Wakil Bupati Pangandaran Ziarah Dan Istighosah Di Makam Syekh Wijaya Kusuma, Cimerak

Wkl Bupati Pangandaran, U Endin Indrawan

PANGANDARANNEWS.COM
- Wakil Bupati Pangandarab H U jang Endin Indrawan, di sela-sela kesibukanya berkesempatan hadir untuk berziarah ke Makam Syekh Wijaya Kusuma di Puncak Pasir Jaringao, Desa Sindangsari, Cimerak, sekaligus untuk melakukan dzikir dan istighosah bersama masyarakat.(02/03)

Di depan warga yang hadir pada acara tersebut, Ujang Ending menyampaikan sejumlah hikmah dari berziarah, diantaranya untuk kembali mengingat perjuangan tokoh yang telah berjasa dalam menyebarkan ajaran agama islam di Pangandaran yakni Syekh Wijaya Kusuma. 

Selain itu, ucap Ujang Endin, juga untuk mengingatkan pada kita semua bahwa pada akhirnya semua akan meninggal dunia, kembali pada Sang Pencipta Allah SWT.

Kata Ujang Endin, ziarah juga bisa untuk selalu mengingat Allah dan segala kebesaran-Nya dengan berdzikir dan menyebut Asma-Nya.

"Itu adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah, "imbuhnya.

Ujanh Endin mengatakan, sebagai wujud rasa syukur mari bersama sama melestarikan kawasan Wisata religi Syekh Wijaya Kusuma ini 

"Salah satunya dengan tetap  menjaga dan mencintai apa yang sudah dilakukan para pendahulu kita, mudah-mudahan ini akan menjadi jalan agar Pangandaran Lebih Juara Lagi, "kata Ujang Endin.(hiek) 


Mata Pencarian Masyarakat Pangandaran Masih Didominasi Petani


PANGANDARANNEWS.COM
- Mayoritas mata pencarian masyarakat di Kabupaten Pangandaran sebagai petani,   

hal itu berdasarkan data yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pangandaran, pada semester 1 tahun 2022 lalu.

Seperti disampaikan Analisis Kebijakan Ahli Muda di Disdukcapil Kabupaten Pangandaran, Susi, tercatat ada 63 ribu orang yang berprofesi sebagai petani.

"Sementara untuk profesi buruh tani sebanyak 20 ribu orang, "terang Susi.(02/02)

Dari 63 ribu orang petani tersebut,  kata Susi, 41 ribu adalah kaum pria dan 22 ribu perempuan. Dan untuk buruh tani sebanyak 20 ribu orang tersebut, 14 ribu diantaranya adalah laki-laki kemudian 6 ribu lainya perempuan.

Sementara untuk karyawan swasta, imbuhnya, hanya 8 ribu orang saja, sedang yang berprofesi Aparatur Sipil Negara (ASN) ada sekitar 4 ribu.

Disoal berapa jumlah wiraswasta, menurut Susi, ternyata profesi ini jauh lebih banyak dari karyawan dengan jumlah 38 ribu orang.

Sementara di tempat terpisah, Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pangandaran Wawan Irawan membenarkan jumlah petani dan buruh tani memang paling banyak digeluti masyarakat Pangandaran jika dibanding dengan pekerja kantoran atau pabrik dan juga pegawai toko.

Wawan menyebut, karyawan swasta merupakan profesi paling banyak, walau pun belum ada datanya ril namun memang karyawan ini paling banyak di perhotelan.

Walaupun profesi petani lebih banyak, namun menurut Wawan, sangat disayangkan karena regenerasinya menghawatirkan.

"Sekarang jarang sekali anak muda yang mau jadi petani, bahkan buruh tani, dan walau pun ada tapi itu tidak banyak, " ucapnya.(PNews)

Gegara Jual Beli Kendaraan, Seorang Warga Padaherang Diculik Ke Jakarta dan Dianiaya Sejumlah Pria


PANDARANNEWS.COM
- Diduga gegara masalah mobil, seorang warga di Dusun Nagrak Desa Karangsari Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, Andi Kurniawan (36) diculik oleh sejumlah pria.

Bukan hanya diculik, di perjalanan dan di wilayah Jakarta, Andi pun ini sempat dianiaya hingga mengalami luka-luka cukup parah.

Kejadian ini terjadi pada Minggu (29/1/2023) sekitar pukul 16:00 WIB, saat Andi membeli roko di warung kelontong di pinggil jalan raya yang tak jauh dari rumahnya, tiba-tiba ada sebuah mobil avanza yang berhenti di sekitar halaman warung milik tetangganya.

Saat itu, terang Andi, ia pun tidak menghiraukan dan terus berjalan pulang, tapi tiba-tiba salah seorang penumpang avanza tersebut mengeluarkan pistol.

"Saya sempat lari, namun pria itu mengejar dan langsung memukuli saya, "terang Andi, saat dijumpai media di Puskesmas Padaherang.(31/01)

Masih cerita Andi, kemudian ada 2 orang lagi yang turun memukul dan melemparkan Andi ke dalam mobil Avanza tersebut. Dan tak hanya sampai disitu, di dalam mobil pun Andi terus  dipukuli serta ditutup kedua matanya hingga sampai ke Jakarta.

"Di Jakarta, saya juga terus dianiaya oleh pria berjumlah empat orang salah satunya saya tahu, pria itu yang mau beli mobil saya, " jelas Andi.

Lebih jauh Andi menuturkan, sebelum kejadian penganiayaan yang dialaminya Ia mengaku sempat kedatangan beberapa orang yang akan membeli mobil miliknya yang didapat dari over booking orang Patimuan (Cilacap Jawa tengah) dengan perhitungan harga mobilnya senilai Rp 55 juta.

Terus ada orang dari Jakarta katanya berminat mau membeli mobil saya seharga Rp 40 juta, tapi ia tolak, dan selanjutnya
Andi kedatangan sejumlah orang yang melakukan tindakan penganiayaan.

Setelah disekap, saat ada kesempatan, pada Senin  malam (30/01) Andi berhasil kabur naik bis dari Jakarta ke Pangandaran.

"Saya tidak tahu apakah ada yang ngejar, yang penting saya bisa pulang, " ungkapnya.

Akibat dipukuli dengan menggunakan gagang pistol, dan kunci roda, Andi pun terluka  di bagian kepala dan dibagian wajah serta bagian tubuh lainnya.

Dan atas kejadian yang menimpanya, Andi berniat akan melapor kepada pihak kepolisian di Pangandaran, karena ia pun sempat diancam, jika ia melapor maka keluarga saya akan dibantai.

Saat Andi dirawat, tampak sejumlah anggota kepolisian datang mendatanginya untuk melakukan pendataan dan meminta sejumlah keterangan.
(bill)

UPTD Parkir Kota Tasik Terapkan Aturan Baru Dan Akan Tindak Tegas Preman Pengganggu Petugas Parkir

Kep. UPTD Parkir Kota Tasik, Uen Haeruman

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Kantor UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Tasik, saat ini menerapkan sistim baru dalam pengaturan parlir. Petugas parkir di lokasi kini  setiap hari oleh satu orang, dimulai bulan Januari 2023.

Seperti disampaikan Kepala UPTD Parkir Kota Tasik, Uen Haeruman, satu tim ini bertugas dari jam 00.8 pagi sampai jam 12.00 malam, dan nantinya kordinator lapangan (korlap) akan keliling ke setiap titik parkir untuk mengambil uang retribusi parkir ini dari petugas di masing-masing wilayah kerjanya.

"Ini tentu akan meringankan petugas juru.parkir, "ungkap Uen.(31/01)

Uen mengatakan, pihaknya juga akan menertibkan parkir liar yang dilakukan petugas parkir yang tidak mempunyai surat tugas.

"Kami juga akan melakukan kordinasi dengan Polresta Tasik untuk menertibkan parkir liar ini, "imbuhnya.

Uen menambahkan, petugas parkir ini akan dibagi menjadi  dua tim, satu tim bertugas dari jam 00.8 sampai jam 0.17 dan kedua dari jam 0.17  sampai jam 0.00, sehingga terpantau 24 jam.

Uen juga mengatakan, pihaknya akan terjun langsung   bersama korlap untuk memeriksa seluruh petugas parkir di lapangan, dan jika diketahui ada petugas yang tidak mempunyai surat tugas, maka petugas tersebut akan langsung dibawa ke kantor UPTD Parkir untuk diberikan arahan dan Pembinaan.

"Kami bersama pihak kepolisian tidak akan segan-segan bertindak dengan jika ada preman yang mengangu petugas kami yang sedang bertugas, "tegasnya. (anwarwaluyo)

Terapkan Vokasi Melalui Jalur Non Formal, Lulusan PKBM Briliant Siap Masuk Dunia Kerja


PANGANDARANNEWS.COM
- Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Pangandaran diminta untuk mulai membekali peserta didiknya dengan pendidikan vokasi agar mampu menghasilkan lulusan yang siap terjun ke dunia kerja.

Seperti disampaikan kepala bidang Paud Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Undang, PKBM  harus mulai memperhatikan pentingnya pendidikan vokasi agar perannya di tengah masyarakat semakin meningkat.

Sementara menurut ketua PKBM Briliant, Rina Herlina, selain memperbanyak pendidikan vokasi PKBM juga diminta untuk tetap melakukan beragam inovasi terkait model pendidikan yang mampu mendukung keterampilan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

PKBM, kata Rina, sebenarnya memiliki peran sangat penting dalam mencerdaskan, memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat.

"Salah satunya menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap kerja, "kata Rina Herlina saat di wawancarai awak media. (30/01)

Rina menmbahkan, Kabupaten Pangandaran memiliki sumber kearifan lokal unggul dari mulai wisata, pertanian serta bahan-bahan alam yang bisa diolah menjadi produk unggulan.


Selain dari kegiatan vokasi, imbuhnya, yang hari ini menjadi tuntutan masyarakat untuk melek pengetahuan untuk mengahadapi tantangan masa depan terutama dalam dunia digital di akhir tahun 2022, dan dalam hal ini PKBM bekerjasama dengan forum taman baca masyarakat telah melaksanakan literasi digital diruang publik yang diselenggarakan di sepuluh kecamatan di Kabupaten Pangaandaran. 

"PKBM Brilliant sendiri sekarang ditujukan untuk memberikan akses pendidikan kepada warga melalui jalur non formal, "ujar Rina.

Rina menyebut, pendidikan vokasi memang menjadi salah satu perhatiannya, karena bisa menghasilkan lulusan yang siap kerja tanpa meninggalkan kewajiban akademik lainnya.

"Dan di PKBM Brilliant juga sudah menerapkan pendidikan vokasi yaitu keterampilan Desain Grafis dan komputer bidang administrasi perkantoran serta tata boga, "terangnya.

Hal senada disampaikan salah seorang nara sumber di PKBM Berliant, Dita sofia Nirmala, selain dari pendidikan kesetaraan PKBM Brilliant menyelenggarakan bimbingan belajar komputer program MS Word dan Microsoft Excel.(bill)

Jelang Pemilu 2024, Bacaleg RI PKB Mulai Lakukan Kunjungan Ke Daerah


PANGANDARANNEWS.COM
- Jelang tahun politik yang penghelatannya akan dilaksanakan di tahun 2024, sejumlah bakal calon legislatif (bacaleg) sudah memulai melakukan konsolidasi.

Seperti yang dilakukan bacaleg dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhamad Muhib Fadilah (28) yang akan berkontestasi di DPR RI, salah satunya dengan melakukan silaturahmi ke Kantor DPC PKB Kabupaten Pangandaran.(29/01)

Saat diwawancara sejumlah awak media, Muhamad Muhib Fadilah, menyampaikan dengan kegiatan silaturahmi ini ia berharap bisa memberikan spirit kepada sahabat - sahabat khususnya aktivis dan loyalitas partai untuk menyatukan kebersamaan.

Menurutnya di tahun 2023 Indonesia akan mengalami Resesi, dan ia berharap di tahun 2024  bisa mengatur rytme menuju tahun politik baik itu di dalam rumah, tetangga dan masyarakat pada umumnya.

"Saya menargetkan perolehan suara di 10 bisa meraih 20 ribu suara, dan di Kabupaten Pangandaran sendiri saya berharap bisa meraih minimal 20 % sukur-sukur bisa mencapai 70 % dari DPT yang ada, "ucapnya.

Melihat masih banyak waktu dan peluang, menurtnya ia sangat optimis untuk mencapai target dengan maksimal, bahkan hingga 100% pun bisa tercapai.

Di tempat yang sama Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Pangandaran, H. Ahmad Irfan Alawi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Muhamad Muhib Fadilah atas keseriusan dan ia berharap semua ini menjadi tambahan semangat dan bisa mencapai target di DPC PKB Kabupaten Pangandaran merebut minimal delapan kursi.

"Delapan kursi itu, kita kan masih tetap ingin menjaga kondisi balance di Kabupaten pangandaran sehingga menghadapi tahun 2024 sudah di pastikan tidak akan terjadi calon tunggal, " ungkapnya.(bill)

Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Babinsa Koramil Cipatujah Laksanakan Karya Bakti ll


pangandarannews.com/tasiknews
- Babinsa Koramil 1225/Cipatujah Sertu Agus Sugiarto bersama masyarakat  melaksanakan kegiatan Karya Bakti di Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, dengan sasaran pembuatan parit air sepanjang 700 meter yang  berlokasi di jalan Medun Kedusunan Bantarkalong.

Di sela-sela kesibukannya, kepada PNews Sertu Agus mengatakan, pelaksanaan Karya Bakti Babinsa Koramil 1225/Cipatujah ini selain merupakan salah satu wujud nyata dan peran aktif serta sumbangsih TNI, khususnya Aparat Kewilayahan (Apwil) kepada warga di daerah, juga merupakan wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.

"Kami, TNI bersama masyarakat terus bersama-sama dalam membangun desa, "ungkp Agus.(29/01)

Semantara Kepala Desa Bantarkalong H. Yani yang hadir dalam kegiatan tersebut,  berharap dengan gotong royong ini akan terwujud kerukunan dan keharmonisan antar warga.

"Karena banyak nilai positif yang bisa didapat dari kegiatan ini, "kata Yani.


Gotong royong ini juga kata Yani, sekaligus untuk mengedukasi warga agar selalu mempertahankan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian di tengah-tengah masyarakat.

Yani juga menyampaikan terimakasih kepada Babinsa yang telah hadir membantu pelaksanaan kegiatan Karya Bakti sehingga warga pun menjadi lebih semangat dalam melaksanakan kegiatan gotong-royong ini.

"Kegiatan ini juga mampu mendekatkan warga dan Babinsa dalam bingkai keharmonisan dan mengeratkan tali silaturahmi, "imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, Danramil 1225/Cipatujah Kapten Inf Abdul Saleh menambahkan, pelaksanaan Karya Bakti Babinsa Koramil 1225/Cipatujah bersama masyarakat ini merupakan salah satu metode Binter TNI AD untuk mewujudkan kedekatan dan peran aktif TNI dalam membantu pembangunan di desa dan untuk menjaga nilai tradisi gotong royong di masyarakat sebagai ciri jati diri bangsa Indonesia.

Danramil pun memerintahkan kepada para Babinsa agar terlibat aktif bersama seluruh elemen masyarakat di desa binaannya.

"Tak hanya itu babinsa juga harus turut serta melaksanakan kegiatan gotong royong dalam rangka mendukung program pembangunan di desa binaannya, "ucap Danramil.(anwarwaluyo)

Usai Ramai di Medsos, Atmi Warga Kurang Mampu di Padaherang Terima Bantuan Dari Kemensos


PANGANDARANNEWS.COM - Kementerian Sosial melalui sentra Palamata Sukabumi akan merespon cepat terkait pemberitaan di media sosial (medsos) yang mengunggah salah seorang warga tidak mampu di Kabupaten pangandaran.

Demikian disampaikan salah seorang petugas Kementerian Sosial Palamata Sukabumi, Deri Septiadi, saat menyalurkan bantuan kepada Atmi (72) warga Desa padaherang.(27/01)

"Kami segera turun membantu warga yang memerlukan bantuan secara cepat, "ucapnya.

Diketahui sebelumnya, Atmi (72) warga Desa padaherang, kecamatan padaherang kurang mampu sempat ramai diperbincangkan dalam pemberitaan di media sosial.

Usai mengetahui berita tersebut dari sebuah medsos, kata deri, ia pun berkordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten pangandaran untuk melakukan assement sehingga kebutuhan warga yang memerlukan bantuan pun dapat dilakukan secara cepat, sehingga ia pun langsung memutuskan langsung hadir untuk memberi bantuan berupa layanan atensi.

"Kami telah menyalurkan beberapa item kebutuhan pokok seperti kebutuhan sembako, nutrisi dan peralatan dapur kepasa Ibu Atmi, "terang Deri.

Dan untuk selanjutnya ia un akan mendorong dinas terkait agar Atmi masuk di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sehingga bisa terakses di beberapa program Kementerian Sosial, seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan lainnya.

"Kan kasian kalau dikasih bantuan sekarang pasti habis tapi kalau bu Atmi masuk program BPNT bantuannya akan berkesinambungan dapat sembako, "imbuhnya.

Selain itu di layanan atensi, menurut Deri, ada juga layanan pemberdayaan seperti ternak ayam yang akan memenuhi nilai kebutuhan ekonomi untuk kedepanya.

Deri mengaku untuk kedepanya ia juga akan memikirkan kebutuhan lainya seperti kebutuhan listrik,  air bersih dan kebutuhan MCK.

"Kita akan bekerja sama dengan  Dinsos, kecamatan dan pihak desa setempat supaya ada aliran listrik, "katanya.

Deri menyebut kendala untuk masuknya aliran listrik ke tempat Atmi karena rumah yang ditempati bukan di atas tanah miliknya namun ada kesanggupan pihak desa akan mengusahakan.

Untuk kedepanya pihak kemensos akan terus monitoring karena kata dia, tugas seperti ini adalah tugas bersama bukan hanya dari kementerian sosial melainkan tugas dan peran pemerintah daerah.

Di tempat yang sama Hj ida Nurlaela Wiradinata, mengatakan, Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) adalah tanggung jawab pemerintah daerah.

Ida pun minta tolong pada kepala desa untuk minta izin tanahnya dan sebagainya.

"Legalitasnya harus jelas karena kalau tanah milik orang lain mau dibangun harus izin dulu, " kata Ida.(bill)

Untuk Ketahanan Ekonomi Desa, Kades Gunajaya Ajak Warganya Budidaya Talas Pramata


pangandarannews.com/tasiknews
- Setelah berhasil budidaya Talas Pramata, Kepala Desa Gunajaya Kecamatan Manonjaya  Kabupaten Tasikmalaya, Eli Surahman pun mengajak warganya untuk ikut menanam talas tersebut.

Saat dijumpai PNews di ruang kerjanya, Eli menuturkan, awalnya ia menanamnya si lahan milik sendiri, lalu setelah berhasil dan ternyata hasilnya sangat menjanjikan ia pun mengajak warganya untuk ikut  menanam berbudidaya Talas Pratama ini.

"Allhamdulilah sekarang ini sudah sekitar 40 warga ikut menanam talas pratama ini hingga jumlah keseluruhan lahan masyarakat yang di tanami mencapai 1 hektar, "ungkap Eli.(27/01)

Eli mengatakan, hasil budidaya talas ini benar-benar sangat menjanjikan karena harga jualnya bisa mencapai Rp6 ribu per kilonya dengan masa tanam 3 bulan sampai dengan panen.

Eli menyebut, untuk menjual hasil tanam pun sangat mudah karena banyak pengusaha yang siap menampung. 

"Talas Pramata ini untuk dijadikan bahan baku pembuatan tepung, "terangnya.

Kepada warga yang kebetulan memiliki lahan luas, Eli pun mengajak agar lahannya ditannami talas pramata. 

Dan kepada masyarakat yang akan ikut menanam, sebelumnya Eli pun memberikan pengarahan dengan mendatangkan petugas penyuluh dari Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya.

Eli bersukur karena melihat perkembagan tanaman talas pratama di desanya ini terus berkembang, dan tentu ini sangat menjanjikan serta dapat meningkatan perekonomian khususnya masyarakat Desa Gunajaya .

"Saya juga tidak lupa mengajak para pemuda untuk menjadi petani melenial, karena gerakan bertani ini bisa menghidupkan ekonomi masyarakat, "pungkasnya.(anwarwaluyo)

Pihak Pengembang Tak Bisa Ditemui,BPK - LPAP Kabupaten Pangandaran akan Layangkan Surat Ke BBWS


PANGANDARANNEWS.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa Tahun Anggaran 2022 melaksanakan Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Manganti (S.I Lakbok Selatan) Tahap II, yang dikerjakan oleh PT Bina Cipta Utama, dengan sumber anggaran dari APBN sebesar Rp 50 Miliar lebih.

Pekerjaan yang sudah dilaksanakan sekitar 1 bulan ini diduga belum ada papan informasi, pasalnya saat sejumlah awak media menelusuri pekerjaan dimulai dari perbatasan Kabupaten Ciamis hingga Kabupaten Pangandaran.

Padahal seperti dijetahui papan informasi merupakan dasar Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2018, karena pekerjaan tersebut dibiayai dari pajak masyarakat.

Memang sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi di Aula Desa Paledah Kecamatan Padaherang dari pihak BBWS Citanduy Banjar, namun dari pihak PT BCU belum ada koordinasi atau permisi ke pihak Muspika Kecamatan Padaherang.

Seperti diungkap Camat Padaherang Edi Kusnadi, saat diwawancara awak media, ia membenarkan memang benar tidak ada koordinasi dengan Muspika Padaherang dari pihak PT BCU.

Kata Edi, ini sangat disayangkan karena ketika ada kendala di lapangan seperti saat kendaraan yang mengangkut material dan alat berat menyebabkan jalan rusak ataupun ada beberapa tanaman milik warga rusak, tentu ini merugikan masyarakat.

"Ini menjadi perhatian serius, terlebih sudah adanya batching plan dan saat musim hujan sekarang dikhawatirkan jalan yang baru dibangun rusak kembali, "ujar Edi. (27/01)

Sayang, saat dihubungi beberapa kali via pesan singkat WhatApps (WA) ke pihak PT BCU, Widi, enggan membalas, bahkan bebeberapa awak media mencoba mendatangi ke rumah kontrakannya pada hari Sabtu (21/01/2023) ia tidak ada ditempat, yang ada hanya salah satu pegawainya yang mengatakan bahwa istrinya Widi sedang sakit.

Sementara saat ditelusuri di beberapa titik pekerjaan yang ada di Desa Kertajaya, terlihat pekerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) setinggi sekitar 1.5 meter sebagian menggunakan jenis material batu poslen dan sebagian diduga menggunakan jenis batu lokal yang diambil dari Kecamatan Kalipucang.

Tak hanya itu, pekerjaan pemadatan jalan (tanggul) samping TPT, disepanjang aliran tanggung sungai sebagian menggunakan  brangkal campur pasir dan tanah bahkan ada yang menggunakan cabluk atau limbah galian.

Sedangkan untuk para pekerja,  sangat disayangkan karena tidak memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kontruksi (K3). Padahal K3 merupakan kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang sudah diatur oleh Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 2 Tahun 2018 yang membahas mengenai Perubahan atas Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/Prt/M/2014 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum.

Lemahnya pengawasan dari pihak konsultan dan BBWS ini sangat disayangkan oleh pemerhati dari Badan Pimpinan Kabupaten Lembaga Pemantau Anggaran Publik (BPK - LPAP) Kabupaten Pangandaran, Hendra.

Karena sulitnya menemui pihak PT BCU, Hendra pun berniat  akan melayangkan surat ke pihak BBWS untuk konfirmasi dan audiens.

"Auden ini dimaksudkan untuk meminta keterangan dan kejelasan terkait pekerjaan yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut, "ucap Hendra. (bill)

Polres Pangandaran Pastikan Sampai Hari Ini Belum Menerima Laporan Tentang Penculikan Anak

gambar ilustrasi

PANGANDARANNEWS.COM
-  Akhir-akhir ini si media sosial (medsos) beredar informasi tentang penculikan anak di Kabupaten Pangandaran, tentu membuat sebagian warga ada yang tidak percaya tapi ada banyak juga yang percaya sehingga merasa khawatir ini terjadi pada anaknya. 

Seperti disampaikan Kasatreskrim Polres Pangandarann AKP Luhut Sitorus, ia membenarkan memang sempat ramai di masyarakat isu penculikan teradi di Cigugur hingga di Kecamatan Padaherang, namun Luhut memastian bahwa berita tersebut tidak benar (hoax).

Luhut mengatakan, hingga saat ini pihaknya tidak pernah menerima laporan adanya kasus penculikan anak di Kabupaten Pangandaran.

"Saya pastikan sampai saat ini tidak ada laporan serta  penanganan kasus penculikan di Pangandaran, jadi berita itu tidak ada sama sekali, "tegas Luhut kepada sejumlah awak media.(27/01)

Luhut mengimbau kepada  masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh berita-berita hoax, terurama di media sosial dan jangan juga ikut menyebarkannya jika informasi yang berita itu didapat dari sumber yang tidak meyakinkan karena hal tersebut tentu dapat menyebabkan keresahan. Nanti malah memunculkan kecurigaan dan sebagainya di tengah masyarakat.

"Kewaspadaan memang harus tapi tidak juga sampai harus menyebar informasi bohong, "imbuhnya.

Sementara Kapolres Pangandaran AKP Hidayat menambahkan, ia meminta agar warga tetap waspada, seperti jangan sampai membiarkan anak di bawah umur menggunakan sepeda motor sendirian.

"Saya harap orang tua selalu waspada, olejh karena itu kami selalu mengimbau agar tetap menjaga anaknya dengan baik, " ujar Kapolres.(PNews)

Hampir Sepekan Ditinggal Pergi Ibunya, Bocah Kembar Di Desa Karangsari Kini Jatuh Sakit


PANGANDARANNEWS.COM - Hampir dua pekan pasca ditingal ibunya, dua anak kembar yang baru berusia dua tahun terus menangis dan menanyakan ibunya

Seperti diberitakan PNews beberapa hari lalu (24/01), Ita (38) warga Dusun Nagrak Rt 02/04 Desa Karangsari Kecamatan padaherang Kabupaten Pangandaran pergi dari rumah tanpa alasan meninggalkan suami dan anaknya, dan diantaranya bocah kembar berusia dua tahun.

Menurut pengakuan suaminya,  Apip, kini anaknya yang kembar sering menangis serta terus menerus menanyakan ibunya.

"Malah sekarang si kembar Salma dan Salwa jatuh sakit, saya jadi sedih melihatnya, "terang Apip.(27/01)

Tak hanya itu, hampir 1 minggu ditinggal isterinya yang pergi entah kemana, kini kehidupan Apip pun mendapat beban mental berat, sehingga ia pun jadi tak napsu makan membuat kondisi badannya mulai terlihat kurus dan lemas.

Terkadang sehari, kata Apip ia tidak makan karena terus kepikiran istrinya pergi meninggalkan rumah ditambah saat melihat si kembar yang terus menangis memanyakan ibunya.

Apip mengatakan sejauh ini ia pun terus berupaya meminta bantuan kerabat dan tetangganya, bahkan sudah melaporkan kejadian ini ke kepolisian untuk membantu mencarikan keberadaan istrinya.

"Bahkan saya juga sudah menanyakan kepada orang pintar supaya cepat kembali ke rumah dan bisa berkumpul bersama keluarga lagi seperti dulu, "ungkanya. (bill)

Ratusa Guru Madrasah Pangandaran Ikuti Diklat Implementasi Kurikulum Merdeka


PANGANDARANNEWS.COM
- Bunda Literasi Kabupten Pangandaran Hj. Ida Nurlaela Wiradinata merespon positif terkait dengan diselenggaraknnya kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Madrasah se-Kabupaten Pangandaran, karena ini sangat penting untuk penerapan kurikulum merdeka. 

Berbicara tentang kurikulum merdeka, pada prinsipnya, menurut Ida, pendidikan di Indonesia ini tidak boleh stagnan dengan kurikulum merdeka ini.

"Kita harus selalu berinovasi dan guru diberikan keleluasaan untuk berkarya dan berinovasi apalagi di era digitalisasi saat ini, "kata Ida, dalam sambutannya beberapa waktu usai membuka kegiatan tersebut beberapa waktu lalu, bertempat di Ballroom Hotel Laut Biru Pangandaran. (25/01)

Ida juga berharap, para peserta diklat ini nantinya akan menjadi penggerak di lingkungan sekolah sehingga dapat membentuk generasi terbaik dari Pangandaran untuk Indonesia.

Selain dihadiri Bunda Literasi diklat yang diikuti 500 orang guru madrasah dari jenjang RA-MI-MTS-MA ini, juga turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Rida Nirwana Kristiana, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Dr. H. M. Agus Nurdin, S.Pd., M.Pd,, Pit. Kepala Bagian Kesra Setda Pangandaran H. Usep Ependi, S.Pd., M.Pd., Kasi Binmas Islam Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran dan Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Bandung Dr. H. Mumuh Muhtarom, M. Pd. (PNews)


SD Pangliaran Pancatengah Butuh Bantuan Perbaikan Ruang Kelas


pangandarannews.com/tasiknews
- Bangunan Sekolah Dasar negeri pangliaran di Desa Pangliaran kecamatan Pancatengah kabupaten Tasikmalaya dengan kondisi bangunan yang bocor di sana-sini ditambah dinding ruang kelas dan ruang kantor yang nyaris ambruk bahkan sebagian besar plafon ruangan kelas terkelupas karena dimakan usia, kondisi ini tentu mengancam keselamatan para siswa dan guru saat proses belajar

Tak hanya itu, jika saat musim hujan tak jarang lantai ruangan kelas pun kerap digenangi air  setinggi mata kaki orang dewasa sehingga lantai ruang kelas pun kini berubah menjadi tanah akibat ubin lantai rusak.

Menurut Kepala SD Pangliaran, Cucu Lesmana, sekolahnya ini belum pernah mendapat bantuan.

Tapi walau kerusakan semakin parah, kata cucu, kondisi ini tidak menyurutkan aktivitas belajar dan tetap berjalan normal walau pun saat proses belajar mengajar guru dan murid harus ekstra hati-hati karena hawatir atap dan plapon jatuh.

"Terkadang kursi dan meja siswa pun harus digeser-geser sana-sini untuk menghindari kucuran air hujan dari atap yang bocor, "ungkap Cucu.(26/01)

Dengan jumlah siswa 88 orang dan kondisi demikian namun kata Cucu SD Pangliaran masih mampu mencetak siswa siswi berprestasi.

Cucu berharap hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah karena kondisi bangunan SD Pangliaran sudah sangat mengkhawatirkan dan tiga tahun belakangan ini kondisi kerusakan sekolah semakin parah. 

Cucu mengatakan, ia pun  bersama orangtua siawa akan membentuk paguyuban untuk membantu hal ini.

"Dan kepada pemangku kebijakan dalam hal ini Dinas pendidikan kabupaten Tasikmalaya mudah-mudahan bisa merealisasikan bantuan rehab sekolah kami, "ucapnya.(anwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN