SATNARKOBA TASIKMALAYA BEKUK LIMA PENGEDAR NARKOBA, SALAH SEORANG PELAKU BERPROFESI PENJUAL ES KELAPA MUDA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan lima pelaku pengedar narkoba jenis Hexymer dan tembakau sintetis yang diedarkan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Salah seorang dari kelima pelaku ada satu orang yang berprofesi sebagai penjual es kelapa muda di Kecamatan Mangkubumi. 

Modus yang dilakukan para pelaku dalam bisnis haram ini dengan cara memesan lewat jasa pengiriman online untuk mengelabui kepolisian.

Kelima tersangka tersebut diantaranya Eripandi alias Bucek asal Kampung Tenjosari Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal, darinya berhasil diamankan 98 butir Hexymer dan uang hasil penjualan Rp 200 ribu. Sandi Muhammad Ansor asal Kampung Kahuripan Keluruhan Cigantang Kecamatan Mangkubumi diamankan 129 butir Hexymer. Jihad Hakiki alias Cacing asal Kampung Babakan Gintung, Desa Karangmekar Kecamatan Karangnunggal diamankan 5,56 gram narkotika jenis Tembakau Sintetis. Dan Izal Pahmi asal Kampung Cigorowong Desa Cintajaya Kecamatan Tanjungjaya, diamankan 5,07 gram tembakau sintetis. Dan Dika Riswara asal Kampung Nangreu Desa Sirnagalih Kecamatan Bantarkalong diamankan 1.000 butir Hexymer dan 100 butir tramadol.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM CPHR dalam konfrensi pers mengatakan dala penangkapan ini pihaknya berhasil mengamankan barang bukti dari kelima pelaku, ribuan Hexymer dan tembakau sintetis atau gorila.

“Menariknya, ada salah seorang pelaku berprofesi sehari-harinya menjual kelapa sekaligus sambil mengedarkan narkoba," terang Rimsyah.(20/9)

Kapolres menyebut, kini pihaknya akan mendalami ksus ini bekerjasama dengan pihak pengiriman online, minimal ada yang mengantar atau kurirnya. Dan penyelidikan akan dilakukan ada yang mencurigakan untuk menelusuri siapa orang atau kelompok yang menjual narkotika ini.

“Sasaaran pengedaran atau penjualan narkoba ini adalah remaja dan sebagian ada yang sudah berkeluarga, dengan harga  Rp 10 ribu per pil Hexymer, “terang Kapolres lagi.

Sementara Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya AKP Dedih Dipraja SH, menambakan, barang bukti yang diamankan dari kelima pelaku adalah 98 butir Hexymer, uang hasil penjualan Rp 200 ribu, 129 butir Hexymer, 5,56 gram narkotika jenis Tembakau Sintetis, 5,07 gram tembakau sintetis, 1.000 butir Hexymer dan 100 butir tramadol.

Kelima pelaku, kata Dedih dijerat pasal 196 Jo 198 Undang-undang RI, Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dan pasal 114 ayat (1) Jo 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. Dan untuk pelanggaran  Undang-undang tentang Narkotika dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 empat tahun dan paling lama 12 tahun,

Dedih juga menyebut modus para pelaku dengan cara memesan lewat jasa pengiriman online kemudian pelaku menggunakan nomor handphone yang teregister bukan atas nama sendiri dan alamatnya bukan di wilayah Tasikmalaya.

"Bahkan ada nama kontak dari Kupang, pelaku beli kartu yang sudah teregistrasi atas nama orang lain, bukan orang sini dan ini motif untuk menghindari kepolisian," paparnya.

Dalam pemeriksaan, kata Dedih salah seorang pelaku bernama Sandi Ansor mengaku lebih besar keuntungannya menjual es kelapa muda sehari bisa sampai Rp 100 ribu. Sementara kalau jualan obat narkoba sehari hanya Rp 50 ribu.

"Ia sehari-hari memang penjual es kelapa muda,  tapi nyambi jualan narkoba, “kata Dedih. (ANWARWALUYO)


HARI INI POLRES TASIKMALAYA GELAR APEL BERSAMA OPERSI PATUH LODAYA – 2021

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas serta menurunkan titik lokasi kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas guna terciptanya kamseltibcar lantas yang aman dan kondusif, Polres Tasikmalaya hari ini menggelar Apel Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, S.PD., M.AP, Kepala Kejaksaan Negeri Kab Tasikmalaya Ramadi Agus, S.H., MH, Kadishub Kab Tasikmalaya Drs. Asep Darisman, M.M, Komandan Sub Denpom III/2-2 Tasikmalaya Lettu CPM Abdul Salam, Pasi Ops Kodim 0612 Tasikmalaya Letda Inf Mirhamdi, Kabid Trantibum Sat Pol PP Kab Tasikmalaya Dindin, M.Si, Perwakilan Jasa Raharja Tasikmalaya Kevin H Wiraharja, PJU Polres Tasikmalaya, Para Kasatfung Polres Tasikmalaya dan Para Kasie Jajaran Polres Tasikmalaya dengan peserta apel sebanyak 200 orang, bertempat di lapangan Upacara Mapolres Tasikmalaya Jl Raya Mangunreja No 01 Ds. Mangunreja Kecamatan Mangunreja. (20/9)

Kapolres Tasikmalaya Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono, S.I.K., M.M,CPHR, bertindak sebagai Pimpinan Apel Gabungan Ops Lodaya 2021 yang akan digelar mulai tanggal 20 September 2021 dengan tema ” Melalui Operasi Patuh Lodaya 2021 Kita Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan Dan Tertib Berlalulintas Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) Serta Mewujudkan Kamseptibcarlantas Yang Mantap”.

Dalam sambutannya Kapolres Tasikmalaya menyampaikan, sesuai amanat undang – undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Polri bersama pemerintah yang didukung instansi terkait dan pemangku jalan lainnya memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas serta menurunkan titik lokasi kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas guna terciptanya kamseltibcar lantas yang aman dan kondusif.

Dan kondisi saat ini yang masih dihadapkan pada situasi pandemi covid-19, pemerintah sudah berupaya menyusun berbagai kebijakan dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 seperti pembatasan sosial berskala besar, pemberlakuan pembatasan kelompok masyarakat, kampung tangguh nusantara dan serbuan vaksin kepada seluruh masyarakat.

“Polri dalam hal ini polantas bersama pemerintah dan instansi terkait memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap undang-undang nomor 22 tahun 2009 tersebut, “tegas Kapolres.

Oleh karena itu, Kapolres menyebut perlu dilakukan operasi kepolisian bidang lalu lintas dengan sandi ops “patuh lodaya – 2021”, dan saat ini beberapa hal yang menjadi perahatian Polda Jabar, diantaranya meningkatkan disiplin masyarakat dalam protkol kesehatan, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan mencegah penyebaran covid-19 serta mewujudkan kamseltibcarlantas yang mantap.

Kapolres mengatakan, sasaran operasi “patuh lodaya-2021” polda jabar meliputi segala bentuk Potensi Gangguan (PG), ambang gangguan (AG) dan gangguan nyata (GN) terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti yang masih berkerumun dan yang tidak disiplin dalam berlalu lintas sehingga menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan laka lantas serta rawan kerumunan.

Target operasi yang harus dicapai dalam operasi patuh lodaya 2021 ini, imbuh Kapolres,  memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan mencegah terjadinya kerumunan massa, terciptanya kamseltibcarlantas pada jalur tol, alteri dan tempat wisata serta menurunkan level PPKM di wilayah hukum polda jabar.

Dalam pelaksanaan Ops Patuh Lodaya 2021 ini, Kapolres berharap laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab demi terciptanya kondusifitas, keamanan dan kenyamanan serta ketertiban untuk Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya di dalam masa Pandemi Covid-19 sekarang ini.

“Dan bagi para petugas di lapangan agar selalu mengutamakan keselamatan diri serta hindari sekecil apapun tindakan Pungli dan Arogansi, “tegasnya. (ANWARWALUYO)



SAMBUT HARI JADI KE 66, POLANTAS TASIKMALAYA GELAR BAKTI SOSIAL SALURKAN SEJUMLAH BANTUAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Jelang peringatan Hari jadi Polisi lalu-linas (Polantas) ke 66, Satlantas Polres Tasikmalaya, sebagai wujud rasa suku telah melaksanakan tugasnya, gelar kegiatan bakkti sosial dengan memberikan puluhan paket bingkisan sembako berupa beras kepada anak-anak yatim dan yatim Piatu, bertempat di sekitar Mapolres Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya.(19/9)

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono, S.Ik,.MM,.  C.PH.R,. melalui Kasat Lantas AKP, Ryan, mengatakan, dalam baksos ini banyuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya.

“Sebanyak 25 kami salurkan pada 25 anak, dan mereka merupakan anak-anak dari keluarga yang kurang beruntung dalam ekonomi sehingga sangat membutuhkan sekali uluran tangan dan  bantuan dari kita,  "ucap Ryan.

Riyan menyampaikan pesan atau himbauan terkait ketertiban berkendaraan, diantaranya sebelum berangkat kendaraan wajib dicek mulai lampu lampu, rem dan lain sebagainya, kemudian surat suratnya, seperti SIM, STNK wajib dibawa, memakai maskerdan helm serta memasang sabuk pengaman bagi pengendara R4.

Hal ini, kata Riyan harus dilaksanakan dengan patuh dan harus timbul dari kesadaran sendiri karena keselamatan merupakan hal mutlak yang harus dijaga diri sendiri, serta jangan lipa menjaga ketertiban keamanan kendaraan dengan membawa kunci pengaman kendaraan dan alangkah baiknya jika ditambah dengan kunci ganda agar keamanan lebih terjamin.

“Kami menghimbau agar berkendaraan pun tetap beretika, misalnya knal pot tidak bising, tetap patuh pada aturan petugas dan rambu rambu di jalan serta tidak menjalankan kendaraan dengan ugal ugalan, ini sangat penting demi untuk keselamatan kita semua, "papar Riyan. (ANWARWALUYO)




WARGA DESA SARIMANGGU GOTONG-ROYONG BANGUN JEMBATAN DARURAT CINYEPET

PANGANDRANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pasca ambruknya pondasi jembatan Cinyepet yang terjadi beberapa hari lalu, puluhan warga Desa Sarimanggu bergotong-royong dan berswadaya membuat jembatan sementara dari bambu di lokasi jembatam tersebut untuk akses penyeberangan bagi warga Desa Sarimanggu menuju wilayah Desa Karangmekar, pasar dan pusat keramaian lainnya.(19/9)

Dengan semangat kekompakan dan kebersamaan sejumlah warga terlihat antusias menyumbang baik tenaga hingga menyediakan ratusan batang bambu hingga pengerjaan jembatan bisa selesai dalam satu hari dan langsung dapat dimanfaatkan masyarakat.

Di tengah-tengah kesibukan dengan warga, Kepala Desa Sarimanggu Indra Nuryana S.Ip menyampaikan, ambruknya jembatan Cinyepet ini telah membuat akses transportasi warga terganggu karena harus mengambil jalur memutar yang jaraknya lebih jauh untuk menuju pasar Rancabakung dan sekitarnya, sehingga warga pun sangat antusias membuat jembatan penyeberangan sementara ini.

“Kami sangat bersukur dan berterimakasih melihat bagaimana aparat desa dengan warga begitu kompak dalam pembuatan jembatan penyeberangan darurat ini sehingga bisa selesai dengan cepat dan langsung bisa dilalui pejalan kaki dan sepeda motor, “kata Indra.

Indra menmabahkan, sekarang pihaknya sedang melakukan pembahasan dan perencanaan serta pengusulan untuk pembangunan kembali jembatan cinyepet tersebut, mudah- mudahan dapat secepatnya terealisasi. (ANWARWALUYO)


SOSOK BRIPKA DODITA DIKENAL RAMAH DAN DEKAT DENGAN MASYARAKAT DESA PADAKEMBANG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Salah seorang anggota Polsek Leuwisari Polres Tasikmalaya, Bripka Dodita yang bertugas menjadi Bhabinkamtibmas di Desa Padakembang Kecamatan Padakembang dikenal warga seorang yang ramah dan memahami adat istiadat masyarakat  Padakembang.

Seperti disampaikan Kepala Desa Padakembang Aep Saepudin, Bripka Dodita dikenal ramah dan mudah bergaul dengan warga bahkan ia tidak segan-segan membantu dalam berbagai hal,  seperti menyelesaikan masalah atau membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat, baik siang atau malam Bripka Dodita selalu ada saat masyarakat membutuhkan.

“Atas nama warga Desa Padakembng saya mengucapkan terimakasih atas segala pengabdian yang telah diberikan Polsek Leuwisari, khususnya Bripka Dodita, “kata Aep.(19/9)

Kata Aep, Bripka Dodita ini bisa menjadi contoh untuk para Bhabinkamtibmas yang ditugaskan di desa karena ia tahu bagaimana upaya pendekatan yang dilakukan pada masyarakat binaannya, seperti memahami adat istiadat masyarakat karena Bhabinkamtibmas petugas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan cara yang dilakukan Bripka Dodita ini dapat menjadi contoh bagi Bhabinkamtibmas lainnya.

Sekarang Bripka Dodita dipindah tgaskan ke tempat lain, karena ini sudah menjadi keajiban seorang Anggota Kepolisian harus siap dan patuh pada perintah atasan.

“Masyarakat merasa kehilangan, tapi mari kita doakan semoga Bripka Dodita bisa lebih sukses dalam kariernya di tempat tugas barunya." Pungkas Kades. (ANWARWALUYO)


PETUGAS TERUS HIMBAU PENERAPAN PROKES DAN URAI KERUMUNAN WISATAWAN DI OBJEK WISATA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Liburan akhir pekan kemarin obyek wisata di Kabupaten Pangandaran kembali diserbu wisatawan kecuali Pantai Madasari. Kedua obyek wisata ini ditutup capaian vaksinasinya masih di bawah 50 persen.

Di lokasi wisata petugas gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub, Satgas Jaga Lembur, Tagana, dan stakeholder lainnya tidak hanya mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes) dengan membagika masker baik kepada wisatawan atau pun para pedagang yang ada di obyek wisata, petugas pun melakukan himbauan agar jaga jarak melalui pengeras suara atau langsung ke lapangan. (19/9)

Bupati Pangandaran Jejej Wiradinata di tegah-tengah pantauannya pun terus menghimbau masyarakat harus selalu menggunakan masker dan mematuhi prokes serta  mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir. 

“Vaksinasi dan penerapan prokes ini merupakan upaya kita dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19, ” ungkap bupati. (19/9)

Berdasarkan hasil pantauannya selama tiga hari di objek wisata pantai Pangandaran hingga hari minggu tanggal  19 september pagi, bupati mengatakan, tidak ditemukan penumpukan pengunjung wisata pada satu titik lokasi.

Sejak pagi hari berkeliling di objek wisata pantai Pangandaran, imbuhnya ia tidak terlihat ada penumpukan pengunjung di pantai barat, semua berjalan normal dan lancar. Kendaraan pengunjung sudah menyebar mulai dari lokasi Pangandaran Sunset hingga ke sebelah barat, wisatawan tidak terkonsentrasi di pantai barat saja.

Hal senada dikatakan Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, berdasarkan kajiannya di  pantai barat yang biasa menjadi pusat keramaian hingga kerap terjadi penumpukan, dan untuk menghindari kerumunan kendaraan pengunjung masuk melalui pintu toll gate utama pun diberlakukan sistem satu arah.

“Sehingga kendaraan wisatawan pun menyebar mulai dari lokasi Pangandaran Sunset sampai ke sebelah barat, “jelas Kapolres. (PNews)






ADA PERBAIKAN JALAN, HINDARI KEMACETAN DI SEKITAR PEREMPATAN CISINGA - CIPASUNG PETUGAS LAKUKAN REKAYASA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk waktu 1 bulan kedepan akses lalulintas kendaraan dari arah Kota Tasikmalaya menju Singaparna maupun sebaliknya dipastikan akan sedikit terganggu, pasalnya di jalur tersebut sedang dilakukannya proses pelebaran dan pengecoran badan Jl. Raya Timur Singaparna, tepatnya disekitaran perempatan Jl. Cisinga - Jl. Muktamar Cipasung.

Demikian disampaikan Penanggung jawab teknis pengerjaan perbaikan jalan dari PT Trisaya Putra Bungsu, Haris Susanto. Menurutnya proses pengecoran jalan ini membutuhkan waktu dan penanganan khusus sehingga membuat arus lalulintas kendaraan disekitar lokasi pengerjaan proyek ini dialihkan ke jalur alternatif, dan saat arus lalulintas padat kemungkinann terjadi kemacetan di jalur tersebut.

“Proses pelebaran jalan ini sepanjang 2.400 meter, tepatnya dari Desa Cintaraja - Kudang Singaparna, dan khusus untuk jalan yang dengan pengerjaan beton sepanjang 300 meter dengan lebar 8 meter, yakni dari depan BPR Nusamba hingga dpan MI Borolong, “terang Haris seusai melakukan pemaparan teknis bersama Satlantas di Polres Tasikmalaya.(17/9)

Haris menjelaskan, estimasi lamanya pekerjaan itu sekitar satu bulan, sebenarnya pengerjaanya bisa cepat namun pengeringan jalan yang dicor.

Selain dilakukan peningkatan kualitas jalan dengan dibeton, jelas Haris, lebar seluruh badan jalan pun ditambah, jika sebelumnya lebar badan jalan hanya 6 meter kini menjadi 8 meter.

Haris menyebut, sesuai hasil rapat pihak penanggungjawab proyek dan Satlantas Polres Tasikmalaya, untuk sementara jalur lalulintas bakal dialihkan. saat pengecoran tahap 1 badan jalan sebelah kiri, maka untuk kendaraan dari Cintaraja dialihkan menuju Singaparna dibelokan ke kiri menuju Jl. Muktamar - Cipasung - Kokol - Pemda – Rancamaya, sementara dari Singaparna menuju Kota Tasikmalaya tetap jalur normal. Begitu juga saat pengerjaan pengecoran tahap 2 untuk badan jalan sebelah kanan, nantinya akan dicarikan rekayasa jalur kendaraan untuk memudahkan pengendara dan telah disiapkan puluhan rambu dan petunjuk jalan.

"Untuk mengurai kemacetan, kita lakukan rekayasa lalulintas dengan dibantu anggota Satlantas dan Dinas Perhubungan dengan memasang rambu petunjuk jalur alternatif," jelasnya.

Sementara itu, KBO Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Solihin membenarkan pihaknya telah melakukan rapat kordinasi dengan penanggungjawab teknia proyek dan Dinas Perhubungan untuk membahas teknis pengalihan arus kendaraan dan rekayasa lalulintas dan pada prinsipnya pihaknya akan menyiapkan anggota untuk siap sedia membantu dan melancarkan arus lalulintas.

Kata Solihin, pihaknya bersama-sama Dinas Perhubungan mengupayakan agar laju kendaraan tidak tersendat dan macet, salah satunya dengan rekayasa arus lalulintas serta sistem buka tutup.

“Dan ini kondisional, melihat situasi kepadatan kendaraan, "ucap Solihin. (ANWARWALUYO)


MENTERI KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH LEPAS EKSPOR BRIKET PRODUK TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen beberapa hari lalu menghadiri acara Pelepasan Ekspor Briket oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki yang didampingi anggota DPR-RI Komisi VI Muhammad Husein Fadlulloh, bertempat di sentra UKM Briket TanjungmekarKecamatan Jamanis. (11/09)

Usai acara Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kepada sejumlah wartawan menyapaikan, pihaknya merasa senang dengan pencapaian CV Mandiri Jaya yang mendapatkan pembiayaan LPDB-KUMKM melalui koperasi yang berhasil mengekspor briket ke luar negeri.

Produk briket dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini, kata Teten telah mampu menembus pasar global seiring dengan adanya permintaan ekspor ke negara-negara di Timur Tengah, Asia, dan Eropa. Sejalan dengan program pemerintah, saat ini produk dari koperasi sektor riil maupun produk UMKM berorientasi ekspor tengah ditingkatkan, baik dari sisi produksi, akses pasar, tata kelola, dan pembiayaan.

Dan dari sisi pembiayaan, masih kata Teten pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM juga mendorong peningkatan pembiayaan koperasi sektor riil melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM).

“Kami berharap semakin banyak koperasi sektor riil yang mengakses pembiayaan dari LPDB-KUMKM yang mudah, murah, dan cepat, serta mampu memberikan pembiayaan yang akuntabel dan profesional kepada para anggota dan pelaku UMKM yang tergabung dalam koperasi, “ujar Teten.

Teten menambahkan, CV Mandiri Persada yang merupakan anggota dari Koperasi Makmur Mandiri (KMM) juga mitra LPDB-KUMKM, dan untuk pembiayaan produsen briket ini telah mendapatkan pembiayaan dari KMM sebesar Rp. 2,5 miliar melalui dua tahap, pada tahun 2020 sebesar Rp.1,5 miliar dan tahun 2021 Rp. 1 miliar yang digunakan sebagai modal kerja, mulai dari produksi, proses ekspor dan untuk pembelian bahan baku produksi.

Seperti diketahui, produk dari CV Mandiri Persada ini menggunakan bahan baku batok kelapa dan arang bambu alami yang ramah lingkungan untuk kebutuhan bahan bakar domestik mulai dari memasak, pemanggangan, pengasapan pipa air, serta kebutuhan sisha, hookah, dan argileh. 

Untuk pasar global produk briket dari CV Mandiri Persada ini telah menembus negara-negara Timur Tengah mulai dari Lebanon, Irak, Maroko,Qatar dan Arab Saudi. Benua Amerika yaitu  Brazil dan Los Angeles sedangkan untuk pasar Eropa dan Asia, produk briket dari Tasikmalaya ini telah masuk ke negara Jerman, Spanyol, Turki dan Hongkong.

Pada tanggal 11 September 2021 CV Mandiri Persada siap mengekspor briket dengan negara tujuan Hongkong sebanyak 18 ton atau senilai Rp. 305 juta, dengan asumsi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sebesar Rp14.200 per dollar AS, dan juga ekspor ke Iraq sebanyak 26 ton, dengan nilai Rp. 316 juta. Sedangkan untuk akses logistik, produk briket arang Tasikmalaya ini menggunakan pengiriman jalur laut melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (ANWARWALUYO)


SATPOL AIR POLRES CIAMIS SEDIAKAN 3 RIBU DOSIS VAKSIN UNTUK GERAI VAKSINASI PRESISI

PANGANDARANNEWS.COM – Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Ciamis menyediakan 3 ribu dosis untuk pelaksanaan Gerai Vaksinasi Presisi bagi pelaku wisata dan warga sekitar pantai Pangandaran.

Seperti disampaikan Kepala Satuan (Kasat) Polair Polres Ciamis, AKP Sugianto, vaksinasi ini juga diperuntukan bagi wsiatawan yang belum melaksanakan vaksinasi yang akan dilaksanakan selama dua hari, tanggal 18-19 september 2021 bertempat di mako Polair di Pantai Timur Pangandaran.

“Ketika ada wisatawan belum divaksin kami beri dua opsi, melanjutkan wisata atau divaksin dulu, karena ini untuk kepentingan bersama,”ungkap Sugianto.(18/9)

Dalam gerai vaksinasi ini, kata Sugianto pihaknya menurunkan 15 tenaga kesehatan (nakes) dan 2 dokter dari Polres Ciamis serta melbatkan Linmas dari Desa Pangandaran.

Gerai Vaksinasi Presisi ini, ucapnya, merupakan usaha Polri untuk ikut mensukseskan program vaksinasi, khususnya di obyek wisata Pangandaran hingga nantinya bisa terwujud kekebalan komunal (herd immunity).

Sugianto juga menghimbau khususnya kepada pelaku wisata atau warga lainnya agar melaksanakan vaksinasi baik yang disediakan pemerintah daerah, TNI atau Polri.

“Mudah-mudahan dengan capaian vaksinasi tinggi, obyek wisata Pangandaran bisa tetap dibuka artinya kita pun masih bisa usaha di sektor pariwisata, “pungkasnya. (PNews) 





WUJUDKAN PANTAI BERSIH DAN NYAMAN, HARI INI BUPATI PANGANDARAN BUKA WORLD CLEANUP 2021 DI PANTAI BARAT

PANGANDARANNEWS.COM – Hari ini Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata membuka kegiatan World Clean Day (WCD) 2021, yang turut dihadiri Wakil Bupati H.Ujang Endin Iriawan, Kepala SKPD, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Tagana dan siswa-siswi sekolah yang ada di Kecamatan Pangandaran,  bertempat di Pantai Barat.(18/9)

WDC merupakan salah satu gerakan sosial terbesar di dunia yang menggerakkan masyarakat di beberapa negara untuk membersihkan planet bumi.

Dalam sambutannya Jeje menyampaikan, pantai Pangandaran merupakan destinasi yang menjadi tujuan utama wisatawan sehingga kondisinya harus bersih dari sampah serta lingkungannya pun harus nyaman, masyarakat pun harus dilatih untuk bisa memilah mana sampah organik dan non organik sehingga tidak tercampur dan membuangnya secara terpisah ke tempat yang telah sediakan.

Kebersihan, kata Jeje harus dijadikan kebutuhan bersama dan harus ada kesadaran dalam setiap indipidu sehingga dengan adanya gerakan ini diharapkan tumbuh kesadaran  semua pihak,

Selain itu jeje juga menegaskan kepada para pelaku wisata untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes), memakai masker, jaga jarak sehingga tidak menimbulkan kerumunan serta melaksanakan vaksinasi.

"Khususnya pelaku wisata dan umumnya seluruh masyarakat Pangandaran untuk taat pada aturan pemerintah terkait PPKM, jangan sampai wisata Pangandaran di tutup lagi gara-gara tidak taat prokes, " tegas Jeje.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan dan Kebersiahan Kabupaten Pangandaran Tonton menjelaskan, kegiatan ini serempak dilaksanakan seluruh instansi organisasi profesi dan organisasi masyarakat 

Kata Tonton, pihaknya mengatur cara bagian-bagian penting untuk menjaga keselamatan dunia dan untuk lokasi wisata pantai Pangandaran sendiri dibagi ada dua titik, pantai barat dan pantai timur.

“Untuk objek wisata lain pun kita juga melaksanakan kegiatan ini termasuk di aliran sungai, “terangnya. (Tn)


PEMKAB PANGANDARAN GELAR RAPAT EVALUASI CAPAIAN VAKSINASI DI OBJEK WISATA

PANGANDARANNEWS.COM – Pada rapat evaluasi pembukaan destinasi wisata di masa PPKM level 2 dengan Forkofinda Kabupaten Pangandaran di Hotel Pantai Indah Timur Pangandaran Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan capaian angka vaksin Covid-19 di enam objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran. Diantaranya Pantai Karapyak, Pantai Pangandaran, Pantai Batu Hiu, Pantai Batukaras, Pantai Madasari, dan Grand Canyon. 

“Berdasarkan data dari 6 objek wisata tersebut ada dua lokasi objek wisata yang capaian vaksinasinya rendah yaitu pantai Batukaras di Kecamatan Cijulang dan Pantai Madasari di Kecamatan Cimerak, “terang Jeje. (17/9)

Padahal vaksinasi ini kata Jeje menjadi salah satu indikator penilaian Covid-19 dari Gugus Tugas Pusat yang menentukan level berapa PPKM, dan apabila angka capaian vaksin masih lemah maka kedua objek wisata tersebut akan ditutup lagi. Artinya, menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan melaksanakan vaksinasi  ini menjadi hal penting untuk pelaku usaha wisata.

"Okupansi hotel dan restoran juga tidak boleh lebih dari 50 persen, dan saya tegaskan agar wisatawan wajib memakai masker saat ada di luar hotel, “tegasnya.

Kata Jeje saat ini capaian vaksin pelaku wisata di pantai Batu Karas baru mencapai 57 persen, sementara objek wisata yang lain hasil evaluasi sudah hampir pada angka 90 persen.

Dan untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung di pantai barat Pangandaran, kata Jeje pihaknya akan menutup akses jalan kesana sejak pukul 06.00 WIB untuk hari Sabtu dan Minggu.

“Kami juga menghimbau agar wisatawan tidak terkonsentrasi di lokasi pantai barat saja, “ucapnya.(PNews)



KAPOLSEK DAN FORKOPIMCAM CIAWI MONITOR KEGIATAN VAKSINASI MASSAL PEDAGANG PASAR CIAWI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Para pedagang Pasar Tradisional Ciawi Kabupaten Tasikmalaya tadi pagi Antusias mengikuti kegiatan Vaksinasi Massal Untuk Pasar Rakyat yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya dan TNI-Polri. (17/09)

Di bawah monitoring Forkopimcam ciawi, dalam kegiatan ini juga melibatkan 15 tenaga medis dri Puskesmas Ciawi,.

Alhamdulilah saya merasa senang karena ternyata sambutan para pedagang  sangat antusias, dan sebanyak 226 pedagang Pasar Ciawi telah mengikuti vaksinasi," ujar Kapolsek Ciawi Kompol Setiyana, SH., M.Si.

Kapolsek mengatakan, pihaknya terus mensosialisasikan dan himbauan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan melaksanakan vaksinasi ini baik saat Patroli, Sambang desa, pengajian atau silaturahmi, sehingga diharapkan ke depannya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat segera tercapai.

Sementara menurut seorang pedagang, Eulis,  ia mengaku sangat mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi ini karena bisa mengurangi kekhawatiran para pedagang tertular covid 19 saat berinteraksi dengan pembeli.

"Sekarang para pedagang pasar sudah divaksin sehingga  tidak ada rasa khawatir lagi untuk melayani pembeli ," ujarnya. (ANWARWALUYO)





PHRI PANGANDARAN AJAK 27 KOMUINTAS USAHA WISATA IKUTI VAKSINASI

Ketua PHRI BPC Pangandaran, Agus Mulyana
PANGANDARANNEWS.COM – 90 persen anggota PHRI sudah divaksin, tapi pelaku  usaha wisata tersebut bukan hanya usaha hotel dan restoran, saja namun ada 27 jenis usaha wisata di Kabupaten Pangandaran.

Demikian disampaikan Ketua PHRI BPC Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana kepada sejumlah awak media usai mengikuti rapat evaluasi pembukaan destinasi wisata di masa PPKM level 2 dengan Forkofinda Kabupaten Pangandaran di Hotel Pantai Indah Timur Pangandaran.(17/9)

“Saya mengajak pada seluruh komunitas usaha wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran agar mau divaksin. “ungkapnya.

Ia berharap semua bisa bersinergis untuk mencapai target vaksinasi agar Kabupaten Pangandaran bisa masuk ke PPKM level 1, serta jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) baik pelaku usaha atau pun wisatawan.

Agus menyebut, agar setiap wisatawan yang mau menginap di hotel juga harus menerapkan prokes serta menunjukan surat sudah divaksin. Begitu juga saat wisatawan akan jalan-jalan pihak hotel mau memberikan masker untuk dipakai saat wisatawan berada di luar hotel.

“Saya kira jika hotel menyediakan masker tentu tidak akan mengeluarkan biaya besar, daripada  nanti wisata ditutup kembali,” ucapnya.

Sebelumnya, dalam paparan di depan peserta rapat Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata juga meminta pada pengusaha hotal agar okupansi hotel jangan sampai melebihi 90 persen, dan pihak hotel juga harus menyarakan agar tamunya pakai masker saat berada di luar hotel.

“Saat ini kami masih fokus pada vaksinasi, saya mengajak agar semua mau di vaksin, dii objek wisata juga masih ada dua yang rendah vaksinasinya, yakni Batukaras dan Madasari,” kata bupati. (PNews)


MULAI HARI INI KENDARAAN MASUK OBYEK WISATA PANGANDARAN DIBERLAKUKAN SISTEM GANJIL-GENAP

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk mengurai kemacetan serta antisipasi terkonsentrasinya wisatawan di satu titik, Polres Ciamis akan Penerapkan sistem Ganjil-Genap pada kendaraan baik roda dua, empat atau pun lebih yang akan masuk ke Obyek Wisata (OW) Pangandaran, yang akan mulai diberlakukan mulai hari ini (17/9) hingga hari minggu tanggal 19 Septeber mendatang.

Seperti disampaikan Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi dalam rapat evaluasi pembukaan destinasi wisata di masa PPKM level 2 dengan Forkofinda Kabupaten Pangandaran di Hotel Pantai Indah Timur Pangandaran, kata Kapolres, penerapan ganjil genap menjadi upaya  antisipasi terjadinya kepadatan di lokasi wisata.

“Kami sifatnya hanya membantu Pemkab Pangandaran dalam upaya pencegahan Covid-19,” ungkap Kapolres.(17/9).

Pada rekayasa tersebut, jelas Kapolres, Polri ditugaskan mengatur arus perpindahan wisatawan agar tidak menumpuk di satu lokasi saja, karena selama ini penumpukan wisatawan selalu terjadi di Pantai Barat Pangandaran, dn ini juga tentunya keamanan serta kenyaman wisatawan.

Kapolres menambahkan, untuk memecah konsentrasi arus pengunjung akan diberlakukan sistem satu arah jalur masuk ke kawasan wisata Pantai Pangandaran, agar wisatawan tidak hanya di pantai barat saja, padahal objek wisata di Pangandaranbukan sendiri bukan hanya pantai pangandaran saja.

Dan pemberlakuan ganjil genap ini akan dimulai dari Pukul 13 : 00 sampai pukul 15 : 00 dalam, dan  penutupan akses menuju Pantai Barat mulai pukul 05 : 00 sampai 10 : 00 di hari Sabtu dan Minggu. 

“Mudah-mudahan semuanya bisa patuh pada sistem yang kami terapkan ini,  karena ini juga untuk kepentingan kita semuanya,” imbuhnya. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN