MENYUSURI KEINDAHAN WISATA GUNUNG GEDE DI DESA TARUNAJAYA SENJA DAN MALAM HARI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Menjelang siang suasana di Obyek Wisata (OW) alam Gunung Gede yang berada di Kampung Madasari Desa Tarunajaya Kecamatan Sukaraja kabupaten Tasikmalaya, terasa begitu nyaman kendati saat itu panas terasa begitu menyengat. Peluh yang bercucuran dan keletihan saat menapaki jalan setapak bertuliskan jalan cinta menuju lokasi, terbayarkan dengan suguhan panorama alam di sebuah pelataran luas yang merupakan puncak kedua tertinggi di lokasi Gunung Gede ini sambil merasakan semilir angin, sementara di kejauhan terlihat beberapa penghobi motor cross yang sedang menjajal medan untuk menguji andernalin.

Potensi wisata alam yang ada di Desa Tarunajaya ternyata bukan hanya Gunung Gede saja, karena masih ada lokasi lain  yang tak kalah indah untuk dijadikan referensi pengunjung terutama untuk berswaphoto, seperti di Bukit Batu Tapak, Batu Sirap, Gunung Gede dan terbaru Garuda Ngupuk.

Untuk menarik minat wisatawan, masyarakat pun rutin membenahi lokasi-lokasi itu, apalagi penataan tempat wisata ini mendapat dukungan seorang pengusaha bordir warga Tarunajaya, Rani.  

Fasilitas yang tersedia begitu sederhana namun tidak mengurangi kenyamanan pengunjung, seperti tersedianya warung kopi dan tempat peristirahatan pengunjung (gazebo) serta fasilitas lain yang tersebar di dataran yang sangat luas. Dan di lokasi ini pun disediakan tempat luas untuk camping atau dijadikan lokasi senam ibu-ibu saat menjelang sore.

Ketua Karang Taruna Desa Tarunajaya, Kikim (39) mengatakan, di lokasi wisata yang ada di Tarunajaya pengunjung dapat merasakan kepuasan tersendiri dengan mengunjungi berbagai lokasi wisata alam dalam waktu seharian dan dalam satu daerah, sehingga potensi wisata alam yang ada di daerah ini tetap menjadi perhatian dalam pengembangan kedepannya.

“Semantara yang menjadi prioritas pengembangannya saat ini lebih difokuskan ke obyek wisata alam Gunung Gede yang berada di Kampung Madasari, karena lokasinya terletak di milik Desa Tarunajaya,"jelas Kikim.(15/10)

Untuk pengembangannya, Kikim pun saat ini Kikim sudah mempersiapkan konsep untuk ke depannya, seperti nantinya pengunjung bukan hanya bisa menikmati pemandangan alam saja tapi akan disuguhi pemandangan hamparan kebun buah jeruk milik masyaraka.

Dan menurut Kikim, rencana ini ternyata mendapat apresiasi dari semua pihak bahkan BPP dan Camat Sukaraja sudah melakukan survei ke lokasi, dan mengatakan di lokasi tersebut cocok ditanami apa saja. 

“Intinya Pemerintah Kecamatan Sukaraja menyambut baik dibukanya wisata alam di Sukaraja,"imbuh Kikim.

Hal senada dikatakan Ketua pengelola wisata  Gunung Gede, Ipin, menurutnya, selain daya tarik keindahan alam di sore dan malam hari, kondisi medan di lokasi wisata alam Gunung Gede bisa dimanfaatkan dengan pengadaan fasilitas permainan playing fox.

"Kondisi alam di Gunung Gede sangat cocok untuk permainan playing fox karena bisa jarak dekat dan jauh", ujar Ipin. (RUSDIANTO-ENDAHLAELANI)


KONDISI PANDEMI COVID 19 SANGAT BERDAMPAK PADA JUMLAH PENGUNJUNG KE SITU SANGHYANG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS- Penyusutan jumlah pengunjung yang datang ke Obyek Wisata (OW) Situ Sanghyang di Desa Cibalanarik Cilolohan Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya mengalami penurunan yang cukup drastis selama masa pandemi Covid 19.

Seperti dikatakan wakil Ketua pengelola OW. Situ Sanghyang, Maslikan ( 51), selama 3 bulan tetakhir ini jumlah pengunjung yang datang mengalami penurunan hingga mencapai 60 prosen.

Tapi penurunann ini bukan karena pandemi saja, menurut Maslikin, dampak dari bermunculannya obyek wisata lokal yang ada di daerah juga berpengaruh pada pengurangan jumlah pengunjung yang datang ke Situ Sanghyang.

"Dan tentu ini berpengaruh juga pada perolehan PAD,"ungkapnya.

Maslikan mengatakan, obyek wisata Situ Sanghyang yang dikelola pemerintah ini sudah mempunyai payung hukum Peraturan Daerah (Perda), sehingga pengunjung yang masuk pun harus membayar sesuai peraturan sebesar Rp. 6 ribu untuk per orangnya dengan rincian untuk karcis masuk Rp. 5 Ribu dan Rp 1 ribu untuk Jasa Raharja.

Faktor lain berdampak pada penurunan jumlah pengunjung, imbuhnya, karena di lokasi wisata Situ Sanghyang masih kurang fasilitas pendukung, seperti kolam renang, pertamanan, permainan anak.

"Dan fasilitas tersebut memang sering ditanyakan pengunjung, dan selama ini kepada pengunjung saya hanya menawarkan keindahan alam saja, “terangnya. 

Maslikin berharap, ini bisa menjadi perhatian pemerintah melalui Dinas Pariwisata sehingga keberadaan Situ Sanghyang pun aka mampu menambah pembendharaan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

"Saat ini mungkin dinas pariwisata sedang mencari solusi agar PAD pun bisa maksimal tidak seperti sekarang hanya menyetor seadanya saja", pungkasnya.(RUSDIANTO)


INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT PADA KEBERHASILAN PEMKAB PANGANDARAN CAPAI 77,16 DENGAN MUTU PELAYANAN B

PANGANDARANNEWS.COM – Pada data dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang dikeluarkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) tercatat hingga tahun 2021 kondisi jalan di Kabupaten Pangandaran 95% dalam kondisi baik, dan dalam data tersebut juga tercatat sepanjang 403 kilometer sudah bagus dari total keseluruhan panjang jakan di Kabupaten Pangandaran, 504 kilometer, Diantaranya, pada tahun 2019 Pemkab Pangandaran sudah berhasil mengerjakan 43 kilometer hotmix, 12 kilometer hotmix dan rigid dan 27 kilometer rigid.

Dan keberhasilan Pemerintah Daerah Pangandaran dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur ini pun telah mampu menghantarkan status jalan di Kabupaten Pangandaran pada posisi status mantap serta terukur sejak tahun 2016 hingga tahun 2020 dengan pendanaan dari APBD, APBD Provinsi dan APBN.

Dengan rincian setiap tahunnya, tahun anggaran 2016 menghabiskan anggaran Rp184 miliar, tahun 2017 Rp232,8 miliar, tahun 2018 Rp139,1 miliar tahun 2019 Rp165,8 miliar dan pada tahun 2020 ini menghabiskan anggaran sebesar Rp395,5 miliar.

Bukan hanya perbaikan jalan saja, di bidang infrastruktur lainnya pun Pemkab Pangandaran telah  melakukan program pengendalian banjir dan pembangunan jaringan irigasi serta pembangunan perumahan dan permukiman.

Seperti pada tahun 2020 program pengendalian banjir dan pembangunan jaringan irigasi dianggarkan Rp29,1 miliar, sedangkan untuk pembangunan perumahan dan permukiman dianggarkan Rp65,8 miliar, sehingga pada Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Pelayanan Jalan, menempati angka 77,16 dengan mutu pelayanan B dan kinerja bidang pelayanan Baik. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN:”SILAHKAN ALIHKAN ANGARAN PEMBELIAN MOBIL DINAS UNTUK PEMBINAAN ATLIT”

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM –Untuk atlit yang berpotensi serta berpresatasi pada setiap cabang olahraga  Di Kabupaten Pangandaran ke depan akan mendapat perhatian DPRD, melalui kebijakan APBD tahun 2021.

Seperti dituturkan Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, jika anggaran untuk pembinaan olahraga pada APBD sebelumnya minim lantaran masih banyak beberapa mata anggaran yang menjadi prioritas, tapi untuk tahun 2021 anggran ini akan bertambah.

Pada APBD tahun 2021 alokasi anggaran untuk sektor lainnya, menurut Asep, akan sedikit berkurang, sehingga pembiayaan cabang olahraga (cabor) harus bisa mendapat anggaran lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

"Pembinaan atlet harus diberi ruang ekspresi, karena walau pada APBD sebelumnya dengan anggaran yang sedikit banyak cabor yang berhasil masuk Porda,"kata Asep.(5/10)

Asep yakin, dengan ditingkatnya anggaran pembinaan atlet ini bakal menjadi motivasi untuk meraih prestasi.

"Bahkan untuk kepentingan atlit, silakan anggaran untuk pembelian kendaraan dinas Ketua DPRD dialihkan untuk pembinaan atlit, “tegasnya.

Asep mengatakan, program pembangunan di Kabupaten Pangandaran telah melampaui target, sehingga pada APBD tahun 2021 merupakan capaian RPJMD Kabupaten Pangandaran 2016-2021, artinya, kata Asep, kebijakan politik anggaran tahun 2021 harus merujuk pada RKPD yang merupakan capaian RPJMD termasuk di dalamnya visi dan misi pemerintah daerah.

“Arah kebijakan APBD sudah sesuai dengan perencanaan, antara lain di bidang kesehatan dasar sudah selesai, tinggal mendorong peningkatan kualitas pelayanan termasuk penyediaan obat-obatan, “ujarnya. (PNews)


ASEP NOORDIN: “KINERJA DPRD PANGANDARAN JANGAN TERGANGGU AGENDA PILKADA”

PANGANDARANNEWS.COM-Ketua DPRD Asep Noordin, menghimbau agar agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) hingga pelaksanaannya tangal 9 desember mendatang, jangan mengganggu seluruh kegiatan dan kinerja anggota DPRD dan tetap menjalankan tugas sesuai agenda kegiatan DPRD.

Walau pun memang seluruh anggota DPRD merupakan kader partai, namun, kata Asep, tapi setelah dilantik dan ditetapkan menjadi anggota DPRD harus memposisikan diri dan mengatur waktu kapan berperan menjadi petugas partai dan kapan haru bekerja di DPRD sebagai wakil rakyat, karena setelah menjadi anggota DPRD di parlemen, maka konsekwensinya harus bisa mendahulukan agenda kerja DPRD.

"Saya juga sudah menugaskan kepada badan kehormatan DPRD agar lebih memperhatikan absensi kehadiran anggota dan unsur pimpinan DPRD,"tegasnya.

Asep mengakui pada beberapa agenda kegiatan di DPRD sering tidak memenuhi kuorum sehingga waktu kegiatan pun menjadi molor dari yang sudah terjadwalkan, karena untuk pelaksanaan agenda-agenda tertentu harus memenuhi kuorum.

“Saya berharap seluruh anggota DPRD dan unsur pimpinan agar bisa meminimalisir prilaku tidak disiplin seperti tidak menghargai waktu pada kegiatan yang sudah diagendakan, “imbuhnya. (PNews)


MELALUI RAPAT PLENO TERBUKA KPUD TETAPKAN JUMLAH DPT PILBUP PANGANDARAN 320.012 PEMILIH

PANGANDARANNEWS.COM-Melalui rapat pleno terbuka yang dilaksanakan di Hotel Pantai Indah Timur (10/10), akhirnya  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran dengan pihak-pihak terkait menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pilkada serentak tahun 2020 Kabupaten Pangandaran, sebanyak 320.012 pemilih.

Kepada media, ketua KPU Pangandaran, Muhtadin menyampaikan, pleno terbuka penetapan daftar pemilih hari  ini merupakan kegiatan puncak dari rangkaian panjang proses pendataan pemilih pemilih untuk Pilbup Pangandaran 2020. 

Tapi walau sekarang sudah ditetapkan jumlah DPT, kata Muhtadin, untuk warga yang memiliki hak namun tidak masuk dalam DPT, ia masih bisa memilih. Karena hak konstitusi warga tersebut masih bisa terjaga sepanjang yang bersangkutan memiliki alat bukti berupa dokumen kependudukan yang sah, baik e-KTP atau surat keterangan kependudukan,

“Saya pastikan warga tersebut masih bisa mencoblos karena akan diakomodasi ke dalam daftar pemilih tambahan atau DPTB,"terang Muhtadin.

Muhtadin menjelaskan, mekanisme uji publik yang dilakukan sebelum KPU menetapkan DPT, dalam proses uji publik ternyata mendapatkan respon positif sehingga daftar pemilih pun bisa terkoreksi dengan baik, dalam proses tersebut  ada 400 daftar pemilih yang keliru dan masuk di daftar pemilih sementara (DPS).

Ia menambahkan, dalamDPS sebelumnya ada 320.456 pemilih, tapi setelah dilakukan uji publik menjadi 320.012 yang masuk dalam DPT.

“Secara kelembaaan saya sangat mengapresiasi respon masyarakat sehingga daftar pemilih pun menjadi lebih akurat," kata Muhtadin.

Terkait ada sejumlah pemilih yang tercoret dari DPS, Muhtadin menjelaskan, karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia tapi dalam koreksi tersebut tidak ditemukan pemilih yang terdaftar ganda. 

Dari 400 pemilih yang dicoret tersebut, lanjutnya, kebanyakan orangnya sudah meninggal dan hal lainnya seperti tidak ditemukan keberadaannya.

“Tapi apa pun itu, dalam proses uji publik ini kami apresiasi koreksi yang dilakukan pihak-pihak terkait sehingga DPT ini bisa benar-benar akurat dan mutakhir,"pungkasnya. (PNews)


HEBAT, DESA PANGANDARAN JADI SALAH SATU DESA PERCONTOHAN PENGEMBANGAN SMART VILLAGE NUSANTARA

PANGANDARANNEWS.COM-Ini sebuah prestasi luar biasa, ternyata Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran berhasil menjadi desa percontohan pengembangan Smart Village Nusantara. Hal ini diketahui saat setelah Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Budi Arie Setiadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, serta Direktur Enterprise and Business Service Telkom Edi Witjara melakukan peresmian Smart Village Nusantara yang dilaksankan secara daring.

Seperti diucapkan Direktur Enterprise and Business Service Telkom Edi Witjara, Smart Village Nusantara merupakan wujud dukungan Telkom kepada pemerintah dalam pembangunan Indonesia dari potensi di desa-desa.

Dalam keterngan tertulisnya, Edi menyampaikan, dalam beraktivitas masyarakat desa dapat semakin akrab dengan teknologi digital. Dan pengembangan Desa Pangandaran sebagai desa percontohan Smart Village , menurut Edi,  ini bisa memberi kekuatan khusus untuk menjadi desa yang lebih powerful dalam pemanfaatan information and communication of technology (ICT). Dan melalui Smart Village Nusantara, keseluruhan sistem berbasis digital dikembangkan dan diimplementasikan untuk digitalisasi desa. 

“Hal ini bertujuan untuk mendukung prioritas pembangunan nasional dalam era revolusi industri sekaligus keberlanjutan pembangunan nasional,”ucapnya.(1/10)

Dukungan infrastruktur, jaringan akses serta berbagai solusi dan aplikasi, Edi meyakini, ini semua akan dapat mendorong pengembangan dan penerapan desa digital khususnya pada sektor pemerintahan, ekonomi, dan sosial.

"Berbagai aplikasi pendukung digitalisasi sesuai kebutuhan dan karakteristik desa pun, imbuhnya, akan disediakan agar masyarakat menjadi bisa dan terbiasa memanfaatkan teknologi digital, “imbuhnya.

Pada acara penyerahan penghagaan yang dilaksankan di aula Desa Pangandaran ini turut hadir dan menyaksikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin. (PNews)




DANI RAMDHANI: “PROTOKOL KESEHATAN WISATA IN DOOR DI PANGANDARAN AKAN DIPERKETAT”

PANGANDARANNEWS.COM –Pemkab Pangandaran kembali mengingatkan terkait pencegahan Covid-19 di objek wisata, dengan cara akan memperketat pengawasan aktivitas wisata di dalam ruangan (in door). 

Demikian disampaikan Plt Bupati Pangandaran, Dani Ramdhani, saat melakukan kunjungan ke toll gate dan pantai barat, beberap hi lalu.(6/10)

Menurut Dani, ia sudah menginstruksikan dalam pencegahan Covid-19di obyek wisata ini dengan strategi memperkuat pengawasan di tol gate dan titik-titik keramaian wisatawan dengan sistem pengawasannya, petugas akan memberikan arahan kepada pengunjung agar selalu menggunakan masker.

“Kalau ada pengunjung membawa masker tetapi tidak pakai agar segera dipakai dan yang tidak membawa masker kita akan beri, ”kata Dani.

Disoal kerumunan masa dan social distancing, Dani mengatakan, untuk wisata outdoor sudah safety karena ada di ruangan terbuka, ada panas matahari dan pengunjung pun tidak berhimpitan, .

Resiko Dani justru mengkhawatirkan kegiatan wisata yang dilakukan dalam ruangan (in door) karena ini sangat rentas dan beresiko penularan Covid-19.

Sehingga ia menyarakan, saat makan di restoran ketika masker dibuka hendaknya tetap menjaga jarak, kapasitas tempat duduk dibatasi, begitu juga saat ada kegiatan pelaksanaan rapat di hotel.

“Kami akan terus melakukan edukasi betapa pentingnya protokol kesehatan di wisata indoor, dan pelaksanaannya tentu akan terus dievaluasi, jika tingkat kunjungan wisata meningkat terus, maka pengawasan pun semakin akan diperketat “tegasnya

Ia menambahkan, dari hasil pantauan dan koordinasi selama ini tidak ada link berita yang memberitakan terjadi penularan di obyek-obyek wisata yang ada di Pangandaran, sehingga ia memprediksi turunny tingkat kunjungan ke Pangandaran dimungkinkan karena adanya perpanjangan PSSB di Jakarta dan kegiatan sekolah di beberapa daerah mulai dilaksanakan. (PNews)


PERTANDINGAN SEPAKBOLA PERSAHABATAN WARNAI KUNJUNGAN PPDI KECAMATAN CIPATUJAH KE PPDI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, beberapa waktu lalu mengadakan kunjungan ke PPDI untuk menjalin persahabatan dengan menggelar pertandingan sepak bola yang dilaksanakan di Lapang cikubang Kecamatan Parigi.

Menurut Ketua PPDI Kabupaten Tsikmalaya, Nanang  yang didampingi Ketua PPDI Kecamatan Cipatujah, Jajang Bunyamin, kegiatan ini bertujuan selain untuk meningkatkan tali silaturahmi juga diharapkan dapat meningkatkan sinergitas.

Selain itu, ujarnya, kegiatan ini menjadi salah satu tujuan untuk bertukar informasi dan gagasan sehingga PPDI bisa tetap solid dan kompak serta berharap dengan kegiatan-kegiatan seperti ini menjadi cambuk buat generasi yang usianya yang lebih muda dengan cara mampu membangun motivasi yang bertujuan untuk fokus dalam pemberdayaan potensi pemuda bagaimana menciptakan kesejahtra an sosial untuk generasi muda.

“Secara teori tolak ukur dari kesejahtraan itu ada 3, diantaranya, kesejahtraan materi, rohani dan kepedulian sosial tinggi, “terangnya. (ANWARWALUYO)


SETELAH SABET JUARA I FLS2N TINGKAT PROVINSI, TIGA PELAJAR PANGANDARAN MAJU KE TINGKAT NASIONAL

PANGANDARANNEWS.COM –Tiga pelajar dari SDN 1 Karangbenda Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi, berhasil meraih juara I pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2020 tingkat Jawa Barat, yang digelar beberapa waktu lalu.

Ketiga pelajar yang tergabung dalam grup tari Algia, diantaranya Naura Annisa Sugiyantoro, Ahseia tyassabila Isyana dan Sifna Farida haifinasqi, dipastikan maju ke tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Barat.

Menurut orangtua salah seorang penari, Yayan Sugiantoro, ia mengaku gembira dengan prestasi yang sudah diraih anaknya dan teman-temannya.

“Saat ini anak saya dan keuatemannya sedang mengikuti lomba di tingkat nasional setelah sebelumnya berhasil meraih juara di tingkat kabupaten dan provinsi, “terang Yayan.

 Saat tampil di tingkat kabupaten dan provinsi penari tampil secara langsung di panggung, tapi di tingkat nasional, kata Yayan, pihaknya hanya mengirimkan vidio penari ke paniti lomba tingkat nasonal, karena alasan kondisi pandemi.

Yayan mengakusangat senang karena satu lagi prestasi pelajar Pangandaran bisa berkiprah di tingkat provinsi, dan tentu ini selain menjdai kebanggaan semua juga bisa mengharumkan nama daerah. 

“Mudah-mudahan di tingkat nasional anak-anak mampu juga menorehka prestasi, “pungkasnya. (PNews)


UNTUK PELAYANAN KESEHATAN WARGA, DESA SINGKIR KINI MILIKI AMBULAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Untuk lebih meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan warga, Desa Singkir Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya kini menyediakan mobil ambulan yang bisa digunakan masyarakat baik utuk mengantar masyarakat untuk pergi berobat atau membawa jenazah ke pemakaman. Ambulan yang dibeli dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2020 ini merupakan usulan masarakat dan hasil kesepakatan dari musawarah desa (musdes). 

Eperti disampaikan Kepala Desa Singkir, Suryana, kini kendaraan yang sepenuhnya digunakan untuk pelayanan kesehatan warga ini siap siaga melayani warga 24 jam.

“Ambulan yang disimpan di kantor desa ini siap melayani kapan saja warga membutuhkan, dan tanpa biaya sewa alias gratis, “ungkap Suryana. (14/10)

Suryana mengatakan, sebelum ada amulan di desa, terkadang ambulan di rumah sakit atau puskesmas sibuk untuk menjemput atau mengantar pasien, sehingga dengan pertimbangan itu pemdes dan masyarakat sepakat untuk menyediakan ambulan desa.

Dengan adanya ambulance yang telah disediakan, kata Suryana, muday-mudahan bisa bermanfaat untuk warga. 

Suryana pun menghimbau, baik pemdes atau masyarakat bisa bersama-sama untuk selalu menjaga dan merawat agar manfaatnya bisa dirasakan semua.

“Di Kecamatan Cikalong, mungkin baru desa kamiyang memiliki ambulan, “ujarnya. (ANWARWALUYO)


PROGRAM YESS DESA PARAKANHONJE JARING KAUM MILENIAL KEMBANGKAN SEKTOR PERTANIAN

PANGANDARANNEW.COM/TASIKNEWS-Pemerintah Desa Parakanhonje Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya beberapa harilalu menggelar sosialisasi Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) untuk kalangan muda dan masyarakat, yang dilaksanakan di aula desa. (10/10)

Kegiatan YESS ini merupakan kerjasama antara tim Mobilizer YESS KTNA Kabupaten Tasikmalaya dan  BPP Bantarkalong untuk memperkuat kesadaran masyarakat terutama kalangan muda untuk berwirausaha dan membuka peluang ketenaga kerjaan di pedesaan.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua KTNA Kabupten Tasikmalaya H Smbas, koordinator BPP Bantarkalong Suherman SP, Kades Parakanhonje Abdulloh dan puluhan petani dan anggota kelompok wanita tani se Desa Parakanhonje.

Ketua KTNA Kabupaten Tasikmalaya H Sambas dalam paparanya menjelaskan, salah satu agenda yang tertuang dalam program YESS, penguatan BPP yang berada di empat provinsi, antara lain di  Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan.  BPP di wilayah tersebut akan menjadi sentra koordinasi dan kegiatan petani milenial dalam mengembangkan usahanya.

Dalam rangka mendukung pencapaian tujuan program YESS, ujar Sambas, maka diperlukan peningkatan kapasitas bagi penyuluh maupun petugas dalam BPP, dan dengan kegiatan ini  diharapkan mampu meningkatan kapasitas BPP dalam mendukung pengembangan usaha petani milenial, sehingga masalah pengangguran dapat teratasi dengan terbukanya peluang kerja di sektor pertanian melalui penumbuhan wirausahawan muda pertanian dan mampu menekan kemiskinan serta arus urbanisasi kaum muda ke kota. Dan dengan YESS, pemuda milenial nantinya aka mampu melakukan pengelolaan usaha pertanian yang diarahkan secara berkelompok dan mengembangkan usaha secara bersama.

“Pada intinya program YESS ini untuk mendorong peningakatan kegiatan bagi masyarakat khususnya kalangan pemuda usia 17-39 tahun dalam memanfaatkan beragam potensi di desa, ” jelasnya.

Dalam giliran paparannya, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Bantarkalong Suherman SP, menambahkan,  ada 4 kompnen dalam program komponen yang menjadi target dalam program YESS ini, antara lain, peningkatan kapasitas pemuda perdesaan di bidang pertanian, pengembangan wirausahawan muda perdesaan, fasilitasi akses permodalan dan membangun lingkungan usaha yang kondusif.

“Pemanfaatan potensi di pedesaan menjadi salah satu langkah penguatan dan pemberdayaan ekonomi kreatif sehingga nantinya akan mampu mensejahterakan  masyarakat,”jelasnya.

Sementara Kepala Desa Parakanhonje, Abdulloh, saat dihubungi lewat telepon clullernya, mengatakan,pihaknya berharap dengan dilaksanakannya sosialisasi YESS dapat meningkatkan kepedulian dan semangat masyarakat terutama kalangan milenial untuk bersama- sama membangun desa mandiri di sektor pertanian dengan inovasi-inovasi mengembangkan pertanian, sehingga jika  para petani bisa sejahtera, maka secara umum masyrakat desa pun ikut sejahtera. Dan bukan tidak mungkin nantinya Desa Parakanhonje pun akan mampu swasembda  panggan.

“Dengan singritas pemuda dan pemdes saya yakin akan mampu  mengembangkan sektor pertanian lebih sejahtera, dan ini selaras dengan gerakan membanggun desa, “tegas Abduloh. (ANWARWALUYO)


PEMDES KUJANG KEMBALI SALURKAN BANSOS UNTUK 325 KPM

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Denagan diawasi pihak Tikor Kecamatan, Pemdes, Babinsa, serta Babinkamtibmas, beberapa hari lalu bantuan sosial Desa Kujang Kecamatan Karangnunggal kembali disalurkan melalui Brilink E-waroeng untuk sejumlah 325 (Keluarag Penerima manfaat (KPM). (10/10)

Dalam sambutannya Ketua Tikor Kecamatan Karangnunggal, Dedi Mulyana, S,Ip., Msi, menyampaikan, dengan bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara ekonomi maupun peningkatan di bidang kesehatan serta pemenuhan gizi masyarakat khususnya yang tidak mampu.

Dedi juga menghimbau, bagi warga yang merasa sudah mampu agar dengan kesadaran sendiri untuk merelakan bantuan BPNT ini diserahkan kepada yang belum mampu.

“Tentunya sesuai dngan data yang tercatat dalam Id BDT/Siks N G,”ungkapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Desa Kujang, Dian, S.,Sos, diharapkan warga yang sudah mampu secara ekonomi mau untuk mengundurkan diri, dan untuk kerelaan warga ini pihak desa pun akan memberikan sertifikat penghargaan.

“Dan pada bulan berikutnya penerima BPNT baru akan langsung dipasangi label keterangan keluarga tidak mampu, “terangnya. (UDIRUSTADI-ENDAH)


UNTUK MEMBANTU PARA PETANI PEMKAB TASIK, MELALUI DISPERPAKAN BELI HASIL PERTANIAN WARGA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Untuk membantu para petani menjual hasil taninya di masa pandemi sekarang ini, Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Disperpakan), dengan program Fasilitas Pembelian dan Pemberian Produk Hortikultura. 

Selain ke pasar-pasar tradisional, program ini juga membantu para petani untuk membeli hasil pertanian dengan harga sesuai pasar kemudian menyalurkannya ke daerah-daerah yang menjadi cluster covid 19 berdasarkan data dari satgas covid 19 Kabupaten Tasikmalaya. Dan hingga saat ini sebanyak 2. 900 paket telah dibagikan Disperpakan ke Kecamatan Cipatujah, Karangnunggal, Sukarame, Singaparna dan Cisayong.

Seperti dikatakan Kasie Produksi Hortikultura Disperpakan Kabupaten Tasikmalaya, Restu Yarestuka Sp. Msi, saat ditemui di sela-sela pembagian paket sayuran, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerinatah daerah kepada para petani dan masyarakat terimbas covid 19. 

Walau dengan keterbatasan anggaran sehingga jumlahnya sedikit sehingga tidak sesuai dengan data warga, bantuan ini, imbuhnya, disalurkan melalui pemerinatah kecamatan untuk selanjutnya didistribusikan ke desa-desa yang membutuhkan, 

“Mudah-mudagan kedepannya Disperpakan bisa membantu para petani untuk membeli hasil pertaniannya lebih banyak lagi dan mudah-mudahan bantuan ini juga bisa meringankan beban petani dan masyarkat, “pungkas Restu.  (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN