MENJELANG PEMILUKADA 2020, KPU PANGANDARAN GANDENG MEDIA TINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT

PANGANDARANNEWS – Suksesnya penyelenggaraan pemilu tidak hanya karena terintergritasnya para peyelenggara, namun diperlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat termasuk media masa, karena peran para awak jurnalis ini sangat penting terutama untuk fungsi penyampaian informasi pada masyarakat.

Demikian disampaikan Ketua Komisioner KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, di depan tamuundangan dalam acara Rapat Koordinasi Peningkatan Partisipasi Masyarakat Melalui Pemberitaan di media, yang dilaksanakan di aula Kantor Sekretariat KPU Pangandaran.(1/3)

“Peran media bisa meningkatkan partisipasi pemilih pada penyelenggaraan pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran tanggal 23 september 2020 mendatang, “ujarnya.

Peran media massa baik cetak, elektronik maupun online, kata Muhtadin, merupakan alat informasi penting untuk sumber informasi yang dapat dipercaya masyarakat, karena ia sangat efektif untuk  sarana penyampaian infromasi setiap tahapan pilkada agar diketahui masyarakat luas, sehingga  dapat meningkatkan partisipasi pemilih.

Selin berperan penyampaikan informasi, imbuh Muhtadin, media massa juga juga dapat memberikan pendidikan politik yang baik pada masyarakat, sehingga dapat menggugah animo atau partisipasi untuk mnggunakan hak pilihnya.

Dan tentunya, imbuh Muhtadin, ia berharap media tetap konsisten menyebarkan informasi yang mendidik, mencerdaskan dan menggugah masyarakat menggunakan hak pilihnya pada pilkada tahun ini.

“Dan saya juga menilai, saat ini media massa di Pangandaran sudah melaksanakan tugas tersebut dengan baik, “pungkasnya. (PNews)

RAMBU DILARANG BERHENTI DI HZ MUSTOFA TASIK, BINGUNGKAN WARGA, SALAH PASANG ?

TASIKNEWS-Rambu lalu lintas biasanya hadir untuk memberikan petunjuk jalan bagi para masyarakat luas pengguna jalan, sehingga pengguna jalan pun diharapkan dapat selalu mematuhi peraturan lalu lintas agar selalu aman dan selamat saat berkendara.

Namun apa jadinya bila rambu yang terpampang justru membingungkan para pengguna jalan, jika rambu tersebut dipasang tidak pada tempat yang mudah dilihat, sehingga apa yang disampaikan dalam rambu itu bisa dimengerti.

Seperti diungkapkan salah seorang warga Kota Tasik, Muhtarom, ia merasa bingung melihat rambu lalu-lintas terpasang di tempat yang sulit untuk dilihat, karena posisinya berada di tempat yang relatif tinggi.

“Akibatnya, rambu dilarang berhenti itu sering dilanggar karena terlihat mobil angkutan pun bisa bebas bongkar muat barang, padahal di atasnya ada rambu dilarang berhenti, “ungkapnya.(29/2)

Menurut Muhtarom, tidak sedikit keberadaan rambu tersebut menjadi cibiran warga, pasalnya tanda dilarang berhenti itu lebih banyak tidak digubris oleh para pengendara.

“Saya jadi bingung, ini disengaja atau kesalahan petugas pemasangannya, “kata Muhtarom. (ANWARWALUYO)

KOMISI III DPRD PANGNDARAN GELAR RAKER DENGAN DINAS LINGKINGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN

PANGANDARANNEWS-Komisi III DPRD Kabupaten Pangandaran beberapa hari lalu menggelar rapat kerja dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk membahas progres penanggulangan IPAL tahun 2020.

Dalam rapat kerja tersebut, hadir pimpinan dan seluruh anggota Komisi III, antara lain, Ade Ruminah S.H an beberapa anggota, diantaranya Hj. Hesti Mulyati, S.Pd, Rd Tata Sutari.S.E, H.Elon Rusn, Haer. S.Pd.I, Alip Suhendi, S.IP. M.Si., Hamdi, H. Idi Supriadi, S.Pd,Cecep Nurhidayat S.Pd.I, juga dihadiri Sekretaris Dinas LHK, Kabid dan Kasubbid, bertempat di ruang rapat Komosi III DPRD Kabupaten Pangandaran, (27/02)

Selain meminta adanya percepatan program kerja yang dilakukan DLHK untuk memacu pelayanan pada masyarakat, pimpinan rapat, Hj. Hesti juga meminta agar Dinas LHK lebih efektif dan efisien dalam menggunakan anggaran.

"Kami juga meminta agar Dinas LHK melakuan koordinasi dan komunikasi antar stakeholder untuk penataan dan pengelolaan IPAL di Kabupaten Pangandaran serta melakukan perencanaan yang matang terkait pengelolaan sampah dan IPAL, " paparnya.

Hesti menambahkan, dengan anggaran yang terbatas, diharapkan DLHK bisa tetap mengoptimalkan pekerjaan sesuai kebutuhan pada skala prioritas yang dimasukan pada Rancangan Awal(ranwal).

Menanggapi keinginan para wakil rakyat ini, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran, menyampaikan beberapa laporan, diantaranya pengajuan di acc satu lokasi di pantai timur Pangandaran dan laporan perbaikan PT Pacipic Eastern Coconut Utama (Pecu), yang meminta permohonan perpanjangan perbaikan IPAL.

Kami juga melaporkan dasar permohonan terkait perbaikan ulang lantai dasar dan dinding bak IPAL nomer 1 dan 2 di PT Pecu tersebut yang mengalami keretakan sehingga harus dilakukan perbaikan ulang. “jelasnya. (AGE)

HARI INI PDI PERJUANGAN DPD JAWA BARAT SEREMPAK GELAR PENJARINGAN KETUA PAC

PANGANDARANNEWS-Hari ini (29/2) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Jawa Barat melakukan tahapan fit and proper test pada seluruh calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) di di seluruh Jawa Barat.

Seperti diungkapkan Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPD PDIP Jabar, Apriyanto Wijaya, fit and proper tes untuk menjaring calon Ketua PAC ini dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten-kota se-Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Pangandaran. Dan sesuai target, seluruh kepengurusan di tingkat kecamatan ini harus selesai pada 8 Maret 2020 mendatang.

“Dan hari ini kita masuk pada tahapan konsolidasi fit and proper test bagi calon Ketua PAC," ungkap Apriyanto, saat ditemui di Kantor DPC PDIP Kabupaten Pangandaran. (29/2)

Materi fit and proper test ini yang ditanyakan pada seluruh calon, kata Apriyanto, terkait wawasan kebangsaan, ideologi, tata kelola partai dan organisasi, karena materi ini rta kaitannya dengan wawasan yang akan menunjang mereka ketika terpilih menjadi Ketua PAC.

Dan mereka yang terpilih ini, menurutnya, tentu nantinya akan menjadi ujung tombak dalam pemenangan pada pemilu nanti.

“Apalagi saat ini Kabupaten Pangandaran akan melaksanakan Pilkada serentak pada 23 September 2020 mendatang, “ungkap Apriyanto.

Sementara Sekretaris DPC PDIP Pangandaran, Riki Zulfikri, menambahkan, ada 68 orang yang mendaftar dalam pencalonan Ketua PAC ini.

Dan nantinya, imbuh Riki, setelah tahap Fit and Proper test ini seluruh calon kemudian masuk tahap wawancara, yang hasilnya akan dikirim ke DPD untuk kemudian diputuskan siapa yang berhak menduduki jabatan Ketua PAC.

Riki juga mengatakan, seluruh calon yang terpilih menjadi Ketua PAC tentunya harus mampu menjadi ujung tombak kinerja partai dalam berbagai pemenangan, termasuk dalam pilkada tahun ini.

"Kami berharap, ke depan ketua PAC terpilih juga harus jadi ujung tombak dalam pemenangan PDI Perjuangan, baik di tingkat kabupaten, provinsi dan di tingkat nasional, “tegasnya. (PNews)

BENCANA TANAH LONGSOR DI CISAYONG TELAN SATU ORANG KORBAN JIWA

TASIK NEWS-Bencana Longsor yang terjadi hari kemarin sekitar pukul 05:30 Wib di Dusun Palasari RT 01/02 Desa Santanamekar Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya, sempat membuat viral pada pesan berantai melalui pesan singkat Whatsapp yang memperlihatkan longsoran tanah terbawa arus air banjir bandang.  (28/02)

Diduga longsoran tersebut karenahujan hari itu turun dengan intensitas tinggi yang mengguyur sehingga membuat pergerakan tanah yang labil dan mengakibatkan bencana longsor.

Menurut Kepala Desa Santanamekar, Ade Saepudin, dampak dari bencana tersebut tidak hanya membuat jalan yang menghubungkan antara dusun jadi terputus, tapi longsoran tanah pun menimpa sejumlah lahan pertanian milik warga pun ikut tertimbun, sehingga menimbulkan kerugian bagi para petani.

Ade mengatakan, bencana longsor ini juga telah menelan satu orangkorban jiwa, bernama Ajengan Didi (60).

“Diduga saat itu korban tengah membetulkan saluran air tepat di bawah tebing yang longsor” jelasnya

Saat bencana terjadi, warga hendak memulai aktivitas di kebun dan sawah, termasuk korban yang diduga sedang memperbaiki aliran air saat bencana terjadi.

“Ini memang musibah, dan tentu harus menjadi tanggungjawab semua dalam penangannya, “imbuhnya.

Sementara, setelah menerima informasi bencanan lonsor di Kecamatan Cisayong, Kapolres Kota Tasikmalaya, AKBP. Anom Karibianto, S.IK serta Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Inf. Imam Wicaksana, langsung meninjau ke lokasi bencana bersama pihak BPBD, Danramil 1207/Cisayong, Kapolsek Cisayong, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Muspika lainnya.

Dan berama aparat dan elawan lainnya, warga pun langsung bergotong-royong dan mensterilkan lokasi. (ANWARWALUYO)

NETRALITAS ASN, TNI DAN POLRI JADI BAHASAN PANWASLU PANGANDARAN PADA SOSIALISASI PENGAWASAN PARTISIPATIF PILKADA 2020

PANGANDARANNEWS-Pentingnya sikap netralitas seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri dalam pilkada benar-benar harus dijunjung tinggi, karena seluruh perangkat negara ini  sudah paham aturan yang dilaksankan dalam pengawasan pelaksanaannya nanti.

Demikian disampaikan Ketua Kordiv PHL Bawaslu Kab Pangandaran, Gaga Abdillah Sihab, dalam acara sosialisasi pengawasan partisipatif pada Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran Tahun 2020, Kepada ASN, TNI dan Polri, yang digelar di hotel Grand Aquarium Pangandaran.(28/2)

Dalam sosialisasi yang bertema "Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu" yang dihadiri  perwakilan TNI-Polri dan ASN di lingkup Pemkab Pangandaran, Gaga juga mengatakan, soasialisasi ini menjadi penting karena berdasarkan ketentuan Bawaslu Pangandaran,  harus menyelenggarakan sosialisasi ini, walau pun nanti ASN mempunai hak pilih tapi tetap harus bisa menjaga netralitasnya, begitu juga dengan TNI dan Polri walau pun tidak mempunyai hak pilih.

Tujuan sosialisasi ini,kata Gaga, untuk mendukung kelancaran jalannya pelakasanaan pilkada di  Pangandaran.

"ASN, TNI dan Polri sekarang akan semakin paham aturan yang nanti akan dilaksanakan dalam fungsi pengawasan jalannya pemilukada," ujarnya.

Hal senada dikatakan Ketua Bawaslu, Iwan Yudiawan, mengingat perlunya Bawaslu untuk menyikapi netralitas ASN, TNI dan Polri pada Pilkada yang akan diselenggarakan bulan september mendatang, karena Kabupaten Pangandaran memiliki katagori kerawanan tinggi.

Khususnya ASN, karena memiliki hak pilih tentunyaberpotensiterjadinya ketidaknetralan pada pelaksanaannya nanti.

"Dan itu akan merugikan ASN sendiri, sehingga kami menganggap penting untuk mengadakan acara sosialisasi ini,"ucap Iwan. (PNews)

BINGKISAN AWAL TAHUN, PANGANDARAN RAIH PREDIKAT 2 KABUPATEN TERBAIK SE-JAWA BARAT

PANGANDARANNEWS-Melalui seleksi dan penilaian tahap I dan II dari tim penilai independen (akademisi) dan Bappeda Jawa Barat, akhirnya Kabupaten Pangandaran berhasil masuk pada predikat 2 besar dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2020, setelah urutan 1 diraih Kabupaten Garut dan urutan ketiga oleh Kabupaten Purwakarta.

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinta, yang saat ini masih berada di mekah untuk melaksanakan ibadah umroh,  dalam pesan WhatsAppya, menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh pihak, karena dengan tetap menjalin kebersamaan untuk fokus terus bekerja kini Pangandaran mulai diakui masyarakat Jawa Barat walau usia Pangandaran baru berjalan 7 tahun.

“Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya pada seluruh masyarakat Pangandaran, mudah-mudahan penghargaan ini bisa menjadi kebanggaan kita semua, “tulisnya.(27/2)

Jeje menambahkan, penghargaan ini juga menggambarkan bahwa proses pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran sudah benar daN berada pada relnya, sehingga ini diharapkan bisa menjadi motivasi ke depan untuk bekerja lebih baik lagi.

Proses pembangunan selama empat tahun ini dengan keinginan dan ekspektasi besar seluruh masyarakat , menurut Jeje, semua terus bekerja dan hanya bekerja tanpa berpikir untuk menjadi juara atau ingin mendapat penghargaan.

“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih untuk semuanya, mari kita terus bekerja dan berkarya untuk Pangandaran Hebat, “pungkasnya. (PNews)

DINAS PENDIDIKAN PANGANDARAN SIAP TERAPKAN MATA PELAJARAN PARIWISATA DI SEKOLAH

PANGANDARAN NEWS-Menjadi daerah wisata, Kabupaten Pangandaran tentunya harus memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berorientasi pada pengembangan dunia kepariwisataan. Tidak hanya para pelaku wisata saja, seluruh stake holder termasuk dunia pendidikan pun dituntut harus mampu berkontribusi.

Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharag Kabupaten Pangandaran, DR. H. M. Agus Nurdin, S.Pd., M.Pd, saat ditemui di ruang kerjanya.(27/2)

Agus mengatakan, usai berkunjung dan belajar di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Keoenddikan (P4TK), bisnis dan pariwisata tentang pendidikan berbasis pariwisata di sekolah, menurutnya, ini merupakan upaya kecil untuk ikut menyukseskan visi Kabupaten Pangandaran menjadi tujuan wisata dunia.

“Saat ini kami di Dinas Pendidikan sedang merancang penerapan mata pelajaran pariwisata untuk dimasukan pada mata pelajaran, “ungkapnya.

Mata pelajaran tersebut, kata Agus, untuk kelas 1, 2 dan 3 bisa terintergritas dengan mata pelajaran lain, sementara kelas 4,5 dan 6, bisa menjadi mata pelajaran tersendiri tentang pariwisata. Karena selain mata pelajaran pada umumnya, tinggal di daerah tujuan wisata, maka pola pendidikan yang diterapkan pada siswa pun harus bisa berorientasi pada pola pikir dan penerapan pemahaman pariwisata, dan itu harus dimulai sejak dari bangku sekolah. Dan ada 3 out put yang bis didapat dari penerapan pelajaran pada siswa, diantaranya pengetahuan (knowledge), kreativitas dan sikap (atitude).

Misalnya untuk anak SMP, siswa bisa diarahkan dengan menggunakan hand phone androidnya untuk memoto aktivitas wisatawan, beberapa lokasi wisata dan seterusnya.

“Sementara untuk tingkat SD kita bisa ajarkan dengan daya nalar anak se-usianya, “terang Agus.

Melalui pendidikan, masih kata Agus, sekolah bisa mengenalkan keanekaragaman potensi wisata,  bagaimana melestarikan dan mengembangkan potensi pariwisata sebagai kebanggaan daerah, karena salah satu usaha untuk melestarikan potensi wisata pada generasi yang akan datang, itu bisa dilakukan melalui mata pelajaran, melalui pengembangan kurikulum muatan lokal yang akan  lewat pengenalan, pelestarian dan pengembangkan potensi wisata. Dan ini bisa dimulai melalui mata pelajaran, termasuk dari sejak pendidikan dasar, karena pendidikan itu tidak hanya sampai tingkat tahu, tapi hingga pada pemahaman dan kesadaran. Dan mata pelaaran pariwisata itu perlu pendidikan yang holistik yang memenuhi sistem belajar tidak hanya di kelas, tetapi juga di luar kelas.

“Saat ini kami masih menggodok metoda dan cara penerapan pelajaran pariwiata ini sekaligus mempersiapkan SDM pendidiknya. ““kata Agus lagi. (PNews)

PEMKAB PANGANDARAN SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN LONGSOR DI KEC. MANGUNJAYA

PANGANDARANNEWS-Hujan deras yang mengguyur sore hari wilayah Pangandaran hari rabu (26/02), mengakibatkan tanah longsor menimpa 3 rumah di  Rt 23 Rw 04 Dusun Gimbal Desa Mangunjaya kecamatan mangunjaya,

Material longsoran dari tebing di belakang rumah setebal 20 centimeter tersebut hingga menutup permukaan lantai  dan sebagian belakang rumah bahkan nyaris ambruk, sehingga warga yang terkena musibah pun harus mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman.

Menurut salah seorang korban, Mutmainnah (23), ia sekarang kini harus mengungsi ke rumah kerabatnya karena rumahnya untuk sementara tidak bisa dihuni.

Sementara Kepala Bidang Sosial di DInas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dewi Sundari, saat meninjau lokasi longsor sekaligus menyerahkan bantuan sembako terhadap korban terdampak longsoran tebing tersebut, menghimbau agar masyarakat selalu waspada karena intensitas hujan pada bulan ini cukup tinggi, terlebih masyarakat yang ada di dekat tebing yang berpotensi longsor.

“Masyarakat  untuk sementara segera mengungsi bila kontur tanah di sekitar rumah tidak lagi mampuh menahan derasnya air, “tegasnya. (Tn)



SAT NARKOBA POLRES BANJAR TANGKAP PENGEDAR NARKOBA LINTAS PROPINSI

BANJARNEWS –Satuan Narkoba Polres Banjar berhasil menangkap empat orang pengedar narkoba golongan 1 di dua lokasi yang berbeda, tiga pelaku berinisial Jo (20), Ad (21) seorang pengguna, Yo (23) pengedar ditangkap di wilayah Langensari, tanggal 26 pebruri 2020. Sedangkan seorang pelaku lagi berinisial Iw (40) warga Padaherang Kabupaten Pangandaran berhasil ditangkap di wilayah perbatasan Banjar-Ciamis, Batulawang Kecamatan Pataruman, pada 11 Februari 2020.

Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K, di dampingi Kasat Res Narkoba, AKP Usep Supian, kepada awak media mengatakan, informasi kasus ini berawal dari informasi masyarakat dan langsung ditanggapi Tim Satuan Res Narkoba.

"Setelah kami mendapat laporan dari masyarakat, kami pun bergerak cepat untuk menangkap para pelaku, “Kata Yulian, dalam konferensi pers di aula Mapolres Banjar. (27/02)

Yulian  mengatakan, komplotan pengedar narkoba jenis tembakau gorila ini sangat berbahaya  karena bisa menimbulkan fatalitas bagi penggunanya.

Dalam penangkapan ini, kata Yulian, polisi juga berhsil menyita barang bukti, diantaranya  tembakau gorila 200 gram, uang transaksi dan alat-alat komunikasi yang digunakan pelaku.

“Pelau bisa dipidana dengan dikenakan pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 111 Ayat 1 dan atau Pasal 127 Ayat 1 huruf a undang-undang nomer 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara. “jelas Yulian. (TITO)

DITERJANG ANGIN KECANG SAAT HUJAN LEBAT, SATU RUMAH DI PERUM BALOKANG PERMAI BANJAR AMBRUK

BANJARNEWS-Hujan deras disertai angin kencang yang terus mengguyur wilayah Kota Banjar dan sekitarnya, mengakibatkan sebuah rumah di blok A2 Nomor 16 Perum Balokang Permai
milik Eti Rohaeti (40), ambrruk dan rusak berat pada bagian dinding kamar dan atap.(26/2)

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Kuslan, setelah menerima laporan kejadian tersebut pun pihaknya pun langsung menuju lokasi walau saat itu cuaca masih diguyur hujan lebat disertai angin kencang.

"Kebetulan saat kejadian kami sedang patroli setelah evakuasi pohon tumbang di desa Sukamukti, jadi saat merima laporan, kami langsung ke lokasi dan melakukan pertolongan dan penanganan bersama aparat TNI, Polri, Tagana, Karang Taruna dan Pol PP," ujarnya.

Sementara menurut salaseorang warga di sekitar lokasi kejadian, Sudewo (35), membenarkan,
 ambruknya atap dan rumah milik Eti  ini akibat terjangan angin kencang.

Salah seorang Bina Desa (Pol-PP)Desa Balokang. Tedi menambahkan, walau tidak menimbulkan korban jiwa, diperkirakan akibat kejadian ini korban  mengalami kerugian materil sekitar puluhan juta.

“Untuk sementara korban beserta keluarga diungsikan ke rumah tetangga yang lebih aman, sementara material bekas rerutuhan akan dibersihkan  besok pagi," ujar Tedi. (TITO)

PEMKAB TASIK LUNCURKAN SIGESIT 119 UNTUK LAYANAN KESEHATAN GAWAT DARURAT

TASIKNEWS-Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, beberapa hari lalu (20/2) meluncurkan meluncurkan layanan gawat darurat untuk masyarakat melalui program Sigesit 119 yang dikelola Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP).

Demikian dikatakan Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto, dalam sambutannya pada acara peluncuran tersebut di halaman kantor Pemkab Tasikmalaya.(26/2)

Ade mengatakan, Pemkab Tasik memiliki 40 Puskesmas yang tersebar di 39 kecamatan. Dan dDalam program Sigesit ini, pemda juga menempatkan mobil ambulance di 4 titik tempat pelayanan keselamatan terpadu/Public safety center  yang dipusatkan di  Kecamatan Singaparna, Ciawi, Cikatomas dan Kecamatan Cipatujah.

“Dari tiap titik tersebut mencakup 10 Puskemas, “terang Ade.

Ade menambahkan, Sigesit 119 merupakan call center bebas pulsa khusus pengguna operator seluler telkomsel dan berbayar untuk operator lainnya.

Melalui nomor itu, kata Ade, pasien hanya dituntut mengutarakan keluhan atau sakit yang dialaminya, dan Tim Sigesit 119 pun segera mengolah serta menindaklanjuti.

“Pelayanan call center Sigesit 119 siap siaga selama 24 jam, dan pelayanan kedaruratan in dilakukan di  Tempat Kejadian Perkara, “imbuhnya. (ANWARWALUYO-ENDAH)

KHAWATIR MENIMPA PENGGUNA JALAN, WARGA BERHARAP BILLBOAR GAPURA PERBATASAN TASIK-GARUT SEGERA DIPERBAIKI

TASIKNEWS-Warga masyarakat yang ada di sekitar perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Garut, tepat warga Desa Tenjowaringin Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya, merasa khawatir pasalnya pasalnya billboar yang menempel di gapura perbatasan tersebut kondisinya sudah rusak dan tidak terurus. Warga was-was jika sewaktu-waktu papan reklame tersebut jatuh menimpa pengguna jalan.

Seperti diungkapkan salah seorang warga, Irsyad, pihak terkait sebaiknya segera melakukan perbaikan, apalagi saat ini sering terjadi angin kencang.

“Bukan tidak mungkin papan yang terbuat dari plat itu akan terpental tertiup angin, “ungkpnya.(25/2)
Menurutnya, sebaiknya segera diperbaiki sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi dan sebelum ada korban.

“Karena jika plat itu jatuh dikhawatirkan akan menimpa pengguna jalan, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)

HINGGA SAAT INI WARGA MASIH BERHARAP, JALAN LINTAS KECAMATAN PANCATENGAH-KALAPAGENEP SEGERA DIPERBAIKI

TASIKNEWS-Masarakat Desa Margaluyu Kecamatan Pancatengah Tasikmalaya, hingga saat ini hanya bisa berharap dan berdoa melihat keadaan jalan di daerahnya yang sudah memprihatinkan. Tidak jarang  kecelakaan menimpa siswa sekolah terjatuh saat kendaraan yang ditumpanginya terpeleset karena jalanan lecet dan berlumpur.

Seperti dikatakan ketua organisasi Masyarakat (Ormas) GMBI, Adeng Mutakin, kondisi jalan seperti kubangan kerbau ini sudah lama belum ada perhatian dari pemerintah, dan masyarakat setempat pun hanya bisa memperbaiki sekedarnya saja.

“Kami khawatir anak-anak yang akan berangkat sekolah jadi terhambat, “ungkapnya. (25/2)

Dikatakan Adeng, masyarakat sudah terlalu sabar menunggu janji-janji untuk segera diperbaiki, karena hingga saat ini pemerintah terkesan tutup mata dan telinga.

Senada dikatakan sopir truk angkutan, Amran, ia mengaku sangat kecewa lantaran sepertinya tidak ada perhatian dan upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kondisi jalan yang sekarang sudah tidak irip jalan lagi. Karena akibat kondisi jalan rusak ini, di beberap titik sering terjadi kecelakaan sehingga otomatis menghambat laju perekonomian masyarakat.

Kekecewaan yang sama juga disampaikan warga lainnya, Riska, selama ini warga upaya yangdilakukan warga, menurut Riska, secara swadaya menimbun lubang menggunakan tanah dengan alat seadanya.

“Ini kan ruas jalan nasional, kok masyarakat yang diberatkan untuk perbaikan. Kalau swadaya kita, paling cuma sanggup timbun pakai bahan dan alat seadanya,”ujar warga

Riska juga berharap media gencar memberitakan kondisi jalan di daerahnya, sehingga keinginan masyarakat pada pemerintah pun akan cepat tersampaikan.

“Apa pun ceritanya, kami masih tetap berharap suatu saat jalan ini cepat diperbaiki, “tegasnya. (ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN