Tanggapan Fraksi PKB DPRD Pangandaran Atas Draf LKPJ Bupati Tahun 2021, Terjadi Banyak Kesalahan Terkesan Tidak Hati-Hati

PANGANDARANNEWS.COM – Setelah membaca dan menganalisa Draf Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pangandaran tahun 2021 yang disampaikan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, dalam setiap penyajian materi terjadi banyak kesalahan sehingga terkesan tidak hati-hati.

Demikian disampaikan fraksi PKB yang dibacakan Subario saat menyampaikan pandangan Umun terhadap LKPJ Bupati Pangandaran tahun 2021, bertempat di gedung Paripurna DPRD Pangandaran. (05/04)

Subario mengatakan berdasarkan permendagri nomor 18 tahun 2020 terkait pelaksanaan peraturan pemerintah atau PP nomor 13 tahun 2019 menerangkan, LKPJ adalah laporan yang disampaikan oleh pemerintah daerah kepada Dewan Perwakilan Ralryat Daerah (DPRD) dengan memuat hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menyangkut pertanggungjawaban kinerja yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah selama 1 (satu) tahun anggaran dan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah hasil kerja dari suatu keluaran yang dapat diukur dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan sesuai dengan tanggung jawab kewenangan dalam waktu yang telah ditentukan.

“Kami Fraksi Kebangkitan Bangsa, setelah membaca dan menganalisa Draf Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Pangandaran tahun 2021 yang disampaikan Bupati Pangandaran, dalam setiap penyajian materi terjadi banyak kesalahan sehingga terkesan tidak hati-hati," kata Subario.

Namun, lanjut Subario, PKB tetap setuju terkait LKPJ tersebut untuk dibahas pada tahapan selanjutnya dengan catatan sebagai berikut, 1. Pelu adanya perbaikan penyajian materi, karena kami anggap tidak selektif dalam penyajian data, terkesan tidak menyajikan data yang sebenarnya, 2. Meminta kejelasan terperinci terkait program pangandaran mengaji, 3. Realisasi program pangandaran hebat yang hanya terserap sebesar Rp. 725.573.310.- (tujuh ratus duapuluh lima juta lima ratus tujuhpuluh tiga ribu tiga ratus sepuluh rupiah) atau hanya sebesar 36,40% dari target yang ditetapkan dan keempat meminta kejelasan dari urusan pengelolaan dana bagi hasil kabupaten dalam hal ini desa, dari 93 desa yang ada di kabupaten pangandaran tidak ada satupun yang mengajukan proposal tersebut akan tetapi terdapat realisasi sebanyak Rp. 632.852.516 (enamratus tigapuluh dua juta delapan ratus limapuluh dua ribu lima ratus enambelas rupiah) atau sebanyak  5,47% dari target yang ditetapkan.

“Demikianlah pandangan umum Fraksi PKB, terima kasih atas segala perhatian, mohon maaf atas kekurangan, "ucap Subario. #PNews


Pandum Fraksi PDIP Terima dan Setujui LKPJ Bupati Pangandaran Tahun 2021 untuk Dibahas pada Tahapan Selanjutnya

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam Pandangan Umum (Pandum) fraksi Partai Demokrasi Indonesia 

Perjuangan (FPDIP) yang disampaikan Mamat Rohimat, S.pd, M.Pd., C.H, PDIP, menerima dan menyetujui LKPJ Bupati Kabupaten Pangandaran tahun 2021 untuk mendapat pembahasan pada tahapan selanjutnya, 

Berdasarkan penyampaian LKPJ tahun 2021 oleh bupati dan hasil telaah PDIP terhadap LKPJ, menurut Mamat sangat rinci serta adanya kesadaranbahwa LKPJ tersebut belum merupakan hasil audit oleh BPK.

“Namun ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan dan semoga dapat diterima sebagai masukan yang membangun,  tapi pada hakikatnya, kami memahami dan menerima LKPJ bupati tahun 2021dengan baik, “ucap Mamat, bertempat di Ruang Paripurna DPRD Pangandaran. (05/04)

Sebagaimana telah diketahui bersama, lanjut Mamat, penyampaian LKPJ yang disampaikan oleh Bupati Pangandaran telah sesuai dengan amanat peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2019, dan itu semua merupakan akumulasi capaian kinerja dan target dari sasaran program dan visi-misi pemerintah kabupaten pangandaran selama tahun 2021. Sedangkan visi Kabupaten Pangandaran adalah “Pangandaran Juara Menuju Wisata Berkelas Dunia yang Berpijak pada Nilai Karakter Bangsa” dengan enam misi menyertainya yang memiliki kata kunci, kehidupan beragama, pariwisata, kesehatan dan pendidikan, ekonomi dan sosial, reformasi birokrasi, serta infrastruktur, penataan ruang, dan mitigasi bencana. 

“Maka dari itu, seyogyanya PDIP perlu memaparkan terkait belanja daerah menjadi cerminan arah pembangunan yang sesuai dengan visi-misi tersebut, “ujar Mamat.

Namun kata Mamat PDIP mendapati beberapa belanja di beberapa sektor yang menimbulkan concern, seperti, 1. Belanja hibah 42,6% perlu ditingkatkan dan belanja modal buku agama belum dianggarkan.

2. Belanja jasa konsultasi layanan kepariwisataan-jasa konsultasi penelitian kepariwisataan belum terealisasi. 

3. Belanja modal 78,4% yang terdiri atas belanja modal alat kedokteran bedah 59,9% dan belanja modal alat kesehatan umum 57,6% perlu ditingkatkan.

4. Belanja modal buku ilmu pengetahuan belum dianggarkan.

5. Penyerapan anggaran untuk koperasi, usaha kecil, dan menengah 23,9%, bagian perekonomian dan sumber daya alam 52,8%, pemberdayaan masyarakat dan desa 59,5%, serta belanja bagi hasil 5,5% perlu ditingkatkan.

6. Belanja iuran kecelakaan kerja 32,7% dan iuran jaminan kematian 39,3%, dan belanja jasa tenaga penanganan sosial 50%, realisasinya perlu ditingkatkan.

7. Penyerapan anggaran untuk bagian kesejahteraan rakyat 24,1%, kecamatan parigi 31,8%, dan kecamatan pangandaran 58,9% perlu ditingkatkan.

8. Belanja modal jembatan 22%, belanja modal bangunan air irigasi dan pembuang irigasi 37,5% perlu ditingkatkan.

9. Belanja modal bangunan pengaman sungai/pantai dan penanggulangan bencana alam belum dianggarkan.

10. Belanja jasa konsultasi perencanaan penataan ruang pengembangan pemanfaatan ruang 7% dan belanja jasa tenaga penanganan bencana 61,3% perlu ditingkatkan," kata Rohimat.

“Dalam hal ini kami berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dalam mengupayakan penyerapan anggaran pada sektor-sektor tersebut, "imbuh Mamat.

Karena menurutnya, PDIP meyakini bahwa hal-hal yang telah dicapai pada tahun 2021 tersebut  merupakan hasil pemikiran yang matang dan, tentu saja bukan tanpa rintangan sehingga memerlukan refocusing anggaran. Sehingga. Oleh karena itu adalah hal yang patut apabila PDIPi memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah yang terus berpedoman pada prinsip good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik demi keberhasilan pembangunan di Kabupaten Pangandaran.

“Maka dari itu, kami Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menerima dan menyetujui LKPJ Bupati Pangandaran tahun 2021 untuk mendapat pembahasan pada tahap selanjutnya, “tandasnya. #PNews


ISI KEGIATAN RAMADHAN, AWP DPD PANGANDARAN SANTUNI PULUHAN ANAK YATIM PIATU DAN DHUAFA

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di sekretariat Aliansi Jl. Raya Pangandaran Dusun Babakanjaya Desa Kedungwuluh Kecamatan Padaherang,  Aliansi Wartawan Pasundan(AWP) Kabupaten Pangandaran menggelar acara santunan anak yatim piatu dan dhuafa. (26/04)

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua PKK Kabupaten Pangandaran Hj. Nurlela Wiradinata, Danramil 1318/Padaherang Kapten Inf. Jamino, Kapolsek Padaherang Iptu. Aan Supriatna, SH , Camat Padaherang Edi, pejabat Diskominfo, Idayat serta tamu undangan dan seluruh anggota AWP. 

Seperti disampaikan Ketua Aliansi Wartawan Pasundan (DPD)Pangandaran, Dede Richal, acara ini digelar sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat serta meningkatakan kepedulian anggota AWP kepada sesama.

"Kami berharap kegiatan ini bisa dilakukan rutin dan bisa bersinergi dengan pemerintah maupun swasta,"tuturnya.

Pada momentum bulan Ramadhan kali ini kata Dede, AWP mengadakan acara santunan yatim piatu dan dhuafa serta rencana buka puasa bersama dan bagi takjil untuk warga, dan ini merupakan bentuk program sosial yang sudah dicanangkan AWP agar bisa mendekatkan anggota dengan masyarakat.

Ia pun menyampaikan terimakasih kepada para dermawan yang turut membantu sehingga kegiatan santunan AWP terlaksana sesuai rencana. 

“Kepada adik adik semua semoga santunan ini bisa bermanfaat, “imbuhnya.

Sementara itu, Hj. Nurlela Wiradinata dalam sambutannya menyampaikan agar semua pengurus dan anggota AWP semakin dekat kepada masyarakat serta terus menjaga soliditas serta bisa memberikan manfaat bagi masyarakat bukan hanya pengembangan diri dan peningkatan propesionalisme wartawan saja.

Ida mengatakan, ia sangat mengapresiasi kepada seluruh jararan pengurus AWP atas undangannya dalam kegiatan penyaluran santunan anak yatim-piatu dan dhuafa.

"Karena merupakan wujud serta bentuk kepedulian bersama dan juga sinergitas dengan para donatur terhadap anak yatim piatu, “ucao Ida. #TnT-isiskoswara


Ketua Jabar Bergerak Kabupaten Pangandaran Salurkan 80 Paket Sembako di Kecamatan Mangunjaya

pangandarannews.com – Ketua Jabar Bergerak, Wiwin Asep Noordin siang tadi menyalurkan 80 paket sembako di salurkan di Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran,(25/04)

Kepada PNews, Wiwin mengatakan ada sembako 1000 paket yang akan disalurkan untuk 10 kecamatan dengan syarat bagi warga yang belum tersentuh bantuan lainnya, dan bantuan ini merupakan titipan dari Pemprov Jawa Barat, dari Ketua Jabar Bergerak Ibu Atalia Kamil.

“Untuk Kecamatan Mangunhaya sendiri ada 80 paket, “terangnya.

Wiwin berharap mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu masyarakat di tengah kebutuhan bahan pokok yang meningkat apalagi saat menjelang lebaran.

Bantuan yang disalurkan ini kata Wiwin merupakan program Jabar Bergerak yang di ketuai oleh ibu Atalia Ridwan Kamil, dengan salah satu programnya penyaluran 1000 paket sembako per kabupaten. Dan nantinya bantuan ini akan disebar di 10 kecamatan di Kabupaten Pangandaran dengan sasaran anak yatim, lansia dan distabilitas. 

“Sekali lagi, semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan hidup sehari-hari warga, "ucapnya.

#TnT


Hari ini Kapolda Jawa Barat Resmikan Polres Pangandaran

Kapolda Jabar:”Polda Jabar Akan Tambah Personil Polres Pangandaran Secara Bertahap

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di alun-alun Parigi, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana meresmikan Polres Pangandaran di Kabupaten Pangandaran sebagai satuan induk penuh serta melantik AKBP Hidayat sebagai Kapolres Pangandaran.(25/04)

Dalam sambutannya Suntana menyampaikan terimakasih kepada Bupati dan wakil Bupati Pangandaran, Ketua dan anggota DPRD Pangandaran serta juga pejabat terkait lainnya.

Kepada para awak media Suntana mengatakan, kehadiran polres di Kabupaten Pangandaran diharapkan dapat menambah kepastian keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta membantu beban  pemerintah daerah (pemda) agar lebih ringan dalam mengawasi wilayah.

Suntana juga berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga Polres Pangandaran bisa terbentuk sesuai dengan keinginan masyarakat karena atas dukungan semua  Polres Pangandaran bisa dibentuk dan diresmikan.

“Mudah-mudahan Polres Pangandaran bisa bekerja sesuai harapan masyarakat," kata Suntana, usai meresmikan Polres Pangandaran. 

Ia juga meminta agar masayrakat terus mengoreksi dan memberikan kritik kepada jajaran Polres Pangandaran, tentunya dengan koreksi dan kritik itu anggota polisi dapat bertugas dengan lebih baik. 

Dan khusus pesannya pada kapolres, jadilah polisi yang bisa menembak hati masyarakat karena jika  bisa itu maka kemitraan polisi dan masyarakat akan terjalin.

Suntana juga tidak lupa meminta dukungan dari aparatur lain dan masyarakat untuk menjaga kamtibmas di Kabupaten Pangandaran, seluruh kesatuan harus bisa berkoordinasi satu sama lain. Apalagi menurut Suntana, Kabupaten Pangandaran ini menjadi daerah tujuan wisata tentu semua harus terkoordinasi begitu juga protocol kesehatan (Prokes) harus tetap dijaga agar penyebaran covid-19 bisa dikendalikan.

Disoal keterbatasan personel di Polres Pangandaran, Kapolda menjanjikan pihaknya secara bertahap akan menambah personel, Polda Jabar akan memprioritaskan anggota kepolisian yang berasal dari Pangandaran untuk ditempatkan di Polres Pangandaran. 

"Karena saya yakin mereka sudah tahu kultur di sini," ujarnya.

Ia menambahkan, nantinya Polda Jabar juga akan menambah kendaraan operasional serta sarana dan prasarana juga akan dilengkapi, sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan tak perlu datang ke Polres Ciamis lagi. #PNews











Selain Pantau Pos Mudik Lebaran Kedatangan Kapolda Jabar Lantik AKBP Hidayat Jadi Kapolres Pangandaran

Pangandarannews.com  - Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana hari ini meninjau Pos Pengamanan Arus Mudik di Pangandaran, mulai dari jalan raya Kalipucang hingga Pangandaran. (25/4).

Kepada jajaran polisi Suntana berpesan yang bertugas selama operasi ketupat lodaya melayani bisa masyarakat dengan baik serta berharap aparat kepolisian mampu bertindak seperti para tokoh di film Avengers dalam membantu masyarakat, khususnya di masa arus mudik dan liburan nanti.

"Dalam bertugas saya harap polisi bisa seperti tokoh Avengers, seperti Superman, Batman, Iron man dan pahlawan-pahlawan super hero lainnya dalam menghadapi arus mudik dan libur lebaran,"kata Suntana.

Suntana juga mengatakan sinergitas harus tetap dijaga oleh TNI/Polri, pemerintah dan elemen masyarakat serta bekerja sama dalam menghadapi setiap masalah yang ada. 

“Polisi akan kuat karena selalu bersama seperti yang dilakukan Avengers, “imbuhnya.

Selain meninjau Pos Pengamanan Arus Mudik lebaran, Suntana menjelaskan kedatangannya ke Kabupaten Pangandaran untuk melantik AKBP Hidayat menjadi Kapolres Pangandaran dan meresmikan penyerahan aset peresmian Polres Pangandaran setelah berpisah dari Polres Ciamis.

Ia berharap agar Kapolres Pangandaran bisa dekat dengan masyarakat, menjadi sahabat, memahami karakter dan jangan bikin masyarakat sulit. Karena jika polisi bisa menyesuaikan dengan masyarakat dan bisa membuat aman hati masyarakat maka sinergitas antara polisi dan masyarakat bisa tetap harmonis.

Kapoda Jawa Barat Irjen Pol Suntana yang didampingi Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin dan tokoh masyarakat eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pun berkesempatan menandatangi prasasti Polres Pangandaran.

Terbentuknya Polres Pangandaran ini menurut Suntana tak lepas dari peran dan jasa para tokoh masyarakat, seperti Susi Pudjiastuti dan Bupati Jeje dan dalam kondisi yang mendesak saat 7 tahun lalu waktu mengajukan berdirinya Polres.

“Kabupaten Pangandaran ini daerah yang diistimewakan di bagian selatan Jawa Barat, tentunya diperlukan sinergi dari berbagai pihak untuk mendukung dan meringankan beban pemerintah dalam melayani masyarakat," ucapnya.

Suntana juga menyampaikan, saat ini Polres Pangandaran masih membutuhkan banyak personel untuk memenuhi tugas-tugas kepolisian dan sekarang baru ada 266 personel dari kebutuhan 540 personel yang akan ditambah secara bertahap.

“Saya juga merencanakan akan memulangkan personil asli warga Pangandaran untuk bertugas di Polres Pangandaran untuk mengabdi di daerah sendiri di 9 Polsek yang tersebar di 10 kecamatan se-Kabupaten Pangandaran, “pungkasnya. #PNews


Wakil Bupati Pangandaran Hadiri Bakti Sosial PAMMI, Salurkan Santunan Untuk Anak Yatim

Pangandarannews.com – Beberapa hari lalu Wakil Bupati Pangandara H Ujang Endin Indrawan didampingi Ketua Tim penggerak PKK Kab Pangandaran Hj Ida Nurlaela Wiradinata, Kasat Binmas Polres Pangandaran menghadiri kegiatan Bakti Sosial Santunan Kepada Anak Yatim/ Piatu serta gebyar vaksin, bertempat di  Alun - alun Parigi.(22/04)

Kegiatan yang digagas Persatuan Artis Musisi Melayu Dangdut Indonesia ( PAMMI ) Kabupaten Pangandaran ini ada 195 orang anak yantim piatu dari 10 kecamatan se-Kabupaten Pangandaran mendapat santunan

Dalam sambutanya Wabup menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus PAMMI Pangandaran  yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Kegiatan gebyar sosial ini intinya saat untuk berbagi kepada masyarakat di bulan puasa, bulan yang penuh rahmat, ”ucap Wabup.

Wabup juga berharap agar PAMMI Pangandaran terus berkarya hingga menghasilkan karya yang bagus dan disukai masyarakat, serta berharap PAMMI juga bisa terus berbagi serta memberikan maslahat bagi umat.

“Dan mudah-mudahan sodakoh yang koordanisakan PAMMI bisa bermanfaat bagi masyarakat serta kepada paradonatur yang telah memberikan subangsihnya kita doakan mudah mudahan amal ibadahnya diterima Allah SWT, ”imbuhnya. #PNews



Antisipasi Kemacetan Libur Lebaran Tahun Ini Polres Pangandaran Siapkan Sejumlah Rekayasa Lalu-Lintas

 AKBP Hidayat: “Arah pulang wisatawan dari Ciamis, Tasikmalaya, Bandung hingga Jakarta masuk Desa Selasari-Langkaplancar dan keluar di dari Cikohkol Banjarsari

Pangandarannews.com – Menjelang hari raya Idul Fitiri 1443 H tahun 2022 Polres Pangandaran siapkan beberapa rekayasa jalur lalu-lintas akses masuk ke objek wisata.

Seperti disampaikan Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, jelang libur lebaran sejumlah objek wisata yang ada di Pangandaran diprediksi akan dipenuhi wisatawan, terutama kawasan pantai barat Pangandaran, sehingga untuk mengatisipasi kemacetan di jalur-jalur tertentu seperti yang terjadi di tahun sebelumnya, Polres Pangandaran pun telah menyiapkan beberapa rekayasa.

"Seperti untuk pintu masuk, kendaraan wisata dengan contra flow dan di pintu utama pantai barat Pangandaran dibagi menjadi 3 gate masuk dan 1 gate keluar dan satu gate untuk kendaraan motor, 2 gate untuk mini bus dan bus besar, "terang AKBP Hidayat. (19/4)

Sementara untuk pintu masuk jalan Cikidang menuju jembatan merah pantai timur akan dikhususkan kendaraan pribadi dan gate masuk pintu timur dikhususkan kendaraan pribadi dan warga lokal.

AKBP Hidayat menyebut mengatakan, untuk rekayasa arus lalu lintas saat situasi normal kendaraan dari arah Banjar maupun Jawa Tengah masuk melalui pintu pintu masuk utama, yang hanya dilalui Bus dan kendaraan pribadi.

Sedangkan untuk rekayasa arus dengan kontra flow pemberlakuan one way masih menggunakan jalur yang sama, masuk dari gate utama lalu belok kiri ke Jalan Baru Bulak Laut kemudian ke Jalan Kidang Pananjung menuju pantai barat.

“Namun bisa juga belok kiri lagi ke Jalan Pengadilan Lama kemudian menuju pantai timur, "jelasnya. 

Kapolres menambahkan untuk kanalis parkir di jalan Kidang Pananjung karena hanya 2 lajur dan banyak ditemukan parkir liar sehingga harus diarahkan ke kantor parkir atau menuju lapang Katapangdoyong di pantai timur.

Sedangkan untuk kendaraan arah keluar dipersiapkan 3 jalur, pintu utama gate, Alun-alun Paamprokan sampai dengan Wonoharjo dan Pintu Cikembulan, lalu ke arah pulang wisatawan yang dari Ciamis, Tasikmalaya, Bandung hingga Jakarta akan masuk ke Jalan Karangnangka, Desa Selasari, Kecamatan Parigi melalui Jalan Langkaplancar dan keluar dari Cikohkol, Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

“Bagi wisatawan yang akan pulang, pada lajur arah punag tersebut banyak objek wisata yang dilalui seperti pantai Batuhiu, Green Canyon, Batukaras, Citumang dan Santirah, “kata Kapolres. #PNews


Jelang Lebaran Terminal Pangandaran Masih Sepi Penumpang

Pangandarannews.com – Jelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi, di terminal Pangandaran jurusan Banjar, Ciamis dan Tasikmalaya nampak masih sepi penumpang. Kondisi ini tentu sangat dikeluhkan sejumlah awak bis karena setiap harinya untuk bus jurusan Pangandaran – Tasikmalaya tidak lebih dari 10 penumpang.

“Kondisi di bulan puasa memang selalu seperti ini, “ungkap salah seorang sopir bus, Ikin.(23/04)

Ikin mengatakan, begitu poun saat ini menjelang arus mudik Lebaran kondisinya masih masih lengang, bahkan di bus yang disopirinya pun belum ada penumpang yang naik, padahal sudah lama ngetem (menunggu).  

“Biasanya ramai penumpang jurusan Tasik-Pangandaran ini menjelang H-3, dan itupun hanya dari arah Tasik saja, sementara dari Pangandaran menuju Tasik biasanya terjadi pasca lebaran, “terang Ikin.

Selain karena masyarakat sekarang sudah memiliki kendaraan sendiri, kata Ikin kondisi ini karena banyaknya jasa mobil travel dengan layanan antar-jemput langsung dari dan ke tempat tujuan.

Sekarang ujar Ikin apa pun bisa dilakukan dalam genggaman tangan, jasa antar jemput ini bisa via online sehingga terminal pun semakin mulai sepi peminat dan akibatnya bus umum pun kehabisan penumpang.

“Untuk harga tiket Pangandaran-Banjar Rp25 Ribu, Pangandaran-Ciamis Rp40 ribu, dan Pangandaran-Tasik Rp40 ribu, “terang Ikin. #PNews




Pada Ajang Cerdas Cermat Tingkat Nasional SMKN Kadipaten Tasikmalaya Berhasil Sabet Juara III

Pangandarannews,com/tasiknews – SMKN Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya berhasil menorehkan prestasi menjadi juara III di ajang perlombaan Cerdas Cermat Tingkat Nasional yang diadakan Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung.

Seperti dusampaika Kepala SMKN Kadipaten, Junjun Nugraha SPD, SMKN Kadipaten keluar sebagai Juara ke 3 dari 59 peserta melalui seleksi di tahap pertama lolos 19 Provinsi kemudian tahap kedua lolos 6 Provinsi, dan babak semi final masuk 3 besar. Dan ketiga besar peserta tersebut yang bertarung di grand final dengan hasil sebagai berikut, juara 1 diari SMAN 1 Bangkalan (Jawa Timur), juara II SMK Katolik IPEKA Sunter (DKI Jakarta) dan juara III SMK Kadipaten (Jawa Barat).

“Dari hasil tersebut maka dipastikan Tim GeoNekad SMKN Kadipaten berhasil membawa uang pembinaan, Tropi dan Sertifikat, “ungkap Junjun. (22/04)

Junjun mengucapkan terimkasih kepada semuanya yang telah mendukung dan mendo'akan anak-anak untuk terus berkarya tingkatkan terus prestasi, dan selain wadah untuk meningkatkan kreativitas dan prestasi perlombaan Cerdas Cermat Tingkat Nasional ini juga bertujuan untuk penyaluran minat dan bakat serta hobi para siswa dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. 

“Kegiatan ini juga dapat membentuk jiwa dan kepribadian yang jujur, tangguh dan bertanggung jawab, teruslah berkarya dan tingkatkan prestasi untuk meraih cita cita kalian, “ucap Junjun. #anwarwaluyo-suherman



Isi Kegiatan Ramadhan, SMP Islam Al – Fadlillah Tobongjaya, Kembali Gelar Gerakan Cinta Ajengan, Anak Yatim dan Dhuafa

Pangandarannews.com/tasiknews - Keluarga besar SMP Islam Al-Fadlillah yang berlokasi di jalan raya Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya beberapa hari lalu kembali menyelenggarakan kegiatan sosial yang diberi tajuk “Gerakan Cinta Ajengan, Anak Yatim dan Dhuafa”, kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan dalam rangkaian acara Pesantren Ramadhan Siswa SMP Islam Al-Fadlillah. (23/4)

Dalam kegiatan di tahun kedua ini panitia dan para siswa SMP Islam Al- Fadlillah memberikan Paket Makanan ringan, paket sembako, sarung dan uang tunai kepada puluhan ajengan, yatim piatu dan kaum dhuafa yang ada di wilayah Desa Tobogjaya Kecamatan Cipatujah dan sekitarnya.

Penanggung jawab kegiatan SMP Islam Al- Fadlillah Ivan Rivan Firdaus, S.Si, MPd menyampaikan, pihaknya bersama para siswa kembali melaksanakan kegiatan gerakan sosial di tahun kedua ini dengan jumlah penerima lebih banyak dari kegiatan serupa di tahun sebelumnya.

Kegiatan gerakan cinta ajengan, yatim piatu dan kaum dhuafa ini, kata Ivan sejatinya adalah untuk memanfaatkan momentum tersebut guna memberikan edukasi moral dan religius kepada anak didik serta makna pentingnya berbagi kepada sesama terutama dalam momentum bulan suci Ramadhan,  bulan penuh berkah. 

“Acara ini bisa terlaksana berkat dukungan dari para donatur, seperti  Sahabat Yatim, CV. HM Pratama, Klinik H Sayat Medica, Klinik Violetta, Metro Towing, RF Farm, CV Samijaya Putra dan berbagai pihak lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, ”jelas Ivan.

Hal senada dikatakan Kepala SMP Islam Al- Fadlillah Asep Wahyu Rizki SPd, gerkan cinta ajengan merupakan rasa terimakasih kepada para ajengan yang ada di lingkungan Desa Tobongjaya yang telah membantu para peserta didik dalam memberikan materi keagamaan. 

Gerakan cinta anak yatim ini menurut Asep merupakan kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim yang ada di lingkungan Desa Tobongjaya, seperti  bagi- bagi takjil gratis untuk masyarakat dan pengguna kendaraan di depan sekolah.

Atas nama sekolah Asep juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada donatur dan para guru yang telah memberikan dukungan baik berupa harta, tenaga atau pemikiran untuk mensukseskan kegiatan ini

“Saya berharap semoga apa yang dilaksanakan ini bisa memberi manfaat bagi semua pihak,”pungkasnya. #udirustandi


PAC Ansor Karangkamiri Gelar Diskusi Bahas Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren

pangandarannews.com - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Desa Karangkamiri Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran dengan peserta pengurus dan  kader Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, Fatayat dan Pengurus MWC NU, kemarin menggelar diskusi bersama untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, bertempat di Pondok Pesantren Fisabilulhuda Karangkamiri. (22/4)

Seperti disampaikan Ketua PAC GP Ansor Karangkamiri Yazid Mujahid, diskusi ini dilakukan untuk meningkatkan tradisi literasi serta  wujud kepedulian  Ansor dalam mengawal kebijakan pemerintah terutama terkait aturan pesantren.

“Kegiatan ini tentunya atas seijin dan arahan dari ketua MWC NU Karangkamiri” Ucapnya.


Sementara menurut salah seorang nara sumber, Muhtadin, ia mengatakan kajian ini sangat strategis dan kader ansor harus  terlibat serta mampu berkontribusi serta melakukan pengawalan terhadap penyusunan perda pesantren ini.

"Kader Gerakan Pemuda Ansor harus berkepentingan dan melibatkan diri dalam penyusunan perda ini, karena ini sangat strategis dan Ansor harus mengawalnya, " tegasnya disela-sela diskusi.

Dengan melakukan kajian Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan menurut Muhtadin, harus dikaji dari berbagai aspek baik filosofis, yuridis dan sosiologis juga menyangkut bagaimana mekanisme dalam pengaturan fasilitasi pesantren nantinya dalam perda tersebut.

"Perda ini akan berisi muatan norma, maka kita kaji bagaimana norma yang akan dihasilkan dalam perda ini, " tegasnya. (PNews)


Bupati Jeje Wiradinata Lantik Ratusan Pejabat di Lingkup Pemkab Pangandaran

Pangandarannews.com – Bertempat di alu-alun Pangbagia di halaman kantor Setda, beberapa hari lalu Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata melantik dan mengambil sumpah 239 pejabat, diantaranya Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, Guru Yang Ditugaskan Sebagai Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas. (22/04)

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik diantaranya Drs. Yadi Setiadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Drs. Hendar Suhendar S, M.M Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Drs. Tedi Garnida, MM Kepala Dinas Koperasi Usaha Keciil dan Menengah Perdagangan dan Perindustrian, dll. 

Dalam sambutnnya bupati mengatakan salahsatu mutasi rotasi ini dalam rangka pembinaan pegawaia gar siap dalam menjalankan pekerjannya.

“Selain itu tentu harus punya kemampuan dan kompetensi yang mumpuni sehingga dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya bisa baik sehingga bisa memperkuat kelembagaan di internal pemerintah Kabupaten Pangandaran, ”kata bupati.


Kepala daerah, kata bupati merupakan penanggungjawab pemerintahan seluruhnya namun kewenangan itu diberikan kepada SKPD, artinya keberhasilan sebuah pemerintahan menjadi tanggungjawab kepala daerah serta jadi tanggungjawab bersama.

Dalam umur yang baru 9 tahun, menurut bupati Kabupaten Pangandaran tentu masih banyak kekurangan yang harus diselesaikan dengan cara bekerja bersungguh sungguh, baik dari sisi administrasi dan sisi koordinasi, sehingga diperlukan kerja yang sungguh-sungguh dengan melihat tupoksi dan  bagaimana sebuah konsep pembangunan bisa berjalan dengan sebaik-baiknya.

“Oleh karena itu lakukan tugas dan tanggungjawab pada tuygas yang diberikan dengan sebaik-baiknya, ”ujar bupati.  (PNews)


Pemkab dan Polres Pangandaran Siagakan Ratusan Petugas Gabungan Jelang Arus mudik, Balik Serta Libur Idul Fitri 1443 H

Pangandarannews.com – Bertempat  di Alun Alun Paamprokan di kawasan pantai pamugaran Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2022 tingkat Kabupaten Pangandaran yang dihadiri Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat , S.H., S.I.K., Sekretaris Daerah Kab. Pangandaran Dr. Drs. H. Kusdiana, MM, Kepala OPD lingkup Kabupaten Pangandaran.  (22/4)

Usai pelaksanaan apel, kepada sejumlah awak media Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka pengecekan kesiapsiagaan pengamanan menjelang hari raya Idul fitri dan libur panjang.

Setelah sebelumnya rapat koordinasi tentang pengamanan mudik lebaran dan libur panjang di Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan Kepolisian Resort Pangandaran, kata bupati hari ini ditindaklanjuti dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2022. 

“Ini dimaksudkan untuk mengecek persiapan keamanan Hari Raya Operasi Ketupat Lodaya di Kabupaten Pangandaran, ”ucap bupati.

 Beliaupun menuturkan akan terus menjalin kerjasama dengan jajaran TNI Polri serta masyarakat sehingga pengamanan mudik dan libur panjang ini berjalan lancar

Bupati menambahkan, nantinya akan dilakukan sinergisitas antara Polisi, TNI dan Pemkab Pangandaran serta masyarakat, karena libur Idul Fitri tahun ini merupakan mudik yang pertama sejak 2 tahun terakhir ini dan wisata dibuka 100% karena Pangandaran berada pada level 1. 

“Tujuannya yang pertama agar pelaksanaan mudik dan arus balik berjalan dengan baik  dan kedua kunjungan wisata berjalan lancar dan tidak menjadi klaster covid-19, ”kata bupati.

Sementara Kapolres Pangandaran menambahkan pihaknya telah melakukan rekayasa jalur sehingga diharapkan pada saatnya nanti dapat mengantisipasi kemacetan yang sering terjadi pada saat mudik dan libur panjang.  

Karena Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata kemungkinan lonjakan akan berada di H+1 sampai H+7, antisipasinya menurut Kapolres pihaknya sudah melaksanakan kegiatan pra-pengamanan disitu serta melaksanakan antisipasi jalur-jalur yang rawan macet saat H+1 sampai H+7 khususnya di lokasi wisata, bahkan Ia pun sudah menambahkan sejumlah pos dan ratusan aparat yang akan diturunkan dalam mengamankan libur kali ini.

“Ada Pospam dan Posyan sejumlah 17 dan satu pos terpadu di TIC denga kekuatan  267 personil terdiri dari TNI Polri dan Instansi tekait baik dari Basarnas, BPBD,  Pol PP, dan Dishub, “imbuh Kapolres. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN