PEMERINTAH KECAMATAN PANCATENGAH, TNI DAN POLRI BAGIKAN 1000 MASKER GRATIS

TASIKNEWS-Akksi simpatik dalam pencegahan wabah covid-19, menjadi bentuk kepedulian pemerintah Kecamatan Pancatengah, Polsek, Koramil Cikatomas, Puskesmas serta elemen masyarakat, untuk membagikan 1000 masker gratis kepada warga yang melintas di depan Mapolsek Pancatengah, baik warga Pancatengah atau pun warga dari luar wilayah.

Kapolsek Pancatengah, Iptu Roni Hartono, SE MH, mengatakan, pembagian masker ini sebagai bentuk sosial agar masyarakat sadar akan kesehatan dirinya sendiri.

Dalam pencegahan penyebaran dan dalam rangka memutus rantai Covid-19, kata Roni, pemerintah, TNI dan Polri  selalu memberikan arahan kepada warga agar yang mau keluar rumah harus selalu memakai masker, ini salah satu bentuk pencegahan mewabahnya virus corona.

Disoal ada dan tidaknya saat ini warga Pancatengah yang terindikasi atau terpapar Covid-19, Roni menyampaikan, hal ini tentu bukan kewenanganya untuk menjelaskan.

“Kalau urusan itu silahkan tanya langsung ke Puskesmas Pancatengah yang punyakewenangannya, kita disini hanya mengawal dan memberikan sosialisasi, “kata Roni.(15/4)

Aksi pembagian 1000 masker gratis ini, turut dihadiri Kepala Desa Tonjong, Asep Tambo, BPPD,  Satpol PP, Ormas GMBI dan beberapa media.

Di tempat terpisah Kepala Desa Tonjong, Asep Tambo, kepada Pangandran News, mengatakan,  masyarakat diharap jangan panik, yang terpenting rajin ibadah berjamaah di mesjid, sholat dhuha tahajud dan lima waktu.

“Dengan sering ibadah lima waktu wabah virus corona  covid 19 Insaalloh akan segera hilang, “tuturnya. (ANWARWALUYO)

UPAYA PENCEGAHAN MEWABAHNYA VIRUS CORONA, PEMDES CINTAWANGI BENTUK RELAWAN DESA

TASIKNEWS-Di tengah pandemi virus corona yang masih mewabah, Pemerintahan Desa (Pemdes) Cintawanggi  Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, membentuk Gugus Tugas Relawan Desa bersama babimsa, terus melakukan tindakan pencegahan covid 19, seperti yang dianjurkan baik oleh Pemkab, pemprov dan Pemerintah Pusat. Dan gugus tugas ini pun akan dibuat di beberapa titik perkampungan ataupun perumahan dengan lokasi pos utamanya di kantor desa.

Kepada Pangandran News Kepala Desa Cintawangi, Tohir E Sumarlin mengatakan, pihaknya telah membentuk relawan Covid-19 yang akan membantu dan melindungi masyarakat.

Relawan Desa ini, kata Tohir, harus patuh apa yang diamanatkan Pemdes serta sigap dalam menangani pencegahan mewabahnya covid-19.

“Mari kita terus berupaya, seperti diam di rumah, menggunakan masker, cuci tangan serta jangan lupa terus beribadah dan berdoa’ mudah-mudahan bencana non alam ini segera berlalu, “ungkap Tohir.(14/4)

Menurut salah seorang relawan, Udin, protokol penanganan Covid-19 yang harus dilakukan antara lain, mempersiapkan APD dan bekerja sama dengan bidan Desa, Puskesmas dan rumah sakit, sebab ini merupakan kondisi darurat kesehatan masyarakat.

“Relawan sekarang sedang dipesan untuk menyiapkan APD, masker, termometer, handitaizer, mesin penyemprot dan cairan disintfiktan,” tuturnya.

Prinsip kerja relawan desa, Kemudian, gotong royong dengan melibatkan semua pihak termasuk masyarakat.

“Jadi mulai dari kepala desa, aparat desa, babimsa, babinkamtibmas  dan masyarakat semuanya harus terlibat,”jelasnya..

Hal senda dikatakan Babinsa Desa Cintawangi, Toni, untuk pencegahan mewabahnya  virus corona yang terpenting warga harus selalu menjaga pola hidup sehat, cuci tanggan pakai sabun dan selalu  beribadah.

“Masyrakat janngan panik dan jangan takut berlebihan, tapi tetap waspad dengan mengikuti apa yang disampaikan pemerintah serta jangan lupa berdoa’ agar masyrakat musibah ini segera selesai, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)

ASEP NOORDIN:”PEMKAB PANGANDARAN HARUS LENGKAPI BIDAN DAN POSKO COVID-19 YANG ADA DI DESA”

PANGANDARANNEWS – Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin.H.M.M  menyambut baik dan mengapresiasi terhadap langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran yang melakukan pengetatan wilayah perbatasan, seperti di perbatasan Cimerak, Langkaplancar, Padaherang dan Kalipucang, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pangandaran.

Menurutnya, dari hasil pemantauan yang dilakukan DPRD ke lapangan terutama ke wilayah-wilayah perbatasan, apa yang dilakukan pemda sudah sangat luar biasa dalam rangka pengetatan wilayah.  dan pendataan di perbatasan pun sudah dilakukan dengan cukup baik.

“Hanya sayang, hasil pencatatan tersebut tidak terinformasikan ke desa-desa tujuan, jadi  alangkah bagusnya kalau data tersebut langsung disampaikan ke desa dimana orang tersebut tercatat,”  ungkapnya usai memberikan APD kepada Puskemas Padaherang dan bidan Desa Cibuluh Kecamatan Pangandaran.(14/4)

Apalagi saat ini, lanjutnya, disinyalir sudah mulai ada pergerakan arus mudik terutama dari Jakarta dan Bandung, sehingga data yang ada di perbatasan hendaknya secepatnya di informasikan ke desa tujuan.

Selain melakukan pemantauan ke wilayah perbatasan, kata Asep, ia pun melakukan pemantauan ke desa-desa untuk melihat langsung penanganan dan pencegahan Covid-19. Namun ia melihat posko-posko yang ada di desa belum dilengkapi alat pelindung diri (APD).

”Seperti tadi di Desa Cibuluh ada ODP yang sakit, bidan desa melakukan penanganan tapi sangat disayangkan bidan desa tersebut tidak memiliki APD dan ia hanya menggunakan alat seadanya yaitu jas hujan,” jelasnya.

Asep berharap, untuk ke depan Pemkab Pangandaran melakukan penguatan melengkapi sarana di posko-posko desa, karena bisa jadi ODP ada di desa.

Asep juga mengatakan, yang tidak kalah penting, pemda harus terus memberikan pemahaman kepada desa-desa terkait dengan ODP, sebab masih banyak desa yang belum paham.

”Saat saya tanya data ODP, ternyata desa masih menyodorkan data secara keseluruhan sehingga ODP yang sudah melewati masa 14 hari masih terhitung,” tuturnya. (PNews)

WUJUD KEPEDULIAN PADA PENCEGAHAN COVID-19, SMK BANJARSARI BAGIKAN 500 MASKER GRATIS

PANGANDARANNEWS-Upaya pencegahan mewabahnya covid-19 bukan hanya tugas pemerintahan saja, tapi merupakan tugas bersama. Dan banyak hal bisa dilakukan untuk ikut berpartisipasi agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona  ini.

Seperti yang dilakukan sebuah lembaga pendidikan, SMK Muhammadiyah Banjarsari Kabupaten Ciamis, dengan membagikan 500 buah masker kepada masyarakat, paling tidak ini menjadi sebuah upaya pencegahan agar virus corona tidak menyebar kemana-mana.

Menurut Kepala SMK Banjarsari, Drs. Agus Sulaeman, ini merupakan bentuk kepedulian lembaga pendidikan pada bencanan non alam yang sekarang terjadi.

“Yang paling baik saat ini, ikut anjuran pemerintah, salah satunya masyarakat harus menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mencegah penyebaran virus corona, “ujarnya.(14/4)

Namun, kata Agus, ternyata tidak semua masyarakat menggunakan masker, karena selain terkendala harganya yang relatif mahal juga karena sekarang memang sulit mendapatkannya.

Kata Agus, kondisi ini yang harus didorong sejumlah pihak untuk bersama-sama membagi-bagikan masker gratis, sehingga nantinya tidak ada lagi alasan masyarakat untuk tidak menggunakan masker.

“Dan sebagai bentuk kepedulian kami, hari ini sudah dibagikan 500 masker secara grtais kepada masyarakat, “terangnya.

Agus menambahkan, SMK Muhammadiyah Banjarsari yang ikut serta dalam program Gerakan Memakai Masker Gratis (GEMAS). *Tn

426 CPNS DI LINGKUP PEMKAB PANGANDARAN HARI INI TERIMA SK PNS

Bupati Pangandaran: “Pemkab Tidak Akan Mengeluarkan Ijin Pindah Selama 10 Tahun Ke Depan”

PANGANDARANNEWS –Sesuai ketentuan pasal 36 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun  2007, CPNS yang telah memenuhi persyaratan diangkat menjadi PNS oleh Pejabat Pembina Kepegawaian ke dalam jabatan dan pangkat tertentu dan apabila telah memenuhi persyaratan lulus pendidikan dan pelatihan serta sehat jasmani dan rohani.

Demikian dituturkan Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran, H. Dani Hamdani, dalam acara penyerahan SK kepada 426 ASN yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata di aula kantor bupati. (14/4)

“Seluruh ASN yang menerima SK hari ini telah melaksanakan pendidikan dan pelatihan serta pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan lulus, “terang Dani.

Dani menuturkan, CPNS yang ada di Pemkab Pangandaran selurunya berjumlah 431 orang, diantaranya 427 formasi umum dan 4 CPNS dari formasi bidan PTT, namun yang dianggap sudah memenuhi sarat diangka menjadi PNS berjumlah 426, semuanya dari formasi umum.

“Dan 1 orang CPNS dari formasi umum belum dapat diangkat kerena belum memenuhi syarat, belum mengikuti Diklat Prajabatan, dan sebanyak 4 orang dari formasi bidan PTT dikarenakan mereka belum 1 tahun dalam masa percobaan “terang Dani.

Dani menambahkan, PNS yang menerima SK hari ini, rinciannya tenaga Kependidikan 241orang, tenaga Kesehatan 131 orang dan tenaga teknik umum sebanyak 59 orang.

“SK PNS ini akan diserahkan kepada para CPNS secara bertahap mulai tanggal 14-16 April 2020 dengan protokol acara disesuaikan dengan kondisi sekarang, mengikuti himbauan pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, “imbuhnya.

Sementara, dalam sambtannya Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, berharap para PNS yang hari ini menerima SK, mampu bekerja dengan baik, berdedikasi serta taat pada aturan.

Jeje juga meminta untuk PNS dari luar daerah agar segera mengurus administrasi kependudukan untuk segera berdomisili di Kabupaten Pangandaran, sehingga akan lebih memiliki rasa tanggung jawab.

“Dan perlu diperhatikan, Pemkab Pangandaran tidak akan mengijinkan permohonan pindah kerja ke luar wilayah selama 10 tahun ke depan karena kami masih membutuhkan tenaga PNS. “tegas bupati.
(PNews)

UPAYA PENCEGAHAN COVID-A9, DESA BANTARKALONG LAKUKAN MENYEMPROTAN DISINPEKTAN DAN UP DATE DATA PEMUDIK

TASIKNEWS-Seperti di tempat lain, Posko Gugus Tugas Covid-19 Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, sudag beberapa hari gencar melakukan  penanggulangan virus corona, salah satunya melalui penyemprotan rutin desinfektan disejumlah tempat umum. seperti di kantor, rumah ibadah dan sejumlah fasilitas umum lain.

Penyemprotan ini diharapkan bisa mematikan virus sehingga penyebaran covid-19 ini bisa ditanggulangi. Selain penyemprotan, tim dan relawan desa juga  melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang berisiko dan para pemudik yang datang ke Desa Bantarkalong.

Seperti dikatakan Kepala Desa Bantarkalong, H. Yani, mengatakan, sosialisasi ini juga dilakukan melalui baliho, spanduk atau secara langsung  kepada masyarakat agar melakukan pola hidup sehat sering cuci tanggan pakai sabun  dan yang paling ibadah sholat lima waktu.

"Ini untuk siapa saja yang ingin melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan ruangan," katanya. (13/4)

Posko Gugus Tugas Covid-19 Desa Bantarkalong, kata Yani, buka 24 jam serta terbuka untuk siapa saja yang ingin melakukan pemeriksaan, karena posko sudah dilengkapi dengan alat pengecekan suhu tubuh dan ruangan.

Di tempat terpisah  Sekdes Bantarkalong, Seny, berharap semoga  wabah virus corona cepat hilang  sebelum ramadhan tiba agar masyrakat  bisa melakukan ibadah dengan tenang tanpa hantui wabah virus corona

Seny juga mengatakan, pihaknya selalu update data kepulangan warga yang datang dari dari zona merah untuk diteruskan ke satgas kecamatan.

“Jadi siapa saja warga yang datang ke Desa Bantarkalong setiap hari bisa kita pantau, “terangnya. (ANWARWALUYO)

KARANGTARUNA DUSUN WANGUN CIBONGAS DIBANTU RELAWAN LAKUKAN PENYEMPROTAN DISINPEKTAN DI PEMUKIMAN WARGA

TASIKNEWS-Karang Taruna Dusun Wangun Desa Cibonggas  Kecamatan Pancatenggah  Kabupaten Tasikmalaya  bekerjasama dengan relawan, masyrakat dan pemerintah kecamatan, melakukan penyemprotan cairan disinfektan di tempat-tempat fasilitas umum, seperti linggungan madrasah, rumah warga dan tempat ibadah.

Menurut Kepala Dusun Wangun, Munawar, aksi sosial penyemprotan cairan disinfektan di seluruh wilayah desa  cibonggas kec pancatenggah  merupakan upaya pencegahan penyebaran virus corona, sehingga diharapkan bisa memberikan ketenangan kepada warga.

“Kegiatan ini juga melibatkan para Ketua RW/RT yang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, “terangnya.(13/4)

Sementara salah seorang pengurus Karangtaruna, Dani,  berharap agar masyarakat mengikuti dan melaksanakan imbauan pemerintah untuk tetap berada di rumah, jaga jarak, tidak panik dan selalu waspada, termasuk juga untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan.
Dikatakan Dani, kegiatan penyempotan ini terlaksana atas dukungan dari pemerintah desa serta masyrakat Desa Cibonggas.

“Ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk melakukan pencegahan covid-19, dan tidak lupa untuk selalu berdoa semoga wabah ini segera berakhir, sehingga warga pun bisa beraktifitas seperti semula,”ungkapnya.

Dani juga bersukur, karena hingga saat imi masyarakat Desa Cibongas tidak ada yang bergejala corona, dan semoga penyempotan disinfektan ini mampu memutus mata rantai penularan covid-19  sebelum ramadhan tiba  agar masyrakar bisa melaksanakan ibadah ibadah puasa dengan tenang  tanpa dihantui  rasa khawatir dan was-was.

“Yang terpenting  dan jangan lupa selalu menjaga pola hidup serta sehat cuci tanggan menggunakan sabun, “imbuhnya.

Secara terpisah, Sekretaris Desa Cibongas, Dedi Yanto, menyamppaikan, kegiatan penymprotan disinpektan ini merupakan agenda rutin 1 minggu sekali.

“Mudah-mudahan musibah ini segera berlalu dan kita pun bisa melaksanakan ibadah puasa ramadhan dengan kegiatan amalan kita, “ucapnya. (ANWARWALUYO)

KETUA RELAWAN BAHARI MEMINTA MAAF TERKAIT POSTINGAN PHOTO DI MEDSOS

Arif Budiman
PANGANDARANNEWS- Ketua relawan Bahari ( Balad Haji Adang Hadari), Arif Budiman, menyatakan permintaan maafnya terkait konten photo yang diposting di media sosial oleh rekan relawan Bahari beberapa waktu yang lalu karena dinilai kurang baik.

Sebagai ketua relawan Bahari, menurutnya, ia menyatakan permemintaan maaf yang sebesar- besarnya pada seluruh masyarakat Kabupaten Pangandaran terkait hal itu.

“Saya juga hendak klarifikasi sedikit terkait photo itu, sebenarnya photo tersebut diambil dalam keadaan bercanda pada saat kami di posko relawan bahari, "kata Arif. 13/04/2020

Namun walau demikian, kata Arif lagi, ia sebagai ketua merasa photo itu memang kurang pantas dan terkesan arogan, sehingga perlu ada permintaan maaf dari pihak relawan.

“Saya nyatakan, photo ini tidak ada kaitan apa pun dengan Pa haji Adang hadari, Ini mutlak kesalahan dan kekhilafan kami para relawan, "imbuhnya.

Arif menambahkan, pohanya sekali lagi mohon maaf kepada semua netizen yang melihat photo ersebut di medsos, dan ia pun sudah langsung menyuruh untuk menghapus postingan di akun milik Soleh Sundapa yang pertama meng upload ini walau belakangan screenshoot poto tersebut sudah menyebar.

“Sekali lagi kami memohon maaf, saya akui postingan tersebut memang kurang baik, dan kami juga mengakui ini mutlak kesalahan kami relawan bahari serta tidak ada kaitan apa pun dengan Pa Haji Adang Hadari, " tandasnya lagi.  (AGE)

KELUARGA BESAR UMAR WIRAHADIKUSUMAH DAN AMIR MACHMUD SUMBANG APD KE RSUD PANDEGA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS-Masih ingat nama Wakil Presiden RI periode tahun 1983-1988 ? itulah Umar Wirahadikusumah, wakil presiden pertama dari TNI. Kemarin (minggu, 12/4), keluarga besar Umar Wirahadikusumah dan Anon Badriah puteri dari tokoh sejarah Amir Machmud, menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanggulangan virus corona COVID-19 ke dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Priangan Timur, dan salah satunya RSUD Pandega Kabupaten Pangandaran.

Penyerahan bantuan APD diwakili oleh tokoh masyarakat Undang Sudrajat untuk dua Rumah Sakit Umu Daerah (RSUD), diantaranya, RSUD Pandega Kabupaten Pangandaran dan RSUD Soekarjo Kota Tasikmalaya. Bantuan APD ke RSUD Pandega pun diterima langsung Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dari perwakilan keluara besar Umar Wirahadikusumah dan Anon Badriah puteri dari tokoh sejarah Amir Machmud, Undang Sudrajat.

Usai serah terima, Undang mengatakan, ia hanya menyampaikan amanah untuk memyerahkan APD, seperti Converal, masker dan face sheild untuk RSUD Pandega Pangandaran dan RSUD Soekarjo Kota Tasikmalaya.

“Ini merupakan upaya keluara besar Umar Wirahadikusumah dan Anon Badriah puteri dari tokoh sejarah Amir Machmud untuk membantu daerah dalam penanggulangan covid-19,”ungkapnya. (12/4)

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Pandega Pangandaran, Sarlan membenarkan, pihaknya telah menerima bantuan APD dari keluarga besar mantan Presiden RI dan keluarga besar Amir Machmud.

“Hingga saat ini kami memang masih kekurangan APD, mudah-mudahan dari APBD Pemkab Pangandaran nanti dapat mencukupi untuk kebutuhan penanganan Covid-19 selama satu bulan ke depan,”terang Sarlan.

Sementara Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, menyampaikan terimakasihnya kepada kedua keluarga besar tokoh nasional ini yang sudah ikut membantu meringankan pengadaan APD di RSUD Pandega.

“Bantuan ini jelas sangat berharga bagi kami dan bantuan ini pasti sangat membantu para petugas medis yang ada di RSUD,”kata Jeje. (PNews)

PEMKAB PANGANDARAN SEGERA BENTUK POSKO PEMANTAUAN COVID-19 DI SETIAP DESA

PANGANDARANNEWS-Rapat Terbatas dengan bahasan percepatan penanganan covid-19, yang digelar Pemkab Pangandaran di sebuah rumah kakan sea food di kawasan pantai timur, Pemda Pangandaran hingga saat ini terus berupaya agar tetap ada dalam status zona hijau Covid-19. Artinya, hingga saat ini tidak satu orang pun warga Pangandaran yang dinyatakan positif Virus Corona.

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wirdinata, mengatakan, derasnya arus pemudik yang masuk ke Pangandaran dari berbagai daerah termasuk dari zona merah, sehingga  Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Pangandaran akan segera membentuk posko pemantauan covid-19 isolasi mandiri di setiap desa dan kecamatan, yang secara bertahap akan dibentuk terdiri dari relawan, pemerintah desa, dan Bhabinkamtibmas serta babinsa.

“Saya targetkan beberapa hari ke depan posko inin sudah terbentuk di seluruh desa, “tegas Jeje. (24/4)

Anggota yang tergabung dalam posko ini nantinya akan menjadi garda terdepan untuk pencegahan serta penanganan pandemi virus Corona di Kabupaten Pangandaran, dan, menurut Jeje, pembentukan posko ini memang menjadi salah satu prioritas dalam penanganan penyebaran virus Corona di tingkat desa.

Jeje mengatakan, posko ini nantinya harus terus memantau kepulangan warga yang datang dari luar kota serta mencatatnya dalam data base yang akurat. Dan posko juga melakukan pemantauan   kondisi kesehatan warag pendatang tersebut.

“Mudah-mudahahan dengan kordinasi serta kerjasama pemerintahan di tingkat kabupaten dan desa ini bisa membuat Pangandaran tetap menjadi zona hijau,” ujarnya.

Masih di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran, Kusdiana, menurutnya ada dua hal yang ditekankan bupati, pertama soal masih kurang disiplinnya warga pada imbauan pemerintah untuk melakukan pembatasan sosial. Karena hingga saat masih terlihat warga yang bergerombol di berapa lokasi, sehingga bupati meminta aparat terkait melakukan sweeping dan membubarkan kerumunan masa sehingga upaya pencegahan penyebaran virus corona dapat terpenuhi.

“Yang kedua, terkait pentingnya dibentuk posko pemantauan covid-19 isolasi mandiri ini untuk mengantisipasi diberlakukannya status PSBB di beberapa wilayah, sehingga dikhawatirkan akan berdampa lonjakan pendatang ke wilayah Kabupaten Pangandaran,” terangnya.

Kusdianan menambahkan, tim yang tergabung dalam posko ini nantinya bakal memantau seluruh orang dalam pemantauan (ODP) untuk tetap menjalani isolasi mandiri.

“Poko juga harus mengumpulkan data dan melaporkan ke Puskesmas atau pemerintahan di tingkat kecamatan, sehingga dengan adanya Posko COVID-19 di setiap desa ini petugas di tingkat desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa bisa mengidentifikasi serta akan cepat mengambil langkah selanjutnya. “kata Kusdiana. (PNews)

UP DATE DATA COVID-19 PER 12 APRIL 2020

PANGANDARANNEWS- Data Covid-19 Kabupaten Pangandaran hingga hari minggu, tanggal 12 april 2020, Pangandaran masih dinyatakan zona biru. Artinya, sampai saat ini di Pangandaran tidak ada (NIHIL) yang dinyatakan positif corona.
Dan perinciannya seperti yang tampak pada gambar di bawah ini :


Untuk Informasi Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, dapat dilihat di website : covid19.pangandarankab.go.id

Hotline :
Call Center : 119
Dinkes Kab. Pangandaran : 085320643695


(PNews)

KARANG TARUNA DAN ORARI BANTU BPBD KOTA BANJAR SALURKAN DISINFEKTAN

BANJARNEWS-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar dibantu lembaga non pemerintah, Karang Taruna dan Orari, membagikan cairan disinfektan kepada masyarakat, sebagai  salah satu bentuk layanan serta upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona di lingkungan pemukiman warga.

“Ada 4000 liter cairan disinfektan yang kami bagikan ke masyarakat,”, terang Kepala pelaksana BPBD Kota Banjar, Dedi Suardi pada PNews. (11/4)

Disinfektan nantinya akan digunakan untuk penyemprotan yang dilaksanakan langsung oleh masyarakat di rumahnya masing-masing, sehingga, kata Dedi, pihaknya hanya memberikan edukasi dan cara – cara penyemprotan sesuai dengan SOP.

Karena, lanjutnya, seperti diketahui sampai sekarang tidak sedikit masyarakat yang belum tahu SOP penyemprotan cairan disinfektan.

“Saya berharap masyarakat sekarang  paham apa yang di anjurkan pemerinta , seperti cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan diam di rumah, karena itu semua merupakan bagian dari upaya pemutus rantai berkembangnya virus corona atau covid-19, “jelasnya.

Sementara salah satu warga Kelurahan Pataruman, Yanto, mengatakan, hingga sekarang masyarakat masih sangat was – was sebelum lingkungannya dilakukan penyemprotan cairan disinfektan, karena selain cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak, saat ini penyemprotan disinfektan merupakan hal yang  krusial (sipatnya umum) di masyarakat .

“Kami mengucapkan terimaksih pada Pemkot Banjar, mudah-mudahan upaya-upaya yang dilakukan pemerintah bisa segera menghentikan penyebaran virus corona, “ungka Yanto. (TITO)

PEMERINTAH KECAMATAN KARANGNUNGGAL, BAHU MEMBAHU PUTUS PENYEBARAN COVID-19

TASIKNEWS-Pemerintah Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, didampingi Institusi TNI dari Koramil 1215/Karangnunggal), Kepolisian Sektor Karangnunggal, Kwarran Pramuka, PGRI, Ormas dan  Satgas Kesehatan dari UPT Puskesmas Karangnunggal, bersama-sama terus menggalakan kegiatan dengan lebih koordinatif upaya percepatan memutus rantai penyebaran wabah Virus Covid-19 hingga terbangun semangat dalam keprihatinan, mengingat situasi dan kondisi penyebaran Virus Covid-19 semakin masiv.(10/4)

Langkah ini diambil sikap untuk upaya prepentif memutus mata rantai penyebaran Virus Corona  dengan melakukan 3 kegiatan bhakti sosial, diantaranya, membagi-bagikan masker kepada masyarakat, menyemprot disinfektan di lingkungan penduduk, tempat-tempat umum serta melakukan tes suhu tubuh terutama pada warga pengendara kendaraan lintas jalan Tasikmalaya-Karangnunggal.
Forum komunikasi Kecamatan Karangnunggal, Camat Karangnunggal, Danramil 1215/Karangnunggal Mayor inf. Kurniadi dan Kapolsek Karangnunggal Kompol H Asep Ishak, Sip, kepada media, menyampaikan, mereka semua sepakat bahwa kegatan ini didasari dengan  keprihatinan semua atas kelonggaran  disiplin masyarakat yang seolah-olah wabah ini sudah berlalu sehingga masyarakat seolah mengabaikan kembali himbauan dari Pemerintah.

“Maka selain inisiatif Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di tingkat Kecamatan, dan juga melaksanakan perintah atau komando atas agar selalu mengedukasi  dan memberikan pemahaman secara berkelanjutan terhadap masyarakat agar taat dan sadar pada dirinya sendiri, keluarga dan lingkungannya serta  mempunyai sikap yang sama dalam menghadapi bencana wabah ini, “ujar mereka.

Sementara Kapus Kesehatan Karangnunggal, Dadan Kusnanto, menerangkan, untuk pengendara arah Tasikmalaya- Karangnunggal saat ini tidak ada catatan tambahan pemudik, dan seluruh pengendara yang diperiksa suhu tubuhnya tidak ada yang terindikasi Orang Dalam Pengawasan ODP Covid-19.

“Jadi untuk wilayah Karangnunggal masih dinilai cukup aman, “jelasnya.

Dadan menambahkan, mudah-mudahan upaya yang dilakukan dengan kompak ini menjadi sebuah keberhasilan dalam memutus rantai penyebaran wabah Virus Corona, namun masyarakat agar tetap waspada dan tidak terlalu panik. Yang terpenting harus lakukam pola hidup sehat cuci tanggan pakai sabun.

“Dan jangan lupa selalu berdoa’ kepada Alloh agar bencana ini segera berlalu sbelu kita memasuki bula ramadhan, agar kita lebih tenang dan khusu melaksanakan ibadah tanpa dihantui rsa khawatir dan takut, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)

DALAM SITUASI SAAT INI BAWASLU PANGANDARAN PERINGATI HUT YANG KE 12 DENGAN SEDERHANA

PANGANDARANNEWS – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangamdaran peringati HUT Bawaslu ke 12 yang jatuh tepatnya pada tanggal 9 April, dengan sederhana.

Beberapa kegiatan yang dilakukan dari mulai potong tumpeng, bakti sosial dengan membagikan masker kepada warga hingga melakukan donor darah yang bekerja sama dengan PMI bertempat di kantor Bawaslu Pangandaran di Desa Karangbenda Kecamatan Parigi.(10/4)

Hadir pada kegiatan tersebut,  ketua Bawaslu, Iwan Yudiawan, koordinator sekertariat bawaslu, Apep Wahyu,  S. Sos, danramil Parigi mewakili dandim 0613 Ciamis juga Polres Ciais yang diwakili  polsek Parigi.

Koordinator Sekertariat Bawaslu Kabupaten Pangandaran,  Apep Wahyu,  S. Sos mengatakan peringatan HUT Bawaslu yang ke 12 ini sengaja dilakukan dengan cara yang sederhana karena situasi dan kondisi saat ini masih dlam masa pencegahan wabah covid-19.

"Kami sangat memperehtikan situasi sekarang serta protokol kami tetap mengikuti anjuran pemerintah baik pusat, provinsi atau pun Pemkab Pangandaran, “ucapnya.

Dengan melaksanakan doa bersama untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar semuanya diberikan keselamatan dan memohon juga agar wabah virus corona yang melanda seluruh dunia segera berakhir.

“Acara pemotongan tumpeng pun kami lakukan dengan diikuti beberapa orang saja, “imbuhnya.

Hal senada dikatakan Ketua bawaslu Pangandaran, Iwan Yudiawan, ia menuturkan, kegiatan dalam rangka perngatan HUT Bawaslu ini memang sangat sedrhana tapi kaya makna.

“Mudah-mudahn dengan doa’ yang kita panjakna bersama-sama ini penyebaran wabah covid-19  cepat berakhir di negeri ini. “ungkapnya. (AGE)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN