BAKAR IKAN DAN UDANG BUMBU CAUS TIRAM JADI MENU FAVORIT WISATA KULINER PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Siapa bilang wisatawan yang datang ke obyek wisata Pantai Pangandaran hanya untuk berenang dan menikmati panorama pantai saja, sejumlah wisatawan mengaku datang ke Pangandaran karena ingin menikmati sajian aneka kuliner yang disajikan di beberapa rumah makan.

Seperti yang dituturkan Siti Amelia (29) wisatawan asal Bandung yang datang ke Pangandaran bersama keluarganya, menurutnya ia selalu kangen untuk mencicip makanan sea food dengan aneka jenis masakannya.

“Saya sangat suka sea food terutama bakar ikan dan udang atau cumi bumbu caus tiram, “ungkapnya.(31/12)

Hal senada dikatakan wisatawan asal Bogor Hadiat (37), kuliner laut Pangandaran kata Hadiat selalu menjadi buruannya saat ia berlibur ke Pangandaran. 

Tak hanya itu kelebihan Pangandaran, menurut Hadiat, destinasi wisata yang bisa dikunjungi pun sangat banyak dan berbagai varian, ada wisata pantai, sungai, goa dan , dan tentu saja wisata kulinernya.

“Selain makan disini kami juga pasti selalu membawa oleh-oleh asin jambal atau lainnya untuk keluarga di rumah, “ucap Hadiat.

Ditemui terpisah, menejer rumah makan sea food Mina Sari yang ada di kawasan sentra kuliner Pangandaran, Iwan Sofa membenarkan, selama ini yang biasa menjadi buruan pengunjung yang datang ke tempatnya adalah bakar ikan dan udang bumbu caus tiram.

“Tentunya masih banyak aneka sajian lainnya, tapi kedua makanan tersebut selama ini memang selalu jadi menu paporit wisatawan, “terang Iwan. (PNews)


TANPA PESTA KEMBANG API, MALAM PERGANTIAN TAHUN DI OBYEK WISATA PANGANDARAN KURANG DIMINATI PENGUNJUNG

PANGANDARANNEWS.COM – Sudah diprediksi sejak awal, suasana malam pergantian tahun di obyek wisata pantai Pangandaran tidak akan semeriah malam tahun baru beberapa tahun ke belakang sebelum masa pandemi covid-19.

Kebijakan Pemkab Pangandaran terkait tidak pesta kembang api serta pembatasan jumlah pengunjung mungkin menjadi salah satu penyebab berkurangnya jumlah pengunjung. Padahal pada even yang sama di beberapa tahun sebelum pandemi, jangankan berkendara roda empat atau dua, untuk berjalan kaki saja sangat sulit saking padatnya pengunjung yang memenuhi setiap titik yang biasa menjadi lokasi konsentrasi masa. Seperti di pantai barat, plaza air mancur di pantai timur atau di depan-depan hotel yang biasa menggelar pesta kembang api.

Menurut salah seorang pengunjung asal Tasik, Ardi (27) ia sedikit kecewa karena tidak bisa menikmati pesta kembang api saat jam menunjukan pukul 00.00.

“Saya mengira pasti akan ada pesta kembang api karena Pangandaran sudah ada di PPKM level satu, kan, “ucap Ardi kepada PNews di sekitar Taman Sunset.

Saat detik-detik pergantian tahun pun, kata Ardi ia hanya bisa mendengar ratusan atau ribuan suara raungan  knalpot motor yang memekakan telinga dan sorak sorai pengunjung saja, selebihnya biasa saja.

Sementara dari pantauan PNews, ada beberapa simpul kemacetan kendaraan terjadi di jalan pada kawasan pantai barat, mulai dari dari  taman sunset hingga simpang tiga hotel Laut Biru yang didominasi kendaraan roda dua, dan tak hanya di lokasi tersebut pengunjung pun menyebar hingga ke kawasan pusat kuliner dan kampung turis. (PNews)


BERADA DI LOKASI PERBATASAN, MS LDNU LANGKAPLANCAR DAN IKM CINEAM SAMBUT MALAM TAHUN BARU ALUNKAN SHALAWAT

PANGANDARANNEWS.COM –
Berada di lokasi dua kabupaten, Majelis Shalawat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (MS LDNU) Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran dan Ikatan Kiyai Muda (IKM) Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya menggelar acara Muhasabah Akhirussanah 2021 bertempat di rest area Gunung Singkup Desa Bojongkondang Kecamatan Langkaplancar. (31/12)

Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 2000 jamaah ini dihadiri Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Kecamatan Langkaplancar, unsur pemerintah Kecamatan Langakaplancar, Para Kepala Desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Dalam sambutannya Ketua MS LDNU Kecamatan Langkaplancar, Ky. Muttaqin Aminulloh menyampaikan  kegiatan ini merupakan kegiatan rutinan dan sudah terselenggarakan 4 kali berturut-turut. 

Mutataqin bersukur karena antusias warga dan santri dari berbagai pesantren di Kabupaten Pangandaran dan Tasikmalaya ikut mensukseskan setiap acara ini dilaksanakan.

“Dan tentunya dalam kegiatan ini kami pun tetap memerehatikan protokol kesehatan". Tuturnya

Muttaqin mengatakan, tujuannya diselenggarakannya kegiatan mengisi malam pergantian baru dengan tabligh akbar dan lantunan shalawat ini diharapkan selain menjadi amal ibadah juga sebagai ikhtiar  mempertahankan akidah Ahlussunnah Waljama'ah An-Nahdliyah.

Dengan membumikan Sholawat, memasyarakatkan Sholawat dan Mensholawatkan masyarakat diharapkan solawat menjadi Ruh dan menjadi sebuah kebutuhan bukan hanya ritual semata tetapi mampu menjalin ukhuwah islamiyah yang semakin erat, khususnya IKM Cineam dan MS LDNU Langkaplancar serta umumnya seluruh lapisan masyarakat.

Sementara dalam kesempatan sambutannya Ketua IKM Cineam, Ky. Asep menambahkan, salah satu tujuan kegiatan di penghujung tahun 2021 ini merupakan upaya meminimalisir aktivitas yang kurang  terpuji serta melanggar norma norma agama.

“Kami juga berharap kagiatan ini bisa menjadi keberkahan untuk seluruh umat dan seluruh lapisan masyarakat, “ungkapnya.

Pada kesempatan lain, salah satu tokoh pemuda Desa Bojongkondang Najmul Umam mengaku bersukur serta berterimaksih kepada penyelenggara serta seluruh elemen masyarakat yang telah bersama-sama mensukseskan dan mendukung kegiatan ini sehingga kegiatan berjalan dengan lancar dan khidmat.

“Kami gembira karena kegiatan antusias dan respon pemuda setempat sangat baik pada kegiatan muhasabah akhirussanah 2021 ini, mudah-mudahan ini bisa berdampak positif  bagi para pemuda desa Bojongkondang khususnya, "ucap Najmul. (YUSUP SIDIK)





UNTUK KELANCARAN MOBILITAS, WARGA MARUYUNGSARI DAN KARANGPAWITAN BERHARAP JEMBATAN CISEEL SEGERA DIBANGUN

PANGANDARANEWS.COM – Sudah puluhan tahun warga merawat jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 3,5 meter yang membentang di atas sungai Ciseel, dengan rutin mengganti seluruh badan jembatan yang berbahan kayu dan bambu. 

Jembatan Ciseel (masyarakat akrab menyebut jembatan ini dengan sebutan jembatan Sa’i) ini merupakan akses yang menghubungkan Desa Maruyungsari dan Karangpawitan Kecamatan padaherang kabupaten Pangandaran, sehingga jembatan ini sangat vital digunakan warga terutama para pelajar SD,SMP dan SMA harus melintasi jembatan ini walau harus ekstra hati-hati karena dengan kondisi bantalan jembatan yang menggunakan kayu kelapa dan sulaman nambu.

Namun beberapa tahun belakangan ini masyarakat merasa kewalahan untuk terus- menerus melakukan perawatan mengganti kayu jembatan yang sudah Lapuk dimakan usia, sehingga kini keadaan jembatan pun semangkin rusak dan hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua saja.

Menurut salah seorang perangkat Desa Maruyungsari yang nggan mau disebutkan namanya, sebenarnya kewenangan jembatan ini ada di pihak Pemerintah Kabupaten karena merupakan lintasan dari jalan kabupaten.

Padahal menurutnya sudah berkali-kali pihak desa mengusulkan ke Pemkab Pangandaran bahkan Pemprov Jabar agar jembatan ini bisa segera dibangun dengan layak karena fungsinya yang sangat vital dan sangat dibutuhkan masyarakat.

“Tapi sayang hingga saat ini usulan kami belum terealisasi, “ungkapnya.(30/12)

Ia mengtakan walaupun jembatan ini tidak masuk di wilayah Desa Maruyungsari, tapi banyak warga Maruyung yang setiap hari memanfaatkan keberadaan jembatan ini.

Hal senada juga disampaikan warga Desa Maruyungsari, Wahyu (30), menurutnya  warga disini sangat mengharapkan pemerintah bisa segera membangun jembatan ini, karena saat ini ia harus memutar jauh jika akan ke Desa Karangpawitan apalagi saat musim penghujan jembatan air sungai Ciseel meluap.

“Jembatan ini sekarang tidak bisa dilalui kendaraan roda 4, dan roda 2 pun saat melintas harus hati-hati, “kata Wahyu.

Wahyu menyebut sebelumnya warga memang selalu bergotong-royong untuk perawatan jembatan ini, tapi karena banyak material jembatan sudah lapuk yang harus diganti dan itu sulit dilakukan karena bahan bantalannya semua dari kayu kelapa yang harus dibeli.

"Kami berharap jembatan ini bisa menjadi perhatian agar Pemkab Pangandaran, apalagi saat jalannya sudah  pemerintah kabupaten memberi perhatian perihal jembatan ciseel ini. Terlebih saat ini lebar jalan sekitar 4 meter dan sudah dirabat beton, “pungkasnya. (Tn)


STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN, BUPATI PANGANDARAN GELAR DEKLARASI ODF DI KECAMATAN MANGUNJAYA

PANGANDARANNEWS.COM - Setelah memenuhi proses verifikasi yang telah diadakan sebelumnya di 5 desa di Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan, maka pada tanggal 30 Desember 2021 bertempat di Desa Sindangjaya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinta didampingi Ibu Ida Nurlela Wiradinata dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Yadi Sukmayadi menggelar deklarasi Open Defecation Free (ODF)  tingkat kecamatan Mangunjaya, sekaligus pemberian penghargaan kepada kepala Desa Sindangjaya, camat mangunjaya dan kepala Puskeamas Mangunjaya atas terlelenggaranya program ODF di wilayah Kecamatan Mangunjaya.(30/12)

Kegiatan ini juga dihadiri Camat Mangunjaya Edi Kusnadi , kepala Puskesmas Mangunjaya Suharyanto, S.Kep.Ners dan seluruh kepala desa se kecamatan Mangunjaya.

Dalam sambutan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarangan sejalan dengan program Kabupaten Pangandaran terkait terwujudnya Pangandaran sehat.

“Karena kesehatan masyarakat sendiri sangat dipengaruhi kesadaran masyarakat dan prilaku masyarakat yang sehat pula, salah satunya adalah buang air besar sembarangan, “ujar bupati.

 Sementara di waktu yang sama kepala dinas kesehatan kabupaten Pangandaran

Sementara Plt Kadis Kesehatan Yadi Sukmayadi kepada awak media menjelaskan, deklarasi ODF ini merupakan program nasional untuk semua desa, karena ODF ini salah satu upaya dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit juga salah satu paktor penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Diharapkan dengan ODF ini masyarakat bisa sehat dan sejahtera salahsatunya adalah dengan adanya perubahan prilaku dan juga lingkungan yang sehat, “kata Yadi.

Ditemui secara terpisah Kepala Desa Sindangjaya Asep Roni, mengatakan deklarasi ODF ini merupakan bagian bentuk pelayanan dasar terhadap masyarakat, sehingga diharapkan masyarakat yang belum memiliki jamban keluarga paling tidak pihak desa bisa mempasilitasi, tentu bantuan ini harus melalui proses dan tahapan.

“Harapan saya dengan deklarasi ODF ini masyarakat kami akan lebih sehat, “ungkapnya. (Tn)


MUSORKAB III TETAPKAN AGUS MULYANA JADI KETUA KONI PANGANDARAN PERIODE 2021-2025

Agus Mulyana ST
PANGANDARANNEWS.COM – Akhirnya tim penjaringan panitia Musyawarah Olahraga Kabupaten III (Musorkab) KONI Pangandaran tahun 2021 menetapkan Agus Mulyana ST menjadi Ketua KONI Kabupaten Pangandaran untuk periode tahun 2021-2025.

Menurut Ketua Tim menjaringan Prio Sutri Priandoro saat ditemui usai rapat pleno di sebuah hotel di kawasan pantai barat, pihaknya sebelumnya sudah melakukan verifikasi berkas-berkas pendaftaran dan secara resmi mengumumkan bakal calon menjadi calon pada tanggal 27 Desember 2021.

“Pendaptaran calon ketua sendiri kami buka sejak tanggal 23 dqn 24 Desember 2021, kemudian pada tanggal 25 kami lakukan verifikasi faktual berkas balon 25 dan sosialisasi bakal calon yang lolos di tanggal 26 dan 27 Desember 2021 lalu, “terangnya. (30/12)APrio menambahkan, tapi setelah dibuka pendaptaran ternyata Agus Mulyana satu-satunya yang mendaptar menjadi balon ketua KONI, dan akhirnya ditetapkan menjadi calon tunggal Ketua KONI Kabupaten Pangandaran periode 2021-2025. (PNews)


POLRES TASIKMALAYA GELAR POS PENGAMANAN DISEPANJANG LOKASI OBJEK WISATA SINDANGKERTA DAN CIPATUJAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Menjelang libur natal tahun baru jajaran Polres Tasikmalaya menggelar kegiatan pengamanan dengan membuat pos pengamanan di sepanjang obyek wisata pantai Sindangkerta dan Cipatujah.

Seperti disampaikan Kepala Pos Pengamanan Iptu Sujarmanto, saat ini arus wisatawan yang datang ke obyek wisata yang ada di Tasikmalaya Selatan ini semakin ramai sehingga perlu dibentuk pos-pos keamanan di khususnya di lokasi wisata, pasalnya pengunjung yang berlibur di kedua obyek wisata tersebut semakin ramai dan terus datangan.

“Ini untuk kenyamanan dan keamanan wisatawan yang akan berlibur menyambut tahun baru 2022, “ujar Sujarmanto.(28/12)

Walau secara umum situasi di wilayah Pantai Wisata Sindangkerta dan Cipatujah masih terpantau kondusip, naum kata Sujarmanto pihaknya tetap mewasadainya dari setiap kemungkinan baik gangguan keamanan yang ditimbulkan manusia maupun gangguan keamanan yang timbul karena paktor alam.

Tak hanya itu, imbuh Sujarmanto, petugas pun dalam setiap kesempatan terus menyampaikan himbauan terkait Kamtibmas agar tetap waspada atau hati hati serta dapat mengamankan dirinya sendiri dari berbagai gangguan kamtibmas. Begitu juga terkait Protokol Kesehatan (prokes), diharapkan para pengunjung tetap disiplin untuk mematuhinya terutama memakai masker dan tidak berkerumun, serta mengajak untuk melaksanakan vaksinasi dengan segera.                          

“Alhamdullillah selam ini secara umum kondisi tetap kondusif, “ungkapnya.

Sementra terpisah Kepala Desa Cipatujah H Acep mengatakan, ia bersukur karena musim libur natal dan tahun baru ini banyak pengunjung yang berlibur ke Cipatujah dan Sindangkerta, dan tentu ini akan menambah pendapatan warga sekigar lokasi wisata.

“Mudah-mudahan semuanya diberi kesehatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, “ucap Acep. (ANWARWALUYO)


MENYUSURI KEINDAHAN PESONA ALAM TEBING SUNGAI DI DESA KUJANG KARANGNUNGGAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Suatu Anugrah Tuhan Yang Maha Kuasa Desa Kujang Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dianugrahi kondisi geografis dan bentang alam yang exsotis, dari mulai perbukitan, lembah hingga sungai yang mempesona. Dari beberapa lokasi tersbut pun ternyata mampu dijadikan distinasi wisata yang akan menjadi primadona para wisatawan, seperti Pongpet Cilangla dan Tebing Pongpet yang terletak di aliran Sungai Cilangla Dusun Cikijing RT/RW 01/03.

Dengan panorama pemandangan alam yang asri diapit tebing-tebing tinggi menjulang serta hamparan  batu-batu alam yang indah serta aliran sungai menjadi daya tarik untuk penikmat wisata air, salah satunya yang layak dicoba yaitu body rafting dengan trek menyusuri arus sampai di Seungkeu.

Menurut salah seorang operator Desa Kujang, Jeri, Sengkeu sendiri merupakan salah satu tempat wisata lainnya yang ada di Desa Kujang. Bagi pecinta panjat tebing mungkin bisa menjadi alternatif baru dengan menjajal tebing-tebing Pongpet Cilangla.

“Di lokasi sini pengunjung akan suguhi panorama tebing indah untuk berswapoto, berenang atau naik perahu menuju wisata seungkeu, “terang Jeri.(28/12)

Masih kata Jeri, Desa Kujang milik potensi wisata bagus sehingga hampir setiap minggu banyak wisatawan yang datang berlibur.
Tapi Jeri menyayangkan, sarana transportasi akses jalan menuju lokasi wisata ini masih rusak, ia pun berharap kondisi ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya agar segera ada perbaikan jalan.

“Saya optimis jika jalan sudah bagus maka wisatawan yang berkunjung kesini pun akan semakin banyak, dan ini tentunya akan membantu perekonomian warga Desa Kujang, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)

SAMBUT MALAM PERGANTIAN TAHUN POLSEK SUKARAJA DAN CIPATUJAH GELAR OPS LILIN LODAYA 2021

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dipimpin Ipda Jajat Jatnika, Beserta anggotanya, antara lain, Aipda Andri Alvaeri, S.H., Aiptu Ima Ruhimat, Bripka Saefullah,  Briptu Maulana Edi Kusuma, BRIPTU Buddy System, Aiptu Aceng Marfudin dan Bripka Feryansyah, S.H, Polsek Sukaraja Polres Tasikmalaya laksanakan kegiatan Operasi Lilin Lodaya pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, bertempat di Pospam 2 alun-alun Sukaraja, yang digelar sejak pukul 8.30 WIB.(27/12)

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penjagaan, pengaturan lalulintas sekaligus memberikan himbauan  protokol kesehatan menghadapi pandemi covid-19, dan melaksanakan swab acak. 

Alhamdulillah sampai dengan saat ini situasi aman terkendali,"ucap Ipda Jajat Jatnika.

Kegiatan yang sama juga dilaksanakan jajaran Polsek Cipatujah, dengan menitikberatkan pengamanan tahun baru di kawasan obyek wisata Pantai Cipatujah.

Pimpinan operasi Polsek Cipatujah Iptu Rokhmadi, SH kepada PNews menyampaikan, pengamanan di wilayah Objek Wisata Pantai Cipatujah ini dilaksanakan dalam rangka Ops Lilin Lodaya Tahun 2021, di wilayah Hukum Polres Tasikmalaya.

“Dalam operasi ini kami melibatkan 6 anggota kami, “ujar Rokhmadi.(27/12)

Ia menambahkan di sepanjang Pantai Cipatujah sampai dengan saat ini terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.

“Saat ini jelang perayaan pergantian tahun kondisi khususnya di obyek wisata pantai Cipatujah terpantau dalam keadaan aman dan kondusif, “kata Rokhmadi. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


HARI INI BUPATI CIAMIS RESMIKAN KANTOR KECAMATAN PURWADADI

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M didampingi Wakil Bupati Ciamis Yana D. Putra siang tadi meresmikan penggunaan Kantor Kecamatan Purwadadi.(27/12)

Selain bupati dan wakil bupati turut hadir Sekda Kabupaten Ciamis Dr. H. Tatang, M.Pd, anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat Hakimah, S.Pd, Fraksi P-PAN, Kepala BPBD Drs. Dadang Darmawan, M.Si., Kepala DPRKPLH Dr. H. Taufik Gumilar , Sekretaris Badan Kesbangpol Dadang Mulyatna, S.Sos., M.Si. , Camat Purwadadi Drs. Rudi Darmawan, Sekmat Purwadadi Basir, S.IP., Kapolsek Lakbok diwakili oleh Kanit Intelkam Iptu Suripno, Danramil Ciamis yang diwakili oleh Danposramil Purwadadi Serka Ahmad Daryono, Para Kasi se-Kecamatan Purwadadi, Ketua MUI Kiayi Muhtar Gozali, Para Kepala UPTD se-Kecamatan Purwadadi, Kepala Desa se-Kecamatan Purwadadi serta tamu Undangan lain nya.

Dalam sambutannya Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M menyampaikan pembangunan Kantor Kecamatan purwadadi ini merupakan upaya untuk menumbuhkan suasana baru yang akan mendorong gairah dan semangat kerja yang produktif disertai pengabdian yang berpihak kepada rakyat. Karena seberapa megah pun kantor tentunya tidak berarti apa apa apabila di dalamnya tidak memiliki disiplin dan mentalitas yang tinggi serta pelayanan yang.maksimal pada masyarakat.

“Jadi tidak hanya kantornya saja yang bagus tapi kinerjanya juga bagus semata-mata untuk melayani masyarakat, “ungkap Herdiat.

Tidak hanya Pembangunan Kantor Kecamatan saja, kata Herdiat tetapi pembangunan  sektor lain untuk mendongkrak perekonomian masyarakat pun dilakukan walaupun secara bertahap.

“Beberapa waktu lalu meresmikan Pasar Galuh, ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta  memudahkan masyarakat dalam mecari kebutuhan sehari-hari, “imbuhnya.

Tak hanya itu, ujar Herdiat lagi, termasuk jalan-jalan juga akan terus perbaiki dan tahun ini sudah cukup panjang, Purwadadi sendiri merupakan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah sehingga pemkab akan fokuskan itu, ada irigasi pompanisasi yang rencananya tahun ini dapat diselesaikan, dan agar aksesnya lebih gampang antara Jawa Barat dan Jawa Tengah, Pemkab Ciamis pun akan upayakan dibuat jembatan baru karena akses jalan Manganti sudah tidak bisa dilalui oleh kendaraan besar roda 6.

Walaupun saat ini dalam kondisipandemi, anggaranya direfocussing tapi Herdiat menyebut mudah-mudahan kedepan APBD Kabupaten Ciamis bisa pulih dan segera normal kembali., “ujar Herdiat.

Herdiat juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada semua seluruh ASN, Kepala Desa, TNI-Polri, MUI yang telah bahu membahu melkasanakan vaksinasi, sehingga sampai tadi malam menurut data dari Dinas Kesehatan, vaksinasi Kabupaten Ciamis mencapai 70,17 %, dan tentu dalam minggu ini dari sisi leveling Ciamis akan berada di level 1.

“Tentu jika pemberlakuanya PPKM lebih longgar, maka diharapkan pertumbuhan ekonomi pun bisa tumbuh dan berkembang, “pungkasnya. (Tn)


MASAYARAKAT KECEWA, JANJI AKAN DIPERBAIKI JALAN DESA CIDADAP-KUJANG-SARIMUKTI, TERNYATA HANYA JANJI PALSU

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kondisi jalan di Dusun Cibungur tepatnya di Rt 07 Rw 04 yang menghubungkan Desa Sarimukti-Desa Kujang dan Cidadap Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, hingga saat ini masih belum tersentuh pembangunan.

Menurut salah seorang warga Desa Kujang, Asep, seharusnya ini jadi perhatian Pemkab Tasik karena jalan ini selain merupakan ketiga desa tersebut juga menjadi akses menuju obyek wisata Pantai Cipatujah dan ke Pangandaran.

“Jalan ini pernah dijanjikan akan diperbaiki saat kampanye alu, “kata Asep.(27/12)

Bukan hanya saat Pilkada Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya, kata Asep jalan ini juga pernah dijanjikan akan diperbaiki oleh calon Wakil Gubernur Jawa Barat saat itu. 

“Ternyata samapi hari ini janji-janji tersebut bohong semua, karena faktanya jalan di desa kami masih jelek, “tegasnya. (ANWARWALUYO)  


PEMKAB TASIKMALAYA GELAR UPACARA PERINGATI HARI IBU DI HALAMAN GEDUNG SETDA

Bripka Noneng Sri Lestari Bertindak Sebagai Komandan Upacara

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Peringatan Hari Ibu yang selalu diperingati setiap tanggal 22 Desember, untuk tahun Polres Tasik laksanakan kegiatan ini di halaman gedung Setda Kabupaten Tasikmalaya yang dipimpina langsung Bupati Tasik Ade Sugianto sekaligus bertindak sebagai Insfektur upacara dengan komandan upacara oleh  Bripka Noneng Sri Lestari.  (22/12)

Kegiatan ini juga turut dihadiri Dandim 0612 / Tasikmalaya Letkol Inf Ary Sutrisno S.IP; Kasbrig Raider 13  Kostrad Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, S.H.; Kabag SDM Polres Tasikmalaya KOMPOL  Dani Prasetya, S.H; Kabag SDM Polres Kota Tasikmalaya KOMPOL Ikandar hartana S.Sos M.Si; Kadislog Lanud Wiryadinata Mayor Kal Yoga Virgiawan; Kasubsi Prosarin Kejari Kabupaten Tasikmalaya Yosep Nurdiana, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Fraksi PDIP Ucu Subandri, Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya Ny. Ai Diantani Sugianto, Para Kepala SKPD Kabupaten Tasikmalaya, DHC '45; PWRI, Pepabri, LVRI, Lembaga Yayasan KH Zaenal Mustafa, Peserta Upacara meliputi unsur TNI, Polwan, Pol PP dan ASN dilingkungan Pemda Tasikmalaya.

Dalam paparannya bupati menyampaikan, hari Ibu tak bisa dilepaskan dengan peristiwa Kongres Perempuan pada tanggal 22-25 Desember 1928 yang dilaksanakan di Jogjakarta, dan peristiwa tersebut merupakan awal bangkitnya gerakan perempuan Indonesia sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia.  

Masih kata bupati, salah satu keputusannya dengan membentuknya satu organisasi federasi yang mandiri dengan nama Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia (PPPI), dan melalui PPPI ini mampu menjalin kesatuan semangat juang kaum perempuan bersama-sama dengan kaum laki-laki berjuang meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka.    

Selain itu berjuang bersama-sama kaum perempuan untuk meningkatkan harkat dan martabat, papar bupati, perempuan Indonesia juga menjadi perempuan yang maju. 

“Dan pada tahun 1929 PPPI berganti nama menjadi Perikatan Perkumpulan Istri Indonesia (PPII-red), sampai saat ini badan ini terus berkiprah sesuai aspirasi dan tuntutan zaman. “jelas bupati.

Hari Ibu ini oleh bangsa Indonesia diperingati tidak hanya untuk menghargai jasa-jasa perempuan sebagai seorang ibu tetapi juga jasa perempuan secara menyeluruh, baik sebagai ibu, istri, warga negara, abdi Tuhan Yang Maha Esa dan pejuang kemerdekaan.

“Peringatan Hari Ibu ini dimaksudkan untuk mengingatkan seluruh rakyat Indonesia tertutama generasi muda akan makna Hari Ibu sebagai hari kebangkitan dan persatuan serta kesatuan perjuangan kaum perempuan yang tidak terpisahkan dari kebangkitan perjuangan bangsa, “sebut bupati. (ANWARWALUYO)



ALAMI DEFISIT ANGGARAN DI TAHUN 2021 PEMKAB PANGANDARAN SIAPKAN POLA PENYEHATAN APBD TAHUN 2022

Bupati Kab. Pangandaran H Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Akibat kucuran anggaran dari Pemprov Jawa Barat tidak masuk dan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menurun drastis sementara anggaran yang ada digunakan untuk penanggulangan pandemi covid-19, sehingga tahun ini Pemkab Pangandaran mengalami defisit keuangan sekitar Rp 100 milyar.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran kepada sejumlah awak media usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD,  akibat kedua hal tersebut kondisi keuangan di Pemkab Pangandaran saat ini mengalami “porak poranda”.

“Untuk mengatasi hal ini kami akan menyiapkan pola penyehatan APBD tahun 2022, “ujarnya.(21/12)

Sementara untuk pembangunan sendiri, menurut Jeje, hingga tahun 2021 sudah hampir selesai bahkan untuk infrastruktur sudah tidak banyak lagi yang harus dilaksanakan.

Jeje optimis melalui optimalisasi PAD dari retribusi dan pajak daerah bisa membantu kondisi keuangan saat ini, apalagi jika pandemi covid-19 kondisinya semakin landai, sehingga ke depan kondisi keuangan Pemkab Pangandaran pun akan semakin sehat.

“JIka kemarin-kemarin kita harus refocusing anggaran, itu semua demi kesehatan masyarakat, "kata Jeje. (PNews)


KATROL CAPAIAN VAKSINASI DOSIS KE 2, BUPATI PANGANDARAN AKAN UNDANG LANGSUNG MASYARAKAT LAKSANAKAN VAKSINASI

Bupati Kab. Pangandaran Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Dinilai progres pelaksanaan vaksinasi dosis ke 2 lamban, maka ke depan Pemkab Pangandaran akan mengundang masyakat agar segera melaksanakan vaksinasi untuk dosis kedua ini.

Seperti dituturkan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, percepatan vaksinasi yang rendah sehingga rasio vaksinasi dosis ke-2 baru mencapai 60 persen.

"Progres ini memang rendah, "ucapnya.(22/12).

Jeje menyebut pihaknya akan segera berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk percepatan vaksinasi dosis ke-2 ini sehingga tidak ada selisih persentase dengan vaksinasi dosis ke 1, untuk itu ia menegaskan akan mengejar selisih tersebut. 

Salah satu upaya untuk percepatan itu, menurutnya ia akan mengundang langsung masyarakat untuk melaksankan vaksinasi dosis ke 2 ini masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi dosis ke 1.

Ia menambahkan pemberian undangan pada masyarakat ini sebenarnya sudah pernah dilakukan sebelumnya, saat itu undangan diberikan kepada warga yang belum divaksin sama sekali, dengan cara langsung diberi surat undangan.

Dan cara tersebut menurutnya dianggap sangat efektif dan memberikan pengaruh positif pada capaian angka vaksinasi di Kabupaten Pangandaran. 

Tapi untuk sementara pihakinya saat ini tidak akan melakukan upaya “radikal” seperti penundaan bantuan ataupun urusan administrasi pada masyarakat yang menolak divaksin dosis ke-2.

"Kami tidak ada ke arah sana, "pungkasnya. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN: “SUDAH SAATNYA PEMKAB PANGANDARAN OPTIMALKAN DESA WISATA”

Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM – Sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengoptimalkan serta memberika ruang pada potensi wisata yang ada di desa-desa, banyak wisata desa kini bisa dikelola dan dikembangkan untukj  menjadi destinasi wisata unggulan selain wisata yang sudah ada.


Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin kepada sejumlah wartawan usai memimpin rapat paripurna di gedung DPRD.

“Aneka varian wisata seperti wisata alam, wisata berbasis budaya, event, peninggalan atau situs, religi dan lainnya, itu semua merupakan potensi wisata yang ada di pedesaan, “ujar Asep. (20/12)

Ada prinsip, menurut Asep, semua itu menjadi dasar untuk menetapkan desa wisata, apalagi setelah ada penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang desa wisata menjadi sebuah Peraturan Daerah (perda). Tapi untuk menjadikan desa wisata itu ada beberapa krioteria, antara lain harus ada atraksi,  kenayamanan dan   akses menuju lokasi.

Kata Asep, intinya harus ada konsep-konsep untuk memberikan rasa kenyamanan kepada wisatawan, selain memperhatikan atraksi yang disuguhkan.

"Kearifan lokal harus terjaga serta sikap masyarakatnya pun harus ramah, salam senyum sapa,"imbuhnya.

Untuk akses juga tidak kalah pentingnya, karena menurutnya jika akses atau infrastruktur jalan bagus, maka wisatawan akan betah dan mau kembali lagi, dan itu merupakan hal yang sangat mutlak, dan kajian serta kesiapan masyarakat pun harus menentukan desa tersebut menjadi desa wisata.

“Pemkab Pangandaran tidak boleh langsung menetapkan karena harus ada syarat untuk memnuhi itu, dan itu bisa ditetapkan di dalam Peraturan Bupati, "pungkasnya. (PNews)

 

WAMA YOGISWARA PIMPIN AMS DISTRIK KABUPATEN PANGANDARAN UNTUK MASA BAKTI 2021-2025

PANGANDARANNEWS.COM – Berdasarkan hasil musywarah yang dilaksanakan pada tanggal 25 nopember lalu, Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik Kabupaten Pangandaran melantik Ketua distrik dan pengurus untuk masa bakti tahun  2021-2025. 

Dalam acara pelantikan yang dihadiri Ketua AMS pusat Kang Noer, Dewan Penasehat AMS distrik Pangandaran H Adang Hadari, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pangandaran drg Yani Ahmad Marzuki dan seluruh anggota AMS Pangandaran, Ketua AMS pusat pun langsung memimpin proses pelantikan ketua dan pengurus AMS distrik Pangandaran yang dilaksanakan di sekitar kawasan obyek wisata pantai Batuhiu Desa Ciliang Kecamatan Parigi.(20/12)

Usai acara, Ketua AMS Distrik Pangandaran untuk masa bakti 2021-2025, Wama Yogiswara menyampaikan rasa sukur atas terpilihnya untuk memimpin AMS Pangandaran untuk 5 tahun ke depan.

Ia mengatakan, ini merupakan amanah dan kepercayaan yang harus diemban dan ia pun akan berusaha semaksimal mungkin melaksanakan tugas ini.

“Dengan segala keterbatasan ilmu yang saya miliki, Insaalloh saya bertekad untuk memajukan AMS Pangandaran, “ucapnya.

Wama juga berharap kepada seluruh pengurus lainnya yang baru dilantik bisa menjaga dan menjungjung tinggi nama baik organisasi, berbaur dengan masyarakat dalam urusan yang baik-baik, bisa bersinergis dengan pemerintah dan mampu mensukseskan program-program tang ada di AMS Distrik Kabupaten Pangandaran.

“Setelah ini kami akan langsung menata susunan keanggotaan yang telah mendapat SK dari pim[pinan AMS pusat, “pungkasnya. (Tn)


DIPASTIKAN PADA LIBUR NATARU TIDAK ADA PENYEKATAN ATAU WISATAWAN YANG DIPUTARBALIKAN DI OW CITUMANG

PANGANDARANNEWS.COM - Menyambut libur natal dan tahun baru (Nataru) obyek wisata (OW) Citumang yang ada di Desa Bojong Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran terus melakukan sosialisasi terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) baik kepada wisatawan yang datang mau pun pada pelaku usaha wisata.

Dalam sosialisasi yang dilaksanakan di obyek wisata Citumang yang dihadiri Seluruh stakeholder, seperti Kapolsek dan Danramil Parigi, Kepala KBKPH Pangandaran serta para pelaku usaha, semuanya sepakat dalam saat libur nataru nanti akan memperketat prokes.

Seperti disampaikan Kapolsek Parigi Aiptu Ade saat didampingi Daramil Parigi Kapten M Erwin dan Kepala KBKPH Pangandaran Dadi Santosa S.Hut kepada media mereka menyampaikan, dipastikan saat libur nataru nanti tidak akan terjadi penyekatan atau memutarbailkan wisatawan yang akan berkunjung ke Citumang, dengan catatan pengunjung bisa menunjukan bukti telah melakukan vaksinasi di daerah asalnya.

Dan kalau pun ada wisatawan yang belum atau tidak bisa memperlihatkan bukti sudah divaksin, menurut Kapolsek, di lokasi Citumang akan ditempatkan sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang siap melakukan vaksinasi di lokasi wisata Citumang.

“TNI-Polri dibantu petugas dari kesehatan dan instansi lainnya akan membantu mempermudah proses vaksinasi untuk pengunjung yang belum divaksin, langsung di lokasi wisata Citumang, “ujar Kapolsek.(18/12) 

Tidak hanya itu, kata Kapolsek baik wisatawan atau pelaku usaha wisata yang ada di Citumang tetap harus menerapkan protokol kesehatan, paling tidak tetap memakai masker.

“Dan masker tersebut boleh dilepas saat wisatawan akan berenang, “jelas Kapolsek.

Daramil Parigi Kapten M Erwin menambahkan, saat ini TNI dan Polri terus mensosialisasikan hal ini di seluruh destinasi wisata khusunya yang ada di wilayah hukum Kecamatan Parigi, seperti Santirah, Jogjogan, Batu lumpang Ciwayang dan pantai Batuhiu.

“Bukti telah divaksin dan penerapan prokes ini juga akan diberlakukan pada wisatawan dan pelku usaha wisata di lokasi wisata lainnya yang ada di Kecamatan Parigi, “ucapnya. 

Sementara Kepala KBKPH Pangandaran Dadi Santosa S.Hut meminta kepada para pelaku usaha khusunya para pemandu agar tidak membuang masker bekas pakai di sembarang tempat karena selain kotor juga akan mengurangi keindahan di lingkungan wisata.

“Selain menyediakan tempat cuci tangan kami juga sudah menyediakan masker apabila ada pengunjung memerlukan, “kata Dadi. (PNews)


ANTISPASI TERJADI KECELAKAAN DAN PADATNYA ARUS LALU LINTAS DISHUB PANGANDARAN PASANG TRAFFIC LIGHT DI SIMPANG EMPAT PARIGI

PANGANDARANNEWS.COM – Seiring bertambah padatnya arus lalu-lintas di simpang empat parigi, jalan menuju alun-alun, arah Cigugur, Pangandaran dan ke Dusun Kalenceuri, Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran pun memasang traffic light (lampu merah).

Seperti disampaikan Kasi Prasarana dan Pengembangan Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Yadi Haryadi, Dishub sebelumnya sudah melakukan pengkajian terkait urgennya ada lampu merah di lokasi tersebut.

“Kami juga sudah hitung waktu dan lain-lain, dan ternyata di simpang empat tersebut sudah layak dipasang traficc  light, "tutur Yadi.(16/12).

Selain ramainya kendaraan yang melintas di lokasi tersebut, kata Yadi sering terjadinya kecelakaan serta jalan dengan belokan tajam pun menjadi alasan pemasangan lampu merah disana.

Yadi menambahkan, sebenarnya harusnya ada tiga titik yang dipasang lampu merah, simpang empat  Cikembulan dan Cijulang,  namun karena anggaranya terbatas sehingga baru dipasang di satu titik dulu.

“Untuk satun titik traffic light anggarannya bisa mencapai Rp 160 juta, yang bersumbernya dari APBD dan kita juga sudah berkoordinasi denngan Dinas PU," kata Yadi.

Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Lingling Nugraha mengatakan pihaknya berharap tahun depan jumlah lampu merah di Pangandaran bisa terus bertambah sesuai kebutuhan, dan untuk hingga saat ini baru ada di dua titik.

“Untuk mengerjaan pemasangan lampu merah tersebut kami lakukan malam hari. Dan untuk percobaan Insaalloh akan dilakukan minggu depan, “jelas Lingling.(PNews)


KEPRES NOMER 104 TAHUN 2021 DITENGGERAI JADI KENDALA PEMBANGUNAN DI PEDESAAN

Kades Ciakar, Jaka SH
PANGANDARANNEWS.COM – Dengan adanya Keputusan Presiden (Kepres) nomer 104 tahun 2021 yang diterbitkan pada 29 November 2021, pemdes sangat bingung pasalnya pihak desa harus mengalokasikan anggaran Dana Desa (DD)  minimal 40 % untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT), 20 % untuk ketahanan pangan dan 8 % untuk tanggapi darurat pandemi Covid-19, sehingga hanya menyisakan 32 % saja untuk anggaran pembagunan yang ada di desa. 

Demikian disampaikan Kepala Desa Ciakar Kecamatan Cijulang sekaligus sebagai tim hukum Apdesi Kabupaten Pangandaran, Jaka SH usai melakukan audens  di DPRD.(15/12) 

Jaka mengatakan, sedangkan warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) ada yang dari BMT, BLT dan lainnya, dan dalam aturannya warga tidak boleh ganda  menerima bansos tersebut.

“Dan kami di desa mempunyai mana warga yang mendapatkan PKH dari BLT, BMT dan seterusnya, “kata Jaka.

Jaka menuturkan, pada intinya dengan adana Kepres nomer 104 ini pemdes saat ini sangat sulit karena dengan 35 % anggran DD jelas sangat terkendala untuk melakukan kegiatan pembangunan infrastruktur yang ada di pedesaan, dan desa juga harus memberdayakan lembaga-lembaga yang ada di di desa.

Jika biasanya porsi DD diatur pemdes, itu bisa 50-50, artinya bisa 50 % DD untuk pembangunan infrastruktur  dan 50 untuk pemberdayaan, tergantung kebutuhan desa tersebut berapa untuk kegiatan pembangunnya.

Ia menambahkan, sedangkan untuk desa terpencil yang tidak mempunya PADes jelas dengan kebijakan yang ada di Kepoers 104 tersebut menjadi kendala keberlangsungan pembangunan yang ada di pedesaan.

Jaka menyebut untuk di desanya sendiri tahun pihaknya hanya mampu melaksanakan pembangunan infrastruktur  pengecoran jalan sepanjang 1.150 meter saja yang di perencanaan APBDesa 2021 harus selesai 1.500 meter,  tapi dengan adanya Kepres ini desanya tidak bisa merealisasikan seluruhnya dan menyisakan sekitar 350 meter lagi.

“Dan kekurangan tersebut kemungkinan tidak bisa dilanjutkan di tahun yang akan dating, “terangnya.

Dan rencananya kata Jaka, seluruh Kepala Desa se-indonesia hari besok (hari ini-red) akan menemui Presiden di istana di Jakarta untuk menggugat (bukan demo)terkait Kepres nomer 104 tahun 2021. 

“Mudah-mudahan Presiden bisa mengabulkan gugatan kami, “pungkasnya. (PNews)


BUPATI PANGANDARAN SEGERA LAKUKAN ROTASI MUTASI PEJABATNYA ?

PANGANDARANNEWS.COM – Saat ini beredar kabar di kalangan pejabat ASN bahwa bupati dalam waktu dekat ini akan melakukan promosi, rotasi dan mutasi ASN di lingkup Kabupaten Pangandaran.

Saat hal ini dikonfirmasi ke Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani, ia membenarkan hal tersebut bisa saja dilaksanakan pada akhir bulan  ini.

"Jika tidak tahun ini kemungkinan pelaksanaannya bisa awal tahuh depan," ungkapnya.(14/12)

Dani mengatakan, paling tidak ada empat pejabat eselon II hasil open bidding beberapa waktu lalu, yang akan ikut dilantik nanti, lalu eselon III yang akan dirotasi mutasi.

Idealnya menurutnya memang pelaksanaan rotasi mutasi itu dilaksanakan pada awal tahun 2022 karena jika dilaksanakan akhir tahun pertimbanganya agar pada awal tahun semuanya sudah survive terkait pengeluaran keuangan.

Disoal berapa pejabat eselon III yang akan rotasi, Dani belum bisa memastikan secara detail berapa jumlah pejabat eselon III yang akan dirotasi mutasi.

“Kita lihat saja nanti, “kata Dani.

Saat hal ini ditanyakan kepada Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, ia pun tidak berkomentar banyak terkait rotasi mutasi dan promosi pejabat ini.

“Kalau soal itu nanti saja, " ucapnya singkat.  (PNews)

ANTISIPASI KERUMUNAN MASA PADA MALAM TAHUN BARU, PEMKAB PANGANDARAN AKAN TUTUP SEMENTARA SELURUH ALUN-ALUN

PANGANDARANNEWS.COM – Saat libur natal dan tahun baru (nataru) di setiap titik ;lokasi wisata nantinya akan dibuat Check Point sehingga wisatawan yang akan masuk ke obyek wisata saat melewati pos Check Point tersebut akan dicek melalui Aplikasi PeduliLindungi, apakah sudah divaksin atau belum.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada sejumlah media saat ditanya   persiapan menjelang libur nataru di obyek wisata.

Nantinya, kata Jeje di setiap objek wisata akan ada Check Point, dan khususnya di kawasan Pantai Pangandaran Check Point ada di empat titik.

“Ini untuk mengetahui apakah wisatawan sudah divaksin atau belum, pada intinya wisatawan yang akan berlibur ke Pangandaran harus divaksin, kalau belum ya kita vaksin, "terang Jeje.(13/12)

Jeje menyebut, nantinya di setiap pintu masuk (toll gate) akan dipasang PeduliLindungi, dan wisatawan tinggal melakukan scan barcode.

Tak hanya di pintu masuk, menurut Jeje di setiap hotel juga harus dipasang Aplikasi PeduliLindungi, sehingga setiap ada wisatawan akan terdeteksi, jika belum divaksin maka petugas akan datang ke hotel tersebut.

Tak hanya itu, untuk mengantisipasi kerumunan pada malam pergantian tahun nanti pihaknya pun akan mematikan lampu serta menutup sementara seluruh alun-alun dengan garis polisi (police line) mulai tanggal 31 Desemnbber 2021 sampai tanggal 1 Januari 2022.

“Titik krusial terjadinya penumpukan pengunjung diprediksi ada di kawasan Pantai Barat, di lokasi ini diperkirakan pengunjung akan banyak, "ucapnya. (PNews)


KAPOLSEK CIKALONG HADIRI UNDANGAN ULAMA IKUTI PENGAJIAN BULANAN DI DESA CIBEBER CIKALONG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kanit Binmas Polsek Cikalong Aiptu Ahid hidayat, menghadiri pengajian rutin bulanan di Desa Cibeber Kecamatan  Cikalong. Ia yang datang mewakili Kapolsek Cikalong Polres Tasikmalaya Iptu Roni Hartono, SE, MH, memenuhi undangan para tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Dalam kesempatan sambutannya ia pun menyampaikan berbagai himbauan seperti hal yang terkait dengan Kamtibmas, Protokol Kesehatan dan mengenai ajakan kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi.                   

“Kami berharap agar dalam beraktifitas warga untuk selalu mematuhi disiplin  Prokes dengan cara, memakai, mencuci tangan dan menghindari kerumunan, “ucapnya.(12/12)

Sementara secarara terpisah Kapolsek Cikalong Iptu Roni Hartono, SE, MH mengatakan, hendaknya masyarakat selalu mendekatkan diri kepada Allah agar dijauhkan dari segala penyakit serta musibah lainnya.

“Selain diwajibkan ikhtiar kita jangan lupa selalu berdoa’ pada Alloh agar kita selalu diberi kesehatan, “kata Kapolsek.

Hal senda dikatakan Kepala Desa Cibeber Nurhabibi mudah-mudahan semua  terhindar dari segala penyakit, salah satunya usaha dengan berbanyak ibadah  berzikir  dan ibdah-0ibadah lainnya.

“Mari kita ikhtiar dengan selalu menerapkan prokes, tapi jangan lupa kita juga berdoa’ agar Alloh selalu memberikan kesehatan pada kita semua, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


JUMLAH PENDAFTAR CPNS DI PANGANDARAN TAHUN 2021 CAPAI 8.953, SAYANG PESERTA DARI PANGANDARAN HANYA 24 % SAJA

PANGANDARANNEWS.COM – Jumlah peserta pada tes CPNS di Pemkab Pangandaran tahun ini ternyata didominasi peserta dari luar Pangandaran.

Menurut Kepala Bidang Pengadaan Pengembangan Kompetensi dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Sofyan Tanjung, dari 8.953 seluruh jumlah yang ikut CPNS di Pangandaran, warga Pangandaran hanya 2.182 dan sisanya berasal dari luar daerah, sementara untuk presentase peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sampai saat ini masih dipilah.

“Kita lihat dulu berapa CPNS yang berasal dari Pangandaran, “ucapnya.(12/12)

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani menambahkan, jumlah peserta  CPNS pada tahun 2019 lalu juga sama didominasi dari luar Pangandaran, dari Pangandaran sendiri hanya sekitar 30 persen saja.

Padahal kata Dani jika pendaftar dari Pangandaran banyak maka dipastikan peluang yang jadi CPNS asli Pangndaran terbuka lebar, tapi kalau yang minatnya sedikit susah juga.

“Saya berharap jumlah pelamar untuki tahun berikutnya bisa didominasi warga Pangandaran, “ujar Dani. (PNews)






SATPOL PP DAN JAGA LEMBUR KEMBALI TERTIBKAN PEDAGANG DI LOKASI WISATA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Satpol PP dan Jaga Lembur kembali tertibkan pedagang di lokasi pinggiran pantai yang melebihi kapasitas, walau semula pedagang diperbolehkan berdagang di lokasi tersebutcatatan harus mengikuti aturan yang disepakati, seperti tidak boleh menyediakan meja dan bangku atau kursi terlalu banyak,  sehingga menjadi semerawut dan tidak enak dipandang. Namun sebagian pedagang kurang menggubris aturan tersebut, sehingga akhirnya satpol PP dan Jaga Lembur pun bertindak untuk menertibkan pedagang tersebut.

Menurut salah seorang anggotaJaga Lembur, Agus, penertiban ini terpaksa dilakukan karena jika dibiarkan akan menjadi pembenaran yang di kemudian hari akan menjadi banyak pelanggaran dan ini tentu akan semakin sulit.

"Kami terpaksa bertindak untuk menertibkan para pedagang di pinggiran pantai ini karena sudah melebihi kapasitas dan melanggar, “ujarnya. (12/12)

Agus mengatakan, sebelumnya para pedagang ini sebetulnya jauh-jauh hari sudah diperingatkan agar tidak menyimpan sarana daganganya berlebihan, seperti menggunakan bangku dan kursi yang terlalu banyak sehingga menjadi sempit dan semerawut dan tidak elok dipandang.

Dan sebenarnya imbuh Agus pedagang pun sudah tahu bahwa berdagang di pantai ada aturannya, tetapi mungkin karena merasa saat ini ada kesempatan selagi pengunjung banyak maka diperbanyak ruang dagangnya dengan menumpuk bangku, kursi dan mejanya.

Sementara saat ditertibkan petugas, sejumlah pedagang menyesalkan tindakan petugas mengangkut alat berjualan mereka, menurutnya ini tidak manusiawi walau pun pada akhirnya para pedagang pun  menyadari bahwa menurut aturan dan hasil kesepakannya memang sudah jelas, tidak boleh berjualan dengan melebihi kapasitas yang sudah ditetapkan. (HARISFIRDAUS)


PULUHAN PERANGKAT DESA SE- KECAMATAN BANTARKALONG IKUTI CAPACITY BUILDING

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Puluhan perangkat desa se-Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya selama 2 hari (10-11 desember 2021) mengikuti capacity building dalam rangka peningkatan kemampuan penyusunan perencanaan desa yang di gelar di sebuah hotel di kawasan wisata Pantai Pangandaran.(11/12)

Dalam sambutannya Camat Bantarkalong H Dodo Ilyas S Sos menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya penguatan kemampuan perangkat desa dalam penyusunan perencanaan sejumlah program pembangunan sekaligus kemampuan administrasi dan penguatan kinerja perangkat dalam melaksanakan tugasnya sesuai SOP.

Dodo mengatakan, dalam kegiatan ini diikuti puluhan  perangkat dari 8 desa yang masing-masing desa mengirimkan 4 orang, terdiri dari Kepala desa, Sekretaris Desa, Kasi Perencanaan dan bendahara desa. 

“Panitia juga menghadirkan pemateri dan  narasumber yang kompeten sesuai dengan target kegiatan, sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kapasitas dan kinerja perangkat desa, “kata Dodo. (ANWARWALUYO)


WARGA MARUYUNGSARI SUDAH LAMA KELUHKAN TUMPUKAN SAMPAH DI SEKITAR PASAR TRADISIONAL

PANGANDARANNEWS.COM - Sampah yang berserakan di samping Pasar Tradisional Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran membuat pemandangan di sekitar pasar tersebut terkesan jorok dan kumuh, timbunan Sampah tersebut sudah terjadi sejak lama dibiarkan dan sampai saat ini belum ada penanganan khusus dari pengelola pasar hingga akhirnya secara bergotong-royong Ketua karang taruna Dusun, RT, RW, BPD, Linmas dan masyarakat sekitar pun mengambil tindakan dengan membakarnya gundukan sampah tersebut dengan di saksikan langsung Kepala Desa Maruyungsari, Tusiman. (11/12)

Menurut Ketua Karang Taruna Dusun, Lijan Sulaeman kepada PNews menuturkan, berbagai macam sampah seperti sampah plastik, karton, sayur, buah, tulang ikan dan sampah keluarga menumpuk di bagian samping pasar persisnya di belakang SD dan posyandu, sehingga aroma baunya sangat memgganggu.

Lijan mengaku tumpukan sampah pasar di sekitar area sekolah dan posyandu ini sudah lama dikeluhkan warga sejak lama, pasalnya selain menimbulkan bau tak sedap juga mengganggu kesehatan warga dan mengganggu kegiatan belajar.

“Saya khawatir tumpukan sampah tersebut mengundang bermacam jenis penyakit,”Ujarnya

Lijan pun mendesak agar pengelola pasar dan pemerintah desa untuk segera mengatasi limbah tersebut, sebelum banyak warga yang terserang penyakit dengan cara meminta kepada intansi terkait agar segera mengangkut serta mencari tempat untuk mengatasi tumpukan sampah tersebut.

Hal senda dikatakan salah seorang anggota BPD Maruyungsari Rahman. SE, pihaknya mengaku sudah melaporkan masalah ini ke pihak pengelola pasar dan ke Pemdes Maruyungsari.

Kondisi ini juga, kata Rahmat sudah diinformasikan ke Unit Pengelola Teknis Pasar (UPTP) setempat agar sampah tidak meluber kemana-mana karena warga sekitar sangat tertangggu, apalagi di musim hujan seperti sekarang ini tumpukan sampah tersebut mengeloarkan aroma yang menyengat serta pemandangan di sekitar SD dan posyandu tidak sedap dipandang mata.

“Saya berharap jangan sampai ada warga yang terkena sakit dulu baru ada tindakan, “kata Rahmat.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke desa, Kepala Desa maruyungsari Tusiman membenarkan kondisi tumpukan pasar di area pasar sangat mengganggu warga, dan pihak pemdes pun berjanji  akan segera menindaklanjuti hal ini ke pengelola pasar.

Kata Tusiman, ia sudah berkordinasi dengan pihak kesehatan dan pendidikan dengan melayangkan surat ke pengembang untuk segaera menyelesaikan masalah pasar dan limbahnya, namun dari pihak pengembang sampai sekarang belum ada penjelasan bahkan saat diundang agar dating ke desa pun tidak datang.

Tapi menurut Tusiman Pemdes Maruyungsari tetap bertaggungjawab untuk mencari sulusinya, karena pasar tradisional desa (tarisi)merupakan bagian dari aset Desa. 

“Kami akan ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian, bahkan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan agar permasalahan limbah pasar yang mengganggu warga serta mengganggu proses belajar mengajar di sekolahan dan kegiatan Posyandu, “tegasnya. (Tn)




AHMAD HADADI: “PERPUSTAKAAN MENJADI SOLUSI BAGI MEREKA YANG HAUS ILMU PENGETAHUAN”

Kepala Dispusipda Jabar Dr Ir h Ahmad Hadadi M.Si 
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Ditemui secara terpisah usah menyerahkan bantuan hibah buku ke perpustakaan Desa Mekrsari Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Jabar Dr Ir h Ahmad Hadadi M.Si menyampaikan, perkembangan teknologi informasi dewasa ini di satu sisi ada peluang dan juga ancaman, seperti peluang untuk masyarakat mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya, namun ada ancaman ketika digunakan secara tidak bijak dan etis, sehingga saat ini seluruh elemen harus cerdas informasi juga cerdas media.

Sekarang kata Hadadi sudah saatnya semua mulai melestarikan budaya membaca, dan hari ini banyak cara dikembangkan agar membaca menjadi sesuatu yang menyenangkan. Seperti lewat lagu yang membangkitkan gairah untuk membaca dan lainnya.

“Termasuk gerakan pemasyarakatan minat baca di perpustakaan Desa Karangmekar ini karena dengan membaca akan mampu menumbuhkan semangat, “ucap Hadadi.(10/12)

Dengan hibah buku, imbuh Hadadi, diharapkan bisa membangkitkan minat baca masyarakat Desa Karangmekar karena membaca buku bisa mencerdaskan kehidupan anak bangsa serta akan mampu melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) anak muda yang ada di pedesaan.

Membaca lingkungan, tren teknologi saat ini, itu juga menurut Hadadi bagian dari membaca, tapi dalam menggunakannya hendaknya harus bijak dan etis.

“Karena orang yang bijak dan etis tentu akan dapat mempertanggungjawabkan apa yang dilakukannya, ”tegasnya. 

Ia menambahkan, informasi juga bisa didapatkan di perpustakaan melalui buku-buku dengan menjadikan informasi sebagai sumber kekuatan, karena salah satu fungsi perustakaan itu sendiri merupakan fungsi informatif.

Masih kata Hadadi di perpustakaan juga bisa belajar karena disana ada pertarungan dialektika untuk mebangun karakter lewat  buku-buku, tapi saat ini buku kerap dianggap “tidak ramah”sehingga malas membeli buku karena harganya kelewat mahal.

“Oleh sebab itu perpustakaan menjadi solusi bagi mereka yang haus akan ilmu pengetahuan, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


MELALUI DINAS SOSIAL PEMKAB PANGANDARAN LAKUKAN VERIFIKASI KELUARGA PENERIMA MANFAAT PKH

poto ilustrasi
PANGANDARANNEWS.COM – Untuk lebih memastikn bantuan tepat sasaran, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa hari kemarin melakukan verifikasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).(10/12)

Seperti disampaikan Koordinator PKH Kabupaten Pangandaran Ade Ajat Sudrajat,  selain memverifikasi ia juga melakukan validasi data penerima PKH, yang akan dilakukan hingga tanggal 31 Desember mendatang.

Validasi ini kata Ade dilakukan oleh SDM PKH  dengan sangat teliti, karena ingin mengetahui secara pasti, apakah ada yang sudah tidak berhak lagi menerima PKH tapi masih menerima dan lainnya. Dan verifikasi ini juga untuk memperbaiki data penerima bantuan sehingga diharapkan yang mengeluh belum cair di tahun 2021 bisa dicairkan pada tahun 2022 mendatang.

Saat ini, imbuhnya ada 17.213 penerima PKH yang tersebar di 10 kecamatan, dan yang paling banyak ada di Kecamatan Langkaplancar yakni 3.336 PKH. Sementara penerima terbanyak kedua ada di Kecamatan Padaherang dengan total penerima mencapai 2.370 PKH, dan jumalh PKH paling sedikit ada di Kecamatan Sidamulih dengan total 869 penerima.

Sementara Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran H Wawan Kustaman menambahkan, verifikasi dan validasi itu rutin dilakukan agar tidak ada lagi yang mengatakan bantuan tidak tepat sasaran. (PNews)





PERPUSTAKAAN DESA KARANGMEKAR TERIMA HIBAH BUKU DARI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN JABAR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Perpustakaan Desa Karangmekar Kecamatan Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya kemarin menerima bantuan hibah sejumlah buku, seperti buku pengetahuan keagamaan, pengetahuan praktis dan kategori pengetahuan umum, dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaa Provinsi Jawa Barat.(10/11)

Usai serah terima bantuan buku tersebut, Kepala Desa Karangmekar Titana Bahtiar mengaku senang perpustakaan yang ada di desanya mendapat kunjungan Dinas Kearsipan dan Perpustakaa Provinsi Jawa Barat sekaligus untuk memberikan bantuan hibah 176 Judul buku dan  352 eksemplar.

Dengan adanya bantuan buku ini menurutnya berarti bisa menambah koleksi buku yang ada di perpustakaan Desa Karangmekar, sehuingga diharapkan nantinya akan semakin banyak warga yang berkunjung ke perpustakaan untuk menikmati buku-buku yang ada di perpustakaan desa.

“Atas nama masyarakat saya mengucaopkan terimakasih dan insaalloh hibah buku ini akan bermanfaat bagi kami warga Desa Karang mekar, “ucap Titana.

Titana menambahkan, sumbangan buku ini benar-benar sangat membantu sekali dalam pengembangan perpustakaan yang ada di desanya, dan mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini perpustaakaan Desa Karangmekar ke depannya bisa lebih berkembang lagi dan bisa lebih memberikan manfaat bagi warga desa yang ingin menambah ilmu pengetahuan dengan membaca di perpustakaan.

Sementara perwakilan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaa Provinsi Jawa Barat, Prass berpesan agar buku-buku sumbangannya ini bisa dirawat dengan baik sebagaimana teta kerja seorang pustakawan.

“Saya juga berharap agar pengurus Perpustakaan Desa  dapat berperan aktif dalam mensosialisasikan perpustakaan desa ini ke masyarakat, “ungkapnya.(ANWARWALUYO)




WAKIL DPRD PROVINSI JABAR OLEH SOLEH ISI KEGIATAN RESES BERSILATURAHMI DENGAN FORUM WARTAWAN TASIK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Peran media diperlukan untuk membantu kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  dalam rangka mensejahterakan masyarakat.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB H.Oleh Soleh dalam rangka kunjungan reses dan acara ramah-tamah dengan insan pers yang tergabung dalam Forum Wartawan Online Tasikmalaya (FWOT), yang dihadiri 18 media baik cetak mau pun on line, bertempat di sebuah rumah makan di kawasan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. (8/12)

Menurut Oleh Soleh sudah seharusnya dibangun sinergitas ini untuk kemajuan daerah, salah-satunya seperti kegiatan ini yang dikemas dalam jalinan silaturahmi bersama seluruh rekan media.

“Karena maju mundurnya pembangunan terletak adanya para Jurnalis yang selalu konsen terhadap apa yang di lihat dan didengar untuk disampaikan pada publik, "ucap Oleh Soleh.

Menanggapi yang disampaikan H Oleh Soleh, Ketua FWOT Tasikmalaya Dadang Suhendar merasa bersyukur dan berterimakasih atas kunjungan, karena ditengah jadwal kegiatan yang padat masih bisa bersilaturahmi dengan awak media, dan diharapkan dengan kegiatan ini antara media dan wakil rakyat bisa saling sharing serta tukar pendapat.

“Ada kesamaan tupoksi anggota DPRD dengan media, yakni dalam hal kontrol sosial di masyarakat sehingga informasi sangat dibutuhkan untuk bisa mengimpormasikan kinerjanya pemerintah pada  masyarakat, “ucap Dadang.

Dadang berharap kegiatan seperti  ini bisa terus dilaksanakan agar sinergitas DPRD dan insan jurnalistik terus terjalin erat untuk kemasalahatan masyarakat.

“Secara organisasi kami merasa senang dan bangga karena Kang Oleh mau berkunjung serta bersilaturahmi dengan kami di FWOT Tasikmalaya, “pungkasnya.  (ANWARWALUYO)





KETUA DPRD PANGANDARAN: “UNTUK CEGAH KEBOCORAN RETRIBUSI DI PINTU MASUK OBYEK WISATA, PERLU DIREKAYASA”

Bupati dan Ketua DPRD Pangandaran
PANGANDARANNEWS.COM  -  Untuk menghindari adanya kebocoran tiket di toll gate (pintu masuk) obyek wisata, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin berharap agar rekayasa lalu-lintas sedemikaian rupa, mulai dari obyek wisata (ow) Pantai Karapyak di Kecamatan Kalipucang hingga OW pantai Batukaras di Kecamatan Cijulang, karena dengan demikian minimal dapat meminimalisir wisatawan yang tidak bayar tiket.

“Dan kepada petugas jaga di pintu masuk hendaknya bisa memilah mana wisatawan dan mana masyarakat setempat, sebagai rujukanya harus seperti di toll gate objek wisata Pantai Pangandaran," kata Asep.(7/12)

Menurutunya dia, jika jalan dari Pamugaran Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih sudah tersam bung ke obyek wisata Batuhiu di Desa Ciliang Kecamatan Parigi, maka perlu dilakukan rekayasa di pintu masuk obyek wisata tersebut tentu dengan menambah sarana dan prasarana.

Upaya ini, kata Asep, dilakukan agar capaian Penghasilan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata nantinya bisa dioptimalkan, salah-satunya caranya pemda harus tahu bagaimana mengambil atau memetik potensi yang bisa jadi PAD Kabupaten Pangandaran.

Seperti diketahui, sebelumnya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata juga mengatakan, untuk lebih memaksimalkan PAD dan retribusi daerah sudah dibentuk SOTK baru, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) 

"Dan nanti untuk mengisian pimpinannya kita akan melakukan melalui mekanisme open bidding,"kata Jeje. (PNews)





PEMDES HEGARWANGI SALURKAN BLT PERIODE AKHIR TA 2021 UNTUK WARGA TERDAMPAK COVID-19

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertempat di Gedung Olahraga (Gor) Pemdesa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) tahun anggaran (TA) 2021 periode bulan desember untuk 127 keluarga di 25 Rt dan 5 kedusunan yang terdampak Covid-19, dengan nominal Rp 300 ribu per keluarga.(7/12) 

Kepala Desa Hegarwangi Taufan Firmansyah SE usai penyaluran BLT bagi warganya menyampaikan, mudah-mudahan BLT ini bisa sedikit meringankan beban serta bermanfaat bagi keluarga terdampak covid 19.

Taufan mengatakan untuk penyaluran BLT hari ini merupakan pengalokasian tahap akhir dari DD TA 2021 yang diperuntukan untuk bantuan sosial pada warga terdampak covid-19, dan BLT yang telah disalurkan selama TA 2021 diharpakn dapat dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya oleh masyarakat di tengah-tengah masa sulit selama pandemi cobid 19 berlangsung.

“Terimakasih kami sampaikan kepada warga yang telah taat menjalankan prokes dan mengikuti vaksinasi guna pencegahan penyebaran covod 19 di wilayah Desa Hegarwangi,”kata Taufan.

Ia juga tidak lupa mengajak warga senantiasa berdoa’ agar wabah penyakit  covid 19 cepat hilang, salah satunya dengan  perbanyak mengambil wudhu  sholat lima serta berzikir.

“Kita harus yakin covid 19 akan  hilang dan masyarakat pun  sehat sehingga ekonomi tumbuh  kembali, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)








MELALUI RAPAT PARIPURNA PEMKAB PANGANDARAN RESMI TAMBAH SOTK BARU, BAPENDA

PANGANDARANNEWS.COM - Dengan ditetapkanya Raperda tentang perubahan ke empat menjadi Perda Nomor 31 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah menjadi sebuah Perda, maka Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi menjadi SOTK baru di lingkup pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Usai mengikuti rapat paripurna penetapan Perda Nomor 31 tahun 2016 di gwdung DPRD, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada sejumlah awak media menyampaikan kini pihaknya tinggal melaporkan penetapan tersebut ke Gubernur Jawa Barat, sesudah itu langsung dibuat Peraturan Bupati (Perbup) dan selanjutnya tinggal bagaimana nanti mekanisme pengisian jabatan SOTK baru tersebut.

Kemungkinan proses pengisian jabatan ini kata Jeje bisa memakan waktu hingga dua minggu lebih sehingga dipastikan SOTK baru ini akan terisi pada awal tahun 2022.

"Dan pada awal tahun Bapenda harus mulai menghitung potensi pendapatan kita," kata Jeje. (6/12)

Untuk target PAD dan pajak saat ini sebesar  Rp 114 Miliar, dan ke depan diharapkan target bisa mencapai Rp 200 miliar lebih.

“Bapenda ini dibentuk agar PAD kita bisa lebih memaksimalkan terurama dari sektor pajak hotel dan restoran, "tegasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin menambahkan keinginan bupati agar target PAD mencapai Rp 200 Miliar ini masih realistis dn tentunya ini harus ditunjang dengan kelengkapan fasilitas, seperti kelengkaPann Tapping box untuk dipasang di hotel dan restoran.

"Karena sekarang pun  ada kenaikan setelah hotel dan restoran yang dipasang alat tersebut," ungkapnya.(PNews)



SILATURAHMI DAN DISKUSI ANTAR PENGURUS WARNAI KUNKER KETUA IPEMI PROVINSI JAWA BARAT DI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Usai dilantik menjadi Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Provinsi Jawa Barat, Hj Irma Bastaman terus melakakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pengurus Daerah (PD) Ipemi yang ada di kabupaten-kota di jabar.

Kepada PNews, usai melaksanakan pertemuan dengan PD Ipemi Kabupaten Pangandaran yang digelar di  aula setda, Irma mengatakan, kunker ini dalam rangka 100 Hari kerja pasca pelantgikannya menjadi Kegua Ipemi Jabar.

“Selain silaturahmi dalam kunker ini kami juga berdiskusi terkait kesulitan apa dan apa saja yang bisa dikembangkan di kabupaten-kota, “ungkap Irma.(7/12)

Intinya, kata Irma pihaknya terus memberikan motivasi kepada pengurus di daerah untuk saling membantu, karena sejati Ipemi tidak bergerak pada sektor perdagangan (trading) saja tapi Ipemi lebih menekankan pada pemerdayaan para perempuan muslimah untuk buisa bermanfaat baik dianta pengurus, anggota dan muslimah lainnya.

“Dan trading tersebut menjadi salah satu pemberdayaan itu sendiri, “imbuhnya.

Irma menambahkan, yang lebih penting organisasi juga harus mampu memberikan link-link pemasaran karena hal itu menjadi penting untuk menumbuhkembangkan sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM), seperti dengan melaksankan even, market place dan lainnya yang dibutuhkan UKM.

Irma menyebut, Pangandaran merupakan daerah berpotensi dalam pengembangan Ipemi ke depan sehingga diperlukan tempat khusus untuk pemasaran produk-produk yang dihasilkan UKM Pangandaran.

Ipemi juga menurut Irfma harus berkolaborasi dengan 5 pihak, akademisi, bisnismen, comunitas, goverment (pemerintah) dan media (ABCGM).

“Saya optimis Ipemi ke depan akan lebih berkembang di Kabupaten Pangandaran, “ucapnya.

Sementara Ketua PD Ipemi Pangandaran Diah Ratu Badraeni mengungkapkan, hingga saat i ni ia beserta pengurus lainnya terus berusaha agar Ipemi bisa levih berkembang di Pangandaran, salah satunya dengan terus melakukan rekrutmen anggota.

“Saat ini Ipemi Pangandaran baru mempunyai anggota sekitar 20 orang, “ungkapnya. (PNews)












JEMBATAN AMBRUK, JALUR DESA SUKAMAJU-CIBOGO PUN TERPUTUS

PANGANDARANNEWS.COM – Akibat diguyur hujan lebat dan melebarnya bentang sungai telah mengakibatkan jembatan di RT 03 RW 01 Desa Cibogo yang menghubungkaan Desa Cibogo Kecamatan Padaherang dan Desa Sukamaju Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran pun ambruk sehingga akses kedua desa  terebut pun teputus.

Awal kejadian ambruknya jembatan yang lokasiya tidak jauh dari rumah  salah seorang anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari fraksi PDI Perjuangan, H Tasimin, ini terjadi pada hari kamis lalu (2/12) saat terjadi hujan deras membuat air sungai meluap sehingga menyebabkan pelebaran sungai.

Menurut Tasimin, akibat terjadi pelebaran tersebut mengakibatkan tiang penyanggga pun tidak kuat menahan derasnya aliran sungai.

“Jembatan ini dibangun tahun 2013 dengan sumber pembiayaan dari APBD Pemprov Jabar, “terang Tasimin.(5/12)

Tasimin pun berharap kejadian segera menjadi perhatian pemerintah mengingat jembatan ini sangat vital dan dibutuhkan warga. (Tn)


KABUPATEN PANGANDARAN TERIMA HIBAH PEMASANGAN 5000 PJUTS DARI LPPBIFBWD

PANGANDARANNEWS.COM – Dilansir dari chanal you tube salah satu statsiun tv swasta nasional, Kabupaten Pangandaran direncanakan akan menerima hibah sekitar 5000 titik Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) dari Lembaga Pengelola Proyek Yayasan Badan Kongres Internasional Forum Budaya (LPPBIFBWD).

Saat menghadiri serah terima percontohan pemasangan PJUTS di Desa Paledah Kecamatan Padaherang, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata yang diwakili Asisten Daerah II urusan perekonomian dan pembangunan, Dadang Dimyati menyampaikan terimakasih kepda LPPBIFBWD dengn pemberian hibbah PJUTS yang nantinya akan disebar ke desa-desa yang ada di Kabupaten Pangandaran.

“Dan tentu ini akan sangat bermanfaat untuk masyarakat, terutama dalam rangka mendukung sektor ekonomi dan pada kegiatan-kegiatan yang sifatnya produktif “ungkap Dadang.(3/12)

Dadang mengatakan, Pemkab Pangandaran menyambut baik serta mengapresiasi LPPBIFBWD yang memiliki kepedulian pada lingkungan serta telah banyak berbakti untuk negeri.

Dengan adanya PJUTS Dadang menargetkan Pangandaran akan semakin tangguh dan masyarakatnya akan tumbuh. 

“Saat ini Kabupaten Pangandaran menerima hibah 5000 pemasangan PJUTS yang akan disebar di 10 kecamatan, “imbuh Dadang.

Untuk itu kepada pihak yang bersangkutan dalam penentukan nanti lokasi, Dadang berharap bisa berkordinasi dengan Dinas Perhubungan, jadi titik-titik lokasi pemasangannya hasil rekomendasi dari dishub.

Dadang menjelaskan program ini sebetulnya merupakan kaitan dengan forum ekonomi priangan timur dan sudah didasari dengan perpres 87 tahun 2021, dan forum ini pada bukan hanya di Pangandaraan saja tapi mencakup Kabupaten Tasik, Kota Tasik, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis.

Sementara itu ketua korwil LPPBIFBWD wilayah jawabarat, Fadil berharap pemasangan PJUTS ini bisa membawa dampak positif bagi masyarakat, lebih khususnya bagi warga yang ada di pelosok dan pedesaan untuk meningkatkan produktifitas, sekaligus dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat pedesaan. 

Menurut Fadil, hibah PJUTS akan dipasang di sejumlah jalan desa dan pelosok, artinya tidak diprioritaskan untuk jalan provinsi maupun jalan nasional. oleh karena itu diharapkan adanya koordinasi agar akurasi penempatannya bisa tepat guna sesuai dengan perencanaan. 

“Kami juga berharap mudah-mudahaaan tidak ada resistensi sekecil apapun dengan adanya bantuan ini,  sebab PJUTS memang hibah, “ujar Fadil. 

Fadil menyebut, hibah PJUTS akan diberikan ke 27 kabupaten dan kota di seluruh Provini Jawa Barat dan masing-masing mendapat 5000 titik, ini dalam rangka mendukung program pemerintah pusat untuk indonesia terang.

Dengan program ini juga, kata Fadil bisa terjalin komunikasi yang baik antar pemerintah daerah dengan para masing-masing vendor maupun para legislatif supaya program ini bisa berjalan dengan lancar, dengan sukses. 

“Dan khususnya untuk Kabupaten Pangandaran ini sebagai salah satu percontohan yang kami pasang untuk hari ini bisa berjalan sukses untuk kedepannya dan ini insyaallah bisa kami jalankan dan kami realisasikan mulai tahum 2022 mendatang, “kata Fadil. 

Fadil juga berterimakasih kepada segenap pihak yang telah mendukung program PJUTS ini karena ini merupakan bentuk sinergi antara program yang dilaksanakan di daerah dan program yang dirancang LPPBIFBWD, dan program pjuts di Kabupaten Pangandaran merupakan upaya dalam rangka mendukung percepatan pembangunan untuk peningkatan perekonomian kesejahteraan masyarakat serta ikut mendukung keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan untuk Kabupaten Pangandaran. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN