AKIBAT KORSLETING, ASRAMA SANTRI PONDOK PESANTREN RIYADLUL MUTAFAHHIMIN DI SUKARAJA DILALAP SI JAGO MERAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan gedung berlantai 2 asrama dan ruang belajar khusus untuk santri laki-laki Pondok Pesantren Riyadlul Mutafahhimin  terjadi di Kampung Cisumur RT/RW, 021/07 Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 15:30 Wib hari kemarin (01/04) telah mengakibatkan hangusnya bangunan 2 lantai yang merupakan asrama dan ruang belajar yang ditempati santri laki-laki yang bersebelahan dengan asrama santriwati.

Seperti keterangan dari anggota Polsek Sukaraja Polres Tasikmalaya Aiptu Undang, saat kejadian asrama pondok pesantren Riyadlul Mutafahhimin dalam keadaan kosong, sehingga musibah kebakaran pun tidak menelan korban jiwa maupun luka, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 350 juta.

Undang menjelaskan, dari keterangan beberapa saksi kepulan asap nampak dari lantai atas asrama, karena pengaruh tiupan angin kencang akhirnya api membesar dan melalap bangunan.

Petugas pemadam kebakaran segera mengerahkan 2 mobil pemadam kebakaran yang dibantu Babinsa dan anggota Polsek Sukaraja, INAFIS Polres Tasikmalaya, RPBD Kecamatan Sukaraja, tim TAGANA Kabupaten Tasikmalaya serta masyarakat sekitar pun berjibaku selama 1 jam mengendalikan api agar tidak menjalar ke gedung asrama santriwati yang ada disebelahnya.

"Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik, namun demikian penyebab terjadinya kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan," terangnya.

Ketua Korlap RPBD Kecamatan Sukaraja Asep Sahidin menambahkan, setelah mendpat laporan timnya punlangsung meluncur ke tempat kejadian dan menerjunkan pasukan damkar yang dibantu Tagana INAFIS berusaha memadamkan api dan mengevaluasi barang yang masih bisa di selamatkan.

Hal senda diksampaikan tim TAGANA Kabupaten Tasikmalaya Erwin, pihaknya langsung melakukan pendataan terkait kerugian akibat musibah kebakaran ini yang ditaksir mencapai Rp.350 juta serta mencatat alamat lokasi kebakaran, membantu untuk memadamkan api sampai benar-benar dinyatakan padam total. (HERMAN-PNEWS)


WAKIL BUPATI PANGANDARAN KUNJUNGI DAN BERI BANTUAN PADA KELUARGA KORBAN KEBAKARAN DI KECAMATAN MANGUNJAYA

PANGANDARANNEWS.COM - Di sela kesibukannya Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran H Ujang Endin Indrawan siang tadi melihat secara langsung kondisi rumah korban, keluarga Supriatin dan Muslihudin di Dusun Bojonggenteng RT 11 RW 02 Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya.(30/03)

Kejadian musibah kebakaran yang menimpa korban terjadi sekitar jam 19.30 tanggal 29 maret 2022 tersebut kini hanya menyisakan puing reruntuhan.

Kepada pasangan suami istri korban kebakaran tersebut, wakil buapti memberikan nasihat agar korban bersabar dalam menerima musibah serta menjadikan musibah ini jadi sebuah takdir yang harus disikapi dengan lapang dada dan tawakal.

“Saya atas nama Pemkab Pangandaran turut prihatin dengan kejadian yang menimpa ibu dan keluarga,”  katanya.

Dalam kesempatan tersebut wakil buapti pun berjanji pemda akan segera membantu serta akan segera menganggarkan untuk alokasi bangunan rumah korban yang sudah rata dengan tanah.

Tak hanya menasihati korban, wakil bupati pun memberikan bantuan sembako, peralatan dapur dan sejumlah uang kadeudeuh sebagai bentuk rasa empati serta belasungkawa. (TnT)


UNTUK TINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN, PHRI PANGANDARAN TERUS DORONG PEMDA SEGERA BENTUK BPPD

Ketua PHRI Pangandaran AGUS MULYANA
PANGANDARANNEWS.COM - Selaras dengan visi pemeriuntah daerah, Kabupaten Pangandaran menuju wisata yang mendunia sudah seharusnya saat ini mempunyai Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), karena selain ini amanat undang-undang juga bisa membantu kemajuan dunia pariwisata itu sendiri.

Seperti disampaikan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Agus Mulyana, jika bicara kunjungan wisatawan ke Pangandaran sejak dulu juga jika akhir pekan dan liburan pasti akan dipadati pengunjung, tapi dengan terbentuknya BPPD diharapkan arus kunjungan wisatawan ke Pangandaran di saat week day okupansinya bisa naik.

“Dulu saat saya masih jadi pemandu wisata, ketika week day Pangandaran akan dipenuhi turis mancanegara,“ ungkap Agus, saat diwawancari PNews di gedung Setda Pemkab Pangandaran.(29/03) 

Tapi yang diinginkan PHRI, kata Agus, ramainya wisatawan ini bukan terjadi hanya saat week end saja, seperti yang terjadi beberapa tahun lalu biasanya Pangandaran akan ramai dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman) pada bulan juni, juli dan di bulan agustus lalu keramaian tersebut disambung pada bulan berikutnya oleh wisatawan domenstik (lokal) sehingga saat itu okupansi kunjungan merata.

“Tapi kalau sekarang week day sepi, baru pada week eng kunjungan meningkat, “ucapnya.

Agus menyebut pariwisata Pangandaran memang sangat membutuhkan kehadiran BPPD karena dengan keberadaanya ia yakin akan mampu menyeimbangkan arus kunjungan wisatawan. 

Karena dengan adanya BPPD imbuh Agus, nantinya promoso pariwisata Pangandaran akan berjalan, misalnya table top iktu dmana dan tentunya semua prograsm kepariwisataan Pangandaran pun bisa terakomodir.

Dan sejauh ini, imbuh Agus PHRI terus mendorong terkait personalitynya, karena BPPD ini harus memenuhi 9 unsur, pertama dari penggiat pariwisata harus 4 orang, penerbangan 1 orang, akademisi 1 orang, jurnalis 2 dan tokoh masyarakat 1.

Untuk menentukan siapa yang akan menjadi pengurus BPPD ini mungkin PHRI harus ada yang menjadi inisiator tapi stakeholdernya ada di Dinas Pariwisata.

:Jadi kita sebagai penggiat pariwisata sipatnya hanya mendorong dan memberikan masukan untuk urusan personality yang nantinya akan jadi pengurus BPBD ini,” jelas Agus.

Agus menambahkan, ke depan PHRI akan melakukan seleksi karenaPHRI ingin nantinya yang duduk di BPPD ini orang yang mempunyai iwa di pariwisata jangan ketika sudah dibentuk lalu diam tidak ada program yang dijalankan, dan untuk sementara PHRI hingga saat ini belum mengajukan nama, namun ketika sudah ada personality calon yang akan duduk di BPBD, PHRI akan membuat semacam pleno untuk menetukan siapa yang jadi ketua, wakil ketua dan seterusanya.

“Jadi ketika PHRI mengusulkannya sudah setengah matang, minimlal akan mengkerucut sesuai apa yg kita inginkan, “pungkasnya. (PNews) 


BERDASARKAN KEP 98 POLRES PANGANDARAN MEMPUNYAI 9 POLSEK UNTUK 10 KECAMATAN

Kapolres Pangandaran AKBP HIDAYAT, SH, SIK
PANGANDARANNEWS.COM - Walau wilayah adiministrasi ada 10 kecamatan, namun Polres Pangandaran berdasarkan kep 98 hanya mempunyai 9 polsek, diantaranya Polsek Padaherang, Kalipucang, Pangandaran, Sidamulih, Parigi,m Cijulang, Cimerak, Cigugur dan Polsek Langkaplancar.

Demikian disampaikan Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, SH, SIK saat dijumpai PNews usai mengikuti rapat kordinasi di aula setda Pemkab Pangandaran.(29/03)

Menurut Hidayat, jadi untuk sementara Kecamatan Mangunjaya belum mempunyai Mapolsek sehingga sampai saat ini masih dihandel oleh Polsek Padaherang, namun jika ke depan memang dibutuhkan harus ada tentu akan jadi bahan ajuan untiuk disampaikan ke mabes.

“Paling untuk sementara kita tambah personil ke Polsek Padaherang, “ucap Hidayat.

Ia menambahkan, karena untuk personil Polres juga saat ini masih kurang sehingga hal ini akan mengajukan penambahan anggota ke Polda Jabar.

Hidayat menyebut di Polres Pangandaran terdapat 3 polsek urban, diantaranya Polsek Padaherang, Pangandaran dan Polsek Sidamulih. (PNews)


PABRIK RUMAHAN MAKANAN RINGAN MAKRONI DI KELURAHAN ARGASARI ALAMI KEBAKARAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sebuah pabrik makanan ringan Makroni di Kampung Sawah lempay Kelurahan Argasari Kecamatan Cihideng Kota Tasikmalaya, hari kemarin alami kebakaran.(29/03)

Saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut Kapolsek Cihideung Polres Tasikmalaya Kota Kompol Cecep Bambang membenarkan, home indutri milik Hj. Nunung yang memproduksi makanan ringan makroni habis dilalap si jago merah.

"Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian sekitar Rp 500 juta rupiah," jelasnya.

Cecep menjelaskan, setelah pihaknya menerima laporan dari warga tentang ada kejadian kebakaran, ia pun kemudian menghubungi Unit Damkar Kota Tasikmalaya dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kota Tasikmalaya, dan api dapat dipadamkan dengan 2 unit mobil damkar serta dibantu warga.

Menurut Cecep, untuk sementara berdasarkan dari keterangan beberapa saksi, kebakaran tersebut terjadi saat minyak goreng dari wajan tumpah menyambar api kompor dan menimbulkan api yang besar, diduga ada kelalaian saat penggorengan makaroni.

"Dari keterangan beberapa saksi kebakaran tersebut akibat ada unsur kelalaian, namun demikian Polsek Cihideung dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," ucap Cecep. (anwarwaluyo-hms)


HANYA MILIKI 2 MOBIL DAMKAR BPBD PANGANDARAN BELUM MAKSIMAL TANGANI KEBAKARAN

PANGANDARANNEWS.COM  – Pemerintah Kabupaten Pangandaran hingga saat ini hanya memiliki dua unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) yang layak digunakan, jumlah ini tentu masih jauh dari kata ideal untuk 10 kecamatan dan 93 desa.

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( Kalak BPBD) Kabupaten Pangandaran Kustiman, menurutnya kedua mobil damkar yang ada saat ini disimpan di dua posko, satu unit di kantor Kantor BPBD dan satu lagi di shelter Pasar Wisata. 

“Sebenarnya semuanya ada tiga, tapi yang layak hanya dua unit,” terang Kustiman.(28/3)

Saat ini menurutnya BPBD cukup kesulitan saat menangani kejadian kebakaran dengan jumlah 2 armada ini karena idealnya per dua kecamatan tersedia satu damkar, sehingga minimal BPBD harus memiliki 5 unit. Jadi nantinya per dua kecamatan ada satu posko. Jika ini bisa terealisasi Kustiman yakin penanganan kejadian kebakaran di Pangandaran akan lebih optimal.

Ia menjelaskan, berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan kebakaran dari posko ke lokasi kejadian kebakaran harus bisa ditempuh dalam kurun waktu 15 menit, artinya dengan luas wilayah Kabupaten Pangandaran ijelas tidak akan mampu jika dijangkau hanya dua unit saat menangani kejadian kebakaran.

“Sehingga terkesan kami lambat menangani kebakaran yang terjadi di daerah yang jauh dari jangkauan, dan akses jalan yang sempit serta jarak yang jauh menjadi penyebabnya,” imbuhnya.

Kustiman menyebut terkadang jika ada kejadian kebakaran di suatu tempat, petugas damkar baru tiba setelah api berhasil dipadamkan masyarakat, sehingga petugas pun hanya melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.

“Data di BPBD Pangandaran tercatat jumlah penanganan kebakaran sepanjang tahun 2021 sebanyak 30 kejadian, ini menempati posisi kedua setelah bencana alam angin topan sebanyak 74 kali, “pungkasnya. (PNews)

 

BUPATI DAN WAKIL BUPATI PANGANDARAN HADIRI ACARA LAUNCHING SPPT PBB - P2

PANGANDARANNEWS.COM – Hari ini Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan Sekretaris Daerah Dr Drs H Kusdiana MM, Kepala BAPENDA, Camat, Kepala Desa dan kolektor PBB,  menghadiri undangan Launching SPPT PBB - P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pedesaan dan perkantoran Tahun 2022), bertempat di Islamic Center Pangandaran.(28/03)

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, launching SPPT PBB-P2 ini merupakan upaya Pemkab Pangandaran untuk menumbuhkan kembali kesadaran dalam membayar pajak untuk menopang program-program pembangunan daerah. 

Untuk itu melalui upaya ini, kata Jeje, ia sangat mengharapkan agar para camat mengawasi para perangkat desa dan kepada para wajib pajak (WP) agar lebih kooperatif dalam melakukan pembayaran pajak dan tanggungannya yang belum terlaksana. 

Penerimaan pajak daerah ini menurut Jeje sangat tergantung pada kesadaran masyarakat, berkembangnya dan majunya suatu daerah itu ditentukan pada ketaatan serta kesadaran masyarakat dalam kewajiban membayar pajak.

“Mari ciptakan Kabupaten Pangandaran taat membayar pajak, “ucap Jeje.

Jeje mengatakan, pandemi Covid 19 yang terjadi tahun lalu sungguh sangat berimbas pada menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pariwisata dan target pencapaian PBB, oleh karena itu Pemkab Pangandaran saat ini terus menggali dan meningkatkan target PAD tersebut.

“Salahsatunnya dengan membentuk Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda-red), dan diharapkan melalui Bapenda ini kita mampu mendongkarak pendapatan daerah,” tegasnya. (PNews)


PEMDES DAN POKDARWIS PEMUDA TRILOKA DESA ERENPALAY KEMBANGKAN POTENSI WISATA ALAM DAN BUDAYA SUNDA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam upaya harapan mewujudkan desa wisata Pemdes dan pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) pemuda Triloka Desa Ereunpalay Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, bersama lembaga desa lainnya, tokoh masyarakat dan warganya mulai melakukan sejumlah langkah. Salahsatu dengan melakukan pemanfaatan potensi alam untuk dikembangkan menjadi lokasi wisata, diantaranya di lokasi Walungan Karakal 7 Parit dengan mengadakan mancing bersama warga di area sungai yang memilik kateristik alam khas yang indah. Selain pemannfaatan sejumlah potensi alam juga untuk membangkitkan kembali seni musik buhun Tarawangsa kolaborasi bersama para tokoh penggiat seni sunda setempat.

Demikian disampaikan Ketua Pokdarwis Pemuda Triloka Cecep mulyana S.Kep, menurutnya berdasarkan kesepakatan bersama antara Pemdes, BPD dan masyarakat Desa Ereunpalay untuk mewujudkan potensi alam dan budaya seni sunda agar bisa dikembangkan untuk mewujudkan harapan menuju desa Wisata.

“Kami pun langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk kemudian melakukan pemanfaatan potensi alam dan menggiatkan kembali budaya sunda buhun, “ucap Cecep.(27/03)

Bersama seluruh elemen serta didukungan Pemdes Ereunpalay, imbuh Cecep, akhirnya dapat dilaksanakan pemanfaatan kondisi sungai Karakal 7 Parit sebagai salah satu lokasi wisata dengan menggelar acara mancing bersama yang bertujuan untuk mempromosikan wisata dan kampanye pelestarian alam dengan tidak membuang sampah di sungai.

“Kami juga akan terus fokus melakukan inovasi alam dan budaya sunda buhun sebagai potensi wisata menjadikan Eureunpalay menjadi desa wisata,”jelasnya.

Sementara Kepala Desa Ereunpalay Yadi Suryadi saat ditemui terpisah menjelaskan, sesuai dengan kondisi potensi alam dan sejarah banyaknya penggiat seni dan budaya  sunda buhun, pihaknya semakin semangat untuk memanfaatkan dan melakukan inovasi dalam mengelola sejumlah potensi tersebut menjadi  potensi yang layak dikembangkan menjadi lokasi wisata dan pusat study dan pengembangan wisata seni budaya local.

Dengan potensi alam semisal aliran sungai Karakal 7 parit di Kedusunan Mekarsari dengan keindahan alam khas, menurut Yadi ini semua dapat dijadikan wisata alam sehingga pihaknya optimis Desa Ereunpalay nantinya mampu menjadi pusat wisata dan edukasi budaya dan seni budaya berkat sinergitas antara masyarakat BPD, LPM dan Karangtaruna, dan dari sektor wisata ini diharapkan mampu menumbuhkan ekonomi warga. 

“Masyarakat pun nampak antusias mengikuti mancing bersama, ayo  wujudkan desa wisata di  Ereumpalay, “tegas Yadi. (anwarwaluyo)


REUNI AKBAR LINTAS GENERASI ALUMNI SANTRI PONDOK PESANTREN JAMIATTUTAAWUN SUKASIRNA, LINTAS GENERASI, MERANGKAI KISAH MENJALIN SILATURAHMI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertepatan menyambut bulan suci Ramadhan, Himpunan Santri Sukasirna (HAS) menggelar reuni akbar alumni santri Pondok Pesantren Jamiattutaawun Ke -1.

Para santri alumni lintas generasi ini hadir dari berbagai daerah dan desa untuk menjalin silaturahim dan revitalisasi peran serta alumni dalam pengabdian untuk agama bangsa dan Negara, dengan slogan  “satukan langkah perkuat Ukhuwah dan jalani kerjasama untuk mencapai mardotilah”.

Reuni Akbar Himpunan Alumni Sukasirna (HAS) di gelar di halaman Pondok Pesantren Jamiattutaawun Pimpinan Kasepuhan KH. Ahmad Fakihudin, Kampung Sukasirna Rt/Rw, 022/008, Desa Margalaksana, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya acara ini  yang di pimpin oleh KH. Undang Dimyati adalah salah satu  alumni HAS. Sabtu (26/03/2022).

Kegiatan reuni pun diwarnai denga  berbagai acara seperti nasyid, santunan yatim piatu dan jompo, istighosah bersama dan di pungkas tablig Akbar di isi dengan penceramah KH. Dede Alit Nasridin.

Sebagai tuan rumah, Ust. Muhammad Kodar berharap kepada seluruh alumni dari lintas generasi ini untuk tetap berjuang bersama-sama dalam kebaikan dan berharap senantiasa dalam lindungan Allah SWT, terlebih kita menjadi santri yang terus menyiarkan ajaran yang dicontohkan  Nabi Muhammad SAW.

"Saya ucapkan terimakasih atas partisipasi dan kehadiran para alumni dari lintas generasi Pondok Pesantren Jamiattutaawun, terus berjuang bersama-sama untuk berdakwah, dan mari kita buktikan bahwa santri bisa menjadi Perekat atau pemersatu umat," ucap Kodar.

Sementara mewakili alumni, wakil Ketua Alumni dan Panitia penyelenggara Reuni Akbar  Alumni Himpunan  Santri  Sukasirna (HAS),  Ust. Asep Zaini Mukhlis menyampaikan, ia berharap untuk menyatukan semua alumni santri Sukasirna dan mempererat tali silaturahmi agar menjadi manusia yang bermartabat dan berguna  bagi umat, bangsa, negara terutana agama, harus menjadi manusi yang memiliki ilmu yang bermanfaat.

“Mudah-mudahan reuni lintas alumni ini bisa menjadi agenda tahunan, dan di tahun yang akan datang kita akan merumuskan program pengajian rutin bulanan atau pengajian triwulan, “ungkapnya. pungkasnya.

Kegiatan Acara reuni HAS dihadiri oleh Kepala Desa Margalaksana beserta jajaran, tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda , tokoh organisasi antar intansi, terlebih antusiasme masyarakat sekitar. (HERMAN – PNews)


SEJUMLAH MAHASISWA UNIGAL CIAMIS LAKUKAN PENANAMAN MANGROVE DI KAWASAN PANTAI BOJONGSALAWE PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM  - Beberapa beberapa hari lalu mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (FISIP) prodi Ilmu Pemerintah Universitas Galuh (Unigal) Ciamis didampingi warga Pangandaran melakukan  penanaman bibit mangrove bertempat di Pantai Bojong Salawe Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.(27/03)

Tujuan kegiatan ini untuk mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) Point ke-14 tentang ekosistem lautan.

Seperti disampaikan Ketua Pelaksana Mangrove Planting Syara Agita, mangrove Planting merupakan bentuk realisasi program kerja Departemen Sosial Politik Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan (HMP IP) untuk mengembalikan fungsi hutan mangrove yang di beberapa lokasi mengalami degradasi, sehinggfa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat, baik dari segi ekologis, fisik  maupun segi ekonomis.

Syara mengatakan, dalam kegiatn ini dihadiri 150 orang yang terdiri dari internal maupun ekternal kampus dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan selain penanaman mangrove peserta juga diberikan edukasi soal perawatan serta pentingnya dalam menjaga kelestarian lingkungan laut.

"Edukasi ini menjadi penting, karena jangan hanya tahu proses menanam saja, tapi harus memahami juga lingkungan salahsatunya yang harus diketahui terkait menjaga ekosistem, khususnya jenis mangrove yang kita tanam," ujar Syara.

Dengan adanya mangrove planting ini, kata Syara juga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat baik masa kini maupun untuk generasi yang akan datang, karena tanaman mangrove ini mampu menjadi salah satu penopang pemanasan dari perairan laut. 

"Bukan hanya itu, mangrove juga berperan untuk mengatasi banjir khususnya pada masyarakat di kawasan pesisir yang biasanya bekerja sebagai nelayan," imbuh Syara. (PNews)


DIBANGUN DI ATAS TANAH WAKAF, BUPATI PANGANDARAN LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN GEDUNG FKDT

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa waktu lalu Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata dengan disaksikan Kepala Kantor Kementerian Aagama Dr. H. Supriana, M.Pd,  Ketua MUI KH Otong aminudin, Ketua FKDT kab pangandaran H Gani, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pendopo Gedung Sekretariat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah ( FKDT) Kabupaten Pangandaran yang bertempat  Dusun Haurseah RT. 009 RW. 004 Green Canyon Kec Cijulang.(23/03)

Pembangunan gedung FKDT yang berdiri di atas lahan 300 M persegi tanah wakaf dari H Ruslan ini rencananya akan dibangun 2 lantai.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata meyampaikan, di Kabupaten Pangandaran ada 692 lembaga diniyah, dengan jumlah murid 30.400 anak dan 3.400 guru.

Gedung FKDT menjadi keharusan serta kebutuhan masyarakat sehingga harus segera dibangun, sama seperti kebutuhan membangun RSUD, puskesmas, infrastruktur dan lainnya.

“Dan saya yakin apapun yang kita selama ini kita bangun tanpa pendidikan agama yang baik  tak akan berjalan seimbang dan baik, ”kata Jeje.

Dan untuk salahsatu tempat atau lembaga yang bergerak di bidang pendidikan agama islam adalah  FKDT yang akan menjadi motifator, evaluasi, memberi semangat serta mengkoordinasikan agar madrasah diniyah berjalan dengan baik di Kabupaten Pangandaran.

“Dan ini perlu mendapat support dari seluruh elemen baik pemerintah mau pun masyarakat, “tegas Jeje. 

Sementara Ketua FKDT Kabupaten Pangandaran H. Gani, Ketua FKDT menambahkan, gedung ini nantinya akan digunakan untuk pembinaan guru dan dunia pendidikan.

“Jadi bukan hanya untuk FKDT saja tetapi untuk kegiatan yang berhubungan dengan diniyah yang ada di Kabupaten Pangandaran, “ucap Gani. (PNews)


SEKDA TASIKMALAYA LANTIK KETUA DAN PENGURUS MABIRRAN DAN MABISA DI LOKASI ARGOWISATA GUNUNG KEDOK KARANGNUNGGAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sekda Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Moh. Zen, M. Pd. yang juga Ketua Kwarcab gerakan Pramuka hari ini melantik Pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan Mejelis Pembimbing Desa (Mabisa) masa bakti 2022 -2025 serta sekaligus meresmikan Kampung Darma Pramuka Gunung Kedok Cibentang Desa Cibatu Kecamatan Karangnunggal, bertempat di Agrowisata Gunung Kedok Cibentang Desa Cibatu.(26/03)

Dalam kegiatan tersebut nampak hadir pula Ketua harian Kwarcab E. Koswara, S.IP., M.Si.,LG, Ketua Kwaran Camat Karangnunggal Tubagus Aam Muharam. S.H, Ketua Mabiran Kapolsek Karangnunggal Kompol Dindin Jumardini, Pjs Koramil Karangnunggal Kaf. CAJ. Dadan,  Para Mabisa atau Kepala Desa Se- Kecamatan Karangnunggal, Kepala KUA, Kepala PKM, para kepala sekolah dasar, Karang Taruna, dan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Dalam sambutannya Camat Karangnunggal Tubagus Aam Muharam mengaku ia merasa bangga atas kehadiran ketua kwarcab dan mudah-mudahan kedatangannya menjadi motivasi untuk terus berjuang agar Karangnunggal lebih baik lebih maju.

Kehadiran Sekda sekaligus ketua Kwarcab hari ini, ucap Tubagus diharapkanbisa menjadi jembatan agar apa yang menjadi kekurangan Kecamatan Karangnunggal bisa disaksikan langsung melalui kegiatan pengukuhan dan peresmian Pengurus Kwarran ini.

“Dan kepada pramuka yang sekarang dilantik diharapkan bisa mengembangkan segala potensi yang ada serta bisa bekerja sesuai dengan Tupoksinya masing-masing, “kata Tubagus.

Sementara dalam sambutan Sekda, ia menyampaikan permohonan maafnya karena terlambat hadir  karena ditugaskan Bupati Tasikmalaya untuk menjadi saksi pernikahan sedangkan bupati sendiri saat ini sedang kegiatan Dinas di Jakarta.

Zen mengaku merasa bersukur karena selama berpuluh tahun bekerja di pemerintah baru kali ini menginjakan kaki di wilayah Gunung KJedok Desa Cibatu.

Saat menghadiri kegiatan pelantikan Mabiran) dan Mabisa saat ini terasa ada nuansa yang berbeda karena dilaksanakan di lokasi di hutan wisata alam.

“Tadi saat pengukuhan dan penyematan tanda gerimis hujan, tapi di bawah pohon acara tetap berlangsung hidmat dan serasa di jaman perang, “ungkap Zen.

Kegiatan ini menurut Zen bukan tidak bisa dilaksanakan di gedung atau tempat tertutup, tapi ini membuktikan semangat perjuangan karena di depan masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

Ia juga sangat mengapresiasi serta antusias karena semua peserta pramuka, para mabiran dan mabisa betul-betul kompak mengikuti acara ini. 

Masih kata Zen, sekarang saatnya untuk berbenah serta membangun karena Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu kabupaten yang paling minim dalam hal ekonomi, sehingga ke depan bisa lebih tergali semua potensi yang ada agar yang tadinya bukan sesuatu menjadi sesuatu untuk mensejahterkan rakyat.

Zen menambahkan, dengan adanya kampung pramuka ini serta resminya para pengurus Kwarran, Mabiran dan Mabisa diharapakn menjadi pengurus yang bisa bekerja sesuai dengan tupoksinya serta mampu menciptakan Karangnunggal yang kondusif. Apalagi saat ini jelang Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Tasik Selatan tentu harus dimulai dari sekarang mengembangkan setiap potensi yang dimiliki di alam Karangnunggal, 

“dan kami berharap mudah-mudahan destinasi pariwisata Gunung Kedok menjadi wisata alam unggulan di Kecamatan  Karangnunggal sehingga bisa lebih maju lagi, “pungkasnya. (anwarwaluyo)


SEJUMLAH SISWA MI DI MANGUNJAYA IKUTI PARKTEK MANASIK HAJI DAN SEKALIGUS MENJADI UJIAN PRAKTEK

PANGANDARANNEWS.COM -  Bertepatan dengan pelaksanaan ujian praktek, bertempat di lapang Desa Sindangjaya sebanyak 8 Madratsah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran mengikuti kegiatan praktek manasik haji. (26/03)

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Madratsah kantor Kemenag Pangandaran, Nana Sutiana M.Ag, anggota DPRD dari fraksi PPP H Asikin, Ketua MUI Kecamatan Mangunjaya, pengurus KKG Kabupaten Pangandaran, Ketua KBIH Manbaul Huda dan seluruh jajaran pengajar MI Kecamatan Mangunjaya,

Dalam sambutannya Nana Sutiana menyampaikan kegiatan ini merupakan program MI, dan kegiatan saat ini merupakan program perdana dilaksanakan di Kecamatan Mangunjaya.

Tujuannya dari kegiatan ini untuk siswa di tingkat Madrasah Ibdiyaiyah ini, kata Nana, karena ibadah haji bukan hanya praktek peribadatannya saja tapi menjadi bukti artiologis.

“Jadi ada konteks di dalam Alqur-annya dan ka'bah sebagai bukti Artiologisnya, “terang Nana.

Dalam kegiatan praktek manasik haji ini para siswi didampingi oleh masing-masing Kepala Madrasah, sehingga kegiatan latihan ini sekaligus menjadi pembekalan bagi siswa-siswi dalam mempraktikkan secara langsung pembelajaran haji dan umrah.

Nana juga berharap mudah-mudahan kelak di kemudian hari semuanya memiliki kesempatan untuk menyempurnakan rukun Islam yang kelima yaitu ibadah haji serta dimampukan untuk menunaikan ibadah umrah.

Dengan pembekalan ini juga, imbuhnya, diharapkan pada saatnya nanti saat siswa-siswi memperoleh kesempatan melaksanakan ibadah haji dan umrah dan mampu untuk melaksanakan kegiatan ibadah sesuai tuntunan Islam.

“Baik di Makkatul Mukarramah maupun di Madinatul Munawaroh, ”pungkasnya. (TnT)


KEDATANGAN PPKL KEMENKOP UKM DIHARAPKAN KOPERASI DI PANGANDARAN BISA BERGAIRAH LAGI

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk membangkitkan semangat koperasi yang ada di daerah, beberapa hari lalu Kementerian Koperasi dan UKM menurunkan  Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) ke Kabupaten Pangandaran.

Demikian disampaikan Kabid Koperasi dan UMKM di Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Pangandaran Tina Maryana kepada sejumlah awak media.

Kata Tina sebanyak 3 PPKL yang mempunyai tugas pokok dan fungsi penyuluh itu melakukan penyuluhan kepada sejumlah pengurus koperasi, serta melakukan pendataan dan pendampingan kepada masyarakat yang akan bergabung atau berminat untuk mendirikan koperasi.

“Di era modern ini memang keberadaan koperasi hampir kalah saing oleh aplikasi on line dan lembaga lainnya, ”ujar Tina. (25/3/).

Agar semangat koperasi tetap tumbuh dan tertanam di masyarakat, maka kata Tina perlu pendampingan yang maksimal secara professional dan maksimal dari petugas yang berkompeten, sehingga melalui aktivitas berkoperasi, azas kekeluargaan dan gotong royong di masyarakat akan terpupuk dengan baik. 

“Karena koperasi ini merupakan soko guru perekonomian Indonesia, “imbuhnya.

Tina juga menyampaikan data koperasi yang tercatat saat ini di Kabupaten Pangandaran, dari 211 yang aktif hanya 83 koperasi saja.

Tina menjelaskan barometer kondisi koperasi sehat dan tidak sehat terukur dari kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT), dan setelah dilakukan observasi ternyata hanya 83 koperasi yang aktif rutin menggelar RAT.

Masih kata Tina, jenis koperasi yang ada di Pangandaran diantaranya koperasi simpan pinjam, koperasi produksi, koperasi konsumsi dan koperasi serba usaha.

“Saya berharap dengan datangnya PPKL dari Kementerian Koperasi dan bisa memulihkan kembali kondisi koperasi di Kabupaten Pangandaran,  “pungkasnya. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN