Wakil Ketua PABPDSI Tasikmalaya lantik Ketua dan Pengurus PABPDSI Kecamatan Cikalong

pangandarannews.com/tasiknews – Bertempat di aula Desa Mandalajaya beberapa hari lalu Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Tasikmalaya melantik kepengurusan PABPDSI Kecamatan Cikalong. (02/07)

Prosesi Pelantikan dipimpin Wakil Ketua PABPDSI Kabupaten, Supriyadi, turut dihadiri dari unsur Muspika, Apdesi beserta para kepala Desa, Pengurus PABPDSI Kabupaten, Ormas, Tokoh Masyarakat dan seluruh anggota BPD se-Kecamatan Cikalong.

Dalam sambutannya Wakil Ketua PABPDSI Kabupaten, Supriyadi berkesempatan menyampaikan amanat Ketua PABPDSI yang mengamanatkan agar dalam pelantikan se;luruh kepengurusan PABPDSI di tingkat Kecamatan untuk lebih memperjuangkan aspirasi masyarakat, dangan lebih memperkuat soliditas dan sinergitas bersama pemerintah desa dalam mewujudkan.membangun di desa yang lebih maju serta Good Governance Desa

“Saya bersyukur dan berbangga hati melihat antusiasme seluruh BPD se Kecamatan Cikalong dan para tamu undangan lainnya dalam mengikuti pelantikan ini berlangsung dengan khidmat, sehingga acara berlangsung dengan lancar, “ucap Supriyadi.

Ia berharap dengan dilantiknya pengurus PABPDSI, khusunya Kecamatan Cikalong bisa menambah kesoliditas organisasi sehingga lebih profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Supriyadi juga mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Uban Suhendar, sebagai Ketua beserta jajaran pengurus PABPDSI Kecamatan Cikalong, semoga bisa ketua yang baru dilantik ini bisa bersenegri bersama pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan masyarakat 

“Sesuai dengan semangat kita dalam mewujudkan Good Governance Desa, mudah-mudahan Ketua dan pengurus terpilih bisa bekerja dengan baik, ”imbuhnya.

Supriyadi menyebut, untuk kecamatan lain yang belum dilantik kepengurusan PABPDSI agar segera bisa menyusul.

“Untuk membangun desa lebih maju dan mensejahterakan seluruh warga maka BPD, pemerintah desa tokoh masyarakat harus bersinergi karena jika sudah bersinergi saya yakin desa akan lebih maju, “tegasnya. (udirustandi)


TIM ARCIM BANTARKALONG REBUT GELAR JUARA DALAM TURNAMEN SEPAK BOLA U-13 TUNAS ANDESTO CUP 2022

pangandarannews.com/tasiknews - Sebanyak 12 tim sepak bola usia 13 tahun asal region wilayah Tasikmalaya selatan menjadi peserta turnamen sepak bola U-13 Tunas Andesto Cup 2022 yang dilaksanakn di lapangan Andesto Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah.(03/07)

Turnamen sepak bola ini mendapatkan animo dan antusias dari para peserta dan masyarakat yang memadati lapangan Andesto untuk menyaksikan secara langsung tim- tim terbaik dengan sejumlah pemain berbakat yang bertanding sepanjang hari ini. 

Hasil dari pertandingan ini tampil menjadi juara tim ARCIM Desa  Bantarkalong  Kecamatan Cipatujah usai mengalahkan tim WDS Kecamatan Karangnunggal dalam partai final dengan skor 2-0.

Saat diminta komentarnya, Ketua Panitia Tunas Andesto Cup 2022 Hilman Khoirul Umam, SE  menyampaikan, pihaknya sengaja menggelar turnamen ini untuk memberikan kesempatan berkompetisi sekaligus menunjukan bakat- bakat pemain sepakbola muda yang ada di wilayah Tasikmalaya selatan. 

Hilman bersukur karena ternyata antusias peserta cukup tinggi, terbukti banyak klub pembinaan sepak bola usia 13 tahun atau kelahiran tahun 2009 yang ikut dalam turnamen ini.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada sponsor dan semua pihak yang telah ikut berpartisipasi memeriahkan serta menyukseskan pelaksanaan turnamen ini,”ungkap Hilman.

Sementara pembina sekaligus Kepala Desa Tobongjaya Dedi Rohmatandi S.Ag usai penyerahan hadiah kepada para juara, ia mengatakan pihaknya sangat mendukung penyelenggaraan turnamen sepak bola khusus kelompok U-13 ini karena selain menjadi ajang kompetisi juga sekaligus menjadi salah satu cara pembinaan baik teknis maupun mental serta sportivitas para calon pesepak usia muda.

Dedi juga menyampiakn terimakasih kepada seluruh peserta, pengurus klub dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam turnamen ini, dan ini tentu akan mejadi bahan pertimbangan untuk menggelar turnamen yang sama dengan lebih banyak melibatkan jumlah peserta.

“Dengan turnamen ini tentu bisa mengharumkan daerah, “ucapnya. (anwarwaluyo)


Maling Bobol Rumah Karnah di Jangraga Mangunjaya, 2 Unit Sepeda Motor Melayang

pangandarannews.com – Aksi pencurian terjadi di Hj. Karnah warga Rt 31 Rw 08 Dusun Sindangmangu Desa Jangraga Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran. (03/07)

Menurut korban Hj. Karnah, kejadian sekitar jam 02.30 dini hari saat kawanan maling berhasil membobol rumahnya serta membawa sejumlaj barang miliknya berikut 1 HP dan dua sepeda motor.

Karnah menuturkan, pada sore hari ia lupa menyimpan dompetnya usai menyelesaikan pembayaran  pegawainya, dompet berisi uang tergeletak di atas meja tamu.

“Padahal jam 2 masih belum tidur, lewat jam 2 saya ngantuk dan tidut, “ugkapnya.

Jam 03.30 Karnah terbangun dan terkejut saat melihat pintu slot kusen cor belakang rumah sudah lepas, sepertinya maling masuk rumah lewat jendela kamar mandi karena pintu tersebut kedapatan rusak. 

“Saya berharap pihak berwajib bisa segera menangkap maling yang menggasak rumah saya, “imbuhnya. (TnT)



Pemdes Cibongas kordinas dengan BPP dan Polsek Pancatengah atasi wabah PMK Pada Hewan Ternak

pangandarannews.com/tasiknews – Jelang Hari Raya Idul Adha dan Idul Qurban, Kepolisian Sektor Pancatengah bersama Pemerintah Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya beberapa hari lalu menyampaikan himbauan kepada masyarakat terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada para peternak. (30/06)

Babinkamtibmas Polsek Pancatengah Brigpol Yusup Hamdani dan Sekdes Cibongas Dedi Yanto, saat ditemui PNews di Kantor Desa Cibongas menyampaikan himbauan kamtibmasnya dan Protokol Kesehatan 5M agar dalam beraktivitas di masa Adaptasi Kebiasaan Baru ( AKB ) senantiasa mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, Mencuci tangan pada air yang mengalir memakai sabun, Menjaga jarakmenghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas keluar  rumah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid - 19. 

Hal senada dikatakan Kapolsek Pancateungah Iptu Sukiran, SH, kepada semua peternak hewan Sukiran berharap agar bisa kompak untuk bersikap waspada dan antisipasi PMK seperti dengan cara kandang agar dijaga kebersihannya, semprot dengan disinsfektan atau selalu koordinasi dengan para petugas dar BPP jika ada keluhan.

“Dan jangan lupa melapor kepada kami jika ada kejadian serta tetap menjaga kamtibmas, “ujar Sukiran.

Sementara Sekdes Cibongas Dedi Yanto menambahkan, sebagai bukati sinergitas yang baik pihaknya saat ini terus berkoordinasi BPP dan Polsek pancatengah.(anwarwaluyo)


MUNAS IV GRAVINCI CLUB RAMAIKAN PANGANDARAN


pangandarannews.com - Gravinci Club (Gran Livina Club Indonesi) tahun ini adakan Munas IV di Hotel Pantai Indah Pangandaran. Kendaran roda empat Nisan ini, ternyata memiliki lebih dari 5 ribu peserta dari berbagai wilayah, dari provinsi Jatim misalnya 1100 peserta. 

Wandi, salah seorang panitia mengungkapkan bahwa Munas IV Gravinci ini sengaja di adakan di Pangandaran untuk sekalian berlibur bersama keluarga besar Gren Livina untuk lebih menikmati peraudaraan.

"Semua peserta lebih dari 5 ribu peserta walaupun yang datang tidak semuanya. Peserta datang dari berbagai wilayah di Indonesia dari Lombok hingga Padang hadir meriahkan Munas IV ini. Mereka selain ingin mendapatkan liburan bersama sesama peserta Club, juga dapat keputusan keputusan baru untuk menjaga dan memelihara kebersamaan," jelas Wandi. ini

Salah seorang peserta mengatakan bahwa keikutsertaan dalam agenda 2 tahunan ini semata ingin banyak saudara sesama orang-orang yang memiliki kendaraan yang sama," jelasnya.

Sementara suasana sidang relatif alot, karena banyaknya usulan dan pendapat. Sehingga banyak agenda yang terlewatkan. Namun semua peserta berharap semua keputusan Munas IV ini lebih memperkuat persaudaraan.

"Kami sebetulnya ingin lebih banyak saudara dan menikmati liburan bersama sesama rekan-rekan daripada memperdebatkan berbagai keputusan yang ruwet," ujar salah seorang peserta Munas.  

ia berharap agarMunas bisa menemukan keputusan yang lebih baik kedepannya. Tidak yang justru menjadi celah perpecahan.

Munas IV akhirnya tuntas yang kemudian dilanjutkan dengan berbagai atraksi hiburan dengan menggelar panggung di area parkir hotel. (harisfirdaus)

Gebyar Bulan Bung Karno, Sajian Aneka Ragam Urab Penuhi Alun-Alun Paamprokan Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Berbagai aneka urap nampak dipajang di atas meja yang hampir memenuhi kawasan alun-alun Paamprokan Pangandaran, ini menjadi salahsatu kegiatan untuk memeriahkan Gebyar Bulan Bung Karno tahun 2022.(1/7)

Seperti diketahui, urap atau dalam bahasa sunda lajim disebut urab ini merupakan hidangan aneka sayuran yang dimasak lalu dicampur parutan kelapa yang sudah diberi bumbu rempoah-rempah, seperti bawang merah, kencur, cabe rawit dan lainnya yang akan memberi citarasa gurih dan enak.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran, ragam urab tersebut dibuat beberapa kelompok masyarakat yang ada di 93 desa di 10 kecamatan se-Kabupaten Pangandaran ini untuk dipertanding. 

Seperti disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Pangandaran, Jeje Wiradinata, aneka urab ini dipajang dan dilombakan yang nantinya akan dinilai oleh dewan juri.

Kata Jeje, ada syarat dan ketentuan dalam lomba kuliner urap ini, seperti setiap group terdiri dari 3 orang peserta, durasi pada perlombaan tersebut selama 20 menit dengan bahan dan alat disiapkan peserta sendiri.

“Untuk sayurannya, bahan dasar urab harus terdiri dari 7 jenis sayuran dan proses memasak sayuran serta pembuatan bumbu diperbolehkan sebelum lomba,” jelas Jeje.

Jeje mengatakn, untuk penyajian dalam lomba tidak dibatasi apa itu mau ala  tradisional atau modern karena dewan juri hanya akan menilaian meliputi rasa, warna, komposisi dan teknik penyajian.

“Melalui lomba ini kami berharap urab bisa menjadi kuliner khas masyarakat serta menjadi kuliner andalan Kabupaten Pangandaran, ”pungkasnya. (PNews)


Ayo ! Meriahkan Gebyar Bulan Bungkarno 2022 Dengan Gembira dan Ceria

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam rangka memperingati bulan Bung Karno tahun ini Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI Perjuangan) Pangandaran menggelar berbagai rangkaian kegiatan, seperti Gebyar Senam Sicita atau Senam Cinta Tanah Air dan Lomba Kreasi Kuliner Tradisional Urab, bertempat di alun-alun Paamprokan di kawasan pantai Pamugaran (01/07)

Sementara untuk Festival Sholawat akan dilaksanakan pada Minggu tanggal 17 juli 2022 di Islamic Center Pangandaran, hari rabu  tanggal 20 juli Pasang Giri Tembang Pupuh Buhun/Raehan untuk tingkat pelajar dan remaja bertempat di Sanggar Dangiang Mustika Sari, Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi dan pada hari minggu tanggal 24 juli kegiatan sepeda sehat dengan rute dari Alun-Alun Parigi dimulai jam 07.00 WIB dan finish di Alun-Alun Paamprokan Pangandaran.

Kepada sejumlah awak media, Ketua DPC PDI Perjuangan Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan secara terbuka untuk masyarakat Kabupaten Pangandaran.

Jeje menambahkan, seluruh rangkaian acara merupakan dikolaborasikan antara kegiatan religius, nasionalis, kultural dan budaya, sehingga pada setiap kegiatan memiliki makna penting dan memiliki nilai filosofis tinggi.

Jeje menjelaskan, dalam kegiatan Senam Sicita kepada masyarakat akan dikenalkan nilai-nilai nasionalis sedangkan pada lomba kreasi kuliner tradisional urab dimaksudkan mengenalkan kultur dan budaya nenek moyang Indonesia.

“Sementara dalam Festival Sholawat untuk menumbuhkan nilai-nilai religious pada masyarakat, begitu juga melalui kegiatan Pasang Giri Tembang Pupuh Buhun-Raehan masyarakat akan mengenal budaya dan tradisi,” ujarnya.

Untuk kegiatan bersepeda atau sepeda sehat, masyarakat akan mengetahui bahwa gowes itu bisa membuat tubuh menjadi sehat dan bugar karena bersepeda termasuk olahraga yang murah meriah.

 “Panitia juga menyediakan beberapa doorprize menarik, untuk itu kami mengajak mari meriahkan Gebyar Bulan Bungkarno 2022 dengan gembira dan ceria,” ujar Jeje. (PNews)


KORBAN HANYUT DI SUNGAI CITANDUY DITEMUKAN TEWAS


pangandarannews.com/banjarnew
s - Setelah tiga hari pencarian  hanyut di sungai Citanduy akhirnya korban ditemukan tim SAR gabungan Kota Banjar, dalam keadaan meninggal. (30/6)

Diketahui korban bernama Kamisun (50) warga Rt 27 Rw 12 Lingkungan Ciaren Kelurahan Karangpanimbal Kecamatan Purwaharja. 

Menurut keterangan warga, saat kejadian ia melihat korban mondar mandir di sekitar jembatan Parungsari tanpa memperlihat hal hal aneh, tapi selang berapa lama ia sempat mendengan suara jatuh ke sungai.

"Saat itu pula korban tak terlihat lagi, "terangnya.

Beberapa saat kemudian ada berita orang hanyut bahkan beberapa saksi di warung nasi sekitar Pasar Banjar melihat korban melambai lambai tangan minta tolong, namun karena air sungai sedang meluap korban hilang hanyut terbawa derasnya air. 

Hingga akhirnya Tim SAR gabungan kota Banjar terdiri dari BPBD Kota Banjar, Basarnas, Jabar Bergerak, Orari, Rapi, TNI-Polri dan Tagana pun menemukan korban di sekitar Jembatan Baru Dobo.

Dalam keteranganya Kepala Lapangan BPBD Kota Banjar Kusnadi kepada PNews membenarkan, korban sudah di temukan di sekitar jembatan Dobo yang jaraknya tidak jauh dari lokasi korban hanyut dalam ke adaan sudah me meninggal. 

" Dan berdasarkan ciri-ciri yang dipakai korban, keluarga meyakini itu adalah Kamisun yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya, " ucap Yudi salah seorang Petugas BPBD Kota Banjar. (Tito)

Bupati Pangandaran: “O2SN dan FLS2N Bertujuan Untuk Menunjang Kualitas Akademis Serta Meningkatkan Prestasi Siswa”

pangandarannews.com – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional ( O2SN ) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional ( FLS2N ) bertujuan untuk menunjukkan Kreatifitas dan Prestasi dalam melahirkan bibit-bibit olahraga dan kesenian serta menumbuh kembangkan iklim potensi yang sehat dilingkungan peserta didik, menjaring peserta didik unggul dibidang olahraga dan seni serta meningkatkan motivasi peserta didik.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata membuka O2SN dan FLS2N tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, bertempat di taman Sunset pantai barat Pangandaran.(30/06)

“O2SN dan FLS2N juga bertujuan untuk meningkatkan kondisi kesehatan jasmani siswa sehingga dapat menunjang peningkatan kualitas akademis di sekolah serta meningkatkan prestasi siswa, “ucap bupati.

Kegiatan ini juga, kata bupati, merupakan momen yang tepat dan berharga khususnya bagi poeserta didik untuk dapat berkreasi dan berkompetisi secara sehat sekaligus dapat memberikan pengalaman belajar yang baik, belajar bekerja sama, mematuhi aturan, mengakui kelemahan diri sendiri dan belajar menghargai kekuatan lawan.

Bupati juga berharap agar para peserta lomba bisa mengikuti cabang-cabang pertandingan yang akan dilombakan ini dengan rasa senang dan bahagia.

“Ayo berpresatasi, saya janji untuk siswa yang menjadi juara umum akan mendapatkan 1 unit sepeda dari saya, “ucap bupati, yang disambut tepukan para peserta lomba.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga, Agus Nurdin dalam laporannya memaparkan, dasar hukum O2SN dan FLS2N tingkat kabupaten tahun 2022, antara lain 

1.  undang — undang no. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional,

2. peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republikasi indonesia no. 24 tahun 2016 tentang kompetensi inti dan kompetensi dasar pelajaran pada kurikulum 2013 pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah:

3. peraturan menteri pendidikan nasional no. 34 tahun 2006 tentang pembinaan prestasi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa:

4 peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan no 87 tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter,

5. keputusan bersama menteri pendidikan dan kebudayaan menteri agama, menteri kesehatan, dan meneteri dalam negeri republik indonesia nomor 03/kb/2021, nomor 384 tahun 2021, nomor hk 01.08/menkes/4242/2021, nomor 440 717 tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan di masa

pandemi coronavirus disease 2019 (covid 19),

6. surat keputusan kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten pangandaran tentang penetapan panitia pembukaan lomba-lomba tingkat kabupaten nomor 421.2/3877/0isdikporan/2022 

7. dokumen pelaksanaan anggaran dinas pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten pangandaran tahun 2022.

Agus menjelaskan, peserta kegiatan O2SN jenjang SD dan SMP serta FLS2N jenjang SD tingkat kabupaten pangandaran berjumlah 2.204 siswa, yang terdiri dari peserta O2SN SD 140, peserta FLS2N SD 80  orang dan peserta O2SN SMP 82 orang.

Sedang mata lomba yang akan dipertandingkan, imbuh Agus, diataranya cabang O2SN karate dan silat sementara untuk FLS2N, lomba menyanyi solo, tari, kriya anyam, gambar bercerita dan pantomime.

“Perlombaan akan doilaksanakan di beberapa lokasi, seperti di taman Sunset, gedung skill center Yayasan Meraih Bintang, aula hotel grand mutiara dan di tempat lainnya, “terang Agus.

Agus mengatakan, O2SN dan FLS2N bertujuan untuk memberikan wadah berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif peserta didik alam pengembangan diri, mengekspresikan seni sesuai dengan norma, budi pekerti dan karakter peserta didik yang berbasis budaya bangsa, menumbuhkembangkan daya kreativitas dan motivasi peserta didik untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya serta penguatan karakter seperti sikap kemandirian, sportivitas dan kompetitif serta meningkatkan kemampuan peserta didik dalam bersosialisasi.

“Dan untuk menanamkan dan meningkatkan apresiasi seni, khususnya nilai-nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa serta nilai-nilai luhur olahraga yaitu nilai-nilai fair play, “ujar Agus. (PNews)


SEORANG BOCAH 11 TAHUN DI DESA CICAPAR DIDUGA JADI KORBAN PELECEHAN SEKSUAL 4 ORANG PRIA

pangandarannews.com – Sungguh miris, kejadian bejat perlakuan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang kejadiannya terjadi sekitar dua bulan dan diduga dilakukan oleh 4 orang, diantaranya D bekerja sebagai penjaga desa, C bapak tiri korban, W tetangga korban dan S seorang pengusaha kayu. 

Korban yang masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar bernama SM (11) tinggal dalam satu rumah dengan ayah kandungnya di Desa Cicapar Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis setelah ibu kandungnya meninggal dunia, sementara menurut warga sekitar ayah korban yang berinisial T (42) mengalami keterbatasan mental dan kesehariannya bekerja mencari rongsok. 

Menurut pengakuan pihak keluarga korban, setelah terduga melakukan aksi bejad tesebut korban yang masih polos diberi sejumah uang Rp 5 ribu oleh terduga pelaku. 

Kejadiannya sendiri mulai diketahui pada hari minggu (26/06/2022) oleh orang tua korban ketika korban merasakan sakit dan ada gangguan di saluran buang air kecil. 

Menurut orangtua korban ia merasa shock saat melihat di bagian kelamin anaknya robek, karena tidak tahan melihat kondisi anak perempuanya dilecehkan ia pun menangis dan mengalami shock berat hingga tidak makan selama dua hari. 

Setelah melihat ada perubahan di bagian fisik korban yang semakin membesar dibagian perut dan bokong, masyarakat setempat merasa khawatir dan menyarankan kepada seorang bidan (Tati) tati untuk mengecek kondisi korban. 

Usai Bidan Tati memeriksa air seni korban, ternyata hasilnya ngetif, ternyata perubahan fisik yang semakin membesar bukan karna hamil melainkan karena korban mengahdapi masa baligh atau perubahan hormone.

“Karna usia korban sudah memasuki 11 tahun dan biasanya di usia tersebut akan terjadi perubahan badan di bagian dada dan bokong, "jelas Bidan Tati. (29/06)

Namun setelah melihat hasil visum dari Puskesmas Banjarsari, Bidan Tati membenarkan bahwa di bagian kelamin/kemaluan korban terdapat luka robek.

Sementara menurut Panit 1 Reskrim Polsek Banjarsari Polres Ciamis, Bripka Agus, menjelaskan kasus ini masih dalam tahapan penyelidikan, karena itu sifatnya baru pengaduan namun kemudian dari keluarga orang tua korban mencabut pengaduan itu.

“Tapi kami tidak akan berhenti sampai disini dan perkara tersebut masih tetap dalam proses penyelidikan, “ungkap Agus, di aula Desa Cicapar usai memberikan penjelasan terhadap warga yang melakukan aksi demonstrasi meminta keadilan kasus ini terhadap kepala desa. (29/6)

Sejak ada pengaduan, Agus menyebut, ke 4 terduga pelaku belum sempat ditahan dan baru diamankan karena terkait keterangan dari pihak korban sendiri itu ada perbedaan juga sehingga pihak kepolisian akan memeriksa juga masalah kesehatan jiwa si korban.

Disoal telah terjadi kekeluargaan, Agus mengaku hal tersebut atas dasar permintaan orang tua korban yang intinya pihak korban minta pencabutan pengaduan.

“Jadi dalam hal ini Polsek Banjarsari akan melimpahkan perkara ini ke unit PPA Polres Ciamis,” ucapnya.

Tentang kabar adanya pemberian uang Rp 2,5 juta terhadap keluarga korban saat terjadi islah, ia membantah bahwa hal tersebut tidak benar, 

“Silahkan saja nanti kawal perkara ini kemudian tanya langsung ke yang bersangkutan, apakah ada penekanan atau dimintai uang oleh Polsek Banjarsari, silahkan tanyakan,” ungkapnya.

Menurut Agus, saat terjadi islah dengan terduga pelaku di Polsek Banjarsari, pihak korban diwakili oleh Kepala Desa karena memang orang tua korban memiliki keterbatasan mental, dan terkait hasil visum yang dilakukan di Puskesmas polisi masih menunggu hasilnya.

”Visum itu nunggu hasil dan hasilnya belum, sementara korban sekarang masih ada di rumahnya,” jelas Agus. (TnT)







TERCATAT ADA 125 ANAK STUNTING DI KECAMATAN MANGUNJAYA

PANGANDARANNEWS.COM – Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi dan stimulasi yang tak memadai, hal ini tentu menjadi perbincangan di masyarakat, khususnya para ibu.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui petugas kesehatan Kecamatan Mangunjaya terus melakukan pencegahan dan sosialisi terkait stunting dengan terus mensosialisasikannya terhadap para kader yang ada di wilayah kecamatan Mangunjaya.

Seperti disampaikan Kepala Puskesmas Mangunjaya, Suharyanto, S.Kep, Ners di Kecamatan Mangunjaya terdapat 125 anak (6,7 % ) stunting dari jumlah 1864 anak yang tercatat, hal ini tentu mendorong pemerintah Kecamatan Mangunjaya untuk gencar melakukan pencegahan melalui sosialisasi dan koordinasi kepada para kepala desa dan pendamping desa.

Salah satu penyebab stunting, jelas Suharyanto, meningkat signifikan pada usia 6 sampai 23 bulan ini karena diakibatkan kekurangan protein hewani pada makanan pendamping yang mulai diberikan sejak usia enam bulan.

Selain pemberian makanan bergiji, imbuh Suharyanto, juga sangat penting merubah pola pikir masyarakat dimana pemerintah sudah menyalurkan uang bantuan BLT dan bantuan bantuan lain nya  kepada Masyarakat.

“Namun terkadang sebagian masyarakat itu sendiri tidak membeli bantuan tersebut sesuai peruntukannya katanya, “ujar Suharyanto. (TnT)


SAAT INI DATA DI DINAS PERTANIAN, 91 EKOR SAPI DI PANGANDARAN TERSERANG PMK

pangandarannews.com – Data di Dinas Pertanian Pangandaran tercatat ada 91 ekor sapi yang terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang tersebar di beberapa kecamatan. Diantaranya, di Kecamatan Kalipucang sebanyak 14 kasus, Sidamulih 38 kasus, Pangandaran 24 kasus, Cigugur 5 kasus, Parigi 1 kasus dan Kecamatan Cijulang 9 kasus.

Seperti disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian Pangandaran Ghaniyy Fahmi Basyah, 36 ekor sapi di antaranya kondisinya mulai membaik daan 55 ekor lainnya masih sakit, dan saat ini Dinas Pertanian Pangandaran melakukan penanganan dengan menggunakan racikan dari bahan dasar alam yang di perkampungan. 

“Sementara hewan yang terserang dipisahkan dengan hewan lainnya karena khawatir akan menular,” jelas Ghaniyy. (28/6)

Ghaniyy mengatakan saat ini pihaknya juga telah melaksanakan peningkatan kewaspadaan untuk mencegah masuknya penyakit serta melindungi hewan ternak yang dipelihara masyarakat, dan dalam rangka mengantisipasi, mencegah dan mitigasi risiko secara dini serta meminimalisasi kerugian ekonomi peternak dan ancaman risiko PMK, Dinas Pertanian telah melaksanakan beberapa langkah.

Ghaniyy menyebut, Dinas Pertanian pun saat ini sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) peningkatan kewaspadaan PMK kepada petugas kesehatan hewan di lapangan dan juga kepada masyarakat peternak, juga membuat poster terkait informasi gejala PMK dan nomor kontak petugas kesehatan hewan yang bisa dihubungi masyarakatk untuk melaporkan bila menemukan gejala di lapangan.

“Sosialisasi juga kami lakukan kepada petugas kesehatan hewan dan petugas inseminator untuk disosialisasikan kembali kepada peternak, terkait SE kewaspadaan dan bio security atau pengamanan kandang ternak dari virus PMK,” imbuhnya. (PNews)


WAKIL WALIKOTA BANJAR: “PENTINGNYA PENDIDIKAN POLITIK BAGI MASYARAKAT....”

Wakil Walikota Banjar, Nana Suryana
PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS  - Wali Kota Banjar, Hj Ade UU Sukaesih membuka kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat, yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banjar bertempat di Aula Somahna Bagja di Buana. (27/6).

Sementara Wakil Wali Kota H. Nana Suryana yang menjadi nara sumber dalam acara tersebut mengatakan, kegiatan ini sangat penting dan perlu dilaksanakan mengingat Pemilu serentak akan dimulai tahun 2024 mendatang.

Nana juga mengajak untuk tetap menjaga kebersamaan, kekompakan dan menjaga etika berpolitik di Kota Banjar, sehingga pesta demokrasi akan dimulai dengan harapan masyarakat semakin dewasa dalam berpolitik, juga dalam memanfaatkan dan menggunakan media digital untuk berpolitik pun akan lebih arif dan bijak.

Menurut Nana, pada pesta demokrasi menang dan kalah merupakan hal yang wajar dan perlu disikapi dengan bijak dan ikhlas. Hal yang terpenting adalah terus mendukung demi kemajuan Kota Banjar dan menjaga kemajemukan masyarakatnya.

“Pendidikan politik memiliki arti sebuah cara yang sistematis untuk dapat mengubah sesuatu yang ada kaitannya dengan perjuangan dalam berpolitik, yang mana cara tersebut ditujukan pada masyarakat, “paparnya.

Dan ini, ucap Nana, agar masyarakat paham betul peran, fungsi serta hak beserta kewajibannya selaku warga negara. 

“Yang pada gilirannya masyarakat memahami dan menghayati betul nilai-nilai yang terkandung dalam sistem politik yang ideal yang hendak dibangun, “imbuh Nana.

Kegiatan Pendidikan Politik ini, diikuti oleh 60 peserta lebih yang terdiri dari pengurus partai politik dan anggota partai politik, ormas, kepolisian, Kodim, Perempuan Politik  dan pemilih pemula di Kota Banjar.(tito)


SAAT AIR SUNGAI CITANDUY BANJAR MELUAP, DIDUGA AKIBATKAN SEORANG WARGA TERBAWA ARUS

pangandarannews.com/banjarnews – Seorang pedagang nasi di komplek pasar Banjar, Yuyun (50) histeris saat melihat ada seseorang yang hanyut di sungai Citanduy yang air nya tengah meluap, tepatnya di belakang warung miliknya di lingkungan Jadimulya Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman Kota Banjar. (28/06).

Tak hanya Yuyun, hal itu dilihat juga oleh dua orang lainnya yang kebetulan saat itu ada di warung Yuyun, dan kemudian segera melaporkan  ke BPBD Kota Banjar. 

Menerima laporan petugas dari BPBD dan tim SAR langsung mendatangi lokasi dan menyusuri sungai  dari lokasi di mana Yuyun melihat korban hanyut, selain menyusuri petugas BPBD dan tim SAR di bantu relawan juga menunggu di bendungan Dobo yang jaraknya tidak begitu jauh dari lokasi dilihatnya orang hanyut sambil mengawasi aluran sungai yang saat itu airnya sedang meluap. 

Saat dikonfirmasi melalui telepon celullernya, Kepala Pelaksana Lapangan BPBD Kota Banjar, Kusnadi membenarkan sekitar jam 12.00 WIB ada laporan dari warga melihat mayat di sungai. 

"Bersama Tagana, Jabar Bergerak, PMI dibantu TNI dan Kepolisian kami pun langsung meluncur melakukan penelusuran di Sungai Citanduy sampai saat ini,"Ungkapnya. 

Kusnadi menjelaskan, korban belum diketahui secara jelas identitasnya karena saksi hanya menyaksikan kepala dan tangan yang sedang melambai pertanda meminta pertolongan.

"Kami belum bisa memastikan identitasnya juga jenis kelaminnya karena sampai saat ini kami masih menunggu laporan apakah ada warga yang diinformasikan menghilang," ujarnya. ( tito )


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN