wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Terkait Program IJD Tahun Anggaran 2026, DPUTRPRKP Pangandaran Gelar Sosialisasi

PANGANDARANNEWS.COM - Dalam rangka mendukung serta peningkatan kualitas infrastruktur jalan serta konektivitas kawasan perkantoran, Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran hari ini melaksanakan kegiatan sosialisasi rencana pelaksanaan peningkatan Jalan Poros Perkantoran melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis 5 November 2026 bertempat di Balai Desa Ciliang, dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat.

Menurut sekretaris dinas DPUTRPRKP Pangandaran, Nanang Heryanto, melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan akan terbangun pemahaman dan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat terkait rencana pelaksanaan peningkatan jalan.

Sehingga, ujar Nanang, proses pembangunan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Mari bersama-sama membangun infrastruktur ini untuk mewujudkan konektivitas dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Pangandaran," ucapnya. (hiek)

Bapenda Gaet Satpol PP Pangandaran, Tertibkan Reklame Tak Berizin Dan Belum Lunas Pajak

PANGANDARANNEWS.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pangandaran, saat ini terus melaksanakan penertiban reklame yang belum memiliki ijin.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 3-4 Nopember 2026 ini menyasar reklame yang tidak memiliki izin serta belum membayar pajak reklame, penertiban dilakukan sebagai upaya untu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus menjaga ketertiban dan estetika lingkungan di Kabupaten Pangandaran.

Saat wawancara dengan sejumlah awak media, Kepala Bapenda Kabupaten Pangandaran, Sarlan S.Ip menyampaikan, penertiban dilaksanakan di sejumlah titik. Mulai dari Kecamatan Padaherang, kawasan wisata Pantai Pangandaran, hingga Kecamatan Cijulang.

Dalam pelaksanaannya, kata Sarlan, tim gabungan memberikan tanda berupa stiker khusus pada reklame yang belum memenuhi ketentuan perizinan maupun kewajiban perpajakan daerah.

"Langkah ini menjadi bentuk penegakan aturan terhadap penyelenggaraan reklame yang belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,"terangnya. (05/11/2026)

Sebelum kegiatan penertiban dilaksanakan, Sarlan mengatakan, Bapenda Kabupaten Pangandaran telah terlebih dahulu melayangkan surat teguran kepada para pemilik reklame. Namun karena hingga penertiban berlangsung pada tanggal 3 dan 4 November 2026, belum ada tindak lanjut dari para pemilik reklame yang telah menerima teguran tersebut.

"Oleh karena itu, penertiban dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk mendorong pemenuhan kewajiban administrasi dan perpajakan daerah," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Sarlan menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pangandaran tetap berkomitmen dalam menegakkan peraturan, meningkatkan kepatuhan pajak reklame, serta menjaga ketertiban umum dan keindahan lingkungan.

Ia menambahkan, Bapenda mengajak seluruh pemilik reklame untuk memastikan kelengkapan perizinan serta melaksanakan pembayaran pajak sesuai ketentuan.

"Sinergi antara pemerintah dan masyarakat ini diharapkan dapat mewujudkan Pangandaran yang lebih tertib, estetik, dan berdaya saing," tegasnya. (@nton AS)

Update Terbaru, Ini Jadwal Poliklinik RSUD Pandega Pangandaran Berlaku Mulai 3 November 2026


penulis, hiek - 5 November 2026 08:27

PANGANDARANNEWS.COM - Untuk warga Pangandaran dan sekitarnya yang berencana melakukan pemeriksaan kesehatan atau kontrol rawat jalan, ada informasi penting yang wajib Anda ketahui.

​RSUD Pandega Pangandaran baru saja merilis pembaruan jadwal pelayanan poliklinik yang resmi berlaku mulai tanggal 3 November 2026, pembaruan ini diumumkan langsung melalui akun Instagram resmi @rsud_pangandaran.

Agar tidak salah jadwal dan kehabisan kuota, pastikan Anda datang pada jam pendaftaran berikut ini,

​Senin s/d Kamis: 07.30 WIB – 11.00 WIB
​Jumat: 07.30 WIB – 10.00 WIB
​Sabtu: 07.30 WIB – 10.30 WIB.

RSUD Pandega juga melayani berbagai kebutuhan medis masyarakat dengan poliklinik spesialis yang lengkap dan berdasarkan pembaruan jadwal per 3 November 2026, beberapa layanan poliklinik yang tersedia antara lain,

-​Klinik Bedah & Klinik Anak
-​Klinik Kebidanan dan Kandungan
-​Klinik Mata, Saraf, serta Kulit & Kelamin
-​Klinik Penyakit Dalam, TB DOTS, dan Jantung
-​Klinik THT, Orthopaedi, Gigi Anak & Konservasi Gigi
-​Medical Check Up (MCU) dan Fisioterapi
-Klinik Tersedia: Poliklinik/Rawat Jalan, IGD, Klinik THT/THTBKL, Klinik Anak (pindah ke Lantai 2 Gedung A), Klinik Saraf, Klinik Spesialis Penyakit Dalam, serta Fisioterapi.

Ketentuan Pasien: Pasien kontrol wajib sesuai tanggal pada Surat Kontrol, melakukan konfirmasi via WhatsApp setelah tanggal kontrol, serta melakukan reservasi melalui aplikasi Mobile JKN. Untuk kondisi gawat darurat dapat langsung menuju ke IGD.

Anda dapat memantau pengumuman resmi atau perubahan jadwal harian melalui Instagram Resmi RSUD Pandega Pangandaran atau Facebook RSUD Pandega Pangandaran.

Kontak: (0265) 7503044 (Jam Kerja), (0265) 7503045 (IGD), 082120056071 (WhatsApp).

​Untuk informasi lebih rinci mengenai jadwal praktik masing-masing dokter spesialis di setiap harinya, anda dapat mengunjungi media sosial resmi RSUD Pandega. Salam sehat dan bahagia! ***

     
      

Hore ! Setelah 4 Tahun Mandek, Ribuan Guru Ngaji Di Pangandaran Kembali Terima Insentif

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) HPB Kecamatan Sidamulih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran hari ini mulai menyalurkan pembayaran tunggakan bagi ribuan guru ngaji yang tergabung dalam program Pangandaran Mengaji. Dan pencairan insentif ini diserahkan langsung Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, pada Kamis (5/11/2026).

Kepada sejumlah wartawan, ​Bupati Citra menjelaskan, penyaluran dana ini diperuntukkan bagi 6.234 guru ngaji yang tersebar di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Dana ini, terang Citra, merupakan pelunasan atas tunggakan insentif yang sempat mandek atau terhenti pembayarannya pada tahun 2022 lalu.

"Total keseluruhan utang insentif tersebut diketahui mencapai Rp 7,5 miliar," jelasnya.

​Pada tahap awal pencairan ini, imbuh Citra, Pemkab Pangandaran baru menyalurkan dana sebesar Rp 2,5 miliar. Jadi dengan demikian, masing-masing guru ngaji menerima uang sebesar Rp 400.000, yang merupakan alokasi pembayaran untuk empat bulan.

Citra menyebut, dan sisa tunggakan selama delapan bulan lainnya akan terus dicicil dan diselesaikan secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya selama masa kepemimpinannya.

​Di hadapan ribuan guru ngaji, Citra menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi mereka.

Menurutnya, meskipun para pengajar Al-Qur’an tersebut tidak mengenakan seragam aparatur sipil negara (ASN) dan jarang mendapatkan penghargaan formal, peran mereka di masyarakat sangatlah vital.

​”Insaaloh, setiap huruf Al-Qur’an yang diajarkan akan menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir terus menerus,” ujar Citra.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para para guru ngaji ini karena baru berkesempatan untuk bertatap muka secara langsung dan merealisasikan kewajiban pemerintah tersebut pada hari itu.

​Selain penyelesaian tunggakan insentif, Citra juga memaparkan bahwa saat ini Pemkab Pangandaran sedang sedang efisiensi anggaran. Dan saat ini, Pemkab Pangandaran telah berhasil melakukan efisiensi anggaran sekitar Rp 158 miliar. ​Anggaran yang ada turut difokuskan pada perbaikan fasilitas publik, termasuk infrastruktur jalan dan kesehatan.

Pada sektor infrastruktur, pihaknya telah merampungkan pembangunan jembatan di wilayah Bojong Putra Pinggan.

"Tahun ini mulai dilakukan pembangunan 23 ruas jalan desa dengan menggunakan alokasi dana puluhan miliar rupiah," ujarnya.

​Sementara menanggapi pencairan insentif ini, salah seorang guru ngaji, Ustadz Dadang Hadi Permana, membenarkan bahwa pembayaran insentif dari pemerintah daerah memang sempat terhenti sejak 2022.

​Dadang mengaku, hampir empat tahun para guru ngaji ini belum menerima insentif dari pemerintah daerah.

"Dan baru sekarang mulai ada pembayaran kembali,” tuturnya.

​Meski tunggakan tersebut dibayarkan secara bertahap, kata Dadang, tidak terlalu mempermasalahkannya. Baginya, mengajar ngaji adalah bentuk keikhlasan untuk memberikan ilmu agama kepada masyarakat.

​”Kalau dari pemerintah daerah memberikan insentif itu rezeki, ada perhatian buat para guru ngaji,” harapnya. (hiek).




Pastikan Kenyamanan Dan Kesejahteraan Prajurit, Dandim 0625 Pangandaran Cek Langsung Ke Lokasi TMMD Ke 130

PANGANDARANNEWS.COM - Komandan Kodim (Dandim) O625 Pangandaran Letnan Kolonel Infanteri Eko Novandy S, lokasi peristirahatan anggota Satgas TMMD ke-130 yang bertugas di wilayah Kecamatan Langkaplancar, Rabu (03/11/2026)

Kepada awak media, Dandim menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kenyamanan serta kesejahteraan prajurit dalam menjalankan tugas harian di lapangan.

Dalam pengecekan tersebut,  secara langsung Dandim berkesempatan juga memeriksa
kondisi tempat tidur, kebersihan lingkungan tempat istirahat, serta ketersediaan air bersih
yang menjadi kebutuhan pokok bagi para anggota Satgas.

Ia menekankan, kesejahteraan prajurit merupakan faktor yang sangat penting agar seluruh personel tetap bugar, semangat, dan fokus dalam melaksanakan program TMMD ke-130 di Desa Bangunjaya dan Desa Mekarwangi ini.

"Sebagai pimpinan, saya ingin memastikan .bahwa tempat istirahat para prajurit layak
pakai, air bersih tersedia cukup, dan lingkungan terjaga kebersihannya," katanya, saat ditemui di lokasi.

Apabila ada kekurangan di lapangan, Dandim perintahkan agar segera laporkan, sehingga pihaknya dapat mengambil langkah perbaikan secepat mungkin.

Beliau juga mengingatkan seluruh anggota Satgas agar tetap menjaga disiplin, menjaga
kesehatan, serta beristirahat dengan cukup di sela-sela kesibukan pembangunan jalan dan Rutilahu yang sedang berjalan.

"Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar prajurit, diharapkan kinerja Satgas semakin meningkat
dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah tersebut," ucapnya.***

10 Hari Pasca Diresmikan Ida Nurlaela, Gedung Baru RA Al Bayyan Sudah Dipakai Belajar

PANGANDARANNEWS.COM -  Sudah 10 hari berlalu sejak Gedung RA Al Bayyan di Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, diresmikan Anggota DPR RI Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, Sabtu (25/10/2026) lalu.

Kini, gedung hasil revitalisasi tersebut sudah dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Anak-anak pun terlihat lebih betah belajar dan bermain di gedung baru yang lebih layak, aman, dan ramah anak.

Peresmian 10 hari lalu itu ditandai dengan sambutan Ida di atas panggung dengan latar banner besar bertuliskan "Revitalisasi Bangunan RA Al Bayyan". Warga, guru, dan orang tua murid tampak antusias menyaksikan, sementara anak-anak RA Al Bayyan dengan seragam hijau-putih turut memeriahkan acara.

Dalam sambutan peresmiannya, Ida menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, kepribadian, dan kemampuan dasar anak sebagai bekal untuk tumbuh dan berkembang di masa depan.

Ida Nurlaela 
Karena itu, ungkap Ida, pendidikan anak usia dini harus diberikan sesuai dengan tahapan usia dan perkembangannya. Jangan sampai anak-anak yang seharusnya menikmati masa bermain justru dibebani tuntutan untuk menguasai kemampuan kognitif dan akademik, yang belum sesuai dengan tahap perkembangannya.

"Kita perlu memahami bahwa hakikat pembelajaran di PAUD adalah belajar melalui bermain," ujar Ida.

Menurutnya, bermain bukan sekadar aktivitas mengisi waktu, melainkan proses belajar yang memberikan ruang bagi anak untuk bereksplorasi, berkreasi, berinteraksi, dan mengenali lingkungannya.

Guru dan orang tua juga, ujar Ida, memiliki peran penting untuk memastikan anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Stimulasi perkembangan motorik, sosial-emosional, bahasa, kreativitas, kemandirian, serta keterampilan dasar lainnya harus menjadi perhatian utama.

"Jangan terburu-buru menuntut anak menjadi pintar secara akademis, tetapi berikan kesempatan kepada mereka untuk tumbuh sesuai tahap perkembangannya," tegasnya.

Ida berharap, dengan gedung baru hasil revitalisasi ini, RA Al Bayyan bisa menjadi PAUD yang ramah anak, menyenangkan, dan berpihak pada kebutuhan serta dunia anak.

Ida juga mengajak, mari bangun pendidikan anak usia dini yang ramah anak, menyenangkan, dan berpihak pada kebutuhan serta dunia anak.

"Karena masa depan manusia yang berkualitas dimulai dari pendidikan yang benar sejak usia dini," pungkasnya. (hiek)

Bupati Pangandaran Serahkan Bantuan Stimulan Rehabilitasi Rumah bagi Korban Bencana

PANGANDARANNEWS.COM - Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami, S.H, beberapa waktu lalu menyerahkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah kepada masyarakat korban bencana alam yang bersumber dari APBD Kabupaten Pangandaran Tahun Anggaran 2026, bertempat di Pendopo Bupati Pangandaran. Jum'at (30/10/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada lima orang penerima yang rumahnya terdampak bencana alam akibat cuaca ekstrem, dengan total bantuan sebesar Rp90.240 juta. Dan masing-masing penerima pun memperoleh bantuan sesuai hasil verifikasi dan evaluasi, Tim Teknis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran.

Adapun penerima bantuan, diantaranya berasal dari Desa Cijulang Kecamatan Cijulang, Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak, Desa Karangjaladri dan Desa Ciliang Kecamatan Parigi, serta Desa Jadimulya Kecamatan Langkaplancar.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa bantuan stimulan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Pangandaran kepada masyarakat yang terdampak bencana.

"Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memperbaiki rumahnya," kata bupati.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Pangandaran ke depan semakin membaik dan stabil, sehingga dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat serta melaksanakan berbagai program pembangunan.

Pihaknya juga meminta doa dari masyarakat agar keuangan pemerintah daerah bisa kembali stabil, sehingga ke depan kita bisa terus memberikan pelayanan dan bantuan yang lebih baik kepada masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan stimulan ini, kata bupati, Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap agar masyarakat yang terdampak bencana dapat segera memperbaiki kondisi tempat tinggalnya dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman. (@nton AS)

Gotong-Royong Bersama Masyarakat, Jadi Kunci Semangat Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Dengan kondisi medan yang cukup menantang, sejumlah anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0625/Pangandaran bersama warga bergotongroyong mengangkut material bangunan untuk pembangunan pondasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Ibu Oyoh warga Dusun Pasiragas RT 04 RW 05, Desa Mekarwangi, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Senin (02/11/2026).

Para prajurit TNI dan masyarakat sekitar ini terus bekerja bersama membawa material menuju lokasi pembangunan, kondisi medan yang tidak mudah ini juga tidak menyurutkan semangat mereka untuk mendukung kelancaran pengerjaan pondasi rumah tersebut.

Menurut Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran, Letkol Inf Eko Novandy Saputro, S.I.P, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan dari sasaran fisik program TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0625/Pangandaran.

"Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman," ungkap Eko.

Ia mengatakan, gotong royong tentu menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan program TMMD.

Dan melalui keterlibatan langsung antara TNI dan masyarakat, kata Eko, semua berbagi tugas dan pekerjaan sesuai proporsi masing-masing.

"Semoga pembangunan milik warga ini dapat berjalan lancar sekaligus memberikan manfaat nyata," imbuhnya.

Selain untuk mempercepat proses pembangunan saat mengangkut material tersebut, menurutnya, hal ini juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dan kebersamaan yang terbangun di lapangan, tentu menjadi bukti bahwa pembangunan desa membutuhkan kerja sama dan kepedulian semua pihak.

Ia menyebut, melalui program TMMD ke-130, Kodim 0625/Pangandaran terus berupaya membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

"Dan pembangunan rumah milik Ibu Oyoh ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan hunian yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas hidup, khususnya bagi penerima manfaat," ucapnya. ***

Di Usianya Yang Ke 7, AWP Pangandaran Tegaskan Komitmen Jaga Independensi Pers

PANGANDARANNEWS.COM -  Aliansi Wartawan Pasundan (AWP) DPD Kabupaten Pangandaran, hari ini memperingati hari jadi ke-7 dengan memperkuat komitmen terhadap profesionalisme jurnalistik dan independensi pers. Peringatan digelar di Sekretariat AWP, Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda itu, diisi dengan syukuran dan aksi berbagi kepada masyarakat.

Di depan anggotanya, Ketua DPD AWP Pangandaran, N. Nurhadi, mengatakan, tujuh tahun perjalanan organisasi menjadi bukti konsistensi anggota dalam membangun wadah wartawan yang menjunjung tinggi integritas profesi.

Menurutnya, bertambahnya usia harus diiringi peningkatan kualitas SDM dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi.

"Tepat hari ini tanggal 28 Oktober 2026 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, ucap Nurhadi, DPD AWP Pangandaran, menginjak usia tujuh tahun.

"Angka tujuh bukan sekadar penanda waktu, melainkan simbol perjalanan, kedewasaan, dan tekad konsisten menjaga marwah jurnalisme di Tanah Pasundan," ungkap Nurhadi.

Ia juga menegaskan, sejak awal dibentuk, AWP merupakan ruang kebersamaan wartawan untuk meningkatkan kompetensi, memperjuangkan kesejahteraan, dan menjaga kehormatan profesi.

Dan di tengah disrupsi informasi digital, imbuhnya, wartawan dituntut tidak hanya cepat tetapi juga cermat, akurat, dan edukatif dengan tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik.

"Kita dituntut bukan hanya cepat menyajikan berita, melainkan akurat, edukatif, dan tetap menjunjung Kode Etik Jurnalistik," teganya.

Nurhadi menyebut, memasuki usia ke-7 ini AWP Pangandaran bertekad semakin solid dan memberikan dampak nyata yang lebih luas, termasuk di bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan generasi muda.

Ia menekankan pentingnya membangun kemitraan yang profesional dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, dunia usaha, dan ormas, tanpa mengorbankan independensi pers.

Sementara itu, Perwakilan Koramil Kalipucang, Letda Inf. Tino Hindarto yang hadir dalam kegiatan tersebut mengaku, mengapresiasi peran AWP.

Ia menilai, pers berkontribusi penting dalam menyampaikan aspirasi masyarakat dan membangun komunikasi antara aparat, pemerintah, dan warga melalui pemberitaan yang informatif dan kondusif. (isis K)

Perkuat Listrik Kawasan Wisata, PLN Pangandaran Tarik Kabel Bawah Tanah Sepanjang 3 Kilometer

PANGANDARANNEWS.COM - Untuk memperkuat keandalan pasokan listrik sekaligus mempercantik kawasan wisata, PT PLN (Persero) ULP Pangandaran mulai mengerjakan proyek penarikan kabel bawah tanah sepanjang 3 kilometer dari gardu di belakang Rumah Makan Akustik hingga Hotel Aquarium Indonesia.

Pekerjaan diawali dengan apel gelar pasukan dan peralatan, sebanyak 30 personel dikerahkan dengan target pengerjaan rampung dalam 20 hingga 25 hari kerja, tergantung kondisi cuaca dan situasi di lapangan.

Kepada sejumlah awak media, Manager PLN ULP Pangandaran, Diki Gunawan, mengatakan, pembangunan jaringan bawah tanah ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keandalan listrik khususnya bagi sektor perhotelan yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Pertama, jelas Diki, untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik. Kedua untuk estetika, yang fiharapkan kabel tanah ini bisa memperkuat pasokan, khususnya di sisi perhotelan.

"Jika terjadi gangguan, kita bisa memotong atau mengalihkan ke sumber pasokan lain," ujar Diki. (28/10/2026).

Diki mengatakan, kebutuhan infrastruktur kelistrikan yang andal semakin penting seiring pesatnya perkembangan pariwisata Pangandaran. Dan pasokan listrik yang stabil menjadi faktor vital bagi operasional hotel, usaha pariwisata serta kenyamanan wisatawan dan masyarakat.

"Melalui proyek ini, PLN berharap sistem distribusi listrik di kawasan wisata semakin andal dan mampu menopang pertumbuhan pariwisata secara berkelanjutan," imbuhnya.

Diki juga meminta dukungan kepada masyarakat agar selama proses pengerjaan berlangsung agar pekerjaan berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai target.

"Mohon kerja sama dari seluruh masyarakat, karena pekerjaan ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan keandalan pasokan listrik untuk meningkatkan pelayanan kami," ucapnya.

Dalam apel tersebut, Diki yang didampingi Supervisor Teknik PLN ULP Pangandaran, Imam, dan Supervisor K3L, Hanif, juga menyampaikan, pengan proyek inil PLN ULP Pangandaran menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi kenyamanan masyarakat dan kemajuan pariwisata Kabupaten Pangandaran. (isis k)

Fredy and Partner Kembali Menang, PTTUN Jakarta Kuatkan Putusan Sengketa RSUD Pangandaran

Fredi 
PANGANDARANNEWS.COM – Kantor Hukum Fredy And Partners, kembali mencatat hasil positif dalam penanganan perkara hukum di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta, dan ini menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung dalam perkara sengketa keputusan hukuman disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan RSUD Kabupaten Pangandaran.

Putusan tersebut tertuang dalam Putusan PTTUN Jakarta Nomor 204/B/2026/PT.TUN.JKT, yang diputus pada 15 Oktober 2026 dan diucapkan pada 20 Oktober 2026 melalui persidangan elektronik.

Dalam perkara ini, Fredy Kristianto, S.H., Advokat Kantor Hukum Fredy And Partners, bertindak sebagai kuasa hukum Direktur RSUD Kabupaten Pangandaran selaku Terbanding.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim PTTUN Jakarta menyatakan bahwa pihaknya menerima permohonan banding secara formal dan menguatkan Putusan PTUN Bandung Nomor 49/G/2026/PTUN.BDG tanggal 22 Juli 2026.

Seperti diketahui, sebelumnya PTUN Bandung menerima eksepsi Tergugat mengenai kedudukan hukum (legal standing) Penggugat dan menyatakan gugatan tidak diterima.

Dengan dikuatkannya putusan tersebut, upaya banding yang diajukan Pembanding tidak mengubah hasil putusan pengadilan tingkat pertama.

Kepada Pangandaran News, Fredy, menyampaikan, dalam pertimbangan hukumnya Majelis Hakim menilai bahwa objek sengketa berupa Keputusan Direktur RSUD Kabupaten Pangandaran Nomor 193.a Tahun 2025 tanggal 7 Oktober 2025,  terkait penjatuhan hukuman disiplin

Ia menjelaskan, Majelis Hakim berpendapat bahwa keputusan tersebut tidak ditujukan kepada Penggugat/Pembanding dan tidak menimbulkan akibat hukum secara langsung terhadap kedudukan, hak, maupun kewajibannya. Dan hakim juga mempertimbangkan, kedudukan sebagai penggugat  dugaan pelanggaran disiplin tidak serta-merta memberikan hak untuk menentukan bentuk maupun berat-ringannya hukuman disiplin yang dijatuhkan kepada ASN yang dilaporkan.

Atas dasar pertimbangan tersebut, menurutnya, Majelis Hakim menyatakan bahwa Pembanding tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan gugatan terhadap objek sengketa tersebut.

"Dalam proses pemeriksaan banding, pihak Direktur RSUD Kabupaten Pangandaran melalui kami, mengajukan kontra memori banding pada 15 Agustus 2026," terangnya. (27/10/2026)

Kontra memori tersebut, terang Fredi, pada pokoknya memohon agar permohonan banding ditolak dan putusan PTUN Bandung dikuatkan dengan menitikberatkan pada persoalan kedudukan hukum Pembanding. Dan dalam pertimbangannya, PTTUN Jakarta menyatakan bahwa alasan-alasan keberatan dalam memori banding tidak melemahkan pertimbangan hukum pengadilan tingkat pertama.

"Hasil ini mempertahankan putusan sebelumnya yang menyatakan gugatan tidak dapat diterima karena persoalan legal standing," terangnya lagi.

Ia juga mengatakan, perkara ini menjadi pengingat bahwa dalam sengketa Tata Usaha Negara persoalan kedudukan hukum merupakan aspek mendasar yang perlu diperhatikan dalam mengajukan gugatan.

"Penggugat harus dapat menunjukkan adanya kepentingan hukum yang bersifat pribadi serta hubungan langsung antara keputusan administrasi yang disengketakan dan kerugian yang didalilkan," ucapnya.

Fredy mengaku, putusan ini menjadi catatan positif dalam pendampingan hukum terhadap klien khususnya dalam perkara sengketa administrasi pemerintahan dan kepegawaian.

"Dengan dikuatkannya putusan PTUN Bandung oleh PTTUN Jakarta, posisi hukum Direktur RSUD Kabupaten Pangandaran dalam perkara ini tetap sebagaimana ditetapkan dalam putusan pengadilan tingkat pertama," terangnya. (@nton AS)

Realisasi PAD Kabupaten Pangandaran Target Tahun Ini Capai 80,38 Persen, Berikut Rinciannya

Evan AH Nasution
PANGANDARANNEWS.COM — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran, saat ini telah menembus Rp167,4 miliar hingga 26 Oktober 2026. Walau dengan target pendapatan sebesar Rp208,74 miliar tahun ini, pemerintah daerah masih harus mengejar sisa sekitar Rp41,32 miliar agar target PAD 2026 dapat tercapai.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pangandaran, Sarlan, S.IP, melalui Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan Bapenda Pangandaran, Evan AH Nasution, S.STP.

Berdasarkan laporan rekapitulasi target dan realisasi pajak serta retribusi daerah yang dirilis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, terang Evan, realisasi PAD tercatat sebesar Rp167.419 milyar atau 80,38 persen dari target Rp208.740 milyar.

Ia menjelaskan, capaian ini menunjukkan bahwa penerimaan daerah telah melampaui 80 persen menjelang berakhirnya tahun anggaran 2026. Namun meski demikian, optimalisasi pendapatan dari sektor pajak dan retribusi masih menjadi bagian penting untuk mengejar target yang telah ditetapkan.

"Dari sektor pajak daerah Bapenda Pangandaran mencatat target sebesar Rp134.966 milyar dengan realisasi Rp104.255.656 milyar, atau sekitar 77,25 persen," terangnya. (21/10/2026)

Evan menyebut, salah satu penyumbang utama penerimaan pajak berasal dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), yang mencakup sektor makanan dan minuman, tenaga listrik, jasa perhotelan, parkir, serta kesenian dan hiburan.

"Secara keseluruhan, PBJT memiliki target Rp72,2 miliar dengan realisasi mencapai Rp54.465.002.913 atau 75,44 persen," jelasnya lagi.

Dan dari sejumlah komponen tersebut, ucap Evan, pajak jasa perhotelan mencatat realisasi Rp24,20 miliar atau 84,92 persen, dari target Rp28,5 miliar.

Ia menambahkan, capaian ini menjadi salah satu komponen penting penerimaan daerah sejalan dengan aktivitas usaha perhotelan di Kabupaten Pangandaran yang dikenal sebagai kawasan pariwisata.

'Sementara dari sektor PBJT makanan dan minuman, terealisasi Rp10.643.790 milyar atau 77,13 persen dari target Rp13,8 miliar," ucapnya.

Lebih jauh Evan menjelaskan, dari PBJT tenaga listrik mencapai Rp18.132.268.118 atau 66,66 persen dari target Rp27,2 miliar. Untuk sektor jasa parkir, realisasi tercatat Rp144.488.125 atau 72,24 persen dari target Rp200 juta. Sedangkan pajak jasa kesenian dan hiburan baru mencapai Rp1.343.481.587 atau 53,74 persen dari target Rp2,5 miliar. Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), realisasi penerimaan mencapai Rp19.359.231.023 atau 86,04 persen dari target Rp22,5 miliar. Penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai Rp12.293.837.684 atau 72,81 persen dari target Rp16,885 miliar. Pajak reklame tercatat terealisasi Rp1.100.788.666 atau 70,52 persen dari target Rp1,7 miliar. Pajak air tanah mencapai Rp197.622.556 atau 79,05 persen dari target Rp250 juta. Pajak mineral bukan logam dan batuan terealisasi Rp26.170.284 atau 74,77 persen dari target Rp35 juta. Pajak sarang burung walet, mencatat realisasi Rp3.881.000 atau 58,69 persen dari target Rp5,25 juta. Penerimaan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), mencapai Rp11.579.659.188 atau 73,03 persen dari target Rp15.858.061.828. Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), bahkan telah mencapai Rp6.833.571.004 atau 85,40 persen dari target Rp7.991.644.370.

Selain pajak, sektor retribusi daerah turut memberikan kontribusi besar terhadap PAD Kabupaten Pangandaran.

Dari target Rp73.774.650.000, realisasi retribusi daerah telah mencapai Rp63.010.031.960 atau 85,41 persen. Kelompok retribusi jasa umum, realisasi tercatat Rp1.782.500.900 atau 56,18 persen dari target Rp3.173.000.000.

"Sementara retribusi jasa usaha menjadi penyumbang terbesar dalam kelompok retribusi, dengan realisasi Rp59.920.556.871 atau 86,01 persen dari target Rp69.676.250.000," imbuhnya.

Pendapatan ini, menurut Evan, mencakup sejumlah layanan dan pemanfaatan aset daerah, termasuk tempat pelelangan, tempat khusus parkir, tempat rekreasi dan olahraga, serta penyediaan tempat kegiatan usaha.

Capaian tersebut memperlihatkan besarnya peran sektor jasa usaha dalam menopang penerimaan daerah, termasuk dari pemanfaatan fasilitas dan objek wisata yang dikelola pemerintah daerah.

Sementara di sisi lain, retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) mencatat capaian di atas target. Dari target Rp925 juta, realisasinya mencapai Rp1.306.515.489 atau 141,24 persen.

Dengan demikian, imbuhnya, penerimaan retribusi PBG telah melampaui target yang ditetapkan dalam tahun anggaran 2026.

Pada pos lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah, laporan juga mencatat penerimaan dari pendapatan denda pajak sebesar Rp153.174.729.

Secara keseluruhan, realisasi PAD Kabupaten Pangandaran sebesar Rp167,41 miliar menyisakan selisih sekitar Rp41,32 miliar dari target tahunan.

"Dengan waktu yang tersisa hingga akhir Desember 2026, capaian tersebut menjadi gambaran penting bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi," ujarnya.

Evan juga mengatakan bahwa peningkatan kepatuhan wajib pajak, optimalisasi pengelolaan aset daerah, serta pengawasan terhadap potensi penerimaan dari sektor usaha dan pariwisata menjadi sejumlah aspek yang relevan dalam upaya mengejar target PAD.

"Meski realisasi telah mencapai 80,38 persen, pencapaian target akhir tahun tetap bergantung pada perkembangan penerimaan pada sisa periode anggaran," pungkasnya. (@nton AS)

Berlangsung Sejak 26 Oktober Hingga 8 November 2026, Polres Pangandaran Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Pangandaran, Polres Pangandaran dengan mengerahkan sekitar 100 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan dinas terkait siap dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026 yang digelar pada hari Senin (26/10/2026), Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., membacakan amanat Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H.

Dalam amanat tersebut, Kapolda Jabar menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Kapolres juga menegaskan, keberhasilan Operasi Patuh Lodaya 2026 tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak tetapi dari kemampuan dalam mencegah kecelakaan, menekan fatalitas korban, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas.

Operasi Patuh Lodaya 2026 ini, ujar Kapolres, mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui edukasi, sosialisasi, serta pendekatan persuasif dan humanis.

"Upaya tersebut didukung penegakan hukum lalu lintas secara elektronik serta pemberian teguran kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran sesuai ketentuan," jelas Kapolres.

Masih dalam amanat Kapolda Jabar, seluruh personel ditekankan untuk bertindak profesional, tegas dalam menegakkan aturan, santun dalam bertindak, dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dan masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm berstandar bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil, tidak melawan arus serta memastikan kelengkapan kendaraan sebelum bepergian.

"Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Pangandaran mengajak seluruh masyarakat menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam berkendara demi mewujudkan lalu lintas yang tertib dan berkeselamatan di Kabupaten Pangandaran," tegasnya. ****

Satu Lagi Sarana Pelayanan RSUD Pandega Pangandaran, Telah Dibuka Klinik THT-BKL

PANGANDARANNEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran saat ini terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan, salah satunya saat ini secara resmi telah dibuka layanan Klinik THT-BKL (Telinga, Hidung, Tenggorokan, Bedah Kepala dan Leher). di RSUD Pandega Pangandaran. (24/10/2026)

Tentu saja peresmian klinik spesialis ini juga dikhususkan sebagai kado terindah bagi masyarakat, karena saat ini bertepatan dengan momentum Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.

Dalam sambutannya,  Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami mengatakan, pembangunan sektor kesehatan adalah prioritas utama pemerintah daerah. Dan pihaknya berharap ke depannya, tidak ada lagi masyarakat Pangandaran yang harus mencari pelayanan kesehatan ke luar daerah.

​Selama ini, kata bupati, banyak warga yang membutuhkan penanganan THT dan seringkali harus pergi ke luar kota.

Hal ini, menurut bupati, tentu memakan biaya transportasi dan akomodasi untuk keluarga yang mendampingi meskipun biaya perawatannya digratiskan karena ditanggung BPJS.

"Dan sekarang dengan hadirnya fasilitas ini, kami berharap minimal ada satu dokter spesialis baru yang melengkapi RSUD setiap tahunnya," ungkapnya.

Bupati juga memberikan edukasi singkat terkait istilah medis THT-BKL, ia juga mengklarifikasi agar masyarakat tidak perlu takut dengan istilah Bedah Kepala karena tindakan ini hanya mencakup bedah area luar dan bukan bedah saraf otak.

​Melengkapi kebahagiaan momen peresmian ini, Kabupaten Pangandaran juga mendapatkan hibah satu unit mobil ambulans dari Panglima TNI, Agus Subiyanto.

Tambahan ambulan ini, tentu diharapkan bisa bermanfaat untuk mendukung mobilitas sektor kesehatan.

​Bupati menitip pesan kepada jajaran dokter, perawat, dan staf RSUD Pandega, agar setiap pasien dilayani dengan ramah, senyum, dan penuh keikhlasan.

​Kesembuhan pasien, ucapnya, tidak hanya bergantung pada obat medis. Karena pelayanan yang penuh kasih sayang, juga dorongan psikologis positif dari tenaga kesehatan justru sangat ampuh memotivasi pasien untuk kembali sehat.

"Saya berharap fasilitas baru ini dapat bisa dimanfaatkan sepenuhnya, khususnya oleh masyarakat Pangandaran," imbuhnya. (hiek)

Upacara Milangkala Kabupaten Pangandaran Ke 14, Ngahiji Dina Rasa, Ngawujud Dina Karya, Mawa Pangandaran Melesat Nepi Ka Jaya

PANGANDARANNEWS.COM - Bertempat di alun-alun Parigi, Bupati Kabupaten Pangandaran, Citra Pitriyami, memimpin upacara peringatan Milangkala/Ulang Tahun Kabupaten Pangandaran ke 14 sekaligus menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan Milangkala tahun 2926. (24/10/2026)

Upacara dengan tema ngahiji Dina rasa, ngawujud dina karya, mawa Pangandaran melesat nepi ka jaya, turut dihadiri seluruh Forum Komunikasi Daerah (Forkopinda), Pimpinan dan anggota DPRD, mantan Pejabat Bupati Pangandaran tahun 2013-2015, Endjang Naffandi, Pejabat Bupati tahun tahun 2020 H. Dani Ramdani, Pejabat Bupati tahun 2024 Benni Bachtiar, Jajaran Presidium Pemekaran Kabupaten Pangandaran dan ratusan tamu serta peserta upacara lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, menyampaikan bahwa 14 tahun perjalanan Kabupaten PANGANDARAN ini bukan sekedar tentang bertambahnya usia. Namun ini merupakan momentum bagi semua untuk melihat kembali bagaimana perjalanan yang telah dilalui, sekaligus mensyukuri sejumlah kemajuan yang telah dicapai.

Karena pada akhirnya, kata bupati, cita-cita Pemekaran bukan sekedar menghadirkan pemerintah yang lebih dekat tetapi harus mampu memberikan pelayanan yang lebih baik pada masyarakat.

"Dan sejarah merupakan tauladan lengkap, kaca benggala besar bagi kita untuk merumuskan dan menentukan sikap hari ini sekaligus untuk menata masa depan," tegas bupati.

Dan setiap masa kepemimpinan, menurutnya, merupakan sebuah perjalanan sejarah pembangunan daerah ini.

"Apa yang telah dirintis dan dilakukan pendahulu beberapa waktu lalu, telah menginspirasi kita untuk terus melangkah serta menyempurnakannya," kata bupati.

Bupati mengatakan, Pangandaran memiliki potensi luar biasa. Bukan hanya keindahan alamnya dan pariwisata saja, tetapi kekayaan budaya, pertanian, perikanan serta berbagai usaha yang tumbuh di masyarakat.

Kata bupati, semua potensi ini tentu harus dikembangkan agar memberi manfaat yang luas bagi masyarakat.

"Karena bagi kami, kemajuan Pangandaran bukan hanya tentang seberapa orang yang datang berkunjung tetapi juga seberapa besar manfaat yang bisa dirasakan masyarakat," ujarnya.

Dalam melanjutkan pembangunan, menurutnya, semua harus jujur melihat kondisi yang saat ini tengah dihadapi. Kemampuan keuangan daerah saat ini masih terbatas, sementara kebutuhan pembangunan dan harapan masyarakat terus meningkat. Kondisi ini tentu menuntut pemerintah daerah untuk lebih cermat dalam menentukan perioritas serta memastikan setiap angggaran yang digunakan benar-benar sepenuhnya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bupati mengaku menyadari, masih ada sejumlah program yang belum bisa dilaksanakan malahan ada yang harus ditunda dan dan disesuaikan. Tentu ini bukan keputusan yang mudah, karena setiap harapan masyarakat tentu memiliki arti penting bagi pemerintah daerah.

Bupati juga bersyukur, karena di tengah keterbatasan anggaran pihaknya terus berupaya membenahi kondisi keuangan daerah.

"Tentu ini belum bisa menyelesaikan seluruh persoalan, namun ini akan tetap menjadi upaya kami untuk terus memperbaikinya," terangnya. (hiek)

 

Rawat Semangat Perjuangan Pemekaran, Bupati Pangandaran Sowan Ke Tokoh Presidium

PANGANDARANNEWS.COM – Menjelang puncak perayaan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, beberapa hari lalu Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, S.H, bersama jajaran pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersilaturahmi dengan tokoh Presidium Pemekaran Kabupaten Pangandaran, H. Supratman, Selasa (20/10/2026).

Menariknya, Bupati dan rombongan berangkat bersama menggunakan bus Dinas Perhubungan (Dishub), dan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Pangandaran.

Kunjungan ini tentu menjadi momentum untuk menjalin silaturahmi, sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para tokoh yang telah berjuang mewujudkan pemekaran Kabupaten Pangandaran hingga resmi menjadi daerah otonom pada tahun 2012.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati  dan rombongan dukungan agar pembangunan daerah terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati juga berkesempatan mengundang H. Supratman secara langsung untuk menghadiri acara puncak Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran pada 25 Oktober 2026 mendatang.

Bupati berharap melalui momentum Milangkala, Pemerintah Kabupaten Pangandaran juga ingin mempererat hubungan dengan para tokoh pendiri serta melanjutkan semangat perjuangan untuk mewujudkan Pangandaran yang semakin maju dan sejahtera.

Seperti diketahui, presidium pemekaran Kabupaten Pangandaran merupakan kumpulan tokoh masyarakat yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah berdirinya kabupaten ini. (@nton AS)

Aksi Mahasiswa PSDKU Unpad Di DPRD, Kapolres Pangandaran Sambut Dengan Suasana Humanis

PANGANDARANNEWS.COM — Aksi unjuk rasa dan audiensi yang digelar oleh ratusan mahasiswa dari Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Padjadjaran (Unpad) Pangandaran berlangsung aman, damai, dan tertib. (23/10/2026)

Dalam aksi tersebut, ratusan mahasiswa menyampaikan berbagai poin aspirasi serta evaluasi kritis terkait 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Kedatangan para demonstran pun disambut langsung oleh Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari bersama Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, dan suasana humanis pun terasa saat Kapolres memberikan sambutan dan apresiasi kepada para mahasiswa yang hadir.

Kapolres menyampaikan selamat datang para pejuang aspirasi, pihaknya siap melayani dan menjaga.

"Mari kita bersama-sama menjaga Harkamtibmas serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang bermartabat secara intelektual," ujar Kapolres.

Selama penyampaian aspirasi dan proses audiensi berlangsung, sempat terjadi aksi mahasiswa yang hendak membakar ban bekas menggunakan bensin. Namun aksi tersebut berhasil dicegah secara persuasif oleh kapolres, sehingga aksi dilanjutkan dengan audiensi dengan Ketua DPRD bertempat di ruang Paripurna DPRD.

Di luar tampak jajaran Kepolisian Resor Pangandaran, tetap memberikan pengawalan dan pelayanan secara ketat namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Dan aksi yang melibatkan ratusan mahasiswa ini pun berakhir dengan tertib tanpa ada insiden yang mengganggu ketertiban umum.

Di akhir kegiatan, pihak Polres Pangandaran berkempata menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan pendapat di muka umum dengan bijak, santun, dan kondusif. (@nton AS)

Pangandaran Berbagi, Bersumber Dari Infak ASN Sebesar Rp105,8 Juta Disalurkan Pada Fakir Miskin Dan Yatim Piatu

PANGANDARANNEWS.COM - Masih dalam rangkaian memperingati Milangkala ke-14 K, Pemerintah Kabupaten Pangandaran mempunyai cara tersendiri untuk berbagi kepada ratusan fakir miskin.

Nilai sumbangan yang berasal dari infak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran ini terkumpul sebesar Rp105,8 juta, dan masing-masing penerima mendapatkan Rp.500 ribu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menyampaikan, penerima bantuan tersebar di 93 desa.

"Dengan demikian, seluruh desa di Kabupaten Pangandaran mendapat alokasi penerima manfaat," jelasnya.(21/10/2026)

Ia mengatakan, seluruh jumlah yang didapat dari infak ASN ini Akan dibagikan kepada 200 orang yang ada di 93 desa.

Selain menjadi bentuk kepedulian ASN terhadap warga yang membutuhkan, Citra berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima.

Ia juga memohon dukungan dan doa masyarakat agar kondisi fiskal Kabupaten Pangandaran semakin membaik, sehingga semangat ASN untuk berinfak dan berbagi dapat terus meningkat.

“Insyaallah kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan kami, pada setiap peringatan Milangkala ada acara Infak Pangandaran Berbagi," ucapnya.

Citra menjelaskan, penyalurannya infak ini dilakukan secara bertahap dengan menyasar warga kurang mampu termasuk lansia atau jompo dari setiap desa. Dan penyalurannya dilakukan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan pemerintah kecamatan.

Selain bantuan bagi 200 penerima tersebut, Citra menyebut, masih terdapat sekitar Rp5 juta yang akan dialokasikan untuk anak yatim.

"Artinya, sisa bantuan ini akan diberikan kepada anak yatim dan masyarakat lain yang berhak menerima bantuan," imbunya. (hiek)

Musprof XVIII PMI Jawa Barat Tahun Ini Berpotensi Panas, Petahana Dihadapkan pada Penantang Kuat

PANGANDARANNEWS.COM - Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Barat yang berlangsung hari ini tanggal 22 Oktober 2026, berpotensi berlangsung panas dan menjadi ajang persaingan kepemimpinan yang menyita perhatian.

Berdasarkan surat pemberitahuan dan undangan Pengurus PMI Provinsi Jawa Barat Nomor 241/02.03.00/ORG/X/2026 tertanggal 19 Oktober 2026, Musprov akan dilaksanakan di Markas PMI Provinsi Jawa Barat, Jalan Ir. H. Juanda Nomor 426A, Kota Bandung 22 Oktober 2026
mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Seperti disampaikan Ketua PMI Kota Bandung, H. Ade Koesjanto, saat dihubungi lewat telepon selulernya, dinamika menjelang forum tersebut diperkirakan semakin menghangat apabila petahana harus menghadapi kandidat penantang yang disebut memperoleh dukungan dari sejumlah ketua PMI kabupaten/kota di Jawa Barat.

Konfigurasi dukungan antardaerah pun, menurut Ade, menjadi salah satu faktor yang patut dicermati dalam proses pemilihan kepemimpinan organisasi kemanusiaan tersebut.

Musprov ini bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan, kata Ade, merupakan forum strategis untuk menentukan arah kebijakan, penguatan organisasi serta peningkatan kualitas pelayanan kemanusiaan PMI di Jawa Barat.

Apabila terdapat dua kekuatan yang bersaing dengan dukungan dari berbagai daerah, imbuhnya, dinamika musyawarah berpotensi berlangsung ketat bahkan panas.

"Setiap kandidat akan diuji melalui gagasan, rekam jejak pengabdian, kemampuan membangun konsolidasi organisasi, serta visi pengembangan PMI untuk periode mendatang," kata Ade. (21/10/2026)

Di sisi lain, masih kata Ade, dukungan dari ketua PMI kabupaten/kota perlu dilihat dalam kerangka mekanisme organisasi. Karena keputusan akhir tetap bergantung pada tata tertib Musprov, ketentuan AD/ART PMI, serta hak dan keabsahan peserta yang memiliki kewenangan dalam proses pengambilan keputusan.

Di tengah potensi memanasnya persaingan, Ade menyebut, seluruh pihak diharapkan tetap mengedepankan persaudaraan, musyawarah, dan penghormatan terhadap aturan organisasi.

"Karena perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi yang seharusnya tidak mengganggu pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat," imbuhnya.

Ia menambahkan, PMI memiliki mandat kemanusiaan yang melampaui kepentingan personal maupun kelompok. Sehingga siapa pun yang memperoleh amanah kepemimpinan diharapkan mampu memperkuat solidaritas antarpengurus, meningkatkan kapasitas relawan, serta memastikan pelayanan kepalangmerahan berjalan semakin profesional dan responsif.

Kata Ade, Musprov XVIII PMI Provinsi Jawa Barat kini menjadi momentum penting bagi seluruh peserta untuk menentukan arah organisasi ke depan.

Potensi panasnya persaingan, dinamika dukungan, dan pertarungan gagasan, menurutnya, ini akan menjadi bagian dari proses tersebut.

"Dengan hasil akhir ditentukan melalui mekanisme Musprov yang sah," ucapnya. (@nton AS).

Pastikan Kondusifitas Wilayah, Polres Pangandaran Rutin Gelar Patroli Malam KRYD

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) patroli malam sabtu (17/10/2026) mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai.

Patroli malam tersebut berfokus pada pencegahan aksi kriminalitas C3 (Curas, Curat, Curanmor), penggunaan knalpot brong hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Pangandaran.

Pelaksanaan patroli dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Pangandaran bersama Kanit I Narkoba, Pamapta III, serta jajaran personel Polres Pangandaran yang tergabung dalam Surat Perintah (Sprint).

Rute patroli diawali dari Pos Lantas Tourist Information Center (TIC), menyisir kawasan Jalan Bulak Laut, menyambangi sejumlah tempat hiburan malam seperti Star Karaoke dan Akustik Karaoke, mengitari kawasan Pangandaran Sunset, hingga kembali lagi ke titik awal di Pos Lantas TIC.

Kepada sejumlah awak media, Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., menyampaikan, kegiatan KRYD ini rutin dilaksanakan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta para wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pangandaran.

Patroli KRYD ini, ujar Kapolres, dilakukan secara preventif dan humanis untuk menekan potensi kejahatan, penertiban knalpot brong yang mengganggu kenyamanan warga, serta memastikan kawasan tempat hiburan terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pangandaran terpantau aman, tertib, dan kondusif," terang Kapolres. (@nton AS)

 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN