Bupati Pangandaran: “O2SN dan FLS2N Bertujuan Untuk Menunjang Kualitas Akademis Serta Meningkatkan Prestasi Siswa”

pangandarannews.com – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional ( O2SN ) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional ( FLS2N ) bertujuan untuk menunjukkan Kreatifitas dan Prestasi dalam melahirkan bibit-bibit olahraga dan kesenian serta menumbuh kembangkan iklim potensi yang sehat dilingkungan peserta didik, menjaring peserta didik unggul dibidang olahraga dan seni serta meningkatkan motivasi peserta didik.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata membuka O2SN dan FLS2N tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, bertempat di taman Sunset pantai barat Pangandaran.(30/06)

“O2SN dan FLS2N juga bertujuan untuk meningkatkan kondisi kesehatan jasmani siswa sehingga dapat menunjang peningkatan kualitas akademis di sekolah serta meningkatkan prestasi siswa, “ucap bupati.

Kegiatan ini juga, kata bupati, merupakan momen yang tepat dan berharga khususnya bagi poeserta didik untuk dapat berkreasi dan berkompetisi secara sehat sekaligus dapat memberikan pengalaman belajar yang baik, belajar bekerja sama, mematuhi aturan, mengakui kelemahan diri sendiri dan belajar menghargai kekuatan lawan.

Bupati juga berharap agar para peserta lomba bisa mengikuti cabang-cabang pertandingan yang akan dilombakan ini dengan rasa senang dan bahagia.

“Ayo berpresatasi, saya janji untuk siswa yang menjadi juara umum akan mendapatkan 1 unit sepeda dari saya, “ucap bupati, yang disambut tepukan para peserta lomba.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga, Agus Nurdin dalam laporannya memaparkan, dasar hukum O2SN dan FLS2N tingkat kabupaten tahun 2022, antara lain 

1.  undang — undang no. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional,

2. peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republikasi indonesia no. 24 tahun 2016 tentang kompetensi inti dan kompetensi dasar pelajaran pada kurikulum 2013 pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah:

3. peraturan menteri pendidikan nasional no. 34 tahun 2006 tentang pembinaan prestasi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa:

4 peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan no 87 tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter,

5. keputusan bersama menteri pendidikan dan kebudayaan menteri agama, menteri kesehatan, dan meneteri dalam negeri republik indonesia nomor 03/kb/2021, nomor 384 tahun 2021, nomor hk 01.08/menkes/4242/2021, nomor 440 717 tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan di masa

pandemi coronavirus disease 2019 (covid 19),

6. surat keputusan kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten pangandaran tentang penetapan panitia pembukaan lomba-lomba tingkat kabupaten nomor 421.2/3877/0isdikporan/2022 

7. dokumen pelaksanaan anggaran dinas pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten pangandaran tahun 2022.

Agus menjelaskan, peserta kegiatan O2SN jenjang SD dan SMP serta FLS2N jenjang SD tingkat kabupaten pangandaran berjumlah 2.204 siswa, yang terdiri dari peserta O2SN SD 140, peserta FLS2N SD 80  orang dan peserta O2SN SMP 82 orang.

Sedang mata lomba yang akan dipertandingkan, imbuh Agus, diataranya cabang O2SN karate dan silat sementara untuk FLS2N, lomba menyanyi solo, tari, kriya anyam, gambar bercerita dan pantomime.

“Perlombaan akan doilaksanakan di beberapa lokasi, seperti di taman Sunset, gedung skill center Yayasan Meraih Bintang, aula hotel grand mutiara dan di tempat lainnya, “terang Agus.

Agus mengatakan, O2SN dan FLS2N bertujuan untuk memberikan wadah berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif peserta didik alam pengembangan diri, mengekspresikan seni sesuai dengan norma, budi pekerti dan karakter peserta didik yang berbasis budaya bangsa, menumbuhkembangkan daya kreativitas dan motivasi peserta didik untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya serta penguatan karakter seperti sikap kemandirian, sportivitas dan kompetitif serta meningkatkan kemampuan peserta didik dalam bersosialisasi.

“Dan untuk menanamkan dan meningkatkan apresiasi seni, khususnya nilai-nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa serta nilai-nilai luhur olahraga yaitu nilai-nilai fair play, “ujar Agus. (PNews)


SEORANG BOCAH 11 TAHUN DI DESA CICAPAR DIDUGA JADI KORBAN PELECEHAN SEKSUAL 4 ORANG PRIA

pangandarannews.com – Sungguh miris, kejadian bejat perlakuan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang kejadiannya terjadi sekitar dua bulan dan diduga dilakukan oleh 4 orang, diantaranya D bekerja sebagai penjaga desa, C bapak tiri korban, W tetangga korban dan S seorang pengusaha kayu. 

Korban yang masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar bernama SM (11) tinggal dalam satu rumah dengan ayah kandungnya di Desa Cicapar Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis setelah ibu kandungnya meninggal dunia, sementara menurut warga sekitar ayah korban yang berinisial T (42) mengalami keterbatasan mental dan kesehariannya bekerja mencari rongsok. 

Menurut pengakuan pihak keluarga korban, setelah terduga melakukan aksi bejad tesebut korban yang masih polos diberi sejumah uang Rp 5 ribu oleh terduga pelaku. 

Kejadiannya sendiri mulai diketahui pada hari minggu (26/06/2022) oleh orang tua korban ketika korban merasakan sakit dan ada gangguan di saluran buang air kecil. 

Menurut orangtua korban ia merasa shock saat melihat di bagian kelamin anaknya robek, karena tidak tahan melihat kondisi anak perempuanya dilecehkan ia pun menangis dan mengalami shock berat hingga tidak makan selama dua hari. 

Setelah melihat ada perubahan di bagian fisik korban yang semakin membesar dibagian perut dan bokong, masyarakat setempat merasa khawatir dan menyarankan kepada seorang bidan (Tati) tati untuk mengecek kondisi korban. 

Usai Bidan Tati memeriksa air seni korban, ternyata hasilnya ngetif, ternyata perubahan fisik yang semakin membesar bukan karna hamil melainkan karena korban mengahdapi masa baligh atau perubahan hormone.

“Karna usia korban sudah memasuki 11 tahun dan biasanya di usia tersebut akan terjadi perubahan badan di bagian dada dan bokong, "jelas Bidan Tati. (29/06)

Namun setelah melihat hasil visum dari Puskesmas Banjarsari, Bidan Tati membenarkan bahwa di bagian kelamin/kemaluan korban terdapat luka robek.

Sementara menurut Panit 1 Reskrim Polsek Banjarsari Polres Ciamis, Bripka Agus, menjelaskan kasus ini masih dalam tahapan penyelidikan, karena itu sifatnya baru pengaduan namun kemudian dari keluarga orang tua korban mencabut pengaduan itu.

“Tapi kami tidak akan berhenti sampai disini dan perkara tersebut masih tetap dalam proses penyelidikan, “ungkap Agus, di aula Desa Cicapar usai memberikan penjelasan terhadap warga yang melakukan aksi demonstrasi meminta keadilan kasus ini terhadap kepala desa. (29/6)

Sejak ada pengaduan, Agus menyebut, ke 4 terduga pelaku belum sempat ditahan dan baru diamankan karena terkait keterangan dari pihak korban sendiri itu ada perbedaan juga sehingga pihak kepolisian akan memeriksa juga masalah kesehatan jiwa si korban.

Disoal telah terjadi kekeluargaan, Agus mengaku hal tersebut atas dasar permintaan orang tua korban yang intinya pihak korban minta pencabutan pengaduan.

“Jadi dalam hal ini Polsek Banjarsari akan melimpahkan perkara ini ke unit PPA Polres Ciamis,” ucapnya.

Tentang kabar adanya pemberian uang Rp 2,5 juta terhadap keluarga korban saat terjadi islah, ia membantah bahwa hal tersebut tidak benar, 

“Silahkan saja nanti kawal perkara ini kemudian tanya langsung ke yang bersangkutan, apakah ada penekanan atau dimintai uang oleh Polsek Banjarsari, silahkan tanyakan,” ungkapnya.

Menurut Agus, saat terjadi islah dengan terduga pelaku di Polsek Banjarsari, pihak korban diwakili oleh Kepala Desa karena memang orang tua korban memiliki keterbatasan mental, dan terkait hasil visum yang dilakukan di Puskesmas polisi masih menunggu hasilnya.

”Visum itu nunggu hasil dan hasilnya belum, sementara korban sekarang masih ada di rumahnya,” jelas Agus. (TnT)







TERCATAT ADA 125 ANAK STUNTING DI KECAMATAN MANGUNJAYA

PANGANDARANNEWS.COM – Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi dan stimulasi yang tak memadai, hal ini tentu menjadi perbincangan di masyarakat, khususnya para ibu.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui petugas kesehatan Kecamatan Mangunjaya terus melakukan pencegahan dan sosialisi terkait stunting dengan terus mensosialisasikannya terhadap para kader yang ada di wilayah kecamatan Mangunjaya.

Seperti disampaikan Kepala Puskesmas Mangunjaya, Suharyanto, S.Kep, Ners di Kecamatan Mangunjaya terdapat 125 anak (6,7 % ) stunting dari jumlah 1864 anak yang tercatat, hal ini tentu mendorong pemerintah Kecamatan Mangunjaya untuk gencar melakukan pencegahan melalui sosialisasi dan koordinasi kepada para kepala desa dan pendamping desa.

Salah satu penyebab stunting, jelas Suharyanto, meningkat signifikan pada usia 6 sampai 23 bulan ini karena diakibatkan kekurangan protein hewani pada makanan pendamping yang mulai diberikan sejak usia enam bulan.

Selain pemberian makanan bergiji, imbuh Suharyanto, juga sangat penting merubah pola pikir masyarakat dimana pemerintah sudah menyalurkan uang bantuan BLT dan bantuan bantuan lain nya  kepada Masyarakat.

“Namun terkadang sebagian masyarakat itu sendiri tidak membeli bantuan tersebut sesuai peruntukannya katanya, “ujar Suharyanto. (TnT)


SAAT INI DATA DI DINAS PERTANIAN, 91 EKOR SAPI DI PANGANDARAN TERSERANG PMK

pangandarannews.com – Data di Dinas Pertanian Pangandaran tercatat ada 91 ekor sapi yang terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang tersebar di beberapa kecamatan. Diantaranya, di Kecamatan Kalipucang sebanyak 14 kasus, Sidamulih 38 kasus, Pangandaran 24 kasus, Cigugur 5 kasus, Parigi 1 kasus dan Kecamatan Cijulang 9 kasus.

Seperti disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian Pangandaran Ghaniyy Fahmi Basyah, 36 ekor sapi di antaranya kondisinya mulai membaik daan 55 ekor lainnya masih sakit, dan saat ini Dinas Pertanian Pangandaran melakukan penanganan dengan menggunakan racikan dari bahan dasar alam yang di perkampungan. 

“Sementara hewan yang terserang dipisahkan dengan hewan lainnya karena khawatir akan menular,” jelas Ghaniyy. (28/6)

Ghaniyy mengatakan saat ini pihaknya juga telah melaksanakan peningkatan kewaspadaan untuk mencegah masuknya penyakit serta melindungi hewan ternak yang dipelihara masyarakat, dan dalam rangka mengantisipasi, mencegah dan mitigasi risiko secara dini serta meminimalisasi kerugian ekonomi peternak dan ancaman risiko PMK, Dinas Pertanian telah melaksanakan beberapa langkah.

Ghaniyy menyebut, Dinas Pertanian pun saat ini sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) peningkatan kewaspadaan PMK kepada petugas kesehatan hewan di lapangan dan juga kepada masyarakat peternak, juga membuat poster terkait informasi gejala PMK dan nomor kontak petugas kesehatan hewan yang bisa dihubungi masyarakatk untuk melaporkan bila menemukan gejala di lapangan.

“Sosialisasi juga kami lakukan kepada petugas kesehatan hewan dan petugas inseminator untuk disosialisasikan kembali kepada peternak, terkait SE kewaspadaan dan bio security atau pengamanan kandang ternak dari virus PMK,” imbuhnya. (PNews)


WAKIL WALIKOTA BANJAR: “PENTINGNYA PENDIDIKAN POLITIK BAGI MASYARAKAT....”

Wakil Walikota Banjar, Nana Suryana
PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS  - Wali Kota Banjar, Hj Ade UU Sukaesih membuka kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat, yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banjar bertempat di Aula Somahna Bagja di Buana. (27/6).

Sementara Wakil Wali Kota H. Nana Suryana yang menjadi nara sumber dalam acara tersebut mengatakan, kegiatan ini sangat penting dan perlu dilaksanakan mengingat Pemilu serentak akan dimulai tahun 2024 mendatang.

Nana juga mengajak untuk tetap menjaga kebersamaan, kekompakan dan menjaga etika berpolitik di Kota Banjar, sehingga pesta demokrasi akan dimulai dengan harapan masyarakat semakin dewasa dalam berpolitik, juga dalam memanfaatkan dan menggunakan media digital untuk berpolitik pun akan lebih arif dan bijak.

Menurut Nana, pada pesta demokrasi menang dan kalah merupakan hal yang wajar dan perlu disikapi dengan bijak dan ikhlas. Hal yang terpenting adalah terus mendukung demi kemajuan Kota Banjar dan menjaga kemajemukan masyarakatnya.

“Pendidikan politik memiliki arti sebuah cara yang sistematis untuk dapat mengubah sesuatu yang ada kaitannya dengan perjuangan dalam berpolitik, yang mana cara tersebut ditujukan pada masyarakat, “paparnya.

Dan ini, ucap Nana, agar masyarakat paham betul peran, fungsi serta hak beserta kewajibannya selaku warga negara. 

“Yang pada gilirannya masyarakat memahami dan menghayati betul nilai-nilai yang terkandung dalam sistem politik yang ideal yang hendak dibangun, “imbuh Nana.

Kegiatan Pendidikan Politik ini, diikuti oleh 60 peserta lebih yang terdiri dari pengurus partai politik dan anggota partai politik, ormas, kepolisian, Kodim, Perempuan Politik  dan pemilih pemula di Kota Banjar.(tito)


SAAT AIR SUNGAI CITANDUY BANJAR MELUAP, DIDUGA AKIBATKAN SEORANG WARGA TERBAWA ARUS

pangandarannews.com/banjarnews – Seorang pedagang nasi di komplek pasar Banjar, Yuyun (50) histeris saat melihat ada seseorang yang hanyut di sungai Citanduy yang air nya tengah meluap, tepatnya di belakang warung miliknya di lingkungan Jadimulya Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman Kota Banjar. (28/06).

Tak hanya Yuyun, hal itu dilihat juga oleh dua orang lainnya yang kebetulan saat itu ada di warung Yuyun, dan kemudian segera melaporkan  ke BPBD Kota Banjar. 

Menerima laporan petugas dari BPBD dan tim SAR langsung mendatangi lokasi dan menyusuri sungai  dari lokasi di mana Yuyun melihat korban hanyut, selain menyusuri petugas BPBD dan tim SAR di bantu relawan juga menunggu di bendungan Dobo yang jaraknya tidak begitu jauh dari lokasi dilihatnya orang hanyut sambil mengawasi aluran sungai yang saat itu airnya sedang meluap. 

Saat dikonfirmasi melalui telepon celullernya, Kepala Pelaksana Lapangan BPBD Kota Banjar, Kusnadi membenarkan sekitar jam 12.00 WIB ada laporan dari warga melihat mayat di sungai. 

"Bersama Tagana, Jabar Bergerak, PMI dibantu TNI dan Kepolisian kami pun langsung meluncur melakukan penelusuran di Sungai Citanduy sampai saat ini,"Ungkapnya. 

Kusnadi menjelaskan, korban belum diketahui secara jelas identitasnya karena saksi hanya menyaksikan kepala dan tangan yang sedang melambai pertanda meminta pertolongan.

"Kami belum bisa memastikan identitasnya juga jenis kelaminnya karena sampai saat ini kami masih menunggu laporan apakah ada warga yang diinformasikan menghilang," ujarnya. ( tito )


BELUM ADA REGULASI APLIKASI PEDULI LINDUNG, DINAS KUKMP KOTA BANJAR BEBASKAN WARGA BELI MINYAK GORENG CURAH

PANGANDARANNEWS.COM-BANJARNEWS – Menanggapi terkait pembelian Miyak Goreng (Migo) curah yang dikabarkan harus sesuai dengan intruksi pemerintah pusat dengan menunjukan aplikasi pedulilindungi, Kepala Dinas KUKMP kota Banjar Edi Herdianto mengatakan, sot tersebut sampai saat ini pihaknya masih menunggu regulasinya.

“Pemberlakuan aplikasi ini sudah diliris oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan namun hingga saat belum ada bahasannya lagi, regulasinya belum turun. “ucap Edi, saat ditemui PNews di ruang kerjanya. (27/06)

Dan saat ini, menurut Edi, pihaknya masih bebas memberikan kesepatan kepada masyarakat dalam proses pembelian Migo curah, bahkan sebelumnya Dinas KUKMP kota Banjar sudah melakukan program Sapa Warga pembelian MiGo curah menggunakan KTP walau pun sepi peminatnya. 

Edi menyebut, rata-rata pembeli (konsumen) masih banyak yang belum menguasai Aplikasi peduli lingdungi atau membawa aplikasi ke pasar saat belanja, dan ini baru rencana batasan pembelian MiGo curah dengan Aplikasi pedulilindungi kisaran 10 liter.

Edi menegaskan, yang penting hingga saat ini stok MiGo curah di Kota Banjar masih aman dan terjangkau oleh masyarakat, dan selain stok aman pendistribuasian MiGo curah pun masih lancar.

“Adapun harga eceran yang masih beragam di pasaran itu masih terbilang wajar karena sudah dijual dalam kemasan, “ucapnya. (Tito)


BERTUGAS DI BAG REN POLRES CIAMIS, KOMPOL HARYONO PAMIT TINGGALKAN POLSEK PANGANDARAN

pangandarannews.com – Usai mengikuti acara serah terima jabatan (sertijab) di aula Polres Pangandaran, Kompol Haryono, SH yang sebelumnya mejadi Kapolsek Pangandaran, kepada PNews menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Pangandaran.

Sebagai manusia biasa, kata Haryono, selama sekitar 1 tahun bertugas di Polsek Pangandaran mungkin banyak kekurangan dan kesalahan dalam melayani dan mengayomi masyarakat, untuk itu ia pun mohon maaf baik kepada instansi pemerinatah di lingkup kecamatan mau pun seluruh warga. 

“Saya juga mengucapkan terimakasih, karena selama saya bertugas di Polsek Pangandaran selalu mendapat support dari seluruh elemen, seperti tokoh masyarakat dan agama serta berbagai komunitas, “ucap Haryono.(27/06)

Disoal kesan-kesannya selama bertugas, menurutnya selama bertugas ia selalu melakukan kordinasi lintas instansi dan masyarakat sehingga dalam menjalankan tugas pun terasa ringan karena banyaknya kontribusi dari berbagai elemen.

“Sekali lagi baik secara pribadi mau pun profesi saya mengucapkan terimakasih, saya benar-benar senang dan bangga bisa dan pernah bertugas di Pangandaran, “imbuhnya.

Sementara beberapa hari sebelumnya dalam acara pamitan yang digelar beberapa hari sebelumnya di kawasan Kampung Turis pantai Pamugaran dengan sejumlah tokoh, seperti Indonesia Hotel General Manager Asoations (IHGMA), para kepala desa, Koramil, TNI AL, jajaran pengurus NU Kecamatan Pangandaran, sejumlah camat, komunita burung merpati, komunitas trabas, komunitas pemancing serta tamu undangan lainnya, mereka semua sangat berkesan dan berterimakasih atas dedikasi yang telah diberikan Haryono selama bertugas.

Seperti disampaikan Ketua Ihgma, Reza Bayu Aji, pihaknya berterimakasih atas bimbingan dan ayoman selama menjadi Kapolsek Pangandaran.

“Kami tentu tidak akan melupakan jasa-jasa Pak Haryono, dan mudah-mudahan kita masih bisa menjalin silaturahmi walau sekarang  sudah tidak bertugas di Pangandaran lagi, “ucap Reza.(20/06)

Hal senada dikatakan Kepala Desa Sidomulyo sekaligus Ketua Apdesi Kabupaten Pangandaran, Sugiono, SH, menurutnya rasanya baru kemarin bersama-sama saling berkordinasi dalam pelayanan pada masyarakat, sekarang sudah harus berpisah.

“Tapi itulah tanggungjawab abdi Negara harus siap bertugas dimana saja, dan saya percaya di tempat tugas yang baru nanti Pak Haryono bisa lebih berprestasi lagi, “uja Sugiano.

Seperti diketahui, Kompol Haryono mendapat tugas baru menjadi Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) di Polres Ciamis, sementara Kapolsek Pangandaran yang baru dijabat AKP Adi Widodo. (PNews)


TIM SAR GABUNGAN TASIKMALAYA BERHASIL TEMUKAN JENAZAH KORBAN KECELAKAAN BUS DI RAJAPOLAH

Pangandarannews.com/tasiknews - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jenazah Siti Munawaroh (30) tahun salah satu penumpang yang dikabarkan hilang saat terjadi kecelakaan Bus Pariwisata City Trans Utama (CTU) di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. (27/06)

Menurut Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si, pihaknya sangat mengapresiasi Tim SAR gabungan yang bekerja tanpa kenal lelah selama tiga hari dalam melakukan pencarian korban. 

"Terimakasih, dan saya memberikan apresiasi kepada semua pihak, tanpa kenal lelah dari sejak kejadian hingga hari ini terus kerja keras berupaya menemukan korban," kata Kapolres. 

Seperti diberitakan sejumlah media sebelumnya, pada hari Sabtu tanggal 25 juni 2022 lalu Bus Pariwisata PO. CTU yang membawa rombongan dari Jatinangor Sumedang tujuan Pangandaran mengalami kecelakaan tunggal dan masuk jurang di Kampung Cireundeu Desa Manggungsari Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. 

Sementara Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Zezen Zaenal menambahkan, dengan ditemukannya jenazah Siti Munawaroh, jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan Bus PO. CTU yang masuk jurang menjadi 4 orang. (anwarwaluyo-hms)


LIMA HARI TINGGALKAN RUMAH, SEORANG PRIA WARGA KARANGJAYA DITEMUKAN GANTUNG DIRI DI ATAS POHON

Pangandarannews.com/tasiknews - Penemuan jasad pria dewasa tergantung di atas pohon manggis gegerkan warga Kampung Ciaren, Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya.  (26/06) 

Saat dikonfirmasi Kapolsek Karangjaya Polres Tasikmalaya Kota Iptu Imang Sunarman membenarkan adanya kejadian tersebut, pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya seorang pria yang gantung diri.

“Tadi jasadnya sudah langsung kami evakuasi bersama tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota," jelas Imang.

Hal tersebut, kata Imang, diketahui sekitar jam 12.00 wib saat salah seorang warga pulang dari kebun dan melihat ada yang tergantung di pohon manggis, karena warga itu mengenalinya ia pun kemudian memberitahu istri korban. Dan berdasarkan hasil olah TKP korban gantung diri menggunakan tali tambang plastik dengan jarak dari ujung kaki ke permukaan tanah 290 centimeter, jarak simpul tali ke permukaan tanah 460 centimeter dan jarak dahan ke simpul tali 30 centimeter. 

Korban diketahui merupakan warga setempat bernama Nana Taryana (39) tahun yang sehari-hari bekerja sebagai petani, dan menurut keterangan istrinya korban pergi dari rumahnya menuju kebun pada hari Rabu tanggal  22 juni lalu.

“Istrinya juga  menjelaskan bahwa suaminya mempunyai masalah hutang piutang dengan orang lain," jelas Imang lagi. 

Dari  hasil pemeriksaan tim Inafis Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota tidak ditemukan tanda-tanda akibat kekerasan di tubuh korban, kemudian pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi  dan  menerima kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai musibah. (anwarwaluyo-hms)


TERPISAH DARI CIAMIS, KINI ASIAFI KOTA BANJAR MILIKI KEPENGURUSAN SENDIRI

PANGANDARANNEWS.COM-BANJARNEWS - Pengurus Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitness Indonesia (ASIAFI)Kota Banjar beberapa hari lalu resmi dilantik oleh perwakilan pengurus ASIAFI provinsi Jawa Barat Supardi Udung S. Pd, sekaligus penandatangan berita acara pelantikan dan penyerahan bendera ASIAFI  dari perwakilan pengurus Asiafi Provinsi Jawa Barat ke Ketua Asiafi Kota Banjar. (26/6)

Wakil Wali Kota Banjar H.Nana Suryana yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan selamat kepada pengurus Asiafi Kota Banjar yang baru di lantik dan berharap organisasi ini bisa berjalan dengan baik khususnya dalam mengembangkan olah raga Aerobic dan fitness. 

 "Organisasi ini mejadi wadah bagi asosiasi Aerobic dan fitness Indonesia, “ tuturnya. 

Nana menambahkan, dengan terbentuknya pengurus Asiafi di kota Banjar sekarang kepengurusan mulai terpisah yang sebelum masih tegabung dengan pengurus Asiafi Kabupaten Ciamis, sehingga diharapkan pengurus aerobic dan fitness yang saat ini dilantik mampuh meningkatkan kegiatan olah raga di tengah masyarakat khususnya olah raga Aerobic dan pitness.

“Selain itu melalui terbentuknya kepengurusan di Kota Banjar akan mampu menciptakan intrukstur instrukstur handal hingga bisa mendorong minat masyarakat untuk menggeluti olah raga ini, “ucap Nana. Pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PKK Kota Banjar, Kapolsek , Camat , Dan Ramil Langensari, Ketua Pormi Kota Banjar dan Ketua Asiafi Kabupaten Ciamis. (tito)


HARI INI BUPATI KABUPATEN PANGANDARAN LEPAS 185 JAMAAH CALON HAJI TAHUN 2022

PANGANDARANNEWS.COM – Sekitar jam 14.30 WIB, bertempat di Bumi Perkemahan Pramuka Pamugaran, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata melepas 185 jemaah calon haji asal Kabupaten Pangandaran, (26/06)

Dalam sambutan pelepasannya, bupati menyampaikan jamaah haji yang bisa berangkat tahun ini hendaknya bersyukur meski telah mengalami penundaan selama dua tahun akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia.

“Jika kesulitan kita hadapi dengan arif, sabar dan ikhlas saya yakin bencana akan teratasi, dan Alhamdulillah kalau kita bersabar akan indah pada waktunya,” kata bupati.

Bupati menjelaskan, seharusnya tahun ini jumlah calon Jemaah haji sebanyak 300 orang tetapi jadinya 185 orang jamaah haji.

Bupati juga berpesan agar para Jemaah selalu menjaga kesehatan, makan teratur, melaksanakan ibadah yang wajib-wajib saja, melaksanakan apa yang jadi manasik-manasik haji. Dan mudah-mudahan para Jemaah bisa mendoakannya agar senantiasa sehat dan selalu berada di jalan yang lurus untuk melaksanakan amanat memimpin Kabupaten Pangandaran.

“Mudah-mudahan bapak ibu sekalian pulang dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur dan mabrurrah, ”ucap bupati.

Masih di tempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran H. Supriana menitipkan pesan kepada para jamaah haji agar mendoakan para pemimpin Kabupaten Pangandaran senantiasa diberikan kesehatan dalam mengemban tugas dalam rangka memajukan Pangandaran.

Atas nama keluarga besar Kemenag, Supriana menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Bupati dan jajarannya serta seluruh penyelenggaraan ibadah haji.

 “Semoga kebijakan bapak mendapat rahmat dari Allah SWT, ”ungkapnya.

Supriana mengaku ia yang baru mengikuti rapat di Embarkasi Bekasi mengatakan, penyelenggaraan haji tahun ini dari kloter pertama hingga kloter yang diberangkatkan tadi malam berjalan dengan lancar, tidak ada hambatan yang berarti.

Dan mudah-mudahan untuk tahun mendatang tidak hanya 185 orang saja tetapi bisa bertambah bahkan diharapkan Pangandaran bisa satu kloter.

“Mudah-mudahan para Duyufurrahman senantiasa diberikan kesehatan dan bisa kembali ke tanah suci dalam keadaan sehat wal afiat,” pungkasnya.

Sementara sebelumnya Asisten Daerah I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Rida Nirwana dalam laporannya menyampaikan, jamaah haji asal Kabupaten Pangandaran tergabung dalam Kloter 34 JKS bersama 108 jamaah asal Kab Bogor, 106 jamaah asal Kab Ciamis sehingga total keseluruhan jamaah kloter 34 berjumlah 410 orang.

Kloter 34 JKS disertai oleh 1 orang TPHI yg berasal dari Kab Pangandaran, 1 TPIHI (Bogor), 2 TKHI (Bogor, Ciamis), 2 PHD (Bekasi, Garut).

Asisten Daerah I juga menyampaikan bahwa pada tahun ini Pangandaran memberangkatkan 185 jamaah haji yang terdiri dari 106 perempuan, 79 laki-laki.

Adapun jumlah jamaah pernah kecamatan adalah sebagai berikut, Kecamatan Cimerak 39, Kecamatan Mangunjaya 27, Kecamatan Padaherang 27, Kecamatan Langkaplancar 23, Kecamatan Parigi 18, Kecamatan Cijulang 15, Kecamatan Pangandaran 10, Kecamatan Sidamulih 11, Kecamatan Kalipucang 11 Kecamatan Cigugur 2 dan mutasi dari Pamulang (Tangsel) 2 orang. (PNews)


DARSONO BERHARAP ADA ULURAN TANGAN PERBAIKI RUMAHNYA YANG AMBRUK

Pangandarannews.com/tasiknews – Sebuah rumah milik pasangan suami isteri Darsono- Enong, warga RT.13, RW. 04 Kampung Cibolang Desa Pangliaran Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, sekitar jam 7.20 WIB atap rumahnya ambruk sehingga menimpa seisi rumah yang ada didalamnya, beruntung semua penghuni rumah selamat karena saat kejadian sedang tidak di dalam rumah.(25/06)

Diduga rumah yang bangunan atap rumah tersebut terbilang cukup lama sehingga tidak mampu menampung air hujan deras, dan saat ini pemilik rumah terpaksa harus menumpang di rumah anaknya yang kecil untuk dihuni bersama mereka.

Darsono pun berharap segera ada pihak yang bisa membantu uyntuk memperbaiki rumahnya sehingga biusa dihun kembali bersama keluarganya.

Mudah-mudahah, kata Darsono, melalui media yang memberitakan kejadian musibah rumahnya ini baik pemerintah, kecamatan atau BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya dapat membantu meringankan musibah yang menimpanya.

“Saya sangat berharap ada pihak yang bisa membantu saya, “ucapnya. (Herman)


DIHADIRI KEJARI, BUPATI PANGANDARAN RESMIKAN BALE ADHYAKSA CIAMIS

PANGANDARANNEWS.COM  - Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata beberpa hari lalu meresmikan Bale Adhyaksa Kejaksaan Negeri Ciamis, bertempat di Jalan Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran. (21/6).

Selain dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis Erny Veronika Maramba, S.H., M.Hum., turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin H.M.M., Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, SH. S.I.K., Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Dr. Drs. H. Kusdiana, M.M., Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Daerah, Perwakilan dari Pengadilan Negeri Ciamis, Perwakilan dari Pengadilan Agama Ciamis, Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Lingkup Kabupaten Pangandaran dan Para Camat Se - Kabupaten Pangandaran.

Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis Erny Veronika Maramba, S.H., M.Hum., mengucapakn terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran, yang sudah memenuhi permohonan Kejari Ciamis untuk melakukan optimalisaai tugas fungsi kejaksaan di Kabupaten Pangandaran yang masih menjadi wilayah hukum Kejaksaan Negeri Ciamis.

Erny mengatakan, tugas fungsi kejaksaan ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan, yaitu menciptakan kondisi yang kondusif dan mengamankan pelaksanaan pembangunan, pencegahan KKN dan memberikan pertimbangan dalam masalah hukum kepada Presiden dan instansi pemerintah lainnya.

Selain itu, terang Erny, ada 4 layanan yang terdapat di Bale Adhyaksa, diantaranya 1. Layanan koordinasi dan konsultasi, 2. Layanan pengaduan masyarakat, 3. Pojok konsultasi hukum gratis dan 4. Layanan tilang.

"Harapan kami kehadiran Bale Adhyaksa yang kami persembahkan kemanfaatannya untuk masyarakat Pangandaran bisa berkolaborasi bersama-sama dengan Pemkab untuk mensupport atau mendukung pelaksanaan pembangunan yang dilakukan Pemkab Pangandaran, "ucapo Erny.

Sementara Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis yang dipimpin Erny Veronika baru 3 bulan ini tetapi dari beberapa pertemuan dan komunikasi serta langkah-langkah lebih banyak berkoordinasi berkaitan dengan pencegahan korupsi dan pencegahan penyalahgunaan wewenang. 

“Ibu kejari mensosialisasikan berbagai persoalan sampai ke tingkat yang paling bawah,"kata buapti,

Bupati menambahkan, saat ini masyarakat merupakan bagian dari penyelenggaraan pembangunan sekaligus bagian dari pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, sehingga dengan dinamika kehidupan yang semakin terbuka karena masyarakat itu sendiri menjadi bagian dari penyelenggaraan pemerintahan sebagai objek subjek sekaligus sebagai bagian dari pengawasan.

"Terima kasih, mudah-mudahan apa yang Bu Kajari sampaikan tentang pencegahan korupsi dan lainnya dapat berjalan dengan baik sehingga apa yang tidak kita inginkan tidak terjadi di Kabupaten Pangandaran, “pungkas bupati. (PNews) 


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN