DENGAN NILAI 99,43, RAPORT MUTU PENDIDIKAN SD DAN SLTP KABUPATEN PANGANDARAN PERINGKAT PERTAMA DI JAWA BARAT

PANGANDARANNEWS.COM – Penilaian akumulasi raport mutu pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Kabupaten Pangandaran dengan nilai 99,43 berhasil menempati peringkat pertama se Provinsi Jawa Barat,  penilaian ini diperoleh dari raport mutu pendidikan SD dan SLTP yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Pada raport mutu pendidikan tahun 2020 se Provinsi Jawa Barat untuk SD menempati peringkat ke tiga dengan nilai 5,92, sedangkan SLTP menempati peringkat ke empat dengan nilai 5,77, sehingga walau pun dalam kondisi pandemi covid-19  kualitas pendidikan di Kabupaten Pangandaran berhasil dipertahankan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Agus Nurdin menyampaikan, capaian prestasi ini diperoleh dari hasilkerja keras seluruh tenaga pendidik.

Agus juga sangat mengapresiasi semangat dan dedikasi pada seluruh Kepala Sekolah, pengawas, guru dan tenaga kependidikan di Pangandaran yang telah berusaha keras untuk tetap menjaga kualitas pendidikan di tahun 2020.

“Tentu prestasi ini harus tetap dipertahankan serta terus ditingkstkan serta diperbaiki kekurangnnya, “kataAgus.(3/9)

Ia menyebut, tentu tidak mudah mempertahankan prestasi dan kualitas pendidikan di tengah pandemi Covid-19, karena sejak pandemi Covid-19 aktivitas sekolah tatap muka sangat dibatasi dan sebagian besar dilakukan secara daring. Tapi karena kerja keras dan kegigihan bersama sehingga berhasil meraih raport mutu pendidikan tahun 2020 dengan hasil yang maksimal.

Agus menjelaskan, raport mutu pendidikan berdasarkan penilaian secara objektif melalui Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan atau (LPMP), dengan beberapa indikator diantaranya, kompetensi lulusan, standar isi, proses, penilaian, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar pengelolaan, standar sarana dan prasarana serta standar pembiayaan.

Pada tahun 2016 lalu, imbuh Agus, mendapat nilai 71,1, tahun 2017 dapat nilai 80,1, tahun 2018 dapat nilai 97,4, tahun 2019 dapat nilai 93,2 dan tahun 2020 mendapat nilai 91,3.

“Mudah-mudahan prestasi ini bisa menjadi motivasi bersama agar kualitas pendidikan di Pangandaran bisa menghasilkan Sumber Daya Manusia yang unggul, “ungkap Agus.

Semnatara Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Pangandaran Dodi Djubardi menambahkan, hasil Raport Mutu Pendidikan tahun 2020 tingkat Provinsi Jawa Barat ini untuk jenjang Sekolah Dasar mendapat peringkat 3 dengan nilai 5,92 dan jenjang SMP di peringkat 4 dengan nilai 5,77.

“Sedangkan untuk hasil kinerja kita mendapat rangking pertama dengan nilai 99,43,” kata Dodi. (PNews)


HARI INI OBJEK WISATA PANGANDARAN DIBUKA, INI PERSARATAN UNTUK PELAKU USAHA WISATA DAN WISATAWAN

PANGANDARANNEWS.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran hari ini mulai membuka kembali seluruh obyek wisata sehingga petugas pun menyiapkan rekayasa lalu-lintas agar tidak terjadi kemacetan. (3/9)

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, saat menggelar rapat pambahasan Uji Coba Pembukaan obyek wisata di aua desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, di perbatasan wilayah tidak ada penyekatan seperti yang direncanakan sebelumnya.

“berdasarkan hasil koordinasi dengan kepolisian, hari ini diputuskan tidak ada penyekatan, “ungkap bupati.

Dan untuk mencegah terjadinya penumpukan wisatawan di satu titik, kata bupati pihaknya akan menggunakan fotensi yang ada untuk disebar di pantai timur hingga ke Kampung Turis di pantai Pamugaran, dan semua kendaraan wisatawan akan diarahkan ke Pintu (toll gate) utama sedangkan untuk keluar akan diarahkan ke toll gate di Desa  Cikembulan Kecamatan Sidamulih. Dan untuk warga Pangandaran sendiri, jelas bupati, akan diarahkan ke toll gate timur tanpa tiket tanda masuk.

“Jika ada wisatawan yang salah masuk ke toll gate timur Sementara pintu masuk pantai maka akan   diarahkan agar masuk lewat pintu toll utama, ” jelas bupati lagi.

Kepada awk media bupati juga menyampaikan aturan untuk wisatawan dan pelaku usaha karena 

Kepurusan Pemkab Pangandaran membuka pariwisata secara bertahap ini dengan dengan catatan agar semua memperhatikan protokol kesehatan, seperti ketentuani berikut,  1. Melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, 2. Pelaku usaha pariwisata Membuat pakta integritas sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan, 3. Estimasi pengunjung 254 dari luasan wilayah destinasi wisata dengan pembatasan pengunjung ke Destinasi Wisata sebagai berikut 

Untuk obyek wisata Pantai Pangandaran 10.000 orang per hari,

– Pantai Batu Hiu 1.590 orang per hari,

– Pantai Karapyak 3.000 orang per hari,

– Pantai Batukaras 3.000 orang per hari,

– Green Canyon 750 orang per hari,

– Pantai Madasari 1.000 orang per hari.

4. Untuk pengaturan kepadatan arus lalulintas akan dilakukan rekayasa lalulintas,

5. Pelaku usaha pariwsata wajib memiliki bukti sudah di vaksin. (PNews)


KUNJUNGAN KERJA TIM ITWASDA POLDA JABAR KE POLRES TASIK KOTA SOSIALISASIKAN APLIKASI DUMAS PRESISI DAN LAPOR.GO.ID

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Setelah diluncurkan oleh Kapolri, aplikasi Dumas (Pengaduan Masyarakat) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) diciptakan untuk membentuk Transparansi dan Handling Complain (Pengaduan) bagi masyarakat serta utnuk menindaklanjuti hal tersebut hari ini Tim Itwasda Polda Jabar pun mengunjungi Polres Tasikmalaya Kota untuk mensosialisasi Aplikasi Dumas Presisi dan Aplikasi Lapor.go.id. (03/09)

Tim Itwasda Polda Jabar yang dipimpin AKBP Dedi Dewantho, S.I.K. (Irbid Irwasda) beserta Staf memberikan sosialisasi kepada para Perwira Staf dan Operator Satuan dan Fungsi Arahan Sosialisasi mengulas tentang Dumas Presisi dan Lapor.go.id dan dilanjutkan pemasangan banner serta stiker di tempat pelayanan publik seperti Kantor Samsat, Alun alun, Pos Lantas Taman Kota, Terminal dan  tempat keramaian umum lainnya.

Dalam kunjungan kerjanya Tim Itwasda Polda Jaba AKBP Dedi Dewantho, S.I.K yang didampingi Wakapolres Tasikmalaya Kota Kompol Agus Syafrudin, SE., MH. dan Kasiwas Iptu Cece Sukma, di hadapan jajaran anggota Polres Tasik Kota, AKBP Dedi. menyampaikan agar jajaran Polres Tasikmalaya Kota diharapkan untuk mensosialisasikan Aplikasi Dumas Presisi dan lapor.go.id kepada masyarakat.

“Kami yakin masih banyak masyarakat yang belum tahu dan paham meskipun Aplikasi Lapor.go.id ini sudah diluncurkan sejak 2016 oleh Kemenpan RB," ungkap AKBP Dedi.

Hal senada dikakatakan Wakapolres Kompol Agus Syafrudin SE., MH, ia berharap semua anggota aktif mensosialisasikan Aplikasi Dumas Presisi dan lapor.go.id kepada masyarakat secara terus menerus.

“Karena aplikasi ini untuk memudahkan masyarakat melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan kinerja Polri atau yang berkaitan dengan anggota Polri," ujar Wakapolres. (ANWARWALUYO)


EMPAT RUANG KELAS SMPN 2 CIPATUJAH KONDISINYA SANGAT MEMPRIHATIKAN DAN TAK BISA DIGUNAKAN PTM

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Sudah hampir sepuluh tahun kondisi bangunan SMPN 2 Cipatujah sangat memprihatinkan dan hingga saat ini belum ada perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 2 Cipatujah, H. Enom Rusmana, S.Pd.,M.Si, ada empat dari 6 ruang kelas yang tidak bisa digunakan karena kondisinya mengkhawatirkan, apalagi jika digunakan untuk pembelajaran tatap muka (PTM) saat ini.

“Kami khawatir jika saat digunakan ruangan tersebut roboh mencelakai siswa dan guru, “ungkap Enom.(02/9)

Enom mengatakan, pihaknya juga tidak tahu sampai kapan kondisinya seperti ini karena hingga sekarang belum ada informasi kapan SMPN 2 Cipatujah mendapat bantuan rehab ruang kelas.

Enom yang baru 2 tahun bertugas di SMPN 2 Cipatujah juga mengatakan,, empat dari enam ruang kelas kini kondisinya rusak parah sehingga perlu segera diperbaiki. Tapi Enom mengaku hingga saat ini belum menerimainformasi kapan Pemkab Tasikmalaya akan menurunkan bantuan karena sejak usualan diajukan hingga saat ini belum ada jawaban.

“Kami berharap mudah-mudahan secepatnya ada perhatian Pemda agar kondisi kelas ini segera dierbaiki, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


POLRES CIAMIS KAWAL DAN BERI PENGAMANAN PELAKSANAAN VAKSINASI DI SMP NEGERI 2 CIJEUNGJING

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Jajaran Kepolisian Resor Ciamis kemarin melaksanakan pengamanan kegiatan vaksinasi dalam rangka percepatan herd immunity di lingkungan SMP Negeri 2 Cijeungjing, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. (02/09)

Pengamanan yang dilaksanakan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cijeungjing Bripka Iskandar Handoko ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa nyaman dan aman baik bagi peserta maupun tim vaksinator dalam memberikan suntik vaksin.

Seperti disampaikan Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., melalui Kapolsek Cijeungjing, seluruh personel ikut mensukseskan program vaksinasi, dengan melakukan pengamanan dan monitoring pelaksanaan vaksinasi, baik yang diselenggarakan Polri maupun Pemerintah Daerah melalui Puskesmas.

“Pengamanan yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar ini salah satunya untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi di SMP Negeri 2 Cijeungjing berjalan lancar dan aman, “terang Kapolsek. 

Selain itu, imbuhnya pengamanan juga untuk memastikan agar tidak timbul kerumunan yang mengakibatkan menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Kapolsek berpesan kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta menyukseskan program vaksinasi guna mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) dan vaksin ini aman serta halal. 

Bagi yang sudah di vaksin, Kapolsek minta agar tetap selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti menjalankan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan)

Kapolsek mengatakan, vaksin ini dibaratkan seperti helm yang berfungsi hanya mengurangi fatalitas apabila terjadi kecelakaan tetapi supaya terhindar dari kecelakaan maka harus mengikuti aturan prokes. Juga berbanyak ibadah dan berdoa agar  pembelajaran  secara tatap muka para peserta didik pun bisa terus  dilaksakan.

“Yang penting kita harus mengedepankan protokol kesehatan, berbanyak zikir dan berdoa agar  covid 19 hilang  dan ekonomi masyarakat  pun kembali  normal, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)




DALAM SE PEMKAB PANGANDARAN NOMER 443, DISEBUT PEMBUKAAN OBJEK WISATA MERUPAKAN UJI COBA

PANGANDARANNEWS.COM – Surat Edaran (SE) Nomor 443/2558/BPBD/2021 yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Pangandaran tanggal 2 September 2021 adalah yang melandasi dibukanya obyek wisata di Pangandaran.

Dalam SE tersebut disebutkan, dibukanya objek wisata hari ini sebagai uji coba pembukaan destinasi wisata di masa Pandemi Covid-19 dan dibuka secara bertahap dengan memperhatikan protokol kesehatan, dengan ketentuan yang berlaku dan para pelaku usaha wisata juga menandatangani fakta intergritas, dengan pembatasan pengunjung setiap harinya maksimal hingga 25 persen dari kapasitas daya tampung. 

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata, dalam SE tersebut juga dirinci jumlah pengunjung yang bisa masuk ke tiap-tiap obyek wisata setiap harinya, seperti Pantai Pangandaran 10 ribu pengunjung per harinya, Batuhiu 1,5 ribu, Karapyak 3 ribu, Batukaras 3 ribu, Green Canyon 750 pengunjung dan Madasari 1 ribu per hari. Dan saat di lokasi obyek wisata pengunjung juga wajib menunjukan hasil vaksin maksimal minimal dosis 1 dan tes swab PCR atau rapid tes antigen.

”lumnya kami juga sudah bertemu Pa gubernur terkait rencana obyek wisata Pangandaran akan dibuka kembali dengan penerapan prokes yang ketat, ”terang Jeje kepada sejumlah wartawan di kantornya.(2/9).

Ia juga mengatakan semuanya baik pelaku usaha wasita atau pun wisatawan itu sendiri harus taat pada aturan apa yang ditulis dalam SE tersebut, karena jika ada 10 persen lebih pelaku usaha wisata melanggar prokes, maka akan ditutup kembali. 

”Jadi untuk kepentingan bersama, prokes dan lain-lain harus dipatuhi,” tegasnya. (PNews)


KAPOLRES PIMPIN GELAR BHABINKAMTIBMAS DI JAJARAN POLRES TASIKMALAYA KOTA

AKBP ASZHARI KURNIAWAN: “Bhabinkamtibmas yang bertugas adalah  Kapolrinya di tingkat Desa atau Kelurahan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Polri menjadi alat negara berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.

Demikian disampaikan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si, saat memimpin apel gelar pasukan Bhabinkamtibmas di Jajaran Polres.(2/9)

Dikatakan Asvhari, Bhabinkamtibmas atau Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat merupakan ujung tombak Polri dalam  Harkamtibmas. 

“Semua Bhabinkamtibmas yang bertugas adalah  Kapolrinya di tingkat Desa atau Kelurahan," tegas Aszhari.

Untuk itu, lanjutnya, setiap Bhabinkamtibmas diharapkan dapat mempedomani Peraturan Kapolri tentang fungsi dan perannya seperti yang tertuang dalam Peraturan Kapolri (Perkap) No.7 Tahun 2021.

Aszhari menyebut, Bhabinkamtibmas juga diharapkan dapat meningkatkan kembali kegiatannya, seperti Anjangsana kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda secara door to door dan deteksi dini. 

“Sehingga dapat menghimpun Informasi, pendapat dan masukan dari masyarakat tentang tugas-tugas Kepolisian, “ucap Aszhari.

Sementara Kasat Binmas AKP H. Iwan., S.I.P.,  menambahkan, jumlah Bhabinkamtibmas yang membawahi 112 Desa dan 69 Kelurahan ada di 19 Polsek jajaran wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota berjumlah 181 anggota. (ANWARWALUYO)


DI MASA PANDEMI NELAYAN PESISIR LEGOKJAWA GELAR HAJAT LAUT SECARA SEDERHANA DAN IKUTI PROKES

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat aula tempat pelelangan ikan (TPI) Desa Legokjawa, masyarakat nelayan Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran tahun ini menggelar upacara hajat laut dilaksanakan secara sederhana. Dalam acara pun dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, bagi yang tidak mematuhi akan diberikan teguran, dan jika masih melanggar maka panitia pun tidak aka memberikan izin masuk ke acara.

Menurut Ketua Rukun Desa Legokjawa Uhan Ruhandi, hajat laut ini merupakan ungkapan rasa sukur   para nelayan atas rijki dalam usahanya di laut denganhasil tangkapan ikan yang melimpah.

“Hajat laut ini sudah aa sejak dulu karena yang sudah dilaksanakan turun temurun para nelayan, ” terang Uhan.(2/9)

Tapi karena sekarang pada masa pandemi covid-19, maka kata Uhan, acara pun digelar dengan sangat sederhana seperti ada beberapa tradisi yang mengundang kekerumunan terpaksa tidak dilaksanakan. Dan acara hajat laut tahun ini lebih difokuskan pad acara keagamaan, diantaranya menggela r doa’ bersama dan pengajian atau siraman rohani bagi masyarakat.

“Kami juga melaksanakan baksi sosial dengan membagikan sembako dan uang paceklik untuk 60 nelayan yang diserahkan langsung oleh rukun nelayan, “imbuhnya. (PNews)


KADIN PANGANDARAN GAET BJB UBAH BURUH TANI JADI PENGUSAHA TANI

PANGANDARANNEWS.COM –  Sektor pertanian merupakan penyumbang PDRB terbesar di Kabupaten Pangandaran sehingga Kamar Dagang dan Industri (Kadin) pun terus mendorong para petani dan pengusha yang bergerak di sektor pertanian.

Demikian disampaikan Ketu Kadin Kabupaten Pangandaran Yayan Sugiantoro saat menghadiri launching program penanaman porang serta penandatanganan perjanjian kerjasama antara Bank BJB Pangandaran dengan PT Joglosemar Karangsari Makmur di Dusun Sidahurip, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. (2/9)

"Dengan angka 23,41 % pertanian menjadi penyumbang terbesar PDRB dibanding dengan sektor lainnya, “jelas Yayan.

Kadin Pangandaran senidiri kini memiliki terobosan baru dalam rangka mensuksekan sektor pertanian karena mayoritas masyarakat Kabupaten Pangandaran merupakan petani.

Menurutnya ada dua persoalan yang belum terpecahkan dalam menjalankan aktivitas bertani, pertama, bisa menanam tapi tidak bisa menjual dan kedua petani bisa menjual tapi tidak bisa menanam.

Petani juga selalu dihadpkan dengan para tengkulak ketika akan menjual hasil pertaniannya, sehingga petani tidak pernah bertemu langsung dengan pembeli sehingga tengkulak pun dengan mudah mempermainkan harga.

"Untuk mengatasi hal ini maka kami membuat kerjasama antara Kadin Pangandaran dengan perbankan dan pembeli atau eksportir," kata Yayan.

Dijelaskan Yayan, Kadin Pangandaran menggalang petani untuk melakukan produksi dengan Perbankan melalui permodalan BJB, dan  PT Joglosemar Karangsari Makmur sebagai perusahaan ekspor pertanian. Rangkaian antara petani dan Kadin menggaet perbankan dan eksportir sehingga yang tadinya buruh tani menjadi pengusaha tani.

Kini melaui peran Kadin dan BJB untuk penanaman porang sudah mampu memutarkan nilai uang sebesar Rp30 miliar untuk 158 petani.

Saat diminta komentarnya, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata sangat mengapresiasi gagasan yang dilakukan Kadin Pangandaran.

"Sebelum ini saya hanya melantik pengurus Kadin saja tapi sekarang Kadin Pangandaran memiliki terobosan-terobosan yang sangat luar biasa dalam pemberdayaan petani," kata Jeje.

Bupati juga berpesan kepada Kadin Pangandaran, bisnis porang di Pangandaran merupakan komoditas baru, dan yang harus menjadi catatan Kadin bahwa ukuran kesuksesan petani bukan dari besarnya nilai tukar tetapi bagaimana caranya hasil bumi yang dikelola petani menjadi nilai tambah bagi petani sendiri.

"Di masa pandemi sekarang keuangan dan perekonomian tidak stabil, tapi Kadin, BJB dan PT Joglosemar Karangsari Makmur berani melakukan terobosan, ini sangat luar biasa," imbuh bupati.

Menurut bupati, terobosan yang dinilai nekad itu tentunya sudah memiliki perhitungan matang sehingga semua pihak kini dihadapkan antara kesuksesan dengan ketidakpastian karena kondisi pandemi Covid-19 ini.

"Semoga program kerjasama yang digagas pihak-pihak terkait ini bisa berjalan lancar dan bisa menjadikan kekohnya perekonomian masyarakat Pangandaran," tegas bupati. (PNews)


3 SEPTEMBER WSIATA PANGANDARAN DIBUKA, SEJUMLAH PELAKU WISATA DI BATUKARAS MENGAKU SIAP PATUHI PROKES

PANGANDARANNEWS.COM – Seharo menjelang rencana dbuka kembali obyek wisata, bertempat di gedung bertempat di Islamic Center Cijulang Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menggelar audens dengan sejumlah pelaku usaha wisata yang ada di wilayah Kecamatan Cimerak, Parigi dan Cijulang.(2/9)

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pangabdaran Ase Noordin, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Camat Cijulang, Camat Cimerak, Danramil dan Kapolsek setempat, bupati membahas perkembangan, keadaan penanganan serta upaya pencegahan penyebaran covid dan rencana pembukaan seluruh wisata.

"Insaalloh seluruh obyek wisata di Pangandaran akan dibuka hari jumat tanggal 3 september 2021, tapi kita lakukan secara bertahap hanya menerima kunjungan wisatawan 25 persen dulu, "kata bupati.

Bupati juga menegaskan, ada ketentuan-ketentuanyang harus ditaati bersama, diantaranya seluruh pelaku wisata, karyawan hotel dan restoran harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan harus sudah divaksin dan untuk yang belum divaksin tidak boleh usaha atau berjualan di lokasi wisata.

Dan apabila ketentuan tersebut tidak ditaati atau diabaikan, apabila 10 persen lebih pelaku usaha tidak menerapkan prokes, maka kata bupati pihanya akan menutup kembali.

Dan untuk memantau kesehatan pengunjung imbuh bupati, Pemkab Pangandaran akan melakukan vaksinasi secara acak. 

Dalam pertemuan tersebut, para pelaku wisata pun berjanji untuk memauhi ketentun yang sudah ditentukan pemda, seperti pakai masker dan mengikuti vaksinasi covid-19.

“Tentu kami bersedia untuk tetap menerapkan prokes secara ketat, karena ini memang untuk kepentingan kita semua, “ungkap salah seorang pelaku usaha dari destinasi Pantai Batukaras. (PNews)


400 WARGA SUKARAJA IKUTI VAKSINASI DOSIS KE 1

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bertempat di gedung Serbaguna SMPN 1 Sukaraja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, UPTD Puseksmas Kecamatan Sukaraja melaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 bagi Siswa/siswi SMPN 1 Sukaraja, yang turut dihadiri Kapolsek Sukaraja Iptu Puryono, Camat  kecamatan Sukaraja, yang di wakili Kesra Andi Rustandi, SP. MP. Kepala Puskesmas, UPTD Puskesmas Sukaraja H.Memed Supendi.A.MK.,SKM, Kasatgas Covid -19 Sukaraja H.Ceceng Bastari, S.Kep.Ners, Surveilance Efidemiologi Cecep Sirojul Anwar SKM, Kepala SMPN 1 Sukaraja Hj.Dida Nurhayati,.S.Pd,.M.Pd, Kasie Pol PP Kecamatan Sukaraja Muhsin, Kanit Babinmas Aipda Dedi Mulyana dan Ketua Karangtaruna Sukaraja Angga Setiawan.

Kepala UPTD Puseksmas Kecamatan Sukaraja sekaligus penanggung jawab Kegiatan, H.Memed Supendi.A.MK.,SKM, menjelaskan, gelar vaksinasi jenis sinovac dosis ke 1 ini dipimpin Kordinator Imunisasi Vasksinasi Puskesmas Sukaraja Lusi Kritlian.AM.Keb beserta 41 tenaga kesehatan (nakes) lainya dengan dan dihadiri 400 orang, dengan rincian 17 orang dinyatakan tidak lolos screening.

“Dan 383 orang dinyatakan lolos Screening dan dilakukan vaksinasi, “terang Memed.

Setelah di lakakukan Vaksinasi, kata Memed, para peserta dihimbau oleh Koordintor vaksinasinato agar tidak meninggalkan ruangan terlebih dahulu selama 15 Menit untuk mengetahui reaksi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Dan hasilnya tidak ditemukan kejadian KIPI sehingga para peserta vaksin pun langsung diberikan kartu vaksin untuk mengikuti vaksinasi tahap berikutnya, “imbuh Memed.(ENDAH-ANWARWALUYO)




CSR BPR ARTA GALUNGGUNG DAN PENGUSAHA TASELA BANTU PERBAIKI RUMAH TISNA JADI LAYAK HUNI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pemkab Tasikmalaya memberikan bantuan stimulan dan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) BPR Arta Galunggung dan tambahan berupa material bangunan dari salah seorang aktivis kemanusiaan sekaligus pengusaha yang cukup ternama di Tasik Selatan, H Kokom, untuk memperbaiki rumah Tisna di Desa Karangnunggal Kecamatan Karangnunggal.(1/9)

Menurut salah seorang aktivis kemanusiaan, Iwan Prabu, bantuan tambahan dari aktivis kemanusiaan ini sangat membantu sekali pasalnya bantuan dari Pemerintah Kabupaten dan BPR Arta Galunggung hanya sebagai Dana Stimulan saja, sehingga untuk kekurangannya diupayakan ada para agnia yang peduli seperti H Kokom ini dan gotongroyong warga lainnya.

“Saya ucapkan terimakasih pada Bupati Tasikmalaya leading sektor BPR Arta Galunggung yang telah mengabulkan permohonan kami untuk membantu warga Desa Karangnunggal yang rumah nya sudah tidak layak huni,” ucapnya.

Hal senada diksampaikan penerima bantuan, Tisna, ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah peduli, khususnya pada Pemkab Tasikmalaya, aktivis kemanusiaan,  BPR Arta Galungung dan H Kokom yang telah membantu perbaikan rumah sehingga kini menjadi rumah lauak huni.

“Terimakasih juga kepda semua pihak dan warga sekitar tepat tinggal saya yang sudahikut bergotongroyong memperbaki rumah saya, “ungkap Tisna. (ANWARWALUYO)


POLRES TASIKMALAYA BERHASIL UNGKAP KASUS PERDAGANGAN DAN EKSPOLITASI ANAK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS –Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus perdagangan dan anak kploitasi seks yang terjadi di Bogor pada tanggal 11 Agustus lalu dan Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya juga berhasil menangkap seorang pelaku, setelah sebelunya mengamankan empat pelaku lain. ((31/08)

Pelaku bernama Dimas Prasetio (DP) diamankan di kawasan Cikeusal, Tasikmalaya, selasa (31/08/21), pria ini ternyata turut menjual korban untuk ekploitasi seks di Kabupaten Tasikmalaya sebelum dijual ke wilayah Bogor, dalam kasus ini korban anak usia 14 tahun warga Kecamatan Tanjungjaya dipaksa untuk melayani sejumlah pria dengan tarif Rp.75 ribu hingga Rp. 200 ribu rupiah.

Menurut pengakuan tersangka, ia menjual korban pada seorang laki-laki hidung belang bernama Ucok dengan harga Rp 75 ribu, dan dari harga tersebut pelaku mengaku mendapat bagian Rp20 ribu.

“Tapi jika dibawa ke Bogor mah saya gak tau, saya juga pernah jual bukan korban ini saja tapi ada tiga lagi dari Garut, “pengakuan pelaku saat dihadapan penyidik.

Modus yang dilakukan pelaku biasanya ia menawarkan korban melalui aplikasi pertemanan serta pesan whatsapp ke beberapa orang yang ia kenal, dan setelah harga disepakati pelaku pun akan mengantarkan korban ke tempat yang disepakati.

Kasat reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Haryo Prasetio Seno menyatakan kasus ini merupakan pengembangan perdagangan manusia yang diungkap di Kawasan Bogor, tetapi dar keterangan yang diterima dari pelaku ia hanya menjual korban di Kabupaten Tasikmalaya.

Darikasus kasus tersebut polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, telefon genggam serta bukti chating transaski pelaku dengan lelaki hidung belang. 

“Sebelumnya kami juga sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus Perdaganan anak ini,  masing masing bernama Hari, Selly, Kamaludin dan Lukcy, “terang Haryo.

Haryo menyebut, akibat perbuatanya, tersangka terancam undang undang TPPO dan Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan tiga hingga 15 tahun penjara. (ANWARWALUYO)


JUMLAH REMAJA DI KABUPATEN PANGANDARAN IKUTI VAKSINASI, TERCATAT PALING TINGGI DI JAWA BARAT

PANGANDARANNEWS.COM - Capaian vaksinasi untuk remaja hampir 40 % di Kabupaten Pangandaran menjadikan paling tinggi di Jawa Barat, dan masyarakat umum yang rentan terpapar covid-19 justru baru mencapai 22%, untuk dosis kesatu sudah mencapai 30,80% dan dosis dua mencapai 17 %. dan capaian hariannya sudah mencapai sekitar 3-4000an.

Dengan capaian harian tersebut bupati berharap sampai bulan Desember 2021 mendatang  vaksinasi di Pangandaran akan mencapai 80% dari jumlah sasaran sekitar 344 ribu orang.

"Untuk vaksin dosis satu untuk masyarakat sudah mencapai sekitar 104 ribu orang,  sehingga masih kurang sekitar 240 ribu, dan jika dibagi 3.000 orang saja per harinya paling sampai 70 harian untuk dosis satunya, sehingga untuk dosis kedua sekitar akan tercapai sekitar bulan November atau Desember," kata bupati, usai memantau pelaksanaan vaksinasi  siswa di SMKN 1 Pangandaran, yang turut dihadiri Dandin 0613 Ciamis, Kapolres Ciamis, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran. (28/8)

Dari pantauan pelaksanan gebyar vaksinasi merdeka Covid-19 diikuti siswa SMKN 1 Pangandaran, hampir seluruh peerta didik sangat antusias untuk melakukan vaksinasi covid-19, tercatat ada sekitar 450 siswa yang ikut divaksin.(PNEWS)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN