JEJERAN PEDAGANG KAKI LIMA KINI RAMAIKAN KEMBALI KAWASAN WISATA PANTAI TIMUR PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Sejumlah pedagang kaki lima kini menjamur kembali di kawasan pantai timur obyek wisata Pangandaran, mulai dari simpang tiga depan kantor Sat Pol Air hingga hampir sepanjang  jalan nampak para pedagang seperti jajanan cuanki, gorengan, baso tahu, tahu gejrot, es jeruk, kelapa muda dan sebagainya, terutama pada akhir pekan hari sabtu dan ahad.

Menurut salah seorang pedagangm Aceng, suasana di pantai timur cukup ramai oleh wisatawan apalagi menjelang sore hari dan tidak sedikit pembelinya masyakat sekitar.

"Saya berjualan disini sejak obyek wisata Pangandaran dibuka kembali, disini saya jualan hanya menjelang malam saja ," Katanya.(17/10)

Menurutnya kebanyakan pedagang merupakan warga lokal dan jualannnya pun cukup murag mulai driharga Rp 1 ribu – Rp 5 ribu.

Seperti diketahui, selama ini Pemkab Pangandaran melakukan penataan di obyek wisata Pangandaran termasuk menertiban kawasan mana saja yang dibolehkan ada pedagang kaki lima, krena Pekab pun sudah membangun gedung relokasi yang dikhususkan untuk para pedaganag di obyek wisata. (HARISFIRDAUS-PNews)


PGRI KABUPATEN PANGANDARAN BERIKAN BANTUAN PADA KELUARGA KORBAN KEBAKARAN DI CIMERAK

PANGANDARANNEWS.COM – Ketu PGRI Kabupaten Pangandaran Dodi Djubardi.SPd bersama Kasi SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, pengurus PGRI Kabupaten, Korwil Pendidikan Cimerak, Pengawas TK/SD  dan jajaran PGRI Kecamatan Cimerak siang tadi mendatangi rumah Deri siswa kelas IV SDN 4 Kertaharja Kecamatan Cimerak yang rumah keluartanya  mengalami musibah kebakaran beberapa hari lalu.

Ketu PGRI Kabupaten Pangandaran Dodi Djubardi.SPd menuturkan, maksud kedatangannya untuk memberikan sumbangan dari  seluruh warga PGRI. 

“Setelah mengetahui kejadian kebakaran yang menimpa keluarga Deri, kami pun merasa terketuk untuk memberi bantuan dan mudah-mudahan bantuan kami ini bisa sedikit meringankan beban keluarga Deri, “ungkap Dodi.(15/10)

Usai menerima bantuan orangtua Deri pun mengucapkan terimakasih kepada  PGRI dan pihak lainnya yang telah peduli atas musibah yang dialamainya.

”Terimakasih kepada semuanya dan bantuan ini akan kami gunakan untuk membangun kembali tempat tinggal kami juga perlengkapan sekolah Deri, “ungkap ayah Deri, Saepudin.

Seperti  diketahui rumah berukuran 4x4 meter tempat tinggal orangtua Deri dan kedua adiknya di Dusun Purwasari Rt.31 Rw.12 Desa Kertaharja Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran kemarin (14/10) ludes akibat dilalap si jago merah dan hanya menyisakan puing-puing saja. Menurut beberapa saksi warga sekitar, kebakaran tersebut terjadi sangat cepat dan api bermula dari ruangan tengah dan  diduga akibat  konseleting listrik. Karena banguna rumah dari material yang mudah terbakar sehingga api semakin membesar dan mengakibatkan bangunan rumah pun rata dengan tana. Dan masih keteranga beberapa warga, saat kejadian pemilik rumah dan ketiga anaknya sedang tidak di rumahnya. (RASIMUN)

















CEGAH KENAKALAN DI KALANGAN REMAJA, POLSEK PUSPAHIANG GELAR BINLUH DI DEPAN RATUSAN SISWA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Untuk mengantisifasi adanya kenakalan remaja di kalangan para pelajar, Kapolsek Puspahiang AKP Asep Nurjaman melakukan tindakan antisipasi  dengan melakukan Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) yang bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah yang ada di wilayah hukum Polsek Pupahiang.   

"Di depan para siswa kami menyampaikan inti materi terkait kamtibmas, bahaya narkoba, tertib berkendaraan atau berlalulintas di jalan dan protokol kesehatan, “terang Kapolsek.(14/10)

Menurut Kapolsek, jika para remaja ini dibiarkan tanpa ada binaan dari Polri serta pihak terkait lainnya seperti, dari Dinas Kesehatan, Departemen Agama, Dinas Sosial dan lainnya, dikhawatirkan nantinya akan buta hukum dan buta aturan yang pada ahirnya akan merugikan siswa itu sendiri, keluarga, sekolah, bahkan dikhawatirkan siswa bisa terjerumus dalam pergaulan bebas, jadi pengedar atau pemakai narkoba, anggota geng Motor,dan kenakalan lainnya yang pada ujungnya  pendidikannya akan terganggu dan hancur masa depannya.

Kapolsek juga memberi contoh kenakalan remaja yang terjadi di lingkungan sekolah seperti membolos, merokok atau perkelahian antar pelajar serta termasuk penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.

“Kami juga mengajak  kepada orangtua siswa untuk selalu menjaga  putra putrinya agar bisa  menyelamatkan masa depan anak-anak kita, “ungkap Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, apabila anak di bawah umur melakukan tindak pidana tetap bisa dipidanakan dengan sistem peradilan pidana anak sehingga diharapkan para pelajar bisa menjaga pergaulannya baik dilingkungan sekolah maupun di masyarakat.

“Kami berharap siswa-siswi yang mengikuti kegiatan penyuluhan ini paham serta mengerti dan tidak melakukan hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua, sekolah dan lingkungannya,”pungkasnya. (ANWARWALUYO)


PGRI CIMERAK BANTU WARGA KORBAN KEBAKARAN AGAR ANAKNYA BISA TETAP SEKOLAH

PANGANDARANNEWS.COM – Seuah rumah milik Saepudin di Dusun Purwasari Rt.31 Rw.12 Desa Kertaharja Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, ludes dilalap si jago merah.(14/10)

Menurut informasi yang didapat api berasal dari ruangan belakang, saat itu pun warga lainnya segera memberikan pertolongan, tapi karena jauh sumber air dan peralatan minim maka kebakaran semakin tak terkendalikan sehingga  ahirnya rumah pun habis terbakar, rata dengan tanah dan hanya menyisakan puing-puing abu dari bekas material bangunan yang terbakar.

Kebakaran tersebut juga telah menghaguskan seluruh perlengkapan sekolah putra Saepudin, Deri yang kini duduk di kelas 3 SDN 4 Kertaharja. Hal ini pun membuat PGRI Kecamatan Cimerak tergugah memberikan bantuan untuk ikut meringan beban keluarga korban.

”Kami merasa terpanggil untuk ikut meringankan beban Deri dan orangtuanya, khususnya  Deri dan adik-adiknya agar tetap bisa belajar, ”ucap Ketua PGRI Kecamatan Cimerak Sahlan,SpdI didampingi Kepala SDN 2 Sindangsari Jajang Mulyadi .SPd.(14/10)

Untuk sementara Deri dan keluarganya saat ini numpang di rumah saudara, dan pihak PGRI Cimerak pun tetap mengupayaka agar Deri tetap bisa sekolah. (RASIMUN)

WARGA KOTA TASIK KELUHKAN PULUHAN PJU JALAN DUA JALUR DI KAWASAN HZ MUSTOFA PADAM

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) di tengah jalan dua  arah Jl HZ. Mustofa Kota Tasikmalaya sudah sejak beberapa malam terlihat padam sehingga di sekitar kawasan tersebut pun terlihat remang-remang, bahkan pada kawasan tertentu gelap.

Menurut salah seorang warga Kota Tasik, Hilmanmengatakan,  banyak lampu jalan padam, ada yang padam satu lampu dan ada juga kedua-duanya padam sehingga selain mengesankan gelap terkadang bisa membahayakan pengendara dan orang  menyeberang.

Hal senada dikatakan warga lainnya, hal ini sudah beberapa hari terakhir ini terjadi sehingga suasana kota pun selain kurang nyaman juga mengurangi keindahan kota, dan aa pun berharap hal ini menjadi perhatiandari instansi terkait agar bisa terang lagi.

Hasil pemantauan PNews ke lapangan ternyata tak hanya di jalur dua arah di jalan HZ Mustofa, di lokasi lain pun seperti  jalan Swaka jalan, Cilembang, jalan Dadaha jalan dan Kawalu Urug, sudah lama PJU i sana padam. (ANWARWALUYO)


52 DESA DI KABUPATEN PANGANDRAN IKUTI PELATIHAN PT PAMSIMAS

PANGANDARANNEWS.COM - Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas)  adalah salah satu program yang dilaksanakan Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia, yang dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota dan bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah di wilayah perdesaan.

Demikian disampaikan kodinator Pammsimas Kabupaten Pangandaran, Andi  dalam pelatihan penguatan pemerintahan desa dan kecamatan Program Pamsimas III tahun 2021 yang dihadiri perwakilan dari 52 desa, bertempat di sebuah hotel di kawasan pantai Pangandaran.(14/10)

Menurut Andi, pemerintahan desa harus selalu membantu Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) untuk ikut mengevaluasi  program  Pamsimas serta  tingkat kemampaatannya atay hal lainnya..

“Tentu Ini akan menunjang program-program pamsimas ke depan  karena keberhasilan program yang sekarang  akan menentukan program pamsimas selanjutnya, “ujarnya. (Tn)


PASTIKAN WISATAWAN SUDAH DIVAKSIN, PEMKAB PANGANDARAN RENCANAKAN TERAPKAN APLIKASI PEDULILINDUNG DI LOKASI WISATA

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Untuk antisipasi terjadi klaster penyebaran covid-19 di sektor pariwisata direncanakan atau kemungkinan besar wisatawan yang akan berlibur di obyek wisata Kabupaten Pangandaran harus bisa menunjukan bukti vaksin melalui Aplikasi Pedulilindungi, dan saat ini Pemkab Pangandaran sedang mengajukan aplikasinya.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinta dalam keterangannya yang disampaikan pada sejumlah awak media di kantor bupati, Parigi.(14/10)

 "Untuk itu nanti kita sosialisasikan, karena kemungkinan aplikasi pedulilindung ini akan segera diterapkan obyek wisata Pangandaran, pada intinya wisatawan yang berlibur ke Pangandaran harus sudah divaksin, " kata Jeje.

Jeje mengatakan, nantinya kode QR Pedulilindungi kemungkinan akan terpasang di setiap pintu masuk objek wisata.

Disoal capaian vaksinasi di Kabupaten Pangandaran, Jeje menyebut hingga saat ini terus menunjukan progres dan capaiannya sudah di angka 68 persen sehingga tinggal 2 persen menuju target 70 persen, dan vaksinasi untuk lansia juga sudah mencapai 67 persen.

"Sementara vaksinasi di kalangan remaja juga sudah mencapai 80 persenan," kata Jeje lagi.

Secara terpisah, Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana mengatakan, untuk hotel dan restoran dalam keanggotaan PHRI seluruhnya sudah menerapkan aturan protokol kesehtan dan sudah divaksin.

“Dan untuk pengecekan wisatawan yang akan menginap nantinya tinggal discan di aplikasi Pedulillindungi, “terangnya. (PNews)

USAI DILANTIK JADI KETUA DPC, H JANI WIJAYA DIHARAPKAN MAMPU MEMBAWA PPP BERJAYA LAGI DI KOTA TASIK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Usai terpilihnya H. Jani Wijaya menjadi Ketua DPC PPP Kota Tasik hasil Musyawarah Cabang (Muscab) ke V yang  dilaksanakan di Pangandaran, menurut Ketua PAC PPP Kecamatan Tamansari,  Mumin Hanafi, sosok Jani merupakan salah satu kader terbaik yang dimiliki PPP Kota Tasikmalaya.

“Selama ini Pa Jani selalu memberikan yang terbaik untuk PPP dan selalu berkontribusi  baik dengan tenaga atau pun pikirannya, “kata Mumin.(14/10)

Kata Mumin, semoga yang sudah baik bisa dipertahankan dan ke depannya lebih ditingkatkan, dan mudah-mudahan PPP bisa kembali lagi berjaya seperti dahulu di Kota Tasikmalaya.

Hal senada dikatakan anggota DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi Partai Persatuan Pembangunani Hj. Ai Rohilah dan Hj. Nurjanah,  selain mengucapkan selamat kepada Ketua  DPC PPP Kota Tasik yang baru, ia juga  berharap dengan kepemimpinan H Jani, PPP  lebih barokah dalam segala hal.

“Kami ucapkan selamat menjalankan tugas, semoga Pa Jani bisa membawa PPP lebih maju lagi, khususnya di Kota Tasikmlaya, “ucapnya. (ANWARWALUYO)





SUKSES TANGANI COVID 19, BUPATI PANGANDARAN DIUNDANG KEMENKOMINFO JADI NARASUMBER KPCPEN

PANGANDARANNEWS.COM – Dinilai telah berhasi dalam melakukan penanganan dan penanggulangan pandemi COVID-19, beberapa harilalu Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata diundang oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) untuk menjadi narasumber dalam forum dialog yang digelar secara virtual.

Dalam dialog produktif bertema "Strategi Pemerintah Di Saat Penurunan Level PPKM yang ditayangkan secara live di YouTube FMB91D_IKP yang didukung Kementerian KOminfo Republik Indonesia pada tanggal 12 Oktober 2021 lalu, Bupati Pangandaran menjadi salah satu narasumber di Media Center KPCPEN yang turut dihadiri Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19 Alexander Ginting, Sekjen PERSI (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) Dr.dr.Lia G.Partakusuma Sp.PK,MM,MARS serta pembawa acara Marvin Sulistio dari praktisi media.

Menurut pembawa acara, Bupati Jeje sengaja diundang karena dianggap telah berhasil melakukan penanganan dan penanggulangan COVID-19 di Kabupaten Pangandaran.

“Salah satu indikatornya adalah saat ini Kabupaten Pangandaran sudah berada di level 2 PPKM, bahkan sedang berusaha untuk menuju new normal atau menjadi level 1 PPKM, “terangnya.

Dan keberhasilan tersebut tentu  tidak lepas dari sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Bupati Jeje Wiradinata, bahkan tidak sedikit kebijakan bupati out of the box, seperti  memperkuat layanan kesehatan, kampanye Prokes yang masif hingga mobilisasi pejabat dan ASN untuk menyukseskan percepatan vaksinasi. Dan hal lain yang membuat Bupati Jeje  dianggap berhasil, Pemkab Pangandran telah berhasil melaukan penanganan dan pengelolaan pembukaan objek wisata di masa pandemi  yang membuat delimatis, ibaratnya makan buah simalakama. 

“Pariwisata ditutup masyarakat sengsara, pariwisata dibuka kesehatan masyarakat terancam, “ucapnya.

Namun berkat langkah yang diambil Bupati Jeje, situasi tersebut berhasil ditangani dengan baik,  paling tidak sekitar 6 inggu pariwisata dibuka, di objek wisata pantai Pangandaran tidak terjadi klaster penularan.

Seentara usai engikuti dialog virtual tersebut, Bupati Pangandaran  Jeje Wiradinata kpad sejulah wartawanengatakan, keberhasilan dala penanganan pandemi ini tentu berkat kerja keras dan dukungan semua pihak.

Jeje mengaku sempat kaget saat mendapat undangan Kementerian Kominfo dan KPC PEN, karena  Pangandaran menjadi contoh daerah yang berhasil menekan laju penularan COVID-19.

Jeje engatakan,  jika Pangandaran dianggap berhasil maka keberhasilan ini bukan keberhasilan dirinya semata tapi keberhasilan seluruh elemen dan masyarakat Pangandaran secara keseluruhan.

Jeje juga mengatakan, kebijakannya memang ia yang memutuskan tapi sejatinya keberhasilan ini merupakan keberhasilan Pemkab Pangandaran, tenaga kesehatan, TNI/Polri, relawan dan seluruh masyarakat.

“Dan saat menjadi narasumber saya pun tidak menyiapkan materi khusus untuk menjadi narasumber, saya hanya memaparkan apa adanya terkait bagaimana Pangandaran berhasil lolos dari ledakan pandemi COVID-19, “pungkasnya. (PNews)


RAIH SIMPATI DARI 5 FORMATUR H JANI WIJAYA TERPILIH MENJADI KETUA DPC PPP KOTA TASIKMALAYA MASA BAKTI TAHUN 2021-2026

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V Partai Persatua Pembangunan (PPP) yang diselenggarakan di seua hotel di kawasan pantai timur Pangadaran, seperti sudah diprediksi sebelumnya memastikan  terpilihnya H. Jani sebagaii Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Tasikmalaya masa bakti tahun 2021-2026. 

Seperti disampaikan Ketua OC Musda, H. Ajat Sudrajat, ada lima formatur,  satu orang utusan DPP, H. Doni Ahmad Munir, DPW diisi H. Lucky Lukmansyah Trenggana, utusan DPC, H. Jani Wijaya.Lalu formatur Utusan PAC, Ahmad Hanafiah (PAC Purbaratu) dan H. Nono S. (PAC Kawalu). 

Dan selain tidak ada calon lain, kata Ajat, H. Jani pun meraih simpati dari para formatur sehingga bisa terpilih untuk memimpin PPP Kota Tsikmalaya.

“Dan nantinya formatur tersebut yang akan memilih kepengurusan hariannya, “trang Ajat.(13/10)

Dan sesuai tageline Muscab, “Bersama: Mari Bung Rebut Kembali. Sebagai partai politik tentu kursi Ketua DPRD dan kursi Wali Kota pada Pemilu 2024”, imbuh Ajat, Ketua DPC PPP masa bakti tahun 2021-2026, H Jani bertekad untuk mengembalikan kejayaan PPP di Kota Tasikmalaya.

“Mentimun sudah dikupas  Kecubung harus digali, apapun yang sudah lepas mari bung rebut kembali, “ucap Ajat. (ANWARWALUYO)


SANDIAGA UNO SERAHKAN ANUGERAH DESA WISATA BINAAN KEMENPAREKRAF RI KE DESA SELASARI DI KAB PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno ke Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupataen Pangandaran selain untuk menyerahkan piagam penghagaan Kementerian Pariwisata kepada Desa Selasari yang berhasil menjadi salah satu dari 50 desa wisata terbaik Desa Wisata Indonesia  Bangkit, orang nomer satu di Kementerian Pariwisata ini juga ingin melihat langsung obyek wisata River Tubing Santirah yang selama ini banyak diposting di media sosial. (13/10)

Usai mendengarkan pemaparan dari Kepala Desa Selasari dan pelaku wisata Santirah di aula kantor Desa  Selasari yang didampngi Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan, Ketua DPRD, Kapolres, Ciamis, Dandim dan undangan lainnya, Sandiaga pun berkesempatan melihat langsung obyek wisata Santirah yang ada di Dusun Karangmukti  serta melihat-lihat berbagai macam produk makanan olahan khas Desa Selasari.

Dalam bincang-bincang dengan warga dan pelaku wisata, Sandiaga mengatakan selama ini pihaknya mendatangi obyek wsiata yang ada di pedesaan yang sering diposting nitien di media sosial.

“Kami datangi beberapa tempat wisata, dan beberapa lokasi menarik untuk ditinfaklanjuti, “ungkapnya.

Sandiaga menjelaskan, dari 50 desa salahsatunya Desa Selasari yang berhasil masuk menjadi peserta Desa Wisata Binaan Kemenparekraf RI Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional.

“Kita tunggu penilaian finalnya tanggal 7 Desember 2021, mudah-mudahan Desa Selasari menjadi juara 1 Desa Wisata, “ ungkapnya.

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, mengakui untuk menjadi Desa Wisata Indonesia Bangkit pihaknya tidak memberi anggaran khusus untuk program  desa wisata binaan Kemenparekraf RI karena saat ini Pemkab Pangandaran masih fokus dalam penataan obyek wisata utama, Pantai Pangandaran.

“Kami sangat berterimakasih kepada Bapa Menteri Pariwisata dan mudaha-mudahan Desa Selasari berhasil menjadi juara 1, “ucap bupati.

Setelah dilakukan penataan di obyek wisata Pangandaran menurut bupati kini banyak potensi wisata bermunculan di desa-desa, seperti di Desa  Parakanmanggu,  di desa Sukamulya Langkaplancar dan desa-desa lainnya.

“Dan penghargaan yang diberikan Kemenparekraf RI ini tentunya akan menjadi kebanggaan masyarakat Pangandaran khususnya warga Desa Selasari, “kata bupati.

Masih di tempat yang sama, pengelola Wisata Santirah River tubing, Dadang Destriana mengatakan, ada 2 lokasi wisata yang menjadi andalan wisata Desa Selasari, Santirah River tubing dan Goa Lanang, dengan konsep awal membuka potensi alam yang ada di Desa Selasari.

Dengan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) lima tahun lalu tentu sangat sulit untuk memulai pengembangan menjadi daerah tjuan wisata.

“Tapi setelah ada binaan dari Bank Indonesia  dan pasilitasnya ditambah, maka kedua obyek wisata tersebut pun kini menjadi tujuan wisatawan, jelas Dadang.

Dengan panjang alur sungai 1500 meter, kata Dadang sungai Santirah kini sangat diminati wisatawan untuk body rafting, karena selain bisa bersenang-senang di aliran sungai wisatawan pun dimanjakan dengan pemandangan sepanjang aliran sungai hingga durasi selama 2 jam.

Menurut Dadang, Desa wisata Selasari ini sebenarnya tidak hanya menyajikan obyek wisata tapi pihaknya ingin menyajikan seni  budaya dan kearifan lokal yang ada di desanya.

“Jadi ruh desa wisata Selasri sebenarnya ada pada budaya, “ujarnya. (PNews)


MASIH DALAM KONDISI PANDEMI COVID-19, PERINGATAN MILANGKALA KE 9 KABUPATEN PANGANDARAN AKAN DIGELAR SEDERHANA

PANGANDARANNEWS.COM – Sepertinya peringatan Ulang Tahun Kabupaten Pangandaran ke 9 atau biasa disebut  “Milangkala Hari jadi” dengan tema Bersinergi Tuntaskan Pandemi , Ekonomi Bangkit Wujudkan Pangandaran Juara tahun ini, pelaksanaannya tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan dengan sagat sederhana.

Seperti disampaikan Asisten Daerah III Drs H Suheryana saat ditemui di ruang kerjanya, karena tahun ini masih dalam kondisi  pandemi covid-19 sehingga pelaksanaan peringatan Milangkala pun hanya dilaksanakan dengan dengan menggelar apel di alun-alun, rapat paripurna di gedung DPRD dan doa’ bersama, yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 oktober mendatang.

“itu juga dengan jumlah peserta yang akan ikut sangat dibatasi sekali, “terang Suheryana.(11/10)

Sebelum tanggal 25 oktober, terang Suheryana mungkin juga akan dilaksanakan ziarah ke makam para pahlawan pemekaran, ini juga tidak dilaksanakan ke seluruh makam, hanya sebagian saja.

“Dan kalau tidak ada perubahan rencananya pada tanggal 26 oktober, akan digelar peringatan Maulud yang akan dilaksanakan di komplek perkantoran di Desa Cntakarya, “terang Suheryana lagi.

Ia menambahkan, hasil rapat kordinasi di aula setda terkait peringatan milangkala ke 9 ini masih dalam pembahasan sehingga sampai saat ini belum ada pengumuman resmi.

“Hasil rapat ini belum kami sampaikan ke Pa bupati, jadi belum ada persetujuan beliau, “kata Suheryana. (PNews)


JAJARAN POLSEK PANCATENGAH POLRES TASIKMALAYA MONITORING PELAKSANAAN VAKSINASI DI PUSKESMAS

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Kapolsek Pancatengah, IPTU Sukiran, SH, didampingi  anggotanya Kanit Intelkam Aipda Nurman Ali, anggotai Koramil dan perwakilan dari kantor kecamatan, melaksanakan pemantauan pada kegiatan vaksinasi Covid -19 yang dilaksanakan di Puskesmas Pancatengah.(11/10)
Ada sekitar 50 warga yang mengiktui suntik vaksin yang dipimpin langsung oleh Kepla Puskesmas Pancatengah My. Ema Maemunah, sekaligus sebagai penanggungjawab kegiatan dibantu koordinator Imunisasi, Sena Am. keb dan 8 orang tenaga Nakes lainnya.    

oleh Penanggung jawabnya Kapus Pancatengah, My. Ema Maemunah, Dan koordinator Imunisasi, Sena Am. keb dan 8 orang tenaga kesehatan (nakes).                             

Dalam acara giat tersebut di hadiri oleh  Kapolsek Pancatengah IPTU Sukiran,. SH,.Kanit Intelkam Polsek Pancatengah Aipda Nutman Ali,. Personil

kepada wartawan Kapolsek Pancatengah IPTU Sukiran, SH. Mengatakan, kegiatan vaksinasi yang berlangsung kurang lebih satu jam ini berjalan aman dan tertib.

“Selain itu warga yang divaksin pun tidak ada yang mengeluh atau mendapatkan gejala kelainan setelah mereka disunti vaksin, "terang Kapolsek. (ANWARWALUYO)


SATRESKRIM POLRES TASIKMALAYA UNGKAP KASUS TEWASNYA MERTUA DAN MENANTU DI SUKARAME

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Peristiwa yang menimpa dua orang warga yang ditemukan meninggal dunia diduga tertimpa saung di sebuah kolam  di Kampung Sosopan Kecamatan Sukarame, pada Selasa tangga 28september 2021 lalu akhirnya berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya.   

Seperti disampaikan Kapolres Tasikmalaya , AKBP Rimsyhtono, S. Ik, M.M,. CPHR  saat gelar jumpa pers di halaman mapolres, Reskim memastikan kedua korban tersebut tewas akibat tersengat aliran listrik yang dipasang dibambu saung kolam ikan tersebut.

"Kami memastikan keduanya, mertua dan menantu ini meninggal karena terkena sengatan listrik,  kami juga menyampaikan duka mendalam untuk keluarga korban."jelas Kapolres. (11/10)

Berhasil mengungkap kejadian tersebut , terang Kapolres setelah keluar hasil otopsi yang dilakukan Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya bersama dokter forensik sepekan lalu (Senin (4 oktober) yang menerangkan bahwa meninggalnya kedua orang tersebut diakibatkan oleh sengatan listrik, dan diketahui  plaku diketahui sengaja memasang jebakan atau ranjau listrik dengan cara melilitkan kabel dan tali kawat pada bambu.

Dari hasil otopsi tersebut, masih terang Kapolres,  di tubuh kedua jenazah korban ditemukan ada bekas luka bakar akibat tersengat setruman listrik, dan setelah dilakukan penyelidikan akhirnya pihak Polisi menetapkan bahwa pemilik kolam ikan yang berinisial D alias A (54) warga Kampung Sosopan Desa Sukarame Kecamatan Sukarame ditetapkan sebagai tersangka, dan saat ini Polres Tasik  telah mengamankan pemilik kolam Ikan yang memasang listrik di saungnya tersebut..

“Menurut pengakuan D alias A, jebakan listrik ini sengaja dipasang dengan alasan untuk menghalau hewan karena sering ada pencurian ikan di kolamnya,"ucap orang nomer satu di Kapolres Tasik ini..

Ia menabhakna, dan untk perbuatannya pelaku akan dikenakan  pasal 359 KUHP Pidana tentang kelalaian pemilik yang memasang jebakan sehingga menyebabkan orang lain meninggal dunia denga  ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara.

“Dadang alias A pemilik kolam pun sudah mengakui  bahwa dirinya memang memasang  jebakan listrik tersebut dengan tujuan untuk menghalau hewan seperti biyawak dan berang berang,"pungkas nya. (ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN