Sehari Jelang Ditutup, Dadang Okta Daptarkan Ikut Penjaringan Bacalon Bupati Pangandaran Ke DPC PDIP


PANGANDARANNEWS.COM
- Ratusan massa pendukung  siang tadi ikut mengantar H. Dadang Solihat (Dadang Okta) ke Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan di Desa Cibenda Kecamatan Parigi, ingin menyaksikan langsung pendaptaran bakal calon (bacalon) Bupati wakil Bupati Kabupaten Pangandaran.

Selain menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, Dadang Okta yang tinggal di Kecamatan Parigi juga dikenal sebagai pengusaha sukses di bisnis properti.

Usai melakukan pendaptaran yang diterima langsung Ketua DPC PDI perjuangan Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata, kepada sejumlah awak media ia mengatakan pencalonan dirinya tentunya ini merupakan wujud kepedulian serta ingin ikut memajukan Kabupaten Pangandaran.

Menurutnya, dengan beberapa konsep khususnya pada sektor pariwisata yang harus meningkatkan daya saing agar dunia pariwisata di Pangandaran bisa lebih baik juga bisa lebih bagus baik baik dari segi fisik maupun sumber daya manusia (SDM) sehingga kunjungan wisata pun akan terus meningkat.

"Yang pada gilirannya dari meningkatnya jumlah kunjungan tersebut tentu akan berdampak langsung pada peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.(19/04)

Disoal ia yang saat ini masih menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), Dadang mengatakan  bahwa dirinya saat ini sudah tidak menjadi ASN lagi setelah dirinya mengajukan permohonan pensiun dini.

Dan terhitung mulai tanggal 1 Mei 2024 mendatang, kata Dadang ia sudah bukan ASN aktif lagi.

"Dan karena bulan ini sudah pertengahan, maka saya sudah boleh tidak masuk kerja," jelasnya.

Masih di tempat yang sama  Sekretaris DPC PDIP Pangandaran Riki menuturkan, hari ini masih dalam tahap proses penjaringan dan proses selanjutnya DPC pun akan berkordinasi dengan Dewan Pimpnan Daerah (DPD) PDIP Jawa Barat.

Ia mengatakan, menjelang esok hari terakhir sesuai waktu yang ditetakan DPD, hingga hari ini sudah 8 orang yang mendaptarkan diri ke DPC PDIP untuk penjaringan bacalon Bupati Wakil-Bupati Pangandaran.

"Dan pada hari minggu lusa berkas semua calon ini akan kami diserahkan ke DPD," terangnya. (Tn)

Nana Suryana, Jadi Orang Pertama Maju Jadi Bacalon Wali Kota Banjar Melalui PDI Perjuangan


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
- Tiga Bakal Calon (Bacalon) Wali dan Wakil Wali  Kota Banjar Jawa Barat, hari ini mengambil formulir pendaftaran di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Banjar. (19/04)

Seperti disampaikan Sekretaris Tim Penjaringan DPC PDI Perjuangan Kota Banjar, Asep kata Sekretaris tim penjaringan,Asep Hidayat Jum'at. Banjar pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) sudah ada tiga bakal calon Wali Kota, dua diantaranya sudah mengambil formulir pendaftaran dan Satu sudah mendaptar atas nama H. Nana Suryana.

"Satu diantaranya sudah mendaptar atas nama Nana Suryana sementara dua diantaranya baru mengambil formulir pendaftaran dan benlum mendaptar, nanti kalau sudah mengembalikan formulir baru dikatakan sudah mendaptar," terang Asep.

Kedua Bacalon yang datang ke sekretariat PDI Perjuangan Kota Banjar yang sudah mengambil formulir ini diantaranya H Dimyati dan Suryanati (Comeng), saat pengambilan formulir kedua bacalon hadir langsung tanpa mewakilkan ke tim pemenangannya.

H Nana Suryana yang sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Kota Banjar dan mantan Wali Kota Banjar pun tampak hadir di sekertariat sekitar pukul 9 .00 WIB serta turut mengawal tim pemenagannya, dan tercatat merupakan bacalon pertama yang mendaftar kan melalui partai yang berlambangkan banteng moncong putih.

"Sebelumnya tanggal 16 April 2024 Nana mengambil formulir pendaftaran di panitia penjaringan partai PDI Perjuangan kota Banjar," imbuhnya. (tito)

Rusaknya Infrastruktur Jalan Di Cikatomas-Salopa Tasikmalaya Tuai Keluhan Dan Kekesalan Warga


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Kerusakan infrastruktru jalan di Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya menuai keluhan dan kekesalan warga, karena Cikatomas - Salopa ini merupakan sarana vital untuk kegiatan sehari-hari.

Selain rawan kecelakaan akibat rusakan jalan yang penuh lobang ini kerap menimbulkan kemacetan karena antrian kendaraan panjang yang harus melambatkan laju kendaraan, apalagi ditambah kendaraan truk dengan muatan kayu yang harus berjalan dengan lambat

Rusaknya kondisi jalan ini pun tentu menjadi perbincangan di media sosial (medsos), seperti yang dilakukan salah seorang warga Cikatomas Salopa menulis bender “terima kasih pa bupati membiarkan jalan rusak”.

Salah seorang Warga Cikatomas Salopa Arif, mengatakan, saat ini warga Cikaltomas sedang nikmati jalan berlubang serta mempertanyakan Bupati Tasikmalaya kemana aja sehingga jalan rusak parah pun terkesan dibiarkan .

“Padahal Wakil Bupati Tasikmalaya berasal dari Pancatenggah, jadi apa idak kelihatan atau pura-pura tidak melihat,”ucapnya.(17/04)

Apalagi jika malam hari dengan penerangan jalan yang minim, menurut Arif, membuat para pengendara khususnya roda dua masuk ke dalam lobang besar hingga terjatuh.

Arif berharap pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya bisa segera memperbaiki jalan yang sudah mengalami kerusakan ini, dan penerangan jalannya. (anwarwaluyo)


Menakar Dahsyatnya Efek Ekonomi Dari Sektor Pariwisata Di Kabupaten Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Dampak positif dari pariwisata memang sangat luar biasa, salah satunya perputaran uang selama libur Lebaran 2024 selama 5 hari di Kabupaten Pangandaran sangat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, membludaknya wisatawan yang berlibur ke Pangandaran saat libur Idul Fitri terjadi sekitar H+1 hingga H+5 sangat dirasakan langsung para pelaku usaha wisata, dan tentunya uang yang berputar dan diterima masyarakat pun sangat besar.

“Dan ini tentu menjadi salah dorongan lajunya perekonomian di Kabupaten Pangandaran,” ucap Jeje.(17/04)

Bebrapa pelaku usaha wisata, hotel, restoran, pedagang, tour guide serta pegiat pariwisata lainnya sangat merasakan efek ekonomi ini, bahkan untuk perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD)  . sampai hari Selasa tanggal 16 april lalu di weekday dari obyek Pantai Pangandaran saja sudah mencapai Rp 280 juta.

“Selama libur Lebaran tahun ini PAD dari sektor pariwisata mencapai Rp 4 miliar lebih, dan saya perkirakan bisa sampai Rp 6 miliar," ujarnya.

Ia mengatakan, tingginya jumlah kunjungan ke Pangandaran per hari Rabu tanggal 17 april 2024  ini target kunjungan sampai April 2024 sudah 38%.

 "Hari ini saja sudah 38% mungkin dua hari kedepan sudah 40%, dan masih ada 4 bulan lagi untuk target PAD wisata tahun ini," ucapnya.

Ia perkiraan perputaran uang ini bisa dihitung dari hasil PAD selama libur Lebaran mencapai Rp 5 miliar, dan jika seorang pengunjung “menjajankan” uangnya sebesar Rp 100 ribu berarti Rp 5 miliar kali 20 saja sudah Rp 100 miliar uang berputar di Pangandaran dari sektor pariwisata.

Namun Jeje menyebut hitungan perputaran uang ini bisa lebih dari Rp 100 miliar, karena ditambah dengan yang diteriam para pengusaha hotel penginapan.

“Mungkin lebih dari Rp 200 miliar uang berputar dalam seminggu kemarin," imbuhnya.

Dengan kondisi, maka Jeje mengatakan tak heran jika pertumbuhan ekonomi Pangandaran menempati posisi ketujuh se-Jawa Barat karena ada sektor wisata, itu yang paling penting disamping belanja daerah.

“Sektor pariwisata ini benar-benar memberikan efek yang luar biasa, khusus pada tiga momen libur panjang dalam setahun, tahun baru, libur Lebaran atau liburan sekolah dan menjelang Tahun Baru atau Natal," ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari mengatakan, kunjungan ke Objek Wisata Pangandaran selama liburan Idul Fitri pada H+1 hingga H+3 mencapai 159.125 pengunjung, dengan rincian pengunjung Pantai Pangandaran 101.338, Pantai Batukaras 22.514 pengunjung, 13.660 pengunjung, 4.998 pengunjung, Green Canyon 2.211 pengunjung dan Pantai Madasari 14.404 pengunjung.

"Saat ini pantai Pangandaran dan Batukaras masih menjadi tujuan utama para wisatawan,”jelasnya.

Sementara untuk data pengunjung harian ke objek wisata Pangandaran pada H-1 sampai H+6 libur Lebaran, ia mengatyakan, kunjungan wisatawan ke Pangandaran mencapai 250.316 pengunjung. Namun jumlah hariannya menurun dari tahun 2023, dengan jumlah kunjungan 491.884 wisatawan dalam enam hari. 

“Tapi ini tidak bisa jadi perbandingan  karena tahun lalu tiketnya masih per kendaraan," jelasnya.(hiek)


Akibat Terkendala Macet, Selama Libur Lebaran Sampah di Pantai Pangandaran Capai 31 Ton Per Hari


PANGANDARANNEWS.COM
- Usai libur lebaran berakhir, sampah tampak masih terlihat menumpuk di bebrapa sudut di kawasan Objek Wisata Pantai Pangandaran.

Seperti disampaikan salah seorang wisatawan asal Bandung, Ani Sumarni (34), tumpukan sampah plastik yang menumpuk ini sangat mengganggu suasana sehingga mengurangi keindahan pemandangan. 

“Selain tak indah dipandang mata, tumpukan sampah ini juga menimbulkan bau tak sedap,”ungkapnya.(14/04)

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Limbah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran Wagiso mengaku, tumpukan sampah ini ada sejak H+1 lebaran Idul Fitri hingga mencapai 190 ton.

“Tumpukan sampah ini mencapai 31 ton per harinya, itu dihitung sejak H+1 libur lebaran,” terangnya.

Ia menyebut, saat ini tumpukan sampah yang didominasi sampah bekas minuman, makanan dan kelapa muda memang masih banyak terutama di kawasan obyek wisata Pantai barat dan timur Pangandaran.

Ia juga mengatakan, kendala pengangkutan sampah dari objek wisata karena kawasan wisata dipenuhi pengunjung serta macetnya kendaraan sehingga akses untuk mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) pun jadi tersendat. 

“Armada kami mengalami kesulitan untuk mengangkut sampah dari lokasi pantai, ditambah kami juga belum punya beko untuk pengerukan sampah,” ucapnya.(hiek)


Ikuti Penjaringan PDI Perjuangan, Ujang Endin Indrawan Siap Maju Di Pilkada Kabupaten Pangandaran 2024


PANGANDARANNEWS.COM
– Usai menggelar silaturahmi dengan keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Polri (FKPPI) Kabupaten Pangandaran di Sagati Pangandaran, Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan resmi mendaftarkan diri menjadi bakal calon (bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran dalam penjaringan yang digelar sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran. (17/04)

Ujang Endin Indrawan yang mendaftarkan dirinya di hari sekitar pukul 13.30 WIB yang didampingi para pendukungnya pun langsung disambut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata beserta jajarannya.

Di depan sejumlah awak media yang meliput dan yang hadir, ia menyatakan siap maju di Pilkada 2024 sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran dari PDI Perjuangan dan siap mengikuti apa yang sudah digariskan PDI Perjuangan dalam proses pencalonannya. 

“Saya ikut Pilkada ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai masyarakat Pangandaran dan sebagai kader PDI Perjuangan,” ungkapnya.

Ujang Endin menyebut pengalaman dalam birokrasi dan menjadi wakil bupati menjadi salah satu alasan keikutsertaannya dalam penjaringan bacalon Bupati Pangandaran, sehingga ia mengaku mempunyai konsep dan gagasan untuk membangun pangandaran kedepan.

Sementara alasan lainnya, imbuhnya, pembangunan Pangandaran ke depan sangat berat sehingga perlu figur pemimpin yang mempunyai kemampuan, pengalaman, integritas dan moralitas yang baik.

“Itu alasan saya siap maju di kontestasi Pilkada tahun 2024 di Kabupaten Pangandaran,” tegasnya.

Seperti diketahui, selain Ujang Endin Indrawan, sebelumnya sekretariat DPC PDI Perjuangan Pangandaran pun beberapa bacalon yang akan ikut pada penjaringan DPC PDI Perjuangan yang memperoleh 40% kursi DPRD atau 16 dari 40 kursi DPRD Kabupaten Pangandaran.(hiek)


Usai Dipasang Pembatas, Warga Merasa Nyaman Lakukan Jogging Di Dadaha Kota Tasik


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Untuk kenyamanan masyarakat yang berolahraga di area jogging track di kawasan Sport Center Dadaha Kota Tasikmalaya, pihak pengelola kini memasang pagar pembatas sehingga baik kendaraan roda dua atau pun empat tidak bisa memasuki jalur ini.

Warga pun merasa senang, pasalnya sebelum dipasang pagar pembatas ini laju kendaraan di jalur jogging track kerap mengganggu aktivitas sejumlah warga saat berolahraga.

Seperti disampaikan salah seorang warga Kota Tasikmalaya, Dedi (37), kini ia mengaku merasa nyaman karena saat olahraga tak lagi harus berhati-hati akibat sejumlah kendaraan yang melintas di jalur jogging.

"Bagus sekali, sekarang kami benar-benar merasa nyaman," ungkapnya.(15/04)

Namun tak hanya pembatas jalan Dedi juga berharap pihak pengelola Pemkot Tasikmalaya memasang lampu penerarangan jalan, karena selain menambah suasana indah juga tidak terkesan menyeramkan karena kondisinya gelap.

"Di Dadaha, khususnya jogging track ini selain jadi tempat olahraga juga sudah menjadi ruang publik yang digemari masyarakat," ucap Dedi.

Sementara saat dikonfirmasi, Kepala UPTD Dadaha tidak ada di tempat, karena masih libur / cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.(anwarwaluyo)

Nikmati Libur Lebaran, Pengunjung Padati OW Pantai Padabumi Cimanuk


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Obyek wisata

(OW) Padabumi yang berlokasi di Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, tampak padat dipenuhi oleh pengunjung yang berlibur memanfaatkan moment liburan Hari Raya Idul Fitri.(14/04)

Obyek wisata Padabumi merupakan salah satu kawasan wisata pantai di Tasikmalaya Selatan yang menyuguhkan panorama pantai dengan hembusan angin laut dan pohon-pohon rindang yang tumbuh di sepanjang pantai, sehingga tak heran banyak wisatawan yang betah berlama-lama duduk di pantai.

Seperti disampaikan salah seorang pengunjung asal Kota Tasikmalaya, Atep (34), ia yang datang bersama keluarganya mengaku merasa nyaman dan cocok berwisata ke Pantai Padabumi.

Menurutnya, pantai Pada Bumi bisa dijadikan alternatif mau pun tujuan utama wisata untuk keluarga. Keindahan alam pantai Padabumi pun tak kalah dengan obyek wisata pantai yang ada di tempat lain, sehingga tempat wisata ini sangat cocok terutama wisata keluarga.

"Di bawah pohon yang banyak tumbuh di tepi pantai bisa dijadikan tempat makan bersama atau botram dengan keluarga," ucapnya.

Sementara salah seorang perangkat Desa Cimanuk, Wili, mengatakan, ada sejumlah fasilitas penunjang pariwisata kini sudah dibangun, sepert WC umum, tempat bermain anak mandi bola dan menikmati sensasi keindahan pantai sambil naik odong-odong.

Wili juga berharap, ke depannya ada bantuan dari Pemkab Tasikmalaya untuk melengkapi sarana wisata agar wisatawan pun lebih nyaman saat berlibur ke pantai Padabumi.

"Saya yakin pembangunan sarana ini pun akan mampu menunjang kemajuan wisata Pantai Padabumi," ungkap Wili.

Saat ini, terang Wili, obyek wisata Padabumi masih dikelola oleh Pemdes Cimanuk dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang dibentuk oleh kepala desa.

"Saya berharap ke depannya ada rest area di kawasan ini," ujarnya.(anwarwaluyo)

Berkah Hari Raya Idul Fitri, Sejumlah Pedagang Bunga Di TPU Cinehel Diserbu Peziarah


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Waktu jelang hari raya Idul Fitri digunakan sebagian masyarakat untuk berziarah ke makam para kerabatnya di pemakaman umum, hal ini tentu membuat sejumlah pedagang bunga yang biasa berjualan di sekitar komplek pemakaman pun gembira karena omzet penjualannya meningkat.

Seperti disampaikan salah seorang pedagang bunga musiman di Taman Pemakaman Umum (TPU) Cinehel Tasikmalaya, Enung (35), setiap hari menjelang -7 hingga -1 atau pas hari lebaran ia bisa mengantongi keuntungan Rp300 ribu hingga Rp500 ribu.

"Pada hari menjelang lebaran biasanya banyak warga mudik dari luar Kota Tasik dan berziarah ke pemakaman Cinehel ini," ungkap Enung.(09/04)

Hal senada dikatakan oedagang lainnya, Sri, setiap bungkus yang berisi dua sampai tiga macam bunga dijual dengan harga Rp5 ribu dan untuk air mawar per botol dijual Rp10 ribu.

Ia mengaku bersyukur karena dengan datangnya hari raya idul Fitri bisa memberi berkah dengab mendapatkan penghasilan dari menjual bunga.

Tak hanya menjual bunga, kata Sri, menyapu di sekitar area pemakaman pun banyak penziarah yang memberi walau alakadarnya.

"Saya pun memang ikhlas melakukannya," ucapnya.

Berkah lebaran ini pun tak hanya dirasakan Enung dan Sri, pada hari lebaran pun setelah shalat sunat Idul Fitri kembali banyak warga datang ke TPU untuk berziarah. Dan moment ini tentunya membuat sejumlah pedagang makanan seperti baso, minuman dingin dan lainnya pun kebagian marema.(anwarwaluyo)


 

Ikut Calonkan Di Pilkada Pangandaran, Ujang Endin Segera Daptarkan Diri Ke DPC PDI Perjuangan


PANGANDARANNEWS.COM
- Walau penghelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) masih akan dilaksanakan sekitar 7 bulan kedepan, namun "aromanya" sudah tercium sejak sekarang.

Walau tampilannya dikemas dengan ucapan sambut ramadhan atau Idul Fitria tampak deretan baliho pun terpasang hampir di sepanjang jalan, namun beberapa warga pun sudah bisa menduga-duga pemasangan baliho oleh sejumlah politisi, tokoh masyarakat dan lainnya ini tentu ada kaitannya dengan jelang Pilkada.

Saat diminta komentarnya Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan yang digadang-gadang akan kembali maju pada Pilkada mendatang, menurutnya ia saat ini mungkin momen yang baik bagi sejumlah tokoh untuk sekedar menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H walau masyarakat pun sudah tahu arahnya kemana.

Disoal dirinya yang digadang-gadang akan  mencalonkan diri menjadi Bupati Pangandaran, ia membenarkan memang ia akan ikut berkontestasi pada Pilkada Pangandaran yang akan digelar bulan Nopember 2024 mendatang.

Ujang Endin mengatakan, sebagai warga sekaligus sebagai kader PDI Perjuangan ia mengaku merasa terpanggil untuk ikut membangun daerah kelahiran serta meneruskan apa yang sudah dilakukan Bupati Jeje Wiradinata.

Kemenangan dalam perolehan suara dan kursi DPRD yang diraih PDI Perjuangan, tentu ini menjadi modal utama karena ternyata masyarakat Pangandaran masih memberikan kepercayaan untuk terus melanjutkan tata kelola pemerintahan agar Pangandaran bisa melesat.

"Dan saya sebagai salah seorang kader PDI Perjuangan tentu harus bisa memberikan yang yerbaik untuk Pangandaran," ungkap Ujang Endin, saat ditemui PNews di rumahnya.(07/04)

Ia menyebut ucntuk maju dalam Pilkada Pangandaran tentu Ujang Endin pun akan mengikuti proses yang sudah digariskan partai, seperti mendaptarkan diri ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran, sama seperti bakal calon (balon) lainnya baik dari internal partai atau pun eksternal.

"Insaalloh mudah-mudahan tidak ada halangan apa pun, saya akan mendaptar diri menjadi balon Bupati Pangandaran tanggal 20 April 2024 mendatang," tegasnya. (hiek)

Sepinya Terminal Tasikmlaya Dampak Banyaknya Pol Bis ?


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Sejumlah pedagang di kawasan Terminal Induk Kota Tasikmalaya mengeluhkan sepinya dagangan mereka, pasalnya menjelang libur Hari Raya Idul Fitri kondisi terminal tersebut belum banyak dipadati penumpang akibat dari banyaknya bis yang menurunkan penumpang di luar terminal.

Sebut saja, pool Budiman, Primadona, Primajasa dan beberapa perusahaan bis lainnya yang lebih memilih pool sendiri ketimbang terminal untuk naik dan turun penumpang.

Menurut salah seorang pedagang, usahanya di terminal Tasik ini terasa kembang kempis karena pendapatan setiap harinya sangat minim sekali sehingga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga pun tidak mencukupi.

"Kenapa Pemkot Tasik terkesan kurang tagas dengan membiarkan bis-bis tidak menurun dan menaikan penumpangnya di terminal," ucapnya.

Saat musim marema jelang lebaran ini dia mengaku rata-rata hanya memperoleh sekitar Rp100 ribu per harinya, pendapatan ini sama seperti pada hari-hari biasa.

Ia menambahkan, karena terminalnya masih sepi maka pembelinya pun tidak banyak, dan ini diakibatkan karena penumpang lebih memilih turun di masing-masing pool bis menunggu jemputan keluarga.

Ia pun mengaku sekarang hanya bisa pasrah dengan kondisi ini, padahal kalau Pemkot Tasik mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan kendaraan umum masuk dan menurunkan penumpang di terminal mungkin para pedagang yang menempati kios-kios di terminal pun akan terbantu.

Saat dikonfirmasi, Kepala UPTD Terminal, Asep Nurudin mengatakan, keadaan ini mungkin karena penumpang sendiri merasa lebih nyaman untuk naik dan turun di pool.

Asep menyebut, Terminal Tasikmalaya merupakan terminal terbesar di Jawa Barat yang dibangun di atas lahan seluas 7.5 hektar. Jadi tak pengusaha angkutan masyarakat pun seharusnya menyadari bahwa Tasikmalaya mempunyai terminal terbesar di Jawa Barat yang bisa dimanfaakan masyarakat pada sektor angkutan umum jalan raya sehingga terminal pun bisa lebih hidup lagi.

"Dan dengan sendirinya para pedagang pun akan ikut kecipratan dampaknya," kata Asep. (anwarwaluyo)

Jeje Menyebut, Bupati-Wakil Bupati Pangandaran Yang Akan Datang Harus Kreatif

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata

PANGANDARANNEWS.COM
- Fondasi pembangunan daerah sudah hampir selesai, sehingga ke depannya akan agak ringan untuk meneruskannya.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, saat menghadiri acara buka puasa bersama sejumlah awak media, bertempat di Rumah Makan Mina Famili di kawasan Kampung Turis pantai Pamugaran.(06/04)

Artinya, kata Jeje, siapa pun nanti yang akan menjadi Bupati Pangandaran harus kreatif untuk mencari apa saja yang masih kurang dan harus dikerjakan, sehingga Pangandaran Hebat pun bisa segera terwujud

"Hingga saat ini pembangunan infra struktur jalan sudah mencapai 91 persen lebih," ucapnya.

Jeje mengaku ia sengaja tidak menyelesaikannya hingga 100 persen, karena untuk memberi kesempatan pada Bupati-Wakil Bupati Pangandaran yang akan datang untuk menuntaskan sisa yang masih sekitar 9 persen tersebut.

Tak hanya itu, menurutnya sektor lainnya pun seperti pendidikan, penataan kawasan wisata, pembangunan Puskesmas sudah ada di tiap kecamatan. Dan mungkin yang tersisa hanya beberapa saja, salah satunya pembangunan Pasar Desa Pananjung.

"Dalam sektor pengentasan kemiskinan Kabupaten Pangandaran berhasil menurunkan hingga sekitar 7 persen dan menjadi ranking ketiga di Jawa Barat," akunya.

Bahkan Jeje menyebut, ia pernah diminta untuk menjadi pembicara di tingkat nasional terkait bagaimana mengatasi kemiskinan ini karena melihat keberhasilan Pemkab Pangandaran dalam menekan angka kemiskinan.

"Mungkin nanti ke depan akan ada yang menyanyikan lagu Rhoma Irama, kalau sudah tiada baru terasa," selorohnya.

Saat disoal siapa yang akan maju pada Pilkada Kabupaten Pangandaran dari PDI Perjuangan, Jeje yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran mengatakan, saat ini partainya membuka pendaftaran yang dibuka untuk siapa saja yang akan maju di Pilkada mendatang.

"Silahkan bagi siapa saja bisa mendaptar," tegasnya.(hiek)

Menyusuri Semerawutnya Pusat Perbelanjaan Di Kota Tasik


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Jelang hari raya idul Fitri 1445H tampak di kawasan perbelanjaan jalan HZ. Mustofa kota Tasikmalaya

mulai diserbu dan dipadati pengunjung. Hal ini tentunya membawa berkah tersendiri bagi pedagang pakaian musiman dan pedagang lainnya.

Pedagang pakaian musiman tersebut mulai berjejer di sepanjang jalan HZ Mustofa dengan membuka lapak dagangannya menggunakan tenda portable di bahu jalan, hingga sering terjadi kemacetan.

Tak hanya itu, trotoar yang diperuntukan para pejalan kaki pun tampak padat oleh lapak para pedagang akibatnya pejalan kaki pun terpaksa harus berjalan di tengah jalan, karena bahu jalan selain terimbas lapak pedagang juga dijadikan area parkir kendaraan.

Tak hanya HZ Mustofa, Jalan di jalan Pasar Wetan tak kalah semerawut oleh para pedgang pedagang yang memanfaatkan musim marema jelang lebaran.

Salah seorang pengunjung asal Ciamis, Rina (28) mengakui  penjualan pakaian saat jelang  lebaran, di pusat-pusat perbelanjaan kondisinya selalu seperti ini.

Rina menyayangkan karena tak hanya kondisi membuat semerawut Kota Tasik, tampak sampah-sampah pun berserakan di sepanjang trotoar yang seharusnya menjadi kawasan pejalan kaki.

"Kondisi ini tentu terkesan kurang tertib dan kurang indah dipandang mata," ungkap Rina.(05/04)

Rina pun berharap Pemkot Tasikmalaya bisa menata ketertiban para pedagang musiman ini, karena trotoar hak pejalan kaki pun turut "dirampas" pedagang.

"Beginilah kalau kesadaran  warga  tentang ketertiban kurang, ditambah tidak adanya ketegasan dari petugas," ucapnya. (anwarwaluyo)

IDA Camp #5 Pangandaran Bangkitkan Jiwa Kerelawanan Pemuda Indonesia


PANGANDARANNEWS.COM
- Kemah Adaptasi Bencana (IDA Camp) #5 tengah berlangsung di Masjid Besar Al-Istiqomah Pangandaran, acara ini dibuka pada Senin tanggal 1 April 2024 lalu ini dihadiri stakeholders dari berbagai Lembaga Tinggi Negara, Kementrian serta Badan dari level Nasional, Provinsi maupun Lokal Kabu Pangandaran.

Dalam kegiatan ini juga tampak hadir Menparekraf RI yang diwakili staf Ahli Menteri Parekraf Bidang Manajemen Krisis, Menteri Kesehatan RI, diwakili Kepala Pusat Krisis Kesehatan RI, Menteri ESDM RI, diwakili peneliti PVMBG - Badan Geologi RI, perwakilan Kapolri, Kepala BMKG RI, Pangdam III/Slw, Kapolda Jawa Barat, Kalak BPBD Jawa Barat dan Kakansar Jawa Barat yang diwakili serta Sekretaris Jenderal JATMAN Pusat, Dr. K.H. Mashudi, M.Ag.

Selain sejumlah institusi, hadir juga perwakilan dari Pondok Pesantren dan Masyarakat Adat, BPP HIPMI, IKAL Lemhanas Jawa Barat, Tagana Kab. Pangandaran, FKDM, PHRI, KOSAN, MMM, FUN, dan FTH.

Komandan Tim Gabungan Indonesia Disaster Adaptive (IDA), dr. Ahmad Nurahdi, kepada sejumah awak media menyampaikan, ia bersyukur atas dukungan yang datang dari multipihak dalam lingkup pentahelix yang urunan untuk mewujudkan IDA Camp.

Untuk mewujudkan terlaksananya kegiatan ini, sejak dilaksanakannya IDA Camp pertama detik hari ini, ia mengaku, para relawan tidak pernah menunggu turunnya anggaran dari pihak manapun untuk bisa melaksanakan kegiatan. IDA Camp terwujud.

Artinya, kata Nurahdi, kegiatan ini murni atas kesadaran dan kerelawanan berbagai pihak yang mendukung terwujudnya acara ini, apa yang dapat mereka sumbangkan untuk kesuksesan kegiatan IDA Camp ini seperti BNPB yang meminjamkan beragam infrastuktur kemah adaptasi, TNI yang memobilisasi peserta dan mensupport kepanitiaan lokal, Polri yang mempermudah dan mengawal dipenuhinya syarat-syarat perizinan, Kementrian dan Badan yang menyediakan narasumber, serta peserta dengan kerelawanannya dan Media, Akademisi serta Pengusaha yang menyumbangkan apa yang dimilikinya untuk turut meningkatkan kesadaran masyarakat agar dapat terus berprilaku adaptif dalam menghadapi berbagai ancaman bencana yang ada di sekelilingnya.

Ahmad menjelaskan, pihaknya merasa bahwa giat ini merupakan upaya Bangsa Indonesia, untuk beradaptasi dengan cara-cara baru dalam menyelesaikan ragam permasalahan yang melanda negeri ini, diantaranya yaitu masalah kesadaran Masyarakat untuk terus beradaptasi terhadap ancaman Bencana Alam.

Secara khusus, Nurahdi juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi Kodam III/Siliwangi, Korem 062/Tarumanagara, dan 4 Kodim yang sudah mengirimkan pesertanya yang dengan penuh kesabaran datang jauh-jauh ke Kabupaten Pangandaran.

Ia juga memberikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada untuk Dandim 0612/Tasikmalaya beserta jajarannya, Dandim 0613/Ciamis beserta jajarannya, yang tahun lalu mendapat predikat sebagai peserta terbaik serta tahun ini masih menunjukkan perilaku yang paling adaptif dan kooperatif.

"Juga kepada seluruh jajaran dan keluarga besarnya Kodim 0645/Pangandaran karena telah menjadi Tuan Rumah yang luar biasa serta mendukung sepenuhnya terselenggaranya IDA Camp #5 Pangandaran," ucap Nurahdi.

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN