BELUM ADA REGULASI APLIKASI PEDULI LINDUNG, DINAS KUKMP KOTA BANJAR BEBASKAN WARGA BELI MINYAK GORENG CURAH

PANGANDARANNEWS.COM-BANJARNEWS – Menanggapi terkait pembelian Miyak Goreng (Migo) curah yang dikabarkan harus sesuai dengan intruksi pemerintah pusat dengan menunjukan aplikasi pedulilindungi, Kepala Dinas KUKMP kota Banjar Edi Herdianto mengatakan, sot tersebut sampai saat ini pihaknya masih menunggu regulasinya.

“Pemberlakuan aplikasi ini sudah diliris oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan namun hingga saat belum ada bahasannya lagi, regulasinya belum turun. “ucap Edi, saat ditemui PNews di ruang kerjanya. (27/06)

Dan saat ini, menurut Edi, pihaknya masih bebas memberikan kesepatan kepada masyarakat dalam proses pembelian Migo curah, bahkan sebelumnya Dinas KUKMP kota Banjar sudah melakukan program Sapa Warga pembelian MiGo curah menggunakan KTP walau pun sepi peminatnya. 

Edi menyebut, rata-rata pembeli (konsumen) masih banyak yang belum menguasai Aplikasi peduli lingdungi atau membawa aplikasi ke pasar saat belanja, dan ini baru rencana batasan pembelian MiGo curah dengan Aplikasi pedulilindungi kisaran 10 liter.

Edi menegaskan, yang penting hingga saat ini stok MiGo curah di Kota Banjar masih aman dan terjangkau oleh masyarakat, dan selain stok aman pendistribuasian MiGo curah pun masih lancar.

“Adapun harga eceran yang masih beragam di pasaran itu masih terbilang wajar karena sudah dijual dalam kemasan, “ucapnya. (Tito)


BERTUGAS DI BAG REN POLRES CIAMIS, KOMPOL HARYONO PAMIT TINGGALKAN POLSEK PANGANDARAN

pangandarannews.com – Usai mengikuti acara serah terima jabatan (sertijab) di aula Polres Pangandaran, Kompol Haryono, SH yang sebelumnya mejadi Kapolsek Pangandaran, kepada PNews menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Pangandaran.

Sebagai manusia biasa, kata Haryono, selama sekitar 1 tahun bertugas di Polsek Pangandaran mungkin banyak kekurangan dan kesalahan dalam melayani dan mengayomi masyarakat, untuk itu ia pun mohon maaf baik kepada instansi pemerinatah di lingkup kecamatan mau pun seluruh warga. 

“Saya juga mengucapkan terimakasih, karena selama saya bertugas di Polsek Pangandaran selalu mendapat support dari seluruh elemen, seperti tokoh masyarakat dan agama serta berbagai komunitas, “ucap Haryono.(27/06)

Disoal kesan-kesannya selama bertugas, menurutnya selama bertugas ia selalu melakukan kordinasi lintas instansi dan masyarakat sehingga dalam menjalankan tugas pun terasa ringan karena banyaknya kontribusi dari berbagai elemen.

“Sekali lagi baik secara pribadi mau pun profesi saya mengucapkan terimakasih, saya benar-benar senang dan bangga bisa dan pernah bertugas di Pangandaran, “imbuhnya.

Sementara beberapa hari sebelumnya dalam acara pamitan yang digelar beberapa hari sebelumnya di kawasan Kampung Turis pantai Pamugaran dengan sejumlah tokoh, seperti Indonesia Hotel General Manager Asoations (IHGMA), para kepala desa, Koramil, TNI AL, jajaran pengurus NU Kecamatan Pangandaran, sejumlah camat, komunita burung merpati, komunitas trabas, komunitas pemancing serta tamu undangan lainnya, mereka semua sangat berkesan dan berterimakasih atas dedikasi yang telah diberikan Haryono selama bertugas.

Seperti disampaikan Ketua Ihgma, Reza Bayu Aji, pihaknya berterimakasih atas bimbingan dan ayoman selama menjadi Kapolsek Pangandaran.

“Kami tentu tidak akan melupakan jasa-jasa Pak Haryono, dan mudah-mudahan kita masih bisa menjalin silaturahmi walau sekarang  sudah tidak bertugas di Pangandaran lagi, “ucap Reza.(20/06)

Hal senada dikatakan Kepala Desa Sidomulyo sekaligus Ketua Apdesi Kabupaten Pangandaran, Sugiono, SH, menurutnya rasanya baru kemarin bersama-sama saling berkordinasi dalam pelayanan pada masyarakat, sekarang sudah harus berpisah.

“Tapi itulah tanggungjawab abdi Negara harus siap bertugas dimana saja, dan saya percaya di tempat tugas yang baru nanti Pak Haryono bisa lebih berprestasi lagi, “uja Sugiano.

Seperti diketahui, Kompol Haryono mendapat tugas baru menjadi Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) di Polres Ciamis, sementara Kapolsek Pangandaran yang baru dijabat AKP Adi Widodo. (PNews)


TIM SAR GABUNGAN TASIKMALAYA BERHASIL TEMUKAN JENAZAH KORBAN KECELAKAAN BUS DI RAJAPOLAH

Pangandarannews.com/tasiknews - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jenazah Siti Munawaroh (30) tahun salah satu penumpang yang dikabarkan hilang saat terjadi kecelakaan Bus Pariwisata City Trans Utama (CTU) di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. (27/06)

Menurut Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si, pihaknya sangat mengapresiasi Tim SAR gabungan yang bekerja tanpa kenal lelah selama tiga hari dalam melakukan pencarian korban. 

"Terimakasih, dan saya memberikan apresiasi kepada semua pihak, tanpa kenal lelah dari sejak kejadian hingga hari ini terus kerja keras berupaya menemukan korban," kata Kapolres. 

Seperti diberitakan sejumlah media sebelumnya, pada hari Sabtu tanggal 25 juni 2022 lalu Bus Pariwisata PO. CTU yang membawa rombongan dari Jatinangor Sumedang tujuan Pangandaran mengalami kecelakaan tunggal dan masuk jurang di Kampung Cireundeu Desa Manggungsari Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. 

Sementara Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Zezen Zaenal menambahkan, dengan ditemukannya jenazah Siti Munawaroh, jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan Bus PO. CTU yang masuk jurang menjadi 4 orang. (anwarwaluyo-hms)


LIMA HARI TINGGALKAN RUMAH, SEORANG PRIA WARGA KARANGJAYA DITEMUKAN GANTUNG DIRI DI ATAS POHON

Pangandarannews.com/tasiknews - Penemuan jasad pria dewasa tergantung di atas pohon manggis gegerkan warga Kampung Ciaren, Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya.  (26/06) 

Saat dikonfirmasi Kapolsek Karangjaya Polres Tasikmalaya Kota Iptu Imang Sunarman membenarkan adanya kejadian tersebut, pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya seorang pria yang gantung diri.

“Tadi jasadnya sudah langsung kami evakuasi bersama tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota," jelas Imang.

Hal tersebut, kata Imang, diketahui sekitar jam 12.00 wib saat salah seorang warga pulang dari kebun dan melihat ada yang tergantung di pohon manggis, karena warga itu mengenalinya ia pun kemudian memberitahu istri korban. Dan berdasarkan hasil olah TKP korban gantung diri menggunakan tali tambang plastik dengan jarak dari ujung kaki ke permukaan tanah 290 centimeter, jarak simpul tali ke permukaan tanah 460 centimeter dan jarak dahan ke simpul tali 30 centimeter. 

Korban diketahui merupakan warga setempat bernama Nana Taryana (39) tahun yang sehari-hari bekerja sebagai petani, dan menurut keterangan istrinya korban pergi dari rumahnya menuju kebun pada hari Rabu tanggal  22 juni lalu.

“Istrinya juga  menjelaskan bahwa suaminya mempunyai masalah hutang piutang dengan orang lain," jelas Imang lagi. 

Dari  hasil pemeriksaan tim Inafis Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota tidak ditemukan tanda-tanda akibat kekerasan di tubuh korban, kemudian pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi  dan  menerima kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai musibah. (anwarwaluyo-hms)


TERPISAH DARI CIAMIS, KINI ASIAFI KOTA BANJAR MILIKI KEPENGURUSAN SENDIRI

PANGANDARANNEWS.COM-BANJARNEWS - Pengurus Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitness Indonesia (ASIAFI)Kota Banjar beberapa hari lalu resmi dilantik oleh perwakilan pengurus ASIAFI provinsi Jawa Barat Supardi Udung S. Pd, sekaligus penandatangan berita acara pelantikan dan penyerahan bendera ASIAFI  dari perwakilan pengurus Asiafi Provinsi Jawa Barat ke Ketua Asiafi Kota Banjar. (26/6)

Wakil Wali Kota Banjar H.Nana Suryana yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan selamat kepada pengurus Asiafi Kota Banjar yang baru di lantik dan berharap organisasi ini bisa berjalan dengan baik khususnya dalam mengembangkan olah raga Aerobic dan fitness. 

 "Organisasi ini mejadi wadah bagi asosiasi Aerobic dan fitness Indonesia, “ tuturnya. 

Nana menambahkan, dengan terbentuknya pengurus Asiafi di kota Banjar sekarang kepengurusan mulai terpisah yang sebelum masih tegabung dengan pengurus Asiafi Kabupaten Ciamis, sehingga diharapkan pengurus aerobic dan fitness yang saat ini dilantik mampuh meningkatkan kegiatan olah raga di tengah masyarakat khususnya olah raga Aerobic dan pitness.

“Selain itu melalui terbentuknya kepengurusan di Kota Banjar akan mampu menciptakan intrukstur instrukstur handal hingga bisa mendorong minat masyarakat untuk menggeluti olah raga ini, “ucap Nana. Pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PKK Kota Banjar, Kapolsek , Camat , Dan Ramil Langensari, Ketua Pormi Kota Banjar dan Ketua Asiafi Kabupaten Ciamis. (tito)


HARI INI BUPATI KABUPATEN PANGANDARAN LEPAS 185 JAMAAH CALON HAJI TAHUN 2022

PANGANDARANNEWS.COM – Sekitar jam 14.30 WIB, bertempat di Bumi Perkemahan Pramuka Pamugaran, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata melepas 185 jemaah calon haji asal Kabupaten Pangandaran, (26/06)

Dalam sambutan pelepasannya, bupati menyampaikan jamaah haji yang bisa berangkat tahun ini hendaknya bersyukur meski telah mengalami penundaan selama dua tahun akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia.

“Jika kesulitan kita hadapi dengan arif, sabar dan ikhlas saya yakin bencana akan teratasi, dan Alhamdulillah kalau kita bersabar akan indah pada waktunya,” kata bupati.

Bupati menjelaskan, seharusnya tahun ini jumlah calon Jemaah haji sebanyak 300 orang tetapi jadinya 185 orang jamaah haji.

Bupati juga berpesan agar para Jemaah selalu menjaga kesehatan, makan teratur, melaksanakan ibadah yang wajib-wajib saja, melaksanakan apa yang jadi manasik-manasik haji. Dan mudah-mudahan para Jemaah bisa mendoakannya agar senantiasa sehat dan selalu berada di jalan yang lurus untuk melaksanakan amanat memimpin Kabupaten Pangandaran.

“Mudah-mudahan bapak ibu sekalian pulang dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur dan mabrurrah, ”ucap bupati.

Masih di tempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran H. Supriana menitipkan pesan kepada para jamaah haji agar mendoakan para pemimpin Kabupaten Pangandaran senantiasa diberikan kesehatan dalam mengemban tugas dalam rangka memajukan Pangandaran.

Atas nama keluarga besar Kemenag, Supriana menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Bupati dan jajarannya serta seluruh penyelenggaraan ibadah haji.

 “Semoga kebijakan bapak mendapat rahmat dari Allah SWT, ”ungkapnya.

Supriana mengaku ia yang baru mengikuti rapat di Embarkasi Bekasi mengatakan, penyelenggaraan haji tahun ini dari kloter pertama hingga kloter yang diberangkatkan tadi malam berjalan dengan lancar, tidak ada hambatan yang berarti.

Dan mudah-mudahan untuk tahun mendatang tidak hanya 185 orang saja tetapi bisa bertambah bahkan diharapkan Pangandaran bisa satu kloter.

“Mudah-mudahan para Duyufurrahman senantiasa diberikan kesehatan dan bisa kembali ke tanah suci dalam keadaan sehat wal afiat,” pungkasnya.

Sementara sebelumnya Asisten Daerah I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Rida Nirwana dalam laporannya menyampaikan, jamaah haji asal Kabupaten Pangandaran tergabung dalam Kloter 34 JKS bersama 108 jamaah asal Kab Bogor, 106 jamaah asal Kab Ciamis sehingga total keseluruhan jamaah kloter 34 berjumlah 410 orang.

Kloter 34 JKS disertai oleh 1 orang TPHI yg berasal dari Kab Pangandaran, 1 TPIHI (Bogor), 2 TKHI (Bogor, Ciamis), 2 PHD (Bekasi, Garut).

Asisten Daerah I juga menyampaikan bahwa pada tahun ini Pangandaran memberangkatkan 185 jamaah haji yang terdiri dari 106 perempuan, 79 laki-laki.

Adapun jumlah jamaah pernah kecamatan adalah sebagai berikut, Kecamatan Cimerak 39, Kecamatan Mangunjaya 27, Kecamatan Padaherang 27, Kecamatan Langkaplancar 23, Kecamatan Parigi 18, Kecamatan Cijulang 15, Kecamatan Pangandaran 10, Kecamatan Sidamulih 11, Kecamatan Kalipucang 11 Kecamatan Cigugur 2 dan mutasi dari Pamulang (Tangsel) 2 orang. (PNews)


DARSONO BERHARAP ADA ULURAN TANGAN PERBAIKI RUMAHNYA YANG AMBRUK

Pangandarannews.com/tasiknews – Sebuah rumah milik pasangan suami isteri Darsono- Enong, warga RT.13, RW. 04 Kampung Cibolang Desa Pangliaran Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, sekitar jam 7.20 WIB atap rumahnya ambruk sehingga menimpa seisi rumah yang ada didalamnya, beruntung semua penghuni rumah selamat karena saat kejadian sedang tidak di dalam rumah.(25/06)

Diduga rumah yang bangunan atap rumah tersebut terbilang cukup lama sehingga tidak mampu menampung air hujan deras, dan saat ini pemilik rumah terpaksa harus menumpang di rumah anaknya yang kecil untuk dihuni bersama mereka.

Darsono pun berharap segera ada pihak yang bisa membantu uyntuk memperbaiki rumahnya sehingga biusa dihun kembali bersama keluarganya.

Mudah-mudahah, kata Darsono, melalui media yang memberitakan kejadian musibah rumahnya ini baik pemerintah, kecamatan atau BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya dapat membantu meringankan musibah yang menimpanya.

“Saya sangat berharap ada pihak yang bisa membantu saya, “ucapnya. (Herman)


DIHADIRI KEJARI, BUPATI PANGANDARAN RESMIKAN BALE ADHYAKSA CIAMIS

PANGANDARANNEWS.COM  - Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata beberpa hari lalu meresmikan Bale Adhyaksa Kejaksaan Negeri Ciamis, bertempat di Jalan Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran. (21/6).

Selain dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis Erny Veronika Maramba, S.H., M.Hum., turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin H.M.M., Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, SH. S.I.K., Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Dr. Drs. H. Kusdiana, M.M., Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Daerah, Perwakilan dari Pengadilan Negeri Ciamis, Perwakilan dari Pengadilan Agama Ciamis, Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Lingkup Kabupaten Pangandaran dan Para Camat Se - Kabupaten Pangandaran.

Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis Erny Veronika Maramba, S.H., M.Hum., mengucapakn terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran, yang sudah memenuhi permohonan Kejari Ciamis untuk melakukan optimalisaai tugas fungsi kejaksaan di Kabupaten Pangandaran yang masih menjadi wilayah hukum Kejaksaan Negeri Ciamis.

Erny mengatakan, tugas fungsi kejaksaan ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan, yaitu menciptakan kondisi yang kondusif dan mengamankan pelaksanaan pembangunan, pencegahan KKN dan memberikan pertimbangan dalam masalah hukum kepada Presiden dan instansi pemerintah lainnya.

Selain itu, terang Erny, ada 4 layanan yang terdapat di Bale Adhyaksa, diantaranya 1. Layanan koordinasi dan konsultasi, 2. Layanan pengaduan masyarakat, 3. Pojok konsultasi hukum gratis dan 4. Layanan tilang.

"Harapan kami kehadiran Bale Adhyaksa yang kami persembahkan kemanfaatannya untuk masyarakat Pangandaran bisa berkolaborasi bersama-sama dengan Pemkab untuk mensupport atau mendukung pelaksanaan pembangunan yang dilakukan Pemkab Pangandaran, "ucapo Erny.

Sementara Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis yang dipimpin Erny Veronika baru 3 bulan ini tetapi dari beberapa pertemuan dan komunikasi serta langkah-langkah lebih banyak berkoordinasi berkaitan dengan pencegahan korupsi dan pencegahan penyalahgunaan wewenang. 

“Ibu kejari mensosialisasikan berbagai persoalan sampai ke tingkat yang paling bawah,"kata buapti,

Bupati menambahkan, saat ini masyarakat merupakan bagian dari penyelenggaraan pembangunan sekaligus bagian dari pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, sehingga dengan dinamika kehidupan yang semakin terbuka karena masyarakat itu sendiri menjadi bagian dari penyelenggaraan pemerintahan sebagai objek subjek sekaligus sebagai bagian dari pengawasan.

"Terima kasih, mudah-mudahan apa yang Bu Kajari sampaikan tentang pencegahan korupsi dan lainnya dapat berjalan dengan baik sehingga apa yang tidak kita inginkan tidak terjadi di Kabupaten Pangandaran, “pungkas bupati. (PNews) 


UNTUK KEDUA KALINYA, KEMENAG DAN DPRD PANGANDARAN KEMBALI BAHAS RAPERDA FASILITASI PENYELENGGARAAN PESANTREN

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di Ruangan Badan Anggaran dan Musyawarah DPRD, Kantor Kementerian Agama (Kamenag) dan DPRD Kabupaten Pangandaran kembali menggelar Rapat Kerja terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, yang diikuti juga Ketua MUI Pangandaran, Kabag Kesra, Kasubag Hukum Setda, Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP), Ketua Ansor, serta beberapa Ketua MUI Kecamatan.(22/06)

Pada pembahasan Raperda kali ini Pansus mengundang Kemenag dan unsur terkait untuk menyempurnakan Raperda Pesantren yang merupakan Perda inisiatif DPRD sebagai turunan dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Supriana menjelaskan sebelumnya Kemenag sudah mengundang 23 Pimpinan Pesantren untuk membahas draf ini untuk mengakomodir seluruh saran dan masukan terhadap draft Raperda ini.

Sementara keterlibatan Kemenag, menurut Supriana, baik itu Forum Pondok Pesantren dalam pembahasan Perda ini menganggap penting ikut terlibat penyusunan walaupun kapasitasnya hanya sebatas turut berpikir, dan di depan anggota Pansus Raperda Fasilitasi Penyelenggraan Pesantren dan pihaknya menyampaikan masukan dan saran yang telah diakomodir dari para masyayikh.

“Secara umum dari pembahasan tersebut tidak banyak karena dianggap sudah memenuhi ekspektasi pesantren, hanya ada beberapa poin sedikit menjadi perhatian dan sedikit substantif,” jelas Supriana.

Supriana menyebut, dalam rapat kerja kedua ini disepakati adanya penambahan ayat di pasal 4 menjadi Penyelenggaraan Pesantren wajib mengembangkan nilai Islam wasatiyah melalui pengembangan prinsip-prinsip tawassuth, tawazun, ta’asul dan tasamuh. (PNews)


Saat Resmikan Sanggar Seni Gending, Bupati Pangandaran Ajak warga Langkaplancar Kembangkan Seni Dengan Nuansa Religi

pangandarannews.com - Geliat wisata Pangandaran di saat pandemi covid 19 terasa menurun, namun di tahun sekarang ini terasa mulai  meningkat kembali. Hal ini ditandai arus kunjungan wisata setiap minggunya mengalami kenaikan, dan ini juga menunjukan bahwa pariwisata Pangandaran sangat menarik khususnya di mata wisatawan.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata saat beberapa hari lalu meresmikan Sanggar Seni Gending di Desa Bojong Kecamatan Langkaplancar.(20/06)

Kata bupati, animo baik pada wisata Pangandaran ini pun mampu dimanfaatkan warga, salahsatunya oleh Warga Dusun Bentar RT. 007/002 Desa Bojong, dengan mendirikan Sanggar Seni Gending Hibar Kancana yang didirikan dari swadaya masyarakat yang mencintai kesenian tradisional.

Alhamdulillah ini sesuatu yang baik, karena di Desa Bojong ada sanggar seni sebagai tempat pembinaan dan pengembangan kesenian tradisional, dan saya berharap agar masyarakat terus menjaga kesenian ini dengan baik, ” ucap bupati.

Keutamaan Langkaplancar menurut bupati ada dua, pertama Langkaplancar merupakan daerah religius atau agamis dan ini harus tetap dipegang, artinya cari pola pengembangan seni pun dengan memadukan dengan agama. Itu yang harus dikembangkan dengan baik, Tidak boleh kalau seniman Langkaplancar harus cantik, rapih, identik.

“Dan yang kedua, tentu harus dijaga, seninya harus berkembang tapi syar'inya tetap dijaga dengan baik,” imbuh bupati.

Bupati pun berharap di Langkaplancar ada pengembangan wisata kolaborasi antara alam dan budaya, sehingga wisatawan tak terfokus di sekitar wisata pantai saja. Ada alam yang indah juga sekarang ada sanggar seni, ini tinggal diolah dikombinasikan, dikolaborasikan menjadi sesuatu yang suguhan kesenian yang apik. Karena kadangkala wisatawan pun merasa bosan lihat pantai terus atau berenang di laut, tapi sekali-kali bisa datang ke Langkaplancar untuk mmencicipi nimatnya buah durian dan pesona alam yang eksotik.

Sementara salah seorang tokoh kesenbian Langkaplancar, Dadi menyampaikan, pembangunan Sanggar Seni Gending di Desa Bojong ini murni swadaya masyarakat dengan arahan dari kepala desa.

Saat ini, kata Dedi, sanggar ini tidak pernah sepi dari berbagai kegiatan budaya, dan peminatnya bukan saja dari Desa Bojong tetapi dari desa-desa tetangga yang memang mempunyai kerinduan akan hadirnya sebuah sanggar. (PNews)


KEGIATAN KENAIKAN KELAS SDN SUKASARI JADI AJANG SILATURHAMI DAN PENTAS SENI SISWA

pangandarannews.com/tasiknews –
Sudah menjadi agenda program akhir tahun setiap sekolah melaksanakan acara kenaikan kelas, sekaligus perpisahan kelas VI. Begitu juga yang dilaksanakan SDN Sukasari Kecamatan Karangnunggal juga menggelar resepsi kenaikan kelas I & V dengan tema tahun ini, “Bersatu Membangun Akhlak Mulia”.(23/06) 
Hadir dalam resepsi diantaranya, Kepala Sekolah Yuyu Cahyudin S.Pd, Kepala Kantor Wilayah Cikupa  Agus, Ketua Komite Wawan Kalwan dan jajarannya, Ketua RW, RT dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya Yuyu atas nama sekolah ia mengucapkan terimakasih kepada jajaran komite dan orang tua murid yang sudah mendukung setiap program dan agenda sekolah.

“Sudah 1 tahun saya menjabat disini tentunya banyak pelajaran dan kesalahan, dan kepada semua pihak saya minta maap atas segala kekurangan dan kelemahan saya dan seluruh tenaga pendidik, “tutur Yuyu.

Yuyu menjelaskan, saat ini saat ini jumlah murid sebanyak 95 dengan tenaga pendidik 9 orang, cukup minim memang dengan jumlah murid di sekolah ini.

Dalam resepsi tersebut, kata Yuyu, selain pembagian raport juga menjadi ajang silaturahmi para guru dan orang tua murid serta jadi pentas gelaran kreasi dan seni dari murid SDN Sukasari dari mulai kelas I sampai kelas VI.

Selain itu, imbuh Yuyu, sekolah juga memberikan bingkisan atau Cindera mata kepada para murid yang meraih juara 1 sampai 3 tentunya dari kelas I sampai kelas VI.

“Saya berharap anak SD Sukasari bisa terus berprestasi dan untuk siswa kelas VI diharapakn melanjutkan jenjang SLTP, “ujar Yuyu. (anwarwaluyo)

MASIH JADI TEKA-TEKI, TERBAKARNYA MOBDIN DESA MARGALAKSANA DAN WARUNG MILIK ASEP PERMANA PENYEBABNYA BELUM TERUNGKAP

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Terbakarnya Suzuki ST 150 Fitura dengan No.Pol : Z 1740 N mobil dinas (mobdin) Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja KabupatenTasikmalaya dan warung milik Asep Pemana (54) yang terjadi pada dini hari sekitar pukul 02:30 Wib di Kampung Pasanggrahan Rt/Rw, 003/001, hingga saat ini masih teka-teki dan menjadi sorotan publik. (22/06)

Informasi yang dihimpun dari keterangan saksi menjelaskan kronologisnya, salah satunya saksi Rifaldi (13) yang merupakan anak pemilik warung, ia menuturkan saat akan mengambil charger handphone  di lantai  2 ia melihat kobaran api di luar rumah sudut rollingdor warung, lalu saksi bergegas membangunkan orang tuanya (Asep Permana) dan keluar rumah untuk memintan bantuan warga.

“Saat hendak keluar rumah saya melihat lagi kobaran api di bawah mobil Dinas Desa Margalaksana yang sedang terparkir di pinggir jalan dengan jarak dari warung yang terbakar sekitar 4 meter, “terang Rifaldi. 

Api pun dapat dipadamkan pada pukul 03:00 Wib oleh warga sekitar dengan menggunakan alat seadanya, atas kejadian tersebut pemilik warung, Asep Permana mengaku mengalami kerugian mencapai Rp5 juta. Sementara mobil dinas Desa Margalaksana mengalami kerusakan di bagian mesin bawah serta karpet dalam mobil ikut terbakar dan kerugian ditaksir Rp3 juta, tapi anehnya hingga saat penyebab kejadian kebakaran kios warung dan mobil dinas tersebut belum diketahui penyebabnya. 

Sementara di Kepala Desa Margalaksana Jaja Hidayat saat berada di lokasi kejadian membenarkan  mobil pelayanan milik Desa Margalaksana dan warung milik ketua RW 01 terbaka, namun kobaran api baik yang berasal dari mobil atau pun bangunan warung tidak sampai menjalar kebagian lainya karena api dapat cepat dipadamkan warga. 

“Mobil pelayanan milik desa ini sedang parkir di depan rumah Pak Ketua RW 01 karena habis dipakai Pak Ketua Rt setempat dan belum sempat di kembalikan ke kantor desa, “terang Jaja. 

Atas nama Pemdes Margalaksana Jaja mengucapkan terimakasih kepada warga yang sigap memadamkan kobaran api sehingga api pun cepat padam dan musibah tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan warung dan mobil dinas. 

Jaja juga menghimbau kepada warga agar selalu berhati-hati jangan sampai kejadian tersebut terulang kembali, waspada dalam setiap melakukan segala sesuatu hal apalagi yang berkaitan dengan api karena lalai sedikit saja semua pihak akan kena dampak. 

“Jadikan musibah ini menjadi pembelajaran berharga agar kedepan selau berhati-hati, “ucapnya. 

Sementara hingga berita ini diturunkan penyebab kejadian terbakarnya mobdes dan warung milik Asep Permana masih belum ada penjelasanpenyebabnya, dari informasi yang didapat kejadian ini sudah ditangani langsung oleh Polres Tasikmalaya dan saat ini sedang menunggu hasil Labfor Polda Jabar. 

(herman)


KEGIATAN OPEN TURNAMEN BOLA VOLI KAPOLRES TASIKMALAYA KOTA CUP WARNAI HUT BHAYANGKARA KE 76

pangandarannews.com/tasiknews - Untuk memeriahkan HUT Bhayangkara Ke-76 Tahun 2022 Polres Tasikmalaya Kota menggelar Open Turnamen Bola Voli Putra Putri, bertempat di GOR Sukapura Dadaha Kota Tasikmalaya.(23/06). 

Usai memimpin pembukaan open tournament tersebut Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si, kepada sejumlah awak media menyampaikan kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara Ke-76 Tahun 2022. 

Kapolres juga menyampaikan terimakasih atas kehadiran undangan dari Forkopimda, TNI-Polri dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya Turnamen Bola Voli ini. 

Open Turnamen Bola Voli ini kata Kapolres, merupakan rangkaian kegiatan Jajaran Polres Tasikmalaya Kota dalam menyambut HUT Bhayangkara Ke-76, dan sebelumnya telah digelar beberapa kegiatan seperti Bakti Sosial, Bakti Kesehatan, Sepeda Santai, Mini Soccer, dan Tahfidz Qur'an. 

“Turnamen Bola Voli ini untuk memperebutkan Piala Bergilir Kapolres Tasikmalaya Kota dengan harapan kegiatan seperti ini ke depannya bisa berkelanjutan, “ujarnya.

Sementara Panitia Penyelenggara Iptu Dedi menambahkan, Open Turnamen Bola Voli Kapolres Tasikmalaya Kota Cup yang rencananya akan dilaksanakan selama tiga hari ini diikuti 14 Tim Putra dan 10 Tim Putri. 

Momen ini kata Dedi merupakan awal kebangkitan olahraga Bola Voli di Wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, dengan menghadirkan pemain-pemain Pro Liga.

“Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak serta dukungan dari PBVSI Kota Tasikmalaya sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan," ucap Dedi. (anwarwaluyo-hms)



HASIL PENGUNGKAPAN 1 BULAN, POLRES TASIK KOTA BEKUK 6 PENGEDAR RIBUAN OBAT PSIKOTROPIKA

pangandarannews.com/tasiknews – Bertempat di halaman mako, dalam press rilisnya yang dipimpin langsung Kapolres Tasik Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si, menyampaikan Polres Tasik Kota telah berhasil mengungka peredaran ribuan obat psikotropika berikut 6 pengedarnya yang diamankan Satuan Resese Narkoba. (22/06) 

Aszhari menjelaskan, tersangaka berinisial SA, AA, KG, RO, AD, dan GG, dapat diamankan berikut barang bukti diantaranya 3,37 gram Sabu, 88 Tablet Alprazolam dan 6.015 butir obat warna kuning berlogo MF. 

"Kami amanakan 6 tersangka, masing-masing 3 Pengedar Sabu-sabu dan 3 Pengedar Obat Psikotropika, dan ini merupakan hasil pengungkapan dalam 1 bulan," jelas Kapolres.

Ia menambahkan, modus operandi para tersangka dalam melakukan peredaran narkoba di Kota Tasikmalaya ini dengan menggunakan sistem tempel, sehingga antara penjual dan pembeli tidak saling bertemu. 

"Salah satu pelaku merupakan residivis kasus ganja, sekarang dia tertangkap lagi saat mengedarkan sabu,"imbuhnya. 

Selanjutnya menurut Kapolres, para pelaku dijerat dengan Pasal 113 Ayat (1) Jo Pasal 124 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman Minimal 5 Tahun dan Maksimal 20 Tahun Penjara.

Kemudian juga menerapkan Pasal 62 UU RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan Pasal 196 UU RI No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan Ancaman Hukuman Maksimal 10 Tahun Penjara. (anwarwaluyo-udirustandi-hms)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN