JEJE WIRADINATA: “DALAM DUA-TIGA HARI KE DEPAN VAKSINASI DI KABUPATEN PANGANDRAN BISA CAPAI 70 PERSEN”

Bupati Kab Pangandaran, Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM  - Ingin segera tercapai target vaksinsi pada angka 70 persen, Bupti Pangandaran H Jeje Wiradinata beberapa hari ini endatangi lagsung ke desa-desa yang dirasa hingga saat ini capaiannnya masih di bawah 50 persen.

Kepada sejumlah media di sela-sela monitorng vaksinasi di Desa Cibenda, Karangbenda dan Karangjaladri Kecamatan Parigi upati mngatakan,  hingga saat ini paling tidak ada 7 dari 10 desa yang ada di Kabupaten Pangandaran yang diinta untuk meningkatkan jumlah warganya agar melaksanakan vaksinasi.

“Termasuk di Kecamatan Pangandaran saat ini masih di bawah 50 persen, saya akan datangi dan monitor juga, “kata bupati saat ada di Desa Karangjaladri.(11/10)

Dorogan agar masyarakat melaksanakan vaksinasi ini menurut bupati bukan hanya untuk pencapaian target 70 persen dan PPKM  level 1, tapi leih dari itu agar bisa tercipta herd immunity (kekebalan komunal) di masyarakat.

Ia menambahkan, angka vaksinasi dosis 1 di Kabupaten Pangandaran saat ini sudah mencapai 67 persen lebih sehingga  ia optimisi dalam beberapa hari kedepan akan mencapai 70 persen.

"Mungkin dalam dua hari ini sudah mencapai 70 persen,  dan yang paling penting untuk level 1 adalah dosis 1 dan lansia," terangnya.

Bupati menyebut, jika Kabupaten Pangandaran bisa masuk ke PPKM  level 1 beberapa kebijakan pun bisa dilonggarkan dengan sarat tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Setelah vaksinasi dosis 1 ini tercapai hingga 70 persen, ke depan kita akan mulai menggenjot vaksinasi dosis ke-2, "ucapnya.

Sementara Kepala Desa Karangjaladri Eris Darmawan mengaku ia sudah mengajak semua masyarakat agar ikut melaksanakan vaksinasi, dan ia juga mengaku hingga  saat ini capaian vaksinasi desanya masih dibawah 50 persen.

"Insya Allah hingga 20 oktober mendatang bisa mencapai 70 persen, untuk itu saya perintahkan kepada seluruh RT dan RW agar mengajak warganya yang belum untuk mau divaksin," ucapnya. (PNews)


SAMBUT HUT PGRI KE 76 PGRI KECAMATAN CIMERAK KABUPATEN PANGANARAN GELAR LOMBA NYANYI SOLO

PANGANDARANNEWS.COM - Bertempat di aula Koperasi Tunas, dalam rangka menyambut hari PGRI ke 76, PGRI Ranting Kecamatan Cimerak mengadakan lomba nyanyi solo yang diikuti  4 peserta laki-laki dan 7 peserta perempuan yang mewakili PGRI ranting desa. Tapi karena kegiatan ini dilaksanakan dalam masa pandemi covid-19 tentu saja protokol kesehatan tetap dilakukan dengan ketat.( 09/10) 

Dalam sambutannya Ketua PGRI Kecamatan Cimerak, Sahlan.SpdI yang juga Kepala Sekolah yang baru saja dilantik menyampaikan kegiatan lomba ini untuk mengisi hari PGRI yang ke 76.

Sahlan mengajak pada semua pengajar untuk terus meningkatkan semangat  untuk mewujudkan pendidikan di Kabupaten Pangandaran lebih maju dan berprestasi.

Dengan dukungan  seluruh anggota Sahlan bertekad untuk terus memajukan  PGRI khususnya di Kecamatan Cimerak dengan dukungan Pengurus dan anggota PGRI.

“Dengan tema PGRI sebagai penggerak kreativitas dedikasi guru ditengah vandemi  covid 19 menuju Pangandaran Juara , mari kita perkokoh soliditas dan kekeluargaan PGRI, “ucap Sahlan.

Hal senada dikatakan Ketua Korwil Pendidikan kecamatan Cimerak Suhman.SPd,  untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam tugas sebagai pendidik.

“Saya juga mengucapkan selamat kepada 7 orang kepala sekolah yang baru dilantik, mudah-mudahan bisa amanah dalam menjalan tugas, “ungkap Suhman.

Sementara hasil perlombaan  sendiri , juara ke 1 pria diraih Adrian R.dari MTS 2 Pangandaran, juara 2 Ogi Rahmat dari SDN 3 Limusgede  dan juara 3 Maman Sutarman dari SDN 2 Legokjawa.  Sedang juara 1 wanita,  Delis dari SDN 2 Masawah, juara 2  Aidah Mulya Indah dari SMP Satu Atap Cimerak dan juara 3 Iis Nurjanah dari SMPN 3 Cimerak. (RASIMUN)


SATPOL AIRUD POLRES TASIK LAKUKAN PENGAMANAN DI SEPANJANG OBYEK WISATA PANTAI CIPATUJAH DAN CIKALONG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam rangka jelang akhir pekan, Kepolisian Resor Tasikmalaya laksanakan kegiatan pengamanan di kawasan  Pantai Cipatujah. Pengamanan dilakukan oleh seluruh Personel Sat Pol Air Polres Tasikmalaya yang di bantu Oleh Polsek, Koramil setempat dan dari Dinas terkait yang telah bersinergi dengan jajaran Polri, (9/10)

Kapolres Tasikmalaya,  AKBP Rimsyahtono, S.Ik, MM,. CPHR,  melalui Kasat Pol Air Iptu Sujarmanto mengatakan pengamanan ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata Pantai Cipatujah dan sekitarnya serta untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di obyek wisata. 

“Kami dan dinas terkait telah mengantisipasi dengan berbagai cara dan sarana di seluruh kawasan pesisir pantai, “kata Sujarmanto.

Selain itu maalah kabtimas, imbuh Sujarmanto, pihaknya pun melakukan himbauan terkait protokol kesehatan.

“Kami terus melakukan edukasi kedua hal tersebut baik kepada warga mau pun kepada pengunjung, “jeasnya. (ANWARWALUYO)


PROYEK PERBAIKAN JEMBATAN CIRAMAJA TERLAMBAT, KASAT LANTAS POLRES TASIK LAKUKAN SIDAK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS  – Imbas dari lama pengerjaan perbaikan jembatan Ciramaja yang terletak di Jalan Raya Provinsi Mangunreja – Salawu, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Ryan Faisal SIK bersama jajarannya pun melakukan sidak untuk memastikan penyebab terlambatnya proses pengerjaan perbaikan jembatan di Jalur alternatif selatan Jawa Barat ini, sehingga arus kendaraan dari arah Kabupaten Garut menuju Kabupaten Tasikmalaya dan sebaliknya harus menerapkan sistem buka tutup karena hanya setengah jembatan yang masih bisa dilintasi kendaraan.

"Kita meninjau langung ke lokasi untuk menyampaikan kepada penanggung jawab pekerjaan atau pihak ketiga yang melaksanakan pengerjaan perbaikan gorong-gorong jembatan, dan kita mendorong agar cepat perbaikan cepat seleai, " kata Ryan, saat ditemui sejumlah wartawan di lokasi proyek.(8/10)

Ryan mengatakan, karena banyak kendaraan yang melintas dengan tonase berat membuat lajur yang tersisa rawan amblas bahkan aspal jalan sudah terkelupas dengan jalan sedikit amblas, dan kondisi ini membuat lajur yang tersisa di atas jembatan rawan amblas apalagi jika musim hujan tiba.

Ryan juga menjelaskan, sudah ada yang amblas pada lajur yang masih dipakai dan kalau ini dibiarkan terus dikhawatirkan lajur jembatan ini amblas seluruhnya, sehingga tidak ada jalan yang bisa dilalaui lagi kendaraan besar seperti bus dan truk, sehingga kedatangannya ke lokasi ini untuk mendorong agar pengerjaan jembatan Ciramaja segera selesai.

Proyek pekerjaan yang bernilai Rp 982,94 juta berasal dari APBD Provinsi Jawa Barat 2021 ini menurut Ryan sudah berjalan kurang lebih dua bulan, dan masa perbaikan jalan tersebut belum selesai karena dampak cuaca dan kendala teknis lainnya. 

“Tapi pihak ketiga atau penanggungjawab pekerjaan berjanji akan secepatnya menyelesaikan pekerjaan ini, “ucap Ryan. 

Masih di temapt yang sama, operator pihak ketiga atau penanggungjawab perbaikan gorong - gorong Jembatan Ciramaja, Ipan menjelaskan, teknis proyek perbaikan gorong-gorong jembatan Ciramaja tinggal pemasangan beton gorong-gorong, kemudian dilanjtukan dengan penyempurnaan pemasangan box, pengecoran dan pengaspalan. 

“Teknisnya, sebelah badan jalan dulu yang diperbaiki agar sebelah badan jalan lagi tetap bisa dilalui kendaraan," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk kalender pekerjaan proyeknya sendiri terhitung hingga  bulan  Novembe,  namun jika tidak ada kendala atau cuaca bagus akan segera diupayakan agar secepatnya selesai.

"Kami mohon maaf kepada pengguna jalan yang terganggu dalam perjalanannya, “ucapnya. (ANWARWALUYO)


TUJUH KEPALA SD BARU KORWIL PENDIDIKAN KECAMATAN CIMERAK RESMI DI LANTIK

PANGANDARANNEWS.COM – Dari 168 kepala SD dan SMP yang dilantik bupati, 7 orang kepala SD dari korwil pendidikan Kecamatan Cimerak, diantaranya E.Sumiarti ditugaskan sebagai Kepala Sekolah SDN 3 Sukajaya, Sahlan di SDN 1 Mekarsari, Agus Trianto di SDN 2 Mekarsari, Rasimun di SDN 4 Mekarsari, Kasmidin di SDN 4 Sindangsari, Jajang Mulyadi di SDN 2 Sindangsari dan Jaja Jahidin di SDN 4 Kertaharja.

Menurut salah seorang peserta pelantikan, sebenarnya ada 8 guru yang mendapatar kepala sekolah , tapi setelah melalui melalui tahapan tes, yang lolos ada 7 orang.dan dari 7 kepala sekolah tersebut pun diharuskan mengiktui diklat calon kepala sekolah, tapi karena saat ini dalam kondisi pandemi maka diklat pun  dilakukan melalui daring.

“Tapi walau melalui daring ternyata banyak manfaatnya yang kami peroleh, diantaranya penguasaan IT, “terangnya.(6/10)

Setelah menunggu beberapa bulan sejak seleksi  dan beberapa tahapan, jelasnya lagi, pada hari kamis tanggal 6 oktober 2021 Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata lon kepala sekolah (CKS) bersama kepala sekola lainnya yang dipindah tugaskan (mutasi).  

Usai pelantikan di halaman kantor Setda di Parigi, ucapnya lagi, bertempat di Hotel Rahayu Pangandaran para kepala sekolah yang baru dilantik pun mendapar pembekalan dari Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga DR. H. M. Agus Nurdin, S.Pd., M.Pd, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dodi Djubardi, S.Pd dan Kepala Bidang  Pembinaan Ketenagaan DR. R. Iyus Surya Drajat, S.Pd., M.Pd  (RASIMUN)


POLSEK CIGALONTANG POLRES TASIK RUTIN LAKSANAKAN GERAKAN JUMAT BERKAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Setip hari jumat secara rutin jajaran Polsek Cigalontang Polres Tasik melakukan kunjungan ke masyarakat dengan sasaran warga kurang beruntung dalam hidupnya, kaum disabilitas danpara jompo/ lansia, untuk bersilaturahmi dan sedikit berbagi dengan penyaluran paket sembako beras, telur, minyak dan mie intan.(8/10)

Menurut Kapolsek Cigalontang Iptu Tono Suherman, walau hanya paket Sederhana tapi mudah-mudahan dapat bermanfaat serta membantu meringankan beban kehidupan ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid 19, ini.

“Kegiatan ini sudah kami laksanakan setiap hari jumat, “terangnya.

Dan kali ini, jelas Tono beberapa warga yang mendpar paket sembako tersebut diantaranya Munir (105) beralamat di Kp. Perawan Desa Lengkong jaya yang mengalami kebutaan, Ny. Sutri (100) di kp.Cimaungpaeh, Desa Jayapura sudah Pikun, Marjan (62) Pedagang keliling Bakso Cuanqi warga Kampung Cigalontang  Desa Jayapura, Ny. Mae (60) di Kampung Cimaungparh Desa Jayapura, Ny. Amah (70) seorang janda tinggal di Kampung Cimaungpaeh Desa Jayapura dan Enang (66) warga Kampung Pasangrahan Desa Pusparaja, yang mengalami kelumpuhan akibat jatuh dari kendaraan.

“Dengan agenda yang telah terencana, saya berharap seluruh warga yang ada diwilayah hukum Cigalontang yang benar benar  membutuhka, bisa seluruhnya mendapat bantuan, “kata Tono. (ANWARWALUYO)


DIDAMPINGI WAKIL BUPATI DAN KADISDIKPORA, BUPATI PANGANDARAN LANTIK 168 KEPALA SD DAN SMP

PANGANDARANNEWS.COM - Bertempat di halaman kantor  Setda,  Bupati Kabupaten Pangandaran  H Jeje Wiradinata didapingi Wakil Bupati H jang Endin Indrawan dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olhraga H Agus Nurdin melantik 168 kepala SD dan SMP.(8/10)

Dalam pelantikan yang juga dihadiri anggota DPRD, Kepala SKPD dn undangan lainnya,  bupati menyampaikan tugas kepala sekolah harus benar-benar dijalankan dengan iklas dan penuh tanggung jawab karena kemajuan pendidikan di Kabupaten Pangandaran masuk rangking 3 se-Provinsi Jawa Barat.

“Tentu ini sebuah prestasi yang membanggakan dan harus terus kita tingkatkan, “kata bupati.

Sekarang, kata bupati, tugas kepala sekolah untuk mencerdaskan anak bangsa, memimbing para guru di sekolahnya, meimpin sekolah dengan baik dan kerjasama dengan masyarakat untuk memajukan pendidikan, telah menanti, sehingga diperlukan dedikasi dan semangat yang tinggi serta menjadikan tugas mulia dalam mencerdaskan siswa menjadi sebuah pengabdian yang tulus pada masyarakat.

“Saya ucapkan selamat, berika yang terbaik pada masyarakat, “ucap bupati. (RASIMUN)





BERHASIL GERAKAN PETANI SADAR VAKSIN, SEJUMLAH PPL DAN PPS KAB. PANGANDARAN DAPAT JUTAAN RUPAIAH

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari lalu para Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Kabupaten Pangandaran mendapat hadiah uang jutaan rupiah, karena sudah  mengajak para petani untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 dan berhasil melampaui dari target yang ditentukan. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Sutriaman usai menyerahkan hadiah tersebut kepada PPL dan PPS. (6/10)

Sutriaman mengatakan, apa yang dilakukan Dinas Pertanian ini merupakan upaya untuk membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Pangandaran.

“PPL dan PPS yang mendapat hadiah ini yang telah berhasil mengajak para petani di desa binaannya masing-masing untuk mengikuti vaksinasi, “terangnya.

Sutriaman menjelaskan, PPL dan PPS yang berhasil mendorong para petani ikut vaksinasi terbanyak diraih oleh  PPL dan PPS Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang dan berhak menerima uang sebesar Rp 5 juta. Terbanyak kedua dimenangkan oleh PPL-PPS Desa/Kecamatan Kalipucang, mendapat hadiah sebesar Rp 3 juta dan terbanyak ketiga dimenangkan PPL-PPS Desa Bagolo Kecamatan Kalipucang, dengan perolehan hadiah uang sebesar Rp 2 juta.

“Target vaksinasi yang diberikan kepada PPL dan PPS sendiri ini untuk evaluasi sejauh mana kinerja PPL dan PPS di lapangan, “imbuhnya

Sutriaman juga mengtakan, ada 20.461 orang atau 6% dari sasaran vaksinasi di Kabupaten Pangandaran yang berhasil diarahkan PPL-PPS untuk melaksanakan vaksinasi.

“Gerakan petani sadar vaksin ini secara keseluruhan telah menyumbangkan angka 6% dari total sasaran vaksinasi  di Kabupaten Pangandaran,” jelas Sutriaman,. (PNews)


KETUA FRAKSI PARTAI DEMOKRA DPRD TASIKMALAYA FERRY WILLYAM TERUS PERJUANGKAN INRASTRUKTUR KEBUTUHAN MASYARAKAT

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Tasikmalaya Ferry Willyam ST,MM memastikan bahwa Partai Demokrat terus berkoalisi dengan rakyat dan berada di luar pemerintahan, artinya ini sesuai intruksi dan garis kebjakan Partai Demokrat kepada anggotanya agar lebih mengutamakan keterwakilan setiap anggota DPRD di setiap daerah pemilihan dan terus mengaspirasikan apa yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat.

“Apa yang menjadi keluhan dan aspirasi masyarakat tentu akan  kita  perjuangkan sesuai dengan kemampuan, ,” kata Ferry. (7/10)

Menurut Ferry ia pun menginstruksikan kepada anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat harus terus berkontribusi kepada masyarakat dengan mendengar aspirasi dan keinginan masyarakat untuk diperjuangkan, sehingga harapan dan keinginan masyarakat tentunya akan sangat berdampak positif tentang perjuangan kader Partai Demokrat yang duduk sebagai wakil rakyat. 

Saat ini Ferry juga terus mengupayakan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tasikmalaya, termasuk di daerah pemilihannya. Karena Infrastruktur yang baik, selama ini menjadi dambaan masyarakat di seluruh Kabupaten Tasikmalaya sehingga ia akan terus berupaya untuk mendorongnya.

“Semuanya masyarakat pada intinya menginginkan daerahnya nyaman dengan kondisi infrastruktur yang bagus, salah satunya jalan,” ujar politisi muda kelahiran Merbau Selatan, 6 Juli 1979 ini. (ANWARWALUYO)


PEMKAB PANGANDARAN OPTIMIS BULAN INI TARGET VAKSINASI 70 PERSEN AKAN TERCAPAI

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk mencapai 70 persen target vaksnasi, Pemkab Pangandaran terus melakukan  upaya percepatan.

Seperti disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yadi Sukmayadi, hingga saat ini sudah 292.829 dosis vaksin yang terpakai di Kabupaten Pangandaran dari seluruh jumlah yang diterima sebanyak 306.320 dosis atau 96.354 vial.

Dari jumlah pemakaian 292.829 dosis itu, kata Yadi,  terdiri dari 205.078 dosis ke-1 dan 86.527 dosis ke-2 dan saat ini menyisakan sekitar 13 ribu dosis.

Yadi menjelaskan, untuk vaksin Sinovac IP 1 terdata ada 37.500 dosis, dengan rincian untuk penggunaan 23.597 dosis dan tersisa 13.903 dosis, sementara untuk sinovac IP 10  sebanyak 16.929 dosis dengan penggunaan 16.292 dosis.

“Untuk vaksin astrazaneca ada 2000 dosis dengan penggunaan mencapai 1.999 dan vaksin Sinopharm sebanyak 3.044 dosis dengan jumlah penggunaan sebanyak 2.961 dosis," terang Yadi.(6/10)

Yadi menyebut, untuk vaksin moderna ada 227 dosis dengan penggunaan mencapai 172 dosis kemudian Sinovac  IP 2 sebanyak 36.654 dosis dengan jumlah penggunaan  sebanyak 36.277.

“Dari jumlah vaksin tersebut, beberapa diantaranya ada yang mengalami kerusakan, “terangnya lagi.

Sementara Asda III Kabupaten Pangandaran Drs H Suheryana menyampaikan, untuk kegiatan vaksinasi setiap hari di setiap desa di 10 kecamatan terus dilakukan, dan ini merupakan upaya dalam mengejar target 70 persen pada bulan ini.

“Kami optimis angka tersebut bisa tercapai, hingga hari Senin tanggal 4 oktober kita sudah mencapai 56 persen dan sekarang dipastikan bertambah," ngkap Suheryana. (PNews)






UNTUK TINGKATKAN MINAT BACA ANAK, PEMDES KARANGMEKAR SUMBANG SEJUMLAH BUKU KE SAUNG BACA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk meningkatkan minat baca serta semangat belajar anak-anak, Pemdes Karangmekar Kecamatan Karangnungal  Kabupaten Tasikmalaya memberikan  seumlah buku dan alat protokol kesehatan (prokes) ke saung baca yang berlokasi di Dusun Panyosogan RT 03 RW 05.

Menurut Kepala Desa Karangmekar, Titana Bahtiar, saung baca tersebut mulanya merupakan bangunan kosong yang disulap menjadi tempat belajar anak di lingkungan Desa Karangmekar.

“Berangkat dari pemkiran ingin agar anak-anak mempunyai tempat belajar bersama akhirnya bangunan tersebut disulap menjadi saung baca, “ungkap Titana. (6/10)

Tak hanya itu ia pun berencana agar saung baca ini bisa dimanfaatkan untuk seluruh warga desa dengan beberapa kegiatan yang dipusatkan di saung baca. Kini perkembangan saung baca pun berjalan pesat dan banyak menarik perhatian masyarakat juga relawan lainnya untuk menyumbangkan buku dan mengajar.

“Saya berharap dengan adanya saung baca ini anak-anak akan tergugah untuk terus belajar dan meraih mimpinya, “ucapnya.

Sementara Ita Rosita yang ditunjuk menjadi pengelola saung baca, saat secara simbolik menerima bantuan buku, alat tulis dan sejumah alat prokes dari Pemdes Karangmekar mengaku senang  dan akan lebih mengoptimakan fungsi saung baca sebagai tempat belajar dan kegiatan positif lainnya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kepala Desa Karangmekar dan jajarannya atas perhatian dan sumbangsihnya pada saung baca untuk kemajuan dan kemaslahatan warga, “kata Ita. (ANWARWALUYO)


PUSEKSMAS KARANGNUNGGAL GELAR VAKSINASI MASAL COVID-19 DI DESA KARANGMKAR DAN CIDADAP

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Tanggal 4 Oktober 2021 yang lalu dimulai pukul 08.30 Wib hingga jam 14.25 Wib digelar giat vaksinasi Covid-19 dosis ke 1 bagi masyarakat dan para pelajar SMA yang berada di Desa Karangmekar dan DsaCiddap Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmlaya. 

Di Desa Karangmekar vaksinasi dilaknakan  di aula Kantor Desa Karangmekar, Kampung Rancabakung Rt. 006 / 005 dan di Desa Cidadap bertempat di gedung Serbaguna Desa Cidadap Kampung Cidadap Rt. 003/003.

Pelaksanaan vaksinasi ini diselenggarakan oleh  UPTD Puseksmas Kecamatan Karangnunggal dengan penanggung jawab Kapus Karangnunggal Dadan Kusnanto, AMKL, serta dihadiri Panit Bimmas Iptu Yadi Priadi , Babinkamtibmas Bripka M Mulyanto, SH, pelaksanaan Vaksinasi Masal tersebut dipimpin oleh Kordinator Imunisasi Vasksinasi dari Puskesmas  Puskesmas Karangnunggal, Suyono, Babinsa 2 desa, Kepala Desa , Perangkat Desa , Kader Posyandu dan warga sebagai peserta Vaksinasi.

Vaksinasi di Desa Karangmekar yang dikordinir Agus, S.Kep.Ners ( Team 4 ) dan Kordinator Team dr. Indira (Team 5), dengan jumlah peserta vaksinasi 500 orang,  sedangkan di Desa Cidadap dikordinir dr. Hj. Dewi Ligiarti (Team 1 ) dan drg. Herni Mardiani (Team 3) dengan jumlah peserta 308 orang, 200 warga umum dan 108 dari SMA Plus Al Falah Cidadap orang, seluruhnya untuk vaksinasi dosis ke 1 dengan menggunakan vaksin Sinovac. Usai divaksin seluruh peserta selama 15 menit tidak boleh meninggalkan lokasi untuk mencegah terjadinya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Kipi), dan peserta juga diberikan Kartu Vaksin sebagai bukti telah divaksin.

Kapolsek Karangnunggal  Kompol Didin Jumardini menyampaikan, selama pelaksanaan vaksin baik warga atau pun petugas tetap menerapkan protokol kesehatan. 

“Dan Alhamdulillah kegiatan pun berjalan lancar dan aman, “ungak Didin.

Ditemi secara terisah, Kepala Desa karangmekar Asep Tita Bahtiar mengatakan diharapkan  pelaksanaan  vaksinasi ini memawa manfaat untuk seluruh warga, sehingga masyarakat pun bisa kembali normal berkativitas.

“Saya juga menghimbau kepada warga untuk tetap berdoa’ agar pandemi ini segera berakhir, “ucapnya. (ANWARWALUYO)





  

INI SAMBUTAN BUPATI PANGANDARAN PADA RAPAT PARIPURNA RANCANGAN PERUBAHAN KUA DAN RANCANGAN PERUBAHAN PPAS

PANGANDARANNEWS.COM - Dalam sambutannya Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata dalam rapat paripurna tentang Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2021 yang dihadiri Ketua beserta Wakil Ketua DPRD beserta Anggota DPRD Pangandaran, Sekertaris Daerah, Para Staf Ahli, Para Asisten, dan para Kepala SKPD, bertempat di ruang paripurna, bupati menyampaikan lebih separuh perjalanan APBD tahun anggaran 2021 telah dilalui, namun pandemi covid-19 yang sudah berjalan hampir dua tahun ini dampaknya masih dirasakan hingga hari ini. 

Meskipun beberapa hari terakhir ini, kata Jeje menunjukkan keadaan yang membaik namun banyak hal yang tertunda dari pelaksanaan dan pencapaian kinerja yang telah disepakati bersama dalam APBD murni tahun anggaran 2021, kondisi tersebut pun terus dievaluasi dan siasati untuk memastikan sejauh mana rencana-rencana program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam APBD 2021 dapat dituntaskan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. 

“Upaya perbaikan rencana program kegiatan dan  penyesuaian dengan kemampuan keuangan daerah perlu kita tempuh melalui mekanisme perubahan APBD, tahap awal perubahan APBD ini diawali dengan perubahan KUPA dan PPAS-P yang akan dilakukan sekarang, “ucap bupati.(14/09)

Ditengah kesibukan menangani covid-19 yang begitu luar biasa serta upaya bersama untuk memperbaiki dan mempertahankan level PPKM, masih kata buati, ia bersukur karena Kabupaten Pangandaran berada pada PPKM level 2 tapi waktu untuk menempuh perubahaan APBD tahun anggaran 2021 tinggal sedikit. Dan sejalan dengan peraturan Menteri Dalam Negeri No 64 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021, kesepakatan akhir rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2021 paling lambat harus sudah selesai pada akhir September 2021, artinya hanya tersisa beberapa hari lagi sehingga hal ini menuntut semua untuk lebih bekerja ekstra keras dan seksama dalam menyusun rancangan KUPA dan PPAS-P 2021 ini. Dan kesepakatan KUPA dan PPAS-P tahun 2021 ini, selanjutnya akan dijadikan pedoman dalam penyusunan rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang akan ditetapkan menjadi PERDA APBDP tahun 2021 sebagai dokumen pelaksanaan anggaran.

Bupati mengatakan, perubahan kebijakan umum anggaran dan perubahan prioritas dan plafon anggaran tahun anggaran 2021 dilakukan untuk merespon dan menyikapi perjalanan APBD 2021 yang separuhnya telah kita lalui, realisasi APBD tahun anggaran 2021 yang sudah berjalan menjadi bahan pertimbangan kita untuk mengoreksi KUA dan PPAS, baik dari sisi kemampuan pendapatan maupun belanja daerah. Dari sisi pendapatan, realisasi hingga akhir semester pertama baru menunjukan pencapaian 12,31% dari target yang ditetapkan dalam APBD tahun anggaran 2021, rendahnya pencapaian pada semester pertama tersebut disebabkan karena melemahnya kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kebijakan pengurangan dana transfer Pemerintah Pusat serta lambatnya realisasi bantuan keuangan provinsi Jawa Barat. Realisasi kemampuan PAD tidak terlepas dari dampak pengetatan wilayah pada awal tahun hingga minggu lalu yang memaksa untuk menutup akses wisata di kabupaten Pangandaran, demikian pula dengan kondisi ekonomi masyarakat yang mengalami tekanan sedikitnya berdampak pada pendapatan realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan. Namun demikian pelonggaran pengetatan wilayah yang menetapkan Kabupaten Pangandaran pada level 2 dari minggu lalu, telah menunjukkan geliat aktifitas pariwisata yang membaik, begitu pula realisasi PBB. Upaya sinergitas Pemkab Pangandaran dengan seluruh pemerintah desa telah menunjukkan hasil yang membaik pula, kondisi inilah yang mendasari diusulkannya rancangan KUPA PPAS-P 2021 pada sisi pendapatan daerah optimis tercapai sesuai dengan rencana awal, sehingga tidak mengalami perubahan target PAD, sebesar Rp 350,075 Milyar.

Dalam kelompok pendapatan Transfer, menurut bupati, pemerintah pusat telah melakukan pengurangan anggaran dana alokasi umum dan koreksi anggaran bagi hasil sebagai bagian dari kebijakan refocusing APBN akibat Vandemi covid-19, koreksi tersebut mengakibatkan pengurangan pada PPAS 2021 sebesar Rp 115,9 milyar dari semula Rp. 1,06 triliun pada APBD miurni menjadi Rp 945,3 Milyar pada KUPA 2021, sementara dalam kelompok pendapatan transfer antar daerah, Pemkab Pangandaran mengalami peningkatan alokasi anggaran yang disebabkan masuknya keputusan Gubernur Jawa Barat tentang bantuan keuangan provinsi pada awal tahun 2021 sebesar Rp 127,5 milyar, akumulasi dari pengurangan dana transfer pemerintah pusat dan adanya transfer pemerintah provinsi Jawa barat menyebabkan kenaikan pada PPSP 2021 sisi transfer sebesar Rp 11,6 milyar.

“Dengan peningkatan status PPKM level 2 pada minggu lalu kita memiliki peluang sekaligus tantangan besar dan tetap memelihara kewaspadaan agar geliat pariwisata di Pangandaran hingga akhir tahun ini bisa terus membaik, “ucap bupati.

Bupati mengaku, tentu ini tidak mudah namun dengan sinergitas dan kerja keras semua unsur masyarakat, ia yakin dan optimis keadaan akan jauh lebih baik. Dan  hal inilah yang mengakumulasi keyakinan peningkatan akumulasi pendapatan sebesar Rp 11,6 Milyar dari semula Rp 1,45 triliun pada APBD  murni 2021 menjadi Rp 1,47 triliun pada PPSP 2021. Di samping itu penyelasaian kewajiban akibat pergeseran pembayaran yang tertunda dari kegiatan yang telah di selesaikan tahun sebelum dan pendanaan insfratuktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas yang harus terus berjalan.

Bupati juga menyampaikan dalam kelompok kerja operasi terjadi pengurangan yang besar dalam jenis belanja barang dan jasa, belanja hibah dan belanja bantuan sosial, namun untuk jenis belanja pegawai dan belanja bunga mengalami peningkatan, pengurangan belanja operasi disebabkan karena beberapa kegiatan dalam pengadaan barang dan jasa serta hibah yang terpaksa harus ditunda, hal tersebut berjalan dengan kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan refocusing anggaran merespon penanganan covid-19 yang sangat mendesak beberapa waktu lalu, adapun pengurangan belanja bantuan sosial dihitung berdasarkan realisasi yang sudah berjalan untuk kemudian diantisipasi dengan menggeser pada kelompok belanja tidak terduga, peningkatan alokasi belanja pegawai terjadi karena adanya kebijakan insentif tenaga kesehatan yang dipersyaratkan untuk memenuhi realisasi pendapatan transfer dari pemerintah pusat, sedangkan belanja bunga bertambah akibat dari munculnya pembiayaan jangka pendek pemenuhan kebutuhan pendanaan diawal tahun, kondisi tersebut menyebabkan pengurangan alokasi belanja operasi sebesar Rp 163,5 milyar.

Dalam kelompok belanja modal terjadi peningkatan yang disebabkan pergeseran dari alokasi belanja operasi akibat masuknya belanja kegiatan yang didanai oleh DAK, bantuan keuangan provinsi, refocusing kebutuhan penanganan covid-19 serta penyelesaian kewajiban pembayaran kegiatan tahun sebelumnya, sehingga dalam PPASP 2021 belanja modal terakumulasi bertambah sebesar Rp Rp 187,2 Milyar. Kelompok belanja tak terduga mengalami peningkatan alokasi dalam PPASP 2021 sebesar Rp 5 milyar menjadi Rp 7,5 milyar, hal ini terjadi disebabkan oleh penggeseran dari belanja bantuan sosial, dari kelompok belanja operasi, dan antisipasi penanganan covid-19, serta bencana lainnya.

Kelompok belanja transfer mengalami pengurangan sebesar Rp 27,4 milyar, hal tersebut disebabkan karena pemenuhan kewajiban transfer’kepada pemerintah desa dalam bentuk dana desa dan ADD meskipun ada penundaan bagi hasil dan pengurangan bantuan keuangan desa , namun pemenuhan siltaf dan operasional pemerintah desa tetap menjadi prioritas yang harus kita perhatikan.

“Akumulasi perubahan kebijakan umum anggaran belanja yang telah kami sampaikan tersebut mengakibatkan pada PPASP 2021 mengalami kenaikan belanja sebesar Rp 1,3 Milyar, dari semula Rp 1,47 Milyar triliun menjadi Rp 1,48 triliun, “jelasnya.

Bupati menyebut, pada awal tahun 2021 badai covid-19 sedang tinggi, lokasi wisata terpaksa kita tutup, kondisi ekonomi masyarakat yang sangat berpengaruh terhadap realisasi pendapatan PBB, sehingga pendapatan kita mengalami pelemahan, namun di sisi lain kebutuhan penanganan covid-19 begitu besar dan tidak terprediksi sebelumnya, kebutuhan alat medis ,obat obatan, ruang penanganan oprasi, kekurangan oksigen dan lain sebagainya, begitu pula kegiatan- kegiatan tahun lalu yang sudah selesai namun belum bisa kita bayar pada tahun yang sama, untuk memenuhi kebutuhan likuiditas tersebut pada awal tahun kita melakukan pinjaman jangka pendek ke Bank BJB.

Dan kondisi di atas, jelas bupati,  menyebabkan munculnya penerimaan dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 200 Milyar, yang bermakna bahwa pembiayaan tersebut bersifat jangka pendek dan akan kita selesaikan pada tahun ini, disisi penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Silpa telah kita sesuaikan dengan laporan keuangan Audited  sebesar Rp 16,1 milyar, sementara kegiatan penyertaan modal daerah terpaksa kita tunda, keadaan itulah yang menyebabkan kemampuannya pembiayaan neto kita menjadi sebesar Rp 16,1 milyar.

“Bersama ini kami menyampaikan rancangan perubahan KUPA serta PPASP Kabupaten Pangandaran tahun anggaran 2021 untuk mendapatkan pembahasan dan kesepakatan antara kepala daerah dengan pimpinan DPRD, “pungkasnya. (PNews)




PEMKAB PANGANDARAN AKAN TEMPELKAN STIKER BAGI RUMAH WARGA YANG ENGGAN MELAKSANAKAN VAKSINASI

PANGANDARANNEWS.COM – Bagi masyarakat Kabupaten Pangandaran yang hingga saat ini masih enggan atau belum divaksin, maka siap-siap menerima undangan langsung dari bupati., bhkan hanya itu rumah mereka juga akan ditandai dengan stiker atau kertas.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangandaran H Suheryana membenarkan, warga yang belum divaksin nantinya akan mendapat undangan langsung yang ditandatangani Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata.

Menurutnya, sebenarnya hal ini bukan memaksa masyarakat untuk divaksin tapi ini untuk keperluan pendataan atau administrasi saja. 

“Nantinya akan tahu berapa jumlah warga yang mendpat undangan tersebut dan dapat diketahui berapa jumlah yang belum divaksin sehingga percepatan vaksin bisa dilakukan," jelas Suheryana. (5/10)

Suheryana menambahkan, jika tidak ada pendataan seperti itu masyarakat yang tidak pernah divaksin akan mengaku sudah ikut vaksinasi, tapi dengan pendataan ini akan diketahui masyarakat yang b, akan selalu berkilah."Bisa saja mereka belum divaksin, tetapi mengakunya slum dan sudah divaksin. 

Dan jika tidak ada undangan, imbuhnya, mungkin jumlah persentase masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi tidak akan bertambah, dan terkadang masyarakat bersipat apatis atau diam jika tidak ada yang mengajak.

Terkait kebijakan menandai rumah yang  belum divaksin pakai stiker, kertas dan lain-lain, Suheryana mengatakan hal ini  sudah diimplementasikan dan sudah diterapkan di setiap kecamatan.

“Untuk capaian total vaksinasi di Kabupaten Pangandaran, saat ini sudah  diatas 50 persen dan  vaksinasi untuk lansia juga sudah tercpai," jelasnya.

Sementra Wakil Bupati Pangandaran H UjagEndin Indrawanmengatakan, dengan adanya kebijakan mengundang dan memberi stiker pada rumah warga yang belum divaksin diharapkan masyarakat termotivasi untuk melaksanakan vaksinasi. 

Karena menurut wabup banyak faktor kenapa masyarakat tidak mengikuti vaksin Covid-19, diantaranya karena sibuk, belum paham manfaat vaksin atau tingkat intelektual yang rendah dan mendengar informasi yang tidak benar atau hoaks tentang vaksin.

“Saya berharap masyarakat jangan sampai termakan atau jadi korban hoax lalu tidak mau divaksin,"tehas wabup. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN