Pengusaha Cafe Tuntut Kejelasan Pemda Pangandaran Usai Usahanya Ditutup
PANGANDARANNEWS.COM - Para pengusaha yang bergerak di sektor hiburan (cafe) yang pada beberapa waktu lalu tempat usahanya ditutup Pemda Kabupaten Pangandaran, kembali mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran untuk meminta kejelasan nasib mereka kedepanya, apakah bisa buka kembali jika menempuh izin terlebih dahulu. Seperti disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata beberapa waktu lalu, empat hiburan malam atau cafe yang ditutup ini terindikasi mepakukan praktek maksiat, diantaranya prostitusi. Semnetara menurut perwakilan pengusaha cafe Ujang Bendo, pihaknya memberi waktu selama 6 hari kepada DPRD dan pemerintah untuk memberi jawaban terkait ketidakkepastian nasib pengusaha cafe yang usahannya ditutup ini. "Karena saya sudah mencoba untuk membuat model perizinan bagi usaha cafe ini, sudah disampaikan tadi, "ucapnya. (14/12). Namun menurutnya, model perizinan tersebut belum tentu diterima atau tidak, dan ini tergantung musyawarah dengan Pemka...