PETUGAS TERUS HIMBAU PENERAPAN PROKES DAN URAI KERUMUNAN WISATAWAN DI OBJEK WISATA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Liburan akhir pekan kemarin obyek wisata di Kabupaten Pangandaran kembali diserbu wisatawan kecuali Pantai Madasari. Kedua obyek wisata ini ditutup capaian vaksinasinya masih di bawah 50 persen.

Di lokasi wisata petugas gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub, Satgas Jaga Lembur, Tagana, dan stakeholder lainnya tidak hanya mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes) dengan membagika masker baik kepada wisatawan atau pun para pedagang yang ada di obyek wisata, petugas pun melakukan himbauan agar jaga jarak melalui pengeras suara atau langsung ke lapangan. (19/9)

Bupati Pangandaran Jejej Wiradinata di tegah-tengah pantauannya pun terus menghimbau masyarakat harus selalu menggunakan masker dan mematuhi prokes serta  mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir. 

“Vaksinasi dan penerapan prokes ini merupakan upaya kita dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19, ” ungkap bupati. (19/9)

Berdasarkan hasil pantauannya selama tiga hari di objek wisata pantai Pangandaran hingga hari minggu tanggal  19 september pagi, bupati mengatakan, tidak ditemukan penumpukan pengunjung wisata pada satu titik lokasi.

Sejak pagi hari berkeliling di objek wisata pantai Pangandaran, imbuhnya ia tidak terlihat ada penumpukan pengunjung di pantai barat, semua berjalan normal dan lancar. Kendaraan pengunjung sudah menyebar mulai dari lokasi Pangandaran Sunset hingga ke sebelah barat, wisatawan tidak terkonsentrasi di pantai barat saja.

Hal senada dikatakan Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, berdasarkan kajiannya di  pantai barat yang biasa menjadi pusat keramaian hingga kerap terjadi penumpukan, dan untuk menghindari kerumunan kendaraan pengunjung masuk melalui pintu toll gate utama pun diberlakukan sistem satu arah.

“Sehingga kendaraan wisatawan pun menyebar mulai dari lokasi Pangandaran Sunset sampai ke sebelah barat, “jelas Kapolres. (PNews)






ADA PERBAIKAN JALAN, HINDARI KEMACETAN DI SEKITAR PEREMPATAN CISINGA - CIPASUNG PETUGAS LAKUKAN REKAYASA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk waktu 1 bulan kedepan akses lalulintas kendaraan dari arah Kota Tasikmalaya menju Singaparna maupun sebaliknya dipastikan akan sedikit terganggu, pasalnya di jalur tersebut sedang dilakukannya proses pelebaran dan pengecoran badan Jl. Raya Timur Singaparna, tepatnya disekitaran perempatan Jl. Cisinga - Jl. Muktamar Cipasung.

Demikian disampaikan Penanggung jawab teknis pengerjaan perbaikan jalan dari PT Trisaya Putra Bungsu, Haris Susanto. Menurutnya proses pengecoran jalan ini membutuhkan waktu dan penanganan khusus sehingga membuat arus lalulintas kendaraan disekitar lokasi pengerjaan proyek ini dialihkan ke jalur alternatif, dan saat arus lalulintas padat kemungkinann terjadi kemacetan di jalur tersebut.

“Proses pelebaran jalan ini sepanjang 2.400 meter, tepatnya dari Desa Cintaraja - Kudang Singaparna, dan khusus untuk jalan yang dengan pengerjaan beton sepanjang 300 meter dengan lebar 8 meter, yakni dari depan BPR Nusamba hingga dpan MI Borolong, “terang Haris seusai melakukan pemaparan teknis bersama Satlantas di Polres Tasikmalaya.(17/9)

Haris menjelaskan, estimasi lamanya pekerjaan itu sekitar satu bulan, sebenarnya pengerjaanya bisa cepat namun pengeringan jalan yang dicor.

Selain dilakukan peningkatan kualitas jalan dengan dibeton, jelas Haris, lebar seluruh badan jalan pun ditambah, jika sebelumnya lebar badan jalan hanya 6 meter kini menjadi 8 meter.

Haris menyebut, sesuai hasil rapat pihak penanggungjawab proyek dan Satlantas Polres Tasikmalaya, untuk sementara jalur lalulintas bakal dialihkan. saat pengecoran tahap 1 badan jalan sebelah kiri, maka untuk kendaraan dari Cintaraja dialihkan menuju Singaparna dibelokan ke kiri menuju Jl. Muktamar - Cipasung - Kokol - Pemda – Rancamaya, sementara dari Singaparna menuju Kota Tasikmalaya tetap jalur normal. Begitu juga saat pengerjaan pengecoran tahap 2 untuk badan jalan sebelah kanan, nantinya akan dicarikan rekayasa jalur kendaraan untuk memudahkan pengendara dan telah disiapkan puluhan rambu dan petunjuk jalan.

"Untuk mengurai kemacetan, kita lakukan rekayasa lalulintas dengan dibantu anggota Satlantas dan Dinas Perhubungan dengan memasang rambu petunjuk jalur alternatif," jelasnya.

Sementara itu, KBO Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Solihin membenarkan pihaknya telah melakukan rapat kordinasi dengan penanggungjawab teknia proyek dan Dinas Perhubungan untuk membahas teknis pengalihan arus kendaraan dan rekayasa lalulintas dan pada prinsipnya pihaknya akan menyiapkan anggota untuk siap sedia membantu dan melancarkan arus lalulintas.

Kata Solihin, pihaknya bersama-sama Dinas Perhubungan mengupayakan agar laju kendaraan tidak tersendat dan macet, salah satunya dengan rekayasa arus lalulintas serta sistem buka tutup.

“Dan ini kondisional, melihat situasi kepadatan kendaraan, "ucap Solihin. (ANWARWALUYO)


MENTERI KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH LEPAS EKSPOR BRIKET PRODUK TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen beberapa hari lalu menghadiri acara Pelepasan Ekspor Briket oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki yang didampingi anggota DPR-RI Komisi VI Muhammad Husein Fadlulloh, bertempat di sentra UKM Briket TanjungmekarKecamatan Jamanis. (11/09)

Usai acara Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kepada sejumlah wartawan menyapaikan, pihaknya merasa senang dengan pencapaian CV Mandiri Jaya yang mendapatkan pembiayaan LPDB-KUMKM melalui koperasi yang berhasil mengekspor briket ke luar negeri.

Produk briket dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini, kata Teten telah mampu menembus pasar global seiring dengan adanya permintaan ekspor ke negara-negara di Timur Tengah, Asia, dan Eropa. Sejalan dengan program pemerintah, saat ini produk dari koperasi sektor riil maupun produk UMKM berorientasi ekspor tengah ditingkatkan, baik dari sisi produksi, akses pasar, tata kelola, dan pembiayaan.

Dan dari sisi pembiayaan, masih kata Teten pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM juga mendorong peningkatan pembiayaan koperasi sektor riil melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM).

“Kami berharap semakin banyak koperasi sektor riil yang mengakses pembiayaan dari LPDB-KUMKM yang mudah, murah, dan cepat, serta mampu memberikan pembiayaan yang akuntabel dan profesional kepada para anggota dan pelaku UMKM yang tergabung dalam koperasi, “ujar Teten.

Teten menambahkan, CV Mandiri Persada yang merupakan anggota dari Koperasi Makmur Mandiri (KMM) juga mitra LPDB-KUMKM, dan untuk pembiayaan produsen briket ini telah mendapatkan pembiayaan dari KMM sebesar Rp. 2,5 miliar melalui dua tahap, pada tahun 2020 sebesar Rp.1,5 miliar dan tahun 2021 Rp. 1 miliar yang digunakan sebagai modal kerja, mulai dari produksi, proses ekspor dan untuk pembelian bahan baku produksi.

Seperti diketahui, produk dari CV Mandiri Persada ini menggunakan bahan baku batok kelapa dan arang bambu alami yang ramah lingkungan untuk kebutuhan bahan bakar domestik mulai dari memasak, pemanggangan, pengasapan pipa air, serta kebutuhan sisha, hookah, dan argileh. 

Untuk pasar global produk briket dari CV Mandiri Persada ini telah menembus negara-negara Timur Tengah mulai dari Lebanon, Irak, Maroko,Qatar dan Arab Saudi. Benua Amerika yaitu  Brazil dan Los Angeles sedangkan untuk pasar Eropa dan Asia, produk briket dari Tasikmalaya ini telah masuk ke negara Jerman, Spanyol, Turki dan Hongkong.

Pada tanggal 11 September 2021 CV Mandiri Persada siap mengekspor briket dengan negara tujuan Hongkong sebanyak 18 ton atau senilai Rp. 305 juta, dengan asumsi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sebesar Rp14.200 per dollar AS, dan juga ekspor ke Iraq sebanyak 26 ton, dengan nilai Rp. 316 juta. Sedangkan untuk akses logistik, produk briket arang Tasikmalaya ini menggunakan pengiriman jalur laut melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (ANWARWALUYO)


SATPOL AIR POLRES CIAMIS SEDIAKAN 3 RIBU DOSIS VAKSIN UNTUK GERAI VAKSINASI PRESISI

PANGANDARANNEWS.COM – Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Ciamis menyediakan 3 ribu dosis untuk pelaksanaan Gerai Vaksinasi Presisi bagi pelaku wisata dan warga sekitar pantai Pangandaran.

Seperti disampaikan Kepala Satuan (Kasat) Polair Polres Ciamis, AKP Sugianto, vaksinasi ini juga diperuntukan bagi wsiatawan yang belum melaksanakan vaksinasi yang akan dilaksanakan selama dua hari, tanggal 18-19 september 2021 bertempat di mako Polair di Pantai Timur Pangandaran.

“Ketika ada wisatawan belum divaksin kami beri dua opsi, melanjutkan wisata atau divaksin dulu, karena ini untuk kepentingan bersama,”ungkap Sugianto.(18/9)

Dalam gerai vaksinasi ini, kata Sugianto pihaknya menurunkan 15 tenaga kesehatan (nakes) dan 2 dokter dari Polres Ciamis serta melbatkan Linmas dari Desa Pangandaran.

Gerai Vaksinasi Presisi ini, ucapnya, merupakan usaha Polri untuk ikut mensukseskan program vaksinasi, khususnya di obyek wisata Pangandaran hingga nantinya bisa terwujud kekebalan komunal (herd immunity).

Sugianto juga menghimbau khususnya kepada pelaku wisata atau warga lainnya agar melaksanakan vaksinasi baik yang disediakan pemerintah daerah, TNI atau Polri.

“Mudah-mudahan dengan capaian vaksinasi tinggi, obyek wisata Pangandaran bisa tetap dibuka artinya kita pun masih bisa usaha di sektor pariwisata, “pungkasnya. (PNews) 





WUJUDKAN PANTAI BERSIH DAN NYAMAN, HARI INI BUPATI PANGANDARAN BUKA WORLD CLEANUP 2021 DI PANTAI BARAT

PANGANDARANNEWS.COM – Hari ini Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata membuka kegiatan World Clean Day (WCD) 2021, yang turut dihadiri Wakil Bupati H.Ujang Endin Iriawan, Kepala SKPD, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Tagana dan siswa-siswi sekolah yang ada di Kecamatan Pangandaran,  bertempat di Pantai Barat.(18/9)

WDC merupakan salah satu gerakan sosial terbesar di dunia yang menggerakkan masyarakat di beberapa negara untuk membersihkan planet bumi.

Dalam sambutannya Jeje menyampaikan, pantai Pangandaran merupakan destinasi yang menjadi tujuan utama wisatawan sehingga kondisinya harus bersih dari sampah serta lingkungannya pun harus nyaman, masyarakat pun harus dilatih untuk bisa memilah mana sampah organik dan non organik sehingga tidak tercampur dan membuangnya secara terpisah ke tempat yang telah sediakan.

Kebersihan, kata Jeje harus dijadikan kebutuhan bersama dan harus ada kesadaran dalam setiap indipidu sehingga dengan adanya gerakan ini diharapkan tumbuh kesadaran  semua pihak,

Selain itu jeje juga menegaskan kepada para pelaku wisata untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes), memakai masker, jaga jarak sehingga tidak menimbulkan kerumunan serta melaksanakan vaksinasi.

"Khususnya pelaku wisata dan umumnya seluruh masyarakat Pangandaran untuk taat pada aturan pemerintah terkait PPKM, jangan sampai wisata Pangandaran di tutup lagi gara-gara tidak taat prokes, " tegas Jeje.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan dan Kebersiahan Kabupaten Pangandaran Tonton menjelaskan, kegiatan ini serempak dilaksanakan seluruh instansi organisasi profesi dan organisasi masyarakat 

Kata Tonton, pihaknya mengatur cara bagian-bagian penting untuk menjaga keselamatan dunia dan untuk lokasi wisata pantai Pangandaran sendiri dibagi ada dua titik, pantai barat dan pantai timur.

“Untuk objek wisata lain pun kita juga melaksanakan kegiatan ini termasuk di aliran sungai, “terangnya. (Tn)


PEMKAB PANGANDARAN GELAR RAPAT EVALUASI CAPAIAN VAKSINASI DI OBJEK WISATA

PANGANDARANNEWS.COM – Pada rapat evaluasi pembukaan destinasi wisata di masa PPKM level 2 dengan Forkofinda Kabupaten Pangandaran di Hotel Pantai Indah Timur Pangandaran Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan capaian angka vaksin Covid-19 di enam objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran. Diantaranya Pantai Karapyak, Pantai Pangandaran, Pantai Batu Hiu, Pantai Batukaras, Pantai Madasari, dan Grand Canyon. 

“Berdasarkan data dari 6 objek wisata tersebut ada dua lokasi objek wisata yang capaian vaksinasinya rendah yaitu pantai Batukaras di Kecamatan Cijulang dan Pantai Madasari di Kecamatan Cimerak, “terang Jeje. (17/9)

Padahal vaksinasi ini kata Jeje menjadi salah satu indikator penilaian Covid-19 dari Gugus Tugas Pusat yang menentukan level berapa PPKM, dan apabila angka capaian vaksin masih lemah maka kedua objek wisata tersebut akan ditutup lagi. Artinya, menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan melaksanakan vaksinasi  ini menjadi hal penting untuk pelaku usaha wisata.

"Okupansi hotel dan restoran juga tidak boleh lebih dari 50 persen, dan saya tegaskan agar wisatawan wajib memakai masker saat ada di luar hotel, “tegasnya.

Kata Jeje saat ini capaian vaksin pelaku wisata di pantai Batu Karas baru mencapai 57 persen, sementara objek wisata yang lain hasil evaluasi sudah hampir pada angka 90 persen.

Dan untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung di pantai barat Pangandaran, kata Jeje pihaknya akan menutup akses jalan kesana sejak pukul 06.00 WIB untuk hari Sabtu dan Minggu.

“Kami juga menghimbau agar wisatawan tidak terkonsentrasi di lokasi pantai barat saja, “ucapnya.(PNews)



KAPOLSEK DAN FORKOPIMCAM CIAWI MONITOR KEGIATAN VAKSINASI MASSAL PEDAGANG PASAR CIAWI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Para pedagang Pasar Tradisional Ciawi Kabupaten Tasikmalaya tadi pagi Antusias mengikuti kegiatan Vaksinasi Massal Untuk Pasar Rakyat yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya dan TNI-Polri. (17/09)

Di bawah monitoring Forkopimcam ciawi, dalam kegiatan ini juga melibatkan 15 tenaga medis dri Puskesmas Ciawi,.

Alhamdulilah saya merasa senang karena ternyata sambutan para pedagang  sangat antusias, dan sebanyak 226 pedagang Pasar Ciawi telah mengikuti vaksinasi," ujar Kapolsek Ciawi Kompol Setiyana, SH., M.Si.

Kapolsek mengatakan, pihaknya terus mensosialisasikan dan himbauan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan melaksanakan vaksinasi ini baik saat Patroli, Sambang desa, pengajian atau silaturahmi, sehingga diharapkan ke depannya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat segera tercapai.

Sementara menurut seorang pedagang, Eulis,  ia mengaku sangat mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi ini karena bisa mengurangi kekhawatiran para pedagang tertular covid 19 saat berinteraksi dengan pembeli.

"Sekarang para pedagang pasar sudah divaksin sehingga  tidak ada rasa khawatir lagi untuk melayani pembeli ," ujarnya. (ANWARWALUYO)





PHRI PANGANDARAN AJAK 27 KOMUINTAS USAHA WISATA IKUTI VAKSINASI

Ketua PHRI BPC Pangandaran, Agus Mulyana
PANGANDARANNEWS.COM – 90 persen anggota PHRI sudah divaksin, tapi pelaku  usaha wisata tersebut bukan hanya usaha hotel dan restoran, saja namun ada 27 jenis usaha wisata di Kabupaten Pangandaran.

Demikian disampaikan Ketua PHRI BPC Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana kepada sejumlah awak media usai mengikuti rapat evaluasi pembukaan destinasi wisata di masa PPKM level 2 dengan Forkofinda Kabupaten Pangandaran di Hotel Pantai Indah Timur Pangandaran.(17/9)

“Saya mengajak pada seluruh komunitas usaha wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran agar mau divaksin. “ungkapnya.

Ia berharap semua bisa bersinergis untuk mencapai target vaksinasi agar Kabupaten Pangandaran bisa masuk ke PPKM level 1, serta jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) baik pelaku usaha atau pun wisatawan.

Agus menyebut, agar setiap wisatawan yang mau menginap di hotel juga harus menerapkan prokes serta menunjukan surat sudah divaksin. Begitu juga saat wisatawan akan jalan-jalan pihak hotel mau memberikan masker untuk dipakai saat wisatawan berada di luar hotel.

“Saya kira jika hotel menyediakan masker tentu tidak akan mengeluarkan biaya besar, daripada  nanti wisata ditutup kembali,” ucapnya.

Sebelumnya, dalam paparan di depan peserta rapat Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata juga meminta pada pengusaha hotal agar okupansi hotel jangan sampai melebihi 90 persen, dan pihak hotel juga harus menyarakan agar tamunya pakai masker saat berada di luar hotel.

“Saat ini kami masih fokus pada vaksinasi, saya mengajak agar semua mau di vaksin, dii objek wisata juga masih ada dua yang rendah vaksinasinya, yakni Batukaras dan Madasari,” kata bupati. (PNews)


MULAI HARI INI KENDARAAN MASUK OBYEK WISATA PANGANDARAN DIBERLAKUKAN SISTEM GANJIL-GENAP

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk mengurai kemacetan serta antisipasi terkonsentrasinya wisatawan di satu titik, Polres Ciamis akan Penerapkan sistem Ganjil-Genap pada kendaraan baik roda dua, empat atau pun lebih yang akan masuk ke Obyek Wisata (OW) Pangandaran, yang akan mulai diberlakukan mulai hari ini (17/9) hingga hari minggu tanggal 19 Septeber mendatang.

Seperti disampaikan Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi dalam rapat evaluasi pembukaan destinasi wisata di masa PPKM level 2 dengan Forkofinda Kabupaten Pangandaran di Hotel Pantai Indah Timur Pangandaran, kata Kapolres, penerapan ganjil genap menjadi upaya  antisipasi terjadinya kepadatan di lokasi wisata.

“Kami sifatnya hanya membantu Pemkab Pangandaran dalam upaya pencegahan Covid-19,” ungkap Kapolres.(17/9).

Pada rekayasa tersebut, jelas Kapolres, Polri ditugaskan mengatur arus perpindahan wisatawan agar tidak menumpuk di satu lokasi saja, karena selama ini penumpukan wisatawan selalu terjadi di Pantai Barat Pangandaran, dn ini juga tentunya keamanan serta kenyaman wisatawan.

Kapolres menambahkan, untuk memecah konsentrasi arus pengunjung akan diberlakukan sistem satu arah jalur masuk ke kawasan wisata Pantai Pangandaran, agar wisatawan tidak hanya di pantai barat saja, padahal objek wisata di Pangandaranbukan sendiri bukan hanya pantai pangandaran saja.

Dan pemberlakuan ganjil genap ini akan dimulai dari Pukul 13 : 00 sampai pukul 15 : 00 dalam, dan  penutupan akses menuju Pantai Barat mulai pukul 05 : 00 sampai 10 : 00 di hari Sabtu dan Minggu. 

“Mudah-mudahan semuanya bisa patuh pada sistem yang kami terapkan ini,  karena ini juga untuk kepentingan kita semuanya,” imbuhnya. (PNews)


ANGGOTA DPR RI FRAKSI PARTAI DEMOKRAT SITI MUFATTAHAH SALURKAN 250 DOSIS VAKSIN UNTUK WARGA DESA SUKASUKUR

PANGANDRANNEWS.COM/TASIKNEWS – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Jabar Hj.Siti Mufattahah Psi, MBA, kemarin berkunjung ke Kabupaten Tasikmalaya untuk menggelar vaksinasi di Desa Suka Sukur Kecamatan Mangunreja dengan jumlah 250 dosis. (15/9)

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini menargetkan 1000 dosis untuk dua kabupaten, Garut dan Tasikmalaya, masing masing 500 dosis.

Menurut Siti Mufattahah kegiatan vaksinasi ini merupakan program Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Demokrat sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan vaksinasi yang sudah berjalan selama ini. Dan program vaksin ini bukan hanya di Jabar XI saja, tetapi juga di Daerah Pemilihan (Dapil) lainnya pun diselenggarakan program serupa untuk masyarakat dengan sistem jemput bola langsung ke desa-desa.

Selain dhadiri Hj.Siti Mufattahah Psi, MBA, vaksinasi di Desa Sukasukur juga dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Kapolsek Singaparna Kompol.Semiyono, Camat Mangunreja Kasminto,

Staf ahli DPR RI, H.Irfan dan tenaga ahli Ali Ridwan serta tim khusus Hj.Siti Mufat tahah, M. Moch, Noor Faizal.AK.SH Ksatpol PP kecamatan Mangunreja, Endang Setiawan, Sip, Danpos koramil Singaparna, Kepala Desa dan perangkat Sukasukur.

 Melalui asisten pribadi Irfan, Siti Mufattahah mengatakan, dilaksanakan vaksinasi ini bertujuan supaya masyarakat sehat dan mendapat vaksin yang memang sudah menjadi program pemerintah.

”Kita amati masih ada di beberapa daerah Jabar XI masih banyak belum divaksin begitu juga di desa desa yang jauh jangkauan, ”ungkapnya.

Diharapkan masyarakat antusias melaksanakan program vaksin ini karena memang bermanfaat untuk kesehatan masyarakat.

Sementara Kepala Desa Sukasukur, Tata mengungkapkan, ia merasa bangga karena ada pengalokasian vaksin dari partai Demokrat melalui kadernya Hj.Siti mufattahah anggota DPR RI dari Dapil XI. Pasalnya warga Desa Sukasukur sangat membu tuhkan adanya vaksinasi ini.

“Selain vaksinasi kami juga sangat mengharapkan adanya bantuan fisik dan pemberdayaan peningkatan Sunber Daya Manusia, “ucapnya. (ANWARWALUYO)


DALAM KUNJUGAN KE KABUPATEN PANGANDARAN PANGDAM III SILIWANGI TINJAU PEMBANGUNAN MAKODIM

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari lalu dalam salah satu rangkain kegiatan kunungannya ke Kabupaten Pangandaran, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto didampingi Bupati H. Jeje Wiradinata, Wakil Bupati H. Ujang Endin indrawan, Danrem 062 Tarumanagara, Dandim 0613 Ciamis, Sekda dan pejabat lingkup Pemkab Pangandaran, meninjau lokasi Pembangunan Makodim Pangandaran di Dusun Pangleseran Desa Cintaratu Kecamatan Parigi.(12/9) 

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menyampaikan selamat datang kepada Pangdam dan jajarannya yang telah mengunjungi Pangandaran kabupaten termuda di Jawa Barat. 

Menurut Bupati pengembanga Kabupaten Pangandaran diarahkan pada daerah cintaratu dan cintakarya sebagai usaha pembentukan kota baru.

Bupati juga menuturkan kepada Pangdam, lokasi pemabngunan Makodim dulunya merupakan hutan yang saat ini dialokasikan menjadi pusat perkantoran yang digeser ke Desa Cintakarya dan Cintaratu untuk membangun kota baru, dan jika saat ini masih terlihat banyak pohon-pohon maka pada tiga tahun ke depan akan berubah menjadi kota baru pusat pemerintaha Kabyparen Pangandaran.

Dan derkait kekurangan lahan untuk pengembangan Kodim Pangandaran ini, Bupati mengatakan menyatakan kesiapannya untuk membantu menyediakan kembali. 

“Tentu ini menjadi kewajiban kami, Insya Allah tahun 2022 kita akan menyiapkan untuk memperluas lahan Kodim Pangandaran hingga totalnya jadi 4 hektare,” kata bupati.

Menjadi daerah yang berada di pesisir pantai selatan dan berhadapan dengan samudra hindia yang luas, kata bupati tentu keberadaan Kodim ini sangat dinantikan 

Dan setelah selesai dibangun bupati berharap agar  tidak lama diresmikan karena keberadaan Kodim nantinya tentu akan ikut membantu pengembangan wisata serta menjamin keamanan di pangandaran.

Kabupaten Pangandaran jelas bupati mempunyai bentang pantai sepanjang 91 kilo meter yang terhampar dari Kecamatan Kalipucang sampai cimerak, tentu banyak titik-titik lokasi yang tidak terjaga keamananya sehingga mungkin ada penyelundup dan sebagainya.

“Dan dengan adanya Kodim tentu akan sangat membantu pemerinttah daerah berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan di sepanjang pantai kami, “imbuh bupati.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam III Siliwangi juga menyampaikan terimakasih atas kekompakannya seluruh jajaran Forkopimda selama ini.

“Terimakasih Pak Bupati yang atas kerjasamanya, saya lihat wilayah korem 062 tarumanegara ini forkopimdanya sangat bagus dan kompak, saya harapkan hubungan baik ini terus terjalin,” ujarnya.

Pangdam mengatakan, dengan adanya Kodim Pangandaran ini diharapkan bisa ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seeti disampaikan bupati, disini yang dulunya hutan ke depan akan menjadi. Dan kalau sudah ada kodim nanti ada sekolahan, pasar, sarana olahraga, sehingga kegiatan masyarakat pun semakin meningkat karena warga yang tadinya berkebun nantinya hasil kebunnya bisa dijual jauh, dan ini bisa mempercepat pembangun serta membantu mensejahterakan masyarakat pun demikian terkait keamanan daerah.

Dalam kesempatan ini Pangdam III Siliwangi, Bupati Pangandaran dan Wakil Bupati Pangandaran berkesempatan menyerahkan sejumlah paket sembako kepada masyarakat sekitar Makodim.

Usai melihat pembangunan Makodim, sebelumnya Pangdam III Siliwangi juga meninjau gebyar vaksinasi dan bansos yang dilaksanakan di shane josa batukaras dan SMPN 1 Cijulang, yang dilanjutkan kunjungan silaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren serta meninjau vaksinasi dan pemberian bansos bertempat di Ponpes Sabilil Mutaqien Desa Emplak Kecamatan Kalipucang. (PNews)








WABUP PANGANDARAN BUKA PAGELARAN KREASI PRIANGAN TIMUR DI PANTAI KARAPYAK

Wakil Bupati Pangandaran, H Ujang Endin Indrawan
PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di Pantai Karapyak Kecamatan Kalipucang, siang tadi Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan didampingi Asisten Administrasi Umum, Kadis Pariwisata, Ketua PHRI,  perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya, membuka Pagelaran Seni Kreasi Priangan Timur Tahun 2021 seri ke III, yang diikutibeberapa kabupaten-kota, diantaranya  Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran. (15/9)

Ada sejumlah kategori perlombaan dalam pagelaran seni tersebut , seperti lomba melukis layang layang, manual B\brew dan lomba masak kuliner pindang gunung. 

Dalam sambutannya wabup menyampaikan terimakasih pada BI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan berharap Pagelaran Seni Kreasi ini bisa jadi ajang promosi pariwisata Pangandaran

"Tentu saja kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya bagi dunia pariwisata Pangandaran, dan kegiatan ini pun berkaitan dengan gerakan nasional bangga buatan indonesia," kata wabup.

Selain itu, lanjut wabup, kegiatan ini juga dalam rangka mengaktualisasi diri para peserta karena  gerakan ini merupakan gerakan nasional dalam rangka bangga buatan indonesia.

Wabup juga berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi perekonomian di Kabupaten Pangandaran khususnya serta diharapkan lomba ini dapat memberikan manfaat khususnya untuk warga Kabupaten Pangandaran, sehingga perekonomian bisa tumbuh dan menggeliat kembali. (PNews)


PSSI TASIK DORONG KAPOLRES TASIKMALAYA MASUK JADI PENGURUS PSSI JABAR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Jelang pemilihan bulan nopember mendatang bursa Calon Ketua Umum ASPROV PSSI Jawa Barat mulai ramai diperbincangkan, Tommy Apriantono masih jadi calon kandidat terkuat ia digadang-gadang mendapat dukungan dari 46 anggota PSSI Jabar dari total 70 Voter. 

Sementara Ketua Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya Juandi mengatakan, PSSI Tasik masih mengusung Pak Tommy sebagai Calon ketua untuk kedua kalinya.

Juadi mengatakan, sejumlah nama juga didorong menjadi calon Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Barat, salah satunya nama Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM CPHR juga muncul sebagai salah satu calon yang mendapat dukungan, bahkan mendapat dukungan lebih dari 46 voter untuk masuk kepengurusan PSSI Jawa Barat.

"PSSI Kabupaten Tasikmalaya juga dorong Pak Kapolres Tasikmalaya yang juga Ketua Dewan Kehormatan PSSI Kabupaten Tasikmalaya sebagai Calon Anggota Exco, "ungkap Juandi.(15/9)

Selain dianggap mumpuni, jelas Juandi, Kapolres Tasikmalaya juga sudah terbukti mampu menghidupkan Persepakbolaan di Kabupaten Tasikmalaya walau tengah Pandemi.

Menurut Juandi, Kapolres sangat peduli atas kemajuan sepakbola Kabupaten Tasikmalaya dan konsen dalam pembinaan bibit pemain bola, salah satnya Kapolres selalu menyempatkan diri melihat para atlit sepakbola Tasik berlatih.

“Dan kami sangat mengpresiasi apa yang Pak Kapolrs lakukan untuk persepakbolaan Tasik, mudah mudahan persepakbolaan Priangan timur makin maju,"Tambah Juandi.

Selain Kapolres, imbuh Juandi direktur Utama PT LIGA Indonesia Ahmad Hadian Lukita, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Barat Herman SPd dan Sekretaris Tim PS Tira-Persikabo 1973 Rini Chandra juga didukung menjadi Calon Exco. Antusias banyak yang mendorong Kapolres Tasik dan tiga orang lainya untuk masuk pengurus Exco Asprov PSSI Jabar.

“Dari kota-kabupaten di Jabar lainnya seperti seperti Depok, Bogor, Karawang, wilayah Pantura dan Priangan Timur juga  mempunyai inisiatif bagaimana kalau PSSI Tasikmalaya mendorong nama Rimsyah, “jelas Juandi lagi.

Sementara Calon Exco Asprov PSSI Jabar Rimsyahtono berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga bisa masuk kandidat kepengurusan PSSI Jabar,  ia memastikan semua dukungan ini untuk kemjuan sepakbola di Jawa barat Khusus Tasikmalaya.

"Intinya kami ingin memajukan sepak bola di Priangan Timur dan Jawa Barat, dan atas  dukungan pencalonan ini semata demi kemajuan dunia sepak bola yang lebih baik dan berprestasi," ucapnya. (ANWARWALUYO)










JEMBATAN CINYEPET AMBRUK, JALUR PENGHUBUNGKAN DESA SARIMANGGU KE DESA KARANGMEKAR KARANGNUNGGAL PUTUS TOTAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Akibat terkikisnyaderasnya air sungai, jembatan Cinyepet di Kampung Rancapari Dusun Rancasengit Desa Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya ambruk. (14/9)

Ambruknya jembatan yang selama ini menjadi sarana transportasi warga yang menghubungkan Desa Sarimanggu ke Desa Karangmekar tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

Mendapati adanya kejadian tersebut Pemdes dibantu Ketua  BPD Eli Romli Spd MPd, Babinsa, bhabinkamtibmas, Polsek Karangnunggal, perangkat desa dan Ketua RW/RT, langsung meninjau lokasi melihat langsung lokasi ambruknya jembatan tersebut. 

Usai melakukan pengecekan, Kepala Desa Sarimanggu Indra Nuryana S.Ip membenarkan robohnya jembatan Cinyepet ini  karena kondisi pondasi penyangganya di sebelah kiri dan kanan habis terkikis arus air yang deras sungai Ciharus yang meluap akibat hujan deras pada hari minggu dan hari Senin tanggal 12 dan 13 September 2021 kemarin.

“Akibatnya jalan penghubung Desa Sarimanggu dengan Desa Karangmekar terputus total

Dijelaskan Indra,  dengan robohnya jembatan tersebut membuat akses dari kedua arah menjadi terputus tidak bisa dilalui kendaraan baik kendaraan roda dua atau pun empat  bahkan untuk penyebrangan orang pun cukup membahayakan.

Indra mengatakan fungsi jembatan tersebut cukup penting sehingga robohnya jembatan tersebut mengakibatkan terhambatnya akses perekonomian warga Desa Sarimanggu khususnya menuju Pasar Rancabakung, Desa Karangmekar dan ke pusat ibukota kecamatan Karangnunggal .

Untuk sementara masih kata Indra kendaraan warga yang akan menuju ke Desa Karangmekar harus menempuh jalan melawati Kampung Cimanggu, Rancagobang dan Kampung Santrijaya.

“Sementara untuk mengamankan lokasi, kami dibantu warga telah menutup akses jalan menggunakan palang dari bambu agar memberi tanda pada pengguna jalan,”ucapnya. (ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN