» » Bertepatan Malam Idul Adha, Gubernur Jabar Resmikan Jembatan Jaya Perkasa di Pangandaraan

Bertepatan Malam Idul Adha, Gubernur Jabar Resmikan Jembatan Jaya Perkasa di Pangandaraan

Penulis By on 26/05/26 | No comments

PANGANDARANNEWS.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, tadi malam (26/05/2025) meresmikan Jembatan Sodongkopo yang kini berganti nama menjadi Jembatan Jaya Perkasa Pangandaran.

Momentum peresmian itu berlangsung bertepatan dengan malam takbir Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, dengan sejumlah warga yang tampak memadati area jembatan untuk menyaksikan prosesi tersebut.

Peresmian jembatan ini ditandai dengan penandatanganan prasasti di atas jembatan yang telah dipasang lampu penerangan berwarna-warni, dalam suasana malam yang semarak dengan cahaya lampu menghiasi kawasan jembatan.

Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi berharap agar jembatan tersebut menjadi akses strategis sekaligus destinasi baru di wilayah wisata Pangandaran.

"Malam ini malam Iduladha, san saat ini saya berada disini untuk meresmikan Jembatan Sodongkopo," ujar Dedi dikutip dari sebuah media on line. (27/5/2026) pagi.

Dalam kesempatan tersebut ia juga mengatakan bahwa dirinya menamakannya Jembatan Sodongkopo ini menjadi Jembatan Jaya Perkasa. 

Ia menambahkan, di seputaran jembatan pun saat ini sudah dilengkapi lampu penerangan yang memberikan efek cahaya yang menyenangkan bagi mereka yang melewati jembatan ini.

Dedi menuturkan bahwa Jembatan Sodongkopo menjadi jembatan pertama yang dibangun pada 2025, dan pembangunan jembatan ini sebelumnya sempat terhenti sejak 2023 pada masa pemerintahan Gubernur Jawa Barat terdahulu.

Walaupun sudah dioperasikan dan diresmikan, kata Dedi, Pemprov Jawa Barat masih menyiapkan pengembangan lanjutan untuk jembatan tersebut yang mencakup bentang jembatan yang lebih luas serta sistem pencahayaan yang lebih maksimal.

"Jadi ke depannya akan dibangun kembali dengan bentang yang lebih luas dan pencahayaan yang lebih bagus," imbuhnya.

Ia juga berharap keberadaan jembatan itu dapat memperlancar aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran, terutama kawasan wisata bahari di pesisir selatan Jawa Barat.

"Semoga jembatan ini bisa memberikan manfaat bagi warga Jawa Barat, khususnya para wisatawan bahari dan warga Pangandaran," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang kopi di sekitar kawasan jembatan, Ade Gabel (48), mengaku kondisi Sodongkopo berubah setelah adanya jembatan tersebut. 

Menurutnya, kawasan itu sebelumnya cenderung lengang dan hanya ramai oleh aktivitas nelayan di pelabuhan.

"Dulu sebelum ada jembatan, di sini sepi karena yang ada hanya nelayan yang akan melaut," katanya. (hiek)










 


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya