INI TANGGAPAN BUPATI SAAT LUHUT MENGATAKAN PANGANDARAN BERPOTENSI TERJADINYA PENYEBARAN KASUS IMPOR COVID

PANGANDARANNEWS.COM – Dilansir dari berita sebuah media on line, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menerjunkan tim untuk mengevaluasi penerapan protokol kesehatan pada pemberlakuan pembukaan kembali aktivitas masyarakat. 

Menurutnya di sejumah wilayah terjadi peningkatan mobilitas, terutama lokasi wisata seperti Pantai Pangandaran yang dipenuhi wisatawan yang datang dari berbagai ddaerah seperti Bandung, Tasikmalaya dan Jabodetabek. Sehingga keadaan ini berpotensi untuk terjadi penyebaran kasus impor bagi daerah tersebut, dan hal ini diperparah juga karena lemahnya protokol kesehatan yang diterapkan.

“Tingkat okupansi hotel di Kawasan Wisata Pangandaran mendekati penuh tentu hal ini berlawanan dengan ketentuan yang mengatur kapasitas hotel yang diperbolehkan, “ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah pusat terus mendorong agar Pemda memahami dan mengawasi kondisi ini dan melakukan tindakan tegas terhadap segala bentuk pengabaian peraturan mengenai PPKM.

Sementara terkait berita  tersebut, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan pihaknya siap untuk meningkatkan pengawasan protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi pelaku wisata. 

Jeje mengatakan sejak awal uji coba dibuka kembali obyek wisata Pemda dan pelaku wisata berkomitmen untuk bersama-sama memperhatikan prokes, seperti pakai masker dan tidak berkerumun. 

“Saat itu kami membuat komtmen secara tertulis untuk tetap menerapkan prokes di lokasi wisata, “kata Jeje. (14/9)

Baginya, imbuh Jeje, apa yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini harus menjadi motivasi baik bagi pelaku wisata, wisatawan atau pun Pemkab Pangandaran untuk semakin disiplin dalam menerapkan prokes, pasalnya jika semuanya abai pemerintah bisa saja menutup kembali objek wisata Pangandaran.

Jeje menambahkan, ia juga  sudah memberikan ultimatum kepada seluruh pelaku wisata agar segera melaksanakan vaksinasi karena ini penting untuk menekan risiko penularan dan dampak virus COVID-19. 

Bahkan, imbuh Jeje ia memberi tenggat waktu hingga hari Kamis tanggal 16 Septemner 2021, minimal 90 persen pelaku usaha wisata harus sudah divaksin, dan jika sampai waktu yang sudah ditentukan belum  90 persen, maka minggu depan wisata akan ditutup lagi. Dan langkah tegas ini terpaksa dilakukan karena untuk kebaikan masyarakat Pangandaran. 

"Jika sampai tanggal 16 september nanti vaksinasi pelaku wisata tidak mencapai 90 % wisata terpaksa saya tutup dan saya siap dengan segala risikonya," tegasnya. (PNews)


AKIBAT HUJAN DERAS SEJUMLAH KEBUN DAN HEWAN TERNAK MILIK WARGA DESA CIPATUJAH HANYUT TERBAWA ARUS BANJIR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kapolsek Cipatujah Iptu Rokhmadi, SH, mengatakan seluruh jajarannya sigap mendatangi wilayah rawan banjir.

Seperti yang terjadi hari senin (13/9), akibat sepanjang malam hujan turun dengan intensitas tinggi telah mengakibatkan beberapa wilayah di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya tergenang air, dengan ketinggian air antara 60 centimeter sampai dengan 1,5 meter, sehingga mengakibatkan arus lalulintas pun sempat terhenti.

Selain menganggu arus lalulintas banjir pun merendam  penggilingan padi milik Entis di kampung Citoe Desa Cipatujah, sehingga mengalami kerugian padi 8 kwintal, beras merah siap konsumsi, mesin penggilingan padi rusak hingga tidak berfungsi dan harus dibongkar, dan diperkirakan kerugian sekitar 3 juta.

Tak hanya di Kampung Citoe, banjir juga terjadi Kampung cimangkak tepatnya di blok Jajaway dan blok singkur, mengakibatkan 3 kolam ikan milik wargab, tanaman padi dan palawija,  2 ekor kerbau hanyut terbawa arus banjir dan hingga saat ini belum ditemukan, diperkirakan kerugian materi sekitar 30 juta.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Kapolsek Cipatujah Iptu Rokhmadi, SH, menjelaskan saat ini semua wilayah yang terendam air sudah kembali normal, pada senin (13/9/21).

“Alhamdulillah jalur lalulintas pun sudah kembali normal seperti biasanya, "kata Kapolsek.(13/9), 

Namun ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dalam menghadapi cuaca ekstreem yang kemungkinan berpotensi terjadi genangan air ketika kembali turun hujan. (ANWARWALUYO)








ELEPASI JALAN RENDAH, SAAT HUJAN DERAS AKIBATKAN POROS JALAN SINDANGRERET – CIDADAP TERENDAM

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Hujan deras sepanjang malam hingga pagi hari mengakibatkan banjir yang menggenangi poros jalan Sindangreret – Cidadap, tepatnya di Desa Ciawi Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. 

Seperti dituturkan Kepala Desa Ciawi, Iman Surohiman mebenarkan kejadian banjir yang terjadi di wilayahnya, dan pihaknya pun langsung melakukan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, dan dengan dibantu warga lainnya pihaknya pun melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir tersebut.(13/9)

Iman mengatakan, banjir yang selalu terjadi setiap tahunnya merupakan banjir langganan yang disebabkan intensitas curah hujan yang tinggi, sedangkan jalan yang menjadi genangan elepasinya sangat rendah serta pembuangan airnya tidak sesuai dengan debet air yang masuk.

Iman mengatakan, pemerintah desa selalu siap membantu warga dalam penanggulangan secara insidensial atau sementara setiap banjir terjadi.

“Namun untuk penanggulangan secara tuntas agar tidak terjadi lagi banjir atau genangan seperti ini, kami berharap ada campur tangan Pemda agar masalah ini bisa ditanggulangi,” ungkapnya.

Sementara menurut salah seorang anggota BPBD, mengakui memang intensitas curah hujan 2 tahun ini cukup tinggi sehingga banjir pun selalu terjadi di beberapa titik di wilayah Tasikmalaya Selatan (Tasela), sehingga BPBD pun harus selalu siaga ekstra setiap ada koordinasi dari wilayah, seperti koordinasi yang dilakukan Kades Ciawi ini.

“Ini kewajiban dan tanggung jawab kami untuk membantu dan melayani masyarakat yang butuh bantuan atau penaggulangan di saat terjadi bencana,”ucapnya. (ANWARWALUYO)


MELALUI SEKOLAH ASWAJA PULUHAN KADER PMII KABUPATEN PANGANDARAN PERKUAT IDEOLOGI

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di Pondok Pesantren Raden Mumu Langensari Cijulang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pangandaran menggelar kegiatan sekolah Aswaja dengan mengangkat tema "Mempertahankan Budaya Aswaja Sebagai Nafas Gerakan". (12/9) 

Acara yang diikuti 40 peserta serta dihadiri sejumlah tokoh, diataranya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) KH. Icang dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Jalaludin.

Dalam sambutannya Ketua PC NU yang diwakili oleh KH. Icang menyampaikan, kegiatan seperti ini merupakan suatu keharusan bagi PMII karena ia lahir untuk menjalankan kebijakan kebijakan Nahdlatul Ulama (NU) yang berbasis usia sekitar 20-30 tahun.

“PMII diharapkan bisa memahami serta lebih paham dan bisa lebih menjabarkan tujuan NU khususnya di kalangan mahasiswa dan masyarakat lainnya, “ungkap KH Icang.

Sementara Wakil Ketua DPRD Pangandaran menyampaikan apresiasi dengan adanya sekolah aswaja ini, karena menurutnya sekolah aswaja ini bagus dilakukan sebagai ikhtiar agar tidak terbawa arus modernisasi dan terhindar dari distorsi (penyelewengan) sejarah yang dapat menimbulkan konflik beragama. Dan kader PMII harus menjadi garda terdepan dan harus mampu mendobrak segala hal yang menghalangi perkembangan dan penyebaran ideologi Aswaja.

“PMII harus berani dan jangan lupa disertai ilmu pengetahuan yang mempuni, “ujar Jalaludin.

Kegiatan yang diisi sejumlah pemateri, seperti Direktur Aswaja Center Kabupaten Tasikmalaya KH. Yayan Bunyamin Ketua Dewan Kemakmuran Mesjid (DMI) Kabupaten Pangandaran, Dasep Supriatna Ubaidillah dan Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Pangandaran, Encep Najmudin,

Padakesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Amrulloh mengatakan, acara sekolah aswaja ini merupakan program kaderisasi non formal bidang kaderisasi PMII Pangandaran dan menjadi upaya untuk meningkatkan kapasitas mengenai Aswaja An-Nahdliyah bagi kader dan anggota PMII menuju Indonesia baru tahun 2025..

Dengan adanya sekolah aswaja ini, kata Amarulloh diharapkan lahir sebuah pengetahuan baru untuk menghadapi bebagai persoalan yang terjadi bukan hanya ruang lingkup teologi saja.

“Tetapi juga pada persoalan kemanusiaan, ekonomi, sosial dan politik yang sering ditemukan di tengah-tengah masyarakat, “jelas Amaulloh.

Secara terpisah, saat diminta komentarnya, Ketua PMII Pangandaran Yusup Sidik mengatakan, ideologi Ahlussunnah Waljama’ah sangat penting bagai anggota dan kader PMII, karena selain  merupakan nyawa aswaja juga menjadi dasar untuk berfikirdan bergerak PMII. Sehingga kader dan anggota mesti memahami dan menjadi doktrin aswaja sehingga bisa mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan bisa menyebarkan faham dan doktrin khususnya di kalangan mahasiswa, karena generasi muda atau generasi millenial menjadi kalangan yang strategis menjadi sasaran dari penyebaran pemahaman pemahaman radikalisme dan intoleransi.

Yusup mengatakan sekarang sering muncul isu-isu radikalisme, intoleran dan hal-hal lain yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Aswaja, dan PMII sebagai warga pergerakan mesti memahami ajaran Aswaja sehingga kader dan anggota  bisa memfilter dan terhindar dari pengaruh ideologi yang ingin menghancurkan negara kesatuan republik indonesia.

“Kami seluruh kader PMII akan tetap berpegang teguh terhadap nilai nilai, prinsip-prinsip Aswaja dan tetap menjalankan organisasi dengan haluan ideologi Aswaja dan pancasila, “pungkasnya. (YUSUPSIDIK)


MENYUSURI KEINDAHAN WISATA SUNGAI CIPATANI DI KAKI GUNUNG CAKRABUANA PAGERAGEUNG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kreatifitas masyarakat Kampung Nangewer Desa Nangewer Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, dengan swadaya masyarakat murni telah mampu mengubah saluran air biasa menjadi kawasan wisata luar biasa. 

Melalui berbagai kreativitas warga Sungai Cipatani Aliran alir yang mengalir dari Gunung Cakrabuana itu awalnya hanya mengairi sawah dan kolam di Desa Nangewer, namun kini setelah ditata di bagian bendungan mampu menjadi lokasi wisata alam asri yang nyaman yang kini mulai banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun luar daerah 

Seperti diungkapkan salah  pengurus  wisata  Cipatani Bobong, para pemuda dan masyarakat berinisiatif mengembangkan kawasan sungai Cipatani menjadi kawasan wisata alam dengan melakukan penataan di beberapa titik sehingga terlihat lebih menarik. 

“Kami bersukur karena kawasan wisata Cipatani direspon masyarakat luas,”ujarnya.(12/9)

Bobon juga tidak menyangka setelah dilakukan penataan ternya Wisata Alam Sungai Cipatai banyak dimintai masyarakat bahkan ada pengunjung yang sengaja datang dari luar Tasikamlaya termasuk Bandung dan dari  Kabupaten Pangandaran.

Setelah PPKM kini pemerintah sudah membolehkan masyarakat untuk beraktivitas normal, dan obyek wisata Cipatani pun kembali diserbu pengunjung, terutama saat hari libur akhir pekan.

Hanya saja, kata Bobon khusus untuk hari Jumat obyek wisata alam yang menyuguhkan hamparan sawah yang hijau dan aliran sungai Cipatani yang mengalir bening itu ditutup, tidak bisa dikunjungi masyarakat. 

“Jadi untuk hari Jumat mohon maaf tidak bisa menerima kunjungan wisata, dan ini sudah menjadi keputusan seluruh warga. ” ucapnya.

Di kawasan wisata Cipatani pengunjung cukup membeli tiket masuk Rp 3 ribu, sudah bisa merasakan dinginnya aliran air yang mengalir serta menikmati panorama hamparan sawah yang sangat luas laksana permadani yang terhampar di kaki gunung.

Bobon menyebut, selain menikmati suasana alam pengunjung juga bisa berenang atau sekedar bermain air menggunakan ban yang sudah disiapkan pengelola.

“Dan jangan lupa selain wisata alam kami juga menyediakan wisata kuliner dengan berbagai jajanan di lokasi wisata, “imbuh Bobon. (ANWARWALUYO)


ADA TUJUH POINT DALAM NOTA KESEPAKATAN RANCANGAN KUA PPAS 2022 DPRD DAN BUPATI PANGANDARAN

Ketua DPRD Kab. Pangandaran Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM – Ada tujuh point penting yang telah dipakati DPRD dalam nota kesepakatan pada rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2022, dan nota kesepakatan ini sudah ditandatangani Ketua DPRD dan Bupati Kabupaten Pangandaran.

Demikian disampaikan Ketua DPRDKabupaten Pangandaran Asep Noordin saat menggelar rapat paripurna di ruang paripiurna DPRD Pangandaran beberapa hari lalu.(11/9)

Pint pertama, jelas Asep, Pendapatan Daerah harus dihitung secara cermat, terukur sesuai dengan potensi daerah dan situasi kondisi pada saat ini.

Lalu point kedua, lanjutnya, program dan kegiatan di tahun 2022 harus mengacu pada rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Point ketiga, pelaksanaan program dan kegiatan yang dilaksanakan akan selalu berpegangteguh dan berpedoman kepada ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku, “ucapnya.

Point keempat, masih kataAsep, prioritas pembangunan harus mengutamakan kepentingan publik sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Daerah, point ke lima, perlu pemerataan program dan kegiatan di SKPD sehingga setiap bidang dan seksi mempunyai kegiatan yang dananya bersumber dari APBD Kabupaten Pangandaran 2022. 

Sedangkan pada point keenam, pelaksanaan kegiatan prioritas harus benar-benar teranggarkan dan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan kemampuan keuangan daerah, dan point ketujuh, program dan kegiatan di tahun 2022 harus merupakan upaya pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi dengan pemberdayaan UMKM dan Pariwisata.

"Kami sudah komitment untuk berpegang pada nota kesepakatan yang telah dituangkan karena menyangkut kebutuhan dan kepentingan masyarakat, " pungkasnya. (PNews)









 





GELAR DOA’ BERSAMA DAN KEGIATAN SOSIAL, SYUKURAN NELAYAN PANGANDARAN DI MASA PANDEMI DIGELAR SEDERHANA

PANGANDARANNEWS.COM – Sudah dua tahun ini syukuran nelayan di Kabupaten Pangandaran tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu meriah denga berbagai kegiatan, di saat pandemi covid-19 ini syukuran nelayan digelar secara sederhana hanya dengan gelaran doa’ bersama itu pun dengan jumlah undangan terbatas.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, saat menghadiri doa’ dalam acara syukuran nelayan beberapa hari lalu di Plaza Air Mancur Pantai Timur Pangandaran, kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini banyak kebutuhan masyarakat yang terhambat secara ekonomi.

“Biasanya dilakukan tabur bunga di pantai sebagai wujud penghormatan kami pada para nelayan yang gugur saat melaut, “ucap Jeje.(11/9)

Bupati juga mengajak kepada seluruh nelayan untuk tetap menjaga ekosistem dan alam ini agar tangkapan ikan kembali banyak, benahi cara menangkap ikan dan memanaatkan alam laut  agar ikan tidak semakin jauh dari pantai.

Sebagai Ketua HNSI dan ketua KUD, kata Jeje ia merasa sedih, karena hari ini udang lobster jadi susah didapat, setiap tahunya KUD Minasari biasanya Rp. 3-4 miliar per tahun, kini tidak tercapai.

“Ini akibat baby lobster terus menerus ditangkap, jadi buat apa kita menggelar syukuran nelayan kalau eksploitasi nelayan ini enggak keru-keruan,” ucapnya.

Usai doa bersama Bupati bersama istri Hj Ida Nurlaela Wiradinata berkesempatan memberikan  bantuan paket sembako kepada anak yatim piatu dan fakir miskin.

Hal senada dikatakan Wakil Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran Fuad Husein juga mengakui syukuran nelayan sekarang ini memang tidak semeriah syukuran nelayan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, ini untuk menghargai kebijakan pemerintah saat kondisi pandemi Covid-19 masih dalam masa PPKM sehingga syukuran pun dilaksanakan secara sederhana.

Di masa pandemi ini, kata Fuad, nelayan juga telah bisa memberikan kontribusi pada pelaku usaha serta mampu menjadi bagian dalam pengembangan di sektor pariwisata.

"Kami ingin memberikan menjadi bagian dari pengembangan pariwisata Pangandaran," ucapnya. (PNews)


GUBERNUR JAWA BARAT LANTIK MUHAMAD YUSUF JADI WALI KOTA DEPINIF TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertempat di Gedung Sate Kota Bandung Gubernur Jawa Barat  Ridwan Kamil beberapa hari lalu (10/9) melantik Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Muhammad Yusuf menjadi Wali Kota Tasikmalaya  untuk masa jabatan 2017- 2022. 

Dalam sambutannya Ridwan Kamil menyampaikan, tentunya moment ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat  Kota Tasikmalaya, dan setelah dilantiknya Wali Kota Tasik definif ini diharapkan dapat memperkuat kebijakan yang sudah ada, pasalnya secara de facto sebelumnya M Yusuf telah bekerja sebagai Plt Walikota Tasikmalaya sehingga pembangunan Kota Tasikmalaya akan lebih cepat.  

“Saya titip jangan sampai terulang lagi peristiwa hukum yang membuat pembangunan kota Tasikmalaya jadi terhambat, ”kata Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jabar ini.

Emil  juga meminta agar wWali Kota Tasik yang baru, Yusuf sigap dalam mengatasi pandemi COVID-19 dan cepat mengendalikan berbagai kebijakan lokalsejalan dengan pemerintah provinsi dan pusat, sehingga bisa kembali fokus membangun dan promosi pariwisata.

“Ingat kunci kemenangan melawan pandemi ini adalah kebersamaan, tidak bisa oleh Walikota dan gubernur sendiri, semua harus bekerjasama”, tutur Emil.

Emil juga mengatakan, walikota harus bisa merangkul kaum milenial serta melakukan inovasi untuk mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Kota Tasikmalaya seperti wisata kuliner, alam dan budaya. Dan melalui berbagai inovasi diharapkan kota Tasikmalaya akan lebih maju sehingga tingkat kemiskinan pun akan menurun karena pengentasan kemiskinan masih menjadi perhatian utama.

“Sempoga Pak Yusuf dapat  mengakhiri jabatan dengan husnul khotimah karena ini menjadi kecintaan masyarakat terhadap bapak sendiri,” pundkasnya.(ANWARWALUYO)










HINDARI PENUMPUKAN WISATAWAN DI SATU TITIK SATLASTAS POLRES CIAMIS LAKUKAN REKAYASA LALU-LINTAS DI OBYEK WISATA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk mengurangi kepadatan dan terjdinya penumpukan wisatawan di satu lokasi, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ciamis dibantu dengan petugas gabungan dari  TNI, Satpol PP, Dishub, dan Satgas Jaga Lembur melakukan pengamanan dan pemantauan arus lalu lintas di sejumlah titik dalam kawasan wisata Pantai Pangandaran. (12/9)

Pemantauan serta rekayasa lalu-lintas di sejulah lokasi, diantaranya di Bunderan Ikan Marlin, Simpang MTsN 1, Simpang Susi, Ujung Tol, Simpang Arnawa Timur Barat, Simpang Ajo, Simpang Pasangragan, Simpang Laut Biru, Simpang Pramuka, Simpang Krisna, Pamprokan, dan Simpang Cikembulan ini dimulai  pukul 05.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

Seperti disampaikan Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng melalui Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Zanuar Cahyo Wibowo, S.I.K., pengamanan ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi kepadatan wisatawan di kawasan Pantai Pangandaran serta menghindari terjadinya  penumpukan wisatawan di satu titik..

“Ini menjadi upaya kita untuk mengantisipasi penyebaran virus corona akibat banyaknya wisatawan yang menumpuk di kawasan pantai,” terangnya.

AKP Bowo mengatakan, pihaknya juga melakukan rekayasa arus lalu lintas saat situasi Pantai Pangandaran sudah melebihi kuota yang ditentukan  dengan mengalhkan wisatawan agar mengunjungi destinasi wisata lainnya yang ada di Kabupaten Pangandaran.

“Alhamdulillah sampai sore ini kondusif serta  situasi dan kondisi arus lalu lintas pun ramai dan lancar,” tegasnya. (PNews)


PANGDAM III/SILIWANGI: “KITA AKAN TERUS LAKSANAKAN VAKSINASI SELAMA STOK VAKSIN MASIH TERSEDIA”

PANGANDARANNEWS.COM  – Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait percepatan program vaksinasi agar terbentu herd immunity masyarakat, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto bersama Forkopimda Provinsi Jabar melakuka kegiatan safari  ke Desa Batukaras Kecamatan Cijulang Kabuaten Pangandaran untuk melihat langsung pelaksanaan vaksinasi yang  melibatkan 10 orang tenaga kesehatan (nakes) dari TNI dan Dinkes Kabupaten Pangandaran, dengan  500 dosis yang akan diberikan kepada masyarakat sekitar.(12/9)

Turut hadir dalam kegiatan ini, Dandim 0613/Ciamis Letkol Czi Dadan Ramdani, S.Sos., MAP, Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan serta unsur lainnya.

Di sela kegiatan tersebut kepada sejumlah wartawan Pangdam menyampaikan, sekarang pariwisata  di Kabupaten Pangandaran sudah mulai dibuka walau masih dibatasi sebanyak 50% bagi pengunjung setiap destinasi wisata. Namun walau masyarakat dan wisatawan sudah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan 5M, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari pembatasan dan mengurangi aktivitas di luar. 

Kata Pangdam, sekarang fokus pada masyarakat yang berada di daerah wisata dulu yang harus divaksin, sehingga wistawan pun akan lebih nyaman untuk berwisata.

“Tapi saya himbau baik kepada wisatawan atau pun masyarakat pelaku wisata harus tetap menerapkan protokol Kesehatan, “kata Pangdam.

Baik TNI atau pun pemerintah daerah sekarang terus dikebut vaksinasi selama stok vaksin masih ada, tidak ada kendala dan tidak ada target yang pasti pelaksanaan pelaksanaan ini akan dilaksanakan, tapi sesuai anjuran Presiden pelaksanaan vaksinasi harus terus ditingkatkan.

“Pokoknya, selama stok vaksin masih tersedia kita akan terus melakukan vaksinasi sebanyak-banyaknya,” imbuh Pangdam. (PNews)


PEMUDA MABUK DI RAJAPOLAH ANIAYA TUKANG CUKUR HINGGA JARI KELINGKINGNYA PUTUS

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Seorang Tukang cukur rambut  di Terminal Rajapolah  Kabupaten Tasikmalaya bernama Agus Supriadi (34) warga Sukamaju Kaler Indihiang, dianiaya pemuda mabuk menggunakan parang hingga jari kelingking kanannya putus dan luka 46 jahitan di bagian pergelangan.(11/9)

Menurut saksi Ujang, karena korban tidak memberinya segelas kopi, saat itu tiba-tiba pelaku yang belakang diketahui bernama Erik  (35) warga Kampung Babakan Bebedahan Rt 02/01 Kecamatan Rajapolah mendatangi korban dengan  memecahkan kaca dan hendak membacokan parang ke bagian kepala, tetapi korban menangkis dengan tangan kanannya.

Apolsek Rajapolah AKP Dede Darmawan SH membenarkan, kejadiannya sekitar pukul 15.00 wib di Kampung Babakan Bebedahan Rt 02/01 Desa Rajapolah dan  saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek  dengan barang buktinya.

Masih kata Kapolsek, korban mengalami luka berat dan langsung mendapat perawatan di Puskesmas Rajapolah.

"Pelaku diduga telah melakukan penganiayaan berat sehingga bisa dijerat pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman 5 Tahun penjara,"terang Kapolsek. (ANWARWALUYO)


PADA ACARA PEMBARETAN ANGGOTA, KAPOLRES TASIKMALAYA GELAR BHAKTI SOSIAL SALURKAN BANTUAN DI H KECAMATAN PADAKEMBANG


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Kapolres Tasikmalaya, Rimsyahtono, S.Ik,.M.M,. C.P.H.R, beberapa hari lalu melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Padakembang wilayah Hukum Polsek Leuwuwisari. Kunjungan ini dalam rangka Pembinaan dan tradisi Pembaretan anggota di jajaran Polres Tasikmalaya tahun 2021 sekaligus dalam rangka Bakti Sosial, yang digelar di dua lokasi, di  Wisata Alam Citiis, Desa Padakembang  dan dikampung dan Desa Padakembang. (10/09)

Pada kunjungan kerj tersebut Kapolres berkesempatan memberikan bantuan 50 buah paket sembako pada masyarakat yang benar benar terdampak dan membutuhkan bantuan, masing-masing 5 kg.

Kepada sejumlah awak media, Kapolres Tasikmalaya mengatakan, kegiatan ini sengaja digelar di daerah tersebut karena lokasi ini daerahnya aman, bersih dan panorama alamnya sangat indah.

“Disini sangat cocok dijadikan tempat diselenggarakan acara tradisi pembaretan, “ungkap Kapolres.

Kapolres berharap bantuanyang disalurkan pada warga bisa bermanfaat di masa pandemik ini, dan diharapkan dengan kehadiran Polri di tengah tengah masyarakat dapat dirasakan manfaatnya serta perhatiannya. (ANWARWALUYO)


PEMKAB PANGANDARAN SASAR SELURUH SEKTOR SOSIALISASIKAN PROKES DAN SUKSESKAN VAKSINASI

PANGANDARANNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus melakukan berbagai langkah untuk menyukseskan vaksinasi covid 19, diantaranya dengan melakukan sosialisai penanganan dan pencegahan virus covid 19 ke berbagai lapisan masyarakat mulai dari tokoh agama, pimpinan partai, anggota PKK, anggota pengajian serta menyasar pada organisasi kemasyarakatan lainnya.

Seperti beberapa hari lalu, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata sengaja mengundang seluruh tokoh agama untuk menyampaikan terkait pentingnya vaksinasi sebagai upaya pencegahan pandemi covid-19. Beberapa materi pun disampaikan oleh yang ahli dala bidangnya, seperti tentang kesehatan (medis) langsung disampaikan Direktur RSUD Pandega dr. Erisanti sementara dari sisi keagamaan langsung disampaikan Ketu MUI Pangandaran K.H. Otong Aminudin.

“Ini menjadi salahsatu dari berbagai upaya kita dalam pencegahan pendemi covid-19, “ungkap bupati, pad acara sosialisasi di Hotel Pantai Indah Timur.(7/9) 

Dengan mengikuti sosialisasi ini, kata bupati, diharapkan nantinya bisa mengajak masyarakat lainnya baik dalam penerapan protokol kesehatan atau pun melaksanakan vaksinasi, sehingga pada bulan desember mendatang paling tidak 70 persen masyarakat Kabupaten Pangandaran sudah melaksanakan vaksinasi. 

“Sehingga dapat tercipta kekebalan komunal, mari bersama-sama kita sukseskan program vaksinasi ini," ucapnya. (PNews)


KAPOLSEK CIKALONG GENCAR BERIKAN HIMBAUAN PADA SISWA TERKAIT PENERAPAN PROKES

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kapolsek Cikalong,  IPTU Roni Hartono, SE,. Berharap kepala sekolah dan para guru untuk mengingatkan anak didimnya agar membiasakan untuk menerapkan  Protokol Kesehatan dalam kesehariannya, sehingga dalam pemberlakuan pembelajaran tatap muka walau belum optimal seperti dulu dapat mengurangi paparan wabah bahkan bisa memotong rantai penularannya covid19.          

“Selain itu saya juga meminta kepada pihak sekolah agar terus mensosialisasikan pentingnya manfaat vaksinasi serta penerapan Protokol kesehatan untuk menjaga kesehatan kita semua, “ungkapnya.(10/9)

Kapolsek Cikalong beserta anggota, terus melakukan pemantauan dan koordinasi proses pembelajaran tatap muka terbatas di di sekolah yang ada di wilayah hukum Polsek Cilalong saat 

masa Pandemi Covid – 19.

Sejumlah sekolah yang sempat disambangi oleh Kapolsek adalah,SD/SMP, SMK,SMA yang tersebar di pedesaan diwilayah Cikalong.

 “Dharapkan kita semua bisa kompak untuk mengatasi masalah Covid -19 ini, termasuk para peserta didik, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN