Jumat Curhat Di Batukaras, Polres Pangandaran Serahkan Bantuan Kursi Roda


pangandarannews.com
- Untuk menampung segala bentuk aspirasi, keluhan, kritik, dan saran dari masyakarat terkait situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Pangandarann Polres Pangandaran menggelar Program Jum'at Curhat yang dilaksanakan rutin setiap hari jumat.

Jumat kali ini digelar di Tempat  Pelelangan ikan (TPI)  Sanghiangkalang Desa Batukaras Kecamatan Cijulang.(17/3)

Beberapa keluhan warga yang didominasi nelayan pun disampaikan dismpaikan sejumlah para yang bermatapencarian di laut, seperti sulitnya pembelian BBM yang kadang tidak mencukupi serta terkait perpanjangan barcode rekomendasi hanya berlaku satu bulan. Para nelayan pun berharap Polres Pangandaran bisa dipermudah mekanisme pembelian BBM, sehingga dapat mencukupi kebutuhan melaut setiap harinya

Menanggapi hal tersebut Polres Pangandaran yang diwakili Kabag Ren Pangandaran KOMPOL Usep Supiyan,S.H ,M.M, menyampaikan, sistem pendistribusian BBM untuk transportasi khususnya perairan memang dibatasi, alasan tersebut dikarenakan BBM termasuk bahan berbahaya yang apabila tumpah di laut akan menimbulkan pencemaran sehingga kapastiasnya pun tidak boleh berlebihan.

Namun, ujar Usep, untuk mengatasi kekurangan pihaknya segera akan dikoordinasikan dengan Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Pangandan dan SPBU.

"Saya menyarankan agar rukun nelayan dengan koperasi membuat landasan tertulis untuk dijadikan dasar pengajuan BBM yang selanjutnya diajukan ke Dinas Kelautan,"ujarnya.

Dalam gelar Jumat Curhat, Polres Pangandaran pun berkesempatan menyerahkan bantuan sosial (bansos), satu unit kursi roda yang diserahkan langsung ke warga Tuna Daksa. Pemberian bantuan ini dilakukan setelah Polres Pangandaran menerima laporan adanya tuna daksa di Kecamatan Cijulang, yang sebelumnya dilakukan pendataan oleh Bhabinkamtibmas untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran.


Dalam kesempatan Jumat Curhat, Usep juga tidak lupa mengajak pada warga agar berbuat apapun untuk meringankan beban sesama terutama masyarakat yang tengah kesusahan.

"Tidak perlu jauh-jauh, lihat tetangga di kiri-kanan kita saja bila ada yang kesulitan kita coba ringankan langkah untuk membantu mereka dengan ikhla," ucap Usep.

Usep juga menghimbau masyarakat jika membutuhkan bantuan atau aduan apapun, silahkan datang dan laporkan ke Polsek terdekat atau melalui  WA HotLine Polres Pangandaran 08112442110.(hiek)

Untuk Tingkatkan Pelayanan, Satpol Air Polres Pangandaran Ikuti Sosialisasi Keselamatan & Keamanan Pelayaran TSDP


PANGANDARANNEWS.COM
- Polres Pangandaran akan selalu mendukung semua program Pemkab Pangandaran, salah satunya terkait TSDP sebagai salah satu moda transportasi yang memiliki keunggulan lebih ekonomis, ramah lingkungan, serta dapat membuka akses untuk daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (T3P).

Demikian disampaikan Kapolres Pangandaran, AKBP Hidayat yang diwakili Kasatpolairud AKP Sugianto, pada kegiatan  Sosialisasi Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (TSDP) bertempat di Pelabuhan/Dermaga Kalipucang. (15/3)

Sugianto mengatakn, kegiatan ini merupakan tindak lanjut terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 122 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan dan deklarasi kesiapan pelaksanaan pada tanggal 1 Juni 2021.

Sebelumnya pembinaan transportasi penyeberangan untuk fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, namun, kata Sugianto, kini beralih dilaksanakan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Materi yang dibahas dalam sosialisasi ini, imbuhnya, meliputi organisasi dan kelembagaan SDP yang ideal setelah penambahan tugas dan fungsi (Tusi) keselamatan dan struktur anggaran pelabuhan SDP yang ideal.

"Diskusi panel terkait pelaksanaan tusi sesuai ketentuan prosedur dan penataan regulasi untuk TSDP serta sinergitas dan pemantapan implementasi pelaksanaan tusi keselamatan dan keamanan pelayaran SDP," jelas Sugianto.

Sugianto menambahkan, Polres Pangandaran berharap sosialisasi ini dapat berjalan dengan baik, lancar serta menjadi sarana diskusi dan pembelajaran yang baik.

"Sehingga pada ujungnya dapat memantapkan pelaksanaan tugas dan fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran transportasi sungai, danau, dan penyeberangan," pungkasnya.(PNews)

Dipastikan 8 Desa Di Kabupaten Pangandaran Tahun Ini Ikuti Pilkades Serentak, Balon Di Dua Desa Harus Ikuti Seleksi


pangandarannews.com
- Bakal calon kepala desa (kades) di Kabupaten Pangandaran tahun ini dipastikan akan mengikuti seleksi, pasalnya pada pilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2023 bakal calon (balon) kades ada yang lebih lima orang.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Pangandaran, Wawan Kustaman saat menggelar rapat koordinasi Pilkades Serentak 2023 di Kabupaten Pangandaran, bertempat di Krisna Beach Hotel 2. (16/03)

Wawan mengatakan, ada 8 desa di Kabupaten Pangandaran yang akan menggelar Pilkade Serentak Tahun 2023, yang dilaksanakan tanggal 3 Mei 2023.

Wawan menjelaskan, kedelapan desa tersebut antara lain Desa Pangkalan (Kecamatan Langkaplancar), Desa Sukajaya dan Ciparanti (Cimerak), Desa Parakanmanggu (Parigi), Desa Ciparakan (Kalipucang), Desa Sukamaju dan Mangunjaya (Mangunjaya), dan Desa Babakan (Kecamatan Pangandaran).

Dari delapan desa tersebut, kata Wawan, ada dua desa yang memiliki pendaftar bakal calon kepala desa lebih dari 5 orang, sehingga harus mengikuti seleksi tes tulis di tingkat kabupaten dan ini dimaksudkan untuk mengetahui kualitas calon yang akan menjadi pimpinan di tingkat desa. Dan untuk soal tes ini, tentu akan dibuat oleh panitia tim seleksi yang berasal dari berbagai unsur.

"Dua desa yang balon kadesnya harus mengikuti tes tersebut, diantaranya Desa Pangkalan dan Desa Parakanmanggu,,” jelas Wawan.

Wawan menyebut untuk Pilkades tahun secara keseluruhan minat masyarakat untuk maju sebagai kades, cukup baik.

Wawan juga berharap pelaksanaan pilkades di Pangandaran dapat berjalan lancar aman dan kondusif,  sehingga mampu menghasilkan pemimpin di tingkat desa berkualitas.

"Serta amanah dan mampu meningkatkan kesejahteraan warganya,” pungkasnya.(hiek)

Kuota P3K Pemkab Pangandaran Tahun Ini Sebanyak 1.551 Orang, Formasinya Akan Disesuaikan Dengan Keuangan Daerah ?





PANGANDARANNEWS.COM - Tahun ini Kabupaten mendapat formasi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 1.551 orang, 184 untuk tenaga kesehatan (nakes) dan 1367 guru.

Seperti disampaikan Kepala
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran, H Dani Hamdani, saat ditemui PNews di ruang kerjanya, hal itu berdasarkan perhitungan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk gaji P3K ini sudah ada slotnya pada DAU dengan estimasi untuk gaji PK3 sebesar Rp 29,3 milyar per tahun yang akan ditranfer dalam DAU.

"Jumlah ini belum termasuk tunjangan dan lain-lain sebesar  Rp 800 ribu per orang, dan ini menjadi beban daerah atau APBD," jelas Dani.(15/03)

Dani mengatakan, besaran gaji P3K ini setara dengan ASN golongan 3A, sekitar Rp 3 juta.

Namun hingga saat ini, imbuhnya, Pemkab Pangandaran belum memastikan apakah seluruh formasi dari Kemenkeu ini akan diambil semuanya karena harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Namun konsekuensi jika Pemkab Pangandaran tidak mengajukan formasi tahun ini,  maka DAU tersebut tidak akan ditransfer.

"Mungkin kita akan coba mengajukan formasi sesuai jumlah ASN yang pensiun tahun ini, istilahnya tambal sulam, mungkin sekitar 250 orang," ucapnya.

Dani juga mengatakan pada tahun lalu Pemkab Pangandaran menerima kuota 355 P3K, dan yang terisi hanya 324.

Ia menyebut, pihaknya segera akan membahas terkait usulan formasi P3K untuk tahun ini bersama bupati, wakil bupati dan Sekretaris Daerah (sekda).

"Mungkin minggu depan kami akan bahas hal ini," pungkasnya.(hiek)

Sambut Ramadhan, Anggota DPRD Pangandaran Fraksi PPP, Asikin Gelar Reses Bertemu Kostituen Di Mangunjaya


PANGANDARANNEWS.COM
- Bertempat di aula MA, Life Skil Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran komisi I dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H Asikin melaksanakan reses untuk bertemu dengan kostituen. (15/03)

Selain merupakan ajang komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala ini juga merupakan salah satu kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin pada setiap masa reses yang dimanfaatkan untuk menyampaikan program kerjanya maupun untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Seperti disampaikan H Asikin kepada sejumlah awak media,  ada beberapa program yang akan dilaksanakan menjelang Romadhon, diantaranyab mengumpulkan sejumlah kyai pondok pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Mangunjaya sesuai dengan arahan Dinas Pendidikan bahwa pada bulan rhomadon ini akan di adakan kegiatan Santri Kilat (Sanlat)SANLAT.

Menurut Asikin, rencananyaSanlat ini akan dilaksanakan di pondok pesantren baik itu yang sudah mempunyai Izin Oprasional Pondok pesantren (Ijop) maupun yang belum.

"Walau di komisi I tidak membidangi pendidikan namun ini tentunya ada kaitannya dengan tugas keagamaan saya,  terlebih sekarang momennya bulan suci Rhomadhon," kata Asikin.

Pada bulan Rhomadhon nanti, kata Asikin, Bupati Pangandaran juga akan melaksanakan Shafari Romadon yang selalu dilaksankan setiap tahun.

"Saya berharap para guru ngaji dan pimpinan pondok pesantren bisa hadir dan ikut pada pada acara safari ramadhan pemda ini," ujarnya. (toni)

Bupati Lantik 815 PNS Dan Jafung Di Lingkup Pemkab Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Bertempat di alun-alun Parigi, Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata melantik serta mengambil sumpah 815 PNS dan Jabatan Fungsional (japung).

Sebanyak 565 dilantik menjadi PNS dan 249 guru lama yang diangkat jadi pejabat fungsional serta satu diangkat menjadi pustakawan, selain guru dan pustakawan ada juga dari kesehatan dan penyuluh.

Dalam sambutannya bupati menyampikan pengankatan ini diharapkan bisa menambah kekuatan birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran, sehingga analisa jabatannya bisa terpenuhi serta 

pelayanan terhadap masyarakat pun akan lebih baik lagi.

"Selain bisa menjadi pengayom, para ASN ini harus berpihak pada kepentingan masyarakat,"  ucap bupati.(15/03)

Bupati juga meminta agar ASN ini bekerja sepenuh hati, namun kalau KTPnya saja belum Pangandaran bagaiman bisa sepenuh hati.

Bupati menambahkan, saat ini Pemkab Pangandaran sedang menghitung kebutuhan ASN dan estimasi belanja pegawai.

Jika dirasa masih kurang ungkap bupati, ia akan meminta untuk menambah kekuranganya melalui analisa jabatan apa yang kurang.

"Nanti BKPSDM yang akan menganalisanya," imbuhnya.(hiek)

Satreskrim Polres Pangandarab Gelar Rekontruksi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Yang Terjadi Di Dusun Buniayu


PANGANDARANNEWS.COM
-  Satuan Reskrim Polres Pangandaran siang tadi menggelar rekonstruksi kasus dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang terjadi beberapa waktu lalu di Dusun Buniayu RT. 001 RW. 003 Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi, yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Dalam kegiatan tersebut ada 5 orang Penyidik Pembantu yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Luhut Sitorus, S.H., M.H., Inafis Sat Reskrim Polres Pangandaran jumlah 2 orang, Jaksa Penuntut Umum jumlah 2 orang dipimpin oleh Jaksa Peneliti Sunardi S.H., Penasehat Hukum (LBH) 1 Orang, Pekerja Sosial 2 orang, Dinas P3AKB 4 Orang.

Kepada sejumlah awak media, Kasat Reskrim AKP Luhut Sitorus, S.H., M.H. mengatakan dalam rekonstruksi ini dilakukan 11 adegan dan pelaksanaan rekonstruksi ini sesuai dengan BAP tersangka.

"Rekonstruksi ini sangat penting sebagai gambaran yang jelas tentang terjadinya suatu tindak pidana," jelas Luhut.(14/03)

Selain itu, imbuh Luhut, rekontruksi ini juga untuk menguji kebenaran keterangan pelaku ataupun saksi yang ada sehingga dapat diketahui benar tidaknya tersangka melakukan suatu tindak pidana.

"Dan ini tentu seperti yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan," imbuhnya..(PNews)

Hasil Seleksi Dan Karantina, Wildan Asal Pangandaran Berhasil Sabet juara 2 Duta Baca Jawa Barat


PANGANDARANNEWS.COM
- Perwakilan Duta Baca Putera asal Kabupaten Pangandaran  Muhammad Wildan Nursaputra berhasil meraih juara 2 pada pemilihan Duta Baca yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan Provinsi Jawa Barat.

Pemilihan Duta Baca tingkat provinsi ini diikuti 26 kabupaten/kota, hanya satu yang absen dari Kota Cirebon.

Seperti disampaikan Ketua Paguyuban Duta Baca Pangandaran Aldi Nur Fadillah, seperti diketahui duta baca dari Pangandaran diwakili oleh Wildan (putera) dan Sipa (puteri).

"Wildan dan Sipa telah memberikan yang terbaik dalam setiap tahapannya pemilihan duta baca ini," ungkapnya.(14/03)

Dalam tahapan pemilihan duta baca tingkat provinsi Jabar yang dilaksanakan Dispusipda dan Paguyuban Duta Baca Jabar, kata Aldi, perwakilan dari Pangandaran sudah melalui tahapan seleksi administrasi, tes tulis wawasan umum dan tentang perpustakaan serta wawancara terbuka terkait pengembangan diri.


Ia menambahkan, Wildan dan Sipa berhasil masuk 30 besar di Jawa Barat dan setelah diseleksi sampai 6 besar, hanya masuk 1 kandidat yaitu Wildan. Sementara Sipa harus puas menjadi perwakilan puteri pada 20 besar saja, tapi apa pun Sipa sudah memberikan yang terbaik.

Aldi mengaku gembira karena sudah 3 kali berturut-turut duta baca dari Pangandaran berhasil menorehkan juara, walau pun Kabupaten Pangandaran merupakan daerah termuda di Jawa Barat.

Aldi juga mengatakan, untuk setahun ke depan kedua duta baca ini  mempunyai tugas dalam meningkatkan kegemaran membaca di masyarakat.

Tak hanya itu, mereka juga akan terus bermitra dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangandaran.

"Saya sangat berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang telah mensupport dalam setiap program dan kegiatan kami," ucapnya.

Berikut Daftar Juara pemenang Duta Baca Jawa Barat 2023.

Juara 1 Putra 

1. Miftah Fadhilah asal Kabupaten 

Ciami dan Juara 1 Puteri Aminatus Sholihah asal Kabupaten Cirebon

2. Juara 2 Putra Muhammad Wildan Nursaputra asal Kabupaten Pangandaran dan Juara 2 Putri  Vika Oktaviani Kabupaten Indramayu 

3. Juara 3 Putra Rafly Muhammad Fasha Kabupaten Sumedang dan Juara 3 Puteri Syifa Susilawati Kabupaten Garut (hiek)

Untuk Dukung Ketahanan Pangan Babhinsa Koramil Cibalong Dorong Petani Menanam Jagung


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Dalam rangka ikut serta meningkatkan produksi pertanian, Babinsa Koramil 1216/Cbl Serda Pendi ikut ambil bagian dalam kegiatan penanaman jagung jenis Hibrida yang dilaksanakan bersama Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Cibalong di lahan seluas 1,5 hektar milik Kelompok Tani Sinar Tani Dusun Cipongpok Desa Eureunpalay Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya. (14/03)

Menurut Serda Pendi, Babinsa sebagai aparat teritorial di wilayah bersama penyuluh pertanian harus bisa membantu memberikan dorongan dan motivasi kepada petani. 

"Dengan memberikan pendampingan diharapkan petani tetap produktif untuk bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan yang ada," ucap Pendi.

Selain Babhinsa dan Penyulug Pertanian, dalam kegiatan yersebut turut hadir anggota koramil lainnya Sertu Iwan, Dedi Rusmana Kordinator BPP beserta PPL, Kundang Junaedi POPT Provinsi Jawa Barat, H Hendro Waluyo Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Wawan, Ketua kelompok Sinar Tani beserta anggota.

Penanaman jagung ini, masih kata Pendi, sesuai dengan program pemerintah dalam program pemulihan ekonomi pasca pandemi serta program ketahanan pangan. Dan dengan bercocok tanam, tentu produksi pertanian akan tetap terjaga serta diharapkan bisa mendukung kebutuhan pokok di masyarakat.

"Dengan tetap bercocok tanam juga bisa mendukung kebutuhan pokok dan berhasilnya program ketahanan pangan menuju masyarakat sejahtera khususnya dari sektor pertanian," ungkapnya.(anwarwaluyo)

Wakapolres Pangandaran:"Kami Siap Berikan Pelayanan Prima Pada Masyarakat, 24 Jam"


PANGANDARANNEWS.COM
- Polres Pangabdaran terus meningkatkan pelayanan dengan menekankan pelayanan yang humanis dan prima  dalam

Seperti disampaikn Wakapolres Pangandaran Kompol Arisbaya, SH saat memimpin apel pagi di halaman Mapolres Pangandaran. (14/03)

Di depan anggotanya, Arisbaya menyampaikan, untuk menciptakan komunikasi yang baik dan pelayanan prima Kepolisian, SPKT Polri sebagai garda terdepan pelayan masyarakat tentunya sudah menjadi kewajiban melayani masyarakat yang melapor dengan layanan cepat serta prima tentang apa pun yang diperlukan masyarakat

Ia juga meminta kepada seluruh  personel pelayanan untuk selalu menampilkan sikap humanis dengan slogan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun) pada saat melayani masyarakat.

"Selain itu dalam pelayanan pun harus cepat agar masyarakat bisa melaksanakan aktifitas yang lain dan merasa puas atas pelayanan Kepolisian,” tegasnya.

Arisbaya menambahkan, pelayanan terhadap masyarakat dalam bentuk apapun segera ditindak lanjuti sesuai tugas pokok Kepolisian, menerima aduan/laporan masyarakat dengan ikhlas serta tidak membeda-bedakan.

"Kepada masyarakat saya tegaskan, Polres Pangandaran siap melayani masyarakat 24 jam dan tidak dipungut biaya apapun," pungkasnya.(PNews)

16 Maret 2023, Perwakilan Siswa 10 Korwil Dipastikan Ikuti Pertandingan Olahraga Tradisional


PANGANDARANNEWS.COM
- Dinas Pendidikan Pemuda dn Olahraga Kabupaten Pangndaran kembali menggelar Pertandingan Olahraga Tradisional Tahun 2023, yang akan dilaksanakan tanggal 16 Maret di Desa Masawah Kecamatan Cimerak yang akan diikuti siswa dari perwakilan 10 kecamatan atau korwil (kordinator wilayah).

Menurut plt Kabid Pemuda dan Olahraga, Igis Yajid saat didampingi Analis Kebijakan Arman Danismaya, ada 7 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan, antara lain Hadang (gobag), balap tarumpah, Enggrang, Dogongan, Sumpitan, boy-boyan dan baren.

"Kegiatan ini juga sekaligus untuk seleksi ke tingkat provinsi yang akan dilaksanakan di Kabupaten Subang," ungkap Igis.(13/03)

Igis menambahkan, untuk cabor yang akan dipertandingkan di tingkat provinsi ini ada 5, cabor boy-boyan dan baren tidak dipertandingkan.

Dalam pertandingan olahraga tradisional ini semua atlit merupakan siswa kelas 5, dan ini sekaligus menjadi sarat peserta pertandingan.

Igis menyebut, saat ini pihaknya sudah memiliki 22 wasit yang bersertipikat.

Igis juga mengatakan, para siswa sangat antusias untuk mengikuti even yang rutin dilaksanakan setahun sekali, bahkan saat setiap jam istirahat sekolah para siswa ini sering melakukan olahraga tradisional ini.

"Ini sangat bagus, karena siswa kini lebih cenderung bermain enggrang misalnya dari pada bermain gadget setiap harinya," imbuhnya. (hiek)


Bupati Pangandaran;"Obsesi Saya Menyambungkan 91 kilo meter Panjang Pesisir Bisa Segera Terwujud"


PANGANDARANNEWA.COM
- Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus memacu pembangunan infrastruktur, khususnya untuk penunjang parawisata.

Jalur lintas pantai sepanjang 28 kilo meter dan tiga buah jembatan berhasil diselesaikan, mulai dari  pantai Pamugaran Desa Cikembulan hingga di kawasan pantai Karangtirta Desa Sukaresik di Kecamatan Sidamulih yang langsung tembus ke jalan menuju pantai Batuhiu di Desa Ciliang Kecamatan Parigi yang pengerjaannya dilaksanakan pada tahun sebelumnya.

Kepada sejumlah awak media, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dalam acara peresmian Jembatan Wiradinata Ranggajipang di pantai Pamugaran, menyampaikan, dengan menelan anggaran sekitar Rp121 milyar Pemkab Pangandaran.

Seperti yang sering ia ungkapkan, obsesinya untuk menyambungkan seluruh kawasan wisata, mulai dari pantai Karapyak di Desa Bagolo Kecamatan Kalipucang, Pantai Lembahputri Desa Putrapunggan, pantai Pangandaran, Karangtirta, Bojongsalawe, Batukaras hingga ke pantai Madasari lokasi ujung paling di Kecamatan Cimerak, bukan tidak mungkin sebentar lagi akan jadi kenyataan.

"Mudah-mudahan mimpi saya untuk bisa menyambungkan panjang pantai 92 kilo meter yang ada di Kabupaten Pangandaran bisa terwujud," ungkapnya, saat meresmikan jembatan Wiradinata Ranggajipang yang dilanjutkan acara touring dari Taman Paamprokan dan berakhir di Pantai Madasari.(12/03)


Jeje mengatakan, jarak dari pantai Pangandaran hingga pantai Madasari kini bisa ditempuh lebih cepat. Bahkan jika jembatan Sodongkopo yang menghubungkan pantai Bojongsalawe di Kecamatan Parigi menuju landasan udara Nusawiru di Kecamatan Cijulang yang rencananya tahun ini dikerjakan, mungkin waktu tempuh dari pantai Pangandaran ke pantai Madasari akan lebih pendek.

"Dan untuk semantara dari Nusawiru ke pantai Batukaras saat ini masih sudah tersambung dengan menggunakan jembatan Bally," terang Jeje.

Jeje mengaku, mungkin dalam periode kepemimpinannya tidak bisa ia kerjakan semuanya, namun ia juga percaya kepala daerah selanjutnya akan mampu melanjutkannya.

"Tapi mungkin paling tidak obsesi saya untuk menyambungkan 91 kilo meter panjang pasisir di Pangandaran segera bisa terwujud," tegasnya.  (hiek)

Lantunan Shalawat dan Pengajian Warnai Peresmian Gedung DPC PDI Perjuangan Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, ST didampingi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata memimpin langsung acara peresmian Gedung DPC PDI Perjuangan Pangandara, berlokasi di Desa Cibenda Kecamatan Parigi.(12/03)

Di depan pengurus, kader PDI Perjuangan dan warga masyarakat sekitar, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata menyampaikan, acara peresmian gedung DPC ini juga sekaligus sebagai tasyakur binnikmah dalam menyambut bulan suci ramadhan.

Jeje menuturkan, gedung DPC ini dibangun secara gotong-royong seluruh kader ditambah dana partai.

"Insaalloh uang yang digunakan membangun gedung ini bukan dari pemerintah namun murni berasal dari kebaikan seluruh kader PDI Perjuangan," ucap Jeje.

Jeje juga mengamanatkan agar gedung ini ke depannya bisa digunakan untuk hal-hal positip, seperti pengajian warga, kajian ilmiah dan kegiatan yang bermanfaat lainnya.

Dalam setiap acara yang digelar PDI Perjuangan selalu ada pembacaan pancasila, menurut Jeje, itu membuktikn bahwa pancasila merupakan azas atau landasan partai.

Jeje juga menyampaikn tentang pentingnya pemahaman arti pancasila secara utuh dan sempurna, sehingga tidak salah dalam memaknai Pancasila sebagai landasan berbangsa dan bernegara.

"Jika saya ikut membangun mesjid dan pesantren itu bukan berarti saya PDIP syariah, namun ini merupakan salah satu tanggungjawab untuk kehidupan beragama di Pangandaran," imbuhnya.

Jadi, ibuhnya, merewat dan memberi ruang kepada umat itu harus menjadi tanggungjawab semua, dan khususnya paera kader PDI Perjuangan agar terus bekrja dengan baik.

"Tunjukan pada rakyat bahwa kita bisa," tegasnya.

Hal senada dikatakan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono ST, menurutnya pihaknya berterimaksih kepada ketua, penguris serta seluruh kader PDI Perjuangan Kabupten Pangandaran karena telah selesai melaksanakan tanggungjawbnya membagun gedung DPC yanhg dilalsanakan secara gotongroyong oleh seluruh kader.

Dalam kesempatan tersebut Ono juga menyampaikan sekilas terkait perjalanan PDI perjuangan serta ketokohan Bung Karno yang selama ini menjadi panutan seluruh kader.

Ono menambahkan, Bung Karno sangat dekat dengan para tokoh islam dan tokoh-tokoh bangsa lainnya dalam membangun Indonesia, sehingga hingga saat ini kedekatan tersebut terus dilanjutkan oleh kader PDI Perjuangan.

"Saya berpesan agar gedung DPC yang megah ini tidak hanya bermanfaat bagi PDI Perjuangan tapi untuk seluruh rakyat," ujarnya.

Selain dihadiri Ketua DPD Jabar dan Ketua DPC Kabupaten Pangandaran, peresmian gedung DPC ini turut dihadiri Sekjen DPD PDI Perjuangan Jabar, anggota DPRD Jabar Ijah Hartini, jajaran pengurus DPC, anggota DPRD Pangandaran Fraksi PDI Perjuangan dan tamu undangan lainnya. (hiek) 

Jambore Maskara Bertajuk "Bergerak Bersama Maskara untuk Jabar Juara" Digelar Di Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Sejak diluncurkan pada tahun 2019 silam 398 unit Maskara (Mobil Aspirasi Kampung Juara) yang telah diberikan ke desa-desa berstatus Desa Mandiri atau Desa Bintang Lima dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Sementara untuk tahun 2023 ini, sementara sebanyak 75 unit Maskara segera menyusul didistribusikan kepada desa-desa berlabel Desa Mandiri.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum, S.E, saat menghadiri Jambore Maskara bertajuk “Bergerak Bersama Maskara untuk Jabar Juara” yang digelar di Lapang Katapang Doyong kawasan Pantai Timur Pangandaran pada tanggal 11 – 12 Maret 2023 yang dikolaborasikan dengan Panggung Karnaval SCTV dengan sederet artis , seperti J-Rock, Mita The Virgin, Armada, Letto, Mata Band, Trio Macan, Fathin Shidqia, Kuburan Band dan lainnya.

Uu mengatakan, tidaklah berlebihan Pemprov Jabar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggelar perhelatan Jambore Maskara untuk pertama kalinya yang nantinya akan dicatatkan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk berkumpulnya jenis mobil wingbox terbanyak.

"Saat ini dari 1130 desa mandiri di Jabar baru 398 yang sudah diberi kendaraan maskara," terang wagub, kepada sejumlah awak media saat menghadiri Jambore Maskara bertempat di Lapang Katapangdoyong Pangandaran.(11/03)


Maskara ini menurut wagub, multi guna bisa digunakan antara lain untuk mengangkut bila ada warga yang sakit, dapur umum, panggung dan kegunaan lainnya yang bisa disesuaikan dengan kondisi yang ada.

Sementara saat diminta komentarnya, Bupati Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan, Maskara ini bisa menjadi motivasi untuk menjadi sebuah desa yang baik dan mandiri.

Jika ada 50 persen desa di Jabar yang sudah mandiri, artinya kata Jeje, desa-desa di Jawa Barat ini serengahnya sudah tidak menyandang lagi predikat desa tertinggal.

"Di Kabupaten Pangandaran dari 93 desa baru 4 persen yang jadi desa mandiri, jadi kami masih ketinggalan," jelas Jeje.(hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN