PEMDES SARIMANGGU SALURKAN BLT TAHAP DUA BERSUMBER DARI DD TAHUN 2020

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Pemerintaha Desa Sarimanggu kembali akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT)  yang bersumber dari Dana Desa (DD) untuk Tahap II Bulan ke V  tahun 2020, pada seluruh menerima manfaat di Dusun  Cikukulu, Wargaasih, Cimanggu, Rancasengit, Pojok, Santrijaya, Citapen dan Dusun Cacaban, bertempat di GOR desa.(26/9)

Hadir dalam kegiatan tersebut turut   Bhabinkamtibmas, Tokoh masyarakat, Kepala Dusun , ketua RT dan hak penerima BLT.

Seperti disampaikan Kepala Desa Sarimanggu, Indra Nuryana S,Ip, penyaluran BLT gelombang kedua ini mudah-mudahan dapat memberi manpaat serta bisa meringkan beban hidup kepada 250 Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Indra mengatakan, penyalurkan bantuan sosial berupa BLT ini sesuai yang diinstruksikan pemerintah  pusat, akan disalrkan pada masyarakat yang belum tersentuh bantuan.

“Anggarannya sekitar 20-30 % dari jumlah Dana Desa, “terang Indra. 

Sejumlah warga mengaku senang dan sangat terbantu dengan BLT yang disalurkan melalui desa, dan ini merupakan bentuk  kesungguhan desa dalam pelayanannya kepada warga.

Kata warga, program ini merupakan bentuk nyata kepedulian bahwa pemerintah baik pusat hingga desa untuk benar-benar hadir memberikan solusi kepada masyarakat di tengah kondisi pandemi sekarang ini yang berdampak pada kondisi sosial ekonomi masyarakat.

"Alhamdulillah berkat kerjasama pemdes, Pendamping, BPD, Babimsa, Babimas Desa, program BLT DD ini bisa tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran," ucap warga. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


BERSAMA PEJABAT DAN TOKOH LAINNYA, KADES SE-KECAMATAN MANGUNJAYA HADIRI PERPISAHAN PURNABAKTI CAMAT

PANGANDARANNEWS.COM-Purna Bakti bukanlah akhir dari segala aktivitas seseorang dalam bidang yang digelutinya, ia bisa terus berkarya dan bersinergi dalam bidang tersebut namun dalam kondisi, tempat atau jalan yang berbeda.

Demikian disampaikan mantan Camat Mangunjaya Kabpaten Pangandaran, Oos Koswara, dalam acara perpisahan memasuki masa puna bakti per 1 agustus 2020, bertempat di aula kecamatan.(28/9)

 Acara tersebut turut dihadiri Danramil Padaherang, Kapolsek Padaherang, Ketua MUI Mangunjaya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, ketua APDESI dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Mangunjaya.

Tidak terasa, ungkap Oos, genapnya 4 tahun kirang satu bulan selama memimpin Pemerintahan Kecamatan Mangunjaya tidak ada permasalahan apa-apa, dan ini berkat kerjasama yang bagus antara kecamatan dan seluruh pemdes.

“Saya ucapkan terimakasih dan mohon maaf bila selama menjalankan tugas kepemerintahaan ada kesalahan baik itu yang diucapkan atau tindakan, “ucap Oos.

Sementara mewakili seluruh kepala desa, Ketua Apdesi Kecamatan Mangunjaya, Salikin, mengucapkan terimakasihnya karena selama menjabat camat Mangunay selalu membimbing dan mengarahkan pemerintahan desa dalam bidang pemerintahan maupun dalam bidang lainnya.

“Atas nama seluruh pemdes, kami ucapkan terimakasih mudah-mudahan Pa Oos selalu diberi kesehatan, “kata Salikin. (Tn)


APBD TA 2021 KABUPATEN PANGANDARAN FOKUS PADA PEMULIHAN EKONOMI DAN REFORMASI SOSIAL

PANGANDARANNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran beberapa waktu lalu menggelar rapat paripurna untuk penetapan persetujuan bersama DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang  APBD Kabupaten Pangandaran tahun anggaran (TA) 2021 menjadi Peraturan Daerah.(4/9)

Anggota Badan Anggaran (Banggar), Joane Irwan Suwarsa, S.IP.,M.Si, dalam laporanya menyampaikan, Raperda tentang APBD tahun anggaran 2021 merupakan penjabaran dari penandatanganan nota kesepakatan terkait Kebijakan Umum APBD serta PPAS tahun anggaran 2021 antara pimpinan DPRD dengan Bupati Pangandaran pada rapat paripurna DPRD beberapa waktu yang lalu.

Dalam proses pengesahan APBD Kabupaten Pangandaran tahun anggaran 2021, lanjut Joane, banggar telah melakukan serangkaian kegiatan yang diawali  dengan  pembahasan oleh komisi-komisi dengan mitra kerja pada tanggal 8 sampai tanggal 12 september 2020, dan dilanjutkan  pembahasan di banggar dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menurutnya,berdasarkan kesepakatan bersama antara Pemkab Pangandaran dengan DPRD, prioritas pembangunan di Kabupaten Pangandaran di tahun 2021, diantaranya reformasi birokrasi, kualitas lingkungan hidup, kualitas infrastruktur dasar, pemerintahan, pendidikan, kesehatan dan pariwisata, penurunan resiko bencana, penguatan kearifan lokal, kualitas layanan pendidikan, kesehatan dan pemerintahan, daya saing sumber daya manusia (SDM), peningkatan dan pemerataan kesejahteraan sosial.

Setelah melakukan pengkajian penelitian serta penelaahan secara seksama terhadap Raperda tentang APBD tahun anggaran 2021, maka, lanjut Joane, Raperda APBD tahun 2021 ini akan disesuaikan dengan kondisi saat ini. Dan didasarkan pada isu-isu yang berkembang di masyarakat, menyepakati penyempurnaan dan perbaikan terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2021, dengan ringkasan proyeksi APBD, untuk anggaran pendapatan daerah baik sebelum maupun setelah pembahasan tidak mengalami perubahan, yaitu sebesar Rp1,438.533.776 743.

“Sementara untuk belanja daerah sebelum pembahasan sebesar Rp1,454 trilyun, dan setelah pembahasan sebesar Rp 1.452 trilyun, “terangnya. 

Jo menambahkan, untuk penerimaan pembiayaan daerah baik sebelum maupun sesudah pembahasan tidak mengalami perubahan, yaitu sebesar Rp 20 milyar dan pengeluaran pembiayaan daerah sebelum pembahasan sebesar Rp 4,500 milyar. Dan jumlah pembiayaan netto sebelum pembahasan sebesar Rp15.500 milyar setelah pembahasan sebesar Rp13.500 milyar.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dalam sambutanya mengatakan, berdasarkan struktur APBD tahun anggaran 2021, pendapatan direncanakan sebesar Rp.1,438 triliun, belanja sebesar Rp.1,452 triliun, penerimaan pembiayaan sebesar Rp.20 milyar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 6,5 milyar.

”Seperti yang telah kita ketahui, telaah, bahas dan disepakati bersama, rancangan APBD tahun anggaran 2021 sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2021 yang mengusung tema mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial,” ungkapnya.

Bupati mengatakan, fokus pembangunan pada tahun 2021 diarahkan pada pemulihan industri pariwisata dan investasi, pelayanan kesehatan, perlindungan sosial dan ketahanan bencana. 

Artinya, kata bupati, substansi rancangan APBD Kabupaten Pangandaran tahun anggaran 2021 akan difokuskan pada upaya menjawab isu-isu strategis yang dirumuskan dalam RKPD perubahan tahun 2021 yang telah ditetapkan dengan Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 60 tahun 2020 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pangandaran tahun 2021. (PNews)


KAPOLRES CIAMIS: “PENGAMANAN PILKADA PANGANDARAN HARUS IKUTI MAKLUMAT KAPOLRI “

PANGANDARANNEWS.COM-Ditemui usai menyaksikan rapat pleno pengambilan nomer urut pasangan calon bupati dan wakil pada Pilkada Kabupaten Pangadaran yang dilaksanakan di Hotel Pantai Indah Timur, Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra, S.I.K., M.H, mengatakan, dengan jumlah personil Polri di Jajaran Polres Ciamis, pihaknya akan terus mengawal dan mengawasi seluruh tahapan Pilkada Pangandaran.

“Walau di sisi lain kami juga harus tetap mengawasi kamtibmas di Kabupaten Ciamis, “ungkap Doni.

Dengan perannya di 2 wilayah administratif, Doni yakin, Polres Ciamis tetap bisa mengayomni masyarakat baik yang ada di Kabupaten Ciamis maupun Pangandaran.

“Dari 32 jumlah Polsek, ada 10 polsek yang ada di Kabupaten Pangandaran, “terangnya.

Disoal pengamanan dalam Pilkada Pangandaran, Doni mengatakan, sesuai maklumat Kapolri, 

nomer Mak/3/IX/2020, tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2020 tertanggal 21 september 2020, Polres Ciamis tentunya akan mengacu pada maklumat itu dalam pelaksanaan serta pengawalan pilkada.

Doni berharap, semua pihak bisa menahan diri serta tidak membuat aksi yang dapat meresahkan, sehingga pilkad Pangandaran pun bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengevaluasi kondisi di lapangan pada proses tahapan hingga hari H dan pasca pencoblosan.

Doni juga menekankan agar pada saat kampanye nanti tidak ada kerumunan masa dengan jumlah banyak karena dikhawatirkan akan membuat klaster baru penyebaran covid-19.

“Saya juga mengapresiasi KPU Pangandaran, karena pada rapat pleno hari ini tetap menerapkan proltokol kesehatan dengan ketat, “pungkasnya. (hiek)






GELAR RAKERNIS , BAWASLU PANGANDARAN TINGKATKAN PENGAWASAN TAHAPAN KAMPANYE

PANGANDARANNEWS.COM-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran, bertempat di Hotel Sun Inn hari menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) pengawasan tahapan kampanye pada pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran, yang dihadiri seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan staf PHL Panwascam.(24/9)

Menurut salah seorang komisioner Bawaslu Pangandaran, Gaga Abdilah Sihab, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi pengawasan pemilu baik tingkat Kecamatan  maupun desa, serta meningkatkan pengawasan pada tahapan kampanye yang akan dimulai pada tanggal 26 september 2020, sehingga penyelenggaraan pemilu pun dapat terselenggara dengan Langsung, Umum. Bebas dan Rahasia (Luber).

“Juga berjalan dengan jujur dan adil agar mampu mewujudkan pemilu yang berintegritas, “ujarnya.

Sementara Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat,  Zaki Hilmi, lewat media virtual, menyampaikan, kampanye pada pemilu kali ini sedikit berbeda dengan kampanye sebelumnya, seperti yang sudah diatur dalam PKPU nomer 13 tahun 2020 tentang Kampanye di Masa Pandemi.

Dalam pasal 88 C berbunyi, diantaranya ditulis, pasal 1 Partai Politik atau Gabungan Partai Politik,

Pasangan Calon, Tim Kampanye, dan/atau pihak lain dilarang melaksanakan kegiatan lain

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 huruf g dalam bentuk a. rapat umum; b. kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan/atau konser musik; c. kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai, dan/atau sepeda santai; d. perlombaan; e. kegiatan sosial berupa bazar dan/atau donor darah dan/atau f. peringatan hari ulang tahun Partai Politik.

Komisioner Jabar lainnya, Lolly Suhendti, menambahkan, panwascam harus solutif dan tidang membuang-buang waktu pada masa yang padat ini, dan sesuai arahan dari KPU pusat, KPU di derah harus mengikuti aturan yang baru, PKPU nomer 13 tahun 2020. 

“Kita harus selalu siap pada proses yang sedang berlangsung tapi kita juga harus tetap sehat, maanya tetap ikuti prokol kesehatan, “ungkapnya

Lolly juga mengatakan, sebenarnya dalam PKPU nomer 13 ini  tidak terlalu banyak yang berubah, karena atruan ini hanya menguatkan larangan-larangan yang terkait dengan protokol kesehatan. 

Hal senada dikatakan Komisoner KPU Kabupaten Pangandatan, Maskuri Sudrajat, dengan adanya PKPU 13 tahun  2020  yang baru saja di keluarka KPU RI, kampanye pada pemilu kali ini dilarang ada acara rapat umum konser bazar dan lainnya.

“Ini  seperti yang tertuang dalam PKPU 13 pasal 88 C, “jelasnya. (Tn)


MELALUI RAPAT PLENO TERBUKA KPU PANGANDARAN TETAPKAN PASLON JUARA NOMER URUT 1 DAN AMAN NOMER URUT 2

PANGANDARANNEWS.COM-Sehari pasca penetapan calon, KPUD Pangandaran harikembali menggelar rapat plen terbuka untuk menentukan nomer urut pasangan calon (paslon) Pilkada pangandaran tahun 2020, bertempat di Hotel pantai Indah Timur. (24/9)

Melalui pengundian dalam rapat pleno tersebut, Paslon Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan (JUARA) mendapat none urut 1, sedang palon Adang Hadari-Supratman (AMAN) nomer 2.

Usai acara mendapar nomer urut, calon Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata didampingi Calon Wakil Bupati, Ujang Endin Indrawan, menyampaikan rasa sukur karena mendapat nomer pertama untuk mengikuti pilkada Pangandaran yang akan digelar tanggal 9 Desember mendatang.

“Ini merupakan anugerah Tuhan karena sesuai dengan slogan kami, Juara ke 1, “ungkapnya. 

Sementara Ujang Endin Indrawan menambahkan, angka 1 ini juga sesuai dengan keinginannya sejak awal.

“Kami bersukur karena ini merupakan anugerahNya pada kami, “ujar Ujang Endin. 

Sementara beberapa rekan media luput mewancarai pasangan Adang Hadari-Supratman, karena pasangan dengan slogan AMAN ini langsung menuju Hotel Sandaan di kawasan pantai barat dengan seluruh pendukungnya. 

Sementara beberapa rekan media luput mewancarai pasangan Adang Hadari-Supratman, karena pasangan dengan slogan AMAN ini langsung menuju Hotel Sandaan di kawasan pantai barat dengan seluruh pendukungnya. 

Di tempat terpisah, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, mengatakan, penyelenggaraan rapat pleno ini dihadiri hanya beberapa orang saja, diantaranya pasangan calon, Tim sukses dari masing-masing pasangan, bawaslu dan beberapa tamu lainnya, karena memang harus merujuk dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kami juga sengaja memasang monitor besar di luar ruangan rapat agar proses rapat pleno bisa disaksikan tamu lainnya, “terang Muhtadin.(PNews)


ASDA III PEMKAB TASIK BUKA KEGIATAN TMMD KE-109 KODIM 0612/TASIKMALAYA DI DESA MEKARSARI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS- Desa Mekarsari Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya tahun ini menjadi lokasi dilaksanakannya Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-109 Kodim 0612/Tasikmalaya. Pembukaan kegiatan TMMD yang dipimpin langsung Dandim 0612/Tsm, Letkol Inf Imam Wicasana dan turut dihadiri Danrem 062 Tarumanagara Garut, Kolonel Inf Muhamad Muchidin,.S.Sos, Asda lll Pemkab Tasikmalaya, Aminudin, Danlanud Wiriadinata, Brigif Raider 13 Galuh, Kapolres Tasikmalaya Kota,i, Kapolres Tasikmalaya,, Supervisor Security PGE Area Karaha, Siswanto, Sr dan seluruh tamu undangan lainnya, ini pun diselenggarakan dengan sederhana dan tetap menggunakan Standarisasi Protokol Kesehatan, bertempat di Gedung Serba Guna Desa Mekarsari. (22/9)

Di depan tamu undangan, Dandim 0612/Tsm, Letkol Inf Imam Wicasana pun menyampaikan laporan kesiapan tugas kegiatan TMMD tahun ini dengan tema “TMMD Pengabdian Untuk Negeri” ini digelar serentak di seluruh Indonesia.

Menurut Imam, sasaran TMMD tahun ini di Desa Mekarsrari, melakukan percepatan pembangunan fisik dan non fisik mulai pengaspalan jalan Kampung Cipurut – Bakom – Torowek sepanjang 2.500 × 2,5 meter, pembuatan Tanggul Penahan Tanah (TPT) sepanjang 100 meter, perehaban jembatan Cikadu 10×4 meter, pemugaran Rumah Tidak Layak Huni 24 Unit, pemugaran MICK 1 unit, pembuatan posyandu 1 unit, kondisi Jalan Kampung Cikadu – Cipurut, pembuatan tanggul penahan tanah TPT dan perehaban jembatan.

Sementara pembangunan non fisik, masih kata Imam, diawali dengan kegiatan bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan DPMDPAKB, pertanian, pendidikan, huku-kamtibmas, narkoba, keagamaan, KB kesehatan, perikanan/peternakan, lingkungan hidup dan kehutanan, PKK, TP/PKK, pelayanan publik dan kependudukan, bahaya teroris serta paham radikal.

“TMMD sejatinya merupakan bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat, mudah-mudahan bakti kami bisa memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya warga Desa Mekarsari, “kata Imam.

Sementara Asda III Aminudin, dalam sambutan Bupati Tasikmalaya, menyampaikan, dengan semangat TMMD Ke 109 ini merupakan wujud gotongroyong untuk membangun karakter dan kemandirian bangsa. 

Karena dalam pelaksanaan TMMD kali ini masih dalam situasi pandemi Covid 19, Aminudin mengingatkan agar mengikuti Protokol Kesehatan. Dan tentunya kegiatan TMMD Ke 109 di Desa mekarsari ini harus memiliki dampak manfaat yang dirasakan masyarakat serta tidak lupa untuk mengajak seluruh masyarakat ikut berperan aktif.

“Dengan mengucapkan Basmalah, kegiatan TMMD) yang ke-109 Kodim 0612/Tasikmalaya di Desa Mekarsari Kecamatan Kadipaten secara resmi saya buka,”ucap Aminudin. (OD-ANWARWALUYO)


MKIA KABUPATEN TASIKMALAYA TEKAN ANGKA KEMATIAN IBU MELAHIRKAN DAN KEMATIAN NEONATAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Mengingat masih tingginya anggka Kematian Ibu (AKI) dan Anak baru lahir, beberapa hari lalu pihak Dinas  Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya melakukan penguatan pada kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA) se- Kabupaten Tasikmalaya, dengan tema ” Pemberdayaan Masyarakat dalam Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Neonatal (AKN)”, bertempat di Hotel Harmoni jalan Rd. Ikik Kota Tasikmalaya.(16/9)

Dalam pemaparannya MERS dan selaku Ketua Panitia, Hj Reti Zia Dwi Kurnia, kegiatan ini pihaknya sengaja menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya, Dr. Heru, yang didampingi Dr. Ratih, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj Neng Madinah, Ketua FMM Tasikmalaya dan pemateri lainnya.

Kepada awak media, Reti juga menyampaikan, yang menjadi pertimbangan dilakukannya sosialisasi MKIA ini untuk lebih menguatkan pemahaman petugas di lapangan yang menjadi ujung tombak di dalam upaya mendorong masyarakat dan seluruh stake holder agar bersama-sama ikut berperan dalam percepatan upaya menurunkan angka kematian Ibu dan Anak khususnnya di Kabupaten Tasikmalaya yang dinilai masih tinggi.

“Selain motivator tugas MKIA juga harus  ikut mendampingi petugas kesehatan (Bidan desa) untuk mencatat dan melaporkan ibu hamil di tiap desa agar apapun kejadian di lapangan selalu terpantau dan dapat tertangani dengan cepat, “tegasnya.

Lebih jauh Reti menjelaskan, Indonesia memiliki angka kematian ibu (AKI) melahirkan 359 per 100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi (AKB) 32 per 1.000 kelahiran hidup (SDKI, 2012). Target Millenium Development Goals (MDGs), yakni menurunkan (AKI) menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup dan AKN menjadi 19 per 100.000 pada tahun 2015. Maka diperlukan kerja sama seluruh pihak termasuk keterlibatan dan tanggung-jawab masyarakat dalam menurunkan angka kematian ini. Salah satu pendekatan dalam rangka penurunan Angka Kematian Ibu melahirkan dan Bayi baru lahir adalah melalui penguatan forum masayarakat sipil serta meningkatkan peranan organisasi masyarakat dalam memberikan informasi kepada masyarakat, ibu hamil dan suami. 

Peningkatan persalinan pada fasilitas kesehatan, menurut Reti harus ditangani tenaga terlatih dan terampil, karena hal itu merupakan salah satu cara menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir, maka peranan organisasi masyarakat melalui MKIA sangat penting.

“Angka kematian ibu tahun 2020 sampai bulan Juli sebanyak 16 orang dan angka kematian Neonatal tahun 2020 sampai dengan bulan Juli 2020 sebanyak 96 orang, “jelasnya.

Reti membenarkan, belum tercapainya program pemberdayaan masyarakat dalam penurunan AKI dan AKN, hal ini terjadi karena belum terbangunnya sinergitas dengan baik di lapangan.

“Mudah-mudahan di tahun depan upaya menurunkan tingkat kematian Ibu dan Anak di Tasikmalaya segera tercapai dan sukses mencapai program Emas, “ungkapnya.

Masih di tempat yang sama, menurut petugas dari BKKBN, Septian Pajar Spd Mpd, walau kegiatan berlangsung secara masal namun seleuh peserta tetap mentaati serta mengikuti standar protokoler kesehatan sesuai aturan yang sedang berlaku saat ini.

Dikatakan Septian, kegiatn yang diiikuti banyak lapisan masyarakat ini juga berlangsung sesuaisekejul perencanaan dan terealisasi dengan baik.

Walau di lapangan tidak mau tahu fasilitas dan kantor yang dimilki BKKBN, masyarakat tetap berharap ingin mendapatkan pelayanan sebaik mungkin.

 Sementara peserta perwakilan dari Kecamatan Karangnunggal yang diwakili 2 petugas dari Puskesmas ikut serta dlam kegiatan tersebut.

Dalam keteranga yang disampaikan Kepala Puskesmas Karangnunggal, Dadan Kusnanto, Am., Kl, SKM, kaitan dengan masih tingginya tingkat kematian Ibu baru melahirkan dan Anak yang baru lahir, ia sangat berharap keterlibatan semua pihak secara lintas sektoral untuk mengedukasi dan gencar memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama untuk meningkatkan perhatiannya pada ibu-ibu hamil baik amil normal maupun yang beresiko tinggi (Bumi Resi).

“Ini harus betul-betul tercatat dan mendapat perhatian penuh, jangan sampai terjadi keterlambatan dalam penanganannya, khususnya pada ibu hamil beresiko tinggi, “ungkapnya. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


KEGIATAN KOMSOS KREATIF TW III 2020 KODIM 0612/TASIKMALAYA DORONG PENGRAJIN MENDONG PURBARATU

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS- Bertemakan “ Membentuk SDM Kreatif, Inovatif Dan Adikatif ”, Kodim 0612/Tasikmalaya bekerjasama dengan CV.Mendong Jaya, bertempat di Kampung Pager Gunung Keluraha Singkup Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya, beberapa hari lalu sukses menggelar kegiatan Komsos Kreatif TW. III Tahun Anggaran 2020 yang dibuka langsung Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Imam Wicaksana.(17/9)

Hadir dalam kegiatan tersebut dari Dinas UMKM Perindag Kota Tasikmalaya yang diwakili Kabid Koperasi UMKM,  Uum, Kepala Bank Indonesia Tasikmalaya, Pimpinan CV. Mendong jaya, H. Eje Jaenal Mutaqin, Muspika Kecamatan Purbaratu serta Ketua Karang Taruna Pager Gunung

Dalam sambutannya Dandim 0612/Tasikmalaya menyampaikan, kerajinan mendong sudah lama dikenal masyarakat dan merupakan ikon industri kreatif Tasikmalaya. Mulai dari tikar, tempat pensil, dompet, tempat sampah, toples, tas dan lainnya, namun sayang kerajinan ini sekarang harus bersaing dengan kerajinan berbahan plastik.

Minimnya bahan baku mendong dan profesi sebagai pengrajin anyaman pun tak dilirik anak muda, menurut Imam, kini pemuda lebih memilih jadi kuli bangunan atau bekerja ditoko, sehingga tak ayal industri mendong pun menjadi industri yang nyaris tergerus oleh perkembangan jaman.

“Sekarang ditambah dengan situasi pandemi covid 19 yang mempengaruhi ekonomi global khususnya di kota Tasikmalaya, yang akhirnya membuat para pengusaha pengrajin mendong pun  gagal untuk memasarkan hasil produksinya, “kata Imam.

Dengan diadakannya kegiatan, imbuh Imam, dimaksudkan untuk mewadahi kembali kreatifitas anak muda yang sekaligus menata dan mempercantik lingkungan serta mempunyai nilai positif kepada masyarakat dan lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Imam berharap dengan diadakan kegiatan ini, pihaknya juga hadir beratensi bukan ingin berbisnis, bukan juga mencari tambahan,akan tetapi ingin memberikan manfaat bagi masyarakat Tasikmalaya dengan cara membantu dan mendorong tumbuhnya seperti usaha yang dilakukan Pak H Eje. 

Ia menambahkan, dengan semaiin berkembangnya usaha handycraft ini tentunya Tasik pun akan semakin kuat di sektor perekonomiannya serta akan banyak pihak yang melirik untuk ikut berpartisipasi melestarikan mendong ini, ditambah dengan kehadiran BI, Kadin, Camat, Lurah dan stake holder yang lain, ia yakin usaha kerajinan mendong akan mampu bersaing dengan usaha jenis lainnya.

Esensinya, kata Imam, pihaknya ingin mengajak masyarakat sekitar agar lebih kreatif dalam berinovasi menciptakan kerajinan tangan di wilayah sekitar sehinga usaha yang dijalani H Eje Jaelani saat ini bisa lebih menjadi produktif dan pada gilirannya mampu mempekerjakan masyarakat sekitarnya lebih banyak lagi.

“Mudah-mudahan usaha kerajinan mendong  bisa besaing dengan kerajian berbahan baku plastik karena mendong sudak kenal sejak dulu, “pungkas Imam.(ANWARWALUYO-OD)


KARANGNUNGGAL SIAP LAKSANAKAN PILKADA TASIKMALAYA, LANCAR DAN SUKSES TANPA EKSES

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Menindak lanjuti Sosialisasi Desk Pilkada Serentak di tingkat Kabupaten, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STp., MM, saat memimpin langsung rapat tersebut di tingkat Kecamatan didampingi Sekmat,Dedi Mulyana, Sip,MM, sosialisasi Desk Pilkada yang dilaksanakan saat ini merupakan salah satu tahapan dari beberapa tahapan yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya dalam proses pencoblosan secara demokratis.

“Kunci suksesnya pelaksanaan Pilkada adalah tingkat kehadiran masyarakat yang tinggi dalam proses pencoblosan nanti, dengan begitu akan menjadi gaung yang berbeda, ”ujar Asep di depan peserta sosialisasi bertempat di aula kecamatan. (17/9)

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Danramil 1215/Karangnungal,Mayor Inf. Kurniadi, Kanit Binmas Iptu Didi S mewakili Kapolsek, Ketua PPK, Ketua Panwas, para kepala desa beserta BPD, Asep juga menyampaikan, sosialisasi Desk Pilkada ini harus tersampaikan dengan benar agar persentase kehadiran pemilih lebih tinggi sehingga pilkada pun akan lebih berkualitas dan sukses.

Sementara menurut Danramil 1215, Mayor Inf Kurniadi, TNI dan Polri merupakan institusi yang harus berdiri netral dan berfungsi untuk mengawal dan menjaga keamanan untuk terciptanya Pilkada yang demokratis, aman, damai dan sukses tanpa ekses.

“Mari kita sukseskan Pilkada ini, sebab strategi paling utama suksesnya pelaksanaan Pilkada adalah tergantung pada jalinan sinergitas semua pihak,”ujar Kurniadi.

Kanit Binmas Iptu Didi S, menambahkan,Polri juga akan berdiri netral dan turut berkontribusi pada pelaksanaan Pilkada agar bisa tercipta dengan aman dan lancar.

Bahkan tidak hanya itu, kata Didi, pada saat pelaksanaan Pilkada nanti, baik penyelenggara atau pun masyarakat pemilih diwajibkan mengikuti standar protokol kesehatan agar tidak terjadi Klaster baru Covid-19.

Sementara Ketua PPK, Redi dan Ketua Panwas Adang Wahyu, mereka berharap meski pelaksanaan Pilkada kali ini dalam suasana pandemi, mudah-mudahan terlaksana dengan baik, lancar, dan menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat.

“Kai akan selalu melaksanakan tugas sebaik mungkin dan patuh pada amanat undang-undang, agar menghasilkan pimpinan yang berkualitas,”ucapnya. (ENDAH-ANWARWALUYO)


IBU-IBU PERWANITAS TASIK DEKLARASIKAN DUKUNGANNYA PADA PASLON BUPATI IWAN-IIP

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sejumlah ibu yang tergabung dalam Persatuan WaniTasik Selatan (Perwanitas) Kabupaten Tasikmalaya yang yang beranggota ema-ema dipimpin Ayang Wici, mendatangi Posko Barisan Relawan Iwan Saputra (Barista) di Kecamatan Karangnunggal untuk menggelar deklarasi menyatakan dukungannya pada Calon Bupati Tasikmalaya, DR. H. Iwan Saputra. (21/9)

Menurut Ayang Wici, ini merupakan spirit untuk sebuah perubahan Kabuaten Tasimalaya dari berbagai sektor, seperti infrastrutur, ekonomi, pendidikan, pertanian dan sektor lainnya.

Dalam deklarasi yang dihadiri langsung DR. H. Iwan Saputra, tujuan dibentuknya Perwanitas, menurut Ayang Wici , pihaknya ingin ikut serta dengan segenap kemampuan para perempuan di Tasela untuk mensukseskan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya,  Iwan Saputra dan H. Iip.

“Kami yang terdiri dari beberapa Koordinator Kecamatan, diantaranya korcam Karangnunggal, Cibalong, Bantarkalong, Bojong Asih, Culamega, Cipatujah, Cikalong dan Pancatengah, dan akan terus dikembangkan hingga seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, untuk mendukung serta memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Iwan Saputra dan H Iip, “tegas Ayang.

Ditambahkan Ayang, perjuangannya untuk mensuksekan Iwan-Iip bukanlah semata karena iming-iming materi dan sebagainya, tapi ini benar-benar lahir dari hati nurani, mengingat Iwan Saputra merupakan putra asli Tasik Selatan. Sehingga sejatinya Perwanitas  berharap agar putra daerah menjadi pemimpin yang bisa membawa perubahan dan kemajuan di Kabupaten Tasikmalaya khususnya Tasik Selatan. 

“Dan ini sesuai dengan slogan kami, Spirit perubahan,yang diyakini aka mampu memenuhi harapan kami kedepannya, “ungkapnya.

Sementara dalam sambutannya, Iwan Saputra, mengaku sangat gembira dan berterimakasih serta memberikan apresiasi pada dukungan yang diberikan ibu-ibu Parwanitas. 

Iwan mengatakan, jika seandainya Alloh mentakdirkannya menang dalam Pilkada tasikmalaya, diharapkan keberadaan Perwanitas akan tetap menjadi bagian dari kesuksesannya.

“Kami juga berencana untuk melebarkan sayap, bukan hanya di Tasela tapi diseluruh kecamatan di Kabupaten Tasik, “kata Iwan.

 Bahkan, imbuhnya, nantinya kaum perempuan harus menjadi pesaing laki-laki dalam menjalankan roda kemajuan Kabupaten Tasikmalaya untuk andil mensejahterakan masyarakat.

Iwan juga mengatakan, ibu-ibu bukan lagi ke salon tapi merekalah yang nyalon, ibu-ibu petani dibantu dengan cara membentuk koperasi dengan bantuan modal tanpa kembali tapi harus menjadi modal permanen yang bisa menjadikan Income bagi Perwanitas.

“Kita semua harus wani untuk perubahan Kabupaten Tasikmallaya lebih maju lagi, “tegasnya.(ANWARWALUYO)


RATUSAN SAT LINMAS DI KECAMATAN BANTARKALONG IKUTI APEL SIAGA DAN PEMBINAAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS- Ratusan anggota Sat Linmas se-Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya beberapa hari lalu ikuti apel siaga dan pembinaan yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, DR H Mohamad Zen MPd, Camat Bantarkalong, Danramil 1217/Bantarkalong Lettu Inf Dodi Supriadi, Kapolsek Bantarkalong AKP H Iteng SH, Ketua Apdesi Taufan Firmansyah beserta kepala desa, ertempat di GOR Desa Hegarwangi. (17/9)

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Tasik, Mohamad Zen, menyampaikan, peran Sat linmas dalam sistem keamanan, ketertiban dan kondusifitas lingkungan sangat penting sebagai mitra TNI/Polri, juga mempunyai peranan penting jadi pelopor dan penggerak keamanan lingkungan sekaligus menjadi pelopor kedisiplinan warga melaksanakan protokol kesehatan ditengah masa pandemi Covid19.

Apel siaga dan pembinaan bagi satuan linmas sangat diperlukan, karena menurut Zen, kegiatan ini untuk memberi pengetahuan dan pengalaman baru tentang sistem pertahanan, tugas dan kewajiban linmas.

“Juga sekaligus untuk mempersiapkan anggota linmas pada dalam pengamanan pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, “jelas Zen.

Hal senda dikatakan Camat Bantarkalong, H Dodo Ilyas S.Sos, melalui Kepala seksi trantibum Dedi menjelaskan, kegiatan apel siaga dan pembinaan satuan linmas se-Kecamatan Bantarkalong yang  diikuti 180 orang yang berasal dari 8 desa ini selain mendapatkan pembinaan dari Sekda, seluruh anggota sat linmas juga mengikuti pelatihan fisik yang dipandu anggota TNI/Polri.

“Kegiatan ini sengaja digelar untuk penguatan kesiapan sekaligus pembinaan guna pengamanan pelaksanaan pilkada pada bulan desember mendatang, “kata Dodo. 

(UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


DENGAN SKOR TIPIS DPK KARANGNUNGGAL BERHASIL MASUK KE BABAK BERIKUTNYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Dengan skor tipis 1 – 0 Apdesi Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya berhasil diraih saat berlaga melawan kesebelasan DPK Apdesi Kecamatan Taraju di lapang bertarap internasional di kecamatan Cisayong.(20/9)

Walau dengan skor tipis, namun kemenangan ini mampu mengantarkan kesebalasan DPK Apdesi  Karangnunggal pada laga berikutnya melawan kesebelasan DPK Apdesi Cipatujah yang dijadwalkan  pada tanggal 4 Oktober 2020 nanti.

Menurut Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STp, MM, ia mengaku cukup bangga serta memberikan apresiasi kepada seluruh pemain dan tim yang sudah bermain all out untuk memenagkankan pertandingan.

 “Dan untuk laga berikutnya melawan Kesebelasan DPK Cipatujah, kita perlu lebih meningkatkan intensitas latihan yang serius, karena kesebelasan Cipatujah ini merupakan lawan cukup tangguh, “kata Asep. 

Ia mengatakan, dalam setiap pertandingan akan selalu hadir dan membawa suporter lebih banyak lagi untuk memberi semangat dan kekuatan mental para pemain.

Sementara sang pencetak gol tunggal, Andi Lala mengungkapkan, ia sangat senang sudah berhasil mengantarkan kesebelasannya masuk ke babak berikutnya. 

Menurutnya, terciptanya gol lewat kakinya ini berkat kerjasama tim yang baik, karena kekompakan dalam sebuah kesebelasan mutlak diperlukan.

 “Semoga dengan kemenangan ini kita akan lebih solid lagi dan bisa meraih juara, mengantarkan nama baik Kecamatan Karangnunggal di tingkat kabupaten, “ujarnya. (ANWAWALUYO)



TERAPKAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN, MUSPIKA KARANGNUNGGALGELAR OPERASI YUSTISI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Untuk menerapkan protokol kesehatan, Polsek Karangnunggal melakukan opersi yustisi dengan razia masker pada sejumlah pengendara di jalan raya.(21/9)

Menurut Kapolsek Karangnunggal, Kompol H Asep Ishak, Sip, saat memimpin langsung operasi yang didampingi Kanit Binmas. Iptu Didi Sutardi, Aiptu Abu Tohir, Aipda Edi Suryana, Bripka Dani Anwas R, S.H., Brigadir Hendi Guntara, 2 Anggota Sat Pol PP serta 2 Anggota Dishub, kepada PNews menyampaikan, pihaknya akan lebih giat lagi dalam upaya penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19.

Kegiatan yang mulai dilaksanakan pukul 09.00 di Jalan Raya Karangnunggal dan Terminal Rancabakung Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, kata Asep, selain para pengendara kendaraan opersasi yustidi ini juga dilakukan kepada sejumlah pedagang dan tukang ojeg.

Asep mengatakan, ternyata hingga saat ini masih banyak ditemukan warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan khususnya penggunaan masker, sehingga diberikan teguran secara lisan oleh tim sebelum tindakan berupa sanksi denda diberlakukan.

Hari ini tercatat ada 30 pelanggar yang berhasil kami jaring, dan diberikan sanksi soaial harus membacakan teks pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga sanksi fisik melakukan fush up. 

“Setelah kami beri sanksi, mereka pun langsung kami beri masker, “terang Asep.

Asep menambahan, Ini semua merupakan upaya yang wajib yang harus dilaksanakan bersama agar Karangnunggal  terbebas dari Pandemi Covid-19.

“Ini penting, karena bisa saja Pilkada Kabupaten Tasikmalaya terancam gagal jika terjadi lonjakan penularan covid, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN