TINGKATKAN MINAT KE PERGURUAN TINGGI JADI BAHASAN PEMDA PANGANDARAN DENGAN UNSOED

Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran
PANGANDARANNEWS.COM – Untuk lebih meningkatkan dunia pendidikan dan sumber daya manusia (SDM)  kebali Pemkab Pangandaran bekerjasama dengan Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah membahas rencana perguruan tinggi tersebut bisa hadir di Pangandaran.

Rencana hal ini beberapa waktu lalu dibahas oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata bersama Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan dan didampingi para Asisten Daerah, kepala OPD dan Kabag di lingkup Pemkab Pangandaran dengan pihak Unsoed yang dihadiri Rektor Prof. Dr. Ir. Suwarto, M. Sc, dan jajarannya, bertempat di sebuah rumah makan sea food di kawasan Kampung Turis pantai Pamugaran. (2/04)

Usai pertemuan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada awak media mengatakan, saat ini lulusan  SLTA sederajat asal pangandaran yang melanjutkan ke perguruan tinggi masih rendah, bupati juga  menyadari ketika awal menjadi Bupati Pangandaran APK perguruan tinggi di Kabupaten Pangandaran masih rendah yaitu 856.

“Salah satu penyebabnya adalah faktor ekonomi, “ungkap bupati.

Untuk melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi tentu menjadi beban ditambah biaya kehidupan yang besar, sehingga yang bisa melanjutkan kejenjang pendidikan tinggi hanya yang memiliki banyak uang.

Tapi jika ada universitas di Pangandaran lanjut bupati tentu biaya pendidikan pun bisa ditekan, seperti sewa kos rumah karena bisa dari rumah sendiri. 

“Dan untuk itu mempermudah akses keperguruan tinggi bagi masyarakat menjadi hal penting, dan hal ini tentu menjadi perhatian pemda untuk lebih meningkatkan dan pengembangan sektor pendidikan, “ imbuhnya. (PNews)


DPRD PANGANDARAN RAIH PREDIKAT TERBAIK PENGELOLAAN JDIH SE-JAWA BARAT

PANGANDARANNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin sast diminati komentarnya terkait penghargaan atas Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Sekretariat DPRD Pangandaran menjadi yang terbaik se Provinsi Jawa Barat, menyampaikan penghargaan ini merupakan rangkaian dari penetapan Desa/Kelurahan sadar hukum oleh Provinsi Jawa Barat, dan pemberian penghargaan tersebut diserahkan oleh Kementerian Hukum dan Ham yang di wakili oleh Kepala Pusat JDIH Nasional di Bandung.

“Saya sangat berterimakasih kepada Sekretariat DPRD yang telah mendapatkan penghargaan tersebut, tentu ini akan membawa nama daerah memiliki nilai lebih dari kabupaten-kota lain, ungkap Asep. (31/03)

Asep juga berpesan agar pengelolaan JDIH ini harus terus disempurnakan dalam upaya mempercepat optimalisasi JDIH sebagai portal pencarian dokumen hukum dan basis data, karena melalui JDIH ini masyarakat dimana saja, kapan saja akan dimudahkan mengakses dokumen hukum dengan lengkap, akurat juga terpercaya.

Bahkan, imbuh Asep,  seluruh dokumen di DPRD sejak DPRD Pangandaran berdiri bisa tersusun dengan baik, tertib dan berkesinambungan.

“Penghargaan JDIH terbaik ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil penilaian JDIH Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Tahun Anggaran 2021," jelas Asep. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN :”DI KAWASAN WISATA PANTAI PANGANDARAN BELUM ADA FASILITAS UNTUK DISABILITAS”

Ketua DPRD Pangandaran, ASEP NOORDIN
PANGANDARANNEWS.COM - Bandung - Trotoar di kawasan wisata pantai Pangandaran hingga saat ini masih belum ramah bagi penyandang disabilitas sehingga ke depan bisa lebih diperbaiki.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, saat diminta komentarnya terkait penataan obyek wisata.

Menurut Asep, ia berharap agar Pemkab Pangandaran bisa memperhatikan wisatawan disabilitas yang berkinjung ke Pantai Pangandaran, karena mereka pun punya hak sama seperti sehingga fasilitas untuk disabilitas juga harus disiapkan.

“Seperti tersedia fasilitas di taman di Pangandaran Sunset atau tempat lainnya, bagaimana caranya agar akses untuk kursi roda bisa lebih dipermudah masuk kesana, “ucap Asep. (31/.03)

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari mengakui, fasilitas penunjang disabilitas belum terpenuhi.

Disoal anggaran untuk pembangunan saran prasarana tersebut, Tonton mengatakan belum ada dan ke depan baru akan diajukan untuk penuhi fasilitas penyandang disabilitas.

Toton menjelasnya sebenarnya kewenangan pembangunan fasilitas bagi disabilitas itu ada di  Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pangandaran, termasuk untuk penambahan fasilitas di taman dan trotoar.

Namun untuk taman dan trotoar tersebut, imbuhnya harus meminta pemanguannya ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran.

 "Untuk pengurusan taman Pemda sudah menyerahkan ke dinas terkait Lingkungan Hidup dan Kebersihan, “jelasnya. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN ASEP NOORDIN DIDAMPINGI KETUA KONI SAMBUT KEDATANGAN ATLET SURFING

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa waktu lalu Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin  didampingi Ketua dan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pangandaran menyambut kedatangan atlit surfing asal Batukaras Kecamatan Cijulang, Gilang Edward (17) yang berhasil raih juara 1 Liga Surfing Indonesia (LSI) di Pantai Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. 

Dalam even tersebut atlit suyrfing asal Kabupaten Pangandaran Gilang ada pada divisi Junior Boys papan shortboard yang dilaksanakan LSI pada 11-13 Maret 2022 lalu.

Seperti disampaikan Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin, Gilang Edward meraih poin akhir dengan hasil 8,27 dari heat 1 sampai 4 sehingga mampu mengalahkan peselancar asal Bali Made Nesa dari Pantai Sanur dengan perolehan tipis 8,00, dan pada urutan ketiga ada Westen Hirst dari Lakey Peak, Nusa Tenggara Barat dengan perolehan nilai 7,67.

"Gilang unggul pada papan selancar shortboard junior boys dan membawanya pada posisi teratas, "terang Asep. (16/03)

Prestasi Gilang ini kata Asep tentu membawa harum Kabupaten Pangandaran di tingkat nasional, dan diharapkan Gilang bisa terus meraih prestasi.

Hal senada dikatakan Ketua KONI Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana, menurutnya ia sangat apresiasi pada prestasi yang telah ditorehkan Gilang yang berhasil pada posisi 1 surfing di LSI.

Disoal prestasi atlit peselancar Pangandaran, Agus berharap akan lahir lebih banyak lagi bibit-bibit peselancar sehingga nantinya akan terus bermunculan atlit terbaik asal Kabupaten Pangandaran.

"Semoga prestasi yang telah diraih Gilang ini menjadi motivasi rekan-rekannya karena prestasinya sudah tingkat nasional, bahkan internasional," tegasnya. (PNews)


AKIBAT KORSLETING, ASRAMA SANTRI PONDOK PESANTREN RIYADLUL MUTAFAHHIMIN DI SUKARAJA DILALAP SI JAGO MERAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan gedung berlantai 2 asrama dan ruang belajar khusus untuk santri laki-laki Pondok Pesantren Riyadlul Mutafahhimin  terjadi di Kampung Cisumur RT/RW, 021/07 Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 15:30 Wib hari kemarin (01/04) telah mengakibatkan hangusnya bangunan 2 lantai yang merupakan asrama dan ruang belajar yang ditempati santri laki-laki yang bersebelahan dengan asrama santriwati.

Seperti keterangan dari anggota Polsek Sukaraja Polres Tasikmalaya Aiptu Undang, saat kejadian asrama pondok pesantren Riyadlul Mutafahhimin dalam keadaan kosong, sehingga musibah kebakaran pun tidak menelan korban jiwa maupun luka, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 350 juta.

Undang menjelaskan, dari keterangan beberapa saksi kepulan asap nampak dari lantai atas asrama, karena pengaruh tiupan angin kencang akhirnya api membesar dan melalap bangunan.

Petugas pemadam kebakaran segera mengerahkan 2 mobil pemadam kebakaran yang dibantu Babinsa dan anggota Polsek Sukaraja, INAFIS Polres Tasikmalaya, RPBD Kecamatan Sukaraja, tim TAGANA Kabupaten Tasikmalaya serta masyarakat sekitar pun berjibaku selama 1 jam mengendalikan api agar tidak menjalar ke gedung asrama santriwati yang ada disebelahnya.

"Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik, namun demikian penyebab terjadinya kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan," terangnya.

Ketua Korlap RPBD Kecamatan Sukaraja Asep Sahidin menambahkan, setelah mendpat laporan timnya punlangsung meluncur ke tempat kejadian dan menerjunkan pasukan damkar yang dibantu Tagana INAFIS berusaha memadamkan api dan mengevaluasi barang yang masih bisa di selamatkan.

Hal senda diksampaikan tim TAGANA Kabupaten Tasikmalaya Erwin, pihaknya langsung melakukan pendataan terkait kerugian akibat musibah kebakaran ini yang ditaksir mencapai Rp.350 juta serta mencatat alamat lokasi kebakaran, membantu untuk memadamkan api sampai benar-benar dinyatakan padam total. (HERMAN-PNEWS)


WAKIL BUPATI PANGANDARAN KUNJUNGI DAN BERI BANTUAN PADA KELUARGA KORBAN KEBAKARAN DI KECAMATAN MANGUNJAYA

PANGANDARANNEWS.COM - Di sela kesibukannya Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran H Ujang Endin Indrawan siang tadi melihat secara langsung kondisi rumah korban, keluarga Supriatin dan Muslihudin di Dusun Bojonggenteng RT 11 RW 02 Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya.(30/03)

Kejadian musibah kebakaran yang menimpa korban terjadi sekitar jam 19.30 tanggal 29 maret 2022 tersebut kini hanya menyisakan puing reruntuhan.

Kepada pasangan suami istri korban kebakaran tersebut, wakil buapti memberikan nasihat agar korban bersabar dalam menerima musibah serta menjadikan musibah ini jadi sebuah takdir yang harus disikapi dengan lapang dada dan tawakal.

“Saya atas nama Pemkab Pangandaran turut prihatin dengan kejadian yang menimpa ibu dan keluarga,”  katanya.

Dalam kesempatan tersebut wakil buapti pun berjanji pemda akan segera membantu serta akan segera menganggarkan untuk alokasi bangunan rumah korban yang sudah rata dengan tanah.

Tak hanya menasihati korban, wakil bupati pun memberikan bantuan sembako, peralatan dapur dan sejumlah uang kadeudeuh sebagai bentuk rasa empati serta belasungkawa. (TnT)


UNTUK TINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN, PHRI PANGANDARAN TERUS DORONG PEMDA SEGERA BENTUK BPPD

Ketua PHRI Pangandaran AGUS MULYANA
PANGANDARANNEWS.COM - Selaras dengan visi pemeriuntah daerah, Kabupaten Pangandaran menuju wisata yang mendunia sudah seharusnya saat ini mempunyai Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), karena selain ini amanat undang-undang juga bisa membantu kemajuan dunia pariwisata itu sendiri.

Seperti disampaikan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Agus Mulyana, jika bicara kunjungan wisatawan ke Pangandaran sejak dulu juga jika akhir pekan dan liburan pasti akan dipadati pengunjung, tapi dengan terbentuknya BPPD diharapkan arus kunjungan wisatawan ke Pangandaran di saat week day okupansinya bisa naik.

“Dulu saat saya masih jadi pemandu wisata, ketika week day Pangandaran akan dipenuhi turis mancanegara,“ ungkap Agus, saat diwawancari PNews di gedung Setda Pemkab Pangandaran.(29/03) 

Tapi yang diinginkan PHRI, kata Agus, ramainya wisatawan ini bukan terjadi hanya saat week end saja, seperti yang terjadi beberapa tahun lalu biasanya Pangandaran akan ramai dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman) pada bulan juni, juli dan di bulan agustus lalu keramaian tersebut disambung pada bulan berikutnya oleh wisatawan domenstik (lokal) sehingga saat itu okupansi kunjungan merata.

“Tapi kalau sekarang week day sepi, baru pada week eng kunjungan meningkat, “ucapnya.

Agus menyebut pariwisata Pangandaran memang sangat membutuhkan kehadiran BPPD karena dengan keberadaanya ia yakin akan mampu menyeimbangkan arus kunjungan wisatawan. 

Karena dengan adanya BPPD imbuh Agus, nantinya promoso pariwisata Pangandaran akan berjalan, misalnya table top iktu dmana dan tentunya semua prograsm kepariwisataan Pangandaran pun bisa terakomodir.

Dan sejauh ini, imbuh Agus PHRI terus mendorong terkait personalitynya, karena BPPD ini harus memenuhi 9 unsur, pertama dari penggiat pariwisata harus 4 orang, penerbangan 1 orang, akademisi 1 orang, jurnalis 2 dan tokoh masyarakat 1.

Untuk menentukan siapa yang akan menjadi pengurus BPPD ini mungkin PHRI harus ada yang menjadi inisiator tapi stakeholdernya ada di Dinas Pariwisata.

:Jadi kita sebagai penggiat pariwisata sipatnya hanya mendorong dan memberikan masukan untuk urusan personality yang nantinya akan jadi pengurus BPBD ini,” jelas Agus.

Agus menambahkan, ke depan PHRI akan melakukan seleksi karenaPHRI ingin nantinya yang duduk di BPPD ini orang yang mempunyai iwa di pariwisata jangan ketika sudah dibentuk lalu diam tidak ada program yang dijalankan, dan untuk sementara PHRI hingga saat ini belum mengajukan nama, namun ketika sudah ada personality calon yang akan duduk di BPBD, PHRI akan membuat semacam pleno untuk menetukan siapa yang jadi ketua, wakil ketua dan seterusanya.

“Jadi ketika PHRI mengusulkannya sudah setengah matang, minimlal akan mengkerucut sesuai apa yg kita inginkan, “pungkasnya. (PNews) 


BERDASARKAN KEP 98 POLRES PANGANDARAN MEMPUNYAI 9 POLSEK UNTUK 10 KECAMATAN

Kapolres Pangandaran AKBP HIDAYAT, SH, SIK
PANGANDARANNEWS.COM - Walau wilayah adiministrasi ada 10 kecamatan, namun Polres Pangandaran berdasarkan kep 98 hanya mempunyai 9 polsek, diantaranya Polsek Padaherang, Kalipucang, Pangandaran, Sidamulih, Parigi,m Cijulang, Cimerak, Cigugur dan Polsek Langkaplancar.

Demikian disampaikan Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, SH, SIK saat dijumpai PNews usai mengikuti rapat kordinasi di aula setda Pemkab Pangandaran.(29/03)

Menurut Hidayat, jadi untuk sementara Kecamatan Mangunjaya belum mempunyai Mapolsek sehingga sampai saat ini masih dihandel oleh Polsek Padaherang, namun jika ke depan memang dibutuhkan harus ada tentu akan jadi bahan ajuan untiuk disampaikan ke mabes.

“Paling untuk sementara kita tambah personil ke Polsek Padaherang, “ucap Hidayat.

Ia menambahkan, karena untuk personil Polres juga saat ini masih kurang sehingga hal ini akan mengajukan penambahan anggota ke Polda Jabar.

Hidayat menyebut di Polres Pangandaran terdapat 3 polsek urban, diantaranya Polsek Padaherang, Pangandaran dan Polsek Sidamulih. (PNews)


PABRIK RUMAHAN MAKANAN RINGAN MAKRONI DI KELURAHAN ARGASARI ALAMI KEBAKARAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sebuah pabrik makanan ringan Makroni di Kampung Sawah lempay Kelurahan Argasari Kecamatan Cihideng Kota Tasikmalaya, hari kemarin alami kebakaran.(29/03)

Saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut Kapolsek Cihideung Polres Tasikmalaya Kota Kompol Cecep Bambang membenarkan, home indutri milik Hj. Nunung yang memproduksi makanan ringan makroni habis dilalap si jago merah.

"Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian sekitar Rp 500 juta rupiah," jelasnya.

Cecep menjelaskan, setelah pihaknya menerima laporan dari warga tentang ada kejadian kebakaran, ia pun kemudian menghubungi Unit Damkar Kota Tasikmalaya dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kota Tasikmalaya, dan api dapat dipadamkan dengan 2 unit mobil damkar serta dibantu warga.

Menurut Cecep, untuk sementara berdasarkan dari keterangan beberapa saksi, kebakaran tersebut terjadi saat minyak goreng dari wajan tumpah menyambar api kompor dan menimbulkan api yang besar, diduga ada kelalaian saat penggorengan makaroni.

"Dari keterangan beberapa saksi kebakaran tersebut akibat ada unsur kelalaian, namun demikian Polsek Cihideung dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," ucap Cecep. (anwarwaluyo-hms)


HANYA MILIKI 2 MOBIL DAMKAR BPBD PANGANDARAN BELUM MAKSIMAL TANGANI KEBAKARAN

PANGANDARANNEWS.COM  – Pemerintah Kabupaten Pangandaran hingga saat ini hanya memiliki dua unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) yang layak digunakan, jumlah ini tentu masih jauh dari kata ideal untuk 10 kecamatan dan 93 desa.

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( Kalak BPBD) Kabupaten Pangandaran Kustiman, menurutnya kedua mobil damkar yang ada saat ini disimpan di dua posko, satu unit di kantor Kantor BPBD dan satu lagi di shelter Pasar Wisata. 

“Sebenarnya semuanya ada tiga, tapi yang layak hanya dua unit,” terang Kustiman.(28/3)

Saat ini menurutnya BPBD cukup kesulitan saat menangani kejadian kebakaran dengan jumlah 2 armada ini karena idealnya per dua kecamatan tersedia satu damkar, sehingga minimal BPBD harus memiliki 5 unit. Jadi nantinya per dua kecamatan ada satu posko. Jika ini bisa terealisasi Kustiman yakin penanganan kejadian kebakaran di Pangandaran akan lebih optimal.

Ia menjelaskan, berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan kebakaran dari posko ke lokasi kejadian kebakaran harus bisa ditempuh dalam kurun waktu 15 menit, artinya dengan luas wilayah Kabupaten Pangandaran ijelas tidak akan mampu jika dijangkau hanya dua unit saat menangani kejadian kebakaran.

“Sehingga terkesan kami lambat menangani kebakaran yang terjadi di daerah yang jauh dari jangkauan, dan akses jalan yang sempit serta jarak yang jauh menjadi penyebabnya,” imbuhnya.

Kustiman menyebut terkadang jika ada kejadian kebakaran di suatu tempat, petugas damkar baru tiba setelah api berhasil dipadamkan masyarakat, sehingga petugas pun hanya melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.

“Data di BPBD Pangandaran tercatat jumlah penanganan kebakaran sepanjang tahun 2021 sebanyak 30 kejadian, ini menempati posisi kedua setelah bencana alam angin topan sebanyak 74 kali, “pungkasnya. (PNews)

 

BUPATI DAN WAKIL BUPATI PANGANDARAN HADIRI ACARA LAUNCHING SPPT PBB - P2

PANGANDARANNEWS.COM – Hari ini Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan Sekretaris Daerah Dr Drs H Kusdiana MM, Kepala BAPENDA, Camat, Kepala Desa dan kolektor PBB,  menghadiri undangan Launching SPPT PBB - P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pedesaan dan perkantoran Tahun 2022), bertempat di Islamic Center Pangandaran.(28/03)

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, launching SPPT PBB-P2 ini merupakan upaya Pemkab Pangandaran untuk menumbuhkan kembali kesadaran dalam membayar pajak untuk menopang program-program pembangunan daerah. 

Untuk itu melalui upaya ini, kata Jeje, ia sangat mengharapkan agar para camat mengawasi para perangkat desa dan kepada para wajib pajak (WP) agar lebih kooperatif dalam melakukan pembayaran pajak dan tanggungannya yang belum terlaksana. 

Penerimaan pajak daerah ini menurut Jeje sangat tergantung pada kesadaran masyarakat, berkembangnya dan majunya suatu daerah itu ditentukan pada ketaatan serta kesadaran masyarakat dalam kewajiban membayar pajak.

“Mari ciptakan Kabupaten Pangandaran taat membayar pajak, “ucap Jeje.

Jeje mengatakan, pandemi Covid 19 yang terjadi tahun lalu sungguh sangat berimbas pada menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pariwisata dan target pencapaian PBB, oleh karena itu Pemkab Pangandaran saat ini terus menggali dan meningkatkan target PAD tersebut.

“Salahsatunnya dengan membentuk Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda-red), dan diharapkan melalui Bapenda ini kita mampu mendongkarak pendapatan daerah,” tegasnya. (PNews)


PEMDES DAN POKDARWIS PEMUDA TRILOKA DESA ERENPALAY KEMBANGKAN POTENSI WISATA ALAM DAN BUDAYA SUNDA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam upaya harapan mewujudkan desa wisata Pemdes dan pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) pemuda Triloka Desa Ereunpalay Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, bersama lembaga desa lainnya, tokoh masyarakat dan warganya mulai melakukan sejumlah langkah. Salahsatu dengan melakukan pemanfaatan potensi alam untuk dikembangkan menjadi lokasi wisata, diantaranya di lokasi Walungan Karakal 7 Parit dengan mengadakan mancing bersama warga di area sungai yang memilik kateristik alam khas yang indah. Selain pemannfaatan sejumlah potensi alam juga untuk membangkitkan kembali seni musik buhun Tarawangsa kolaborasi bersama para tokoh penggiat seni sunda setempat.

Demikian disampaikan Ketua Pokdarwis Pemuda Triloka Cecep mulyana S.Kep, menurutnya berdasarkan kesepakatan bersama antara Pemdes, BPD dan masyarakat Desa Ereunpalay untuk mewujudkan potensi alam dan budaya seni sunda agar bisa dikembangkan untuk mewujudkan harapan menuju desa Wisata.

“Kami pun langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk kemudian melakukan pemanfaatan potensi alam dan menggiatkan kembali budaya sunda buhun, “ucap Cecep.(27/03)

Bersama seluruh elemen serta didukungan Pemdes Ereunpalay, imbuh Cecep, akhirnya dapat dilaksanakan pemanfaatan kondisi sungai Karakal 7 Parit sebagai salah satu lokasi wisata dengan menggelar acara mancing bersama yang bertujuan untuk mempromosikan wisata dan kampanye pelestarian alam dengan tidak membuang sampah di sungai.

“Kami juga akan terus fokus melakukan inovasi alam dan budaya sunda buhun sebagai potensi wisata menjadikan Eureunpalay menjadi desa wisata,”jelasnya.

Sementara Kepala Desa Ereunpalay Yadi Suryadi saat ditemui terpisah menjelaskan, sesuai dengan kondisi potensi alam dan sejarah banyaknya penggiat seni dan budaya  sunda buhun, pihaknya semakin semangat untuk memanfaatkan dan melakukan inovasi dalam mengelola sejumlah potensi tersebut menjadi  potensi yang layak dikembangkan menjadi lokasi wisata dan pusat study dan pengembangan wisata seni budaya local.

Dengan potensi alam semisal aliran sungai Karakal 7 parit di Kedusunan Mekarsari dengan keindahan alam khas, menurut Yadi ini semua dapat dijadikan wisata alam sehingga pihaknya optimis Desa Ereunpalay nantinya mampu menjadi pusat wisata dan edukasi budaya dan seni budaya berkat sinergitas antara masyarakat BPD, LPM dan Karangtaruna, dan dari sektor wisata ini diharapkan mampu menumbuhkan ekonomi warga. 

“Masyarakat pun nampak antusias mengikuti mancing bersama, ayo  wujudkan desa wisata di  Ereumpalay, “tegas Yadi. (anwarwaluyo)


REUNI AKBAR LINTAS GENERASI ALUMNI SANTRI PONDOK PESANTREN JAMIATTUTAAWUN SUKASIRNA, LINTAS GENERASI, MERANGKAI KISAH MENJALIN SILATURAHMI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertepatan menyambut bulan suci Ramadhan, Himpunan Santri Sukasirna (HAS) menggelar reuni akbar alumni santri Pondok Pesantren Jamiattutaawun Ke -1.

Para santri alumni lintas generasi ini hadir dari berbagai daerah dan desa untuk menjalin silaturahim dan revitalisasi peran serta alumni dalam pengabdian untuk agama bangsa dan Negara, dengan slogan  “satukan langkah perkuat Ukhuwah dan jalani kerjasama untuk mencapai mardotilah”.

Reuni Akbar Himpunan Alumni Sukasirna (HAS) di gelar di halaman Pondok Pesantren Jamiattutaawun Pimpinan Kasepuhan KH. Ahmad Fakihudin, Kampung Sukasirna Rt/Rw, 022/008, Desa Margalaksana, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya acara ini  yang di pimpin oleh KH. Undang Dimyati adalah salah satu  alumni HAS. Sabtu (26/03/2022).

Kegiatan reuni pun diwarnai denga  berbagai acara seperti nasyid, santunan yatim piatu dan jompo, istighosah bersama dan di pungkas tablig Akbar di isi dengan penceramah KH. Dede Alit Nasridin.

Sebagai tuan rumah, Ust. Muhammad Kodar berharap kepada seluruh alumni dari lintas generasi ini untuk tetap berjuang bersama-sama dalam kebaikan dan berharap senantiasa dalam lindungan Allah SWT, terlebih kita menjadi santri yang terus menyiarkan ajaran yang dicontohkan  Nabi Muhammad SAW.

"Saya ucapkan terimakasih atas partisipasi dan kehadiran para alumni dari lintas generasi Pondok Pesantren Jamiattutaawun, terus berjuang bersama-sama untuk berdakwah, dan mari kita buktikan bahwa santri bisa menjadi Perekat atau pemersatu umat," ucap Kodar.

Sementara mewakili alumni, wakil Ketua Alumni dan Panitia penyelenggara Reuni Akbar  Alumni Himpunan  Santri  Sukasirna (HAS),  Ust. Asep Zaini Mukhlis menyampaikan, ia berharap untuk menyatukan semua alumni santri Sukasirna dan mempererat tali silaturahmi agar menjadi manusia yang bermartabat dan berguna  bagi umat, bangsa, negara terutana agama, harus menjadi manusi yang memiliki ilmu yang bermanfaat.

“Mudah-mudahan reuni lintas alumni ini bisa menjadi agenda tahunan, dan di tahun yang akan datang kita akan merumuskan program pengajian rutin bulanan atau pengajian triwulan, “ungkapnya. pungkasnya.

Kegiatan Acara reuni HAS dihadiri oleh Kepala Desa Margalaksana beserta jajaran, tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda , tokoh organisasi antar intansi, terlebih antusiasme masyarakat sekitar. (HERMAN – PNews)


SEJUMLAH MAHASISWA UNIGAL CIAMIS LAKUKAN PENANAMAN MANGROVE DI KAWASAN PANTAI BOJONGSALAWE PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM  - Beberapa beberapa hari lalu mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (FISIP) prodi Ilmu Pemerintah Universitas Galuh (Unigal) Ciamis didampingi warga Pangandaran melakukan  penanaman bibit mangrove bertempat di Pantai Bojong Salawe Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.(27/03)

Tujuan kegiatan ini untuk mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) Point ke-14 tentang ekosistem lautan.

Seperti disampaikan Ketua Pelaksana Mangrove Planting Syara Agita, mangrove Planting merupakan bentuk realisasi program kerja Departemen Sosial Politik Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan (HMP IP) untuk mengembalikan fungsi hutan mangrove yang di beberapa lokasi mengalami degradasi, sehinggfa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat, baik dari segi ekologis, fisik  maupun segi ekonomis.

Syara mengatakan, dalam kegiatn ini dihadiri 150 orang yang terdiri dari internal maupun ekternal kampus dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan selain penanaman mangrove peserta juga diberikan edukasi soal perawatan serta pentingnya dalam menjaga kelestarian lingkungan laut.

"Edukasi ini menjadi penting, karena jangan hanya tahu proses menanam saja, tapi harus memahami juga lingkungan salahsatunya yang harus diketahui terkait menjaga ekosistem, khususnya jenis mangrove yang kita tanam," ujar Syara.

Dengan adanya mangrove planting ini, kata Syara juga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat baik masa kini maupun untuk generasi yang akan datang, karena tanaman mangrove ini mampu menjadi salah satu penopang pemanasan dari perairan laut. 

"Bukan hanya itu, mangrove juga berperan untuk mengatasi banjir khususnya pada masyarakat di kawasan pesisir yang biasanya bekerja sebagai nelayan," imbuh Syara. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN