wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

MELALUI KERJASAMA BI TASIKMALAYA KOPI CIGALONTANG KINI TEMBUS PASAR INTERNASIONAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kopi Cigalontang  merupakan salah satu produk unggulan sektor pertanian Kabupaten Tasikmalaya yang kini sudah dikenal di kancah nasional bahkan kini diekspor ke benua Eropa melalui MoU antara Bank Indonesia (BI) dan Kelompok Tani Pusparahayu yang bertempat di Dusun Kiarabongkok Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang.

Menurut Anggota DPR RI dari fraksi Demokrat Hj.Siti Mufattahah, Psi, MBA yang berkesempatan menyaksikan menandatanganan MoU Penyerahan bantuan Program Sosial BI, menuturkan, berawal dari pertemuannya dengan Pemimpin BI di Tasikmalaya, saat itu  Siti Mufattahah meminta diberikan satu produk unggulan yang bisa ekspor dari Kabupaten Tasikmalaya, dan kebetulan saat ini BI sedang fokus pada sektor pertanian dan salah satu yang disampaikan adalah kopi.

“Alhamdulillah memang kopi Cigalontang luar biasa hingga bisa masuk pasar internasional melalui ekspor yang difasilitasi BI," Ujar Siti Mufattahah. (31/05)

Siti Mufattahah mengatakan,  pada setiap pertemuan di anggota DPR RI di Jakarta sekarang ia pun sering menyampaikan bahwa Kabupaten Tasikmalaya memiliki produk unggulan kopi dan sekarang sudah terbukti hasil dan produksinya berkualitas dan tidak kalah dengan kopi yang dihasilkan dari  daerah lainnya di Indonesia.

Kopi Cigalontang yang kini bisa bersaing dengan kopi dari Pangalengan yang sudah dahulu diekspor, kata Siti Mufattahah kini berharap dukungan dari pemerintah daerah sehingga Pemkab Tasikmalaya pun nantinya memiliki salah satu produk unggulan, dan Cigalontang bisa menjadi iconnya produk kopi.

Siti Mufattahah pun berpesan, setelah ekspor pasti akan banyak pemesan dan jika barangnya kurang tentunya bisa digabungkan dengan daerah lain untuk dijadikan icon kopi.

“Saya berharap icon kopi  Cigalontang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi  masyarakat  Kabupaten Tasikmalaya, “pungkasnya. (ANWARWALYO-UDIRUSTANDI)








DIALOG RATUSAN SANTRI WARNAI HAUL KYAI ABDUL HAMID KE 73 DAN KH. ANWAR SANUSI KE 23

PANGANDARANNEWS.COM - Dalam rangakain acara Haul Kyai Abdul Hamid ke 73 dan KH. Anwar  Sanusi Ke 23, ratusan Santri dan Alumni Pondok Pesantren Al-Hamidiyah gelar dialog yang di selenggarakan oleh Himpunan Keluarga Alumni Al-Hamidiyah (HIKAM) Muda, bertempat di di Pondok Pesantren Al-Hamidiyah, Cicau, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran.(29/05)

Selain dihadri ratusan santri kegiatan ini juga dihadir para alumni muda yang aktif di berbagai organisasi, diantaranya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama(IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), dan organisasi lainnya.

Menurut ketua HIKAM muda, Luki Abdullah, dengan mengambil tema "Implementasi Nilai-Nilai Pesantren Dalam Kehidupan"kegiatan dimaksudkan untuk memberi pendidikan dan pengenalan kehidupan pasca santri tinggal dari pesantren serta untuk mengenal kegiatan dunia luar serta untuk memberikan gambaran bagaimana menyelesaikan permasalahan dunia luar.

Kata Luki, panitia juga menghadirkan beberapa narasumber, seperti Alumni PonPes Al-Hamidiyah Habib Munajat dan Ketua Pengurus Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC PERGUNU) Kabupaten Pangandaran, Noval Muhajir Taufiqurrohman.

Menurut Novel Muhajir Taufiqurrohman dalam paparannya menyampaikan, santri, masyarakat NU hari ini harus melek tekhnologi dan mampu beradaptasi dengan permasalahan diluar  sana,  dan NU siap menjadi pelantara, salahsatunya dengan memfasilitasi perkuliahan.

“Pengajian merupakan konsumsi pokok para santri, namun pendidikan umum juga perlu ditingkatkan selain khususnya masalah keilmuan agama yang dipelajari di pesantren,"ucap Novel.

Sementara Habib Munajat menyampaikan, dimana pun santri berada serta tingkat pendidikan apapun yang didapat, yang paling penting visi adalah pendidikan diri sendiri. 

“Artinya, belajar tidak hanya saat mondok, tidak hanya saat sekolah dan tidak hanya sebatas di bangku kuliah, “tegas Habib. (YUSUP SIDIK)



WISATA PANGANDARAN MASIH TETAP JADI TUJUAN UTAMA WARGA JAWA BARAT

Jeje Wiradinata:”Saya Minta Pengaturan Pariwisata Dievaluasi Kembali”

PANGANDARANNEWS.COM – Hingga akhir pekan pekan kemarin (30/05) wisatawan yang datang ke pantai Pangandaran masih terbilang ramai, sehingga petugas gabungan yang ada di pintu masuk pun memberlakukan buka-tutup antara pintu masuk barat dan pintu masuk timur.

Seperti yang disampaikan Sekretaris Pol PP Pangandaran, H Bangi, sejak jam 7 pagi kendaraan wisatawan yang datang diarahkan ke pintu masuk utara, sementara pintu toll barat ditutup. 

Hal ini dilakukan, kata Bangi, untuk menghindari kemacetan dan kerumunan masa yang banyak dalam satu lokasi.

“Hingga jam 12 siang pintu toll utara kami tutup dan sementara kendaraan pengunjung pun kami arahkan ke pintu tol barat, “jelas Bangi, didampingi petugas dari Polsek dan Koramil Pangandaran.(30/05)

Sementara Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan,  walau pun semuanya patuh kini pelaku usaha dan wisatawan pun sudah bisa menyesuaikan untuk selalu penerapkan protokol kesehatan saat berada di obyek wisata jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Jeje mengatakan, pihaknya saat ini masih perlu melakukan evaluasi agar pariwisata di tengah pandemi ini semakin terkontrol.

"Kami harus lebih meni ngkatkan lagi kerja para petugas di lapangan khususnya terkait  SOP pada saat akhir pekan," ungkap Jeje.

Saat ini penyekatan yang dilakukan petugas gabungan, menurutnya cukup efektip untuk memperlambat dan mengkontrol arus kunjungan, bahkan sejak pagi hari ia pun melakukan pantauan langsung dan ikut bersama petugas untuk memasang barikade (water barrier ) di gerbang utama. 

Sementara saat PNews berkeliling langsung nampak arus kendaraan pun padat baik di jalur pantai barat mau pun timur, bahkan terjadi simpul-simpul kemacetan pada simpang tuiga di kawasan jalan Pramuka dan di depan hotel Laut Biru.

Menurut salah seorang wisatawan asal Kota Depok, Ganif (38) ia setuju dengan protokol kesehatan yang diberlakukan di obyek wisata Pangandaran, karena menurutnya ini untuk kepentingan bersama.

“Kami toh masih tetap bisa enjoy berwisata disini, “ujarnya. (PNews)



PEMBANGUNAN TOL CIGATAS MASUK TAHAP SOSIALISASI

Uu Ruzhanul Ulum;”Masyarakat Harus Hati-hati Hadapi Para Spekulan Tanah”

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum
PANGANDARANNEWS.COM  - Dalam pembangunan proyek jalan toll Cileunyi Garut Tasikmalaya (Cigatas) ini Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta agar masyarakat jangan terkecoh dengan iming-iming yang biasa ditawarkan para spekulan tanah. Tapi sebaliknya masyarakat harus bisa bekerjasama dengan pemerintah, karena pembangunan tol ini nantinya bisa sepenuhnya dinikmati masyaraka, sehingga khususnya masyarakat di Priangan Timur harus ikut mendukung realisasi pembangunan jalan toll ini.

Wagub juga mengatakan, jangan sampai terjadi seperti pada pembangunan jalan toll Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu), gara-gara ulah para spekulan hingga saat ini pembayaran pembebasan tanah pada pembangunan toll tersebut belum selesai.

“Biasanya para spekulan itu akan meminjam sertipikat tanah dengan iming-iming pembebasan dengan  harga tinggi dan lainnya, “ungkap wagub, saat ditemui usai menghadiri pelantikan Pengurus Paerah Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia Kabupaten Pangandaran, bertempat di aula Setda Pangandaran.(28/05)

Disoal progres pembangunan tol Cigatas, wagub mengatakan, up date terkini pembangunan sekarang sudah masuk dalam tahapan sosialisasi kepada masyarakat dan proses pembebasan tanah milik masyarakat ini tidak akan dilakukan sekaligus tapi bertahap sesuai dengan tahapan pembangunan jalan.

"Lahan ini akan segera dibangun, lalu dilakukan pembebasan, jadi bembebasan tanahnya tidak sekaligus dari Cileunyi sampai Tasikmalay, tapi tahap demi tahap pembangunan, "jelas wagub. (PNews)


WAGUB JABAR: “BPD DAN KEPALA DESA HARUS SATU VISI-MISI DAN HARMONIS”

PANGANDARANNEWS.COM - Badan Permusyawaratn Desa (BPD) harus bisa bersinergi dan harmonis dengan kepala desa jangan justru berselisih, dan BPD juga jangan sampai hanya merongrong desa tapi sebaliknya BPD dan kepala desa harus kompak dan satu visi misi untuk memajukan pemerintahan desa.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, kepasda media saat ditemui usai menghadiri pelantikan Pengurus Paerah Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia Kabupaten Pangandaran, bertempat di aula Setda Pangandaran.(28.05)

Kata wagub, pelantikan hari ini merupakan salah satu ikhtiar keluarga besar BPD dalam rangka menguatkan sebuah organisasi untuk memperjuangkan aspirasi anggotanya.

“Kebersamaan dan kolaborasi ini penting, tapi a cukup hanya dengan berkumpul saja tetapi harus menjasdi sebuah barisan, “kata wagub. 

Dengan organisasi ini, kata wagub lagi, diharapkan bisa menjadi sebuah kekuatan untuk memperjuangkan keluarga besar BPD karena kahadirannya ini juga merupakan amanah undang-undang walau pun diakui selama ini terkesan eksistensinya kurang greget, sehingga melalui organisasi ini diharapkan baik masyarakat atau pun aparatur desa akan semakin sinergis dengan BPD.

Kalau pun ada perselisihan atau perbedaan paham, menurut wagub, itu hal yang wajar karena BPD dan kepala desa sama-sama merupakan jabatan politik, dipilih oleh masyarakat. 

“Saya juga berharap BPD ini bisa menjadi wadah para tokoh di masing-masing desa untuk bersama berkiprah memanjukan desa dan warganya, “imbuh wagub.

Sementara saat dimintai komentarnya, Ketua Pengurus Paerah Persatuan Anggota BPD Kabupaten Pangandaran, Asep Fitiri Mediana, S,Ag, pada APBDes itu anggran untuk meningkatkan sumber daya artinya BPD disini jelas harus bisa meningkatkan kapasitasnya supaya bisa lebih baik dalam  melaksanakan tofoksinya. 

Ia mendorong di masing-masing desa agar dana desa untuk meningkatkan kapasitas BPD tersebut bisa dimanfaatkan sehingga bisa mendorong seluruh anggota BPD lebih baik lagi.

“Saya juga tidak lupa mengucapkan terimakasih pada Pemkab Pangandaran yang sudah memfasilitasi serta dukungan hingga acara pelantikan ini bisa berjalan lancar, “opungkas Asep. (PNews)





DI TINGKAT PROVINSI DAN NASIONAL PANGANDARAN RAIH PENGHARGAAN KABUPATEN TERCEPAT DALAM PENDATAAN KELUARGA

PANGANDARANNEWS.COM – Menjadi kabupaten tercepat di Provinsi Jawa Barat dengan capaian target 100 persen dalam pendataan keluarga tahun 2021, Kabupaten diganjar penghargaan dari perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat.

Seperti disampaikan Wakil Bupati Pangandaran, H Ujang Endin Indrawan usai menerima penghargaan tersebut di di aula setda pangandaran beberapa waktu lalu, dengan penghargaan ini tentu akan menjadi kebanggaan masyarakat Pangandaran karena prestasi ini berkat kerjasama yang baik seluruh komponen.

“Selain kepada kader pendata dan seluruh petugas lapangan Dinas KBP3A, saya juga sangat bangga dengan partisipasi yang telah diberikan masyarakat, sehingga dapat meraih prestasi ini, “kata Endin. (27/05)

Wabup juga berharap, hasil pendataan ini dapat berguna dalam perencanaan pembangunan Pangandaran ke depan karena basis data keluarga yang dihasilkan dari pendataan ini bisa membantu rencana pemda.

“Hasil pendataan ini juga untuk  mentukan arah kebijakan program pembangunan keluarga, kependudukan dan KB di Kabupaten Pangandaran, “imbuhnya.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuaan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Pangandaran, Drs Heri Gustari MSI, proses pendataan ini  dilaksanakan selama dua bulan, sejak bulan april huingga mei 2021.

“Selain di tingkat provinsi di tingkat nasional juga Pemkab Pangandaran menjadi kabupaten tercepat dalam pendataan keluarga ini, “ungkap Heri. (PNews)



BPBD GELAR KABUPATEN TASIKMALAYA GELAR SIMULASI PENANGANAN BENCANA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan Simulasi Penanganan Bencana Tingkat Kabupaten Tasikmalaya 2021, terkait penanganan ancaman bencana alam tanah longsor, angin kencang, banjir, gerakan tanah, kekeringan maupun bencana lain, bertempat di Desa Parung, Kecamatan Cibalong, Rabu (26/05)

Dalam kegiatan simulasi ini diperlihatkan bagaimana ketangkasan dan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi bencana. Salah satu simulasi yang dilakukan adalah penyelamatan korban dari bencana longsor di suatu wilayah yang lokasinya cukup tinggi dan curam, korban diturunkan dengan cara menggunakan peralatan tali temali

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tasikmalaya,  Kepala SKPD dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulisnya Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto yang dibacakan Sekretaris Daerah  Mohamad Zen, menyampaikan fungsi pemerintah memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk didalamnya melakukan upaya penanggulangan bencana alam, dan langkah konkret dalam pengurangan resiko bencana di daerah salah satunya dengan membangun kesiapsiagaan aparat bersama-sama masyarakat.

Kabupaten Tasikmalaya pada umumnya merupakan daerah rentan bencana alam, di tahun 2020 tercatat ada 387 kejadian bencana. Dan untuk menghadapi kondisi tersebut, kata Sekda, dituntut kesiapsiagaan seluruh institusi agar bisa tanggap darurat jika terjadi bencana.

Zen menambahkan, kerentanan ini memang menimbulkan ketakutan tersendiri dan tentu ketakutan ini  bukanlah solusi dan bukanlah akhir dalam menghadapi risiko bencana. Tapi sebaliknya kerentanan ini harus disikapi bersama dengan mengampanyekan upaya-upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana agar dapat menekan angka kerugian ataupun angka terdampak bencana.

"Alhamdulillah sampai saat ini kita tidak mengalami kesulitan karena semua potensi perlengkapan dan kesiapan SDM dalam menghadapi bencana sudah dikondisikan dan terkoordinasi dengan baik oleh BPBD dan semua OPD terkait"kata Zen.

Kegiatan simulasi penanganan bencana ini, imbuh Zen, merupakan momentum bersama untuk kembali mengingatkan bahwa saat tinggal di wilayah yang berisiko bencana dan ancaman. Dan dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan semua tetap semangat dan terus menumbuhkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana tidak terhenti.

Menurut Zen, hal ini tentunya sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 24 tahun 2007  tentang Penanggulangan Bencana bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama, sehingga secara pribadi Zen sangat mendukung dan mengapresiasi diselenggaranya simulasi penanganan kebencanaan ini yang dengan harapan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan meningkatkan ilmu pengetahuan tentang kebencanaan.

“Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan menuai hasil terbaik,  mari bersama-sama dengan penuh semangat gotong royong, doa dan itikad baik kita sambut era masyarakat tangguh bencana, “ujar Zen.(AMIRSARIPUDIN-ENDAH/PNEWS)  


UNTUK ATASI BANJIR DI DESA PALEDAH DAN TINJAU KESIAPAN PSN TIM SETKAB RI KUNJUNGI KAB PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Bebberapa hari lalu tim dari Sekretariat Kabinet (Setkab) RI berkunjung Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, untuk mencari penyebab dan solusi banjir di Desa Paledah, Kecamatan Padaherang sekaligus untuk meninjau langsung kesiapan Proyek Strategis Nasional (PSN). (23/5)

Selain dari Setkab yang didampingi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian dan Lembaga KKP, Kemenparekraf, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Kesehatan, juga hadir dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan juga Bappeda Kabupaten Pangandaran, Bappeda Kabupaten Sukabumi, Garut, Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis.

Kepala Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Perekonomian, Wahyu Utomo, kepada sejumlah awak media mengatakan, kedatangannya kali ini selian melihat langsung kesiapan PSN khususnya pembangunan wilayah Jawa Barat juga untuk mencari informasi terkait kegiatan penanganan banjir di Kecamatan Padaherang.

“Selain melihat lokasi yang selalu banjir di Desa Paledah kami juga berjunjung ke pembangunan TPA Bojongsari Kecamatan Padaherang, ” jelasya.

Wahyu mengungkapkan, untuk menangani masalah banjir yang kerap terjadi di daerah tersebut, ini harus mencari penyebabnya, dan setelah sempat mendengar paparan dari BBWS Citanduy, maka selanjutnya hal ini akan diskusikan secara detail.

Wahyu juga berhatap nantinya hasil kordinasi di tingkat pusat diharapkan menjadi upaya percepatan penanganan banjir, sehingga lahan persawahan yang setiap tahun menjadi langganan banjir bisa segera terselesaikan.

“Karena seperti kita ketahui selain pariwisata sektor pertanian juga merupakan tulang punggung perekonomian Pangandaran, “kata Wahyu di lokasi banjir di Desa Paledah. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang KPISDA BBWS Citanduy, Gandes Sawitri menuturkan, perencanaan untuk banjir di Desa Paledah rencananya selain akan dibuat kolam retensi di beberapa zona juga akan melakukan pengerukan atau normalisasi Sungai Ciseel dan menambah ketinggian  tanggul. Dan untuk kepentingan tersebut BBWS Citanduy sudah menganggarkan di tahun 2022 dan tahun 2021 menunggu sisa lelang.

Semua daerah terdampak di Padaherang seperti zona 2 untuk mengurangi dampak banjir di Desa Paledah adalah prioritas.

 “Kajian DED-nya sudah ada,”jelas Wahyu.

Masih di tempat yang sama, perwakilan dari Kementerian PUPR, Ardian Daniswara mengatakan, dalam hal ini pihaknya hanya ditunjuk sebagai pelaksana pembangunan sehuingga saat ini ia menunggu rekomendasi PUPR.

“Untuk urusan tata ruang TPA dan master plannya kami yang buat tapi jika ada komplain dari masyarakat kami akan berkoordinasi dengan pemda karena disini PUPR hanya membangun saja,” katanya.

Sementara Kepala Desa Paledah, Sano menyampaikan, permasalahan banjir yang selalu terjadi setiap musim hujan tiba itu terjadi karena tanggul sungai Ciseel rendah, sehingga air dari sungai Apoor ke Ciseel dan masuk ke persawahan. 

“Maka solusi untuk mengatasi banjir sungai Ciseel ini dengan meninggikan tanggul, “ungkap Sano.

Sano mengatakan, selain hal tersebut warga Desa Paledah pun berharap agar dilakukan pembuatan embung atau kolam retensi dan pompanisasi yang berfungsi untuk pembuangan ke Sungai Ciseel.

“Dengan demikian durasi banjir pun tidak akan lama menggenangi area persawahan,” jelasnya. (PNews)


 

NIKMATI HARI LIBUR WAISAK WISATAWAN PADATI OBYEK PANTAI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Suasana obyek wisata Pantai Pangandaran saat libur hari Waisak yang jatuh pada tanggal 26 Mei, terlihat ramai.

Walau sempat ditutup saat libur Idul Fitri beberapa hari lalu, tak menyurutkan niat wisatawan untuk berkinjung menikmati liburannya di obyek wiisata nomer 2 terpopuler di Provinsi Jawa Barat ini.

Seperti disampaikan pengunujung asal Cimahi, Dudi Wardana (32), ia mengaku walau pun sudah beberapa datang ke tapi tak membuatnya bosan memilih Pangandaran sebagai tujuan wisatanya bersama keluarganya.

“Saya juga pengunjung tetap harus patuh pada protokol kesehatan saat ada sini, karena ini untuk kesehatan kita semua di masa pandemi sekarang ini, “ungkapnya. (26/05)

Dudi juga mengapresiasi kinerja petugas gabungan Satgas Covid yang dibantu Balawista dan Ormas Jaaga Lembur yang terus menerus mengimbau para wisatawan untuk menerapkan prokes, salah satunya dengan memakai masker.

Selain relatip mudah dijangkau, diakui Dudi, berwisata ke Pangandaran juga tidak membosankan karena disini wisatawan bisa berkinjung ke obyek-obyek wisata lainnya seperti batukaras, Batuhiu atau Greencanyon.

“Aneka wisata kuliner yang ada di Pangandaran juga menjadi buruan kami sekeluarga, “imbuhnya. (PNews) 


MENYUSURI KEINDAHAN WISATA SUNGAI LEUWI ERETAN DI DESA NANGELASARI CIPATUJAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Salahsatu tujuan wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya yang dikenal memiliki pesona keindahan tebing sungai, Leuwi Eretan yang berada Dusun Cikananga Desa Nangelasari Kecamatan Cipatujah.

Leuwi Eretan yang dikenal wisatawan merupakan objek wisata berupa lubuk dangkal yang dihiasi oleh dua tebing batu dengan suasana alami dan panorama eksotis, menjadi daya tarik pengunjung untuk datang mengisi di saat hari libur. 

Dengan tiket masuk yang tidak dipatok menjadikan Leuwi Eretan selalu didatangi wisatawan untuk berperahu menysuri sungai atau pun berenang di airnya yang jernih.

Di obyek wisata ini suasana alami masih mempertahankan, seperti kondisi air sungai yang bersih dan jernih hingga berwarna biru kehijauan dengan dikelilingi tebing batu yang ditutupi lumut serta rimbunnya hutan liar di sekitar tepian sungai sehingga berkunjung ke sini wisatawan dapat menikmati suasana nuansa di alam bebas.

Menurut Kepala Desa Nangelasari, Yoyo, pihaknya akan terus menata obyek wisata ini sehingga  wisatawan pun akan semakin tertarik untuk datang ke Leuwi Eretan.

“Untuk saat ini kami akan prioritaskan infra struktur jalan dulu untuk mempermudah akses ke Leuwi Eretan, “ungkap Yoyo. (26/05)

Dengan semakin bertambahnya jumlah kunjungan ke  wisata  Leuwi Eretan serta dukungan masyarakat, kata Yoyo, diharapkan  keberadaan wisata Eretan dapat mengkatrol pertumbuhan ekonomi warga.

“Kami juga berterimakasih kepada BPD dan LPM Nangelasari yang selama ini ikut mensuport kami, “imbuhnya. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


CURAH HUJAN DERAS AKIBATKAN TPT CIKUNTEN 2 DI KELURAHAN TALAGASARI AMBLAS

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pasca terjadinya longsor dan ambruknya tembok penahan Tanah aliran irigasi Cikunten 2 akibat tergerus curah hujan deras yang terjadi di blok Pasanggrahan RT. 001 RW.006 Kelurahan Talagasari Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya pada hari selasa 25 Mei 2021 Sekitsar pukul 19.00 Wib, anggota Polsek Kawalu pun langsung terjununtuk mengecek ke lokasi bencana.

Dari keterangan salahsatu anggota polsek Kawalu, mengatakan bencana tersebut telah mengakibatkan salah seorang warga di RT.001 RW.006 Kelurahan Talagasari terkena dampak bencana tersebut.

Akibat amblasnya TPT sepanjang 10 m² mengakibatkan bangunan irigasi rusak berat, rusak ringan dan berpotensi rusak berat sekitar 5 m² dengan perkiraan kerugian sekitar Rp. 100 juta.

“Tapi dalam kejadian tersebut tidak tercatat adanya korban jiwa, “terangnya. (ANWARWALUYO-ENDAH)




BUPATI PANGANDARAN DAN KAPOLRES CIAMIS HADIRI BAKSOS KODIM 0613/CIAMIS DI DESA SUKAHURIP

PANGANDARANNEWS.COM – Sebagai tindaklanjut program TNI AD mengenai wilayah Terluar, Terpencil, dan Terisolir (3T) juga merupakan wujud kepedulian terhadap sesama khususnya mereka yang berada jauh dari pusat kota, Kodim 0613/Ciamis selenggarakan bakti sosial di di Desa Sukahurip Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. (26/05)

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., bersama Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata berkesempatan menghadiri kegiatan tersebut untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni meniadi layak hunidan memberikan bantuan sosial secara simbolis kepada warga di Desa Sukahurip yang dipimpin langsung didampingi Dandim 0613/Ciamis, Dadan Ramdani S.Sos.M.A.P.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan, kehadirannya dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas Polri, TNI dan Pemerintah untuk mendukung pembangunan yang ada di daerah, sehingga pemerataan pembangunan dapat cepat terwujud dan merata.

Kehadiran TNI, Polri dan pemda ini juga merupakan suport untuk membangun daerah tempat dimana  bertugas sekarang agar bisa menjadi lebih maju. 

“Mudah-mudahan sinergitas yang sudah terbangun baik ini dapat terus ditingkatkan sehingga bisa terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif serta mendorong pemerataan pembangunan maupun ekonomi masyarakat,” kata bupati.

Seperti diketahui, kegiatan bakti sosial yang diprogramkan TNI AD melalui Kodim 0613/Ciamis dalam rangka peran TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah T3 dan Kumuh Perkotaan, dan dalam kegiatan baksos ini telah dilaksanakan pemberian bantuan sosial sebanyak 150 paket, sunatan masal, pengobatan gratis, donor darah dan pembangunan Rutilahu menjadi layak huni. 

Selama kegiatan berlangsung pihak penyelenggara dan warga desa tetap patuh pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti selalu memakai masker dan menjaga jarak. (PNews)


PELAKSANAAN UAS DI LINGKUP UPTD DIKBUD KECAMATAN KADIPATEN BERJALAN LANCAR DAN IKUTI PROKES

Ketua K3S Kecamatan Kadipaten
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya di masa pandemi covid-19 berjalan lancar serta tetap disiplin dan patuh selalu penerapan protokol kesehatan.

Seperti disampaikan ketua K3S wilayah UPTD DIKBUD Kecamatan Kadipaten, pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) pada hari pertama berjalan lancar dengan mengikuti aturan yang telah ditentukan seperti jumlah untuk satu kelas 15 Siswa.

Dari 19 SD yang ada di lingkup UPTD Dikbud Kecamatan Kadipaten, kata dia, selalu aktif berkoordinasi dengan semua instansi dan para tokoh masyarakat, hingga bisa dilaksanakan belajar tatap muka secara bergilir selama 2 jam pertemuan selama ini menjadi keinginaan orang tua siswa dan ada ijin dari pihak terkait.

Ia juga bersukur, hingga saat ini tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan sampai saat ini, yang menjadi barometer adalah sekolah dan yayasan penyelenggara yang kompeten artinya belajar tatap muka ini selalu mengikutinya arahan yayasan , pengurus, tenaga pengajar dan orang tua siswanya yang lebih tahu kondisi wilayah.

“Kami juga berharap semoga UAS ini berjalan lancar sampai selesai tanpa ada kendala, “ ucapnya. (25/05)

Di tempat terpisah, orangtua siswa mengatakan, ia mengaku senang karena sekolah sudah mulai menerapkan netode belajar tatap muka kembali, karena ini akan lebeih efektip jika dibandingkan belajar secara daring. 

“Belajar melalui online selain kurang efektip juga terkendala karena tidak semua siswa memiliki android, “ujarnya. (ANWARWALUYO)


SISTIM PENYEKATAN DI KARANGNUNGGAL MAMPU TEKAN LAKA-LANTAS DAN KLASTER PENYEBARAN COVID-19

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Penyekatan yang dilakukanTim Gugus Tugas Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya menjelang dan pasca Hari Raya Idul Fitiri 1442 H/ 2021 M di setiap perbatasan berdampak positif sehingga menunjukan penurunan kecelakaan lalu-lintas (laka lantas) yang signifikan serta tidak terlihat terjadinya klaster baru penyebaran covid-19. 

Seperti disampaikan Camat Karangnunggal Asep Dahliana, STp, MM beberapa waktu lalu, faktanya di wilayah Kecamatan Karangnunggal hanya 1 atau 2 kejadian Laka lantas dan tidak terjadi klaster baru penyebaran Covid-19 bahkan cenderung menurun atau melandai.

Sementara Kepala Puskesmas Karangnunggal Dadan Kusnanto, SKM, menambahkan, dari catatan yang ada di Puskesmas hanya 2 kejadian laka lantas di wilayah kerja Puskesmas Karangnunggal, dan tidak ada klaster baru penyebaran Covid-19 baik menjelang atau pun pasca Lebaran tahun ini.

Hal sama juga disampaikan Kapolsek dan Danramil Karangnunggal, usai dilakukan penyekatan di setiap perbatasan jumlah angka laka lantas sangat drastis menurun serta tidak terjadi Klaster baru Covid-19.

Ia berharap covid 19 cepat berakhir  agak  masyarakat kembali  normal  seperti biasa  dan pertumbuhan ekonomi pun bisa  bangkit kembali.

“Mari kita bersama-sama untuk tetap menjaga kesehatan  dengan pola  hidup sehat  dan mematuhi protokol kesehatan, “ujarnya. (ANWARWALUYO-AMIRSARIPUDIN)





























CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DI OBYEK WISATA PANGANDARAN, KAPOLRES DAN DANDIM CIAMIS TERUS PANTAU WISATAWAN

PANGANDARANNEWS.COM- Saat melakukan pemantauan di obyek wisata Kabupaten Pangandaran, Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si, bersama Dandim 0613/Ciamis Letkol Czi Dadan Ramdani, S.Sos., M.A.P., beberapa hari lalu, untuk memastikan kawasan obyek wisata di Pangandaran nyaman dan aman untuk wisatawan serta tidak terjadi kerumunan masa.

Kepada sejumlah awak media Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., mengatakan, monitoring dan pemantauan yang dilakukan bersama Dandim 0613/Ciamis ini dalam rangka untuk mengecek situasi dan kondisi wisata Pangandaran saat akhir pekan di libur terakhir anak sekolah dan

untuk memastikan wisata di Pangandaran tidak menimbulkan kerumunan dan menjadi ancaman klaster penyebaran virus corona.

Kapolres yang didampingi dandim terus menerus meminta kepada para petugas untuk mengingatkan wisatawan dan para pelaku usaha agar selalu mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak.

“Kami juga meminta untuk bisa bergantian dengan wisatawan lain menikmati kawasan obyek wisata Pangandaran sehingga tidak menimbulkan kerumunan karena kami khawatirkan menjadi klaster penyebaran Covid-19, untuk itu kami antisipasi " kata Kapolres.(22/05)

Kapolres menjelaskan, salah satu antisipasi yang dilakukan mencegah timbulnya kerumunan,  dengan melakukan pembatasan jumlah pengunjung yang masuk. Untuk itu seluruh petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP dibantu Jaga Lembur Pangandaran secara bergantian berkeliling untuk terus memantau dan mengatur jumlah wisatawan yang berada di lokasi wisata serta  mengingatkan agar wisatawan selalu memakai masker.

Kapolres juga berharap seluruh masyarakat bisa selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan mematuhi arahan dari petugas yang bersiaga 24 jam non stop untuk mencetah timbulnya penyebaran virus corona di kawasan obyek wisata Pangandaran.

"Tetap patuhi protokol kesehatan, kedisiplinan kita bersama menjadi kunci memutus rantai penyebaran virus corona," kata Kapolres. (ANWARWALUYO)


SEJUMLAH PENGENDARA KELUHKAN KONDISI PJU DI JALAN CILEMBANG DAN KAWALU KOTA TASIK

Pangandarannews.com/tasiknews – Kondisi penerangan jalan di lintasan menuju arah eks terminal Cilembang dan di jalan Swaka Kawalu Kota Tasikmalaya saat malam hari terlihat gelap, pasalnya di jalur tersebut Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) padam.

Menurut salah seorang pengendara yang melintas disana, Rendi (53) padamnya PJU pada titik sepanjang arah ke bekas terminal Cilembang dan jalan Swaka sampai Gunungputri Kawalu dan Urug tersebut sudah hampir tiga tahun. Sehinnga kata Rendi pengendaran yang melintas dari Sukaraja dan sebaliknya menuju arah kota sering  kesulitan saat berkendara.

“Kondisi jalan ini pernah saya up load di sosial media, tapi mungkin innformasi ini tidak sampai ke instansi terkait, “kata Rendi. (25/05)

Mengingat jalan tersebut setiap hari ramai dilintasi kendaraan, Rendi berharap agar puluhan lampu PJU yang padam tersebut segera diperbaiki, karena selain menyulitkan pengendara keadaan jalan gelap ini pun dikhawatirkan memicu tindak kriminalitas.

Hal senada dikatakan salah seorang sopir mobil boks, Ahmad (38), tidak jarang terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur Urug ini, dan ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah dengan mengecek ke lapangan untuk melihat langsung kondisi ini.

“Bukan saya saja, banyak warga pengendara lain yang mengeluhkan kondisi ini, “ujarnya.

Sayang saat Pnews menjambangi Kantor Dinas Perhubungan Kota Tasik untuk konfirmasi,  Kepala Dinasnya tidak ada di kantor. (ANWARWALUYO)


PANANAMAN RATUSAN POHON WARNAI ANNIVERSARY KE-1 OBJEK WISATA SUSUKAN JERO (SSJ) HILLS LANGKAPLANCAR

PANGANDARANNEWS.COM – Obyek Wisata Sususkan Jero (SSJ) Hill yang ada Desa Bojongkondang Kecamatan Langkaplancar kini hadir untuk melengkapi varian pariwisata yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Menurut salah seorang tim pengelola obyek SSJ, Najmul Umam, diharapkan kehadiran destinasi wisata SSJ akan mengundang minat wisatawan untuk datang berkunjung selain ke obyek wsiata pantai.

“Kami siap memanjakan pengunjung dengan menampilkan keindahan alami desa kami, “ujar Najmul, saat ditemui usai acara anniversary ke-1 objek wisata Susukan Jero Hills. (23/05)

Dalam anniversary yang mengangkat  tema  "Generasi tangguh berawal dari lingkungan yang utuh" yang dihadir Perhutani KPH Cijulang, anggota BPD Desa Bojongkondang, Ketua Prodi MPI, BEM, Ikatan Alumni STITNU Al Farabi Pangandaran, Tokoh pemuda langkaplancar, mahasiswa dan masyarakat desa Bojongkondang, Najmul menyampaikan terimakasih kepada seluruh elemen yang telah ikut serta dan mensukseskan kegiatan ini baik moril maupun materil.

Najmul mengatakan,dalam acara ini juga pihaknya melaksanakan penanaman beberapa jenis pohon seperti  durian, salam dan jati di lokasi isebagai bentuk representasi dari kecintaan pada lingkungan dan diharapkan ini menjadi stimulus kepada masyarakat.

“Mengutip apa yang dikatakan Gus dur, wisata adalah tempat akulturasi budaya, artinya dengan usia yang ke 1 ini diharapkan SSJ mampu membawa hal yang bagus baik dalam  budaya lama atau pun budaya baru , “ungkapnya.

Ia juga berharap mudah-mudahan tim pegiat wisata ini menjadi lebih solid dan mampu berinovasi untuk lebih maju.

Sementara Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Yayat Hidayat, menyampaikan  apresiasi kegiatan yang dilakukan Himpunan Mahasiswa (HIMA) MPI yang telah bekerjasama dengan pihak pengelola SSJ, Perhutani dan pemerintahan Desa Bojongkondang.

Menurut Yayat, penanaman pohon ini juga bagian dari pengamalan Tri Dharma Perguruan tinggi, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Yayat berharap wisata ini bisa berkembang karena selain di dalamnya ada nilai-nilai edukasi juga dapat  memberikan manfaat bagi masyarakat. 

"Dan tentu bisa menjadikan pelajaran bagi kita khususnya civitas akademik STITNU Al Farabi Pangandaran, “ucapnya.

Hal senada dikatakab Kepala Perhutani KPH Cijulang Dedi menyampaikan, semoga kedepannya objek wisata SSJ bisa lebih maju dan berkembang dengan tidak melupakan kearifan lokal yang sudah ada. (YUSUPSIDIK)


ALIANSI PEDULI PALESTINA AJAK WARGA PANGANDARAN PEDULI PALESTINA

PANGANDARANNEWS.COM – Tindakan brutal yang dilskukan tentara Israel pada warga warga Palestina, mengundang rekasi keras dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Salah satu aksi menentang kejshatan perang yang merenggut ratusan korban warga sipil tersebut dilakukan sejumlah warga Kabupaten Pangandaran yang tergabung dalam Aliansi Peduli Palestina.

Aksi gerakan peduli Palestina yang dilaksanakan dua hari lalu diikuti sekitar 500 orang yang datang dari beberapa daerah di Kabupaten Pangandaran dimulai pukul 13.40 hingga 15.30 wib yang dilaksanakn di lahan parkir mesjid Itiqomah Pangandaran. (21/05)Sepertti disampaiakan kordinator aksi, Nana Nashirin, sesama umat muslim warga Pangandaran harus menunjukkan kepedulian yang nyata baik melalui sumbangan materi maupun doa untuk meringankan penderitaan warga Palestina.

"Hendaknya kita peduli terhadap mereka yang kini dilanda kezaliman Zionis Israel," tutur Nana. (HARISFIRDAUS)


SANTRI DAN REMAJA DESA LANGKAPLANCAR GELAR DIALOG DAN SILATURAHIM

PANGANDARANNEWS.COM - Puluhan pemuda dan santri yang tergabung dalam Ikatana Remaja Mesjid Darussa'adah (IRMADA) Dusun Cipancur Desa Langkaplancar Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran  beberapa gelar Dialog Pemuda Dan Pertemuan Santri yang dihadiri Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Ansor dan Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Langkaplancar, kepala desa, ketua MUI, Ketua ranting NU langkaplancar, Pemuda dan santri se-Desa Langkaplancar yang tersebar di berbagai pesantren, bertempat di halaman kantor desa.(19/05)

Kegiatan yang sudah menjadi kegiatan rutin tiap tahun dan menjadi momentum pembinaan dan pengkaderan muda-mudi di Desa Langkaplancar diawali dengan silaturahim remaja dan santri se-desa langkaplancar dilanjutkan dengan penampilan kreasi dari remaja dan santri dan diakhiri dengan dialog yang bertujuan agar bisa berperan dalam pembangunan bagi tanah kelahiran.

Dalam dialog yang mengangkat tema "Aktualisasi peran pemuda dan santri dalam membangun negri" panitia pun menghadirkan tiga nara sumber, seperti Ketua BAPEMPERDA DPRD Kabupaten Pangandaran Encep Najmudin, Ketua Tanfidziyah MWC NU langkaplancar Kyai Ade Bayanudin dan Ketua Pengurus Kecamatan KNPI Langkaplancar Muhamad Komara.

Dalam paparannya Encep Najmudin berpesan pada para santri bahwa kualitas santri menjadi spirit dalam berproses walau meski dalam realitanya santri selalu terbatasi oleh fasilitas dan juga kesederhanaan.

“Walau dengan keterbatasan tersebut santri tidak boleh menurunkan kualitas diri dan harus terus berkembang, “ujar Encep.

Sementara Muhamad Komara menambahkan, santri dan pemuda hari ini dituntut untuk tidak hanya sekedar ahli dalam pengajian, maka sekecil apapun peran santri dan pemuda harus bisa berkontribusi dalam rangka membangun negeri yang dimulai dari desa.

Kata Komara, santri jangan cuma azzam (Kebulatan tekad) tapi harus muqtarinan bifi'lihi (memaksudkan sesuatu bersamaan dengan perbuatan).

Masih di tempat yang sama, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Langakaplancar Kyai Ade Bayanudin menyampaikan motivasi yang diberikan tersebut harus ada filter dan arahan agar memilih pesantren berbasis Nahdlatul Ulama.

"Setidaknya ada IPNU dan IPPNU di dalamnya, “tegasnya.  (YUSUP SIDIK)



UNTUK YANG KELIMA KALINYA PEMKAB PANGANDARAN KEMBALI RAIH OPINI WTP ATAS LHP BPK

PANGANDARANNEWS.COM – Dari hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, untuk anggaran tahun 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dan opini WTP atas pengelolaan keuangan APBD tahun 2020  ini menjadi capaian untuk yang ke 5 kalinya. Sebelumnya opini WTP juga diraih Pemkab Pangandaran untuk APBD tahun 2016, 2017, 2018 dan 2019, dan tentunya prestasi luar biasa ini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Pangandaran karena di usianya yang belum genap 9 tahun sudah bisa meraih opini WTP berturut-turut.

Hasil opinit WTP yang ke lima kalinya diperoleh pada penyerahan laporan hasil pemeriksaan, pada hari Selasa 18 Mei 2021, bertempat di Kantor BPK Perwakilan Jawa Barat.

Dihubungi lewat telepon celullernya, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan prestasi ini mudah-mudahan bisa menjadi motivasi agar dapat terus melakukan perbaikan-perbaikan terkait pengelolaan keuangan daerah sehingga lebih baik lagi.

“Tidak lua saya pun menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas kinerja seluruh pejabat serta semua pihak yang terlibat di lingkup Pemkab Pangandaran, “ungkap Jeje.(18/5)

Tapi, kata Jeje, prestasi yang telah dicapai ini diharapkan tidak menjadi euforia karena pencapaian ini merupakan salah satu bukti kesungguhan Pemkab Pangandaran dalam pengelolaan dan akuntabilitas keuangan daerah.

“Artinya kita benar-benar pergunakan APBD untuk kepentingan masyarakat dengan proses akuntabilitas yang baik dan tertib administrasi, “imbuh Jeje.

Sementara menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar, perolehan opini WTP ini tidak menjadikan target akhir dari pengelolaan keuangan daerah, karena justru ini harus jadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kinerja.

“Sehingga dalam pengelolaan keuangan pun bisa benar-benar akuntabel,” katanya. (PNews)




UPDATE DATA COVID0-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 19 MEI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Rabu 19 Mei 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.


*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total            :   2088 org

Sembuh :   1963 org

Aktif :     11 org  isolasi RSU,68 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     46 org

WNI              :   2088 org

Laki2            :    860 org

Perem :   1228 org

Usia

<5 : 33org

5 - 19  :    191 org

20 - 29 :    240 org

30 - 39 :    230 org

40 - 49 :    200 org

50 - 59 :    197 org

60 - 69 :    112 org

70 - 79 :     35 org

80-        :      7 org



*SUSPEK*

1. Total :    824 org

2. Discardid :    807 org

    - Meninggal :     16 org

3. Aktif         :      1 org

4  Laki-Laki :    498 org

5. Perempuan :    326 org

6. WNI :    819 org

7. WNA :      5 org

8. Usia :

< 5 th :     23 org

6-19    :     78 org

20-29 :    242 org

30-39 :    102 org

40-49 :     90 org

50-59 :     89 org

60-69 :     59 org

70-79 :     25 org

>80    :      4 org


*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 10

2. MENINGGAL : 6

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4


*KONTAK ERAT*

TOTAL :   2020 org

Discarded :   2020 org

Aktif :      0 org


*Hasil Lab. Swab*

Positif            :   2088 org

Negatif          :   8989 org

Menunggu hasil :          0 org

Jumlah          : 11.077 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :          70 org

Invalid               :        0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total              : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 19 Mei 2021 :

















BERSAMA FORKOPINDA WABUP PANGANDARAN PANTAU SEJUMLAH TEMPAT WISATA

PANGANDARANNEWS.COM - Beberapa hari yang lalu Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan didampingi Dandim 0613 Ciamis dan Kapolres Ciamis memantau beberapa obyek wisata pasca dilakuka entupa minggu malam.(16/05)

Saat berda di obyek wisata atai agandaran, wabup pun memantau langsung Pos Terpadu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Pangandaran dan Pos Pengamanan Pantai Gabungan Unsur Laut sambil membagikan masker.

Kepada media wabu mengatakan, pos-pos tersebu dibentuk untuk melakukan mekanisme koordinasi, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan PPKM.

“Pos tersebut mempunyai 4 fungsi, untuk pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung pelaksanaan penanganan COVID-19 di tingkat desa, “kata wabup.

Dan untuk antisipasi pelaksanaan pencegahan serta penanganan covid-19 di tempat wisata, kata wabup, Pemkab Pangandaran jauh-jauh hari telah membangun Pos Terpadu PPKM ini.

Saat berada di tempat aktivitasi wisata wabu pun tidak lupa mengimbau kepada wisatawan aar selalu melaksanakan protokol kesehatan 

“Bapak-bapak dan Ibu-ibu pakai maskernya ya...”ujar wabup kepada ejumlah wisatawan.

Dalam hal eneraan kebijakan masa pandemi di obyek wisata, pemda bersama forkopinda selalu mengikuti petunjuk dan arahan dari pemprov. 

‘Apa yang diinginkan masyarakat untuk ditutup kita tutup, intinya kami ini memenuhi apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” ungkapnya.

Usai memantau di obyek Pantai Pangandaran wabup beserta rombongan pun langsung menuju obyek wisata Pantai Madasari dan Pantai Batukaras untuk melakukan hal yang sama di kedua tempat wisata tersebut. (PNews)


BERSAMA GUBERNUR JABAR, PEMDA KAB TASIKMALAYA IKUTI RAKOR COVID-19 DAN PEMULIHAN EKONOMI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya  kemabli mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Forkopimda Jawa Barat  yang diikuti Wakil Bupati H. Cecep Nurul Yakin dan Forkopimda Tasikmalaya, bertempat di Ruang Desk Sekretariat Daerah.(17/05)

Dalam kesempatan tersebut Gubenrur Jawa Barat berkesempatan memberi arahan kepada seluruh Kepala Daerah untuk senantiasa adaptif dan responsif dalam berbagai situasi dalam rangka menumbuhkan perekonomian di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Gubernur mengingatkan agar pemkab-pemkot selalu menosialisasikan protokol kesehatan Covid-19 serta menggalakan terus program vaksinasi.

“Ini merupakan salah satu upaya  untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi di Jawa Barat, semoga  covid 19 cepat berkahir, “ucap gubenrnur. (ANWARWALUYO)


BUPATI PANGANDARAN: "WISATA PANGANDARAN SIAP DIBUKA KEMBALI"

PANGANDARANNEWS.COM – Usai pertemuan dengan para pelaku usaha dan seluruh stake holder pariwisata, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, muai hari selasataggal 18 mei 2021 kembali akan membuka obyek wisata karena dalam pertemuan tersebut selurh pelaku usaha pariwisata berkomitmen akan mematuhi protokol kesehatan (prokes) covid-19, setela sebelumnya atas instruksi Gubenrnur Jawa Barat ditutup pada hari minggu tanggal 16 mei lalu pasca viralnya video kerumunan pengunjung yang abai menerapkan prokes di Pantai Batu Karas pada Sabtu tanngal 15 Mei 2021.

Menurut Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, keputusan membuka kembali objek wisata setelah pemda melakukan sosialisasi dengan para pelaku usaha wisata yang dituangkan dalam fakta integritas kesanggupan untuk ikut andil dalam mengawasi protokol kesehatan di obyek wisata.

“Jika semua para pelaku usaha wisata menyanggupi untuk mematuhi serta mengawasi penerapan protokol kesehatan, maka obyek wisata di Pangandaran bisa di buka kembali, “kata bupati, usai pertemuan dengan para pelku usaha wisata di alun-alun Paamprok di kawasan pantai Pamugaran.(17/05)

Bupati menatakan, surat pernyataan yang dibuat para pelaku usaha wisata ini nantinya akan disampaikan ke Gubernur dan Presiden, bahwa seluruh pelaku usaha wisata siap mematuhi dan ikut mengawasi protokol kesehatan.

Bupati mengakui, penutupan obyek wisata di Kabupaten Pangandaran tentu menimbulkan dinamika, karena selama pandemi covid ini ekonomi masyarakat juga harus bisa tumbuh kembali, artinya ekonomi bisa berjalan dan kesehatan masyarakat pun tetap terjaga.

“Jadi saya tegaskan kembali, jiak semua sanggup mematuhi protokol kesehatan, maka besok obyek wisata Pangandaran akan dibuka kembali,”  tegas bupati.

Mengingat kapasitas obyek wisata Pantai Batu Karas lebih kecil ketimbang obyek wisata di Pantai Pangandaran, maka, kata bupati, nantinya  akan dilakukan sistem buka tutup untuk menghindari kerumunan pengunjung seperti yang dilakukan di obyek wisata pantai Pangandaran, dengan dilakukan penyekatan sehingga tidak terjadi penumpukan atau kerumunan pengunjung.

Sementara menurut Kadis Kesehatan Pangandaran, drg Yani Ahmad Marzuki, paska terjadinya kerumunan pengunjung yang sempat viral di media sosial, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran pun langsung secara random melakukan pemeriksaan Rapid Antigen pada para pelaku usaha wisata di obyek wisata pantai Batu Karas.

“Alhamdulillah dari hasil sampel Rapid Antigen yang dilakukan secara acak pada puluhan pelaku usaha wisata, hasilnya negatif,” terang Yani. 

Yani menambahkan, dari pantauan seluruh pelaku usaha wisata pantai Batu Karas pun siap memantuhi protokol kesehatan dan menandatangani surat pernyataan akan ikut andil mengawasi protokol kesehatan yang disaksikan langsung Bupati Pangandaran. (PNews)


SATGAS COVID-19 :"TERJADI LONJAKAN HINGGA 100,8 % DI TEMPAT WISATA MELONJAK 100,8% SAAT LIBUR LEBARAN"

WAGUB JABAR : “PENUTUPAN OBYEK WISATA PANGANDARAN AKAN DIEVALUASI”

PANGANDARANNEWS.COM – Memasuki H +3 libur hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021, kunjungan wisatawan ke obyek wisata Pangandaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat terjadi peningkatan kunjungan hingga 100,8 %. 

Seperti disampaikan Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah,  kenaikan kunjungan wisata ini terjadi pada tanggal 14-15 Mei 2021, setelah sebelmnya saat hari Idulfitri pertama 13 Mei 2021 ada penurunan dibandingkan kunjungan pada pekan sebelumnya.

Dewi mengatakan, perbandingan pada tanggal 7 dan 8 Mei dan tanggal 14-15 Mei pada saat libur lebaran terjadi kenaikan sebesar 100,8 persen. 

“Artinya terjadi kenaika dua kali lipat pergerakan orang yang ke tempat wisata pada saat libur Idulfitri,” jelas Dewi melalui kanal YouTube Pusdalops BNPB.(16/5) 

Pada tanggal 6 mei lalu, kata Dewi, jumlah warga yang berkunjung ke tempat wisata sebanyak 25.215 orang, sementara pada tanggal 13 mei tercatat ada 8.694 wisatawan.

Kemudian kenaikan hingga 100,8 persen lebih terjadi pada kumulatif jumlah wisatawan pada periode 14-15 Mei, yang mencatat 111.223 wisatawan. Sementara pada pekan sebelumnya yakni 7-8 Mei hanya mencatat 55.398 wisatawan di kedua hari itu.

Sementar ditemui secara terpisah, Pasca penutupan wisata Pangandaran, Wagub Jabar UU Ruzhanul Ulum langsung melakukan kunjungan dan peninjauan dibeberapa lokasi, menyesalkan saat mengetahui adanya video yang viral di meda sosial  yang mempertontonkan kerumunan wisatawan yang tidak patuh, tidak menjaga, mengabaikan serta melanggar protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19 sesuai anjuran pemerintah di lokasi wisata di Kabupaten Pangandaran, sehingga dengan ditemani Bupati Pangandaran H Jeje wiradinata, kepala Dinas Pariwista, Kasat Pol PP, TNI dan Polri, mewakili gubernur Jabar, wagub pun langsung meninjau lokasi wisata yang viral tersebut untuk menindaklanjuti.

Wagub yang datang ke Pangandaran juga untuk melakukan pemeriksaan apakah penutupan sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku ataukah belum, dengan langsung melakukan percakapan dengan para pelaku usaha wisata, para pedagang, terkait dengan penutupan sementara obyek wisata Pangandaran.

“Pada dasarnya, Pemprov tidak melarang dibukanya tempat wisata asal dengan catatan semua pihak tetap taat pada aturan yang ada, menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan ketat, “kata Wagub. (16/5)

Wagub juga mengatakan pihaknya akan mengevaluasi terkait masalah ini secara menyeluruh serta berharap segera didapat jalan keluar terbaik, dengan mengelaurkan kebijaksanaan dari Pemprov Jabar yan tidak merugikan masyarakat, para pelaku usaha wisata dan para pedagang di lokasi wisata Pangandaran.

‘Artinya masyarakat di obyek wsiata Panandaran tetap bisa mencari nafkah karena momentum hari raya idul  fitri  membawa berkah  bagi warga Pangandaran yan memunyai usaha di lokasi wisata, “katanya. (ANWARWALUYO)


H+1 LIBUR LEBARAN WALAU HARUS JALANI RAPID TEST ANTIGEN, WISATAWAN MULAI DATANGI OBYEK WISATA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Walau belum padat pada H+1 Hari Raya Idul Fitri1442 H, obyek wista mulai didatangi wisatawan dari berbagai daerah.

Untuk berjaga-jaga serta sebagai langkah antiiasi terjadi klaster enyebaran covid-19 di obyek wisata,  Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran pun melakukan pemeriksaan rapid test antigen kepada para wisatawan bertemat di gerbang utama (tol gate) pantai Pangandaran.(14/5)

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pangandaran drg. Yani Ahmad Marzuki, saat ini pihaknya menyiapkan 30.000 rapid test antigen untuk wisatawan ini. 

"Pemeriksaan ini akan dilakukan hingga tanggal 24 Mei 2021," kata Yani.

Yani mengatakan, selain di pantai Pangandaran, pemeriksaan rapid test antigen juga dilakukan di obyek wisaa lain yang ada di Kabaen angandaran, seerti antai Batkaras, Batuhiu, Green Canyon dan tujuan wisata lainnya.

Yani membenarkan walau saat ini ada kebijakan larangan mudik tapi obyek wisata Pangandaran tetap dibuka tapi dengan sarat tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) serta ditunjang dengan pemeriksaan rapid test antigen yang dilakukan secara acak.

“Hingga hari ini belum ditemukan adanya wisatawan yang positif rapid test antigen mudah-mudahan  sehat semua dan jangan lupa selalu menerapkan prokes “ucapnya.

Salah seorang wisatawan asal Kota Tasikmalaya, Diana (24), mengungkapkan, ia sangat mendukung pelaksanaan rapid test antigen ini karena ini bisa menjadi uaya emutus mata rantai penyebaran covid-19.

Menurutnya ia n sangat reson dan menyambt baik karena rapid test antigen dilakukan tidak bersipat paksaan nam dilaksanakan dengan sukarela atas keinginan wisatawan. 

“Saya juga senang karena ini dilakukan tanpa biaya alias gratis, dan Alamdulillah saat tadi diperiksa saya negatif covid, “ujarnya.  (PNews)




UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 13 MEI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari kamis 13 Mei 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.


*KASUS Konfirmasi  COVID-19*

Total            :   2045 org

Sembuh :   1904 org

Aktif :       10 org  isolasi RSU,85 Isolasi Mandiri)

Meninggal :       46 org

WNI              :   2045 org

Laki2            :     844 org

Perem :   1201 org

Usia

<5         :       33 org

5 - 19          :     191 org

20 - 29         :     240 org

30 - 39         :     230 org

40 - 49         :     200 org

50 - 59         :     197 org

60 - 69         :     112 org

70 - 79         :       35 org

80-                :         7 org


*SUSPEK*

1. Total         :     821 org

2. Discardid :     791 org

    - Meninggal :       16 org

3. Aktif         :       14 org

4  Laki-Laki :     497 org

5. Perempuan :     324 org

6. WNI :     816 org

7. WNA :          5 org

8. Usia :

< 5 th :        23 org

6-19    :        78 org

20-29 :      242 org

30-39 :      102 org

40-49 :        90 org

50-59 :        89 org

60-69 :        59 org

70-79 :        25 org

>80    :          4 org


*PROBABLE*

1. TOTAL.                  : 10

2. MENINGGAL : 6

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI         : 4


*Kontak Erat*

TOTAL :     2020 org

Discarded :     2010 org

Aktif :         10 org


*Hasil Lab. Swab*

Positif            :    2045 org

Negatif          :    8979 org

Menunggu hasil :        10 org

Jumlah          : 11.034 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :        70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total              : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 13 mei 2021 :















 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN