POLSEK DAN KORAMIL 1215 KARANGNUNGGAL GAET MEDIA DALAM PENGUATAN SINERGITAS DAN KOMUNIKASI

TASIKNEWS-Untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun sinergitas, Kapolsek Karangnunggal mengundang sejumlah awak media Tasikmalaya Selatan (Tasela), bertempat di Mapolsek Karangnunggal.(19/2)

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Daramil 1215 Karngnunggal, Mayor Inf.Kurniadi bersama jajarannya, Kapolsek Karangnunggal, Kompol H. Asep Isha, S.Ip, menyampaikan, acara silahturahmi bersama awak media yang ada di wilayah Kecamatan Karangnunggal dan Tasela ini menjadi upaya pihaknya untuk menguatkan sinergitas dan komunikasi dengan jurnalis baik dari media cetak atau pun online,  untuk peningkatan profesionalitas kerja sekaligus sebagai mitra strategis dalam rangka menguatkan kerja sama dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Karangnunggal.

"Pertemuan ini menjadikan bukti dalam penguatan komitmen bersama sekaligus menjadikan wartawan sebagai mitra strategis dalam ranah kerja dan tugas kepolisian," kata Asep.

Sementara Danramil 1215/Karangnunggal, Mayor Inf. Kurniadi, usai acara menyampaikan terima kasih kepada kapolsek Karangnunggal dan jajarannya yang telah menginisiasi pelaksanaan pertemuan dan silahturahmi bersama seluruh elemen masyarakat termasuk dengan kalangan media yang ada di Karangnunggal dan Tasela.

"Kami memberi apresiasi positif langkah yang dilaksanakan kapolsek ini karena ajang silaturahmi ini dapat menciptakan kondusifitas serta terkait menyebarkan informasi beragam kegiatan baik yang dilaksanakan TNI mau pun Polri, pemerintahan dan masyarakat Karangnunggal,"kata Kurniadi. (ANWARWALUYO)

DPAC PKB DI DAPIL II TASIK GELAR KONSOLIDASI PENATAAN STRUKTUR PARTAI

TASIKNEWS-Dewan Pengurus Anak Cabang ( PAC) PKB se-Dapil II Kabupaten Tasikmalaya, hari ini menggelar konsolidasi penataan Struktur, yang dilaksanakan di rumah makan Dapur Batugulung Desa Merkarwangi Kecamatan Cisayong.(18/2)

Hadir dalam acara tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Fraksi PKB  H. Ami Fahmi ST, Para Ketua PAC, Ketua Ranting dan tamu undangan lainya.

H. Ami Fahmi ST melalui Asep Hersan, tim asistensinya, kepada awak media menyampaikan, momen ini merupakan konsolidasi struktur partai PKB di Daerah Pemilihan (Dapil) II, sesuai yang diamanatkan Muktamar PKB di Bali beberapa waktu lalu.

Kata Asep, tujuannya untuk penataan dan pembenahan struktur partai yang dilakukan secara menyeluruh, dari mulai pengurus partai di tingkat desa, PAC, DPC sampai ke tingkat pengurus provinsi.

“Dan ini harus selesai dalam kurun waktu satu tahun,  yang berakhir pada tanggal 22 Agustus 2020 nanti," Paparnya.

Masih kata Asep, pelaksanaan rapat konsolidasi penataan struktur partai ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia termasuk di Jawa Barat, yang bertujuan untuk mempersiapkan langkah PKB di tahun 2024 nanti.

Asep menambahkan, PKB melaksanakan ini lebih awal, karena ini untuk penguatan struktural partai menuju even pemilu di tahun 2024, yang akan bertugas untuk mengawal dan membantu strukturisasi terbentuknya pengurus DPAC dan Ranting.

Dalam rapat konsolidasi ini, imbuh Asep, bersifat umum di seluruh tingkatan PAC di Jawa Barat, untuk pemenuhan struktur partai dalam ruang kingkup nasional dan dilaksanakan dalam jenjang waktu 1 tahun.

“Saya berharap PKB mampu mengimbangi kemajuan jaman serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, sehingga informasi maupun transformasi dari bawah ke atas maupun sebaliknya lebih optimal dan maksimal, “pungkasnya. (OD)

PADA PILKADA KAB. PANGANDARAN TAHUN INI, KEMANA ARAH POLITIK PKB DAN PAN ?

PANGANDARANNEWS – Menjelang pilkada serentak yang akan digelar bulan september 2020 mendatang membuat suhu politik di Kabupaten Pangandaran terus menghangat, namun hingga saat ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional ( PAN) sebagai partai di luar koalisi pemerintahan, hingga saat ini nampaknya belum menentukan sikap.

Menurut Ketua DPC PKB Pangandaran, Jalaludin, S. Ag, beralasan partanya tidak mau grasa-grusu untuk membangun sebuah koalisi.

Menurut Jala, PKB akan membuka pendaftaran untuk melakukan penjaringan bakal calon (balon) serta tidak akan terpengaruh dengan sikap sejumlah partai politik yang secara tersirat sudah memperlihatkan arah dukungannya ke salah satu pasangan balon.

“Peta politik di Kabupaten Pangandaran masih cair ada kemungkinan terjadi perubahan yang segnifikan, meski beberapa partai sudah jelas arah sikapnya. “ungkapnya pada PNews, saat ditemui di ruang frkasinya DPRD.

Tapi sayang, menurut Jalal, sampai saat ini belum ada pasangan bakal calon yang siap melawan petahana, tapi ini bukan berarti tidak akan ada lawan karena persoalan pilkada ini tentunya  masih digodog di internal partai untuk menentukan sikap akhir partai, apakah nantinya akan mendukung petahana atau akan membentuk koalisi baru.

“PKB sendiri belum bisa memutuskan wacana membangun koalisi, tapi saya yakin partai-partai lain masih terbuka kemungkinan untuk di ajak bergabung untuk membangun koalisi, "papar Jalaludin.
Dan PKB  jelas harus membangun koalisi, karena dengan jumlah 5 kursi di DPRD belum memenuhi ketentuan persyaratan untuk mendaftarkan pasangan calon, dengan ketentuan 8 kursi.

Sementara ditemui di tempat terpisah, Ketua DPD Partai Amanat Nasional ( PAN) kabupaten Pangandaran, Adang Sudirman, usai rapat kerja dengan semua pengurus partai di salahsatu rumah makan di Kecamatan Langkaplancar, mengatakan, PAN masih belum bisa menentukan sikap politiknya pada pilkada 2020 mendatang.

"Saya dan semua pengurus partai belum bisa menentukan ke arah mana akan dibangun koalisi untuk pilkada 2020,  karena sampai saat masih sebatas silaturahmi dan lobi lobi saja, "katanya singkat. (AGE)

KULINER LAUT JADI PILIHAN JENIS USAHA BUMDES KARANGJALADRI ?

PANGANDARAN NEWS-Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) diproyeksikan muncul menjadi kekuatan ekonomi baru di wilayah perdesaan, seperti diamanatkan dalam Undang-undang nomer 6 tahun 2014, tentang desa memberikan payung hukum pada Bumdes sebagai pelaku ekonomi yang mengelola potensi desa secara kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Seperti diungkapkan Kepala Desa Karang jaladri,  Eris Darmawan, menurutnya ia tidak gegabah dalam mendirikan Bumdes karena kegiatan ini menggunakan modal yang tidak sedikit.

Bahwa Bumdes, kata Eris, harus benar-benar direncanakan dengan matang sehingga jangan sampai usaha ini tidak sia sia tanpa menghasilkan keuntungan bahkan bisa lebih parah lagi kalau modal awal pun malah habis.

 “Untuk itu mengapa kami belum mempunyai Bumdes dan saat ini kami hingga saat ini masih merancang jenis usaha apa yang cocok untuk Bumdes, “ujarnya.(17/2)

Eris menambahkan, saat ini pemdes masih bermusyawarah dengan BPD, dan hingga saat dari hasil mayawarah tersebut sudah mulai mengkerucut, pilihan jenis usaha kuliner laut akhirnya yang disepakti karena dianggap paling sesuai dengan karakter serta mata pencaharian warga sebagai nelayan laut.

Selain nantinya bisa menjadi wadah usaha masyarakat, diharapkan keberadaan Bumdes pun akan mampu pendongkrak Penghasilan Asli Desa (PADes), sehingga dalam pelaksanaannya harus benar-benar dilakukan orang orang yang punya kemauan untuk usaha.

“Dan tentunya saya harus bisa menyeleksi siapa saja yang akan duduk menjadi pengurusnya, agar bisa benar-benar fokus sehinggai program BUMDes pun bisa sesuai dengan yang kita harapkan, " tandasnya.  (AGE)

DARI 93 JUMLAH DESA DI KABUPATEN PANGANDARAN, 30 DESA PENUNGGAK PBB

Kepala BPKD Kabupaten Pangandaran,  Drs. Hendar Suhendar, S, MM, 
PANGANDARAN NEWS–Pada tahun 2019 lalu, penerimaan Penghasilan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dari 93 jumlah desa masih menyisakan 30 desa yang mempunyai  piutang dan yang dinyatakan lunas 100 % ada 63 desa.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pangandaran,  Drs. Hendar Suhendar, S, MM, usai mengikuti rapat koordinasi pembangunan yang turut dihadiri seluruh kepala desa, di aula setda.(17/2)

“Dari seluruh jumlah piutang yang 30 desa tersebut hampir mencapai Rp 1 miliar, ”jelasnya.

Dan piutan PBB ini ada di yang memang tidak dibayar wajib pajak atau tidak menutup kemungkinan nyangkut di kolektor, sehingga pihaknya pun sekarang sedang menggali informasinya, apakah memang di wajib pajak atau di petugas penagih.

Hendar juga menyebut Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya merupakan yang pembayaran pajaknya paling rendah, hanya mencapai 45 persen.

“Ini yang akan jadi perhatian kami, mengapa capainya begitu rendah,”imbuhnya.

Hendar menambahkan, kini pihaknya sudah berkoordinasi dengan insepektorat untuk melakukan pemeriksaan ke Desa Sindangjaya, sehingga bisa diketahui apakah PBB tersebut “nyangkut” dimana.
Jika memang yangkut di wajib pajak,lanjutnya, tentu akan ditindaklanjuti dengan menangih pokok plus bunga dan denda, tapi jika memang nyangkutnya di kolektor, agar bisa diselesaikan pemerintah desa tapi kalau tidak selesai juga tentunya akan ditindaklanjuti.

“Dan dari hasil pemeriksaan inspektorat memang ada beberapa kolekktor yang sudah dibuatkan berita acara, tapi saya tidak tahu berapa jumlah pastinya hanya memang sudah ada kesanggupan untuk mengembalikanya,”pungkasnya. (PNews)

SEKDA TASIK JANJI AKAN BERIKAN DUKUNGAN ANGGARAN UNTUK TINGKATKAN KOPENTENSI GURU TK

TASIKNEWS- 327 guru yang tergbung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesi (IGTKI) se-Kabupaten Tasikmalaya, beberapa hari lalu berswadaya adakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi melalui olah seni tari, bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Tasikmalaya.(15/2)

Hadir dalam acara itu, Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Tasikmalaya, DR. H. Muhammad Zen yang mewakili Bupati Tasikmalaya  Ade Sugianto, pejabat di dinas serta para pemangku kebijakan pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, serta dihadiri pula Instruktur Seni Tari dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ketua IGTKI Tasikmalaya,i Ketua Panitia Penyelenggara, Ati Kusmiati, Spd, Aud, menyampaikan terima kasih pada Pemkab Tasikmalaya serta pejabat dan seluruh stake holder bidang pendidikan yang sudah hadir memberi dukungan pada pelatihan ini, sehingga IGTKI pun berkesempatan menyampaikan keluhan pada pemerintah daerah melalui sekda.

“Anggaran untuk melaksanakan kegiatan ini benar-benar didapat dari sewadaya anggota IGTKI, tapi ke depan saya berharap untuk  tercapainya kualitas pendidikan khususnya di KabupatenTasikmalaya kami berharap adanya dukungan anggaran dari pemerintah secara berkesinambungan, “ujarnya.

Sementara usai membukan acara pelatihan, dalam sambutannya Sekda Tasikmalaya, DR. H. Muhammad Zen, menyampaikan,  dalam meningkatkan kompetensi guru yang salah satunya melalui pelatihan peningkatan kapasitas ini memang perlu dukungan anggaran pemerintah. Namun Zen mengaku, hingga tahun 2020 ini pemda belum bisa mengalokasikan anggaran.

“Tapi saya berjanji untuk tahun anggaran 2021 Insya Alloh anggaran untuk pelatihan semacam ini dan sejenisnya akan dimasuka pada RAPBD, “kata Zen..

Dan untuk ke depan dengan adanya dukungan anggaran, kata Zen, diharapakn  kualitas pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya akan tercapai dengan maksimal sesuai yang diharapkan.

Hal senada dikatakan Ketua Asosiasi UPT Pendidikan, Acep, Spd., M.Mpd, untuk tercapainya kualitas pendidikan khususnya bagi anak usia dini/taman kanak-kanak akan lebih maju, berkembang dan berwawasan budaya jika sudah didukung dengan anggaran yang cukup.

“Dan tentunya upaya peningkatan kompetensi guru akan berbanding lurus dengan outpunya, “tegas  Acep. (ANWARWALUYO)

SEJUMLAH PESERTA IKUTI TES SELEKSI PENERIMAAN CALON PERANGKAT DESA SINDANGJAYA

PANGANDARANNEWS-Tim seleksi calon perangkat Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, hari ini melaksanakan tes penjaringan calon perangkat desa dan calon Kepala Dusun Babakan yang dilaksanakan di aula kantor desa. (17/02)

Dalam seleksi yang diikuti sebanyak. 18 perserta, diantaranya 3 calon kepala dusun dan 15 peserta seleksi operator, dalam sambtannya Sekretaris Kecamatan Mangunjaya, Entung, menyampaikan, tes seleksi calon perangkat desa ini selain merupakan amanah undang-undang dalam mengangkat dan memberhentikan perangkat desa juga merupakan proses untuk memahami tugas dan fungsi perangkat desa dalam membantu penyelenggaraan pemerintahan sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat tanpa terkecuali.

Sekmat berharap, melalui seleksi ini seluruh peserta seleksi dapat memahami tugas dan fungsi sebagai perangkat desa, sehingga dalam menjalankan tugas ke depan dapat membantu kepala desa dalam menjalankan fungsi pemerintahan serta mampu memberikan pelayanan yang prima bagi setiap warga masyarakat. khususnya warga Desa Sindangjaya.

“Saya katakan bagi semua caon harus siap lulus dan siap tidak lulus,  karena dari 15 peserta seleksi yang di butuhkan hanya satu orang operator saja, “tegasnya.

Sekmat juga menghimbau agar calon perangkat desa yang tidak memiliki kesempatan menjadi perangkat desa bisa tetap optimis serta memberikan masukan sehingga dapat meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta bisa terus menjaga sinergitas, persatuan antar masyarakat dan bersama-sama mebangun desa.

Untuk yang  namun belum terpilih sebagai perangkat desa, imbuhnya, agar tidak berkecil hati karena ke depan masih punya banyak kesempatan untuk terlibat dalam membangun, sehingga  sinergitas pun bisa terjaga.

Sementara, menurut tim seleksi, pelaksanaan tahapan seleksi calon perangkat desa ini seluruh peserta mengikuti tes tertulis yang dilanjutkan tes wawancara.

“Dan hasil seleksi ini akan diumumkan tanggal 18  Pebruari 2020 sehari setelah tes dilaksanakan. “terangnya. (Tn)

40 ANGGOTA PANWASCAM IKUTI RAKER TERKAIT SDM DAN PENGELOLA KEUANGAN

PANGANDARANNEWS-40 anggota Panitia Pengwas Kecamatan (Panwascam), diantara 2orang dari divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan 2 orang dari pengelola keuangan, mengikuti rapat kerja (raker) yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran, di hotel Pantai Indah Timur.(15/2)

Di depan para peserta raker, Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan, menyampaikan, raker ini  merupakan pertemuan awal di tahun 2020 antara bawaslu dan panwascam  untuk melaksanakan pembinaan organisasi, SDM dan pengelola keuangan panwascam, karena kedua bidang tersebut merupakan barometer sebuah instansi.

“Kami berharap SDM yang ada di tuap-tiap panwascam bisa bekerja maksimal sehingga mampu bersosialisasi dan dapat tampil di tengah-tengah masyarakat, “ujar Iwan.

Hal senada dikatakan Ketua divisi HPP, Uri Juwaeni, pendaftaran PKD yang dimulai esok hari harus bisa dimaksimalkan, dan persyaratan rekrutmennya jangan menjadi hambatan peserta.

Uri mengatakan, kejadian di Cijulang terkaiy ada indikasi ASN tidak netral, menurut Peraturan bawaslu nomer 14, harus tetap melakukan klarifikasi,  tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, dan ASN sudah tidak boleh melakukan sesuatu yang dilarang.

"Kita semua merupakan perangkat pengawasan pemilu, sudah tentu semua harus mengetahui apa-apa yang terkait dengan pengawasan,"tegas Uri.

Penyerahan berkas calon perseorangan sebentar lagi akan dilaksanakan, kata Uri, panwas jangan ikut verifikasi minimal (Vermin) syarat dukungan calon perseorangan, karena panwas hanya mengawasi verifikasi minimal syarat dukungan supaya sesuai dengan peraturan perundang-udangan yang berlaku.

"Pada masalah itu juga berpotensi adanya sengketa, untuk itu kita harus mempersiapkan segala sesuatunya", ngkap uri.

Uri juga mengatakan, laporan SPJ panwas di tiap kecamatan harus dikerjakan sebaik mungkin, sehingga tidak menimbulkan permasalan di kemudian hari. (PNews)

JELANG PILKADA, ANGGOTA LINMAS DESA GUNUNGSARI IKUTI PELATIHAN

TASIK NEWS-Untuk persiapan di bidang keamanan menjelang Pilkada yang akan dilaksanakan bulan september tahun 2020 mendatang, Babinsa Desa Gunungsari Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, Sertu Endang Sanusi, melatih sejumlah anggota Linmas, yang bertujuan agar Linmas mempunyai rasa tanggung jawab dan  kepeduliannya terhadap lingkungan sekitarnya.

“Apalagi sekarang menjelang pelaksanaan pilkada serentak, “ujar Endang.(15/2)

Dikatakan Endang, dalam latihan yang dihadiri kepala dan perangkat desa yang dipusatkan di aula dan halaman kantor desa, ia juga sedikit demi sedikit mulai menanamkan rasa kebersamaan dan persaudaran diantara anggota Linmas.

Sementara di depan seluruh peserta latihan, Kepala Desa Gunungsari, Irpan Adri Nugraha S.p, menekankan agar Linmas mampu menanamkan kedisiplinan dan kebersamaan.

“Saya sangat mendukung pelatihan ini, dan Insaalloh kegiatan ini akan rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, “kata Irpan. (ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI)

PEMDES SARIMANGGU GELAR RAKOR PEMBENTUKAN KEPENGURUSAN KARANGTARUNA DESA

TASIK NEWS-Bertempat di aula desa, 2020 Pemerintaha Desa (Pemdes)  Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, melaksanakan Rapat Kordinasi Pembentukan Kepengurusan Karangtaruna desa. (15/2)

Hadir dalam rakor tersebut, Kepala Desa Sarimanggu, Indra Nuryana, S.I.P, seluruh perangkat desa,  Bhabinmas, Bripka Ade Nurhusna S, Ketua Karangtaruna lama, Ridhwan NS dan masing-masing pemuda keterwakilan dari tiap-tiap dusun.

Dalam sambutannya Kades Sarimanggu, Indra Nuryana, S.I.P, mengucapkan terimaksih  kepada Ketua Karang Taruna lama yang telah bekerja dengan baik dan diharapkan ke depannya dapat bekerja sama dengan ketua yang baru.

Indra juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua Karang Taruna yang baru, mudah-mudahan bisa mengemban amanah serta diharapkan dapat membantu pemerintah desa khususnya di bidang kepemudaan.

“Sehingga Desa Sarimanggu  pun menjadi lebih baik dan lebih berkembang dengan tujuan untuk meningkatkan kreatifitas para pemuda sekaligus mengarahkan pada hal-hal yang lebih positif di berbagai bidang, “kata Indra.

Sementara bhabinmas Desa Sarimanggu, Bripka Ade Nurhusna, menghimbau agar karang taruna bisa bekerja sama dalam memelihara situasi kamtibmas dan menekan angka kriminalitas sehingga sistim keamanan lingkungan bisa tetap kondusif.

“Kami berharap selalu terjalin komunikasi dan Kordinasi baik dengan Pemdes atau pun dengan  Babinsa dan Bhabinmas. “ujar Ade.

Dalam sambutan pertamanya, Ketua Karangtaruna, Arif Hidayat, mengucapkan terimkasih atas kepercayaanya dan menurutnya, ia pun siap bekerja sama untuk memajukan Desa Sarimanggu ke arah yang lebih baik lagi.

Insaalloh karang taruna bisa berkontribusi untuk menumbuhkan sektor  ekonomi, pemberdayan pemuda serta membanggun senegritas  dengan masyrakat, pemerintah desaserta babimsa  dan babimas. “tegas Arif.

Seperti diketahui, hasil Rapat Kordinasi Pembentukan Kepengurusan Karangtaruna Desa Sarimanggu, menetapkan seluruh pengurus Karang taruna, diantaranya, Ketua Arif Hidayat, Wakil Ketua Gojali, Sekretaris Yukas dan bendahara Yogi. (ANWARWALUYO-JAJANG)

DENGAN KIAT MILIKI BANYAK UNIT USAHA, KUD MINASARI PANGANDARAN SEMAKIN BERKEMBANG

PANGANDARAN NEWS-Usai memimpin Rapat Anggota Tahunan (RAT), menurut Ketua KUD Minasari Kecamatan Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, hasil produksi tangkapan nelayan Pangandaran selama tahun 2019  mencapai Rp 35,7 milyar, sehingga KUD Minasari Pangandaran dapat menyumbang PAD sebesar Rp 1,25 milyar.

“Sedangkan hasil retribusi pemda Pangandaran seluruhnya dari sektor perikanan sebesar Rp 2,7 milyar melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp 2,6 milyar, “terang Jeje.(15/2)

Diakui Jeje, beberap waktu lalu pihaknya kurang fokus terkait jam buka Tempat Pelelangan Ikan (TPI), yang tidak disesuaikan dengan waktu kedatangan nelayan.

Menurut Jeje, ada nelayan yang mendarat sekitar jam 23.00, sedangkan TPI jam itu sudah tutup sehingga nelayan pun menjual ikannya keluar, maka ke depan ini harus dievaluasi lagi.

“Padahal nilainya sangat besar, seperti ikan bawal putih, nilainya Rp 2 miliar dan udang rebon dengan  nilainya hampir Rp 1 miliar, “terangnya.

Dikatakan Jeje, ia merasa jengkel karena ada beberapa kapal luar yang mencari ikan di Pangandaran dan bersandar di Pelabuhan Cikidang namun tidak menjual hasil tangkapannya ke TPI, dan masalah ini baru diketahui akhir-akhir ini.

Disoal perkembangan usaha KUD Minasari, Jeje mengatakan, Sisa Hasil Usaha (SHU) mencapai hampir Rp 500 juta yang bisa dinikmati seluruh anggota, karyawan dan menejer KUD Minasari.
Agar bisa lebih maju, Ia pun mendorong KUD Minasari terus berinovasi untuk menambah unit-unit usaha lainya, seperti mendirikan toko modern (Minamart) yang dikerjasamakan dengan koperasi dan tentu dengan beberapa pertimbangan tidak mematikan usaha kecil dan pasar tradisional.

Jika Minasari hanya mengandalkan jasa lelang saja, imbuhnya, maka hasilnya pun tidak akan optimal. Dan KUD Minasari hingga sekarang bisa besar ini karena memang usahanya banyak, seperti Rumah Makan Sea Food Minasari di Pamugaran yang bekerjasama dengan biro-biro trevel sehingga ramai terus pengunjungnya.

“Dulu gedung kantor yang tidak produktif setelah disulap menjadi Minamart, sekarang Alhamdulillah bisa memberikan keuntungan sekitar Rp.200 juta per tahun. “kata Jeje lagi.

Sementara saat dihubungi lewat telapon celullernya, Kepala Menager Umum KUD MInasari, Hamdan, menyampaikan,  pihaknya tentu akanterus menggenjot serta memberdayakan  usaha-usaha produktif yang ada di koperasi.

“Dan fokus kami tentunya ekonomi berbasis kolektif, ”ujar Hamdan.

Hamdan juga mengatakan, jika sebuah koperasi ingin maju dan berkembang, maka harus dipegang dan dikendalikan oleh orang-orang yang memang memunyai ideologi ekonomi kolektif.

“Jangan sebaliknya, jika koperasi dikendalikan oleh orang-orang yang memiliki kepentingan ekonomi persanalnya yang sangt tinggi, maka koperasi itu tidak akan berumur panjang dan akan hancur, “tegas Hamdan. (PNews)

AKIBAT MASIH ADA PRO-KONTRA ANTAR PEDAGANG, REVITALISASI PASAR PANANJUNG MOLOR

PANGANDARAN NEWS-Akibat masih terkendalanya lahan untuk relokasi dan dan persoalan kontruksi bangunan yang harus dibangun dua lantai, hingga saat ini revitalisasi Pasar Pannanung di Kecamatan Pangandaran belum bisa dilaksanakan.

Hal ini dikatakan Bupati Pangandaran, usai menggelar pertemuan dengan awak media untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) di rumah makan Minasari di kawasan sea food pantai Pamugaran Pangandaran.(14/2)

Kendati hingga saat ini masih belum ada kesepakatan diantara penghuni pasar terkait pembagian dan penempatan pedagang,  bupati mentargetkan untuk relokasi pedagang pasar Pananjung akan dilaksanakan di tahun 2021 mendatang.

"Saya tidak bisa terus menunggu, kita harus segera lakukan relokasi untuk kelancaran revitalisasi –asar Pananjung,"katanya.

Untuk relokasi pedagang terebut, kata bupati, Pemkab Pangandaran akan menganggarkan sekitar Rp 5 milyar. Dan jika nanti semua pedagang sudah menempati lokasi sementara, maka bangunan pasar akan diratakan untuk elanjutnya dibangun kembali.

Bupati juga berharap, terminal tipe B milik provinsi yang sekarang ada di sebelahnya bisa pindah, sehingg area pasar pun nantinya bisa lebih luas.

Dan sekarang, lanuutnya, karena lahan untuk pembangunan pasar ini kurang luas, sehingga pedagang pun harus ada yang akan menempat lantai atas dan bawah, dan hal inilah justrul yang selama ini menjadi salah satu kendala pro kontra terjadi diantara pedagang. Karena ada diantara pedagang yang tidak ingin menempati lantai atas, sehingga persoalan inilah sampai sekarang revitalisasi pasar pananjung belum bisa dilakukan.

“Padahal Detail Engineering Design (DED-red) sudah dirancang, sekarang kami hanya menunggu kesepakatan para pedagang saja,"pungkasnya. (PNews)

PRAMUKA KWARAN RAJAPOLAH GELAR RAKERRAN DAN PELANTIKAN ANDALAN

TASIK NEWS- UPT Pendidukan Kecamatan Rakapolah Kabupaten Tasikmalaya hari ini menggelar Rapat Kerja Kwaran Rajapolah tahun 2020, yang dihadiri unsur kwaran dan kwartir cabang , andalan, pra sSiaga dari Seluruh TK, RA, PAUD, Kapolsek dan Koramil Raja[olah, bertempat di Gedung PKG UPT Pendidikan. (14/2)

Menurut Panitia Rapat Kerja (Raker),  Iwa Kartiwa S.Pd, dengan raker ini diharapkan kualitas kepramukaan di Kecamatan Rajapolah bisa lebih dan berkembang sehingga untuk itu diperlukan perencanaan yang matang.

“Dalam raker ini juga sekaligus dugelar pelantikan Andalan Prasiaga yang di ikuti TK, RA, PAUD sekecamatan Rajapolah, yang dimaksudkan persiapan untuk rencana proyeksi tahun depan, “kata Iwa.

Hal senada dikatakab Ketua Pramuka Kwaran, Ade Parimah S.Pd M.Pd, rapat kerja tahunnan ini juga untuk menyusun program kerja dan anggaran kegiatan untuk satu tahun kedepan.

Dikatakan Ade, dengan motto Satyaku Kudarmakan Darma Kubaktikan, Pramuka di Kecamatan Rajapolah semakin maju dan jaya baik di tingkat kabupaten maupun provinsi

.Masih di tempat yang sama, Camat Rajapolah, Yana Hemana. MM selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting, dalam sambutannya menekankan, prestasi pramuka sangat menonjol dan perlu didukung semua pihak, termasuk kepala sekolah baik masalah pendanaannya maupun kegiatan lainnya yang dirumuskan dalam rapat kerja ini.

“Tentunya saya berharap, Pramuka Kwartir Ranting Rajapolah mampu meningkatkan prestasi, baik secara kwalitas atau pun kwantitas, “tegasnya. (OD-HADE KOES)

SAAT DI TINGGAL KERJA BAKTI RUMAH WAWAN ABIS DI LALAP SI JAGO MERAH

CIAMIS NEWS- Akibat dari hubungan arus pendek (kosleting) listrik, sebuah rumah milik Wawan,  warga Dusun Kendal RT.03 RW.02 Desa Sukahaji Kecamatan Cihaurbeuti, habis di lalap sijago merah. (12/02)

Kepada PNews Wawan menuturkan, kejadian tersebut baru diketahui usai dirinya melaksanakan gotong-royong  bersama warga lainnya memperbaiki mushola yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Hingga sekira pukul 10 WIB saat ia pulang ke dalam rumah, Wawan melihat api sudah besar dan membakar bagian belakang rumah, sehingga alat-alat elektronik dan barang lainnya pun hangus terbakar.

Kontan kejadian tersebut pun membuat panik warga, karena dikhawatirkan api akan merembet ke bangunan lainnya.

“Dengan peralatan seadanya masyarakat pun beramai-ramai berusaha memandamkan api, untung saja rumah saya lokasinya tidak jauh dari kolam, sehingga dalam beberapa saat api pun bisa segera dipadamkan, “ucap Wawan.

Saat proses pemdaman api tampak  terlihat Babinsa, Babinkantibmas dan 2 calon Kepala Desa Sukahaji, berjibaku agar api cepat padam.

Menurut Kepala Dusun, Aud Sunarya,A.Md  yang didampingi PJS Kades Sukahaji,turut berbela sungkawa  dengan  kejadian yang menimpa salah seorang warganya, dan semoga musibah kebakaran yang menimpa rumah Wawan ini dapat diambil hikmah dan tidak terjadi ke warga lainnya.
Aud juga mengucapkan terima kasih kepada selurh warga yang begitu sigap memadamkan kobaran api dan sekaligus membersihkan puing-puing reruntuhan.

“Saya dengan PJS Kades Sukahaji, Tedi Wahyudi,  telah menghubungi Dinas Sosial Pemda Ciamis untuk menindak lanjuti sekaligus melaporkan kejadian tersebut, dan diharapkan segera memberikan bantuan, “kata Aud lagi..

Saat disinggung berapa kerugian yang diderita korban, PJS Kades Sukahaji, Tedi Wahyudi, menyampaikan, taksiran kerugian sekitar Rp 50 Juta, dan ia pun sudah mengirim laporan kejadian ini pada Camat Cihaurbeuti untuk ditindaklanjut.

“Untuk sementara keluara korban sekarang tinggal dirumah saudaranya. “Pungkasnya.
 (OD-HADE KOES)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN