Di Tangan Uyung Pengrajin Asal Sodonghilir, Janur Kelapa Bisa Jadi Kerajinan Topi Cantik dan Unik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Seorang pengrajin pembuat topi dari bahan daun kelapa, Uyung, warga Dusun Cipaseh Desa Raksjaya Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, dengan keterampilannya berhasil membuat kreasi unik bermacam-macam topi. Topi buatannya ini banyak digenari masyarakat karena bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti ke ladang, kebun bahkan untuk bergaya.

Saat ditemui di rumahnya kepada PNews Uyung menuturkan, topi buatanya ini berbahan baku daun kelapa muda (janur) yang teksturnya karena janur ini tidak keras sehingga mudah untuk dianyam dan  dibentuk.

Dengan mengunakan pisau janur dipotong atau dibelah dua bagian kemudian pelepah dibuat tipis agar lebih mudah saat dibentuk lingkaran sesuai dengan ukuran kepala, lalu potong dan ikat dengan tali, 

“Kemudian daun kelapa tersebut dianyam, satu pelepah daun kelapa bisa untuk satu buah topi, “terang Uyung.(09/08)

Uyung mengatakan, topi buatannya ini selain sering diikutsertakan dalam pameran-pameran di Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya juga akan digunakan masyarakat dalam memeriahkan hari kemerdekaan 17 Agustus yang ke 77. 

Selain membuat topi Uyung juga dikenal sebagai pengrajin peralatan dapur seperti asepan (alat untuk memasak nasi) dan kerajinan anyaman lainnya. (anwarwaluyo)


Nelayan Pangandaran Gaet Panopang Gelar Hajat Laut tanggal 11-12 Agustus 2022

PANGANDARANNEWS.COM – Sejatinya Hajat Laut merupakan wujud rasa sukur para nelayan atas rizki yang selama ini diperoleh dari hasil tangkapan ikan di laut. Namun sejalan dengan perjalanan waktu di Kabupaten Pangandaran kini tak hanya nelayan yang mengantungkan usahanya di laut karena baik langsung atua tidak masyarakat yang bermukim di sekitar pantai juga bisa turut merasakan limpahan rejeki dampak dari anugerah Tuhan dengan memberikan alam indah pantai yang telah menjadikan Pangandaran sebagai destinasi (tujuan) wisata baik domestik atau mancanegara.

Bermacam-macam usaha selain nelayan, sebut saja hotel, restoran, pedagang ikan/asin, pedagang makanan, penyewaan sepeda, motor dan masih banyak lagi usaha yang semuanya bersumber dari keberadaan laut, dan di Pangandaran laut (pantai) malah menjadi sektor usaha andalan dalam peningkatan roda ekonomi masyarakat.

Demikan disampaikan kordinator acara Paguyuban Nonoman Pangandaran (Panopang), Edi Rusmiadi, salah seorang pengagas acara hajat laut di Pangandaran kepada PNews saat bincang-bincang di teras rumahnya di jalan Kidang Pananjung.(08/08)

Menurut Edi, hajat laut merupakan tradisi para nelayan dalam rangka mewujudkan rasa sukur atas limpahan rejeki yang mereka terima dan ini sudah dilakukan turun temurun entah sejak kapan.

Kegiatan hajat laut ini kata Edi sudah menjadi sebuah adat/budaya dan tradisi ini akan jadi budaya selama kebiasaan (pemahaman, perilaku, dan kegiatan) tersebut terus dijalankan. Upaya dalam pelestarian budaya diantaranya harus melibatkan masyarakat sebagai pelaku dari tradisi itu sendiri sesuai dengan proporsinya dan sejalan dengan perjalanan waktu tradisi ini tentu dapat dikembangkan dengan kemasan serta sentuhan seni dan kreatifitas agar memiliki daya Tarik juga mempunyai nilai jual tentu dengan tidak meninggalkan pakem (ketentuan) yang sudah menjadi ciri khasnya.

“Kami berkeyakinan langkah-langkah ini dapat mencapai tujuan dengan apa yang dimaksudkan dalam selogan melestarikan budaya bangsa, “ucap Edi.

Edi Rusmiadi
Pelestarian sebuah budaya, menurutnya, berawal dari sebuah tradisi dan tradisi itu sendiri merupakan kebiasaan yang ada di nasyarakat yang sudah dilakukan secara turun temurun, baik itu berupa pemahaman, prilaku maupun tradisi. Dan di Pangandaran ada sebuah prilaku untuk menunjukan rasa syukur kepada Sang Pencipta Alam yang sudah memberikan berkah dalam kehidupan dengan adanya rezeki hasil laut, perilaku tersebut diwujudkan mereka namakan hajat laut yang rutin dilakukan sekali dalam setahun yakni setiap hari Jum'at Kliwon pada Muharram. 

Edi juga memaparkan, hajat iaut merupakan sebuah ritual yang dipimpin oleh beberapa sesepuh adat yang dipercaya dan dianggap mampu dengan rangkaian kegiatan utamanya yaitu membuat Dondang (keranda) sebagai tempat menyimpan berbagai macam sesaji. Kemudian ada ijab Dongdang, Kemitan Dongdang dan larung Dongdang. 

“Kegiatan entah sejak kapan dimulainya karena sudah berjalan secara turun-temurun serta pemahaman terhadap hal itu pun masih ada di masyarakat sampai saat ini, “papar Edi.

Edi mengatakan, hampir di semua tempat daerah pesisir yang ada di kehidupan nelayannya mempunyai tradisi yang sama walaupun nama, pemahaman masalah, waktu dan bentuk kegiatannya berbeda-beda. Dan tentu ini merupakan khazanah kekayaan budaya masyarakat pesisir.

Edi juga menyebut, melalui hajat laut bertujuan menggali kembali tradisi yang sudah ada di masyarakat serta memperkenalkan tradisi leluhurnya kepada generasi dengan harapan tradisi tersebut tetap terjaga dan lestari serta merupakan momen yang baik untuk menjadi media silaturahmi antar warga masyarakat untuk tetap menumbuhkan kebersamaan, keakraban, kekompakan, kekeluargaan dan kegotong-royongaan (kaguyuban) yang menjadi manipestasi dari sebuah kearifan lokal.

“Dan Insaalloh hajat laut Pangandaran tahun ini akan dilaksanakan tanggal 11-12 agustus berlokasi di pantai barat, “terangnya. (PNews)

ini susunan acara Hajat Laut Pangandaran




Untuk Pembayaran Tunjangan Perangkat Desa, Bupati Pangandaran Relakan Gaji dan Tunjangannya Diberikan

PANGANDARANNEWS.COM – Mengetahui kondisi keuangan pemda saat ini yang tengah morat marit, beberapa hari lalu Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, ia memepersilahkan tunjangan gajinya sebagai kepala daerah dibayarkan untuk tunjangan para perangkat desa.

Jeje mengatakan, tidak akan mempermasalahkan apabila tunjangan gaji saya digunakan untuk pembayaran perangkat desa, malah jika perlu gaji saya sebesar Rp5 juta per bulan jangan dulu dicairkan.

“Dan saya pun tidak akan mempersoalkan walau nantinya gaji bupati harus dibayar 4 bulan sekali,  “tegasnya.(05/08)

Dan ia juga mempersilahkan uang tunjangannya sebesar Rp22 juta per bulan untuk mebayar perangkat desa jika memang ada antrean pembayaran, karena memang peran perangkat desa sangat diunggulkan dalam pola pemerintahan di Pangandaran, dan dirinya ingin daerahnya berbeda dari yang lain.

Jeje menambahkan, jika di kabupaten-kota lain tidak ada tunjangan, beda dengan di Kabupaten Pangandaran karena tunjangan perangkat desa ini sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbub), apalagi saat ini Pemkab Pangandaran berkeinginan agar peran desa lebih dikuatkan lagi baik dalam pembangunan infrastruktur, ekonomi hingga secara kelembagaan desa.

Secara terpisah Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pangandaran Hendar Suhendar menjelaskan, kebutuhan untuk pembayaran tunjangan perangkat desa mencapai Rp1,7 miliar/bulan, dan jika bupati memberikan uang tunjangannya untuk membayar perangkat desa dalam sebulan tidak akan cukup karena hanya Rp22 juta saja.

Hendar membenarkan, selama ini tunjangan yang dibayarkan pada perangkat desa merupakan kebijakan bupati dalam rangka menambah penghasilan para perangkat desa.

Dan Pangandaran sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) bupati berkeinginan ada sesuatu yang lain salahsatunya meningkatkan kesejahteraan perangkat desa. 

“Pemberian tunjangan ini tentu akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,”kata hendar. (PNews)


Kedatangan 185 Jemaah Haji Asal Kabupaten Pangandaran Tepat Sesuai Rencana

PANGANDARANNEWS.COM – Bupati Pangandaran H Jeje Wiradnata bersama Wakil Bupati Pangandaran H Ujang Endin Indrawan menyambut kedatangan jemaah haji dari tanah suci asal Kabupaten Pangandaran, bertempat di Bumi Perkemahan Lokabina Pamugaran.(08/08).

Selain bupati dan  wakil bupati, kedatang para Jemaah haji ini disambut Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin H.M.M, Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, S.H., S.IK., Ketua TTP PKK Kab. Pangandaran Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rida Nirwana Kristiana, S.Sos., Kepala Kemenag Kabupaten Pangandaran Dr. H. Supriana, M.Pd.

Di depan para jemaaah, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan selamat atas kembalinya jemaah haji ke Tanah Air, ini sebuah momen bahagia, atas nama pemerintah dan seluruh penyelenggara mengucapkan selamat datang kepada ibu haji bapak haji di Kabupaten Pangandaran.

Alhamdulillah selama proses pemberangkatan dan penjemputan saat ini semuanya berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun, berangkat utuh pulangpun utuh dan tes PCR negatif semua,”kata Jeje.

Jeje mengatakan, tahun ini  jemaah haji asal Kabupaten Pangandaran berjumlah 185 orang, yang terdiri dari 106 perempuan dan 79 laki-laki dan kembali dengan jumlah yang sama dalam keadaan sehat, walaupun ada satu orang jemaah yang harus dirawat di RSUD Pandega arena menderita penyakit diabetes.

Mudah-mudahan, ucap Jeje, semua diberikan kekuatan dan kesehatan untuk pengabdian pada Allah SWT, dan juga mohon maaf apabila sejak manasik, pemberangkatan dan penjemputan ada kekurangan.

InsyaAllah untuk ke depannya akan terus kita perbaiki,”imbuhnya.

Sementara salah seorang jemaah haji asal Desa Ciparakanmanggu, Sunarti (55 th) yang berangkat dengan suaminya, merasa bersukur dapat berkumpul kembali dengan keluarga serta memberikan apresiasi terkait pelayanan pemda sejak keberangkatan hingga penjemputan kemabli.

Alhamdulillah saya bersyukur karena pelayanan kepada seluruh jemaah sangat baik, dari sejak pemberangkan hingga sekarang kembali ke kampong halaman, “ujarnya. (PNews)


Imas Yuniar Atlit Kabupaten Pangandaran Berhasil Raih 4 Medali di Asean Paragames 2022

PANGANDARANNEWS.COM – Seorang atlit asal Kabupaten Pangandaran, Imas Yuniar (22) berhasil membawa pulang empat medali, dua medali dan dua medali perak dari cabang olah raga tenis meja dari 

cabang olahraga tenis meja di kelas Single Putri di kelas T9, Double Putri, Double Mix dan Tim T9-T10 Putri (beregu) di Asean Paragames (APG) tahun 2022 yang digelar di Solo mulai 30 Juni sampai 6 Agustus. APG ini menjadi kali pertama pesta olahraga bagi atlet disabilitas di Asia Tenggara itu diselenggarakan kembali setelah lima tahun vakum. 

Kepada PNews Imas menuturkan, sebelum tampil ajang olahraga paralimpik paling bergensi di Asia Tenggara itu, Imas menjalani karantina selama delapan bulan. Selama dalam proses karantina tersebut  fisik dan mentalnya digembleng, setiap hari latihan dan main.

“Pada awalnya saya merasa minder mengiktui ajang ini, namun lama-lama kegugupan ini berhasil saya atasi, “ ujar Imas, saat ditemui usai diterima Pemda Kabupaten Pangandaran bertempat di Taman Paamprokan. (08/08)

Saat ini Imas tinggal bersama ketua NPCI Pangandaran, Wahyu di Desa Sukahurip Kecamatan Pangandaran karena kedua orangtua cerai, ibu kerja sebagai TKW di Arab dan bapak kerja di Jakarta.

Ia mengaku pertama kali menyenangi olahraga tenis meja ini saat ia duduk di bangku SMKN 1 Buahdua,  setelah itu ia pun sering mengikuti perlombaan untuk atlet disabiltias dari tingkat daerah hingga nasional hingga akhirnya terpilih mewakili Indonesia di APG.

Usai meraih empat medali ini ia menagku masih tetap memupuk aharapan bisa mendapatkan panggilan negara dan berjuang di ajang internasional lainnya.

Imas juga berencana ingin membuka usaha atau berwirausaha, karena untuk kuliah ia mengaku kurang memilki biaya yang tidak kecil, kecuali ada beasiswa imas pun ingin meneruskan lagi pendidikannya.

“Hadiah yang didapat dari Asean Paragames saya akan digunakan untuk berwirausaha, "ucapnya. katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pangandaran Agus Nurdin mengatakan, saat ini pihaknya sudah siapkan anggaran Rp 100 juta untuk official dan pelatih.

Dan terkait beasiswa untuk atli beroprastasi, menurut Agus hal itu akan mengkaji apakah nantinya uang pemberian pemkab akan dibuat beasiswa semua atau dibagi dua.

“Nanti kita akan kaji dulu, “ujarnya. (PNews)


Geliat Pembangunan Desa Sukahaji Tingkatkan Pelayanan dan Peningkatan Ekonomi Warga

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat Pemerintah Desa Sukahaji Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis saat ini giat melakukan peningkatan pelayanan serta meningkatkan fasilitas dengan melakukan rehab gedung kantor yang anggarannya bersumber dari APBD KabupatenCiamis.

Seperti disampaikan Kepala Desa Sukahaji, Aud Suryana, S,Pd, pihaknya ingin memeberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat serta memberikan kenyamanan dan keindahan kantor desa secara estetik sehingga bisa membawa perubahan dan kemajuan serta semangat untuk semua. 

Aud menyebut kini desanya lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya, dan semoga dengan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan saat ini dapat membawa kemajuan untuk desa dan masyarakatnya selearas dengan visi Desa Sukahaji.

“Insaalloh tahun depan kami pun akan membangun gedung serbaguna serta melakukan percepatan pemulihan ekonomi masyarakat setelah pandemi, “ucapnya.(05/08)

Dengan dibangunnya gedung serbaguna, kat Aud, nantinya bisa digunakan masyarakat untuk resepsi hajatan atau Kegiatan Karangtaruna, dan dari semuanya ini tentu tujuannya untuk membawa Desa Sukahaji lebih maju serta bisa mensejahterakan masyarakat. 

“Selain membangun infrastruktur kami juga terus menignkatkan roda perekonomian warga, “imbuhnya. (anwarwaluyo)


Warga Sindangjaya Antusias Ikuti Kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H

pangandarannews.com - Tahun baru Hijriah merupakan salah satu momen besar bagi umat muslim yang selalu diperingati oleh setaip kedatangannya, karena diharapkan dengan memperingatinya bisa  meningkatkan kualitas diri utamanya keimanan, lewat hijrah kepada pengamalan ajaran syar’i yang lebih baik.

Seperti disampaikan Kepala Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran saat menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H bertempat di Lapang sepakbola Sindangjaya.(06/08)

Dalam peringatan tersebut, kata Roni, Pemdes bersama PHBI mengisi hari besar umat Islam ini dengan berbagai kegiatn, seperti lomba bedug yang diikuti perwakilan masing masing dusun 2 bedug sebanyak  5 dusun, kreasi santri dan santunan kepada kaum duafa.

Roni mengatakan, setiap tahun kami menggelar acara seperti ini, dan Alhamdulillah Kegiatan ini disambut warga dengan penuh antusias warga, sekitar 5 ribu warga desa ikut hadir dan menyaksikan acara muharaman ini.

“Kegiatan ini sekaligus untuk menyambut HUT RI, “ucapnya.

Roni berharap kegiatan ini tentu  bisa menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi serta untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyyah, semua warga menyatu dalam kegembiraan untuk merayakan tahun baru islam.

Sementara salah seorang warga, Imas mengatakan ia menyambut baik kegiatan ini dan berharap Pemdes Sindangjaya bisa terus mempertahankan kegiatan seperti ini. (TnT)


Permasalahan Sampah Di Kota Tasik Menjadi Tugas Bersama Antara Pemkot dan Masyarakat

Kabid LH, Ferry
pangandarannews.com/tasiknews - Pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab bersama semua pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun perorangan. Permasalahan sampah harus menjadi dimulai dengan bersama-sama menjaga kebersihan, dan masyarakat juga sadar diri tidak membuang sampah sembarangan.

Demikian disampaikan  Kepala Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya, Ferry, saat ditemui PNews di ruang kerjanya. (05/08)

Menurut Ferry, pihaknya berupaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan semua pihak terutama dalam pembagian peran dan tanggung jawab pengelolaan sampah. Dan pengelolaan sampah bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan hidup serta menjadikan sampah sebagai sumber daya manusia.

Ia menyebutkan, kajian pemetaan yang dilakukan  Lingkungan Hidup menemukan bahwa 54 persen dari total sampah plastik masih terbuang ke lingkungan atau belum didaur ulang, dan 55 persen sampah kertas juga mengalami hal serupa.

"Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri karena sampah berada dan bersumber dari segala tempat, terutama rumah tangga, industri, pasar dan dari berbagai aktivitas manusia lainnya, "kata Ferry. 

Oleh karena itu, kata Ferry, pelibatan semua komponen masyarakat menjadi penting dan peningkatan kesadaran akan permasalahan secara terus-menerus perlu dilakukan. Dan kolaborasi UPTD Dadaha pengelolaan sampah Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan kegiatan rutin membersihkan sampah kompleks Dadaha kota Tasikmalayadan.

Pengelolaan sampah merupakan bagian tidak terpisahkan dari mengubah perilaku masyarakat untuk dapat hidup lebih sehat dan nyaman, dan permasalahan persampahan kota Tasikmalaya, ujar dia, ini menjadi tantangan bersama.

Secara khusus, ia pun menyoroti sampah Kota Tasikmalaya jika dikerjakan bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat maka permasalahan sampah ini pun akan selesai. 

“Mudahan-mudahan Kota Tasikmalaya bisa meraih adipura kota terbersih asal kita tidak saling menyalahkan, “ucap Ferry.

Ferry menambahkan, sekarang pihaknya bekerjasama dengan bank sampah agar bisa mengatasi masalah sampah sekaligus menjadikan sumber usaha dengan cara mengolah mendaur  ulang, karena sampah juga bisa menjadi pupuk organic.

“Mari kita jaga lingkungan kita karena menjaga kebersihan sebagian dari pada iman, “tegasnya.

Secara terpisah Kepala UPTD Dadaha, Dadi, mengatakan, permasalahan sampah yang ada di komplek Dadaha karena kekurangan  tenaga  kebersihan, selama ini  UPTD Dadaha hanya memiliki 10 petugas kebersihan  Tenaga Harian Lepas (THL) dengan upah Rp 50 ribu.

“Kami kekurangan tenaga kerja dan anggaran, tapi kami berusaha bekerja semaksimal mungkin agar  Dadaha bersih dan nyaman, mari kita jaga bersama-sama kebersiahan di lingkungan Dadaha ini, Ujar Dadi. (anwarwaluyo)


Jeje Wiradinata: "Indonesia Mengaji Bisa Diterapkan Jadi Pangandaran Mengaji"

pangandarannews.com – Pemerintah Daerah menyambut baik rencana diterapkannya Indonesia Mengaji di Kabupaten Pangandaran.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata saat menerima beberapa tokoh agama dan masyarakat serta melakukan audensi dari inisiator Indonesia Mengaji ini yang dipimpin Muhammad Hidayat, S.Si., Apt, serta turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Kemenag Kabupaten Pangandaran, Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga, dan tamu undangan lainnya.(02/08)

Di depan peserta audens bupati menyampaikan, Indonesia Mengaji ini tentu akan menjadi motivasi agar di Kabupaten Pangandaran juga bisa diterapkannya hal yang sama menjadi Pangandaran Mengaji. 

"Terima kasih atas kehadirannya, tentu kedatang bapa-bapa dan Ibu-ibu dari inisiator Indonesia mengaji ini bisa menjadi energy positif serta sebuah semangat agar dalam melaksanakan kehidupan beragama di Pangandaran bisa lebih baik, “ucap  bupati. (PNews)


Bantu Masyarakat Pra Sejahtera, Kodim Tasikmalaya Lakukan Penanaman Jagung di Desa Simpang

pangandarannews.com/tasiknews – Kodim 0612/Tasikmalaya melakasanakan kegiatan penanaman jagung di lahan Kelompok Tani Waluya 3 Desa Simpang Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya di lahan seluas 1 hektar, kegiatan ini pun langsung dipimpin Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol INF Ary Sutrisno S.I.P.(03/08)

Penanaman jagung jenis Hybrida di lahan Kelompok Tani Waluya 3 tersebut merupakan sebuah agenda yang harus dilakukan secara serentak sesuai komando atas, dan untuk pelaporan kegiatan ini yang dilakukan secara serentak melalui video confrence yang dipusatkan dan dilaksanakan di wilayah Dodiklatpur Rindam III/Siliwangi tepatnya di daerah Ciuyah Pandeglang Banten, yang dipimpin langsung oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arif Wibowo. Sementara untuk pelaksanaan Senam Andrie Wongso S3 Untuk Jaga Kebugaran.

Dalam sambutannya Dandim mengatakan, Kegiatan ini dilakukan adalah atas perintah Pangdam III/SLW Mayjen TNI Kunto Arif Wibowo, yang memerintah seluruh anggota TNI untuk melaksanakan penanaman jagung secara serentak di lahan wilayah teritorial masing masing yang di bawah Satuan Kodam III/Slw yang hasilnya nanti akan diberikan kepada masyarakat.

“Selain anggota TNI, kegiatan ini pun melibatkan seluruh masyarakat itu sendiri yang tergabung dalam kelompok Tani, mereka bersama-sama ikut membantu mensukseskan Kegiatan ini, “ ujar Dandim.

Tak hanya itu, Kegiatan penanaman jagung ini juga melibatkan pejabat terkait, diantaranya Kadis pertanian, Danramil 1215/Karangnunggal, Danramil 1217/Bantar kalong , Plt Camat Bantarkalong, Kapolsek Bantar kalong, Pasi Ter kodim 0612/Tasikmalaya, Asper Wil Tasik Selatan , Kades Desa simpang, Ketua Poktan Waluya 3 anggota Koramil Jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya serta anggota Staf Teritorial Kodim 0612/Tasikmalaya , beserta anggota kelompok Tani Waluya 3. 

“Semua bahu membahu menabur benih jagung dan menyiapkan lahannya,” terangnya

Dandim menambahkan, penanaman jagung di lahan seluas 1 H ini dilakukan dalam rangka ketahanan pangan serta bertujuannya untuk membantu masyarakat pra sejahtera serta untuk mengatasi krisis pangan. 

“Saya berharap tanaman jagung ini bisa tumbuh dengan baik sehingga hasilnya nanti bisa digunakan untuk membantu masyarakat prasejahtera, “pungkasnya. (anwarwaluyo- sumber berita: Pendim 0612/Tasikmalaya)


SRC Peduli Sesama Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Parungponteng

Pangandarannews.com/tasiknews – Musibah kebakaran yang telah menghabiskan rumah dan toko beserta isinya milik Tedi yang beralamat  di Kampung Parungponteng Desa/Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya pada jumat 29 juli 2022 lalu dimana, menjadi perhatian sendiri bagi pengusaha kelontongan yang tergabung dalam wadah paguyuban Sampurna Retail Community (SRC) Area Tasikmalaya  untuk berbagi memberikan bantuan kemanusiaan bagi rekan sesama pengusaha yang tergabung dalam paguyuban yang terdampak bencana. 

Paguyuban SRC dibawah binaan perusahaan PT HM Sampurna Area Tasikmalaya yang meliputi wilayah Kota Tasikmalaya kota, Kabupaten Tasikmalaya kabupaten, Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran telah menghimpun berbagai macam bantuan yang langsung diserahkan oleh perwakilan pengurus setiap wilayah dan PT HM Sampurna kepada korban musibah kebakaran. (04/08)

Tedi yang menjadi korban kebakaran pun tidak menyangka akan kedatangan rekan-rekan SCR serta memberikan bantuan padanya.

Tedi juga dengan penuh haru mengucapkan terimakasih atas semua bantuan yang ia terima kepada seluruh anggota SRC dan pihak Pt HM Sampurna.

“Semoga segala kebaikannya menjadi amal ibadah dan diganti dengan yang berlipat ganda oleh Alloh, “ucap Tedi. 

ucapan terima kasih juga diucapkan oleh Kundang Junaedi ketua paguyuban SRC Tenjo Laut kepada semua rekan SRC dan PT HM Sampurna yang telah membantu meringankan beban anggotanya yang terkena musibah kebakaran.

Tedi juga berharap untuk kedepannya semua pengusaha yang tergabung dalam paguyuban SRC semakin kompak dan tambah peduli pada sesama anggota dan semakin sering melaksanakan kegiatan sosial di masyarakat.

Hal senada dikatakan pengurus SRC lainnya, Kundang, pihaknya berharap panguyuban SRC bisa lebih maju, kompak dan lebih bersinergi lagi.

“Panguyuban SRC akan terus bergerak bidang sosial agar ekonomi masyarakat semakin kuat dan makmur, “kata Kundang. (anwarwaluyo)


















PAC Ansor Langkaplancar Kirim Surat Terbuka Kepada Bupati Pangandaran Tentang Kelalaian PLN

PANGANDARANNEWS.COM – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor Langkaplancar melayangkan surat terbuka kepada kepada Bupati pangandaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pangandaran dan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN), karena dianggap pihak PLN telah lalai memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Dalam surat tersebut disebutkan, telah terjadi kelalaian serius yang dilakukan Perusahaan listrik negara (PLN) di wilayah kabupaten pangandaran, tepatnya di Dusun Pangkalan RT 06 RW 02 Desa Pangkalan. 

Masih dalam surat tersebut, PAC Ansor Langkaplancar memberitahukan robohnya salah satu tiang listrik dan sudah hampir 1 tahun sejak tiang itu roboh dan kabelnya yang masih aktif hampir menyentuh tanah dan air kolam namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari PLN untuk memperbaiki, padahal beberapa tokoh masyarakat disekitar lokasi sudah melakukan upaya pemberitahuan kepada petugas lapangan setempat.  Jadi apa gunanya ada kepala cabang PLN di setiap kota/kabupaten jika masih kondisi pelayanan PLN masih seperti ini, atau  mungkin harus ada nyawa yang hilang terlebih dahulu. 

PAC Ansor Langkaplancar menyesalkan kelalaian PLN yang sudah lama dan masih berlangsung sampai sekarang ini karena Ini sangat bertolak belakang dengan prinsip Good Corporate Governance dan Good Corporate services  yang diusung oleh PLN. (yusupsidik)


Melalui Pelatihan, Dinakertran Pangandaran Rubah Main Set Masyarakat Agar Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Sendiri

Kadisnakertrans Pangandaran, Hj Tini Nurmasari
PANGANDARANNEWS.COM – Tergiur dengan upah kerja tinggi serta terbatasnya lapangan kerja di daerah sendiri membuat sebagian tenaga kerja yang ada di daerah memilih untuk mengadu nasib di luar daerah, sehingga terkadang peluang yang ada di daerah sendiri terkesan kurang diminati.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pangandaran, Hj Tini Nurmasari, S.Sos, MM, padahal jika dibanding atau dihitung besarnya upah kerja di kota besar harus dibarengi dengan konsekwensi biaya hidup yang juga tinggi.

“Tapi itu mungkin sudah menjadi sebuah pilihan, “ucap (02/08) 

Tini mengatakan, saat ini Pemkab Pangandaran melalui Disnakertrans mencoba merubah main set masyarakat untuk dapat meciptakan lapangan kerja sendiri dan menghasilkan. Artinya, pertanyaannya bukan kerja apa atau kerja dengan siapa, tapi ciptakan peluang kerja paling tidak untuk diri sendiri.

Seperti diketahui, kata Tini, besaran Upah Kerja Kabupaten (UMK) Pangandaran tahun 2022 berada pada kedua paling rendah, dengan nilai Sebesar Rp1.884.364,08. Mungkin dampak inilah yang menjadilan beberapa tenaga kerja yang ada di Pangandaran lebih memilih bekerja di layr daerah.

Agar masyarakat bisa menciptakan lapangan kerja, imbuh, Tini, kini Disnakertrans melaksanakan latihan-latihan keterampilan yang disesuaikan dengan kultur masyarakatdan lingkungan alam yang menyediakan bahan pokok, dan diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini masyarkat mempunyai bekal keterampilan agar bisa dikembangkan menjadi sesuatu yang bisa menghasilkan.

“Selain itu kami juga berharap ada insvestor yang berinvestasi di Pangandaran, sehingga masyarakat bisa mendapat efek ekonomis, “tegasnya.

Sekedar diketahui, penetapan UMK Jawa Barat 2022 dilakukan melalui penerbitan Keputusan Gubernur Jabar Nomor: 561/Kep.732-Kesra/2021, yang telah ditandatangi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 30 Januari 2021 lalu.

Berikut daftar nilai UMK Jawa Barat 2022 yang berlaku di 27 kabupaten/kota, dengan urutan dari yang tertinggi hingga terendah nilainya. 

1. UMK Kota Bekasi 2022 Sebesar Rp4.816.921,17 

2. UMK Kabupaten Karawang 2022 Sebesar Rp4.798.312,00 

3. UMK Kabupaten Bekasi 2022 Sebesar Rp4.791.843,90 

4. UMK Kota Depok 2022 Sebesar Rp4.377.231,93 

5. UMK Kota Bogor 2022 Sebesar Rp4.330.249,57 

6. UMK Kabupaten Bogor 2022 Sebesar Rp4.217.206,00 

7. UMK Kabupaten Purwakarta 2022 Sebesar Rp4.173.568,61 

8. UMK Kota Bandung 2022 Sebesar Rp3.774.860,78 

9. UMK Kota Cimahi 2022 Sebesar Rp3.272.668,50 

10. UMK Kabupaten Bandung Barat 2022 Sebesar Rp3.248.283,28 

11. UMK Kabupaten Sumedang 2022 Sebesar Rp3.241.929,67 

12. UMK Kabupaten Bandung 2022 Sebesar Rp3.241.929,67 

13. UMK Kabupaten Sukabumi 2022 Sebesar Rp3.125.444,72 

14. UMK Kabupaten Subang 2022 Sebesar Rp3.064.218,08 

15. UMK Kabupaten Cianjur 2022 Sebesar Rp2.699.814,40 

16. UMK Kota Sukabumi 2022 Sebesar Rp2.562.434,01 

17. UMK Kabupaten Indramayu 2022 Sebesar Rp2.391.567,15 

18. UMK Kota Tasikmalaya 2022 Sebesar Rp2.363.389,67 

19. UMK Kabupaten Tasikmalaya 2022 Sebesar Rp2.326.772,46 

20. UMK Kota Cirebon 2022 Sebesar Rp2.304.943,51 

21. UMK Kabupaten Cirebon 2022 Sebesar Rp2.279.982,77 

22. UMK Kabupaten Majalengka 2022 Sebesar Rp2.027.619,04 

23. UMK Kabupaten Garut 2022 Sebesar Rp1.975.220,92 

24. UMK Kabupaten Kuningan 2022 Sebesar Rp1.908.102,17 

25. UMK Kabupaten Ciamis 2022 Sebesar Rp1.897.867,14 

26. UMK Kabupaten Pangandaran 2022 Sebesar Rp1.884.364,08 

27. UMK Kota Banjar 2022 Sebesar Rp1.852.099,52.

(PNews)


Jemaah Haji Asal Kabupaten Pangandaran Diperkirakan Tiba Tanggal 8 Agustus 2022

Kasi PHU Kemenag Pangandaran, Himan S
PANGANDARANNEWS.COM – Sebanyak 185 jemaah haji asal Kabupaten Pangandaran diperkirakan akan tiba di Pangandaran kembali pada tanggal 8 Agustus 2022. 

Seperti disampaikan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, H Hilman Saepuloh, M.Ag, pesawat yang ditumpangi seluruh jemaah yang masuk dalam kelompok terbang (kloter) 34 JKS asal Kabupaten Ciamis, Bogor dan Kabupaten Pangandaran akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 7 Agustus sekitar jam 18.30 WIB.

“Lalu seluruh Jemaah akan menuju embarkasi atau asrama haji di Bekasi untuk acara serah terima dan lain-lain, “terang Hilman.(01/08)

Setelah selesai acara di asarama haji tersebut, lanjut Hilman, dengan menggunakan bus jemaah pun akan diberangkatkan menuju kabupaten masing-masing, dan dalam perjalanan tersebut jemaah akan akan istirahat sejenak di Purwakarta.

Setelah istirahat, masih kata Hilman, perjalanan pun dilanjutkan menuju kabupaten asal jemah, dan diperkirakan untuk Jemaah asal Kabupaten Pangandaran akan melaksanakan shalat subuh di Tasikmalaya sehingga diperkirakan Jemaah akan datang ke Pangandaran tanggal 8 Agusuts sekitar pukul 8 atau 9 WIB.

“Terkait apakah jamaah akan melkaksanakan shalat subuh di Tasik atau di Pangandaran, hal itu akan kami bahas pada rapat 1-2 hari mendatang, “ucapnya.

Lokasi kedatangan Jemaah nanti, imbuh Himlan, sama saat pemberangkatan Jemaah beberapa waktu lalu, di Bumi Perkemahan kawasan pantai Pamugaran. 

Hilman juga menghimbau kepada keluarga Jemaah agar saat menjemput tidak usah ke bandara di Jakarta atau ke Asrama Haji di Bekasi, tapi keluarga bisa menjemput di lokasi kedatangan saja, di bumi perkemahan Pangandaran.(PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN