SETELAH SABET JUARA I FLS2N TINGKAT PROVINSI, TIGA PELAJAR PANGANDARAN MAJU KE TINGKAT NASIONAL

PANGANDARANNEWS.COM –Tiga pelajar dari SDN 1 Karangbenda Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi, berhasil meraih juara I pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2020 tingkat Jawa Barat, yang digelar beberapa waktu lalu.

Ketiga pelajar yang tergabung dalam grup tari Algia, diantaranya Naura Annisa Sugiyantoro, Ahseia tyassabila Isyana dan Sifna Farida haifinasqi, dipastikan maju ke tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Barat.

Menurut orangtua salah seorang penari, Yayan Sugiantoro, ia mengaku gembira dengan prestasi yang sudah diraih anaknya dan teman-temannya.

“Saat ini anak saya dan keuatemannya sedang mengikuti lomba di tingkat nasional setelah sebelumnya berhasil meraih juara di tingkat kabupaten dan provinsi, “terang Yayan.

 Saat tampil di tingkat kabupaten dan provinsi penari tampil secara langsung di panggung, tapi di tingkat nasional, kata Yayan, pihaknya hanya mengirimkan vidio penari ke paniti lomba tingkat nasonal, karena alasan kondisi pandemi.

Yayan mengakusangat senang karena satu lagi prestasi pelajar Pangandaran bisa berkiprah di tingkat provinsi, dan tentu ini selain menjdai kebanggaan semua juga bisa mengharumkan nama daerah. 

“Mudah-mudahan di tingkat nasional anak-anak mampu juga menorehka prestasi, “pungkasnya. (PNews)


UNTUK PELAYANAN KESEHATAN WARGA, DESA SINGKIR KINI MILIKI AMBULAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Untuk lebih meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan warga, Desa Singkir Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya kini menyediakan mobil ambulan yang bisa digunakan masyarakat baik utuk mengantar masyarakat untuk pergi berobat atau membawa jenazah ke pemakaman. Ambulan yang dibeli dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2020 ini merupakan usulan masarakat dan hasil kesepakatan dari musawarah desa (musdes). 

Eperti disampaikan Kepala Desa Singkir, Suryana, kini kendaraan yang sepenuhnya digunakan untuk pelayanan kesehatan warga ini siap siaga melayani warga 24 jam.

“Ambulan yang disimpan di kantor desa ini siap melayani kapan saja warga membutuhkan, dan tanpa biaya sewa alias gratis, “ungkap Suryana. (14/10)

Suryana mengatakan, sebelum ada amulan di desa, terkadang ambulan di rumah sakit atau puskesmas sibuk untuk menjemput atau mengantar pasien, sehingga dengan pertimbangan itu pemdes dan masyarakat sepakat untuk menyediakan ambulan desa.

Dengan adanya ambulance yang telah disediakan, kata Suryana, muday-mudahan bisa bermanfaat untuk warga. 

Suryana pun menghimbau, baik pemdes atau masyarakat bisa bersama-sama untuk selalu menjaga dan merawat agar manfaatnya bisa dirasakan semua.

“Di Kecamatan Cikalong, mungkin baru desa kamiyang memiliki ambulan, “ujarnya. (ANWARWALUYO)


PROGRAM YESS DESA PARAKANHONJE JARING KAUM MILENIAL KEMBANGKAN SEKTOR PERTANIAN

PANGANDARANNEW.COM/TASIKNEWS-Pemerintah Desa Parakanhonje Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya beberapa harilalu menggelar sosialisasi Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) untuk kalangan muda dan masyarakat, yang dilaksanakan di aula desa. (10/10)

Kegiatan YESS ini merupakan kerjasama antara tim Mobilizer YESS KTNA Kabupaten Tasikmalaya dan  BPP Bantarkalong untuk memperkuat kesadaran masyarakat terutama kalangan muda untuk berwirausaha dan membuka peluang ketenaga kerjaan di pedesaan.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua KTNA Kabupten Tasikmalaya H Smbas, koordinator BPP Bantarkalong Suherman SP, Kades Parakanhonje Abdulloh dan puluhan petani dan anggota kelompok wanita tani se Desa Parakanhonje.

Ketua KTNA Kabupaten Tasikmalaya H Sambas dalam paparanya menjelaskan, salah satu agenda yang tertuang dalam program YESS, penguatan BPP yang berada di empat provinsi, antara lain di  Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan.  BPP di wilayah tersebut akan menjadi sentra koordinasi dan kegiatan petani milenial dalam mengembangkan usahanya.

Dalam rangka mendukung pencapaian tujuan program YESS, ujar Sambas, maka diperlukan peningkatan kapasitas bagi penyuluh maupun petugas dalam BPP, dan dengan kegiatan ini  diharapkan mampu meningkatan kapasitas BPP dalam mendukung pengembangan usaha petani milenial, sehingga masalah pengangguran dapat teratasi dengan terbukanya peluang kerja di sektor pertanian melalui penumbuhan wirausahawan muda pertanian dan mampu menekan kemiskinan serta arus urbanisasi kaum muda ke kota. Dan dengan YESS, pemuda milenial nantinya aka mampu melakukan pengelolaan usaha pertanian yang diarahkan secara berkelompok dan mengembangkan usaha secara bersama.

“Pada intinya program YESS ini untuk mendorong peningakatan kegiatan bagi masyarakat khususnya kalangan pemuda usia 17-39 tahun dalam memanfaatkan beragam potensi di desa, ” jelasnya.

Dalam giliran paparannya, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Bantarkalong Suherman SP, menambahkan,  ada 4 kompnen dalam program komponen yang menjadi target dalam program YESS ini, antara lain, peningkatan kapasitas pemuda perdesaan di bidang pertanian, pengembangan wirausahawan muda perdesaan, fasilitasi akses permodalan dan membangun lingkungan usaha yang kondusif.

“Pemanfaatan potensi di pedesaan menjadi salah satu langkah penguatan dan pemberdayaan ekonomi kreatif sehingga nantinya akan mampu mensejahterakan  masyarakat,”jelasnya.

Sementara Kepala Desa Parakanhonje, Abdulloh, saat dihubungi lewat telepon clullernya, mengatakan,pihaknya berharap dengan dilaksanakannya sosialisasi YESS dapat meningkatkan kepedulian dan semangat masyarakat terutama kalangan milenial untuk bersama- sama membangun desa mandiri di sektor pertanian dengan inovasi-inovasi mengembangkan pertanian, sehingga jika  para petani bisa sejahtera, maka secara umum masyrakat desa pun ikut sejahtera. Dan bukan tidak mungkin nantinya Desa Parakanhonje pun akan mampu swasembda  panggan.

“Dengan singritas pemuda dan pemdes saya yakin akan mampu  mengembangkan sektor pertanian lebih sejahtera, dan ini selaras dengan gerakan membanggun desa, “tegas Abduloh. (ANWARWALUYO)


PEMDES KUJANG KEMBALI SALURKAN BANSOS UNTUK 325 KPM

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Denagan diawasi pihak Tikor Kecamatan, Pemdes, Babinsa, serta Babinkamtibmas, beberapa hari lalu bantuan sosial Desa Kujang Kecamatan Karangnunggal kembali disalurkan melalui Brilink E-waroeng untuk sejumlah 325 (Keluarag Penerima manfaat (KPM). (10/10)

Dalam sambutannya Ketua Tikor Kecamatan Karangnunggal, Dedi Mulyana, S,Ip., Msi, menyampaikan, dengan bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara ekonomi maupun peningkatan di bidang kesehatan serta pemenuhan gizi masyarakat khususnya yang tidak mampu.

Dedi juga menghimbau, bagi warga yang merasa sudah mampu agar dengan kesadaran sendiri untuk merelakan bantuan BPNT ini diserahkan kepada yang belum mampu.

“Tentunya sesuai dngan data yang tercatat dalam Id BDT/Siks N G,”ungkapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Desa Kujang, Dian, S.,Sos, diharapkan warga yang sudah mampu secara ekonomi mau untuk mengundurkan diri, dan untuk kerelaan warga ini pihak desa pun akan memberikan sertifikat penghargaan.

“Dan pada bulan berikutnya penerima BPNT baru akan langsung dipasangi label keterangan keluarga tidak mampu, “terangnya. (UDIRUSTADI-ENDAH)


UNTUK MEMBANTU PARA PETANI PEMKAB TASIK, MELALUI DISPERPAKAN BELI HASIL PERTANIAN WARGA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Untuk membantu para petani menjual hasil taninya di masa pandemi sekarang ini, Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Disperpakan), dengan program Fasilitas Pembelian dan Pemberian Produk Hortikultura. 

Selain ke pasar-pasar tradisional, program ini juga membantu para petani untuk membeli hasil pertanian dengan harga sesuai pasar kemudian menyalurkannya ke daerah-daerah yang menjadi cluster covid 19 berdasarkan data dari satgas covid 19 Kabupaten Tasikmalaya. Dan hingga saat ini sebanyak 2. 900 paket telah dibagikan Disperpakan ke Kecamatan Cipatujah, Karangnunggal, Sukarame, Singaparna dan Cisayong.

Seperti dikatakan Kasie Produksi Hortikultura Disperpakan Kabupaten Tasikmalaya, Restu Yarestuka Sp. Msi, saat ditemui di sela-sela pembagian paket sayuran, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerinatah daerah kepada para petani dan masyarakat terimbas covid 19. 

Walau dengan keterbatasan anggaran sehingga jumlahnya sedikit sehingga tidak sesuai dengan data warga, bantuan ini, imbuhnya, disalurkan melalui pemerinatah kecamatan untuk selanjutnya didistribusikan ke desa-desa yang membutuhkan, 

“Mudah-mudagan kedepannya Disperpakan bisa membantu para petani untuk membeli hasil pertaniannya lebih banyak lagi dan mudah-mudahan bantuan ini juga bisa meringankan beban petani dan masyarkat, “pungkas Restu.  (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


PULUHAN ANGGOTA TNI, POLRI, RELAWAN DAN MASYARAKAT, EVAKUASI BENCANA BANJIR DI DESA CIKUPA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Jajaran Polsek Karanunggal bersama unsur Muspika, Koramil 1215/ Karangnunggal, BPBD dan masyarakat terlibat langsung dalam penanggulangan bencana banjir yang mengakibatkan puluhan rumah warga tergenang air di Kampung Cikeuruh Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya serta melumpuhkan arus kendaraan pada ruas jalan Sindangreret- Kujang.(12/10) 

Puluhan anggota Polsek  yang dipimpin langsung Kapolsek Karangnunggal, Kompol H Asep Ishak Sip dibantu TNI, Pemerintah Kecamatan, Pemdes Cikupa, BPBD, Satpol PP dan relawan bencana langsung melakukan langkah evakuasi di rumah-rumah warga yang tergenang banjir.

Menurut Kapolsek Karangnunggal, H Asep Ishak, keterlibatan anggota TNI-Polri di lokasi bencan sejak awal bencana banjir terjadi hingga hari ini (13/10-red) sehari pasca bencana, selain membantu mengawasi dan pengamanan lokasi banjir serta turun langsung membantu evakuasi dan membersihkan puluhan rumah warga terutama warga yang tengah sakit untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.

Karena hingga penanganan banjir saat ini masih turun hujan, kata Asep, pihaknya pun akan menyiagakan seluruh anggota sekaligus terus berkoordinasi dengan pemdes dan warga mengantisipasi terjadinya bencana susulan.

”Saat ini mungkin kita sedang diuji oleh Alloh, maka berbanyaklah doa  dan dzikir agar dijauhkan dari bencana, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


TANAH LONGSOR DAN SAPUAN ANGIN PUTING BELIUNG LANDA DI DUA KECAMATAN KABUPATEN PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Akibat hujan lebat dan angin puting beliung yang terjadi senin kemarin (12/10), telah mengakibatkan kerusakan lahan kebuh dan beberapa rumah warga di sejumlah wilaah di Kabupaten Pangandaran.

Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Sindangjaya, Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar, ketika  sekitar pukul 03.00 WIB, gundukan material tanah menutupi lahan kebun milik warga dan badan jalan.

Seperti dikatakan Camat Langkaplancar, Deni Ramdani, peristiwa longsor tersebut berasal dari lahan kebun milik warga tersebut, juga mengakibatkan badan jalan penghubung Desa Jayasari tepatnya di tanjakan Nini Ganda pertigaan jalan Pasirheras  sehingga material tertutup material longsoran.  

“Dan akibat longsor yang menimpa lahan kebun, kata  pemilik kebun diperkirakan ia mengalami  kerugian sekitar Rp.30 juta, “terang Dani.

Sementara di tempat lain, di Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi, sekitar jam 5.30 Wib terjangn angin puting mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga.

Walau tidak ada korban namun bencana longsor dan angin puting beliung tersebut telah mengakibatkan kerugian materi sejumlah warga tepatnya di depan bekas kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, mengalami rusak satu rumah rusak berat.

Kepala Desa Karangjaladri, Eris Darmawan membenarkan sapuan puting beliung tersebut mengakibatkan kerusakan pada 26 rumah warga termasuk satu rumah dengan kondisi rusak berat akibat tertimpa pohon albasia.
Sementara dampak puting beliung, menurut Kepala Desa Parigi Ajat Sudrajat mengakibatkan 17 rumah terdampak bencana.
Saat dikonfirmasi, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Pangandaran berdasarkan assessment, ada 14 rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung, diantaranya rusak ringan dan satu rumah rusak berat milik Winaro.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui FKDM, Linmas, Tagana dan BPBD serta dibantu masyarakat langsung mengevakuasi dan membersihkan material longsor yang menutupi jalan di Kecamatan Lankaplancar dan membersihkan puing-puing pohon yang menimpa rumah warga di Kecamatan Parigi.

Sementara Pjs Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan, atasnama pemda mengucapkan bela sungkawa serta memberi bantuan kepada warga yang tertimpa musibah. 

Di tempat terpisah, melalui akun media sosial facebook, salah seorang warga menghimbau agar semua pihak saat menyampaikan berita bencana yang terjadi di Pangandaran ini bisa dengan lugas dan bijak.

Hal ini, menurutnya, akibat dari pemberitaan atau judul berita yang kesannya bombastis baik di media sosial mau pun media lainnya bisa menimbulkan efek lain pada kunjungan wisata ke Pangandaran.

“Ini jelas akan merugikan semua, khususnya para pelaku usaha wisata, “ungkapnya. (PNews)

 


 


KEPSEK DAN GURU SDN 2 CIMERAK TAK MASUK KELAS, ABAIKAN KEBIJAKAN ?

PANGANDARANNEWS.COM-Kebijakan diberlakukannya kegiatan belajar mengajar secara tatap muka saat pandemi covid19 di Kabupaten Pangandaran, karena masuk pada katagori aman walau belajar tatap muka ini hanya dilaksanakan dua kali dalam seminggu dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Namun sayang, kebijakan ini tidak sepenuhnya dilaksanakan para pendidik, walau ada keharusan untuk para guru tetap masuk tiap hari, tapi terkesan para pengajar ini mengabaikan program ini.

Seperti yang terjadi di SDN 2 cimerak, beberapa warga mempertanyakan hal ini pasalnya seperti yang terjadi pada beberapa hari lalu (6/10), Kepala sekolah dan seluruh guru pengajar tidak ada di sekolah. 

Seperti disampaikan penjaga sekolah, Oyo, mengatakan, hari ini (selasa 6/10-red) ia tidak melihat kepala sekolah serta guru  di sekolah.

"Sejak pagi tidak seorang guru pun yang datang, “ungkapnya. (6/10)

Ketika hal ini dikonfirmasi ke Ketua Korwil Cimerak, Suhma, S.Pd, M.Pd, menyampaikan, pohaknya mengatakan tidak tahu hal tersebut.

"Jika memang demikian, jelas itu salah karena walau pelaksanaan belajar tatap muka dengan siswa hanya 2 kali seminggu namun kepala sekolah dan guru tetap wajib masuk tiap hari, “terangnya. ungkapnya.

Sayang saat PNews mencoba untuk konfirmasi hal ini pada Kepala SDN 2 cimerak, Atik Warsita, ia begitu sulit ditemui dan terkesan menghindar. (AGE)


GOTONGROYONG TIM TMMD KE 109 KODIM 0612 TASIKMALAYA DAN WARGA MEKARSARI BUKTI KEMANUNGGALAN TNI DAN RAKYAT

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sudah hampir tiga pekan ini Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 Kodim 0612 Tasikmalaya yang dilaksanakan di Desa Mekarsari Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya, berbagai Infrastruktur yang dikerjakan pun sudah mencapai hampir 80%. Seperti perbaikan jalan, jembatan serta Rumah Tidak layak Huni (Rutilahu) terus dikerjakan Satgas TMMD ke 109 Kodim 0612 Tasikmalaya bersama warga, sehingga sinergitas dan soliditas pun tampak terlihat dalam bergotong royong di setiap pekerjaan.  (9/10)

Ketika anggota satgas TMMD menarik alat berat, masyarakatpun tanpa harus dikomando langsung membantu untuk menarik alat berat tersebut.

Menurut salah seorag warga, Oin yang lebih akrab disapa bapa Olot, mengatakan, dengan kehadiran Satgas TMMD Kodim 0612 Tasikmalaya warga merasa senang dan bangga karena jalan disini mendapat perbaikan.

Oin mengatakan, kehadiran Satgas TMMD ke 109 dari kodim 0612 Tasikmalaya diharapkan dapat berlanjut di tahun – tahun berikutnya karena selain adanya pembangunan warga pun mengaku  merasa lebih dekat dengan TNI, karena sejatinya TNI merupakan anak kandung rakyat.

“Mudah-mudahan kebaikan yang sudah diberikan seluruh anggota TNI disini dibalas oleh Allah SWT, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


BPR CIPATUJAH JABAR PERSERODA, KEMBALI SALURKAN CSR KEPADA DUA WARGA DI KECAMATAN KARANGNUNGGAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-PT BPR Cipatujah Jabar Perseroda atau Bank CiJ kembali menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR), yang disalurkan ke warga di dua di kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya.

Penyerahan dana CSR sebesar Rp 17,5 juta untuk setiap warganya dilakukan langsung oleh direksi Bank CiJ dengan disaksikan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Karangnunggal, perwakilan pemdes, bertempat di Kantor Bank CiJ Cabang Bantarkalong.(6/10)

Salah satu perwakilan direksi Bank CiJ, Deni, mengatakan,untuk penyaluran dana CSR kali ini diberikan pada 2 orang warga Kecamatan Karangnunggal, atas nama Hadnan warga  Kampung Cimindi Rt 005/006 Desa Kujang dan Handi warga Cibungur Rt 008/004 Desa Sarimukti Kecamatan Karangnunggal, masing-masing menerima Rp 17,5 juta yang dipergunakan untuk membantu perbaikan rumah mereka yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

“Kami berharap bantuan yang telah mereka terima dapat bermanfaat sehingga rumahnya pun bisa lebih layak dihuni, ”kata Deni. harapnya. 

Sementara sala seorang penerima CSR, Handi, yang didampingi TKSK Kecamatan Karangnunggal  Jajang, usai menerima bantuan menyampaikan kegembiraannya serta ia pun mengaku sangat bersyukur karena bisa memperbaiki rumah keluarganya.

 “Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya pada pihak Bank CiJ, semoga  Bank CiJ usahanya makin sukses dan semakin maju,”ungkapnya. (ANWARWALUY0)


UNTUK SUKSESNYA PROGRAM KAMPUNG KB CULAMEGA DIPERLUKAN SINERGITAS SELURUH STAKEHOLDER

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Untuk memperkuat peranan komponen masyarakat dan instansi dalam mendukung program kampung KB di wilayah Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya, beberapa hari lalu dielar rapat kerja Kampung KB (Keluarga Berencana) dengan melibatkan seluruh stakeholder, seperti dari Dinas kesehatan dan pengendalian penduduk Kabupaten Tasikmalaya, Camat Culamega, kapolsek Bantarkalong, Koramil 1217/Bantarkalong, kepala desa, para kepala UPT, ketua dan pengurus kampung KB. (8/10)

Kepala Seksi Bina Jaminan Pelayanan KB dan Hak- Hak Reproduksi pada Dinas Kesehatan Dan Pengendalian Penduduk, Risi Riskadewi menjelaskan, keterlibatan seluruh komponen masyarakat dan instansi sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan capaian program kampung KB.

Dalam komposisi pengelola kampung KB, menurut Risi, harus terjadi sinergitas antara jajaran pengurus dengan pemerintah desa, instansi atau UPT yang ada di kecamatan Culamega, seperti puskesmas, BPP, KUA, tni-Polri, Pendidikan dan petugas penyuluh KB.

“Dengan sinergitas pengurus kampung KB dan seluruh stakeholder saya yakin akan mampu memberi dampak pada penguatan peran hingga tercapainya target dan tujuan dibentuknya kampung KB,” jelasnya.

Sementara Camat Culamega, Tubagus Aam Muharam SH, MSi didampingi PLKB Culamega Ipit Puspitasari dalam kesempatan yang sama menyampaikan, rapat kerja kampung KB menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk melakukan penguatan pelaksanaan program sekaligus evaluasi.

Karena dalam raker kali ini juga, kata Tubagus, dibahas terkait persiapan penilaian kampung sehat terbaik yang berasal dari Kampung sehat Desa Cipicung.

“Kami mengucapkan terimakasih keterlibatan semua instansi, pemdes dan masyarakat dalam membantu melaksanakan seluruh Kegiatan di seluruh kampung KB yang ada di kecamatan Culamega,”ujar Tubagus. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)



RIBUAN MAHASISWA DAN BURUH KOTA TASIK TURUN KE JALAN TOLAK UU CIPTA KERJA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Ribuan Mahasiswa yang bergabung dalam PMII Kota Tasikmalaya beserta Ormas  kaum buruh, hari kemarin (7/10) melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Kota Tasikmalaya untuk menolak keras pengesahan RUU Omnibuslaw. Aksi ini dipicu karena pengesahan UU Cipta Kerja dipercepat, yang semula dijadwalkan pada 8 oktober 2020, tapi kemudian di sahkan menjadi UU pada hari Senin 06 Oktober 2020 di tengah pandemi covid-19.

Menurut beberapa peserta demo, konon katanya, UU Cipta Kerja diharapkan akan mendorong pemulihan ekonomi nasional dan membawa Indonesia memasuki pada era baru perekonomian global untuk mewujudkan masyarakat yang makmur, sejahtera, dan berkeadilan.

Seperti diungkapkan Krodinator Lapangan (korlap) PMII, Muhaimin Abdul Basith, aksi ini sesuai dengan intruksi Ketua Umum Pengurus Besar PMII yang mengintruksikan PMII se-Indonesia untuk turun ke jalan melakukan aksi penolakan RUU Cipta Kerja.

“Aksi yang digelar ini akan terus dilakukan karena aksi ini tidak ada efek yang begitu luar biasa dari  DPR-RI dan kami sangat kecewa sekali.”ucapnya.

Sementara itu, Ketua PC PMII Kota Tasikmalaya, Pipin Hidayat menyampaikan, pengesahan undang-undang ini di tengah tengah penderitaan rakyat akibat pandemi covid-19 membuat publik bertanya-tanya tentang keberpihakan para wakil rakyat di daerah, Pemerintah, DPR-RI pada akyat.

Ipin juga menegaskan, aksi ini PMII tidak akan selesai hingga hari ini saja, karena akan terus dilakukan secara continue di Kota Tasikmalaya. 

“Karena ini merupakan hajat hidup dan peroalan sehingga sudah menjadi tanggungjawab kami untuk menyampaikannya ada pemerintah dan wakil kami di gedung DPR, “tegasnya.

Sementara di luar aksi demo, PMII juga membuka posko untuk menerima pengaduan dari buruh, masyarakat dan kaum miskin untuk melakukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi (MK), bertempat di Jalan Dr Soekardjo. (ANWARWALUYO)




UNTUK KENYAMANAN MASYARAKAT, KOMPLEK DADAHA KOTA TASIK AKAN DITATA ULANG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan, menurut UPTD Dadaha Kota Tasik, Didi, perlu diperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi higienitas masyarakat, seperti di area joging trek  harus steril, tidak mainan odong-odong, kendaran tidak boleh masuk area joging dan masyrakat juga harus punya kesadaran sendiri terkait semua ini.

Faktor yang pertama, kata Didi, akses sanitasi yang memadai, karena selama ini akses sanitasi ini  dan fasilitas juga belum adanya Penerangan Jalan umum (PJU) di area spor center joging trek sesuai dengan standard  kesehatan.

“Saat ini pengelolaan Dadaha masih  belum maksimal ditambah kesadaran masyarakat sendiri masih kurang, “kata didi.(6/10)

Hal lainnya, imbuh Didi, perilaku dan kebiasaan masyarakat itu sendiri tentang kebersihan, seperti membuang sampah sembarangan dan selalu cuci tangan.

Tak hanya itu, masih kata Didi, budaya atau kebiasaan masyarakat sekitar pasti akan berpengaruh pada kebiasaan dan perilaku yang diajarkan tiap individu, oleh karenanya jika bicara kebersiahan di Dadaha maka kesadaran masyarakat tentang kebersihan dan kesehatan pun harus dimulai dari masyarakat sendiri serta diperukan juga kerjasama dari berbagai sektor pemangku kebijakan pemegang regulasi dan campur tangan akademisi, pelaksana hingga masyarakat itu sendiri.

Walau menurutnya ia baru menjabat satu bulan, sekarang setiap hari jumat ada gerakan jumat bersih agar masyrakat yang datang ke kawasan Dadaha bisa nyaman dan betah, dan khusus di joging trek akan steril dari semua jenis kendaraan.  

“Tapi sebelum beres-beres di luar tentunya kami juga akan menata ke dalam dulu, diantaranya dengan meningkatkan sumber daya manusianya dulu, “tegasnya. (ANWARWALUYO)


WARGA BOJONGGAMBIR TAK BUTUH JANJI TAPI BUTUH BUKTI NYATA PEMBANGUNAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sejumlah warga Desa Campakasari Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya, mengaku kecewa karena beberapa ruas jalan di daerahnya hingga saat ini masih belum tersentuh perbaikan.

Seperti disampaikan salah seorang warga, Asep, ia mengaku sudah tidak percaya lagi dengan janji-janji para calon bupati-wakil bupati, karena janji tersebut tidak pernah dipenuhi dan terealisasikan.

“Dari dulu jika mau pilkada dalam kampanye para calon bupati termasuk wakil gubernur jabar, selalu mengatakan akan membangun jalan di daerah kami, tapi kenyataan semuanya bohong, “tegasnya.(6/10)

Untuk seluruh calon bupati-wakil bupati yang akan maju pada Pilkada serentak tahun ini, kata Asep, sebaiknya tidak usah mengumbar janji, karena ini akan melahirkan rasa ketidak percayaan masyarakat jika janji tersebut tidak ada buktinya.

“Semakin hari para calon dalam kampanyenya berjanji, sekarang masyarakat malah semakin tidak percaya, “imbuhnya. (ADE IDRIS)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN