KEMBALI BERPASANGAN DENGAN H. ADANG HADARI, JEJE SEPAKAT LANJUTKAN JIHAD JILID 2

PANGANDARAN NEWS-Dengan komitmen ingin melanjutkan membangun lebih hebat, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dengan tegas menyatakan keinginan untuk kembali berpasangan dengan H. Adang Hadari di Pilkada Kabupaten Pangandaran tahun ini.

Menurut Jeje, selama ini sinergitas yang dibangun dengan Wakil Bupati. H. Adang Hadri, sudah bisa memberikan kontribusi nyata yang bisa dinikmati masyarakat, walau belum semua terpenuhi.

“Nah untuk itu saya dengan Kang Haji Adang, sepakat untuk melanjutkan cita-cita kami untuk membangun Pangandaran lebih baik lagi, “ucap Jeje, saat dihubungi lewat telepon celullernya.(22/2)

Jeje mengatakan, ia sangat respect  dengan kesedian Adang Hadari untuk tetap bisa bersama-sama menjadi wakil bupati dalam pencalonannya melanjutkan Jihad Jilid 2 di Pilkada bulan september tahun 2020 mendatang.

Menurutnya, masih banyak agenda pembangunan yang belum tuntas, sehingga ia bersama Adang Hadari memiliki tanggunjawab moral untuk menuntaskannya keinginan dan harapan masyarakat mewujudkan Pangandaran Hebat.

Sebenarnya, imbuh Jeje, siapa pun itu yang nantinya akan memimpin Pangandaran harus bisa memikirkan serta menuntaskan agenda pembangunan i bisa akan berdampak positif untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam ibadah umroh ke tanah suci kali ini pun saya pun akan berdoa’ mudah-mudahan niat saya bisa memberikan maslahat untuk warga Pangandaran, amin”pungkasnya. (PNews)

DALAM PENYERAHAN BUKTI DUKUNGAN KE KPU, SUPRATMAN KALI INI GAET PENGUSAHA CIMERAK, ARI

PANGANDARANNEWS- Pengambilan keputusan untuk menggandeng Ari Ari Rian Priyatna yang akan  menjadi pasangannya dalam pencalonannya di Pilkada Kabupaten Pangandaran tahun 2020, karena dinilai ada ketrkaitannya dengan proses pemekaran Kabuoaten Pangandaran, beberapa tahun lalu.

Demikian dikatakan H. Supratman, kepada beberapa awak media, usai menyerahkan berkas dukungan calon perseorangan yang dilakukannya ke KPUD Pangandaran. (23/2)

Menurutnya, orangtua Ari dulunya pernah berama-sama berjuang dalam pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Pangandaran, dan sekarang, menurut Supratman, ia pun siap untuk melanjutkan cita-citanya setelah Pangandaran menjadi kabupaten.

“Ari Rian Priyatna merupakan pengusaha muda dan mantan kepala dusun di wilayah Kecamatan Cimerak, “terang Supratman.

Cita-cita yang hingga saat ini belum terwujud, kata Supratman, masih sangat banyak, di antaranya kesejahteraan dan keadilan yang belum dirasakan secara menyeluruh, dan tak hanya itu, Pangandaran juga harus lebih baik dari kabupaten induk serta bsa menjadi kebanggan masyarakat.

“Pangandaran ini dibangun bersama, maka hasilnya pun harus dinikmati bersama, “ungkapnya.

Disoal gagal bersanding dengan Ari Subarkah yang beberapa waktu lalu sudah sempat membentuk tim di setiap kecamatan, kata Supratman, itu hanya dinamika saja yang tidak akan menyrurutkan  niatnya untuk mencalonkan diri di pilkada Pangandaran.

Sementara menurutin formasi, Ardi Subarkah mengurungkan niatnya untuk berpasangan dengan Supratman bertarung di Pilkada Pangandaran karena beberapa alasan kesibukannya di Bandung. (PNews)

BUMDES SINGAJAYA TANGKAP PELUANG USAHA LEWAT ONLINE SHOOP

Kepala Desa Singajaya, Daden Alek Solihin
TASIKNEWS-Dunia internet kini bukan lagi merupakan barang mewah namun sudah menjadi sebuah kebutuhan yang penting dimasyarakat. Dengan keberadaan internet di desa tentunya sangat vital,  karena dengan IT percepatan pembangunan di desa bisa diakses langsung tak terhalang ruang dan waktu, seperti untuk menyebarkan informasi potensi desa, baik keragaman budaya, wisata dan kuliner ke masyarakat yang lebih luas.

Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Karya Mukti Desa Singajaya Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, membidik peluang bisnis dengan membentuk usaha jasa penyedia layanan internet. Desa yang merupakan hasil pamekaran dari Desa Parung tahun 1980 ini,  hasil dari  pengembangan usaha penyediaan Wireless Fidelit (wifi) milik Bumdes ini tercatat pelanggannya sudah mencapai 200 orang.

Seperti dikatakan Kepala Desa Singajaya, Daden Alek Solihin, IT (Informasi Teknologi) di desanya menjadi peluang bisnis bagi pengembangan Bumdes dan alih teknologi penggunaan internet pun bisa menjadi solusi tepat untuk pemasaran produk usaha yang ada di desa.

Kehadiran Internet di desa, kata Deden, menjadi sebuah peluang usaha untuk menggali beberapa potensi meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dengan internet yang sudah merambah kampung, warga pun kini dapat memanfaatkannya untuk peluang usaha", paparnya, saat ditemui PNews di kantor desa. (21/2)

Ia menambahkan, hasil produk Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan Bumdes pun sekarang dapat  dipasarkan lewat online shoop, seperti produk kuliner olahan gula merah dan kopi hasil dari  pertanian..

"Salah satu produk usaha rakyat yang dipasarkan lewat online shop berupa olahan bumbu praktis yang dikemas secara tradisional,"ujarnya. (RUSDIANTO)

PERTIMBANGAN MUTASI, ROTASI DAN PROMOSI ASN KOTA BANJAR, KARENA LIKE OR DISLIKE ?

BANJARNEWS -- Di usia ke 17 tahun Kota Banjar semestinya mampu memberikan tindakan tegas dalam berbagai tatanan kebijakan, tetapi ini malah memberi kesan semakin kebablasan.

Demikian disampaikan salah seorang warga Kota Banjar, Ara Sutara, saat dminta komentarnya terkait 17 tahun berjalannya pemerintahan Kota Banjar.

Kata Ara, seperti dalam rotasi aparat sipil negara (ASN) beberapa waktu lalu yang di laksanakan Pemerintah Kota Banjar di Banjar Hald Centre (BHS), saat itu terjadi sebuah kekeliruan yang di lakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Banjar dengan memberikan keputusan keliru terkait rotasi ASN, kepada Neni Susiani SP,d, MP,d yang awalnya Kepala Seksi (Kasi)  Dikmas dengan golongan ruang III-D menjadi Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kependidikan (Tendik), padahal  di bawahnya dua orang dengan golongan lebih tinggi, IV-A.

“Ini merupakan bukti nyata sebua kekeliruan sekaligus pelanggaran yang  memperlihatkan ketidak mampuan bagian mutasi BKD dalam memahami perundang-undangan tentang kepegawaian, “ungkap Ara.(22/2)

Hal ini menurut Ara, membuktikan jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kota Banjar terkesan amburadul.

Dan kondisi seperti ini, masih kata Ara, akan menyebabkan pejabat struktural yang terkesan pejabat  otomatis tidak dapat memberikan penilaian kepada bawahannya, karena tidak ada aturan seorang pejabat struktural yang pangkatnya lebih rendah dapat memberikan penilaian pelaksanaan pekerjaan kepada ASN yang menjadi bawahannya dengan pangkat yang yang lebih tinggi.

Ditemui secara terpisah usai mengikuti upacara HUT Kota Banjar di taman kota, anggota DPRD Kota Banjar dari fraksi PPP, Mujamil, membenarkan sudah terjadi pelanggaran aturan kepegawaian dalam penempatan ASN yang disebabkan ketidakmampuan pengelola administrasi kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Banjar, khususnya Kepala Bidang Mutasi BKD.

Dikatakan Mujamil, kepala BKD dan Sekretaris Daerah diduga melakukan pengangkatan jabatan bukan karena berdasarkan pada kompetensi ASN yang bersangkutan tapilebih cenderung karena pertimbangan “suka dan tidak suka”.

“Ini nepotisme  yang dipraktekkan secara transparan oleh Wali Kota, “tegas Mujamil. (TITO)

KARNAVAL BUDAYA WARNAI SEMARAK HUT KOTA BANJAR KE 17 TAHUN 2020

BANJARNEWS - Seperti biasa setiap tahun puncak kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Banjar selalu di selenggarakan di pusat jantung kota di jalan letjen Suwarto, seputar alun alun yang membelah pusat kota. Dan even ini tentunya menjadi perhatian ribuan warga dan pelajar Kota Banjar memenuhi kawasan ini ingin menyaksikan berbagai helaran kesenian dan kebudayaan yang tampil dalam kemasan Banjar Karnaval. Dan tahun 2020 sekarang pun HUT Kota Banjar masih di laksanakan di tempat yang sama. (22/2)

Karnaval yang digelar setahun sekali ini menjadi tontonan yang menampilkan beberapa kesenian dan kebudayaan, mulai dari tiap desa-kelurahan hingga penampilan kesenian dari daerah tetangga seperti Kabupaten Garut dan Ciamis.

Antusias warga terlihat sangat besar menyaksikan beraneka kesenian tersebut, pasalnya karnaval ini menjadi hiburan warga di akhir pekan dengan memanfaatkannya untuk berswapoto dengan latar belakang peserta karnaval.

Pencasilat dan drum band dari anak TK menjadi peserta yang mengawali iring-iringan karnaval  dilanjutkan dengan pemukulan kentongan oleh Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih, yang  menandakan karnaval dimulai.

Tampilan peserta karnaval dari Kabupaten Ciamis  dengan andalannya, manusia Boboko dudukuy (Mubakoy), mangmeleng, Oorayan, singa lugay dan hahayaman. Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih dan Ketua DPRD Banjar Dadang Kalyubi pun berkesempatan menaiki Singa Lugay yang dipanggul beberapa perempuan, dan atraksi ini pun mendapat sambutan meriah dari masyarakat Banjar.

Sedangkan Kabupaten Garut pada karnaval tahun 2020 ini menampilkan kesenian Raja Dogar dan Badogar, yang mirip seperti ketangkasan adu domba yang diperankan orang dengan menggunakan kostum domba, kemudian saling beradu layaknya adu domba yang dipimpin seorang wasit,.

Sementara tuan rumah Kota Banjar, pada HUT ke 17 ini  menampilkan helaran andalanya, kesenian Manuk Janur. Kesenian ini menampilkan beberapa penari pria dan wanita mengenakan kostum burung yang terbuat dari daun kelapa muda atau janur, dan disusul tampilan dari setiap desa dan Kelurahan yang dilombakan untuk mencari kesenian terbaik se-Kota Banjar.

Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih kepada awak media mengatakan, carnaval budaya ini digelar untuk menumbuhkembangkan para pelaku seni dan budaya yang ada di Banjar, karena bangsa yang besar bangsa yang menghormati budayanya.

"Ini upaya kita untuk menuju visi misi Kota Banjar, mengembangkan potensi daya tarik wisata daerah dengan kebudayaan," ujar Ade.

Ade menjelaskan, saat ini  di Banjar sedang berkembang berbagai obyek wisata buatan, seperti Eco Park, Pajamben, Situ Leutik dan lainnya. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan tempat-tempat itu untuk melepas lelah serta menjadikan tempat-tempat itu untuk kegiatan rekreasi sehingga bisa meningkatkan wisata yang ada di Banjar.

"Silahkan masyarakat manfaatkan destinasi wisata yang ada di Kota Banjar," ungkapnya.

Tanggapan warga pun beragam, salah satunya disampaikan warga Perum Mutiara, Elis Suryati, kepada PNews, ia mengaku senang bisa ikut menontn dengan warga lainnya, dan acara ini menjadiistimwa digelar setiao tahun.

Menurut Elis, ini sangat bagus, kesenian yang ditampilkan pun unik-unik dan menarik, jarang-jarang ada helaran berbagai budaya ini dan baru pertama kali di Banjar.

“Dan ini tentu sangat bagus untuk promosi daerah,"ujarnya. (TITO)

DPRD KOTA BANJAR PERINTAHKAN DINAS PERDAGANGAN TATA KEMBALI LOKASI PKL

BANJARNEWS-Wakil Ketua DPRD kota Banjar, Tri Pamuji Rudianto, menyoroti terkait keberadaan sejumkah pedagang kaki lima yang semakin semerawut, yang akibatkan tidak adanya penataan dari pemerintah sehingga PKL tumbuh subur tak terkendalikan, dan akibat banyaknya PKL yang berjualan di trotoar bahkan di ruas jalan itu jelas sangat mengganggu pengguna jalan.

"Ini harus diawasi tapi kalau sudah masuk jalan ya ga boleh, “kata Tri, saat dihubungi PNews lewat telepon celullernya. (12/02)

Sementara menurut politisi Gerindra, Jojo Juarno, maraknya PKL di Kota Banjar sama sekali tidak dibarengi dengan penertiban dan  terkesan dibiarkan liar begitu saja, seharusnya dnas terkait gerak cepat untuk menangangi masalah ini, sebagai bentuk kado HUT hari jadi Kota Banjar yang Ke 17.

"PKL harus ditata sebaik mungkin selaras dengan apa yang dicanangkan gubernur tentang Destinasi wisata, karena PKL bisa jadi destinasi wisata kuliner kalau didesain dengan konsep yang baik, “ujarnya.

Sementara dari pantauan di lapangan, akibat banyaknya PKL yang ada di trotoar  jelas mengganggu  pejalan kaki, begitu juga PKL yang ada di bahu jàlan bisa menimbulkan kemacetan arus lalu-lintas jalan raya. (TITO)

JAWARA SILAT CIAMIS, BANJAR DAN PANGANDARAN IKUT MERIAHKAN HUT KOTA BANJAR KE 17

BANJARNEWS -- Ratusan pesilat meriakan beberapa hari lalu ikut merihakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Banjar ke 17,  bahkan tidak hanya pesilat Banjar, hadir juga para pesilat Kabupaten Ciamis dan Pangandaran, yang dikemas dalam bentuk pasanggiri  HUT Kota Banjar dengan mengusung tema Jawara Patroman 2 dengan menampilkan kalaborasi dan inovasi menuju Banjar Berseri (15/2)

Tim Intelrem unit 3 Wilayah Tasik  sebagai penyelenggara, yang memboyong pesilat dari tiga wilayah, Ciamis, Banjar dan Pangandaran diprakarsai Serka Entang SR berjalan sukses.

Menurut ketua pelaksana Serka Entang Sopandi kepada PNews, mengatakan,  kegiatan seperti ini harus menjdi kegiatan rutin setiap tahun, supaya pesilat pesilat yang ada di kota Banjar bisa tersalurkan bakatnya serta bisa berprestasi kedepannya mampu membawa dan nenjadi kebanggaan kota Banjar.

Ia menambahkan, 150 pesilat yang ikut dalam kompetisi ini diantaranya tingkat usia dini, pra remaja dan remaja.

"Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama IPSI Kota Banjar dengan Paguyuban silat Buhun pimpinan H dian sardiana S. Ip, “kata Entang.

Di tempat terpisah, Ketua Paguyuban Silat Buhun, H.Dian sardiana menambahkan, kegiatan merupakan salah satu bentuk  pelestarian budaya buhun sekalligus untuk memperlihatkan  jati diri budaya bangsa yang saat ini pencak silat telah diakui dunia melalui Unesco.

”Alhamdulillahternyata animo masyarakat sangat antusias dengan kegiatan ini, ”ucapnya.

Sementara itu menurut Ketua Pengcab IPSI Kota Banjar, Alfin nurhadi, SP.d, saat ini atlit-atlit tengah dipersiapkan untuk menghadapi perhelatan kegiatan festival di tingkat Provinsi.

Kata Alfin, banyak hikmah positif bisa diambil pada kegiatan ini, selain sebagai ajang pembinaan dan peningkatan bakat, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antar paguron, baik dari dalam maupun luar kota.

“Insaalloh dalam waktu dekat Pengcab IPSI Banjar akan melaksanakan muscab, “terang Alfin.

Sementara menurut  dewan pertandingan, Yadi S,sos, kegiatan ini dilaksanakan bukan dalam rangka memperingati HUT Kota Banjar saja, tapi ia pun berharap kegiatan serupa juga bisa dilaksanakan dalam bentuk event-event yang mampu menggali potensi pesilat muda khususnya yang pesilat yang ada di Kota Banjar, sehingga nantinya akan mampu berprestasi di berbagai event baik daerah maupun nasional.

“Selain untuk menggali potensi, kegiatan pasanggiri ini juga untuk  membangkitkan kembali semangat masyarakat pada Pencaksilat, “pungkasnya. (TITO)

LOMBA PENTAS PAI WILAYAH UPT PENDIDIKAN KECAMATAN SODONGHILIR Pentas PAI Momentum Cetak Generasi Muda Berkarakter Islami

TASIKNEWS-Sejumlah siswa SD di Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, mengikuti pentas pekan keterampilan dan seni Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dilaksanakan di gedung PGRI.(22/2)

Dalam pembukaan yang dihadiri  UPT Pendidikan, K3S, Ketua PGRI, Pengawas, Penilik, para kepala sekolah, siswa peserta lomba dan orang tua Siswa, Ketua K3S Kecamatan Sodonghilir, H. Agus Ediyana S.Pd .M.Pd,menyampaikan, kegiatan ini merupakan acara rutin yang biasa di selenggarakan setahun sekali.

Pada pentas PAI ini, kata Agus, melibatkan 4 kopetensi dan 8 jenis lomba yang dipertandingkan, diantaranya, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ), Lomba Pidato PAI, Hafalan ayat suci Al-Qur'an, cerdas cermat, kaligrafi Islam, seni nasyid, Adzan dan lomba kreasi busana muslim.

“Pentas PAI ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh niat dan sikap kita untuk untuk mewujudkan bangsa berkarakter, terutama bagi generasi muda,"kata Agus.

Agus juga berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkembangkan minat, bakat serta kreativitas di bidang keterampilan dan seni PAI khususnya  di Wilayah UPT Pendidikan Kecamatan Sodonghilr.

Sementara saat diminta komentarnya, Kepala UPT Pendidikan Sodonghilir, Rustaman S.Pd UPT, kepada PNews mengatakan, pekan Keterampilan pentas PAI ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan muslim dan memberikan motivasi pada peserta didik untuk mengamalkan ajaran Islam lewat kompetisi.

Dikatakan Rustaman, pentas PAI ini dikemas dalam bentuk kompetisi agar dapat memberikan motivasi kepada peserta didik supaya lebih bersemangat mempelajari dan mencintai pelajaran Pendidikan Agama Islam.

“Dan seluruh peserta lomba pentas PAI ini merupakan duta perwakilan dari masing masing gugus se-Kecamatan Sodonghilir, “terang Rustaman.

Rustaman berharap dengan kegiatan ini, nantinya perwakilan dapat menghasilkan siswas yang berpotensi, berkualitas, professional dan berkualitas .

Sementara menurut Ketua PGRI PC Sodonghilr, Jajang Iskandar S.Pd, lomba pentas PAI didesain untuk internalisasi nilai-nilai ajaran Islam sehari-hari yang dikemas dalam bentuk lomba. Dan berkat dukungan UPT,Penilik , rekan-rekan dari kepala Sekolah, guru dan seluruh elemen mMasyarakat, kegiatan pun bisa berjalan lancar.

“Alhamdulillah kegiatan PAI tahun 2020 ini dapat terselenggara dengan aman, dan hasil lomba di tingkat kecamatan ini nantinya akan diikut sertakan dalam lomba tingkat Kabupaten, “ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kepala SD Raksajaya, Suryaman S.Pd, mengatakan, sebagai bentuk apresiasi pada siswanya yang sudah berhasil meraih predikat juaran I dalam mata lomba LCC, ia pun akan mengajak makan-makan.

“Ini bentuk ungkapan rasa sukur dan kegembiraan kami pada prestasi yang sudah diraih siswa kami, “tuturnya. ( OD-JAJANG )

TIM BSC SALOPA RAIH JUARA PERTAMA GRAND FINAL BOLA VOLLY KARANGTARUNA CUP DESA JAYAMUKTI

TASIKNEWS-Hari terakhir turnamen bola volly yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Jayamukti Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, akan menampilkan group-group ternama, Andil Jaya yang diperkuat Pipid, Rian sonod dan Edo Tizar sedangkan lawannya, BSC diperkuat Diki Acil ,Pani , Agus cukong .

Dengan melewati permainan yang seru dari kedua tim, akhirnya BSC dari Kecamatan Salopa berhasil keluar maeraih juara dengan mencatat pemain lokal terbaik dianugerahkan pada Saliman.

Selain dihadiri tokoh terkemuka, masyarakat pecita olahraga bola voli, juga di hadiri jajaran keamanan dari Kepolisian dan Koramil Pancatengah.

Menurut Kepala Desa Jayamukti, Uhen, kegiatan turnamen bola volly  Karangtaruna Cup Jayamukti ini sangat membawa dampak positif untuk penggemar olahraga bola volly. Dan tidak hanya itu, kata Uhen, kegiatan ini juga menghasilan pendapatan yang sangat positif untuk kas karangtaruna.
“Saya sangat mendukung kegiatan ini dan udah0mudahn ini bsa menjadi conth untuk karangtaruna lainnya, “kata Uhen.(23/2)
Salah seorang pengurus Karangtaruna, Dede Aspal, menambahkan, tidak hanya di budang olahraga, untuk rencana ke depan sbidang lain pun, seperti ekonmi, seni dan kegiatan positif ainnya akan menjadi garapan Karangataruna.
“Diharapkan dengan semakin banyaknya kegiatan, Karangtaruna Desa Jayamukti pun bisa semakin solid dan memberikan manfaat khususnya untuk generasi muda, “ungkapnya.(ANWARWALUYO-ENDAH)

YANG NYINYIR, NYINYIRLAH....

PANGANDARANNEWS-Ditemui di sela-sela kesibukannya, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, mengatakan, bukan tidak tahu ketika ada warga yang kerap memposting beberapa kritikan terkait kebijakannya di sosial media (sosmed), tapi baginya lebih penting terus bekerja untuk menyelesaikan pekerjaan yang lebih besar dan bermanfaat untuk masyarakat.

Menurutnya, di jaman milenial ini kemajuan teknologi merupakan keniscayaan yang harus dihadapi, karena sekarang masyarakat akan dengan mudah mengungkapkan apa yang ada dalam pkirannya, dan dengan mudah pula terakses hingga tak terbatas ruang dan waktu.

Artinya, kata Jeje, niatnya untuk terus membangun daerah tempat dimana ia dilahirkan pun tidak berhenti hanya karena ada segelintir warga yang “nyinyir”.

“Mungkin selama ini energi saya lebih fokus pada tugas-tugas untuk menjawab keinginan masyarakat, sehingga hal-hal seperti pun belum jadi perhatian, ”ungkapnya.

Sebagai kabupaten baru, kata Jeje, maka fokus pembangunan pun diletakan pada beberapa bidang  dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD), sehingga ia menjadi sangat penting karena  bidang-bidang ini diharapkan mampu menjadi lokomotif pembangunan bidang lainnya. Oleh karena itu penetapan perioritas pun menjadi hal yang sangat urgen untuk tercapainya cita-cita pembangunan walau dalam kondisi banyaknya kekurangan sumber daya, baik Sumber Daya Manusia (SDM), anggaran dan keterbatasan lainnya.

Salah satu contoh, kata Jeje, kenapa infrastruktur terutama jalan menjadi salah satu 4 skala perioritas kebijakannya, karena di tahun 2015 lalu awal masa kepemimpinannya, kondisi jalan di Kabupaten Pangandaran hanya 20 % atau sekitar 99,8 kilo meter saja yang bisa dikatakan bagus dari 504 km panjang jalan milik pemkab. Padahal jalan menjadi salah satu faktor kunci untuk jalannya perekonomian, sosial, pendidikan, politik, budaya dan lainnya.

Seiring berjalan masa pemerintahan dibawah pimpinannya hingga akhir tahun 2019, 88 % atau sekitar 403 kilo meter kondisi jalan sudah bagus dari target 95 % pada RPJMD tahun 2021.

“Artinya lagi, jika melihat perkembangan ini maka  lnsya Allah tahun 2021 nanti capaiannya akan di atas target RPJMD. “jelas Jeje.

Disoal tentang sebutan bupati taman, dengan tenang ia mengatakan, mungkin sebutan itu kurang lengkap, karena kata Jeje, jika mau bisa juga ia disebut bupati infrastruktur jalan, bupati rumah sakit, bupati puskesmas, bupati jembatan dan lain-lainnya, atau mungkin saja orang yang mengatakan itu kurang lengkap menerima informasi secara keseluruhan.

Jeje juga mengakui, kekurang pasti ada, tapi ia berharap masyarakat juga harus fear dan tidak hanya menilai hanya dari kekurangannya saja.

Terlahir dari keluarga sederhana, membuat Jeje pun sangat terobesesi untuk memberikan pelayanan terbaik di sektor kesehatan dan pendidikan, ia ingin masyarakat Pangandaran tidak lagi dibebani biaya kedua kebutuhan dasar itu. Maka dibangunlah puskesmas-puskesmas megah untuk memberikan pelayanan di bidang kesehatan serta program Pangandaran Hebat (Pahe) untuk mengratiskan biaya pendidikan hingga wajib belajar (wajar) 12 tahun.

Kemajuan bangsa harus dimulai dengan pendidikan yang memadai, untuk itu pemerintah hadir dengan memberikan layanan pendidikan pada anak-anak bangsa hingga bisa tercipta generasi tangguh yang siap bersaing dan tidak akan menyerah pada perkembangan jaman dan pesatnya teknoligi.

“Teknologi selalu terbarukan, maka kita harus mempersiapkan generasi muda cerdas yang mampu melewati tantangannya, “tegas Jeje.

Sekali lagi,  jika hanya untuk menanggapi “nyinyir”, maka energi pun akan terbuang sia-sia. Padahal, kata Jeje, masih banyak hal-hal yang lebih bermanfaat yang harus dikerjakan untuk memenuhi keinginan masyarakat dan menjawab persoalan-persoalan besar untuk sebuah kemaslahatan.

“Silahkan kritik, tapi harus porposional dan profesional sehingga kami pun jadi tahu dimana letak kekurangannya dan sampai dimana capain yang sudah dilaksanakan, “ujarnya.

Baginya, masih banyak persoalan besar di depan mata yang harus menjadi fokus untuk terus mengejar ketertinggalan Pangandaran yang masih seumur jagung dari daerah lainnya di Jawa Barat. Dan jika ini dihadapi bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat sesuai porsinya masing-masing, maka persoalan dan tantangan pun akan menjadi ringan. 

Karena perbedaan merupakan suatu keniscayaan yang harus dihadapi dengan bijak, maka tidak ada persoalan ketika sebuah nyinyir (baca; kritik) diletakan pada kontribusi kontekstual, dan jika konstruktif, karena itu pun merupakan bagian dari sebuah proses pembangunan.

“Jadi yang nyinyir, nyinyirlah....”ungkap Jeje. (hiek)





TINGKATKAN UKHWAH ISLAMIYAH, NU KARANGNUNGGAL KEMBALI GELAR YAUMUL IJTIMA

TASIKNEWS-Muslimat NU Desa Sarimamggu Kecamatan Karngnunggal kembali mengadakan Yaumul Ijtima atau pengajian rutin Triwulan yang dilaksanakan di halaman Kantor Desa Sarimanggu (22/2).

Hadir dalam acara tersebut, Sekda KabupatenTasikmalaya, Dr. Muhammad Zen ,Mpd, MM, anggota DPRD Jabar dari Fraksi PKB, H. Oleh Soleh,S.H, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STP.MM, juga dihadiri Babinkamtibmas Desa Sarimanggu Bripka Ade N Syarif, Babinsa, Serka Hermanto, para kepala desa, Ketua FPP K, Deden Amir Mahmud, Pengurus MWC NU Karangnunggal, Pengurus Muslimat PAC Karangnunggal dan muslimin-muslimat NU dari seluruh desa.

Ketua Muslimat NU Kecamatan Karangnunggal, Karyati SPd, mengaku senang karena pengajian triwulanan bisa terus rutin dilaksanakan dan ia juga berharap, pengajian ini bisa menambah banyak ilmu serta berkah dari Alloh.

“Alhamdulillah kegiatan rutin ini bisa terus konsisten dilaksanakan, semoga ini bisa memberi manfaat untuk kita semua yang hadir,” ucapnya.

Dalam sambutannya Sekda Tasikmalaya Dr. H. Moh Zein, selain menyampaikan salam dan silahturahmi Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, Zen juga menyampaikan informasi sejumlah program kerja Pemkab Tasikmalaya, diantaranya, program Kartu Santri, SPBE, Tasik Gesit, Layad Rawat Tekan 911, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ternak kelompok hingga pembahasan terkait program Perwira Desa yang disediakan untuk 12 ribu warga.

"Kami atas nama Pemkab Tasikmalaya berharap warga dapat menjadi bagian penting sekaligus penerima manfaat program ini agar bisa terwujudnya kesejahteraan dan kemajuan daerah yang berawal dari masyarakat," kata Zein.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Jawa barat, H. Oleh Soleh, menyampaikan permohonan doa restu dan dukungan penuh terhadap perjuangan untuk mewujudan Rumah Sakit type D di Karangnunggal.

“Keberadaan rumah sakit tipe D di Karangnunggal ini sudah sangat mendesak seiring semakin bertambahnya jumlah penduduk, sehingga harus pula diimbangi dengan layanan publik yang memadai termasuk layanan kesehatan, “tegas Oleh.

Selain pada masyarakat DesaSarimanggu, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STP.MM, juga mengucapkan terima kasih  kepada sekda yang sudah menyempatkan.

Menurut Asep, pengajian triwulan muslimat NU ini harus terus dimaknai secara positif untuk  meningkatkan ibadah pada Allah SWT yang akan menjadi bekal untuk nanti diakhirat, dan Asep berharap, agar pengajian rutin triwulan di Desa sarimangu ini juga senantiasa dijadikan sarana untuk  meningkatkan iman dan takwa,

“Pemerintah kecamatan siap mendukung kegiatan serupa untuk tahun-tahun yang akan datang, sehingga kita bisa terus menjaga ukhwah islamiyah agar silaturahmi dan keberkahan ini senantiasa dekat dengan kita,”ungkap Asep.

Ditemui usai acara, Kades Sarimanggu, Indra Nuryana S.Ip mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih atas antusias anggota muslimat yang berasal dari 14 desa dan seluruh masyarakat sehingga agenda pengajinan triwulan yang digelar di Desa Sarimanggu berjalan suksesdan lancar.

“Dalam kesempatan ini juga saya mohon doa dan  dukunganya  agar  dalam  melaksanakan tugas  selama  6 tahun kedepan, roda Pemerintah Desa Sarimanggu  lebih baik dan maju melalui jalinan siraturahmi  pemkab, pemdes dan masyrakat, “ungkapnya. (ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI)

MUSRENBANG DINAS SOSIAL KOTA TASIK BAHAS PRIORITAS PROGRAM DAN KEGIATAN

TASIKNEWS-Bertempat di Grand Metro Hotel Jl. Kh. Zenal Mustofa Tasik, Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2021. (20/02)

Dalam Musrenbang yang dihadiri Wakil Walikota Drs. Muhammad Yusuf, dengan tema "Peningkatan Sasaran Penerima Bantuan Sosial yang tepat dengan Menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial", dibahas Prioritas Program dan Kegiatan Pembangunan melalui Koordinasi antar Intansi Pemerintah dan Partisipasi seluruh pelaku pembangunan.

Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya Drs.H. Nana Rosadi A.Pt.,M.Si, mengatakan,tujuan musrenbang ini untuk menyelaraskan program dan kegiatan prioritas Pembangunan Daerah sebagai satu kesatuan sistem Perencanaan.

“Dan kegiatan ini dilaksanakan setelah Musrenbang tingkat kelurahan dan di tingkat kecamatan untuk disinkronisasikan pada musrenbang tingkat pemkot, “kata Nana. (ANWARWALUYO)

POLITISI GOLKAR ASEP SAEPULLOH, GELAR ACARA RESES DI DESA KARANG MEKAR

TASIK NEWS-Anggota Dewan Kab.Tasikmalaya dari Fraksi Partai Golkar Dapil V, Asep Saepulloh, ST, M.M, beberapa hari lalu melakukan reses dengan mengunjungi  konsisten, bertempat di SMP Plus Al Afsar Cipertani Desa Karang mekar Kecamatan Karangnunggal. (19/2).

Di depan undangan yang hadir, Asep mengatakan, sudah menjadi kewajiban anggota dewan untuk menemui Konstituennya setiap 3 bulan sekali untuk menjaring aspirasi masyarakat yang kemudian dibawa ke DPRD untuk dibahas.

Semua menyambut baik apa yang disampaikan Asep Saepuloh yang berhaji akan selalu memberikan perhatian pada perkembangan pendidikan umum maupun pesantren, khususnya di wilayah Tasikmalaya Selatan (Tasela).

“Kebetulan sekarang saya ada di Komisi 5 yang salah satunya bidangnya terkait pendidikan, “ungkapnya.

Dikatakan Asep, ia akan mendorong sistem pendidikan tematik, karena sistem itu akan memaksimalkan kolaborasi pendidikan umum yang berbasis teknologi IT dan bidang pendidikan Pesantren.

Asep juga berjanji, dengan banyaknya aspirasi yang disampaikan warga seputar masalah pendidikan dan harapannya kedepan untuk tahun Anggaran 2021, ia akan mendorong dengan anggaran dari bantuan provinsi (Banprov)

Hanya, kata Asep, untuk tercapainya cita-cita tersebut ia berharap dukungan dan kerjaama yang baik dari semua pihak, baik sekolah, masyarakat dan para pemangku kebijakan di pemerintahan daerah.

Sementara Kepala Sekolah SMP Plus Al Afsar Cipertani, Wawan Karnawan, S.S, mengatakan, tercapainya kualitas pendidikan tak lepas dari kerjasama dan kekompakan antara pihak Sekolah, orang tua murid dan masyarakat. (ANWARWALUYO-ENDAH)

PREDIKSI TAHUN INI TARGET RETRIBUSI DARI SEKTOR IMB SULIT DICAPAI, INI ALASANNYA

PANGANDARAN NEWS-Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Kabupaten Pangandaran dari sektor pajak dan retribusi, tahun 2019 lalu capaiannya masih belum sesuai target, hanya Rp 117 milyar dari target sebesar Rp 144 milyar (81,25 %), dan salah satu penurunan paling drastis dari retribusi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), capaiannya hanya Rp 1,5 milyar (50%) dari target Rp 3 milyar.

Kepala Bidang Perijinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu kabupaten Pangandaran, Salimin membenarkan, penurunan tersebut dikarenakan jumlah petugas yang sedikit karena memang biaya operasional yang minim.

"Kami sangat kekurangan petugas karena kami harus menyesuaikan dengan biaya operasional yang ada, "katanya. (21/02)

Dikatakan Salimin, tahun-tahun sebelumnya retribusi IMB bisa mencapai target 100%, bahkan pernah hingga 300%, karena saat itu banyaknya investor yang masuk, sehingga banyak pengusaha yang membangun, antara lain pendirian usaha Java Confeed (usaha peternakan ayam-red) yang secara tidak langsung sangat mendukung tercapainya target.

Salimin menambahkan, tahun  ini ia merasa pesimis bisa mencapai target lagi karena retribusi dari sektor IMB tahun 2020 ditargetkan sebesar Rp 7 milyar.

Disoal kenapa pesimis, menurutnya, karena tahun ini alasannya selain faktor yang ia katakan di atas juga karena diperkirakan investor yang masuk ke Pangandaran pun berkurang.

“Namun walau pun begitu kami akan bekerja optimal walau pun mungkin hasilnya nanti tidak 100%,  "tandasnya.  (AGE)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN