TIM PENGGERAK PKK MEKARSARI ADAKAN PELATIHAN PENTINGNYA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam pola asuh mendidik anak, PKK Desa Mekarari Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya mengadakan Pelatihan dam Sosialisasi Parenting, di gedung serba guna Desa Mekarlaksana.(21/10)

Dalam kegiatan yang dihadiri ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto Sebagai narasumber, Ketua TP PKK Desa Mekarlaksana Elin Erawati menyampaikan, dalam kegiatan ini disosialisasikan terkait pola asuh dan mendidik anak usia dini sehingga bisa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman orang tua dan guru dalam pola asuh dan mendidik anak usia dini.

 “Harapannya kudah-mudahan kegiatan ini dapat memberi manfaat kepada masyarakat apalagi narasumber yang dihadirkan sangat kompeten dalam bidang ini, “jelasnya.

Sementara Kepala Desa Mekarlaksana Beben dalam sambutannya mengaku ia sangat mengapresiasi langkah yang dilaksanakan Tim penggerak PKK yang telah sukses menggelar acara ini.

Beben menambahkan, anggaran untuk kegiatan ini diambil dari Dana Desa (DD) tahun 2021 dengan capaian desa peduli terhadap pendidikan dan salah satu capaian SDGS desa.

“Kami akan terus mendukung semua kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam berbagai bidang,”tegas Beben.(ANWARWALUYO)


DIREKTUR DEEP SAYANGKAN, TAYANGAN PORNOGRAFI SAAT PENGGEREBEKAN PINJOL DI TV NASIONAL LANGGAR ETIKA MEDIA

PANGANDARANNEWS.COM - Direkur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati sekaligus aktivis perempuan yang selama ini konsen terhadap isu perempuan dan anak sangat menyayangkan tayangan pornografi dengan memperlihatkan perempuan berfoto bugil dalam program berita breaking news di sebuah tayangan tv swasta nasional pada Senin (18/10)) sekira pukul 20.00 WIB. 

Terlepas dari tayangan tersebut ada unsur kesengajaan atau tidak, menurut Neni tayangan tersebut dinilai melanggar etika media, pasalnya selain ada dugaan melanggar UU 32 tahun 2002 tentang Penyiaran dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

“Selain itu tayangan tersebut juga memiliki dampak sangat besar bagi masyarakat yang dapat berpengaruh pada perilaku individu untuk melakukan penyimpangan serta melanggar nilai kesusilaan, “ujarnya.(20/10) 

Padahal, lanjut Neni, dalam regulasi jelas program siaran wajib melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja, sehingga siaran yang memuat adegan seksual dilarang menayangkan ketelanjangan dan/atau menampakkan alat kelamin. Apalagi penayangan tersebut tanpa ada sensor dan mengeksploitasi bagian-bagian tubuh tertentu. 

Menurut Neni ia juga khawatirkan apabila tayangan seperti ini dinormalisasi dan tidak ada tindakan tegas dari KPI Pusat, maka harapan publik untuk dapat menciptakan tayangan yang sehat dan berkualitas akan sulit terwujud. 

Neni berharap stasiun televisi memiliki kesadaran tinggi, komitmen yang kuat dan lebih peduli dengan perasaan publik yang menikmati tayangannya. 

Neni pun mengapresiasi langkah KPID Jawa Barat yang cepat dalam menanggapi laporan dan aduan masyarakat atas tayangan yang tidak bermutu tersebut.

“Sudah selayaknya KPID Jabar sebagai lembaga penyiaran yang bertugas mengawasi tayangan program memiliki tanggungjawab moril kepada publik, “pungkasnya. (Tn)


CALON PESERTA DI DINAS KESEHATAN HANYA SATU ORANG, OPEN BIDING PEMKAB PANGANDARAN DIPERPANJANG

PANGANDARANEWS.COM – Untuk mengisi kekosongan jabatan eselon II di Dinas Tenaga Kerja Industri Transmigrasi, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas PU dan Dinas Kesehatan, Pemkab Pangandaran pun melakukan open bidding (lelang jabatan).

Seperti dikatakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani, dalam pelaksanaan lelang jabatan ini ada 8 ASN peserta untuk Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pendidikan 4 orang, Dinas PU 6 orang dan Dinas Kesehatan 1 orang.

“Karena yang mendaptarkan diri ke Diinas kesehatan hanya 1 orang maka pendaftaran pun diperpanjang hingga tiga hari ke depan, karena persaratannya minimal harus 3 orang pada sati dinas, “terang Dani (20/10)

Dan jika pendaptar masih kurang dari 3 orang, maka menurut Dani pendaptaran pun akan di perpanjang lagi.

Dani mengatakan, nantinya setelah pendaftaran dan admisintrasi selesai dilanjutkan ke tahap assessment dan penulisan makalah yang akan dipresentasikan oleh peserta open bidding.

“Dan sebagai penentuan akhir peserta akan diwawancara bupati dengan tetap melihat nilai hasil open bidding, “imbuh Dani. 

Secara terpisah, Bupati Pangandaran mengatakan dalam beberapa waktu kedepan pihaknya juga akan melakukan rotasi pejabat eselon III kebawah. (PNews)



PERINGATI MAULUD NABI MUHAMMAD, SEJUMLAH TOKOH BUDAYA SUNDA BERKUMPUL DI PADEPOKAN PAJAJARAN SUKARAJA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Ketua Dewan Pembina Padepokan Pencak Silat & Pesantren Pajajaran Pusat Abah Anton Charliyan didampingi sejumlah tokoh penggiat budaya sunda seperti  Sesepuh Guru Besar Padepokan Rd.H Uyut Sani Wijaya Natakusumah SH Msi, anggota DPD RI Jabar Bunda Eni,  Panglima tinggi Baranusa Bunda Ully Sigar,  Paramitha Rusady, utusan Kesultanan Solo, Rajawali Sokapura Rd Dicky, Ir Safari Agustin Ketua Geopark Galunggung, para tokoh adat dan budaya Bandung Abah Alam, Abah Dede Panjalu, Dadang Macan Ali,  Ratu Sekar , Ratu Suningrat, Hj Nining Ciamis, Ki Aan Citiis, Ustad Cecep Cilogak, Abu Fatih Maenpo Sukapura, Ki Sanca dan Manggala Garuda Putih serta perwakilan dari Pemkab Tasikmalaya, Asisten Daerah III, hari kemarin bekunjung ke Padepokan PS Pajajaran di Kecamatan Sukaraja untuk dalam rangka peringatan Maulud Nabi Muhammada SAW.(19/10)

Dalam kesempatan tersebut Abah Anton, panggilan akrab mantan Kapolda Jawa Barat ini, mengatakan budaya sunda ini selaras dengan ajaran Islam yang dibawa Rosululloh, karena sudah samawi atau berketuhanan yang maha esa sejak awal.

“Hal ini pernah saya tulis dalam buku saya yang berjudul Budaya Sunda Selaras dengam Budaya Kenabian, "ujarnya.

Hal senada dikatakan Sesepuh Guru Besar Padepokan Rd. H Uyut Sani Wijaya Natakusumah SH Msi, menurutnya hal tersebut dibuktikan dengan tulisan-tulisan yang ada pada prasati dan naskah-naskah kuno yang ada di tatar sunda dan seluruh nusantara, antara lain prasasti Kawali dan naskah amanat Galunggung yang mengatakan jika ingin jaya setiap manusia sunda harus selalu ada dalam jalan yang benar dan Lurus, Pakeun Heubeul Jaya dibuwana Pake Gawe Kerta Bener.

Rd. H Uyut Sani menuturkan, selaras juga dengan surat Al fatihah, Ikhdinas sirotol Mustaqin dan seterusnya, yang intinya tunjukanlah jalan yang lurus dan benar sebagaimana jalanya para pendahulu.

Ia juga menyebut Pake gawe Kreta Rahayu, Ulah botoh bisi Kokoro, jeung kudu Ngelmu Pare,  membangun Kekuatan dengan kedamaian, jangan serakah karena akan celaka serta harus membangun kekuatan dengan kerendahan hati, dan ini selaras dengan sikap dan ajaran Islam yang harus tawadhu (rendah hati), harus menjaga hati serta membawa kedamaian (Rahmatan lil Alamin) bagi seluruh umat dan alam semesta. 

“Dari bukti dan kajian kecil saja ternyata budaya sunda dan ajaran Islam sudah selaras,  sehingga dengan peringatan Maulid Nabi ini, tidak perlu ada lagi perbedaan paham antara budaya dan Agama, apalagi sampai terjadi benturan karena salah paham denga tata cara adat tradisi yang selama ini dilaksanakan, padahal semua tujuanya sama untuk yang Maha Kuasa, Alloh yang Maha Esa, “ujar Uyut Sani.

Sementara Asda 3 Kabupaten Tasik dalam sambutannya menyampaikan, dengan adanya komunitas budaya ini bisa menjadi aset besar dalam pengembangan wisata daerah, karena masih tokoh budaya yang peduli dan tetap memelihara nilai-nilai seni budaya warisan leluhur.

Secara terpisah artis Paramitha Rusadhy saat diminta komentarnya mengatakan, ia sangat mengapresiasi dengan kegiatan Maulud Nabi yang diselenggarakan padepokan Pajajaran  sebagai kegiatan religius (Keagamaan) yang dikemas dengan nuansa budaya.

“Saya berharap acara seperti ini juga bisa dilakukan oleh komunitas budaya lainya sehingga terjalin persatuan dan kesatuan antara tokoh budaya dan tokoh agama, “ucapnya.(ANWARWALUYO)


PEMDES SARIMANGGU LAKUKAN PERCEPATAN PELAKSANAAN VAKSINASI WARGANYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam  upaya mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya untuk mengerjartarget pelaksanaanvaksinasi covid-19 dosis 1, Desa Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal melaksanakan vaksinasi untuk 1000 warga yang ditargetkan harus selesai dalam  satu hari di dua lokasi, di halaman Kantor Desa Sarimanggu sendiri dan di Mts serta di MA Al-Ishlah di Lingkungan Pondok Pesantren Darussalam. (19/10)

mengingat masih rendahnya jumlah masarakat yng melaksanakan vaksinasi di Kabupaten Tasimalaya Forkopimcam Karangnunggal melakukan percepatan vaksinasi yang didukung seluruh pemerintah desa secara berkesinambungan melakukan vaksinasi masal dengan target 2000 per harinya.

Kepala Desa Sarimanggu, Indra Nuryana mengatakan, untuk desanya sendiri dari sejumlah pengajuan ke pihak UPTD Puskesmas Karangnunggal sekitar 1000 dosis Vaksin mampu selesai dalam satu hari.  

Alhamdulillah saat proses vaksinsi pun berjalan aman dan lancar, “katan Indra didampingi Ketua BPD Eli Romli, S.,PD., M.Mpd.

Indra juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak baik dari Muspika, lembaga dan masyarakat sendiri yang sangat antusias mengikuti vaksinasi ini, dan diharapkan dengan program vaksinasi ini khususnya masyarakat Kecamatan Karangnungal bisa bebas dari penularan covid-a9.

“Dan tentunya saya juga berharap perkonomian warga pun bisa secepatnya bangkit kembali, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)


CAPAIAN VAKSINASI 73 PERSEN KINI PANGANDARAN MASUK KE PPKM LEVEL 1

PANGANDARANNEWS.COM – Target vaksinasi sudah mencapai 73 % kini Kabupaten Pangandaran masuk pada PPKM level 1, penetapan level ini dengan berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dan ditambah dengan indikator capaian total vaksinasi dosis 1 (satu) dan vaksinasi dosis 1 (satu) lanjut usia di atas 60 (enam puluh) tahun dari target vaksinasi. 

Penurunan level Kabupaten/Kota dari level 2 menjadi level 1, dengan capaian total vaksinasi dosis 1  minimal  70% serta capaian vaksinasi dosis 1 lanjut usia di atas 60 tahun minimal 60%.

Bupati Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata membenarkan, dengan turunnya Intruksi Menteri Dalam Negeri nomer 53 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3, level 2, dan level 1 corona virus disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali, Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar masuk ke PPKM level 1.

Jeje mengtakan, ada dua indikator hal yang menjadi Pangandaran turun ke leverl 1, diantaranya asesmen kesehatan nol kasus dan capaian vaksinasinya sudah 73%.

“Saya kira capaian luar biasa ini bukan karena bupatinya hebat tapi merupakan hasil kerjasama yang baik semua pihak, seperi SKPD, Camat, dokter, Tenaga Kesehatan, pemerintah desa hingga RT-RW, “ucap Jeje.(19/10)

Tapi menurut Jeje, ia selalu mengatakan bahwa targetnya kerjasama yang baik ini bukan semata leveling karena jika tujuannya leveling maka ini aka berhenti pada target capaian vaksinasi 70 %. 

Dan 73% persen  ini kata Jeje merupakan jumlah akumulasi se-kabupaten hasil dari  kontribusi capaian di tiap-tiap kecamatan atau desa yang tidak merata,  contohnya di desa A capaiannya 75 % sementara desa lainnya masih 35 % dan ini tentu masih rawan.

“Leveling, ya..karena ini merupakan strategi pemerintah pusat dan terintegral hingga ke pemerintah daerah, “kata Jeje.

Jeje mengatakan, angka capaian vaksinasi 70 persen ini harus merata sampai di tingkat RT, pasalnya jika masih belum merata maka masih akan sulit terbentuknya kekebalan komunal.

Jeje menegaskan, tujuan akhir dari upaya ini adalah bagaiana pemerintah melindungi kesehatan masyarakat seutuhnya dan tidak terbatas hanya leveling dengan salah satu indikatornya capaian vaksinasi.

“Jika tujuan kita hanya pada leveling saja maka kini Kabupaten Pangandaran sudah ada pada level , tapi sekali lagi saya tegaskan esensi kita bukan pada leveling melainkan bagaimana cara elindungi kesehatan masyarakat seutuhnya, “ujarnya. (PNews)


CAPAIAN VAKSINASI LAMPAUI TARGET, KAB PANGANDARAN SIAP-SIAP MENUJU PPKM LEVEL 1

Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan
PANGANDARANNEWS.COM - Berkat keseriusan dan kerja keras pemerintah daerah dan seluruh elemen, hingga hari senin tanggal 18 Oktober 2021 capaian vaksinasi covid-19 di Kabupaten Pangandaran sudah di atas target 70 persen.

Usai mengikuti virtual confrece di ruang comand center, Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan membenarkan hingga hari kemarin (senin, 18 oktober) capaian vaksinasi dosis 1 sudah 71,93 persen.

Kata wabup, saat ini pihaknya masih menunggu pengumuman dari pusat, apakah Pangandaran masuk PPKM level 1 bersama Kota Banjar.

"Kabupaten Pangandaran bersama Kota Banjar capaian vaksinasinya sudah di atas target 70 persen, "ungkap wabup dalam pesan whats appnya.(PNews)

WAKIL BUPATI TASIKMALAYA HADIRI PENANAMAN 50 RIBU POHON KOPI DI AREA WISATA BUKIT PATOK GUNUNG LUKUN DESA TENJOWARINGIN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin siang tadi menghadiri launching penanaman 50 ribu pohon kopi yang dilaksanakan Masyarakat Desa Hutan (MDH) bertempat di  Desa Tenjowaringin Kecamatan Salawu.(18/10)

Dalam acara yang dihadiri plt. Kadisperpakan Nuraedidin, Forkopimcam Salawu, Stakeholder pertanian dan undangan lainnya wakil bupati berpean agar gerakan penanaman pohon kopi ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Wakil bupati menambahkan, pembangunan di era ekonomi seperti sekarang ini daerah harus memiliki perencanaan pembangunan regional yang sangat baik dan didasarkan pada potensi yang ada pada daerah itu sendiri, sehingga dalam suatu perencanaan tersebut dibutuhkan teknik analisis ekonomi untuk mengetahui keunggulan komparatif dan berdaya saing harus dimiliki setiap daerah. 

“Keunggulan ini dapat dikembangkan dalam perencanaan sektoral dengan menentukan sektor-sektor unggulan yang dapat dijadikan potensi dalam perkembangan perekonomian daerah, “kata Wabup. 

Dalam proses pembangunan, kata wabup pemerintah daerah mempunyai peranan penting karena  lebih mengetahui potensi dan sumber daya baik manusia dan alam yang dimiliki oleh daerahnya sendiri. 

Dan peranan sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi, lanjut wabup sangat penting karena sebagian besar masyarakat Kabupaten Tasikmalaya ada di sektor pertanian. 

Selain hal tersebut menurut wabup, pembangunan pertanian merupakan bagian penting dan tidak dapat terpisahkan dari pembangunan nasional, sebab sektor pertanian telah memberikan peranan yang cukup strategis dalam perekonomian nasional. Dan hal ini dapat diketahui dari lima aspek dinamis kerja sektor pertanian sebagai penyedia bahan pangan penduduk, seperti menyerap tenaga kerja terbesar,  pemasok bahan mentah bagi produksi dan penghasil devisa  pemerataan pendapatan melalui pembangunani menggunakan analisis kuantitatif deskriptif yang bertujuan, untuk mengetahui keterkataitan antar komoditas.

“Sekto pertanian kita juga dapat berdampak ganda output dan pendapatan serta mengetahui dampak penyebaran dan koefisien penyebaran terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tasikmlaya dengan menggunakan aoutput yang digunakan meliputi data input langsung, :terang wabup. (ANWARWALUYO)



 

ANBK SISWA SD DI KABUPATEN PANGANDARAN AKAN DIMULAI TANGGAL 15 NOPEMBER 2021

poto ilustrasi
PANGANDARANNEWS.COM – Ada beberapa persiapan yang harus dilaksanakan Sekokah Dasar dalam menghadapi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang akan dlaksanakan tanggal 15-18 Nopermber 2021 untuk gelombang 1 – 2 dan untuk gelombang 3-4 dilaksankan tanggal 22-25 Nopember.

Demikian disampaikan Plt Kasi SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangadaran Annisa Suliastini kepada PNews saat ditemui di ruang kerjanya. (18/10)

model UNBK ini menurut Annisa dilaksanakan dengan  Moda, 1. Berbasis komputer dengan opsi moda online atau moda semi online (menekankan satuan pendidikan melaksanakan secara online), 2. Berbagi sarana parasarana/Resource sharing dalam pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) dan 3. Setiap satuan pendidikan dapat melaksanakan AN dalam 4 gelombang.

Sementara mekanisme pelaksanaan dan pengawasan, masih kata Annisa, pertama panitia daerah mengkoordinir tempat pelaksanaan AN terutama yang menumpang, 2. Dalam satu hari dapat dilaksanakan 2 Sesi (masing-Masing sesi maksimal 2 jam), 3. Pelaksanaan pada peserta didik diawasi seperti dalam keadaan ujian,  4. Pengawas asesmen bukan dari asal sekolah pelaksana (pengawassilang bisa dari jenjang yang sama atau lintas jenjang), 5.Pengawasan diatur oleh dinas pendidikan sesuai kewenangan,  6. Seluruh satuan pendidikan dapat menjadi tempat penyelenggaraan asesmen nasional tanpa mempertimbangkan status akreditasi. 

“dan ketujuh, pelaksanaan survei lingkungan belajar pada kepala sekolah dan guru dilakukan mandiri tanpa pengawasan, baik saat jam pelaksanaan AN Atau di luar jam pelaksanaan, sesuai kurun waktu pelaksanaan AN di tiap wilayah, “terangnya.

Lebih jauh Annisa menjelaskan, Asesmen Nasional (AN) ini dirancang untuk memantau dan mengevaluasi  sistim pendidikan dasar dan menengah, sedangkan prestasi siswa akan dievaluasi oleh pendidik dan satuan pendidikan.

“Dengan kata lain, AN merupakan evaluasi sistim pendidikan untuk endorong dan memfasilitasi terjadinya perbaikan mutu pembelajaran, “ujarnya.

Hasil AN juga, kata Annisa bermanfaat bagi kepala satuan pendidikandan dinas pendidikan untuk melakukan evaluasi diri dan perencanaan tindak lanjut perbaikan, karena hasil AN akan dikembalikan kepada masing-masing sekolah dan pemda melalui platform Rapot Pendidikan yang akan memudahkan evaluasi diri dan perencanaan tindak lanjut ke depannya.

Dalam AN ini terang Annisa, baik murid, guru  atau pun sekolah  tidak perlu melakukan persiapan khusus karena yang diperlukan adalah merefleksi dan memperbaiki mutu pelajaran, sehingga murid dapat fokus  pada ujian sekolah dan seleksi untuk masuk jenjang berikutnya. Untuk guru, dalam AN ini bisa meningkatkan kemampuan melakukan asesmen serta melakukan pembelajaran yang menumbuhkan daya nalar dan karakter secara lebih utuh. Sedangkan pihak sekolah punya peran memfasilitasi guru untuk melakukan refleksi dan perbaikan pembelajaran, serta memanfaatkan hasil AN untuk evaluasi dan perencanaan program.

Sementara untuk orangtua siswa tidak perlu mencari bimbingan belajar atau buku-buku latihan AN, lebih baik orangtua mendorong anaknya untuk membaca secara luas dan mengembangkan minat anak secara mendalam, “terang Annisa.

Karena pelaksaan ANBK ini masih dalam kondisi pandemi covid-19, Annisa mengatakan satuan pendidikan harus menerapkan protokol kesehetan dan kelancaran AN ini juga dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya kesiapan sekolah (peserta dan sarana-prasarana), kesiapan aplikasi dan jaringan pusat, pemetaan sekolah mandiri-menumpang dan pengalaman siswa dalam pelaksanaan AN  khususnya cara menjawab soal. (PNews)





BUPATI PANGANDARAN SAMBUT BAIK RENCANA MUHAMADIAH DIRIKAN LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI

PANGANDARANNEWS.COM – Seiring berjalannya waktu dalam usianya yang ke 9, Kabupaten Pangandaran telah menarik minat dunia pendidikan untuk membuka lembaga pendidikan tinggi (universitas) yang akan mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, salahsatunya Muhamadiyah yang kini tertarik untuk segera mendirikan 

Menanggapi rencana tersebut Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menyambut baik serta akan memberikan kesempatan pada anak-anak masyarakat untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Ini kesempatan bagus karena dunia pendidikan harus didukung oleh seluruh stake holder pendidikan, “ucap Jeje, usai menerima kunjungan  tim perintis perguruan tinggi Muhamadiyah, diruang kerjanya, (14/10)

Jeje mengatakan, nantinya masyarakat Pangandaran bisa melanjutkan study di daerah sendiri tanpa harus meninggalkan kampung halaman, dan ini tentu akan mengurangi beban biaya khususnya untuk mondok dan makan.

Dengan adanya beberapa perguruan tinggi, menurut Jeje ke depannya Pangandaran akan mampu memiliki sumber daya manusia berkualitas dan profesional yang bisa menyusun program dan pola kebijakan pemerintah daerah.

“Dari akademisi itu nantinya  bisa  meminta saran dan pendapatnya," Kata Jeje

Disoal lokasi pendiriannya dan bagaimana kelanjutannya, Jeje menjelaskan untuk saat ini ia belum menetapkan dimana akan dibangun unvrsitas Muhamdiayah tersebut karena segala sesuatunya  masih harus diurus termasuk perizinan pendirian.

“Saya berharap  mudah-mudahan pada bulan desember nanti sudah bisa berjalan,"pungkasnya.       (antonAS-PNews)


JEJERAN PEDAGANG KAKI LIMA KINI RAMAIKAN KEMBALI KAWASAN WISATA PANTAI TIMUR PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Sejumlah pedagang kaki lima kini menjamur kembali di kawasan pantai timur obyek wisata Pangandaran, mulai dari simpang tiga depan kantor Sat Pol Air hingga hampir sepanjang  jalan nampak para pedagang seperti jajanan cuanki, gorengan, baso tahu, tahu gejrot, es jeruk, kelapa muda dan sebagainya, terutama pada akhir pekan hari sabtu dan ahad.

Menurut salah seorang pedagangm Aceng, suasana di pantai timur cukup ramai oleh wisatawan apalagi menjelang sore hari dan tidak sedikit pembelinya masyakat sekitar.

"Saya berjualan disini sejak obyek wisata Pangandaran dibuka kembali, disini saya jualan hanya menjelang malam saja ," Katanya.(17/10)

Menurutnya kebanyakan pedagang merupakan warga lokal dan jualannnya pun cukup murag mulai driharga Rp 1 ribu – Rp 5 ribu.

Seperti diketahui, selama ini Pemkab Pangandaran melakukan penataan di obyek wisata Pangandaran termasuk menertiban kawasan mana saja yang dibolehkan ada pedagang kaki lima, krena Pekab pun sudah membangun gedung relokasi yang dikhususkan untuk para pedaganag di obyek wisata. (HARISFIRDAUS-PNews)


PGRI KABUPATEN PANGANDARAN BERIKAN BANTUAN PADA KELUARGA KORBAN KEBAKARAN DI CIMERAK

PANGANDARANNEWS.COM – Ketu PGRI Kabupaten Pangandaran Dodi Djubardi.SPd bersama Kasi SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, pengurus PGRI Kabupaten, Korwil Pendidikan Cimerak, Pengawas TK/SD  dan jajaran PGRI Kecamatan Cimerak siang tadi mendatangi rumah Deri siswa kelas IV SDN 4 Kertaharja Kecamatan Cimerak yang rumah keluartanya  mengalami musibah kebakaran beberapa hari lalu.

Ketu PGRI Kabupaten Pangandaran Dodi Djubardi.SPd menuturkan, maksud kedatangannya untuk memberikan sumbangan dari  seluruh warga PGRI. 

“Setelah mengetahui kejadian kebakaran yang menimpa keluarga Deri, kami pun merasa terketuk untuk memberi bantuan dan mudah-mudahan bantuan kami ini bisa sedikit meringankan beban keluarga Deri, “ungkap Dodi.(15/10)

Usai menerima bantuan orangtua Deri pun mengucapkan terimakasih kepada  PGRI dan pihak lainnya yang telah peduli atas musibah yang dialamainya.

”Terimakasih kepada semuanya dan bantuan ini akan kami gunakan untuk membangun kembali tempat tinggal kami juga perlengkapan sekolah Deri, “ungkap ayah Deri, Saepudin.

Seperti  diketahui rumah berukuran 4x4 meter tempat tinggal orangtua Deri dan kedua adiknya di Dusun Purwasari Rt.31 Rw.12 Desa Kertaharja Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran kemarin (14/10) ludes akibat dilalap si jago merah dan hanya menyisakan puing-puing saja. Menurut beberapa saksi warga sekitar, kebakaran tersebut terjadi sangat cepat dan api bermula dari ruangan tengah dan  diduga akibat  konseleting listrik. Karena banguna rumah dari material yang mudah terbakar sehingga api semakin membesar dan mengakibatkan bangunan rumah pun rata dengan tana. Dan masih keteranga beberapa warga, saat kejadian pemilik rumah dan ketiga anaknya sedang tidak di rumahnya. (RASIMUN)

















CEGAH KENAKALAN DI KALANGAN REMAJA, POLSEK PUSPAHIANG GELAR BINLUH DI DEPAN RATUSAN SISWA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Untuk mengantisifasi adanya kenakalan remaja di kalangan para pelajar, Kapolsek Puspahiang AKP Asep Nurjaman melakukan tindakan antisipasi  dengan melakukan Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) yang bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah yang ada di wilayah hukum Polsek Pupahiang.   

"Di depan para siswa kami menyampaikan inti materi terkait kamtibmas, bahaya narkoba, tertib berkendaraan atau berlalulintas di jalan dan protokol kesehatan, “terang Kapolsek.(14/10)

Menurut Kapolsek, jika para remaja ini dibiarkan tanpa ada binaan dari Polri serta pihak terkait lainnya seperti, dari Dinas Kesehatan, Departemen Agama, Dinas Sosial dan lainnya, dikhawatirkan nantinya akan buta hukum dan buta aturan yang pada ahirnya akan merugikan siswa itu sendiri, keluarga, sekolah, bahkan dikhawatirkan siswa bisa terjerumus dalam pergaulan bebas, jadi pengedar atau pemakai narkoba, anggota geng Motor,dan kenakalan lainnya yang pada ujungnya  pendidikannya akan terganggu dan hancur masa depannya.

Kapolsek juga memberi contoh kenakalan remaja yang terjadi di lingkungan sekolah seperti membolos, merokok atau perkelahian antar pelajar serta termasuk penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.

“Kami juga mengajak  kepada orangtua siswa untuk selalu menjaga  putra putrinya agar bisa  menyelamatkan masa depan anak-anak kita, “ungkap Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, apabila anak di bawah umur melakukan tindak pidana tetap bisa dipidanakan dengan sistem peradilan pidana anak sehingga diharapkan para pelajar bisa menjaga pergaulannya baik dilingkungan sekolah maupun di masyarakat.

“Kami berharap siswa-siswi yang mengikuti kegiatan penyuluhan ini paham serta mengerti dan tidak melakukan hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua, sekolah dan lingkungannya,”pungkasnya. (ANWARWALUYO)


PGRI CIMERAK BANTU WARGA KORBAN KEBAKARAN AGAR ANAKNYA BISA TETAP SEKOLAH

PANGANDARANNEWS.COM – Seuah rumah milik Saepudin di Dusun Purwasari Rt.31 Rw.12 Desa Kertaharja Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, ludes dilalap si jago merah.(14/10)

Menurut informasi yang didapat api berasal dari ruangan belakang, saat itu pun warga lainnya segera memberikan pertolongan, tapi karena jauh sumber air dan peralatan minim maka kebakaran semakin tak terkendalikan sehingga  ahirnya rumah pun habis terbakar, rata dengan tanah dan hanya menyisakan puing-puing abu dari bekas material bangunan yang terbakar.

Kebakaran tersebut juga telah menghaguskan seluruh perlengkapan sekolah putra Saepudin, Deri yang kini duduk di kelas 3 SDN 4 Kertaharja. Hal ini pun membuat PGRI Kecamatan Cimerak tergugah memberikan bantuan untuk ikut meringan beban keluarga korban.

”Kami merasa terpanggil untuk ikut meringankan beban Deri dan orangtuanya, khususnya  Deri dan adik-adiknya agar tetap bisa belajar, ”ucap Ketua PGRI Kecamatan Cimerak Sahlan,SpdI didampingi Kepala SDN 2 Sindangsari Jajang Mulyadi .SPd.(14/10)

Untuk sementara Deri dan keluarganya saat ini numpang di rumah saudara, dan pihak PGRI Cimerak pun tetap mengupayaka agar Deri tetap bisa sekolah. (RASIMUN)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN