PANGANDARAN NEWS

PANGANDARAN NEWS

Untuk Lebih Optimalkan Layanan Kesehatan, Dinkes Pangandaran akan Bangun Sejumlah Posyandu ILP

Yadi Sukmayadi

PANGANDARANNEWS.COM
- Untuk lebih mengoptimalkan pelayanan kesehatan, Pemkab Pangandaran ke depan akan membangun sejumlah pos pelayanan terpadu Terintegrasi Lay anan Primer (Posyandu ILP) minimal persatu wilayah kerja puskesmas satu Posyandu ILP.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi, S,Kep, MM saat dihubungi PNews lewat telepon celullernya.

Yadi mengatakan, ILP ini nantinya akan terintegrasi dengan layanan primer, dan layanan tersebut memang sekarang harus ada di tingkat bawah diantaranya posyandu.

“Sekarang minimal di satu wilayah kerja puskesmas ada satu Posyandu ILP," ucap Yadi.(14/05)

Dan untuk kedepanya, kata Yadi, ia mengaku sudah menintruksikan kepada seluruh jajaran kesehatan di Puskesmas yang ada di kKabupaten Pangandaran agar segera louncing program nasional ini.

“Teman-teman puskesmas merespon dengan baik, dan Insaalloh akan segera louncing pada bulan depan, diantaranya wilayah kerja Puskesmas Pangandaran,” katanya.

Ia menambahkan, di Puskesmas lain harus segera dibentuk posyandu ILP, karena di di posyandu ini semua usia bisa dilayani. Bahkan di posyandu ILP ada 5 kegiatan. Termasuk didalamnya terdapat kegiatan validasi data hasil pelayanan.

Yadi menyebut program ini sangat efektif, pasalnya dengan adanya posyandu ILP masyarakat bisa mengetahui riwayat penyakit sejak dini dan jika diketahui sejak dini nanti pelayanannya pun semakin efektif.

Namun, Yadi juga mengaku, saat ini di Kabupaten Pangandaran masih terkendala keterbatasan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM), namun apa pun kendalanya program nasional ini harus segera dilaksanakan karena pelayanan kesehatannya jadi semakin banyak.

"Dan sasarannya kerja Posyandu ILP ini pun semakin banyak karena tidak terbatas anak balita dan ibu hamil saja. Tapi semua usia,” terangnya.

Yadi juga mengatakan, pihaknya akan terus mendorong agar posyandu ILP segera louncing di seluruh Puskesmas se-Kabupaten pangandaran dan
ketika ada yang sudah louncing itu bagus sekali untuk mendorong puskesmas yang lainnya untuk segera louncing.

Disoal pelayanan di Posyandu ILP ini, menurut Yadi, itu tekhnis di internal puskesmas yang mengaturnya atau bisa buka minimal sebulan sekali.Tapi ini juga akan disesuaikan dengan  situasi, jika memang pihak puskesmas bisa mengatur lebih efektif lagi itu lebih bagus.

Seperti diketahui, Posyandu dengan Konsep Puskesmas Terintegrasi Layanan Primer (ILP) Pasirgelis Padaherang merupakan posyandu satu-satunya di Kabupaten Pangandaran.

Menurut Kepala UPTD Puskesmas Padaherang, Suryati Posyandu tersebut dapat melayani semua usia yakni dari 0 – lansia.

“Jika biasanya posyandu hanya melayani balita, di posyandu ILP bisa melayani remaja dan lansia,” ungkapnya. (isis)

Posyandu ILP Kini Hadir Di Desa Pasir Gelis kecamatan Padaherang


PANGANDARANNEWS.COM
-  Posyandu dengan Konsep Puskesmas Terintegrasi Layanan Primer (ILP) merupakan posyandu satu-satunya di Kabupaten Pangandaran, di Posyandu tersebut dapat melayani semua usia dari 0 hingga usia lansia.

Seperti disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Padaherang, Suryati, biasanya posyandu balita hanya melayani balita saja begitu juga dengan posyandu posyandu remaja melayani remaja saja dan posyandu lansia untuk lansia saja.

"Namun di posyandu ILP ini seluruh siklus kehidupan dilayani dalam satu Posyandu," ungkap Suryati melalui pesan Whataps.(14/05)

Seperti diketahui, kata Suryati, Posyandu ILP memiliki 5 langkah dalam pelaksanaan  posyandu, seperti pendaftaran, Penimbangan dan Pengukuran.

Di Posyandi ILP, imbuhnya, dilakukan juga pencatatan hasil penimbangan, pengukuran, penyuluhan, pelayanan gizi, pelayanan Kesehatan, Pemberian Vitamin dan Imunisasi.

"Selain itu, pelayanan di posyandu ILP dilakukan dengan mengedepankan promotif preventif," ucapnya.

Ia menyebut, bangunan posyandu ILP di Desa Pasirgelis Padaherang juga bisa ada di desa lainya di wilayah kerja Puskesmas Padaherang.

Suryati juga bersyukur karena hingga ahir bulan mei pihaknya akan mendapatkan sembilan posyandu ILP dari 14 desa yang ada d kecamatan Padaherang.

“Saya menargetkan kepada seluruh bidan desa agar membuat posyandu ILP, satu desa satu Posyandu,” ucapnya.(isis)


SD Negeri 2 Karangjaladri Parigi terapkan Kurikulum Merdeka Belajar, Siswa Pun Dituntut Lebih Kreatif


PANGANDARANNEWS.COM
- Pada Tahun Ajaran 2022/2023 dan 2023/2024, Kurikulum Merdeka Belajar ini menjadi salah satu opsi yang dapat dipilih oleh satuan pendidikan.

Kurikulum Merdeka memberi keleluasaan serta mempermudah para pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang lebih mendalam, sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta fokus pada penguatan karakter.

Sejumlah sekolah di berbagai daerah kini telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar, salah satunya di SD Negeri 2 Karangjaladri Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran.

Menurut salah seorang guru di SD tersebut, Desi Kurnia Sanjaya, dalam kurikulum merdeka belajar ini siswa dituntut untuk lebih inovatif dan kreatif di saat menerima pelajaran di kelas.

Bisa saja, kata Desi, pada mata pelajaran matematika diaplikasikan pada kejadian yang terjadi di dalam keseharian siswa baik saat di rumah atau pun di lingkungan sekolah.

"Jika dulu siswa lebih ditekankan mencatat dan menghafal, pada kurikulum merdeka belajar ini siswa harus bisa berkreasi secara mandiri," terang Desi (14/05)

Kata Desi, ada beberapa karakteristik utama dari kurikulum merdeka belajar ini, seperti fokus pada materi esensial sehingga pembelajaran lebih mendalam.

Waktu untuk pengembangan kompetensi dan karakter melalui belajar kelompok seputar konteks nyata pun lebih banyak, sehingga, ungkap Desi, pembelajaran yang menyenangkan dan relevan sejalan dengan kebutuhan pelajar dan kondisi satuan pendidikan.

Dalam kurikulum merdeka belajar ini pun, imbuhnya, siswa diberi keleluasaan dan dukungan perangkat ajar serta materi pelatihan untuk mengembangkan minat dalam proses pembelajaran berkualitas.

"Untuk sementara di SD 2 Karangjaladri ini kurikulum merdeka belajar baru diterapkan di kelas 1 dan 4," pungkasnya. (hiek)

Disdikpora Pangandaran Himbau Sekolah Tidak Melaksanakan Study Tour

poto ilustrasi

PANGANDARANNEWS.COM
- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandarann meminta kepada SD dan SMP untuk tidak melaksanakan study tour ke luar daerah, pasalnya Disdikpora telah menerima surat edaran soal imbauan study tour tersebut dari Pemprov Jabar sehingga Disdikpora pun harus menindaklanjuti surat edaran tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Darso, dengan adanya surat edaran ini pihaknya pun mengimbau agar sekolah di Pangandaran membatalkan niatnya untuk pelaksanaan study tour.

"Intinya dengan adanya surat edaran tersebut, sekarang SD dan SMP tidak boleh lagi mengadakan study tour para siswanya," terang Darso.(14/05)

Darso mengatakan, jumlah sekolah yang ada dibawah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran ada 343, dengan rincian 287 SD dan 56 SMP.

"Hasil rapat koordinasi di Dinas Pendidikan, kami sudah menetapkan imbauan kepada 343 sekolah ini," ucapnya.

Namun untuk beberapa sekolah sudah ada yang fix akan melaksanakan study tour dan sudah mengurus semuanya ini dengan pihak ketiga, maka, kata Darso, bisa saja diizinkan melaksanakan study tour karena dalam surat edaran yang mereka terima ada pernyataan bahwa yang sudah punya tujuan study tour sehingga tetap bisa dilanjutkan.

"Namun bagi sekolah yang baru sebatas rencana saja, kami tetap mengimbau untuk tidak melaksanakan," tegasnya.

Darso juga meminta kepada sekolah yang sudah diberi surat izin dan sudah berkomunikasi dengan pihak ketiga, pihak sekolah harus mengurus surat izin dari Dinas Perhubungan dan lainnya serta meminta untuk memilih vendor jasa wisata yang sesuai termasuk kondisi kendaraan masih bagus atau prima.

"Hal ini melihat dari yang Sariater beberapa hari lalu, akibat ada penekanan harga ke pihak wisata membuat kendaraan yang digunakan kurang baik," pungkasnya.(hiek)

Tahun Ini Pemkab Pangandaran Buka 350 Formasi untuk PPPK, 55 Untuk Tenaga Teknis


PANGANDARANNEWS.COM
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran tahun ini akan membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk 350 formasi, dengan rincian 195 formasi untuk tenaga pendidikan, 100  untuk tenaga kesehatan (nakes) dan 55 formasi untuk tenaga teknis.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Wawan Kustaman, saat diminta keterangannya terkait penerimaan PPPK tahun 2024.

Namun, Wawan mengaku untuk waktu pembukaanya, menurutnya hingga saat ini pihknya belum menerima informasi dari BKN.

"Kemungkinan jadwal pendaftaran akan dibuka pada pertengahan tahun atau akhir tahun ini, mungkin sekitar bulan Juni-juli" jelasnya.(13/05)

Wawan mengatakan, untuk 365 tenaga PPPK hasil testing pada tahun 2023 kemarin, hingga saat ini belum juga dilantik karena harus ada izin dari Kementerian Dalam Negeri  (Kemendagri), namun ini sudah diajukan oleh Pemkab Pangandaran.

"Mudah-mudahan secepatnya segera dilantik," kata Wawan.

Dia menambahkan, ajuan formasi atau banyaknya kuota penerimaan PPPK hal ini biasanya harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Walaupun keinginan pusat biasanya ingin jumlah formasi lebih besar, tapi jumlah penerimaan P3K tetap harus disesuaikan dengan perhitungan dari TAPD.

"Tapi untuk tes CPNS di Kabupaten Pangandaran, dipastikan tahun ini tidak ada," imbuhnya.(hiek)

KPU Pastikan Tidak Ada Bacalon Bupati-Wakil Bupati Pangandaran Mendaptar Dari Jalur Independen

Muhtadin

PANGANDARANNEWS.COM
- Usai dibuka pendaftaran Bakal Calon (Bacalon) Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 yang akan dilaksanakan bulan Nopember mendatang, KPU Pangandaran memastikan tidak ada seorang pun yang mendaftar dari jalur indevenden (perseorangan).

Seperti disampaikan Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, sejak dibuka pendaftaran jalur perseorangan ini sejak tanggal 8 Mei hingga ditutup pada tanggal 12 Mei 2024 pukul 23.59 WIB, KPU tidak menerima satu pun pendaptar.

"Hingga kami pun menyatakan nihil pendaftar bacalon bupati-wakil bupati dari jalur independen ini," terang Muhtadin, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(13/05)

Muhtadin menjelaskan, persyaratan untuk bisa mencalonkan Bupati-Wakil Bupati Pangandaran ini harus mempunyai 28.345 dukungan atau 8,5 persen pemilih yang ada di Daptar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu terakhir yang tersebar di 50 persen plus satu di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran.

"Mungkin para calon lebih tertarik mendaptar lewat jalur parpol," imbuhnya.

Terlepas dari mau dari jalur independen atau pun jalur partai politik, Muhtadin menghimbau kepada masyarakat agar bisa berpartisipasi aktif pada seluruh proses tahapan Pilkada serentak ini.

Karena menurutnya, kepentingan Pilkada ini bukan hanya kepentingan KPU saja namun untuk kepentingan semua.

"Melalui Pilkada ini harus bisa menghasilkan pimpinan daerah yang terbaik bagi masyarakat, paling tidak untuk 5 tahun ke depan," ucapnya.(hiek)

Gaet "Embah Dukun" Alam, Dimyati Daftar Pilwali Kota Banjar Lewat Jalur Perseorangan


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
- Hari kemarin ini merupakan batas akhir pendaftaran bakal calon (bacalon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Banjar jalur perseorangan atau independen di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar, setelah dibuka sejak beberapa hari lalu.

Dan tepat di hari terakhir Minggu tanggal 12 Mei 2024 sekitar jam 23.13 WIB
H. Ahmad Dimyati berpasangan dengan Alam yang di kenal sebagai pelantun lagu Mbah Dukun dengan ditemani anak perempuan dan sejumlah pendukungnya, hadir di KPU untuk mendaftar Calon Wali Kota - Wakil Wali Kota Banjar dari jalur perseorangan (independen).

Kedatangan Dimyati dan Alam pun langsung diterima Ketua KPU Kota Banjar Muhamad Muklis dan jajarannya, untuk proses administrasi penerimaan bacalon.

Usai mendaftar kepada sejumlah awak media Dimyati menyampaikan, ia dan Alam malam ini resmi mendaptar ke KPU untuk menjadi salah satu pasangan bakal calon wali kota Banjar dan bakal calon wakil wali kota Banjar jalur independen.

Dalam kesempatan ini, Dimyati menyebutkan nama sebagai bacalon Wakil Wali Kota yang siap mendampingi dalam Pilwalkot di tahun 2024 ini adalah Alam yang selama ini masih terus jadi perbincangan di masyarakat dan  disembunyikan dari awak media.

"Kami punya visi misi sama dan atas petunjuk Alloh saya dipertemukan dengan Alam, beliau masih muda enerjik dan siap untuk menjadi Wakil wali Kota di Banjar," ucap Dimyati.

Dimyati mengaku, sebenarnya mencari sosok yang punya visi misi sama itu sangat susah, karena saat itu Alam sibuk dengan agenda kegiatannya. Dan baru minggu kemarin bisa bertemu, dan ternyata Alam pun berkenan maju bersamanya dari jalur perseorangan.

Dalam berkas yang di bawa tim dari Ahmad Dimyati - Alam ini tercatat ada 16.644 dukungan sementara 15.390 prasyarat dari KPU kota Banjar yang harus di tempuh oleh calon dari jalur perseorangan,pasangan Dimyati, Alam di terima KPU Banjar untuk diseleksi masuk atau tidak sebagai Bacalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2024. (tito)

Peringati HUT Ke-78 Kodam III/Siliwangi, Kodim 0625/ Pnd Gelar Turnamen Sepak Bola Antar Club Se-Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Untuk memeriahkan peringatan HUT Ke-78 Kodam III/Siliwangi, Kodim 0625/ Pangandaran menggelar turnamen sepak bola antar club se-Pangandaran, bertempat di Stadion Serka Dedi Unadi Cijulang.(11/05)

Mewakili Dandim 0625/ Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto, M.IP, kegiatan ini dibuka oleh Danramil 2502/Cijulang Lettu Inf Dody.

Seluruh peserta turnamen pun tampak antusias mengikuti kompetisi yang bertujuan untuk mempererat hubungan antar klub sepak bola di Pangandaran, dan sekaligus untuk merayakan momen penting dalam sejarah Kodam III/Siliwangi. 

Tim club Ps. Pemda dengan Putra Cijulang Legend berkesempatan menjadi peserta yang bertanding di hari pertama dengan skor akhir 5-1 untuk kemenangan Tim Pemda, sementara dalam pertandingan kedua club Remako Cijulang FC dengan Kodim Polres FC yang berakhir dengan kemenangan tim Remako Cijulang FC setelah adu penalti dengan skor 5-3.

Usai pertandingan, kepada awak media Danramil 2502/Cijulang Lettu Inf Dody mengatakan, selain ajang olahraga turnamen sepak bola ini juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan di antara pecinta sepak bola Pangandaran serta memperkuat sinergi antara TNI, POLRI dan masyarakat. 

Dodi juga menyampaikan, atas institusi TNI Angkatan Darat ia mengucapkan terimakasih atas peran serta serta pasrtisipasi masyarakat untuk ikut memeiahkan HUT Kodam III Siliwangi yang ke 78.

"Mudah-mudahan sinergitas ini terus terjaga, salah satunya melalui olahraga sepakbola," ucapnya.***


Koramil Cijulang Dan Warga Ciptakan Lingkungan Sehat Melalui Semangat Jumat Bersih


PANGANDARANNEWS.COM
- Untuk membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan, Kodim0625OPangandaran melalui Koramil 2502/ Cijulang Gelar kegiatan Semangat Jumat Bersih Bersama Masyarakat.(10/05)

Dalam kegiatan yang dipimpin langsung Danramil 2502/Cijulang Lettu Inf Dody, mengajak warga sekitar Grand Canyon untuk bersama-sama terlibat membersihkan lingkungan alam sekitar.

Seperti disampaikan Danramil 2502/Cijulang Lettu Inf Dody, kegiatan ini tentunya merupakan upaya nyata TNI Angkatan Darat khususnya Koramil 2502/Cijulang dalam membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan. 

"Melalui keterlibatan aktif masyarakat ini diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat," ungkap Dodi.

Dodi juga sangat mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini serta pentingnya kerjasama antara TNI dengan rakyat dalam menjaga kebersihan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi semua, sehingga selain menciptakan lingkungan asri juga terbangun sinergitas positif. 

Kegiatan Jumat Bersih ini juga, kata Dodi, menjadi momen untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekitar lokasi.

"Semangat gotong-royong dan peduli lingkungan ini pun diharapkan semakin terwujud melalui kegiatan ini," imbuhnya.***


Dodi Sebut, Perpustakaan Daerah Harus Berkonsep Tidak Membosankan

Dodi Djubardi

PANGANDARANNEWS.COM
- Dinas Perpustakaan harus bisa menopang sektor pariwisata, sehingga baik konsep atau pun sarana penunjang di dalamnya pun tidak membuat pengunjung yang datang ke perpustakaan tidak merasa bosan.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangandaran Dodi Djubardi, ke depan perpustakaan daerah tentu harus dikonsep tidak hanya menjadi tempat untuk menyimpan koleksi buku saja namun bisa menjadi tujuan wisata edukasi.

"Nantinya, akan dibangun spot yang bisa digunakan untuk ruang publik yang dilengkapi tempat kuliner dan sarana wifi," kata Dodi kepada PNews, di kantornya.(07/05)

Tak hanya itu, Dodi juga berencana membuat wahana bermain anak yang bisa membuat pengunjung atau wisatawan betah, seperti ada pemutaran film 4D yang menyajikan wisata edukasi.

Jika perpustakaan daerah dikonsep dengan begitu menarik, Dodi yakin tidak akan jadi tempat yang membosankan.

"Bisa juga nanti wisatawan singgah kesini untuk nongkrong  sambil membaca," ucapnya.

Namun untuk mewujudkan itu semua, Dodi menyebut, tentu harus disertai anggaran yang cukup besar sehingga diharapkan bisa merealisasikan keinginan untuk lebih melengkapi lagi sarana-sarana lainnya.

"Saat ini koleksi buku disini mencapai 20 ribu judul buku dengan koleksi sekitar 40 ribu buku," jelasnya.(hiek)

 
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 4

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 6

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN