Postingan

PANWASLU MANGUNJAYA PANGGIL PETUGAS PPDP GUNAKAN JOKI

Gambar
MANGUNJAYA -Pelaksanaan pencocokan dan Penelitian (coklit) data pemilih pilkada seharusnya dilakukan langsung Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), namun pada pelaksanaannya, (Panwaslu Kecamatan Mangunjaya menemukan adanya praktek pencoklitan yang dilakukan bukan oleh petugas PPDP di wilayah tersebut. Diduga petugas  coklit di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran menggunakan tenaga orang lain (joki) untuk melakukan tugasnya tersebut. Menurut Ketua Panwaslu Kecamatan Mangunjaya, Toni Taufiq, pihaknya akan melakukan klarifikasi terkait petugas PPDP yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik, apalagi menurut informasi petugas PPDP tersebut tidak langsung bertemu dengan para calon pemilih. Menurut Toni saat ditemui di sekretariat Panwas, pihaknya menemukan petuga PPDP memberikan tugasnya kepada orang lain yang tidak punya kewenangan untuk melakukan pencoklitan, padahal petugas resmi PPDP mempunyai SK resmi yang diberikan PPS. “Tentunya  ini merupaka...

DISDIKPORA KABUPATEN PANGANDARAN PERIKSA PELAKU VIDEO CALL BUGIL

Gambar
PANGANDARAN – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran lakukan pemeriksaan terhadap oknum guru yang diduga sebagai pelaku video call   bugil yang beredar di masyarakat. Pasalnya,  perbuatan yang dilakukan oknum kepala sekolah di kecamatan Cigugur berinisial “N” ini sudah membuat heboh para pengguna media sosial (medsos) beberapa waktu yang lalu. Dalam pemeriksaan yang dilakukan di ruang kerja Sekertaris Dinas itu pelaku pun dihadirkan suami dan anaknya. Sekretaris Disdikpora, DR.H. M.Agus Nurdin, S.Pd, M.Pd mengatakan. pemeriksaan ini dilakukan dalam upaya menindaklanjuti kebenaran isyu vidio call   tersebut. "Dan ternyata dari hasil pemeriksaan pelaku membenarkan bahwa orang yang ada dalam rekaman video call tersebut memang dirinya,"terang salah seorang tim pemeriksa.(2/2). Disoal siapa lawan jenis dalam rekaman berdurasi 1,50 menit tersebut, pelaku mengatakan, seseorang yang baru dikenalnya sekitar 3 minggu di facebook . Kepada...

LAGI, MASYARAKAT KELUHKAN ISI GAS ELPIJI UKURAN 3 KG

Gambar
SIDAMULIH -Untuk kesekian kalinya kembali masyarakat mengeluhkan terkait kurangnya isi gas elpiji ukuran 3 kg. Menurut salah seorang warga Dusun Ciberem Desa Sidamulih Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, Pendi (51), gas elpiji yang dibeli dari warung untuk kebutuhan rumahtangganya ternyata hanya berisi setengahnya saja. “Malah tadi pagi saya cek sendiri isinya tidak nyampai setengah, paling seperepatnya saja. “ungkapnya.(31/1) Menurutnya, hal ini benar-benar sangat merugikan masyarakat yang menjadi konsumen langsung, karena hanya bisa terpakai beberapa hari saja. “Saya berharap ini bisa menjadi perhatian serius pemerintah, karena kejadian ini sudah berulang-ulang dan rentu sangat merugikan kami. “imbuhnya. (hiek)

MUI SESALKAN BEREDARNYA VIDEO CALL BUGIL OKNUM KEPALA SEKOLAH

Gambar
poto: ilustrasi PANGANDARAN - Beredarnya rekaman video call bugil seorang Kepala Sekolah di Kecamatan Cigugur sangat disesalkan MUI. Menurut Sekretaris MUI Kabupaten Pangandaran, Asep Sapulrrohman, rekaman video call bugil tersebut tidak seharusnya beredar apalagi pelaku merupakan PNS dengan jabatannya Kepala Sekolah. Apabila persoalan asusila ini dianggap biasa, ia khawatir akan berdampak buruk pada generasi muda. “Ini harus segera disikapi dengan serius, apalagi pelakunya seorang pendidik,  apakah ini gambaran wajah pendidikan kita ? ", kata Asep.(30/1) Seharusnya seorang PNS, lanjut ASEP, bisa menjaga kehormatan baik secara etika sosial atau pun agama, jangan sampai karena kesalahan salah seorang oknum PNS menimbulkan citra buruk pendidikan di masyarakat. Dikatakan Asep, Disinilah perlunya penyeimbang antara pengetahuan umum dengan agama, agar bisa sejalan dan tidak bertentangan dengan norma dan etika. “Saya meminta pejabat pembina kepegawaian memberikan tindakan tegas ...

BERBEDA DENGAN PUSKESMAS, INILAH KONDISI BANGUNAN PUSTU PUTRAPINGGAN

Gambar
KALIPUCANG -Berbeda dengan gedung Puskesmas yang bertaraf hotel berbintang, ironis, Puskesma Pembantu (pustu) Desa Putrapinggan Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran yang berlokasi tepat di lintasan jalan utama menuju Wisata Pangandaran, kondisinya sangat memprihatinkan. Menurut salah seorang warga Putrapinggan yang enggan ditulis namanya, hampir sebagian tembok depan dan sampingnya sudah retak-retak dengan gentingnya sebagain sudah berjatuhan. “Kalau hujan turun atapnya pun bocor, bahayanya terkadang rembesan air masuk ke meteran listrik. “ujarnya.(29/1) Pustu yang berlokasi sebelah utara Kantor Desa Putrapinggan ini, menurutya, dibangun tahun 1995 dan sekitar tahun 2000 pernah ada perbaikan. Dan sejak saat itu sampai sekarang belum pernah ada lagi hingga kondisinya seperti itu. “Masih layakah pusat pelayanan kesehatan masyarakat desa seperti itu ? “tanyanya. Ia menambahkan, sebagai warga tentunya berharap Pemda Pangandaran secepatnya memberikan perhatian agar pelayanan pemeri...

AKIBAT ANGIN KENCANG TADI MALAM, POHON KELAPA TUMBANG ROBOHKAN RUMAH KADIR

Gambar
PARIGI -Angin kencang yang terjadi sekitar jam 19.00 malam kemarin (26/1) di Kabupaten Pangandaran, merobohkan pohon kelapa hingga menimpa sebuah rumah milik H. Kadir (80) warga Rt 03 Rw 011 Dusun Dukuh Satu Desa Pparakanmanggu Kecamatan Parigi. Beruntung dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian pemilik rumah, H. Kodir sedang berada di mesjid sedang istrinya sudah meninggalkan rumah bersama warga lainnya ketika mendengar di luar rumah angin tertiup sangat kencang. Menurut keterangan Kepala Dusun Dukuh Satu,  Aceng Rosidin, pohon kelapa yang tumbang tersebut telah menghancurkan atap dan sebagian isi rumah . “Saat mendengar angin tertiup kecang tadi malam, hampir seluruh warga memilih untuk keluar rumah. “tutur Rohman. Dengan dibantu warga lainnya, malam itu juga berusaha membersihkan puing-puing dan pecahan genting yang berserakan di dalam rumah. “Kami juga bergotong-royong berusaha membersihkan batang pohon kelapa yang masuk ke dalam rumah dengan alat s...

KOMPEPAR BATUHIU KECEWA, AUDEN DENGAN DPRD TIDAK LENGKAP

Gambar
PARIGI- Kelompok Masyarakat Penggerak Pariwisata ( KOMPEPAR ) obyek wisata Batuhiu merasa kecewa, pasalnya dalam rapat dengar pendapat (audens) yang sedianya akan dihadiri komisi II dan III, ternyata hanya dihadiri komisi II saja. Menurut seorang tokoh Batuhiu, Rangga, audens ini dimaksudkan untuk menyampaikan segala permasalahan yang selama ini ada di obyek wisata Batuhiu sekaligus untuk mencari jalan keluarnya. Seperti perbaikan sejumlah fasilitas yang hingga saat ini penataannya belum maksimal. “Tapi yang hadir hanya komisi II yang dipimpin langsung Ustad Endang saja. “ungkapnya.(26/1) Dikatakan Rangga, sebenarnya permohonan untuk acar audens ini, sebelumnya pihak kompepar  sudah melayang surat ke Sekretariat DPRD Pangandaran yang ditujukan ke komisi II dan III, tapi pada waktu digelar auden, ternyata yang hadir hanya dari komisi II saja. Menurut Rangga, jelas pihaknya sangat kecewa, karena kehadiran komisi III sangat erat kaitannya dengan apa yang akan dibahas. Antara lain,...