JELANG PELAKSANAAN PTM SISWA SD DI KECAMATAN MANGUNJAYA ANTUSIAS IKUTI VAKSINASI DOSIS 1

PANGANDARANNEWS.COM - Sebagai bentuk sinergitas percepatan vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6-11 tahun, Puskesmas Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran hari ini mulai melaksanakan vaksinasi covid – 19 dosis 1 dengan jenis vaksin sinovac, yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 4 Mangunjaya. (10/01)

Meskipun seluruh siswa tampak antusias, berbagai expresi para siswa SD saat proses vaksinasi pun menjadi pemandangan lucu saat divaksin sambil memeluk ibunya yang ikut mendampingi dan ada juga yang pura-pura mengobrol untuk mengalihkan rasa takutnya. 

Menurut Kepala Sekolah SD Negeri 4 Mangunjaya Atin kantini, vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun ini  berjalan dengan lancer dan seluruh orang tua siswa pun merespon baik sekali, dan 90 % siswa mau melaksanakan vaksinasi.

“Sebelumnya kami sudah mensosialisasikan kepada orang tua siswa terkait vaksinasi ini yang bertujuan untuk pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka, “kata Atin.

Atin menjelaskan, dalam pelaksanaan vaksinasi pihak sekolah mengatur seluruh siswa yang akan divaksin dengan beberapa sesi, sesi pertama kelas I, sesi ke kedua kelas II dan seterusnya hingga kelas VI, hal ini bertujuan untuk menghindari kerumunan.

Alhamdulillah dari target 296 siswa sudah tercapai 258 siswa, sementara  siswa yang belum divaksin  sebanyak 38 siswa karena tidak lolos screaning dan sakit,"ujar Atin

Di tempat yang sama Korwil Disdikpora Kecamatan Mangunjaya Sugiwan Winandar mengatakan, program vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun serentak dilaksanakan untuk siswa SD se-Kecamatan Mangunjaya mulai hari ini, dan pelaksanaan pun berjalan tertib dan lancar.

Sugiwan menambahkan, untuk menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sendiri semester satu pihaknya sudah mensosialisasikan, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan meskipun semua peserta didik sudah divaksinasi.

“Sebab seperti kita ketahui, masa pendemi covid-19 ini belum berakhir, “ucapnya. (Tn)

USAI DIVAKSIN RATUSAN PELAJAR SD DI PANGANDARAN DIAJAK PESIAR POL AIR POLRES CIAMIS

PANGANDARANNEWS.COM – Usai mengikuti vaksinasi sejumlah siswa-siswi SD di Kabupaten Pangandaran mendapat hadiah pesiar di Pantai Pangandaran. 

Seperti disampaikan Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, ada 240 siswa SD Negeri 6 yang telah melaksanakan vaksinasi dosis 1 untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen diajak pesiar laut bersama Polairud Pangandaran. 

"Anak-anak kami bawa keliling menggunakan boat di panta Pangandaran, “kata Wahyu. (10/1)

Wahyu mengatakan selain diajak berkeliling para siswa pun diberi pelajaran cara patroli Polairud Polres Ciamis di Pantai Pangandaran, dan ini merupakan salah-satu edukasi agar siswa SD bisa mengetahui cara kerja patroli di laut. 

Tampak suasana riang pun dirasakan para pelajar saat mulai menaiki perahu patroli Polairud dengan  mengenakan alat lengkap seperti pelampung.

Menurut salah seorang siswa, Fajar, ia mengaku sangat senang bisa berkeliling di pantai dan ini tentu menjadi pengalaman pertamanya.

"Pokonya seru, dan sangat disenagi Pak polisi yang baik-baik, “ucap Fajar.

Saat ditanya perasaannya saat divaksin fajar mengaku seperti digigit semut dan tidak terasa sakit dan ia juga mengaku langsung lupa karena terhibur dengan berkeliling pantai. (PNews)





PEMKAB PANGANDARAN SIAPKAN 31 RIBU DOSIS VAKSIN SINOVAC UNTUK ANAK USIA 6-11 TAHUN

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 (siswa SD) tahun Pemkab Pangandaran menyiapkan 31 ribu dosis vaksin Sinovac, dan vaksinasi ini untuk memulai pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yadi Sukmayadi, untuk proses PTM yang efektip akan dilaksanakan minggu depan para siswa SD harus sudah divaksinasi.

"Dan hari ini mulai pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar SD di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran, “ujarnya. (10/1)

Yadi berharap 31 ribu dosis vaksin ini target vaksinasi pelajar SD ini bisa mencapai 25 persen, dan saat pelaksanaan vaksinasi siswa harus didampingi orangtuanya karena petugas harus bisa memastikan kondisi serta riwayat kesehatan siswa seperti yang sebelumnya sudah disosialisasikan.

“Pelaksanaan vakisinasi siswa SD ini berkaitan persiapan PTM 100 persen, dan tentunya pemerintah sangat memeperhatikan kondisi kesehatan siswa, " imbuh Yadi.

Hal senada dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Dodi Djubardi, menurutnya seluruh pelajar SD saat ini sudah siap untuk mengikuti pelaksanaan vaksinasi, karena sebelumnya pihaknya sudah gencar mensosialisasikan hal ini pada para siswa, sementara untuk para guru SD sendiri saat ini sudah 80 % melaksanakan vaksin dosis 1 dan 2.

“Dan terkait PTM 100 persen ini masih terus jadi perhatian khusus karena ini tentunya melibatkan orang banyak," ujar Dodi. (PNews)


JELANG DILAKSANAKAN PTM 100 PERSEN MINGGU DEPAN, SISWA SD DI PANGANDARAN IKUTI VAKSINASI

PANGANDARANNEWS.COM – Pada hari pertama dilaksanakannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk siswa SD di Kabupaten Pangadaran, seluruh peserta didik melaksanakan vaksinasi untuk usia 6 hingga 11 tahun yang dilaksanakan di seluruh SD di tiap-tiap kecamatan yang pelaksanaanya dilaksanakan di salah satu sekolah.(10/1)

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menyampaikan, dari jumlah total 35 ribu pelajar ditargetkan ada 4.000 siswa yang akan mengikuti vaksinasi. 

Jeje mengatakan, karena Kabupaten Pangandaran sudah Level 1 sehingga pelaksanaan PTM 100 persen bisa dilaksanakan dan semua pelajar sudah harus siap, dan hal ini tentunya sebagai kepedulian pemerintah khususnya pada pelajar.

“Saya mentargetkan 4.000 siswa per hari dari total 36.000 siswa SD, sehingga sampai akhir bulan tercapai 90 persen," ucapnya.

Sementara menurut Kepala Sekolah SD Negeri 6 Pangandaran Encih Sarsih, para orang tua siswa mengaku sangat program vaksinasi ini sehingga saat pelaksanaan vaksin siswa langsung didamping masing-masing orang tuanya.

Encih juga mengaku khawatir apabila ada siswa yang mempunyai riwayat penyakit sehingga dengan didampingi orangtua hal itu bisa ditanyakan langsung.

“Kebetulan SD 6 Pangandaran menjadi pusat vaksinasi dari siswa SDN 4, SDN 5 dan SDN 6 Pangandaran, sehingga total seluruh siswa yang mengikuti vaksinasi ada 500 siswa," teranya.

Encih menjelaskan, untuk proses PTM 100 persen sendiri berlangsung selama enam jam dari pagi hingga pukul 12.20 WIB, dan mulai efektif minggu depan.

Salah seorang orangtua siswa mengatakan, vaksinasi untuk anaknya ini tidak ada paksaan dan sebelumnya sudah ditanyakan riwayat kesehatannya anak-anaknya.

“Saya percaya ini untul kebaikan semua, dan saya juga sangat senang karena anak saya sudah bisa sekolah lagi, “ungkapnya. (PNews)

 


MOBIL PICKUP TERGULING, 12 JAMAAH PENGAJIAN ASAL TASIKMALAYA ALAMI LUKA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sebuah mobil bak yang ditumpangi puluhan jemaah asal Tasikmalaya mengalami kecelakaan di jalan Warung Petey Tasikmalaya.(9/1)

Mobil bak yang ditumpangi 22 orang warga Desa Mandalasari Tasikmalaya ini awalnya akan menghadiri pengajian dan shalawatan di Cijeungjing Kabupaten Ciamis ini 12 diantaranya mengalami luka ringan dan berat di bagian kepala.

“Rencananya kami akan mengikuti penjaian di Cijeungjing, tapi naas mobil yang kami tumpangi mengalami kecelakaan, “terang salah satu korban, Riski.

Sementara Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) membenarkan kajadian tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke RSUD SMC Tasikmalaya.

Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Aripin, kronologis kejadian saat sopir bernama Dede melaju dengan kecepatan tinggi di jalanan lurus saat hendak menyalip sebuah sepeda motor di depannya hilang kendali hingga keluar badan jalan sebelah kanan, namun saat sopir berusaha masuk lajur kiri mobil pun terbalik dan mengalami kecelakaan tunggal.

“12 korban yang luka sat ini sudah ditangani di RSUD SMC Tasik, dan sopir bernama Dede pun sudah kami mintai keterangannya di mapolres Tasik, “ucapnya. (ANWARWALUYO)

 

WALI KOTA TASIK: “DIBAWAH KEPEMIMPINAN DR BUDI, RSUD DR SOEKARDJO TASIKMALAYA MAMPU MELAYANI MASYARAKAT DENGAN LEBIH BAIK“

Wali Kota Tasik, HM Yusuf
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Salah seorang dari 4 Pejabat Tinggi Pratama yang Purna Tugas di lingkup Pemerintahan Kota Tasikmalaya, Direktur RSUD dr. Soekardjo dr.H.Wasisto Hidayat, M.Kes, yang akan digantikan dr. H Budi Tirmadi.

Menurut Wali Kota Tasik HM Yusuf usai mengikuti acara lepas pisah di sebuah hotel di kawasan wisata Pangandaran, saat diwawancara sejumlah wartawan mengatakan, ia yakin dr. Budi bisa menggantikan posisi dr. Wasisto yang selama ini sudah bertugas dengan baik memimpin RSUD Sukarjo.

Di bawah kepemimpinan dr. Budi nantinya RSUD akan mampu memberika pelayanan kesehatan yang terbaik bagi keluarga pasien atau pasien itu sendiri.
“Saya kenal dr. Budi sejak ia bertugas di pelayanan IGD, naik menjadi Kabid Pelayanan RSUD terus menjadi Wakil Direktur Pelayanan dan sekarang menjadi Direktur RSUD dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya." Ucap Wasisto. (ANWARWALUYO)

WALIKOTA HADIRI ACARA LEPAS PISAH 4 PEJABAT TINGGI PRTAMA KOTA TASIKMALAYA MASUKI MASA PURNA TUGAS

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - 4 orang Pejabat Tinggi Pratama di lingkup pemerintah Kota Tasikmalaya, Kuswa Wardhana, Dindin Saepudin, H.Oslan Khaerul Falah dan dr.H.Wasisto Hidayat, M.Kes melaksanakan Lepas Pisah Purna Tugas Pejabat Tinggi Pratama yang digelar di salah satu Hotel di kawasan wisata Pantai Pangandaran. (7/1)

Dalam acara tersebut tampak Hadir Walikota Tasikmalaya Drs.HM Yusuf, Sekda Drs.H.Ivan Dicksan Hasannudin, M.Si, para Kepala SKPD, Tim PKK Kota Tasikmalaya dan tamu undangan lainnya

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf dalam sambutannya mengatakan acara lepas pisah ini merupakan sebuah apreasiasi Pemkot untuk mewakili seluruh rekan rekan yang ada di pemkot Tasik. 

Yusuf mengucapkan selamat purna tugas kepada para pejabat yang sudah puluhan tahun mengabdi dan  melaksanakan tugas di Pemerintah Kota maupun Kabupaten dengan penuh dedikasi dan prestasi.

“Mudah-mudahan ke depan teman teman ASN akan melaksanakan purna tugas ini dengan penuh prestasi, kita akan lakukan tradisi ini sebaik mungkin,"ucap Yusuf

Karena mereka ada yang sekian puluh tahun mengabdi kepada negara dan bangsa sehingga dilepas secara baik dan penuh rasa hormat, dan berharap tradisi ini terus dipertahankan walaupun menurut Yusuf, ia sudah selesai purna tugas juga.

Ia menambahkan, tradisi ini harus terus juga dilaksanakan oleh teman teman selanjutnya karena ini acara yang paling mengesankan bagi semua, terlebih yang melaksanakan purna tugas.

Sementara untuk jabatan yang kosong, kata Yusuf tentu aka nada penggantinya karena tugas menjalankan roda pemerintah harus tetap berjalan dengan baik sesuai peraturan dan regulasi yang ada.

“Atas nama pemerintah dan pribadi saya ucapkan selamat menjalkan purna tugas, mudah-mudah kita semua selalu diberikan kesehatan, amin. “ pungkas Orang nomor satu di Kota Tasikmalaya ini. (ANWARWALUYO)


BERKAT KERJAKERAS SELURUH PETUGAS, PASCA LIBUR NATARU DI OBYEK WISATA PANGANDARAN TAK DITEMUKAN KASUS TERKONFIRMASI COVID-19

Wakil Bupati Pangandaran, U Endin Indrawan
PANGANDARANNEWS.COM – Berkat kerjasama dan kordinasi yang baik dari Forkopinda dan instansi lainnya, sehingga kondisi pasca libur natal dan tahun baru (nataru) di obyek wisata Pangandaran tidak ditemukan kejadian klaster baru penyebaran covid-19 khususnya di lokasi wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Seperti disampaikan Wakil Bupati Pangandaran, H Ujang Endin Indrawan, ini semua berkat soliditas dan kerja-sama yang baik dari seluruh petugas, Pemkab Pangandaran, Polri, TNI, Ormas dan lainnya yang terus menerus mengedukasi terkait protokol kesehatanbaik pada wisatawan atau pun para pelaku usaha wisata di tiap-tiap lokasi tujuan wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran.

“Tentunya kami juga berterimakasih kepada seluruh pengunjung yang sudah melaksanakan vaksin baik di daerah asal atau pun di tempat-tempat yang sudah kami sediakan, “kata wabup,saat ditemui usai mengikuti rapat kordinasi percepatan vaksinasi bertempat di aula kantor bupati.(7/1)

Atas nama Pemda Pangandaran wabup juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan atas usaha dan kerja keras seluruh petugas di lapangan yang tak kenal lelah untuk terus memantau serta mensukseskan vaksinasi khususnya di lokasi wisata sehingga pasca libur nataru beberapa waktu lalu tidak ada kasus terkonfirmasi covid.

Hingga saat ini di Kabupaten Pangandaran sendiri wabup menyebut capaian vaksinasi dosis 1 sudah di atas 70 %, sementara untuk dosis 2 sudah 61,8 %.

“Dalam rakor tadi kami membahas terkait vaksinasi yang akan dilaksanakan untuk usia 6-11 tahun, atau siswa SD, “terang wabup. (PNews)


KETUA STIT NU AL FARABI PANGANDARAN LANTIK PENGURUS BEM DAN DPM MASA KHIDMAT 2021-2022

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di aula kampus, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama ( STIT NU) Al Farabi Pangandaran melantik pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM).(5/1)

Pelantikan dan upgrading yang dihadiri pimpinan kampus, Civitas akademik kampus dan seluruh ketua organisasi  internal kampus ini untuk mengukuhkan dan memberi stimulus keorganisasian kepada seluruh pengurus BEM dan DPM.

Menurut ketua Pelaksana pelantikan Ahmnad Basuni, pelantikan ini dihadiri seluruh mahasiswa yang merupakan perwakilan baik dari setiap kelasnya maupun organisasi yang ada di  kampus STIT NU Al Farabi Pangandaran.

Selain pelantikan, Ahmad mengatakan, kegiatan ini dilanjutkan dengan upgrading dengan menghadirkan 2 narasumber, wakil ketua 3 Bidang Kemahasiswaan Ahmad Hapidin dan ketua Ikatan Alumni (IKA) STIT NU Al Farabi dan ketua BEM  masa Khidmat 2016-2017 Soleh Hidayat.

"saya berterimakasih kepada seluruh stakeholder yang telah membantu mensukseskan kegiatan pelantikan dan upgrading ini, “ungkap Ahmad.

Pada kesempatan yang sama ketua BEM U.Sirojul Fauzi berharap mudah-mudahan pelantikan ini menjadikan awal serta stimulus semangat berorganisasi guna  menjadikan kampus STITNU Al Farabi menjadi lebih bermartabat baik di tatanan lokal maupun regional.

"Saya berharap semua pengurus yang baru dilantik baik BEM ataupun DPM mampu hadir ditengah tengah masyarakat sebagai rool model atau pemecah masalah dengan i'tikad suatu program mahasiswa mengajar, “ujar Sirojul.

Sementara Ketua STIT NU Drs.Asep Saepurrohman M.M yang usai melantik kepengurusan DPM dan BEM menyampaikan agar menjadi mahasiswa sebagai pelopor dan harus harus menjadi pribadi yang disiplin, mahasiswa harus menjadi pelopor perubahan di kalangan mahasiswa dan tentunya untuk pribadinya.

Ia menambahkan setelah dilantik DPM dan BEM STIT NU Al Farabi Pangandaran bisa selalu menjadi inspirator gerakan mahasiswa dan hal itu akan menjadi langkah awal dalam pergerakan organisasi dan menjadi awal yang baru dalam revolusi organisasi.

“Kedepannya semoga BEM dan DPM mampu bersinergi dengan pimpinan dan stakeholder yang ada di kampus serta mampu mensukseskan segala bentuk program kampus, “pungkasnya. (YUSUP SIDIK)



BARU KELUAR TAHANAN 3 BULAN, PD KEMBALI DIRINGKUS POLISI DALAM KASUS PENCURIAN MOTOR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Baru keluar tahanan tiga bulan dalam kasus pencurian ternak, seorang pemuda berinisial PD (22) warga Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari di Tasikmalaya kembali diamankan polisi karena mencuri motor milik peternak itik yang diparkir di pinggir sawah.

Menurut Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM CPHR,  pelaku yang merupakan residivis ini dipergoki aksinya oleh petani.

"PD baru saja keluar tiga bulan lalu dalam kasus curi ternak dan sat ini tertangkap dalam kasus pencurian sepeda motor, "terang Rimsyahtono.(6/1)

Rimsyahtono menjelaskan modus pelaku dalam melakukan aksinya saat ia melihat sepeda motor yang ditinggal atau diparkir pemiliknya di gubuk persawahan dan motornya tersebut kebetulan tidak dikunci leher, dengan menggunakan pisau cutter pelaku pun merusak dan memotong kabel soket. Namun karena kontak tidak bisa dihidupkan mesinnya pelaku lalu menuntun motor tersebut. Beruntung kejadian tersebut kepergok petani lain, sehingga pelaku pun dapat ditangkap.

“Dalam melakukan aksi kejahatannya berjumlah dua orangseorang diantaranya merupakan DPO, “kata Rimsyahtono, saat gelar perkara di halaman mako Polres.

Sementara Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Dian Pornomo, S.IK,  M.H,. menambahkan, barang bukti yang diamankan dari kasus pencurian sepeda motor, satu unit kendaraan sepeda motor merek Honda Supra Fit, satu buah pisau cuttter, satu pakaian lengan pendek, satu celana panjang jeans, satu lembar STNK dan satu buah BPKB. 

“Pelaku diancam dengan pasal 363 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pencurian dengan hukuman penjara selama tujuh tahun, “jelas Dian. (ANWARWALUYO)


JELANG PTM KORWIL MANGUNJAYA LAKUKAN EVALUASI DAN PERSIAPAN SARAN PROKES

PANGANDARANNEWS.COM - Korwil Pendidikan Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran melakukan evaluasi dalam menghadapi pembelajaran tatap muka di awal tahun 2022 yang dilaksanakan di SD 4 Mangunjaya. (6/1).

Selain dihadiri Kepala Korwil Mangunjaya Sugiwan Winandar kegiatan ini juga dihadiri Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Pemuda dan OLahraga Kabupaten Pangandaran Dr. R. IYUS SURYA DRAJAT, M,Pd, Kasi SMP Supriyanto dan seluruh kepala SD se-Kecamatan Mangunjaya.

Kepada awak media Korwil kecamatan Mangunjaya Sugiwan winandar menjelaskan, satuan pendidikan mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi wajib melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas.

Kebijakan tersebut kata Sugiwan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahun akademik 2021/2022. 

“Namun PTM ini wajib menerapkan protokol kesehatan, “jelas Sugiwan.

Dan kegiatan saat ini imbuh Sugiwan, merupakan evaluasi pembelajaran di tahun 2021 menuju pembelajaran 2022 dengan beberapa prestasi yang diperoleh di tahun 2021.

“Kami berharap kedepan bisa lebih meningkatkan lagi capaian-capaian preatasi di tahun 2022. “katanya.

Disoal kesiapan dalam rangka pembelajaran tatap muka yang akan di gelar tanggal 10 mendatang, Sugiwan mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan terkait sarana sebagai syarat protokol kesehatan.

“Kami juga sudah mempersiapkan tentang panduan pembelajaran di tengah masa pandemic karena seperti diketahui Kabupaten pangandaran sudah level satu maka pembelajaran di lakukan sengan full 100 %, “jelas Sugiwan. (Tn)


INSENTIF BELUM DIBAYAR, KETUA RT DI DESA CINTAKARYA ANCAM AKAN MENGUNDURKAN DIRI

PANGANDARANNEWS.COM – Seperti dilansir sebuah media lokal, akibat insentif tahunan yang tak kunjung  dibayar seluruh Ketua RT (Rukun Tetangga0 di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran membuat pernytaan akan mengundurkan diri dari jabatan ketua RT.

Saat dikonfirmasi lewat telepon celullernya Kepala Desa Cintakarya Wawang Darmawan membenarkan, ada 41 ketua RT yang mengancam kan mengundurkan diri, tapi hal ini baru sebatas pernyataan sikap saja. 

Kata Wawang, biasanya insentif RT sebesar Rp2,5 juta ini dibayar setiap tahun, tapi tahun 2021 lalu para ketua RT hingga saat ini belum menerima.

“Biasanya setiap tahun ketua RT mendapat insentif Rp2,5 juta dan Ketau RW Rp2,7 juta, “terang Wawang.(4/1)

Awing menyebut sekarang pihaknya belum bisa melakukan sikap apa-apa karena insentif tersebut belum ditransfer dari Dinas Keuangan yang bersumber dari APBD Kabupaten.

Disoal adanya pernyataan sikap para Ketua RT akan mengundurkan diri, menurutnya tentu hal ini dikembalikan sepenunhnya kepada para ketua RT, walau pun ia masih tetap akan berusaha agar insentif untuk RT ini segera cair.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangandaran Wawan Kustaman mengatakan, pihaknya sudah mengetahui hal tersebut dari laporan Kepala Desa Cintakarya, tapi karena memang anggaran insentif RT ini belkum ada ia pun tidak bisa berbuat banyak.

“Saya mengatakan sebaiknya ini bisa dimusawarahkan dengan pihak-pihak terkait, “ujarnya. (PNews)


PERAN KARANGTARUNA DESA CIPATUJAH MAMPU JADIKAN PUNCAK TARISI JADI OBYEK WSIATA DESA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk suksesnya kegiatan pembangunan dan pengembangan desa diperlukan adanya sinergitas antara pemerintah desa (pemdes) dengan pihak lainnya salahsatunya dengan pemuda melalui organisasi Karang Taruna yang ada di desa, karena dengan kolaborasi ini diharapkan dapat membangun sebuah desa yang Iebih maju Iewat inovasi dan terobosan para pemuda.

Demikian disampaikan Kepala Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya H Acep saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(3/1)

Menurut Acep, karang taruna merupakan sebuah organisasi sosial dalam lingkup desa atau dusun yangn beranggotakan pemuda di lingkungan sekitar yang ikut berperan aktif dalam pembangunan desa.  

Acep juga mengatakan karang taruna juga harus bisa berdampingan baik dengan pemerintah atau pun komponen masyarakat Iainnya untuk pengembangan potensi generasi muda dalam rangka pembangunan desa ke arah lebih baik.

"Karang Taruna juga harus bisa berperan menghidupkan ekonomi kreatif yang di sektor wisata atau melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat," ujar Acep

Ia menambahkan, karang taruna juga merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi produktif, salah satunya dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia di lingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam.

"Karang taruna harus mampu melaksanakan fungsi sosialnya sebagai manusia pembangunan yang mampu mengatasi masalah sosial di lingkungannya,"imbuh Acep.

Acep juga menekankan, banyak hal yang bisa di lakukan anggota karang taruna untuk mewujudkan peningkatan kesejahtaraan sosial baik bagi kelompoknya mau pun masyarakat pada umumnya.

Dan salahsatu bukti kerja nyata Karangtaruna Desa Cipatujah dibantu babinsa, babinmas dan unsur lainnya telah mampu pengembangkan puncak Tarisi menjadi lokasi wisata desa.

Alahmdulillah pada even tahun baru kemarin Puncak tarisi semakin banyak dikunjungi wisatawan baik lokal  maupun dari luar daerah, punkas Acep. (ANWARWALYO-AMIRSARIPUDIN)


PLT KADISDIK PANGANDARAN: “GURU HARUS BISA JADI MOTIVATOR PARA PESERTA DIDIK”

Agus Nurdin
PANGANDARANNEWS.COM – Hingga tahun 2021 dari 283 Sekolah Dasar (SD) dengan jumlah total 1.800  ruang kelas di Kabupaten Pangandaran, sudah dilakukan perbaikan hingga 70 % dari jumlah keseluruhan ruang kelas, sementara untuk ruang kelas SMP hingga tahun 2021 lalu sudah selesai

Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Agus Nurdin, saat bincang-bincang dengan PNews di ruang kerjanya.(3/1)

“Hanya tinggal SMP swasta yang belum tuntas, “terangnya.

Tapi menurut Agus, untuk ke depan pihaknya akan lebih fokus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para pendidik agar bisa mengasilkan kualitas para pengajar yang lebih bagus. Karena menurutnya, seorang guru itu bukan hanya menjadi mentransfer ilmu pengetahuan pada murid, tapi lebih dari itu ia harus bisa menjadi motivator para peserta didiknya.

Artinya, kata Agus, seorang guru harus bisa memotivasi anak agar bisa cerdas, bijak, berbudi luhur dan seterusnya.

Sekarang ilmu pengetahuan, imbuh Agus, tidak hanya diperoleh di bangku sekolah saja, apalagi di era digital sekarang ini siswa dengan sangat mudah bisa mendapatkan walau pun berada di rumah.

“Dengan sekali klik sekarang anak bisa mendapatkan ilmu apa saja yang dibutuhkannya, nah tugas guru harus bisa memotivasi agar anak bisa lebih inovatif, “jelas Agus. (PNews)














 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN