WARGA KOTA TASIK KECEWA SISTEM PENGELOLAAN SPORT CENTER DADAHA TERKESAN SEMERAWUT

PANGANDRANNEWS.COM/TASIKNEWS-Banyak warga Kota mengeluhkan terkait Sport Center Dadaha yang kurang terawat, seperti kurangnya lampu penerarangan Penerangan Jalan Umu (PJU) karena bdi sekitaran area olahraga tersebut lampu pju yang mati  banyak,taman ya  ditumbuhi nyak yang padam., rumput-rumput yang tumbuh liar di sekitar akitvitas olahraga ditambah sampah yang berserakan menambah kumuh pemandangan di sekitar kawasan yang selama ini sudah menjadi kebanggaan warga Tasik. 

Tentunya hal ini sangat mengganggu kenyamanan pengunjung yang sengaja datang untuk memanfaatkan fasilitas sarana olahraga yang telah disediakan pemerintah daerah, karena selain tempat berolahraga di kawasan Dadaha pun sering digunakan warga untuk arena bermain anak dan tempat area publik di tengah kota.

Seperti dikatakan salah seorang warga, Andi  (37), ia mengaku tidak puas dengan fasilitas olahraga yang tidak terurus ini, karena akibat penerangan yang kurang baik Dadaha pun kini  dijadikan tempat mesum anak ramaja yang tidak bertanggungjawab.

"Saya sangat kecewa dengan sistim  pengelolaan Dadaha yang terkesan dibiarkan tak terurus, “ungkapnya. (5/11)

Andi berharap kondisi ini segera jadi perhatian Pemkot Tasik melalui instansi pengelola Dadaha agar masyarakat pun bisa nyaman. 

Hal senada dikatakan salah seorang pengguna jogging track, Pudin (33) selain tumbuhnya rumput-rumput liar dan tumpukan sampah yang berserakan juga karena minim lampu penerangan membuat suasana di kawasan tersebut terlihat menyeramkan.

“Di sudut kawasan Ilalang tumbuh liar, sampah yang berserakan dan padamnya sejumlah PJU membuat Dadaha semakin terkesan tak terurus, “tegasnya. (ANWARWALUYO)


SURVEI LSI DENNYY JA JUARA MASIH UNGGULI PASLON AMAN DI PILKADA PANGANDARAN, INI PENJELASANNYA

PANGANDARANNEWS.COM –Hasil survey terbaru Pilkada tahun 2020 Kabupaten Pangandaran yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network Denny JA, pasangan calon (Paslon) Jeje Wiradinata-Ujang Endin (JUARA) masih mengungguli pesaingnya Adang Hadari-Supratman (AMAN), salah satu indikator adaa 30,3 persen pemilih soft supporter.

Pemilih katagori soft supporter, menurut Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Network Denny JA,  Toto Izul Fatah, melalui zoom meeting, senin (2/11), biasanya sering disebut lahan tak bertuan yang masih bisa diperebutkan. Suara gabungan dari soft supporter yang sudah memilih tapi masih bisa berubah dan ada juga yang belum mempunyai pilihan karena tidak tahu dan tidak jawab.

“Data 30,3 persen ini bagian dari data strong supporter dari kedua paslon, dengan masing-masing jumlah pemilih pasangan Jeje-Ujang Endin memiliki 47,7 persen strong supporter, sementara  pasangan Adang-Supratman 22 persen strong supporter, “jelas Toto.

Yang menarik dan menjadi salah satu keunggulan serta kekuatan pasangan Jeje- Ujang, memiliki strong supporter atau pemilih militan yang tinggi, baik personal maupun pasangan, bahkan, imbuh Toto, untuk personal elektabilitas strong supporternya mengalami kenaikan siginifikan, dari sebelumnya 35,4 persen naik menjadi 44,5 persen.

Dengan posisi strong supporter sebesar itu, menurut Toto, JUARA dipastikan stabil tetap dipilih pada Pilkada Pangandaran tahun ini, pasalnya pemilih berkategori strong supporter  ini biasanya tak pernah berubah hingga hari-H pemungutan suara.

“Sementara untuk pasangan AMAN yang memiliki 22 persen, perlu kerja ekstra lagi untk menambah jumlah strong supporter tersebut, “tegasnya.

Toto juga menyampaikan, terlepas dari semua ini masih banyaknya suara mengambang atau soft supporter, dan tentu ini menjadi tugas besar untuk kedua paslon secara head to head ini untuk memaksimalkan orang datang ke TPS, apalagi di masa Pandemi seperti sekaran ada potensi orang malas datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Terkait elektabilitas, menurut hasil survey LSI, dukungan suara pasangan nomor urut 1, Jeje Wiradinata- Ujang Endin Indrawan mencapai angka 65 persen dan pasangan Adang Hadari-Supratman masih tertinggal cukup jauh di posisi 28 persen.

Toto menambahkan, survei dilakukan pada tanggal 23 hingga 27 Oktober 2020 dengan menggunakan metode standar; multistage random sampling dan wawancara tatap muka dengan jumlah responden 440 dengan margin of error 4,8 persen.

Sementara potret dukungan kuat pada pasangan yang diusung PDIP ini mulai terlihat dari jawaban mayoritas publik dengan sekitar 58,3 persen masih menginginkan bupati petahana dan 27,7 persen yang menghendaki bupati baru. Begitu juga dengan tingkat kepuasan publik, 82,8 persen, dengan asumsi jika digabungkan antara yang sangat puas 19,8 persen dan cukup puas 63 persen.

"Dari pengalaman LSI melakukan ratusan kali survei, calon incumbent yang memiliki tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya diatas 70%, apalagi 80%, ini selalu menjadi modal untuk dengan mudah terpilih kembali, apalagi figur incumbent dengan tingkat pengenalan dan kesukaannya berbanding lurus ini ada pada Pa Jeje yang dikenal oleh 98 persen dan disukai 93,6 persen, "ucap Toto.

Namun, menurut Toto, bisa saja hasil survei ini meleset jika terjadi “tsunami politik” atau money politic yang massif, walau hal ini pasti tidak mudah dilakukan karena hanya menyisakan waktu tinggal satu bulan lagi.

Toto juga menyampaikan data aneka variable kuesioner survei yang menjadi indikator LSI memprediksi kemenangan Jeje-Ujang, misalnya dukungan aneka segmen demografis yang cukup merata, mulai dari segmen gender, jenis profesi atau pekerjaan, tingkat penghasilan, tingkat pendidikan, usia, ormas hingga pemilih partai politik, begitu juga dengan dukungan yang relatif merata di hampir semua daerah pemilihan. 

Pasangan Jeje-Ujang Endin merajai dukungan kecuali di Kecamatan Cijulang dan Cimerak yang masih bersaing, tapi diluar dapil itu unggul cukup telak, khususnya di dapil gemuk, 2 dan 3 dengan populasi 24,4 persen dan 22,4 persen pasangan Jeje-Ujang unggul sekitar 70 persen,"pungkasnya. (PNews)


AKIBAT LAMA TAK DIPERBAIKI SEJUMLAH JALAN DI KABUPATEN TASIK RUSAK PARAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sejumlah ruas jalan Kabupaten Tasikmalaya kondisinya rusak parah dan membahayakan penguna jalan, dengan kerusakan rata-rata hampir seluruh jalan penuh lubang dengan kedalaman sekitar15 cm hingga 30 cm. Dan kondisi ini diperparah saat musim hujan tiba, sehingga lubang jalan pun nampak seperti kubangan kerbau, dan salah satuya ruas jalan yang ada di Desa Nagrog ke arah Bojongasih di Kecamatan Cipatujah.

Seperti dituturkan salah seorang warga, Asep, sudah beberapakali ganti kepala daerah tapi tetap merubah kondisi sarana transfortasi yang ada hampir di setiap daerah.  

“Sangat berbeda dengan janji-janji saat kampanye, bahkan dalam kampanye Pa Uu yang saat itu mencalonkan Wakil Gubernur Jawa Barat, semuanya hanya sebatas janji saja, “ujarnya. (5/11)

Kondisi jalan rusak ini, kata Asep, terdapat di jalan-jalan vital dengan arus kendaraan padat yang menjadi lintasan ekonomi antar daerah, dan kendaraan yang melintas pun harus hati-hati karena akibat lubang yang ada di tengah jalan bisa mengakibatkan kecelakaan pengendara.

“Saya berharap ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk segera dilakukan perbaikan, “ucapnya lagi. (ANWARWALUYO)


DIPROYEKSIKAN JADI AKUARIUM RAKSASA PIAMARI PANGANDARAN DIBUKA AKHIR TAHUN INI

PANGANDARANNEWS.COM –Pembangunan Pangandaran Integrated Aquarium and Marine Research Institute (Piamari) yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Cikidang Desa Babakan Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran, yang mulai pembangunannya tahun 2017 lalu, rencananya  akan dibuka pada pertengahan bulan desember tahun 2020 oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Seperti disampaikan Koordinator Piamari Agus Setiawan, beberapa hari lalu, direncanakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo,yang akan melakukan soft opening

“Dan saat ini kami pun sedang melakukan persiapan, diantaranya dengan mempercantik akuarium dan fasilitas lainnya agar layak dikunjungi wisatawan, targetnya bulan ini akurium sudah diisi air dan sejumlah jenis ikan laut, “ujarnya.(1/11)

Agus menjelaskan, ada tiga jenis akuarium yang dibangun berukuran raksasa, seperti saat mamsuki  gedung di lantai dasar pengujung bisa melihat schooling aquarium berbentuk silinder dengan kedalaman 7 meter dan lebar 5 meter yang akan diisi ikan-ikan laut. Kemudian memasuki lantai atas ada museum maritim tentang kegiatan kemaritiman khususnya di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Sementara tidak jauh dari museum itu ada kolam sentuh atau touch pool sehingga anak-anak bisa menyentuh ikan, batu karang atau bintang laut, yang dihiasi lukisan tiga dimensi untuk berswapoto, “jelas Agus.

Setelah itu, lanjut dia, wisatawan masuk ke ruangan tunnel aquarium yang diisi oleh jenis ikan air tawar dengan panjang 47 meter dengan kedalaman 3 meter dan lebar rata-rata 3 meter.

Tidak hanya itu, menurut Agus, pengunjung pun bisa menikmati akuarium air dengan tumbuh-tumbuhan air dan ikan-ikan (aquascape), yang diperkirakan ini menjadi aquascape terbesar di dunia karena ukurannya lebih besar dengan ada di Portugal yang memiliki 40 meter.

Lalu setelah memasuki tunnel aquarium, imbuhnya, wisatawan pun bisa masuk ke teater akuarium untuk edukasi dan sosialisasi tentang kebencanaan, konservasi dan lainnya di depan akuarium berukuran panjang 30 meter dan lebar 10 meter dengan kedalamannya 4 meter yang diisi ikan pari,  hiu, kerapu besar, bawal bintang dan beberapa ikan karang lainnya.

Sebenarnya di lantai dua ada ruangan untuk audio visual, namun kata Agus, tahun ini belum bisa dibuka termasuk untuk wisata diving (menyelam) di lokasi akuarium teater, karena setelah berkeliling untuk spot kunjungan wisatawan akan diarahkan ke ruangan suvenir.

 “Mudah-mudahan keberadaan Piamari ini bisa menambah waktu kunjungan serta mampu mendongkrak arus wisatawan ke Pangandaran, “pungkasnya. (PNews)

 

TAMPIL DENGAN WAJAH BARU PEMDES HEGARWANGI SIAP TINGKATAKAN PELAYANAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasimallaya kini terus berbenah serta melakukan berbagai kegiatan, salahsatunya rehabilitasi kantor desa dengan sumber anggaran dari Bantuan Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2020, yang dilaksanakan secara swakelola oleh masyarakat setempat.

Menurut Kepala Desa Hegarwangi, Muhamad Taufan Firmansyah, yang akrab disapa Papan, renovasi ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman, baik kepada perangkat desa yang akan memberikan pelayanan maupun kepada masyarakat sendiri yang datang meminta pelayanan.

“Renovasi ini memang menjadi rencana kami dan lembaga desa dan warga, “terang Papan. (4/11)

Diharapkan, ujar Papan, dengan renovasi ini bisa meningkatkan gairah dan semangat kerja jajarannya sehingga pelayanan publik pun bisa lebih maksimal. 

Ia juga tidak lupa mengajak seluruh perangkat dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta  merawat sarana dan prasarana termasuk kantor desa agarfasilitas ini dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu lama.

“Kini dengan wajah baru serta semangat baru Desa Hegarwangi siap memberikan pelayanan prima, “imbunya. (ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI)


SEMPAT DITUTUP SEMENTARA KARENA SEORANG PEGAWAI POSITIF CORONA, HARI INI SETDA PANGANDARAN NORMAL KEMBALI

PANGANDARANNEWS.COM –Pasca salah seorang pegawai di Setda Kabupaten Pangandaran diketahui positif corona, hari rabu kemarin (4/11) aktivitas di setda pun ditutup sementara. Hal ini dimaksudkan untuk antisipasi dan proses penelusuran kontak dan penyemprotan cairan disinspektan. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Pangandaran, Kusdiana, membenarkan, hari kemarin diberlakukan bekerja dari rumah (work from home) dan untuk pencegahan karena diketahui beberapa orang yang mengalami riwayat kontak atau satu ruangan dengan pegawai perempuan pun menjalani tes swab.

“Ada 14 pegawai yang menjalani tes swab, tapi Alhamdulillah semuanya dinyatakan negatif, “jelas Kusdiana.

Kusdiana menjelaskan, pegawai berjenis kelamin wanita yang tinggal di Desa Karang Jaladri Kecamatan Parigi, pad saat libur panjang pekan lalu sempat berkunjung ke kampung halamannya di Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, dan sepulang dari sana dia mengalami gejala demam. Lalu ia pun berobat ke RSUD Pandega karena gejala yang dialaminya mirip gejala Corona.

“Saat dilakukan tes swab ternyata memang ia positif, tapi sejak libur panjang tersebut sampai sekarang pegawai tersebut belum sempat masuk kantor,"jelas Kusdiana lagi.

Sementara menurut salah seorang ASN di setda, memang hari kemarin semua pegawai diberlakukan work from home karena dilakukan penyemprotan disinfektan sehingga seluruh ruangan pun basah.

“Tapi  hari ini kegiatan kerja sudah normal kembali, “ujarnya.(5/11) 

Seperti diketahui, kasus Corona di Kabupaten Pangandaran trennya mengalami peningkatan, seperti oada data yang ada di Dinas Kesehatan, tercatat hingga hari kemarin ada 103 orang yang positif, dan jumlah itu 16 orang masih menjalani isolasi di RSUD Pandega Pangandaran dan 4 orang lainnya menjalani isolasi mandiri.

Kepala Dinas Kesehatan Pangandaran, drg. Yani Ahmad Marzuki, mengatakan, kasus korona di Pangandaran tak lagi berasal dari luar daerah tapi saat ini sudah terjadi penularan lokal atau klaster. 

“Berdasarkan peta penyebaran, ada 8 desa yang dapat dikatakan zona merah atau terjadi kasus corona, “ungkap Yani.

Kedelapan destersebut, kata Yani, diantaranya, Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak, Cibenda Kecamatan Parigi, Kersaratu Kecamatan Sidamulih, Pajaten Kecamatan Sidamulih, Cikembulan Kecamatan Sidamulih, Wonoharjo Kecamatan Pangandaran, Sidomulyo Kecamatan Pangandaran dan Desa Babakan Kecamatan Pangandaran. (PNews)


KASI PEMDES SE- KAB. PANGANDARAN IKUTI SOSIALISASI KEBIJAKAN KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

PANGANDARANNEWS.COM-Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) selama dua hari (3-4/11) menggelar sosialisasi Kebijakan Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang dihadiri Plt Kepala Dinas Pangandaran dan sekdis Dukcapil Pangandaran, Plt Sekdis Dukcapil Kabupaten Bandung Iwan Ridwan, SH, Msi dan Kasi Pemerintahan Desa (Pemdes) se-Kabupaten Pangandaran, bertempat di aula kantor Disdukcapil Pangandaran di Jalan Merdeka.

Dalam sambutannya Plt. Kepala Dinas Dukcapil Pangandaran, Lilis Kusumawati, menyampaikan, untuk menyempurnakan aturan kependudukan yang tertuang dalam Undang-undang nomer23 tahun 2006, pemerintah pusat pun mengeluarkan UU nomer 24 tahun 2013, 2013 tentang administrasi kependudukan sehingga hal yang mendasar mempermudah masyarakat dan lembaga pengguna dengan diimplementasikannya ketentuan-ketentuan. Seperti, masa berlaku KTP El yang semula 5 tahun menjadi seumur hidup sepanjang tidak ada perubahan elemen datanya.

Begitu juga terkait pencatatan sipil seperti penerbitan akta kelahiran yang pelaporannya batas waktu 1 (satu) tahun, semula memerlukan penetapan pengadilan negeri diubah cukup dengan keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

“Dan untuk semua pelayanan ini kami juga melakukan jemput bola dengan mendatangi masyarakat, “jelasnya. (3/11)

Sementara Plt Sekdis Dukcapil Kabupaten Bandung Iwan Ridwan, dalam pemaparannya, antara lain menyampaikan terkait peta permasalahan pencatatan sipil dan solusinya.

Menurut Iwan, Formulir Pendaftaran Peristiwa Kependudukan (F-1.02) untuk Jenis permohonan; KK,KTP-el, KIA dan perubahan data untuk permohonan online tidak diatur tanpa tanda tangan pemohon, solusinya, untuk pemohon yang telah lengkap di data base tidak perlu tandatangan F-01.2, dan ini perlu adanya surat edaran untuk permohonan online.

Pada formulir F-1.03 untuk perpindahan penduduk bagi pemohon yang dilakukan secara online,  tidak mungkin bisa ditandatangan pemohon, dokumen ini memang tidak perlu tandatangan pemohon, hal ini juga harus ada penegasan dari Ditjendukcapil.

Sementara F-01.04 atau Surat Pernyataan Tidak Memiliki Dokumen Kependudukan tidak jelas aturannya, apakah untuk penduduk yang tidak tercatat biodatanya, tidak memiliki NIK/KK/KTP, seperti anak panti yang tidak jelas asal usulnya, untuk kasus seperti ini, kata Iwan, anak panti/terlantar/tanpa asal usul dimasukan ke biodata keluarga wali/pengasuh anak tersebut.

“Untuk hal seperti ini harus ada kerjasama dengan dinas sosial agar anak dalam asuhan panti dicatat di biodata keluarga pengurus panti yang mengurus anak tersebut, “terangnya.

Hal lain, masih kata Iwan, SPTJM perkawinan/perceraian belum tercatat seperti F-1.05 diberlakukan untuk penerbitan kartu keluarga baru bukan hanya untuk pembaharuan KK, ini dimaksudkan agar bisa ditolak bilamana perkawinan di bawah umur, istri kedua tanpa ijin Pengadilan Negeri (PN) dan perkawinan non muslim tanpa bukti kawin agama, dan untuk masalah ini sudah ad Sirat Edaran (SE) dari Ditjendukcapil untuk perkawinan yang tidak memenuhi syarat material tidak boleh Kartu Keluarga (KK) baru.

Jika ditemukan ada tanggal perkawinan di KK dicantumkan tanggal perkawinan agama bukan tanggal pencatatan perkawinan, maka sesuai input data kawin agama agar pasutri yang isbat nikah atau penetapan PN anaknya sah, sesuai dengan aplikasi SIAK.

“Terkait Surat Kuasa Dalam Pelayanan Adminduk, bagi yang beralasan sakit apa perlu surat keterangan sakit dokter atau Puskesmas, ini dimaksudkan untuk menghindari percaloan, surat kuasa selektif berdasarkan alasan yang dapat dibuktikan tertulis, dan untuk ini perlu surat edaran tentang surat kuasa agar tidak dipakai berulang untuk subyek dokumen berlainan, “tegas Iwan. (PNews)


KONDISI JALAN CUKUP PARAH, KENDARAAN DI JALUR SALOPA-CIKATOMAS HARUS EKSTRA HATI-HATI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sudah lama warga di dua kecamatan, Salopa dan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, mengelukan kondisi jalan yang menghubungkan dua jalur tersebut kondisi rusak parah. 

Menurut warga, Asep Roni (47), sudah hampir dua tahun ini jalan tersebut dibiarkan dalam kondisi rusak sehingga jika melewati jalan tersebut para pengguna jalan harus ekstra hati-hati karena selain becek berlumpur banyak kubangan air yang cukup dalam dan membahayakan pengendara.

 “Padalah jalur tersebut terbilang cukup ramai dan padat, “ungkapnya.(31/10)

Asep berharap, kondisi ini mudah-mudahan secepatnya mendapat perhatian pemerintah untuk segera dilakukan perbaikan.

Asep juga menjelaskan, sebenanya jalur tersebut sering diperbaiki tapi dengan cara “ditambal” pada aspal yang berlubangnya sehingga hasilnya pun selain tidak maksimal juga mudah rusak kembali.

Hal senada dikatakan seorang sopir mobil box, Dedi, hampir setiap hari ia melewati jalur tersebut untuk mengirim barang, sehingga tahu betul kondisi di jalur itu. Dan setiap melewati jalan tersebut, kata Dedi, selain harus memperlambat laju kendaraannya ia juga harus berhati-hati agar tidak terperosok ke lobang yang dipenuhi air saat hujan turun.

 “Jalan ini sering digunakan masyarakat menjadi jalur ekonomi, sudah seharusnya kondisi jalan tersebut diperbaiki agar lalu-lintas pun bertamabh lancar, :kata Dedi.

Tak hanya   di Cikatomas, menurut Agus, salah seorang guru SD Ciranca Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah, ia menilai kinerja pemda selama lima tahun ini, khususnya dalam sektor infrastruktur dinilai kurang bagus dan mendapatkan raport merah.

“Jadi untuk calon kepala daerah saat ini, siapa pun itu asal bisa memperbaiki infrastruktur jalan, itu yang akan menjadi piliha masyarakat di sini. “ujarnya. (ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI)


MAYASARI FOUNDATION SALURKAN BANSOS PADA KORBAN BANJIR DI DESA CIAWI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Kondisi ekonomi akibat pendemi covid-19 atau bencana alam lainnya, dampaknya sangat dirasakan hampir seluruh masyarakat, untuk sedikit bisa meringankan beban himpitan ekonomi ini tidak sedikit gerakan sosial kepedulian menyalurkan bantuan pada masyarakat. Bukan hanya dari pemerintah saja, dari mulai perusahaan hingga perorangan pun bergerak bahu-membahu untuk bisa membantu sesama.

Seperti yang dilakukan Mayasari Foundation atau Mayasari Peduli, kemarin kembali menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga Desa Ciawi yang terdampak banjir. (30/20)

Usai menyalurkan bantuan pada warga di aula Desa Ciawi Kecamatan Karangnunggal, kordinator lapangan dari pengurus perusahaan Mayasari Foundations, H. Irwan Nurkomara, mengatakan, ini merupakan agenda gerakan kemanusian rutin dari Mayasari, dan ini merupakan murni bentuk kepedulian perusahaan untuk saling membantu, khususnya kepada warga yang terdampa bencana. Dan ini tidak ada unsur politik atau apa pun, karena gerakan ini sudah dilakukan sejak dulu dan  bukan kali ini saja.

“Bantuan ini tidak hanya berbentuk sembako saja tapi bantuan sosial lainnya termasuk pemberian bea siswa, dan gerakan  Mayasari Foundations ini juga bukan hanya di Tasikmalaya saja, “jelasnya.

Irwan menambahkan, penyaluran 100 paket bantuan di Kecamatan Karangnunggal saat ini berdasarkan pengajuan tahap ke 2 pihak Pemdes Ciawi, yang dialokasikan di empat titik, diantaranya, di Mekarwangi, Cilimus, Ciputat dan Ciperelas.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Ciawi, Iman Surohiman, menyampaikan terimakasih kepada Mayasari Foundations terkait pengajuan bantuan pada perusahaan yang sudah bisa diterima masyarakat.

“Insya Alloh secepatnya bantuan ini segera kami salurkan pada warga yang berhak menerimanya, sesuai dengan data yang telah kami inventarisir, ”kata Iman. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)




KPUD PANGANDARAN AJAK CAMAT DAN KADES SOSIALISASIKAN TAHAPAN PILKADA

PANGANDARANNEWS.COM–Mengingat semakin dekatnya waktu pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan hari Rabu tanggal 9 Desember 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran beberapa hari lalu sosialisasi tahapan-tahapan pilkada kepada camat dan para kepala desa (Kades) se-Kabupaten Pangandaran, yang digelar satu hotel di kawasan panatai barat. (22/10)

Seperti disampaikan Ketua Komisioner KPU Pangandaran, Muhtadin, dengan menggandeng Pemkab Pangandaran KPU terus gencar melakukan sosialisasi untuk mensukseskn Pilkada di masa PandemiCovid-19, sesuai dengan ketentuan Pasal 16 Ayat 13 PKPU No 8 tentang sosialisasi dan Pendidikan Pemilih.

Menurutnya, diantaranya dengan mengajak para camat dan kades untuk bersama-sama mensosialisasikan pendidikan untuk mencakup tahapan proses dan tatacara pelaksanaan Pilkada baru di era Pandemi Covid-19.

“Diharapkan sosialisasi ini akan sampai kepad msyarakat pemilih melalui camat dan kepala desa, “ungkapnya.

Sementara Plt Bupati Pangandaran, Dani Ramdan menyambut baik dengan berbagi tugas mensosialisasikan tahapan Pilkada bersama KPU, Bawaslu.

“Kuncinya Pilkada ini harus sukses lancar dan sehat, poin poin itu yang saya sampaikan, “jelas Dani.

Selain itu, kata Dani, tingkap partisipasi pemilih juga harus tinggi, sehingga ia pun mendorong kepada para camat juga kades untuk mensosialisasikan pada warga pengguna hak pilih.

Dani juga menyampaikan pentingnya untuk menjaga ketertiban dan netralitas, karena kepala desa masuk dalam aturan harus netral.

“Dan yang tak kalah penting, dalam tahapan hingga pelaksanaan pencoblosan nanti tetap harus pada koridor protokol kesehatan,”pungkasnya. (AGE)


INI KATA BUPATI PANGANDARAN TERKAIT KELANGKAAN GAS LPJ 3 KG

Plt Bupati Pangandaran, DANI RAMDHAN
PANGANDARANNEWS.COM-Menyikapi situasi yang berkembang saat ini terkait pendistribusian gas LPG 3 Kg bersubsidi dengan adanya kelangkaan di masyarakat, Plt Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan, usai menyaksika penyaluran Bansos Pemprov Jabar di Kecamatan mangunjaya, mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Perdakop dan UMKM, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial dan PMD, Dinas Pertanian, Dinas KPKP dan pemerintah Kecamatan berikut perwakilan desa dengan Pertamina dan Hiswana Migas serta perwakilan agen distributor,  telah melakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi kelangkaan LPG 3 Kg bersubsidi.

“Kelangkaan ini disebabkan adanya penambahan kebutuhan yang meningkat akibat mobilitas penduduk yang pulang kampung akibat dampak Pandemic Covid 19, “ujar Dani.(28/10) 

Sehubungan hal tersebut, kata Dani, Pemkab Pangandaran bersama Pertamina dan Hiswana Migas, telah dan akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut, Pertama, melakukan Operasi Pasar (OP) Mandiri dari tanggal 27-28 Oktober 2020 di setiap pangkalan dengan jumlah 3.500 tabung rata-rata per hari diluar pendistribusian reguler ( rata-rata 7.000 tabung/hari) dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai Keputusan Bupati Nomer 510.23/Kpts. 224-Huk/2017. Kedua,melaksanakan Operasi Pasar (OP) di setiap Kecamatan secara serentak pada hari Kamis tanggal 29 Oktober 2020 sebanyak kurang lebih 5.000 tabung dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai Keputusan Bupati Nomer 510.23/Kpts. 224-Huk/2017. Ketiga, mendata penggunaan LPG 3 Kg kategori rumah tangga miskin oleh Dinas Sosial dan PMD yang akan didampingi oleh pihak Kecamatan dan Desa. Keempat, membuat kartu penerima pengguna LPG 3 Kg bersubsidi. Kelima, melakukan mekanisme pengawasan dan pelaporan dari tingkat Desa, Kecamatan sampai dengan tingkat kabupaten.

“Dan yang keenam, pihak agen distributor juga akan melakukan pengawasan terhadap pangkalan terkait distribusi penjualan LPG 3 Kg bersubsidi, “jelasnya.  (Tn)





BABINKAMTIBMAS DAN BABINSA DAMPINGI KADES CIKUPA SALURKAN BANTUAN PADA KORBAN BANJIR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Didampingi Babinkamtibmas Bripka Berni N.H, SH, Babinsa Serka Mamat dan BPD, Kepala Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Yudha Heryadhi, menyalurkan bantuan 321 paket sembako pada warga korban yang terdampak banjir. (28/10)

Babinkamtibmas Bripka Berni N.H, mengatakan, Polri dan TNI akan selalu membantu pemerintahan desa dan warga dalam bentuk apa pun kegiatan yang sifatnya untuk kepentingan umum.

“Kami selalu siap mendampingi desa agar masyarakat merasa aman dan kondusif, “ungkapnya.

Babinsa Serka Mamat, menambahkan, TNI dan Polri merupaka satu kesatuan 3 pilar di desa sehingga harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman pada lingkungan serta bisa bersinergi dengan pemerintahan desa dan seluruh warga.

Di tempat yang sama Kades Cikupa Yudha Heryadhi, mengucapkan terimakasih terkait pendapingan dan pengayoman TNI dan Polri pada masyrakat, khususnya warga terdampak banjir yang terjadi beberapa hari lalu, sehingga proses penyaluran bantuan pun bisa berjalan lancar dan aman.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini, kata Yudha, bisa meringakan keluarga korban banjir dan kita semua doberikan ketabahan, “ungkap Yudha. (ANWARWALUYO)

 

DIDAMPINGI KETUA DPRD, PLT BUPATI PANGANDARAN TINJAU PENYALURA BANSOS PEMPROV TAHAP 3 DI MANGUNJAYA

PANGANDARANNEWS.COM-Plt Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan didampingi Sekretaris Daerah, Kusdiana dan Ketua DPRD< Asep Noordin, secara simbolis menyalurakan bantun sosial (Bansos) dari Pemprov Jabar tahap ke 3 kepada sjumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bertempat di aula kecamatan Mangunjaya. (28/10)

Dalam sambutannya, Plt Bupati, Dani Ramdhan mengatakan, dalam pelaksanaan penyaluran bansos yang dibagikan dalam waktu 3 minggu ini, lebih cepat penyalurannya itu akan lebih bagus, terutama kepada warga terdampak Copid 19.

“Hingga sekarang penyaluran bansos ini sudah tersalurkan kepada 1,9juta KPM, “jelas Dani.

Ada beberapa perubahan dalam penyaluran bansos tahap ke tiga ini, jikapada tahap sebelumnya dengan nilai Rp 500 ribu dengan perincian uang tunai Rp 150 ribu dan non tunai Rp 350 ribu. Tapi untuk kali ini, jelas Danilagi, untuk nilai non tunai tetap Rp 350 ribu tapi tunainya Rp 100 ribu.

“Dan kalau yang lalu penyalurannya bekerjasama dengan Bulog tapikali ini dilaksanakan bersaa BUMD, dan sekarang kemasannya diganti menggunakan kantong serba guna yang bisa digunakan untuk keperluan lain nya, “kata Dani.

Dani juga menyampaikan pesan Gubernur jawa barat, bahwa bansos ini merupakan bentuk keperdulian pemprov untuk melengkapi bantuan-bantuan sosial lainnya, mulai dari bantuan presiden, PKH juga ada bantuan dari bupati  dan bantuan yang berumber dari Dana Desa (DD) serta  lainnya.

Dani mengakui, sejak adanya pandemi covid-19 banyak masyarakat yang kehilangan mata pencaharian, karena di PHK, ada yang usahanya tidak jalan lagi dan dampak lainnya, sehingga dengan adanya bansos ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban keluarga.

Memang nilainya agak berkurang karena pertimbangan, pertama anggaran pemerintah  yang terbatas dan yang kedua kini aktifitas ekonomi masyarakat pun sudah mulai pulih.

“Saya melihat sebagian masyarakat sudah mulai bekerja, mudah mudahan dengan cara seperti ini pembangunan juga bisa tetap jalan, dan ekonomi masyarakat pun bisa kembali normal. “pungkasnya. (Tn)


SELURUH STAKEHOLDER PANGANDARAN SEPAKATI PILKADA BERADAB

PANGANDARANNEWS.COM-Bertempat di sebuah hotel di kawasan pantai barat, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran hari ini (28/10) menggelar rapat kordinasi dengan seluruh stakeholger Pilkada Pangandaran, yang dihadiri Plt. Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan, perwakilan Kapolres Ciamis, Kodim 0613 Camis, Kejaksaan, Bawaslu Provinsi Jawa Barat, seluruh camat dan Kapolsek, Danramil, ketua Partai Politik, Ketua Tim Kemenangan 2 paslon  serta sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Pangandaran.

Pada acara tersebut seluruh peserta yang hadir sepakat mengucapkan Deklarasi Kepatuhan Protokol Kesehatan Dalam Pemilihan yang Beradab (Bersih, Rasional, Damai, Amanah da Berintegrita).

Dalam deklarasi yang ditandtangi seluruh stakeholder Pilkada Pangandaran, ada 4 point kesepakatan, diantaranya, 1. Mendukung program pemerintah dalam penanggulangan covid-19 khususnya di Kabupaten Pangandaran dan akan mengkampanyekan penerapan cara hidup sehat kepad masyarakat, 2. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencucitangan, 3. Tidak melakuka keramaian dan arak-arakan dalam setiap tahapan pemilihan serentak tahun 2020, dan ke empat, Sia melaksankan pemiliha serentak tahun 2020 di Kabupaten Pangandaran dengan mematuhi protokol kesehatan.

Sementara dalam paparannya, Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan, menyampaikan, kegiatan rangkaian Pilkada ini benar-benar sangat luar biasa, karena sejak dirinya dilantik menjadi plt sudah langsung mengikuti tahapan-tahapan pilkada.

Selain harus patuh pada aturan dan perundang-undangan, kata Dani, Pilkad kali jug harus patuh pada protokol kesehatan.

“Dan ini harus disepakati seluruh stake holder dengan bersama-sama membuat kelompok kerja sebagai bentuk kepatuhan pada protokol kesehatan, “paparnya.

Menurutnya, Pilkada kali juga merupakan pertaruhan karena selain harud dilaksanakan secara jujur, adal dan demokratis juga harus sehat, salah satu upayanya dengan menerapkan protokol kesehatan pada setiap tahapan hingga pelaksanaan pencoblosan nanti.

Baik penyelenggara, pasangan calon, pengawas, keamanan bahkan masyarakt pemilih berpotensi terpapar, sehingga semuanya harus hati-hati agar Pilkada ini tidak menjadi klaster.

“Saya dan kita semua berharap mudah Pilkada tahun ini bisa lebih baik dari Pilkada pertama beberapa tahun lalu, “ungkap Dani.

Hal senada dikatakan salah seorang komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Zaki Hilmi, menurutnya yang paling membedakan pelaksanaan Pilkada tahun 2020, seluruh tahapan dilalsanakan dalam koridor protokol kesehatan.

Ia menambahkan, Pilkada kali ini dibangun dangan kepatuhan agar tidak terjadi klaster penyebaran yang melibatklan penyelenggara, peserta dan masyarakat.

“Keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi, “tegasnya. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN