POLSEK CIPATUJAH GELAR BINLUH DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN WPS DI PANTAI PASANGGRAHAN

PANGANDARANNWS.COM/TASIKNEWS - Jajaran Polsek Cipatujah Polres Tasikmalaya beberapa hari lalu melaksanakan Bimbingn dan penyuluhan  (Binluh) serta pemeriksaan kesehatan terhadap wanita Pekerja Sosial (WPS), bertempat di pantai Pasanggrahan Cipatujah. (29/11) 

Dalam kegiatan tersebut hadir Ps.Kanit Binmas Polsek Cipatujah Aiptu H.Andi Surahman.SH. dan Kasi Kesos dari Kecamatan Cipatujah Kuswanto,S.Ip,M.Si, Babinsa Koramil 1225 Pelda Joko dan Pranata Laboratorium Kesehatan Pemegang Program HIV Ibu Sri Muktiningsih, Amd. Ak,.   

Pada kegit tersebut juga dilaksanan Skrining HIV dan Sfilis dengan menggunakan HIV Reagena Standar Diagnostic dan Sfilis Indec kepada para WPS tersebut.

Seperti dikatakan Kapolsek Cipatujah Iptu Rokhmadi, SH, Binluh ini sangat penting untuk dilakukan karena dengan Binluh, pemeriksaan kesehatan  ini akan terpantau pula keadaan dari kondisi  WPS

“Dengan adanya Binluh ini juga diharapkan mereka akan bisa disadarkan sehinga bisa kembali ke jalan yang baik,"ujar Rokhmadi. (ANWARWALUYO)


CATAT, HASIL SKB CPNS KABUPATEN PANGANDARAN AKAN DIUMUMKAN BULAN JANUARI TAHUN DEPAN

PANGANDARANNEWS.COM – Saat ditemui PNews di ruang kerjanya Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Ganjar Nugraha menyampaikan hasil Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kabupaten Pangandaran kemungkinan akan diumumkan pada bulan Januari 2022 mendatang.

“Tes SKB sendiri sudah dilaksanakan sejak tanggal 28 November di beberapa tempat, seperti di Tasikmalaya dan tempat lain," terang Ganjar.(30/11)

menurut Ganjar,  ada 6.593 peserta SKB ini sebelumnya sudah dinyatakan lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan peserta SKB yang hadir mencapai 1.316 orang yang dibagi beberapa sesi dan akan mengikuti tes SKD hinggai tanggal 15 Desember 2021.

Ganjar menambahkan untuk jumlah formasi CPNS 2021 Pangandaran seluun ada 1.209 CPNS dengan formasi, Tenaga Pendidikan untuk Guru PPPK sebanyak 598 dari jumlah pelamar 1.102 orang. Dan untuk formasi Tenaga Kesehatan ada 417 orang dengan jumlah pelamar 3.375.

“Sedangkan Tenaga Teknis sebanyak 194 formasi dari jumlah pelamar 5.578, “jelasnya lagi.

Sementara  Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani berharap agar para peserta SKB diharapkan bisa fokus selama menjalankan tes.

"Dalam pelaksanaan tes peserta juga diharuskan tetap menerapkan prokes," ungka Dani. (PNews)




SEBELUM MASUK OBYEK WISATA PANGANDARAN, PENGUNUJNG DIHARUSKAN SCREENING VAKSINASI DI LOKASI CHECK POINT

Bupati Panggandaran, Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Disoal persiapan menelang libur natal dan tahun baru (nataru) di obek wisata, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata kepada sejumlah awak media di aula setda mengatakan, wisatawan yang akan berlibur nataru wajib menunjukkan bukti telah divaksin.

Jeje menambahkan kebijakan screening vaksinasi dan penempatan Check Point sudah dimulai sejak Minggu lalu, dan wisatawan yang belum divaksin akan divaksin di tempat cek point itu.

Sedang untuk penelusuran apakah wisatawan sudah atau belum  divaksin itu bisa dilihat dari Aplikasi PeduliLindungi dan Kartu manual sudah divaksin.

"Melalui system tersebut kita bisa lihat apakah wisatawan sudah divaksin atau belum, “kata Jeje (29/11)

Agar screening vaksinasi tersebut tidak menimbulkan kemacetan, maka akan diatur melalui rekayasa lalu-lintas.

Jeje mengau senang karena saat dilakukan screening teryata banyak wisatawan yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis 1 di daerah asalnya.

 Sementara Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi menambahkan pihaknya pun ikut mengecek screening vaksinasi pada wisatawan, pada Sabtu dan Minggu kemarin, dan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang hendak masuk ke objek wisata Pantai Pangandaran, untuk memastikan mereka sudah divaksin.

“Kami juga menyedikan gerai vaksinasi, dan tentunya ada dua opsi atau pilihan bagi wisatawan yang belum divaksin, apakah memilih divaksin atau putar balik karena tidak divaksin," ujarnya.(PNews) 


KABAR GEMBIRA BAGI PARA PELAKU USAHA WISATA DAN EKRAP DI PANGANDARAN, HARI SELASA BESOK ADA PENCAIRAN BANSOS DARI PEMPROV JABAR

PANGANDARANNEWS.COM – Ini kabar gembira bagi para pelaku usaha wisata di Pangandaran pasalnya bantuan sosial dari Pemerrintah Provinsi Jawa Barat, hari Selasa (30/11) akan segera cair. Yang sebelumnya bantuan ini tak kunjung ada realisasinya.

Seperti disampaikan Kepala Seksi Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Pangandaran Dadang Koswara, jika bantuan dari pemprov belum cair karena selama ini masi terkendala oleh Surat Keputusan (SK) belum ditandatangani Gubernur Jabar.

Alhamdulillah sekarang sudah ada kabar bahwa bansos besok sudah mulai bisa dicairkan di bjb,” kata Dadang.(29/11)

Usulan bantuan pelaku usaha wisata ini dan ekonomi kreeatif ini yang selama ini terdampak pandemic covid-19 kata Dadang padahal sudah lama diajukan 

Menurutya saat ini ia pun sudah merasa lega karena saat ini sudah ada kejelasan terkait kapan pencairan bansos ini.

Lebih jauh Dadang menjelaskan total calon penerima bantuan sosial untuk pelaku usaha wisata dan ekraf sebanyak 5.579 orang, dengan total bantuan sebesar Rp 1,6 milyar, dan masing-masing penerima akan mendapat bantuan sebesar Rp 300 ribu per orang, “terang Dadang.

“Untuk penyalurannya dimulai besok di Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Pangandaran, “jelasnya.(PNews)


KAPOLRES CIAMIS :”WISATAWAN YANG AKAN BERKUNJUNG KE PANGANDARAN SAAT LIBUR NATARU HARUS SUDAH DIVAKSIN”

 

PANGANDARANNEWES.COM- Saat libbur natal dan tahu  baru (Nataru) seluruh wisatwan yang akan berkunjung ke Obyek wisata di Kabupaten Paangandaran harus bisa menunjukann surat tanda sudah divaksin dan mempunyai aplikasi PeduliLindungi.

Demikian ditegaskan Kapolress Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc, sampaikan usai meninjau pelaksanaan gerai vaksinasi presisi di Pangandaran.(27/11)

“Itu semua menjadi  sarat untuk bisa masuk ke obyek wiisataa sesai aturan PPKM lel 3, “jelasnya.

Kapolress menyebut pemberlakuan aturan ini akan dilakukan mulai akhir pekan ini sampai dengan setelah liburan tahun baru 2022.

Dan bagi wisatawan yang belum melaksanakan vaksinasi, kata Kapolres, pihaknya akan memberikan layanan suntik vaksin di gerai vaksinasi presisi Polres Ciamis.

Selain harus sudah ikut vaksinasi, lanjutnya wisatawan pantai Pangandaran juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan pakai masker

Saat ini Polres Ciamis sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak  7.150 dosis vaksin kepada masyarakat di Kabupaten Ciamis dan Pangandaran.

“Dengan rincian di Ciamis sebanyak 6.145 dosis dan Pangandaran 1.005 dosis vaksin, karena vaksinasinya sudah 80 persen maka kami fokuskan untuk wisatawan dan warga sekitar lokasi wisata,” imbuhnya. (PNews)


DALAM RAKERDA PABPDSI KABUPATEN TASIKMALAYA DIBAHAS PERAN DAN FUNGSI BPD DI PEMERINTAHAN DESA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia  (PABPDSI) Kabuppaten Tasikmalaya beberapa hari lalu menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) dengan tema, "Mempertegas Posisi BPD Dalam Mengawal Aspirasi Rakyat Menuju Good Governance Desa," yang dihadiri Ketua DPRD H. Asep Sopari Al ayubi, Sp, Dewan Kehormatan PABPDSI  DR. H. Tatang Farhanul Hakim, H. Demi Hamzah Rahadian Sh,Mh ( ketua komisi 1 DPRD ), H.Apip Ipan Permadi, S.Pd, MI.pol ( Wakil Ketua DPRD ), H. Asep Zulfikri, SE ( Bapem perda DPRD ), serta undangan lainnya, bertempat di Gedung DPRD Tasikmalaya. (27/11)

Dalamm sambutnnya Ketua PABPDSI Kabupaten Tasikmalaya Hilmansyah M.Husnaeni menyampaikan, RAKERDA ini dalam rangka untuk mengusulkan atau menyampaikan aspirasi anggota karena selama ini posisi BPD memang tidak dalam posisi yang benar.

“Kenapa seperti itu? Sebab realisasi di lapangan kita harus sama-sama intropeksi serta tidak saling menyalahkan, “ungkap Hilman.

Hilman juga mengatakan dalam hal ini BPD harus membenahi diri dan melakukan penguatan  kapasitasnya sehingga dengan demikian BPD harus bisa saling mengisi dan sama-sama berkontribusi bagaimana meraih martabat BPD dalam menciptakan pembangunan di desa yang lebih baik lagi.

Hilman menambahkan, BPD harus meraih martabat karena dulu posisi BPD itu sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Desa, tetapi seiring berjalannya waktu dan kebijakan pemerintah dengan berbagai cipta kondisi, BPD mengalami  distortsi yang luar biasa dengan beberapa perubahan peraturan/ undang undang. Terakhir dari undang undang otonomi daerah muncul undang undang desa no 6 tahun 2014 ini merubah fungsi yang tadinya Badan Perwakilan Desa Menjadi Badan Perwusyawaratan Desa.

“Secara organisasi melalui kepengurusan pusat kita sudah menyampaikan hal ini karena inisiatif perubahan undang undang desa ada di komite 1 DPD RI kita menyampaikan nota secara keorganisasian, “jelasnya

Bahkan, imbuhnya DPP  berinisiatif mengusulkan  perubahan undang undang desa versi BPD terkait perubahan supaya memperjelas mempertegas posisi BPD untuk kembali  menjadi aparatur desa, sehingga tugas fungsi BPD disertai pla dengan fasilitas yang layak.

Menurut Hilman sayangnya sampai saat ini BPD dalam posisinya terkesan masih kurang diakui, seperti halnya fasilitas maupun kesejahteraan BPD masih kurang layak bahkan seolah kurang manusiawi.

“Namun diakui atau tidak di sisi lain peran dan fungsi BPD ternyata sangatlah penting keberadaannya dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa," pungkanya. (ANWARWALUYO)


SESUAI INMENDAGRI NOMER 62 TAHUN 2021, LIBUR NATARU WISATA PANGANDARAN TETAP DIBUKA

PANGANDARANNEWS.COM – Libur natal dan tahun baru (Nataru) 2021 iobyek Wisata di Kabupaten Pangandaran dipastikan tetap buka untuk dikunjungi, hal ini karena dalam kebijakan pemerintah pusat pada Intruksi Menteri Dalam Negeri nomer 62 tahun 2021 tidak ada penegasan penutupan tempat wisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari, beberapa hari lalu membenarkan selama dalam PPKM level 3, obyek wsiata Pangandaran tetap buka.

“Tapi dengan catatan kita tetap memperketat aturan PPKM, dan ini tentu sesuai Inmnegdagri nomer 62, “ujar Tonton.(26/11)

Pengetatan tersebut, kata Tonton,m diantaranya dengan membatasi jumlah pengunjung,  wisata yang datang tidak boleh lebih dari 50 persen dari kapasitas.

Selain itu, imbuhnya, pihaknya juga akan menerapkan aplikasi peduli lindungi bagi wisatawan yang keluar masuk lokasi wisata terutama perhotelan, dan selama libur nataru petugas gabungan pun akan melakukan operasi yustisi di setiap objek wisata.

“Dan jika ditemui ada yang melanggar seperti tidak pakai masker maka akan petugas pun akan memberikan sanksi, “kata Tonton.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 62 tahun 2021 Tonton menyebut ada beberapa aturan PPKM level 3 selama Nataru, seperti menerapkan aturan ganjil genap ke lokasi wisata serta pembatasan jumlah pengunjung maksimal 50 persen, menerapkan prokes ketat, menggunakan aplikasi peduli lindungi bagi wisatawan yang akan masuk ke tempat wisata dan meniadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan seperti pesta malam tahun baru.

“Dan tentu Pemkab Pangandaran pun siap melaksanakan aturan-aturan tersebut, “tegasnya. (PNews)


KORWIL PENDIDIKAN PADAHERANG PERINGATAI HARI PGRI KE 76

PANGANDARANNEWS.COM – PGRI Kecamatan Padaherang Kabpaten Pangandaran menggelar peringatan HUT PGRI ke-76 yang langsung di pimpin kepala Korwil pendidikan , Endang Mulyono S.Pd, MM dan dihadiri oleh seluruh jajaran guru se-Kecamatan Padaherang, bertempat di gedung PGRI.(25/11)

Usai memimpin acara tersebut, kepada media Endang mengatakan, peringatan hari guru nasional ini merupakan salah satu bentuk penghargaan bagi para guru di Indonesia, dengan harapan kedepannya akan lebih baik lagi dalam perannya sebagai guru terlebih sekarang di masa pandemi guru dituntut untuk memberikan materi pelajaran secara utuh kepada para siswa nya.

“Mudah-mudahan dengan acara ini pula bisa mempererat tali silaturahmi antar guru khususnya yang ada di wilayah Padaherang dan umumnya semua guru yang ada di Kabupaten Pangandaran, “ungkap Endang.

Disoal terkait pembelajaran tatap muka terbatas, Endang mengatakan, hal itu sudah dapat terlaksana dengan baik, bahkan sekarang durasinya akan di tambah hingga dua belas, itupun dengan catatan peotokol kesehatannya tetap dijalani. (Tn)


BUAYA SEPANJANG 180 CM YANG DITANKAP WARGA PAMOTAN DISERAHKAN KE KSDA RESORT PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari lalu KSDA Resort Pangandaran kembali menerima kiriman seekor buaya, yang berhasil ditangkap warga  bernama Solikin yang di tinggal Blok Kendal RT 03 RW 07 Dusun Ciawitali Desa Pamotan Kec Kalipucang.(23/11)

Awal penangkapan buaya sepanjang 180 cm dan berat 38 kg saat Solikin sedang beraktifitas menyadap kelapa di area pinggir sungai Citanduy blok Cilutung Kedungkarang, saat itu juga ia berusaha menangkap buaya tersebut dan membawa ke rumahnya.

Kepala KSDA Resort Pangandaran Uking Iskandar membenarkan pihaknya terkait buaya yang ditangkap warga di sungai Citanduy di Desa Pamotan Kecamatan Kalipucang, dan menurutnya sekarang buaya tersebut sedang ditangani dan dikarintina pihak KSDA Pangandaran, dan rencananya keberadaan buaya ini kata Uking akan diaporkan ke seksi di Kantor wilayah di Tasikmalaya.

“Jadi nanti yang memutuskan mau diapakan buaya ini apakanakan di kembalikan ke habitatnya atau disimpan di penaNgkaran, kewenagannya ada di kantor seksi wilayah , “terang Uking.

Pada kesempatan lain, Uking menyampiakan pihaknya berharap kepada seluruh warga apabila menemukan hal seperti ini untuk segera melaporkan ke KSDA karena KSDA bersama dengan polhut dan para petugas lain nya akan segera turun untuk menanganinya. (Tn)






BUPATI DAN WAKIL BUPATI HADIRI PELANTIKAN PENGURUS PATAYAT NU KABUPATEN PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Beerapa hari lalu Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan menghadiri pelantikan pimpinan Cabang Patayat NU kabupaten Pangandaran

Bertempat di Pesantren Riyadusaalikin Kecamatan Padaherang.(20/11)

Selain bupati dan wakil bupati, nampak hadir dalam tersebut Ketua Bawaslu, Ketua KPU, ketua KNPI, ketua PC Muslimat, ketua GP Anshor dan seluruh jajaran kepengurusan Patayat NU Kabupaten Pangandaran.

Usai dilantik, Ketua patayat NU Pangandaran Milki Barokah SHI MA dalam sambutannya menyampaikan diharaapkan fatayat dapat berkiprah demi kemaslahatan ummat serta mampu menciptakan generasi yang sholeh dan sholehah.

“Fatayat NU merupakan salah satu yang mewadahi pemberdayakan perempuan, “ujarnya.

Ia juga menekankan agar fatayat NU terus berinovasi melakukan program dengan melibatkan peran serta kaum perempuan dan anak anak.

“Selain itu saya juga mengajak seluruh fatayat untuk bergerak bersama pemerintah dalam membangun Kabupaten Pangandaran yang hebat bermartabat, “imbuhnya

Sementara Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wirasdinata pada kesempatan yang sama mengatakan patayat merupakan anak baru gede ( ABG) nya muslimat, artinya badan otonomi NU ini  diisi oleh kaum perempuan.

Kata Jeje, satu yang melekat di ajaran NU, mereka merupakan pewaris ajaran ahli sunah wal jamaah yang  wajib merawat serta menjaga kultur budaya NU.

“Dan sudah tentu jika kita bicara NU tentunya kita juga bicara NKRI, “jelas Jeje. (Tn)





SEORANG WARGA KARANGJALADRI SERAHKAN SEEKOR BUAYA KE KSDA RESORT PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Petugas Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDA) Resort Pangadaran tadi pagi bergegas menuju lokasi usai menerima telepon dari salah seorang warga di Dusun Bojongsalawe Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi yang berniat akan menyerahan seekor buaya miliknya.

Seperti disampaikan Kepala Resor KSDA Pangandaran Uking  Iskandar, usai menerima telepon dari seorang warga yanng tidak dikenal ia pun langsung memeritahkan beberpa petugas untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Ternyata benar memang ada warga yang dengan suka rela menyerahkan seekor buaya pada petuga kami, “kata Ukinng.(20/11)

Buaya tersebut pun langsung dibawa ke kantor KSDA Pangandaran untuk dirawat dan diperiksa kondisi kesehatannya.

Seperti diketahui, pasca viiralnya kemunculan buaya di Sungai di Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih beberapa waktu lalu, KSDA Resort Pangandaran terus mensosialisasikan terkait Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya, Pada Pasal 21 ayat 2, disebutkan bahwa setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa dilindungi baik dalam keadaan hidup maupun mati, dan ini ada hukuman pidana dan denda.

Uking mengatakan, peyerahan buaya oleh warga ini pun mungkin karena warga menyadari bahwa buaya termasuk satwa yang dilindungi. 

“Dari keterangan yang diperoleh petugas, katanya buaya ini didapat dari sungai Cimulungan Batuhiu, “terang Uking. (PNews)


RATUSAN WARGA TIGA KECAMATAN DI KABUPATEN PANGANDARAN IKUTI PEMERIKSAAN MATA GRATIS

PANGANDARANNEWS.COM – Ratusan warga di 3 kecamatan Kabupaten Pangandaran, Kecammtan Mangunjaya, adaahran dan Kalipucang beramai-ramai mendatangi aula Kanntor Kecamatan Padaerang untuk ikut memeriksakan mata secara gratis program dari  Pemerintah Jabar Bergerak dengan tema Mataku Jendelaku, dengan target  sasaran 1000 orang.(18/11)  

Menurut Ketua Jabar Bergerak, Wiwin Asep Nurdin, karena di saat pandemi covid-19 aktivitas sekolah mengandalkan belajar online (daring) maka dengan adanya program Mataku Jendelaku yang diketuai Ata Ridwan Kamil yang kerjasama dengan Lion Club Bandung Raya (LCBR), program ini jelas sangat membantu sekali, khususnya terkait kesehatan mata.

“Alhamdulillah kita mendapat perhatian LCBR, mudah-udahan program ini bermanfaat untuk masyyarakat khusunya pelajar yang merupakan tunas bangsa sebagai tumpuan masa depan kita, “ungkapnya. (Tn)


AKIBAT INTENSITAS HUJAN TINGGI DAN UNTUK KESELAMATAN WISATAWAN, WISATA GREEN CANYOON SEMPAT DITUTUP

PANGANDARANNEWS.COM – Salahssatu destinsi wisata andalan di Kabupaten Panandaran, Green Canyon di saat musim hujan sangat berdampak pada keramaian kunjungan wisatawan di obyek wisaat  tersebut. Pasalnya saat intensitas hujan menngkat aliran sungai di obyek terebut akan meluap, sehingga sangat berbahaya.

Seperti disampaikan salah seoorang anggota Kompepar Green Canyon Yus Rahman, karena kondisi terebut setidaknya sudah tiga kali pada bulan ini obyek wisata Green Canyon ditutup sementara, dan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) jika debit air di hulu berada diatas 60 cm maka kegiatan wisata harus dihentikan.

“Apalagi untuk body rafting, ini bahaya dan tidak dibolehkan," kata Yus.(18/11)

Yus menambahkaan, untuk kegiatan berperahu mungkin masih bisa saja dilakukant, tapi tetap saja beresiko.

Warna air sungai yang berubah menjadi keruh kecoklatan, biasanya airnya hijau, kata Yus kondisi ini juga tidak disukai wisatawan, sehingga akibatnya tingkat kunjungan pun mengalami penurunan sekitar 50 persen.

“Dengan kondisii ini kami terus berkordinasi dengan tim SAR untuk selalu meningkatkan keamanan dan keselamatan wisatawan, “ucapnya. (PNews)


AKIBAT BURUKNYA KONDISI JALAN, SEJUMLAH PETANI DI PANCATENGAH MERUGI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS  – Jalan Buniasih menuju Kalapa Genep dan Cikalong di kawasan Tasikamalaya Selatan, tepatnya di Kampung Cimomon, Desa Margaluyu Kecamatan Pancatengah saat ini kondisinya sangat memprihatinkan sehingga sanagat sulit dilalui baik kendaan roda dua maupun empat.

Dari pantauan PNews, tampak jalan rusak dan berlubang di jalur sepanjaang 4 kilo meter tersebut bisa mengakibatkan kecelakaan bagi para pengguna jalan.

Menurut sejumlah pengendara yang melintas, mereka mengatakan kondisi ini terjadi sejak musim hujan tiba belakangan ini yang membuat kondisi jalan semakin rusak dan parah.

Menurutnya, dengan kondisi jalan seperti ini jelas  aktipitas masyarakt sangat terganggu serta perekonomian pun berdampak kurang baik.

“Karena jalan itu satu satunya yang sering dilalui baik oleh petani maupun aktipitas lain seperti berdagang, “ungkapnya.(18/11)

Salah seorang tokoh masyarakat Pancatengah, Adeng Mutaqin, membenarkan jalan di Desa Margaluyu yang tembus ke Desa Kalapa Genep Kecamatan Cikalong sepanjang 4 km kondisinya sangat memprihatinkan.

Adeng mengatakan, jalan tersebut sudah tidak layak pakai karena sudah terlalu banyak anak sekolah yang menjadi korban kecelakaan.

“Karena saking seringnya kami pun sudah tidak aneh lagi saat ada berita kecelakaan pengendara di lokasi itu atau ada mobil yang mogok akibat amblas,” tutur Adeng.

Warga lainnya menambahkan, akibat banyak kendaraan yang sering mogok ini membuat pengguna lain terkena macet hingga berjam-jam dan hal ini diikeluhkan petani pasalnya hasil taninya menjadi tak layak dijual akibat membusuk sehinga tidak sempat diangkut pembeli.

Menurutnya petani dan pedagang disini merasa kesulitan untuk memasarkan hasil panennya, dikarenakan para agen enggan turun langsung, dan jika datang pun harga jualnya pasti akan jatuh.

Ia pun berharap  kondisi ini segera menjadi perhatian Pemkab Tasikmalaya dan segera melakukan perbaikan karena jalan lintas ini sangat vital bagi masyarakat.

“Kami  berharap para pejabat di pemeriitah bisa terketuk hatinya, kami masyarakat di pedesaan haya bisa berharap dan berharap, “ungkapnya.

Ia menambahkan, Wakil Bupati Tasikmalaya yang berasal dari Pancatenggah seharusnya bisa memperjuangkan hal ini seperti janjinya yang disampaikan saat kampanye pilkada yang lalu. (ANWARWALUYYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN