wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

MAYASARI FOUNDATION SALURKAN BANSOS PADA KORBAN BANJIR DI DESA CIAWI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Kondisi ekonomi akibat pendemi covid-19 atau bencana alam lainnya, dampaknya sangat dirasakan hampir seluruh masyarakat, untuk sedikit bisa meringankan beban himpitan ekonomi ini tidak sedikit gerakan sosial kepedulian menyalurkan bantuan pada masyarakat. Bukan hanya dari pemerintah saja, dari mulai perusahaan hingga perorangan pun bergerak bahu-membahu untuk bisa membantu sesama.

Seperti yang dilakukan Mayasari Foundation atau Mayasari Peduli, kemarin kembali menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga Desa Ciawi yang terdampak banjir. (30/20)

Usai menyalurkan bantuan pada warga di aula Desa Ciawi Kecamatan Karangnunggal, kordinator lapangan dari pengurus perusahaan Mayasari Foundations, H. Irwan Nurkomara, mengatakan, ini merupakan agenda gerakan kemanusian rutin dari Mayasari, dan ini merupakan murni bentuk kepedulian perusahaan untuk saling membantu, khususnya kepada warga yang terdampa bencana. Dan ini tidak ada unsur politik atau apa pun, karena gerakan ini sudah dilakukan sejak dulu dan  bukan kali ini saja.

“Bantuan ini tidak hanya berbentuk sembako saja tapi bantuan sosial lainnya termasuk pemberian bea siswa, dan gerakan  Mayasari Foundations ini juga bukan hanya di Tasikmalaya saja, “jelasnya.

Irwan menambahkan, penyaluran 100 paket bantuan di Kecamatan Karangnunggal saat ini berdasarkan pengajuan tahap ke 2 pihak Pemdes Ciawi, yang dialokasikan di empat titik, diantaranya, di Mekarwangi, Cilimus, Ciputat dan Ciperelas.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Ciawi, Iman Surohiman, menyampaikan terimakasih kepada Mayasari Foundations terkait pengajuan bantuan pada perusahaan yang sudah bisa diterima masyarakat.

“Insya Alloh secepatnya bantuan ini segera kami salurkan pada warga yang berhak menerimanya, sesuai dengan data yang telah kami inventarisir, ”kata Iman. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)




KPUD PANGANDARAN AJAK CAMAT DAN KADES SOSIALISASIKAN TAHAPAN PILKADA

PANGANDARANNEWS.COM–Mengingat semakin dekatnya waktu pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan hari Rabu tanggal 9 Desember 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran beberapa hari lalu sosialisasi tahapan-tahapan pilkada kepada camat dan para kepala desa (Kades) se-Kabupaten Pangandaran, yang digelar satu hotel di kawasan panatai barat. (22/10)

Seperti disampaikan Ketua Komisioner KPU Pangandaran, Muhtadin, dengan menggandeng Pemkab Pangandaran KPU terus gencar melakukan sosialisasi untuk mensukseskn Pilkada di masa PandemiCovid-19, sesuai dengan ketentuan Pasal 16 Ayat 13 PKPU No 8 tentang sosialisasi dan Pendidikan Pemilih.

Menurutnya, diantaranya dengan mengajak para camat dan kades untuk bersama-sama mensosialisasikan pendidikan untuk mencakup tahapan proses dan tatacara pelaksanaan Pilkada baru di era Pandemi Covid-19.

“Diharapkan sosialisasi ini akan sampai kepad msyarakat pemilih melalui camat dan kepala desa, “ungkapnya.

Sementara Plt Bupati Pangandaran, Dani Ramdan menyambut baik dengan berbagi tugas mensosialisasikan tahapan Pilkada bersama KPU, Bawaslu.

“Kuncinya Pilkada ini harus sukses lancar dan sehat, poin poin itu yang saya sampaikan, “jelas Dani.

Selain itu, kata Dani, tingkap partisipasi pemilih juga harus tinggi, sehingga ia pun mendorong kepada para camat juga kades untuk mensosialisasikan pada warga pengguna hak pilih.

Dani juga menyampaikan pentingnya untuk menjaga ketertiban dan netralitas, karena kepala desa masuk dalam aturan harus netral.

“Dan yang tak kalah penting, dalam tahapan hingga pelaksanaan pencoblosan nanti tetap harus pada koridor protokol kesehatan,”pungkasnya. (AGE)


INI KATA BUPATI PANGANDARAN TERKAIT KELANGKAAN GAS LPJ 3 KG

Plt Bupati Pangandaran, DANI RAMDHAN
PANGANDARANNEWS.COM-Menyikapi situasi yang berkembang saat ini terkait pendistribusian gas LPG 3 Kg bersubsidi dengan adanya kelangkaan di masyarakat, Plt Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan, usai menyaksika penyaluran Bansos Pemprov Jabar di Kecamatan mangunjaya, mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Perdakop dan UMKM, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial dan PMD, Dinas Pertanian, Dinas KPKP dan pemerintah Kecamatan berikut perwakilan desa dengan Pertamina dan Hiswana Migas serta perwakilan agen distributor,  telah melakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi kelangkaan LPG 3 Kg bersubsidi.

“Kelangkaan ini disebabkan adanya penambahan kebutuhan yang meningkat akibat mobilitas penduduk yang pulang kampung akibat dampak Pandemic Covid 19, “ujar Dani.(28/10) 

Sehubungan hal tersebut, kata Dani, Pemkab Pangandaran bersama Pertamina dan Hiswana Migas, telah dan akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut, Pertama, melakukan Operasi Pasar (OP) Mandiri dari tanggal 27-28 Oktober 2020 di setiap pangkalan dengan jumlah 3.500 tabung rata-rata per hari diluar pendistribusian reguler ( rata-rata 7.000 tabung/hari) dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai Keputusan Bupati Nomer 510.23/Kpts. 224-Huk/2017. Kedua,melaksanakan Operasi Pasar (OP) di setiap Kecamatan secara serentak pada hari Kamis tanggal 29 Oktober 2020 sebanyak kurang lebih 5.000 tabung dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai Keputusan Bupati Nomer 510.23/Kpts. 224-Huk/2017. Ketiga, mendata penggunaan LPG 3 Kg kategori rumah tangga miskin oleh Dinas Sosial dan PMD yang akan didampingi oleh pihak Kecamatan dan Desa. Keempat, membuat kartu penerima pengguna LPG 3 Kg bersubsidi. Kelima, melakukan mekanisme pengawasan dan pelaporan dari tingkat Desa, Kecamatan sampai dengan tingkat kabupaten.

“Dan yang keenam, pihak agen distributor juga akan melakukan pengawasan terhadap pangkalan terkait distribusi penjualan LPG 3 Kg bersubsidi, “jelasnya.  (Tn)





BABINKAMTIBMAS DAN BABINSA DAMPINGI KADES CIKUPA SALURKAN BANTUAN PADA KORBAN BANJIR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Didampingi Babinkamtibmas Bripka Berni N.H, SH, Babinsa Serka Mamat dan BPD, Kepala Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Yudha Heryadhi, menyalurkan bantuan 321 paket sembako pada warga korban yang terdampak banjir. (28/10)

Babinkamtibmas Bripka Berni N.H, mengatakan, Polri dan TNI akan selalu membantu pemerintahan desa dan warga dalam bentuk apa pun kegiatan yang sifatnya untuk kepentingan umum.

“Kami selalu siap mendampingi desa agar masyarakat merasa aman dan kondusif, “ungkapnya.

Babinsa Serka Mamat, menambahkan, TNI dan Polri merupaka satu kesatuan 3 pilar di desa sehingga harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman pada lingkungan serta bisa bersinergi dengan pemerintahan desa dan seluruh warga.

Di tempat yang sama Kades Cikupa Yudha Heryadhi, mengucapkan terimakasih terkait pendapingan dan pengayoman TNI dan Polri pada masyrakat, khususnya warga terdampak banjir yang terjadi beberapa hari lalu, sehingga proses penyaluran bantuan pun bisa berjalan lancar dan aman.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini, kata Yudha, bisa meringakan keluarga korban banjir dan kita semua doberikan ketabahan, “ungkap Yudha. (ANWARWALUYO)

 

DIDAMPINGI KETUA DPRD, PLT BUPATI PANGANDARAN TINJAU PENYALURA BANSOS PEMPROV TAHAP 3 DI MANGUNJAYA

PANGANDARANNEWS.COM-Plt Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan didampingi Sekretaris Daerah, Kusdiana dan Ketua DPRD< Asep Noordin, secara simbolis menyalurakan bantun sosial (Bansos) dari Pemprov Jabar tahap ke 3 kepada sjumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bertempat di aula kecamatan Mangunjaya. (28/10)

Dalam sambutannya, Plt Bupati, Dani Ramdhan mengatakan, dalam pelaksanaan penyaluran bansos yang dibagikan dalam waktu 3 minggu ini, lebih cepat penyalurannya itu akan lebih bagus, terutama kepada warga terdampak Copid 19.

“Hingga sekarang penyaluran bansos ini sudah tersalurkan kepada 1,9juta KPM, “jelas Dani.

Ada beberapa perubahan dalam penyaluran bansos tahap ke tiga ini, jikapada tahap sebelumnya dengan nilai Rp 500 ribu dengan perincian uang tunai Rp 150 ribu dan non tunai Rp 350 ribu. Tapi untuk kali ini, jelas Danilagi, untuk nilai non tunai tetap Rp 350 ribu tapi tunainya Rp 100 ribu.

“Dan kalau yang lalu penyalurannya bekerjasama dengan Bulog tapikali ini dilaksanakan bersaa BUMD, dan sekarang kemasannya diganti menggunakan kantong serba guna yang bisa digunakan untuk keperluan lain nya, “kata Dani.

Dani juga menyampaikan pesan Gubernur jawa barat, bahwa bansos ini merupakan bentuk keperdulian pemprov untuk melengkapi bantuan-bantuan sosial lainnya, mulai dari bantuan presiden, PKH juga ada bantuan dari bupati  dan bantuan yang berumber dari Dana Desa (DD) serta  lainnya.

Dani mengakui, sejak adanya pandemi covid-19 banyak masyarakat yang kehilangan mata pencaharian, karena di PHK, ada yang usahanya tidak jalan lagi dan dampak lainnya, sehingga dengan adanya bansos ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban keluarga.

Memang nilainya agak berkurang karena pertimbangan, pertama anggaran pemerintah  yang terbatas dan yang kedua kini aktifitas ekonomi masyarakat pun sudah mulai pulih.

“Saya melihat sebagian masyarakat sudah mulai bekerja, mudah mudahan dengan cara seperti ini pembangunan juga bisa tetap jalan, dan ekonomi masyarakat pun bisa kembali normal. “pungkasnya. (Tn)


SELURUH STAKEHOLDER PANGANDARAN SEPAKATI PILKADA BERADAB

PANGANDARANNEWS.COM-Bertempat di sebuah hotel di kawasan pantai barat, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran hari ini (28/10) menggelar rapat kordinasi dengan seluruh stakeholger Pilkada Pangandaran, yang dihadiri Plt. Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan, perwakilan Kapolres Ciamis, Kodim 0613 Camis, Kejaksaan, Bawaslu Provinsi Jawa Barat, seluruh camat dan Kapolsek, Danramil, ketua Partai Politik, Ketua Tim Kemenangan 2 paslon  serta sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Pangandaran.

Pada acara tersebut seluruh peserta yang hadir sepakat mengucapkan Deklarasi Kepatuhan Protokol Kesehatan Dalam Pemilihan yang Beradab (Bersih, Rasional, Damai, Amanah da Berintegrita).

Dalam deklarasi yang ditandtangi seluruh stakeholder Pilkada Pangandaran, ada 4 point kesepakatan, diantaranya, 1. Mendukung program pemerintah dalam penanggulangan covid-19 khususnya di Kabupaten Pangandaran dan akan mengkampanyekan penerapan cara hidup sehat kepad masyarakat, 2. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencucitangan, 3. Tidak melakuka keramaian dan arak-arakan dalam setiap tahapan pemilihan serentak tahun 2020, dan ke empat, Sia melaksankan pemiliha serentak tahun 2020 di Kabupaten Pangandaran dengan mematuhi protokol kesehatan.

Sementara dalam paparannya, Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan, menyampaikan, kegiatan rangkaian Pilkada ini benar-benar sangat luar biasa, karena sejak dirinya dilantik menjadi plt sudah langsung mengikuti tahapan-tahapan pilkada.

Selain harus patuh pada aturan dan perundang-undangan, kata Dani, Pilkad kali jug harus patuh pada protokol kesehatan.

“Dan ini harus disepakati seluruh stake holder dengan bersama-sama membuat kelompok kerja sebagai bentuk kepatuhan pada protokol kesehatan, “paparnya.

Menurutnya, Pilkada kali juga merupakan pertaruhan karena selain harud dilaksanakan secara jujur, adal dan demokratis juga harus sehat, salah satu upayanya dengan menerapkan protokol kesehatan pada setiap tahapan hingga pelaksanaan pencoblosan nanti.

Baik penyelenggara, pasangan calon, pengawas, keamanan bahkan masyarakt pemilih berpotensi terpapar, sehingga semuanya harus hati-hati agar Pilkada ini tidak menjadi klaster.

“Saya dan kita semua berharap mudah Pilkada tahun ini bisa lebih baik dari Pilkada pertama beberapa tahun lalu, “ungkap Dani.

Hal senada dikatakan salah seorang komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Zaki Hilmi, menurutnya yang paling membedakan pelaksanaan Pilkada tahun 2020, seluruh tahapan dilalsanakan dalam koridor protokol kesehatan.

Ia menambahkan, Pilkada kali ini dibangun dangan kepatuhan agar tidak terjadi klaster penyebaran yang melibatklan penyelenggara, peserta dan masyarakat.

“Keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi, “tegasnya. (PNews)


GEMPA 5,9 SR AKIBATKAN SEJUMLAH RUMAH DI PANGANDARAN ALAMI KERUSAKAN

PANGANDARANNEWS.COM-Akibat gempa berkekuatan 5,9 SR (skala richter) yang terjadi di kabupaten Pangandaran tanggal 25 oktober 2020 sekitar pukul 8.00 WIB, telah mengakibatkan sejumlah bangunan rusak. 

Badan Penanggualangan Bencana Daerah (BPBD) Pangandaran, mencatat, sedikitnya ada 8 rumah dan 1 madrasah rusak, diantaranya di Desa Tunggilis Kecamatan Kalipucang, 2 rumah warga dan 1 madrasah rusak.

Seperti dituturkan Kades Tunggilis, Ilan Gumilar, beberapa rumah warga mengalami kerusakan pada bagian dindingnya.

Selain diakibatkan gempa, kata Ilan, beberapa rumah juga mengalami kerusakan karena tergerus air sungai.

“Saya sudah menyampaikan hal ini ke kecamatan dan BPBD, mudah-mudahan segera ada bantuan untuk para korban,” katanya.(26/10)

Selain di Kecamatan Kalipucang, gempa yang terjadi tepat saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke 8, mengakibatkan kerusakan 2 rumah di Desa Jadikarya Kecamatan Langkaplancar, Desa Kedungwuluh Padaherang 1 rumah dan di Desa Cikareas dan Harumandala Kecamatan Cigugur masing-masing 1 rumah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pangandaran, Adang Ismail pun menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap ancaman gempa atau bencana alam alinnya.

“Jika terjadi gempa bumi, pastikan keluar rumah dan cari lapangan luas dan saat ini masuk musim hujan, masyarakat agar tetap waspada bencana banjir dan  longsor,”ujarnya.

Disoal kerugin materi, Adang mengatakan, saat ini pihaknya masih menghitungnya. (PNews) 







LONGSOR YANG TERJADI TADI MALAM DI DESA PASIRGEULIS TELAN DUA KORBAN JIWA

PANGANDARANNEWS.COM-Dua korban pasangan suami Istri (Pasutri) Sunarsih (70)-Irut Gawing (75) warga RT/RW 21/06 Dusun Pangasinan Desa Pasirgulis Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran meninggal dunia akibat rumah korban tertimbun material longsor yang terjadi sekitar pukul 2.30 pagi. (27/10)

Menurut keterangan anak korban, Jumhadi, material longsoran mengakibatkan rumah korban ambruk, dan saat itu diperkirakan kedua orangtuanya tengah tidur lelap.

“Saat itu hujan sangat deras mengakibatkan tanah di sekitar rumah orang tua saya tidak bisa menahan dan menampung air sehingga terjadi longsor, “terang Jumhadi. 

Menjelang pagi, walau mengalami kesulitan karena tebalnya material tanah yang menimbun rumah korban hingga ambruk akhirnya warga dibantu TNI-Polri berhasil mengevakuasi korban yang ada di dalam rumah dengan kondisi hancur.

“Saya hanya bisa pasrah dan menerima musibah dan takdir Alloh, saya ucapkan terimakasih kepada sejumlah pihak yang telah membantu evakuasi, “ujar Jumhadi. 

Camat Padaherang, Kustiaman saat dikonfirmasi membenarkan adanya bencana tersebut di wilayahnya.

Kata Kustiman, posisi rumah korban berada di dekat tebing dan selokan sehingga saat terjadi banjir disertai material longsoran berupa tanah menyapu rumah korban dan merubuhkan rumah korban.

"Korban sudah tua, saat rumahnya ambruk mereka berada di dalam rumah sedang tidur,"jelas Kustiaman. (Tn)


DI USIA KE 8, SEJUMLAH PRESTASI DAN PENGHARGAAN BUKTIKAN KABUPATEN PANGANDARAN PUNYAI DAYA SAING

Plt. Bupati Pangandaran, DANI RAMDHAN
PANGANDARANNEWS.COM-Dalam pemaparan di depan seluruh tamu undangan pada rapat paripurna Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke 8, Plt Bupati, Dani Ramdhan, menyampaikan laporan sejumlah capaian pembangunan yang menunjukan peningkatan yang menggembirakan, karena indeksnya terus meningkat dengan ditunjang pertumbuhan ekonomi yang terus menunukan tren positif. Untuk pertumbuhan ekonomi,tercatat  dari 5.41% pada 2018, menjadi 5.96%  pada tahun 2019.


Masih dalam paparannya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), lanjut Dani, dari tahun ke tahun terus naik, tercatat dari 67.44% di tahun 2018 menjadi 68.21% pada 2019. Sementara angka penduduk miskin juga mengalami penurunan, dari 10.10% di tahun 2017 menjadi 8.12% pada tahun 2018. 

“Angka kemiskinan ini setiap tahun mengalami penurunan hingga 7.71% pada 2019, “jelasnya.

Selain membangun konektivitas antar daerah dan kecamatan, di bidang infrastruktur, ungkapnya, i perbaikan jalan dan jembatan  juga terus diperbaiki hingga ke pelosok desa, ini dalam rangka memberikan kemudahan akses mobilisasi barang dan orang.

“Capaian perbaikan infrastruktur jalan kabupaten hingga tahun 2019 berada dalam kondisi mantap, karena 83.38% atau sepanjang 420 kilo meter sudah berhotmix dan rigid beton,”ujarnya.

Begitu juga di bidang kesehatan, pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega, sejumlah Puskesmas megah dan pengobatan dasar gratis, menjadi program dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat dan kualitas hidup masyarakat agar menjadi manusia unggul, sehat, kuat dan cerdas.

Selain capaian diatas, masih kata Dani, di bidang pendidikan pun Pemkab Pangandaran memilik program Pangandaran Hebat, yang dialokasikan untuk biaya pendidikan, sehingga peserta didik mulai SD, SMP, SMA, baik negeri maupun swasta digratiskan. Bukan hanya itu, Pemkab pun memberikan bantuan biaya kuliah bagi mahasiswa asal Kabupaten Pangandaran yang menimba ilmu di STITNU Al-Farabi dan PSDKU Unpad Pangandaran, dengan memberikan bantuan setengahnya biaya kuliah.

“Ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Pangandaran pada bidang pendidikan dalam meletakkan pondasi yang kokoh dengan cara memberikan akses dan kualitas pendidikan yang lebih luas ,”jelas Dani.

Dani menambahkan, selain program Pangandaran Hebat (Pahe) tersebut, pemkab juga dengan melibatkan para ahli agama menggulirkan program Ajengan Masuk Sekolah (AMS), Pangandaran Mengaji, Pramuka dan bidang kesenian.yang diperioritaskan untuk membentuk pendidikan berkarakter.  

Sektor lainnya pariwisata, menurut Dani, parawista merupakan sektor unggulan Kabupaten Pangandaran, sehingga penataan pariwisata pun masuk pada skala perioritas dengan pengembangan berbagai perencanaan dan pembangunan fasilitas pariwisata, antara laian 

perencanaan pembangunan jalur wisata dari Pantai Pangandaran di Kecamatan Pangandaran hingga Pantai Madasari di Kecamatan Cimerak, ini dimaksudkan agar terintegrasi jalan pariwisata menjadi satu jalur, yang diikuti dengan terus melakukan penataan dan mempercantik di beberapa obyek wisata, seperti penataan pantai barat dan timur Pangandaran, Pantai Karapyak, Batu Hiu dan Batukaras .

Masih dalam paparannya, Dani juga mengatakan beberapa tahun terakhir ini Pemkab Pangandaran jga berhasil meraih sejumlah penghargaan, sepertti di bidang pengelolaan keuangan berhasil mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sebanyak 4 kali secara berturut-turut sejak tahun 2017, penghargaan Swasti Saba Padapa dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dengan menduduki peringkat terbaik ke II dan pada kategori dokumen perencanaan kabupaten terbaik dari Gubernur Jawa Barat, Pemkab mendapat prestasi sangat tinggi tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2018.

“Sejumlah penghargaan ini tentu semakin membuktikan bahwa Kabupaten Pangandaran mempunyai daya saing tinggi sehingga akan mampu berdiri sejajar dengan kabupaten-kota lain yang usianya lebih tua, ”imbuhnya. (PNews)


JEJE WIRADINATA :”ADA BEBERAPA ALASAN KENAPA PANGANDARAN SELALU DAPAT ANGGARAN DARI PUSAT DAN PEMPROV

JEJE WIRADINATA
PANGANDARANNEWS.COM-Bupati Pangandaran yang saat ini masih menjalani masa cuti, Jeje Wiradinta, mengatakan, ada beberapa alasan kenapa Pangandaran selalu mendapat bantuan anggaran baik dari pemerintah pusat atau pun provinsi. 

Menurut Jeje, hingga saat untuk sektor infrastruktur, di usainya yang ke 8 Kabupaten Pangandaran sudah mampu hampir sejajar dengan kabupaten-kota yang ada di jawa Barat.

Jeje  mengakui, untuk memenuhi anggaran belanja pembanguna daerah saat ini jika hanya mengandalkan APBD Kabupaten Pangandaran saja tentu tidak akan mencukupi.

“Dan ini tentu harus dibantu dari APBD provinsi atau dari APBN, dan ini tentu tergantung usaha dan kemampuan kita untuk mendapatkannya, “terang Jeje, saat dijumpai usai menghadiri undangan rapat paripurna peringatan Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke 8 di gedung DPRD. (25/10)

Selama ini, kata Jeje, sudah banyak bantuan yang diterima Kabupaten Pangandaran, baik dari pemerintah pusat atau pemprov, alasan lainnya, karena hasil dari pembangunan tersebut benar-benar maksimal dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan anggaran itu pun digunakan benar-benar sesuai aturan, sehingga  pemerintah pusat dan provinsi pun percaya.

“Mungkin bagian sebaian, akan terasa malas jika mendapat bantuan anggaran, tapi secara pribadi tidak menghasilkan apa-apa, “ujarnya.

Jangankan untuk keperluan pribadi, hanya untuk mambangun rumah dinas bupati atau pembelian kendaraan dinas saat ini tak dilakukan, karena, menurutnya, ada kebutuhan masyarakat yang harus didahulukan saat ini.

“Dari total APBD, untuk keperluan belanja pegawai sekitar 30 %, ini sangat jarang dilakukan di daerah lain, “imbuhnya.

Jeje juga menyebutkan, di usia yang masih belia 8 tahun, dengan 4 skala perioritas, seperti pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, layanan pendidikan dan penataan pariwisata,  Kabupaten Pangandaran, selama ini program pemerintah fokus kesana.

Ia menambahkan, di samping pembangunan fisik juga harus diimbangi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) handal.

“Lebih dari 4 tahun menjadi bupati saya fokus melakukan pembangunan infrastruktur di 10 kecamatan serta keberpihakan APBD untuk pendidikan juga dimaksimalkan melalui program Pangandaran Hebat, “ungkapnya. (PNews)


SUDAH DUA BULAN PERANGKAT DESA DI KABUPATEN TASIKMALAYA BELUM DITERIMA SILTAP

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sudah dua bulan ini perangkat Desa Kertasari Kecamatan  Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, belum menerima panghasila tetap (siltap) seperti yang biasaditerima tiap bulan.

Seperti dikatakan Sekretaris Desa (sekdes) Kertasari, tapi walau pun demikian ini tidak menganggu aktivitas serta pelayanan pada masyarakat.

“Pelayanan desa tetap berjalan normal karena kami dan tetap siap memberikan pelayanan prima pada warga, “tegasnya. (23/10)

Menurutnya, ia dan kawan-kawannya kini hanya bisa berharap agar permasalahan ini menjadi perhatian Pemkab Tasik, karena ini menyangkut kebutuhan hidup dan kebutuhan keluarga. 

Hal senada dikatakan salah seorang perangkat Desa Cibalong, mudah-mudahan secepatnya pemda bisa mencari solusi terkait keterlambatan pemberian siltap ini.

“Di sisi lain kami dituntut untuk kerja maksimal tapi di sisi lain kebutuhan kami sudah dua bulan ini belum terpenuhi, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)




DPRD GELAR RAPAT PARIPURNA HARI JADI KABUPATEN PANGANDARAN KE 8

PANGANDARANNEWS.COM-DPRD Kabupaten Pangandaran kemarin menggelar rapat paripurna peringatah Hari Jadi Kabpaten Pangandaran ke 8, yang dihadiri sejumlah undangan, diantaranya atas nama Gubernur  Jawa Barat, Pjs.  Bupati dan Sekda Pangandaran, Kapolres Ciamis,  Dandim 0613 Ciamis, tokoh pemerkaran, pimpinan dan seluruh anggota DPRD, yang dilaksanakan di gedung paripurna. (25/10) 

Dalam sambutannya ketua DPRD Kab. Pangandaran, Asep Noordin. H. MM mengatakan, selama rentang waktu dari tahun 2015 hingga 2020, DPRD Kabupaten Pangandaran telah melaksanakan dan menjalankan fungsi anggaran secara optimal serta menjalankan fungsi pengawasan secara optimal sehingga penyelenggaraan pemerintahan daerah pun berjalan dengan tertib serta sesuai ketentuan dan perundang-undangan.

Kata Asep, DPRD bersama Pemkab Pangandaran telah melakukan dan menjalankan fungsi anggaran secara optimal sesuai peraturan serta telah menetapkan 111 Peraturan Daerah (Perda).

“Dan saat ini sedang dibahs 3 buah rancangan perda, DPRD Kab Pangandaran juga telah menghasilkan 11 buah rancangan perda dan 249 keputusan DPRD, "jelas Asep.

Ditempat yang sama, Pjs Bupati Pangandaran, DR. H. Dani Ramdan,  MT, dalam sambutannya menyampaikan, atas nama pemerintah dan masyarakat ia mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten  Pangandaran yg ke 8.

Menurut Dani, ini merupakan nikmat yang wajib disyukuri semua karena Tuhan sudah menganugrahkan Pangandaran dengan segala kekayaan serta potensi alam yang melimpah.

"Pada momentum hari jadi kita patut bersukur karena di tengah pandemi Covid-19 Kabupaten  Pangandaran sampai bulan oktober 2020 masih berada di zona kuning, dan ini memastikan bahwa kinerja pemerintahan tetap fokus dan solid serta mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat, “kata Dani.

Sekarang, kata Dani, kabupaten Pangandaran sedang menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), artinya kepatuhan masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan produktifitas masyarakat di tengah pandemi.

Berdasarkan hasil perhitungan BPS, ucapnya Pangandaran progres perkembangan indikator makro pembangunan mengalami peningkatan, seperti pertumbuhan ekonomi terus meningkat tahun 2013 sebedar 4.94% dan tahun 2019 sebesar 5,96%. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pun terus meningkat dari tahun 2013 sebesar 6,47 dan  2019 sebesar 68,21, indek pendidikan di pengaruhi beberapa indikator yang berbeda salah satunya angka harapan lama sekolah dari 11.48 tahun 2013 menjadi 12,06 tahun 2019 atau setara dengan jenjang pendidikam setingkat lulusan SLTA, Seiring dengan peningkatan pelayanan puskesmas pada tahun 2019 puskesmas di Kabupaten Pangandaran mampu melayani 235.336 pasien, dan bentuk perhatian pemda pada masyarakat di bidang peningkatan pelayanan kesehatan, salah satunya diwujudkan melalui program kertawaluya dengan jumlah kepesertaan yang terus meningkat dari  90.183 peserta menjadi 112.615 peserta tahun 2020.

Masih kata Dani, selanjutnya peningkatan kunjungan masyarakat ke posyandu sebanyak  212.372 226.779 kunjungan, perbaikan Infrastruktur jalan 2019 telah mencapai 83,38% dalam kondisi bagus atau 420 Km dari total panjang 504 Km.

“Penataan objek wisata juga terus dilakukan sehingga saat ini sudah berhasil mengubah wajah wisata Pangandaran, " ungkapnya.

Sementara dalam sambutan Gubwrnur Jawa barat yang diwakili Kabiro Pemerintahan,  Dodit Ardian Pancapana, ST,  MSC, yang berlangsung secara virtual, antara lain menyebutkan, atas nama pemerintah Dodit mengucapkan selamat hari jadi untuk Kabupaten Pangandaran yang ke 8.

Menurut Dodit, ini merupakan momentum untuk membangkitkan semangat seluruh pelaku pembangunan di Pangandaran untuk menciptakan kemajuan yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Inovasi pembangunan dilaksanakan di berbagai sektor untuk meningkatkan kwalitas hidup serta menciptakan pembangunan berkelanjutan dengan kolaborasi antar pemerintahan wilayah dan pelaku untuk memanfaatkan potensi dan peluang serta menjawab permasalahan dan tantangan pembangunan.

Dikataan Dodit, dengan terjadinya pandemi covid-19 di seluruh dunia, Provinsi Jawa Barat pun kini  menerapkan kebijakan AKB, karena aspek kesehatan dan ekonomi saat ini menjadi prioritas. Pemulihan kehidupan dan penghidupan masyarakat, pemprov juga menerapkan strategi penanganan proaktif, transparan, ilmiah, inovatif dan kolaboratif.

Dodit juga berharap, potensi wisata, UMKM, home made industry, rumah makan dan kegiatan ekonomi masyarakat Pangandaran dapat segera pulih.

“Untuk pelaksanaan Pilkada serentak Kabupaten Pangandaran, tentu pemprov mendorong agar seluruh masyarakat Pangandaran menggunakan hak pilihnya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin, " tandasnya.  (AGE)


JEJE WIRADINATA: “SELAMAT HARI JADI KE 8 KABUPATEN PANGANDARAN...”

JEJE WIRADINATA
PANGANDARANNEWS.COM – Menjelang peringatan hari jadi Kabupaten pangandaran yang ke 8, Jeje Wiradinata yang saat ini sedang melaksanakan masa cuti sebagai Bupati Pangandaran karena ikut dalam pencalonan pada Pilkada serentak tahun 2020, saat diminta komentarnya mengatakan, selam hampir 5 yahun kepemimpiannya, mengaku masih banyak kekurangan.Walau demikian, menurut Jeje, ia sudah mencurahkan segala kemampuan dan pikirannya untuk kemajuan tempat dimana ia dilahirkan. 

Dengan segala dinamika yang ada, Jeje bersukur karena selama ini mendapat dukungan masyarakat untuk ikut bersama-sama membangun daerah yang baru berusia seumur jagung ini. Dengan empat skala perioritas kebijakan yang digulir sudah bisa membawa angin perubahan.

Baginya, imbuh Jeje, pengabdian terbaik untuk masyarakat menjadi periorita utama dalam bekerja dan masyarakat pun kini sudah bisa menikmati perubahan ini.

“Alhamdulillah, hingga tahun  infrastuktur sudah hampir selesai dan sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ”ungkapnya.(24/10)

Jeje yang ditemui di kediamannya di Jalan Kidang Pananjung Pangandaran, juga mengatakan, kemeriahan dalam menyambut Milangkala ka 8 Kabupaten Pangandaran tahun ini mungkin berbeda dengan taun sebelumnya, karena berlangsung saat kondisi pandemi covid-19. 

“Dan pada perayaan besok hari juga saya tidak menjadi inspektur upacara karena masih dalam masa cuti, “imbuhnya. 

Tapi walau pun tidak secara langsung ikut dalam peringatan milangkaa tahun ini, menurutnya ia masih bisa merasa senang karena setiap hari bisa bertemu langsung dengan masyarakat saat melaksanakan kampanye daring.

Pada saat kampanye daring ini selain menyampaikan rencana program Pangandaran ke depan, kata  Jeje, menurutnya, ia juga bisa mendengarkan langsung keinginan masyarakat. Karena dukungan masyarakt merupakan energi positif untuknya agar bisa berkarya lebih hebat dan lebih juara lagi. 

“Saya tidak akan bisa berbuat banyak tanpa dukungan penuh masyarakat Pangandaran, “pungkasnya. (PNews)



PERINGATI HARI SANTRI NASIONAL, PEMKAB PANGANDARAN GELAR DOA DAN DZIKIR BERSAMA

PANGANDARANNEWS.COM-Dengan tema “Santri Sehat Indonesia Kuat”, dipimpin Pjs Bupati, Dani Ramdhan, Pemkab pangandaran gelar peringatan Hari Santri Nasional tahun 2020, dengan menggelar upacara bertempat di halaman kantor bupati.(22/10)

Turut hadir unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Drs. H. Kusdiana MM, Kepala SKPD, Ketua MUI Kabupaten Pangandaran, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pjs Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan mengatakan, Hari Santri ini merupakan momen penting sebuah peristiwa sejarah panjnag perjuangan bangsa, karena sejarah juga mencatat pada masa revolusi kemerdekaan para santri telah mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia serta ikut mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

“Penetapan Hari Santri Nasional dimaksudkan agar kita semua selalu ingat dan meneladani semangat kebangsaan, semangat cinta tanah air, semangat rela berkorban untuk bangsa dan bernegara dan semangat jihad para pendahulu kita, “tegasnya. 

Dengan mewarisi semangat ini, imbuh Dani, diharapkan santri-santri masa kini dan masa depan baik yang ada di pesantren maupun yang diluar bahkan seluruh anak bangsa dapat memperkuat jiwa religius keislaman dan sekaligus juga jiwa nasionalisme berkebangsaan.

Walau masih dalam kondisipandemi covid-19 Peringatan Hari Santri Tahun ini mungkin sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena pada peringatan tahun sebelumnya kegiatan ini sangat meriah dan lengkap dihadiri para santri dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Pangandaran dan dengan segala kemeriahan perlombaan dan lain sebagainya, tapi menurut Dani, peringatan momen bersejarah ini tetap tidak mengurangi nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan hari Santri tahun ini.

“Dengan tema santri sehat Indonesia kuat, ini  berdasarkan fakta bahwa saat ini seluruh dunia tidak terkecuali Indonesia sedang dilanda pandemi covid-19, ‘terangnya.

 Di beberapa tempat, sejumlah pesantren berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan dampak covid-19, dan ini tentu menjadi bukti nyata pesantren juga memiliki kemampuan walau dengan keterbatasan fasilitas yang dimiliki. Tapi intinya, modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan yang selama ini tentang keteladanan dan sikap kehati-hatian para pengasuh pesantren yang diajarkan pada pari santrinya.

Di masa lalu peran santri yang sangat besar bagi kemerdekaan dan kelangsungan NKRI maupun di era pembangunan saat ini, sehingga pemda pun mengajak kepada seluruh bangsa untuk  berpartisipasi dan berbondong-bondong mensukseskan program ayo mondok.

Dijelaskan Dani, ayo mondok merupakan program yang dicanangkan untuk memperkuat kembali eksistensi pesantren sebagai lembaga pendidikan yang sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka.

“Atas nama masyarakat dan pemkab Pangandaran, saya mengucapkan, Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020, semoga ini menjadi momentum kebangkitan para santri dalam berbakti dan ikhlas mengabdi pada bangsa, “ucapnya.

Masih di tempat yang sama usai upacara, Pemkab Pangandaran pun menggelar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H, serta Doa dan Dzikir Bersama, yang dilaksanakan secara sederhana sertatetap mematuhi protokol kesehatan, yang dihadiri Pjs. Bupati Pangandaran Dr. H Dani Ramdhan, M.T, Ketua MUI Kab. Pangandaran, Kepala Kantor Kemenag Pangandaran, para Kepala SKPD se-Kabupaten Pangandaran dan para tokoh agama. (PNews)


PAAMPROKAN JADI VARIAN BARU FASILITAS WISATA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM-Dalam kunjungan kerjanya hari juma’t kemarin ke Kabupaten Pangandaran, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berkesempatan melihat langsung ke lokasi rencana pembangunan obyek wisata baru Pangandaran Splash Park di kawasan Pantai Pamugaran Pangandaran.(23/10)

Hadir pada kesempatan tersebut Pjs Bupati Pangandaran Dr. H Dani Ramdan MT, Walikota Banjar Hj. Ade. Uu Sukaesih, Kepala Dinas Tarkim Prov. Jawa Barat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Prov Jabar, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Sekda Pangandaran Drs. Kusdiana MM, Sekda Kabupaten Ciamis, Direktur Utama PT. Panca Makmur Bersama (PT. PMB).

Usai peletakan batu pertama, Kang emil, sapaan akrab gubernur, akhirnya memberi nama Paamprok, yang artinya tempat tersebut merupakan tempat pertemuan, untuk wisata baru yang akan dibangun di lahan eks. Binas Sosial Pemprov Jabar dan dibiayai dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari  PT. PMB.

Di hadapan tamu undangan yang hadir, Emil un memaparkan arti dan penjabaran kata paamprokan, amprok itu bahasa sunda artinya bertemu, lalu diberi awalan pa dan akhiran an, sehingga menjadi tempat paamprokan (bertemu).

Ini menjadi tempat wisata baru yang diharapkan bisa ikut memajukan dunia pariwisata yang ada di Pangandaran, salahsatunya dengan sering menggelar even-even.

 “Dalam pemberian nama apa pun selain enak dibaca, kata Emil, juga harus mempunyai makna mulia dan bermakna tentang kearifan lokal, “terang Emil.

Emil juga mengatakan, nantinya di Ruang Terbuka Publik (RTP) Paamprokan rencannanya akan dibangun sejumlah fasilitas, seperti plaza, menara pandang, shelter UKM, ruang bermain anak, arena olahraga serta penunjang lainnya.

Sementara menurut Pjs Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan, RTP Paamprokan akan jadi tambahan varian wisata yang diharapkan bisa mengkatrol arus kunjungan wisatawan ke Pangandaran.

Kata Dani, bagi pangandaran  ini merupakan langkah strategis karena dengan bertambahnya satu fasilitas RTP akan menjadi wahana baru yang akan menjadi salah satu magnet pariwisata Pangandaran.

“Saya  juga berharap RTP Paamprokan akan menjadi tujuan wisata utama, karena selama ini wisatawan terkonsetrasi di pantai baratan timur, sehingga sering terjadi kepadatan dan kemacetan lalu-lintas, “kata Dani. (PNews)


SRI SUSILAWATI SISWI SLBN CIPATUJAH RAIH JUARA 1 TINGKAT PROVINSI, SIAP MAJU KE TINGKAT NASIONAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Berada jauh dari pusat kota bukan berarti ketertinggalan, karena kini mutiara yang terpendam di Pantai Selatan Cipatujah membuktikan, putra daerah pun mampu unjuk kebolehannya di bidang Tata Rias dalam ajang LKSN tingkat provinsi.

Kepala Sekolah SLBN Cipatujah Endang Rubiandini S.Pd melalui telepon selularnya, mengatakan SLBN Cipatujah dengan jumlah siswa 95 orang, tenaga pengajar 5 orang devinitif dan 18 orang honorer, kni patutu berbangga diri karena sebuah prestasi berhasil diraih salah seorang anak didiknya.

Masih kata Endang, memang luar biasa SLBN Cipatujah baru berdiri beberapa tahun sudah banyak mengukir prestasi baik itu di tingkat kabupaten maupun provinsi, salah satunya prestasi yang sudh diraih Sri Susilawati kelas 9 Tuna Rungu, tahun 2019 lalu menyabet juara Tata Rias ke 2 dan di tahun ini mendapatkan juara ke 1 di tingkat Provinsi Jabar serta berhak mewakili ketingkat Nasional. Dan prestasi ini, menurut Endang, diharapkan dapat memotivasi semua anak-anak sekolah pada umumnya.

Endang juga mengatakan, ini merupakan kebanggaan untuk keluarga besar SLBN Cipatujah, karena presatasi ini dapat membawa harum dan membanggakan daerah Cipatujah tercinta khususnya, yang pada umumnya Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya ucapkan selamat kepada Neng Sri, selamat semua PTK SLBN Cipatujah, keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama kita semua, mari kita tingkatkan kerjasama yang lebih baik lagi, persiapkan yang matang untuk lomba ke tingkat Nasional, “kata Endang.(23/10)

Di akhir pembicaraannya, Endang mengatakan, SLBN Cipatujah semakin hebat dan berprestasi dan menjadi panutan dalam melayani peserta didik, baik secara akademik maupun keterampilan sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta didik. (OD)


DENGAN TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN, KADES SUKASETIA LANTIK KADUS TANJUNGASIH

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS-Bertempat Di aula desa, hari kemarin Kepala Desa Sukasetia Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten disaksikan PLT Camat Cihaurbeuti, Kepala KUA, Babinsa Ketua BPD, ibu pengerak PKK Desa Suka setia, Tokoh masyarakat dan tamu undangan lainya,  melantik Kepala Dusun (kadus) Tanjungasih.(22/10)

PJS Kades Sukasetia Ayi Saepul Amin S.Ip, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya percaya Kadus Tanjungasih yang baru dilantik akan menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, amanah dan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Saya minta kadus segera bekerja terhitung mulai pelantikan hari ini, “ujar Ayi. 

Ketua BPD Sukasetia Dede Mansur S.Pd menambakan, walau dalam kondisi pandemi covid-19 pelantika Kadus dari mulai persiapan sampai selasai berjalan lancar aman sesuai dengan rencana. 

Dede berharap kadus yang baru dilantik selalu berkoordinasi dengan masyarakat dan pemerintahan desa.

“Dan tentunya selalu bermusyawarah dalam menyikapi suatu permasalahan yang ada, “ungkap Dede.

Usai acara pelantikan, Kadus Tanjungasih, Indra Kartiwa, kepada PNews mengatakan, ia akan selalu mempertahankan kebiasaan yang sudah berjalan dan akan menciptakan program baru yang bisa diterima masyarakat serta kedepannya ingin memiliki mobil ambulan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang sakit, pasalnya jika warga saat ini membutuhkan harus pinjam ke Puskesmas yang jaraknya cukup jauh.

“Tentu hal iniakan dimusyawarahkan dengan warga, terutama menyangkut anggaran yang direncanakan dari swadaya masyarakat, “jelasnya. (OD-HADE)


MENIKMATI PANORAMA ALAM SAMBIL MEMETIK PEPAYA DI BUKIT PANYANGRAYAN SUKAPURA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Bukit Panyangrayan atau sebagian memanggilnya Bukit Gedang ( Pepaya), pada tahun 2014 lalu bukit milik Perhutani yang berlokasi di Kampung Sadaukir,  Kapunduhan Barumekar Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, pernah mengalami kebakaran hebat.

Sejak dibuka kembali pada 2 tahun lalu, kini bukit Panyangrayan berubah menjadi objek wisata dengan magnet keindahan alam yang luar biasa serta berbeda dengan kebanyakan obyek wisata lainnya karena di obyek wisata ini wisatawan dapat memetik buah pepaya jenis California yang ditanam warga.

Seperti diungkapkan Ketua Pengelola Wisata Bukit Panyangrayan, Dadang Saputra (55), di lahan ini sekarang ditanami Pepaya California yang digarap 12 petani warga setempat karena di lahan ini memang sangat cocok ditanami pepaya.

Tapi karena penanamannya di lahan milik Perhutani, maka, kata Dadang, hasil pertanian tersebut harus disetor ke Perhutani sebesar 25 %. Dengan adanya penanaman Pepaya california di lokasi wisata Bukit Panyangrayan atau ada sebagian yang menyebut Gedang Panyangrayan selain membantu perekonomian warga setempat,juga mampu memberikan nilai tambah menjadi lokasi wisata.

“Disini pengunjung bebas memetik pepaya, namun setelahnya harus bayar dengan harga Rp. 5000 untuk 1 buah pepaya, ”jelas Dadang. (22/10)

Dikatakan Dadang, pepaya yang ditanam warga selain dijual dengan cara dipetik sendiri kepada pngunjung hasil panen pepaya pun diolah menjadi manisan oleh masyarakat sekitar melalui pelatihan yang disediakan pihak pengelola wisata.

Disoal pembenahan fasilitas Wisata Panyangrayan, Dadang mengatakan,pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan serta menata dan menambah fasilitas di sekitar objek wisata seperti penataan tempat camping dan perlebaran jalan yang biayanya didapat dari hasil parkir.

Sementara fasilitas pendukung yang telah dibangun, sebuah Mushola, kamar WC, lahan parkir , tempat untuk berswafoto, gazebo dan warung warung kecil.

"Alhamdulillah, Pembukaan obyek wisata bukit Panyangrayan sendiri mendapat dukungan penuh dari pihak Kecamatan dan desa termasuk dari pihak keamanan polsek dan koramil Sukaraja, ”ucapnya.

Salah seorang penjual pepaya, Dini ( 30) mengatakan, hampir semua warung di lokasi obyek wisata menjual pepaya yang menjadi menjadi ciri khas wisata, dengan harga sekitar Rp.2.500 per kg.

 “Disini pengunjung juga bebas membeli, mau yang sudah ada di warung ataupun memilih sendiri langsung dari pohonnya, “ujar Dini. (RUSDIANTO)


DEDE SUPRATMAN: “PEMUDA DITUNTUT UNTUK BISA BERPERAN AKTIF DALAM PILKADA 2020”

PANGANDARANNEWS.COM - Pilkada tahun 2020 menjadi ajang nyata untuk pemuda dalam menampilkan peranannya secara langsung, karena  moment ini bisa dimanfaatkan pemuda untuk bisa terlibat nyata dalam membangkitkan gairah Pilkada di tengah pandemi corona, sehingga jangan sampai Pilkada tahun 2020 menjadi ajang untuk mencari keuntungan semata atau pun apatis seperti penyelenggaraan pemilu sebelumnya.

Demikian disampaikan Ketua Karangtaruna Kabupaten Pangandaran, Dede Supratman,  S. Ip, saat kepada PNews, di sebuah warung kopi di Pangandaran.(22/10)

Dikatakan Dede, penyelenggaraan Pilkada 2020 menjadi keharusan pemuda untuk berperan aktif dalam mempertahankan kemurnian demokrasi, peran aktif tersebut dapat direalisasikan dengan ikut menjadi penyelenggara ataupun pengawas pada kontestasi Pilkada 2020 mendatang.

Pemuda juga harus mampu berperan aktif untuk mewujudkan pilkada yang sehat, karena pemuda juga masih memiliki jiwa idealis dan bisa mengawal keberlangsungan penyelenggaraan pilkada.

“Daiharapkan pemuda bisa menggiring opini masyarakat luas, khususnya di daerah untuk menghapus paradigma politik itu kotor, ”tegasnya.

Dalam penyelenggaraan Pilkada, imbuhnya pemuda juga harus memiliki kekuataan yang bisa menggiring opini yang lebih baik. 

“Disini seharusnya peran pemuda bisa menjadi motor penggerak perubahan dalam Skala Pilkada, " tandasnya.  (AGE)


PONPES TORIQUL HUDA 2 DAN MUSPIKA KARANGNUNGGAL GELAR HARI SANTRI TINGKAT KECAMATAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS- Upacara Hari Santri Nasional yang jatuh ada tanggal 22 Oktober 2020 diperingati pengasuh pondok pesantren (ponpes) dan segenap santriwati/santriwati dan jajaran muspika Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dan seluruh instans, bertempat di halaman Kantor kecamatan. (22/10)

Camat Kangnunggal, Asep M Dahliana STp., MM, yang menjadi inspektur upacara, dalam sambutannya menyampaikan, pesan dan himbauan serta membacakan surat penetapan Presiden terkait Hari Santri Nasional melalui PJS Bupati Tasikmalaya, DR. Hening Widiatmoko, dengan Thema “Santri Sehat Indonesia Kuat”, hal tersebut terkait dengan keprihatinan bangsa, dimana saat ini dunia dan Indonesia khususnya, sedang dilanda pandemi Covid-19 yang merusak sendi-sendi kehidupan manusia.

Usai upacara Sesepuh Ponpes Toriqul Huda 2, yang juga Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kecamatan Karangnunggal, Kyai H Dadang Abdulrahman, dalam pesannya mengatakan, upacara Hari Santri Nasional ini merupakan seremonial dari simbol kekuatan santri dalam berbangsa dan bernegara, dan santri berdiri terdepan untuk menjaga keutuhan NKRI.

Namun Dadang menyesalkan, dalam pelaksanaan upacara ini kurangnya keikutsertaan organisasimasa  (ormas) Islam seperti Banser, Ansor, ibu-ibu Patayat NU dan yang lainnya.

“Mudah-mudahn di tahun depan ormas islam khususnya yang ada di Karangnunggal bisa l menunjukan kekokohan dan kekompakan melalui Upacara Hari Santri, ” ungkapnya.

Sebab Santri, kata Dadang, merupakan embrio bagian kekuatan bangsa yang setia dalam menjaga keutuhan Bangsa dan Negara.

Selain untuk meningkatkan ketaqwaan para santri, imbuhnya, Hari Santri ini juga diharapkan dapat menjaga kedaulatan  NKRI .

“Santri merupakan penerus dan benteng para ulama dan habib jika santrinya sehat maka Indonesia  akan kuat dan rakyatnya pun makmmur, “pungkasnya. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


HUJAN DERAS AKIBATKAN LONGSOR TIMBUN JALAN PENGHUBUNG CIKATOMAS – CIKALONG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Akibat guyuran hujan deras telah mengakibat jalan penghubung antara Kecamatan Cikatomas – Cikalong teptnya di Desa Cidadali, sekira pukul 01.00 Wib dini hari tadi (21/10) terjadi longsoran tanah hampir sepertiga badan jalan dan ambruknya halaman rumah seorang warga di Blok Tarisi pun tertimbun.

PJS Danramil 1220/Cikalong, Letda Inf Santoso, mengatakan, setelah mendapat laporan dari Babinsa dan masyarakat, ia pun langsung melakukan koordinasi dengan semua unsur terkait, seperti  Babinkabtimas, BPBD, Satpol PP, Aparat Desa Karyabakti dan masyarakat sekitar tempat kejadian. Ini dimaksudkan untuk bersama-sama membersihkan matrial longsoran yang menutup badan jalan, sehingga bisa dilalui kembali.

“Longsoran yang menimbun pukiman warga di Blok Tarisi Dusun Cibeber 1 Desa Cidadali pun telah di bersihkan dan jalan lingkungan juga dapat dilalui kembali, “katanya.

Untuk menghindari kejadian yang tidak diharapkan terutama yang akan membahayakan jiwa, saat ini Babinsa atas perintah Danramil, menghimbau warga agar tetap berhati-hati karena situasi cuaca saat ini masih ekstrim. Tetap siaga dan berhati-hati terutama pada pengguna jalan yang melewati jalur Cikatomas – Cikalong, sebab kontur tanahnya labil dan bertebing.

“Kami juga menghimbau pada masyarakat agar tetap waspada an melapor kepada petugas jika terjadi sesuatu di lingkungan masing-masing, “imbuh Santoso. (ANWARWALUYO) 


SELAIN DAPAT PENOLAKAN WARGA PEMBANGUNAN TOWER DI DESA PANANJUNG DIPASTIKAN BELUM KANTONGI IJIN PEMDA

PANGANDARANNWS.COM-Pemsangan tower telekomunkasi di Dusun Karangsari Rt 08 Rw 03 Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, menuai protes warga. Namun walau sejumlah masyarakat menolak pembangunan tower tersebut, pihak perusahaan terkesan memaksakan kehendak dan tetap melaksanakan pendirian tower itu.

Padahal perusahaan pembangunan tower tersebut sudah bisa dipastikan belum mengantongi ijin dari pemeritah daerah, karena menurut Kepala Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Kabupaten Pangandaran, H. Sobirin, pihaknya hingga saat ini belum mengeluarkan ijin pembangunan tower tersebut dan masih menunggu rekomendasi dari beberapa dinas terkait.

“Ijinnya ditunda dulu menunggu clear dengan lingkungan sekitar tower, “ujar Sobiri, dalam pesan Whatsappnya. (21/10)

Sementara menurut Camat Pangandaran, Drs. H. Yadi Setiadi, ia mengaku tidak tahu persis apalagi ada persoalan penolakan warga. Karena menurutnya, ia dengan Kepala Desa Pananjung saat itu hanya menandatangi ijin dari tetangga, tapi saat belum ada penolakan warga apalagi penolakan dengan mencantumkan sejumlah tandatangan warga.

“Tapi saat diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersiahn datang surat penolakn warga, jadi silahkan tanyakan langsung ke Pol PP, “ucap Yadi, saat dihubungi lewat telepon celluernya.(22/10) 

Saat dihubungi, Kasat Pol PP Pangandaran, Drs. H. Undang Sohbarudin, kepada PNews menyampaikan, pihaknya tidak tahu menahu persoalan ini. 

“Tapi setelah mendapat informasi ini saya akan perintahkan personil untuk mlihat ke lapangan, “kata Undang.

Sementara Kepala Dinas Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Jaja Nurulhuda, ST., M.Dev.Plg, lewat teleponnya mengatakan, pihaknya juga tidak tahu apakah sudah mengeluarkan rekomendasi atau belum.

“Silahkan tanya langsung ke kabid saya, sekarang saya sedang ada mengikuti acara rapat di Bandung, “ujarnya singkat. 

Sementara Menurut salah seorang warga, selain ketakutan radiasi dari akibat tower itu dampak sosial yang terjadi di masyarakat sekitar lokasi pun terkesan kurang harmonis.

“Kami berharap pemerintah daerah tidak mengeluarkan ijin, karena dampak sosial yang terjadi di masyarakat justru yang paling kami rsakan saat ini, “tegasnya. (PNews)


PANGDAM III/SILIWANGI TUTUP KEGIATAN TMMD KE 109 TAHUN 2020 DI DESA MEKARSARI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.Ip MM Q.I.A, didampingi Danrem 062/Tn Kolonel Inf Muhamad Muchidin.S.Sos serta Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Ary Sutrisno, hari kemarin secara resmi menutup kegiatan TMMD ke-109 di Desa Mekarsari Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya di gedung Serbaguna Desa Mekarsari.(21/10)

Turut hadir pada acara tersebut, Asrendam III/Slw, Asintel Kasdam III/Slw, Asops Kasdam III/Slw, Aster Kasdam III/Slw, Danpomdam III/Slw, Kapendam III/Slw, Para Dandim, Para Kasatbalak Jajaran Korem 062/Tn, Bupati, Ketua DPRD, Kapengri, Kajari, Kapolres Kabupaten Tasikmalaya yang diwakili oleh Asda lll Aminudin, Danlanud Wiriadinata yang diwakili, Brigif Raider 13 Galuh, Kapolres Tasikmalaya Kota , Supervisor Security PGE Area Karaha dan tamu undangan lainnya.

Di dpan undangan yang hadir, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.IP, M.M., QIA, menyampaikan, selama satu bulan terhitung sejak tanggal 22 September 2020, para Prajurit, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat, bahu membahu menyelesaikan program TMMD ke-109 di wilayah Kodam III/Siliwangi. 

Dan kebersamaan ini, kata Nugroho, merupakan sinergitas positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa pada masa sekarang ini, termasuk membantu Pemda mempercepat pembangunan di daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat untuk menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara. 

“Saya selaku Pangdam III/Siliwangi dan pribadi, menyampaikan terim kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu secara moril dan materiil sehingga kegiatan TMMD ke-109 ini dapat terselenggara dengan aman dan lancar, “kata Nugroho.

Ia menambahkan, semua patut bersyukur karena selurh program TMMD telah dapat dirampungkan tepat waktu meskipun dikerjakan dalam suasana Pandemi Covid-19 sehingga dalam pengerjaannya pun senantiasa mematuhi protokol kesehatan. 

“Alhamdulillah berkat kepatuhan menjalani protokol kesehatan seluruh prajurit dan masyarakat yang terlibat dalam program TMMD ke-109 ini semuanya dalam kondisi yang sehat,”imbuh Nugroho. 

Sementara Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Inf Ary Sutrisno menyampaikan, pelaksanaan TMMD ini berdasarkan surat telegram Danrem 062/Tn nomor ST/1305/2020 tanggal 2 September 2020 tentang perintah menyusun rencana sasaran program TMMD ke-109 tahun anggaran 2020.

Dalam laporannya, Dandim juga menjelaskan,TMMD yang dilaksanakan dengan 2 tahap  meliputi kegiatan Pra TMMD tanggal 14 sampai dengan 21 September dan pelaksanaan tanggal 22 September sampai dengan 21 Oktober 2020. Sasaran fisik diantaranya pengaspalan jalan di Dusun Cipurut, Bakom, Torowek 2.500 mx 2.5 m, pembuatan TPT, Perbaikan jembatan Cikadu 10 mx4m, perehaban RTLH 17 unit, Perehaban MCK Kp. Nanggela 1unit, pembuatan posyandu Kp.Nanggela 1 unit.

Dan sasaran non fisik, lanjut Dandim, diantaranya penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, narkoba, kamtibmas, bahaya teroris dan paham radikal, hukum, pengendalian penduduk, KB, pelayanan kesehatan, penanganan covid 19, pertanian dan perikanan, lingkungan hidup dan kehutanan, pengendalian kerusakan hutan, perlindungan jamsos dan penanganan fakir miskin, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Masih kata Dandim, untuk Satgas TMMD yang  bertugas berasal dari berbagai istansi dan lintas sektoral sebanyak 150 orang, Tim Asistensi Penyuluh 25 orang, Dansatgas dan staf satgas 15 orang dan kelompok kompi/SSK sebanyak 10 orang.

Pada kesempatan yang sama, Pjs. Bupati Tasikmalaya, Dr. Hening Widiatmoko MA, menyampaikan, atas nama Pemkab Tasikmlaya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan TMMD di Desa Mekarsari Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya dengan lancar dan baik.

“Mudah-mudahan ada banyak manfaat yang bisa diterima masyarakat, “ucap Hening. (ANWARWALUYO)










JADI TAMU UNDANGAN HARLAH PPDI, KETUA KPU PANGANDARAN SOSIALISASIKAN TAHAPAN PILKADA

PANGANDARANNEWS.COM-Pada kesempatan peringatan Hari Lahir (Harlah) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) ke 7 Kabupaten Pangandaran yang dilaksanakan di Kecamatan Mangunjaya, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, menyampaikan, beberapa tahapan pilkada di Kabupaten Pangandaran tahun 2020, antara lain tatacara dan juga dasar hukum regulasi ketentuan pelaksanaan Pilkada Pangandaran yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

“Saya datang kesini karena diundang sekaligus untuk sosialisasi tahapan pilkada, “ujarnya. (18/10)

Muhtadin dalam keempatan tersebt, juga menyampaikan teknis pelaksanaan pilkada di tengah pandemi covid-19, dari mulai menggunakan alat pelindung diri (APD), pembatasan jumlah pemilih termasuk bagaimana kemudian penyelenggara di tempat pemungutan suara (TPS) harus betul-betul berpedoman pada protokol kesehatan.

“Selain menjelakan tata-cara  pencoblosan, pada kesempatan itu saya juga informasi jumlah daftar pemilih tetap, “imbuhnya. (AGE)


SEVEN MEDIA ASIA ANUGERAHI JEJE WIRADINATA THE BEST INNOVATIVE GOVERNMENT FIGURES

PANGANDARANNEWS.COM –Berkat keberhasilan dan kepemimpinannya, Bupati Kabupaten Pangandaran, H. Jeje Wiradinata mendapat penghargaan spektakuler, “Indonesian The Best Innovative Figures Awards 2020” dari Seven Media Asia yang didukung oleh Asia Global Council, The Key People Magazine,Clock Research & Development Centre, dalam acara Pemimpin Visioner Pembawa Perubahan Untuk Indonesia Maju, yang akan diserahkan di Harris Hotel & Residences Sunset Road – Bali, pada Jumat 23 Oktober 2020.

Seperti disampaikan Asia Founder Seven Media, Reza Batara Putra, MBA, penghargaan ini dipersembahkan untuk para pemimpin (Leaders) terbaik yang meliputi berbagai sektor, antara lain Kepala Daerah (Pemerintahan) Perusahaan (Swasta), Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Pemimpin Perempuan, Legislatif, Pendidikan, serta kalangan Profesional terbaik di Indonesia. Dengan dasar pemberian atas pencapaian kinerja dan prestasi kepemimpinan dalam melakukan Perubahan dan Percepatan, serta cara Innovative dalam mewujudkan Indonesia Maju.

Kata Reza, pihaknya senang telah memperluas program bergengsi ini untuk peraih penghargaan yang meliputi leadership, education, impact, marketing and Innovation, baik di tingkat nasional dan international.

“Proses pemilihan untuk penerima penghargaan ini dilakukan melalui proses penilaian kualitatif atas hasil kinerja yang telah dicapai dan menetapkan standar yang tinggi kepada penerimaan penghargaan terpilih, “terangnya, beberapa waktu lalu.

Reza menjelaskan, penilaian tersebut mencakup quality performance, responnsibility, dan attractiveness, dengan atribut pengukuran layanan inovatif dan berkualitas, tata kelola atau management yang baik yang mampu berkembang dengan mengikuti perubahan serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Tak hanya itu, hasil penilaian Asia Founder Seven Media juga menobatkan Kabupaten Pangandaran terpilih untuk katagori “Indonesian The Most Potential Destination Awards 2020”, bersama-sama sejumlah destinasi yang memiliki potensi wisata istimewa lainnya, yang apabila dikelola dan dikembangkan dengan tepat, tentu akan menjadi alternative destinasi wisata unggulan yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Penilaian ini dilakukan dari berbagai sudut dan menetapkan standar yang tinggi untuk tiap-tiap daerah pemenang penghargaan, diantaranya potensi masyarakat, potensi alam, kesenian, kebudayaan dan beberapa faktor penting lainnya, seperti aksesibilitas, amenitas dan Konektivitas, “terang Reza lagi.

Sementara, di tempat terpisah saat melakukan kampanye daring di Desa Karangbenda bebrapa harimlalu, Jeje Wiradinata yang saat ini masih cuti sebagai bupati, kepada sejumlah awak media, mengatakan, ia mengaku bangga dan senang dengan penghargaan yang diberikan Seven Media Asia serta didukung Asia Global Council, The Key People Magazine,Clock Research & Development Centre.

“Alhamdulillah, saya ucapkan tarimakasih dan tentunya penghargaan yang saya terima ini berkat kerjasama yang semua pihak dan dukungan penuh masyarakat Pangandaran, "ucapnya.(17/10)

Dalam kurun waktu belum genap 5 tahun, menurutnya, berupaya untuk bekerja maksimal walau pun hasilnya masih banyak kekurangan dan belum memenuhi semua keinginan masyarakat.

“Intinya, dalam bekerja penghargaan atau lainnya bukan menjadi tujuan utama, karena pemenuhan untuk lebih mensejahterkan masyarakat itu makna dari hakiki dari sebuah karya, “ungkap Jeje.

Sudah menjadi kewajiban seorang pemimpin untuk bisa membawa Pangandaran ke arah perubahan yang pada ujungnya, kata Jeje, mampu memposisikan masyarakat sebagai penikmat hasil semua pembangunan. Dan tentunyapenghargaan yang diterimanya bukan karena hebatnya bupati, tapi ini buah dari sinergitas dan kerjasama yang baik antara pemda, DPRD dan seluruh masyarakat Pangandaran.

“Maka saya katakan, penghargaan Indonesian The Best Innovative Figures Awards 2020, akan lebih layak jika diberikan pada masyarakat, “pungkasnya. (PNews)


HAMPIR TIGA TAHUN JALAN LINTAS KALAPAGENEP-MARGALUYU RUSAK PARAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sudah hampir tiga tahun jalan dari Desa Kalapagenep Kecamatan Cikalong menuju Desa Margaluyu Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya kondisinya rusak parah, hal ini membuat arus transportasi pun sedikit terhambat.

Seperti dikataka salah seorang warga, Agus (48), apalagi saat musim hujan sekarang jalan pun berubah menjadi kubangan lumpur yang susah dilalui kendaraan.

Sebenarnya warga sudah lama mengeluhkan hal ini, tapi, menurut Agus, mungkin keluhannya tidak sampai ke pemangku kebijakan sehingga selama hampir tiga tahun kondisi jalan seperti ini pun terkesan dibiarkan.

“Saya berharap ada bupati atau pejabat lainnya melintas kesini agar tahu kondisi jalan disini seperti kubangan kerbau, “ucap Agus.(20/10)

Kata Agus, banyak masyarakat yang menggunakan jalur ini karena jalan yang menghubungkan dua desa ini terbilang padat dilintasi warga setiap harinya. 

Agus juga merasa heran jika setiap tahun warga wajib membayar PBB tapi giliran masyarakat membutuhkan perbaikan pasilitas umum pemerintah daerah terkesan tutup mata dan tutup telinga.

“Kami sebenarnya sudah bosan mengelukan kondisi jalan ini, tapi kepada siapa lagi jika bukan pada pemerintah, “ujarnya. (ANWARWALUYO)


PHRI PANGANDARAN GAET UPI BANDUNG GELAR PELATIHAN BAHASA PERANCIS UNTUK PELAKU USAHA WISATA DAN PEMANDU

PANGANDARANNEWS.COM – Peningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor usaha pariwisata terus dikembangkan, salahsatunya dengan melakukan pelatihan bahasa Prancis.

Pelatihan yang dilaksanakan di SDN 2 Pangandaran dibuka langsung Pjs Bupati Pangandaran, Dr. H. Dani Ramdan, M.T, dengan diikuti 10 pengusaha hotel dan restoran yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel Dan Restoran Indonesia (PHRI) serta 10 pemandu wisata ini merupakan kerjasama antara PHRI Pangandaran dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. 

Ditemui usai kegiatan, Ketua BPC PHRI Kab Pangandaran, Agus Mulyana, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi para pelaku usaha wisata khususnya hotel dan restoran berbahasa asing.

“Para pelaku diharapkan mempunyai kelebihan kemampuan berbahasa asing, seperti bahasa Inggris, Prancis, Italia dan lainnya,”kata Agus. (15/10)

Agus mengaku, walau pun sejak sejak tahun 1998 kunjungan untuk mancanegara trennya menurun namun sekarang kunjungan wisatawan asing mulai banyak lagi, terutama turis dari Australia penggemar surving (berselancar ) di Pantai Batukaras.

Agus berharap, kedepan selain kemampuan berbahaa asing dimilki para pelaku usaha wisata, fasilitas transportasi ke Pangandaran lebih baik lagi sehingga Pangandaran lebih mudah dijangkau.

“Kami mendorong penerbangan di bandara Nusawiru dan jalan tol bisa cepat direalisasikan pemerintah, ”ungkapnya. (PNews)


UNTUK KENYAMANAN WISATAWAN, PEMDA PANGANDARAN GULIRKAN "HOTANA"

Pjs Bupati Pangandaran Dr. H. Dani Ramdan, M.T

PANGANDARANNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beberapa hari lalu menggelar Sosialisasi Hotel dan Restoran Tanggap Bencana (HOTANA), bertempat di Sheter Tempat Evakuasi Sementara (TES) di Pasar Wisata P
angandaran.(12/10)

Kegiatan yang dihadiri Pjs Bupati Pangandaran Dr. H. Dani Ramdan, M.T, Asisten Bidang Pemerintahan sekaligus Plt. Kalak BPBD kabupaten Pangandaran Drs. H. Suheryana MM, Kasatpol PP Undang Sohbarudin, Pimpinan PHRI. Narasumber sendiri berasal dari BPBD Prov. Jabar, BASARNAS Bandung, BPBD Kabupaten Pangandaran, FPRB Jabar, ITB, U-Inspire serta relawan kebencanaan lainnya, bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia para pelaku usaha perhotelan dan restoran tentang yang tanggap bencana, sehingga jika terjadi tsunami langsung bisa mengevakuasi tamu hotel. 

Kegiatan yang diselenggarakan selama 5 hari inijuga diikuti 328, diantaranya dari manager hotel, supervisor, house keeping, resepsionis, room service, security dan waiters.

Dalam paparannya, Pjs Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan menyampaikan, Pangandaran sebagai tujuan wisata berkelas dunia perlu dukungan berbagai sektor yang akan terus berusaha menunjang pengembangan pariwisata pangandaran.

Dengan visi-misi menjadi wisata dunia, kata Dani, obyek wisata yang ada di Pangandaran harus tertata dengan baik, hotelnya bagus-bagus, penyaiapan bandara dengan menyediakan penerbangan langsung, jalan tol dan jalur kereta api akan dihidupkan kembali.

“Iitu semua langkah-langkah kita menuju Pangandaran menjadi wisata kelas dunia", ujarnya.

Selin itu, imbuhnya, keamanan dan kenyamanannya pun harus berkelas dunia sehingga untuk itu Pemkab  Pangandaran mengeluarkan program HOTANA.

Satu hal lagi, masih kata Dani, jangan lupa wisata kelas dunia juga harus mempunyai sistem dan manajemen pencegahan dan penanggulangan bencana kelas dunia juga karena di mana pun di dunia ini semua tempat wisata alam pasti di baliknya itu ada potensi bencananya, dan untuk itu kepentingan wisata dengan kepetingan mitigasi bencana itu harus sejajar dan bersama-sama.

“wisatawan juga kin semakin kritis, mereka akan mencari tempat wisata yang selain menawarkan keindahan juga bisa nyaman, “imbuh Dani.

Dani juga mengatakan, wisatawan akan bebas memilih kemana harus berwisata yang nyaman, sehingga para pelaku wisata sebagai ujung tombak harus mampu mebangun paradigma baru, wisata itu bukan hanya menjual keindahan alam saj tapi bisa menawarkan rasa nyaman tempatnya bagus  safety.

Hal senada dikatakan Plt Kalak BPBD Kabupaten Pangandaran, H. Suheryana, selain seluruh pelaku wisata tahu bahwa di pangandaran ada tempat evakuasi sementara, pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terutama wisatawan yang akan berkunjung ke pangandaran.

“Dengan melihat kesiapsiagaan ini wisatawan nantinya akan percaya dan datang ke pangandaran dengan perasaan nyaman, tenang sehingga wisatawan betah, "ungkapnya. (PNews)


PANGANDARAN SPLASH PARK SEGERA DIBANGUN DI PANTAI PAMUGARAN

Pjs. Bupati Pangandaran Dr. H. Dani Ramdan MT,
PANGANDARANNEWS.COM-Rencana pembangunan spot wisata baru seperti menara pandang, jogging track, tempat galeri UMKM, Plaza,  lapangan, pendopo, ruang olah raga fitnes out door, mushola, serta tempat bermain anak, pada Pangandaran Splash Park, tentu akan semakin menambah varian wisata Kabupaten Pangandaran.

Obyek wisata ini akan dibangun di lahan seluas 1,8 hektar dari seluruh luas lahan 2,8 hektar milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yang terletak dijalan Pamugaran, ini akan dibangun dengan biaya dari  Corporate Social Responsibility (CSR)  dari  PT. Panca Makmur Bersama sebagai pengembang Grand Pangandaran. 

Hal ini terungkap dalam rapat pembahasan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pangandaran Splash Park, yang dihadiri  Pjs. Bupati Pangandaran Dr. H. Dani Ramdan MT, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, serta manager Grand Pangandaran, bertempat di Aula Meeting Hotel Arwana.(9/10)

Ditemui usai rapat tersebut, kepada media Dani mengatakan, pembangunan RTH dan ruang publik ini untuk kepentingan bersama.

Untuk keentingan ini, kata Dani, ia pun berkunjung serta bersilaturahmi dengan para tokoh masyarakat khususnya warga di sekitar lokasi pembangunan di Desa Wonoharjo. 

Dani pun mengaku bangga, karena pembangunan spot wisata ini mendapat dukungan dan respon positif dari masyarakat, karena sejatinya pembangunan yang dilaksanakan pemerintah memang untuk kepentingan bersama serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dan untuk pelaksanaan pembangunannya akan segera dimulai setelah proses perijinan selesai, “ucapnya. (PNews) 


HASIL LEMBAGA SURVEY KEDAI KOPI DPP PKS, KINERJA BUPATI PANGANDARAN RAIH NILAI TERTINGGI DI JABAR

PANGANDARANNEWS.COM –Hasil sebuah survey yang dilakukan Lembaga Survey Kedai Kopi Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), kinerja Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata menduduki peringkat teratas se-Provinsi Jawa Barat dengan nilai 8,40 %. 

Seperti salah seorang pengurus DPD PKS Kabupaten Pangandaran, Solehudin, atas nama partai ia pun memberikan apresiasi dengan capaian kinerja bupati selama kurun waktu 4 tahun ini.

“Berita ini saya dapatkan saat kami melakukan zoom meeting hari ini pada rakorwil tingkat Provinsi Jabar terkait pemenangan di Pilkada 2020, “terangnya. (18/10)

Solehudin yang juga wakil Ketua Komisi I di DPRD Kabupaten Pangandaran, mengatakan, dalam rakorwil tersebut salah satu materi yang dibahas, mempresentasikan hasil survei dari lembaga survei kedai kopi yang dilakukan DPP PKS.

“Ketika saya bertanya indikator kinerja kepala daerah di tingkat Provinsi Jawa Barat, ternyata  Kabupaten Pangandaran mendapat nilai tertinggi, disusul Kabupaten Ciamis dan Mjalengka, “terangnya lagi.

Dengan capaian tersebut, menurut Solehudin, ini jelas memberi gambaran kinerja bupati berhasil dalam melaksanakan programnya dan pelayanan publik tentu sangat baik.

Hasil survei ini obyektif, karena, menurutnya, dilakukan oleh pihak yang netral dan tidak memiliki kepentingan karena hanya melakukan survei saja.

“Penilaian atau survei juga tidak sebelah, tapi  secara keseluruhan, bahkan indikatornya pun tak hanya itu saja namun termasuk internal kepartaian, “ujarnya. (PNews)


MELALUI DISTAN PEMKAB PANGANDARAN SALURKAN BANTUAN PADA PETERNAK ITIK DI SUKANAGARA

Kepala Dinas pertanian Kab. Pagandaran, Sutriaman
PANGANDARANNEWS.COM-Usaha sektor pertanian peternakan itik dinilai sangat menjajikan, karena jenis usaha ini mempunyai potensi serta peluanguntuklebih bisa dikembangkan. 

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Sutriaman, saat ditemui di ruang kerjanya, selain berpeluang usaha ternak itik ini juga tergolong mudah dilakukan, karena dalam perawatannya kematiannya cukup rendah.

Selain usaha telur asin, imbuhnya, di Kabupaten Pangandaran sendiri juga sebenarnya sudah ada usaha ini, “terang Sutriaman.

“Harga telur asin di pasaran kisaran Rp 2.500 per butir, sementara dari peternak harga telur itik sebesar Rp 1.500,”terangnya. (16/10)

Sutriaman menjelaskan, jika seorng peternak memelihara sebanyak 320 ekor itik, maka setidaknya dapat menghasilkan 230 telur per hari, dan itik salah satu jenisunggas yang usia produktifnya cukup lama, sekitar 3 tahun. Dan seandainya sudah tidak produktif lagi bertelur, maka peternak bisa menjual induknya menjadi pedaging.

“Untuk mendorong usaha ini Pemkab Pangandaran nantinya akan memberikan bantuan yang akan disampaikan yang rencananya ke peternak itik di Desa Sukanagara Kecamatan Padaherang, sebanyak 250 ekor itik,”pungkasnya. (PNews)


BUPATI BERHARAP PILKADA PANGANDARAN BERJALAN LANCAR DAN TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN

Plt Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan
PANGANDARANNEWS.COM -Proses tahap hingga pelaksanaan pemilihan kepala Daerah (pilkada) di Kabupaten Pangandaran diharapkan bisa berjalan lancar, kondusi, damai, sehat dan demokratis, meski akan dilaksanakan dengan pengawalan ketat protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, jaga jarak serta cuci tangan pakai sabun. 

Demikian disampaikan Plt Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan, beberapa waktu lalu usai menghadiri kegiatan rapat pleno terbuka DPSHP dan penetapan DPT di Hotel Pantai Indah Timur.

Kata Dani, ia pun tidak henti-hintinya mengingatkan seluruh jajaran Pemkab Pangandaran untuk menjaga netralitas ASN dalam proses Pilkada ini, karena tentu akan ada sanksi tegas bagi ASN yang terbukti ikut berpolitik praktis.

Saat ini, lanjut Dani, proses tahapan Pilkada Pangandaran sudah memasuki tahapan rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih untuk menentukan Daptar emilih tetap (DPT).

"Saya mengapresiasi pihak KPUD yang dibantu TNI, Polri dan semua unsur telah bekerjasama dengan baik melaksanakan tahapan demi tahapan, “imbuhnya.

Ia juga mengatakan, hingga saat ini seluruh proses tahapan Pilkada Pangandaran berjalan lancar dan kondusif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di semua kegiatan,

Disoal antisipasi Covid-19 saat pelaksanaan Pilkada nanti, Dani mengatakan, pihaknya akan melakukan rapid tes di Puskesmas masing-masing dan juga uji lab di labkesda pada pemilih yang baru datang ke Pangandaran. 

Ia menambahkan, pihaknya juga berharap kepada pasangan calon dan tim pemenangannya agar tidak menghindari kegiatan-kegiatan yang ilegal, seperti dilarang menyelenggarakan kegiatan yang memicu kerumunan warga dan semaksimal mungkin mencegah terjadinya klaster pilkada sehingga penghelatan Pilkada pun tidak menjadi pemicu terjadinya penyebaran Covid-19.

“Sekali lagi saya sampaikan, mari kita berkomitmen agar pelaksanaan Pilkada Pangandaran tahun 2020 ini bisa berjalan lancar, kondusif, demokrasi dan sehat, “tegasnya. (PNews)


 


SELAIN MENIMBULKAN AROMA TAK SEDAP TUMPUKAN SAMPAH DI BAHU JALAN JUGA MERUSAK CITRA KOTA TASIK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Komitmen Pemerintah Kota Tasikmlaya dalam mengusung pola hidup sehat bagi warganya mulai sedikit diragukan, buktinya masih banyak tumpukan sampah berserakan di sepanjang jalan  RE Martadinata  hinga HZ musofa,  komplek Dadaha dan di sekitar jalan Sswaka Kawalu, tumpukan sampah  masih menjadi persoalan dan kerap dikeluhkan warga, padahal di jalan-jalan tersebut merupakan jalur vital di tengah kota, apakah pemkot tutup mata  ?

Selain membuat jijik, tumpukan sampah-sampah itu seperti dibiarkan menggunung dan tentu ini membuat warga resah, terutama saat melintas jalan tersebut.

Menurut Asep salah satu pengendara motor asal Kawalu, apakah Pemkot tidak punya petugas atau armada mengkut sampah, pasalnya tumpukan sampah tersebut kerap memenuhi bahu jalan.

“Saya berharap pemkot menyikapi , karena jika tumpukan sampah ini dibiarkan terlalu lama akan membuat tidak nyaman, “ujar Asep. (17/10)

Bahkan, kataAsep, sampah yang dibuang warga  tersebut lama-lama kalau dibiarkan bisa mengakibatkan bau tak sedap  apa lagi musim hujan seperti sekarang. 

Hal senada dikatakan warga kota lainnya, Agus (37), ia berharap jalan yang selalu dipadati para pengendara ini bisa dapat steril dari bau dan pemandangan tak sedap ini. 

“Untuk apa ada mobil  armada sampah jika hanya diparkir di halam kantor saja, “ujarnya. 

Agus juga merasa heran karena di jalur-jalur yang banyak tumpukan sampah tersebut tidak sedikit baik pejabat atau anggota DPRD yang melintas disana, tapi anehnya terkesan tidak peka dan menutup mata pada kondisi di lapangan. Padahal akibat sampah yang berceceran hingga ke badan jalan, banyak pengguna jalan merasa terganggu karena aroma tidak sedap yang keluar dari tumpukan sampah yang semakin hari semakin membusuk, sehingga karena bau nya tersebut tak sedikt para pengendara sampai harus menutup hidung meski sedang memegang stir mobil atau motor.

“Saya atau mungkin warga lainnya, berharap Pemkot Tasik segera menyelesaikan permasalahan sampah ini aga lingkungan disini menjadi bersih dan tidak beraroma ta sedap, ”ucapnya. (ANWARWALUYO)


WARGA TERDAMPAK BANJIR DI DESA SARIMANGGU TERIMA BANTUAN PEMDA DAN PEMDES

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Pasca bencana banjir yang terjadi beberapa senin lalu (12/10), warga terdampak di Dusun Cacaban di lakukan Pemdes Sarimanggu, Kecamatan Karangnunggal, Kab. Tasikmalaya, mendapat bantuan dari Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Tasikmalaya serta Pemdes Sarimanggu, yang diserahkan langsung oleh Kepala Desa Sarimanggu, Indra Nuryana S.Ip serta disaksikan Ketua BPD, Ketua LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tokoh warga.(15/10)

Usai menyerahkan bantuan, Kades Sarimanggu Indra Nuryana S.Ip menyampaikan, pihaknya berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir yang terjadi beberapa hari lalu. Seperti diketahui, akibat banjir yang berasal dari luapan sungai Cacabantelah merendam puluhan rumah warga serta jembatan penghubung Desa Sarimanggu ke wilayah Kecamatan Bojongasih.

“Saat ini warga yang terdampak  masih fokus melakukan perbaikan dan pembersihan rumah mereka, kami jua menghimbau masyarakat tetap waspada,” jelasnya.

Sementara Ketua BPD Desa Sarimanggu, Eli Romli S.Pd MPd mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tasikmalaya, Muspika Karangnunggal, Pemdes dan seluruh masyarakat Sarimanggu yang telah terlibat secara langsung dalam penanganan musibah bencana banjir di kedusunan Cacaban.t

BPD juga sangat mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh pihak, sehingga bencana banjir yang terjadi bisa langsung tertangani dengan baik, bahkan bantuan bagi warga terdampak juga terus berdatangan.

“Mudah-mudahan bantuan  ini  bisa meringkan  beban warga terdampak, dan marilah kita berbanyak berzikir agar segala musibah cepat  pulih kembali, “ungkap Eli. (ANWARWALUYO)


 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN