BALON BUPATI-WAKIL BUPATI PANGANDARAN, JEJE WIRADINATA-UJANG ENDIN INDRAWAN, HARI INI GELAR DEKLARASI

PANGANDARANNEWS.COM-Bertempat di alun-alun Parigi, hari ini (4/9) pasangan bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata-H. Ujang Endin Indrawan (JUARA) menggelar deklarasi untuk memantapkan langkahnya dalam pencalonan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pangandtaan.

Selain dihadiri ribuan masyarakat, dalam deklarasi tersebut turut hadir tokoh nasional mantan Menteri Kelauatan Susi Puiastuti, Panglima pemekaran Kabupaten Pangandara, Eka Santosa, mantan Bupati dua periode Kabupaten Ciamis, Engkon Komara dan kader 8 partai pengusung dan pendukung pasangan JUARA.

Dalam sambutannya, Susi Pujiastuti, menekankan agar pasangan Jeje-Ujang Endin harus bisa menjadi pemimpin yang mampu menyayagi masyarakat. Karena jika amanah dan disukai rakyat pasti akan dipilih rakyat dan Alloh pun akan mengabulkan.

“Pasangan JUARA ini ya harus jadi juara dalam bekerja untuk rakyat, “kata Susi.

Sebagai teman masa kecil saat duduk di bangku SD dan SMP, Susi berharap selain membangun infrastruktur Jeje juga harus bisa  meciptakan pembangunan kemanan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat Pangandaran.

“Saya bukan politisi jadi tidak bisa bicara politik, saya hanya bisa memberikan nasihat agar pasangan Jeje-Ujang Endin bisa membuat masyarakat Pangandaran sejahtera, “kata Susi lagi.

Mendapat giliran bicara, tokoh Jawa Barat, Eka Santosa yang didaulat sebagai panglima pemekaran Kabupaten Pangandaran, berkisah tentang perjalanan pemekaran.

Menurut Eka, mungkin tidak banyak yang mengetahui peran penting dalam proses pemekaran posisi Bupati Saat itu, Engkn Kmara dan Ketua DPRD ciais, Jeje Wiradinata, yang secara tegas menyetujui dan langsung menandatangani usulan aspirasi masyarakat Pangandaran yang ingin mekar yag harus dikirim ke DPR RI.

“Jadi secara formal, tanpa persetujuan dan tandatangan Pa Engkon dan Pa Jeje, ceritanya akan lainl ujar Eka.

Saat dibahas di DPR RI, kata Eka, ia pun berjuang habis-habisan agar keinginan masyarakat Pangandaran bisa terwujud, dengan melakukan komunikasi politik dengan rekan-rekannya di Senayan.

Dan tanpa orang tahu, saat Jeje Wiradinata menjadi bupati pertama Pangandaran, tutur Eka, ia rajin pergi ke pelosok untuk melhat hasil pembangunan diPangandaran, dan ternyata perubahannya begitu cepat. Jalan-jalan di desa sekaranghampur semua terlah berhotmiks, Puskesmas pun berdiri megah ada di setiap kecamatan, RSUD Pandega menjadi rumah sakit daerah termegah jika dibanding dengan yang ada di kabupate-kota lain di Jawa Barat dan kawasan wisata pun kini semakin tertata.

“Sekarang saya percaya, kepemimpinan Jeje ternyata senapas dengan ruh dari esensi pemekaran, “tegasnya.

Sementara mengawali pidato politiknya, Jeje Wiradinata, menyampaikan, jika Alloh mengabulkan  terpilih kembali, Jeje mengatakan, ia bertekad untuk menyelesaikan program-program yang saat ini masih belum tuntas.

“Jika sekarang anak-anak kita bisa sekolah hingga SLA, maka ke depan mereka harus bisa masuk ke perguruan tinggi, untuk itu pemerintah harus hadir menjadi fasilitatornya, “ucap Jeje.

Kata Jeje, ada 6 misi dan 21 janji pasangan Juara untuk mencapai visi yang ia canangkan pada rencana kebijakan jika ia terpilih kembali. Seperti, peningkatan Sumber Daya Manusi (SDM), peningkatan pereknomian dan pertanian.

Masih kata Jeje, 5 tahun alu di alun-alun ini, ia berkomitmen untuk memajukan Pangandaran. dan hari ini setelah lima tahun masyarakat sudah bisa melihat hasil komitmen tersebut.

“Dan ini bukan hasil saya sendiri, tapi ini berkat komtmen serta dukungan seluruh masyarakat, ‘tegasnya.

Bakal calon wakil bupati, Ujang Endin Indrawan, menambahkan, menurutnya ia  ingin memastikan di Pangandaran tidak ada lagi rumah tidak layak huni dan hasil pembangunan pun harus bisa menciptakan kondisi tidak banjir saat musim hujan dan tidak kekeringan saat musim kemarau.

Esensi pilkada ini, lanjut Ujang Endin, bukan hanya memlilih kepala daerah, tapi merupakan titik awal untuk menentukan arah kebijakan dan pembangunan 5 tahun ke depan, karena jabatan pimpinan itu bukan untuk mencari harta dan kedudukan, melainkan sebuah pengabdian tulus untuk kemakmuran semua.

Ujang Endin juga mengatakan, ia sudah meminta restu kepada anak, isteri dan keluarganya untuk ikhlas, karena jika terplih nanti seluruh tenaga, pikiran dan energinya akan diinfakan semata hanya untuk kepentingan rakyat.

“Saya juga sudah bicara pada isteri saya, jika terpilih nanti akan memberikan gaji saya kepada masyarakat yang benar-benar memerlukan bantuan, “terangnya.

Usai acara deklarasi, pasangan balon Bupati-Wakil Bupati Pangandaran, Jeje wiradinta-Ujang Endin Indrawan, dengan menggunakan sepeda berangkat ke sekretariat KPU di Desa cikembukan Kecamatan Sidamulih, untuk mendaptarkn diri pencalonannya,

“Sengaja kami menggunakan sepeda walau pun jarak Parigi ke Cikembulan sekitar 20 kilo meter, karena pada hari jumat kami biasa bersepeda sekaligus untuk menunjukan pada masyarakat bahwa kami sehat dan masih kuat untuk bekerja, “ungkap Jeje. (PNews)


DPRD PANGANDARAN SEPAKAT RAPERDA PERUBAHAN APBD TAHUN 2020 MENJADI PERDA

PANGANDARANNEWS.COM –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, beberapa hari lalu (31/8)  menggelar sidang paripurna untuk menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD Perubahan) Tahun Anggaran 2020 untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda).

Dalam sambutannya, anggota Badan Anggaran (Banggar), Rara Agustin, menyamaikan, setelah melakukan pengkajian, penelitian serta penelaahan secara seksama dan cermat terhadap Raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2020, sebesar Rp 1.318 trilyun, setelah perubahan menjadi Rp 1.874 trilyun, ada penambahan sebesar Rp 556.158 milyar.

“Sementara untuk belanja daerah, lanjutnya, dari sebelum perubahan sebesar Rp 1.395 trilyun  sebelum perubahan, menjadi Rp 1.888.485. Trilyun, “kata Rara.

Untuk pembiayaan daerah, lanjutnya, penerimaan pembiayaan daerah sebelum perubahan sebesar Rp 79.728 milyar dan setelah perubahan menjadi Rp 117.009 milyar, artinya ad pnambahan sebesar Rp37.280 milyar.

Masih kata Rara, untuk pembiayaan daerah sebelum perubahan sebesar Rp 2.500 milyar dan setelah perubahan menjadi Rp 102.500 milyar.

“Dan untuk pembiayaan netto setelah perubahan sebesar Rp14.9 milyar, “imbuhnya.

Banggar DPRD Kabupaten Pangandaran berpendapat, lanjut Rara, Raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2020 telah memenuhi syarat, dan selanjutnya Banggar pun mengusulkan pada rapat paripurna ini dapat disetujui dan ditetapkan menjadi Perda.

Namun demikian, kata dia, Banggar juga memberikan beberapa rekomendasi, diantaranya, pekerjaan fisik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) harus segera diselesaikan sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan, kegiatan-kegiatan yang memerlukan proses lelang  harus segera dilaksanakan sesuai dengan sisa waktu sampai dengan akhir tahun anggaran dan pelaksanaan kegiatan perlu percepatan sehingga realisasi meningkat secara signifikan.

Untuk itu, menurut Rara, perlu adanya komunikasi antara SKPD dengan DPRD terkait pemutakhiran ataupun perubahan data, sehingga terjadi sinkronisasi dalam pembahasan dan pengawasan serta  perlu adanya mekanisme evaluasi yang komprehensif yang dilakukan pengguna anggaran dan tim anggaran pemerintah daerah, sehingga akan menghasilkan rencana program dan kegiatan yang lebih baik serta dalam pelaksanaan program serta kegiatan harus senantiasa berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berharap anggaran belanja jga harusdisusun berdasarkan skala prioritas serta diikuti dengan pengawasan yang efektif serta punishment yang jelas, “pungkasnya. (PNews)




HIMPAUDI GELAR KEGIATAN LOMBA SENI DAN KREATIVITAS GURU PAUD SE-KABUPATEN TASIK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Bidang Paud Dikmas Dinas Pedidikan (Disdik) Kabupaten Tasikmalaya, sanag mengapresiasi terkait penyelenggaraan kegiatan lomba Seni dan Kreativitas Guru Paud se-Kabupaten Tasikmalaya yang digelar Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI), hal ini dubuktikan dengan kehadiran lasung Kepala Dsdik, Dadan Wardana, Sip., MM yang didampingi Kepala Bidang Seni dan Budaya, Dudi Wardian, S.Pd, ke acara tersebut.(31/8)

Kepada media, Dadan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk lebih meningkatkan profesionalisme guru, sehingga diharapkan HIMPAUDI bisa memberi kontribusi yang baik  untuk menanamkan nilai-nilai karakter kecerdasan khususnya pada Pendidikan Anak Usia Dini dengan metode yang lebih tepat, karena pada usia tersebut merupakan cikal bakal pembentukan Indek Pembangunan Manusia (IPM).

“Maka gurunya harus lebih profesional, kreatif dan menarik dalam menyampaikan metode pembelajaran, “ungkapnya.

Hal sama disampaikan Kabid Paud Dikmas, Sera Sani Verana, M,Pd, substansi dari kegiatan lomba seni dan Kreativitas Guru Paud ini, memberi ruang dan motivasi pada Guru Paud untuk meningkatkan keahlian dan kreativitas, seperti 4 kegiatan lomba kali ini, lomba menggambar, senam, menyanyi, dan model  pembelajaran.

“Tentunya keempat mata lomba ini akan menjadi sebuah metoda pembelajaran kreatif sehingga ketika diterapkan pada anak akan mudah dipahami dan dicerna,” tuturnya.

Sementara Bunda Tami, menjelaskan, kegiatan lomba pada Milad Himpaudi ke15 ini dinilai sangat positif untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam mengajar, sehingga kegiatan seperti ini harus dilakukan rutin dan berkalanjutan.

BundaTami berharap, dengan kegiatan rutin ini guru-guru Paud  akan semakin kompak, solid dan  semamgat untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya di Kab. Tasikamalaya.

Pada lomba yang mengail tema “Aku Anak Indonesia Cerdas dan Kreatif, gemar makan Ikan dan minum Susu”, lajunya, akan dilombakan membuat media pembelajaran dan lomba menggambar seperti Kolase dan Puzel yang berbentuk ikan.

“Dan dengan membiasakan makan ikan dan minum susu, pendidikan anak pun bisa meningkat,   berahlak mulia dengan penanaman pendidikan  norma-norma agama. “kata Bunda Tami. (ANWARWALUYO)

HARI INI PASANGAN JUARA TERIMA SK DUKUNGAN PERINDO DAN PARTAI GERINDRA

PANGANDARANNEWS.COM- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Persatuan Indonesia (PERINDO) Kabupaten Pangandaran siang tadi menyerahkan Surat Keputusan (SK) dukungan pada pasangan Bakal Calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan (JUARA), bertempat di sekretariat Perindo di Desa Cibenda Kecamatan Parigi.(1/9)

Sekretaris DPD PERINDO Kabupaten Pangandaran Iping mengatakan, dengan diserahkan SK dukungan yang di ditandatangani lagsung Ketua Umum DP Perindo, melalui DPW dan DPD ini merupakan bukti secara resmi dukungannya pada JUARA.

"Sejak hari ini juga saya intruksikan kepada seluruh pengurus dan kader Perindo Pangandaran agar memberikan dukungannya pada pasangan Jeje-Ujang Endin. “kata Iping.

Iping juga menegaskan, jika di kemudian hari ada kelompok atau kader Peindo yang tidak patuh pada keputusan DPP, maka akan ditindak tegas dan langsung dipecat serta diminta untuk mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA).

Sementara dalam sambutannnya Balon Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, usai menerima SK dukungan, menyampaikan terimakasih kepada selurh pengurus dan kader Perindo Kabupaten Pangandaran, yang telah memberikan dukungannya untuk memenangkan pasangan Jura pada Pilkada Pangandaran.

Selain Perindo, kata Jeje, ada ada 6 partai koalisi pendukungan pasangan Juara, diantaranya, PDI Perjuangan, PKS, PAN, PPP, Perindo dan Partai Gerindra dengan jumlah 30 kursi dari seluruh 40 jumlah kursi di DPRD.

"Jika Alloh mengijinkan, nantinya kai terpilih, Insaalloh saya akan melanjutkan fondasi emabngunan melalui beberapa program, kami bertekad ke depan Pangandaran menjadi Juara," kata Jeje.

Perlu digaris bawahi, menurut Jeje, esensi pemekaran Kabupaten Pangandaran bukan pada siapa yang jadi bupatinya, artinya siaa pun bupati dan wakil bupatinya harus mampu mensejahterakan masyarakat.

“Saya mengajak pada pengurus PERINDO dan partai koalisi lainnya untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam mensukseskan pasangan JUARA, “kata Jeje lagi.

Di tempat terpisah, bertempat di Gedung Islamic Center Pangandaran, pasangan JUARA juga menerima penyerahan SK dukungan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra yang diserahkan langsung oleh Ketua DPD Gerindra Kabupaten Pangandaran, Idi Supriadi, S.Pd. (1/9)

Dikatakan Idi, walau sebelumnya ada beberapa persoalan tapi akhirnya SK DPP memberikan rekomendasi untuk mengusung pasangan JUARA pada Pilkada Kabupaten Pangandaran yang akan digelar bulan desember 2020 mendatang.

“Dengan diserahkannya SK ini pada pasangan Jeje Wiradinta-Uang Endin Indrawan, kami siap memenangkan Pilkada Pangandaran untuk pasangan Juara, “ucap Idi.

Sementara di depan pengurus dan ratusan kader Gerindra, Balon Wakil Bupati Pangandaran, H. Ujang Endin Indrawan, menyampaikan terimakasih dan rasa syukurnya karena partai koalisi pendukung JUARA kini bertambah lagi.

“Jujur saya katakan, baru kali ini saya merasa sangat terharu melihat semangat dan ketulusan pendukung kami, “ucap Ujang Endin.

Apalagi, imbuhnya, SK yang diterima dari DPP Gerindra ini bukan hanya sekedar mendukung, tapi mengusung untuk memenangkan Pasangan JUARA di Pilkada Pangandaran.

Ujang Endin juga mengajak kepada seluruh masyarakat Pangandaran, khususnya para kader dan simpatisan Partai Gerindra untuk bersama-sama memajukan daerah dengan porsinya masing-masing.
Jika JUARA menang, lanjutnya, bukan hanya perbaikan infrastruktur saja yang akan menjadi kebijakan pemeritah daerah, tapi lebih dari itu, seperti program pendidikan gratis, kesehatan gratis, peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan perekonomian berbasis masyarakat, harus menjadi skala perioritas kebijaka pemda.

“Jabatan kepala daerah bukan sekedar untuk memenuhi ambisi kekuasaan, materi dan hal yang bersipat duniawi lainnya, tapi kami juga harus bisa hadir menjadi solusi dari persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, “tegasnya.

Dengan menumbuhkembangkan perekonomian kecil dan mikro yang ada di masyarakat, maka, kata Ujang Endin, sektor ini akan mampu meningkatkan daya beli yang pada gilirannya juga bisa meningkatkan kesejahteraan.

“Tarimakasih atas dukungan dan motivasinya, mudah-mudahan jika kami menang di pilkada nanti bisa meberikan solusi untuk semua, “tuturnya. (AGE)


SEKDISDIK TASIK, DEDI ABDULLAH LAKSANAKAN APEL PAGI UNTUK YANG TERAKHIR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Ada yang beda dalam pelaksanaan apel pagi di lingkungan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, pasalnya kali ini kegiatan apel hari senin yang dihadiri MKKS, para Ketua K3S, seluruh Kepala Bidang dan kepala seksi serta segenap staf ASN di lingkungan Disdik ini sekaligus untuk prosesi perpisahan Sekretaris Dinas, Drs. Dedi Abdullah, Mpd, karena masuk pada purna tugasnya pada tanggal 31 agusutus 2020.(31/8)

Kepala Bidang GTK, Drs Didin, Dalam sambutannya menyampaikan agar apel pagi ini bisa berlanjut dan dilaksanakan seperti biasa, karena apel pagi merupakan hal penting bagi penguatan, pembinaan serta arahan bagi staf kepegawaian terkait tugas dan fungsi Aparatusr Sipil Negara (ASN).

“Dalam kesempatan ini juga saya wakili rekan semua mengucapkan selamat jalan, selamat menikmati masa purna tugasnya, kami ucapkan terima kasih atas pengabdiannya dan bimbingan pasekdis semoga jadi amal kebaikan,”kata Didin.

Pada kesempatan lain, Sekdisdik, Drs, Dedi Abdullah, MPD, dalam sambutannya berpesan, walaupun proses belajar mengajar masih dalam suasana pandemi, mudah mudahan upaya menjaga kwalitas pendidikan bisa lebih baik lagi, dan khusunya di lingkungan Disdik Kabupaten Tasikmalaya ini tetap dipertahankan.

Didin mengatakan, mudah-mudahan apa yang telah ia kerjakan selama bertugas di lingkungan pendidikan ini menjadi sebuah pengabdian yang ikhlas dan amalan baik yang diridoi Alloh SWT serta bisa memberikan manfaat bagi dunia pendidikan khususnya dalam pendidikan moral dan ahlak siswa siswi  Kabupaten Tasikmalaya, walau pun pada saat ini Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih dalam kebijakan Beajar Jarak Jauh (BJJ).

“Saya selalu merasa bangga dalam kebersamaan, kekompakan dan rasa kekeluargaan semuanya yang masih terjaga, semoga dunia pendidikan Kabupaten Tasikmalaya bisa lebih maju lagi di masa yang akan datang,”ungkapnya. (ANWARWALUYO-JAJANG)

MENYUSURI KEINDAHAN GOA GUNUNGGEULIS DAN CURUG LUHUR DI KECAMATAN PANCATENGAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Di Kabupaten Tasikmalaya potensi serta kekayaan alam, masih menjadi daya tarik, karena hamir di setiap daerah masih kaya hamparan bukit dataran tinggi, laut, goa, sungai, gunung yang menjulang tinggi dan keindahan alam lainnya.

Sebut saja salah satunya yang ada di Kecamatan Pancatengah, sebuah goa yang ada di Kampung Cibengang Desa jayamukti, masyarakar sekitar menyebutnya Goa Cibogo Gunung Geulis. Goa ini konon sangat bersejarah meskipun baru viral pada saat ini, pasalnya goa yang tepat berada di kaki Gunung Geulis dan searah menuju lokasi air terjun Curug Luhur ini dulunya merupakan tempat persembunyian  pada masa DI/TII. 

Menurut seorang salah seorang warga sekiter, Teri Arya Bayanudin, goa Cibogo ini merupakan salah satu bukti sejarah dan peradaban pada masa lampau.

Dengan panjang sekitar 300 meter dan tinggi 2,5 meter, goa ini, kata Teri, mempunyai daya tarik sendiri untuk dijadikan tujuan wisata minat khusus dan bisa capai dengan kendaran roda dua mau pun empat.

“Untuk sepuluh orang pengunung nantinya akan ditemani oleh 3 orang pemandu disini, “terang Teri.(29/8)

Teri berharap, Goa Cibogo dan Air terjun Curug Luhur ini bisa menjadi destinasi wisata di Desa Jayamukti, sehingga ke depannya diharapkan ada sentuhan dari pengelola wisata dan pemerintah desa dalam penataan wisata alam ini. Seperti  perbaikan infrastruktur jalan dan sarana lainnya.

Dengan dibuat payung hukum Peraturan desa (perdes), nantinya usaha wisata ini bisa dikelola Bumdes, sehingga ia pun optimis kunjungan wisata ke goa Gununggeulis ini akan ikut mendongkrak perekomian desanya.

“Dan Pemkab Tasikmalaya sebaiknya lebih peka bahwa daerah kita sangat kaya dengan potensi wisata alam, tinggal bisa tidak pemkab mengelolanya, “pungkaasnya. (ANWARWALUYO-JAJANG)

TP PKK KARANGNUNGGAL BUKA PELATIHAN KETERAMPILAN MERANGKAI BUNGA


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Dalam kondisi pandemi covid-19 bukan berarti kegiatan tidak bisa berjalan, karena dengan tetap menerapkan protkol kesehatn yang ketat program masih tetap bisa dilaksanakan.

Seperti yang dilakukan Ketua Tim Penggerak PKK dan Bunda PAUD Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Lilis Agustini ,Spd, untuk tetap memacu semangat para kader PKK di wilyah kerjanya, beberapa hari lalu msih tetap mampu berkarya dengan memberi pelatihan pada acara “Pelatihan Sosial, Seni dan Budaya” untuk ibu-ibu Patayat se-Kecamatan Karangnunggal, di ruang aula kecamatan. (29/8)

Dalam kegiatan tersebut, kata Lilis, ia pun berksemptan memberikan pelatihan membuat kerajinan merangkai bunga berbahan dasar Stoking.

“Saya berharap, walaupun masih dalam suasana Covid-19 ibu-ibu Patayat tetap punya kreasi dan aktivitas yang dapat dikembangkan di masing-masing desanya dan  sekaligus bisa memunculkan peluang bisnis, “ujarnya.

Selain emberikan pelatihan, Lilis juga memberikan edukasi terkait penerapan protokol kesehatan untuk memutus mta rantai penyebran covid.

“Ini penting, karena mengedukasi tentang covid itu bisa dimulai dari dalam keluraga dulu, “ujarnya.
(ENDAH LAELANI)

CEGAH KONFILK SOSIAL MASYARAKAT, FKS GELAR PROGRAM KESERASIAN SOSIAL DI DESA CIKAWUNGGALING

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Ratusan warga Desa Cikawunggaling Kecamatan Cipatujah beramai-ramai menghadiri saresehatan Program Keserasian Sosial yang dilaksanakan Forum Keserasian Sosial (FKS), bertempat Kampung Jengkol Kedusunan Sukasri. (30/8)

Turut hadir dalam acaratersebut, diantaranya, perwakilan dari Dinas Sosial Propinsi Jawa barat, Dinsos PMDP3A KabupatenTasikmalaya, Muspika, pendamping program Jajang Nugraha S.kom, Kepala Desa dan pengurus FKS.

Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan covid 19, seperti menggunakan masker dan jaga jarak, masyarakat fokus mendengarkan paparan sejumlah narasumber, seperti dari Dinas Sosial Provinsi Jabar Dra. Enok Komariah M.Kes, Dinsos PMDP3A kab. Tasikmalaya, Rahmat Zaenal Mmutakin S.Pd, Camat Cipatujah Drs Darya, Pendamping Jajang Nugraha,S.Kom, Kepala Desa, pengurus FKS Guna Bakti.

Dalam paparannya, Drs. Ahwan Gumilar MM, mewakili Dinas Sosial Propinsi Jawa Barat, menjelaskan, program keserasian sosial merupakan salah satu program Kementerian Sosial RI dalam penanganan masalah konflik sosial yang bertujuan untuk menciptakan suatu tatanan kehidupan sosial yang serasi dan harmonis dilandasi oleh nilai dasar kebersamaan, toleransi, saling menghargai dan menghormati, sehingga dapat membangun, memantapkan dan mengembangkan serta memelihara kembali kehidupan bersama di antara anggota masyarakat.

Dan bentuk kegiatan keserasian sosial tersebut, imbuhnya, bisa berupa kegiatan fisik maupun non fisik dengan melibatkan unsur masyarakat.

 “Selain keterlibatan seluruh stakeholder, keterlibatan secara aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan agar keberhasilan program keserasian sosial ini dapat terealisasi dengan baik,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Linjamso dan FM Pada Dinsos PMDP3A Kabupaten Tasikmalaya, Rahmat ZM ,S.Pd  yang didampingi pendamping program, Jajang Nugraha,S.Kom. menuturkan, selain membantu agar masyarakat terhindar dari masalah, program keserasian sosial ini juga sangat penting  untuk menyatukan masyarakat dan membantu masyarakat untuk bergotong royong dalam membangun kebersamaan masyarakat.

“Program Ini merupakan upaya bagaimana menyelaraskan serta mewujudkan kerukunan masyarakat dalam rangka memudahkan pelaksanaan program pembangunan,” ungkapnya.

Sementara kata Camat Cipatujah, Darya S.Ip,  pihaknya sangat bersyukur karena di wilayahnya saat ini ada dua desa yang tengah melaksanaan program keserasian sosial dari Kemensos RI, Desa Nagrog dan Cikawungading.

“Saya berharap dengan adanya program ini diharapkan dapat menciptakan kerukunan, merawat budaya gotong royong hingga penguatan silahturahmi dan kekeluargaan antar masyarakat.sesama, “kata Darya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Desa Cikawunggading dan Ketua FKS Maju Jaya, Darjo, pihaknya mengucpkan terimakasih atas kepercayaan Kemensos RI, Dinsos Provinsi Jawa Barat dan Dinsos PMDP3A Tasikmalaya yang telah memberikan kepercayaan untuk melaksanakan program ini.

Alhamdulillah, dengan adanya program ini masyarakat Cikawungading bisa aman, nyaman, damai dan sejahtera, sehingga apa yang dikerjakan sekarang melalui semangat yang tinggi bisa terealisasi tanpa ada hambatan,”ujarnya.

Seperti diketahui, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Program Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kemensos RI di Kabupaten Tasikmalaya yang digelar melalui FKS Guna Bakti Desa Nagrog, diharapkan mampu mencegah konflik sosial khususnya yang disebabkan karena tidak terarahnya saluran air untuk persawahan dan warga rumahan.

 (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)

KBM TATAP MUKA DI KABUPATEN PANGANDARAN AKAN DILAKUKAN HANYA DI ZONA HIJAU ?

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM-Terkait dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah, Pemkab Pangandaran hingga saat ini belum memastikan kapan akan mulai diberlakukan.
Seperti diungkapkan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, kemungkinann kebijakan tersebut diberlakukan di setia daerah, karena dikhawatirkan kondisi setiap daerah yang berbeda.

Jeje mengatakan, KBM tersebut mungkin akan bisa dilaknakan pada desa dengan status zona hijau, dan saat ini tidak semua desa di Kabupaten Pangandaran bersatus zona hijau, “kata Jeje, usai memimpin rapat konsolidasi dengan partai pendukung pasangan Juara di hotel Horison.(31/8)

Kepastiannya, imbuh Jeje, besok tanggal 1 september akan rapatkan dulu, karena hal ini baru dibahas ada rapat internal di Dinas Pendidikan.

“Kebetulan agenda tadi saya menghadiri rapat paripurna di DPRD, jadi baru besok hari akan dirapatkan, “kata Jeje. (PNews)

NGISOM: “CALON PEMIMPIN ITU HARUS VISONER DAN MEMPUNYAI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI YANG BAIK”

KH. Ngisom
PANGANDARANNEWS.COM-Ada beberapa kriteria jika akan memilih pemimpin, tidak cukup karena suka dan fanatisme tinggi lantas pilihan itu dijatuhkan.

Demikian disampaikan KH. Ngisom, salah seorang politisi PKB asal Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, saat ditemui usai acara konsolidasi Bakal Calon (balon)  Bupati Pangandaran, pasangan H. Jeje Wiradinata - H. Ujang Endin Indrawan (Juara), di Hotel Horison kawasan pantai barat. (31/8)

Disamping visioner, lanjut Ngisom, pemimpin itu harus bisa menentukan langkah-langkah pembangunan daerah yang bisa memberikan manfaat dan bisa sepenuhnya dinikmati rakyat.

"Jadi manfaatnya bukan untuk kelomppk-kelompok tertentu tapi untuk seluruh masyarakat, "ungkapnya.

Disoal dukungannya pada pasangan Juara, Ngisom mengatakan, selama kepemimpinan Jeje Wiradinata, tidak hanya pembangunan infra struktur saja yang jadi program kebijakannya, seluruh sektor pun ditangani dengan baik dan terukur, san dengan hasil pembangunan yang berujung pada kepentingan masyarakat.

" Saya juga melihat Pa Jeje sangat memberi perhatian khusus pada keagamaan, " imbuhnya.

Seperti yang dikatakan dari awal, kata Ngisom, memilih pemimpin itu tidak cukup hanya karena suka dan kecintaan emosional, tapi lebih dari itu calon pemimpin juga harus bisa baik secara politis atau lainnya mampu berkomunikasi dengan baik ke pemerintah di atasnya. Ini penting, karena dengan keterbatasan APBD yang dimilki maka sudah dipastikan bentuan baik itu dari pemprov atau pemerintahan pusat merupakan satu keniscyaan yang harus  dikmunikasikn dengan baik.

“Dan Pa Jeje mempunyai kemampuan yang baik untuk urusan tersebut, “tegasnya. (PNews)

HASIL SWAB TES 40 WARGA CIMERAK, 2 ORANG DINYATAKAN POSITIF

PANGANDARANNEWS.COM-Menyusul ditemukannya 9 orang warga Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, yang positif (6 orang warga Cimerak dan 3 orang pendatang dari Maluku) pada acara pernikahan salah seorang warga, gugus tugas pun pada tanggal 24 agustus lalu langsung melakukan swab tes pada 40 warga yang diketahui ikut hadir dalam hajatan tersebut, dan hasilnya diketahui 7 orang dinyatakan positif.

Kadis Kesehatan Kabupaten Pangandaran, drg. Yani Ahmad Marzuki, membenarkan hal tersebut, namun, kata Yani, setelah dilakukan swab ulang dari 7 warga tersebut, hasilnya 2 orang positif.

“Dan dari dua orang itu, satu harus diswab ulang lagi karena hasil swab yang kedua pada tanggal 27 kemarin hasilnya kurang jelas, “terang Yani, saat dihubungi lewat telepon celullernya.(29/8) 

Di tempat terpisah, beberapa warga Cimerak menyayangkan kurang sigapnya petugas yag ada di gugus tugas Cimerak sebelumnya tidak melakukan pemeriksaan kesehatan rombongan pengantin yang datang dari Halmahera.

“Meski pun katanya rombongan dari maluku ini sudah membawa hasil rapid yang dilakukan di bandara, seharusnya gugus tugas mengecek kembali kondisi kesehatan mereka saat tiba di Cimerak, “ujarnya.

Saat diminta komentarnya, Ketua Gugus Tugas Kecamatan Cimerak, Cucu Ruhiyat, mengatakan, saat akan melaksanakan pesta pernikahan ia mengakui hanya menyarankan agar hajatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Disoal hasil rapid tes yang dibawa rombongan dari Halmahera, Cucu mengatakan, ia tidak menerima dokumen tersebut dan tidak mengetahuinya.

“Saat itu saya hanya memerintahkan agar pesta hajatan dilakukan dengan protokol kesehatan, itu saja. “jelasnya. (AGE-PNews)


PERSIAPAN JELANG PILKADA, PANWASCAM KARANGNUNGGAL BERSAMA STAKEHOLDER GELAR RAKOR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Untuk persiapan menjelang digelarnya Pemilihan Kepala Daerah  (Pilkada) Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020,  Pengawas Kecamatan (Panwascam) Karangnunggal menggelar rapat kordinas yang dihadiri seluruh Ketua PPS dan PKD se-Kecamatan Karangnunggal, Ketua PPK, Redi dan Sekmat, Dedi Mulyana, Sip.,Msi, bertempat di aula kecamatan.(28/8)

Dalam rakor tersebut selain dihadiri seluruh Ketua PPS dan PKD seKec. Kecamatan Karangnunggal, hadir pula Ketua Panwascam (Adang Wahyu), Ketua PPK (Redi), serta Sekmat Dedi Mulyana, Sip.,Msi), mewakili Camat yang berhalangan hadir.   Semoga  covid 19 hilang  awal september   pemilih cerdas sehat  masa depan lebaik

Menurut Ketua Panwascam Karangnunggal, Adang Wahyu, Panwascam telah melakukan tahapan dan persiapan dalam menghadapi Pilkada 9 Desember 2020 nanti, bahkan diantaranya 14 orang PKD, 6 orang Komisioner dan Staf telah melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan dan rapid tes, sesuai ketentuan dari bawaslu RI.

Dalam rakor ini juga, kata Adang, seluruh petugas panwascam, PPK dan PKD sudah siap untuk bekerja sesuai tahapan untuk suksesnya penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Tasik tahun 2020, tentunya dengan tatap menerapkan protokol kesehatan.

“Mudah-mudahan Pilkada yang akan dilaksankan buan desember mendatang akan menghasilkan pemimpin yang baik, teruji dan mampu memajukan Kabpaten Tasik, “kata Adang.

Hal senada dikatakan Sekmat Karangnunggal Dedi Mulyana, Sip., Msi, ia mengajak seluruh penyelenggra pilkada bisa tetap semangat dalam melaksanakan tugas, walau tetap dalam kehati-hatian dan selalu menerapkan Protokol Kesehatan.

“Mari kita sukseskan pesta demokrasi ini dengan baik, untuk  memilih bupti-wakil bupati yag akan memimpin Kabuaten Tasik untuk masa bakti tahun 2020-2025. “tegasnya.

Ketua PPK, Redi, menambahkan, pihaknya akan melakukan pengawasan dengan ketat seluruh proses tahapan dan jalannya Pilkada ini, apalagi saat ini rentan pelanggaran politik yang dikaitkan dengan dalih bantuan sosial (Bansos) dan bantuan lainnya.

“Mari kita lebih dewasa dalam berpolitik, hilangkan politik yang tidak sehat agar kompetisi Pilkada ini lebih menghasilkan pemimpin yang sehat pula,”ujar Redi. (ENDAH-ANWARWALUYO)



KERAP DIKELUHAN WARGA, PADAMNYA PJU DI JALAN KAWALU KOTA TASIK TAK JUGA DIPERBAIKI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sejumlah warga di Jalan Kawalu-Gunungputri Kota Tasik mengeluhkan terkait  Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan tersebut masih minim, sehingga hampir di sepanjang pun terlihat gelap padahal arus lalu-lintas di ruas jalan itu terbilang cukup padat.

Menurut salah seorang warga yang bekerja di perusahaan pabrik kayu, Apip, kondisi ini membuat ia merasa takut dan khawatir jika melintas di malam hari, apalagi jika sudah larut malam.

Padahal selain untuk menerangi jalan, kata Apip, PJU juga juga dapat membuat para pengendara merasa lebih aman saat melintas di kawasan itu. Karena bukan tidak mungkin karena suasana gelap bisaterjadi kecelakaan lalu-lintas atau dikhawatirkan akan terjadi tindakan kriminal di jalur ini.

“Padahal jalur ini arus lalu lintas terbilang padat karena merupakan arah menuju Tasik selatan, “ungkapnya.(28/8)

Apip berharap agar kondisi  ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Tasik melalui dinas terkait, sehingga masyarakat pun tidak mersa takut dan khawatir jika melewati kawasan tersebut, terutama di malam hari.

Hal senada dikatakan rekan Apip, Tantan,  menurutnya ia tidak percaya jika pemkot tidak mengetahui kondisi ini, karena kawasan jalan Kawalu-Gunung Putri ini masih terbilang ada di dalam kota.

“Padahal hal ini sering jadi pemberitaan di media, tapi entah kenapa terkesan pemkot tutup mata dan telinga, “ucap Tantan.

Sementara saat beberapa kali PNews melakukan konfirmasi ke Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasik, ia sedang tidak ada di tempat. (ANWARWALUYO)

DANDIM 0613/CIAMIS BUKA KEGIATAN BSMSS 2020 DI KECAMATAN CIMERAK

PANGANDARANNEWS.COM-Bertempat di aula Kantor Desa KertamuktiKecamatan Cimerak Kabupaten Pangndaran, Kodim 0613/Ciamis membuka kegiatan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) tahun 2020.(28/8)

Hadir dalam kesempatan tersebut, Dandim 0613/Ciamis, Letkol Czi Dadan Ramdani S.sos M.A.P, Kepala Bappeda Kabupaten Pangandaran, Drs. Agus Satriadi, Kepala Dinas Sosial, Drs. H. Wawan Kustaman S.Pd., M.Pd, Camat Cimerak, Drs. Atang Kuncara, Pasi Intel Kodim 0613/Ciamis, Kapten Arm Endang Lili, Pasi Ter Kodim 0613/Ciamis, Kapten Inf Margono, Danunit Intel Kodim 0613/Ciamis, Letda Inf Tarmuji, Danramil 1322/Cijulang, Kapten Inf Sutamat, Kapolsek Cimerak,(Iptu Budi Santoso, Kepala Desa Kertamukti, seluruh Kepala Desase-Kecamatan Cimerak dan undangan lainnya.

Mengawali sambutannya, Camat Cimerak, Atang Kuncara, menyampaikan selamat datang dan ucapan terimakasih pada seluruh jajaran anggota TNI yang telah memilih Kecamatan Cimerak untuk lokasi kegiatan BSMSS.

Atang mengatakan, BSMSS merupakan bukti kemanunggalan TNI serta sekaligus menjadi sarana pengabdian pada rakyat dalam membangun desa, khususnya pembangunan infrastruktur yang kali ini dialokasikan di Desa Kertaharja, dengan pola pembangunan berbasis gotong royong.

“Mudah-mudahan ke depan kegiatan TNI Angkatan Darat dan masyarakat Cimerak bisa berkesinambungan sehingga pembangunn desa yang ada di Kecamatan Cimerak pun merata, “kata Atang.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Sosial, Wawan Kustaman, atas nama Pemkab Pangandaran pihaknya sangat mendukung kegiatan BSMSS yang tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran. Sehingga untuk kelancaran kegitan ini, kata Wawan, Pemkab Pangandaran pun menyalurkan APBD sebesar Rp 20 juta dan APBD Pemprov Jabar sebesar Rp 125 juta.

“Di usianya yang masih elatif muda, Kabupaten Pangandaran sudah seharusnya diisi pembangunan yang harus bisa dilakukan seluruh elemen, sehingga visi pemda pun bisa cepat tercapai, “ungap Wawan.

Sementara dalam sambutannya, Dandim 0613/Ciamis Letkol Czi Dadan Ramdani S.sos M.A.P, menyampaikan, tujuan kegiatan BSMSS sendiri merupakan upaya dalam rangka untuk lebih mensejahterakan masyarakat, karena TNI merupakan bagian dari rakyat dan sekaligus inovator pembangunan yang diharapkan mampu meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan.

Dan motivasi ini, kata Dadan, diperkuat dengan kesadaran bahwa TNI lahir dan dibesarkan oleh rakyat dan bersama-sama rakyat untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

BSMSS merupakan program yang tidak semata-mata dapat diukur dengan banyaknya proyek yang dikerjakan, akan tetapi, lanjut Dadan, sejauh mana peningkatan gairah masyarakat dalam membangun desanya bisa terwujud secara mandiri dengan tingkat swadaya yang mampu  diandalkan.

“Sehingga pada titik sasarannya akan tercapai satu kesinambungan dan kelestarian lingkungan hidup yang sehat dalam mewujudkan cita-cita bersama untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, khususnya di desa lokasi BSMSS, “kata Dadan.

Usai membuka acara BSMSS, Dadan yang didampingi muspika pun berkesempatan melakukan peninjauan dan secara simbolis meletakan batu pertama di lokasi pengecoran jalan sepanjang 215 meter di Rt 01/01 Dusun Campaka di Desa Kertamukti. (AGE)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN