang tahun ini diberik tugas menjadi paskibra.

“Pemberian ini untuk lebih memotivasi anak-anak agar bisa terus berkarya dan banyak lagi berkreasi , “ungkapnya, kepada media, di ruang kerjanya.(15/8)

Tidak hanya itu, kata bupati, ke depannya juga anggota paskibraka ini akan diberi tugas untuk menjadi duta Pangandaran dalam berbagai bidang lainnya.

“Seperti duta pelajar, anti narkotika, wisata dan hal-hal positif lainnya. “imbuh bupati. (PNews)

WARGA DESA TOBONGJAYA ISI HUT KEMERDEKAAN KE 74 DENGAN RANGKAIAN KEGIATAN

TASIK NEWS-Berbagai cara dilakukan masyarakat dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 pada tahun ini, mulai dari menghias lingkungan hingga kegiatan perlombaan-perlombaan yang sipatnya bergembira, terlihat semarak hampir di setiap pelososk.

Salah satunya kegiatan yang dilakukan warga Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, dengan motto membangun kebersamaan, warga dengan antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Salah satunya jalan santai, pertandingan bola voli dan perlombaan lainnya yang diikuti warga dan perangkat desa, menjadi kegiatan dalam rangka mengisi HUT kemerdekaan.

Menurut Ketua Karangtaruna Desa Tobongjaya, H. Cecep Nurul, selain memeriahkan dalam rangka menyambut hari kemerdekaan, juga bisa menjalin keakraban antar warga desa.

Sumber Daya Manusia (SDM) bisa unggul, kata Cecep, itu bisa dimulai tatanan kehidupan yang ada di pedesaan.

“Mari kita wujudkan, maju  urang lembur jeung bagja rahayatna, “ungkap Cecep.

Sementara Kepala Desa Tobongjaya, Dedi, mengucapkan terimkasih kepada panitia penyelenggara dan seluruh warga yang sudah ikut berpartisipasi mengisi rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan ke 74 ini.

“Saya yakin dengan kebersamaan ini, pembangunan yang ada di Desa Tobongjaya pun akan lancar dan lebih ringan dikerjakan. “ungkapnya. (ANWARWALUYO)

AKIBAT KURANG PERAWATAN SPAM DAN PAMSIMAS, ANTISIPASI KEKERINGAN PUN TIDAK OPTIMAL

PARIGI-Menanggapi kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan, sebenarnya hal itu bisa diatasi jika saja optimalisasi penggunaan Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang ada di desa-desa bisa dilakukan.

Jeje membenarkan, ada 38 desa saat ini mengaami kekeringan dan sekitar 400 hektar sawah dengan asumsi 2 ribu ton bisa gagal panen tahun ini.

“SPAM dan PAMSIMAS tersebut memang harus punya fungsi pada saat kemarau seperti sekarang ini, “ungkap Jeje.(15/8)

Dalam rapat kordinasi dengam beberapa SKPD, kepada dinas terkait, agar bisa memetakan terkait kekeringan yang selalu terjadi setiap tahun.

Dikatakan Jeje, ditenggerai selama ini tidak dilakukan perawatan intensip pada alat-alat SPAM dan PAMSIMAS, sehingga ketika dibutuhkan seperti saat sekarang ini, alat ini tidak berjalan.

Untuk ke depan, kata Jeje, ia akan berkordinasi dengan kodim dan kapolres agar babinsa dan babinmas bisa ikut terlibat baik denga  kelompok atau pun desa untuk  bisa menjaga dan merawat SPAM dan PAMSIMAS.

“Disamping itu pemkab juga akan terus mengedukasi masyarakat dalam pemeliharaan alat itu. “kata Jeje. (PNews)

DARMA WANITA MEMPUNYAI PERAN PENTING CIPTAKAN KETAHAN KELUARGA PANGANDARAN HEBAT

PANGANDARAN – Kabupaten Pangandaran dianugerahi menjadi daerah parawisata dengan aspek kehidupannya dan keindahan alamnya yang begitu indah dan mempesona, tentunya harus bisa merawat dan menjaganya agar bisa tetap menjadi tujuan wisata.

Demikian dikatakan penasehat Dharma Wanita Kabupaten Pangandaran, Hj. Ida Nurlaela, dalam sambutannya pada acara Peran dharma wanita menciptakan ketahanan keluarga menuju Pangandaran hebat, di aula Setda kabupaten Pangandaran.(15/8)

Dikatakan Ida, tapi selain itu Pangandaran juga tidak hanya merupakan salah satu daerah yang rentan dengan kejadian bencana alam namun merupakan wilayah bencana untuk ketahanan keluarga.

“Tapi kita harus Istiqomah dan selalu positif thinking dengan tetap menyayangi dan mencintai, kita tetap harus selalu mengedepankan intelektual, harus percaya jika suami kita tidak macem-macem dan tetap sayang pada keluarga, " ujar Ida.

Ida mengatakan, melalui peran darma wanita untuk menciptakan ketahanan keluarga menuju Pangandaran hebat, seperti di bidang pemberdayaan harus bisa memanfaatkan waktu bagaimana caranya bisa meningkatkan ekonomi di daerah parawisata ini.

Di dalam dharma wanita ada pembinaan, dan kata Ida, di bidang bidang PKK juga ada pemberdayaan perempuan. Melalui dasa warsa, ada kelompok kerja yang bisa berkreasi baik dengan bisa membuat kuliner, kerajinan dan atau usaha usaha lainnya yang bisa menguntungkan.

Selain menyampaikan peran dharma wanita, Ida juga mengatakan terkait tingginya kasus perceraian di   lingkup Dinas Pendidikan, padahal disana ada regulasi dan organisasi darma wanita yang  seharusnya mampu melakukan pendekatan dan penanggulangannya.

“Saya sendiri sebagai penasehat darma wanita, hanya sebatas yang bersipat seremonial saja, karena untuk edukasi dan kegiatan rutin lainnya itu merupakan bagian ketua darma wanita. " ungkap Ida.

Sementara ketua darma wanita kabupaten Pangandaran, Amalia Meirany mengatakan, melalui program-programnya, ia akan terus memberikan motivasi berkaitan ketahan keluarga sebagai istri ASN.

"Diantaranya dengan penguatan mental, “ ujar Amalia singkat. (Anton AS)

TAHUN INI SDN 1 MEKARSARI TERIMA DANA REHAB 4 RUANG KELAS

CIMERAK-Karena kondisi bangunan beberapa ruang kelas, tahun 2019 ini SD 1 Mekarsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, mendapat bantuan rehab dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Menurut Kepala SD 1 Mekarsari, Dede Sutisna,SPd, bangunan tersebut sudah hampir 4 tahun dalam keadaan lapuk karena memang sudah tua dan cukup lama tidak mendapat perbaikan.

Alhamdulillah tahun ini kami mendapat bantuan DAK sebesar Rp. 351,2 juta, “ungkap Dede.(12/8)

Hingga saat ini SDN 1 Mekarsari yang letaknya sangat strategis karena berada di jalan kabupaten, sehingga  dapat dilalui dari dua jalur,  dari arah Cimerak menuju  Desa Kertaharja juga bisa dari arah Citelu menuju  Desa Sindangsari, sudah mempunya fasilitas gedung perpustakaan, lapang voly dan sepak bola.

Proses rehab  4 kelas dengan waktu  3 bulan dimulai bulan juli sampai Oktober 2019, dan dikerjakan dengan transparan dan rasa tanggungjawab demi keamanan dan keselamatan para penghuninya. Panitia dan  pekerja sangat sadar bahwa bantuan Pemerintah perlu dilakukan dengan rasa tanggungjawab.

Proses rehab yang dipimpin, H.Maman, setiap hari melakukan pengawasan langsung ke lapangan pada proses perehaban.

“Kegiatan proses belajar mengajar kami tetap berjalan normal meskipun 4 lokal kelas saat ini sedang diperbaiki, “kata Dede lagi.

Dengan jumlah siswa 197 yang dikelola oleh 6  guru PNS 4 guru non PNS dan 1Penjaga, SDN 1
Mekkarsari dari tahun ke tahun jumlah siswa sekolah ini selalu bertambah hal ini karena prestasi dan banyak warga pendatang baru menjadi penyadap nira kelapa. Bahkan beberapa tahun lalu, kata Dede, kelas 1 dijadikan 2 kelas karena banyak yang siswa yang mendaftar.

Menurut Dede, masyarakat sekitar sangat terbantu dengan adanya sekolah ini dan warga pun selalu siap mendukung kegiatan apapun yang dilakukan sekolah demi kemajuan anak-anaknya. Karena sekolah menjamin tidak ada pungutan apa pun pada para siswanya.

“Kami ciptakan lingkunan yang harmonis di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar, “jelas Dede.

Dalam perolehan prestasi SDN 1 Mekarsari pun tidak ketinggalan, beberapa waktu lalu menjadi juara invitasi Bola Voli di SMPN 3 Cimerak, juara pupuh tingkat kecamatan, bahkan beberapa waktu lalu juga salah satu siswanya, Yosep Nugraha, menjuarai MTQ siswa tingkat kabupaten.

Untuk mengejar berbagai semua prestasi itu, kata Dede, tidak mudah, maka ada atau tidak ada perlombanaan para siswa dengan bimbingan guru olah , Cicih tetap berlatih.

SDN 1 Mekarsari.merupakan sekolah tertua di Desa Mekarsari yang sudah berhasil melahirkan insan-insan berprestasi dan brahlak mulia. Tentunya dengan disiplin yang tinggi dari para guru pengajar dengan  datang dan pulang tepat waktu, sehingga sekolah ini menjadi kebanggaan Desa Mekarsari.

“Kami mengucapkan terima kasih pada pemerintah khususnya Pemkab Pangandaran, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang telah merealisasikan rehab ruang kelas sehingga kelas jadi baru dan nyaman kembali. “pungkas Dede. (RASIMUN)

WARGA PARIGI MULAI RESAH, PASALNYA GAS 3 KG BERSUBSIDI KINI MULAI SULIT DICARI

PARIGI - Beberapa pekan terakhir ini, gas elpiji 3 kilogram bersubsidi atau yang dikenal dengan gas melon mendadak susah dicari masyarakat di Kecamatan Parigi  kabupaten Pangandaran. Warga pun bawah mulai resah, terutama yang berpenghasilan rendah yang sudah terbiasa menggunakan gas tersebut, karena selama ini gas dengan tabung warna hijau muda ini merupakan kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Biasanya di beberapa penjual eceran gas elpiji 3 kilogram memang sangat terbatas, kalau pun tersedia harganya bisa mencapai Rp. 25 ribu-Rp. 27 ribu.

Seperti dikatakan salah seorang warga Desa Parigi, Herdis 35,  ia merasa heran kenapa gas tersebut sekarang begitu sulit dicari.

"Sebagai warga yang berpenghasilan pas-pasan, saya berharap agar Pemda Pangandaran bisa menyelidiki penyebab kelangkaan gas ini. “katanya. (13/08)

Masih kata Herdis, apakah kelangkaan disebabkan adanya permainan para orang-orang berduit dengan menimbun gas elpiji 3 kg tersebut agar harganya bisa naik.

“Jangan sampai kami sebagai masyarakat kecil menjadi korbannya, “ungkapnya.

Herdis pun berharap Pemkab Pangandaran bisa segera tanggap dan mengusahakan agar yang sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat ini tersedia kembali.

"Apakah dengan jalan melakukan operasi pasar atau melakukan sidak ke setiap pangkalan gas yang ada di wilayah kecamatan Parigi,", tandasnya.  (AGE)

SEBUAH RUMAH MILIK WARGA DESA SINDANGJAYA HABIS DILALAP SI JAGO MERAH

MANGUNJAYA-Sebuah rumah milik Samin-Ny.Parni, warga Dusun Cirapua Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, habis dilalap si jago merah.(13/8)

Menurut keteranga Kepala Dusun Cirapuan, Tandin, kebakaran tersebut terjadi sekitar jam 11 siang tadi dan api diperkirakan berasal dari dapur karena korban memang masih menggunakan kayu bakar untuk alat masaknya.

“Akibat kebakaran ini korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp. 10 juta. “terang Tandin. (Tn)

AKIBAT TAK ADA CURAH HUJAN, BUNGA RAFFLESIA DI CAGAR ALAM PANGANDARAN TIDAK MEKAR

PANGANDARAN-Akibat curah hujan yang tidak kunjung datang, beberapa bunga rafflesia (Rafflesia Arnoldii) yang ada di hutan cagar alam Pananjung, kawasan BKSD resort Pangandaran, mengalami kekeringan dan tidak mekar.

Menurut Kepala BKSDA resort Pangandaran, Uking Iskandar, biasanya rafflesia akan mekar sekitar  bulan agustus ini, tapi karena tidak ada hujan seperti sekarang ini raflesia pun mengalami kekeringan dan membusuk.

“Biasanya bunga ini mekar hingga bisa berdiameter sekitar 40-50 senti meter dan panjang lidahnya sekitar 45 senti meter, “terang Uking, saat dihubungi lewat telepon celullernya.(13/8)

Dan kebetulan minggu ini, kata Uking, ada beberapa mahasiswa dari Universitas Padjadjaran (Unpad) melakukan survey karena tertarik untuk meneliti keberadaan rafflesia di hutan cagar alam Pananjung ini.

Jenis bunga parasit yang ukurannya bisa melebihi bunga jenis lainnya ini, kata Uking, biasanya bisa  dijumpai hampir di setiap sudut kawasan cagar alam, seperti di goa miring, sepnajang aliran sungai badeto, curug leutik dan lokasi-lokasi lainnya.

“Tapi tidak seperti lajimnya bunga lain yang berwarna indah dan harum, bunga ini justru mengeluaran bau busuk saat mekar pada hari-hari awal baunya bisa sampai radius 30 meter.”terang Uking lagi. (PNews)

SUASAN HARU WARNAI ACARA TEMU PISAH ANGGOTA DPRD PANGANDARAN MASA BAKTI 2014-2019

LANGKAPLANCAR - Acara temu pisah anggota DPRD Kabupaten Pangandaran masa bakti 2014 – 2019 yang dilaksanakan di sebuah rumah makan di Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar beberapa waktu lalu berlangsung hidmat dengan suasana haru penuh rasa kekeluargaan. (04/08)
Pada acara tersebt, nampak seluruh pimpinan dan anggota saling bersilaturami, baik yang terpilih lagi di periode 2019-2024 maupun yang purna tugas.

Ketua komisi II dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Endang Ahmad Hidayat,  dalam paparannya menyampaikan, ada saat bersama dan ada saatnya harus berpisah. Walau nantinya tidak bersama-sama lagi, tapi Endang berharap silaturahmi ini terus berlanjut.

Acara temu pisah anggota DPRD Pangandaran masa bakti 2014-2019 ini, masih kata Endang, merupakan tali pengikat silaturahmi terutama bagi anggota dewan yang tidak masuk untuk periode berikutnya, sehingga rasa kebersamaan dan persaudaraan ini tidak putus sampai disini.

“Jangan merasa berkecil hati karena tidak terpilih lagi, karena masih banyak jalan untuk bisa memberikan yang terbaik bagi Pangandaran hebat", ungkapnya.

Dalam acara yang dihadiri anggota DPRD dari PDIP, partai Golkar, PPP, partai Nasdem, PKB, partai Gerindra, PKS, partai Demokrat dan PAN, semuanya silih berganti memberikan sambutan dan permintaan maaf jika selama menjalankan tugas selama kurun waktu 5 tahun banyakkesalahan dan kekurangan.

"Kami berterimakasih kepada ketua DPRD, Bapak H. Iwan M Ridwan yang selalu membimbing kami dalam kurun waktu 2014-2019," kata Sutarya, mewakili rekan-rekannya dari frkasi PKB.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, H. Iwan M Ridwan. S.Pd, M.Pd, dalam sambutan terakhirnya dalam masa tugasnya sebagai ketua periode 2014-2019, mengatakan, seluruh anggota DPRD sudah banyak memberikan hal-hal positif dalam kinerjanya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pangandaran.

DPRD juga, lanjut Iwan, sebagai tonggak sejarah pencetus program pendidikan gratis, kesehatan gratis, beras rastra gratis dan gratis biaya ambulan.

“Program ini sudah ada dan dimulai sejak januari 2016 lalu dan sudah dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat sebelum Bupati dan wakil Bupati depinitif dilantik,” tegas Iwan.

Iwan berharap, teman-teman yang tidak terpilih lagi jangan sampai berkecil hati, dan untuk yang terpilih kembali mudah-mudahan bisa menjalankan dan melanjutkan kinerja sesuai dengan perundang-undangan dan tentunya selalu bisa memberikan yang terbaik. (AGE)

TAHUN INI PEMKAB PANGANDARAN LAKSANAKA QURBAN DI 4 LOKASI

H. Agus Amsar
PARIGI – Tidak seperti Idul Adha tahun-tahun lalu, Pemda Kabupaten Pangandaran melaksanakan potong hewan kurban di halaman setda saja, tahun ini pelaksanaan pemotongan 4 ekor sapi dan 5 ekor domba dilaksanakan di empat titik lokasi yang berbeda. Antara lain, 1 ekor sapi 3 ekor domba disembelih dihalaman kantor setda, 2 ekor sapi di rumah dinas (rumdin) bupati, 1 ekor sapi di rumdin wakil bupati dan 2 ekor domba di rumdin sekertaris daerah.

Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (kabag kesra) Setda Pangandaran, H. Agus Amsar, saat ditemui PNews pada acara penyembelihan qurban di halaman setda, tahun ini sengaja pelaksanaan qurban disebar di empat titik agar bisa diterima mustahiq di lokasi yang berbeda.

“Setelah melalui rapat internal, kami putuskan di e lokasi yang berbeda dan ini dimaksudkan agar bisa memberikan lebih banyak lagi kepada para kaum duafa yang dinilai sangat membutuhkan, "jelas Agus. (11/08)

Dikatakan Agus, semua hewan qurban ini dibeli dari hasil patungan para pejabat di lingkup setda karenapemda sendiri tidak menganggaran khusus untuk membeli hewan qurban.

"Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat penerima, “imbuhnya.(AGE)

AKIBAT KEADAAN GELAP, DADAHA RAWAN JADI TEMPAT MESUM

TASIK NEWS-Jika pada siang hari menjadi lokasi berolahraga, pada malam hari kawasan Dadaha yang ada di jantung Kota Tasikmalaya tak kalah semarak, terutama saat malam minggu tiba. Tapi sayang pada malam hari kawasan Dadaha tidak cukup diterangi lampu, sehingga hampir seluruh sudut taman pun  terlihat gelap. Akibat keadaan gelap tidak jarang di beberapa sudut pun jadi tempat perbuatan mesum atau pesta miras.

Menurut salah seorang petugas parkir, Aris, pemandangan pasangan muda-mudi yang ada di tempat gelap seprti itu bukan sesuatu yang aneh lagi. Karena hampir stiap malam, terutama malam minggu bisa dijumpai.

“Kalau tidak percaya silahkan datang dan buktikan sendiri, “ungkap Aris.(9/8)

Hal senada dikatakan salah seorang warga yang enggan ditulis identitasnya, padahal kalau dikelalo dengan baik, bukan tidak mungkin Dadaha akan menjadi kawasan yang akan banyak diminati warga, baik siang atau pun malam hari.

“Kalau sudah ramai pengunjung, maka Dadaha pun akan bisa jadi tempat usaha, seperti dangang makanan ringan dan soft drink, “katanya.

Jika saja setiap sudut taman dilengkapi dengan sarana penerangan yang memadai, ia yakin, nantinya tidak ada lagi masyarakat, khususnya remaja yang menggunakan taman untuk tempat mesum atau perbuatan negativ lainnya.

“Saya sangat menyayangkan, asset pemerintah ini terkesan tak terurus dan dibiarkan begitu saja, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)



SEBAIKNYA SPORT CENTER DADAHA JADI KAWASAN BEBAS KENDARAAN

TASIK NEWS-Sudah menjadi kegiatan rutinitas warga Kota Tasikmalaya, setiap hari jumat dan minggu lapang Dadaha yang ada di jantung kota menjadi arena olahraga.

Sebagai sport center, Dadaha memiliki beberapa kawasan yang bisa digunakan, diantaranya untuk berlari (joging), bersepeda, sepatu roda dan skate board.

Menurut salah seorang mengunjung, Dadang, sebaiknya kawasan Dadaha bebas dari lalu-lalang kendaraan saat banyak warga yang sedang berolahraga.

“Selain asapnya kenalpot yang menggangu kesehatan, juga sangat mengganggu aktivitas olaharaga.. “ungkapnya.(9/8)

Sebaiknya jika sudah sampai ke Dadaha, kata Dadang, lebih baik kendaraannya diparkir saja di tempat yang sudah disediakan.

“Di kawasan yang menjadi tempat olahraga, sebaiknya harusnyamenjadi kawasan bebas kendaraan, “imbuhnya.

Bukan hanya itu, masih kata Dadang, banyaknya coretan-coretan tangan jahil (grafitti) di dinding tembok hampir di setiap sudut pun sudah merusak keindahan taman. Aksi vandalisme ini sama sekali tidak memiliki nilai karya seni, malah Dadaha jadi terkesan kumuh dan tak terurus.

“Saya berharap, siapa pun pengelolanya, sebaiknya Dadaha dikelola lebih profesional karena selain menjadi tempat olahraga Dadaha pun jadi alternatif wisata warga, “pungkasnya
(ANWARWALUYO)

TIM GATURAY DESA CIKULU BERHASIL MASUK BABAK FINAL VOLLEY BALL BHAYANGKARA CUP

TASIK NEWS-Setelah melewati babak penyisihan akhirnya tim bola voli putri Gaturay Desa Cikulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya berhasil lolos ke babak semi final, dalam open tournamen volley ball Bhayangkara Cup yang diselenggarakan Polsek Karangnunggal, di lapang Rancabakung.

Tim Gaturay, binaan pelatih Miptah Ega  dan Uus , bertekad akan meraih gelar juara dalam turnamen ini.

Menurut menejer tim, Dedi Hidayat, ia optimis meraih juara karena timnya akan bertanding all out di babak final nanti..(9/8)

“Karena selain memiliki pemain andalan, kami juga selalu kompak dalam setiap pertandingan. “katanya. (9/8)   *ANWARWALUYO*

MENUNGGU BANTUAN DATANG, SISWA KELAS 4 SDN NANGKASARI BELAJAR DI GUDANG

TASIK NEWS-Akibat ruang kelas yang sudah lapuk, siswakelas 4 SD Negeri Nangkasari di Desa Parung Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, terpaksa untuk sementara belajar di sebuah gudang.

Menurut Kepala SDN Nangkasari, Yaya, S.Pd, kondisi bangunan kelas yang rusak ini diakibatkan gempa beberap awaktu lalu.

“Keadaan ini sudah hampir satu tahun, karena khawatir sewaktu-waktu ambruk maka proses belajar mengajar siswa pun di gudang, ”ungkap Yaya.(09/8)

Yaya mengatakan, sebenarnya kondisi ini sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, tapi hingga sekarang belum mendapat tanggapan.

Karena proses belajar tidak boleh terganggu, kata Yaya lagi, maka sambil menunggu bantuan datang siswa pun harus belajar di tempat yang kurang nyaman.

“Kami berharap pemda bisa segera mengambil tindakan tegas sebelum bangunan ini roboh dan mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan. “tegasnya. (JAJANG)

TOURNAMEN VOLLY BALL SEMARAKAN HUT KEMERDEKAAN DI DESA CIKUKULU

TASIK NEWS-Volley ball merupakan cabang olahraga (cabor) favorit dan ada di setiap desa, sehingga tidak heran pada setiap even peringatan Hari UlangTahun (HUT) Kemerdekaan atau peringatan hari besar lainnya cabor ini pasati selalu jadi mata lomba di setiap daerah.

Selain olahraga cabang olahraga ini biayanya terbilang murah karena hampir di setiap desa pasti mempunyai lapangannya, voli juga diminati segala usia baik laki-laki atau pun kaum hawa.

Seperti yang dilaksanakan warga Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan ke 74 tahun 2019 ini, digelar pertandiangan voli antar klub se-Desa Cikukulu.

Seperti dikatakan Kasi Pemerintahan Desa Cikukulu, Asep Yoni, dengan semangat ikut menyemarakan hari kemerdekaan yang 74, pertandingan bola voli merupakan jenis olahraga yang paling disukai masyarakat.

“Hampir setiap tahun, dalam peringatan hari kemerdekaan kami selalu menyelenggarakan pertandingan bola voli, “terang Asep. (7/8)

Dengan kegiatan ini, kata Asep, diharapkan bisa terus memupuk rasa kebersamaan dan jalinan tali silaturahmi antara warga.

“Pesertanya ada dari perangkat desa, club pemuda, karangtaruna dan elemen masyarakat lainnya. “imbuhnya.(ANWAR WALUYO)




SDN 1 NARASI BERHARAP PUNYA RUANG PERPUSTAKAAN

TASIK NEWS-Untuk memenuhi kebutuhan sarana kelengkapan penunjang pendidikan lainnya, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Narasi 1 Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, saat ini masih membutuhkan ruang  perpustakaan dan WC sekolah.

“Kalau banggunan sekolah relatif masih  bagus dan layak, “ungkap Kepala SDN 1 Narasi, Tatang, S.Pd (6/8)

Selain dua kebutuhan tersebut, kata Tatang, karena SDN 1 Narasi lokasinya jauh dari pemukiman, sekolah ini juga sangat membutuhkan perpustakaan.

Menurut Tatang, masalah ini pernah diusulkan ke Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan, namun hingga sekarang masih belum terealisasi.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah, “ungkapnya lagi.
(ANWAR WALUYO)



40 ANGGOTA DPRD KABUPATEN PANGANDARAN RESMI DILANTIK

PANGANDARAN – Beberapa hari lalu (5/8) Sekretariat DPRD Pangandaran menggelaracara rapat paripurna sumpah/janji 40 anggota DPRD masa jabatan tahun 2019-2020 di ruang rapat DPRD.

Dalam Surat Keputusan  (SK) Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang dibacakan Sekretaris DPRD Pangandaran, H. Yayat Kiswayat, dikatakan, sumpah janji ini merupakan amanat pasal 156 undang-undang no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, bahwa anggota DPRD kabupaten/kota sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah/janji bersama-sama yang dipandu oleh ketua pengadilan negri dalam rapat paripurna DPRD kabupaten/kota.

Masih dalam SK tersebut, dalam semangat negara demokrasi Pancasila, untuk mewujudkan suatu sistem check and balance, ada tiga hal yang dapat dijadikan fokus oleh anggota DPRD, diantaranya, pertama, melindungi dan memperjuangkan kepentingan rakyat melalui fungsi legislasi DPRD, karena itu anggota DPRD perlu memaksimalkan waktu untuk bertanya dan berdialog dengan rakyat, baik melalui jaringan aspirasi maupun saat reses. Saat ini proses komunikasi bisa dilakukan tidak hanya melalui media konvensional tatap muka, tapi juga melalui pemanfaatan tekhnologi informasi seperti media sosial maupun media masa.

Kedua, memaksimalkan peran DPRD dalam pelaksanaan fungsi budgeting atau penyusunan anggaran untuk sebesar-besar demi kepentingan rakyat, karena sekarang sudah bukan masanya lagi proses penyusunan dilaksanakan secara tertutup, tidak partisipatif dan pragmatif, apalagi berprilaku koruptif.

Ketiga, fungsi pengawasan, anggota DPRD harus melaksanakannya dengan cara efektif dan objektif derta dijalankan dengan niat yang tulus dan sepenuh hati demi berlangsungnya proses kontrol yang seimbang terhadap proses pelaksanaan tugas eksekutif dalam menjalankan management pemerintahan dan pembangunan daerah.

Selain membacakan SK gubernur, Yayat juga berkesempatan membacakan susunan nama-nama anggota DPRD Pangandaran yang akan menjabat tahun 2019-2024, antara lain, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),  1. Joane Irwan Suwarsa Sip.Msi. 2. Citra PItriyanI SH. 3. Rd Tata Sutari SH.4 Rara Agustin AMd. 5. Hj Hesti Mulyati SPD. 6. H tasimin SPD. 7. Asep nurdin H.M.M. 8. Sri Rahayu Ssos. 9. Hamdan A.Md. 10. Mamat Rohimat SPD CH. 11. Elon Roslan. 12. Ucup supriatna. 13. Sopiah. 14. Deni Kusnaeni.15. Anwar Hidayat S.ag MM. Partai Golongan Karya (Golkar), 1. Ade Ruminah. 2 Muhamad Taufik Sip MSI. 3. H Oman Rohman. 4. H Toto Suherman Heryana SPD MM. 5. H Jajang Mustopa. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),  1. Haer. 2.jalaludin S.Ag . 3 Subario S.Pdi. 4. Encep Najmuddin SH. 5. Orang tarlan. Partai Amanat Nasional (PAN), 1. Alip Suhendi Sip MSI. 2. Nia Sumiasari. 3. Hamdi. 4. Yen Yen Widiani SH. 5. Adang Sudirman S.I.P. Partai Keadilan Sejahtera (PKS), 1. H Endang Ahmad Hidayat. 2. Solihudin S.I.P. 3. Miswan. Partai Gerakan Indonedia Raya (Gerindra), 1. Darsum Darmawanto S.E. M.M. 2. Diah restu badraeni S.Sn. 3. H IDI Supriadi SPD. Partai Persatuan Pembangunan (PPP), 1. H Asikin S.Ag. 2. H Jajang Ismail. 3. Wowo kustiwa dan Cecep Nurhidayat S.PdI. 

(ANTON AS)

SAMBUT HUT RI KE-74 KARANG TARUNA DESA CIKUPA GELAR TURNAMEN BOLA VOLI

TASIK NEWS-Dalam rangka menyambut  serta memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-74, Karang Taruna Wibawa Mukti Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, menggelar Turnamen Bola Voli yang rencananya akan digelar selama 13 hari, mulai tanggal 01 sampai dengan selesai.

Menurut Ketua Karang Taruna Desa Cikupa, Tatang Sungkawa, peserta yang mengikuti 14 tim dari 6 kedusunan atau kepunduhan yang ada di Desa Cikupa, rata-rata tiap kedusunan mengirimkan paling sedikit  2 tim, bahkan ada yang 3 tim, sehingga turnamen kali ini akan lebih seru karena pesertanya lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu.

“Tidak hanya tournamen voli saja, tapi ada beberapa kegiatan lain, seperti Sepak Bola Ibu-ibu dan lomba-lomba lainnya. “terang Tatang.

Sementara Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadhi, kepada PNews, mengungkapkan, ia sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena tournamen ini sudah menjadi rutinitas warga setiap tahun dalam menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan.

yudha mengatakan, kegiatan ini juga merupakan wujud rasa syukur menyambut hari kemerdekaan serta bisa menjadi ajang untuk mempererat persatuan dan kesatuan serta cinta tanah air dan dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama warga.

“Kegiatan ini juga tentunya menjadi hiburan warga, ” ujarnya, Jumat (02/08)

Selain bertujuan mempererat anatara warga satu dengan lainnya, kata Yudha, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan sportifitas serta untuk memupuk rasa kebersamaan antar masyarakat. (ANWAR WALUYO)





 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN