HADAPI MUSIM HUJAN BASARNAS GELAR PELATIHAN DAN PEMBINAAN POTENSI DASAR KEBENCANAAN DI TASIKMALAYA

PANAGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Unuk antisipasi menghadapi musim hujan, Basarnas menggelar pelatihan dan pembinaan potensi dasar, dibidang teknik pertolongan di ketinggian ang dilaksanakan tanggal 6 hingga 8 September 2021 yang diikuti puluhan anggota berbasis kemasyarakatan, bertempat di Pos SAR Mangunreja Tasikmalaya .  

Seperti disampaikan Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah, walau saat ini dalam kondisi pandemi pelatihan ini tetap dilaksanakan karena sangat penting, apalagi di Jawa Barat banyak daerah rawan bencana. 

“Tidak hanya Kabupaten Tasikmalaya, kabupaten lainnya seperti Cianjur dan Sumedang juga."Kata Dede, aat pembukaan pelatihan.(6/9)

Melalui bimbingan teknis ini selain  menyiapakan Sumber daya Manusia (SDM) untuk melakukan pertolongan di ketinggian, jelas Deden, Basarnas juga akan meningkatkan kompetensi potensi pencarian dan pertolongan untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan di wilayah kerja kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung. 

Menjalankan potensi SAR, ungaknya tidak bisa bekerja sendiri, tetap harus bersama seluruh elemen BNPB, BPBD, kemudian disupport TNI/Polri dan pemerintah daerah dan Tagana.

Terutama masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana, karena petugas atau tim butuh waktu untuk ke lapangan, oleh karena itu, kata Deden,  masyarakat menjadi rescuer (penyelamat) pertama dalam penanganan bencana yang harus dibekali dengan kemampuan.

“Minimal untuk menyelamatkan dirinya, keluarganya dan lingkungannya dari bencana alam yang terjadi, “ucap Deden.

Sementara menurut anggota Komisi V DPR RI dapil 11 Tasik, Kota/Kabupaten Kabupaten Garut, KH Toriq Hidayat LC, ia sangat mendukung kegiatan  pelatihan serta mendorong agar pemerintah menganggarkan anggaran lebih untuk program pelatihan kebencanaan. 

“Apalagi Kabupaten Tasikmalaya menurut data kebencanaan masuk dalam daerah rawan bencana nomor dua secara nasional, “tuturnya.

Toriq mengatakan, sudah sering komisi V DPR RI sebagai mitra kerja Basarnas melakukan rapat-rapat, dan disampaikan agar ada perhatian lebih untuk dapil 11 khususnya Kabupaten Tasikmalaya. 

Toriq menambahkan, maka wajar jika Komisi V meminta lebih dalam penanganan bencana di Kabupaten Tasikmalaya dalam bentuk pelatihan dan berbagai hal termasuk pemenuhan fasilitas penunjang dan sarana prasarana.

Toriq berharap kedepannya hal ini bisa ditindaklanjuti, untuk pendampingan secara nasional 10 ribu belum turun, jadi 5.000 baru terpenuhi 3.800 masih ada sisa. 

“Dalam hal ini Basarnas lebih paham, kita membutuhkan SDM dan kita harus bersinegri dalam penanganan bencana, “kata Toriq. (ANWARWALUYO)

 

PANGANDARAN MASUK LEVEL 2, PEMDA AKAN BUKA RESMI OBYEK WISATA SETELAH UJI COBA 3 SEPTEMBER LALU

Jeje Wiradinata: “Acara hajatan boleh ada dangdutan asal tetap ikuti prokes

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa indikator seperti jumlah terkonfirmasi positif, jumlah kematian dan lainnya seharusnya Pangandaran sudah level I, sementara indikator BOR (Bad Occupancy Rate) dan Juga tracking masih level 2.

Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata kepada awak media usai menghadiri rapat paipurna Penetapan Kesepakatan KUA dan rancangan PPAS tahun anggaran 2022 di gedung DPRD.(6/9)

Bupati menjelaskan, saat ini untuk tracking sudah mencapai 12 persen, tinggal 3 persen lagi untuk mencapai level 1, sementra untuk BOR harus dibawah 19 persen jika untuk level 1.

Dengan semakin landai jumlah pasien positif yang dirawat di RSUD, bupati menyebut dalam beberapa hari ini Pangandaran akan masuk ke level 1.

"Kita juga akan kebut vaksinasi, " ucapnya.

Bupati menambahkan, dengan masuk ke level 2 maka otomatis objek wisata akan dibuka secara resmi besok hari, karena pembukaan tanggal 3 september lalu bersipat uji coba.

Bupati jega mengatakan saat ini Pemkab Pangandaran tidak melarang ada hiburan dangdutan pada acara hajatan, asalkan tetap iktui protokol kesehatan.

Menurutnya pihaknya akan lakukan evaluasi dalam sepekan kedepan, dan jika dilaksanakan dengan baik prokesnya maka bisa berjalan normal kembali.

“Hari kamis tanggal 9 september kami juga akan evaluasi pembukaan objek wisata, termasuk rekayasa laluntias bersama Polres Ciamis, “pungkasnya. (PNews)


POLSEK CIPATUJAH BERSAMA TIM VAKSINATOR UPT PUSKESMAS HARI INI LAKSANAKAN VAKSINASI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Polsek Cipatujah Polres Tasikmalaya bersama tim vaksinator UPT Puskesmas Kecamatan Cipatujah hari ini melaksanakan kegiatan Gebyar Vaksinasi di Gerai Valsin, bertempat di Desa Nagrog.(6/9)

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Cipatujah Aiptu H.Andi Surahman.SH dan Bhabinkamtibmas Desa Nagrog Aiptu Yanto Suhaedi beserta Kasi Kesos Kecamatan Cipatujah Kuswanto,S.Ip,M.Si juga Kepala Puskesmas Cipatujah Tarman,S.Km, Kepala Desa Nagrog Eji serta Ketua vaksinator Puskesmas Cipatujah Bidan AI SRIYANTI . Am.Keb.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan tokoh agar membantu ikut mendorong warga masyarakat yang belum melaksanakan suntik vaksin segera melakukan vaksinasi covid-19.

Dengan melakukan vaksinasi, kata Kapolsek, diharapkan dapat terbentuk kekebalan Imunitas untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Serta jangan lupa berdoa kita  berbanyak berdoa’ agar pandemi covid-19 segera berakhir, “ungkap Kapolsek.(6/9)

Sementara Kepala Desa Nagrog, Enji menambahkan, ia mengajak warga untuk berbanyak zikir  sering  berwudhu karena air wudhu  diharapkan bisa membersihkan segala  virus. (ANWARWALUYO)






TIM MAUNG GALUNGGUNG POLRES TASIK KOTA AMANKAN 8 REMAJA PELAKU PESTA MIRAS

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Patroli Tim 2 Maung Galunggung  dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga kondusifitas di Wilayah Hukum Polres Tasikmalaya Kota, minggu dini hari tadi sekitar jam 00.15  wib saat menerima laporan ada keributan dari  warga di jalan Galunggung Gang H. Sarif, langsung menuju TKP dan berhasil mengamankan 8 anak remaja dan 1 botol miras jenis arak.

Menurut komandan Tim II Maung Galungung,  Ipda Yudi, mereka diduga sedang pesta miras hingga membuat warga sekitar resah.

“Semua sudah brhasil kami amankan ke Mapolres untuk pemeriksaan selanjutnya," ungkap Ipda Yudi. (05/09) 

Selanjutnya Tim Maung Galunggung juga menindaklanjuti laporan warga yang resah dengan beberapa sepeda motor berkecepatan tinggi sambil mengayunkan samurai dan double stik, tim pun kemudian mengejar sampai Simpang 4 Mitra Batik, dan dapat diamankan 2 remaja serta menyita doble stick dan harkeling.

“Para pemotor ini  diduga akan membuat keributan," terang Ipda Yudi.

Selanjutnya, jelas Ipda Yudi semua anak remaja tersebut diamankan di Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut dan diberikan pembinaan dengan memanggil orang tuanya agar hal tersebut tidak terulang lagi.

Ipda Yudi mengatakan, Kapolres AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si. sebagai penanggung jawab kegiatan Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota akan berusaha semaksimal mungkin memberantas segala bentuk gangguan keamanan, terutama berandalan bermotor dan pekat lainnya.

Ditempat terpisah Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si menyampaikan, pihaknya mohon partisipasi masyarakat untuk segera melaporkan ke call center 110 apabila diwilayahnya ada yang membutuhkan kehadiran Polri.

“Dan laporan itu akan kami respon dengan  cepat," tegas Kapolres. (ANWARWALUYO)


PASCA DIBUKA 3 SEPTEMBER LALU, OBYEK WISATA PANGNDARAN LANGSUNG DISERBU PENGUNJUNG

PANGANDARANNEWS.COM – Pasca dibuka kembai obyek wisata di Kabupaten Pangandaran tanggal 3 September lalu, nampak arus kunjungan wisatawan pun kembali ramai. 

Pantauan PNews di lokasi wisata pantai barat Pangandaran, walau cuaca mendung dan sedikit gerimis nampak wisatawan pun memenuhi sebagian lokasi wisata dengan suasana gembira.

Seperti dituturkan pengunjung asal Antapani Bandung, Alia (27),  menurutnya setelah mendengar kabar obyek wisata Pangandaran dibuka kembali ia dan kerabatnya keesokan harinya langsung berangkat.

“Saya datang sabtu malam ke Pangandaran, dan langsung cek in ke hotel, “terangnya.(5/9)

Hal senada dikatakan Dede (39) pengunjung asal Tasikmalaya, sebenarnya rencana wisata ke Pangandaran  sudah lama dan terpaksa ia tahan karena memang sitiuasi pandemi yang membuat semua daerah melakasanakan Pemberlakuaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dede yang datang dengan teman-temannya menggunakan kendaraan roda dua mengatakan, Pangandaran merupakan alternatif tujuan wisata yang bisa dijangkau baik jarak atau pun kondisi keuangan saat ini. 

“Budget berwisata ke Pangandaran ralatif sesuai dengan kondisi keuangan kami, “ungkap Dede.

Disoal keharusan mentaati protokol kesehatan (prokes) saat berada di lokasi wsiata, Dede mengaku hal ini tidak menyurutkan dia berkunjung ke Pangandaran. Sebab, di saat pandemi covid-19 ini belum berakhir masyarakat diharuskan tetap disiplin prokes.

“Saat shalat jumat di mesjid juga saya ikuti prokes salah satunya memakai masker, apalagi saat di tempat umum dan terbuka seperti di pantai, sudah seharusnya kita menjaga kesehatan bersama dengan cara mematuhi prokes, “terang Dede. (PNews)


SOPIR ASAL JATENG TEMUKAN MAYAT TERGANTUNG DI ATAS POHON DI KELURAHAN LINGGAJAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Seorang pengemudi bernama Cham (44) warga Banjarnegara Jawa Tengah, sekitar pukul pukul 10.00 pagi dikejutkan melihat ada orang tergantung di pohon albasia saat ia hendak memetik pepaya di belakang Gudang bekas penyimpanan barang Toko Mulya Jaya Jl. Ir. H. Juanda Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, i.(5/9)

Kata Cha, ia segera berlari ke depan  memberitahu kepala gudang serta menyuruh agar segera melaporkan ke pihak kepolisian.

Tak berselang lama Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Mangkubumi tiba di TKP dan langsung melakukan evakuasi.

Diketahui korban bernama Usman dengan usia 26 tahun Alamat Kampung Pasiripis RT.02/06 Desa/Kecamatan Gunung Tanjung Kabupaten Tasikmalaya.

“Korban pertama diketahui dengan posisi tergantung di pohon, dan saat kami masih mengumpulkan barang bukti serta mencari keterangan dari saksi-saksi," terang Kapolsek Mangkubumi Iptu Hartono, SH.

Kapolsek juga langsung berusaha menghubungi pihak keluarganya, dan  olah TKP selesai korban pun dibawa ke RSUD Dr. Sukardjo untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. (ANWARWALUYO)


KAPOLSEK SODONGHILIR SALURKAN BANTUAN SOSIAL KEPADA MASYARAKAT DI DESA CIPAINGEUN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kapolsek Sodonghilir, Iptu Atang B Karna hari ini pimpin langsung kegiatan Patroli Sambang kepada masyarakat yang berdampak pada PPKM Level dua di Desa Cipaingeun Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya. (4/9)

Kapolsek yang didampingi Kanit Binmas Bripka Deni Dermawan dan Sekertaris Desa Cipaingeun dalam kegiatan tersebut juga  memberikan bantuan sosial (bansos) berupa sembako sebanyak 20 Paket sembako terdiri dari 5 Kg Beras dan kebutuhan Pokok Lainnya kepada masyarakat di wilayah tersebut.

Di depan warga Kapolsek Sodonghilir menghimbau agar masyarakat selalu mematuhi Protokol Kesehatan penanganan Covid-19, dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir dan membatasi mobilitas .

“Saya juga menghimbau agar warga ikut program vaksinasi untuk mencegah penyebaran virus covid – 19, “kata Kapolsek.

Sementara Kepala Desa Cipaingen, Jeni Jaelani mengucapkan terimakasih pada Jajaran Polres Tasikmalaya, melalui Polsek Sodonghilir yang sduah memberikan bantuan sembako pada warganya.

“Mudah-mudahn bantuan ini dapat sedikit meringan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19, “ucapnya. (ANWARWALUYO)







DENGAN NILAI 99,43, RAPORT MUTU PENDIDIKAN SD DAN SLTP KABUPATEN PANGANDARAN PERINGKAT PERTAMA DI JAWA BARAT

PANGANDARANNEWS.COM – Penilaian akumulasi raport mutu pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Kabupaten Pangandaran dengan nilai 99,43 berhasil menempati peringkat pertama se Provinsi Jawa Barat,  penilaian ini diperoleh dari raport mutu pendidikan SD dan SLTP yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Pada raport mutu pendidikan tahun 2020 se Provinsi Jawa Barat untuk SD menempati peringkat ke tiga dengan nilai 5,92, sedangkan SLTP menempati peringkat ke empat dengan nilai 5,77, sehingga walau pun dalam kondisi pandemi covid-19  kualitas pendidikan di Kabupaten Pangandaran berhasil dipertahankan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Agus Nurdin menyampaikan, capaian prestasi ini diperoleh dari hasilkerja keras seluruh tenaga pendidik.

Agus juga sangat mengapresiasi semangat dan dedikasi pada seluruh Kepala Sekolah, pengawas, guru dan tenaga kependidikan di Pangandaran yang telah berusaha keras untuk tetap menjaga kualitas pendidikan di tahun 2020.

“Tentu prestasi ini harus tetap dipertahankan serta terus ditingkstkan serta diperbaiki kekurangnnya, “kataAgus.(3/9)

Ia menyebut, tentu tidak mudah mempertahankan prestasi dan kualitas pendidikan di tengah pandemi Covid-19, karena sejak pandemi Covid-19 aktivitas sekolah tatap muka sangat dibatasi dan sebagian besar dilakukan secara daring. Tapi karena kerja keras dan kegigihan bersama sehingga berhasil meraih raport mutu pendidikan tahun 2020 dengan hasil yang maksimal.

Agus menjelaskan, raport mutu pendidikan berdasarkan penilaian secara objektif melalui Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan atau (LPMP), dengan beberapa indikator diantaranya, kompetensi lulusan, standar isi, proses, penilaian, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar pengelolaan, standar sarana dan prasarana serta standar pembiayaan.

Pada tahun 2016 lalu, imbuh Agus, mendapat nilai 71,1, tahun 2017 dapat nilai 80,1, tahun 2018 dapat nilai 97,4, tahun 2019 dapat nilai 93,2 dan tahun 2020 mendapat nilai 91,3.

“Mudah-mudahan prestasi ini bisa menjadi motivasi bersama agar kualitas pendidikan di Pangandaran bisa menghasilkan Sumber Daya Manusia yang unggul, “ungkap Agus.

Semnatara Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Pangandaran Dodi Djubardi menambahkan, hasil Raport Mutu Pendidikan tahun 2020 tingkat Provinsi Jawa Barat ini untuk jenjang Sekolah Dasar mendapat peringkat 3 dengan nilai 5,92 dan jenjang SMP di peringkat 4 dengan nilai 5,77.

“Sedangkan untuk hasil kinerja kita mendapat rangking pertama dengan nilai 99,43,” kata Dodi. (PNews)


HARI INI OBJEK WISATA PANGANDARAN DIBUKA, INI PERSARATAN UNTUK PELAKU USAHA WISATA DAN WISATAWAN

PANGANDARANNEWS.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran hari ini mulai membuka kembali seluruh obyek wisata sehingga petugas pun menyiapkan rekayasa lalu-lintas agar tidak terjadi kemacetan. (3/9)

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, saat menggelar rapat pambahasan Uji Coba Pembukaan obyek wisata di aua desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, di perbatasan wilayah tidak ada penyekatan seperti yang direncanakan sebelumnya.

“berdasarkan hasil koordinasi dengan kepolisian, hari ini diputuskan tidak ada penyekatan, “ungkap bupati.

Dan untuk mencegah terjadinya penumpukan wisatawan di satu titik, kata bupati pihaknya akan menggunakan fotensi yang ada untuk disebar di pantai timur hingga ke Kampung Turis di pantai Pamugaran, dan semua kendaraan wisatawan akan diarahkan ke Pintu (toll gate) utama sedangkan untuk keluar akan diarahkan ke toll gate di Desa  Cikembulan Kecamatan Sidamulih. Dan untuk warga Pangandaran sendiri, jelas bupati, akan diarahkan ke toll gate timur tanpa tiket tanda masuk.

“Jika ada wisatawan yang salah masuk ke toll gate timur Sementara pintu masuk pantai maka akan   diarahkan agar masuk lewat pintu toll utama, ” jelas bupati lagi.

Kepada awk media bupati juga menyampaikan aturan untuk wisatawan dan pelaku usaha karena 

Kepurusan Pemkab Pangandaran membuka pariwisata secara bertahap ini dengan dengan catatan agar semua memperhatikan protokol kesehatan, seperti ketentuani berikut,  1. Melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, 2. Pelaku usaha pariwisata Membuat pakta integritas sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan, 3. Estimasi pengunjung 254 dari luasan wilayah destinasi wisata dengan pembatasan pengunjung ke Destinasi Wisata sebagai berikut 

Untuk obyek wisata Pantai Pangandaran 10.000 orang per hari,

– Pantai Batu Hiu 1.590 orang per hari,

– Pantai Karapyak 3.000 orang per hari,

– Pantai Batukaras 3.000 orang per hari,

– Green Canyon 750 orang per hari,

– Pantai Madasari 1.000 orang per hari.

4. Untuk pengaturan kepadatan arus lalulintas akan dilakukan rekayasa lalulintas,

5. Pelaku usaha pariwsata wajib memiliki bukti sudah di vaksin. (PNews)


KUNJUNGAN KERJA TIM ITWASDA POLDA JABAR KE POLRES TASIK KOTA SOSIALISASIKAN APLIKASI DUMAS PRESISI DAN LAPOR.GO.ID

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Setelah diluncurkan oleh Kapolri, aplikasi Dumas (Pengaduan Masyarakat) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) diciptakan untuk membentuk Transparansi dan Handling Complain (Pengaduan) bagi masyarakat serta utnuk menindaklanjuti hal tersebut hari ini Tim Itwasda Polda Jabar pun mengunjungi Polres Tasikmalaya Kota untuk mensosialisasi Aplikasi Dumas Presisi dan Aplikasi Lapor.go.id. (03/09)

Tim Itwasda Polda Jabar yang dipimpin AKBP Dedi Dewantho, S.I.K. (Irbid Irwasda) beserta Staf memberikan sosialisasi kepada para Perwira Staf dan Operator Satuan dan Fungsi Arahan Sosialisasi mengulas tentang Dumas Presisi dan Lapor.go.id dan dilanjutkan pemasangan banner serta stiker di tempat pelayanan publik seperti Kantor Samsat, Alun alun, Pos Lantas Taman Kota, Terminal dan  tempat keramaian umum lainnya.

Dalam kunjungan kerjanya Tim Itwasda Polda Jaba AKBP Dedi Dewantho, S.I.K yang didampingi Wakapolres Tasikmalaya Kota Kompol Agus Syafrudin, SE., MH. dan Kasiwas Iptu Cece Sukma, di hadapan jajaran anggota Polres Tasik Kota, AKBP Dedi. menyampaikan agar jajaran Polres Tasikmalaya Kota diharapkan untuk mensosialisasikan Aplikasi Dumas Presisi dan lapor.go.id kepada masyarakat.

“Kami yakin masih banyak masyarakat yang belum tahu dan paham meskipun Aplikasi Lapor.go.id ini sudah diluncurkan sejak 2016 oleh Kemenpan RB," ungkap AKBP Dedi.

Hal senada dikakatakan Wakapolres Kompol Agus Syafrudin SE., MH, ia berharap semua anggota aktif mensosialisasikan Aplikasi Dumas Presisi dan lapor.go.id kepada masyarakat secara terus menerus.

“Karena aplikasi ini untuk memudahkan masyarakat melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan kinerja Polri atau yang berkaitan dengan anggota Polri," ujar Wakapolres. (ANWARWALUYO)


EMPAT RUANG KELAS SMPN 2 CIPATUJAH KONDISINYA SANGAT MEMPRIHATIKAN DAN TAK BISA DIGUNAKAN PTM

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Sudah hampir sepuluh tahun kondisi bangunan SMPN 2 Cipatujah sangat memprihatinkan dan hingga saat ini belum ada perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 2 Cipatujah, H. Enom Rusmana, S.Pd.,M.Si, ada empat dari 6 ruang kelas yang tidak bisa digunakan karena kondisinya mengkhawatirkan, apalagi jika digunakan untuk pembelajaran tatap muka (PTM) saat ini.

“Kami khawatir jika saat digunakan ruangan tersebut roboh mencelakai siswa dan guru, “ungkap Enom.(02/9)

Enom mengatakan, pihaknya juga tidak tahu sampai kapan kondisinya seperti ini karena hingga sekarang belum ada informasi kapan SMPN 2 Cipatujah mendapat bantuan rehab ruang kelas.

Enom yang baru 2 tahun bertugas di SMPN 2 Cipatujah juga mengatakan,, empat dari enam ruang kelas kini kondisinya rusak parah sehingga perlu segera diperbaiki. Tapi Enom mengaku hingga saat ini belum menerimainformasi kapan Pemkab Tasikmalaya akan menurunkan bantuan karena sejak usualan diajukan hingga saat ini belum ada jawaban.

“Kami berharap mudah-mudahan secepatnya ada perhatian Pemda agar kondisi kelas ini segera dierbaiki, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


POLRES CIAMIS KAWAL DAN BERI PENGAMANAN PELAKSANAAN VAKSINASI DI SMP NEGERI 2 CIJEUNGJING

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Jajaran Kepolisian Resor Ciamis kemarin melaksanakan pengamanan kegiatan vaksinasi dalam rangka percepatan herd immunity di lingkungan SMP Negeri 2 Cijeungjing, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. (02/09)

Pengamanan yang dilaksanakan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cijeungjing Bripka Iskandar Handoko ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa nyaman dan aman baik bagi peserta maupun tim vaksinator dalam memberikan suntik vaksin.

Seperti disampaikan Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., melalui Kapolsek Cijeungjing, seluruh personel ikut mensukseskan program vaksinasi, dengan melakukan pengamanan dan monitoring pelaksanaan vaksinasi, baik yang diselenggarakan Polri maupun Pemerintah Daerah melalui Puskesmas.

“Pengamanan yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar ini salah satunya untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi di SMP Negeri 2 Cijeungjing berjalan lancar dan aman, “terang Kapolsek. 

Selain itu, imbuhnya pengamanan juga untuk memastikan agar tidak timbul kerumunan yang mengakibatkan menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Kapolsek berpesan kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta menyukseskan program vaksinasi guna mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) dan vaksin ini aman serta halal. 

Bagi yang sudah di vaksin, Kapolsek minta agar tetap selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti menjalankan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan)

Kapolsek mengatakan, vaksin ini dibaratkan seperti helm yang berfungsi hanya mengurangi fatalitas apabila terjadi kecelakaan tetapi supaya terhindar dari kecelakaan maka harus mengikuti aturan prokes. Juga berbanyak ibadah dan berdoa agar  pembelajaran  secara tatap muka para peserta didik pun bisa terus  dilaksakan.

“Yang penting kita harus mengedepankan protokol kesehatan, berbanyak zikir dan berdoa agar  covid 19 hilang  dan ekonomi masyarakat  pun kembali  normal, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)




DALAM SE PEMKAB PANGANDARAN NOMER 443, DISEBUT PEMBUKAAN OBJEK WISATA MERUPAKAN UJI COBA

PANGANDARANNEWS.COM – Surat Edaran (SE) Nomor 443/2558/BPBD/2021 yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Pangandaran tanggal 2 September 2021 adalah yang melandasi dibukanya obyek wisata di Pangandaran.

Dalam SE tersebut disebutkan, dibukanya objek wisata hari ini sebagai uji coba pembukaan destinasi wisata di masa Pandemi Covid-19 dan dibuka secara bertahap dengan memperhatikan protokol kesehatan, dengan ketentuan yang berlaku dan para pelaku usaha wisata juga menandatangani fakta intergritas, dengan pembatasan pengunjung setiap harinya maksimal hingga 25 persen dari kapasitas daya tampung. 

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata, dalam SE tersebut juga dirinci jumlah pengunjung yang bisa masuk ke tiap-tiap obyek wisata setiap harinya, seperti Pantai Pangandaran 10 ribu pengunjung per harinya, Batuhiu 1,5 ribu, Karapyak 3 ribu, Batukaras 3 ribu, Green Canyon 750 pengunjung dan Madasari 1 ribu per hari. Dan saat di lokasi obyek wisata pengunjung juga wajib menunjukan hasil vaksin maksimal minimal dosis 1 dan tes swab PCR atau rapid tes antigen.

”lumnya kami juga sudah bertemu Pa gubernur terkait rencana obyek wisata Pangandaran akan dibuka kembali dengan penerapan prokes yang ketat, ”terang Jeje kepada sejumlah wartawan di kantornya.(2/9).

Ia juga mengatakan semuanya baik pelaku usaha wasita atau pun wisatawan itu sendiri harus taat pada aturan apa yang ditulis dalam SE tersebut, karena jika ada 10 persen lebih pelaku usaha wisata melanggar prokes, maka akan ditutup kembali. 

”Jadi untuk kepentingan bersama, prokes dan lain-lain harus dipatuhi,” tegasnya. (PNews)


KAPOLRES PIMPIN GELAR BHABINKAMTIBMAS DI JAJARAN POLRES TASIKMALAYA KOTA

AKBP ASZHARI KURNIAWAN: “Bhabinkamtibmas yang bertugas adalah  Kapolrinya di tingkat Desa atau Kelurahan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Polri menjadi alat negara berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.

Demikian disampaikan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si, saat memimpin apel gelar pasukan Bhabinkamtibmas di Jajaran Polres.(2/9)

Dikatakan Asvhari, Bhabinkamtibmas atau Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat merupakan ujung tombak Polri dalam  Harkamtibmas. 

“Semua Bhabinkamtibmas yang bertugas adalah  Kapolrinya di tingkat Desa atau Kelurahan," tegas Aszhari.

Untuk itu, lanjutnya, setiap Bhabinkamtibmas diharapkan dapat mempedomani Peraturan Kapolri tentang fungsi dan perannya seperti yang tertuang dalam Peraturan Kapolri (Perkap) No.7 Tahun 2021.

Aszhari menyebut, Bhabinkamtibmas juga diharapkan dapat meningkatkan kembali kegiatannya, seperti Anjangsana kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda secara door to door dan deteksi dini. 

“Sehingga dapat menghimpun Informasi, pendapat dan masukan dari masyarakat tentang tugas-tugas Kepolisian, “ucap Aszhari.

Sementara Kasat Binmas AKP H. Iwan., S.I.P.,  menambahkan, jumlah Bhabinkamtibmas yang membawahi 112 Desa dan 69 Kelurahan ada di 19 Polsek jajaran wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota berjumlah 181 anggota. (ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN