RPJMD 2021-2026 Harus Selesai di Tahun 2024, Saat Ini Pemkab Pangandaran Terus Lakukan Terobosan

Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran
pangandarannews.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran saat ini terus mecari formulasi serta langkah-langkah konkrit untuk menyelesaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 5 tahun, 2021-2026, pasalnya RPJMD yang akan berakhir tahun 2026 ternyata harus selesai di tahun 2024.

Menurut Bupati Pangandaran yang ditemui PNews di ruang kerjanya, dalam Surat Keputusan (SK) pelantikan Bupati dan wakil Bupati Pangandaran terhitung untuk masa bakti 2021-2026, namun karena di tahun 2024 akan dilaksanakan Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, sehingga RPJMD 5 tahun ini harus tuntas dalam waktu kurang dari 3 tahun.

Secara normatif, kata bupati, untu menyelesaikan RPJMD 5 tahun ini hanya punya waktu di tahun 2021, 2022 dan tahu 2023. 

“Sementara seperti diketahui di tahun 2021 kemarin seluruh kabupaten-kota se-Indonesia tidak bisa berbuat banyak karena tahun itu semua harus fokus dalam penanganan pandemi covid-19, “jelas Jeje.(11/07)

Sebagai ilustrasi, katakanlah jika dalam satu tahun anggaran bisa mengintervensi perbaikan jalan sepanjang 100 kilo meter dikali dua tahun anggaran (2022-2023) menjadi 200 km, maka menurut Jeje, berapa akan kehilangan perbaikan jalan yang tidak bisa dilaksanakan di tahun 2024, 2025 dan tahun 2026 dalam masa jabatannya yang dipangkas, dan ini belum pada sektor-sektor pembangunan lainnya.

“Sekarang kami sedang berpikir bagaimana denga waktu yang kurang dari hanya 3 tahun ini kami  harus menyelesaikan RPJMD yang tergetnya 5 tahun hingga tahun 2026, tapi RPJMD ini tetap harus selesai, “tegas Jeje.

Jeje mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun langkah-langkah atau rencana khusus serta melakukan sejumlah terobosan agar RPJMD 5 tahun ini bisa tuntas dalam durasi kurang dari tiga tahun, dan tentu ini harus dilakukan dengan berbagai langkah-langkah, upaya serta kordinasi yang luar biasa.

Jeje mengaku pihaknya baru mengetahui di bulan april 2021 jika masa kepemimpinannya berakhir di tahun 2024, padahal dalam SK pelantikannya masa baktinya untuk 2021-2026. Sementara pada awal masa kepemimpinannya di tahu 2021, Kabupaten Pangandaran sama dengan kabupaten-kota lainnya terjadi stagnan karena saat itu memang semua harus fokus pada penanganan pandemi. Walau saat itu tidak terlalu stagnan sama sekali karena Pemkab Pangandaran terus melakukan langkah-langkah, terobosan dan inovasi.

“Namun kita akui tahun 2021 lalu masih banyak yang tertunda seperti penguatan kelembagaan desa jserta sector lainnya karena kondisi piskal daerah saat itu, “ungkap Jeje.

Dan saat ini di tahun 2022, baik ekonomi masyarakat atau keuangan daerah “baru mau sembuh” sehingga ia sedang berpikir tahun 2022, 2023 dan tahun 2024 ini bisa menyelesaikan RPJMD yang seharusnya selesai di tahun 2026.

Menurutnya ia tetap optimis, hanya saja diperlukan langkah-langkah kongrit serta luar biasa dengan berbagai cara, salahsatunya dengan termenggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Jeje juga mengatakan, ia ingin meninggalkan fondasi PAD ini bukan sebagai suflemen pelengkap saja tapi harus menjadi suplemen yang bisa mendorong pendapatan daerah lainnya.

“Sekarang PAD kita sudah lumayan, dari retribusi pariwisata, pajak hotel dan restoran dan sumber-sumber lainnya, target PAD kita tahun ini Rp 250 ilyar, “pungkasnya. (PNews)


148 Mahasiswa Unpas Bandung Lakukan Ristek Tentang Penguatan Kafasitas Pemda Pangandaran Jadi Wisata Kelas Dunia

pangandarannews.com – Kabupaten Pangandaran menjadi pilihat lokasi kegiatan Ristek (riset dan praktek) 148 mahasiswa Prodi Komunikasi Publik Universitas Pasundan(Unpas) Bandung yang dilaksanakan sejak tanggal 11 Juli hingga 29 Juli mendatang.

Seperti disampaikan Wakil Deka I Unpas, DR Kunkurat, dalam kegiatan ristek ini mahasiswa akan melakukan riset tentang penguatan kapasita Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran untuk mendukung Pangandaran menjadi tujuan wisata berkelas dunia.

“Dan nanti hasil riset tersebut akan dianalisis dan diserahkan kepada Pemkab Pangandaran, “ujar Kunkurat, usai mengikuti pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Kebangpo dan Dinas Pariwisata, di aula Setda Pangandaran.(11/07)

148 mahasiswa ini, kata Kunkurat, akan melakukan Ristek di sejumlah tempat, diantaranya di dua kecamatan, empat desa dan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Ristek ini imbuhnya, merupakan rangkaian tugas akhir mahasiswa sehingga karya tulis atau skipsi 148 mahasiswa yang melakukan Ristek disini akan menulis tentang Pangandaran.

“Kalau dulu namanya KKN, sekarang diganti menjadi Ristek, “terang Kunkurat.

Sementara dalam sambutannya, Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran, DR. H. Agus Nurdin, SPd, MPd menyampaikan, atas nama Pemda Pangandaran pihaknya menyambut baik kedatangan mahasiswa Unpas yang akan melakukan Ristek di Pangandaran, serta berharap hubungan antara Pemkab Pangandaran dengan  dunia akademisi khususnya Unpas akan semakin erat.

 “Kegiatan ini juga menjadi bukti kedekatan antara Unpas dan Pemkab Pangandaran yang selama ini sudah terjalin baik, “ucapnya.(PNews)


Saung Nusasari Ciater Situ Panjalu Siap Manjakan Lidah Pengunjung Dengan Sajian Aneka Kuliner

pangandarannews.com/tasiknews - Warung Kopi Situ Ciater yang berada di obyek wisata Situ Lengkong Panjalu Kabupaten Ciamis selalu ramai dikunjungi yang ingin menikmati suasana panorama alam yang sejuk.

Tak hanya suguhan segelas kopi, Warung Kopi Ciater juga menyediakan berbagai kuliner lainnya seperti nasi liwet dengan ayam bakar atau makanan olahan khas Panjalu.

Menurut pemilik Warung Kopi Situ Ciater, Evi, kepada PNews mengatakan, walaupun warungnya baru buka sekitar 7 bulan namun hampir setiap hari terutama saat akhir pecan selalu penuh dikunjungi pembeli.

Lokasinya yang tak jauh dari kawasan wisata Situ Panjalu, konsep yang dimilki warung Ciater ini pada awalnya merupakan edu tourism, namun sekarang berubah konsep menjadi wisata kuliner dan saat ini menjadi ikon wisata Situ Panjalu.

“Ini merupakan gagasan anak-anak muda Panjalu, dan sekarang Alhamdulillah Pemdes Panjalu mendukung penuh usaha ini, “ungkap Evi.(11/07)

Evi mengatakan, sebagai putra daerah ia berpikir harus melakukan suatu sehingga semenjak buka warung kopi Ciater ini bisa memunculkan peluang usaha  baru, antara lain masyarakat sekitar Panjalu bisa ikut bekerja warung kopi Ciater sehingga mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Evi juga berencana untuk mengembangkan Panjalu menjadi menjadi desa wisata sehingga semua potensi yang ada di desa bisa dimaksimalkan, seperti wisata kuliner, wisata agro dan potensi lainnya.

“Saat ini tren perubahan wisata, yakni dari wisata kedai kopi menjadi wisata desa, untuk itu kita harus bisa memaksimalkan potensi yang ada di desa, “ujarnya.

Evi juga berharap ke depannya wisata desa situ Ciater panjalu bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat desa sekitar.

“Di saung Nusa Sari Ciater pengunjung bisa menikmati pemandangan alam sejuk sambil menikmati hidangan nasi liwet dan ikan bakar, atau segelas kopi hangat, “uimbuhnya. (anwarwaluyo)


Kapolsek Salopa Serahkan Hewan Qurban Pada DKM A-Ikhlas di Babakan Waru

pangandarannews.com/tasiknews – Pada Idul Adha 1443 H / 2022, Polsek Salopa Polres Tasikmalaya menyerahkan satu ekor hewan qurban berupa seekor kambing kepada tokoh ulama sekaligus Ketua Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) Al-lkhlas, Ajeungan Ipay di Babakan Waru Salopa kabupaten Tasikmalaya.

Usai menyerahkan hewan qurban tersebut, Kapolsek Salopa Iptu Supian, SH, menyampaikan penyerhan hewan qurban ini semata karena niat ibadah serta kewajiban umat Islam, sementara masalah lainnya, kata Supian, hanya Alloh yang Maha Tahu.

Supian menambahkan, dalam kegiatan ini pihaknya tetap melaksanakan protokol kesehatan sebagai antisipasi penyebaran Covid 19 serta mendukung program pemerintah Vaksinasi covid -19 Boster dengan menghimbau agar masyarakat datang ke Puskesmas.

“MUdah-mudahan dengan berkurban ini bisa membersihkan segala amal ibadah kita dan bisa saling berbagi sesama umat, “ungkap Supian. (10/07)

Sementara Ketua DKM Al-Ikhlas, Ajengan Ipay mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek dan jajarannya karena sudah memberikan satu ekor kambing untuk berqurban di lingkungan Mesjid Al-Ikhlas. 

“Memang benar apa yang disampaikan Pa Kapolsek, berqurban merupakan amal ibadah umat Islam sementara hal-hal lainnya mari kita serahkan kepada Alloh Yang Maha Mengetahui, “ucapnya. (udirustandi)


BUAH 'IDUL ADHA BERBAGI DENGAN SESAMA


pangandarannews.com - Idul Adha tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, selain perbedaan penentuan waktu jatuhnya hari raya Adha antara Sabtu dan Ahad 9 dan 10 Juli 2022, juga masyarakat mulai bangkit dari cengkraman covid 19.

Penyembelihan hewan qurban selain bentuk ibadah juga mengandung sejarah yang panjang. Ribuan tahun yang lalu yang diawali keteguhan sosok kharismatik dan agung Ibrahim As dengan buah hatinya Ismail As. 

Inilah tema yang sering diangkat para mubaligh kaitan dengan ibadah qurban ini. Terutama mengenai keimanan Ibrahim dalam meniti kehidupan yang dipenuhi warna penuh teladan yang dalam Al-Qur'an disebut Uswatun hasanatun, teladan yang baik. Selain disematkan kepadanya juga kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Salah satu keteguhan Ibrahim adalah saat Allah SWT uji dengan perintah penyembelihan atas buah hatinya. Akankah ia masih lebih mencintai Sang Penguasa atau lebih ke putra tercintanya. Disinilah antara sisi kemanusiaannya dengan kekokohan keyakinannya. 

Ibrahim As menyadarinya bahwa sesuatu perintah dari Tuhannya tidaklah mungkin keliru, sekalipun harus mengorbankan buah hati belahan jantungnya.

Gambaran peristiwa agung ini diabadikan dalam Surat As-Saffat (37) Ayat 102

"Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".

Allah SWT kemudian menghentikannya dan menggantinya dengan binatang dan peristiwa ini berlanjut dalam bentuk ibadah qurban. Maka hari raya idul Adha dinamainya juga hari raya qurban.

Kita dituntut untuk dpat mengambil hikmah dan pelajaran dari peristiwa agung itu, bahwa kecintaan kepada Allah SWT sejatinya melebihi segalanya. Dan salah satunya dibuktikan dengan penyembelihan hewan qurban untuk kemudian berbagi dengan sesama. (Haris Firdaus)

Komunitas Ontel Pangandaran, Eksis Di Usia Senja


pangandarannews.com - Komunitas Ontel Kecamatan Pangandaran yang didominasi para pensiunan dari berbagai latar, berkumpul dalam sepekan dan sebulan sekali, walau umumnya di atas usia 60 tahun namun masih nampak segar bugar. 

Sutrisno salah seorang peserta klub Ontel ini mengatakan, keikutsertaannya dalam komunitas ini karena selain memiliki rasa kebersamaan dan persaudaraan juga untuk mencari kesenangan dan kebahagiaan.

Komunitas ontel ini, kata  Sutrisno, walau rata-rata para orang tua namun tidak sedikit yang muda pun tertarik pada komunitas ini. Karena  selain memiliki keunikan komunitas ini juga memelihara persaudaraan sesama pengguna sepeda ontel.

"Saat ini saya sendiri masih dinas sebagai PNS, juga sesama klub ontel masih ada yang bekerja terutama yang masih muda, "ungkap Sutrisno.(07/07)

Walau jumlah anggota baru 35 orang untuk wilayah kecamatan Pangandaran, namun kata Sutrisno, keberadaan komunitas ontel ini ada hampir dibeberapa Kecamatan di Kabuten Pangandaran, dan setiap sepekan hadir mengadakan kegiatan berkeliling di sekitaran Kecamatan Pangandaran, begitu pula dalam sebulan sekali biasanya anggota yang berkumpul lebih banyak lagi.

"Dengan usia seperti kami yang sudah tak muda lagi tentunya disesuaikan dengan fisik kami, yang penting dapat mencurahkan kesenangan, kesukaan dan kesamaan serta persaudaraan diantara kamii,' Tutupnya. (harisfirdaus)

Untuk Meningkan Pelayanan, RSUD Pandega Pangandaran Lakukan Penggalangan Komitmen Akreditasi

pangandarannews.com – Walau masih baru 2 tahun berdiri, Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega saat ini gencar melakukan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan di puskesmas-puskesmas, sehingga keberadaan RSUD Pandega ini telah mampu menyamai RSUD yang ada di daerah lainnya.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran H Ujang Endin Indrawan saat menghadiri acara Penggalangan Komitmen Akreditasi RSUD Pandega Pangandaran yang turut didihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Asep Kemal Pasha dan Kepala bank BJB Kab Pangandaran Aryanto serta manajemen RSUD Pandega dan tenaga dokter, bertempat di ruangan lantai 4 RSUD Pandega.(06/07)

Ujang Endin menuturkan, awal berdiri RSUD Pandega iniu merupakan cita-cita Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dalam rangka memberi pelayanan kesehatan yang baik pada masyarakat. 

Walau saat itu dengan keterbatasan anggaran yang ada namun karena kegigihan serta niat tulus Bupati Pangandaran, pembangunan RSUD pun bisa terwujud walau dengan bantuan anggaran baik dari Pemprov Jawa Barat atau pun dari pemerintah pusat.

"Dan sekarang Pemda menginginkan ada peningkatkan, baik dari segi mutu pelayanan atau pun dari sisi adminstrasi dan keuangan," ungkap Ujang Endin.

Tak hanya itu, menurut Ujang Endin saat Pemkab Pangandaran memberikan bea siswa bagi dokter spesialis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan serta melakukan kerja sama dengan dua perguruan tinggi yaitu, UNSOED Purwokerto dan UNPAD Bandung untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui fakultas Kedokteran.

“Saat ini pelayanan di RSUD Pandega sudah berjalan dengan baik, malah dalam usianya yang baru 2 tahun, RSUD Pandega dalam pelayanan kesehatan sudah seperti lebih dari usianya, “imbuhnya.

Sementara Direktur RSUD Pandega dr. Hj. Titi Sutiamah, MM, menambahkan, penggalangan komitmen Akreditasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu layanan kesehtaan di RSUD Pandega, karena akreditasi ini bertujuan untuk memenuhi gambaran sampai sejauh mana yang sudah ditentukan rumah sakit.

"Dan tentunya mutu pelayanan rumah sakit pun bisa dipertanggung jawabkan, karena meningkatkan kualitas mutu pelayanan rumah sakit itu sangat penting,"ucap Titi.

Titi mengatakan, pelayanan di rumah sakit paling kritis dan berbahaya dalam sistem layanan, karena sasaran pelayanan itu menyangkut jiwa manusia sehingga diperlukan kemajuan ilmu dan teknologi serta 

pendekatan dari peningkatan mutu dikaitkan dengan output suatu pelayanan diantaranya kepuasan pasien, efesiensi dan sebagainya.

"Jadi akreditasi ini bukan hanya lengkap secara administrasi saja, naum harus dibuktikan juga dengan kualitas mutu pelayanan yang baik," tegasnya. (PNews)


106 Warga Desa Margalaksana Terima Sertifikat Program PTSL Tahun 2022

pangandarannews.com/tasiknews - Kepala Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasimalaya, Jaja Hidayat, S,Pd,I menyerahkan 106 sertifikat hak atas tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahap I tahun anggaran 2022, bertempat di aula desa. (05/07)

Dalam sambutannya Jaja berpesan kepada warganya agar bisa menjaga dengan baik-baik sertifikat yang sudah diterima karena sertipikat ini merupakan aset berharga bagi pemilik.

“Dengan memiliki sertifikat ini merupakan bukti yang sah atas kepemilikan tanah bapak dan Ibu serta menjadi jaminan kepastian hukum hak, maka dengan itu simpan dengan baik, "kata Jaja. 

Jaja menjelaskan, program PTSL yang diterima Desa Margalaksana tahun 2022 ini yang dilaksanakan secara bertahap ini cukup menjadi bukti suksesnya program tersebut, untuk itu pihaknya atas nama Pemerintah Desa Margalaksana khusus sangat mengapresiasi serta berterimakasih kepada panitia PTSL mulai dari tingakat RT,RW dan Pemdes dan Badan Pertanahan Kabupaten Tasikmalaya atas arahan dan bimbingannya terkait segala bentuk persyaratan sehingga suksesnya program PTSL di Desa Margalaksana. 

Jaja menyebut, program PTSL dengan tujuannya sangat jelas untuk mempercepat pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas atas tanah rakyat secara pasti, sederhana, lancar, aman, adil dan merata, terbuka akuntabel sehingga meningkatkan kemakmuran masyarakat Desa Margalaksana terutama masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Tahun ini kata Jaja, Desa Margalaksana mendapatkan program PTSL sebanyak  3400 bidang, sehingga  bagi warga yang memiliki lahan atau gedung yang ditempati untuk segera mendaftarkannya melalui program PTSL.

“Kedepannya lahan, tanah dan bangunan akan lebih tenang dalam menggarap tidak akan khawatir lahan akan diklaim orang lain karena setelah memiliki sertifikat sebagai alat bukti sah kepemilikan yang sah, " Pungkasnya.

Dalam penyerahan sertifikat tersebut, turut hadir Camat Sukaraja, Koramil Sukaraja, tokoh masyarakat, terutama kehadiran dari pihak BPN Kabupaten Tasikmalaya serta masyarakat yang menerima sertifikat.(herman)


Hari Ini Ketua TP PKK Kabupaten Pangandaran Hj Ida Wiradinata Kunjungi LPKS Iyanatu Sibyan di Kecamatan Mangunjaya

pangandarannews.com – Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosial ( LPKS ) I’anatush Shibyan yang berlokasi di Dusun Babakan Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu lembaga yang  ditunjuk pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial menjadi lembaga rehabilitasi hukum atau rehabilitasi anak yang berhadapan dengan hukum, sejak diberlakukannya Undang-undang nomor 11 tahun 2012 tentang  sistem peradilan pidana anak, lembaga ini  bekerja sama dengan penegak hukum di priangan timur. 

Dan siang tadi di sela-sela kesibukannya, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pangandaranm Hj. Ida Wiradinata didampingi sejumlah pejabat, seperti Camat Padaherang Edi Kusnadi, Camat Mangunjaya Sopyan Tanjung Hadi  Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Mangunjaya Hendro S.IP  Petugas TKSK H Deden Sukmana  , Kepala Desa Sindangjaya Asep Roni, berkesempatan mengunjungi LPKS I’anatush Shibyan untuk bisa bertemu langsung dengan jajaran pengurus. 

Rasa haru serta menahan tangis pun tak bisa dibendung saat Ida melihat anak-anak dengan wajah polos serta tak pernah menyangka dengan kondisi yang mereka alami saat ini, dan sambil menangis Ida pun memberikan motifasi dan arahan pada anak anak di LPKS tersebut.

Kepada sejumlah awak media, Ida megaku sebenarnya ia sudah mengetahui sejak lama keberadaan LPKS ini, namun karena berbagai kesibukan baru sekarang  bisa berkunjung. 

“LPKS I’anatush Shibyan merupakan contoh yang ada di priangan, dan setelah saya tahu serta melihat langsung, hati saya sangat terketuk melihat kondisi anak-anak yang ada LPKS ini, “ungkapnya.(06/07)

Ida mengaku ia pun sempat menangis, namun Ida berharap kunjungannya ini  bisa menjadi lebih baik, karena sebenarnya mereka tidak salah hanya saja tersesat dalam kehidupannya dan saat dilihat dari gesturnya anak-anak ini sudah berubah menjadi anak yang sholeh. Dan untuk saat ini ia cukup bahagia bisa melihat lembaga yang bisa menjadikan anak disini bisa  berubah.

“Saat ini LPKS membutuhkan kendaraan oprasional, Insya Alloh ke depan saya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan dinas terkait lain agar bisa kemberikan kendaraan operasional, “ucapnya.

Pada Kesempatan yang sama Pengurus Yayasan LPKS H. Abdurahman Hidayat yang akrab disapa H Dayat kepada PNews menjelaskan, LPKS I’anatush Shibyan ini berbasis pesantren karena itu pihaknya lebih menitik beratkan pada pendidikan agama, baca kitab dan pelajatan ilmu agama lainnya. 

Sejak ditunjuk oleh Kementerian Sosial, LPKS I’anatush Shibyan ini terang Daya merupakan lembaga  rehabilitasi anak yang berhadapan dengan hokum yang bekerjasama dengan para penegak hukum di priangan timur dalam menangani anak yang berhadapan dengan hukum.

Dayat menambahkan, sebetulnya keberadaan LPKS sudah lama terhitung sejak diberlakukan Undang undang tahun 2012, tepatnya tanggal 1 Agustus tahun 2014, semenjak itulah lembaga ini di berikan SK oleh pemerintah pusat sebagai LPKS.

“Dan saat ini ada 33 anak di lembaga kami , hanya yang dalam pembinaan semuanya ada 47 anak dan semuanya berasal dari priangan timur, diantaranya dari Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran, “jelas Dayat. (TnT)


Jajaran SWI DPD Tasik Raya Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Sejumlah Pejabat Publik di Kabupaten Tasikmalaya

pangandarannews.com/tasiknews - Sebanyak 5 orang perwakilan pengurus Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tasikmalaya Raya (Kota - Kabupaten Tasikmalaya) melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah Instansi, Birokrasi dan Institusi TNI - Polri.

Pada agenda kunjungan perdananya, kelima orang perwakilan SWI DPD Tasikmalaya Raya yang dipimpin Ketua SWI DPD Tasik Raya, Deden Deni dan sekretaris  Yandi Wardiana, tampak mendatangi Gedung Bupati Tasikmalaya di Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, dengan tujuannya untuk bertemu sekaligus bersilaturahmi dengan Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto. (30/06)

Dikarena Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto saat ini  sedang dalam masa cuti untuk menunaikan ibadh haji, maka rombongan SWI diterima bupati bagian ruangan Tata Usaha.

Menurt Ketua SWI DPD Tasikmalaya Raya, Deden Deni, kunjungan perdana kesejumlah instansi ini selain untuk memperkenalkan keberadaan SWI DPD Tasik Raya juga untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi antara SWI Tasik Raya dengan seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

"Sesuai surat yang dilayangkan kita sengaja mendatangi untuk bersilaturahmi ke Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto terlebih dulu, namun karena sayang beliaunya sudah masuk cuti untuk melaksanakan ibadah berangkat haji, “ungkap Deden.

Namu  Deden berharap dengan silaturahmi dan perkenalan SWI DPD Tasik Raya kepada sejumlah pemangku jabatan diharapkan kedepannya ada keselarasan dan saling mengisi satu sama lain antara aparatur pemerintah, institusi Polri dan TNI dengan seluruh perusahaan pers dan juga para awak media yang ada, hal itu demi terciptanya pemenuhan kebutuhan informasi sesuai aturan Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Seperti diketahui,  pada hari Selasa tanggal 05 juli 2022, jajaran pengurus perwakilan SWI DPD Tasik Raya telah melaksanakan kunjungan ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya, yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi S.P, (anwarwaluyo)


Wakil Ketua PABPDSI Tasikmalaya lantik Ketua dan Pengurus PABPDSI Kecamatan Cikalong

pangandarannews.com/tasiknews – Bertempat di aula Desa Mandalajaya beberapa hari lalu Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Tasikmalaya melantik kepengurusan PABPDSI Kecamatan Cikalong. (02/07)

Prosesi Pelantikan dipimpin Wakil Ketua PABPDSI Kabupaten, Supriyadi, turut dihadiri dari unsur Muspika, Apdesi beserta para kepala Desa, Pengurus PABPDSI Kabupaten, Ormas, Tokoh Masyarakat dan seluruh anggota BPD se-Kecamatan Cikalong.

Dalam sambutannya Wakil Ketua PABPDSI Kabupaten, Supriyadi berkesempatan menyampaikan amanat Ketua PABPDSI yang mengamanatkan agar dalam pelantikan se;luruh kepengurusan PABPDSI di tingkat Kecamatan untuk lebih memperjuangkan aspirasi masyarakat, dangan lebih memperkuat soliditas dan sinergitas bersama pemerintah desa dalam mewujudkan.membangun di desa yang lebih maju serta Good Governance Desa

“Saya bersyukur dan berbangga hati melihat antusiasme seluruh BPD se Kecamatan Cikalong dan para tamu undangan lainnya dalam mengikuti pelantikan ini berlangsung dengan khidmat, sehingga acara berlangsung dengan lancar, “ucap Supriyadi.

Ia berharap dengan dilantiknya pengurus PABPDSI, khusunya Kecamatan Cikalong bisa menambah kesoliditas organisasi sehingga lebih profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Supriyadi juga mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Uban Suhendar, sebagai Ketua beserta jajaran pengurus PABPDSI Kecamatan Cikalong, semoga bisa ketua yang baru dilantik ini bisa bersenegri bersama pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan masyarakat 

“Sesuai dengan semangat kita dalam mewujudkan Good Governance Desa, mudah-mudahan Ketua dan pengurus terpilih bisa bekerja dengan baik, ”imbuhnya.

Supriyadi menyebut, untuk kecamatan lain yang belum dilantik kepengurusan PABPDSI agar segera bisa menyusul.

“Untuk membangun desa lebih maju dan mensejahterakan seluruh warga maka BPD, pemerintah desa tokoh masyarakat harus bersinergi karena jika sudah bersinergi saya yakin desa akan lebih maju, “tegasnya. (udirustandi)


TIM ARCIM BANTARKALONG REBUT GELAR JUARA DALAM TURNAMEN SEPAK BOLA U-13 TUNAS ANDESTO CUP 2022

pangandarannews.com/tasiknews - Sebanyak 12 tim sepak bola usia 13 tahun asal region wilayah Tasikmalaya selatan menjadi peserta turnamen sepak bola U-13 Tunas Andesto Cup 2022 yang dilaksanakn di lapangan Andesto Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah.(03/07)

Turnamen sepak bola ini mendapatkan animo dan antusias dari para peserta dan masyarakat yang memadati lapangan Andesto untuk menyaksikan secara langsung tim- tim terbaik dengan sejumlah pemain berbakat yang bertanding sepanjang hari ini. 

Hasil dari pertandingan ini tampil menjadi juara tim ARCIM Desa  Bantarkalong  Kecamatan Cipatujah usai mengalahkan tim WDS Kecamatan Karangnunggal dalam partai final dengan skor 2-0.

Saat diminta komentarnya, Ketua Panitia Tunas Andesto Cup 2022 Hilman Khoirul Umam, SE  menyampaikan, pihaknya sengaja menggelar turnamen ini untuk memberikan kesempatan berkompetisi sekaligus menunjukan bakat- bakat pemain sepakbola muda yang ada di wilayah Tasikmalaya selatan. 

Hilman bersukur karena ternyata antusias peserta cukup tinggi, terbukti banyak klub pembinaan sepak bola usia 13 tahun atau kelahiran tahun 2009 yang ikut dalam turnamen ini.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada sponsor dan semua pihak yang telah ikut berpartisipasi memeriahkan serta menyukseskan pelaksanaan turnamen ini,”ungkap Hilman.

Sementara pembina sekaligus Kepala Desa Tobongjaya Dedi Rohmatandi S.Ag usai penyerahan hadiah kepada para juara, ia mengatakan pihaknya sangat mendukung penyelenggaraan turnamen sepak bola khusus kelompok U-13 ini karena selain menjadi ajang kompetisi juga sekaligus menjadi salah satu cara pembinaan baik teknis maupun mental serta sportivitas para calon pesepak usia muda.

Dedi juga menyampiakn terimakasih kepada seluruh peserta, pengurus klub dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam turnamen ini, dan ini tentu akan mejadi bahan pertimbangan untuk menggelar turnamen yang sama dengan lebih banyak melibatkan jumlah peserta.

“Dengan turnamen ini tentu bisa mengharumkan daerah, “ucapnya. (anwarwaluyo)


Maling Bobol Rumah Karnah di Jangraga Mangunjaya, 2 Unit Sepeda Motor Melayang

pangandarannews.com – Aksi pencurian terjadi di Hj. Karnah warga Rt 31 Rw 08 Dusun Sindangmangu Desa Jangraga Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran. (03/07)

Menurut korban Hj. Karnah, kejadian sekitar jam 02.30 dini hari saat kawanan maling berhasil membobol rumahnya serta membawa sejumlaj barang miliknya berikut 1 HP dan dua sepeda motor.

Karnah menuturkan, pada sore hari ia lupa menyimpan dompetnya usai menyelesaikan pembayaran  pegawainya, dompet berisi uang tergeletak di atas meja tamu.

“Padahal jam 2 masih belum tidur, lewat jam 2 saya ngantuk dan tidut, “ugkapnya.

Jam 03.30 Karnah terbangun dan terkejut saat melihat pintu slot kusen cor belakang rumah sudah lepas, sepertinya maling masuk rumah lewat jendela kamar mandi karena pintu tersebut kedapatan rusak. 

“Saya berharap pihak berwajib bisa segera menangkap maling yang menggasak rumah saya, “imbuhnya. (TnT)



Pemdes Cibongas kordinas dengan BPP dan Polsek Pancatengah atasi wabah PMK Pada Hewan Ternak

pangandarannews.com/tasiknews – Jelang Hari Raya Idul Adha dan Idul Qurban, Kepolisian Sektor Pancatengah bersama Pemerintah Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya beberapa hari lalu menyampaikan himbauan kepada masyarakat terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada para peternak. (30/06)

Babinkamtibmas Polsek Pancatengah Brigpol Yusup Hamdani dan Sekdes Cibongas Dedi Yanto, saat ditemui PNews di Kantor Desa Cibongas menyampaikan himbauan kamtibmasnya dan Protokol Kesehatan 5M agar dalam beraktivitas di masa Adaptasi Kebiasaan Baru ( AKB ) senantiasa mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, Mencuci tangan pada air yang mengalir memakai sabun, Menjaga jarakmenghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas keluar  rumah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid - 19. 

Hal senada dikatakan Kapolsek Pancateungah Iptu Sukiran, SH, kepada semua peternak hewan Sukiran berharap agar bisa kompak untuk bersikap waspada dan antisipasi PMK seperti dengan cara kandang agar dijaga kebersihannya, semprot dengan disinsfektan atau selalu koordinasi dengan para petugas dar BPP jika ada keluhan.

“Dan jangan lupa melapor kepada kami jika ada kejadian serta tetap menjaga kamtibmas, “ujar Sukiran.

Sementara Sekdes Cibongas Dedi Yanto menambahkan, sebagai bukati sinergitas yang baik pihaknya saat ini terus berkoordinasi BPP dan Polsek pancatengah.(anwarwaluyo)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN