GAPURA 10 MUHARAM DI DESA MARGALAKSANA BUKTI SINERGITAS ANTARA WARGA DAN PEMDES

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Beberapa hari lalu Kepala Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya menghadiri peresmian Gapura 10 Muharam yang dibangun dari swadaya masyarakat dan para agnia warga Desa Margalaksana, bertempat di Dusun Pasanggrahan. (15/1) 

Persemian Gapura ini ditandai dengan penandatangani prasasti sekaligus penyerahan miniatur gapura serta gunting pita oleh kepala desa Margalaksana Jaja H, yang disaksikan perangkat desa dan masyarakat. 

Dalam sambutannya jaja mengajak kepada warga agar bisa mengembangkan segala potensi yang ada di masing-masing dusun serta warga juga diharap mendukung segala kegiatan pembangunan yang ada di desa sehingga Desa Margalaksana bisa menjadi desa yang mandiri.

Alhamdulillah dengan ridho Alloh akhirnya proses pembanguna gapura ini bisa berjalan lancar, dan gapura ini tentunya akan menjadi ciri khas desa kita, “ungkap Jaja.

Jaja juga mengatakan, diharapkan peresmian gapura ini menjadi salahsatu bukti kerjasama dan sinergitas yang baik antara pemerintahan desa, agnia dan seluruh masyarakat.

Sementara warga yang menyaksikan acara peresmian pun sangat mengapresiasi serta senang karena kini Desa Margalaksana mempunyai ikon yang tentu bisa menjadi kebanggaan seluruh warga desa. (AMIRSARIPUDIN)


 

MIRIS, DIBANGUN DENGAN ANGGARAN MILYARAN RUPIAH KINI WATER PARK KOTA BANJAR TERBENGKALAI

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih memimpin langsung untuk mulai berupaya melakukan kegiatan bersih-bersih dan pembenahan objek wisata air Water Park yang berlokasi di Dusun Parunglesang Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar.

Seperti diketahui, sejak awal dibukan Kawasan Water Park kondisinya sangat memprigatinkan bahkan salah satu pengelola ada yang terseret kasus hukum dan sudah divonis sebagai tersangka. 

Di awal tahun 2019 Water Park mengalami kemunduran drastis hingga tidak beroperasi lagi, sementara saat masa pandemi datang Pemkot Banjar pun lebih disibukan dengan berbagai kegiatan untuk mengatasi masalah pandemi sehingga kondisi Water Park pun kurang terperhatikan. Akibatnya sudah sekitar dua tahun, tahun 2019 hingga 2022 Water Park terbengkalai, yang tadinya indah dengan segala fasilitas wisatanya kini kondisinya berubah drastis karena semua tertutup ilalang yang tumbuh liar hampir di seluruh kawasan.

“Kegiatan kebersihan yang dilakukan pemkot kali ini merupakan wujud keprihatinan atas nasib objek wisata air Water Park, “ungkap Ade.

Kegitan ini juga, masih kata Ade, merupakan upaya merawat sekalugus menyelamatkan aset daerah .

yang harus dipelihara dan diupayakan untuk bisa beroperasi lagi.

Orang nomor Satu di Banjar ini tak segan-segan untuk turun langsung memimpin ASN dari berbagai OPD untuk bersama-sama merawat obyek wsiata yang menjadi kebanggaan warga Kota Banjar ini.

“Ayo kita bersama-sama pelihara dan rawat water park ini dengan baik, “tegas Ade. (TITO)


TINGKATKAN KEMAMPUAN SAR DI DAERAH, BASARNAS GELAR PELATIHAN SELAMA 3 HARI DI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Badan SAR Nasional (Basarnas) menggelar pelatihan Potensi SAR Teknik Pertolongan di Permukaan Air (water rescue) bertempat di kawasan pantai timur Pangandaran.(22/1)

Dalam pelatihan ini Basarnas yang berlangsung 3 hari ini (20-23 Januari 2022) untuk melatih potensi "Search and Rescue" (SAR) tentang upaya penyelamatan di wilayah kelautan ketika terjadi kondisi membahayakan nyawa manusia di kawasan pantai, kegiatan ini berlangsung 3 hari yaitu pada tanggal 20-23 Januari 2022

Peserta pelatihan yang diikuti 17 orang ini diberikan pembekalan tentang penggunaan rubber boat, motor tempel, penggunaan peralatan bantu pertolongan di air dan cara menolong korban tenggelam.

Menurut Kepala Seksi Sumber Daya kantor SAR Bandung, Iwan Ramdani, masyarakat sangat membutuhkan potwnsi rekan-rekan anggota SAR, sehingga SAR berkewajiban meningkatakan kemampuan anggotanya salahsatunya dengan pelatihan ini.

“Kami butuh bantuan rekan-rekan SAR yang ada di daerah sehingga kami melatih sebanyak 17 orang lokal yang nantinya bisa memberikan respon bantuan kepada korban secara cepat, “ujar Dani.(22/1)

Dalam pelatihan selama tiga hari ini, kata Dani SAR juga  memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pertolongan dan pencarian di perairan (water rescue). (Tn)


TAK HANYA DI GEDUNG SATE BANDUNG, SEMANGAT ANTI RADIKALISME YANG DIINISIASI SAMMARI JUGA GELAR AKSINYA DI PEMDA TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Aksi Solidaritas Masyarakat Militan Anti Radikalisme & Intoleransi (Sammari) ternyata tidak berhenti hanya di Gedung sate Bandung saja, setelah sehari sebelumnya mengruduk Pemkot Tasik, pada hari kemarin (21/1) sekitar jam 14.00 , aksi Sammari Kabupaten  Tasikmalaya pun menyambangi Gedung Pemda Bupati Tasikmalaya di Singaparna.

Dalam orasinya Sammari Tasikmalaya menyampaikan tidak jauh berbeda dengan yang disampaikan di Bandung maupun di kota Tasik, seperti menolak segala bentuk Kegiatan yg mengarah pada Intoleransi dan Radialisme, mendukung perjuangan Aliansi Masyarakat Garut dalam memerangi NII, mendukung Polda Jabar untuk menindak Tegas secara Hukum sdr Bahar Smith dan Sammari akan berada di garda paling depan untuk menghadapi siapapun yang menentang NKRI, Pancasila , UUD 45 dan Bhineka Tunggal ika. 

Aksi kali ini dipimpin kordinator lapangan (Korlap) Hadi Permana serta dihadiri para Ketua Elemen, diantaranya dari Gasantana, Sukapura  Ngadaun Ngora, Manggala Garuda putih, Sunda Ngahiji, Laskar Merah putih, Laskar Siliwangi, Pesantren Assyukandary , forum Sunda Sadunya , Citiis Galunggung dan Laskar Agung Macan Ali.

Dalam kesempatan terpisah, saat diminta komentarnya terkait adanya beberapa aksi di sejumlah kota-kabupaten di Jawa Barat,  salah satu tokoh Jabar yang senantiasa konsen dalam Giat Anti Radikalisme, Irjen Pol Purn Anton Charliyan, menyampaikan ia sangat mendukung Aksi ini bahkan merasa cukup gembira dengan adanya beberapa aksi beruntun tersebut.

Artinya, tegas Anton. kaum nasionalis mulai sadar dan Bangun dari tidurnya, karena memang ancaman NII yang dikomandoi golongan radikal & intoleran tersebut memang nyata adanya, dan ini merupakan ancaman yang riil di depan mata saat ini.

“Jadi bukan sekedar hoax atau omong kosong belaka, sebagaimana yang terjadi di Garut, terutama di wilayah Garut Selatan, "ucapnya.

Hal Senada disampaikan salah satu tokoh utama di Almagari, apa yang dikatakan Abah Anton itu 100% benar, karena menurutnya ia menyaksikan serta mengalami sendiri.

Sebagai orang yang paling depan  menentang gerakan mereka, katanya ia sering kali mendapat ancaman, bahkan saat berceramah di Garut Selatan ia pernah dikepung kelompok mereka berjumlah ratusan orang dengan membawa parang dan golok, namun untung masih bisa diselamatkan POLRI & TNI.

“Makanya kemarin kami mengadakan aksi di Garut karena menurut kami Garut sudah Darurat NII, jangankan masyarakat para pejabat Pemda, PNS, lurah banyak yg sudah jadi anggota NII, “ungkapnya.(ANWARWALUYO)

 

WAKIL WALI KOTA BANJAR: “BERSEPEDA BUKAN SAJA OLAHRAGA JUGA BISA JADI MEDIA SILATURAHMI

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Di masa pandemi kegiatan olahraga di ruang terbuka sedikit terhenti, namun seiring berjalan kondisi yang dirasa semakin lanadi atau saat kondisi adaptasi baru kegiatan olahraga di ruang terbuka pun mulai dilakukan lagi salah satunya olahraga bersepeda.

Tak terkecuali Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana, untuk mengisi kegiatan olahraga ia dengan ditemani sejumlah pejabat Forkopimda dan beberapa masyarakat Kota Banjar melakukan kegiatan bersepeda bersama.

Dengan titik start dari pendopo rombongan wakil wali kota pun lalu melaju melintasi daerah Jelat kecamatan Pataruman, Pasar Langkap Kecamatan Langensari dan istirahat di kantor Kecamatan Langensari. 

Usai istirahat rombongan kembali bergerak ke lokasi penyaluran Vaksin di mesjid Al Furqon yang vertempat di Kungkungan Babakan Rt 02 Rw 03 Kelurahan Muktisari Kecamatan Langensari dan rombongan berakhir di wahana wisata Situmustika.

Pada satu kesempatan Wakil Wali Kota Banjar kepada media mengatakan, kegiatan bersepeda ini diharapkan menjadi kegiatan rutin.

“Selain berolahraga, bersepeda ini bisa menjadi media silaturahmi antara pemerintah Kota Banjar dengan seluruh Forkopmda, “ujarnya.

Sementara menurut  salah seoarng pegiat komonitas sepeda di kota Banjar kepada PNews mengatakan bersepeda ini merupakan  olahraga yang bisa meminimilasi penyebaran covid 19. Dengan sarat tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

“Saya setuju kata Pak Wakil Wali Kota, bersepeda juga selain olahraga juga bisa jadi ajang silaturahmi, “ucapnya. (TITO)


SEJUMLAH TEMBOK MAKAM DI TPU GUNUNG DANGDER MANGKUBUMI RUSAK, DIDUGA PELAKUNYA PEREMPUAN ODGJ ?

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Mangkubumi segera merespon laporan warga terkait adanya kerusakan sejumlah makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gunung Dangdeur Kampung Sukajaya RT.01/03 Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.  (20/01)

Menurut Kapolsek Mangkubumi Iptu Hartono, kejadian kerusakan TPU tersebut ada di Wilayahnya hokum Polsek Mangkubumi.

Hartono menjelaskan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Lili Carli (64) warga sekitar saat ia sedang membersihkan makam melihat banyaknya tembok makam yang mengalami kerusakan. 

Seperti biasa, kata Hartono, setiap pagi Lili melakukan pekerjaan rutinnya untuk membersihkan makam, namun saat itu ia melihat banyak tembok makam yang hancur,

“Ada sekitar 15 makam yang rusak," jelas Hartono.

Saat itu pun, lanjut Hartono, Lili segera memberi tahu warga kejadian tersebut dan segera melaporkannya ke Polsek Mangkubumi.

Dengan kejadian tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota bersama Polsek Mangkubumi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan dikteahui ada 9 makam yang temboknya rusak berat dan 6 lainnya rusak ringan. Untuk selanjutnya pihak polisi pun mengumpulkan bukti serta mencari keterangan dari saksi warga sekitar.

Hartono menuturkan, ada saksi yang melihat saat pagi hari ada perempuan yang di duga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) keluar dari area TPU.

“Tetapi hal itu masih perlu penyelidikan dan pendalaman," tegasnya.(ANWARWALUYO-HMS)

PERUMDA BPR BKPD PANGANDARAN DAN CIJULANG SEGERA LAKUKAN MERGER, INI PROSESNYA

Dirut BPR BKPD Pangandaran, Aang Ismail
PANGANDARANNEWS.COM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) BPR BKP Pangandaran dan BPR BKPD Cijulang tidak lama lagi akan dilebur (merger) menjadi satu bank saja, BPR BKPD Pangandaran.

Menurut Direktur Utama BPR BKPD Pangandaran, Aang Ismail, proses merger ini persaratannya sudah masuk ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat dan tinggal menunggu klarifikasi baik secara administrasi mau pun kondisi riil di lapangan.

Sementara untuk landasan hukum Peraturan Daerah (Perda) terkait merger ini, kata Aang, sekarang sedang menunggu pengesahan dari Pemprov Jawa Barat.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar sehingga proses merger pun bisa segera selesai, “kata Aang.(20/1)

Lebih rinci Aang menjelaskan, ada beberapa tahapan baik yang sudah atau yang akan dilakukan dalam proses merger ini, diantaranya penyampaian dokumen persiapan pelaksanaan penggabungan yang dikirim ke OJK yang dilaksanakan BPR dan konsultan merger sudah dikirim pada tanggal 18 januari 2021 lalu.

Pada minggu ke III januari 2021 OJK pun melakukan penelaahan dokumen persiapan persiapan pelaksanaan pengabungan, disusul dengan penilaian kemampuan dan kepatutan calon PSP, anggota direksi dan anggota dewan komisaris BPR hasil penggabungan.

Masih pada minggu ke III januari 2022, Pemkab Pangandaran sebagai pemilik BPR bersama DPRD mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Pada minggu ke I Pebruari 2022, BPR akan  mengumumkan ringkasan atas rancangan penggabungan BPR pada media dan papan nama di kantor BPR, yang dilanjutkan dengan RUPS dan akta penggabungan. Kemudian dilanjutkan permohonan ijin penggabungan ke OJK yang akan dilaksanakan oleh BPR, yang akan ditindak lanjuti pada minggu ke II januari 2022, apakah OJK menyetujui atau menolak ijin penggabungan (merger).

Di minggu ke IV masih di bulan pebruari 2022, BPR pun segera menutup neraca pra penggabungan dan pembukaan neraca BPR hasil penggabungan.

“Pada minggu ke I bulan maret 2022, BPR segera melakukan proses adiministrasi dan pelaporan ke OJK termasuk penyampaian pengumuman hasil penggabungan, “terang Aang. (PNews)  






TAHUN 2019 LALU DIPERBAIKI, BENDUNGAN JANGRAGA DI DESA SINDANGJAYA TADI MALAM KEMBALI LONGSOR

PANGANDARANNEWS.COM – Bendungan Jangraga sungai Cikaso yang ada di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran yang dibangun tahun 2017 dengan anggaran Rp3 milyar yang pada tahun 2019 lalu dilakukan perbaikan karena longsor, tadi malam sekitar pukul 00.45 terjadi longsor di lokasi yang sama.(20/1)

Menurut penjaga bendungan, Hendrik (27) saat terjadi keadaan air di sungai Cikaso tidak begitu besar, namun memang sebelum terjadi longsor tampak sudah ada tanda-tanda retakan pada bagian pijakan.

Longsor kali ini terjadi tadi malam, kata Hendrik, untuk yang kedua kalinya pada lokasi yang sama di bendungan ini.

“Mungkin kondisi tanahnya yang labil, sehingga tidak kuat menahan beban bendungan, “ungkapnya.

Hendrik mengatakan, saat terjadi longsor pada tahun 2019 lalu bendungan Jangraga ini sudah mendapat perbaikan, namun sekarang terjadi lagi pada posisi yang dulu diperbaiki.

Saat diminati komentarnya melalu telepon celullernya , Kepala Desa Jangraga, Agus, membenarkan kejadian tersebut, dan berharap ini segera menjadi perhatian Pemkab Pangandaran, karena jika segera diperbaiki akan membahayakan, apalagi jika kondisi aliran sungai atau debet air tinggi.

“Karena yang saya tahu karakter sungai Cikaso terkadang surut tapi bisa juga meluap, apalagi jika curah hujan tinggi, “terangnya. (Tn)


SEBELUM BULAN DEPAN TIBA VAKSIN BOOSTER, PEMKAB PANGANDARAN AKAN LAKUKAN SOSIALISASI

PANGANDARANNEWS.COM - Dalam rapat kordinasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Layak Anak, Monitoring Center for Prevention yang digelar di aula setda, Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata, vaksin booster atau vaksin dosis tiga untuk masyarakat akan tersedia bulan depan.(18/1)

Sekarang kata Jeje Pemkab Pangandaran melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan sedang fokus pada vaksin anak usia 6 sampai 11 tahun atau siswa sekolah dasar (SD).

“Kami menganggap penting vaksin anak karena mereka merupakan generasi penerus kita di masa yang akan datang, ”ucap Jeje.

Sebelum kedatangan vaksin booster, jeje menyebut pihaknya akan gencar untuk melakukan sosialisasi terlebih dahulu pada masyarakat serta melakukan komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak yang terkait, sehingga pada saatnya vaksin booster bisa berjalan lancar seperti saat vaksinasi dosis 1 dan 2.

Insaalloh bulan depan sudah ada agenda untuk pelaksanaan vaksinasi booster atau dosis ketiga dan terlebih dulu akan diperioritaskan untuk pegawai di lingkup pemerintah, “tegas Jeje.

Jeje menambahkan, untuk saat ini satgas tenaga kesehatan (Nakesa) masih fokus vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang sat ini sudah mencapai 70 %. (PNews)


HENDAR SUHENDAR: “BUTUH 49 MILYAR UNTUK INSENTIF RT,RW, POSYANDU, LINMAS DAN PERANGKAT DESA DI KABUPATEN PANGANDARAN”

PANGANDARANNEWS.COM – Estimasi untuk pembayaran insentif RT, RW, Linmas dan Posyandu di Kabupaten Pangandaran sekitar Rp49 milyar, sedangkan anggaran yang tersedia pada APBD tahun 2022 hanya Rp13 milyar. 

Demikian disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pangandaran, Hendar Suhenrdar saat diwawancara sejumlah wartawan usai mengikuti  rapat kordinasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Layak Anak, Monitoring Center for Prevention, bertempat di aula setda.(18/1)

Dengan rincian anggaran untuk RT RW ditambah Kader Posyandu sekitar Rp 7 miliar dan insentif untuk Perangkat Desa sekitar Rp 150 miliar lebih, padahal kata Hendar hasil dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sendiri hanya Rp18 milyar per tahun.

“Untuk pencairan insetif RT-RW kami akan verifikasi dulu, jika semua persarata sudah selesai insentif pun bisa dicairkan, “kata Hendar. 

Untuk 3000 RT, 700 RW, Linmas dan Posyandu menurut Hendar Pemkab Pangandaran harus menyediakan anggran sebesar Rp49 milyar, sementara saat ini anggaran lebih difokuskan untuk penanganan pandemi covid-19.

Penghasilan Asli Daerah dari PBB sendiri yang seharusnya Rp18 milyar, hingga saat ini desa-desa baru bisa menyetor Rp13 milyar, sehingga ada kekurangan PAD PBB sebesar Rp5,6 milyar, entah ini ada di wajib pajak (WP), kolektor atau di perangkat desa.

Uang yang ada di perangkat desa, masih terang Hendar, sudah ada kesanggupan dengan membuat berita acara (BA) dan yang bersangkutan akan mengembalikan dengan batas waktu taggal 15- 17 Januari 2022.

“Dan saat ini waktunya sudah lewat sehingga DPKD menyerahkan persoalan ini pada Insfektorat, karena apa pun alasannya mereka tetap salah telah menggunakan uang Negara untuk kepentingan pribadi, “ujar Hendar.

Hendar juga mengatakan, saat ada keterlambatan pembayaran insentif untuk RT dan lainnya, ini bukan kebohongan pemda, karena seperti diketahui sebelum ada pandemi covid-19 pembayarannya berjalan lancar.

“Kami berharap ke depan juga akan lancar kembali seperti sebelum ada pandemi, “pungkas Hendar. (PNews)


UNIT PPA POLRES TASIK BEKUK PELAKU PENCABULAN PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dua orang pemuda DA (19) dan MA (21) warga Desa/Kecamatan Sariwangi diamankan polisi karena telah melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur Salfa (13), yang berkebutuhan khusus atau difabel. (16/1)

Miris, karena kedua pelaku sengaja memanfaatkan keluguan korban yang tidak seperti anak seumurannya, dan sebelum menyetubuhi korban kedua pelaku menenggak minuman beralkohol terlebih dahulu.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Dian Pornomo SIK MH, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya kini sudah menmgamankan dan memeeriksa kedua pelakunya untuk diproses secara hukum selanjutnya dan keduanya.

“Sekarang kedua pelaku sudah ditahan Mako Polres Tasikmalaya, “jelas Dian.

Sementara Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Aipda Josner Ali menjelaskan sebelum menyetubuhi korban pelaku minum alkohol bersama dulu, dank arena korban anak berkebutuhan khusus, sehingga tanpa ada penolakan korban saat disetubuhi pelaku.

"Korban merupakan anak dengan kebutuhan khusus sehingga dengan mudah pelaku melakukan kelakuan bejatnya, “kata Josner.

Josner menjelaskan, sebenarnya antara korban dan pelaku merupakan teman main, malah salah satu korban dulu sudah lama sempat pacaran dengan korban, dan kejadiannya sendiri dilakukan di rumah salah satu pelaku. 

“Kedua pelaku diancam dengan Undang-undang tentang Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,"jelasnya. (ANWARWALUYO-HMS)




SECARA BERTAHAP MULAI BULAN INI PEMKAB PANGANDARAN BERENCANA AKAN BAYAR INSENTIF RT

Bupati Kab, Pangandaran, H Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM –  Pemkab Pangandaran rencananya segera akan membayar insentif para RT yang akan dilakukan secara bertahap.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata usai memimpin rapat kordinasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Layak Anak, Monitoring Center for Prevention, bertempat di aula setda.(18/1)

Selain insentif RT, kata bupati, ia juga berencana akan mencairkan untuk posyandu, linmas dan guru Pangandaran Mengaji. Kemungkinan pembayaran ini akan dilaksanakan secara bertahap, yaitu bulan ini dan menjelang lebaran.

“Untuk bulan ini nominal yang akan diberikan mungkin tidak akan besar, sekitar Rp500 ribu dulu, kemudian nanti dibayarkan lagi antara April-Mei," jelasnya.

Dan rencananya imbuh bupati insentif ini akan dibayarkan dari APBD 2022, intinya jika persyaratan sudah lengkap maka insentip pun akan segera dicairkan.

Bupati juga mengatakan, dalam hal ini pihaknya tidak berbicara soal wajib dibayar atau tidak karena yang lebih penting semuanya bisa bekerja dengan baik.

Jika beberapa harimlalu ada riak terkait insentif ini, bupati juga memaklumi, karena jika sesuatu yang biasa ada lalu menjadi tidak adaa, pasti akan ada dinamika. Dan jika ada anggapan isu terkait insentif RT ini ditunggangi kepentingan politik, bupati juga mengatakan hal itu sangat wajar.

Artinya, jika hal ini diperberdebatkan tentu tidak akan menyelesaikan masalah, namun yang terpenting bagaimana sekarang bisa menyehatkan kembali APBD dan meningkatkan PAD, sehingga semua bisa kembali normal.

“Dan ini perlu kebersamaan,"tegasnya. (PNews)


PEMKOT BANJAR KEBUT VAKSINASI TAHAP KETIGA


PANGANDARANNEWS/BANJARNEWS -Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Kesehatan menggelar vaksinasi booster yang dilaksanakan di aula Setda jalan Siliwagi Kecamatan Purwaharja. (17/1)

Pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga ini difokuskan kepada para aparatur sipil negara (ASN) dan dilakukan secara bertahap. Pelaksanaan vaksinasi yang disambut antusias para ASN ini dilakukan secara bergilir untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Wali Kota Banjar Hj Ade Sukaesih saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi booster, mengatakan untuk saat ini vaksinasi booster menyisir dulu para ASN.

"Usai ASN nanti kita lakukan ke masyarakat, kecuali bagi yang berhalangan seperti ibu hamil, "kata Ade.

Disoal sosialisasi ke masyarakat terkait penyaluran Vaksin Booster Ade mengatakan, hal tersebut sudah di lakukan jauh-jauh hari.

Menurutnya, masalah vaksinasi ini merupakan PR bersama antara pemerintah dan masyarakat yang harus dilakukan secara gencar dan kontinyu.

Setelah vaksinasi dosis 1 yang sudah hampi mencapai target dan dosis ke 2 sudah di kisaran 64%.

"Dan untuk pelaksanaan Vaksin Booster tahap ke 3 ini akan kita kebut, "ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, dr. Andi Bastaman mengatakan, vaksinasi yang sedang dilaksanakan untuk ASN ini ada beberapa vaksin yang dipakai.

Jika vaksin ke satu dan dua memakai Sinovac, maka terang Andi yang ketiga ini memakai Astra Zeneca atau Pfize.

"Tapi jika tahap kesatu mempergunakan Astra Zeneca maka tahap ketiga ini akan menggunakan Moderna, "terang Andi lagi.

Andi menambahkan, dalam penyaluran Vaksin ketiga ke masyarakat akan dilakukan seperti halnya dalam penyaluran Vaksin kesatu dan kedua, yaitu melalui beberapa Puskesmas yang tersebar di Wilayah Kota Banjar.

"Juga akan dilaksanakan di beberapa titik tempat keramaian seperti alun alun, taman kota, perapatan pasar yang akan bekerja sama dengan pihak pemerintah desa, "imbuh Andi. (Tito)

UNTUK PASTIKAN KONDISI ANAK DISABILITAS, IDA N WIRADINATA KUNJUNGI LANGSUNG LAELA AGUSTIN DI PADAHERANG

PANGANDARANNEWS.COM – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran Hj Ida N Wiradinata hari kemarin melihat langsung kondisi anak disabilitas Laela Agustin, anak Enok Heni warga Rt 004/Rw 002 Desa Karangmulya Kecamatan Padaherang.(16/1)

Anak kedua  Enok Heni ini mengalami kelainan dalam pertumbuhan tubuhnya, selain tubuhnya sangat kecil seperti anak berusia 6-7 tahun padahal berumur 17 tahun tubuh Laela juga kaku tidak bisa digerakan hanya tangan dan kepala yang bisa bergerak, untuk memberikan isyarat kepada orang tuanya.

Usai melihat langsung kondisi anak tersebut, kepada sejumlah wartawan Ida N Wiradinata mengatakan, Pemkab Pangandaran melalui kecamatan, desa, RT dan RW sudah memerintahkan untuk mendata masyarakat yang perlu perhatian seperti anak diatabilitas ini.

“Tadi saya sudah bertemu Laela dan ibunya, dan setelah dicek ternyata mereka warga Jawa Tengah, Laela pun dilahirkan di Jawa Tengah dan terlahir dengan kondisi disabilitas    “jelas Ida.

Menurut Ida mersa heran, ada warga seperti Laela bisa bertahun-tahun tidak diketahui, ini mungkin karena pemerintah kecamatan, puskesmas maupun pemerintah desa  tidak melapor.

Setelah ramai di media, kata Ida, ia pun langsung turun ke lapangan karena ingin melihat dan mengecek langsung, dan setelah dicek ternyata keluarga Laela warga Jawa Tengah yang kemudian dua bulan lalu pindah ke Kecamatan Padaherang.

Ida yang didampingi camat, kepala desa dan kepala dusun, menyimpulkan, Laela yang cacat sejak lahir memang sangat membutuhkan perhatian dan uluran tangan pemerinatah.

 “Laela harus dibawa ke DTKS, sehingga tercata menjadi anak disabilitas, “ucap Ida,

Tapi karena keluarga Laela baru pindah dari jawa tengah, untuk sementara Ida pun akan membantu untuk melaporkan ke Dinas Sosial atau instansi lainnya yang menangani masalah ini.

Ida merasa senang dan bersukur karena baik camat, Kepala desa pun kepala dusun sudah begitu antusias memberikan perhatian terhadap warganya, namun karena keluarga Laela baru 2 bulan tinggal di padaherang maka akan segera diproses data kependudukannya, 

“Mudah-mudahan semuanya berjalan lancer dan Laela pun bisa segera dibantu, “pungkasnya.(Tn)



 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN